P. 1
Tuna Rungu

Tuna Rungu

|Views: 258|Likes:
Published by Laurensia Sofiana
tuna rungu
tuna rungu

More info:

Categories:Types, Brochures
Published by: Laurensia Sofiana on Feb 28, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/28/2015

pdf

text

original

BAB II

KAJIAN PUSTAKA
A. Anak Tunarungu dan Ruang Lingkupnya
1. Definisi Anak Tunarungu
Dalam masyarakat sering terjadi anggapan bahwa bila seseorang tidak
mereaksi terhadap panggilan atau tidak mendengar suara tertentu, maka orang
tersebutdikatakan orang tuli. Anggapan tersebut tidak selalu benar, sebab pengertian
tuli masih kabur dan tidak menggambarkan keadaan yang sebenarnya. Dewasa ini
istilah tuli tidak lagi digunakan dalam dunia pendidikan, khususnya pendidikan luar
biasa. Istilah yang sudah dibakukan adalah tunarungu. Agar memperoleh pengertian
yang jelas tentang istilah tunarungu dan tuli, akan dikemukakan beberapa definisinya.
Beberapa definisi tunarungu dikemukakan oleh para ahli dengan orientasi
yang berbeda, diantaranya diorientasikan pada sudut pandang fisik dan pendidikan.
Sudut pandang berorientasi fisik menekankan pada pengukuran tingkat
ketunarunguan. Ketunarunguan 9 dB lebih diklasifikasikan tidak mampu !the deaf",
anak dengan tingkat ketunarunguan kurang dari 9 dB diklasifikasikan anak kurang
dengar atau !hard of hearing" #$allahan % Kaufman, &99' ( )'*. Sedangkan +risina
#&9,'* dalam -oores #&9., / 9* mengadaptasi definisi ketunarunguan dari
0onferen1e of 23e1uti4es of Ameri1an S1hools for the deaf #02ASD* yang
dioerientasikan pada klasifikasi ketunarunguan dan penempatan pendidikan, yaitu /
#&* tingkat ketunarunguan I, )5 6 5' dB kategori ringan tidak memerlukan kelas
khusus, membutuhkan bantuan latihan bi1ara, memba1a ujaran dan pendukung
9
lainnya ( #7* tingkat ketunarunguan II, 55 6 89 dB kategori sedang kadang9kadang
memerlukan kelas khusus biasanya memerlukan bantuan pelatihan wi1ara khusus,
memba1a ujaran, dan ketrampilan berbahasa( #)* tingkat ketunarunguan III, , 6 .9
dB kategori berat memerlukan kelas khusus, pelatihan wi1ara khusus, memba1a
ujaran, mendengar, ketrampilan berbahasa dan bantuan ahli pendukung terkait( #'*
tingkat ketunarunguan I:, 9 dB lebih kategori sangat berat memerlukan kelas
khusus #;<B*, memerlukan pelatihan khusus wi1ara, mendengar, memba1a ujaran,
ketrampilan berbahasa, dan bantuan ahli pendukung terkait.
Istilah tunarungu sendiri berasal dari kata tuna yang berarti kurang dan rungu
yang berarti pendengaran. =rang atau anak dikatakan tunarungu apabila ia tidak
mampu mendengar atau kurang mampu mendengar bunyi atau suara. Berbagai
batasan telah dikemukakan oleh para ahli tentang pengertian tunarungu atau dalam
bahasa Inggris disebut Hearing Impairment yang meliputi Deaf #tuli* dan Hard of
Hearing #kurang dengar*.
Diantaranya menurut Daniel +. $allahan dan >ames $. Kauffman #Dwidjosumarto,
&998/ 78* yaitu/
Hearing impairment a generic term indicating a hearing disability that may
range in severity from mild to profound it includes the substes of deaf and
hard of hearing. A deaf person in one whose hearing disability precludes
successful processing of linguistic information through audition, with or
without a hearing aid. A hard of hearing is one who generally with use of
hearing aid, has residual hearing sufficient to enable successful processing of
linguistic information through audition.
Dari pernyataan tersebut maka dapat diartikan bahwa tunarungu adalah suatu
istilah umum yang menunjukkan kesulitan mendengar, yang meliputi keseluruhan
kesulitan mendengar dari yang ringan sampai yang berat, digolongkan ke dalam
bagian tuli dan dengar. =rang tuli adalah seseorang yang mengalami kehilangan
kemampuan mendengar sehingga menghambat proses informasi bahasa melalui
pendengaran, baik itu memakai ataupun tidak memakai Alat Bantu -endengar
#AB-*. =rang kurang dengar adalah seseorang yang mengalami kehilangan sebagian
kemampuan mendengar, akan tetapi ia masih mempunyai sisa pendengaran dan
pemakaian AB- memungkinkan keberhasilan serta membantu proses informasi
bahasa melalui pendengaran.
Adapun Somad dan $ernawati #&998( 7,* menyatakan bahwa anak tunarungu
adalah seseorang yang mengalami kekurangan atau kehilangan kemampuan
mendengar baik sebagian atau seluruhnya yang diakibatkan karena tidak berfungsinya
sebagian atau seluruh alat pendengarannya, sehingga ia tidak dapat menggunakan
alat pendengarannya dalam kehidupan sehari9hari yang membawa dampak terhadap
kehidupannya se1ara kompleks. Sedangkan Dwidjosumarto #Soemantri, &998/ ,'*
menyatakan bahwa tunarungu adalah seseorang yang tidak atau kurang mampu
mendengar suara dikatakan tunarungu. Ketunarunguan dibedakan menjadi dua
kategori, yaitu tuli #deaf* dan kurang dengar #hard of hearing*. ?uli adalah mereka
yang indera pendengarannya mengalami kerusakan dalam taraf berat sehingga
pendengarannya tidak berfungsi lagi. Sedangkan kurang dengar adalah mereka yang
indera pendengarannya mengalami kerusakan, tetapi masih dapat digunakan untuk
mendengar, baik dengan ataupun tanpa Alat Bantu Dengar #hearing aids*.
Boothroyd #@uryanti, 78/ 797&* memberikan batasan untuk istilah
tunarungu berdasarkan seberapa jauh seseorang dapat memanfaatkan sisa
pendengarannya dengan atau tanpa bantuan amplifikasiA pengerasan oleh AB- #Alat
11
Bantu -endengar*, yaitu/
a. Kurang dengar #hard of hearing* adalah mereka yang mengalami gangguan
dengar, namun masih dapat menggunakannya sebagai saranaAmodalitas utama
untuk menyimak suara per1akapan seseorang dan mengembangkan
kemampuan bi1aranya #speech.
b. ?uli #deaf* adalah mereka yang pendengarannya sudah tidak dapat digunakan
sebagai sarana utama guna mengembangkan kemampuan bi1ara, namun masih
dapat difungsikan sebagai suplemen #bantuan* pada penglihatan dan perabaan.
;engertian tunarungu di dalam buku petunjuk ;enyelenggaraan Sekolah <uar
Biasa dinyatakan bahwa /
Anak 1a1at rungu adalah mereka yang mengalami hambatan atau gangguan
fungsi pendengaran, sehingga anak atau penderita tersebut mengalami
hambatan dalam perkembangan bi1ara, bahkan pada penderita yang berat
akan menjadi bisu sama sekali. Di samping itu dapat pula menghambat
perkembangan kemampuan anak karena pada dasarnya anak sulit menerima
atau menangkap pengertian abstrak #A1hmad Ali, &9.'A&9.5 / 7&*
-enurut Streng yang dikutip oleh >ames S. ;ane mengatakan definisi ketulian adalah
Bho has suffered the loss early in infan1y before spee1h ang language pattern
are a1Cuired is said to be deaf , one who is born with normal hearing and
rea1hes the age where he 1an produ1e and 1omprehend spee1h but
subseCuently losses his hearing is des1ribed as deafned. ?he hard of hearing
are those with redu1ed hearing a1uity either sin1e birth or a1Cuired at any time
during life #>ames S.;ane dalam -ardiati Busono, &9.)A&9.' / &.9&9*.
?erjemahannya kurang lebih demikian, anak yang lahir dengan sedikit
pendengaran atau tidak dapat mendengar atau yang telah kehilangan pendengaran
sejak awal masa kanak9kanak sebelum dapat berbi1ara dan berbahasa yang
diperlukan, dikatakan tuli #deaf*. Sedangkan seseorang yang lahir dengan
pendengaran normal dan men1apai usia dimana ia dapat memperlihatkan atau
menghasilkan dan memahami pembi1araan atau per1akapan, tetapi kemudian
kehilangan pendengaran disebut menjadi tuli #deafned*. Kemudian orang yang kurang
mampu pendengaran atau jampeng adalah orang9orang yang kurang mampu
mendengar sejak lahir atau pada saat dalam hidupnya.
;engertian anak tunarungu menurut -ufti Salim #&9.)A&9.' / .* adalah anak
yang mengalami kekurangan atau kehilangan kemampuan mendengar yang
disebabkan oleh kerusakan atau tidak berfungsinya sebagian atau seluruh alat
pendengaran sehingga ia mengalami hambatan dalam perkembangan bahasanya. Ia
memerlukan bimbingan dan pendidikan khusus untuk men1apaikehidupan lahir dan
batin yang layak.
Seorang pakar anak tunarungu seperti Mardiati Busn #&9.) / &.*,
menyatakan sebagai berikut / Anak yang lahir dengan sedikit pendengaran sejak awal
maupun kanak9kanak sebelum dapat berbi1ara dan bahasa yang diperlukan disebut
!tuli" atau tidak dapat mendengar. Sedangkan kehilangan pendengaran atau jampeng
menurutnya adalah kekurangmampuan mendengar sejak lahir atau pada saat
hidupnya. Anak menderita ketidak mampuan mendengar yang terjadi sejak lahir yaitu
sebelum dapat berbi1ara 6 berbahasa sehingga menderita pendengaran sepanjang
hidupnya.
Sedangkan menurut Andreas Dwidjosumarto #dalam Sutjihati, 78 / 9)99'*
mengemukakan bahwa seseorang yang tidak atau kurang mampu mendengar suara
dikatakan tunarungu. Ketunarunguan dibedakan menjadi dua kategori yaitu tuli #deaf*
dan kurang dengar #low of hearing*. ?uli adalah mereka yang indera pendengarannya
mengalami kerusakan dalam taraf berat sehingga pendengaran tidak berfungsi ladi.
13
Sedangkan kurang dengar adalah mereka yang indera pendengarannya mengalami
kerusakan tetapi masih dapat berfungsi untuk mendengar, baik dengan maupun tanpa
menggunakan alat bantu dengar #hearing aid*.
Dari beberapa definisi tersebut di atas, pengertian anak tunarungu yang sesuai
dengan dunia pendidikan khususnya pendidikan luar biasa adalah anak yang
mengalami kekurangan atau kehilangan kemampuan mendengar yang disebabkan
karena disfungsi atau kerusakan dari sebagian atau seluruh alat pendengaran, baik
yang terjadi sejak lahir maupun setelah kelahiran sehingga dalam perkembangan
selanjutnya memerlukan bimbingan dan pendidikan khusus.
!. K"asifikasi Anak Tunarungu
Sehubungan dengan pemberian pelayanan pendidikan pada anak tunarungu
yang sesuai dengan perkembangan dan kemampuan yang dimiliki, maka perlu
memperhatikan klasifikasi anak tunarungu. Batasan klasifikasi anak tunarungu yang
bersifat kuantitatif se1ara khusus menunjuk pada gangguan pendengaran sesuai
dengan hilangnya pendengaran, yang dapat diukur dengan audiometri. Audi#etri
merupakan alat yang dapat mengukur seberapa jauh seseorang bisa mendengar atau
seberapa besar hilangnya pendengaran dan ditunjukkan dalam satuan desibel #dB*.
Klasifikasi menurut +rieda -angunsong #79 / .)* klasifikasi anak tunarungu
sebagai berikut /
a. $i"angnya pendengaran yang ringan %!&'(& dB)
Anak 6 anak dengan kehilangan pendengaran sebesar ini mampu
berkomunikasi dengan menggunakan pendengarannya. Dangguan ini
merupakan ambang batas #borderline* antara anak yang sulit mendengar
dengan anak normal.
*. $i"angnya pendengaran yang #argina" %(&'+&dB)
Anak dengan gangguan pendengaran ini sering mengalami kesulitan untuk
mengikuti suatu pembi1araan pada jarak beberapa meter. ;ada keompok ini,
anak9anak masih bisa menggunakan telinganya untuk mendengar, namun
harus dilatih.
,. $i"angnya pendengaran yang sedang % +&'-& dB)
Dengan bantuan alat bantu dengar dan bantuan mata, anak9anak ini masih bisa
belajar berbi1ara dengan mengandalkan alat9alat pendengarannya.
d. $i"angnya pendengaran yang *erat % -&'./ dB)
Anak9anak ini tidak bisa belajar berbi1ara tanpa menggunakan teknik9teknik
khusus. ;ada gangguan ini mereka sudah dianggap sebagai Etuli se1ara
edukatifE. -ereka berada pada ambang batas antara sulit mendengar dengan
tuli.
e. $i"angnya pendengaran yang para0 % 1 ./ dB)
Anak9anak dalam kelompok ini tidak bisa belajar bahasa hanya semata9mata
dengan mengandalkan telinga, meskipun didukung dengan alat bantu dengar
sekalipun.
15
Sedangkan klasifikasi menurut 2mon Sastrawinata #&9,, / &79&)* klasifikasi
anak tunarungu tunarungu adalah sebagai berikut /
&*. Ketunarunguan pada taraf &5 6 75 dB, yaitu ketunarunguan taraf ringan,
pada taraf ini anak masih dapat belajar bersama9sama dengan anak9
anak pada umumnya dengan pemakaian alat bantu mendengar.
7*. Ketunarunguan pada taraf 78 6 5 dB, yaitu ketunarunguan taraf sedang,
pada taraf ini anak sudah memerlukan pendidikan khusus dengan
memberikan latihan bi1ara, memba1a ujaran dan latihan mendengar
dengan menggunakan alat bantu mendengar.
)*. Ketunarunguan pada taraf 5& 6 ,5 dB, yaitu ketunarunguan taraf berat,
pada taraf ini anak sudah harus mengikuti program pendidikan di S<B,
mengutamakan pelajaran bahas, bi1ara dan memba1a ujaran.
;enggunaan alat bantu mendengar tidak banyak berguna dalam pelajaran
bahasa, tetapi masih dapat dipakai di jalan9 jalan raya.
'*. Ketunarunguan pada taraf ,5 dB ke atas, yaitu ketunarunguan taraf sangat
berat, ketunarunguan taraf sangat berat. ;ada taraf ini anak lebih
memerlukan program pendidikan kejuruan, meskipun pelajaran bahasa
dan bi1ara masih dapat diberikan. ;enggunaan alat bantu mendengar
tidak memberikan manfaat baginya .
Sedangkan menurut Streng #dalam ;ermanarian, &998 / 799)* klasifikasi
anak tunarungu dapat dikelompokkan sebagai berikut /
a. Kehilangan kemampuan mendengar 7 6 ) dB #-ild losses* mempunyai 1iri9
1iri / &*. Sukar mendengar per1akapan yang lemah, per1akapan melalui
pendengaran tidak mendapat kesukaran mendengar dalam suasana kelas biasa
asalkan tempat duduk diperhatikan, 7*. -ereka menuntut sedikit perhatian
khusus dari sistem sekolah dan kesadaran dari pihak guru tentang
kesulitannya, )*. ?idak mempunyai kelainan bi1ara, '*. Kebutuhan dalam
pendidikan perlu latihan memba1a ujaran, perlu diperhatikan mengenai
perkembangan penguasaan perbendaharaan katanya, dan 5*. >ika kehilangan
pendengaran melebihi 7 dB dan mendekati ) dB diperlukan alat bantu
dengar.
b. Kehilangan kemampuan mendengar )9' dB #-arginal losses*, 1iri91irinya /
&*. -ereka mengerti per1akapan biasa pada jarak satu meter. Sulit menangkap
per1akapan dengan pendengaran pada jarak normal dan kadang9kadang
mereka mendapat kesulitan dalam menangkap per1akapan keompok, 7*.
;er1akapan lemah hanya bisa ditangkap 5 F, dan bila si pembi1ara tidak
terlihat yang ditangkap akan lebih sedikit atau di bawah 5 F, )*. -ereka
akan mengalami sedikit kelainan dalam bi1ara dan perbendaharaan katanya
terbatas, '*. Kebutuhan dalam program pendidikan antara lain belajar
memba1a ujaran , latihan mendengar , penggunaan alat bantu dengar, latihan
bi1ara, latihan artikulasi dan perhatian dalam perkembangan perbendaharaan
kata, 5*. Bila ke1erdasannya diatas rata9rata dapat ditempatkan di kelas biasa
asalkan tempat duduk diperhatikan. Bagi yang ke1erdasannya kurang
memerlukan kelas khusus.
1. Kehilangan kemampuan mendengar ' 6 8 dB #-oderat losses*, 1iri91irinya /
&*. -ereka mempunyai pendengaran yang 1ukup untuk mempelajari bahasa
17
dan per1akapan , memerlukan alat bantu dengar, 7*. -ereka mengerti
per1akapan yang keras pada jarak satu meter, )*. -ereka sering salah
faham, mengalami kesukaran 6 kesukaran di sekolah umum, mempunyai
kelainan bi1ara, '*. ;erbendaharaan kata terbatas, 5*. Gntuk program
pendidikan mereka membutuhkan alat bantu dengar untuk menguatkan sisa
pendengarannya dan penambahan alat9alat bantu pengajaran yang sifatnya
4isual, perlu latihan artikulasi dan memba1a ujaran serta perlu pertolongan
khusus dalam bahasa, dan 8*. -ereka perlu masuk S<B bagian B
d. Kehilangan kemampuan mendengar 8 6 , dB, 1iri91irinya / &* -empunyai
sisa pendengaran untuk belajar bahasa dan bi1ara dengan
menggunakan alat bantu dengar, 7*. Karena mereka tidak belajar bahasa dan
per1akapan se1ara spontan pada usia muda, mereka kadang9kadang disebut
Htuli se1ara pendidikan #edu1ational deaf*H, yang artinya mereka dididik
seperti orang yang sungguh9sungguh tuli, )*. -ereka diajar dalam satu kelas
yang khusus untuk anak9anak tunarungu, karena mereka tidak 1ukup sisa
pendengarannya untuk belajar bahasa dan bi1ara melalui telinga, walaupun
masih mempunyai sisa pendengaran yang digunakan dalam pendidikan, '*.
Kadang9kadang mereka dapat dilatih untuk dapat mendengar denga alat bantu
dengardan selanjutnya dapat digolongkan terhadap keompok kurang dengar,
5*. -ereka masih bisa mendengar suara yang keras dari jarak dekat, misalnya
mesin pesawat terbang, klakson mobil, 8*. Karena masih mempunyai sisa
pendengaran mereka dapat dilatih melalui latihan pendengaran # Auditory
training*, ,*. Diperlukan latihan memba1a ujaran dan pelajaran yang dapat
mengembangkan bahasa dan bi1ara dari guru khusus, karena itu mereka harus
dimasukkan ke S<B9B ke1uali bagi anak genius dapat mengikuti kelas
normal.
e. Kehilangan kemampuan mendengar ,5 dB keatas #;rofound losses*, 1iri9
1irinya / &*. -ereka dapat mendengar suara yang keras dari jarak satu in1i
#7,5' 1m* atau sama sekali tidak mendengar, 7*. -ereka tidak sadar akan
akan bunyi9bunyi keras, tetapi mungkinada reaksi jika dekat dengan telinga,
meskipun menggunakan pengeras suara mereka tidak dapat menggunakan
pendengarannya untuk menangkap dan memahami bahasa, )*. -ereka tidak
belajar bahasa dan bi1ara melalui pendengaran, walaupun menggunakan alat
bantu dengar #hearing aid*, '*. -ereka memerlukan pengajaran khusus yang
intensif di segala bidang, tanpa menggunakan mayyoritas indera pendengaran,
5*. Iang perlu mendapat perhatian khusus dalam pendidikan ialah / memba1a
ujaran, latihan mendengar, fungsinya untuk mempertahankan sisa
pendengaran yang masih ada, meskipun hanya sedikit, dan 8*. Diperlukan
tehnik khusus untuk mengembangkan bi1ara dengan metode 4isual, taktil,
kinestetik, serta semua hal yang dapat membantu terhadap perkembangan
bi1ara dan bahasanya.
(. Karakteristik Anak Tunarungu
>ika dibandingkan dengan ketunaan yang lainnya, ketunarunguan tidak
tampak jelas karena se1ara sepintas fisik anak tunarungu tidak kelihatan mengalami
kelainan. ?etapi sebagai dampak dari ketunarunguannya, anak tunarungu memiliki
karakteristik yang khas.
19
Berdasarkan hasil obser4asi yang dilakukan :an Gden #dalam 2ffendi, 78 /
.5* ada beberapa sifat atau karakteristik anak tunarungu yang berbeda dengan anak
normal, antara lain /
a. Anak tunarungu lebih egosentris, artinya anak sukar menempatkan diri pada
1ara berpikir serta perasaan orang lain, kurang menyadariApeduli efek
perilakunya terhadap orang lain, dan anak sukar menyesuaikan diri.
b. Anak tunarungu lebih tergantung pada orang lain dan apa9apa yang sudah
dikenal. -enurut :an Gden , anak tunarungu biasanya akan sangat dekat atau
dekat dengan pendidiknya. $al ini disebabkan guru yang paling mengetahui
kata9kata yang telah dikenalkan siswanya, pengertian apa yang telah dikuasai
dan arti ungkapan serta isyarat anak. Ditambah lagi keadaan ini akan
berlangsung dalam waktu yang lebih lama daripada anak mendengar.
1. ;erhatian anak tunarungu lebih sukar dialihkan.
d. Anak tunarungu lebih memperhatikan yang kongkrit.
e. Anak tunarungu lebih miskin dalam fantasi. $al ini disebabkan daya fantasi
anak tunarungu tidak mendapat rangsangan melalui dongeng9dongeng pada
usia ) 6 tahun.
f. Anak tunarungu umumnya mempunyai sifat polos, sederhana, tanpa banyak
masalah. $al ini sering dialami karena anak tunarungu tidak menguasai satu
ungkapan pun, dan oleh karena itu mengatakan apa yang anak tunarungu
maksudkan.
g. ;erasaan anak tunarungu 1enderung dalam keadaan ekstrem tanpa banyak
nuansa. Artinya anak tunarungu kurang menguasai perasaan yang sedang
dialaminya. Antara sedih dan senang tidak terdapat nuansa. $al ini
disebabkan anak tunarungu belum mengenal kata atau istilah untuk
menyatakan nuansa itu.
h. Anak tunarungu lebih mudah marah dan lekas tersinggung, sebagai akibat
seringnya mengalami keke1ewaan karena sulitnya menyampaikan
perasaanAkeinginannya se1ara lisan ataupun dalam memahami pembi1araan
orang lain.
i. Anak tunarungu kurang mempunyai konsep tentang hubungan .
j. Anak tunarungu mempunyai perasaan takut akan hidup yang lebih besar.
-enurut 2mon Sastrawinata karakteristik anak tunarungu sebagai berikut /
a*. Karakteristik dalam segi fisik
&*. 1ara berjalannya kaku dan agak membungkuk
7*. gerakan matanya 1epat, agak beringas
)*. gerakan kaki dan tangannya sangat lin1ah A 1epat
'*. pernafasannya pendek dan agak terganggu
b*. Karakteristik dalam segi inteligensi
;ada anak tunarungu terdapat anak9anak yang memiliki inteligensi tinggi, rata9
rata dan rendah. Dan sesuai dengan sifat ketunaannya pada umumnya anak
tunarungu sukar menangkap pengertian abstrak, sebab untuk dapat menangkap
pengertian abstrak diperlukan pemahaman yang baik, tentang bahasa lisan
maupun tulisan.
21
1*. Karakteristik dalam segi emosi
Kekurangan pemahaman bahasa lisan dan tulisan seringkali menyebabkan anak
tunarungu salah dalam menafsirkan sesuatu dan hal ini sering mengakibatkan
tekanan pada emosinya, hingga pada akhirnya menghambat
perkembangankepribadiannya dengan menunjukkan sikap menutup diri, agresif,
bimbang dan sebagainya.
d*. Karakteristik dalam segi sosial
&*. perasaan rendah diri dan merasa diasingkan oleh keluarga atau masyarakat.
7*. perasaan 1emburu dan syak wasangka serta merasa diperlakukan tidak adil
)*. kurang dapat bergaul, mudah marah dan berlaku agresif.
e*. Karakteristik dalam segi bahasa
&*. miskin dalam kosa kata
7*. sulit mengartikan ungkapan9ungkapan bahasa yang mengandung arti kiasan
)*. sulit mengartikan kata9kata abstrak
'*. kurang menguasai irama dan gaya bahasa
#2mon Sastrawinata, &9,, / &59&.*
Sedangkan karakteristik anak tunarungu menurut ?elford dan Sawrey #dalam
+rieda, 79 / .5* adalah /
a. Ketidakmampuan memusatkan perhatian yang sifatnya kronis
b. Kegagalan berespon apabila diajak berbi1ara
1. ?erlambat berbi1ara atau melakukan kesalahan artikulasi
d. -engalami keterbelakangan di sekolah
+. Perke#*angan Anak Tunarungu
Se1ara umum perkembangan anak tunarungu dalam segi tertentu tidak banyak
berbeda dngan anak normal, seperti perkembangan fisik dan inteligensinya. ?etapi
hampir semua segi perkembangan anak tunarungu dapat dikatakan banyak mengalami
hambatan sebagai akibat ketunaan yang disandangnya. 2mon Sastrawinata #&9,, /
&) 6 &5* membagi perkembangan anak tunarungu menjadi empat.
Perta#a2 perkembangan segi fisik dan bahasa. Dalam segi fisik anak
tunarungu tidak banyak mengalami hambatan, meskipun ada sebagian anak
tunarungu yang terganggu keseimbangannya. $al ini terjadi sebagai akibat adanya
kerusakan pada telinga bagian dalam mengenai indera pendengaran yang terdapat
pada saluran gelung. #-ufti Salim, &9.)A&9.' / &)*. Selanjutnya ada pula yang
perkembangan fisiknya terhambat akibat tekanan9tekanan jiwa yang dideritanya.
Dalam segi perkembangan bahasa, anak tunarungu jelas mengalami hambatan
dalam perkembangan bahasa, karena perkembangan bahasa itu sendiri banyak
memerlukan kemampuan pendengaran. ;erlu diketahui bahwa perkembangan bahasa
anak normal meliputi lima tahap yaitu / &*. tahap refleksi 4okalisasim 7*. tahap
babbling, )*. tahap lalling, '*. tahap e1holalia, 5*. tahap wi1ara sejati #Depdikbud,
&9.5 / 7,97.*.
;ada tahap refkeksi 3ka"isasi akti4itas bayi seperti menangis, gerakan9
gerakan kaki dan tangan merupakan gerakan9greakan yang belum disadari. ;ada saat
menangis, bayi tidak menyadari bahwa dirinya menangis dan terhadap suara yang
dibuatnya. ;ada tahap *a**"ing #usia 7 bulan* bayi suka bermain9main dengan
suaranya sendiri. ;ada tahap ini sering disebut tahap kritis atau tahap pertama atau
23
dasar untuk latihan wi1ara, dan se1ara tidak langsung anak telah melatih
artikulasinya. Bunyi9bunyi 4okal lebih dulu yang keluar, diantaranya adalah 4okal a.
Stoel9Dommon dan =tomo dalam +rieda #79 / 9)* menemukan bahwa bunyi9bunyi
pembi1araan yang dilakukan bayi tunarungu dengan bayi normal pada saat *a**"ing
tidak berbeda sampai usia kurang lebih 8 bulan. ;erbedaan baru mun1ul di usia , 6 &
bulan, dimana *a**"ing pada anak normal lebih kompleks sementara anak9anak
tunarungu lebih terbatas #dalam 0line % +rederi1kson, 77 / ),&*. -enurut
<enneberg #dalam Suran dan JiKKo, &9,9* apabila bahasa tidak dipelajari pada tahap
ini, maka seorang anak akan mengalami kesulitan dalam menguasai bahasa. ;ada
tahap "a""ing anak sudah menyadari akan suara yang dibuatnya , pendengaran mulai
berperan. +ungsi sensoris pada tahap ini adalah pendengaran dan fungsi motorisnya
adalah mengeluarkan suara9suara mulai berkembang se1ara terpadu. Bunyi9bunyi
yang dibuat dapat didengarkan dan anak merasa puas kemudian anak berusaha untuk
mengulanginya. Sementara itu perkembangan bahasa dan bi1ara anak tunarungu
terhenti pada tahap lalling. Sedangkan pada tahap e1holalia anak tunarungu hanya
terbatas pada pengihatan #4isual*, yaitu gerak9gerik isyarat. ;ada tahap e,0"a"ia ini,
anak men1oba untuk meniru suara9suara yang didengar dari lingkungannya, dan pada
tahap 4i,ara se5ati anak mulai dapat berbi1ara dengan benar.
-enurut pendapat Bloom, anak tunarungu yang dilahirkan oleh orang tua
yang juga tunarungu , mulai menggunakan bahasa isyarat dengan tangan dan jari9
jarinya pada waktu bersamaan ketika anak normal mulai ber1eloteh se1ara lisan
#Santro1k, 77 / )5,*. Sehingga dalam kehidupan sehari9hari bahasa isyarat
dijadikan sebagai bahasa ibu bagi anak tunarungu. Dengan terbiasanya anak
menggunakan bahasa isyarat, maka jumlah kosa kata sedikit mengalami peningkatan.
-enurut $aufman % $allahan #dalam +ieda , 79 / 97* kepandaian berbi1ara
berhubungan dengan tingkat kerusakan pendengaran dan usia awal mun1ulnya
kerusakan pendengaran tersebut. -ars1hark mengatakan bahwa anak yang
mengalami prelingual deafness yang parah #profound* akan sulit mengembangkan
kepandaian berbi1ara meskipun sudah melalui terapi intensif #dalam $allahan %
Kaufman, 78 / )79*. Se1ara historis, anak tunarungu mengalami kesulitan yang
besar dalam berbahasa, sehingga tak jarang dijuluki Htuli dan bisuH, yaitu mereka
tidak bisa mendengar dan tidak bisa berbi1ara.
Kedua2 perkembangan Inteligensi sangat dipengaruhi perkembangan bahasa,
sehingga hambatan perkembangan bahasa anak tunarungu menghambat
perkembangan inteligensinya. -eskipun demikian , tidak semua aspek inteligensi
terhambat perkembangannya, seperti aspek motorik dan aspek yang bersumber pada
penglihatan. Dan se1ara umum anak tunarungu memiliki inteligensi normal atau rata9
rata, akan tetapi karena perkembangan inteligensi sangat dipengaruhi oleh
perkembangan bahasa maka anak tunarungu akan menampakkan inteligensi yang
rendah disebabkan oleh kesulitan memahami bahasa. Anak tunarungu akan
mempunyai prestasi lebih rendah jika dibandingkan dengan anak normal untuk materi
pelajaran yang di4erbalisasikan. ?etapi untuk materi yang tidak di4erbalisasikan,
prestasi anak tunarungu akan seimbang dengan anak normal.
Jendahnya tingkat prestasi anak tunarungu bukan berasal dari kemampuan
intelektualnya yang rendah, tetapi pada umumnya disebabkan karena inteligensinya
tidak mendapat kesempatan untuk berkembang dengan maksimal. ?idak semua aspek
25
inteligensi anak tunarungu terhambat, tetapi hanya pada aspek yang bersifat 4erbal
saja bagi anak tunarungu sangat menghambat perkembangan inteligensinya, karena
anak tuna rungu tidak mampu menerima atau menangkap hal9hal yang bersifat
abstrak, merumuskan suatu pengertian, menarik kesimpulan, lambatnya pemahaman
dalam menerima informasi baik se1ara tertulis maupun se1ara lisan.
;embentukan konsep dan kemampuan berpikir abstrak pada anak tunarungu
pada soal9soal yang tidak mengandalkan bahasa ternyata memiliki kesamaan dengan
anak normal #+urt, &98', &988, &9,&( :ernon, &98, dalam +rieda, 79 ( 9)99'*.
;enelitian lain yang menunjukkan perbedaan 1ara berpikir anak tunarungu dengan
anak9anak normal dalam tugas9tugas non 4erbal mengemukakan bahwa perbedaan itu
lebih disebabkan oleh kurangnya stimulasi kognitif dan penerimaan sosial emosional
dan bukan karena hambatan bahasa . @amun demikian se1ara umum, kemampuan
penguasaan konsep pada anak tunarungu lebih terlambat dibandingkan anak normal
#-eadow, &9.*.
Sementara itu beberapa studi menunjukkan bahwa anak tunarungu dengan
orang tua tunarungu memiliki prestasi memba1a yang lebih tinggi dan kemampuan
berbahasa yang lebih baik daripada orangtuanya mampu mendengar #$allahan %
Kauffman, 78 / ))'*. ;owers mengatakan bahwa tidak ada satu persetujuan pasti
mengapa hal ini terjadi, tetapi banyak sumber mengatakan bahwa ini disebabkan
pengaruh positif dari bahasa isyarat yang digunakan orang tua tunarungu #dalam
$allahan % Kauffman , 78 / ))'*. -oores #dalam $allahan % Kauffman, 78*
menyimpulkan bahwa anak tunarungu dan anak normal memiliki kemampuan
kognitif dan intelektualitas yang sama.
+ungsi intelektual anak tunarungu juga sulit diukur karena kebanyakan alat
ukurnya berbentuk 4erbal, dimana sangat bergantung pada kemampuan bahasa
seseorang. Apabila diukur dengan tes9tes yang bersifat performatif, misalnya dengan
tes Be1hsler Performance, maka hasilnya akan lebih adil bagi anak tunarungu.
Ketika tes sema1am ini digunakan , tidak ada perbedaan IL anak normal dengan anak
tunarungu #;ritK et al, &998 dalam $allahan % Kauffman, 78*. ?erhambatnya
perkembangan inteligensi akan mengakibatkan lambatnya pemahaman dalam
menerima informasi baik se1ara lisan maupun tertulis. Aspek inteligensi yang
bersumber pada penglihatan dan yang berupa motorik tidak banyak mengalami
hambatan, bahkan dapat berkembang dengan 1epat. Disamping itu menurut pendapat
A4ey #&98,*, Bir1h #&9,5* dan Kirk #&9,7* #dalam frieda, 79 / 95* bahwa
penguasaan bahasa dan pembentukan konsep dasar anak tunarungu sangat
dipengaruhi oleh bentuk kerusakan pendengaran, usia dimulainya, derajat kehilangan
pendengaran, fungsi kognitif, adaAtidaknya kondisi ke1a1adan lain dan jumlah
stimulasi yang tersedia bagi anak yang bersangkutan.
Ketiga2 ;erkembangan 2mosi dan Sosial. Semua anak memerlukan kasih
sayang dan perasaan aman, serta diterima di lingkungannya. -asalah emosional yang
dialami bayi dan anak tunarungu pada awalnya dikarenakan oleh kurangnya
kemampuan memahami aspek9aspek emosional yang dikomunikasikan oleh orang
lain se1ara 4erbal, dimana hal ini merupakan yang aspek penting dalam ikatan
hubungan ibu dan anak #Altshuler, &9,'* #dalam Suran dan JiKKo, &9,9*.
Bagi anak tunarungu hal tersebut tidak begitu mudah terlaksana. Anak
tunarungu mengetahui kehadiran atau kasih sayang ibunya hanya kalau ada kontak
27
4isual atau taktil, sedangkan pada anak yang mendengar memiliki pula kontak
melalui pendengaran. Kontak melalui pendengaran yaitu nada suara ibu. -enurut
-ars1hark #&99)* sudah dimulai sejak bayi dalam kandungan. >anin yang
berpendengaran normal akan mampu mendengar suara ibunya, dan hubungan relasi
ibu dan anak mulai terjalin. Setelah lahir, suara ibu merupakan sesuatu yang dikenal
dan menetramkannya. Dengan demikian bayi tunarungu akan kehilangan suatu
komponen berarti yang berkaitan dengan konteks sosial yang bermakna. $al ini telah
terbukti membawa konsekuensi dalam bidang perilaku dan emosi. Dalam kasus
dimana orangtua sudah menyadari bahwa anak mereka tunarungu, keadaan ini dapat
dikompensasi dengan memberikan rasa aman melalui perabaan #belaian, sentuhan*,
melalui penglihatan, dan ekspresi wajah yang nyata. $ubungan relasi antara ibu dan
bayi menyebabkan mereka saling tanggap mengembangkan pola interaksi timbal
balik. Bagi =rang tua yang mengikuti program inter4ensi dini dimana konseling dan
penyuluhan orang tua merupakan unsur penting, seorang ibu telah diberi kesempatan
untuk membangun kembali relasi sosial dengan anaknya. Dari hasil pengamatan
-ars1hark, ada manfaat yang dapat dipetik orangtua tunarungu yang mengikuti
program inter4ensi dini tersebut.
$al ini dapat diartikan bahwa pengalaman seseorang ketika masa ke1il dapat
memberikan pengaruh dalam pembentukan perilaku dan penyesuaian diri pada masa
selanjutnya. -enurut Boothroyd, K. Deadon #&9,8* dalam Bunawan #7 / 78*
terdapat dua situasi yang akan dialami oleh anak tuli pra9bahasa pada umumnya
semasa ke1il, yaitu pertama terhalangnya komunikasi antara anak dengan orangtua
mereka, dan kedua adalah reaksi orang tua setelah menerima kepastian akan
diagnostik ketulian anak. :an Gden #dalam Bunawan, 7 / 78* menambahkan
bahwa ketulian dapat menyebabkan suatu keadaan terasing atau terisolasi bagi
penderitanya.
Kee#pat2 perkembangan kepribadian anak tunarungu. ?erbatasnya
kemampuan berbahasa, terbatasnya perbendaharaan kata yang dimiliki anak
tunarungu mengakibatkan kesukaran dalam berkomunikasi, sikap masyarakat yang
mengisolasikan keberadaan anak tunarungu, dan kegagalan dalam banyak hal
mengakibatkan emosi anak tunarungu menjadi tidak stabil. Anak tunarungu menjadi
selalu ragu9ragu, 1emas, 1uriga dan kurang per1aya diri, kurang dapat bergaul, dan
tidak mampu mengikuti arah pembi1araan orang lain se1ara timbal balik. #2mon
Sastrawinata, &9.5*. Anak tunarungu 1enderung kaku egosentris,kurang kreatif,
impulsi4e dan kurang mampu berempati #-eadow, &9,5 dalan Suran dan JiKKo,
&9,9*. -asalah ini akan bertambah jelas apabila anak memasuki dunia yang lebih
luas di luar lingkungan keluarga.
Kebutuhan anak tunarungu untuk berinteraksi dengan anak lain yang juga
tunarungu tampak sangat besar. Dejala ini disebut juga dengan kebudayaan tunarungu
#deaf culture*. ;ada banyak @egara maju, orang9orang tunarungu banyak membuat
kelompok dengan rekan9rekan yang memiliki hambatan sama dan hal ini pada
beberapa dekade yang lalu sering disamakan dengan isolasi. @amun pada akhir9akhir
ini gejala tersebut dianggap wajar dan alamiah. Dejala ini pula yang tidak dapat
dipungkiri sering terjadi pada anak tunarungu berusia remaja. #+rieda, 79 / 98*.
/. Ke*utu0an'ke*utu0an uta#a anak tunarungu
Seperti halnya anak normal pada umumnya, anak tunarungu mempunyai
29
kebutuhan9kebutuhan utama dalam hidupnya. -ufti Salim mengemukakan
kebutuhan utama anak tunarungu sebagai berikut /
&*. Kebutuhan akan keteraturan yang bersifat biologis seperti kebutuhan
makan, tidur, bermain dan sebagainya,
7*. Kebutuhan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam keluarga,
)*. Kebutuhan akan keberhasilan dalam suatu kegiatan baik se1ara indi4idual
maupun kelompok,
'*. Kebutuhan akan akti4itas, yaitu kebutuhan ikut terlibat dalam lingkungan
keluarga maupun dalam lingkungan yang lebih luas,
5*. Kebutuhan akan kebebasan, yaitu ia membutuhkan kebebasan untuk
berbuat, berinisiatif, bebas untuk bertanggung jawab atas pekerjaannya
sendiri,
8*. Kebutuhan akan kesehatan, yaitu kebutuhan wajar anak yang sedang
tumbuh,
,*. Kebutuhan untuk berekspresi, yaitu kebutuhan untuk mengemukakan
pendapat yang dapat dipahami orang lain.
#-ufti Salim, &9.)A&9.' / &8 6 &,*.
Berdasarkan kebutuhan9kebutuhan anak tunarungu tersebut, tampak bahwa
pada umumnya kebutuhan anak tunarungu tidak ada perbedaan dengan anak pada
umumnya. $anya yang perlu diperhatikan adalah anak tunarungu perlu perhatian dan
bimbingan yang lebih banyak, lebih intensif, lebih memadai dengan memperhatikan
aspek kesewajarannya, baik dari orang tua, keluarga maupun lingkungan sekitarnya
sehingga anak tunarungu dapat tumbuh dan mengembnagkan diri se1ara wajar pula.
-. Per"e0an Ba0asa Anak Tunarungu
-asa pemerolehan bahasa anak tunarungu tidak dapat dilalui seperti halnya
anak yang bisa mendengar. >ika anak normal mampu menghubungkan pengalaman
dan lambang bahasa melalui pendengaran, pada anak tunarungu tidak. $al ini
disebabkan karena adanya disfungsi pada pendengarannya. =leh karena itu menurut
-yklebust #dalam Bunawan, 7 / ''* sistim lambang perlu diterima melalui
penglihatan atau taktil kinestetik atau kombinasi dari keduanya. Artinya anak
tunarungu memperoleh bahasanya lebih difokuskan melalui fungsi penglihatannya,
dengan demikian ada tiga alternatif dalam proses pemerolehan bahasa anak
tunarungu, yaitu 1). embaca, !). Isyarat, atau "). embaca u#aran.
Kebanyakan anak tunarungu ketika pertama masuk sekolah belum bisa diajak
berkomunikasi se1ara 4erbal. -ereka biasanya melakukan komunikasi dengan orang
lain dengan menggunakan bahasa isyarat sederhana. Sehingga dapat dikatakan bahwa
anak tunarungu baru belajar memperoleh bahasa ketika anak masuk sekolah. Gntuk
itu menjadi tugas utama sekolah dalam membantu anak tunarungu memperoleh
bahasa. sehingga anak memiliki kemampuan untuk berinteraksi dengan teman sebaya
dan orang9orang di sekitarnya.
Keberhasilan pemerolehan bahasa anak tunarungu sangat dipengaruhi oleh
beberapa fa1tor, yaitu faktor internal dan faktor eksternal anak. +aktor eksternal ini
biasa disebut faktor lingkungan. +aktor lingkungan yang dimaksud dalam hal ini
adalah lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat. <ingkungan sekolah yang
mempunyai pengaruh strategis bagi perkembangan pemerolehan bahasa anak
tunarungu adalah semua komponen sekolah yang terdiri dari kepala sekolah, guru,
sarana prasarana dan lingkungan sosial sekolah.
.. Pendekatan K#unikasi Anak Tunarungu
Komunikasi dapat dilakukan dengan menggunakan media berupa 4erbal
#tulisan dan memba1a ujaran*. ;ada umumnya komunikasi yang 1epat dilakukan
dengan menggunakan 4erbal #kata9kataAlisan* yang dapat dimengerti oleh kedua belah
pihak. Apabila tidak ada bahasa 4erbal yang dapat dimengerti oleh keduanya,
komunikasi masih dapat dilakukan dengan bahasa non94erbal #gesti, mimik dan
31
isyarat*. Komunikasi dengan menggunakan bahasa non94erbal atau bahasa baku dan
alamiah ini merupakan komunikasi yang banyak digunakan oleh anak tunarungu.
Anak tunarungu banyak menggunakan komunikasi non94erbal akibat
hilangnya kemampuan mendengar dan berdampak langsung pada hilangnya
kemampuan dalam berkomunikasi. =leh karena itu, anak tunarungu memiliki
keunikan dan kekhasan yang menarik untuk dikenal, dipelajari, dan diteliti. Aspek
utama dan yang merupakan permasalahan sekaligus keunikan dan kekhasan paling
mendasar yang dimiliki anak tunarungu yaitu terutama dalam komunikasi. $al ini
merupakan realita yang terjadi karena se1ara lahiriah anak tunarungu mengalami
gangguan pada organ pendengaran yang menyebabkan sulit untuk menangkap,
mengolah, mengekspresikan dan merespon bunyi9bunyi dari lingkungan dengan
tepat, sehingga berpengaruh pada perkembangan bi1ara.
;ara pakar umumnya mengakui, bahwa pendengaran dan penglihatan
merupakan indra manusia yang amat penting, di samping indra yang lainnya. Begitu
besar fungsi kedua indra tersebut dalam membantu setiap akti4itas manusia. Kedua
indra ini pula yang memiliki jangkauan yang sangat luas. Bagi anak tunarungu , untuk
menggantikan hilangnya fungsi pendengaran dapat dialihkan pada indera penglihatan
sebagai kompensasinya. -ata9lah yang mengalihfungsikan atau menutupi hal9hal
yang tidak dapat ditangkap melalui organ pendengarannya. -elalui mata, anak
tunarungu dapat melihat dan mengamati segala hal yang terjadi di lingkungan.
Balaupun anak tunarungu dapat melihat, namun informasi yang ditangkap hanya
melalui penglihatan tidak utuh, terpotong dan diterima hanya sebagian saja. Akibat
dari terbatasnya informasi berupa bunyiAsuara menyebabkan anak tunarungu tidak
dapat menginterpretasikan informasi yang diterimanya se1ara tepat.
-enurut 2ffendi #78 / ,)* apapun keistimewaan yang dimiliki oleh kedua
indera tersebut #indera pendengaran dan penglihatan* sebagai indera terdepan
manusia, namun tetap saja keduanya memiliki keterbatasan tertentu sesuai dengan
karakteristiknya. ;englihatan mempunyai karakteristik arah jangkauannya terpusat
pada bidang di mukanya, dibatasi oleh ruang spatial, bersifat statis dan menetap.
Sedangkan pendengaran mempunyai karakteristik dapat menjangkau segala
arah,bersifat temperal, tidak dibatasi oleh ruang. $al ini memberikan dampak yang
1ukup besar bagi perkembangan anak tunarungu terutama dalam berkomunikasi.
Kehilangan kemampuan untuk berkomunikasi sejak ke1il yang dialami anak
tunarungu menyebabkan anak tunarungu se1ara alamiah dan instingtif mempelajari
hal9hal yang ada di lingkungan melalui indera lain yaitu indra penglihatan, peraba,
penge1ap dan pembau, dan berusaha memaksimalkan fungsi indra9indra tersebut
untuk menangkap apa yang terjadi di lingkungannya, kemudian disampaikan dengan
1aranya sendiri kepada lingkungan dengan melakukan gerakan9gerakan yang bagi
orang lain terasa asing dan sulit untuk dimengerti dan mengamati hal9hal yang terjadi
di lingkungan, meliputi komunikasi dan interaksi yang terjadi, simbol9simbol yang
menyertai komunikasi tersebut dan akhirnya membentuknya menjadi isyarat alamiah
#isyarat lokal* yang awalnya bersifat sangat indi4idual dan hanya mampu dimengerti
oleh dirinya sendiri.
Seiring dengan meningkatnya kemampuan komunikasi, anak tunarungu mulai
men1oba untuk mengutarakan maksud dan keinginannya kepada orang lain dengan
isyarat9isyarat alamiah yang kemudian dimengerti oleh orang9orang yang sering
33
berinteraksi dengannya. Simbol9simbol isyarat alamiah membentuk bahasa yang
disebut bahasa isyarat yang merupakan bahasa yang mengutamakan komunikasi
manual, bahasa tubuh dan gerak bibir di dalam penggunaannya untuk berkomunikasi
khususnya pada komunitas tunarungu.
a. Metde 6ra"
-etode oral merupakan salah satu 1ara untuk melatih anak
tunarungu dapat berkomunikasi se1ara lisan #4erbal* dengan lingkungan orang
mendengar. Agar anak tunarungu mampu bi1ara dituntut adanya partisipasi
dari orang9orang sekelilingnya, yaitu dengan melibatkan anak tunarungu
bi1ara se1ara lisan dalam setiap kesempatan. Dengan diberikannya
kesempatan kepada anak tunarungu bi1ara maka se1ara tidak langsung anak
termoti4asi membiasakan bi1ara se1ara lisan. Berdasarkan apa yang
diungkapkan oleh -ullholand #&9.* dalam <ani Bunawan #&99,/5*, maka
komunikasi dengan oral yaitu/ &* Suatu sistem komunikasi yang
menggunakan bi1ara, sisa pendengaran, ba1a ujaran, dan atau rangsangan
4ibrasi serta perabaan #4ibrotaktil* untuk suatu per1akapan spontan, 7* Suatu
sistem pendidikan dimana kegiatan belajar mengajar berlangsung dengan
menggunakan bahasa lisan dan tulisan.
Gntuk metode oral, sekolah9sekolah ini menggunakan --J #-etode
-aternal Jeflektif* yang mengandalkan per1akapan dengan materi yang
bersifat konkrit yang berasal dari pengalaman. Agar anak memiliki
keterampilan ber1akap91akap. Singkatnya, metode oral ini mengatakan kepada
anak bahwa !Kamu harus bisa ngomongM". Dan ternyata kebanyakan dari
anak9anak di sekolah ini, u1apannya dapat kita pahami dan mereka pun
mengerti apa yang kita u1apkan. @amun menurut +rieda, 79 / 99, meskipun
pada kenyataannya bahwa hanya 5F kata9kata yang digunakan tampak
samar9samar di bibir, dan akan mengalami kesulitan untuk mengikuti
ke1epatan belajar yang diharapkan. Satu hal terpenting yang harus
diperhatikan adalah anak tunarungu mampu mengembangkan ketrampilan
berbi1ara dan memba1a ujaran yang baik, asal diberikan waktu yang 1ukup
dan latihan #+rieda, 79 / 99*.
*. Metde Me#*a,a U5aran
;ada umumnya program pendidikan bagi anak tunarungu mengajarkan
berbi1ara dan memba1a ujaran, namun hasilnya sangat ber4ariasi untuk anak
tunarungu. -emba1a Gjaran merupakan kegiatan yang bukan hanya
men1akup sekedar pengamatan gerak bibir tetapi meliputi pengamatan atas
bahasa tubuh, ekspresi, dan konteks se1ara keseluruhan dimana komunikasi
ini berlangsung. Dengan belajar bahasa melalui memba1a ujaran
#spee1hreading*, anak dapat memahami pembi1araan orang lain dengan
!memba1a" ujarannya melalui gerakan bibirnya. Dalam dunia pendidikan
digunakan istilah memba1a ujaran atau disebut juga memba1a bibir #"ip
reading*. =leh karena itu, memba1a ujaran merupakan sarana yang berharga
dalam program latihan komunikasi bagi anak tunarungu apabila memenuhi
persyaratan seperti keterampilan berbahasa tertentu, pengetahuan tentang
topik yang dibi1arakan dan persyaratan teknis lain seperti berhadapan wajah
pada jarak yang tak terlalu jauh dari lawan bi1ara, penerangan yang 1ukup dan
35
lain sebagainya. Akan tetapi hanya sekitar 5 F bunyi ujaran yang dapat
terlihat pada bibir #Berger, &9,7*. Diantara 5 F lainnya, sebagian dibuat di
belakang bibir yang tertutup atau jauh di belakang mulut, sehingga tidak
kelihatan dan pemba1a bibir tidak dapat memastikan bunyi apa yang dilihat.
Sesuai dengan pendapat <. 24ans #dalam Bunawan, 7 ( '.* terdapat
kelemahan dalam memperoleh pesan komunikasi melalui memba1a ujaran,
karena banyak bunyi bahasa yang tidak terlihat atau memiliki kesamaan bila
diamati melalui gerak bibir. Berdasarkan hasil riset, ternyata penerapan
kemampuan memba1a ujaran sebagai media komunikasi bahasa yang formal
perlu ditunda sampai anak memiliki taraf penguasaan bahasa tertentu.
#Bunawan, 7 / '.*.
,. Metde Manua" %Isyarat)
;endekatan komunikasi yang menekankan pada manual alphabet
#ejaan jari* dan bahasa isyarat, pada mulanya banyak ditentang #+rieda, 79 /
&*, karena beranggapan bahwa sistem ini akan menghambat perkembangan
bi1ara dan memba1a ujaran pada anak tunarungu. $asil penelitian
menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan kemampuan berbi1ara dan memba1a
ujaran pada anak tunarungu yang menggunakan bahasa isyarat dengan yang
tidak menggunakannya. -ars1ha1k #&99)* #dalam +rieda, 79 / &*
menyatakan bahwa hasil studi psikologi menunjukkan buruknya
perkembangan kognitif dan sosial anak tunarungu apabila tidak diberi akses
kepada komunikasi yang berbentuk mediasi 4isual. Selain itu , berbagai
bahasa isyarat nasional memiliki semua karakteristik utama dari bahasa oral
#Kyle % Boll, &9.)*#dalam +rieda, 79 / &&*.
Bagi anak tunarungu, sistem komunikasi ini lebih mudah dan mampu
mengungkapkan keinginan dan isi hatinya melalui bahasa isyarat dan ejaan
jari. Banyak hal yang tidak dapat diba1a atau diterka melalui sistem oral dapat
ditangkap melalui sistem manual #isyarat* oleh anak tunarungu. #+rieda,
79 / &7*. ;enerapan bahasa isyarat yang sedini mungkin bukan berarti
menutup anak terhadap kemampuan bi1ara dan memba1a ujaran. ;erhatian
tetap perlu diberikan baik pada bahasa isyarat maupun berbi1ara. Seperti yang
dikutip <. 24ans /
Sesegera mungkin #disamping penerapan se1ara dini bahasa isyarat* se1ara
serempak harus disajikan pula bahasa lisanN.sedini mungkin kemampuan
memba1a ujaran pun dapat dikembangkan se1ara spontan. Kemampuan
tersubut tidak boleh diabaikan asal keadaan jangan dibalik sehingga memba1a
ujaran menjadi tujuan utama. #dalam Bunawan, 7 / '9*.
Bagi anak tunarungu yang menunjukkan kemampuan dalam bahasa
lisan, dapat diberikan penekanan pada 1ara komunikasi dengan memanfaatkan
sisa pendengaran, memba1a ujaran, dan bi1ara. Bila anak tunarungu kurang
memiliki potensi tersebut, maka penekanannya pada komunikasi dengan
media manual. Seyogyanya dalam pengajaran berbahasa ada koordinasi antara
perkembangan kemampuan berisyarat dengan kemampuan berbi1ara
#Bunawan, 7 / '.*.
Berdasarkan hasil penelitian dan obser4asi di berbagai S<B, <. 24ans
menyarankan bahwa / &*. Anak sedini mungkin diperkenalkan dengan isyarat
untuk menunjang perkembangan bahasa batini dan aspek kognitif. +ase gesti
37
alamiah #gesti langsung dan tidak langsung* diperkuat dengan kosa kata dasar
isyarat yang mirip benda dan perbuatan kongkritnya #ikonik*. Isyarat yang
masih sederhana ini makin ditingkatkan menjadi isyarat pada taraf lambang
dengan aturan yang baku, 7*. Kemampuan berisyarat makin ditingkatkan
dengan penerapan sistem isyarat formal melalui pemanfaatan ejaan jari untuk
mengisyarakan kata9kata fungsi, dan gejala tata bahasa lainnya #seperti
awalan dan akhiran*, )*. ;ada tahap perkembangan berikutnya, penggunaan
ejaan jari semakin dapat ditingkatkan sehingga penerapan isyarat semakin
mewakili strutur bahasa lisan, dan '*. Gntuk selanjutnya, perkembangan
kemampuan bahasa tulisan dan lisan akan menjadi dasar yang baik bagi
perkembangan memba1a ujaran.
$al ini menggambarkan bahwa bahasa isyarat yang terjadi se1ara
spontan A alamiah dapat digunakan sebagai dasar untuk mengembangkan
perbendaharaan kata se1ara lisan .sehingga dapat dikatakan bahwa latihan
bi1ara didasarkan atas kemampuan yang telah di1apai sebelum bahasa isyarat.
2jaan jari diterapkan setelah kemampuan berbahasa anak mulai terbentuk
melalui isyarat dan bi1ara. ;endapat serupa juga dikemukakan bahwa
perkembangan bahasa semua anak9anak, baik anak tunarungu maupun tidak,
berkomunikasi menggunakan gestur, sebelum mereka berkomunikasi dengan
bahasa. =leh karena itu, akan menjadi sangat penting untuk berkomunikasi
dengan mereka melalui gestur yang se1ara alamiah mereka gunakan serta
memiliki perlengkapan untuk mempersepsi tanpa hambatan. #+rieda, 79 /
&7*.
d. Metde K#unikasi Tta" %K#ta")
Kemampuan untuk berkomunikasi bagi anak tunarungu, terdapat
kontro4ersi dalam masalah bagaimana seorang tunarungu seharusnya
!berbi1ara". #+rieda, 79 / 9,*, yaitu mempertentangkan antara penggunaan
bahasa lisan dengan penggunaan bahasa isyarat. -enurut 2ffendi #78 / ,.*
selama beberapa dekade kedua pendekatan tersebut digunakan dalam
pendidikan anak tunarungu se1ara 1ontro4ersial. @amun pada akhirnya para
ahli menyarankan penggunaan keduanya yang kemudian dikenal dengan
pendekatan komunikasi total.Dari beberapa hasil penelitian diketahui bahwa,
pemakaian kombinasi metode tersebut sapat meningkatkan pen1apaian
pendidikan umum #Ste4enson, &98'*, kemampuan memba1a ujaran #stu1kless
dan Bir1h, &988*, dan kemampuan bahasa tulis dan kematangan sosial
#-eadow, &98.*. ;enguasaan kemampuan pemerolehan kosakata anak
tunarungu serta kemampuan mengungkapkan dalam berbi1ara dengan
menggunakan metode kombinasi isyarat dan oral rata9rata men1apai 88 F
#-ulyana, &99)*. Demikian pula dalam hal ke1epatan memba1a efektif, anak
tunarungu yang dididik menggunakan komunikasi total memiliki ke1epatan
memba1a efektif yang lebih baik daripada anak tunarungu yang dididik
menggunakan metode oral #asikin, &995* #dalam effendi, 78 / ,.*.
Komunikasi total merupakan konsep yang bertujuan men1apai
komunikasi yang efektif antara sesame tunarungu ataupun kaum tunarungu
dengan masyarakat luas dengan menggunakan media berbi1ara, memba1a
bibir, mendengar, dan berisyarat se1ara terpadu. #Depdiknas, 7. / 3ii*.
39
Komunikasi total adalah sistem komunikasi yang berusaha
menggabungkan berbagai bentuk komunikasi untuk mengembangkan konsep
dan bahasa pada anak tunarungu. Sistem ini men1oba memperhatikan hak9hak
guru dan anak tunarungu dan berusaha mengatasi kelemahan sistem oral
maupun manual. ?er1akup didalamnya gerakan9gerakan, suara yang
diperkeras, berbi1ara, memba1a ujaran, ejaan jari, bahasa isyarat, memba1a
dan menulis. Sistem ini meningkatkan komunikasi dua arah dan melalui
komunikasi total, anak tunarungu mampu mengembangkan potensi se1ara
maksimal.
Anak yang memiliki gangguan pendengaran berat dan tuli lebih efektif
menggunakan komunikasi total. Dan dunia mulai menerima sistem ini sebagai
bahasa uni4ersal bagi anak tunarungu, sehingga dalam pertemuan atau
konferensi, komunikasi total dipakai sebagai sistem komunikasi antar para
tunarungu maupun terhadap masyarakat normal.
Bagaimana proses penguasaan bahasa anak tunarungu dalam
komunikasi totalO Karena lambang pendengaran tidak dapat ditangkapnya,
maka dalam pendidikan anak tunarungu biasanya digunakan lambang 4isual
berupa memba1a ujaran sebagai pengganti. Konsep komunikasi total
didasarkan pada pandangan bahwa memba1a ujaran #se1ara tersendiri*
bukanlah merupakan media yang memadai untuk suatu penguasaan bahasa.
Kontak anak tunarungu melalui bahasa akan menjadi sangat miskin
dibandingkan dengan anak mendengar bila hanya mengandalkan pada
memba1a ujaran. <. 24ans #dalan Bunawan , 7 / '.*.
#=K2I, BIS L ;I@DA$ DI BAB II*
Sistem Isyarat ini dikembangkan sebagai respon terhadap laporan penelitian
pemerintah federal AS yang tidak puas dengan tingkat melek huruf di kalangan
anak tunarungu. ?ujuan dari pengembangan komunikasi isyarat ini adalah
untuk meningkatkan perkembangan bahasa anak tunarungu dan memberi
fondasi untuk ketrampilan memba1a dan menulis dengan bahasa yang baik dan
benar. Keuntungan dari sistem isyarat ini adalah mudah dipelajari hanya dalam
waktu &. jam * dapat dipergunakan untuk mengisyaratkan segala ma1am kata .
Ashman % 2lkins #&99'* mengemukakan bahwa komunikasi manual dengan
bahasa isyarat yang baku memberikan gambaran lengkap tentang bahasa
kepada anak tunarungu. Gntuk tujuan uni4ersalitas, berbagai negara telah
mengembangkam bahasa isyarat yang dibakukan se1ara nasional.
!. K#unikasi Nn'7er*a"
Komunikasi non94erbal yaitu komunikasi tanpa lisan dengan menggunakan
keseluruhan ekpresi tubuh seperti sikap tubuh, eskpresi wajah #mimik*, gestiAgerak
#gestures* dan isyarat yang dilakukan se1ara wajar dan alami.
Adapun isyarat sendiri terbagi atas isyarat baku dan isyarat alamiah, yaitu sebagai
berikut/
a. Isyarat Alamiah yaitu suatu isyarat sebagaimana digunakan anak tunarungu
#berbeda dari bahasa tubuh*, merupakan suatu ungkapan manual #dengan
41
tangan* yang disepakati bersama antar pemakai #kon4ensional*, dikenal se1ara
terbatas dalam kelompok tertentu #esoteri1*, dan merupakan pengganti kata #A.
:an Gden dalam <ani Bunawan #&99,/ &)*.
b. Isyarat +ormal yaitu isyarat yang sengaja dikembangkan dan memiliki struktur
bahasa yang sama dengan bahasa lisan masyarakat. Berbagai bentuk bahasa
isyarat formal yang dikembangkan antara lain/ &* Bahasa isyarat yang
dinamakan Sign 2nglish atau Siglish atau Amelish atau juga disebut ;idgin
Sign 2nglish #;S2* yang merupakan gabungan atau 1ampuran antara bahasa
isyarat asliA alami dengan bahasa Inggris, 7* Bahasa Isyarat yang memiliki
struktur yang tepat sama dengan bahasa lisan masyarakat dan dapat
digolongkan dalam bahasa isyarat struktural dengan 1iri91iri sebagai berikut/
a* Sedapat mungkin menggunakan kosa isyarat AS<A BS<A Isyarat Alami.
b* -embuat isyarat baru untuk menunjukkan struktur bahasa seperti afiksasi,
bentuk jamak, bentuk lampau, dan sebagainya.
1* Satu isyarat mewakili satu kata.
d* -enggunakan ejaan jari sebagai penunjang untuk gejala bahasa yang sukar
dibuatkan isyarat.
(. K#unikasi 8a#puran
Komunikasi 1ampuran ini merupakan kombinasi antara komunikasi 4erbal dan
komunikasi non94erbal. Komunikasi 1ampuran ini sering disebut juga dengan metode
oral tambah, karena se1ara umum sasarannya adalah agar anak tetap menguasai
keterampilan berbi1ara dengan memberi penunjang 4isual yang lebih nyata daripada
memba1a ujaran. Dalam metode kombinasi ini , unsur bi1ara digunakan bersamaan
dengan unsur isyarat.
+. Pendekatan Pe#*e"a5aran
a. -etode +ormal
-etode ini dapat disamakan dengan metode mengajar bahasa asing atau bahasa
kedua pada seseorang. 0iri91iri metode ini adalah/
&* Kegiatan belajar mengajar bahasa berawal dari guru dan hampir seluruhnya
dikuasai oleh guru, 7* ?itik berat pengajaran bahasa terletak pada
penguasaan struktur dan tata bahasa, )* ;ola9pola kalimat dilatihkan kepada
anak didik se1ara bertahap mulai dari kalimat yang mudah sampai
kompleks.
-etode ini disebut juga metode gramatikal, stru1tural, atau konstruktif. ?okoh9
tokoh yang mengembangkan metode ini antara lain Deorge 2wing #&..,*,
Katarina Barry #&.99*, De <P2pee #&,,&*, +itKgerald #&97,*, dan 0homsky
#&98.*. #<ani Bunawan,7/ 8.*
b. -etode =kasional
-etode ini dikenal juga dengan aliran natural, dimana pengajaran bahasa
dilaksanakan dengan mengikuti 1ara sebagaimana anak dengar mulai belajar
bahasa. 0ara mengajar bahasa tanpa program melainkan denmgan men1iptakan
per1akapan berdasarkan situasi hangat yang sedang dialami anak dan
mengandalakan pada kemampuan meniru anak sehingga disebut metode imitatif.
0iri91iri metode ini, yaitu/
&* -enggunakan bahasa sehari9hari yang laKim dipergunakan dalam per1akapan.
7* -enggunakan setiap kesempatan untuk memberi bahasa yang wajar.
)* Bertolak dari pengalaman anak.
43
'* -emberi penekanan pada pelajaran memba1a.
5* ?idak mengadakan penyederhanaan berhubungan dengan kesulitan tata bahasa.
8* -engandalkan dorongan meniruAimitasi.
1. -etode -aternal Jeflektif #--J*
Dalam <ani Bunawan #7/ ,&* disebutkan bahwa -etode -aternal
Jeflektif dikenal juga dengan sebutan metode :an Gden. A. :an Gden menyadari
bahwa pendekatannatural jauh lebih baik daripada pendekatan struktural, namun
menilai bahwa metode tersebut masih dapat disempurnakan berdasarkan temuan
psi$olinguisti$. ;er1akapan merupakan kun1i perkembangan bahasa anak tunarungu
#D. $ollingshead, &9.7*. Selain tekanan pada per1akapan, diutamakan pula
penemuan bentuk bahasa oleh anak sendiri dan bukan pengajaran melalui kegiatan
analisa. --J merupakan metode yang menggabungkan aspek terbaik dari metode
natural dan stru1tural #-. @. Driffey, &9.*.
NNNN. Mengapa Sistem Isyarat Bahas Indonesia (SIBI)
Penting Bagi Penyandang Cacat Rungu Wicara
Keluarga dan Masyarakat
Penyandang Cacat
1. Karena keterbatasan komunikasi dan kemiskinan bahasa yang
dialami penyandang Cacat Rungu icara. !aka penyandang cacat
rungu "icara perlu mengetahui bahasa isyarat yang dapat
membantu memperlancar komunikasi baik bagi dirinya maupun
keluarga dan lingkungan masyarakat.
2. #engan memakai Sistem Isyarat Bahasa Indonesia (SIBI)
$enyandang Cacat Rungu icara lebih mudah berkomunikasi
mengembangkan dirinya% bakat% dan minat yang dimilikinya. &ntuk
meyakinkan kepada lingkungan masyarakat bah"a sosok
penyandang Cacat Rungu icara masih mempunyai potensi%
kemauan dan kemampuan yang dapat dikembangkan.

'1'''9'''''34'ba''''''''1()5''''''''1)1'''''2)')'(''222'574d
4)43'1'''''''''''1''*3*7''''''''')''''''''2'''''d'**''''d'a
*'''''1'''''')c''''''''''''''''''''''7b''''''*a''''''''''''
''''''''''5*'b''''a7'c''''2'454d4)'''''1''d'a*'''''c'''''''
1''''''''''''''''''''''''''''''5)'5'''''''3''''4''1''''b3''
''''''''''''''''''''''''''''''e2'4''3*bb'2''4)''''''2c'''''
'2'''''''454d4)2b'14''1''1c''''''1''''''''21'c'db'1'''''')'
'''''')'''''''4)''''''4c2'''''4'2'''''454d4)2b224''4'''c'''
'''''''''''1e4''9'''c''''''''''''''244''1'''c''''''''''''''
3'4''2''1''''''''4''''''''''*'3(214''7'''c'''''''''''''''*4
''''59*1(''''*c1('''''21'c'db'1'''''''''''''''''''''''''''''
''''''''''1''''''((d*((e'''1'4a4)494)'''1'1'1'')''')'''''((e1
''94457*)9))''''49492a'''*'''''''2''31'1'2'''b''''''2)'''''
')9*7'4'''1''''''32''''''''''''''5')9)3)173)12'332e3''''''4
'''2a''4'''1''''''7c'''''''3a''4'''1''''''*b''''''''9''7'''
4''''''3'32313''5a''4'''1'''''')*'''''''''''''''2'''1'''2''
'5''''''*)'''''''2'''7'''4''''''3'313'3'''''''''2'2'2'2''''
'((ed''1c5')*)(74)(73)*)(7'2'332e3'''3*42494d'4'4''''''''''''
((db''*4'''5'3'4'('('d'e1'1'1'1'1'1''d1'1'1'1''e'(1'1''('d1'1
'1'1'1'1'1'1'1''(111'1''e1'1''(1'1'1''d15'('e14121515131''d1
)1*1)121*1'121512'1'5'5'5'*'7'*'('9'9'(171512151c151a1a1e171
c1)151*1*1e171c1717191)1*151e1714141714141c151*1714171)141c
1)1c171417171415141c14141)15((c'''11'*''*b''7c'3'122'''211'1
'311'1((c4''1d'''''2'3'1'1'1'1'1'''''''''''''''''7'*'5')'9'4
'1'''3'2((c4''4e1''''2'1'2'3'4'5')'9'*'7'*'3'1'''''2'3'1'412
'''511')132232'7'*214252142331)27274'9354151)1*2a2b3d217335
571*192b4d3151*43549194b22553)3a1b1c1c2d1*3a3a445((c4''1b'1'
''2'2'3'1'''''''''''''''''''''''2'3'4'5'''1')'7((c4''3711'''
2'''4'3'4'7'7'4'2'3'''''''''''1'2'''3'411'51221')2231411332
51)17191c11442)2*1a1b1('2392d1e172*23452d2((da'''c'3'1'''211
'311''3('''574bdb7(9*'))99**'5)d5*'2eb)a*444)a5(''222()'****c
45
1('*(d1*aa7e52(32(e((''5b(e)aa3(99*(eba)b(*d(34(7eab(e219*a9)3232
2d9(94*ccb(b(d)((9a7((''331(7e52b32(e((5b(e)aa3(99*aa)9*2b(57ce*c)
3317113))4)991(9c2121*332e)15'dc57'de225c)'27)(cdc)1*455d54b
a)94)74d3)51'4aa49b'*edd9ccc)bdaa59ce7'(123d(*92a)b1b7ac*)9*
9(4d(db(1'd51ac91c1c*7bb*ed23''c4*e)34d9*ae'*)73b2*72dc4a3595
73c74**dc*5dc457dd73'a('31'e151e2b5d)'ba331cb2a1)2b32)2dc244
1251a1*4*99'92cbc5)7'(1e*1addcb1*1*497cb(3e374b532ea)5ace947
75a319729b1*35))2ca(1199*c()4a4'1a4c1(2(7732dac5e*9b4c(7*2)222
(ee1d*7c9*(327ccaa49(5'9))7b52bdcbd)b')(94b494(5cb45)c)2cb7(cc'
242('ee1*'9(1*)9*a*ec1(4)2(ac432a2'd'*42*ac27d4345417db75b1(3
9)923d9*a7))5492b)1*4c*cc*4cc5cb2*3'9()4*7*'*7(5)3)93e5bb154
3a*e31ab1*2e3db9*c4194)773)c'35*2339*3(7a5'9b)d1b44b(3a777''
7aac(')3a'7(a4'4b4))79a*(145cacc1cc99e1)1'('91'7'9ee(b(e2(17')'
21a)2cdb4bb2c4*a5a1a*92d)2b*1a711a)9)ee9c499*(5b944(eb)1931d
5'*5)e7c3ca(e9'317bcb73*ad3(2599cdea*45e*2)3'e)a9b3'9)e(9cb15
1'*b4ddc)2b5bc*9)')4''dbecb3*b1c5b5(b535**14599b55b*dabbcc42
a9b22be3)'da442d(4('*9c7aa5dde1bc55*bce43d17d7bd5bd5d31)eedb
a'*c*177'db744*e('c'*a(1ed'b39(bbae'))ce972*))9*547(9412a93c2
3*b(291997(7(ad((34((e))3e(ca4))5(d(eb7(cd3((99*a(e)b979a*c9)c19'3
'9d'*'a34219(9b4c5d3))7a3a)ba95ce*1229942d94e2bed2)132b*)*ed
91(17e73*)3d4(9(193)7cb9)'331d'(ac)5a22((291997(7(ad((''34((''e)
)1e7ea2b9abaa3273)39cc71(95b4)(719b'(4*5a74*b**e)74*d)74(db*4
5(a4dd971a2a*(27de431*a''*7cc72'3a)2e35*4(7*5774'5de313(a3'ed
(c1eb(1233d(1d(7)*c)*4ecc*1d3*1*d7'*4b3a)55eb9c))51(3d7d5c7((a5
9*)(3))7a27a4a'*5*c)5e2()c4*'e(*(c(4b)7*4**(**7729(ed'2ce'e'b3d
bc2*3d344((b)333(7(ab(e219*)a()'bacae5c34'*9a93)794a95''c'*511
999'c5b7'b393*(4b(*cc31c7eda2d7b4a97ec*acc35cc1)(c(*7'(77b)24d
3)4cdbd15*eb3(4c9a5a593)a1115752b5d2a'4)''c554eb2)13'c4)de1)
()ee(7b)(7*2c3e'3c74751aa5*9a1ae2(49)(c')22274e)55a3(ea2c2e5d2
'ed23)b9ccaa7b2e)3'a)2cd7917dc1'(547b)2d(93b3c7*21753(dbb1a2a
e)2dae'4d3d4a(*c9bc9'c5(12e)eee97)9'7d)c2b11c22a17'279'1b34cd
'9e3cadbabc(*79(ce'(3)59c1*c173ae7)41279)29cc911)533a'4352e2)
)(b*5*2b1(15c22e()'79b'9(e53971b5ab5''c91b4*4'')3d24453)*c7e(
)'(7d)b7)b555d5e'b5d5'3)9d29'91b3495c3**(4)7177*acb4(5(abd9c5
*a3(5))aca75)734*75242'b'9)4c19cc'a*59ba2ddc9117a3*bedd9*95b
3ab3e*3')bb*bb'5)7cb)3e397(3b)37512eec1(91*)5(a57e*7a5994d3)
5d4*)1'74d2a39'29b44(9*5cd3211e(915(c7e131'c295d23)caa)925)'1
5*aaa)cc4e(*11'52b4cc5b)*e(b91ba(17272db*3b(5a)e95)(22a4a2ab59
a5aabea'945'5253adbb*1)'('db)(9c2''(5(d*c2b4d*edc))c*d35)ad3'
7a97eb5dad)dedee39be7c3e(ca'2a557*ac3'7d597)5d474cca95a15575
'ba*529*a)c'b2514e73c4(4a4b*1*5cd(9c((7)7)e2d1d74b2'**a'a'7''
**'2d(5'b*111dd()3(c('cee(bb7eec*(eb77397'1)ea(7b7b19)e)2b79eb
b92*253a'7d3bb3(9)de(5*5'2cb7d5c1d(adb74*1975)d'aa9d1522d74b
d)d'*5449'445a433bc2ee('9(273dd1cb**5**4aad95*(49)'acd2cdce)d
7774cb94(2d3d)'a5e5795)1c)1)3e*eb219aaada)a7((7ee5*4()e9d*45c
5c5dde1d71a'd9()c9c7'c2b7*b*1119915995ba2e2db)d()4*ac''b2e3(a
e7*4'7)53329a1ada5a*e)dcb5)d9**(4cc'9(1'(d7119(dec397d2974(d4*
9a7be*9(4e(7b)444'2)4e74bbbe)223dc('19*)22eda53e2151554eb4a2
ebbd7ecb(c5dd'ca74'*4a3(1*54(ac7)4b34(9b54ac9*4d99dd9de51a4(9c
5'1c'(31(25d)7a7bb*)1(aa1491)4(25dbe)aacd51a15bd*7e4ece)9e5b'
*a(ece2c297b5(5ed)d435ae39)31*532)73de9((d)1*7eab(d2*e5b4195b
d552d9*)9bcd9b9ddb'e(1b1)23)9'*d9cc25e92c5aed2d254b)1'929')7
71d1(5471b71*54b19)71'74*ac(5ada4a5a)3552ad'b5544)*(71aa2e'3
de5c3)cb19e7b51b44(c'775d)*1)b*)27e'(5(*919e(*e(bb4)12)e92b)*
1b5b5'554e2*2)547)e911a4''*('**'(aa'2311*75(e'(7(*9'(d(1d(7)9c7
43*)497a7a4449*)e79(*(3*45429'dac257d357c)(99(b(55((1'cc4c(4'39
'bd95(4c('49b154(534(be31'bc57'c)4'*dd77')3(7da7c9a2a7)92a9'53
3'2(cd1eb291e7**2ab219b7d)c393b15b3a149'14b4)a*'15'acdd2c1b'
d9177'dcc1'(3*(b*4*2(e4b314(b4(*(ae1(2*4b'b7))1(2'39((''5'7225)
737*4'()(294575954'1ac'2ded1'*9*d3*'5*423c3dde1c7574)5b3be59
5(4b4d333'2(7''1c*e974'4c(1c*ddd974'c4cc)2cbd)772(15e775c213ac
4b2'e7b75d'9*'2c)'(d5322*c5b3a9))ce43b32)3cb5*1a3499c4c4*c79
c)79b1e)(549*7(5713ea311e*('b()b(*33'(1234(ac'*4cc(9)2'7a1*d*b5
bb3a521*12ca)*)d444cb35*'3'4*b'b***7ea)b)7*b'2ba**d'a)3e4*9
9c)*dd1b14b'3)dbbb14*9bd*511bb'*1b4b7*4a5(**2de33e(*59c(dcce'
3ed99c41d9ec)5(129935*ad9542'(9e(13e9'53a5e4'2'95d5c()7')a731
**)2e1ab425ee359'dc25)ac*42'*7bde7497**3c(7a3*a(42(7*ca))'*44
1114e974ae'4*44b7c23a9a7***7(3d)734)1*aea779''2b2badad9**933
395*c9'dd)*2444*)d()da5((d)1*bd74c55'c5)4(99b1a1'a)1'4**11597
b175'5bbb'*97cc5c447)773*3ea5)54ed43cac5'd3cb5badd53e7('(eed7
(c)1*b2332))*44)9d5245111e999****(a7'5'e*((a13abad(2735c*)e9a
d35b4c4a'ce9a573c5bd5('714*71*''9714)9cb*1d)431e797ed*((d7'd4
7534193(e945'971e(145a171'e9a3a35b7c574'(17b3*bcda2c4)751523c
e9445d)dc7bcdbd)('c934e*d2b39edb7d222aa3aa9()'db597141c5(12*b
237774'95bc))42c'19bec3e)c'7ba7d4d1*))'d4d1a(7)aa5**44cdc452
c)2ee1)194914(7b*3eae1c1e9b()cc72da799)3c49*7124954'(9e)9**db
)9'(*3c)ee'(5'2(b3'*25)541111114eb2732533(3c97)ce2a7)42aababd
4d4d4bdd7*2(ba'()(217b7'(3*4d42a2)*b1(51d3119'**c49114c'c'c4)
a5333e***1(4ce'd)de*9a72ecb995b5e993)1'**2)92eb4552dba21b524
25'77'5baee'3e**2e(d9)dea2bb'7'c73abd*3c2*(34*99(4)(4a3ce1c7b
'3221((c9*337597db31a'a'93d12c)912c14*7'*3''(*bce5cbe'3b)cbb9
3c41**d*c)d4cc1*a2)1b4ab7d5737(17e5de)'924'c99da33e4b1a'9('7
a(c4*c(7c77dda7'*bed7e7)35'e9)'a154(7)9aad1'5'abbe5211223b)e(
'*7'e1e*(*3d7e24)7be3beed3*e(45d*5c*b444*4(3a44cdca9(3(ad7*732
47
333a*)*(eb5d511'((''a7'ed5374b9974a*9(e554e324a*3*'27a2(e5b*4
37)2d375dc5)59))112e9abe37cc(d(aa((''**))397a35a2ded7d1ae)2e1
3a*4'1'cc)b13'4d11d'b(5e39bda4d9ca)c4c2bce24)4b(57b3b3e9'(933
993*473)d11b1a))()15e)e29)19(ce)c9222(ad75d*337529da)5a)b)a1
'c21'*aa4e*')72223'd5cc9'c5c5e*d44*((''c3'31e9b29c179a57*2c)'
''2a5b'2'23)**c5e5c223dd1*('e29b1*b'aaa24c42*4c*)d15d7cb9*(2
*c33'2be)41'eb(5cedb'ddd1a)99'c5eb5452'ddd9'c9c2*)'7cdd*3c)2
2)5)(eedbdec2)(9ae5(2b9**99*d))2)7b3e*221((c712db15b17575a451
4c*)3a571125211c2377a2e29e11(44(a7c33*b72(a'4cd*a35(271*d3b34
9a*a7*9(('deeb*aec229a*('59'b4a)72dc71bd949b(75e1*d3'4d'7735*
2*(55de97b2ea3cbca9)b1*4'5b(3)479b3)'4*9'a(4e4b(bc25ddc557ac(7
4ad19a3)134cc99a3a)1de44c*9*)(59de2212e2e'bac'b(d7(1e'1b5b4a4
b2913191219d'*4a342*9(d5*99d91d*(abac221a)431d21a49)ec)))'75
(45c5ca3(b7'4bb3d4322b5b12)3bd(111945(de(c3'2b3db2e4234***cb)a
)c312(9'))274(d53*25ec3)de55e5a75'ea)*5b1751)c9)(172)1a'c94*c
('9'12c*)(9(9)31c53d'*))d11a(921)913a4c5e9d75b)ee5de7*7b71431
'3bb77a4dd75b)e9db33a(2e9ed)2cdcd2d)a14'caebe(7')1'c953(2cb32
dc77*e5ac5c3a47db7a9cd9b'e7eec)52ab'454242b1'1922b479e)ee29e
72c5'ee((''9)'dd94757*ab2a7')31a9a7)bae*5d33c*5))723dc9222*(3
bea''9dbd(b'bb3'1(abca5*'e949'c*b44e4'*'a342*3*9d34((1c)5'545
295e*a9d972a(25e5'97'5ada)b'd'(429d3de5(97e5'941'b49e9*)c92c4
22'5*)4c)1'(9cbb9)d21*b((5('e''9d25)7c(a(732b5d31abbd'231c2'23
c22'31e1'**d2e((''9dd*97d*)d9'a1aab29caa2a13592443a453(945332
)4ed1b37)5'e1e'ed2bc3e4c597)e3ab95)21')d43'2a*57(9c'541*b*)3
e7dd9737b'1c7eae2929e4)17*75)bccbe59b3'(1)b(33eeb75)c4c3)ed9
4*)17(43''bc)*3(c1ed(121(be3beed3*c(a9c)*2(c1eb(1233d(1d(7)9c757
1'e14)da(c97ca7)*aae9e))4)2a3347aa))3b))3795)43d9eb7)e1bbe*c
7)2e*e*35a7a)59)*d2'979ba)(32dd95cb22ee'9'5dc*'21dc3(5c13ddb
ece'e9b)*2b1e1cd4(99d43475(44caea*cb(eb1*747)*(a)4cbd34*daa1a
*a7)1eeae5a4)a''da)523c2ab4)(31e2e)e1e'e3c79()dd'ad)32a54*5)
2a(c97b74b))ee*97499752d'')e9*ba27a4554d)575755cd3aaa1ec9a74
2d7bda9)(*b*4*b*7*b5(4(a979*5(*'')cde4275554ba74)a44()5*bba34(
4c(31735bc3c)5a7a3b712(d2*ed4d4d)d4cbea4a'**a22d*1d)14b'91b*
5)b1ecb442e(da5711494cce2d7d53337a5a7cd9)daa)'2*454d*'3)7)'4
3'*)d*b*bd'3c247c)7*e*)42d551)1ad31dba49*a9a'1c2e')*'733d(''
e9(a994*b43a5d15)c1a72da35d3abb)47*9ac(4135*51c4)5((''41'('**
)')(d2774(3414d2c11)(943)22'77)*923'*3122e)715*9(('b(d*c51bace
74c2)d39a2a3a94cd3b13735c92d)4*****771bcbed11b)')edd(a)e9bb*
)(c2b599535*531aebd913ac7d317)3*ad9ed*(7ab)()dc4d9*b3e()5((''d
7(1132)b9597741a7'*b5e4b9754e)(9*c''c44baac(522d34''*d3***be)
1''1(b3e29c3((''d1c)c3232(a5553a'75*'9d4cca22()b2474232(5*(ec*7
'e13dea5b9a2139a99bdab547933'4'9a42b193235()5c5d975b7)2e9d)
97a5e3)3a)*a9)a55e4(2b*9)b9333244)525aa*9*25)5bc97d9e2(a9*97
b554559*9d72)1d277)5'5ccda1b7)7cedc*42a9b2a*b(331(b(599e9a2a)
9)b3c9a*d('3)'')(bcd24**59adc2225c)3c'243c9*1e(5)2)b)b3)*5'e)
94b'(5)b9*731174c*a**44b*797*a47'1*a*'d'a)3d3a4cc)b*)2(a*cd7
d2a)a)ad*(7294c95ad)9de9*aee*2222)5b25ec2(1775d*74ac2(')9a94e
977c99)ea379b3)9cbc)121*bcdde*39(4(bb354532baeac2)42(2c1be1)1
3a*9c997'45a5c1bc3)dbed5bc7c3*4e73eda)2aca(a9ad31*1(4b2'47942
d115a*)3d*e1(('c5(7aca74*'ccc2b1a*')*452d3324''4'*)41a7'25abc
c*79(d12'1dd''()ce4c41b375)232)27ad*c19129*ed9*9ec219(de**c2(
)53'a9b494'a)a'dd(2('((''a*)d72(*9e2)2c29((''e42b1d'5(43de3*5(b
a()*ba)c*(4ac74)'91a7a)4'4*cc13d9232)ea*91bb512)172ae44b4dc*
7'(cb*)aba1ce9c)*2b'*95112*)db7'*1*c5cdb4)2e1125d(2c2'd3da9'e
ee11aab5*'3)2d9de'*cc4(a34d7e7*c5bba22dbc'cb(315d592779'b*31
*5*9)e(4bc2577)b)9(74*b(7b123)*3)7)9(11a7))'*d9ec4ad*e5b9e435
(5e111*de4b3'275')ddb(51a4133aee)c5a29ea29ea523)4d743)5a111a
')(17bbe3d3ba47bce3*(1'ebde2c1d7e'()(*9'(d(1d(7)9c2bbd)2(a)3*cd
e)9ad44a')9b79a)acde49cb377ea'5b)d9eb73)1a2(*3de3(d**7e(*e(bb
4e2cb))e454c9c3e5caabeb*')(c(99b)be1)**b3194cc3)*4cba)1449e73
99'*c494957d5'c'c7)ccccd4334**c31d9'755'a)(2319a*73c)aa5771ca
e4'94b3b)eb)db7*ace4e7e2(53'3bd*7752'ed7559559da215(5*4a92d2
c9a*(292dde('bba31da77(**43'ec32b)2'))7b35*d3b2))3bc5)*(17*)e
e(e3*cdbada'ada19(2a452e)1cc9ed(*7(9*7d34a5)'49*ca72c7ba)253)
b52b1a97*a*a'9)2e)42ca3d'4bbcad2(da3a)'dbd5'()'42a5adac3*339
a22'*5a*)')75)1'94c32)eec(33)*9*'(ca7)7*343e(abb1195474a)a))7
'1ebc2222a1))b455ba)ce*(*32(a5cbb*)77c(5b'de77ea32)3bb(3)23dd
b'4b9(bdc5*1a)4d9)31ec15a*'9*c39d'4'')4*ca7d511edc3)(d)c()737
b95454)b31e4*(221bbb'1*b79'a(55*(73**44ec(a27d4c5'7a*ee54b)5)
d591c5c4ba59b23da)'dd(e9b3eb1)2*2*3)*2d*43d)3ea5335(c)(a7dc43
5a57ea)5*e2d*deadd54c'*3a*2'45d7')ee4bce*b3ba277'd91de3e7ee
d9c(d9*1e74b(b'939)d4*a25a2db9)2c*31121e)92191212ed12'212*c3(
594)5c)c'9)3d923''5a*5*5)'*c2)e1b*cbbddee7('*17b'*b(5*edad5d
7))b52e4cccab5'5*14c(342c44)(1(9*4ca'*(eb)2bb))3)*2b313ad7573
b*175b'd2(c*5(c(ca1b3a4a22c11ba37e*59)eddc)9'(5(9)51ba1(a4*c32
*5*9)3'*74edd'b7*3b*31ee9*9e''9b4c4135'e95c44'4b5921'31a'c'
5e5)dbeadb*77(aa53)'b23a793*e5)b1433a)bd*4(2b7ed3'*2(c'*(ad3b
e9a*4'32d5522444d5151')3a*9*377a4b1)5c3(9c(34b2'b5d7e97)19*4
ed'4d9b*a4ea37524a9b'((5eb37db4*d4c94b9'34')(a14)'4))943bc11
3'2a95'1'1*c3'2)1*5)71'17)173)b*b4(59dd*455'5)2b7'12b4b95'4
23a9cdac5ccad9c(c7dd13ed(1)2c1d53b)2*1c7515472a9*a71b''1*1244
2d21bc5a3dc12'b7*)((''975e5c5(3ae'5'*3b2ba5aa1**d5)(*'1991259
c*542c**ae5972(12c'c7e*d713)a71)c9*d4b92a74eab7)5ceab'225(e95
e157d9(cc254e53)222)52c')444c)b1322425(('')c315(93'5b3)9a3cdc
49
4d19ae33191911dd4a27bb)*959ba37()59e'c'c3aba)cb2ab3325'3)ddd
ae'9a)b3ba)1a2bedb3*7*bb75d)7d513e)e59735795*3a*d(4*'2b12(27
)244a17bb955ca25a(7)5c7bcb'4bb*77d9)7*('*da)c)bd*e7aa2712'*3(
'*)(7b(d)d(5*c932(3'*c('cc9912c391*d')4*a)2223d11a())1(b(*3d7e2
4)7be3beed3*c(a)7a71a'b('7a(c4*c(7c77dda71d9*dd111a12ae9a7e3*c
c(d(ea(e(d9*34ecc(49*e2d99ac*)9c13'4d744a2bbce4*b'4*b53()2e2e3(
57'14e9a(e37cc(d(aa((**))3ee*(7)75959be4*b2d14a1(55)ceb2252a'(4
'*c77c(*42ec57e29432)a117a)e'*55bc*c1a3153a44'))3979'7a74(4c*
(a7e51(4e197ea2bb4eb5(975399'*c9ee9*171**4973'b2dbbda5e'7543
d121d4272a9')4*b)b*)a9*d977)21'941'eec(5b794c4be7e72'1e1c'*)
7b31171'a593*c524ca42((d)527d54c399*24ccea34*)9bae3ed4154329
e*52d59a92b*73)c313(3b712c44adbedb'7*ec((*9ec)2*5d4(()a97479ac
)(5*2a5d429*a23)1'*'44c5ac'b**b9752'*'d7d)c5)3a'1d9555757*d3
b4*a2'c'c*)'4ad2291b4b4bbd9b*(eae24a3a2c21caabab5d7'15354'a5
5132317cc3'5)cd4)743e()b77(c33c572d'51d2d11c2d9(42157beee4e(7
9c31a)'3)7'35*)5bacd)d)a'72)a952)a)9a()c2d)'a53*49*)'4d5e(2d
b4b9)dbaee1e4e()11ea(a49'9d274ededd)275*9c73)b*2*51)c7)(b253)
2d525534d5*1bc91*92)153d5297b91e1d7(b4d741(5c(12('7c2e4e'54(d
'*7b*2dc4e9d)b'(c(1*'))e9413)*)57aaae7b4eac*53731512b)3*99')
d'5d922d22122b*bc3)9e14be947)99b5(52dac)cc79e3211'*d7cd**'*d
a11ec'9'(b537e24)b3a1ecc974*daa344*29422)5794'b2c2291ba173c7
c'51c5d9*a7c)4a(94cbe14c94'94'4bac2dcc1c(7779c977d1*5)'(*4d25
3d54(ab973'3b3b7edbeb97*(*4)9a))e)522'a5d5)7a4a1cbeb'*1(3a53
5)4'adc53(d9c*ddbb)7b2371'17a*53e1c1)bade)d)52555'52535354a5
c)55''53'93131*1'53'752ddd()(1323*3((5*5'9)3*937e5923db2)3(ae
359*(de11b7'eaad9ea799**257dc*75(2)e42('74(9c*e17'3*c4*747bb4
eca'ad4552(b4d25'5a4()41'9'e*)'5(41*11'4e1ebc93a5)cb'e949c355
4cade'cb37))d'*)*1c*(292(*'ee()2(e(d9*4b(a2bd91a7aea*2a737ca9c
d5c(931dbaa*9e3c5)335e2*131bb*bb3*b4()715)daac*db4a()21d122c5
4da513e*(9(51(1'9*c*9*97a'*4a2711b1bc')*(179cab3'b'74ece)3d45(
ca'1))1951c7594923'25ac)*5db1a7(c('(b(c1e((121(be3beed3*c(cbb1a
'9('7b(c4*7e(*e(bb4e3a**4cc)'4e*2129e9a(e37cc(d(aa((**))'c1d4(b)
3b792cabba)7**e9497ad*12'c5*(333c5c5c21deb7'1(e9a(e37cd3d(aa((
**))'d9d4a3)*55)d)d1b2)2'9b1'e54cc*c5d)*dad'1bbbd21)(d4*))2*
b)a9a)a)1(34ca(c17d)'a9(2e717*2174d42aa'c9dc)9**b(c99397*4c*d
*)2b2b*49a5)(313*44b*(94ad4e1242c3d5d72ce7(a1)'15c427529'2d2)
ed23ce1'**(d)11c2335'*91(4c4c)bdb1ac)2ab)1)799b4'))b(5999bd21
d532ce)b(2*)(3ab2)c1d2a2*d55c522d754'11*994)9e4('244b215(3ddd
edecdbc91223e132eed9)42*a9a3b2ae'5*95*3)5*)5c241'a121bc59(bd
21((99')'23d4b7)(e4d4ccacc))7*5*c49*c*c4c'97e717c5eb15e3(5('45
eb799*b5392cad31)c39caa73d39a144245a7ab792c43d*2c715*bcaab7c
71)439b333eeb5(dce5)ecb7)7)**912b2995a422557)de5)eb)dd3)ebe9
b75e1d7e9c37dd4c'5)7(d2'b9*e3b)**e27bd11bae121()'c44((73'9eb1
5313a4()4c7a)27'77eac(9(9233d4''9'c'd524525a()*(e)'497c3c1c5bc
'1(dec7a2)d552354)1b311'eb9)((''b4*)(4*d53)eca)b()a(d9a1a7cc7)
)4ab45ea74c*2'a1*b3**9*92)ddcc425c*22'5732(b79c*c3b9*4(7ac9)d
aa5ce'a3a3d22*b2(**5ae'27*1ac1*b4dbeb7*'4bdb2(ed27'cc75a9ce59
4793b'5)cb49e)'9*(4'9)ecaede'*ddc7cbc1ec1)1'(aca72'29*9*d2)3d
31*e)b)'e*9e)a355cc3a'3)45(bb7*(2*'a9bdb411299'532'b5de9c*(cd
1113a7eb99c7e'9ab''9ec*29(ad1113(b2d2c45eb*(a231e*b935d4c)bdb
2c*aa**'11c(99(1bc12(a'bca17599bd1a*b55449d(72bb'(55'cb'7b4a7*
))e'e)'(47*7'd((497d17d1d735275'93)1*('c9'b')'ca'b9449*24175*
425)5(e23e4c24bd1de7a797d)d2d5c44142*eeb7b2)e'e53*(da2441'5e
2(d5*7e73)ce)(a53aa4*944ad275'9*9'*b591b*2)'ddea9('(7b((''3c79
b)d99ab935d22753b59)c54)bcc(e'*)4bbb))e9')b19e(d25)4a34d5(5)*
'999'45439417735ab)1'*eb(5)3'(17c1ed(121(be3beed3*41b33ae3)3'
d*)524)c223329(49114dc533(acb'(c(c1e((''121(be3beed3*(4a419)5a*
737315b'94(4d7(1be)7e((''57(7ecc57727ccd*9)'b14)4b)'4dc2)'522)
33ea9'()c)35'332e*3b2773'daca149b1a))))737ea4)4524453c5e9999
d71(*4(57ec93(47a3ed(e3c11'1*5*c)4)72)d2(4*15d55'235154(7'*95d
'2)c22'*9(9edd)dbbe9c4'575)11e925333a7a3(c75((be34ea3ab()49(a3
d1()((1e3c3ea((''927e*(47db(c7*'952525eea2*'3ba19d23db2d(4*ce2d
94ca2b74*a*a51)c4*11'c3125)b'4*44)eb)d2b(95*3c51e2c77ed71e))
c113aa2aa31*9d'))a'9*4113)91)9e72)d12b44*((5)343e3ab()49(a3d1
()((1e3d9ea(d927e*(47db(c7*d944)39c*d)'2(19c*cd92ad3'de)e1*513'
337'c4494c4aee12b47*edb7b4c(e7e)e2c7327)52aa4eddd941*cac7429
113*9)14ad7cc513da4331eadb(2)34*e3ab()49(a3d1()((1e3e9ea(d927e
*(47db(c7*3b4)1)2c)e)339ebb)4ab*a2'*d)c2*9'*)4111'ce*bb4*ae9
e2e1*b475ed(53c)1a(357)cb5541c'9*4de5311da)13dbbd2a71b*aee1(3
a24bed('(edc)917(57ec93(47a3ed(e3c7b1d'')491a((''b3d1dbed(e3c)*
2*1c23339e119b)1b'd59ac47933b592b)2)4'a'75()beb'e21aba**c2)2
'e2)2))2))3e9*1221((''5'9'7d5c)9e7(57ec93(47a3ed(e3c7b3d5((249(
(''(9e*(b1)1'''''2)')'(''222'574d4)43'1'''''''''''1'''''''''
'''''')''''''''2'''''d')*''''d'a*''''7(*(1b*d4))'3aa4*b4d)))
74d2235(931)'5ed(57*a3c9e2aea211a59b9*71c'59e'b)ee4(53971a3b(
d5(b24(d1e*(b7(*(1e7(57ec93(47a3ed(e3c'3a21eb*bc11)))372)32eb1a
'b('7b7c4*7e(*e(bb4e'*5(d5(724(d1e*(b7(*(172d**d92a)a1512)95229
549c9c*')b)dc5'3125db333acc'c47ecc1c'c7(((d9'''*4''1'*24'''''
'1*'''''''21'c'db'1'''''''3''''''''''''''''''''''''''''''1b
4'''''4'''''''34'''''''1'''''''2''''''''''''b(''''''b(''''(*
42'''''b43'3''''''''''''b3''''''b3(((((742''''''b3''''''b3(((('
a4321'''''''*'''''')2'''''''c'''''''1''''''15'''''''c''''''
'4''''''15'''''''c'''''''4''''''51''''''2'*7'''''''''''''''
'''''7b''''''*a''''''''''''''''''''''''''''''''''''''7c''''
51
''*b''''''5'''''''2*''''''7*''''''a**)''''''''''''2'''cc''7
c''''''*b''''''2*''''''7c''''''*b'''''''1''1'''''''''''''''
''''''''''''''''''''''''''''''''''''((7(de7b((7(((7((e7(((7(((7(((7(
((7(((7(((7(((7(((7(((7(((7(((7(((7(((7(((7(((7(((7(((7((e7(((7((e7(((7(((7(((7(((7(((7
(((7(((7((e7((e7((e7(((7(((7(((7(((7(((7(((7(((7(((7(((7(((7(((7(((7(((7(((7(((7(((7(((
7(((7(((7(((7(((7(((7(((7(((7(((7(((7(((7(((7(((7(((7(((7(((7(((7(((7(((7(((7(((7(((7(((
7(((7(((7(((7(((7(((7(((7(((7(((7(((7(((7(((7(((7(((7(((7(((7(((7(((7(((7(((7(((7(((7(((
7(((7(((7(((7(((7(((7(((7(((7(((7(((7(((7(((7(((7(((7(((7(((7(((7(((7(((7(((7(((7(((7(((
7(((7(((7(((7(((7(de7b((7(bc77cd39e(3dce39ce39ce39e(3dce39c(39ce39c(3
9ce39c(39ce39c(39ce39ce3dad39ce3dcd39ed39cc35ed39ec35ed39cd35
ee39cd39c(39ae39c(3dae39ce39cd39ee39cd39ce39ce39c(39c(39c(39c(3
9c(3dc(39c(39ce39ce39ce39ce39ce35ee39ce39ce39ce35ee39ce39ce39c
e39ce39ce39ce39ce39ce3dce39c(39c(39e(39c(39c(39ce39e(39ce39e(39c
e35ce39ce39e(3de(3de(3dce39ce39ce39e(3dce39ce39ce39e(3dce39e(3d
ce39e(3dce39ce39ce39ce39ce39c(39ce39c(39ce39c(39ce39c(39ce39ce3
9ce39ce39ce39ce3dce39ce3dce39ce39ce39ce39ce39ce39ce39ce39ce39
ce39ce39314)((7(9c7342'*''''2''4''''''''''''21'4'1'''1'4''''
'1'''''''1'''''''1'''''''''4''''''''''''2'''2'''2'''2'''2''
'''''2''''''''1'4'1'''1'4''''2''''''''''''''''1'4'1'''1'''1
'''2'4'1'''1'''1''21'4''''''''''''2'''''''''''''''21''''''2
'''''''21'''''''''''''''''4'''''1'''1''21'''''''1'''1''21''
''''21'''1'''1''''''''''21'442'*21'421'4''''21'4'''''''''''
'21'4''''''''21'421'4''''21'4''''''''''''''''''''2'''''''2'
''''''21''''''21''''''21'''''''1'''1'''1'4'1'''1'''''''''''
'''''''''''''''''''''''''''''''c)1*((7(bd772'''''''''''21'4'
''''1'''1'''1'4'1'''1'''''''1''''''21'421'4'1'4''''''''2'''
41'42'''2'''2'''2'''2'''21''42'421'4'1'4'1'''1''21'422'*21'
49552*c31324)324)11421142324)('3d534ab)5)42'*'*21''''a5141'
42e(3de(3d1'423142d55)ad31524a*c2dac31''''ce394b2d*41'314ae7
1cb55)1'42ad35*d311'42524aa51'9452)3'c9452''''2925*c31''''c
d35314)314)e(3db55)1'42e(3dce39734e4a2942'*e(3d''''21'4''''2
1'421'421'42'''2'''2'''42'421''21''22'443'*22''22'''1'''2''
'1'''2'''1'''1'4''''''''''''21'4''''''''''''21'4''''e71c((7(
bc732''4''''21'4'''''''''''''1'4'1''22'4'1'''''''''''''''''
'''''22'422'4'1'''1''''''''''''''21''''''21''''''42'4'''''1
'''''''1''22'*'1'''1''314)4b2d4b29c71**51'22'**51'c)1**51'a
)14'1''a)14*51'''''ae39*41')c31314)*41')2'*)3'*a41'c)1*c)1*
21''ad35*c31)31'314)*41')b2d524aa514ad3542'cce39c)1*ce39c)1*
524aa514*41''*2142'*1'42c)1*a51442'*a51442'*)3'c*41'4a29a51
442'*e71c''''''''''''21'4''''''''''''''''2'''2'''''''''''42
'421'''1'''1''44'*43'4'2'''1''23'4'''''''''''''''''''''''''
'''''''''''''''e71c((7(bd77''''''''''''21'4'''''1'4'1'''1'''
'''''''''''2''421'441'*2''4'1'''2''23'4'1'''1'''1''22'4'1''
'1'4'1''21'421'421''21'''1'''''''1'''1'''1'443'c21'4''''21'
4''''21'42''4*41'''''22'*21'421'4''''21'*'''4'''4'1'442'*''
''2'''21'421'4''''21'4''''21'421'4'''442'*''''21'42''42''4'
''4''''21'421'442'*''''42'c21'4''''''''''''42'*42'*''''''''
''''''''''''21'4)3'c42'*21'421'421'4''''''''42'*'''''''4'''
42''4''''21'4''''2'''21'421''21''22'''1'''1'''1'''2'''1'''1
''''''21'4''''''''''''21'4'''''''''''''*21((7(bc772''4''''21
'4'1'''1'''''''1''''''21'4''''2'''''''''''''''''''21'421'''
'''21'4'1'4'1'4'1'443'c'1'4'1'4'1'4'1'4'1'421'4''''21'''1''
23'*43'*'1''''''''''''''''''2''4''''''''2''421'442'*'''''''
4'''421'*'''4'''4''''21'4)3'c''''21'42'''''''42'*''''21'421
'421'442'*2''4''''''''2''421'*''''21'*'''''''4''''42'*21'4)
3'c'''4''''''''''''21'421'442'*''''''''''''''''''''''''21'4
''''21'421'4'''''''421'*'''4'''4'''4''''''''2'''41'4'''''''
'21''2'''''''''''22'4''''''''''''''''''''''''''''''''''''''
''e71c((7(bd77'''''1'''1''21'4'''''1'''1''21'421'421'4''''2'
''''''2''44''44''4''''2''44''*41'c'''4'''*'2'c22'c'1'*22'c'
1'421'*21'42''421'4'2'4'1'''2'4'1''41'*2''42'''2''44''44''4
2'''4''*2''4'''''''''''4'1'*'''421'c)31'22'c'''442'c''''2''
'2'''2'''''''2''4''''21'*''''2''4'''441'*''''42'c'''4'''4''
'4'''*21'*21'*21'*'1'4''''43'c''''21'4''''21'4''''42'*''''2
1'4''''''''''''21'4''''21'421'421'4'''4'1'*'1'*'''*'''421'*
2''4'''4''''2'''''''2'''''''2'''2''42''42''42''4'''''''''''
'21'4''''''''''''21'4''''e71c((7(9c7321'4''''21'4'1'''1'''''
'21'421'4''''''''2''42''42''42'''4''42'''4''42''42''*'''*''
'c'''c211''11''11'221''1'*'''4'''4''''21'422'423'*''''2''42
''42''42'''2'''2'''4''*2'''2''4''''''''2''4'''4'''4'''*'''*
'1'*'''4'''4'''421'*''''41'42'''''''21'4'''''''''''''''''''
''''''''42''*2''*'''4'''4'''4'''421'c'''4'''4'''4''''21'4''
''''''21'4''''21'4''''42'*21'4''''''''42'*''''''''''''''''2
1'4'''4'1'c'''*'''*'''42''*'''42''42''42''4''''2''42'''2''4
'''44''*''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''e71c((7(bd77
'''''1'''1''21'4'''''1'4'1''42'*''''2'''2''44''*'''')''*c11
*a331*12d4129e'2')'14'''c''1'2'1*)32'421**52'221''1'c'''4''
'421'4'1'423'*21'4'''42''4''''a'144''*a'14*'1'*''c2''42''42
''4)21')21''''c2a35'1'c'''*a51c'''4'''4''''''''''''41'442'*
'''''''')2'c''''41'c41'*4''*'''441'c'''42''*'''4'''*21'c'1'
*'''4431'''''21'4''''''''''''21'4''''21'4''''''''''''21'4''
''42'*''''21'4'''''''''1'4'21'2314441*'21''1'c'''*2''*2''*2
''42''4a11425254529a'144''*2''*2''4''''21'4''''''''''''21'4
'''''''''''''*21((7(bd7321'4''''21'4'1'''1'''''''1''''''''''
53
''''2''4''''*'1''93eb377(17bce77c(7b(27(cc)2'12d2'14*22'a42**
424c)2*431*21'c'''4''''22'*'1'''1'4''''2''44''*)'1'*c5292)(
7')(91737')(ac5)*535)'1'2''*41'cc)244314'1'c21'c'''421'*22'c
21'c'''*a51c'''''''''''''''4'''4c'1*2225)431e'2'c'1*2''*2''
c'''4'''*a51ce)2''''4'''422'c'1'4'1'422'*'''4'''4''''''''''
''''''''''21'4'''')2'c''''''''''''21'4'''''''4431**)24*)2'4
31*'''c'''*'''44''c2''*)c4eb4779273b277(77(ee5ee11c'''''''''
''''''''''''1''''''''''''''''''e)1c((7(b(77'1''2'''''''22'4'2
'''2''''''21''2'''2'''4''*4''*''214b)be55e44)722)7)5)(a977(1
7()2394'14e)2c)21c*31c*31c411'2''*'''4'1'4''''21'42'''2''4''
''4''ce*3d*e77ec7(e97(e97(*5)(*973(17(*3354'1'c52'a41c)214'1'c
'''4'''4'''4'1'*'''*211ce734'''c'''4'''*2''*c339c(77ee7(ec7(c
b7bce7(*95a*'1*'''c2'1''72da41c421''''*21'*'2'*'3'*'1'4'1'*'
''4'1'4'''4'''4'''42''4''''2''42'''2''4''''2''4''''2''4'''*
''1'''14'731421*'''c411''''*'''*e'2'd17(ac7b**73cb7bab77(27(
a4354''*''''21'4'''''1''21'421'4''''2''4''''')21(d7(be7321''
'''''''''1'''3'4'1'''1''''''2'''''''4''*a'144c)7cb7b*573c57
bc47bc47bc77bcd7(4'31'''c421*'''c2'1'2''c2''*'''''''4'''''1'
'''''2'''2'''4''*2''4ab5)cc7be*7(a277c177e47(e77(ac7b''25'''*
*41c41'c21'c'''4'1'*'1'421'*'1'*''1'''1ce73c421*'''*'''c)'1
'a752eb7(*473*373e77(ea7()c77a33d2'1'4'14*31c)31*'1'c'''*'''4
'1'*'1'4'1'4'''''1'4'''''''4'''''''4'''''''4''''2'''''''2''
4'''''''4'''4'''*411*)22')31ce72*2''c'''*'''*'''*4'2d49)(c1
5a*47321)7)))(*d77*131'''4''''''''21'4'''''1'''1''''''''''2
'''e51c(d7(b(77'1''2''4'''''2'4'2''22'''1''41'42''42'''2''')
12d('7(a977'1)3e57(e47(e)7(a)7bab7be'242'1''''c'''*'''*2''*''
'4'''4'''421'4'1''21'421'42''4'''4*'14a*5a)*)(21)7c37b*'73e
47(c77bae7()'142'1'21'c'''4'''4'1'*'1'*22'*'1'*22'*'''c)42c2
945*32''''4'''c2''*4b)bc977e*7(e57(e77(*573ac7b*'352''c'''c23
1''2'c'2'c'1'4'1'*'''4'''4''''21''2'''21'''''''1'4''''2''4'
''4'''4''''2''4'''4'''*'''4'1'*'''*2114431*221'*41*21'*'''4
4''c4''c)*52a55a'4)744)(e97(4))bc(7(a'1*2''*2''4'1''21'4'2'4'
1''23'4''''2''4''''')21(d7(9(73'2'''''''''''1''22'4'''''''''
'''2''4'''')''c'c5(ac77a97b)3)(c37be37be57(c77b)973a'1c'''c21
'c'''c2''*'''4'''4'''421'*'''4'1'4''''21'4''''*'1'4)4e)9)(a
*77a577c37be37(4')(c77(ad7b4'1'4'1''''*'''4'''4'1'4'2'*'1'4'
1'4'''4'''c'12'a)34'''c'''*'''*)'1'*c73e*7ba373e57(a377c)7be
c7(*'352''c'''c'2'*'3'*'2'4'1'4''''''''''''''''''''21''''''
21'''''''''4'''''''4'''''''4'''''''''''4'1'4'''4'1'*'1'*221
''2'*'1'4'''44''*2''4*435a(77*b7724)7*577c*7bca7bce7b''212''
442'*'''''1'''2'''2'''2'4'1''''''2'''e)1c(e7(b(77'2''21'''''
'21'421'4''''''''''''''''2''4''21(27(aa77*777*473e57(c27be)7(
e77(cc7be'2'2''c'''*21'c'''4'''4'''421'*'''4'''4'''''2'4'''4
)''ce33dec7(c77be*7(a47bc37be57(a277e77(cb7b''25'''c21'c'''4''
'422'*'1'4'2'4'1'''1'4'''c432*'945''14)1142''cc'2'4*)b'15(*
2)(*1)()1)(a473e97(2'4)4''c2'1''4'*'5'*'3'*'1''''''''''2'''2'
''21'''1''21'4''''21'4''''21'4''''21'4''''21''''''21'''1''2
1'''1''43'c'''4'1'4'''42''44''**'1''c)3ac77c97ba577a57be*7(4
5)b4*)b*'2d2''42''421'4'1'''3'4'2'''3'4'2''22'4'''''721(e7(9
(73'3''''''''''''''2''4'''''''''1'4''''2''4a435*d77eb7(c'5e'
')7c37(a177a277e)7bec7(a239'''*'''4'''4'''4'''''1'4'''4'''4'
''4'''4'2'4'''4''21*a)(e77(c277*477c'5e*377e47(e47(e)7(c*7ba)
5a'''*2''*'''''''4'1'4'2'4'1'''2'''1'4'1'c''1c'*45'''c2''c2
''c454eeb7(c)7ba4772')3*1)(*1)(*373'35(*'1'2''c'3'*'5'*'3'4'1
''''''2'''2'''4''4'''''1'4'''''1'4''''''''''''21''''''2''''
'''21''''''21'''1''21'''1'''1''''''2'''''''4''4c235e(7beb7(c
77bc47b4')()473)'4e45)b2a)7)''*''''''''21'4'1'''2'''2''23'4
'1'''1''e71c((7(b(77'3''21'4''''2''4'''42''4''''21'4'''42''*2
74a*a73e97()473e')2)'73)'73c277c577ed7()74e4''*'''421'4'''''
1'''1'422'*'''4'1'*'1'*'2'*'''4444aea7(e47(e37(e77(c'5e42)(a3
7be37(e37(e)7(cb7(2'2d'''42''4'''''1'4'2'4'2'4'2'''2'*'''c222
42a492'14'''*a'1c29)bea7(e77(21)72')3e47(e37be)7(e77b434a)'14
21'c'3'4'2'4'1''2'''2'''4''42'''2''4'''421'4''''2'''''''21'
'2'''2'''''''21'4''''21'''1''21'''1'''1''22'4)3'*2'''4''4)'
'*2a5(ec7(e77be57(c27be)7(42)('1)3*473ed7(c5392'''2''421'4'1''
23'4'2''23'4'2'4'1'''*21((7(9(73'3'''1''''''''''2''4''''''''
''''41'c'''4)9524*)be1)2*577)'52'')7c37be57(e77bcb77a95)''''
'1'4'1'''1'''1'''2'''1'''''4'''''''4'''44''c2*)7c577c277e47
(c77(c2)2*'5ac57(c17be37(c377ea7())524''c2''42''4'''''2'4'2'''
2'4'''''''*''1ce73c''142''c4'31cb7(a577e)7(e'5ec)7bc477c277e3
7(a477eb7b2'25'''4'''4''''''''''''4''42'''21'4'''''''4'''4'
''4'''4'''4'''4'''4'''4'''4'''''''4'''''1'''''''1'''1''22''
21''2'''2''')''*'75bc*77a377*'73)'73*1772')b'1)7a577a9772()
3)''c''''4''4'''')4'c'2''23'4'1'''2''e71c((7(b(77'3''21'4''''
2''4'''4'''4'''''''42''42''**a5)e(7(44)bc'5ea)7b'')7c57(*273
a'52cb77e2392''4''''21'''1''22'''2'''2'4'''4'''4'''4'''4)''
cab73)4)be'5a'1)347734'524)73e')2e47(*')(e57(c7774a)be'1c4''4
2''421'4''''23'4'2'4'1'4'''c''2'2949''144'1')55)ea7(e)7(e57(
a77bc'5ee*7(a377c37be57(ea7()9)bc'1c'''4'''4'''4'''42''421'''
1''2''4'''*2''c'''c''1'''1'''14'''c'''c'''c'''*'''4'''4''''
'1'4'1'424'*'2''44'*''''2''4)''c49)7c777c37b*'73e27(2')(e*7(
43)b42)beb7b(377a'1'4''42''42''4''''22'4'2'''2'4'1''e*1c((7(9
(73'3'''1'''''''''''''4'''''''4'''''''44''c*a52a45)4))(c*7(e
*7(4473)'5242)b*5)(ed7()'294''*2'''''''21'''2'''2'''1'''1'''
55
''''''42''*2229)a)()5)b)5)(4))('))b*35a*a7(c'5e4')(e57(''5(a)7
3e(7(24422'''2''''''4'''''1'''1'4'''''''c''2'e)3c''144'1'29)
be*7(c377e57(c*7())734'4ee*7(e57(a377e)7(ea7('9)3*'14'''4'''42
''*41'*'''''1'''''4'''*'''c''14''1*''2''12'4324''14''1''''*
2''*'''4'''4'''4'''4'1'''3'*'2'4'1''2''4a'1429)7e97(e47(e37(
e37(*277)57324)b)4)(ec7(9')(*''c4''44''*2''''''''1''22'4'1'''
1''e71c((7(b(77'2''21'4'''''''4''''2''4''''''''2''4)''cad5ae*
5ee5)2'4)7))7345)(e2)2e*7(c*77cc77e23da'1'2''42''''1''22'''2
'''2'4'1'''1'4'''4'''4e*3dc(7b4))7'3)3eb7(*25)ce7(*b7bc15ee)7
(e47()2)b*5)(a*7329)3c'14''''2''421'4'1'''1''2''*'''c2'24c53
*2'1**'1*cc7(e)7(c377e57(*)77a'5a4'4ee')2e*7(e*7(c47be77bee7(4
54a2''*2''*2''*'''422'*''''21'*'''c211c432c)53c)54'*744a744
'12'''14'''c'''42''*2''*21'*'''*'2'*'2'*43'c42'c'''44''*2a)
7c97b*173)')(*'7742)(e3))a25e'4)7a352d377*''c)''*4''*2''4'''
'21'4'1'''1'''''''*21((7(9(73'2'''''''''''''''''''''''''''''
'2''4''''4c4e'c)3*45)4'4e2))b*a77cc7(45)bca7b*a)(a*5)''''2''
4''''21'''1'''2'''1'''1'''''''''42''4)52d9'73ed7b25)7c25e)9
73a45e'))b25)be)7(e57(21)7c'5ac*77)b)b43252''4''''22'*'1'''1
'4'''4'''c''2''741''1'212daa7be57bc47be)7(23)7*'5)'4)b2'4a2
4)bea7(a577e77bc977ae77''252''*'''421'4'''''1'''''''''*''14
442c*74'c94ca*4cc*4*222*422'2'142''c'''*'''c'''*'''c'''c221'
'''*'''*'''42225*e73ca7b'')3e47(a37b)473cb7(2*)b27)7c(7b(57ba
'1'4''42''4''''21'4'''''1'''''''1''e71c((7(b(77'1''2''4''''21
'4'''''1''''''42'*''''''''e32'*231234)*b77)973c7)2)b73e45ee
45eab73*e)(e11c''''2''4''''22'4'2''22'4'1'''1''''''21'42''4
''21c*5a'5)3a977eb7(4))(*15)c97(21)b)2)b43)7)5)b*9)(c(77)4292
''4'''421'*22'4'1''2''*'''c2'24'*45''14*439ca7be57be77(*3)(*
573a*7bc25ee4)2e'41)'52a*77a*73cb77ce7b'd)34''**1142''*'1'4
22'441''2''''''c''1*442c))3**)3c)53*2224422')32'*42'a524*52
4a)2ca52c)22'2'14'''c4214)1144''c'442ab77e97(e47bc)7beb7(e7)
2c*5e*(779'73115()''*2''4''''2'''21'4'1'''1''21'4'''''71d(e7(
9d7321''''''2''''''''1''''''21''21''''''''''2''44''*a135ad7
7'7)7e'2'a(7bcd7(a'35)a)b(17()c4e2''4''''2''''1'''2'''1'''1''
''''''''''''4''*2''4e'1cc(7bab7724)723)7c'5ae'5ea577e*7(24)7
*9)()b)('43e*'1'2'''''''21'4'''''1'4'''4'''c''2'e73c''1')435
cb7(e)7(e)7('')3e15e*777c15aeb7(4'4e)252c55a4'2da55)e(7(d17ba4
35'''4'''4'1'422'421''41'4'''*'''c''14'22'222'222'''14''14'
'1'''14''1''11*'11c22244224'735e)2c*41c'''4'''4a'14'14222)3
42)7'3)3ac7bc23d474a494a*c5245252''''''''''''''''1'4'1''22'
4''''''''e)1c(e7(be77''''2''4'''''1'''1''21'''1''21''21'422'
42''4)''ca3352a)b224aa'1*b17b('7(a'35a55)4c)be(5e)''c2''4''''
21'4'1'''2'''1''21'''''')2'*''''41'*2''*)331c95e'5)3c77be'5
ea477e97(c97bed7(''42'54)2''42''4''''21'*'''''1'4'1'4'''4'''
c2124c73c''14'229aa77e57b41)742)be*7('3)3*773'4)3e55e29)7)75
2)'1'''25)c)b4c)b4e)7a'142''421'*'1'4'1'4'''421'*'''*'''*''
'*'''c'''*'''c'''*'''c'''c'114211*4324)32*)32*411c211*'11'4
21'4'1'2''*a13147)744)7*a73c95e4''c2''4)''c2''44''*''''2''4
'1''22'4'1'''2'422'4'1''''''')21(e7(9d7321'''''''''''1'''2''
''''''''2''')3'*'1''''''4''**b52a(77'342*'1')*52434a''424'2
54e)b9373e11c'''42''4'''''1'4'1'''2'''''''''''''')2'*'1'42'
'*2''*4''c47)b22)744)bea7(ca7b4*)be45a4'294''c2''42''42''4''
'''1'''1'421'4'''''''c''1c'*41'''ce'24e55ec77b2'4)eb7(ec7(e3
5eca7b47)7*a)()b)(e43d2''*2''*a235'c5(4()bc(5)2''4''''22'4'1'
4'''4''''21'*21'421'4'''''''4'''*'''c'''c2114211*422'421c42
1c''14'11*'''c'''c'''*2''*'''4'd5(ee7bcd77*7524''*)'1'2''*''
''21'*'''')2'c21'4'1'''2'4'2'''1'''1''''''''''e)1c(e7(be77'1
''21'4'''''2'4'1''2'''''''2'''''''43'*'1'42''4)c4e4()7*231)
''c'*42ae73'*5(*'1'ac5aec)2'74)4''c2''*2''*'1'4'3'4'2''2''''
'''2'''41'*'''4'''42''*a'1**b73a973'75(''1d)44e*c)(ec7b*44e)
'1''''42''4'''''1'4'1''21'4'''4'''4'''*2'14)*3d''1'''25e(7(*
a734'29*7522b)72a)7(17(2*)3*9)(ee7b')424''*2''*'''4232532)3b
777ca3941'*'1'4'1'*'''421'4'1''23'4'2'421'*'''c221*221c4424
4324)2244'1c'114'''c'11''''c'''c'''c'''*2''*e7414()72c)39')(
)''*4''*'''4'1'''2'''1'''''4'''''''''''''1'''''''1''''''21'
4'''''721(e7(9e73'1'''1'''1'''1'''1''''''2''''''''1'''2''21'
*2''4)d4e73)(c'1*'''')42dc*5)'95()''ce'2'b27792772''*2''*'''
4'1'4'2'''3''''''2'''''''21'4''''2''*'''4*335)c)(ae77a2354'
'*4'25(17bee7b*d)(4''*41'c'''''1'''1'''1'''''''''4'''4'''*''
'c4*354'1'a53d2c)b*)522''*)'1'a'14a335aa5)a*5)e(7ba(7321252'
'42''*2''4''''4''*a'1')''c''''42'*'''4'1'4'1''22'''2''22'4'
''*'''cc72c*)3'4424'22'''14''14''1'221''1'*221''''*)'142''*
4''*ed5ad3775')7e'1*''''42'*''''22'4'2'''1'''''''''4'''''''
'''''''''''''''''''''''''e71c((7(be77'1''22'4'1'''2'''1''2''
'''''21'4'1'4'2'4'1''4''*4d4ad777a'144''c4''*9')(d27b)'1'''
'4'()352)(2''*'''42''4'1'4'4'4'3''21''''''21''''''21'441'c2'
'*4b4a'c)32e)7442d2''*4''4)74a'95()e)b2''421'*21'4'1''22'''
1''2''4'''42''*'''*'''*41142''c)d5)5')(*2314''c'''44''ca'14a
'14*'1'e53d)32d2''421'*'1'422'*2''4''''2'''2''''''''1'''1'4
'1'421'4'1''22'4'1'42''*'''**42')42'*52**52*a424*32'a51c*51
*a71c)414)2142''**'1')b4ed47b2()7c7392''')1'c''''2'''2''441'
*'''''''4''''2''4''''''''''''2'''''''2''''''''721((7(9e77'1'
4'1'''1'''1'''1'''''''''''''''1'''2'4'1'4'''424214c4))''c''
'*'''*52)(93732''*2''*)''c*731'''421'4'''''2'''3'''4'''1'''
1''21'''1''''''41'c2''*4d52ac5a1')7a21*'''4''''*22d'c5(2()3)
57
''c22'4'1'''2'''1'''1''''''2''4'''''''422'c'''*2''c14)b1')7
)''c'''42''42''4'''4'''''''44''c2''4'''''1'4'2'423'*21'42''
42''42''''''''1'''1'''1'4''''''''''''21'4'''42''*'''*''1''1
1''214''1'211''1'*'1'*'2'**)1*)214)'144329d57b51)b)3292''4)
''c)1'c''''4''*2'''''''41'*'''''''4''''''''''''''''''''''''
''''2'''e71*((7(be7b'1'4'1'4'1'''2'4'1''2'''''''21'4'1''23'4
22'4)1'*2'''*11''''4411''''*'b4ab'5a4''c41'c2''4''''21'4'1'
'22'4'2'''4'4'3''22'4''''42'*'1'''1'4'1'42''c*939)e5)b25e)3
14'''44''ce11ced5)c73541'*'2'''3'4'3'''2'4'1''21'4''''2''4'
''41)1'''''2)')'(''222'574d4)43'1'''''''''''1''''''''''''''
')''''''''2'''''d'4*''''d'a*''''22'c'''*)1149*77)d52'''42''
4'2'441'*''''22'443'*21'4''''43'c'1''23'*'2'4''''''''2'''''
''2'''21'4'2'4'1''2''4''''2''42''42''4'''441'c21'c'2'c'1'*'
1'*'''*'1'*'1'*'2'c'1'4)11'2''*2329d'5e'221'''42''42''42''4
''''41'*2''4''''''''2''4'''4'''4''''2''4''''2'''''''2''''''
''71d((7b9d77'1'4'1'''1'''1'''1''''''2''''''''1'''1''''''2'
'44''42''42''*'''*''1''''*)'1''''4'''4''''21'4'1'''2'''1'''
2'''2'''2'4''''2''4'''''''''1'''1'*'''**21*'4292731'1'*'2'*
'''42''4e11c)''*''''23'4'3'''3'''1'''1'4'''''''4'''4'1'4'''
4'''4)11'ba7b*7354''c''''23'*'1'''2'''1'''2'4'1'422'4'1'*'1
'4'2''23'*'1'4'''4''''41'*2''421'4'1'''2''''''2''4'''''''4'
''42''4'''''''4'1'''2'4'1'4'1'*'''4'''*'1'4*514'''4'''4)''c
4''*'''4'''4'''''''4'''''''4''''42'*'''''''4'''''''4'''4'''
4''''''''''''2'''''''2'''e71*((7(bd77''''21'4'1'''1'''1''2''
''''''1''22'4'1'4)2'c)''c4''*42'*'''4431*'''c4114'''*2''c''
'442'*43'*'2'''2''22'''1''21'4'''42''*2''42''4''''22'*'2'c'
''c'''c'''c'''*'1'*241'21'c2''*4''*2''42''4'1'''2'4'1'42''4
'''42''4'''421'*'1'422'c'''4411''d4ac21c2''4'''4'1'''2'''2'
''1'4''''21'*41'c'''*'1'*'3'*'3'4'2'*'''4'1'4'1''21'421'4'2
'''2''21'4''''2''4'''421'4'1'4)2'c41'*42'*'1'4'1'*'''4'''c'
''*21'*21'*42'c'''44''c'''4'2'*24'c'1'421'*2''*''''21'4'1'4
'1'421'*'''*'''4'1'*'''4'''4'''421'4''''2''''''''71d((7(9c77
'''4'''''1'''1'''1''''''''''''''''''''''ed394)294''4'1'4'1'
4'11'*524*42'2'1''''*'''4''''22'''1'''2'''1'''''''''42''*2'
'*4''*4''c2''4'''*'1'c'''c)21c2'1')'1*4314'2'c'''442'c'''''
''4'''42''*'''42''*'''42''42''42''*'''4'1'*22'c'1'*411''''4
2''42''442'*'1''22'4'1''2''44''*2''*4''c'''42''c'1'*'3'*'2'
*42'c'1'*'1'4''''21'4'1'''2'''''''''''''4'1'4''''2''42''44'
'4'''''''4'''42''c''1'2'1')314'''4'2'*'1'4'''''1'4'3'4'3'*2
2'*2''*4''c4''c'''421'*2''*'''4'''4'''*'''4'''*'''4'''4''''
'''4''''''''e71c((7(dd7b'''4'1'''1''22'4'1''21'42'''21'4''''
2''4a93112)3e21c41'*22'ce*3''11*)31ca5244'1''''421'4'1''22'
'43'4'1''2''42''*e)41254aa*5)*752*335)'14''1'''1''731c224c2
24411422'c'2'*22'c'''4'''44''ca'1*4'2da339a2394'29*'1'4''*4
''c22'c)414)41**41*411'2''*'''4'1'4'1''21'*2''4e'1*444)*)52
)54e'542)'1'411''1'*'''*292d)31''''42''*''''42'422''42'4'''
'22'c'''441'c''''4''*4''4)''*a'142''c2'1')22''*3121'c)31''3
'*'2'422'*'1'4'2'*'1'4'''44''c4''c4''*c'1c4''*4''c2''*'''*4
21'a)2'*41*22'c'''4'1'*'''''''4''''e72'((7(bc772''4'''''1'''
1'''1''''''2''42''44''*4''4ae52d577)42d''''a51cc)2*421c431c
a5244'1'2''*21'422'4'1''21'4'''')''ca439*e73*c77cc7(cd7(a(7b7
37b*'1c)11ca424a224a11c'''*'''*'2'*441''''**'14ab5ac(7be(7(ac
7bcd7bce7b*d73*a5)'''4)41*a52'a)2')41*421''''4'''4'1'4'1'4'
''44''c)54acc77ca7bec7(ce7b3')('''c'11''''*)b35'''421'*21'*''
''2'''21''''''21'4'''42''*2''*'9422d5(d'73*e)beb5ae124''1''
'14a)2*'''4)41''2'''3'4'1'4'''42''*4''c4''c)531*a5)b'774e)b
b177'e)7*5392''c)41**51c*51c21'c'''*'''4'''4'''''''4e71c((7(d
d77'''''1'''1'''2'4'1''21'42''4'''')''c4''4*a4e(37b274)2''*
421'*42'211*421*)21*4''c'''42''42'''42'*21'4'''42''4**5)*b7
7*773)5)(a)77a977a(7b*'1c2'14c52**11ce324'''c'''*'2'*'2'*'''
*a'1cce7(eb7(e97(c77(c*7ba*77ee7(*(73'''*21'c*41c)314431''1'*'
1'4'''422'*'1'421'*'''42a)7e97ba473)3)b27)b2c)(2'1')21*4314
e*2*431'23'c'2'*22'42'''2'''21'42''44''c'''4*435b'77ab73ea7
7ea7bcd77*95a4'14*424'a31'''**31''2'422'*'1'4'''42''*2''*e'
1c)d)be(7(ea7ba973ab77*b734()(4'14)31**51c4314221''''*'1'*'''
4'''4''''e72'((7(bc772''4'''''1'''1'''1''''''2''4''''4''*2''
''342ae73ea5ec'1c'''*''1'''1''''c'''c'''4'''4''''''''21''41
'*'''44''*29)7*777)373a377e57(a577ac7(c'2'''1'''1''''c'''c2'
'c'1'*'1'422'c4'1'a239ec7(*373)1)(*1732')3e77(c97b'9)3'''4'''
*'''*'''*'''4'1'4'1'4'1'4'''''''442'c2''*)a)be*7(c273*27324
)b29)ba'2'2'1'211''2'c431''2'4'1''23'*''''2'''2''42''42''4a
'1*4d)bee7(e*7be)7bc573eb7(4d)(''1''''c'21''1'*)2'c''''22'*''
''4''c'''4*'14c*5a25)342)7)1)7a477e97(eb7(c75e'''c221''1'c'1
'c'''*'''*'''4'1'*'''4'''4e)1c((7(dc772''''''''1''22'4'1''21
'42''44''*2''4e'1c*452ed7(29)7a439'''*'''c'''c'1'c'''4'1'*''
'4'''''''''1''21'4)''ca'1*ec7(e)7(e57(e57()')(c47bea7(''4)2'1'
'''c*1142''*21'*'1'422'*41'c4'1')552ea7(e57(c27be57(*173)1)b
'2)3'*5(*'14'''*'''c'''*21'c'2'*22'*'1''''''''''2''42''42*)
3e)77e47(e47(e*7(*97b*)5)2''c'''c'''*'''4'''4)51''1''2'''2''
42''44''*)''c))4eee7(c*774')7e47(e57(e*7b4c73)'14411*'1'c'1'*
'''''''4'''421'*4''*)''c'442ec7(c577e47(e37(e47(a373a)7ba45a2
''c'1'c'''*'''4'''*'''4'''4'''4'''4''''e72'((7(bc772''''''''
1'''1'''1''''''2''4''''c'1**)4e27)3ea7b)*)b2)4a2''c'''*2''c
'1'*'1'4'2''22'4'1''21'''1''2''44''*4'29ea7be47ba277a1774')
59
be57(a477*a77c'1c2''*'''4'''4'''''1'''1'42''*2''*'*)3)573e4
7(c27bc17be37(e57(e97(*c734''*4''c'''*'''*'1'*22'*'2'4'2'''''
'2''4''''*'1'e75ae*7be47be37be57bc*7bab7ba13d'''*4''c'''421
'*)3'*'1'''1''''''2''42''4*131ce7ba773c477)')7e37(e47bc7774b
)(2''c'''c'1'*'''''''''''4'''42''*'''4''25ae77a773e47b2')3a
'73e37(e57(*377)a732''c'1'*'''4'''4'''4'''4''''2''4''''''''e
71c((7(dc772'''2''''1'''2'4'1''21'42''4*'1''742ce7724)3c)77a*
73c95e4'1''''*'''*21'4'2'''4'''4''22'''1''22'4''''4''*c239e
97be47(e47(*177a177a277e57(c97b'e)74''c4''*42'*'1'''1'''1'42
''4e'1cce7(e*7(e57(*173a177e47(a273a)73cd7b2229'''42''*'''4''
'4'1'4'4'4'3''21''2'''2'''4''*a)52c977e)7bc277)1)(e77(ea7(2a
)bc'1c2''*4''*2''421'''1''23'*''''42'c'''42b)7ec7(c577*1)(e2
7be37be)7(a977(17(4''c'''*'''421'*21'422'4''''2''*2''4a95)ee
7(e97(4')7)1)be)7(a277c37be77(27)b4'1''''421'*21'4'''4''''21'
421'42''''''''71d((7(bd7721'4'''''1'''''''''4'''42''*e73d'b)
3cc7b22)3e)7be97(c75e2'29'''42''*'''4'2'''3'''4'''1'''1''22'
'''''2''4'542*))(e57(e47(c27b4')be77(e77(e97b*(73'121'''''''''
1''22''''''2''42'25ed7(c77(e57(c'5a4')bc177e57(a573ed7(a95)4'
'*2''*'''4'''''1'423'424'4'1''''''''''2''4)44aca77e77(e47be
'5ee77(c77bec7(c43d4''c2''4''''21'''1'''2''*514'''4*'14c(7ba*
77e77(2')7'')3c)7be77(a977a(77c'1*2''4''''42'*21'4'1'''1'4''
''*'1'(17(ca77)4)be'5ac'5a)4)(e77()373a477ab7b2''*'''4''''21'
*''''''''21'441'4''''2'''e)1c((7(b(77'3'4'1''''''2''4'''4)'1'
*135)b)(*977e*7('')3a477e97(e45e2b)b)''c2''42''4'''''1'''1''
21'''1''23'421'42''*a235eb7be77(e57(e57(e'5e43)(e*7(c777cc77ca
5a2''4''''22'4'1''44'c'''4)'31c977e)7(c377*273e'5ee57(e47be7
7(c777eb7b434a2''c2''*2''*''''22'423'421'''1''22'42''4c*5aa*
73e77(e57(a'5)e77(e)7(a777*(732''*'''423'423'4'1''43'*2''4'''
4422d*c7324)743)ba'5)4'4e)97324)7)))bee7b''1d2''421'422'4'1
''22'*'''')''c*231ad73'4)322)344)b)'4e4))(25)745)(a)7bcc7b4'
'*'''4'1'4'''''1'''''''1''''''21'4''''e71c(e7(b(77'2'''1''2'
'4'''42''4a135ac77ea7(*473a37ba27be)7(e77('2)3ee7(a335)''c'''
4'''4''''''''''''22'4'2'''1'4'''4a335*b73)4)bc)7b'')3c'5ec1
5ea)7723)7ca772a)3*'1'''''''''22'4'2'42''**'31c977e57b*173)
3)(c'5ae77(e57(*273e)7(e)7(ca7ba2394''c'''42''*22'*22'4'1''43
'*23'4'''4234)e97be57(*173a'5)e77(e57(e*7b*d734''*'''4'2'421
'4'1'4''''42'*2''*a53529)7'4)34))('5)7''29414e4))beb7bcd772
'21''''43'*'1'''1''''''41'c2''*4*4a)b)be45e*7)(c15a)'4ec'394
))(ec7(ea7(29)b2''421'4'''''''''''''''''''''1''''''''''e)1c((
7(bd77'1''21'4''''2''4e53d2a)7eb7(a477*173e37(c27(e57(e57(*2)(
**)('e)3)''c2''42''441'*'''''1''22'4'2'4''''2''44129ce772))
7a'5)a'5)c97(a'5a*'52*))(aa732c)34''42''421''22'4'2'42''*e34
1a977e77(4')b)3)(*'5))473a57be)7(a277e)7(c)7b)a)(''212''*2''4
42'*'1'''1''21'4'1'44''*2242e*7be47(c177*173e57(e57b43)7*c73
c'1*4''c2''44''*21'423'4'1''2''4e941a(77cb7beb7(c25ee5)2'))7
a*77ca77ce77e'1c2''4'2'4'1'4'''''1'42''4)''c1')3)d)bed7be45
ea15))5)()5)(c*7b*773)773)c)(2''*''''21'4'''''1'''''''1'''''
'21'4''''e71c((7(bc7721'421'4'''42''4b173ec7b*573*')(e27(e27(e
27(c17be47(c37723)7'e)32''4''''2''441'*''''''''22'4'2'''1'44
''c)''cb'77)a)(2))7*773ea7(a'5)e15ea977*c73a231''''2'''''''2
1'4'1'4'''4e43dcc7be77()2)(*'5)c'5a4'4ae97(*273e)7(a277e57beb
7(a)5))'1'2''*'''''2'4''''''''''''4''c214)e77bc27be37(c37(c57
(*473'3)3*c73)'2d2''4a114'''''''''2'')5'c'''4*'144)4e'*)3'5
)3'5)7*977a977'3)3'45()d)(*'1''''''2'''1'4'''''''')2'c4''c22
254e)b'9)3e75ecb77*573e)7ba'5)24)7)9)(254a2''421'4'''''''''
'''''''''''''''''''''''c)1*((7(dd7b''''22'42''42''4)*4ecb7be
)7be47(e'7(e17(e27(e27(c17be37(a777494a''''2''*''''41'*'''''1'
''2'''2''43'*2''4*'1'2'254d)b*c73)9)(e4)2e25ec*77ec7ba*5))''
c)''*''''2''4''''21'4'''4*331e(7(c*7ba473'1)34'4e*'5)*'5)c77
(e)7(e57bc57be*7(ee7(e'2'4''c'1'4'2'421'4'''4)1'c2''4*452e77(
e37(e17b*177c57b45)()9)(('7('3422'214c4aa11441'*22'4'2''41'*'
''4)'1'244a29)b4'4ec25e44)b24)7)9)b2d)72''421'*'2''42'*21'4
)4'c''''4''*4''ce53d*(73454e)14e''5()1)bc477e*7b('7(c'1c2''*'
''''''''''''1'''''''1''''''21'4''''e71c((7(7a)('''''1'''''4''
''a'142*)7e97(e37(c'7bc'7be27(e27(c17be27(e97()22d2'''4''*2'''
'''''1'''1''22'''2'''1''2''42''42''4a'1*b'77*552'))7'4)3c15
)cc7b)'2d4''*4''*2''4''''''''''''4''*a'14b'77)7)ba)7723)724
)ba15a*'5)23)b'1)7'')321)7a577ee7(a'1c2''c'1'423'*'''''''42'
'*2''*'*)3a)77c277e27(*273a)7b4*)('a)74c)b2d)7'e5(b)77'525''
'4'1''23'4'''''''4*'14ee)2*(772'4a25)b*573c*77e(7(e53d2''443
'c'2''22'421'421'421'4'''4'''4c)39d37b)()(c)5a*5)(c373e)7ba*7
7*d77*'14'''42''4'''''''''''''''''''''1''''''''''e71c((7(9d7
7'2'423'*22'42''*4''*234)c977c47be27(e37(e27(e37(e47(e37(c*7be
'1*''''4''*2''''''''1''23'4'2''23'4'1''2''42''42''42''*)a4e
4e)(cd7ba15)c25a49)7)22d''''41'*2'''2''4''''21'42''*2''*cc5a
29)725)7'2)3c97(cb7(e4)2))73a'39c'5a22)7c*7bab77'129'''*23'c
24'c'1'4'''42''**'14a(7725)7a477c37be57())734'2d')4)2e)7()7(c
d5ae11c2''442'c22'*'1''2''42''*'''*c73ded))e*)2a97743)7a*73
)b)(a'142''4)3'c'1'''1''''''42'*'''''''44''c4''*e741e441*c73
eb7(c777e97(ec7(ae774''*2''4''''2''4'''''''''''''1''''''21'4
''''e71c((7(((7('2'4'1''44'c''''4''c*'1'ad77e*7(e47(e27(c'7bc17
be37(c27bea7()''c''''''''2''4'''''1'''2'''2'''1''*4'c''''21'
4'''')'1'2''45')be75e'45(*9)(('7(*'14)''c''''2''42'''2''441'*
'''4'''4e941'b)3a45))7)(ea7(47)()*)(a97b44)bc15ee97(e*7(*a73e)
)1
412''c'2'*23'*'''42''*2''**'14)(73'7)7*77321)7)3)(47)(2''*)'
14'''4'a4)a(5))''c'''4'''4''''2''4''''2''4'''*2''c)'1'a75)2
5)7'3)3)7)b'a)32''44''*'''''1'4'1''21'4''''''''21'*2''44''*
4''**'142a)7c35)e35a2))32'4)4b)b2'252''42''4'''''''''''''''
''''''''''''''1''c)1*((7(9e77'1'''1'''1''42'*'''4*'14e33ded7(
c)7bc27be27(e37(e37(e57(47)b2''*''''2''4''''21'''1'''2'''2''2
2'''1''21'4'1''21'4'''42''42''4e95e4*)b)9)b2b)3*'1'''''42'*
''''2'''''''21'4'''''''4*1144*4ad'77e(7(e45e4*)b4*)(ec7(e25ec
'5a43)bc777c25)cb5a2''c21'c'1'4'''4'''44''*a5355')(e241ad7b4
7)(a777ab7b4'1'2''*)'1''''42''*'''442'c''''2''42''4'''''''4
41'c'''*2''*'b)7ec7(45)7ab73)74e4''*'''441'*'''''2'''2'''1'
'2''421'*2''*4''*2''**'31c(77d'7ba'1'''21d'7ba(77a9524''*'''
'21'4''''21'441'*21'4''''21'4''''e71c((7(bd7721'4'''''''421'
4'''4'''4c'1c)d73ed7(c47bc17ba'77a277e77(2*)72''4'''4''''2''
''''''1'''2'''2'''1''21'''1'''1'''1'''1'4''''2''4**524a)7)b
)()e)b4''*2''421'4'''''''''''''1''22'*'1'4'''4)''ce'2'e23dc
75a*552ce7b*b73a25)eb7(ea7(c15)4*)7ec)2)''c'''4'''4''''2''*4
''*7373a539412d)e73*45)2))7ac77''25'''4'''4'''4'''4'''4'''4
2''4''''2'''''''2''421'c2''*2''*2c)7e45ec25)*c)(c3392''4''''
'''''1'''2'''2'4''''''''''''2''4'''42''4a952*e732e)74''*2''
*'d)3*d)(2c)74''*''''''''''''''''''''''''''''''''''''e71c((7(
dc7b2''42''4''''41'*2''42''42''4*131*b73e97(e)7(e37ba373eb7(
2a)72''4''''2''4''''21'''1'''2'''1''21''''''21'4'1'''2'4'2'
'21'42''4)12d2c)7)d)(474)2''4)3'c21'4''''21'4'''''1'''1'443
'*21'*4''*4''*4''ca'1*ed)22e)bc95aa(7ba45)'))3*b)((27(cc5e4''
c2''*21'42''42''*'9429477)''c*5397173)'2dc)5aa(77c73d'''421'
*22'422'*'''''''421'421'4'1''42'*2''421'*'''4*'14)e)(ab774*
)7a(73c'1*2''4''''22'423'4'3'''2'''1''''''2''*4''*2''44''*e
b5ec95)a5352''*2''**535)d)b)e)ba'14''''2''42''4''''''''21'4
''''21'4''''e*1c((7(ba772''42''42'''''''2''42''42''*2''*'b)3
*9)(*)73e97(ea7(ac77b277'''42''4'''''''''''''1'''1'''1''''''
21'''''''1'''2'''2'4'1''2''42''4*a529')(2*422''4)3'c'''''1'
'21''21'4'1'''1'''1''21'42''44''*''''2''4)''cc'1**'1'274)))
4a444a4)4a*a52'1252''42''*42'*''''2''4a(5)a)35'''4ea4152)()'
'ca1359173e93d'''442'c22'*''''21'4'''''1'4'1'''1'''''''''42
''*2''*''25d27('*5(4a)bcb5a4''*2''421'4'2''23'4'2'''2''''''2
''42''44''*''''*'1'b173b173e11c)'1''''*a'1*)()(b173e21*2''4'
'''2''4''''''''21'421'4'''''1''c71*((7((c7(2''44''*''''2'''''
''4''*4''*4''*e'1ce95ee(7b*b)(*c73'c)321252''4''''2''4''''21
'4'1'''1'''1''21''''''21'''1''22'4'1'''1''''''4''*432972)(5
3)7c31*''''21'443'*'1'''1''42'*21'4'1'''1'''1'''''''''442'c
'''4*21'*114e21ce73dc'1*)''c)''c2''42''*21'4''''2'''2'''e41
c'''44''*a*397473)''cc'1cd77b2c42''''41'*2'''2'''2''4'1'4'2
''23'4'1'''1'''''442'c2''*42292e)74c)7b'73'*422''44''*21'42
3'4'2'''2'''1''21'4'''''''4'''4'''4'3255')b'd5()''c'''4'''*
'''4*b5251)b45252''4''''''''2'''''''21'4''''21'4''''e*1c((7(
bc7b2''4''''''''''''21''''''2''4''''2''4*'1'a'14c'1*''21)''
c2''4'''''''4'''''''4'''''1'''''''1''''''2'''''''2''''''''1
'''1''''''2''4*'1'a7354d4a)1'c21'4''''22'4'''''1''''''21'''
1''22'422'422'422'4'1''23'*'1'4''''2''4)''c2''4'''4'''422'*
)4'c'1'''1''2'''2'''''''2''42''***31a(5))'1'2''*14)34(4a4''*
''''2'''2'''2''''1''22'4'2''22'4'1'''1'4'''''''4c)39b377ec5
e31)b'3212''4'''''''''2'4'2'''1''21'4''''21'4''''2''44''*'c
4)92)(*431'''42''*)21'2''44329(*7(2)25)1'*''''2''4''''''''''
''''''''''''''c71c((7(bd77''''21'4'1''22'422'421'4''''2''4''
''2''*'''4'''4'''4'''42''42''4'''421'4'''''1'4''''21'4''''2
'''''''2''4''''21''''''21'4'''''''4)1'c2''44''*2''442'*'1''
'1''43'*21'421'4''''2''4'''''2'''1'''1'''1''24'4'2''42'*2''
4)''c2''421'4'1''24'4'3'''2''21'')2'*''''21'42''4'''4c41c47
292''*2''4492dab354''42'''2'''4''4'''''1'''2'''1''''''21'4'
''''''42''*4b4ad)7b)'1'e11c'''42''4'''4'''''2''22'422'4''''
21'442'*21'42''4)1'c9'52b577e'1c2''4'''42''*'''')''c(25ee41c
4''42''42''42''42''421'421'421'4''''e*1c((7(9d7743'*22'4'2''
'2''23'4'''''''''''4)''c'''4'''42''*'''4'''421'*'''4'''*'''
4'''4'''4'''4''''''''''''2''''''''''''''''''4'''''''42''44'
'*''''4''*21'*'''4'1'*'1'*'1'*'''4'''''''4'''''''''1''23'42
2''22'''2'''2''''''4''*''''2''4'''''''''2'''2''23'*'1''''''
2''*'''421'421'*'''42''*2''4''''2''42'''2'''2'''2'''''''2''
'2''42''42''4'''''1'421'*4''c'''**'1*e12''''42''c'''421'c''
'4'''4'''4)414'''*'''4''''42'*'1'''1''''''5'4e24294''c4''c2
''4'''')21'2''42''44''*''''''''2''4''''2'''''''21'4'1'''1''
c71*((7(de7b'1''45'*24'4'3'''2'442'*'''42''*2''*c'1c*'14*'14
2''*4''c'''*4'1*c42c)21c)21*4114'''*42'*''''42'*21'42''4'''
'2''*'''44'1''''4)'1'4''*)''c2''*221''21'221*'114221ca524'2
1''1'423'c'1''22'*'1''23'*'2'''2'422'*'''44''cc'1*2'212'21*
''c'''443'c'2'44414'''*'''*)21*'''*'''4'1'421'*''''2''42'''
2'''41'422'*'''4)'1'*'1''1254531e22'2''c'''4'''*)11*''1'a12
*2'14''1''1'c'''*'''*)2'c41'c''1'''14'11c''14'1'c'2'423'423
''23'*22'c2'1'2'1''''*'''42''421'4'''4'''42''*'''421'443'*2
1''21''2'''21''21'''1''e91c((7(bc77'1'''3'''4'''2''22'421'*2
''*a435b17ba(7bae77a(7bec5ec'1*'''*2'1*e534''1')21*'''c'''*'
'''43'*''''21''21'441'c''''*'14'74)2e)b2d)b'e)3e9412''*'''*
'931221ce*3*4224a52c'11''1'*'2'4'1'''1'4'''4'''''2'4'''''''
44'1'*c5)*c)(ed7bab)()d)b442d'''4'2'c'21'4114*42')11*2''c'''
)3
4'2'4''''''''''''2'''''''''''''''*'1'4*4e'a)7*e77d27(917b'2
29411'421'')2d4'1*4'24c53''1'c'3'c'''*21'c'''4'''*''14''2'2
'2c212*''14'1'*'2''23'''2'4'2'*'1'c'''*'''42''4''''''''''''
21'*'''4'''*'''421'421''21''''''21''''''21''e*1c((7(dc7b''''
'2'''3'''3'''2'421'*2''*)752ac77a*73*)73c97bee7(ca5a*'1*)'1c
'7352214'1'c'''*2''442'*'1'''2'''3'''2'421'4)'1')b52c(7bec7(
ca77ee7b92734''c211''21''9352'1c*224a32*4114'''422'4''''21'
*''''''''21'42''*'''4*'144()(ec7(e*7be777ec775')b2''*4214)31
**21cc424*31*21'*'2'*'2'4'1''''''2'''2'''42'*'''''''4)''c)c
)(ea7(ea7(ea7(cd7()'312''*)314*41c2'14e53'*324'1'c'1'*'1'422'
*'''*'''c*33'4134a24**24'412*'''c21'*21'4'''4'''421'c'''442
'*42'441'4''''2''4)21'4''c4''c4''c''''41'42'''2'''2'''2''''
''''*21((7(db772''4'1'''3'''3'''1''''''*'1'4a)b)5)ba373c377a
373c77b)9)()'1''''*4114'''422'c'1'*''''41'421'4'1''24'4'3'4
21'*2''ced)2ec7(a473e57bc777)b)b4''c'''*c)2**424''1*4'1*)11c
'''*'''4''''21'42''42'''2''42''4'''42''*)'1')e73a773c473e57
7ea7bc*5a)'1''''c'''c2)31'''c421422'*'1'''2'4''''''''''''2'
''21''21'42''44''*)a)(e77bc277a277a77b214a2''*)11'*41*'11'4
21c2'14'''*'1'*'1''22'*'''c212'e)44a344a244a24'4'2'''1'2''*
2''4'''44''c)21421'c'1'421'4'''')''*c'1*21252129e'2')'1')''
c'''')2'*4'''2'''''''2'''e71c((7(db774''421'''2''22'4''''2''
4412ded7(e*7(e27bc'77e47(e47bea7('7)7c'1c'''*)314'2'443'c'1''
2'''21''22'''1'''2'421'*2''c4)4ee97(e37be27b4')74))b)'314''
c2'1'''1'''1'2'1'2'1'2''*''''21'421''21'4''''21'4'''''''4''
'44'1'4e)(eb7(e)7(e)7(41)72*)7e'2'2''c2''c''1''''c21'c'''4'1'
4'1'421'42'''4''4'''''2'''1''21'*'''4'9)3e*7be47(e37(e47(e97(
2'25'''4421'431'21'c'''*2''*21'422'4'2'*'11*)33'e74c)13*412
*412'2'1''''42''4'''44'1'a32'411c2114'1'c21'c)'1'e73d*d)(ed7
(ce7(('7(a(77'd5(4''*''''2'''4''42'''''''e*2'd(7(9a)(2''''1''21
''''''''''4''ca952ca7be77(*')(e37(e37(c37ba477c97b4c)bc'1*2''
4*31''1'''1''a51'21''2''''1'''1'''''*2''c'44)e97(e27be17(e17
be*7(cc7(**5)a'1c)'1*''1''''*'''*'''4'''''1''21'''''''''''''
'''''21'4'''4'''4ed))cb7bc57b)')(e)7(c*7b)b731)1'''''2)')'('
'222'574d4)43'1'''''''''''1''''''''''''''')''''''''2'''''d'
2*''''d'a*'''')75)a'1c'''c2'1''''4'''4'''421'4''''2'''2'''2
''''1'''2'''1'4'''4'342c97bc37be17bc'7b)273ee7ba'14'''''''4
)31''''4''''2''4'1'4'2'c'22'a)4'*33c''24''14'''c'''42''42''
''''42'1'c52**32*a52*'11''11''''4*231ca77e*7(e*7(ea7(c977*e73
2''*21'4''''2''''''''1''c*1c((7(bc73''''22'421''2''42''4a'14
*(73ea7b*473)2)(a57b*477e)7(e77(c57beb7(cd77e'1c2''4)1'c'1''22
'4'1'''1''42'4)41''''4'''*2'29ea7(e37be27(e37()1)(e*7(ed7(4d73
c'2''''c2'1''''4'2'*'2'''2''22'''2'''1''2'''2''443'c'''*2''
cab5aee7(c)7(e57(c27be)7(c77b*973))5)a'1c2''c2''*'''421'4'1'4
''''''''41'4''''22'''2'''2'42''*2'29ab77e77(e27(e37(c27(e97b(
'7(c'1*)''c2'''41'42''''''''1'*'214232ce*4*412c''1*'114'''c2
''*2''*21'4''''221')41c)32'*424231*'1'c2''ce'1cec7bc577e47be
47be)7(ab77*'1'2''42''42''4'1'''1''e92'd(7(bd73'1''22''21'42
''44''*a'14(17(ca7be97(c97('3)b)577c77(e)7(c47(*3)(c977ae73e'1*
2''42''4'1''22'421'4'''''1'''1'42''*)'1')*)(c477c177e27(e47(
e)7(c77(ca7b)d77c'2'2''c'''*'''4'1'4'1''23'4'1''22'44''4''''
'1'''''4'''*2*4eac7bc77(e47(a'77e27be57(a)77cb7(e9)2''254''*2
''*'''4'''''''''''''''''''''1''22'4'1'42''*2''*4a)(c77be47(c
'7(e27(4')b)7)bd'77e'14)''*2'''41'*'''4'''*'11*'32c'a4d''1c'
'1*''1''''c'''*2''4'1'''2'4'2'*231'''1'2114'2'c'''*4'1')''c
ed7be)77e37be37(e47(a973a'142''4''''41'*'''''1'4c*1cd(7(d(7b'
2'''2''21'4)''*4''4*'1'('7ba973)5)(4'4ee4))e3))24)(a47b*277e
)7()3)bcc7b)e)(''214''*2''42''44''421'4'2'444'c'1'*4''**552e
*7be47(e37(a17bc27be)7(a57ba*7bac7b*'352''c2''*2''*)31''1'4'1
''''''41'*''''43'*'''4)'14)231cc7bc)7be37(e'7(c'7be37(e)7(a57
7e97(ed7(4c)b4*4a2''42''4'''4'1'''1''42'4'1'''1'''1'4'''44''
c)552e97(e57(e27(e27(c37b42)7ee7(2c5()''42'''2''*'''4'''*'11*2
42ce9444224'''c'114'11''''c431'23'*'1''441''2'*'2'c'1'*'2'*
)3142''4)''cc75)44)7e47(a'77e47(ca7ba'1*41'c2''4'''''''4''''
e*2'd(7(9(7724'4'2'''1'''''')''**''c)e)('5)3'3)34))(*'5a4'52*
)7b'1)7e77(4')721)7ec7(ae779'732'252''42''4''''21'*'2'4'3'4'
1'''''42'25ab73c)7bc37(e47(c17(c17be47(e)7(a)77cb7b)552)1312''
c'''42''*41'c42'c''''42'*'1'''1'42''*2''*a75aeb7(a277e27(c'7
be27(e57(c57ba477e*7(ed7()c)(''212''*''''44'*'1'''2'''1''22'4
22'*4''c'''*a'35*773e47be27(e27(e37(''5()))be(7b2'214''*2''*2
1'c'''*''1''11ce94'222'''1''11''1'*'''*'''4''''22'*22'*'1'4
22'c211'411''''4a'1*a95)2*)74'4)2')7e47(e57(aa774''c2''*''''
41'*'''''''4e71c((7(9e73'2''23'4'1''2''')''*c'144e)727)344)7
'2)3e'5e43)(*'5)a)7be77(c77b4'4aa55aa(779'777')('e)3c'1**'1''
'''23'*'2'4'2'42''4*'1')74eea7(e57(e47(e27(e17(e'7(e17bc37be*7
(a*77ed7(4b)()*52e'2'2''*'''4'1'4'2'444'*'1'4'''42''4e'2'4a)(
e97(*173e37(e27(a37be57(c37ba377''5()*)()752a'1*2''*'2'4'3''23
'4'3'4'2'''2'4'''*2''c2'29c97be57(e37(e27(a277e)7()5)(ab772c)
7*'142''c2''c2''*'''4''1'a73'*52c'11*'2'*23'4)3'c41'*2''4''
''2''*'''4'''*2''c*'1*4'2de9)2ed7(e97(e)7(*173e57(e77(ac73*'1
'''''41'*2'''''''''''e*2'((7(9d73'2'''1''22'4''''2''4*'1'ee5
ea(77*9)(24)7e97(c'5e2')7c'5eea7(eb7(a35)4''c')4)5')((57(2()7d)
7ba*312''422'*22'*'1''42'*''''*'1'e)5eea7(*273e47(e17(e'7(a'7
3e37('')3)1)b*473e3)2)a73b'7b*b52'425''''43'*'1''21'4'''42'
'*2''4)'2dcc7be*7(e47(e57(a37ba377e47(c277e57bec7(*e77422d4''c
)5
22'*'1'423'444'c23'4'2'421'*'''*c'1*a*73e47be27be37()1)()4)(
a977*b77*(7b2()(a'1c2''c''''2''*'''**524c)3*222''1'*'2''4''4
2'''4''42''4'''4)'1'*339'c)ba55ae5)2a*77e*7(e47(*')(e47(c)7ba
*77ae772''4)2'c'1'4'1'''''''1''c*1c((7(d(7('1''22'422'42'''2'
''4''*a735b3774b)bcc7b45)b42)b41)7a)77*773ca77''424''c2''*a
'14442d2942a731a214'''''''4''''21'421'42''42''42'2549)bea7(
c57(e27(e17(e37(e27be57(a277a27b'')745)(27)7e95eee5e*11'2''441
'*'''')2'*2''42''42''4e341ee7(c77be57(e77(4')be37(e47(a47b45)(
2a)(2'292''c'''44''*2''42'''''''22'*21'4'''44''**7)(e47be47(
c37be)7(45)be)5e244a)(77927b4952a'1*2''421'*21'*421*'*49212*
''1'492d4e4ec'1*4''*4''*a'14*131)c)()7)be15ee)7be77(c277e47(e
37(e57ba777ed7(254)4''*2''422'4'1'''2'''2''e92'd(7(bd7721'4'1
'''1''''''4''*''''4''*)''c412d)e73)a7345)bc77b22)3ea7bee7(*'
312''*4''c4''c'''44''44''*'''')2'c''''''''''''''''''''2''4'
''')'2dee7(e*7(c37ba'77e37(c27b*173e47(c37('')7)373e97()*)(c*5a
c739*11')1'c2'''2''')1'*''''2''4'''4))52ab7bc*7(c57ba37ba177
e47()1)('2)74*)(234a4'2de'1c*'1')''*4''44''4'''''1'4'''4)''c
4))3e57bc377e)7(e*7(a35a''25)'1'4*4e)*52b177c53d'''421'*'''4
'11'c)44)23*''1'*a3955)((1)24b4e2'25*1312c)7)9)b)))ba473e57(
a177e37(c17be47(c77bed7(a)5))''c)''c''''23'4'2'''1'''2''c*1c((
7(bc77''''21'4''''2''')1'*2''4''''2''42''*2''*2'25('7(**73c9
77**)('95(4'292''4'1'''1'4)3'c41'*4''42''4''''2'''2''442'*42
'*42'*'''42''42''44)4aaa77e77()'73c37bc47bc57b*477*47b'')b)3
7321)722)3**)(eb5ac*352''')2'*4''42'''*3'c'''''''4*'14c95eab
7(a)7bc47(e27(e27(e57(c47(a77b4))(ee7(cd7729)3'95b**4a)4292''42
2'4)51')''cc)5)a)73*373e77(c*7()'314''c4''*)''ccc5ad17bca5a4'
'c'''*22'*'''c)23*a4444'2''''*e324d'5e(77(474aa*5)ae77')5(a9
73e97(e)7(e47(e47(a27bc)7(cb7b'a)3*'142''*2''442'*22'''2'''1'
''1''e*2'((7(bd77'''4''''41'*2''44''*'''''1'''''''''4'''4a'1
*7')((17(c'3949)7*()(e'1*''''22'4'1'''1''21'4''''41'*''''21'4
42'*'1'''1'''''42''421'42''44''c'a)3a977e97(e77bc)7be*7(e97(
a77(44)(c77(c)7b43)747)7eb5e'93e''''4''4''''4''4''''''''21'*
'''*)'142c)bab7b'1)3e47ba1734')be)7(*57744)bca7baa73'55(ce73
9')b'93e'''''1'4'3'4'''42)4)ee7(c97744)bea7()a)()''c4''44''4
a231ea5a4e)b4''c'''c21'c'''c''24274d''1*4'14'''c'''*a)35*a52
4c)ba55)e)5e47)b)'4e42)ba377c47(c77(aa7b'b)7a'14'''42''*2''4
21'4'1'''1'''''''1''e71c((7(be77'1''2''4''''2''4'''''''4''''
23'*'1'''''4'''4*'1'*'14*'1'91)(d377''1d2''4''''22'*'1''21'
4''''21'4'''''1'4'''''2'4'1'42''4'''421'*'''44''ca'144e)7ee
77ed7(a*)()7)b25)724)724)b45)(25)b2))b2a)72*4a242541'c'''421
'*'''''''4'''422'c2''*'''*c'1cca5ace7beb7bc*77*773a*77e25e**
73cb77e)5e*e)('d5()4294''421'421''21'4'''')''**12de(7(c45acc7
bed7(''3e''1d'13e'b)34()7''212''*'''4'''*'''*2'1*'739c42*2'1
42''c'''42''**'1'254)*d77)a73c3)2a15a43)7e77(e*7b49)(aa5a2''
*'''42''4''''2''4'''''1''''''21'4''''e71c((7(9e73'2'''''''''
''''''1'4'''''''4'1'''1''21'4'''4'''42''*4''*51)72e)3''192'
'4'''''1'''1'''''''1'''''''''4'''''1'4'1'''2'4'''4'''4''''4
2'c'''42''4e'14a22d233ea)52e95a'9)32a)b*d77ad77*e774d735')(a
'1*4''*''''22'*21'*'''4'''''''4'1'443'c'''4'''4*'1'2'25a131
444)))4ea*5a)44e'a)7'a)3*74e*a524a4)*'1'''''''''21'''''''''
'''''a'14e'1c'a)3'9)34a)7ee7(e(7(('7bb277*4314''*'''''''*'''4
'''*2'1'c52**42'411*4'1'2''4'''')''ca'14'14)a45e4*)()*)(4))b
c*73ec7b2)4a2''*''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''e71
c((7(b(77'2''22'4'''''1'''1''2''4'''''1''''''42'c'''4'''42''4
)''c'e5(d2732'212''4''''43'*'1'4'1'4'''''1'4''''2''4'1'''2'
4'2''21'4''''''''42'*2'''2'''2'''*''*)''4*''c4''*4''*)'1'*'
14a'1*a'1*a'1**'14'''4'''''2'422'422'*'''''''4'''''2'423'42
2'*''''2''42''44''*4''*2''42''44''*)''c)''c2''44''42'''4''4
'''''1'4'''4'1'*'''*2''*2''42''4)'1''()75')b474a'e)33')7e*3
d)''c''''2''*21'*'1'*'''*21'c2214'b31'''*'''*4''*4229cb5)c7
5aac77ed7()a)(ad77('7b'95(2'212''*41'c'''4''''21'4'''''''''''
'21'4''''21'4''''e71c((7(9(73'3'''1'''1'''1'''2'4''''''''21'4
'1'''''4'''4'''44''*)''*cd5)d27341294''*''''22'*22'4'''''''
'''''2''''''''1'''1'''2'''1'''1''''''41'4''''21''2'''*1'*2'
'''''''''4'''4'''42''*'''42''*'''42''4'1''23'422'421'4'''''
'''''''22'4'2'''3'''1'''1'42''421'*'1'4'1''22'421'42''4''''
''''2'''2''')''*2'''21'*'''4'1'*'1'*'''*21'*2''42''44''c)''
cca3d*(5)ca3de31c2''4'''42''*41'*22'*'''''''4'''4'''*'1'*'1'
*)(52957772)(d47(ea5ea75)244)454ae43d)129a'1'4''*'''''2'4'''
'''''''''''''''''''''''''''''''''''''c)1*((7(b(77'2''22'4'1''
'2'''2'''1'''1''22'4'1'4'''4'''''''4''''4''*ac5271)(''21)'1
''''4'1'4'1''21'4''''2''4''''2'''''''22'''2''22'''1''21''''
''42''21''21''21'')2'*42'*22'4'1'422'*'''42''*2''42''4''''2
'''2''44''42'''2'''2'''21''22''23'4'2'''1''''''2''4''''22'*
23'*'2'''2''23'*'1'''''4''''2'''2'''2''''''4'''*'1'c221''''
4'1'4'1'')2'c''''2''42''*2''*'''42''*42'c'''421'421'4'''''1
'4''''21'4'''4'1'*41'c4(524d4e432dc'1c)'1'2''4)''c4''*2''4''
''2''42''421'4'1''21'4''''''''''''21'4''''''''''''21'4''''e
71c((7(9e73'2'''1'''1'''1'''2'''1'''1''''''21'4'''4'''''''''
'''4''**e5)()7(''25'''421'*22'*'1'4''''2''4''''2'''''''21'''
1'''2'''1''21''''''2'''22''42'''1'''1''21'''1'''2'422'*'1'4
'1'4''''''''21''21''''''''''''''2'''2'''4'''21''23'4'3'''2'
'21''41'*2''42''4'1'4'2'4'1''22'''2'''2'4'1'''1''21''21'4''
'''''4'''c2114'1'c'1'4'1''43'4'''''1''43'c'1'4''''22'c'1'*'
)7
1'4''''''''''''21'4'1'''1'''1'''1'4'''''''')''c4''c'''*'''*
'''421'4''''21'442'*)2'c2''4'''''''''1'''''''''''''''''''''
'''''''''''''''''''''e71c((7(be77'1''2''4'''''1'''1'''2'4'2'
''1''21'441'*2''42''42''*41'ccb3d54)(a'1c'''*'''c431''1'4'1'
42''42'''''''2''''1''21''''''2'''2'''2''42'''21'''2'''2'''2
'423'*23'c'2'*'2'c22'c'''4'''4'''''2'''1''23'4'1''21''2'''2
''42'''22'422''23'4'2''21'42''42''*'''4'''*'1'*21'421'4'2'4
'2'4'3'4'2''43'*42'*21'c'''*211*'1142214221'23'443'421''41'
*2''421'*21'*'''4)21''''*21'*''''2''421'422'4'1'''2''21''2'
''4''42''*'''*21'c'''423'*22'422'4'''''''4'''4'''*'''4'''''
'''21'4''''21'4''''''''''''21'4''''21'4''''e71c((7(9d7321'''
''''''''''''1'4'1'''1''''''4''*2''42''*2''*)''c''''*21**11c
'''c4'14'''c'''4'2'*21'*'''4''''2''''''''1''''''2''42'''2''
42''44''*2''42''*'''4'1'*'1'*221''''*211'2''c'''*'''421'4'2
'''2'''2'''1''''''''''''''''''''''21'''1''21'4''''2''*2''*'
''*'''421'c''''''''''''23'*23'4'3'4'1'''1'''''*'''c211c''1*
'114)41c'1'4'1''2'''2''4'''''''42''c)21''''*'''*'''*'''4'''
''''''''''1'''1''23'42'''2''''''')31''''4'1'423'*'1''''''''
'*'''*2'1'211'421'21'4'''''''''''''''''''''''''''''''''''''
'''''''c)1*((7(be77'1''2''4''''21'4''''22'4''''2''4a'144''*)
''*)''c4''c2''*4'1'2'1'''1'a32'421*e*24'2'*'1'*21'*4''*''''
'''''1'441'c2''4c539444)29)3a55)4)4e*3354'144'1''''ca)24e)2
c411*')2d'''*'''*'''422'*'1'''1'4'1''21'4''''2''4''''2''*2'
'*2''*'''4'1'*'2'*22'ce724*31*'''42'''''''22'4'2'''3'4'3'4'
2'4'''4''1'211c)22cc534'739'735a41c'''42''4'''''''4)21'a41c
a31cc42'2''c2''*'''4'''4''''21'4'1'''2'''1''21''22'421'*'''
4'''42''42''4'''''''4'''*'*31a52**42'*51c)31'''''''''''''''
''''''''''''''''''''''21'4''''e71c((7(9e73'2''''''2'''''''''
'4'''4'''4e11c5')7b'73(17bb'77d27bed5e2229''1')32'*32'2'1')
41*23'c22'*'''4'''''''4'''''''42''**531)e)(ee7(a)77e97(ed7(b'
7(*43d''1'''14''14c52*)21ce)2c2'1''''*'''*'1'*'1'442'*21'*'
'''4''c4''*4''*4''*4''c2''*'''*'''*22'c'1'**51*a51c2''*''''
2'''21''22'4'1'''2'*'''4'''c''1'a42cc434*33'2'1c2'1*'''c2''
*'''422'c21'*'''*'''4)214a31c'''*'''4'''4'''''''''''''1'4'1
'''1''43'*'''''''')''c4''*4''*2''42''*'''*211'431cc73'a)2*'
11''''*''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''e71c((7(b(
7b'2''22'421'4'''''''42''4'''4a335'95(c45)c25)'35(*973e(7(a95
a2'1'a524*32''''c421'22'c22'c'''42''*2''4'''4'''42''*)952cd
7bc77be)7(e57(ea7(*c7(2'312'14411*431ca52*411*e)2c''1'211''1'
*22'c'1'4'''4'''42''*c)39474ac75a)9)(*a73)a)(a*5a*'1*2''c'2'
cc924a72''1'*2''4''''21'4'''4'1'*'1'*'''c'114c)3'a53'4124''
1c2'1c4'1*'''c'''*'1'*'1'*'1'c'1'c)41*e72*e72*'''c'''*'''4'
''4''''2''4''''21'4''''41'*'''')42de539253ea1312'212''*'''c
'314a92c251c441c*31c'''*2''4'''''''''''''''''''''''''''''''
''''''''''*21((7(b(77'3'''1''22'4''''2''4''''*'1'4b)7cb7ba773
e97(e77(e)7ba)77a55a'''*)31c2'1'2'1'22'c'1'*'''421'4'''421'*
'1'42''ca'1*)e73ca7b41)be27(e37(a)7()a7b4'354'1*'''c421*2114'
'1')21c'''c'''*'2'*'1'4'1'4'''4)''cc'1c9173ce7beb7(e77(e)7(e9
7(ed7(*139'''c'''c4514'2'*23'*'''42''4'''''''4'''4'''c''1'43
2'e*3*4324''14''1*411*4'14'''*2''c'''4'''*'''*'1'c'''*'1'*'
1'*22'c'''4'''4''''''''''''2''4'''''''4'''4'325(37b*c)bcb)(e
e7b)c)b)231'''c2214241*'41*'11'411'4''c2''4''''''''''''''''
''''''''''''''''''''''''e71c((7(d(7b'1'''2'422'4'1'42''42''*2
'29ab77a)73c477a173c27be47(e57(4))(2''c'''c'''*2''c22'c'1'42'
'42''421'4'1'422'c'''**235ce7(e*7()')(a17be57(e*7(cb7(eb))2''c
2'1''''c'''c'''*411''''*'1'*'1'4'1'4''''2''42''*c'1*a(77aa77
c77be57(e47(a37b*)7b'*)b*'1*)'14'''4'2'*'2'422'*'''42''4'''4
'''*'''c'21c)52ca*34'21c'214'''c2''c'''*2''*2''*4''c'''*)'14
2''c421''1'*'2'*23'c'2'4'1''21'4''''2''4''''2''4'''44'1')'1
'ce77e977e*7ba5)(e97b*b77)'354'14'''c'11''''c'''*41'c'''''''
4''''''''''''''''''''''''''''21'4''''e71c((7(bd7721'4'1''23'
*''''2''*2''*4)4aeb7(c577c37b*')(a177e37(c27(a*7bc'1c'''*2''*
2''*''''22'421'4'''''1'4'1'4'1'*'''*244acb7(a4774')be37(e47(
*477ca7()d734'2d2''c4''c'''*'''*'''*'1'*'1'4'1'''''''''''''
'4''*2'25('7(ca7(e)7(a27bc27(e47(a47(cb7()5524'1''''*21'*'1'4'1
'4'1'*'''4'''4'''4''1''11c*734))3''11*''1''''*4529)b4e2e)74
e)b9'73cb5ec)3d2''c'''*22'c'2'4'2'4'1'''1'''1''2'''''''''''
'''''''*'''*a'1*cc77e777a2)(c373e)7(ea7(*a772'2d2''c2''*'''42
1'*''''21'4''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''e71c((7(d
b772''4'1'4'2'4'1'42''*)'1'4c)bea7(c377a377)')(e47(c37(e47(e9
7()*524''*)''c''''21''21''41'4''''22'''1''22'*4''c'a)7ea7(e5
7(*'73e37(e37(e47(e97(*b732d)7e'1c''''4''*2''421'4'2'422'''1'
'2'''2'''2''4''''2'25ac77a*77a57b*277a27(*'7ba27bea7(ed7()'3
14''*2''421'4'1'4'1''21'4''''2''c''1''22'a73*c93c'11c2'1'2'
'*'d5(e(77cb7b4))ba977ed7ba(77e'2'4''c'''4'2'*'2'''2'''1''41
''2'''2'''''''21'4'''*'''*)'14)9)(e*7(e)7(c277e37(c37be97(4*)(
e'1c2'''4''4'1'')51''2'''1'''''''''''''''''''''''''''''''''
''''''*21((7(b9734''*'''''2'4'''42''*4''c(17(a*77e*7(*377'')7a
47bc47(e57(c77bc(7b*'1'4''*2'''22'''2''''''21'''2'''2''21'*2
''cc*5e)))(*373*177'')3e57(c377a57324)3e(7b4*4a4''*''''21'4''
'''2'''2''22''2'''4'''2''42''4*12dee7(e97(a)7be'))e'))e57(c4
7(e77(c97bce7be'1c'''4'''''''''1''21''2''42''*2'1''11ca73*)5
3'212'2'1')''c4a)3)7)722)3a47341)7e97bed7(2'254''c'''4'2'4'
3'4'1''21''2'''2''''''''''''''''1'*'''*2''c*552*7)(e77(c37be
)9
27(e17(a277e97(c'35)''*4''44''4'1'''3'4'''''''''''''''''''''
1'''''''1'''''''1''e71c((7((d7b''''22'4'1'421'44''*e'1ca(77cb
7bc*7ba7774'4ea77be77(c57(e77(eb7()44a4''*2''4'2'4'3''43'*21'
'22'''1'4'''42''*a95a*973a)77'')7'2)344)ba)7743)b22)7**73d'
7(*'1'2''*'1'4'1'''1''22''21''2'''2'''2'''4''4c235ac73eb7(e9
7(e2)24'52c97(c*7(e)7(a)77aa7ba*5)4'1'21'*22'4'1''21''''''4''
*'''*''1c*534a73*''1c'''c4''*c45)e*7be77(e)7(e)7(e577e77b)14e
4''c'''423'*44'c'2''41'44''42'''2''4''''21'4''''21'*'''4''2
1ce7ba777e)7(c'7be'7(e37(e)7(**73'9)3)12d2''4''''22'*'1''22'4
22'4'1''22'4'1'''1''43'*22'4'1''e*1c((7(bc73''''22'4'1'4'''4
)'1'c'1*4c)7)9)('35(a'5)c'39'3)7e97(*477e77(e*7b4*)7*'1'2''*'
2'''3''22'421'''1'''1''''''4''c'54)e(7(c97ba77be25e4'4ae3)2e
1)2)3)(ea7(ac77)131'''*'1'4'1'''1'''1''21''2'''2''42''42'''4
'25ac73c*77c77b'4)7''4a'5)(eb7(a)7bc'5ac97bc(7(*'1*'''*'''4'1
''''''2'''2''4'''*''1*a53*a)3*''1c2'1'*'142*)7c)73e)7be57bc
377c377e)7(ea7b)752)'1'*314'1'4'1''42'*2'''2''''''''''''1''
'1'''1'''''4)''c*75)ea7(e57(e17(e17(e27(a27be*7(eb7()c)()1292''
4''''42'*'''''''''1'4'1'4'1'''1'''2'''1'''1''c71c((7(bd7321'
'43'*'1''2''44''ce'1c4c)7c35)c97ba777)'4ea'5ac*7(e*7()3)(c777
cd77a'14'''423'4'2''22'421''22'4'''''''4'''4e'2'ce7b)))()3)(
'2)3)))(45)bc'39e97(*5732))bea5e2''*'''4'1'4'1'''1'''1''2''4
2'''41'*''''c'1*('7(c777e57ba77b4'522'4ec'41a'5e)'4ee97(ed7(*
3352''*21'4'1''21'4''''2''*'''*''1ca534*)34'11c211**'1**b73
*)73e97(a477e)7(e)7(e57ba777cc774d)ba'144''*2''442'*22'4'2''
23'''2''23'4'2''22'4''''2''42'25ed7(a57be37(e27(e27(c17be)7(*
473aa77c1352''42''4''''''''21'4''''''''''''42'*22'422'4'1''
e*1c((7(bd7321'''1'''1'4'''''''4a'1*)()()a)(eb7(43)7*)73c'5a''
42*'52'1)3*7)(ad734''c'''4'1'''2''''''21'''1''''''''''2''*)
'1'*(77c97bc)7be25eca7b24)7a*77e'5e'1)3)))(*d732''*'''4'''''
'''''''21'''''''''''1''4''*4''*b'77a)73c477a577a'5a24)b''4a
c'3da97b)5)(ec7(''252''*'''4'1'4'''''''''''4'''*''1*a)34))34
'22'''1''129ac77)5)(*57322)b)2)(e*7(e*7(e15e*'52)b)(5')b4''*'
''422'4'2'''3'''2''23'''3'''3'''1''21'*''''4''c'*)3c*7be47(
e17(a'77c17b*'73*273e97b4b)b4''*'''42''42'''''''4''441'*2''
4''''21'4'1'''1''c71*((7(dd77'''''1'''1'''1'4''''*'1')94ec(77
*9)(24)7e*7b43)b4'4aa'5)e97(eb7be*5a4''c2''*22'4'1'''1''''''
21'421'4'''42''*4'1'a95)ec7(a)77e15ae25e**73ec7(e97(a'5)c777*
b734''c'''4''''''''21'''1''21''''''22'441'*2''4)74ee97b*3)(
*573*'52*)77c'5e)'5225)7eb7()*)ba135'''42''4'1''2''4''''21'
*'''*'11*a534*)34'11c''1'4431ee7('2)3'2)7a'5aa77b*'5)4'4e25
)b)))(*35)aa5a)4312''*'''''2'''2'''2'''2''22'''2''21'421'42
''*'''4c239cc7(e77(c27be27(e47(e27bc377c777)9)b)''c4''**''c'51
dc31*''''2''42''42''421'421'4'1''e*1c((7(bb7321'4'''''1'''1'
'42'c'''4c'1*e'1ca)52ed7(45)bc'5)c777'2)3c97bcb77c1392''421'
*'''''1''''''2'''21''21'4'''''''4'''42'29)*)(22)3a977'5)327
)7)973'4)3*)73*5)(47)74''*2''4'''''''''''''1'''''''''''1'''
''''''4''21ed7bc*77a*77'2)3c'5aa'5)a15acb7ba*732*)7474e)''c
'''4'1'4'''''''4'1'4'''*''1*a534432*''1c''1'c'2')a7344)()47
3e')24'4e))772))(4))(24)b'4)3c'3d'e)3)'1''''4'''
1. Keluarga $enyandang Cacat Rungu icara harus berupaya untuk
bisa berkomunikasi dengan anaknya sehingga mereka dapat
mengetahui apa yang diinginkan dan dibutuhkan oleh penyandang
Cacat Rungu icara.
2. Keluarga $enyandang Cacat Rungu icara harus menyadari betapa
pentingnya komunikasi sebab tanpa komunikasi yang baik akan
sangat berpengaruh bagi perkembangan kema+uan penyandang
Cacat Rungu icara.
3. &paya,upaya yang dapat ditempuh oleh orang tua - keluarga
penyandang Cacat Rungu icara antara lain adalah perlu
mengetahui dan mempela+ari .istem /syarat 0ahasa /ndonesia
1./0/2.
Masyarakat
1. $enyandang Cacat Rungu icara adalah bagian dari anggota
masyarakat% oleh sebab itu merka +uga mempunyai hak -
kesempatan yang sama di masyarakat. !ereka tidak boleh
diisolirkan atau dibedakan. !ereka dengan kemampuan yang
dimiliki ini3gin menampilkan agar bisa diterima oleh lingkungan -
masyarakat.
2. !asyarkay hendaknya +uga bisa menerima mereka dengan
keberadaannya. !asyarakat perlu meningkatkan kepeduliannya
dan ikut mendukung dan mem(asilitasi kebutuhan penyandang
Cacat Rungu icara.
3. .alah satu upaya yang harus ditempuh oleh anggota masyarakat
yaitu bisa berkomunikasi dengan penyandang Cacat Rungu icara
yaitu mempela+ari .istem /syarat 0ahasa /ndonesia 1./0/2.
;roses pemerolehan bahasa pada anak tunarungu, sebagian besar, baru dimulai ketika
anak tunarungu masuk sekolah
71
Kontribusi orangtua dalam pendidikan anak tunarungu untuk mengembangkan
kemampuan berkomunikasi #;ermanarian dan $ernawati, 7'/ )&* meliputi/ &.
Didiklah anak tunarungu seperti mendidik anak9anak yang mendengar( 7. <ibatkan
anak tunarungu dalam kegiatan keluarga( ). >angan memanjakan anak tunarungu
se1ara berlebihan( '. Berilah kesempatan bermain seluas mungkin pada anak
tunarungu( 5. Anak tunarungu harus diberi 1ontoh perilaku yang baik( 8. Sediakan
waktu khusus untuk bersama9sama dengan anak tunarungu( ,. Berikanlah kewajiban
yang sama pada anak tunarungu dalam melaksanakan tugas9tugas kerumahtanggaan(
.. ;upuklah rasa 1inta akan keindahan alam sekitar( dan 9. Dunakan setiap
kesempatan untuk merangsang perkembangan bahasa dan bi1ara anak tunarungu.

lainnya ; (2) tingkat ketunarunguan II, 55 – 69 dB kategori sedang kadang-kadang memerlukan kelas khusus biasanya memerlukan bantuan pelatihan wicara khusus, membaca ujaran, dan ketrampilan berbahasa; (3) tingkat ketunarunguan III, 70 – 89 dB kategori berat memerlukan kelas khusus, pelatihan wicara khusus, membaca ujaran, mendengar, ketrampilan berbahasa dan bantuan ahli pendukung terkait; (4) tingkat ketunarunguan IV, 90 dB lebih kategori sangat berat memerlukan kelas khusus (PLB), memerlukan pelatihan khusus wicara, mendengar, membaca ujaran, ketrampilan berbahasa, dan bantuan ahli pendukung terkait. Istilah tunarungu sendiri berasal dari kata tuna yang berarti kurang dan rungu yang berarti pendengaran. Orang atau anak dikatakan tunarungu apabila ia tidak mampu mendengar atau kurang mampu mendengar bunyi atau suara. Berbagai batasan telah dikemukakan oleh para ahli tentang pengertian tunarungu atau dalam bahasa Inggris disebut Hearing Impairment yang meliputi Deaf (tuli) dan Hard of Hearing (kurang dengar). Diantaranya menurut Daniel F. Hallahan dan James H. Kauffman (Dwidjosumarto, 1996: 26) yaitu: Hearing impairment a generic term indicating a hearing disability that may range in severity from mild to profound it includes the substes of deaf and hard of hearing. A deaf person in one whose hearing disability precludes successful processing of linguistic information through audition, with or without a hearing aid. A hard of hearing is one who generally with use of hearing aid, has residual hearing sufficient to enable successful processing of linguistic information through audition. Dari pernyataan tersebut maka dapat diartikan bahwa tunarungu adalah suatu istilah umum yang menunjukkan kesulitan mendengar, yang meliputi keseluruhan kesulitan mendengar dari yang ringan sampai yang berat, digolongkan ke dalam

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->