Teori Apungan Benua

Dahulu kala orang-orang beranggapan bumi adalah sesuatu yang rigid atau kaku sementara benua-benua berada pada kedudukannya yang tetap tidak berpindah-pindah. Belakangan setelah orang-orang dapat melakukan pemetaan pantai ternyata terdapat kesesuaian morfologi dari pantai-pantai yang dipisahkan oleh Samudera. Bukti-bukti lain yaitu : a. Fosil-fosil b. mineral-cadangan batu bara di antartika, misalnya menunjukkan bahwa benua-benua pernah mengalami iklim yang mustahil adanya di lokasinya sekarang. c. mineral-cadangan batu bara di antartika, misalnya menunjukkan bahwa benua-benua pernah mengalami iklim yang mustahil adanya di lokasinya sekarang. d. beberapa benua memiliki endapan gletser yang sama e. barisan partikel-partikel magnet pada batuan purba memperlihatkan bahwa benua-benua telah bergerak sejak batuan itu mula-mula terbentuk. Maka dapat disimpulkan bahwa daratan di bumi senantiasa bergerak. Berdasarkan kecepatan pergerakan ini maka diperkirakan pada sekitar 200 – 250 juta tahun lalu semua benua menyatu dan disebut pangea.

Laut Tethys kemudian menjadi laut mediteran dan membentuk teluk besar yang memisahkan Afrika dan Laurasia.Samudra Atlantik Selatan berupa celah . Teori ini terkenal dengan nama Teori Apungan Benua atau Pengembangan Benua. sedangkan Kepulauan Madagaskar menjauhi Afrika Selatan dengan kecepatan 9 meter/tahun. Keadaan tersebut dibuktikan dengan persamaan formasi geologi disepanjang Pantai Afrika Barat sampai dengan Tanjung Afrika Selatan. Titik tolak dari teori tersebut yaitu : a. 4) Terbentuknya lipatang Pegunungan Himalaya. Pada zaman Trias akhir (40juta tahun sejak permulaan gerakan pengapungan benua).Andres di dekat pantai. b. 3) Batas Samudra Hindia makin mendesak ke utara. b. dahulu benua-benua yang sekarang ini ada merupakan benua tunggal yang disebut Pangea. Menurut Wegener. mulai terbentuk : . .Samudra Atlantik Utara dan India . Pada periode Yura . Persamaan struktur geologi di beberapa wilayah. Gondwana pecah membentuk : . c.Pembentukan Plato Dekan. . Kemudian Panthalasea terpisah menjadi 2 yaitu Samudera Pasifik dan Laut Tethys. Pada awalnya hanya ada satu benua yang disebut Pangea dan satu samudra yang disebut Panthalasea. Proses pengapungan benua menurut Wegener tersebut berjalan dalam waktu yang cukup panjang. dari zaman Perm sampai akhir zaman Psychozoik. Laurasia memisahkan diri dari Gondwana. 5) Adanya kegiatan seismik yang luar biasa si sepanjang patahan St. Benua itu terus bergerak dan pecah menjadi benua-benua yang lebih kecil. Ada persamaan antar garis kontur pantai timur Benua Amerika Utara dan Selatan. Daerah Greenland sekarang bergerak menjauhi daerah daratan Eropa dengan kecepatan 36 meter/tahun . Karena peristiwa-peristiwa tersebut maka terjadi hal-hal berikut ini : 1) Bentangan-bentangan samudra dan benua mengapung sendiri-sendiri.Tahun 1912 Alfred Wegener memperkenalkan konsep apungan benua atau continental drift yang mengemukakan bahwa benua-benua bergerak secara lambat melalui dasar samudera.Afrika dan Amerika Selatan ke arah barat. 2) Samudra Atlantik menjadi lebuh luas karena Benua Amerika masih terus bergerak ke arah barat. garis kontur pantai Barat Eropa dan Afrika. Urutan perkembangan pecahan benua tersebut adalah : a.India ke arah timur laut. sama dengan apa yang ada di Pantai Timur Amerika. Persamaan ini menandai bahwa daerah-daerah tersebut dahulu saling berimpitan.

Terdapat celah yang memisahkan Madagaskar dengan Afrika .Samudra Atlantik Selatan meluas .Australia masih bergandengan dengan Antartika. . Pada periode Kapur akhir .id .Laurasia terpecah menjadi Amerika Utara dan Eurasia. Gasal) & www. Sumber : Modul Geografi Untuk SMA Kelas X (Smst.India telah menempel di Asia .co. Benua-benua tersebut tetap mengapung dan bergerak sampai akhir era Pschozoik serta tetap bergeser dari waktu ke waktu. e.Australia telah terpisah dari Antartika oleh celah Atlantik Utara yang akhirnya masuk ke dalam Samudra Atlantik.d. Pada periode Kenozoik .google.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful