KODE MODUL EL.

003

SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN BIDANG KEAHLIAN TEKNIK ELEKTRONIKA PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK AUDIO VIDEO

Penggunaan Peralatan Bengkel

BAGIAN PROYEK PENGEMBANGAN KURIKULUM DIREKTORAT PENDIDIKAN MENENGAH KEJURUAN DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL 2003

KATA PENGANTAR

Modul PENGGUNAAN PERALATAN BENGKEL digunakan sebagai panduan kegiatan belajar untuk membentuk kompetensi, yaitu Mengoperasikan Peralatan Elektronik Audio, Mengoperasikan Peralatan Elektronik Video, dan Mengoperasikan Peralatan Elektronik Game Komersial pada Bidang Keahlian Teknik Eleketronika untuk Program Keahlian Teknik Audio Video. Modul ini terdiri atas 3 Kegiatan Belajar. Kegiatan Belajar 1 membahas tentang penggunaan peralatan tangan, Kegiatan Belajar 2 membahas tentang penggunaan solder, dan Kegiatan belajar 3 membahas tentang penggunaan peralatan mesin.

Yogyakarta, Penyusun,

Desember 2003

Tim Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta

ii

DAFTAR ISI MODUL

Halaman HALAMAN DEPAN ................................................................................... i KATA PENGANTAR .................................................................................. ii DAFTAR ISI ........................................................................................... iii PETA KEDUDUKAN MODUL ..................................................................... v PERISTILAHAN / GLOSSARY ................................................................... vii I. PENDAHULUAN ................................................................................ 1 A. DESKRIPSI ................................................................................. 1 B. PRASYARAT ................................................................................ 1 C. PETUNJUK PENGGUNAAN MODUL ................................................ 2 1. Petunjuk bagi peserta diklat ................................................... 2 2. Peran guru ............................................................................ 2 D. TUJUAN AKHIR ........................................................................... 2 E. KOMPETENSI .............................................................................. 3 F. CEK KEMAMPUAN ...................................................................... 4 II. PEMBELAJARAN ............................................................................... 5 A. RENCANA BELAJAR PESERTA DIKLAT ........................................... 5 B. KEGIATAN BELAJAR .................................................................... 6 1. Kegiatan Belajar 1 : Penggunaan Peralatan Tangan .................. 6 a. Tujuan kegiatan pembelajaran 1 ........................................ 6 b. Uraian Materi 1 ................................................................ 6 c. Rangkuman 1 .................................................................. 12 d. Tugas 1............................................................................ 12 e. Tes formatif 1 .................................................................. 12 f. Kunci jawaban formatif 1 ................................................... 13 g. Lembar kerja 1 ................................................................. 13 2. Kegiatan Belajar 2 : Penggunaan Solder ................................... 24 a. Tujuan kegiatan pembelajaran 2......................................... 24

iii

b. Uraian Materi 2 ................................................................. 24 c. Rangkuman 2 ................................................................... 25 d. Tugas 2............................................................................ 25 e. Tes formatif 2 .................................................................. 25 f. Kunci jawaban formatif 2 .................................................. 25 g. Lembar kerja 2 ................................................................. 25 3. Kegiatan Belajar 3 Penggunaan Peralatan Mesin ....................... 28 a. Tujuan kegiatan pembelajaran 3......................................... 28 b. Uraian Materi 3 ................................................................. 28 c. Rangkuman 3 .................................................................. 40 d. Tugas 3............................................................................ 40 e. Tes formatif 3 ................................................................... 40 f. Kunci jawaban formatif 3 ................................................... 41 g. Lembar kerja 3 ................................................................. 41 III. EVALUASI ........................................................................................ 46 A. PERTANYAAN ............................................................................. 46 B. KUNCI JAWABAN ........................................................................ 46 C. KRITERIA KELULUSAN ................................................................ 47 IV. PENUTUP ......................................................................................... 48 DAFTAR PUSTAKA ................................................................................. 49

iv

PETA KEDUDUKAN MODUL

A. DIAGRAM PENCAPAIAN KOMPETENSI
Diagram ini menunjukkan tahapan urutan pencapaian kompetensi yang dilatihkan pada peserta diklat dalam kurun waktu tiga tahun. Modul Pengunaan Alat Bengkel merupakan salah satu modul untuk membentuk kompetensi Mengoperasikan Peralatan Elektronik Audio, Mengoperasikan Peralatan Elektronik Video, dan Mengoperasikan Peralatan Elektronik Game Komersial.

TINGKAT I

TINGKAT II

A.1. SLTP & yang sederajad

1

B.1. B.2. B.3.

4

C.1.

7

A

A.2.

2

5

C.2.

8

B

A.3.

3

6

C.3.

9

C

TINGKAT II

TINGKAT III

A B C

D.1. D.2. D.3.

10 11 12

E.1. E.2. E.3.

13 14 15

F.1. F.2. F.3.

16 17 18

LULUS SMK

Keterangan : A.1. A.2. A.3. B.1. B.2. B.3. Mengoperasikan Peralatan elektronik Audio Mengoperasikan Peralatan elektronik Video Mengoperasikan Peralatan elektronik Game Komersial Merawat Peralatan Elektronik Audio Merawat Peralatan ElektronikVideo Merawat Peralatan Elektronik Game Komersia

v

D.001 AU.2. KEDUDUKAN MODUL EL.002 AU.3.003 VI.003 EL.004 GA.1.003 EL. D. F. E.2.002 GA.C.001 VI.003 1 GA.3.002 VI.003 VI.1.2.001 AU.1. E.001 GA.003 EL.002 EL.002 EL. C. F.003 2 3 Ketarangan : AU.2.3. D. Menginstalasi Peralatan Elektronik Audio Menginstalasi Peralatan Elektronik Video Menginstalasi Peralatan Elektronik Game Komersial Menerapkan Peralatan Elektronik Audio Menerapkan Peralatan Elektronik Video Menerapkan Peralatan Elektronik Game Komersial Melakukan Troubleshooting Peralatan Elektronik Audio Melakukan Troubleshooting Peralatan Elektronik Video Melakukan Troubleshooting Peralatan Elektronik Game Komersial Memperbaiki Kerusakan atau Gangguan Peralatan Elektronik Audio Memperbaiki Peralatan Elektronik Video Memperbaiki Peralatan Elektronik Game Komersial B.002 GA. Keselamatan dan Kesehatan Kerja Penggunaan Alat Bantu dan Alat Ukur Sederhana Penggunaan Peralatan Bengkel Gambar Teknik Elektronika Peralatan Game Komersial Prosedur Standar Pengoperasian Game Komersial Penggunaan Komputer Pribadi Pesawat Video Prosedur Standar Pengoperasian Pesawat Video Pengaturan Respons Impresif Video vi .002 VI.004 AU.001 GA.001 EL.002 AU.3.001 EL. C.1.003 Pesawat Audio Prosedur Standar Pengoperasian Pesawat Audio Pengaturan Respons Akustik Prosedur Kerja. F. E.001 VI.

putaran per menit. 1 PK = 736 Watt : yaitu kecepatan potong. dengan satuan m/menit Rpm Use factor Elektroda : yaitu revolution per minute. untuk mengukur putaran mata bor per menitnya : merupakan faktor penggunaan suatu alat : merupakan bahan penyambungan las pada las listrik atau las karbit. vii . pada perbaikan stator mesin listrik : yaitu pasta solder untuk memudahkan proses penyolderan timah pada konduktor : merupakan ukuran daya kuda.PERISTILAHAN / GLOSSARY Portable PRT SNIJ/die Strended Varnier Caliper Rewinding Fluks nonacidic PK Cutting speed : mempunyai arti mudah dibawa kemana-mana : yaitu papan rangkaian tercetak identik dengan PCB = printed circuit board : yaitu ulir luar untuk pembuatan tap ulir luar : yaitu jenis kabel serabut : yaitu mistar sorong atau jangka sorong : yaitu pembelitan ulang. kecepatan mata bor dalam memotong bahan yang dibor.

Kegiatan Belajar 2 membahas tentang solder dan penggunaannya. mesin gergaji. B. tap dan ulir. Modul ini terdiri atas 3 Kegiatan Belajar. 1 . Kegiatan Belajar 3 membahas tentang peralatan mesin meliputi mesin gerinda. kemampuan awal yang harus dimiliki peserta diklat yaitu sudah memahami dan menguasai prosedur keselamatan dan kesehatan kerja kerja. dan mesin pengerjaan plat. Kegiatan Belajar 1 membahas tentang peralatan tangan meliputi kikir. dan alat ukur. PRASYARAT Untuk melaksanakan modul PENGGUNAAN PERALATAN BENGKEL. gergaji tangan. mesin bor.BAB I PENDAHULUAN A. Hasil belajar yang akan dicapai setelah selesai mempelajari modul ini adalah peserta diklat mampu menggunakan peralatan bengkel proyek sesuai dengan fungsi dan prosedur yang berlaku dan penggunaan perlengkapan keselamatan dan kesehatan kerja sesuai dengn prosedur yang berlaku. DESKRIPSI JUDUL Modul PENGGUNAAN PERALATAN BENGKEL memiliki ruang lingkup meliputi peralatan tangan dan peralatan mesin yang digunakan dibengkel.

Menyiapkan segala bahan dan perlengkapan yang diperlukan. PETUNJUK PENGGUNAAN MODUL Langkah-langkah yang perlu dilakukan dalam penggunakan modul. Membimbing peserta diklat melalui tugas-tugas pelatihan yang dijelaskan dalam tahap belajar 3. memperoleh hasil belajar secara maksimal antara lain : untuk 1. Membantu peserta diklat dalam memahami konsep. dan menjawab pertanyaan peserta diklat mengenai proses belajar siswa 4. 2. Melakukan diskusi tentang hal-hal yang akan dilakukan dalam mempraktikan materi modul dengan instruktur. Petunjuk bagi Peserta Diklat 1. 5. 2. praktik baru. Membantu peserta diklat untuk menentukan dan mengakses sumber tambahan lain yang diperlukan untuk belajar 5. 2 .C. Mempersiapkanan mental dan phisik secara baik. Mengorganisasikan kegiatan belajar kelompok jika diperlukan 6. 4. diharapkan peserta diklat mampu menggunakan peralatan bengkel proyek sesuai dengan fungsi dan prosedur yang berlaku dan penggunaan perlengkapan keselamatan dan kesehatan kerja sesuai dengan prosedur yang berlaku. 3. Petunjuk bagi Guru 1. Membantu peserta diklat dalam merencanakan proses belajar 2. Bekerja secara kelompok untuk pekerjaan yang komplek. Menggunakan sistem keselamatan kerja yang benar. TUJUAN AKHIR Setelah mempelajari dan melakukan praktik berdasarkan kegiatan belajar dan lembar kerja yang ada pada modul. Merencanakan seorang ahli/pendamping guru dari tempat kerja untuk membantu jika diperlukan D.

E. KOMPETENSI Modul ini merupakan subkompetensi Menggunakan Peralatan Bengkel Proyek yang menjadi salah satu unsur untuk membentuk kompetensi Mengoperasikan Peralatan Elektronik Video. kikir. Kompetensi/ Subkompetensi Menggunakan Peralatan Bengkel Proyek Kriteria Unjuk Kerja Lingkup Belajar · · Peral Peral Materi Pokok Pembelajaran Sikap Ketelitian dan Keselamatan Kerja Pengetahuan Jenis-jenis peralatan bengkel dan proyek Ketrampilan Penggunaan Mesin Bur. Ragum alat-alat tangan (tang. obeng. Uraian subkompetensi ini dijabarkan seperti di bawah ini. Palu. kunci pas dsb) · Peralatan bengkel proyek digunakan sesuai dengan fungsi dan prosedur yang diberlakukan · Penggunanan perlengkapan keselamatan dan kesehatan kerja dilakukan sesuai dengan prosedur yang berlaku atan Tangan atan Mesin 3 . Mesin Potong. Mesin Gerinda. Mesin Lipat. Solder. dan Mengoperasikan Peralatan Elektronik Game Komersial pada Bidang Keahlian Teknik Eleketronika untuk Program Keahlian Teknik Audio Video.

gergaji tangan. mesin bor. alat ukur mekanik 2. CEK KEMAMPUAN Sebelum mempelajari modul ini. isilah cek list (ü) kemampuan yang telah peserta diklat miliki dengan sikap jujur dan dapat dipertanggungjawabkan : Jawaban Tidak Ya Subkompetensi Menggunakan peralatan bengkel proyek Pernyataan 1. maka pelajarilah modul ini. tap dan ulir. mesin pengerjaan plat Jika jawaban ‘Ya’ Kerjakan Kerjakan tes formatif 1 Kerjakan tes formatif 2 Kerjakan tes formatif 3 Apabila anda menjawab Tidak pada salah satu pernyataan di atas. mesin gergaji.F. Saya dapat menggunakan kikir. Saya dapat menggunakan solder 3. Saya dapat menggunakan mesin gerinda. 4 .

RENCANA BELAJAR PESERTA DIKLAT Kompetensi : Mengoperasikan Peralatan Elektronik Audio Mengoperasikan Peralatan Elektronik Video Mengoperasikan Peralatan Elektronik Game Komersial Sub Kompetensi : Menggunakan Peralatan Bengkel Proyek Jenis Kegiatan Tanggal Waktu Tempat Belajar Alasan Perubahan Tanda Tangan Guru Kegiatan Belajar 1 Penggunaan Peralatan Tangan Kegaitan Belajar 2 Penggunaan Solder Kegiatan Belajar 3 Penggunaan Peralatan Mesin 5 .BAB II PEMBELAJARAN A.

namun ada juga yang menggunakan peralatan mesin atau gabungan. Menjelaskan dan menggunaan alat ukur dengan tepat b. Menjelaskan dan menggunaan kikir dengan tepat 3. Tujuan Kegiatan Pembelajaran 1 Peserta diklat memiliki kemampuan : 1. Kegiatan Belajar 1 : Penggunaan Peralatan Tangan a. Menjelaskan jenis-jenis peralatan tangan dengan tepat 2. Menjelaskan dan menggunaan tap dan ulir dengan tepat 5. yaitu : 6 . Bentuknya Sederhana 2. Menggunakan sumber listrik yang tidak terlalu besar 5. Ringan 3.B. Relatif mudah penggunaannya Peralatan tangan dapat digolongkan menjadi 3 kelompok. Mudah dibawa (portable) 4. Uraian Materi 1 1) Pengantar Pekerjaan mekanik listrik yang dilakukan di bengkel listrik biasanya dikerjakan dengan menggunakan beberapa peralatan tertentu. KEGIATAN BELAJAR 1. baik peralatan tangan maupun peralatan mesin. Peralatan tangan yang dimaksud adalah segala macam perkakas atau alat yang digunakan secara manual (tangan) untuk pekerjaan-pekerjaan mekanik di bengkel listrik (elektro). Digunakan secara manual 6. Menjelaskan dan menggunaan gergaji tangan dengan tepat 4. Kadang pekerjaan tersebut dikerjakan cukup hanya menggunakan peralatan tangan saja. Secara umum peralatan tangan mempunyai ciri-ciri antara lain : 1.

Jika ditinjau dari bentuknya. ada beberapa tipe yang sering kita jumpai. square. Macam-Macam Permukaan Kikir 7 . Perhatikan Gambar 1 dan 2 berikut ini : Gambar 1. Mengikir adalah suatu pekerjaan dalam proses pengikiran/pemotongan permukaan benda kerja oleh gigi-gigi kikir. Peralatan tangan yang menggunakan sumber listrik dengan daya yang relatif kecil. antara lain bentuk flat. 2) Kikir Bekerja di bengkel mekanik hampir selalu berhubungan dengan pekerjaan mengikir di samping pekerjaan yang lain. jangka sorong. obeng. sedang dan halus.1. gergaji tangan. triangular or tree square. half round dan elliptical. palu. dan sebagainya. misalnya: mistar. Peralatan tangan yang digunakan untuk pengukuran besaran tertentu. terdiri dari kasar. misalnya: kikir. busur derajat. potongan. dan lain-lain 2. pengukur tekanan. Macam-Macam Bentuk Kikir Gambar 2. solder. Dilihat dari bentuk permukaannya. Peralatan tangan tanpa sumber tenaga dari luar. tang. gergaji listrik manual. mikro meter. round. Kikir terbuat dari baja tempa yang mengandung karbon tinggi dan meliputi bagian panjang. 3. bentuk dan gigi pemotong. misalnya : bor listrik pistol.

Pada Gambar 3 diperlihatkan bentuk gergaji tangan dan cara pemasangan daun gergaji pada sengkangnya. Lebar dan tebal daun gergaji tangan pada umumnya bergigi tunggal. Satu set tap ulir dalam b. Letak giginya bersilang-silang (zig-zag). b. Ada beberapa tipe gergaji jika ditinjau dari bingkai dan daun gergaji yang ada di pasaran. Gambar 3. Gambar 4. pekerjaan di bengkel mekanik yang paling sering kita jumpai adalah pekerjaan menggergaji. Gerjaji Tangan dan Pemasangan Daun Gergaji 4) Tap dan Ulir Luar a. Sifatnya kaku dan mudah patah. Gergaji digunakan untuk memotong atau untuk mengurangi ketebalan suatu benda kerja. Alat yang digunakan untuk menggergaji disebut gergaji. Pemegang ulir dalam 8 . Beberapa Macam Bentuk Ulir dan Tap a. hal ini untuk menghindari macetnya gergaji utama pada waktu menggergaji benda kerja yang berukuran tebal.3) Gergaji Tangan Selain mengikir. Banyaknya gigi antara 6–14 gigi tiap incinya.

Bagian tirus ujungnya sangat pendek. Pemotong ulir luar untuk besi atau pipa. yang disebut alur. digunakan dari batang membuat/memotong ulir-ulir luar Ditinjau dari bentuknya. Tangkai penglir luar Pada pelaksanaan mengulir luar. Tap ini dibuat berbentuk ulir luar yang digerinda dengan tiga atau lebih lekukan memanjang. (a) (b) Gambar 5. Bentuk tirus pada ujungnya lebih pendek dari tap nomor pertama. sehingga dapat mencapai dasar untuk lubang tak tembus. Ada juga yang terbuat dari bahan baja karbon yang dikeraskan. yaitu pemotong ulir belah. Tap dibuat dari bahan baja dengan kecepatan tinggi. 9 . Pemotong ulir luar (SNIJ/die) dibuat dari bahan baja karbon tinggi. Tap yang pertama kali digunakan mempunyai bentuk tirus di ujungnya. Tap ulir nomor dua. a. untuk mempermudah pemotongan. dipakai setelah tap ulir nomor pertama. Tap tangan biasanya terdiri dari tiga buah dalam satu set untuk diameter sampai dengan 5 mm. Tap nomor dua hanya 25 % pemotongannya.Tap adalah suatu alat yang digunakan untuk membuat ulir dalam dengan tangan atau mesin. ulir luar ini mempunyai tiga tipe. Tap nomor tiga. Bentuk ulir yang dihasilkan hanya 55% dari bentuk ulir sesungguhnya. Alur inilah yang membentuk sisi-sisi pemotongnya. merupakan tap yang terakhir dan membentuk profil ulir yang penuh. pemotong ulir tertutup dan mur pemotong ulir. Batang Baud & Jenis Pengulir Luar b. balok pengulir dimasukkan ke dalam tangkai pemutar dengan diikat oleh baut sekrup pengikat.

baja biasanya kualitas garis-garis dan pada Ukuran berkualitas dalam 10 . yang sering diperlukan antara lain volt meter.b adalah jenis tangkai pengulir luar yang mempunyai tiga buah baut pengikat. Gambar 6. jangka sorong. ampere meter. 5) Alat Ukur Balok Jenis Pengulir Luar yang akan Dipasang ke dalam Tangkainya Alat ukur yang sangat diperlukan di bengkel mekanik elektro. Untuk pekerjaan di bengkel dengan digunakan. yang digunakan untuk mengukur besaran fisik antara lain mistar baja. dari dari penggaris baja sangat sering Ketelitian tergantung skala. dan ohm meter. pembacaan pembagian penggaris Gambar 7. busur derajat dan mikrometer. Sedangkan untuk mengukur besaran listrik. Gambar 5.a diperlihatkan bentuk batang baut yang telah diulir dan balok pengulir luar.Pada Gambar 5. Gambar 6 adalah balok pengulir luar yang akan dimasukkan ke dalam tangkai pengulir. Jangka Sorong dan Pengukurannya tinggi ketelitian rendah.

laras/lengan 5. Alat ini juga sering digunakan untuk mengukur ketebalan kertas.02 mm s/d 0.pembagian 1/1 atau ½ mili meter. cincin pengunci 4. Mikrometer Alat ukur yang digunakan untuk mengukur diameter suatu kawat email. biasanya pada pekerjaan rewinding. Tingkat ketelitian pembacaan jangka sorong bervariasi. misalnya pada perbaikan belitan motor listrik. Jangka sorong biasanya digunakan untuk mengukur diameter luar. sarung embagi 6. 11 . tebal dinding lubang silinder. diameter dalam. poos penekan 3. atau jarak antar pinch diameter dari ulir. dan kedalaman lubang.01 mm. Keterangan: 1. Alat ini mempunyai tingkat ketelitian yang lebih presisi dibanding dengan jangka sorong atau mistar baja. tombol perasa 7. Perhatikan Gambar 8 berikut ini. panjang. digunakan alat ukur jangka sorong (Vernier Caliper). Jangka sorong yang sering digunakan pada pekerjaan bengkel memiliki tingkat ketelitian 0.05 mm. landasan 2. frim/rangka Gambar 8. Sedangkan untuk mengukur benda kerja dengan berbagai bentuk dan ukuran dengan ketelitian yang lebih tinggi dibandingkan dengan mistar baja. tergantung pada pembuatan skala noniusnya. digunakanlah apa yang disebut dengan mikro meter (Perhatikan Gambar 8). Tingkat ketelitiannya biasanya digunakan 0.

dan sebagainya. rangkaian listrik. Tes formatif 1 1. kualitas dan harga alat ini. Tingkat ketelitian dalam pembacaan skala pada alat ini bervariasi. Apakah yang dimaksud dengan tap ? 12 . palu. jangka sorong. Jelaskan ciri-ciri peralatan tangan ? 2. dan sebagainya. Kelompok terakhir yaitu peralatan tangan yang digunakan untuk pengukuran besaran tertentu. mikro meter.Alat ukur yang lain yang sering digunakan untuk pekerjaan mekanik elektro adalah AVO meter. dan lain-lain. c. Tugas 1 1. tegangan listrik dan tahanan listrik. d. misalnya: mistar. Diskusikan dengan guru pembimbing tentang keselamatan dan kesehatan kerja dalam pengoperasian peralatan ! e. Catat semua fungsi masing-masing peralatan tangan yang ada ! 3. misalnya: kikir. tergantung dari penggunaan. solder. Rangkuman 1 Peralatan tangan dapat digolongkan menjadi 3 kelompok. busur derajat. Alat ini digunakan untuk mengetes atau menguji besaran listrik pada pekerjaan pembuatan proyek elektro. Amati dan perhatikan fungsi peralatan tangan yang terdapat dibengkel ! 2. misalnya : bor listrik pistol. obeng. Jelaskan penggunaan kikir ? 3. Kelompok pertama yaitu peralatan tangan tanpa sumber tenaga dari luar. dan lain-lain. misalnya pembuatan rangkaian power supply. pengukur tekanan. Kelompok kedua yaitu peralatan tangan yang menggunakan sumber listrik dengan daya yang relatif kecil. gergaji tangan. AVO meter sebenarnya merupakan alat gabungan yang bisa digunakan untuk mengukur arus listrik. gergaji listrik manual. tang.

...... Apakah akibat dari penggunaan peralatan tangan yang tidak sesuai dengan fungsi dan prosedur yang seharusnya ? f........................................................ 1 buah 13 .. Siku baja .................................................. Jangka sorong biasanya digunakan untuk mengukur diameter luar............... Tap adalah suatu alat yang digunakan untuk membuat ulir dalam dengan tangan atau mesin 4........................................ 1 buah 5.. Kunci jawaban formatif 1 1.. diameter dalam....... 1 buah 4.................... Penitik ............ Akibatnya sangat fatal karena dapat mengakibatkan kecelakaan dan penyakit akibat kerja selain itu dapat menyebabkan alat tersebut menjadi rusak sehingga penggunaan alat yang tepat untuk fungsi yang tepat g............... Jangka sorong dapat digunakan untuk mengukur apa saja ? 5....... Peralatan tangan mempunyai cirri-ciri sebagai berikut : · Bentuknya Sederhana · Ringan · Mudah dibawa (portable) · Menggunakan sumber listrik yang tidak terlalu besar · Digunakan secara manual · Relatif mudah penggunaannya 2................................................................. Gergaji .. Lembar Kerja 1 1) Alat dan Bahan 1............ panjang dan kedalaman lubang. Penggores ......... 1 buah 7.............. Mistar baja . 1 buah 3.........4........... 1 set 2. Jangka putar ........ 1 bua 6........ Kikir dengan berbagai bentuk dan ukuran ....... Kikir digunakan untuk memotong atau menghaluskan permukaan benda kerja.................... 5.. 3......

. Ragum penjepit ..................... 1 buah 10.. Hati-hatilah dengan pekerjaan menggergaji...... 1 buah 11.. Sediakanlah kotak PPPK di ruang kerja ! 2.............. Gerakkanlah atau beri tanda garis dengan penggores! Gambar 9............................ menandai dan menggores (perhatikan Gambar 9)..... Hindarkanlah bertengkar atau bergumul dengan orang lain di tempat kerja ! 4. b...... berkonsentrasilah pada pekerjaan ! 3) Langkah Kerja a) Menggores dan Menitik 1...... Mengukur........................................... 1 buah 2) Kesehatan dan Keselamatan Kerja 1..... Ukuran yang diminta pada skala dan pada ujung dari permukaan A harus sama....... Mengukur dan Menandai 14 ...................... 1 buah 12..... jangan sampai kena anggota badan ! 3...... Kapur tulis . Jangka sorong ...... a.... Sisipkanlah titik dari penggores pada tanda dan dorong mistar itu berlawanan miring ringan ! d....................... Besi strip ukuran 5x40x100 mm ...... Sikat kawat .........8...................................... 1 buah 9... Tandailah pada permukaan depan mistar ! c... Janganlah melemparkan sesuatu ke tempat kerja......

b.2. siku dan penggores (perhatikan Gambar 10). Ulangilah pekerjaan itu pada permukaan A ! Gambar 10. a. Mengukur dan Menggambar 3. Tekanlah penyiku atau penggaris agak kuat benda kerja dan gambar culup sekali saja! ii. c. Mengukur dan menggambar tanda garis dengan mistar baja. Hasil kemiringan yang salah akan membuat goresan yang kabur dan tidak akan benar dalam memindahkan ukuran. Kecondongan penggores pada arah maju. Penggores harus cukup kemiringan-nya dari jalan garis pemotongannya. Perhatikan cara memberi tanda sebagai berikut: i. 15 . Tekanlah mistar siku pada permukaan B dan gerakkan mistar hingga menyentuh muka depan dari mistar baja! b. a. Menempatkan penggores dengan arah berlawanan (perhatikan Gambar 11). Gerakkanlah mistar baja dan gambarlah sebuah garis dengan penggores ! c.

Ujung-ujung kaki harus selalu bersentuhan panjang. Untuk menggores dalam bentuk lingkaran digunakan jangka (jangka pegas dari besi). harus ujung-ujung tajam sebagaimana ujung penggores. Gambar 11. Menggores bentuk lingkaran (perhatikan Gambar 12). b. Menggores Bentuk Lingkaran dan Pada jangka pada harus waktu harus arah mempunyai ujung yang sama 16 . Cara Memberi Tanda 4. dll). dimiringkan perputaran. Untuk mendapatkan garis-garis yang jangka tepat. Menggores dengan Arah Berlawanan b. menggores. a. plat. Penggunaan jangka ini untuk menggores lingkaran dan garis lengkung pada benda kerja (besi.a. Gambar 12.

Bagian yang ditekan akan terdorong ke permukaan di sekitar ujung penitik. Ujung penitik diperkeras dan digerinda dengan sudut antara 30o–90o. Penitikan dilakukan terhadap benda yang lebih lunak dibandingkan dengan alat penitik yang digunakan. Miringkan dan geser sepanjang garis hingga tepat pada garis potong dimana tempat pusat dititik 3. Penandaan dengan penitik terutama untuk tiga tujuan. Pegang penitik dengan tangan kiri (bukan kidal) 2. Untuk mejelaskan garis hingga di mana bagian yang akan dikerjakan. Menitik Benda Kerja Adapun cara menandai pusat sebagai berikut : 1. Penitik dipukul satu kali dengan pukulan yang ringan. Menentukan pusat-pusat lubang pada perpotongan dari pengeboran.5. Jika sudah tepat pukul lagi lebih keras untuk memperjelas tanda titik tersebut. Cara Menandai Pusat garis untuk mempermudah dan memusatkan awal 17 . Untuk memperjelas garis-garis dari goresan yang telah dibuat. Perhatikan Gambar 13 dan 14. 2. Proses penitikan ini merupakan proses pembuatan lubang pada benda kerja. Gambar 13. Menitik benda kerja Setelah proses penggoresan dilanjutkan penitikan. dan periksa posisinya. 3. yaitu : 1. Gambar 14.

Kaki Pandangan lurus selalu ditujukan benda kerja. Ujung penitik yang benar b) Mengikir Benda Kerja 1. 18 . Kaki harus terbentang menyesuaikan panjang dengan kikir. Perhatikan Gambar 17. Posisi tubuh Selama mengikir. Gerakan Badan dan Kaki Gambar 17. selama gerak pemotongan.Betul Kemungkinan salah Gambar 15. Gambar 16. Sudut antara poros ragumdan kaki mendekati 30o o untuk kaki kiri dan 75 untuk kaki kanan. berdiri di sisi sebelah kiri ragum dengan kaki tetap tidak berubah. Posisi Tubuh Saat Mengikir 2. Gerakan badan dan kaki Posisi badan berdiri tegak dan berlahan-ahan sebelah pada kanan condong tetap maju lurus.

Tangan kanan : Peganglah tangkai kikir dengan posisi ibu jari di atas pegangan dan jari lainnya di bawah pegangan. Cara Memegang Kikir 4. c. Menggunakan kikir yang kecil dengan gerakan yang tidak terlalu kuat dan pegang kikir dengan tangan kanan dan ujung kikir dipegang oleh ibu jari dan jari-jari lainnya. b.3. Pada waktu mulai usapan pertama. Cara memegang kikir a. Tangan kiri :Tempatkan ibu jari pada ujung kikir dan jarijari yang lain sedikit ditekukan akan tetapi tidak sampai memegang atau menggenggam. tekanan minimum pada tangan kiri dan tekanan maksimum kanan. Gambar 18. Gambar 19: Tekanan pada Kikir pada tangan 19 . Tekanan pada kikir Tekanan pada kikir tergantung pada ukuran kikir dan benda kerja yang dikikir. tekanan maksimum pada tangan kiri dan tekanan minimum pada tangan kiri. Tekanan tangan kiri dan kanan sama kuat saat pemotongan di tenganhtengah. Pada saat usapan terakhir.

bentuk permukaan benda kerja. Mengikir rata a.5. Pengikiran memanjang. a. dengan sudut 60o terhadap sisi memanjang. sedemikian hinggga penjempitan tidak menyebabkan benda kerja rusak atau bengkok. b. Pengikiran digunakan sejajar dengan benda melintang. Pemilihan kikir Pemilihan macam kikir yang digunakan tergantung pada ukuran. Mengikir Menyilang Benda kerja dijepit dengan ragum. Mengikir Melintang c. Gambar 20. Mengikir Memajang b. c. kikir digunakan sejajar dengan sisi panjang benda. a. dilakukan pada proses finishing. menyilang. kikir Pengikiran kerja. 20 .

Pengikiran tersebut dilakukan dengan gerakan berayun. mengikir dengan mengerjakannya menandai yang Selanjutnya memanjang arah menyilang. 2. Agar dapat menghasilkan permukaan kikir yang halus dan rata.b. Pengikiran arah memanjang ke depan sambil diputar turun naik. 3. 21 . Cara Mengikir Radius c. Gambar 21. Mengikir Radius Perlengkapan yang digunakan adalah radius gauge atau dengan jangka putar sebagai alat pemeriksa hasil radius yang diinginkan. Mengikir benda kerja menjadi segi delapan permukaan. Mengikir benda kerja menjadi segi enam belas permukaan. maka kikir harus dibersihkan dengan sikat kawat. Mengikir benda kerja dari segi enam belas menjadi bulat 4. batas akan dan Cara yaitu radius dikikir. Mengikir Bulat Dari bentuk balok akan dibuat bulat dapat dilakukan pengikiran sebagai berikut : 1.

Cara mengikir bulat b.a. Penandaan Pemotongan Awal 5. depan dan kencangkan dengan kekuatan maksimum! 2. buatlah alur dengan kikir segitiga pada ujung garis yang akan digergaji! 3. Hasil pemotongan yang baik adalah bila menurut metode yang telah ditentukan. Letakkanlah gergaji di alur tersebut dan dimiringkan ke muka kira-kira 10o ! 4. Penjepitan benda kerja c) Menggergaji Besi Strip 1. a. Perhatikanlah posisi tubuh. Pasanglah daun gergaji menghadap ke b. 22 . Tekanan yang tidak cukup pada permulaan pemotongan akan menyebabkan gigi-gigi gergaji menggosok benda kerja dan menjadi cepat tumpul ! Gambar 23. Gambar 22. Sebelum proses pemotongan.

6. Bagaimanakah cara memotong/menggergaji benda kerja jika hasil diharapkan seperti Gambar 25? Gambar 25. Apa yang harus dilakukan jika akan menggores benda kerja dari bahan logam (besi) agar memudahkan dalam penandaan/ penggoresan? 3. Mengapa pada pemasangan daun gergaji mata atau gigi gergaji tersebut dipasang menghadap ke depan? 5. terjadi slip Gambar 24. Hasil Pemotongan 4) Lembar Latihan 1. Apabila pada permulaan pemotongan tidak dibuat alur maka akan terjadi slip seperti terlihat pada gambar di samping. Bagaimanakah cara menajamkan mata/ujung penitik yang benar? 2. Apabila sudut pemotongan terlalu besar maka akan menyebabkan mata gergaji cepat rusak a. Jelaskan bagaimanakah mengukur bahwa hasil kikiran benarbenar sudah siku! 4. 7. benar b. Hasil Gergajian 23 .

sisanya dari bahan lain. Ada dua macam pengelasan dilihat dari bahannya. Soder ringan mempunyai suatu titik didih yang rendah. yakni pertama pengelasan perak. Pada solder sedang. Batang soder berat dengan ukuran dari 2. komposisinya 50% dari timah dan 50% dari bahan perak.2. Pada umumnya ada tiga jenis ukuran solder yang biasa digunakan. Sedangkan solder berat. Biasanya digunakan untuk merakit/menyolder komponen-komponen elektronika. Kegiatan Belajar 2 : Penggunaan Solder a. biasanya digunakan untuk industri yang memerlukan suhu tinggi. Batang solder ini digunakan untuk : konduktor besar lebih dari 10 mm. Metal lembaran dari fabrikasi. digunakan dalam proses pengelasan. 24 . Menjelaskan jenis-jenis solder dengan tepat. 35% timah dan 55% dari seng. Variasi komposisi ini akan mempengaruhi suhu titik didih solder. sedang dan berat. 10 KW. 10 mm. plat baja dalam kontrol pabrik.4 KW s. yaitu : 1.d. Pada umumnya solder lunak disusun dari 40% timah dan 60% dari timah hitam. komposisi 6% bahan kuningan. 2. 2. yakni ringan. Menggunakan solder dengan tepat.d. Komposisinya 50% timah dan 50% timah hitam. Tujuan Kegiatan Pembelajaran 2 Peserta diklat memiliki kemampuan : 1. b. Solder medium dari 200 watt sampai 240 watt digunakan untuk konduktor dengan ukuran 2 s. Pada pengelasan dengan batang solder kuningan. Uraian Materi 2 Solder listrik dibuat menjadi tiga macam tingkatan penyolderan.

……………….. Terdapat tiga ukuran jenis solder yang sering digunakan yaitu batang solder berat. Solder berat dengan daya antara 2. Perhatikan bagianbagiannya! 2. d. cetakan papan rangkaian (CRT). Sebutkan solder yang digunakan untuk menyolder komponenkomponen elektronik? 2.………. 3. dan batang solder ringan.d. 25 . Solder ringan dengan daya antara 20 watt s/d 40 watt g. Lembar kerja 2 1) Alat dan Bahan 1. Rangkuman 2 Solder digunakan untuk merakit atau menyolder komponen elektronika. Solder ringan yang memiliki daya antara 20 watt s/d 40 watt.d diameter 2 mm. Tempat sandaran solder………………………………. Batang solder ringan.3. 40 watt. Catat berapa daya solder tersebut! e. 1 buah 1 buah 1 buah 1 buah 2.. Kunci jawaban formatif 2 1. Jenis penggunaannya adalah : untuk bahan semikonduktor. c. batang solder medium.. Sebutkan jenis solder yang biasa digunakan saat ini? f. Tugas 2 1.…. untuk daya dari 20 watt s. Solder medium dengan daya antara 200 watt s/d 220 watt c. Penyedot solder………………………………. 4. Timah solder……………………………………………. kabel lampu s. 1 buah 5. 2. Solder listrik…………………………………………….4 kwatt dan 10 kwatt b. PCB lubang ukuran 10x10 cm……. Tes formatif 2 1. Amati solder-solder yang terdapat dibengkel. Terdapat 3 jenis solder yang umum digunakan yaitu : a.

……………. terutama bahan-bahan yang mudah terbakar harus ditempatkan jauh dari tempat penyolderan! 2.………………. Hal ini jika tidak diperhatikan bisa mengakibatkan adanya kebocoran listrik dan bisa berbahaya bagi pemakainya! 4. Siapkanlah semua digunakan! 2. jangan sampai mengenai tangan atau anggota badan lainnya! 3) Langkah Kerja 1. Amplas……………………………………. Tariklah ujung-ujung rupa kabel sedemikian dan lurus! 4. Berhati-hatilah pada waktu menyolder. gemuk. debu. dan lain-lain! 3. Kabel serabut………………………….6. oli. 1 buah 1. Pasta solder……………………………………. bebaskan dari semua kotoran seperti minyak. Menyolder di Atas PCB sehingga alat dan bahan praktik yang akan kedudukan kabel tampak rapi 26 . 2) Kesehatan dan Keselamatan Kerja 1 buah 1 buah 7. Tentukanlah daerah kerja dan alat solder yang dibersihkan terlebih dahulu. Lingkungan kerja yang aman... Tempatkan solder pada tempat penyandaran solder. agar isolasi kabel tidak rusak. 8. Kabel yang menghubungkan solder dengan sumber listrik jangan sampai terpuntir-puntir..………. Perhatikanlah Gambar 26! Gambar 26. terutama pada saat solder sudah dihubungkan ke sumber! 3.

Panaskanlah ujung logam (kabel) yang akan disolder di atas PCB. masukkan/celupkan ujung solder ke pasta solder (fluks 27 . rusak atau cacat. Sedotlah dengan alat tersebut sampai benar-benar bersih dari bekas solderan! 4) Lembar Latihan 1. Bersihkanlah kelebihan solderan yang mati dengan lap pembersih! 11. Proses penyoderan janganlah terlalu lama menempel di atas kabel agar isolasi kabel tidak leleh! 9. Pastikanlah ujung solder dalam kondisi yang bagus dan tidak berbintik-bintik. kemudian lakukan penyolderan ujung kabel tersebut sebelum disatukan (disolder) dengan PCB! 8. Jika perlu gunakan kikir atau gerinda untuk membersihkan ujungnya! 6. Bagaimanakah keselamatan kerja yang sangat penting untuk dilakukan pada saat melakukan penyoderan benda kerja? batang solder pada suhu yang tinggi. Yakinkanlah bahwa proses penyolderan tampak bahwa timah betul-betul sudah menempel dan matang (tampak mengkilat)! 10. Berapakah daya listrik yang digunakan untuk penyolderan komponen elektronika dengan papan rangkaian (PCB)? 2.5. Jika akan melepas solderan. gunakanlah alat penyedot solder. tempatkanlah penyedot di atas solder yang akan ditarik! 12. Panaskanlah nonacidic)! 7. Apakah yang terjadi jika melakukan penyoderan pada papan dan ujung kabel tidak diberi pasta solder? 3. Panaskanlah penyedot dan solder yang akan disedot dengan batang solder selama proses pemanasan (penyolderan) berlangsung! 13.

Tujuan Kegiatan Pembelajaran 3 Peserta diklat memiliki kemampuan : 1. 3. dan pelipatan. berikut ini diberikan penjelasan lebih lanjut tentang jenis pekerjaan tersebut. Menggunakan mesin gergaji sesuai dengan prosedur yang berlaku dengan benar. 2) Mesin Gerinda Mesin gerinda adalah suatu alat yang banyak digunakan untuk penghalusan benda kerja atau untuk penajaman alat-alat perkakas. jangka tusuk. b. dan sebagainya. Menjelaskan jenis-jenis peralatan mesin dengan benar. pahat. Menggunakan mesin gerinda sesuai dengan prosedur yang berlaku dengan benar.3. Yang perlu diperhatikan dalam pemakaian mesin gerinda adalah jenis permukaan batu gerinda yang digunakan. ada beberapa jenis peralatan mesin yang sering digunakan sebagai alat utama proses penyelesaian suatu pekerjaan di samping peralatan bantu lainnya. 2. Secara singkat. Menggunakan mesin pengerjaan plat sesuai dengan prosedur yang berlaku dengan benar. penggergajian. 4. Kegiatan Belajar 3 : Penggunaan Peralatan Mesin a. misalnya mata bor. pemotongan. Menggunakan mesin bor sesuai dengan prosedur yang berlaku dengan benar. penggores. sedangkan batu gerinda dengan permukaan halus digunakan untuk penghalusan atau pengasahan penajaman mata 28 . pengelasan. Untuk permukaan kasar biasanya digunakan untuk penghalusan awal. 5. Uraian Materi 3 1) Pengantar Pada pekerjaan mekanik elektro. Jenis pekerjaan yang memerlukan peralatan mesin tersebut antara lain pengeboran. penghalusan.

Pilihlah roda gerinda yang sisi-sisinya baik ! 2. sebaiknya tidak menggunakan cekam magnet pada dibuat ragum.bor atau lainnya. bidang baru pedoman setelah dan membentuk permukaan yang rata dipindahkan ke cekam magnet. Aturlah pembatas otomatis gerak meja sesuai dengan langkah yang diinginkan ! 29 . Dalam menggerinda suatu benda kerja yang belum rata.5 PK.d. Pasanglah benda kerja pada cekam magnet pada kedudukan yang sesuai untuk penggerindaan ! 3. Kecepatan putar mesin gerinda biasanya sudah tetap. Oleh karena itu untuk hal tersebut membuat suatu pedoman. Mesin Gerinda Berdiri b) Mengerinda Permukaan Vertikal Untuk menggerinda dua permukaan vertikal pada benda kerja berturut-turut sebagai berikut : 1. 2. a) Menggerinda Permukaan Sejajar Dalam pekerjaan menggerinda suatu benda kerja sering permukaan tidak benda perlu mendapatkan listrik kerja yang sudah rata. Gambar 27. dengan sumber tegangan 3 phasa dengan daya antara 1.5 PK S. Perikasalah kerataan benda kerja menggunakan dial indikator (jam ukur) ! 4.

Teknik Menggerinda Benda Kerja Vertikal c) Menggerinda Mata Bor Agar dapat menghasilkan mata bor yang baik maka dalam mengerinda mata bor sebaiknya mengikuti langlah-langkah sebagai berikut : 1. Gambar 28. Pindahkanlah roda gerinda ke depan untuk menggerinda permukaan benda kerja bagian depan. Periksalah secara visual keadaan sudut sisi potong dan yakinkan apakah sudah betul atau masih memerlukan perbaikan! 30 .5. Gerindalah sisi muka benda kerja dengan menggunakan gerakan meja ! Pada Gambar 28 diperlihatkan cara menggerinda permukaan vertikal. Gerindalah permukaan bagian belakang dengan menggerakkan meja ! 6. periksa kedudukan benda kerja ! 7.

pelumasan. Dukunglah mata bor kira-kira 40 mm dari sisi potong dengan satu tangkai tangan mata dan bor pegang dengan tangan lain! 3. Gunakanlah pendingin untuk penggerindaan guna mencegah pemanasan yang berlebih ! 6. Tepatkanlah sisi potong bor pada roda sedemikian rupa sehingga sejajar dengan bidang roda. kunci rahang bor. Di dalam pekerjaan mengebor atau peluasan lubang benda kerja dengan mesin bor.2. 31 . hal-hal yang perlu diperhatikan adalah : kelengkapan mesin bor (misal: ragum bor. Pada Gambar 29 diperlihatkan bagaimana teknik menggerinda mata bor benar! Gambar 29. dan lain-lain) . Teknik Menggerinda Mata Bor 4. pengukur diameter mata bor. Sebagai pisau penyayatnya pada mesin bor ini dinamakan mata bor yang mempunyai ukuran diameter yang bermacammacam. turunkan perlahan-lahan tangan yang memegang gagang bor pada saat menekan mata bor ! 3) Mesin bor Mesin bor adalah merupakan suatu alat pembuat lubang. alur yang atau bisa untuk peluasan dan penghalusan suatu lubang yang efisien. Tempatkanlah jari sedekat mungkin kepada ujung bor pada susukan dan sisi potong sedikit menyentuh tepi roda ! 5. Berikanlah tekanan ringan ke muka dan gunakan dudukan sebagai titik kendali.

antara lain dalam satuan inchi. mesin bor horisontal jenis meja. dan pencegahan kecelakaan. a. Kedua. Gambar 30. a. Komponen penting suatu mesin bor adalah mata bor. mesin bor tetap yang biasanya digunakan untuk pengerjaan benda kerja yang relatif lebih berat. Macam-macam ukuran mata bor terbagi dalam beberapa jenis.jenis bahan yang akan dibor. antara lain : mesin bor meja. Pertama jenis mesin bor listrik tangan (pistol) yang biasanya digunakan pada pekerjaan labil atau untuk pengerjaan benda kerja yang relatif ringan atau dengan ketebalan tipis. b. arah putaran dan kecepatan putaran mesin bor. Mesin Bor Tiang Ada dua macam tipe mesin bor yang digunakan pada pekerjaan mekanik elektro. Mesin Bor Meja b. Untuk jenis mesin bor ini dapat dibedakan menjadi beberapa tipe mesin bor. Pada Gambar 30 di atas diperlihatkan jenis mesin bor meja dan mesin bor tiang. mesin bor tegak. mesin bor tiang. yaitu dari 1/64” sampai 3/8”. mesin bor radial. Dalam satuan milimeter 32 . mesin bor berporos majemuk dan mesin bor koordinat. Mata bor adalah alat pembuat lubang atau alur yang efisien.

harus disesuaiakan dengan bentuk. tanda huruf A s. Macam-Macam Mata Bor dan Bahan Pembuatannya Bahan Baja Besi Tuang Kuningan Brons Al Paduan (Paduan MG tembaga) Bahan Sintetik keras termal Bahan sintetik Termoplasik Sudut Spiral 20o – 30o 10o – 15o 35o – 40o 10o – 15o 35o – 40o Sudut Ujung 1180 1300 1400 800 800 Bentuk Phisik Pada pengaturan kecepatan putaran. ukuran dan sifat benda kerja yang akan dibor. Jenis-jenis mata bor pada proses pengeboran adalah sebagai berikut : 1.0135 – 0. agar dalam menggunakan mesin bor tersebut dapat menghasilkan hasil kerja yang optimal dan efisien. Untuk keperluan pengaturan kecepatan putar mesin bor dapat dituliskan dalam bentuk persamaan sebagai berikut : 33 . Bor senter (untuk pahat lubang) 2. Bor spiral dua alur (bor spiral dengan saluran pendingin) 3. Bor ujung rata 4.228”. Bor alur (bor spiral bertingkat) 5. Peluas standar (bor kontersing) 6.5 mm dengan nomor dari 80 – 1 dengan ukuran 0.234 – 0. Peluas ujung (bor mahkota) Tabel 1.dengan setiap kenaikan bertambah 0. Hal ini harus diperhitungkan secara tepat.413”.d Z dengan ukuran 0.

a. haruslah bekerja dengan hati-hati.. kemungkinan terlebih miring atau bisa meleset. pelumasan. : (a) memperhatikan kelengkapan mesin bor.b diperlihatkan cara Gambar 31. Oleh karena itu pada bagian yang akan dibor dahulu harus dibuat titik pusat yang memenuhi syarat. Sebelum mengebor pekerja mesin lubang harus bor pada dipergunakan benda kerja.rpm = Cutting-speed x 4 Drill-Diameter Keterangan : rpm Cutting speed Drill Diameter : Putaran mata bor per menit : Kecepatan potong . ukuran diameter bor. Pada Gambar 31.m/menit : Diameter lubang …(mm) Pekerjaan mengebor adalah pekerjaan membuat lubang pada benda kerja dengan menggunakan bermacam-macam mesin bor. arah putaran dan kecepatan mesin bor dan pencegahan kecelakaan. Benda Kerja yang Dijepit (b) mengebor benda pekerjaan yang dijepit dengan menggunakan ragum mesin bor. karena pada pemakanan atau pemotongan permulaan.a diperlihatkan posisi badan pada waktu pengerjaan mengebor benda kerja dengan menggunakan mesin bor. Pada Gambar 31. jenis bahan yang akan dibor. Sikap Badan pada Saat Mengebor b. Apabila pekerja akan mengebor dengan teliti. 34 .

Cara Mengebor Benda Berbentuk Bulat b. Oleh (b) Gambar 32.b memperlihatkan cara mengebor untuk pengerjaan mengebor tembus pada benda (a) kerja yang diletakkan pada alas meja bor. ikatlah ragum dengan mur baud pada meja mesin bor. Agar ragum bor tidak turut bergerak. ditahan dengan balok yang sesuai dan diikat dengan mur-baud yang ada di meja kerja. dengan ukuran tebalnya lebih pendek daripada tinggi mulut ragum bor. Cara Mengebor Benda Tembus karena itu pada kerja waktu harus penjepitan benda betul-betul. di bagian bawah benda kerja ditahan dengan bantalan yang rata dan sejajar. Untuk hal ini benda kerja ditahan dengan balok V dan dijepit memakai batang pengikat khusus.a memperlihatkan cara–cara mengebor logam yang berbentuk batang bulat. sudut mata pemotong bor dengan titik pusat lubang yang akan dibor sepusat dengan titik lubang beja bor. Gambar 32. Gambar 32. maka mata bor jangan sampai menyayat permukaan meja bor. a.Untuk benda kerja yang telah rata dan mendatar. 35 . Hal bahwa ini ketika harus bor diperhatikan telah menembus benda pekerjaan.

Jika ujung batang penggerak dipasang dekat sumbu keping penggerak. roda gigi pada poros keping penerus dihubungkan dengan roda gigi penghubung. mesin gergaji pita. a.4) Mesin Gergaji Fungsi utama mesin gergaji adalah untuk memotong benda kerja dalam jumlah banyak. Gegaji Piringan Gesek b. poros roda gigi penghubung memutar keping penggerak menggerakkan batang penggerak sehingga menghasilkan gerakan mundur maju pada sengkang gergaji. maka sengkang gergaji bergerak pendek. a. Gegaji Sengkang b. Berikut gambar berbagai jenis mesin gergaji yang biasa digunakan di bengkel mekanik. dan mesin gergaji bundar. Untuk mengatur panjang pendek 36 . Gerakan mekanik mesin gergaji dapat dijelaskan sebagai berikut. Ada berbagai macam mesin gergaji di antaranya adalah: mesin gergaji datar. Makin jauh letak ujung batang penggerak dari sumbu penggerak makin panjanglah gerakan sengkang. Gambar 33. perhatikan Gambar 33. Perputaran motor dihubungkan oleh sebuah sabuk pada roda poros. Batang penggerak ini terpasang pada suatu alur keping penggerak dan diikat oleh sebuah baut dan mur (gerakannya eksentrik) di mana alur ini merupakan pengatur panjang langkah sengkang gergaji.

bentuknya. Pada Gambar 35 diperlihatkan berbagai jenis daun gergaji menurut Gambar 35.langkah ini dilakukan dengan cara mengendorkan mur pengikatnya. Gerakan Mekanik Mesin Gergaji Bentuk daun gergaji untuk keperluan mesin gergaji ini dapat disesuaikan dengan jenis mesin gergaji yang digunakan. Gambar 34. Jenis Daun Gergaji 37 . kemudian menggeserkan batang penggerak itu pada suatu kedudukan yang kita kehendaki.

5) Mesin untuk Pengerjaan Plat a) Mesin Pemotong Plat Berbagai macam mesin yang digunakan pada pekerjaan plat antara lain adalah mesin pemotong plat. mesin pelipat. Pekerjaan plat ini secara umum membentuk plat-plat yang masih berupa lembaran sehingga menjadi barang yang berupa hasil produk. mesin pembengkok plat. Gambar 36. Cara menggunakan mesin pemotong ini. Setelah dipasang posisi yang tepat di bawah tekan injakan kaki dengan benda kerja jangan sampai 38 . benda kerja kerja yang akan dipotong tersebut sebelumnya yang sudah akan pada mesin kuat. Gambar 36 memperlihatkan mesin pemotong plat atau sering disebut mesin gunting. Benda dirancang di mana garis pemotongan dan pisau tekanan Usahakan menekan bergerak. saat kaki berupa lembaran plat eyser diletakkan pada alas mesin. mesin rol dan mesin pelengkung. Mesin Pemotong Plat ditempatkan pemotong yang pada injakan dilakukan.

balok klem.b) Mesin Pelipat Universal Pada Gambar 37 diperlihatkan jenis mesin lipat universal. Ada 39 . Sepatu. Mesin Lipat Universal penjepit. Gambar 37. yang dilengkapi dengan badan atau kaki mesin.sepatu ini dapat diatur atau dikombinasikan satu sama lain sehingga mendapatkan ukuran yang diperlukan.a diperlihatkan jenis mesin lipat kotak. angkat penekan pembengkok c) Mesin Lipat Kotak Pada Gambar 38. Mesin ini dilengkapi dengan sepatu-sepatu tekuk yang dibuat dalam berbagai ukuran untuk keperluan penekukan. Perhatikan jarak antara sepatu-sepatu yang digunakan dengan sepatu-sepatu yang tidak digunakan. hendel balok klem dan bandu beban penekan. buka balok klem tekan balok mencapai dikehendaki. hingga kemudian benar-benar / sampai sudut yang menjepit benda kerja.b diperlihatkan posisi logam plat yang akan dilipat/ditekuk. sebagai Urutan berikut: cara adalah Pertamamenggunakannya tama tentukan batas lipatan terlebih dahulu. Pada Gambar 38. Mesin ini digunakan untuk segala keperluan membengkok dan melipat.

Gambar 38. Perhatikan keselamatan kerjanya! 2. penggergajian. Jelaskan cara menggunakan mesin pemotong plat! 40 . pengelasan.jarak ruangan yang tidak diberi sepatu. hal ini dimaksudkan agar ada gerakan bebas benda yang akan dilipat. Peralatan mesin sangat beresiko menimbulkan kecelakaan. Posisi Benda Kerja pada Mesin Lipat c. a. penghalusan. dan pelipatan. d. Rangkuman 3 Pekerjaan-pekerjan yang memerlukan peralatan mesin. Amati peralatan mesin yang ada di bengkel. Tes Formatif 3 1. Catat fungsi masing-masing peralatan mesin yang ada di bengkel! e. penggunaan peralatan mesin sesuai dengan prosedur yang ada akan mencegah terjadinya kecelakaan. pemotongan. antara lain pengeboran. b. Bodi mesin Pelipat b. Tugas 3 1. a. Apakah yang dimaksud dengan mesin gerinda? 2. Apakah yang dimaksud dengan mesin bor? 3. Jelaskan fungsi dari mesin gergaji dan sebutkan pembagiannya! 4.

..... 1 buah 41 ......... alur atau bisa untuk peluasan dan penghalusan suatu lubang yang efisien............. jangka tusuk. Kunci Jawaban Formatif 3 1.............................. Palu ................................ 4........ 1 unit 2.... 1 buah 5. Lembar Kerja 3 1) Alat dan Bahan 1. 1 unit 4.............................. misalnya mata bor......... Mesin bor .................. Mesin gerinda adalah suatu alat yang banyak digunakan untuk penghalusan benda kerja atau untuk penajaman alat-alat perkakas... benda kerja yang berupa lembaran plat eyser diletakkan pada alas mesin........ pahat................. Ada berbagai macam mesin gergaji di antaranya adalah: mesin gergaji datar... Usahakan pada saat menekan injakan kaki benda kerja jangan sampai bergerak.................. 1 buah 7........... penggores....... Mesin gergaji......... Mesin bor merupakan suatu alat pembuat lubang........... Mesin gerinda ....... Fungsi utama mesin gergaji adalah untuk memotong benda kerja dalam jumlah banyak................................... Ragum penjempit benda kerja ......... g.... 3.... mesin gergaji pita.. dan sebagainya....... dan mesin gergaji bundar........ Penggores .......... Mesin pemotong plat...........................f......................... 2... Setelah dipasang dan ditempatkan pada posisi yang tepat di bawah pisau pemotong mesin tekan injakan kaki dengan tekanan yang kuat.................... 1 unit 6....... Cara menggunakan mesin pemotong ini. 1 buah 3............ Benda kerja yang akan dipotong tersebut sebelumnya sudah dirancang di mana garis pemotongan akan dilakukan.......

Mesin pelipat .......... 1 buah 20.... Aturlah kecepatan putaran mesin bor sesuai dengan kebutuhan! 4.... Mata bor : 1/8”.......................... Besi strip 40 x 80 x 5 mm ................................ 1 buah 9..... Peganglah pahat dengan tangan kiri dan sangga dengan tangan pada kedudukan! 42 . 1 buah 12........ Gunakanlah air pendingin mesin! 3) Langkah Kerja a) Menggerinda Pahat 1.... 1 buah 17.............. 1 buah 14................... 1 buah 16......... ¼”..... 1 buah 19.......................... 1 buah 18............. Gunakanlah minyak pelumas untuk pendinginan mata bor.................... benda kerja pada proses penghalusan dengan mesin gerinda! 5......... Jangka sorong .... 1 buah 13.............................. Penitik ............................................................ Alat pelindung anggota badan.. secukupnya 2) Kesehatan dan Keselamatan Kerja 1............. Mistar baja ................. 1 unit 15............... Jepitlah benda kerja dengan ragum saat mengebor benda kerja! 3.................. Jangka tusuk ......... Gunakanlah peralatan pelindung badan dengan benar! 2.........8............................ 1 unit 10........... Daun gergaji ................. t = 1........................... 1 buah 11..... Periksalah secara visual keadaan sudut potong............................... Plat eyser : 26 x 42 cm............................................................... Tap W1/2” dan 3/8” ................................................2 mm ......................................... untuk pendinginan daun gergaji pertahankan jika sudah betul! 2..... Siku-siku ................ Minyak pelumas ...... 5/16” ................

Buatlah lubang baut 20 mm dengan tap w ½” dan tap w 3/8”! 5. kemudian lukislah sesuai dengan Gambar 40! 2.3. Peganglah kepala pahat dengan tangan kanan dan gerakkan sehingga sisi potong roda gerinda! 4. Bersihkanlah dan hasil anda haluskanlah pekerjaan W: 3/8” Ø: 1/4” 20 mm W : 1/2 “ Ø: 12mm 20 mm 20 mm 40 mm sebelum diperiksakan pada instruktur! 43 . Laburlah dengan kapur. Buatlah lubang dengan bor ukuran kecil dahulu. Menggerinda Pahat b) Menggunakan Mesin Bor 1. setelah itu bor yang besar! Ø: 1/8” Ø: 5/16” Persing 1mm 4. Berilah titik pusat pada pusat-pusat yang akan dibor! 3. Balikkanlah pahat dan gerinda sisi potong lainnya! perlahan-lahan ke muka dan ke belakang dan gerakkan pahat melintang bidang Gambar 39.

Jepitlah benda kerja dengan pencekam yang ada pada mesin gergaji! 3. maka hidupkanlah mesin gergaji dengan hati-hati! 6. Bersihkanlah dan haluskanlah benda kerja sebelum diperiksakan pada instruktur! benda kerja secara urutan 25 mm 25 mm 10 mm 10 mm 10 mm 10 mm 10 mm 25 mm 25 mm 80 mm 10 mm Gambar 41. Lakukanlah penggergajian sesuai pada Gambar 41! 7. Ambilah bahan plat eyser yang akan dipotong! 44 . Aturlah batang penggerak dengan mengendorkan mur pengikatnya sesuai panjang gerakkan yang kita kehendaki! 5. Yakinkanlah bahwa benda kerja sudah siap digergaji.ng dengan Bor c) Menggunakan Mesin Gergaji 1. Laburlah dengan kapur. Benda Kerja d) Menggunakan Mesin Pemotong dan Pembengkok Plat 1. kemudian lukislah sesuai dengan Gambar 40! 2. dengan posisi giginya menghadap ke belakang! 4. Pilihlah dan pasanglah daun gergaji pada sengkangnya.

Apakah yang harus diperhatikan jika anda memotong benda kerja dengan menggunakan mesin gergaji? 4. Bagaimanakah cara memasang daun gergaji mesin pada sengkangnya? 5.2. Lakukanlah pemotongan plat dengan tekanan melalui injakan kaki secara kuat dan serempak! 4. Sebutkan bagian-bagian utama mesin pemotong plat? 45 . Lukislah benda kerja yang telah dipotong seperti pada Gambar 41! 5. Sebutkan terdiri dari bagian apa saja mesin gerinda? 6. Apakah yang harus diperhatikan oleh pekerja logam pada pengerjaan mengebor dengan mesin bor? 3. Periksakanlah hasil kerja anda kepada instruktur! Gambar 42. Sebutkan pekerjaan apa saja yang bisa dilakukan dengan mesin gerinda? 7. Pekerjaan Plat 4) Lembar Latihan 1. Lakukanlah pembengkokkan atau penekukan plat sesuai dengan urutan dan bentuk akhir benda kerja sebagaimana pada Gambar 42! 6. Tanyakanlah kepada instruktur jika mengalami kesulitan! 7. Sebutkan jenis-jenis mesin bor yang anda ketahui? 2. Pasanglah benda kerja pada mesin pemotong plat dengan posisi yang tepat! 3.

KUNCI JAWABAN 1. Buatlah box/kotak adaptor 12 VDC! 7. Buatlah box/kotak amplifier 150 Watt! 8. Bagaimanakah cara mengatur sudut pembengkokkan benda kerja agar dapat dihasilkan sudut yang sesuai dengan yang dikehendaki? BAB III EVALUASI A. Jelaskan cara menggunakan mesin pemotong plat! 6.8. Peralatan tangan mempunyai ciri-ciri sebagai berikut : · Bentuknya Sederhana · Ringan · Mudah dibawa (portable) · Menggunakan sumber listrik yang tidak terlalu besar · Digunakan secara manual · Relatif mudah penggunaannya 2. Apakah yang dimaksud dengan mesin gerinda? 5. Jelaskan penggunaan kikir! 3. Kikir digunakan untuk memotong atau menghaluskan permukaan benda kerja. Buatlah box/kotak speaker stereo lengkap! B. PERTANYAAN 1. 46 . Jelaskan ciri-ciri peralatan tangan! 2. Apakah akibat dari penggunaan peralatan tangan yang tidak sesuai dengan fungsi dan prosedur yang seharusnya? 4.

Akibatnya sangat fatal karena dapat mengakibatkan kecelakaan dan penyakit akibat kerja selain itu dapat menyebabkan alat tersebut menjadi rusak sehingga penggunaan alat yang tepat untuk fungsi yang tepat. – C. benda kerja dipotong tersebut sebelumnya sudah dirancang di yang berupa mana garis lembaran plat eyser diletakkan pada alas mesin. Cara menggunakan mesin pemotong ini. pahat. misalnya mata bor. 4. Mesin gerinda adalah suatu alat yang banyak digunakan untuk penghalusan benda kerja atau untuk penajaman alat-alat perkakas. – 8. jangka tusuk. Usahakan pada saat menekan injakan kaki benda kerja jangan sampai bergerak 6. – 7. KRITERIA KELULUSAN Teori No 1 Tipe Pertanyaan Jawaban Singkat Jumlah Soal 5 Jumlah Skor 100 Praktek No 1 2 3 4 5 6 Uraian Ketepatan alat/bahan Kebenaran hasil praktek Keselamatan kerja Prosedur kerja Interpretasi hasil Waktu 1 1 1 1 1 1 2 2 2 2 2 2 Bobot 3 3 3 3 3 3 4 4 4 4 4 4 47 . penggores.3. Setelah dipasang dan ditempatkan pada posisi yang tepat di bawah pisau pemotong mesin tekan injakan kaki dengan tekanan yang kuat. Benda kerja yang akan pemotongan akan dilakukan. dan sebagainya 5.

7 Nilai Praktik Syarat Lulus Skor Minimal 70 48 .3 Nilai Teori + 0.Jumlah Nilai Praktik = Jumlah x 4.167 Nilai Akhir = 0.

Jika peserta diklat telah lulus menempuh modul. 49 . maka peserta diklat harus mengulang modul ini dan tidak diperkenankan untuk mengambil modul selanjutnya. Sebaliknya.BAB IV PENUTUP Peserta diklat yang telah mencapai syarat kelulusan minimal dapat melanjutkan ke modul selanjutnya. apabila peserta diklat dinyatakan tidak lulus. maka peserta diklat berhak memperoleh sertifikat kompetensi.

Bandung: Yrama Widya Sama’mur PK. Jakarta : Bumi Aksara Daryanto. Bandung : PEDC John Brobertson. Petunjuk Kerja Bangku.DAFTAR PUSTAKA Daryanto. (1993). (1987) Keselamatan Kerja dan Pencegahan Kecelakaan. Teknik Pengerjaan Listrik. Ketrampilan Teknik Listrik Praktis. Jakarta: PT Rineka Cipta Dep P dan K. (2000). (1979). Satu. (1979). Jakarta: PT Saksama 50 . Jakarta: Dirjen Dikdasmen Dep P dan K. Mesin Perkakas Bengkel. (1978). Jakarta: Dirjen Dikdasmen Dep P dan K. Teori dan Praktik Kejuruan dasar Mesin. (1987). Teknik Bengkel Sem.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful