P. 1
cabang ilmu

cabang ilmu

|Views: 71|Likes:
Published by Sinta Damawiyah

More info:

Published by: Sinta Damawiyah on Mar 01, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/17/2013

pdf

text

original

Nama Nim Kelas

: Sinta Damawiyah : 4102121025 : Fisika Dik A 2010

Mata Kuliah : Sejarah Fisika

Cabang – cabang ilmu Fisika
1. 2. 3. 4. 5. 6.

7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19. 20. 21. 22.

Mekanika adalah satu cabang fisika yang mempelajari tentang gerak. Kinematika membahas bagaimana suatu objek yang bergerak tanpa Menyelidiki sebabsebab apa yang menyebabkan suatu objek bergerak. Dinamika mempelajari bagaimana suatu objek yang bergerak dengan menyelidiki penyebab. Mekanika kuantum adalah cabang dasar fisika yang menggantikan mekanika klasik pada tataran atom dan subatom. Mekanika fluida Adalah cabang ilmu fisika yang mempelajari fluida (yang dapat berupa cairan dan gas) Elektronika adalah ilmu yang mempelajari alat listrik arus lemah yang dioperasikan dengan cara mengontrol aliran elektron atau partikel bermuatan listrik dalam suatu alat seperti komputer, peralatan elektronik, termokopel, semikonduktor, dan lain sebagainya. Teknik Elektro atau Teknik listrik (bahasa Inggris: electrical engineering) adalah salah satu bidang ilmu teknik mengenai aplikasi listrik untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Elektrostatis adalah ilmu yang mempelajari listrik statis Elektrodinamis adalah ilmu yang mempelajari listrik dinamis Bioelektromagnetik adaIah disiplin ilmu yang mempelajari fenomena listrik, magnetik dan elektromagnetik yang muncul pada jaringan makhluk bidup. Termodinamika adalah kajian tentang energi atau panas yang berpindah Fisika inti adalah ilmu fisika yang mengkaji atom / bagian-bagian atom Fisika Gelombang adalah cabang ilmu fisika yang mempelajari tentang gelombang Fisika Optik (Geometri) adalah ilmu fisika yang mempelajari tentang cahaya. Kosmografi/astronomi adalah ilmu mempelajari tentang perbintangan dan benda- benda angkasa. Fisika Kedokteran (Fisika Medis) membahas bagaimana penggunaan ilmu fisika dalam bidang kedokteran (medis). Biomekanika meliputi gaya dan hukum fluida dalam tubuh Bioakuistik (bunyi dan efeknya pada sel hidup/ manusia) Biooptik (mata dan penggunaan alat-alat optik) Biolistrik (sistem listrik pada sel hidup terutama pada jantung manusia) Fisika radiasi adalah ilmu fisika yang mempelajari setiap proses di mana energi bergerak melalui media atau melalui ruang, dan akhirnya diserap oleh benda lain. Fisika Lingkungan adalah Ilmu yang mempelajari kaitan fenomena fisika dengan lingkungan. http://kamuspengetahuan.blogspot.com/2011/12/cabang-cabang-ilmu-fisika.html

Cabang – cabang ilmu Kimia
1.

2.

3.

4. 5.

6.

7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14.

15.

Kimia anorganik mengkaji sifat-sifat dan reaksi senyawa anorganik. Perbedaan antara bidang organik dan anorganik tidaklah mutlak dan banyak terdapat tumpang tindih, khususnya dalam bidang kimia organologam. Kimia organik mengkaji struktur, sifat, komposisi, mekanisme, dan reaksi senyawa organik. Suatu senyawa organik didefinisikan sebagai segala senyawa yang berdasarkan rantai karbon. Kimia fisik mengkaji dasar fisik sistem dan proses kimia, khususnya energitika dan dinamika sistem dan proses tersebut. Bidang-bidang penting dalam kajian ini di antaranya termodinamika kimia, kinetika kimia, elektrokimia, mekanika statistika, dan spektroskopi. Kimia fisik memiliki banyak tumpang tindih dengan fisika molekular. Kimia fisik melibatkan penggunaan kalkulus untuk menurunkan persamaan, dan biasanya berhubungan dengan kimia kuantum serta kimia teori. Kimia Material menyangkut bagaimana menyiapkan, mengkarakterisasi, dan memahami cara kerja suatu bahan dengan kegunaan praktis. Kimia analitik adalah analisis cuplikan bahan untuk memperoleh pemahaman tentang susunan kimia dan strukturnya. Kimia analitik melibatkan metode eksperimen standar dalam kimia. Metode-metode ini dapat digunakan dalam semua subdisiplin lain dari kimia, kecuali untuk kimia teori murni. Elektrokimia adalah ilmu yang mempelajari aspek elektronik dari reaksi kimia. Elemen yang digunakan dalam reaksi elektrokimia dikarakterisasikan dengan banyaknya elektron yang dimiliki. Elektrokimia secara umum terbagi dalam dua kelompok, yaitu sel galvani dan sel elektrolisis. Fitokimia atau kadang disebut fitonutrien, dalam arti luas adalah segala jenis zat kimia atau nutrien yang diturunkan dari sumber tumbuhan, termasuk sayuran dan buah-buahan. Fotokimia adalah bagian dari ilmu kimia yang mempelajari interaksi antara atom, molekul kecil, dan cahaya (atau radiasi elektromagnetik). Kimia benda padat adalah studi materi padat, yang dapat berupa molekul. Bidang ini mempelajari sintesis kimia, struktur, serta sifat fisik padatan. Kimia nuklir atau kimia inti adalah cabang kimia yang mempelajari radioaktivitas, proses nuklir, dan sifat nuklir. Radiokimia; berhubungan dengan penggunaan radioaktivitas untuk mempelajari reaksi kimia biasa. Kimia isotop; mempelajari efek massa inti terhadap reaksi kimia dan sifat senyawa kimia. Kimia medisinal atau farmaseutika adalah disiplin ilmu gabungan kimia dan farmasi yang terlibat dalam desain, sintesis, dan pengembangan obat farmaseutika. Kimia komputasi adalah cabang kimia yang menggunakan hasil kimia teori yang diterjemahkan ke dalam program komputer untuk menghitung sifat-sifat molekul dan perubahannya maupun melakukan simulasi terhadap sistem-sistem besar (makromolekul seperti protein atau sistem banyak molekul seperti gas, cairan, padatan, dan kristal cair), dan menerapkan program tersebut pada sistem kimia nyata. Kimia lingkungan adalah studi ilmiah terhadap fenomena kimia dan biokimia yang terjadi di alam. Bidang ilmu ini dapat didefinisikan sebagai studi terhadap sumber, reaksi,

16.

17.

18.

19. 20.

transpor, efek, dan nasib zat kimia di lingkungan udara, tanah, dan air; serta efek aktivitas manusia terhadapnya. Biokimia mempelajari senyawa kimia, reaksi kimia, dan interaksi kimia yang terjadi dalam organisme hidup. Biokimia dan kimia organik berhubungan sangat erat, seperti dalam kimia medisinal atau neurokimia. Biokimia juga berhubungan dengan biologi molekular, fisiologi, dan genetika. Kimia teori adalah studi kimia melalui penjabaran teori dasar (biasanya dalam matematika atau fisika). Secara spesifik, penerapan mekanika kuantum dalam kimia disebut kimia kuantum. Sejak akhir Perang Dunia II, perkembangan komputer telah memfasilitasi pengembangan sistematik kimia komputasi, yang merupakan seni pengembangan dan penerapan program komputer untuk menyelesaikan permasalahan kimia. Kimia teori memiliki banyak tumpang tindih (secara teori dan eksperimen) dengan fisika benda kondensi dan fisika molekular. Kimia nuklir mengkaji bagaimana partikel subatom bergabung dan membentuk inti. Transmutasi modern adalah bagian terbesar dari kimia nuklir dan tabel nuklida merupakan hasil sekaligus perangkat untuk bidang ini. Kimia Organik Bahan Alam mempelajari senyawa organik yang disintesis secara alami oleh alam, khususnya makhluk hidup. Astrokimia adalah studi tentang unsur kimia yang ditemukan di luar angkasa, umumnya dalam skala yang lebih besar dari tata surya, terutama di awan molekul, berikut studi mengenai pembentukan, interaksi, serta kehancurannya. Bidang ini merupakan gabungan disiplin ilmu astronomi dan kimia. Dalam skala tata surya, studi unsur kimia biasanya disebut kosmokimia.

http://id.wikipedia.org/wiki/Kimia

Cabang – cabang ilmu Biologi 1. Botani, Ilmu yang mempelajari tentang tumbuhan. 2. Bryologi, ilmu yang mempelajari tentang lumut. 3. Dendrologi, ilmu yang mempelajari tentang pohon maupun tumbuhan berkayu lainnya, seperti liana dan semak. 4. Dermatologi, ilmu yang mempelajari kulit dan penyakitnya 5. Ekologi, ilmu yang mempelajari tentang hubungan timbale balik antara makhluk hidup dan lingkungannya. 6. Epidemiologi, ilmu yang mempelajari tentang penularan penyakit 7. Embriologi, ilmu yang mempelajari tentang perkembangan embrio 8. Endokrinologi, ilmu yang mempelajari tentang hormone 9. Entomologi, Ilmu yang mempelajari tentang serangga 10. Etnobotani, ilmu yang mempelajari hubungan manusia dan tumbuhan 11. Acarologi, ilmu yang mempelajari tentang acarina (tungau). 12. Agronomi, ilmu yang mempelajari tentang tanaman budidaya

13. Algologi, ilmu yang mempelajari tentang alga 14. Anatomi atau ilmu urai tubuh, ilmu yang mempelajari tentang bagian-bagian tubuh 15. Anatomi Perbandingan, ilmu mengenai persamaan dan perbedaan anatomi dari makhluk hidup. 16. Anestesiologi, disiplin ilmu yang mempelajari penggunaan anestesi. 17. Apiari, ilmu yang mempelajari tentang lebah termasuk ternak lebah 18. Arachnologi, ilmu yang mempelajari tentang laba-laba. 19. Artrologi, ilmu yang mempelajari tentang sendi (penyakit sendi 20. Bakteriologi, ilmu yang mempelajari tentang bakteri 21. Bioinformatika, ilmu yang mempelajari penerapan teknik komputasional untuk mengelola dan menganalisis informasi biologis 22. Biologi Molekuler, kajian biologi pada tingkat molekul 23. Biologi Reproduksi, cabang biologi yang mendalami tentang perkembangbiakan 24. Biokimia, kajian biologi yang mempelajari kimia makhluk hidup 25. Biofisika. cabang ilmu biologi yang mengkaji aplikasi aneka perangkat dan hukum fisika untuk menjelaskan aneka fenomena hayati atau biologi. 26. Biogeografi, cabang dari biologi yang mempelajari tentang keaneka ragaman hayati berdasarkan ruang dan waktu. 27. Biostatistika, (gabungan dari kata biologi dengan statistika; kadang-kadang dirujuk sebagai biometri atau biometrika) adalah penerapan ilmu statistika ke dalam ilmu biologi. 28. Bioteknologi, cabang ilmu yang mempelajari pemanfaatan makhluk hidup (bakteri, fungi, virus, dan lain-lain) maupun produk dari makhluk hidup (enzim, alkohol) dalam proses produksi untuk menghasilkan barang dan jasa. 29. Etnozoologi, ilmu yang mempelajari hubungan manusia dan hewan 30. Etologi, cabang ilmu zoologi yang mempelajari perilaku atau tingkah laku hewan, mekanisme serta faktor-faktor penyebabnya 31. Eugenetika, ilmu yang mempelajari tentang pewarisan sifat. 32. Evolusi, ilmu yang mempelajari perubahan makhluk hidup dalam jangka panjang 33. Enzimologi, ilmu yang mempelajari tentang enzim 34. Farmakologi,ilmu yang mempelajari obat-obatan, interaksi dan efeknya terhadap tubuh manusia 35. Fikologi, Ilmu yang mempelajari tentang alga. 36. Filogeni, kajian mengenai hubungan di antara kelompok-kelompok organisme yang dikaitkan dengan proses evolusi yang dianggap mendasarinya 37. Fisiologi, Ilmu yang mempelajari tentang faal/fungsi kerja tubuh 38. Fisioterapi, Ilmu yang mempelajari tentang pengobatan terhadappenderita yang mengalami kelumpuhan atau gangguan otot 39. Fitopatologi, cabang ilmu pengetahuan yang mempelajari penyakit tumbuhan akibat serangan patogen ataupun gangguan ketersediaan hara 40. Gastrologi, ilmu yang mempelajari tentang salurang pencernaan, terutama lambung dan usus 41. Genetika, ilmu yang mempelajari tentang pewarisan sifat

42. Genetika kuantitatif, Cabang genetika yang membahas pewarisan sifat-sifat terukur (kuantitatif atau metrik), yang tidak bisa dijelaskan secara langsung melalui hukum pewarisan Mendel 43. Genetika molukuler, cabang genetika yang mengkaji bahan genetik dan ekspresi genetik di tingkat subselular (di dalam sel) 44. Genetika , cabang genetika yang membahas transmisi bahan genetik pada ranah populasi 45. Ginekologi, ilmu yang khusus mempelajari penyakit-penyakit sistem reproduksi wanita (rahim, vagina dan ovarium) 46. Genomika, ilmu yang mempelajari tentang bahan genetik dari suatu organisme atau virus 47. Harpetologi, ilmu yang mempelajari reptilia dan ampibia (ular dan kadal) 48. Hematologi, ilmu yang mempelajari darah, organ pembentuk darah dan penyakitnya 49. Histologi, ilmu yang mempelajari tentang jaringan 50. Higiene, ilmu yang mempelajari tentang kesehatan makhluk hidup 51. Ikhtiologi, Ilmu yang mempelajari tentang ikan 52. Imunologi, Ilmu yang mempelajari tentang sistem kekebalan (imun) tubuh 53. Kardiologi, ilmu yang mempelajari tentang jantung dan pembuluh darah 54. Karsinologi, ilmu yang mempelajari tentang crustacean 55. Limnologi, ilmu yang mempelajari tentang rawa 56. Malakologi, ilmu yang mempelajari tentang moluska 57. Mamologi, ilmu yang mempelajari tentang mammalia 58. Metabolomika, kajian dalam biologi molekular yang memusatkan perhatian pada keseluruhan produk proses enzimatik yang terjadi di dalam sel 59. Mikobiologi, ilmu yang mempelajari tentang jamur 60. Mikrobiologi, ilmu yang mempelajari tentang organism 61. Miologi, ilmu yang mempelajari tentang otot 62. Mirmekologi, ilmu yang mempelajari tentang rayap 63. Morfologi, ilmu yang mempelajari tentang bentuk atau ciri luar organisme 64. Nematologi, ilmu yang mempelajari tentang nematod 65. Nefrologi, cabang medis internal yang mempelajari fungsi dan penyakit ginjal 66. Neurologi, Ilmu yang menangani penyimpangan pada sistem sara 67. Organologi, ilmu yang mempelajari tentang organ 68. Onkologi, ilmu yang mempelajari tentang kanker dan cara pencegahannya 69. Ontogeni, Ilmu yang mempelajari tentang perkembangan makhluk hidup dari zigot menjadi dewasa 70. Ornitologi, ilmu yang mempelajari tentang burung 71. Osteologi, ilmu yang mempelajari tentang tulang 72. Oftalmologi, ilmu yang mempelajari tentang mata ( penyakit mata ) 73. Palaentologi, Ilmu yang mempelajari tentang fosil 74. Paleobotani, ilmu yang mempelajari tumbuhan masa lampau 75. Paleozoologi, ilmu yang mempelajari tentang hewan purba 76. Palinologi, ilmu yang mempelajari polinomorf yang ada saat ini dan fosilnya, diantaranya serbuk sari, sepura, dinoflagelata, kista, acritarchs, chitinozoa, dan scolecodont, bersama dengan partikel material organik dan kerogen yang terdapat pada sedimen dan batuan sedimen

77. Parasitologi, ilmu yang mempelajari tentang parasit 78. Patologi, ilmu yang mempelajari tentang penyakit 79. Patologi anatomi, ilmu yang mempelajari kelainan struktur mikroskopik dan makroskopik berbagai organ dan jaringan yang disebabkan penyakit atau proses lainnya 80. Patologi Klinik, ilmu yang mempelajari kelainan yang terjadi pada berbagai fungsi organ atau sistem organ 81. Pediatri, ilmu yang mempelajari masalah penyakit pada bayi dan anak 82. Philogeni, Ilmu yang mempelajari tentang perkembangan makhlukhidup 83. Primatologi, ilmu yang mempelajari tentang primata 84. Proteomika, kajian secara molekular terhadap keseluruhan protein yang dihasilkan dari ekspresi gen di dalam sel. 85. Protozoologi, ilmu yang mempelajari tentang protozoa 86. Psikiatri, ilmu kedokteran jiwa 87. Pteridologi, ilmu yang mempelajari tentang tumbuhan pak 88. Pulmonologi, ilmu yang mempelajari tentang paru-par 89. Radiologi, ilmu untuk melihat bagian dalam tubuh manusia menggunakan pancaran atau radiasi geombang, baik gelombang elektromagnetik maupun gelombang mekanik 90. Reumatologi, ilmu yang ditujukan untuk diagnosis dan terapi kondisi dan penyakit yang mempengaruhi sendi, otot, dan tulang 91. Rekayasa Genetika, ilmu yang mempelajari tentang manipulasi sifat genetis 92. Rodentiologi, ilmu yang mempelajari tentang rodentia 93. Sitologi, ilmu yang mempelajari tentang sel 94. Sanitasi, ilmu yang mempelajari tentang lingkungan 95. Virologi, ilmu yang mempelajari tentang virus 96. Zoologi, ilmu yang mempelajari tentang hewan 97. Taksonomi, ilmu yang mempelajari tentang sistematika makhluk hidup 98. Teknik Biokimia, cabang ilmu dari teknik kimia yang berhubungan dengan perancangan dan konstruksi proses produksi yang melibatkan agen biologi 99. Teratologi adalah ilmu yang mempelajari tentang perubahan formasi dari sel, jaringan, dan organ yang dihasilkan dari perubahan fisiologi dan biokimia. 100. Toksikologi adalah pemahaman mengenai pengaruh-pengaruh bahan kimia yang merugikan bagi organisme hidup. http://kamuspengetahuan.blogspot.com/2009/04/cabang-cabang-biologi.html

Cabang – cabang ilmu IPBA 1. Astronomi sinar-gamma Astronomi sinar-gamma mempelajari benda-benda astronomi pada panjang gelombang paling pendek (sinar-gamma). 2. Astrometri dan mekanika benda langit

Pengukuran letak benda-benda langit, seperti disebutkan, adalah salah satu cabang astronomi (dan bahkan sains) yang paling tua. Kegiatan-kegiatan seperti pelayaran atau penyusunan kalender memang sangat membutuhkan pengetahuan yang akurat mengenai letak Matahari, Bulan, planet-planet, serta bintang-bintang di langit. 3. Astronomi teoretis Terdapat banyak jenis-jenis metode dan peralatan yang bisa dimanfaatkan oleh seorang astronom teoretis, antara lain model-model analitik (misalnya politrop untuk memperkirakan perilaku sebuah bintang) dan simulasi-simulasi numerik komputasional; masing-masing dengan keunggulannya sendiri. 4. Astronomi surya Matahari adalah bintang yang terdekat dari Bumi pada sekitar 8 menit cahaya, dan yang paling sering diteliti; ia merupakan bintang katai pada deret utama dengan klasifikasi G2 V dan usia sekitar 4,6 milyar tahun. 5. Ilmu keplanetan Cabang astronomi ini meneliti susunan planet, bulan, planet katai, komet, asteroid, serta benda-benda langit lain yang mengelilingi bintang, terutama Matahari, walau ilmu ini meliputi juga planet-planet luar surya. 6. Astronomi radio Astronomi observasional jenis ini mengamati radiasi dengan panjang gelombang yang lebih dari satu milimeter (perkiraan). 7. Astronomi inframerah Astronomi inframerah melibatkan pendeteksian beserta analisis atas radiasi inframerah (radiasi di mana panjang gelombangnya melebihi cahaya merah). 8. Astronomi optikal Dikenal juga sebagai astronomi cahaya tampak, astronomi optikal mengamati radiasi elektromagnetik yang tampak oleh mata telanjang manusia. 9. Astronomi ekstragalaksi Astronomi ekstragalaksi — merupakan cabang yang mempelajari formasi dan evolusi galaksi-galaksi, morfologi dan klasifikasi mereka, serta pengamatan atas galaksi-galaksi aktif beserta grup-grup dan gugusan-gugusan galaksi. Ini, terutama yang disebutkan belakangan, penting untuk memahami struktur alam semesta dalam skala besar. 10. Kosmologi Kosmologi, berasal dari bahasa Yunani kosmos (κόσμος, "dunia") dan akhiran -logia dari logos (λόγος, "pembelajaran") dapat dipahami sebagai upaya meneliti alam semesta

secara keseluruhan. Pengamatan atas struktur skala besar alam semesta, yaitu cabang yang dikenal sebagai kosmologi fisik, telah menyumbangkan pemahaman yang mendalam tentang formasi dan evolusi jagat raya. 11. Astronomi amatir Astronomi ialah salah satu dari sedikit cabang ilmu di mana tenaga amatir dapat berkontribusi banyak. Secara keseluruhan, astronom-astronom amatir mengamati berbagai benda dan fenomena angkasa, terkadang bahkan dengan peralatan yang mereka buat sendiri. 12. Astronomi ultraungu Astronomi jenis ini cocok untuk mempelajari radiasi termal dan garis-garis spektrum pancaran dari bintang-bintang biru yang bersuhu sangat tinggi (klasifikasi OB), sebab bintang-bintang seperti itu sangat cemerlang radiasi ultraungunya — penelitian seperti ini sering dilakukan dan mencakup bintang-bintang yang berada di galaksi. 13. Astronomi sinar-X Benda-benda bisa memancarkan cahaya berpanjang gelombang sinar-X melalui pancaran sinkrotron (berasal dari elektron-elektron yang berkisar di sekeliling medan magnet) atau melalui pancaran termal gas pekat dan gas encer pada 107 K. 14. Astronomi bintang Untuk memahami alam semesta, penelitian atas bintang-bintang dan bagaimana mereka berevolusi sangatlah fundamental. Astrofisika yang berkenaan dengan bintang sendiri bisa diketahui baik lewat segi pengamatan maupun segi teoretis, serta juga melalui simulasi komputer. 15. Astronomi galaksi Tata Surya kita beredar di dalam Bima Sakti, sebuah galaksi spiral berpalang di Grup Lokal. Ia merupakan salah satu yang paling menonjol di kumpulan galaksi tersebut. Bima Sakti merotasi materi-materi gas, debu, bintang, dan benda-benda lain, semuanya berkumpul akibat tarikan gaya gravitasi bersama. http://id.wikipedia.org/wiki/Astronomi

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->