“PENERAPAN METODE GALLERY WALK DAN SMALL GROUP DISCUSSION DALAM MATA PELAJARAN AL-QUR’AN HADITS DI MADRASAH ALIAH

NEGERI (MAN/MA) Oleh : Defri Aldi Mustaqim
e-mail: mustaqim.defrialdi@yahoo.com

Abstrak: Kesuksesan dalam suatu pembelajaran sangat ditentukan oleh pemilihan metode yang tepat, agar peserta didik tidak merasa jenuh dan bosan dalam mengikuti pelajaran yang diajarkan. Sehingga tujuan dari pembelajaran dapat tercapai sesuai dengan harapan dan perencanaan. Kata Kunci: penerapan, metode Gallery walk dan Small group discussion , alQur’an hadits, Madrasah. Pengertian Metode Metode adalah cara yang teratur dan sistematis untuk pelaksanaan sesuatu; cara kerja.1 Kata metode berasal dari bahasa Yunani “metodos”. Kata ini terdiri dari dua suku kata yaitu ”metha” yang berarti melalui atau melewati dan “hodos” yang berarti jalan atau cara. Jadi metode bisa berarti jalan atau cara yang harus dilalui untuk mencapai tujuan.2 Dalam bahasa Arab, kata metode diungkakapkan dalam berbagai kata. Terkadang digunakan kata at-Tarikah, Manhaj, dan al-Washilah berarti perantara atau mediator. Dengan demikian, kata arab yang dekat artinya dengan metode adalah at-Tarikah kata kata serupa ini banyak dijumpai dalam al-Qur’an. Menurut Muhamad Fuad Abd al-Baqy didalam al-Qur’an kata at-Tarikah diulang sebanyak sembilan kali, seperti neraka, sehingga menjadi jalan menuju neraka (Q.S. 4:9); terkadang dihubungkan dari sifat jalan tersebut, seperti at-Tariqah al-Mustaqim, yang diartikan jalan yang lurus (Q.S. 46:30); terkadang dihubungkan dengan jalan yang ada ditempat tertentu, seperti at-Tarikah fi al-Bahry yang berarti jalan (yang kering) di laut (Q.S. 20:77); terkadang dihubungkan dengan akibat dari kepatuhan

Pius A. Partanto dan M. Dahlan Al-barry, Kamus Ilmiah Populer, (Surabaya: Arloka, 1994)., hal. 461 2 M. Arifin, Ilmu Pendidikan Islam, (jakarta: Bumi Aksara, 1996)., hal. 61

1

1

Dengan demikian. dalam arti jalan yang bersifata non fisik. 2005). (Jakarta: Kencana Persada Media).”(Q. Filasafat Pendidikan Islam. H. Abuddin Nata. Sehingga berhasil tidaknya tujuan yang akan dicapai tergantung penggunaan metode yang tepat.mematuhi jalan tersebut. 42:16).3 Menurut Nana Sujjana. Dasar-Dasar Proses Belajar Mengajar. dan terkadang at-Tarikah berarti tata surya atau langit. seperti pada ayat yang artinya : “dan bahwasanya: jikalau mereka tetap berjalan lurus diatas jalan itu (Agama Islam) benar benar kami akan memberi minum kepada mereka air yang segar (rizki yang banyak)”(Q. 26 5 Wina Sanjaya. Ini berarti metode digunakan untuk merealisasikan strategi yang telah ditetapkan. Yakni jalan dalam bentuk ide-ide yang mengacu pada cara yang mengantarkan seseorang untuk sampai pada tujuan yang ditentukan. (Bandung: Sinar Baru.145 4 Nana Sujjana. hal. 23:17). 146 3 2 . seperti p[ada ayat yang artinya: “dan kami telah menciptakan diataskamu tujuh buah jalan (tujuh buah langit) . Strategi Pembelajaran. metode adalah cara yang digunakan untuk mengimplementasikan rencana yang sudah disusun dalam kegiatan nyata agar tujuan yang telah disusun tercapai dengan optimal. (Ciputat Jakarta Selatan: Gaya Media Pranata. karena suatu strategi pembelajaran hanya mungkin dapat didimplementasikan melalui penggunaan metode pembelajaran.5 Dari beberapa pengrtian metode diatas dapat disimpulkan bahwa metode adalah cara yang didalam fungsinya adalah merupakan alat untuk mencapai tujuan.4 Sedangkan menurut Wina Sanjaya. metode adalah cara yang dipergunakan guru dalam mengadakan hubungan dengan siswa pada saat berlangsungnya pengajaran.S. hal.S. Dari kedekatan kebahasaan tersebut nampak bahwa metode lebih menunjukkan kepada jalan. dan kami tidaklah lengah terhadap ciptaan kami. hal. metode dalam rangakaian sistem pembelajaran memegang peranan yang sangat penting. Keberhasilan implementasi strategi pembelajaran sangata tergantung kepada cara guru menggunakan metode pembelajaran. 2000).

Alat /bahan. hal. Yapendis. sebab bila sesuatu yang baru ditemukan berbeda antara satu dengan yang lainnya maka dapat saling mengoreksi antara sesama siswa baik kelompok maupun antar siswa itu sendiri. Komponen-komponen tersebut adalah : 1.Metode Gallery Walk dan Small Group Discussion Gallery Walk terdiri dari dua kata yaitu Gallery dan Walk. karya atau gagasan kepada khalayak ramai. karena seuatu yang ditemukan itu dilihat secara langsung. (Yogyakarta. 3. tulisan dan lain sebagainya. Sebagai mana disebutkan bahwa banyak sekali starategi belajar baru dalam pembelajaran. sebenarnyanbisa digunakan dalam proses pembelajaran pendidikan siosial. melangkah. Guru. 89 7 Mel Silberman. Dari berbagi strategi baru dalam belajar tersebut. 2. gallery walk atau galeri belajar merupakan suatu metode pembelajaran merupakan suatu cara untuk menilai dan mengingat apa yang telah dipelajari oleh siswa selama ini.2008).7berdasarkan uraian tersebut Gallery walk (galeri belajar)merupakan suatu metode pembelajaran yang mampu meningkatakan kemampuan siswa untuk menemukan pengetahuan baru dan dapat mempermudah daya ingat. Pameran merupakan kegiatan untuk memperkenalkan produk. 23 6 3 . Ismail. Misalnya pameran buku. Hal ini sebagai usaha dalam pengmbangan dari metode-metode lama yang kadang dianggab kurang banyak melibatkan peserta didik dalam proses pembelajaran. 101 Aktive Learning Starategi. Gallery walk (galeri belajar) juga dapat memotivasi kehadiran siswa dalam proses belajar. Gallery adalah pameran. Ada beberapa komponen dalam pemakaian metode Gallery walk.6 Sedangkan menurut Silberman. bahan yang disisapakan adalah kertas plano dan spidol. 2006). Peserta didik. Sedangkan walk artinya berjalan. Strategi Pembelajaran Agama Islam Berbasis PAIKEM (Semarang: RASAIL Media Group. lukisan. hal. guru yang mengajar harus paham betul dalam menggunakan metode Gallery walk. dalam kegiatan belajar mengajar peserta didik mempunyai latar belakang yang berbeda-beda hal ini perlu dipertimbangkan dalam pemakaian metode Gallery walk. SM.

Kelebihan metode Gallery walk 1. 2. 3. Hasil kerja kelompok ditempel didinding 5. Membiasakan siswa memberi dan menerima kritik. 2. Apa Gallery Walk?. Koreksi bersama-sama 8. Pengaturan seting kelas yang lebih rumit Small Group Discussion secara bahasa Small adalah kecil. 2000.a. Masing-masing kelompok berputar mengamati hasil kerja kelompok lain 6. Kelemahan metode Gallery walk 1. 3. Peserta dibagi dalam beberapa kelompok 2. c. Klarifikasi dan penyimpulan. Langkah-langkah menggunakan metode Gallery walk.rsu. Langkah-langkah penerapan: 1. Mengaktifkan fisik dan mental siswa dalam prose pembelajaran. Tentukan topik/tema pelajaran 4.8 b. Bila anggota kelompok terlalu banyak akan terjadi sebagian siswa menggantungkan kerja kawannya. dan Discussion adalah kegiatan membincangkan suatu masalah dan 8 Rodgers. Membiasakan sisiwa bersikap menghargai dan mengapresiasi hasil belajar kawannya . Salah satu wakil kelompok menjelaskan setiap apa yang ditanyakan kelompok lai 7. 4. Guru perlu ekstra cermat dalam mementau dan menilai keaktifan individu dan kolektif. Group adalah kelompok. 5. Kelompok diberi kertas plano 3. Siswa terbiasa membangun budaya kerjasama memecahkan masalah dalam belajar. Terjalin sinergi saling menguatkan pemahaman terhadap tujuan pembelajaran.edu/resorces/diakses 05 desember 2013 4 . http://www .

tugas guru yang paling utama adalah mengkondisikan lingkungan agar menunjang perubahan perilaku peserta didik.Cit. 6. Pembelajaran pada hakekatnya adalah proses interaksi antara peserta didik dengan lingkungannya sehingga terjadi perubahan perilaku kearah yang lebih baik. 3. Mengingat adanya kelemahan-kelemahan diatas maka guru yang berkehendak menggunakan metode kerja kelompok sebaiknya mempersiapkan segala sesuatunya dengan rapi dan sistematis terlebi dahulu. suatu materi pendidikan tidak dapat berproses secara efektif dan 9 Ismail. hal . Instruksikan setiapa kelompok melalui juru bicara yang ditunjuk menyajikan hasil diskusinya dalam forum kelas. terutama oleh peserta yang tergolong kurang pintar atau pendiam.9 Adapun langakah-langkah dalam pelaksanaan metode ini didalam buku Ismail adalah sebagai berikut: 1. 5. Untuk meningkatkan mutu pembelajaran pendidikan agama Islam (alQur’an hadits) banyak hal yang perlu dipertimbangkan diantaranya adalah dalam hal penyampaian materi dari seorang guru terhadab siswa melalui metode tertentu. Jadi Small group discussin adalah mendiskusikan suatu masalah dalam suatu kelompok kecil yang terdiri dari 4-6 orang. Pastiakan setiap anggota kelompok berpartisipasi aktif dalam diskusi. Berikan soal studi kasus (yang dipersiapkan oleh guru) sesuai dengan standar kompetensi dan kompetensi dasar. 4. Op. Tanpa metode. 2.. Klarifikasi. Bagi kelas menjadi beberapa kelompok-kelompok kecil(maksimal 5 siswa) dengan menunjuk ketua dan sekretaris.menyamakan antar persebsi antara dua orang atau lebih. Dalam pembelajaran.90 5 . Dan dalam hal ini peran guru sebagai pemberi dorongan semangat dan membesarkan hati sangat diperlukan. Instruksikan setiap kelompok untuk mendiskusikan jawaban soal tersebut. SM. penyimpulan dan tindak lanjut (guru).

107-113 10 6 . at. 7) Mengamati tabeltabel. metode merupakan garis-garis haluan untuk bertindak dalam usaha mencapai sasaran yang telah ditentukan. 10) Berfikir. Pembelajaran aktif (Aktif Learning) bisa dikatakan sebagai sarana pembelajaran yang aktif diperlukan partisipasi siswa yang aktif dan terampil. Dalam belajar seharusnya ada beberapa aktivitas yang dilakukan oleh peserta didik yang bisa membuatnya lebih aktif diantaranya: 1) Mendengarkan. h. hal ini menyebabkan siswa secara mentalitas mengnggab bahwa pendidikan agama Islam sbagai pelajaran yang sukar dipahami sehingga siswa kurang bergairah dalam belajar. 4) Menulis atau mencatat. 3) Meraba dan mencium. Oleh karena itu. Psikologi Pendidikan Landasan Kerja Pemimpin Pendidikan. 11) Latihan atau praktek. Selain siswa guru juga dituntut untuk menguasai model pembelajaran aktif dan melaksanakan dikelas. 8) Menyusun paper atau kertas kerja. guna membuat siswa belajar menjadi lebih senang dan tidak terbebani dalam belajar.10 Sedangkan metode yang digunakan di sekolah dirasakan masih kurang menciptakan suasana kondusif . 5 11 Wasty Soemanto.11 Aktifitas-aktifitas tersebut bisa menuntut keaktifan siswa jika metode yang digunakan guru menuntut adanya umpan balik yang berarti dari siswa. 2006). Startegi Belajar Mengajar . 2) Memandang. 9) Mengingat. untuk itu guru harus menggunakan metode pembelajaran aktif agar proses pembelajaran menjadi aktif.efisien dalam kegiatan belajar mengajar menuju tujuan pengajaran. (Jakarta: PT Rineka Cipta. 6) Membuat ikhtisar atau ringkasan dan menggaris bawahi. (Jakarta : Rineka Cipta 1995) hal. diagram-diagram dan bagan-bagan. Syaiful bahri jamarah. 5) Membaca. et.

Menurut hisyam zaini “pembelajaran aktif adalah suatu pembelajaran yang mengajak peserta didik untuk belajar secara aktif”12. memecahkan persoalan maupun mengaplikasikan persoalan dengan kehidupan nyata. Dari berbagai model Aktif Learning. The Power of Two & Four . (Yogyakarta: CTSD IAIN Sunan Kalijaga. 2007). Metode tersebut jarang digunakan oleh Guru Al-Qur’an Hadist. baik menggunakan ide pokok dari materi pembelajaran. peneliti menggunakan metode Gallery walk dan Small group discussion. Hisyam Zaini. Adapun keunggulan metode Gallery walk adalah membangun budaya kerjasama memecahkan masalah. Index Card Match. Team Quiz. dan Role Play. Karena. membiasakan siswa memberi dan menerima kritik. Dan keunggulan metode small group discussion keterampilan memecahkan masalah terkait materi pokok dan persoalan yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari. Strategi Pembelajaran Aktif. Dalam penelitian ini. ddk. memebiasakan siswa menghargai dan mengapresiasi hasil belajar temannya. terdapat berbagai macam metode yang dapat digunakan misalnya: Metode Jigsau Learning. dan kedua metode tersebut dapat dikolaborasiakan secara bersama-sama untuk menciptakan suasan belajar yang menyenangkan (aktif). xvi 12 7 . h. Strategi ini memberikan kesempatan bagi siswa untuk bekerjasama antar siswa kelompok kecil untuk menyampaikan materi yang ada kepada kelompok lain untuk menyampaikan materi yang ada kepada kelompok lain dengan exhibition atau pameran dikelas. dimana peserta didik yang mendominasi aktifitas pembelajaran dengan cara aktif menggunakan otak.

melihat 30%. membaca 10%. karena hakikat dari siswa dalam bahasa Arab adalah pencari ilmu.Melihat zaman dahulu proses pembelajaran hanya menggunakan metode ceramah yang sudah mendara daging dalam dunia pendidikan. mengatakan 70%.13 13 Mel Silberman. dan melakukan 90% hal ini sesuai dengan filosof Cina konfusius bahwa “apa yang saya dengar. saya lupa” “apa yang saya lihat.Cit.. karena informasi yang bisa dicernah oleh otak siswa dalam mendengar 20%. dominasi guru akan suatu materi ajar yang cukup banyak transformasi dari guru kesiswa hanya dengan berbicara dan didengar siswa. hal 23 8 . membuat siswa menjadi lebih malas dan kurang aktif mencari ilmu padahal seharusnya siswa lebih aktif mencari ilmu. saya ingat” “apa yang saya lakukan saya paham”. Op. Diharab dalam dalam aktifitas pembelajaran guru tidak hanya menggunakan metode ceramah. melihat dan mendengar 50%.

9 . metode merupakan garis-garis haluan untuk bertindak dalam usaha mencapai sasaran yang telah ditentukan. membiasakan siswa menghargai dan mengapresiasi hasil belajar temannya. penggunakan metode Gallery walk dan Small group discussion bisa menjadi solusi dalam membelajarkan al-Qur’an hadits Karena. Tanpa metode. Oleh karena itu. membiasakan siswa memberi dan menerima kritik.Kesimpulan Untuk meningkatkan mutu pembelajaran pendidikan agama Islam (alQur’an hadits) banyak hal yang perlu dipertimbangkan diantaranya adalah dalam hal penyampaian materi dari seorang guru terhadab siswa melalui metode tertentu. Strategi ini memberikan kesempatan bagi siswa untuk bekerjasama antar siswa kelompok kecil untuk menyampaikan materi yang ada kepada kelompok lain dengan exhibition atau pameran dikelas dan juga metode Gallery walk bisa membangun budaya kerjasama memecahkan masalah. Dan keunggulan metode small group discussion keterampilan memecahkan masalah terkait materi pokok dan persoalan yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari. suatu materi pendidikan tidak dapat berproses secara efektif dan efisien dalam kegiatan belajar mengajar menuju tujuan pengajaran.

Strategi Pembelajaran. Wasty Soemanto. SM. Filasafat Pendidikan Islam. Nana Sujjana. Jakarta : Rineka Cipta.2008. Abuddin Nata. 10 . Wina Sanjaya. Jakarta: Kencana Persada Media. jakarta: Bumi Aksara. 2007. Dasar-Dasar Proses Belajar Mengajar. Surabaya: Arloka.SUMBER BACAAN Pius A. Dahlan Al-barry. http://www . H. Yapendis. at. Ilmu Pendidikan Islam.1995. 2000.rsu. Mel Silberman. Startegi Belajar Mengajar . (Yogyakarta: CTSD IAIN Sunan Kalijaga.1994. Jakarta: PT Rineka Cipta. 101 Aktive Learning Starategi. Bandung: Sinar Baru. Psikologi Pendidikan Landasan Kerja Pemimpin Pendidikan. Ciputat Jakarta Selatan: Gaya Media Pranata. Apa Gallery Walk?. Arifin.2006. Partanto dan M. Strategi Pembelajaran Agama Islam Berbasis PAIKEM Semarang: RASAIL Media Group. Rodgers. Ismail. ddk. Hisyam Zaini.2006. Yogyakarta. M. et. 1996.2005. Strategi Pembelajaran Aktif.2006.edu/resorces/diakses 05 Desember 2013 Syaiful bahri jamarah. Kamus Ilmiah Populer.2000.

11 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful