BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar belakang Nosel adalah alat untuk mengekspansikan fluida sehingga kecepatannya bertambah.(18) Nosel pada turbin cross-flow mempunyai peranan dalam mengatur kecepatan aliran fluida ketika menabrak runner. Untuk memudahkan pengaturan kecepatan fluida yang melalui nosel tersebut biasanya di dalam nosel dipasang sebuah guide vane yang berfungsi sebagai katub atau valve yang mengatur besar kecilnya lubang pada nosel yang akan dilalui fluida. Pada awalnya nosel dari turbin cross-flow ini dirancang dengan lebar semburan (jet) tetap konstan, memiliki pengaruh yang sama seperti mengurangi panjang runner dari turbin bila menginginkan daya yang lebih sedikit, pada nosel jenis ini dipasang sebuah roda gigi yang mengatur lebar semburan dari nosel. Perkembangan selanjutnya yaitu pada nosel Jerman dimana tidak lagi menambah atau mengurangi lebar semburan sebagai perubahan terhadap kebutuhan daya, ketebalan dari semburan dapat diubah-ubah. Metode ini digunakan dengan hak paten dari Jerman, yaitu terdapat adanya pintu atau katub yang dapat diubahubah sehingga air diarahkan untuk memasuki sudu dari turbin dengan sudut yang sesuai sehingga didapatkan efisiensi yang baik ketika beroperasi.(1) Saat ini pada salah satu tipe turbin cross-flow yaitu tipe JLA katub tersebut disebut guide-vane yang merupakan sebuah valve yang bagian katubnya dirancang sedemikian rupa dengan memperhatikan gaya-gaya dari aliran air yang akan menumbuk permukaannya sehingga didapatkan sudut bukaan nosel yang optimal sehingga aliran air dapat diarahkan agar menabrak sudu dari turbin dengan sudut tertentu sehingga dihasilkan putaran runner yang optimal. Airfoil merupakan bentuk bangun yang dapat menghasilkan gaya angkat besar dengan hambatan sekecil mungkin(2). Dengan menggunakan airfoil ini pada rancangan

1

3 Batasan Masalah Dalam tugas akhir ini diambil asumsi dan batasan masalah sebagai berikut : Desain turbin cross-flow yang digunakan merupakan tipe JLA.2 Permasalahan Permasalahan dalam Tugas Akhir ini adalah sebagai berikut : • Bagaimana mengetahui pengaruh jenis airfoil pada guide vane terhadap nosel turbin cross-flow dengan menggunakan Computational Fluid Dynamics.4 Tujuan Tujuan tugas akhir ini adalah Dapat mengetahui pengaruh jenis airfoil pada guide vane terhadap nosel dari turbin cross-flow dengan menggunakan Computational Fluid Dynamics.2.. • Bagaimana membuat rancang bangun mini-plant dari nosel turbin cross-flow. Software Computional Fluid Dynamics yang digunakan adalah Fluent 6. • Bagaimana mengetahui pengaruh sudut kemiringa guide vane dalam nosel terhadap efisiensi turbin cross-flow. .2 guide-vane diharapkan dapat mengatur aliran air sehingga menabrak sudu dari runner dengan sudut yang optimum dan sebagai hasilnya didapatkan putaran turbin yang lebih cepat. 1.6. 1. Dapat mengetahui pengaruh sudut kemiringa guide vane dalam nosel terhadap efisiensi turbin cross-flow. 1.2. Dapat membuat rancang bangun mini-plant dari nosel turbin cross-flow.16 dan Gambit.

• Mampu mengetahui pengaruh nosel dari turbine cross-flow • Pengembangan lebuh lanjut terhadap performa nosel pada turbin cross-flow. 1. BAB II DASAR TEORI Pada bab ini berisikan teori-teori dan fakta-fakta yang dipakai sebagai dasar pembahasan dan penyelesaian permasalahan yang diangkat pada tugas akhir ini.5 Manfaat Manfaat dari tugas akhir ini adalah : • Mampu membuat turbin cross-flow dengan skala diperkecil (mini plant). metodologi penelitian dan sistematika laporan.7 Sistematika Laporan Laporan penelitian Tugas Akhir ini akan disusun secara sistematis yang terbagi dalam beberapa bab. tujuan dan manfaat..3 1. • Tahap pemilihan airfoil alternatif • Tahap pengambilan data • Tahap simulasi • Penyusunan laporan 1. • Tahap pembuatan komponen-komponen mini-plant dan perakitannya. dengan perincian sebagai berikut : BAB I PENDAHULUAN Bab ini berisikan penjelasan latar belakang. langkah-langkah yang dilakukan untuk mencapai tujuan penelitian adalah sebagai berikut : • Tahap pencarian literatur • Tahap penggambaran detail desain dan analisa dimensi.6 Metodologi Penelitian Dalam perancangan ini. batasan masalah. permasalahan. BAB III PERANCANGAN SISTEM DAN SIMULASI .

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan dan saran berdasarkan penilitian yang telah dilakukan. BAB IV ANALISA DAN PEMBAHASAN HASIL EKSPERIMEN DAN SIMULASI Bab ini berisikan analisa dari data yang didapatkan pada waktu eksperimen dan data hasil simulasi kemudian hasilnya dibahas pada pembahasan.4 Dalam bab ini akan dijelaskan tentang perancangan turbin cross-flow serta penurunan model geometris dari sistem ke dalam simulasi. .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful