pengertian kontaktor magnetik Pengertian Magnetic Contactor

Apa itu Kontaktor ?
Kontaktor (Magnetic Contactor) yaitu peralatan listrik yang bekerja berdasarkan prinsip induksi elektromagnetik. Pada kontaktor terdapat sebuah belitan yang mana bila dialiri arus listrik akan timbul medan magnet pada inti besinya, yang akan membuat kontaknya tertarik oleh gaya magnet yang timbul tadi. Kontak Bantu NO (Normally Open) akan menutup dan kontak Bantu NC (Normally Close) akan membuka. Kontak pada kontaktor terdiri dari kontak utama dan kontak Bantu. Kontak utama digunakan untuk rangkaian daya sedangkan kontak Bantu digunakan untuk rangkaian kontrol. Didalam suatu kontaktor elektromagnetik terdapat kumparan utama yang terdapat pada inti besi. Kumparan hubung singkat berfungsi sebagai peredam getaran saat kedua inti besi saling melekat. Apabila kumparan utama dialiri arus, maka akan timbul medan magnet pada inti besi yang akan menarik inti besi dari kumparan hubung singkat yang dikopel dengan kontak utama dan kontak Bantu dari kontaktor tersebut. Hal ini akan mengakibatkan kontak utama dan kontak bantunya akan bergerak dari posisi normal dimana kontak NO akan tertutup sedangkan NC akan terbuka. Selama kumparan utama kontaktor tersebut masih dialiri arus, maka kontak-kontaknya akan tetap pada posisi operasinya. Apabila pada kumparan kontaktor diberi tegangan yang terlalu tinggi maka akan menyebabkan berkurangnya umur atau merusak kumparan kontaktor tersebut. Tetapi jika tegangan yang diberikan terlalu rendah maka akan menimbulkan tekanan antara kontak-kontak dari kontaktor menjadi berkurang. Hal ini menimbulkan bunga api pada permukaannya serta dapat merusak kontak-kontaknya. Besarnya toleransi tegangan untuk kumparan kontaktor adalah berkisar 85% - 110% dari tegangan kerja kontaktor. Komponen penting pada kontaktor (Magnetic Contactor) : 1. 2. 3. kumparan magnit (coil) dengan simbol A1 – A2 yang akan bekerja bila mendapat sumber tegangan listrik. kontak utama terdiri dari simbol angka : 1,2,3,4,5, dan 6. kontak bantu biasanya tediri dari simbol angka 11,12,13,14, ataupun angka 21,22,23,24 dan juga angka depan seterusnya tetapi angka belakang tetap dari 1 sampai 4.

Jenis kontaktor magnit (Magnetic Contactor) ada 3 macam : 1. 2. 3. kontaktor magnit utama kontaktor magnit bantu kontaktor magnit kombinasi

KONTAKTOR MAGNETIK / MAGNETIC CONTACTOR (MC)
11Jul

Pada saat satu kontaktor normal.Komponen utama sebuah MC adalah koil dan kontak utama. Dapat dibayangkan MC adalah relay dengan kapasitas yang besat. Kontaktor yang dioperasikan secara elektromagnetis adalah salah satu mekanisme yang paling bermanfaat yang pernah dirancang untuk penutupan dan pembukaan rangkaian listrik maka gambar prinsip kerja kontaktor magnet dapat dilihat pada gambar berikut : . Dan yang paling banyak dipergunakan adalah kontak bantu. Bila pada jepitan a dan b kumparan magnet diberi tegangan. Koil dipergunakan untuk menghasilkan medan magnet yang akan menarik kontak utama sehingga terhubung pada masing masing pole. . misalnya pada Star Delta Starter. secara luas diaplikasikan dalam rangkaian pengendalian. ukuran kecil dan ringan. NO akan membuka dan pada saat kontaktor bekerja. contact). perangkat pengendalian otomatis. Sedangkan kontak NC sebaliknya yaitu ketika dalam keadaan normal kontak NC akan menutup dan dalam keadaan bekerja kontak NC akan membuka. . Pneumatic Timer juga sering dipakai dalam wiring sebuah system. NO akan menutup. Jika kontak bantu yang telah tersedia kurang bisa dilakukan penambahan di samping atau depan. Gambar 1 : Simbol-simbol kontaktor magnet . beberapa kontak Normally Open ( NO ) dan beberapa Normally Close ( NC ). maka magnet akan menarik jangkar sehingga kontak-kontak bergerak yang berhubungan dengan jangkar tersebut ikut tertarik. terutama mengendalikan motor atau perangkat listrik lainnya. Kontaktor termasuk jenis saklar motor yang digerakkan oleh magnet seperti yang telah dijelaskan di atas. Prinsip Kerja Sebuah kontaktor terdiri dari koil.Magnetic Contactor atau Kontaktor AC.Untuk aplikasi yang lebih. Untuk menghubungkan kontak utama hanya dengan cara memberikan tegangan pada koil MC sesuai spesifikasinya. Umumnya MC terdiri dari 3 pole kontak utama dan kontak bantu (aux.Magnetic Contactor (MC) adalah sebuah komponen yang berfungsi sebagai penghubung/kontak dengan kapasitas yang besar dengan menggunakan daya minimal. Koil adalah lilitan yang apabila diberi tegangan akan terjadi magnetisasi dan menarik kontak-kontaknya sehingga terjadi perubahan atau bekerja. MC mempunyai beberapa accessories. sangat cocok untuk menggunakan di sirkuit sampai tegangan maksimal 690v 50Hz atau 60Hz dan arus sampai 780A dari 6A dalam penggunaannya kontaktor dengan struktur lebih simple / kompak.

kemampuan menghantarkan arus dari kontak – kontaknya. selain terdapat kontak NO dan NC juga terdapat 3 buah kontak NO utama yang dapat menghubungkan arus listrik sesuai ukuran yang telah ditetapkan pada kontaktor tersebut. misalnya ditulis ± 20 % dari tegangan kerja. begitupun frekuensinya. Sedangkan Kontaktor dapat di analogikan juga sebagai sebagai Breaker untuk sirkuit pemutus dan penghubung tenaga listrik pada beban. Karakteristik Spesifikasi kontaktor magnet yang harus diperhatikan adalah kemampuan daya kontaktor ditulis dalam ukuran Watt / KW.. Dengan demikian dari segi keamanan dan kepraktisan. Seperti pada gambar dibawah ini. kemampuan tegangan dari kumparan magnet. 50Amper dan seterusnya.Tegangan yang harus dipasangkan dapat tegangan bolak balik ( AC ) maupun tegangan searah ( DC ). Untuk beberapa keperluan digunakan juga kumparan arus ( bukan tegangan ). . kemampuan melindungi terhadap tegangan rendah. Karena pada Kontaktor. ditulis dalam satuan ampere. tergantung dari bagaimana magnet tersebut dirancangkan. 30A. penggunaan kontaktor magnet jauh lebih baik dari pada saklar biasa. 20A. akan tetapi dari segi produksi lebih disukai kumparan tegangan karena besarnya tegangan umumnya sudah dinormalisasi dan tidak tergantung dari keperluan alat pemakai tertentu. . yang hanya bekerja pada arus kecil 1A s/d 5A. . yang disesuaikan dengan beban yang dipikul. apakah untuk tegangan 127 Volt atau 220 Volt. Gambar 2 : Cara Kerja Kontak . Misalnya 10A. Relay dianalogikan sebagai pemutus dan penghubung seperti halnya fungsi pada tombol (Push Button) dan saklar (Switch). 15A.

Pengoperasian yang harus diulang beberapa kali dalam satu jam. akan relatif sederhana untuk membangun kontaktor magnetis yang akan menangani arus yang besar atau tegangan yang tinggi. sulit untuk membangun alat manual yang cocok.Dengan kontaktor.Kontaktor memungkinkan operasi majemuk dilaksanakan dari satu operator (satu lokasi) dan diinterlocked untuk mencegah kesalahan dan bahaya operasi. Satu-satunya ruang yang diperlukan dekat mesin adalah ruangan untuk tombol tekan. Sebaliknya. alat seperti itu besar dan sulit mengoperasikannya. Gambar 4 : Cara Kerja MC Aplikasi Keuntungan penggunaan kontaktor magnetis sebagai pengganti peralatan kontrol yang dioperasikan secara manual meliputi hal : Pada penangan arus besar atau tegangan tinggi. kontrol otomatis dan semi otomatis mungkin dilakukan dengan peralatan seperti kontrol logika yang dapat diprogram seperti Programmable Logic Controller (PLC). Operator secara sederhana harus menekan tombol dan kontaktor akan memulai urutan event yang benar secara otomatis.Dengan menggunakan kontaktor peralatan kontrol dapat dipasangkan pada titik-titik yang jauh. Lebih dari itu. dan alat manual harus mengontrol hanya kumparan dari kontaktor.Gambar 3 : Gambar Kontak MC . . dapat digunakan kontaktor untuk menghemat usaha.Tegangan yang tinggi dapat diatasi oleh kontaktor dan menjauhkan seluruhnya dari operator. sehingga meningkatkan keselamatan / keamanan instalasi. .Kontaktor dapat dikontrol secara otomatis dengan alat pilot atau sensor yang sangat peka.

Gambar 5 : Contoh Rangkaian Penggunaan MC . .

.

THERMAL OVERLOAD RELAY (TOR) 11Jul .

. . Thermal relay atau overload relay adalah peralatan switching yang peka terhadap suhu dan akan membuka atau menutup kontaktor pada saat suhu yang terjadi melebihi batas yang ditentukan atau peralatan kontrol listrik yang berfungsi untuk memutuskan jaringan listrik jika terjadi beban lebih. agar mampu memahami suatu fungsi rangkaian kerja otomatis. Thermal Over Load Relay (Tripper Over Load). Gambar 3 : Kontak Thermal Over Load . Gambar 1 : Thermal Over Load . Thermal relay atau overload relay adalah peralatan switching yang peka terhadap suhu dan akan membuka atau menutup kontaktor pada saat suhu yang terjadi melebihi batas yang ditentukan atau peralatan kontrol listrik yang berfungsi untuk memutuskan jaringan listrik jika terjadi beban lebih.Sebelum mempelajari lebih dalam mengenai Time Delay Relay (Timer). dan Magnetic Contactor (Kontaktor). Gambar 2 : Simbol Thermal Over Load . Sebaiknya kita mempelajari sistem kerjanya terlebih dahulu. . Relay Contactor (Relay).

Gambar 4 : Bagian-bagian Thermal Over Load . Thermal overload relay (TOR) mempunyai tingkat proteksi yang lebih efektif dan ekonomis. yaitu: 1. Pelindung beban lebih / Overload 2. 3. Melindungi dari kerugian / kehilangan tegangan phasa / Phase Loss. Mampu bekerja pada suhu -25 °C hingga +55 °C atau (-13 °F hingga +131 °F) Gambar 6 : Cara Kerja Thermal Over Load . Terdapat konstruksi yang berhubungan langsung dengan terminal kontaktor magnit. Tombol trip dan tombol reset trip. MOTOR LISTRIK . dan memiliki pengaturan batas arus yang dikehendaki untuk digunakan. Indikator trip 5. Full automatic function. 2. Manual reset. Melindungi dari ketidakseimbangan phasa / Phase failure imbalance 3. dan semua sekerup terminal berada di bagian depan. Gambar 5 : Fungsi Kontak Thermal Over Load Karakteristik 1. 4.

penting untuk mengerti apa yang dimaksud dengan beban motor. Contoh untuk beban dengan daya konstan adalah peralatan-peralatan mesin. dan pompa displacement konstan. Beban umumnya dapat dikategorikan kedalam tiga kelompok (BEE India. Penemu yang melakukan hal sejenis dari Inggris. magnet.Dalam memahami sebuah motor. menggerakan kompresor. fan atau blower. dan gerakan pada awalnya ditemukan pada tahun 1820 oleh fisikawan Perancis André-Marie Ampere (1775-1867) itulah dasar di balik sebuah motor listrik. Energi mekanik ini digunakan untuk. Beban dengan variabel torque adalah beban dengan torque yang bervariasi dengan kecepatan operasi. Contoh beban dengan torque konstan adalah conveyors. dll. Beban torque konstan adalah beban dimana permintaan keluaran energinya bervariasi dengan kecepatan operasinya namun torque nya tidak bervariasi. 3. 2004): . 70% lebih motor listrik digunakan sebagai di industry sebagai penggerak mesin listrik. Motor listrik digunakan juga di rumah (mixer. Untuk mempelajari motor listrik. rotary kilns. memutar impeller pompa. Beban mengacu pada keluaran tenaga putar/ torque sesuai dengan kecepatan yang diperlukan. Beban dengan energi konstan adalah beban dengan permintaan torque yang berubah dan berbanding terbalik dengan kecepatan. 2. bor listrik. . kita tidak bisa lepas terhadap teori-teori sejenis yang diungkapkan oleh para ahli lainnya. mengangkat bahan. Contoh beban dengan variabel torque adalah pompa sentrifugal dan fan (torque bervariasi sebagai kwadrat kecepatan). 1. misalnya.02Apr Motor listrik merupakan sebuah perangkat elektromagnetis yang mengubah energi listrik menjadi energi mekanik. Gambar 1 : Motor Listrik Hubungan antara listrik. fan angin) dan di industri. Michael Faraday (1791-1867) dan William Sturgeon (1783-1850) dan Amerika Joseph Henry (1797-1878). Motor listrik kadangkala disebut House Power.

maka kawat mendapatkan gaya sebesar F searah ibu jari. dimana ibu jari menunjukkan gerakan putaran motor / gaya F. jari telunjuk menunjukkan arah arus listrik atau I dan jari tengah menunjukkan arah medan magnet. Prinsip motor listrik berdasarkan pada kaidah tangan kiri. . Pada dasarnya cara kerja motor listrik adalah berdasarkan aturan tangan kiri.Gambar 2 : Bagian-bagian Motor Listrik Gambar 3 : Rangkaian Motor Listrik . Jika kawat dialirkan arus listrik DC sebesar I searah keempat jari tangan. Sepasang magnet permanen utara – selatan menghasilkan garis medan magnet Φ. Bagaimana kalau posisi utara-selatan magnet permanen dibalik? Ke mana arah gaya yang dirasakan batang kawat? lakukan peragaan dengan tangan kiri Anda. . kawat penghantar diatas telapak tangan kiri ditembus garis medan magnet Φ. .

Gambar 4 : Azas Kerja Motor Listrik Bagaimana sebuah motor listrik bekerja Gambar 5 : Langkah Kerja Motor Listrik Gambar 6 : Putaran Motor Listrik . .

. Semakin dekat antara jarak stator dan rotor maka semakin besar gaya motor yang dapat dihasilkan. Untuk meningkatkan kekuatan memutar (atau torsi) pada motor kita dapat melakukan dengan tiga cara: meningkatkan kuat medan magnet / magnet permanen yang lebih kuat. motor juga memiliki magnet permanen atau magnet buatan (rangkaian stator) melengkung dalam bentuk lingkaran sehingga hampir menyentuh kumparan kawat yang berputar di dalamnya (Rotor).Gambar 7 : Konstruksi Motor DC . menambah jumlah kumparan sehingga menambah jumlah loop. Dalam prakteknya. meningkatkan arus listrik yang mengalir melalui kumparan kawat.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful