P. 1
Teori Hak & Kepemilikan Minggu 5,6

Teori Hak & Kepemilikan Minggu 5,6

|Views: 25|Likes:
Published by Nella Adi Tirta

More info:

Published by: Nella Adi Tirta on Feb 28, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/09/2013

pdf

text

original

1

2

3 .  Hak dan kewajiban adalah sesuatu yang tidak bisa dilepaskan dari kehidupan manusia. maka akan timbul hak dan kewajiban yang akan mengikat keduanya ( misal dalam jual beli. ketika ada kesepakatan akan muncul hak dan kewajiban). Ketika mereka berhubungan dengan orang lain.

4 . Hak adalah sebuah kemaslahatan yang boleh untuk dimiliki secara syar‟i Menurut Mustafa Ahmad al Zarqa. hak adalah keistimewaan yang dengannya syara‟ menetapkan sebuah kewenangan (otoritas) atau sebuah beban.  Menurut ulama Ali al Kalif.

Zakat dll) Hak dalam hak kehidupan madani (seperti. hak kepemilikan atau hak yang etik) Hak dalam ranah publik (seperti Hak pemerintah untuk dipatuhi rakyatnya atau hak finansial) 5 .   Hak dalam ranah religi yakni HAK ALLAH ATAS HAMBA-NYA UNTUK BERIBADAH (Seperti Sholat. Puasa.

maka ia berusaha mempertahankan secara naluri agar makanan yang diperolehnya itu tidak diganggu binatang lain. apabila ia memperoleh makanan.  6 . Ini suatu gambaran naluriah seekor kucing mempertahankan kemilikannya. hingga dipandang sebagai salah satu aspek kebutuhan yang esensial dalam hidup manusia  CONTOH : dI dunia binatang misal KUCING.Hak milik atas benda adalah salah satu fenomena yang senantiasa ada.

Begitu pada manusia. akan tetapi akan selalu disertai akal budinya. hak kodrati atau hak asasi manusia yang wajib dihormati dan dilindungi  7 . sifat naluriah ada. sehingga kebutuhan hidup makin hari makin berkembang dan semakin luas kegiatannya  Manusia memiliki pembawaan naluriah dan akal budi adalah hak alami. Bahkan pada manusia terdapat sifat naluriah gemar menumpuk kekayaan  Manusia dengan akal budinya mampu mengembangkan hidup.

dibelanjakan dengan cara yang benar dll  Disamping itu pemilik hak harus menggunakan haknya secara proporsional.  8 . sehingga tidak menimbulkan kemadlaratan bagi orang lain.Hal ini juga ada dalam Deklarasi Dunia tentang Hak Asasi Manusia pasal 17 dan UUD 45 pasal 33  Manusia dibenarkan memiliki sesuatu yang diperoleh dari usahanya dan cara-cara lainnya yang sah. artinya adanya jalan yang halal. tidak merugikan pada orang lain.

 DI dalam hak ada : * Hak ALLAH * Hak Anak Adam * Hak Finansial * Hak Syakhsi ( penjual & pembeli ) * Hak aini ( Hak milik ) * Hak Diyani ( Hak keagamaan ) * Hak Qadlai ( Hak Kehakiman ) 9 .

 Sumber adanya suatu hak adalah SYARIAT & ATURAN HUKUM SERTA SUMBER-SUMBER LAINNYA termasuk untuk iltizam (kewajiban) : # AQAD ( Kehendak kedua belah pihak ) # Iradah al-munfaridah ( Kehendak sepihak ) # Al-fi‟lun nafi‟ ( perbuatan yang bermanfaat ) # Al-fi‟lu adl-dlarr ( perbuatan yang merugikan ) 10 .

selain Allah. Tiada syariat yang dijalankan manusia. Dengan demikian sumber hak adalah ALLAH karena tiada hakim selain Dia. kecuali syariatnya. Untuk itu manusia memiliki kewajiban untuk menghormati hak orang lain. tiada dzat yang berhak untuk mensyariatkan sesuatu. 11 .

berasal dari memberian Allah dan manusia hanya memperoleh kuasa terhadap hak miliknya dari Allah 12 . Oleh karena itu bahwa Hak Milik Allah adalah hak milik yang MUTLAK sedangkan hak milik manusia adalah Hak Milik Nisbi (relatif) artinya segala sesuatu yang menjadi milik manusia itu pada hakekatnya adalah milik Allah.

Islam memberikan jaminan perlindungan hak bagi setiap orang. Apabila terjadi pelanggaran atau pengrusakan hak. maka pemilik hak dapat menuntut ganti rugi atau kompensasi yang sepadam dengan haknya 13 . Setiap pemilik hak boleh menuntut pemenuhan haknya. Pada prinsipnya.

Menggunakan haknya untuk kemaslahatan pribadi. Melakukan perbuatan yang tidak disyariatkan dan tidak sesuai dengan tujuan kemaslahatan yang ingin dicapai dalam menggunakan hak tersebut 3. tetapi mengakibatkan madlarat yang lebih besar terhadap orang lain 4. 2. Mempergunakan haknya akan tetapi mengakibatkan pelanggaran hak orang lain.    1. Menggunakan hak yang tidak sesuai dengan adat kebiasaan 14 .

15 .

sepanjang tidak ditemukan hal yang melarangnya. KEPEMILIKAN adalah sesuatu yang dimiliki oleh manusia baik berupa harta benda atau nilai manfaat 16 .  HAK MILIK adalah hubungan antara manusia dengan harta yang ditetapkan oleh syara‟. dimana manusia memiliki kewenangan khusus untuk melakukan transaksi terhadap harta tersebut.

harta benda boleh dimiliki. Namun terdapat beberapa kondisi yang tidak memungkinkan untuk memiliki harta tersebut. KEPEMILIKAN menurut unsur harta dibedakan menjadi 2 : # Milk at-tamm # Milk an-naqish 17 .  Secara asal.

wasiat 18 .  Adalah kepemilikan tehadap harta benda sekaligus manfaatnya. waris. Kepemilikan ini tidak bisa digugurkan kecuali dengan jalan yang dibenarkan syara‟ seperti jual beli. pemilik memiliki hak mutlak atas kepemilikan ini tanpa dibatasi dengan waktu.

Bisa berupa pemilikan atas manfaat tanpa memiliki bendanya atau pemilikan atas benda tanpa disertai pemilikan atas manfaatnya.  Adalah kepemilikan atas salah unsur harta benda saja. MILK AN-NAQISH dapat dikatagorikan sebagai berikut : # KEPEMILIKAN BENDA # KEPEMILIKAN MANFAAT 19 .

AL – AQD ( kontrak ) 3. ISTILA‟ AL-MUBAHAT ( penguasaan harta bebas ) 2. AT – TAWALLUD ( berkembang biak ) 20 .    1. AL – KHALAFIYYAH ( penggantian ) 4.

Allah berfirman : Surat At Taghaabun : 15 „ “Sesungguhnya hartamu dan anak-anakmu hanyalah cobaan (bagimu) dan di sisi Allah-lah pahala yang besar” 21 . “Harta dan anak adalah perhiasan kehidupan dunia……” 2. Harta sebagai perhiasan kehidupan di dunia. Allah berfirman : Surat Al-Kahfi : 46.  1. Harta sebagai cobaan.

  3. Harta sebagai sarana untuk menghipun bekal menuju kehidupan akhirat 22 . Harta sebagai sarana untuk memenuhi kesenangan 4.

Untuk meneruskan kehidupan dari suatu periode ke periode berikutnya. 4.   1. Menyempurnakan pelaksanaan ibadah yang khas (Mahdhah) 2. Untuk menyelaraskan antara kehidupan dunia dan akhirat 23 . Untuk meningkatkan ketaqwaan kepada Allah 3.

Untuk menumbuhkan silaturahmi 24 . Untuk mengembangkan dan menegakkan ilmu-ilmu 6. Untuk memutar peran-peran kehidupan 7. 5.

tetapi merupakan amanah dari Allah SWT 25 . 2. benar dan halal 3.   1. Memiliki harta bukan hak mutlak bagi manusia. Manusia akan mempunyai prinsip bahwa mencari harta itu harus dengan cara-cara yang baik. Manusia tidak boleh sembarangan memiliki harta. tanpa mengetahui aturan-aturan yang berlaku yang telah disyariatkan Islam.

  4. Manusia akan hidup tenang dan tentram apabila dalam mencari dan memilki harta itu dilakukan dengan cara-cara yang baik. Menjaga diri untuk tidak terjerumus kepada hal-hal yang diharamkan oleh syara‟ dalam memiliki harta. 5. kemudian digunakan dan dimanfaatkan sesuai dengan panduan (aturan-aturan) Allah SWT. dan halal. benar. 26 .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->