MAKALAH BIOKIMIA

Karbohidrat

KELAS O Kelompok 2:       A. Firman Yuniarba Mayang Septiana Jatu Fajar Fanita Widyah Alviana Ardan Rizky Nabila Luluatul Umayya (115040200111041) (115040200111042) (115040200111043) (115040200111044) (115040200111045) (115040207111035)

AGROEKOTEKNOLOGI FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA 2012

1

KATA PENGANTAR
Syukur Alhamdulilah, kepada Allah SWT atas rahmat dan karunia-nya, kami dari kelompok 2 dapat menyelesaikan makalah biokimia yang berjudul “Karbohidrat” dengan tepat waktu. Dan terima ksih kami ucapkan kepada dosen biokimia kami yang telah membimbing kami dalam menyelesaikan makalah ini. Makalah ini secara keseluruhan berasal dari beberapa literatur. Makalah ini menjelaskan tentang definisi, macam dan klasifikasi dari karbohidrat. Disertai pula dengan berbagai macam gambar rantai pembentuk macam karbohidrat. Dimakalah ini juga menjelaskan mengenai fungsi dan peranan karbohidrat dalam tanaman. Dan kami harapkan makalah ini bermanfaat bagi kita semua, dalam penambahan literatur belajar kita. Tiada gading yang tak retak. Kami menyadari sebagai manusia biasa, tentunya makalah ini belumlah sempurna. Karena itu kritik dan saran dari para pembaca selalu kami haapkan dalam perbaikan pembuatan makalah kami selanjutnya.

Malang,27 Maret 2012

Penulis

2

...........................................................DAFTAR ISI Kata pengantar ............................................................ 4 1...... Sebagai bahan bakar dan nutrisi ..................... 21 Daftar Pertaka .............................. Disakarida .......................6 1............... 7 3..........................6 Alosterik Enzim(Pengayaan)………………………………........................ 4 1......................5 Fungsi Karbohidrat ................. Selulosa ..................................... 8 1....................... 21 4....................................................................................................... 18 2.....................................2 Karbohidrat pada Tumbuhan………………………………........................3 Manfaat ........ 17 1. 5 2..... 18 4............ 19 2............................................ Hemiselulosa............1 Kesimpulan .............................4 Peran dan fungsi karbohidrat ............................................................................... 2 BAB I Pendahuluan ..............................................................................................................................................1 Latar Belakang ........... 2 Daftar isi ...................... 7 2............................................................... 17 2............................. 12 3. 21 4........................................................ 8 2..................3 Klasifikasi Karbohidrat................................................. 14 2.....19 BAB IV PENUTUP .............2 saran ................................... Monosakrida .............................................................................2 Tujuan .................................................... 4 BAB II Pembahasan Isi Materi ............ Pati……………………………………………………………6 2..........................................................1 Definisi Karbohidrat .......................... 5 2...................................................... Sebagai materi pembangun ................................................... Sebagai biosfer ................................. Sebagai cadangan energy ......................... 17 3............................................................ 4 1............. 22 3 .... Polisakarida ...................................................................................................

maka pada makalah ini kita akan mengamati struktur. Untuk mengetahui peranan karbohidrat dalam tubuh. Mengetahui klasifikasi karbohidrat beserta contoh. Mengetahui peranan karbohidrat dalam tubuh Berusaha untuk menyeimbangkan kebutuhan karbohidrat dalam tubuh. sifat-sifat. Tumbuhan sebagai autotrof dalam fotosintesis menghasilkan beberapa produk yang digunakan mahluk hidup lain sebagai pembangun energi.3 Manfaat      Mengetahui definisi karbohidrat.2 Tujuan     Untuk mengetahui definisi karbohidrat. 1.1 Latar Belakang Dalam menjalankan aktifitas kehidupan mahluk hidup membutuhkan energi. dan funsi dari karbohidrat. dengan cara fotosintesis.BAB I PENDAHULUAN 1. Untuk mengetahui klasifikasi karbohidrat beserta contoh. Begitu pentingnya peranan karbohidrat dalam tubuh mahluk hidup. seperti juga bagi berbagai mikroorganisme. salah satu dari produk itu adalah karbohidrat. Mahluk hidup yang dapat membuat makanan sendiri adalah tumbuhan. 4 . Untuk mengetahui biokimia pada tanaman. tanaman dan dunia mikrobial. 1. Dan energi itu berasal dari makanan. Karbohidrat dalam bentuk gula dan pati melambangkan bagian utama kalori total yang konsumsi manusia dan bagi kebanyakan kehidupan hewan. Mengetahui biokimia pada tanaman. Karbohidrat juga merupakan pusat metabolisme tanaman hijau dan organisme fotosintetik lainnya yang menggunakan energi solar untuk melakukan sintesa karbohidrat dari CO2 dan H2O menjadi energi pokok sumber karbon bagi sel nonfotosintetik pada hewan.

Hidrogen (H). sákcharon. hidrat arang) atau sakarida (dari bahasa Yunani σάκχαρον. kitin pada hewan dan jamur). Jumlah m dan n berbeda tergantung jenis karbohidrat yang disusunnya. Selain monosakarida dan polisakarida. glukosa C6H12O6. tetapi sejak 1880.Pada proses fotosintesis. kitin. Namun demikian. Melihat struktur molekulnya. disebut polisakarida. sellulosa (C6H10O5)n.BAB II PEMBAHASAN ISI MATERI 2. sukrosa C12H22O11. fosforus. Bentuk molekul karbohidrat paling sederhana terdiri dari satu molekul gula sederhana yang disebut monosakarida. misalnya glukosa. terutama sebagai bahan bakar (misalnya glukosa). karbohidrat adalah polihidroksil-aldehida atau polihidroksil-keton. Secara biokimia. Pada awalnya. tetumbuhan hijau mengubah karbon dioksida menjadi karbohidrat. contoh. dan selulosa. atau senyawa yang menghasilkan senyawa-senyawa ini bila dihidrolisis. terdapat pula karbohidrat yang tidak memiliki rumus demikian dan ada pula yang mengandung nitrogen. dan materi pembangun (misalnya selulosa pada tumbuhan. galaktosa. hidrogen. Contoh glukosa. berasal dari bahasa Arab "sakkar" artinya gula. senyawa tersebut bukan hidrat dari karbon. Karbohidrat sederhana mempunyai rasa manis sehingga dikaitkan dengan gula. atau sulfur. dan fruktosa.Karbohidrat mengandung gugus fungsi karbonil (sebagai aldehida atau keton) dan banyak gugus hidroksil. Molekul karbohidrat tersusun atas unsur-unsur Carbon (C). terdapat pula disakarida (rangkaian dua monosakarida) dan oligosakarida (rangkaian beberapa monosakarida) Karbohidrat adalah senyawa organik terdiri dari unsur karbon. Banyak karbohidrat merupakan polimer yang tersusun dari molekul gula yang terangkai menjadi rantai yang panjang serta dapat pula bercabang-cabang. Unsur-unsur tersebut bergabung dalam suatu ikatan kimia dengan rumus umum Cm(H2O)n. adalah suatu polihidroksi aldehid karena mempunyai satu gugus aldehid da 5 gugus hidroksil (OH). Nama lain dari karbohidrat adalah sakarida. istilah karbohidrat digunakan untuk golongan senyawa yang mempunyai rumus (CH2O)n. Karbohidrat memiliki berbagai fungsi dalam tubuh makhluk hidup. cadangan makanan (misalnya pati pada tumbuhan dan glikogen pada hewan).1 Pengertian Karbohidrat Karbohidrat ('hidrat dari karbon'. yaitu senyawa-senyawa yang n atom karbonnya tampak terhidrasi oleh n molekul air. dan oksigen. karbohidrat lebih tepat didefinisikan sebagai suatu polihidroksialdehid atau polihidroksiketon. Karena komposisi yang demikian. misalnya pati. dan Oksogen (O). berarti "gula") adalah segolongan besar senyawa organik yang paling melimpah di bumi. senyawa ini pernah disangka sebagai hidrat karbon. 5 .

Amilosa dan amilopektin dapat dicerna oleh manusia. amilopektin atau selulosa. Amilopektin adalah polimer glukosa yang berhubungan melalui ikatan α-1. kentang atau ubi. Pada tumbuhan terdapat cadangan glukosa bentuk lain seperti amilosa. Pati merupakan bahan utama yang dihasilkan oleh tumbuhan untuk menyimpan kelebihan glukosa (sebagai produk fotosintesis) dalam jangka panjang. pati akan banyak terkandung dalam beras. jagung. Dan di alam.4. gandum. Sedangkan selulosa adalah polimer glukosa yang mempunyai ikatan glikosida β-1. Pati yang juga merupakan simpanan energi di dalam sel-sel tumbuhan ini berbentuk butiran-butiran kecil mikroskopik dengan berdiameter berkisar antara 5-50 nm. Hewan dan manusia juga menjadikan pati sebagai sumber energi yang penting. a.4.4 dan mengandung cabang yang lebih sedikit dari glikogen. hydrogen (H) dan oksigen (O) atau karbon dan hidrat (H2O) sehingga dinamaka karbo-hidrat.2. Dalam tumbuhan senyawa ini dibentuk melaui proses fotosintesis antara air (H2O) dengan karbondioksida (CO2) dengan bantuan sinra matahari (UV) menghasilkan senyawa sakarida dengan rumus (CH2O)n. Sedangkan selulosa tidak dapat dicerna oleh manusia dan sebagian besar binatang lain. Karbohidrat merupakan pusat metabolisme tanaman hijau dan organisme fotosintetik lain yang menggunakan energi matahari untuk melakukan pembentukan karbohidrat. bijibijian seperti kacang merah atau kacang hijau dan banyak juga terkandung di dalam berbagai jenis umbi-umbian seperti singkong. tawar dan tidak berbau. 6 . Pati Pati atau amilum adalah karbohidrat kompleks yang tidak larut dalam air. berwujud bubuk putih.2 Karbohidrat pada Tumbuhan Secara sederhana dapat diartikan bahwa karbohidrat ialah suatu senyawa yang terdiri dari molekul-molekul karbon (C). Perbedaan antara polisakarida ini adalah amilosa yaitu polimer glukosa yang tidak bercabang dan terikat satu dengan yang lain melalui ikatan α-1.

ia didominasi oleh arabinoksilan. dalam komposisi yang berbeda-beda. Gambar: Struktur selulosa yang merupakan polimer dari glukosa (bandingkan dengan pati) c. Meskipun demikian selulosa yang berbentuk serat tumbuhan seperti sayuran atau buah-buahan. Pada gandum. Amilosa (amylose) merupakan polimer glukosa rantai panjang yang tidak bercabang sedangkan amilopektin (amylopectin) merupakan polimer glukosa dengan susunan yang bercabangcabang. dari beta-glukosa. 7 .Pati tersusun dari dua macam karbohidrat. dan pentosa-pentosa seperti D-xilosa dan Larabinosa. dan pada industri kosmetika. Dalam industri. sementara pada Monocotyledoneae komposisi hemiselulosa lebih bervariasi. Pati digunakan sebagai bahan yang digunakan untuk memekatkan makanan cair seperti sup dan sebagainya. Selulosa tersusun atas rantai glukosa dengan ikatan β (1-4). sedangkan pada jelai dan haver didominasi oleh beta-glukan. Amilosa memberikan sifat keras (pera) sedangkan amilopektin menyebabkan sifat lengket. Monomer penyusun hemiselulosa biasanya adalah rantai D-glukosa. b. D-galaktosa. dapat digunakan sebagai senyawa pelancar pencernaan makanan. amilosa dan amilopektin. Selulosa merupakan komponen struktural utama dari tumbuhan dan tidak dapat dicerna oleh manusia karena selulosa adalah polisakarida yg dihasilkan oleh sitoplasma sel tanaman yg membentuk dinding sel. Secara biokimiawi. D-fukosa. ditambah dengan berbagai bentuk monosakarida yang terikat pada rantai. campuran kertas dan tekstil. Selulosa Selulosa (C6H10O5)n adalah polimer berantai panjang polisakarida karbohidrat. Komponen utama hemiselulosa pada Dicotyledoneae didominasi oleh xiloglukan. Selulosa lazim disebut sebagai serat dan merupakan polisakarida terbanyak. Komposisi kandungan amilosa dan amilopektin ini akan bervariasi dalam produk pangan dimana produk pangan yang memiliki kandungan amilopektin tinggi akan semakin mudah untuk dicerna. Amilosa memberikan warna ungu pekat pada tes iodin sedangkan amilopektin tidak bereaksi. seperti D-mannosa. hemiselulosa adalah semua polisakarida yang dapat diekstraksi dalah larutan basa (alkalis). Hemiselulosa Hemiselulosa merujuk pada polisakarida yang mengisi ruang antara serat-serat selulosa dalam dinding sel tumbuhan. baik sebagai cabang atau mata rantai. pati dipakai sebagai komponen perekat.

dan heksosa) dan gugus aktifnya. Monosakarida lain mempunyai empat atom karbon (tetrosa). maka monosakarida ini disebut aldosa. lima atom karbon (pentosa). Gambar: Klasifikasi karbohidrat menurut lokasi gugus karbonil Monosakarida mempunyai rumus kimia (CH2O)n dimana n=3 atau lebih. Kedua monosakarida sederhana tersebut masing-masing mempunyai tiga atom karbon (triosa). pati. Ini kemudian bergabung. dan D-deoksiribosa. adalah salah satu monosakarida terpenting. tetrosa. Monosakarida digolongkan berdasarkan jumlah atom karbon yang dikandungnya (triosa. Beberapa contoh heksosa sehari-hari adalah gula tebu. Pentosa umum adalah ribosa yaitu salah satu unit penyusun mononukleotida asam nukleat. dan selulosa. Monosakarida aldosa yang paling sederhana adalah gliseraldehida. 1. menjadi misalnya aldoheksosa dan ketotriosa. Monosakarida Monosakarida ialah gula ringkas dan merupakan unit yang paling kecil (yang tidak dapat dipecahkan oleh hidrolisis asid kepada unit yang lebih kecil). D-galaktosa. Gambar: Klasifikasi karbohidrat menurut jumlah atom C 8 . D-ribosa. yang bisa berupa aldehida atau keton. dan enam atom karbon (heksosa). zat manis dan berbentuk kristalin. Sedangkan monosakarida ketosa yang paling sederhana adalah dihidroksiaseton.3 Klasifikasi Karbohidrat Karbohidrat terbagi menjadi 3 kelompok. pentosa. Jika gugus karbonil pada ujung rantai monosakarida adalah turunan aldehida. gula susu. D-fruktosa.2. gula gandum. Heksosa. Dan bila gugusnya merupakan turunan keton maka monosakarida tersebut disebut ketosa. Monosakarida yang penting dalam fisiologi ialah Dglukosa. Monosakarida terdiri atas 3-6 atom C. Beberapa molekul monosakarida mengandung unsur nitrogen dan sulfur.

Umumnya disakarida memperlihatkan mutarrotasi. Glukosa disebut juga gula darah. 2. Glukosa merupakan senyawa organik terbanyak terdapat pada hidrolisis amilum. Glukosa merupakan monomer dari polisakarida terpenting yaitu amilum. Monosakarida ini mengandung lima gugus hidroksil dan sebuah gugus aldehida yang dilekatkan pada rantai enam karbon.7`. maltosa. sukrosa. Semua monosakarida zat padat putih. Contoh larutan alfaglukosa yang baru dibuat mempunyai putaran jenis + 113` akhirnya tetap pada + 52. Glukosa disebut juga gula anggur karena terdapat dalam buah anggur. Galaktosa banyak terdapat dalam susu dan yogurth Fruktosa banyak ditemukan dalam buah-buahan dan madu. Molekul ini kebanyakan berada dalam bentuk siklik. 7.Sifat-sifat monosakarida adalah 1. Kebanyakan tidak berwarna. Larutan monosakarida yg baru dibuat mengalami perubahan sudut putaran disebut mutarrotasi. fruktosa dan galaktosa. padat kristalin (manis). D-glukosa (karbohidrat terpenting dalam diet) Glukosa adalah suatu aldoheksosa dan sering disebut dekstrosa karena mempunyai sifat dapat memutar cahaya terpolarisasi ke arah kanan. Gambar: D-glukosa (perhatikan bahwa glukosa mengalami siklisasi membentuk struktur cincin) b. Monosakarida dengan rumus umum C6H12O6. gula darah karena terdapat dalam darah atau dekstrosa karena memutarkan bidang polarisasi kekanan. D-fruktosa (termanis dari semua gula) Fruktosa adalah suatu ketohektosa yang mempunyai sifat memutar cahaya terpolarisasi ke kiri dan karenanya disebut juga levulosa. Di alam. 9 . Monosakarida-monosakarida penting yaitu a. 4. Semua monosakarida merupakan reduktor sehingga disebut gula pereduksi. Larutannya bersifat optis aktif. glukosa terdapat dalam buah-buahan dan madu lebah. mudah larut dalam air. 5. selulosa dan glikogen. Fungsi utama glukosa adalah sumber energi dalam sel hidup. dan laktosa. tetapi polisakarida tidak. 3. Fruktosa mengandung lima gugus hidroksil dan gugus karbonil keton pada C-2 dari rantai enam-karbon. 6. terdiri atas unit glukosa.

merupakan gula yang paling manis. yaitu gula yang terdapat dalam susu. Gambar: D-galaktosa (perhatikan bahwa galaktosa mengalami siklisasi membentuk struktur cincin) Gambar: Perbedaan pokok antara D-glukosa dan D-galaktosa (perhatikan daerah berarsis lingkaran) d. berupa aldehid (aldosa) sehingga dinamakan aldotriosa. Gambar: D-fruktosa (perhatikan bahwa fruktosa mengalami siklisasi membentuk struktur cincin) c. Gambar: D-gliseraldehid (perhatikan bahwa gula ini hanya memiliki 3 atom C sehingga disebut paling sederhana) 10 . Umumnya berikatan dengan glukosa dalam bentuk laktosa. Galaktosa mempunyai rasa kurang manis dari pada glukosa dan kurang larut dalarn air.Fruktosa terdapat dalam buah-buahan. Bersama dengan glukosa merupakan komponen utama dari madu. D-galaktosa (bagian dari susu) Galaktosa merupakan monosakarida yang jarang terdapat bebas di alam. D-gliseraldehid (karbohidrat paling sederhana) Karbohidrat ini hanya memiliki 3 atom C (triosa). Galaktosa mempunyai sifat memutar bidang polarisasi kekanan.

Proyeksi Haworth Proyeksi Haworth ialah cara umum menggambarkan struktur lingkar monosakarida dengan perspektif tiga dimensi sederhana. Gambar: Proyeksi Fischer dari D-glukosa b. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam penulisan proyeksi Fischer. Atom atau gugus atom disebelah kiri dan kanan dari rantai karbon berarti berada dibagian depan bidang (mengarah kedepan kearah pembaca) dan yang bagian atas atau bawah dari atom karbon yang manjadi perhatian berada di belakang bidang (menjauhi pembaca). Haworth. Jika atom C nomor 2 dari ribosa kehilangan atom O. Setiap persilangan garis mengandung satu atom karbon. Gambar: D-ribosa (perhatikan gula ini memiliki 5 atom C) Penulisan Struktur Monosakarida a. Proyeksi Haworth dinamai menurut kimiawan Inggris Sir Walter N. Pada proyeksi Fischer rantai karbon ditulis dari atas kebawah. 11 . D-ribosa (digunakan dalam pembentukan RNA) Karena merupakan penyusun kerangka RNA maka ribosa penting artinya bagi genetika bukan merupakan sumber energi. Proyeksi Fischer Proyeksi Fischer sangat bermanfaat dalam penulisan struktur molekul gula (monosakarida).e. maka akan menjadi deoksiribosa yang merupakan penyusuna kerangka DNA. Proyeksi Fischer adalah penggambaran struktur 3-D dalam bentuk 2-D (dua dimensi). dimana gugus yang paling tinggi prioritasnya diletakkan pada bagian atas.

seperti sukrosa disusun oleh glukosa dan fruktosa. Disakarida terdiri atas unit sukrosa. laktosa dan selobiosa.Keempat disakarida ini mempunyai rumus molekul sama (C12H22O11) tetapi struktur molekulnya berbeda. rnisalnya dalarn buah nanas dan dalam wortel. Gambar: Proyeksi Haworth atas struktur α-D-glukopiranosa 2. dsb. Selain pada tebu dan bit.) ialah yang terjauh. atom 2 dan 3 (dan grup OH yang berhubungan) paling dekat ke pengamat. sukrosa terdapat pula pada turnbuhan lain. Dalam contoh ini di kanan. atom-atom yang diberi angka 1 hingga 6 semuanya atom karbon. Karbon ialah jenis implisit atom. Sukrosa terbentuk dari ikatan glikosida antara karbon nomor 1 pada glukosa dengan karbon nomor 2 pada fruktosa. Dalam contoh di kanan.Proyeksi Haworth memiliki ciri-ciri sebagai berikut a. Atom hidrogen pada karbon itu implisit. dan laktosa dibangun oleh glukosa dan galaktosa. Garis yang dipertebal menandai atom yang lebih dekat ke pengamat. Disakarida-disakarida penting yaitu a. c. maltoda dibangun oleh dua unit glukosa. Sukrosa Sukrosa ialah gula yang kita kenal sehari-hari. 12 . b. Disakarida Disakarida adalah senyawa yang terbentuk dari dua molekul monosakarida yang sejenis atau tidak. Dengan hidrolisis sukrosa akan terpecah dan menghasilkan glukosa dan fruktosa. baik yang berasal dari tebu maupun dari bit. Dalam contoh ini. maltosa. atom 1 sampai 6 memiliki atom hidrogen akstra yang tak digambarkan. Disakarida disusun oleh dua unit gula. Disakarida dapat dihidrolisis oleh larutan asam dalam air sehingga terurai menjadi dua molekul monosakarida. Karbon 1 dikenal sebagai karbon anomer. atom 1 dan 4 lebih jauh dari pengamat dan akhirnya atom sisanya (5.

Ikatan galaktosa dan glukosa terjadi antara atom karbon nomor 1 pada galaktosa dan atom karbon nomor 4 pada glukosa. ikatan yang menghubungkan kedua monosakarida adalah ikatan C1-2) b. Maltosa Maltosa adalah suatu disakarida yang terbentuk dari dua molckul glukosa. Laktosa bila dihidrolisis akan menghasilkan D-galaktosa dan D-glukosa. Oleh karenanya molekul laktosa masih mempunyai gugus –OH glikosidik. Dengan demikian laktosa mempunyai sifat mereduksi dan merotasi. Maltosa terbentuk melalui ikatan glikosida α antara atom karbon nomor 1 dari glukosa satu dengan atom karbon nomor 4 dari glukosa yang lain. Gambar: β-laktosa (ikatan antara kedua monosakarida merupakan ikatan C1-4) c.Gambar: Sukrosa (berbeda dengan maltosa dan laktosa. Ikatan yang terjadi ialah antara atom karbon nomor I dan atom karbon -nomor 4. 13 . karena itu laktosa adalah suatu disakarida. hidrolisis amilum dengan asam maupun dengan enzim. Maltosa merupakan hasil antara dalam proses. oleh karenanya maltosa masih mempunyai gugus -OH glikosidik dan dengan demikian masih mempunyai sifat mereduksi. Gambar: β-maltosa (ikatan antara kedua monosakarida merupakan ikatan C1-4. Laktosa Laktosa merupakan hidrat utama dalam air susu hewan.

sedangkan yang mengandung senyawa lain disebut heteropolisakarida (contohnya heparin). dan paramilum (jenis protozoa). Contoh-contoh polisakarida adalah a. yaitu amilosa dan amilopektin. bahan makanan dan sebagai zat spesifik. dan kitin. satu polisakarida yang mencegah koagulasi darah. yaitu pada sebagian besar tumbuhan. asam hialuronat. Molekul ini dapat digolongkan menjadi polisakarida struktural seperti selulosa. glikogen. Polisakarida dapat dihidrolisis menjadi banyak molekul monosakarida. Umumnya polisakarida berupa senyawa berwarna putih dan tidak berbentuk kristal. Rumus kimia polisakarida adalahn (C6H10O5)n. glikogen dan selulusa). Polisakarida makanan yang lazim adalah pati (starch pada padi dan kentang) dan glikogen pada hewan. Sedangkan amilopektin terdiri atas lebih dari 1000 14 . Polisakarida yang terdiri atas satu macam monosakarida saja disebut homopolisakarida (contohnya kanji. Selobiosa Selobiosa merupakan unit ulangan dalam selulosa. Sedangkan polisakarida zat spesifik adalah heparin. Polisakarida memenuhi tiga maksud dalam sistem kehidupan sebagai bahan bangunan. Polisakarida adalah senyawa dalam mana molekul-molekul mengandung banyak satuan monosakarida yang disatukan dengan ikatan gukosida. Dan polisakarida nutrien seperti amilum (pada tumbuhan dan bakteri). komponen struktur kerangka luar serangga. Polisakarida Polisakarida merupakan kelas karbohidrat yang mempunyai lebih daripada delapan unit monosakarida. Pada umumnya polisakarida mempunyai molekul besar dan lebih kompleks daripada monosakarida dan oligosakarida. Polisakarida yang dapat larut dalam air akan membentuk larutan koloid. Amilum Amilum terdiri dari dua macama polisakarida.Atom C nomor 1 yang tak berikatan dengan glukosa lain dalam posisi beta) d. Selobiosa tersusun dari dua monosakarida glukosa yang berikatan glikosida β antara karbon 1 dengan karbon 4. tidak mempunyai rasa manis dan tidak mempunyai sifat mereduksi. 3. Kedua-duanya merupakan polimer glukosa. dan sebagainya. Beberapa polisakarida yang penting di antaranya ialah amilum. glikogen (hewan). Amilosa terdiri atas 250-3000 unit D-glukosa. daun. batang dan biji-bijian. dekstrin dan selulosa. Amilum atau dalam bahasa sehari-hari disebut pati terdapat pada umbi. Amilum Polisakarida ini terdapat banyak di alam. Polisakarida bahan bangunan misalnya selulosa yang memberikan kekuatan pada kayu dan dahan bagi tumbuhan. Berat molekul polisakarida bervariasi dari beberapa ribu hingga lebih dari satu juta.

Berat molekulnya bervariasi dari beberapa ratus sampai 150. Unit glukosa amilosa dirangkaikan dalam bentuk linier oleh ikatan glikosida α (1 4). rantai pendek dari rangkaian glikosida α (1 4) unit glukosa digabungkan dengan rangkaian glikosida lain melalui ikatan glikosida α (1 6). Glikogen merupakan polimer α-1 dari glukosa dan umumnya mempunyai ikatan cabang α-1. Asam hialuronik disusun oleh unit asam glukuronik dan asetil-glukosamin.6 untuk setiap satuan glukosa. c. Dalam molekul ini. 15 . Dua monosakarida berbeda tersebut dirangkaikan oleh ikatan β(1 3) untuk membentuk disakarida yang terikat β(1 4) dengan unit ulangan berikutnya. Glikogen Glikogen merupakan bentuk cadangan glukosa pada sel-sel hewan dan manusia yang disimpan di hati dan otot sebagai granula.000. Amilopektin adalah polisakarida bercabang. Asam Healuronik Asam healuronik merupakan mukopolisakarida (heteropolisakarida) yaitu suatu senyawa gelatin dengan berat molekul tinggi. Amilosa mempunyai ujung non reduksi dan ujung reduksi. Gambar: Struktur amilosa (perhatikan bahwa amilosa tidak bercabang) Gambar: Struktur amilopektin (bandingkan dengan amilosa) b.unit glukosa.

Oligosakarida 16 . 4. treonin. Glikoprotein ialah suatu protein yang mengikat unit karbohidrat dengan ikatan kovalen. Glikosaminoglikan Glikosaminoglikan adalah satuan berulang polisakarida proteoglikan tanpa rantai proteinnya. Gambar: Stuktur dari mukopolisakarida 3. Gambar: Glikoprotein 2.Mukopolisakarida adalah suatu materi tipis. Karbohidrat ini terikat pada protein melalui ikatan glikosidik.ke serin. hidrosilisin atau hidroksiprolin. kental. Mukopolisakarida Proteoglikan atau mukopolisakarida terdiri atas rantai protein dengan polisakarida berulang. menyerupai jelly dan melapisi sel. pembekuan darah. Glikoprotein Glikoprotein adalah protein yang mengandung polisakarida.Gambar: Struktur glikogen (bandingkan dengan amilum) Polisakarida lain yang dihasilkan oleh sel-sel eukariot adalah 1. serta interaksi dengan bahan kimia lain. pengenalan sel-sel. Struktur ini memainkan beberapa peran penting di antaranya dalam proses proteksi imunologis.

ubi jalar). singkong. yaitu bervariasi antara 90%–98%. Organisme autotrof seperti tumbuhan hijau.Manusia tidak dapat mencerna selulosa sehingga serat selulosa yang dikonsumsi manusia hanya lewat melalui saluran pencernaan dan keluar bersama feses. trisakarida. baik secara langsung atau tidak langsung. Serat menurunkan daya cerna karbohidrat menjadi 85%. 1 gram karbohidrat memiliki nilai energi 4 Kalori. selulosa. dan alga fotosintetik memanfaatkan hasil fotosintesis secara langsung. bakteri. kerangka karbon monosakarida juga berfungsi sebagai bahan baku untuk sintesis jenis molekul organik kecil lainnya. b) Peran sebagai bahan bakar dan nutrisi Karbohidrat menyediakan kebutuhan dasar yang diperlukan tubuh makhluk hidup. sayur-sayuran. termasuk manusia. khususnya glukosa. Contoh makanan yang sangat kaya akan serat selulosa ialah buah-buahan segar. Sebagai nutrisi untuk manusia. merupakan nutrien utama sel. Sel-sel tubuh tersebut menyerap glukosa dan mengambil tenaga yang tersimpan di dalam molekul tersebut pada proses respirasi selular untuk menjalankan sel-sel tubuh. dan seterusnya menurut bilangan unit monosakarida yang terdapat dalam molekulnya. Sementara itu. benar-benar bergantung pada organisme autotrof untuk mendapatkan makanan. Serat-serat selulosa mengikis dinding saluran pencernaan dan merangsangnya mengeluarkan lendir yang membantu makanan melewati saluran pencernaan dengan lancar sehingga selulosa disebut sebagai bagian penting dalam menu makanan yang sehat. umumnya kandungan karbohidrat cukup tinggi. umbi-umbian (kentang. termasuk asam amino dan asam lemak. pada vertebrata. misalnya glukosa. dan gula. Monosakarida. Pada proses fotosintesis. Senyawa ini merupakan bahan dasar senyawa-senyawa lain yang digunakan langsung oleh organisme autotrof. Selain itu.4 Peran Dan Fungsi Karbohidrat a) Peran dalam biosfer Fotosintesis menyediakan makanan bagi hampir seluruh kehidupan di bumi. Karbohidrat yang dihasilkan oleh fotosintesis ialah gula berkarbon tiga yang dinamai gliseraldehida 3-fosfat.Oligosakarida ialah kelas karbohidrat yang mengandungi dua hingga delapan unit monosakarida. 2. Dalam menu makanan orang Asia Tenggara termasuk Indonesia. yaitu antara 70–80%. Oligosakarida dapat digolongkan menjadi kumpulan disakarida. karbon dioksida diubah menjadi karbohidrat yang kemudian dapat digunakan untuk mensintesis materi organik lainnya. Misalnya. dan biji-bijian. glukosa mengalir dalam aliran darah sehingga tersedia bagi seluruh sel tubuh. dan pati. Setiap unit monosakarida ini dihubungkan oleh ikatan glikosida. hampir semua organisme heterotrof. Bahan makanan sumber karbohidrat ini misalnya padipadian atau serealia (gandum dan beras). Namun demikian. 17 . daya cerna tubuh manusia terhadap karbohidrat bermacam-macam bergantung pada sumbernya.

Selulosa bersifat seperti serabut. glikoprotein dan glikolipid (gabungan karbohidrat dan lipid) banyak ditemukan pada permukaan sel hewan. namun proteoglikan terdiri terutama atas karbohidrat. Manusia dan vertebrata lainnya menyimpan glikogen terutama dalam sel hati dan otot. dinding sel bakteri terbuat dari struktur gabungan karbohidrat polisakarida dengan peptida. batang. Pati merupakan suatu polisakarida simpanan pada tumbuhan. Penguraian glikogen pada sel-sel ini akan melepaskan glukosa ketika kebutuhan gula meningkat. dan semua bagian berkayu dari jaringan tumbuhan. dan hewan-hewan lain sejenis). dan cairan sinovial yang melicinkan sendi otot. Kitin murni mirip seperti kulit. Polisakarida struktural penting lainnya ialah kitin. termasuk kloroplas. c) Peran sebagai cadangan energi Beberapa jenis polisakarida berfungsi sebagai materi simpanan atau cadangan. d) Peran sebagai materi pembangun Organisme membangun materi-materi kuat dari polisakarida struktural. Glikogen simpanan akan terkuras habis hanya dalam waktu sehari kecuali kalau dipulihkan kembali dengan mengonsumsi makanan. hewan menyimpan polisakarida yang disebut glikogen. dan pembentuk struktur sel dengan mengikat protein dan lemak.Selain sebagai sumber energi. glikogen tidak dapat diandalkan sebagai sumber energi hewan untuk jangka waktu lama. Misalnya. crustacea. Namun demikian. selulosa ialah komponen utama dinding sel tumbuhan. karbohidrat yang menyusun kerangka luar (eksoskeleton) arthropoda (serangga. dahan. Sementara itu. tumbuhan dapat menimbun kelebihan glukosa. disebut peptidoglikan. dan ditemukan terutama pada tangkai. laba-laba. Karbohidrat pada glikoprotein umumnya berupa oligosakarida dan dapat berfungsi sebagai penanda sel. Glukosa merupakan bahan bakar sel yang utama. glikoprotein. Sementara itu. karbohidrat juga berfungsi untuk menjaga keseimbangan asam basa di dalam tubuhberperan penting dalam proses metabolisme dalam tubuh. sehingga pati merupakan energi cadangan. dan glikolipid. empat 18 . sedangkan glikoprotein terdiri terutama atas protein. Sementara itu. tulang rawan. Karbohidrat struktural lainnya yang juga merupakan molekul gabungan karbohidrat dengan molekul lain ialah proteoglikan. tetapi akan mengeras ketika dilapisi kalsium karbonat. Proteoglikan maupun glikoprotein terdiri atas karbohidrat dan protein. Sementara itu. Dinding sel ini membentuk suatu kulit kaku dan berpori membungkus sel yang memberi perlindungan fisik bagi membran sel yang lunak dan sitoplasma di dalam sel. Kitin juga ditemukan pada dinding sel berbagai jenis fungi. Kayu terutama terbuat dari selulosa dan polisakarida lain. liat. Misalnya. kapas terbuat hampir seluruhnya dari selulosa. Tumbuhan menumpuk pati sebagai granul atau butiran di dalam organel plastid. Proteoglikan ditemukan misalnya pada perekat antarsel pada jaringan. Dengan mensintesis pati. tidak larut di dalam air. misalnya hemiselulosa dan pektin. yang nantinya akan dihidrolisis untuk menyediakan gula bagi sel ketika diperlukan.

Ribosa merupakan komponen yang penting dalam asam nukleat. 2.6 Alosterik Enzim(Pengayaan) Penghambat alosterik adalah penghambat yang dapat mempengaruhi enzim alosterik. AB. Membentuk struktur sel. B. 10. Membantu metabolisme lemak dan protein. Menjaga keseimbangan asam dan basa. dengan demikian dapat mencegah terjadinya ketosis dan pemecahan protein yang berlebihan. sehingga substrat tidak dapat dikatalisis dan tidak menghasilkan produk. dan sebagian lagi disimpan dalam bentuk glikogen di hati dan otot. 7. Melindungi protein agar tidak terbakar sebagai penghasil energi. Mengatur proses metabolisme tubuh. Di dalam hepar berfungsi untuk detoksifikasi zat-zat toksik tertentu. 9. dan lensa mata. senyawa penghambat tersebut merupakan penghambat alosterik. 5. 2. jaringan dan organ tubuh. 4. pektin dan lignin. Beberapa jenis karbohidrat mempunyai fungsi khusus di dalam tubuh. yaitu bagian aktif yang menangkap substrat dan bagian yang menangkap penghambat. Apabila ada senyawa yang dapat memasuki bagian yang menangkap menghambat. Pengikatan penghambat alosterik pada enzim menyebabkan enzim tidak aktif. Struktur Penghambat Enzim Alosterik Struktur senyawa penghambat alosterik ini tidak mirip dengan struktur substrat. 19 . Membantu penyerapan kalsium khusus karbohidrat dari jenis laktosa. sehingga enzim dapat aktif mereaksikan substrat menjadi produk. 2. seperti selulosa. Ada beberapa jaringan tubuh seperti sistem syaraf dan eritrosit hanya dapat menggunakan energi yang berasal dari karbohidrat saja. Apabila enzim menangkap substrat maka penghambat tidak dapat terikat pada enzim. Sebagian dari karbohidrat diubah langsung menjadi energi untuk aktifitas tubuh. Menjaga dan mempertahankan kerja sel-sel otak.5 Fungsi Karbohidrat Fungsi utamanya sebagai sumber energi ( 1 gram karbohidrat menghasilkan 4 kalori ) bagi kebutuhan sel-sel jaringan tubuh. Selain itu beberapa golongan karbohidrat yang tidak dapat dicerna. 6.golongan darah manusia pada sistem ABO (A. 3. 8. maka enzim menjadi tidak aktif. mengandung serat (dietary fiber) berguna untuk pencernaan. Enzim alosterik adalah enzim yang mempunyai dua bagian aktif. dan O) mencerminkan keragaman oligosakarida pada permukaan sel darah merah. 1.

GMP (asam guanilat) merupakan penghambat alosterik bagi pembentukan GMP itu sendiri tanpa mempengaruhi pembentukan AMP. begitu pula dengan AMP (asam adenilat) merupakan penghambat alosterik bagi pembentukan AMP tanpa mempengaruhi pembentukan GMP. laju pembentukan AMP dan GMP dapat dikontrol (direm) agar tidak terjadi kelebihan GMP maupun AMP. jika AMP maupun GMP jumlah atau konsentrasinya berlebih. 20 . dengan adanya enzim alosterik. Jadi.Contoh Penghambatan Enzim Alosterik Pada biosintesis nukleotida purin. Hal tersebut dapat terjadi.

Karbohidrat dalam tubuhan ada 3. hidrogen. Contohnya glikosa (C6h12O6). sukrosa (C12H22O11). . 21 . Saran Setelah mengetahui materi karbohidrat diharapkan kita dapat menerapkan dalam kehidupan kita. terutama dalam fungsi dan peranannya. dan polisakarida. dan oksigen. yaitu :  Pati  Selulosa  Hemiselulosa . selulosa ( C6H10O5). . disakarida.BAB III PENUTUP Kesimpulan Karbohidrat adalah senyawa organik terdiri dari unsur karbon.Klasifikasi karbohidrat terdiri dari monosakarida.Fungsi utama karbohidrat adalah sebagai sumber energi bagi kebutuhan sel-sel jaringan tubuh.

wikipedia.org. diakses tanggal 26 Maret Anonymous E.swicofil.html.1982.2012.diakses tanggal 26 Maret Anonymous B. L Albert.www.2012.com.com/pes.Diakses tanggal 26 Maret Lehninger.Erlangga:Surabaya 22 . diakses tanggal 26 Maret Anonymous D.htm.http://www.2012.suaramanado. diakses tanggal 26 Maret Anonymous C.artikelkimia. http://www.www.info.Dasar-Dasar Biokimia.org/11226/main/s03.advanced.DAFTAR PUSTAKA Anonymous A.2012.2012.http://library.