P. 1
Bank

Bank

5.0

|Views: 3,141|Likes:
Published by djavus

More info:

Published by: djavus on Feb 24, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC or read online from Scribd
See more
See less

12/10/2012

BANK

Oleh:

 Indri fajria musfiroh  Rahmi prisalia  Rince mairiza putri  Sabila putri  Fadhil  Ibnurusyid syahry  Ilham rizka putra  Yorgi maulana
Kelas: IX.1

SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 7 PADANG T.A 2006/2007

BANK
A. Penegertian Bank Bank adalah suatu lembaga keuangan yang merupakan tempat penitipan atau penyimpanan uang, pembari dana atau penyalur kredit, dan juga perantara di dalam lalu lintas pembayaran. B. Sejarah Bank  Sejarah umum bank Usaha perbankan telah dikenal sejak zaman Mesir Purba, Babilonia, Yunani Kuno, dan Romawi. Pada abad ke-12 usaha perbankan di Italia, terutama di kota Genoa, Venesia, dan Milano. Pada awalnya bank hanya terbatas pada melayani mata uang. Kemudian jasa tersebut berkembang menjadi penukaraan uang, penyimpana uang, dan meminjamkan uang pada para pedagang besar. Demikian perbankan pada zaman kuno sampai pada abad ke-12. Pada abad ke-19, muncullah usaha perbankan modern. Kegiatan usaha ini melliputi,: melayani perngkreditan, penyimpanan uang, penukaran uang asing, pengiriman uang, dan menjadi perantara dalam pembayaran antarnegara. Kegiatan lainnya adalah mengeluarkan dan mengedarkan uang, serta menjaga kestabilan nilai uang. Karena peran bank da;lam perekonnomian sangat penting, maka setiap negara mengeluarkan peraturan mengenai perbankan.  Sejarah singkat bank INDONESIA Sebelum Indonesia merdeka, tepatnya pada tanggal 10 Oktober 1827 di wilayah Hindia Belanda dan diberi nama De Javasche Bank, berkedudukan di Batavia. Tujuan didirikan adalah untuk meningkatkan perekonomian pemerintahan Belanda. Pada tahun

1951 dinasionalisasikan dan diganti menjadi Bank Indonesia. Dewasa ini Indonesia terdapat banyak bank baik yang dimiliki oleh pemerintah maupun swasta nasional dan swasta asing. C. Asas Bank Perbankan di Indonesia berasaskan demokrasi ekonomi diilaksanakan berdasarkan Pancasila dan Undang – Undang Dasra 1945. D. Fungsi Bank Sebagai penyalur kredit dan pinjaman. Tempat penyimpanan uang. Tempat penukaran uang asing. Lembaga yang mengatur peredaran uang. Lembaga yang menjaga kestabilan uang. Usaha untuk menjaga kestabilan nilai uang adalah: o Mengatur peredaran uang. o Menyediakan jaininan emas untuk tiap uang yang baru dicetak dan diedarkan. E. Tujuan Bank Perbankan Indonesia bertujuan untuk menunjang pelaksanaan pembangunan nasional dalam rangka meningkatkan pemerataan, pertumbuhan ekonomi, dan stabilitas nasional ke arah peningkatan kesejahteraan rakyat banyak. F. Macam –Macam Bank 1) Bank Sentral Bank sentral adalah Bank Indonesia yang merupakan lembaga negara independen, bebas dari campur tangan pemerintah dan atau pihak – pihak lainnya,

kecuali untuk hal – hal yang secara tegas diatur dalam undang – undang. I. Tugas bank sentral ( UU no.23/1999:8 ) a. Menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter Wewenang bank sentral: 1. menetpkan sasaran moneter. 2. melakukan pengendalian moneter:  Opersi Pasar Terbuka (OPT).  Penetapan tingkat diskonto.  Penetapan cadangan wajib minimum.  Pengaturan kredit dan pembiyaan. b. Mengatur dan menjaga kelancran sistem pembayaran:  Melaksanakan dan memberikan persetujuan atas penyelenggaraan sistem pembayaran.  Mewjibkan penyelenggara jasa sistem pembayaran untuk menyampaikan laporan tentang kegiatannya.  Menetapkan penggunaan alat pe,mbayaran. c. Mengatur dan mengawasi bank:  Menetapkan ketentuan perbankan.  Memberikan dan mencabut izin usaha.  Memberikan izin pembukaan, penutupan, dan pemindahan kantor bank.  Memberikan persetujuan atas kepemilikan dan kepenguriusan bank. Pengawasan yang dilakukan oleh bank sentral adalah:  Secara lansung dalam bentuk pemeriksaan dan tindakan perbaikan.  Secara tidak lansung dalam bentukk pemeriksaan dan pengawasan dini berupa penelitian, analisis, dan eveluasi bank. d. Mengedarkan uang kertas dan uang logam. e. Menarik kembali uang dari peredaran.

f. Megelola kas pemerintah. g. Mengawasi perdagangan luar negeri. II. Jasa dan produk bank sentral Produk bank sentral adalah segala sesuatu yang diciptakan bank untuk kelancaran kegiatan pelayanan bank. Jasa dan produk bank sentral: • Mengedarkan uang kertas dan uang logam. • Mengeluarkan peraturan, kewjiban, dan keputusan dalam dunia perbankan. • Memberikan rekening koran kepada bank atau pemertintah. • Memberikan jaminan bank. • Menyediakan tempat penyimpana surat berharga. • Menerbitkan Sertifikat Bank Indonesia ( SBI ). • Memberikan fasilitas diskonto dalam rupiah. • Menyelenggarakan kliring. 2) Bank Umum Bank umum adal;ah bank yang melaksanakan kegiatan uasahanya secara konvensional atau berdasarkan prinsip syariah yang dalam kegiatannya memberikan jasa dalam kegiatan lalu lintas pembayaran.  Jenis bank umum menurut kegiatan usahanya: - Bank konvensional Adalah bank yang menetapkan bunga sebagai harga. - Bank syariah Adalah bank yang menjalankannya berdasarkan hukum Islam. Prinsip pokok bank syariah: a. Pembiayaan berdasarkan prinsip bagi hasil (mudharabah). b. Pembiayaan berdasarkan prinsip penyertaan modal (musyarokah).

c. Prinsip jual beli barang dengan memperoleh keuntungan (murabahah). d. Pembiayaan barang modal berdasarkan sewa murni tanpa pilihan (ijaroh). e. Pemilihan pemindahan kepemilikan atas barang yang disewa dari pihak bank lain (ijaroh wa iqtina). Contoh bank syariah:  Bank Muamalat Indonesia (BMI)  Bank Syariah Mandiri ( BSM)  Jenis bank umum berdasarkan kepemilikannya:  Bank Umum Milik Swasta (BUMS) a. Bank umum milik swasta nasional Ex: Bank Danamon, Bank Lippo, Bank Niaga b. Bank umum milik swasta asing Ex: City Bank c. Bank umum nilik publik d. Bank umum milik ca,mpuran  BANK Umum Milik Negara (BUMN) EX: BNI, BRI, Bank Mandiri  Bank Umum Milik Koperasi Ex: Bank Bukopin  Jenis bank umum menurut fungsinya: - Bank Devisa Bank yang menyediakan jasa dalam lalu lintas pembeyaran dalam mata uang asing dan menyediakan fasilitas letter of credit. - Bank Nondevisa Bank yang tidak meleyani jasa seperti ini. Tugas pokok bank umum: o Menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan. o Menerbitkan kredit pada masyarakat. o Menerbitkan surat obligasi.

o Membeli, menjual, atau menjamin atas resiko sendiri maupun untuk kepentingan dan atas perintah nasabahnya. o Mentransfer uang. o Meminjam dana dari pihak lain. o Menyediakan tempat untuk menyimpan surat berharga. o Melakukan kegiatan yang lazim dilakukan bank selain yang bertentangan dengan undang – undang. Jasa dan produk bank umum: A. Menerima simpanan dalam bentuk: - Giro Adalah simpanan yang penarikannya dapat dilakukan setiap saat. - Deposito Adalah simpanan yang penerikanya hanya dapat dilakukan pada waktu tertentu sesuai perjanjian nasabah dengan bank. - Sertifikat deposito - Tabungan B. Memberikan kredit pada masyarakat. C. Melayani: - Transfer: Pengiriman sejumlah dana pada bank yang sama atau berbeda. - Inkanso: Jasa untuk menagihkan surat berharga. D. Memberikan fasilitas penyimpanan surat berharga. E. Menerbitkan kartu bank. F. Traveler’s check. G. Mengeluarkan letter of credit. H. Jual beli surat berharga dan penukaran valuta asing. I. Memberikan jasa di pasar modal.

J. Memberikan fasilitas dalam lalu lintas pembayaran lainnya. 3) Bank Pekreditan Rakyat Adalah bank yang melaksanakan kegiatan usahanya secarakonvensional atau berdasarkan syariah dan dalam kegiatannya tidak memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran. Perbedaan BPR dan Bank Umum: • BPR tidak memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran. • Kegiatannya lebih singkat. • Lokasinya di luar ibu kota. • Funsinya hanya menerima tabungan dan memberikan kredit pada masyarakat desa, baik kredit investasi untuk penambahan modal, maupun kredit eksploitasi untuk modernisasi pembangunan desa. Kredit investasi dapat diberikan melalui: • Kredit Usaha Tani (KUT) • Kredit Candak Kulak (KCK) • Kredit Modal Kerja Permanen (KMKP) • Kredit Investasi Kecil (KIK) • Memberikan kredit yang bertujuan untuk menunjang pertumbunhan dan modernisasi ekonomi pedesaan serta mengurangi praktek ijon. • Menerima tabungan dalam bentuk simpanan dan de[posito berjangka. G. Macam – Macam Produk Bank  Kredit pasif • Giro • Tabungan • Deposito berjangka • Sertifikat deposito  Kredit aktif • Kredit dengan jaminan surat berharga • Kredit aksep

• •  Jasa • • • • • • • • • • •

Kredit rekening koran Letter of credit keuangan bank lainnya Transfer uang Melakukan inkaso Menerbitkan credit card Mengeluarkan traveler’s check Kliring Bank garansi Jasa pembayaran setoran Jasa pembayaran lainnya Wali amanat Anjak putang Modal ventura

H. Tabungan dan Manfaatnya Menabung adalah menyisihkan sebagian pendaapatan yang tidak digunakan untuk konsumsi. Tabungan adalah simpanan yang penarikannya dapat dilakukan menurut syarat tertentu yang disepakati, tetapi tidak dapat ditarik dengan cek, bilyet, giro, atau alat lainnya yang dipersamakan dengan itu. Manfaat menabung: o Memperoleh bunga o Lebih aman o Merupakan jaminan o Menunjang pelaksanaan pembangunan o Hemat

LEMBAGA KEUANGAN BUKAN BANK
A. Pengertian LKBB LKBB adalah lembaga yang melakukan kegiatan di bidang keuangan yang lansung maupun tidak lansung yang

menghimpun dana dengan jalan megeluarkan surat berharga dan menyalurkan pada masyarakat. B. Tujuan LKBB  Mendorong pengembangan pasar uang dan pasar modal.  Membantu permodalan usaha. C. Kegiatan LKBB  Menghimpun dana dari masyarakat dengan jalan mengeluarkan surat berharga pada masyarakat.  Mengeuarkan dana pada masyarkat.  Sebagai perantara pada penerbit – penerbit surat berharga dan menjamin terjualnya surat berharga tersebut.

D. Jenis LKBB a. Asuransi Perusahaan yang bergerak di bidang jasa pertaggungan resiko. Syarat – syarat yang harus dipenuhi dalam menentukan kerugian sehingga dapat diansurasikan: - Peristiwa yang tidak dapat dipastikan. - Bukan hal yang mustahil. - Tidak disengaja. - Dapat dinilai dengan uang. Unsur - unsur yang ada dalam asuransi: 1. pihak tertanggung pihak yang mengansurasikan dan berkewajiban membayar premi asuransi. 2. pihak penanggung pihak yang menerima premi asuransi yang akan menanggung atau memberi ganti rugi jika terjadi resiko. EX: Asuransi Jiwa Bersama Bumi Putra Asuransi Sosial Tenaga Kerja (ASTEK) Asuransi Sosial ABRI ( ASABRI)

b. Dana pensiun

Dana yang diberika pemerintah kepada pegawai negeri sipil yang telah memasuki masa pensiun atau purnatugas. c. Lembaga pembiayaan Lembaga yang kegiatannya benrtujuan memberikan jasa pembiayaan dalam bentuk penyediaan barang – barang modal dengan tidak menarik dana secara lansung dari masyarakat. d. Pasar modal Tempat transaksi untuk jual beli surat berharga. Ex: Bursa eEek Jakarta. e. Pegadaian Perusahaan yang usahanya memberikan pinjaman kepada masyarakat dengan jaminan barang bergerak atau surat berharga. Tujuannya adalah untuk menyelamatkan rakyat kecil dri cengkraman rentenir yang memberikan bunga tinggi. Mottonya adalah “ Mengatasiaai Masalah Tanpa Masakah ” f. Koperasi simpan pinjam Lembaga keuangan berbentuk koperasi yang usahanya di nidang pengkreditan. Fungsinya: • Mendorong kegiatan menabung di antara anggota. • Lembaga yang melayani anggota yang yang membutuhkan pinjaman uang. • Pembimbing anggota untuk memanfaatkan uang pinjaman untuk usaha yang produktif.. • Lembaga keuangan yang menyelamatkan anggota dari ijon. Modalnya:  Simpanan pokok yang boleh diminta lagi oleh anggota bila keluar.  Simpanan wajib sejumlah uang tertentu yang dilakukan secara teratur.  Simpanan sukarela yang setiap saat dapat diaambil sesuai ketentuan koperasi yang bersangkutan.

***

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->