BAB 1 PENDAHULUAN

1.1. LATAR BELAKANG Penderita Stroke saat ini menjadi penghuni terbanyak di bangsal atau ruangan pada hampir semua pelayanan rawat inap penderita penyakit syaraf. Karena, selain menimbulkan beban ekonomi bagi penderita dan keluarganya, Stroke juga menjadi beban bagi pemerintah dan perusahaan asuransi kesehatan.\ Berbagai fakta menunjukkan bahwa sampai saat ini, Stroke masih merupakan masalah utama di bidang neurologi maupun kesehatan pada umumnya. Untuk mengatasi masalah krusial ini diperlukan strategi penangulangan Stroke yang mencakup aspek preventif, terapi rehabilitasi, dan promotif. Keberadaan unit Stroke di rumah sakit tak lagi sekadar pelengkap, tetapi sudah menjadi keharusan, terlebih bila melihatangka penderita Stroke yang terus meningkat dari tahun ke tahun di Indonesia. Karena penanganan Stroke yang cepat, tepat dan akurat akan meminimalkan kecacatan yang ditimbulkan. Untuk itulah penulis menyusun makalah mengenai Stroke yang menunjukan masih menjadi salah satu pemicu kematian tertinggi di Indonesia. 1.2. RUMUSAN DAN BATASAN MASALAH Dengan melihat latar belakang yang dikemukakan sebelumnya maka beberapa masalah yang akan dirumuskan dalam makalah ini adalah: 1. Pengertian Stroke 2. Jenis/ Bentuk/ Klasifikasi Stroke 3. Faktor Resiko 4. Mekanisme Kausal Terjadinya Penyakit 5. Tanda dan Gejala Klinis 6. Diagnosis 7. Upaya Pencegahan 8. Pengobatan

1

1. 3. TUJUAN 1. Kesehatan 2. 3. 4. Untuk mengetahui factor penyebab terjadinya Stroke Untuk mengetahui seberapa besar pengembalian kesehatan orang yang terkena Stroke Untuk mengetahui cara penyembuhan Stroke. Untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Epidemiologi

2

maka dapat terjadi stroke.BAB 2 PEMBAHASAN 2. Namun demikian. PENGERTIAN 1. Apabila karena sesuatu hal aliran darah atau aliran pasokan oksigen dan nutrisi ini terhambat selama beberapa menit saja. Sel-sel otak harus selalu mendapat pasokan oksigen dan nutrisi yang cukup agar tetap hidup dan dapat menjalankan fungsinya dengan baik.1. sehingga dinding pembuluh darah menjadi lemah dan pembuluh darah rentan pecah. Stroke haemorrhagic . Sehingga tindakan yang cepat dalam mengantisipasi dan mengatasi serangan stroke sangat menentukan kesembuhan dan pemulihan kesehatan penderita stroke. Makin lama penghambatan ini terjadi. sehingga terjadi perdarahan di otak. yaitu stroke yang disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah di otak. Penghambatan aliran oksigen ke sel-sel otak selama 3 atau 4 menit saja sudah mulai menyebabkan kerusakan sel-sel otak. Stroke Hemorrhagic meliputi pendarahan di dalam otak (intracerebral hemorrhage) dan pendarahan di antara bagian dalam dan luar lapisan pada jaringan yang melindungi otak (subarachnoid hemorrhage). Hampir 70 persen kasus haemorrhagic stroke terjadi pada penderita hipertensi (tekanan darah tinggi). 3. Oksigen dan nutrisi ini dibawa oleh darah yang mengalir di dalam pembuluh-pembuluh darah yang menuju sel-sel otak. Hipertensi menyebabkan tekanan yang lebih besar pada dinding pembuluh darah. Haemorrhagic stroke umumnya terjadi karena tekanan darah yang terlalu tinggi. hemorrhagic stroke juga dapat terjadi pada bukan penderita hipertensi. Pada kasus seperti ini biasanya pembuluh darah pecah karena lonjakan tekanan darah yang terjadi secara tiba- 3 . Stroke adalah keadaan di mana sel-sel otak mengalami kerusakan karena tidak mendapat pasokan oksigen dan nutrisi yang cukup. 2. efeknya akan makin parah dan makin sukar dipulihkan.

GEJALA STROKE Untuk mengetahui tanda-tanda stroke dapat dilakukan dengan mengamati beberapa gejala stroke berikut: • • • Kelemahan atau kelumpuhan lengan atau tungkai atau salah satu sisi tubuh.3. Terdapat dua jenis utama pada stroke yang mengeluarkan darah : (intracerebral hemorrhage dan (subarachnoid hemorrhage. Diabetes Kolesterol tinggi Atrial fibrilasi 2. Serangan stroke sebelumnya atau transient ischemic attack (TIA). Hilangnya sebagian penglihatan atau pendengaran. yang biasanya disebabkan oleh luka kepala. 2. Gangguan lain yang meliputi pendarahan di dalam tengkorak termasuk epidural dan hematomas subdural.2. FAKTOR RISIKO Faktor-faktor risik stroke adalah: • • • • • Usia lanjut Hipertensi (tekanan darah tinggi). Gangguan ini menyebabkan gejala yang berbeda dan tidak dipertimbangkan sebagai stroke. misalnya karena makanan atau faktor emosional. Penglihatan ganda. 4 .tiba karena suatu sebab tertentu.

Ketidakseimbangan dan terjatuh. berat badan berlebih dan kurang tidur akan melipat gandakan kemungkinan Anda terkena stroke. Hilangnya pengendalian terhadap kandung kemih. Namun demikian stroke bukan merupakan penyakit keturunan. apalagi perokok. hasil akhir pengobatan kalau tidak meninggal hampir selalu meninggalkan kecacatan. Bicara tidak jelas (rero). Sulit memikirkan atau mengucapkan kata-kata yang tepat. Pada keluarga yang banyak anggotanya menderita stroke. kurang olah raga. Stroke dapat disebabkan faktor keturunan? Para ahli kesehatan meyakini. terutama lemak hewani dalam jumlah berlebihan. apalagi kurang makan sayur dan buah-buahan segar. Cepat marah. kewaspadaan terhadap faktor-faktor yang dapat menyebabkan stroke harus lebih ditingkatkan. Pergerakan yang tidak biasa. ada hubungan antara risiko stroke dengan faktor keturunan. gaya hidup. walaupun tidak secara langsung. PENGOBATAN • Jika terjadi serangan stroke.• • • • • • • • Pusing. 2. tentu akan meningkatkan risiko stroke. Namun jika setiap hari mengonsumsi makanan berlemak. Tidak mampu mengenali bagian dari tubuh. dan stres. dan watak yang hampir sama. Banyaknya kasus stroke dalam keluarga Anda mungkin lebih disebabkan faktor pola makan. panik. Data penelitian mengenai pengobatan stroke hingga kini masih belum memuaskan walaupun telah banyak yang dicapai. Agaknya pengobatan awal/dini serta pencegahan sangat bermanfaat. Makanan bersantan asal tidak berlebihan sebetulnya tidak berbahaya. akan 5 .4. Pingsan. yang perlu segera dilakukan adalah pemeriksaan untuk menentukan apakah penyebabnya bekuan darah atau perdarahan yang tidak bisa diatasi dengan obat penghancur bekuan darah.

6 . TANDA-TANDA MUNCULNYA SERANGAN STROKE Pada tingkat awal. Tanda-tanda serangan stroke : • • • • • Rasa bebal atau mati mendadak atau kehilangan rasa dan lemas pada muka. • • Rasa mual. keluarga dan setiap orang harus memperoleh informasi yang jelas dan meyakinkan bahwa stroke adalah serangan otak yang secara sederhana mempunyai lima tanda-tanda utama yang harus dimengerti dan sangat difahami. untuk menghindari stroke seseorang bisa melakukan tindakan pencegahan termasuk membiasakan diri menjalani gaya hidup sehat. Kebiasaan ini dapat menyebabkan atherosclerosis (pengerasan dinding pembuluh darah) dan membuat darah Anda menjadi mudah menggumpal. yaitu. 2. masyarakat. Hindari dan hentikan kebiasaan merokok. 2.tetapi harus disertai dengan pengenalan dan pemahaman stroke pada semua lapisan dan komunitas dalam masyarakat. Satu mata atau kedua mata mendadak kabur. panas dan sangat sering muntah-muntah.1. atau merasa hilang kesadaran secara mendadak. Rasa bingung yang mendadak. Mendadak sukar berjalan.5. Berikut adalah 10 langkah yang dapat Anda lakukan guna menghindarkan diri dari serangan stroke. Selain itu harus dijelaskan pula kemungkinan munculnya tanda-tanda ikutan lain yang bisa timbul dan atau harus diwaspadai. terhuyung dan kehilangan keseimbangan. Rasa pingsan mendadak. Adapun. terutama pada satu bagian tubuh saja. tangan atau kaki. Mendadak merasa pusing dan sakit kepala tanpa diketahui sebab musababnya.5. Hal ini penting agar semua orang mempunyai kewaspadaan yang tinggi terhadap bahaya serangan stroke. sulit bicara atau sulit mengerti. 1.

Mintalah saran dokter untuk langkah terbaik. Memiliki badan gemuk atau obesitas akan meningkatkan risiko Anda mengalami tekanan darah tinggi. 6. penyakit jantung dan diabetes. 4. 5. Karena garam akan mengikatkan tekanan darah. namun penting artinya bila Anda disiplin memakan sedikitnya lima porsi buah dan sayuran setiap hari. 8. Anda mungkin sudah mendengarnya ribuan kali. Atasi dan kendalikan stres dan depresi. 7. Up date pengetahuan Anda. Stres dan depresi dapat menggangu bahkan menimbulkan korban fisik. Kurangi alkohol. Jika tidak teratasi. berhati-hatilah karena hal itu akan meningkatkan risiko terjadinya stroke. ceklah tensi darah secara teratur. Kalau Anda memiliki gejala atau gangguan jantung seperti detak yang tidak teratur atau kadar kolesterol tinggi. Tekanan darah yang tinggi bisa membuat pembuluh darah Anda mengalami tekanan ekstra. Makanlah dengan sehat. 10. 9. dan semuanya dapat memicu terjadinya stroke. Kurangi garam. Hindari makan daging merah terlalu banyak karena lemak jenuhnya bisa membuat pembuluh darah mengeras. 3. Meminum alkohol dapat menaikkan tensi darah. Konsumsi makanan berserat dapat mengendalikan lemak dalam darah. oleh karena itu menguranginya berarti menghindarkan Anda dari tekanan darah tinggi.2. Dengan mengikuti perkembangan informasi tentang kesehatan. banyak hal penting yang diperoleh guna menghindari kemungkinan atau menekan risiko stroke. Walaupun tidak menunjukkan gejala. Berhatihatilah. Melakukan aktivitas fisik secara teratur membantu Anda menurunkan tensi darah dan menciptakan keseimbangan lemak yang sehat dalam darah. Berolahraga dan aktif. beragam hormon termasuk pil dan terapi penggantian hormon 7 . dua hal ini pun dapat menimbulkan problem jangka panjang. Periksakan tensi darah secara rutin. Pantau berat badan Anda. Kendalikan penyakit jantung.

Dan salah satu dari ciri khas aneurisme adalah kecendrungan mengalami perdarahan ulang (Sylvia A. 2. Faktor Resiko : 8 . 1995) 3) Penyebab lain (dapat menimbulkan infark atau perdarahan). STROKE HAEMORAGIK 1) Perdarahan serebri Perdarahan serebri termasuk urutan ketiga dari semua penyebab kasus gangguan pembuluh darah otak dan merupakan persepuluh dari semua kasus penyakit ini. Price. Migran Kondisi hyperkoagulasi Penyalahgunaan obat (kokain dan amfetamin) Kelainan hematologis (anemia sel sabit.6.6.1.HRT diduga dapat membuat darah menjadi kental dan cenderung mudah menggumpal. polisitemia atau Trombosis sinus dura Diseksi arteri karotis atau vertebralis Vaskulitis sistem saraf pusat Penyakit moya-moya (oklusi arteri besar intrakranial yang 2. progresif) leukemia) Miksoma atrium. Perdarahan intrakranial biasanya disebabkan oleh ruptura arteria serebri. 2) Pecahnya aneurisma Biasanya perdarahan serebri terjadi akibat aneurisme yang pecah maka penderita biasanya masih muda dan 20% mempunyai lebih dari satu aneurisme.

diabetes mellitus. yang menekan jaringan otak. hyperurisemia dan dislidemia. • Yang dapat diubah : hypertensi. di ruang interstitial jaringan otak. dan heterozigot atau homozigot untuk homosistinuria. yaitu : 1. 2. Dalam keadaan istirahat otak menerima seperenam dari curah jantung. Pembuluh darah yang paling sering terkena ialah arteri serebral dan arteri karotis Interna. ras. Adanya gangguan peredaran darah otak dapat menimbulkan jejas atau cedera pada otak melalui empat mekanisme. kematian sel dan kerusakan permanen yang terjadi dalam 3 sampai dengan 10 menit (non aktif total). penyalahgunaan obat dan alcohol. riwayat TIA atau stroke. 3. Patofisiologi Otak sendiri merupakan 2% dari berat tubuh total.2. selanjutnya akan penyempitan atau penyumbatan lumen sehingga aliran darah dan mengakibatkan perubahan-perubahan iskemik otak. merokok. Otak sangat tergantung kepada oksigen. dapat menimbulkan nekrosis. Pecahnya dinding arteri serebral akan menyebabkan Pembesaran sebuah atau sekelompok pembuluh darah Edema serebri yang merupakan pengumpulan cairan bocornya darah ke kejaringan (hemorrhage). penyakit jantung koroner.6. bruit karotis asimtomatis. Otak mempergunakan 20% dari oksigen tubuh. riwayat keluarga. Bila hal ini terjadi sedemikian hebatnya. suplainya ke Penebalan dinding arteri serebral yang menimbulkan sebagian otak tidak adekuat. bila terjadi anoksia seperti yang terjadi pada CVA di otak mengalami perubahan metabolik. jenis kelamin pria. fibrilasi atrium. hematokrit meningkat. Konstriksi lokal sebuah arteri mula-mula menyebabkan sedikit perubahan pada aliran darah dan baru setelah stenosis cukup hebat dan melampaui 9 . 2.• Yang tidak dapat diubah : usia. 4.

1998) 2. Di samping itu reaktivitas serebrovaskuler terhadap PCO2 terganggu.batas kritis terjadi pengurangan darah secara drastis dan cepat.3. Perubahan awal yang terjadi pada korteks akibat oklusi pembuluh darah adalah gelapnya warna darah vena. Oklusi suatu arteri otak akan menimbulkan reduksi suatu area dimana jaringan otak normal sekitarnya yang masih mempunyai pendarahan yang baik berusaha membantu suplai darah melalui jalur-jalur anastomosis yang ada. Selama berlangsungnya perisriwa ini. Selanjutnya akan terjadi edema pada daerah ini. penurunan kecepatan aliran darah dan sedikit dilatasi arteri serta arteriole.6. Tanda dan Gejala a. • Vertebro basilaris. manifestasi biasanya Kelemahan salah satu dari empat anggota gerak tubuh bilateral : 10 . otoregulasi sudah tidak berfungsi sehingga aliran darah mengikuti secara pasif segala perubahan tekanan darah arteri. sirkulasi posterior. Berkurangnya aliran darah serebral sampai ambang tertentu akan memulai serangkaian gangguan fungsi neural dan terjadi kerusakan jaringan secara permanen Skema : • Perdarahan arteri / oklusi • Penurunan tekanan perfusi vaskularisasi distal • Iskemia Pelebaran kontara lateral • Anoksia Aktivitas elektrik terhenti • Metabolisme Anaerob Pompa natrium dan kalium gagal • Metabolisme Asam Natrium dan air masuk ke sel • Asidosis lokal Edema intra sel • Pompa natrium gagal Edema ekstra sel • Edema dan nekrosis jaringan Perfusi jaringan serebral • Sel mati secara progresif (defisit fungsi otak) ( Satyanegara.

darah arteri ke retina menyerang wajah. pusing. gangguan ingatan. ptosis. koma. • • • • • • d. Gangguan penglihatan (diplopia. Arteri Karotis Interna Kebutaan Monokular disebabkan karena insufisiensi aliran Terasa baal pada ekstremitas atas dan juga mungkin Arteri Serebri Anterior Gejala paling primer adalah kebingungan Rasa kontralateral lebih besar pada tungkai Lengan bagian proksimal mungkin ikut terserang Timbul gerakan volunter pada tungkai terganggu Gangguan sensorik kontra lateral Dimensi reflek mencengkeram dan refleks patologis Arteri Serebri Posterior Koma Hemiparesis kontralateral Afasia visual atau buta kata (aleksia) Kelumpuhan saraf kranial ketiga – hemianopsia. paralysis Muka terasa baal. • • • • Peningkatan refleks tendon Ataksia Tanda babinski Tanda-tanda serebral Disfagia Disartria Sincope. • • c. koreo – satu mata). nistagmus. stupor. athetosis 11 .• • • • • • • • • b.

.4. 3.Lakukan penghisapan lendir jika sesak. jangan sampai saluran napas tertekuk.e.Usahakan otak mendapat cukup darah. Brain (Fungsi otak) . b.6.Usahakan jalan napas lancar.Penatalaksanaan umum 5 B dengan penurunan kesadaran : 1. . • • • • • Arteri Serebri Media Mono paresis atau hemiparesis kontra lateral (biasanya Kadang-kadang heminopsia kontralateral (kebutaan) Afasia global (kalau hemisfer dominan yang terkena) Gangguan semua fungsi yang ada hubungannya dengan Disfagia mengenai lengan) percakapan dan komunikasi 2.Atasi kejang yang timbul.Oksigenisasi terutama pada pasien tidak sadar. Blood (Tekanan Darah) . Bowel (Pencernaan) .Jangan terlalu cepat menurunkan tekanan darah pada masa akut. .Bila tidak bisa makan per-oral pasang NGT/Sonde.Defekasi supaya lancar.Kurangi edema otak dan tekanan intra cranial yang tinggi. Dengan infark serebral terdapat kehilangan irreversible inti sentral jaringan otak.Pasang katheter bila terjadi retensi urine 5. 2. Breathing (Pernapasan) . . Menurunkan kerusakan sistemik.Posisi kepala harus baik. . Bladder (Kandung Kemih) . Di sekitar zona jaringan yang mati mungkin ada jaringan 12 . 4. . Penatalaksanaan a.

maka hal tersebut biasanya terjadi setelah hari pertama. TIK dan perfusi serebral dapat membutuhkan upaya dokter maupun perawat. Kadar oksigen dapat dipantau melalui gas-gas arteri dan oksigen dapat diberikan pada pasien jika ada indikasi. Meskipun ini merupakan respons alamiah otak terhadap beberapa lesi serebrovaskular. Jika tekanan darah lebih rendah setelah otak terbiasa dengan hypertensi karena perfusi yang adekuat. Pasien dengan hypertensi sedang biasanya tidak ditangani secara akut. namun hal ini merusak otak. glukosa dan aliran darah yang adekuat. Jika TIK meningkat pada pasien stroke. Tindakan awal yang harus difokuskan untuk menyelamatkan sebanyak mungkin area iskemik. menghindari fleksi kepala.yang masih harus diselamatkan. Hypoglikemia dapat dievaluasi dengan serangkaian pemeriksaan glukosa darah. c. Terapi Farmakologi 13 . retensi cairan. maka tekanan tersebut harus diturunkan secara bertahap. Gunakan diuretik osmotik seperti manitol dan mungkin pemberian deksamethasone meskipun penggunaannya masih merupakan kontroversial. Jika tekanan darah diastolic diatas kirakira 105 mmHg. mengenalinya dan memastikan bahwa tindakan medis telah dilakukan. meninggikan kepala. Metoda yang lazim dalam mengontrol PTIK mungkin dilakukan seperti hyperventilasi. maka tekanan perfusi otak akan turun sejalan dengan tekanan darah. d. dan rotasi kepala yang berlebihan yang dapat membahayakan aliran balik vena ke kepala. Tiga unsur yang paling penting untuk area tersebut adalah oksigen. Perawat harus mengkaji masalah-masalah ini.Mengendalikan Hypertensi dan Peningkatan Tekanan Intra Kranial Kontrol hypertensi. Tindakan ini harus disesuaikan dengan efektif menggunakan nitropusid.

Obat-obat untuk mengurangi perlekatan platelet dapat diberikan dengan harapan dapat mencegah peristiwa trombotik atau embolitik di masa mendatang. Sulit sekali untuk menentukan penderita mana yang menguntungkan untuk dibedah. Penderita yang menjalani tindakan ini seringkali juga menderita beberapa penyulit seperti hypertensi. Tindakan ini dilakukan dengan anestesi umum sehingga saluran pernapasan dan kontrol ventilasi yang baik dapat dipertahankan. Komplikasi a. e. Heparinoid dengan berat molekul rendah (HBMR) menawarkan alternatif pada penggunaan heparin dan dapat menurunkan kecendrungan perdarahan pada penggunaannya. d.Antikoagulasi dapat diberikan pada stroke non haemoragik. meskipun heparinisasi pada pasien stroke iskemik akut mempunyai potensi untuk menyebabkan komplikasi haemoragik. maka dapat diberikan obat anti platelet.5. diabetes dan penyakit kardiovaskuler yang luas.Pembedahan Beberapa tindakan pembedahan kini dilakukan untuk menangani penderita stroke. b. Tujuan utama pembedahan adalah untuk memperbaiki aliran darah serebral. TIK meningkat Aspirasi Atelektasis Kontraktur Disritmia jantung Malnutrisi 14 . e. Jika pasien tidak mengalami stroke. f.6. Obat-obat antiplatelet merupakan kontraindikasi dalam keadaan adanya stroke hemoragi seperti pada halnya heparin. 2. Endarterektomi karotis dilakukan untuk memperbaiki peredaran darah otak. sebaliknya mengalami TIA. c.

Tindakan Pencegahan Gagal napas Beberapa tindakan pencegahan yang dapat dilakukan adalah : 1. disorientasi. 2. Dampak Masalah a. mual dan muntah. perawatan yang intensif untuk mempertahankan tekanan darah selama tindakan pembedahan. 6. 1). rendah garam. penurunan kesadaran. 5.g. karena resiko timbulnya serebrovaskular pada wanita yang merokok dan menelan kontrasepsi oral meningkat sampai 16 kali dibandingkan dengan wanita yang tidak merokok dan tidak menelan pil kontrasepsi.7. gangguan menelan. Peningkatan kegiatan fisik. 2. terjadi konstipasi akibat Bagi Individu 15 . 3. Cegah jangan sampai penderita diberi obat penenang berlebihan dan istirahat ditempat tidur yang terlalu lama.6. Pembatasan makan garam. Nyeri kepala akibat infark serebri yang luas. tidak bisa menjalin komunikasi karena klien aphasia. membiasakan memakan makanan tanpa garam atau makanan bayi yang merokok. dimulai dari masa muda. 4.6. 2. Biologis Penderita akan mengalami gangguan pernapasan akibat hilannya reflek batuk dan penurunan kesadaran hingga terjadi akumulasi secret. gangguan kognitif. Khususnya pada orang tua.6. jalan setiap hari sebagai Penurunan berat badan apabila kegemukan Berhenti merokok Penghentian pemakaian kontrasepsi oral pada wanita bagian dari program kebugaran.

Mungkin juga klien akan menarik diri dari interaksi sosial karena merasa harga dirinya rendah dan merasa tidak berguna. Penderita juga mengingkari dan menolak keberadaan dari Yang Maha Kuasa. Mungkin juga penderita akan merasa bahwa Tuhan tidak adil kepada dirinya akibat dari depresi. terutama pada penderita yang mempunyai beban tanggung jawab pada keluarganya. sehat berupaya untuk Bagi keluarga mencarikan biaya pengobatan.tirah baring dan kurangnya mobilisasi. Keluarga akan merasa cemas mengenai keadaannya. 3). membantu Penderita akan menjadikan beban bagi keluarga. karena penderita sendiri sangat tergantung dalam memenuhi kebutuhannya sendiri. Psikologis Cemas sedang akibat hemiparese. 2. Penderita dapat mengalami depresi disamping rasa rendah diri yang bisa dipahami sebagai suatu reaksi emosional terhadap kemunduran kualitas dan keberadaannya. b. Apabila penderita suami atau isteri mungkin menghadapi resiko depresi dan perubahan emosional. 4). 2). dan dekubitus akibat tirah baring yang lama. HEMORRHAGIC STROKE DAN KEBINGUNGAN 16 .7. karena keluarga yang memberikan perawatan. Sosial Apabila keadaan sakitnya sampai terjadi kelumpuhan dan gangguan komunikasi. klien akan mengalami kesulitan untuk mengadakan interaksi dengan keluarga maupun masyarakat. Spiritual Penderita mungkin akan mengalami kesulitan didalam melakukan kewajiban kepada Tuhan Yang Maha Esa karena keterbatasannya.

Infus RL 17 . Berdasarkan penelitian. 2. Sebuah stroke hemorrhagic terjadi bila pembuluh darah pecah di dalam otak. Bahkan. itu bisa berakibat fatal bagi orang. Pada catatan perbandingan. Injeksi Bralin 1ampl/ 8jam 3. Hemorrhagic stroke tidak yang biasa seperti jenis lain. Stroke hemorrhagic Ilustrasi Istilah perdarahan berarti pendarahan karena tekanan.1. Theraphy: 1. Sebuah hemorrhagic stroke terjadi ketika gumpalan darah terbentuk dalam arteri dan pembuluh darah pecah. Bila pendarahan terjadi di otak.Kebingungan adalah gejala dari stroke hemorrhagic. Seorang berbagai tekanan darah secara langsung meningkatkan kemungkinan mengalami stroke. Injeksi Benocetam 3 gram/12 jam 4. hanya 20 persen dari total orang-orang yang menderita stroke menderita hemorrhagic satu. Sebagian besar stroke yang terjadi menyebabkan kerusakan serius pada tubuh fisik. Injeksi ketorolac 1 ampl/ 8jam 2. yang stroke iskemik. Hemorrhagic Stroke Dan Merokok Salah satu faktor risiko terbesar bagi orang-orang yang telah menderita hemorrhagic stroke jantung merokok. Stroke hemorrhagic recurrences Stroke adalah salah satu alasan paling umum bagi orang-orang mati di Amerika Serikat. hal itu bisa saja salah satu penyebab utama juga. Beberapa kerusakan seperti stroke lumpuh atau cacat tetap dapat terjadi sebagai hasilnya. Iskemik adalah dengan jauh lebih umum.7. ditemukan bahwa merokok memiliki dampak langsung terhadap tekanan darah. Injeksi Tramadol 1 ampl/8 jam 5.

biasanya terjadi perubahan suasana hati (terutama depresi). 3.BAB 3 PENUTUP 3. tekanan darah tinggi dan infeksi paru-paru. Setelah serangan stroke. irama jantung yang tidak teratur. KESIMPULAN Penelitian terakhir menunjukkan bahwa kelumpuhan dan gejala lainnya bisa dicegah atau dipulihkan jika recombinant tissue plasminogen activator (RTPA) atau streptokinase yang berfungsi menghancurkan bekuan darah diberikan dalam waktu 3 jam setelah timbulnya stroke.1. sehingga bila ada kelainan fisiologis yang menyertai harus diobati misalnya gagal jantung.2. SARAN 1. yang bisa diatasi dengan obatobatan atau terapi psikis. Antikoagulan juga biasanya tidak diberikan kepada penderita tekanan darah tinggi dan tidak pernah diberikan kepada penderita dengan perdarahan otak karena akan menambah risiko terjadinya perdarahan ke dalam otak. Stroke biasanya tidak berdiri sendiri. 18 .

Penderita stroke biasanya diberikan oksigen dan dipasang infus untuk memasukkan cairan dan zat makanan. saluran pencernaan dan kulit (untuk mencegah timbulnya luka di kulit karena penekanan). Sekitar 24. Di samping itu. Memperbaiki aliran darah ke daerah tersebut tidak akan dapat mengembalikan fungsinya. Untuk mengurangi pembengkakan dan tekanan di dalam otak pada penderita stroke akut. Karena itu biasanya tidak dilakukan pembedahan. 19 . ternyata bisa mengurangi risiko terjadinya stroke di masa yang akan datang. biasanya diberikan manitol atau kortikosteroid. Penderita stroke yang sangat berat mungkin memerlukan respirator (alat bantu bernapas) untuk mempertahankan pernafasan yang adekuat. perlu perhatian khusus kepada fungsi kandung kemih. tetapi obat ini tidak diberikan jika telah terjadi completed stroke. 4. 5. Pengangkatan sumbatan pembuluh darah yang dilakukan setelah stroke ringan atau transient ischemic attack. Pada stroke in evolution diberikan antikoagulan (misalnya heparin).2.5% pasien mengalami stroke berulang. beberapa jaringan otak telah mati. 3. Pada completed stroke.

PT BIP-Gramedia.com/2009/01/30/makalah-stroke/ 20 . Jakarta. Stroke A-Z. J. http://tutiiskandar. 2. Iskandar (2007).DAFTAR PUSTAKA 1.wordpress.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful