TUNTUNAN THAHARAH DAN SHALAT

PENULIS SYEIKH ABDUL AZIZ BIN ABDULLAH BIN BAZ DAN MUHAMMAD BIN SHALIH AL-‘UTSAIMIN

PENERJEMAH ALI MAKHTUM ASSALAMY

EDITOR MUHAMMADUN ABD HAMID ABD WAHAB MUH.MU’INUDINILLAH BASRI

1

ISI BUKU
BAGIAN PERTAMA PRAKTEK SHALAT NABI ρ DAN WAJIBNYA SHALAT BERJAMAAH……………………………………………….. 1. PRAKTEK SAHALAT NABI ρ …………………………………… 2. KEWAJIBAN MELAKSANAKAN SHALAT BERJAMAAH….. BAGIAN KEDUA TUNTUNAN THAHARAH DAN SHALAT 1. WUDLU …………………………………………………… Tata cara Berwudhu ………………………………………. 2. MANDI …………………………………………………… Tata cara Mandi …………………………………………… 3. TAYAMMUM …………………………………………….. Tata cara Tayammum ……………………………………… 4. SHALAT……………………………………………………. Tata cara shalat …………………………………………… Yang di makruhkan dalam shalat …………………………… Yang membatalkan shalat ………………………………….. Hal-hal yang mengharuskan sujud sahwi dalam shalat ……. 5. THAHARAH BAGI ORANG SAKIT ……………………… 6. SHALAT BAGI ORANG SAKIT …………………………..

2

BAGIAN PERTAMA PRAKTEK SHALAT NABI ρ DAN WAJIBNYA SHALAT BERJAMAAH Oleh Syeikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz 3 .

. dengan seluruh badan.”( Al Maidah : 6) Rasulullah ρ bersabda : " ‫" ﻻ ﺕﻘﺒﻞ ﺻﻼة ﺑﻐﻴﺮ ﻃﻬﻮر‬ Artinya : “ shalat tidak diterima (tidak sah) bila tanpa bersuci” 2. dengan niat dalam hati melakukan shalat yang hendak dikerjakan. Menyempurnakan wudhu. dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai kedua mata kaki . apa bila kamu hendak mengerjakan shalat. menghadap ke kiblat ( Ka’bah ) dimanapun berada.PRAKTEK SHALAT NABI ρ Dari Abdul Aziz bin Abdullah bin Baaz. 4 . dan para shahabat τ pun tidak pernah melafalkan dengan lisan mereka. baik shalat fardhu maupun shalat sunnat. sesuai dengan sabdanya : " ‫" ﺻﻠﻮا آﻤﺎ رأﻳﺘﻤﻮﻧﻲ أﺻﻠﻲ‬ Artinya : “ shalatlah sebagaimana kalian melihat aku shalat” (HR. maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku-siku. Niat tidak perlu diucapkan dengan lisan karena hal itu tidak dianjurkan dan tidak pernah dicontahkan nabi ρ. yakni berwudhu seperti diperintahkan Allah Ψ dalam firmanNya: yang ‫] ﻳﺎ أﻳﻬﺎ اﻝﺬﻳﻦ ﺁﻡﻨﻮا إذا ﻗﻤﺘﻢ إﻝﻰ اﻝﺼﻼة ﻓﺎﻏﺴﻠﻮا وﺟﻮهﻜﻢ وأﻳﺪﻳﻜﻢ إﻝﻰ اﻝﻤﺮاﻓﻖ واﻡﺴﺤﻮا‬ [ ‫ﺑﺮءوﺱﻜﻢ وأرﺟﻠﻜﻢ إﻝﻰ اﻝﻜﻌﺒﻴﻦ‬ Artinya : “ Hai orang-orang yang beriman. AlBukhari) Rincian praktek shalat nabi ρ yang harus kita ikuti adalah : 1. ditujukan kepada setiap orang yang menginginkan shalatnya sebagaimana yang dilakukan Rasulullah ρ .

bisa juga membaca do’a : " ‫" ﺱﺒ َﺎ َﻚ اﻝﻠﻬﻢ وﺑﺤﻤﺪك وﺕ َﺎرك اﺱﻤﻚ وﺕ َﺎَﻰ ﺟﺪك وﻻ إﻝﻪ ﻏﻴﺮك‬ َ ُ ْ َ َ َِ َ َ َ ‫ﱠ َ ِ َ ْ ِ َ َ َﺒ َ َ ْ ُ َ َ َﻌ ﻝ َ ﱡ‬ ‫ُ ْﺤ ﻧ‬ Artinya : “ Maha suci Engkau. bersihkanlah aku dari segala dosa seperti dibersihkannya kain putih dari kotoran. ucapkan “ Aamiin” dengan suara keras dalam shalat jahriah ( shalat yang bacaannya dikeraskan / di suarakan. Takbiratul ihram dengan mengucapkan “ Allahu Akbar” dengan menatap ke tempat sujud. 5.Nabi Muhammad ρ mensunahkan agar ketika hendak shalat kita membuat sutrah (batasan) sebagai tempat shalat.” Setelah membaca fatihah. ya Allah.” Kemudian membaca ta’awwudz : Dan basmalah Rasulullah ρ telah bersabda : ( ‫) أﻋﻮذ ﺑﺎﷲ ﻡﻦ اﻝﺸﻴﻄﺎن اﻝﺮﺟﻴﻢ‬ ( ‫ ) ﺑﺴﻢ اﷲ اﻝﺮﺡﻤﻦ اﻝﺮﺡﻴﻢ‬serta surat Al-Fatihah. Setelah itu bacalah salah satu surat dari Al Qur’an yang dihafal. meletakkan kedua tangan di atas dada. mengangkat tangan ketika takbir setinggi pundak atau setinggi telinga. Ya Allah . jauhkanlah aku dari segala dosa. baik ketika ia sebagai imam maupun shalat sendiri. 4. Aku memuji-Mu dengan pujian-Mu. cucilah aku dari segala dosa dengan air. es dan salju. 6. 3. sebagaimana Engkau menjauhkan timur dan barat. 5 . Telapak tangan kanan berada di atas telapak tangan kiri. Ini berdasarkan hadits yang diriwayatkan Wail bin Hujr dan Qubaishah bin Halab At Thai dari bapaknya τ. ﻝﻠ ُـﻢ ﻧﻘ ِﻲ ﻡﻦ‬ َ ِ ‫ﱠ ﺑ ِ ْ َ ْﻨ َ َ ْ َ َﻄ ﻳ َ َﻤ ﺑ َ ْ َ َ ْ َ َ ْ ِ ِ و َ ِ ِ ﻬ ﱠ َ ِﻨ‬ ّ ‫ﺧ َﺎ َﺎي آ َﺎ ﻳﻨ ﱠﻰ اﻝ ﱠﻮب اﻷﺑﻴﺾ ﻡﻦ اﻝﺪﻧﺲ. Ya Allah. karena " ‫" ﻻ ﺻﻼة ﻝﻤﻦ ﻝﻢ ﻳﻘﺮأ ﺑﻔﺎﺕﺤﺔ اﻝﻜﺘﺎب‬ Artinya : “Tidak sah shalat seseorang yang tidak membaca fatihatul Kitab. اﻝﻠﻬﻢ اﻏﺴﻠ ِﻲ ﻡﻦ ﺧ َﺎ َﺎي ِﺎﻝ َﺎء َاﻝﺜﻠﺞ‬ ِ ْ ‫ﱠ ْ ِ ْﻨ ِ ْ َﻄ ﻳ َ ﺑ ﻤ ِ و ﱠ‬ ِ َ ‫ﻤ ُ َﻘ ﺜ ْ ُ َ ْ َ ُ ِ َ ﱠ‬ ‫َﻄ ﻳ‬ "‫َاﻝﺒ َد‬ ‫و َﺮ‬ Artinya : “ ya Allah. disunnatkan membaca do’a istiftah ( pembukaan ) yaitu : ‫" اﻝﻠـﻬﻢ َﺎﻋﺪ ﺑﻴ ِﻲ وﺑﻴﻦ ﺧ َﺎ َﺎي آ َﺎ َﺎﻋﺪت ﺑﻴﻦ اﻝﻤﺸﺮق َاﻝﻤﻐْـﺮب. Maha berkah asma-Mu. Maha tinggi kebesaran-Mu. dan tiada Ilah (yang berhak disembah) selain Engkau.” Selain do’a di atas.

” Diutamakan ucapan itu diulang-ulang tiga kali atau lebih. antara langit dan bumi. ya Allah. dan memenuhi apa saja yang Engkau kehendaki. bagi Engkau-lah segala puji dengan pujian yang banyak. yang baik dan diberkati. bumi. Lalu sejajarkan kepala dengan punggung. juga ketika dalam shalat sendirian. dan renggangkan jari-jari. Ketika berdiri ucapkan : ‫" رﺑ َﺎ وﻝﻚ اﻝﺤﻤﺪ ﺡﻤ ًا آﺜﻴ ًا ﻃﻴ ًﺎ ﻡ َﺎر ًﺎ ﻓﻴﻪ ﻡﻞء اﻝﺴﻤ َات وﻡﻞء اﻷرض وﻡﻞء‬ ُ ْ ِ َ ِ ْ َ ُ ْ ِ َ ِ ‫َ ﱠﻨ ََ َ َ ْ ُ َ ْﺪ َ ِ ْﺮ َ ِﺒ ُﺒ َآ ِ ْ ِ ِ ْ ُ ﱠ َﻮ‬ ّ " ‫َﺎ ﺑﻴﻨﻬ َﺎ وﻡﻞء َﺎ ﺵﺌﺖ ﻡﻦ ﺵﻲء ﺑﻌﺪ‬ ُ ْ َ ٍ ْ َ ْ ِ َ ْ ِ ‫ﻡ َ ْ َ ُﻤ َ ِ ْ ً ﻡ‬ Artinya : ya Robb kami. وآﻠ َﺎ ﻝﻚ ﻋﺒﺪ. yang memenuhi langit.7. dan letakkan kedua tangan di atas kedua lutut. Kami semua milik-Mu. Dan disunnatkan juga menambahkan bacaan : ‫ﺱﺒْﺤﺎﻧﻚ اﻝﻠﻬﻢ رﺑ َﺎ وﺑﺤﻤﺪك اﻝّﻬ ﱠ اﻏﻔﺮ ﻝﻲ‬ ِ ْ ِ ْ ‫َ ﱠ َ ﱠﻨ َ ِ َ ْ ِ َ ﻠ ُﻢ‬ ُ Artinya : “ Maha suci Allah.” 8. mengangkat kepala setelah ruku’ dengan mengangkat kedua tangan setinggi pundak atau telinga. وﻻ ﻳﻨﻔﻊ ذا اﻝﺠﺪ ﻡﻨﻚ اﻝﺠﺪ‬ ‫ُ ْ ِ َ ِﻤ َ َ ْ َ َ َ َ ْ َ ُ َ ﱢ ِ ْ َ َ ﱡ‬ Artinya : “ Yang memiliki pujian dan keagungan. dan berada pada posisi tuma’ninah (menenangkan badan) dalam ruku’. membaca : ‫" أهﻞ اﻝﺜ َﺎء َاﻝﻤﺠﺪ أﺡﻖ َﺎ َﺎل اﻝﻌﺒﺪ. Yang berhak menerima apa yang dikatakan hamba-Nya.” Dibaca oleh imam. dan mengucapkan : ‫ﺱﺒﺤﺎن ر ّﻲ اﻝﻌﻈﻴﻢ‬ ‫ﺑ‬ Artinya: “ Maha suci Allah yang Maha agung . ya Allah. اﻝﻠﻬﻢ ﻻ َﺎﻧﻊ ﻝ َﺎ أﻋﻄﻴﺖ وﻻ‬ َ َ َ ْ َ ْ َ ‫َ ْ ُ ﱠﻨ ِ و َ ْ ِ َ َ ﱡ ﻡ ﻗ َ َ ْ ُ َ ُﱡﻨ َ َ ُ َ ُ ﱠ َ ﻡ ِ َ ِﻤ‬ "‫ﻡﻌﻄﻲ ﻝ َﺎ ﻡﻨﻌﺖ. Robb kami. Ruku’ dengan membaca takbir serta mengangkat kedua tangan setinggi pundak atau setinggi telinga. seraya mengucapkan : " ‫" ﺱﻤﻊ اﷲ ﻝﻤﻦ ﺡﻤ َﻩ‬ ‫َ ِ َ ُ ِ َ ْ َ ِﺪ‬ Artinya : “ Allah Maha Mendengar orang yang memuji-Nya.” Lebih baik lagi apa bila setelah mengucapkan do’a tersebut. dan dengan memuji Engkau. ampunilah aku. Tidak ada yang dapat 6 .

Muslim ) 7 . Sujud dengan mengucapkan takbir serta meletakkan kedua lutut sebelum kedua tangan ( kalau bisa/ mampu). Bila tidak bisa / tidak mampu. kedua tangan. makmum mengucapkan “ Rabbanaa wa lakal hamdu …. Robb kami. maka bersungguh-sungguhlah dalam berdo’a.” Dan seterusnya.” Menambah do’a di atas merupakan kebaikan. Rasulullah ρ bersabda : ‫" أﻡﺎ اﻝﺮآﻮع ﻓﻌﻈﻤﻮا ﻓﻴﻪ اﻝﺮب، وأﻡﺎ اﻝﺴﺠﻮد ﻓﺎﺟﺘﻬﺪوا ﻓﻲ اﻝﺪﻋﺎء ﻓﻘﻤﻦ أن‬ " ‫ﻳﺴﺘﺠﺎب ﻝﻜﻢ‬ Artinya : “ ketika ruku’ maka agungkanlah ( nama )Robbmu. karena itu perbanyaklah do’a. Dan ketika sujud. tidak ada yang dapat memberikan apa yang telah Engkau tolak.” ( HR. maka boleh mendahulukan tangan sebelum lutut. dan jari-jari kedua kaki. dengan memuji Engkau. dan jari-jari tangan dirapatkan. ya Allah. yakni kening bersama hidung. karena do’a kalian layak untuk dikabulkan.” Disunnatkan pula memperbanyak do’a. karena do’a di atas terdapat dalam beberapa hadits yang shahih.” ( 3x atau lebih) Disunnatkan lagi membaca : " ‫" ﺱﺒﺤﺎﻧﻚ اﻝﻠﻬﻢ ر ّﻨﺎ وﺑﺤﻤﺪك اﻝﻠﻬﻢ اﻏﻔﺮ ﻝﻲ‬ ‫ﺑ‬ Artinya: “ Mahasuci Engkau. Muslim) " ‫" أﻗﺮب ﻡﺎ ﻳﻜﻮن اﻝﻌﺒﺪ ﻡﻦ رﺑﻪ وهﻮ ﺱﺎﺟﺪ ﻓﺄآﺜﺮوا ﻡﻦ اﻝﺪﻋﺎء‬ Artinya: “ kondisi dimana seorang hamba paling dekat dengan Robbnya adalah di saat ia sedang sujud. ya Allah. Ketika berdiri dari ruku’.” ( HR.menolak apa yang telah Engkau berikan. 9. kedua lutut. Ini berdasarkan petunjuk dari Rasulullah ρ dari hadits yang diriwayatkan oleh wail bin hujr dan Sahal bin Saad Ra. dan tidak ada gunanya bagi Engkau kekayaan dunia. munfarid ( orang yang shalat sendirian ) dan makmum disunnatkan meletakkan kedua tangan di atas dada seperti ketika berdiri sebelum ruku’. ampunilah aku. Sujud di atas hendaknya dengan menggunakan anggota sujud yang tujuh. Dan jari-jari kedua kaki dan kedua tangan dihadapkan ke arah kiblat. Baik imam. serta mengucapkan : " ‫" ﺱﺒﺤﺎن ر ّﻲ اﻷﻋﻠﻰ‬ ‫ﺑ‬ Artinya: “ Mahasuci Allah yang Mahatinggi.

وﻻ ﻳﺒﺴﻂ أﺡﺪآﻢ ذراﻋﻴﻪ اﻧﺒﺴﺎط اﻝﻜﻠﺐ‬ Artinya : “ tegaklah dalam sujud kalian. Kemudian bangkit ke rokaat yang kedua dengan bersandar pada kedua lutut ( bila kondisi memungkinkan ). yang ini disebut duduk istirahat. jangan ada seseorang dari kalian yang meletakkan kedua lengannya seperti anjing. tidak merapatkan perut dengan paha. hal ini sebagaimana yang disabdakan oleh Rasulullah ρ : "‫" اﻋﺪﻝﻮا ﻓﻲ اﻝﺴﺠﻮد. Hukumnya makruh apabila 8 . Mengangkat kepala dengan mengucapkan takbir.Disunnatkan pula berdo’a untuk diri sendiri dan mendoakan umat Islam lainnya untuk kebaikan di dunia dan di akhirat. 12. menegakkan kaki yang kanan. Bila tidak mampu. Baru setelah itu mengerjakan seperti yang dilakukan pada rokaat pertama. dan mengerjakan seperti yang dikerjakan pada sujud pertama. dan selanjutnya membaca salah satu surat dari Al-Qur’an. lalu duduk sebentar seperti duduk antara dua sujud. Nabi Muhammad ρ memanjangkan I’tidal dan antara kedua sujud. Karena itu apabila ini ditinggalkan tidak apa-apa dan di situ tidak ada dzikir maupun do’a yang harus di ucapkan. Tuma’nina ( menenangkan badan ) ketika duduk sehingga tulangtulangnya kembali lagi ke tempat asalnya. Ketentuan lainnya adalah merenggangkan kedua lengan dari kedua lambung. ampunilah aku. maka boleh bersandar pada alas ( dasar/ tempat sujud ) Lalu membaca surat Al Fatihah. meletakkan kedua tangan di atas kedua paha atau lutut. ampunilah aku ( 3x). merenggangkan kedua paha dari kedua betis dan mengangkat kedua lengan dari tanah tanah (dasar/ tempat sujud ) . اﻝﱠﻬ ﱠ اﻏﻔﺮ ﻝﻲ َارﺡﻤ ِﻲ وارزﻗ ِﻲ‬ ‫َ ﱢ ْ ِ ْ ﻝ َ ﱢ ْ ِ ْ ِ َ ﱢ ْ ِ ْ ِ ﻠ ُﻢ ْ ِ ْ ِ و ْ َ ْﻨ َ ْ ُ ْﻨ‬ " ‫و َﺎﻓ ِﻲ َاهﺪ ِﻲ َاﺟﺒﺮ ِﻲ‬ ‫َﻋ ِﻨ و ْ ِﻧ و ْ ُ ْﻧ‬ Artinya : “ ya Robb. meletakkan telapak kaki yang kiri dan mendudukinya . seperti I’tidal setelah ruku’ . mengangkat kepala dari sujud ( bangun dari sujud ) dengan mengucapkan takbir. Makmum tidak diperkenankan mendahului imam. sehatkanlah aku. Sujud kedua dengan mengucapkan takbir. ya Allah. dan cukupkanlah segala kekuranganku. berikanlan rizki-Mu kepadaku. Menurut salah satu pendapat ulama ini merupakan amalan yang disunnatkan. karena Nabi ρ telah memperingatkan hal itu kepada umatnya.” 10. tunjukilah aku. 11. dan mengucapkan : ‫" رب اﻏﻔﺮ ِﻲ رب اﻏﻔﺮ ﻝﻲ رب اﻏﻔﺮ ﻝﻲ.

dari fitnah kehidupan dan kematian. dan dari fitnah Al Masih AdDajjal. dari siksa kubur. rahmatNya dan keberkahanNya kepadamu wahai Nabi ρ.makmum gerakannya bersamaan dengan imam. seperti shalat Subuh. اﻝﻠﻬﻢ ﺻﻞ ﻋَﻰ ﻡﺤﻤﺪ وﻋَﻰ ﺁل ﻡﺤﻤﺪ آ َﺎ ﺻﻠﻴﺖ ﻋَﻰ إﺑ َاهﻴﻢ وﺁل إﺑ َا ِﻴﻢ‬ ‫ٍ َ َﻠ ِ ُ َ ﱠ ٍ َﻤ َﱠ ْ َ َﻠ ِ ْﺮ ِ ْ َ ََ ِ ِ ْﺮ ه‬ ‫ﱢ ﻠ‬ ُ ُْ ُ َ َ ‫إﻧﻚ ﺡﻤﻴـﺪ ﻡﺠﻴﺪ . sesungguhnya Engkau Terpuji dan Mahaagung. menggenggam semua jari-jari kecuali jari telunjuk yang mengisyaratkan pengesaan Allah Ψ. وإذا ﻗﺎل ﺱﻤﻊ اﷲ‬ " ‫ﻝﻤﻦ ﺡﻤﺪﻩ. Hal ini berdasarkan sabda Nabi ρ : ‫" إﻧﻤﺎ ﺟﻌﻞ اﻹﻡﺎم ﻝﻴﺆﺕﻢ ﺑﻪ، ﻓﻼ ﺕﺨﺘﻠﻔﻮا ﻋﻠﻴﻪ ﻓﺈذا آﺒﺮ ﻓﻜﺒﺮوا. Aku bersaksi tidak ada ilah yang berhak disembah selain Allah. maka sujudlah ( HR. shalawat dan kebaikan milik Allah. duduk dengan menegakkan kaki yang kanan.” Apabila imam sujud. apabila imam takbir. ﻓﺈذا ﺱﺠﺪ ﻓﺎﺱﺠﺪوا‬ Artinya : “ Imam hanya dijadikan untuk diikuti. apabila imam mengucapkan “ sami’allaahu liman hamidah” maka ucapkanlah : “Rabbanaa wa lakal hamd. Aku bersaksi bahwa Muhammad itu hamba dan utusanNya. اﻝ ﱠﻼم ﻋﻠﻴﻚ أﻳ َﺎ اﻝﻨﺒﻲ ورﺡﻤﺔ اﷲ وﺑﺮ َﺎﺕﻪ‬ ُ ُ ‫َ ِﻴ ُ ِ و ﱠَﻮ ُ و َ ﱢﺒ ُ ﺴ ُ ََ ْ َ َ ﱡﻬ ﱠ ِ ﱡ َ َ ْ َ ُ ِ َ َ َآ‬ ‫اﻝ ﱠﻼم ﻋﻠﻴ َﺎ وﻋَﻰ ﻋ َﺎد اﷲ اﻝ َﺎﻝﺤﻴﻦ. atau menggenggam jari kelingking dan jari manis saja sedangkan jari tengah beserta ibu jari membentuk lingkaran. yaitu: . Al. Dalam duduk ini kemudian membaca tasyahud. maka takbirlah. Ya Allah aku memohon perlindunganMu dari siksa neraka Jahannam. dan duduk di atas kaki yang kiri. sebagaimana Engkau telah memberkati Ibrahim dan keluarga Ibrahim.Muslim) 13. lalu mengisyaratkan jari telunjuk.‫" اﻝﺘﺤ َﺎت ﷲ َاﻝﺼﻠ َات َاﻝﻄﻴ َﺎت. Dan tangan kiri diletakkan di atas paha atau lutut yang kiri juga. ini juga baik bila di lakukan. maka setelah sujud yang kedua. اﻝﻠﻬﻢ إ ﱢﻲ أ ُـﻮذ ﺑﻚ ﻡﻦ ﻋ َاب ﺟﻬﻨﻢ وﻡﻦ َـ َاب اﻝﻘﺒﺮ وﻡﻦ‬ ْ ِ َ ِ ْ َ ِ ‫ﱠ ِﻧ َﻋ ْ ُ ِ َ ِ ْ َﺬ ِ َ َ ﱠ َ َ ِ ْ ﻋ ﺬ‬ ٌ ٌ َ " ‫ﻓﺘﻨﺔ اﻝﻤﺤ َﺎ َاﻝﻤ َﺎت وﻡﻦ ﻓﺘْـﻨﺔ اﻝﻤﺴﻴﺢ اﻝﺪ ﱠﺎل‬ ‫ِ ﱠﺟ‬ ِ َ ِ ْ ِ َ ِ ‫ِ ْ َ ِ َ ْﻴ و َﻤ‬ Artinya : “ segala puja dan puji. Kedua cara ini berdasarkan hadits Nabi ρ. ﻓﻘﻮﻝﻮا : رﺑﻨﺎ وﻝﻚ اﻝﺤﻤﺪ. Apa bila shalat terdiri dari dua rekaat. و َﺎرك ﻋَﻰ ﻡ َـﻤﺪ وﻋَﻰ ﺁل ﻡ َـﻤﺪ آ َﺎ َﺎرآﺖ ﻋَﻰ إﺑ َاهﻴْـﻢ وﺁل‬ َ ِ ‫ُ َﺑ ِ ْ َﻠ ُﺤ ﱠ ٍ َ َﻠ ِ ُﺤ ﱠ ٍ َﻤ ﺑ َ ْ َ َﻠ ِ ْﺮ‬ َ ‫ِﱠ‬ ‫إﺑﺮاهﻴﻢ إﻧﻚ ﺡﻤﻴـﺪ ﻡﺠﻴـﺪ. meletakkan tangan kanan di atas paha kanan.” 9 . Ya Allah sampaikan keselamatan kepada Muhammad dan kepada keluarga Muhammad. shalat Jum’at dan shalat Ied. أﺵﻬﺪ أن ﻻ إﻝﻪ إﻻ اﷲ وأﺵﻬﺪ أن ﻡﺤﻤ ًا ﻋﺒﺪﻩ‬ ُ ُ ْ َ ‫ﺴ َ ُ ََ ْﻨ َ َﻠ ِﺒ ِ ِ ﺼ ِ ِ ْ َ َ ْ َ ُ َ ْ َ َِ َ ِ ﱠ ُ ََ ْ َ ُ َ ﱠ ُ َ ﱠﺪ‬ ‫ورﺱﻮﻝﻪ. Yang disunnatkan adalah semua perbuatan dilakukan setelah imam tanpa menunggu-nunggu dan setelah terhentinya suara imam. berkatilah Muhammad dan keluarga Muhammad.Bukhari. keselamatan kepada kami dan hamba-hamba Allah yang baik. keselamatan dari Allah. karenanya janganlah kalian berbeda dengan imam. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji dan Mahaagung. sebagaimana Engkau telah memberikan keselamatan kepada Ibrahim dan keluarga Ibrahim.

Kemudian melakukan tahiyat rakaat ketiga dari shalat Maghrib dan setelah rakaat keempat dari shalat Dhuhur. tidak ada sekutu bagi-Nya.Kemudian berdoa apa saja meminta kebaikan di dunia dan akhirat. atau empat rakaat. dan tidak ada gunanya 10 . Engkau Mahasejahtera. mengangkat kedua tangan setinggi pundak dengan mengucapkan “ Allahu Akbar” dan meletakkan kedua tangan di atas dada.‫اﻝﻜﺎﻓﺮون‬ Artinya : “ Ya Allah .‫ﻡﻌﻄﻲ ﻝﻤﺎ ﻡﻨـﻌﺖ وﻻ ﻳﻨﻔﻊ ذا اﻝﺠﺪ ﻡﻨﻚ اﻝﺠﺪ. pantat di atas lantai/ alas dengan menegakkan kaki kanan. Bagi-Nya kerajaan. seraya mengucapkan: "‫" اﻝﺴﻼم ﻋﻠﻴﻜﻢ ورﺡﻤﺔ اﷲ. dan fitnah Dajjal. baik dilakukan dalam shalat wajib maupun dalam shalat sunnat. اﻝﻠﻬﻢ ﻻ ﻡﺎﻧﻊ ﻝﻤﺎ أﻋﻄﻴﺖ وﻻ‬ . Setelah itu melakukan salam ke kiri dan ke kanan. Dia mampu atas segala sesuatu. memohon perlindungan dari siksa neraka Jahannam. dari Engkaulah datangnya kesejahteraan. seperti shalat Maghrib. maka tidak apa-apa. Ya Allah tidak ada yang mampu menghalangi apa yang Engkau berikan. Engkau Mahaberkah. Pada saat ini duduknya “ tawarruk” . seperti shalat Dhuhur. wahai yang mempunyai keagungan dan kemuliaan. yakni meletakkan kaki kiri di bawah kaki kanan. tiada ilah yang berhak disembah selain Allah yang Esa. memperbanyak doa sebagaimana pada shalat yang dua rakaat. Maka setelah membaca tasyahud dan shalawat kepada Nabi ρ. Ini berdasarkan hadits yang diriwayatkan Abi Humaid. lalu membaca Al Fatihah saja. bagi-Nya segala pujian. apabila shalat terdiri dari tiga rakaat. membaca shalawat kepada Nabi ρ . karena ini berdasarkan hadits yang diriwayatkan Abi Sa’id τ. berdiri lagi dengan bersandar pada lutut. Selanjutnya salam ke kanan dan ke kiri.Ashar dan shalat Isya’. ﻝﻪ اﻝﻤﻠﻚ وﻝﻪ اﻝﺤﻤﺪ. siksa kubur. dan jika mendoakan orang tua atau sesama kaum muslimin. وهﻮ ﻋﻠﻰ آﻞ ﺵﻲء ﻗﺪﻳﺮ.Ashar atau Isya’. maka tidak apa-apa. seraya mengucapkan : " ‫" اﻝﺴﻼم ﻋﻠﻴﻜﻢ ورﺡﻤﺔ اﷲ ، اﻝﺴﻼم ﻋﻠﻴﻜﻢ ورﺡﻤﺔ اﷲ‬ Kemudian beristighfar ( 3x) dan mengucapkan : ‫اﻝﻠﻬﻢ أﻧﺖ اﻝﺴﻼم وﻡﻨﻚ اﻝﺴﻼم ﺕﺒﺎرآﺖ ﻳﺎ ذا اﻝﺠﻼل واﻹآﺮام، ﻻ إﻝﻪ إﻻ اﷲ وﺡﺪﻩ‬ ‫ﻻ ﺵﺮﻳﻚ ﻝﻪ. اﻝﺴﻼم ﻋﻠﻴﻜﻢ ورﺡﻤﺔ اﷲ‬ 14. ﻻ ﺡﻮل وﻻ ﻗﻮة إﻻ ﺑﺎﷲ وﻻ ﻧﻌـﺒﺪ إﻻ إﻳﺎﻩ‬ ‫ﻝﻪ اﻝﻨﻌﻤﺔ وﻝﻪ اﻝﻔـﻀﻞ وﻝﻪ اﻝﺜﻨﺎء اﻝﺤﺴـﻦ ﻻ إﻝﻪ إﻻ اﷲ ﻡﺨﻠﺼﻴﻦ ﻝﻪ اﻝﺪﻳﻦ وﻝﻮ آﺮﻩ‬ . Apabila dalam rakaat ketiga dan keempat dari shalat Dhuhur sesekali menambah bacaan ayat sesudah Fatihah. tidak ada yang mampu memberi sesutu yang Engkau tolak.

Shalat shalat sunnat ini disebut Rawatib. Kami mengikhlaskan dien ini ( agama ini ) karena-Nya. Amalan ini sebagaimana telah ditunjukkan beberapa hadits Nabi ρ . karena Nabi ρ selalu menjaga shalat-shalat sunnat ini. bagi-Nya segala pujian. ﻝﻪ اﻝﻤﻠﻚ وﻝﻪ اﻝﺤﻤﺪ. Ini berdasarkan hadits yang shahih. Dia mampu atas segala sesuatu. Seorang imam. dua rakaat setelah Dhuhur.bagi Engkau kekayaan manusia. dan bagi-Nya pujian yang baik. dan takbir ( Allahu Akbar ) 33x. Tidak ada Tuhan selain Allah. surat Al Falaq ( qul A’uudzu bi Rabbil Falaq ) dan surat An Naas ( qul A’uudzu bi Rabbinnaas ) sehabis shalat. antara lain hadits yang diriwayatkan Aisyah τ dalam shahih Muslim. dua rakaat setelah Maghrib. Dan yang perlu diketahui dzikir hukumnya sunnat bukan wajib. meskipun orang-orang kafir membenci. ya Allah. surat Al Ikhlash ( qul Huwallahu Ahad ). setelah mengucapkan istighfar (3x) dan mengucapkan : ‫اﻝﻠﻬﻢ أﻧﺖ اﻝﺴﻼم وﻡﻨﻚ اﻝﺴﻼم. Bagi-Nya kenikmatan. tiada sekutu bagi-Nya.” Kemudian membaca tasbih ( subhanallah) 33x. Setiap muslim dan muslimah disunnatkan untuk senantiasa berusaha melaksanakan shalat dua belas rakaat disaat tidak bebergian yaitu empat rakaat sebelum Dhuhur. bagi-Nya kerajaan. Kami tidak menyembah selain Dia. dua rakaat setelah Isya’ dan dua rakaat sebelum Shubuh. Ummi Habibah Ra meriwayatkan bahwa Nabi ρ bersabda : 11 . Tidak ada ilah yang berhak disembah selain Allah. Disunnatkan mengulangi tiga surat tersebut sebanyak tiga kali setelah shalat Maghrib dan Shubuh. membaca hamdalah ( Alhamdulillaah ) 33x. tiada daya dan kekuatan kecuali dengan Engkau. Setelah melakukan shalat Maghrib dan Subuh juga disunnatkan membaca dzikir di bawah ini sepuluh kali setelah membaca dzikir-dzikir yang telah disebutkan di atas: ‫" ﻻ إﻝﻪ إﻻ اﷲ وﺡﺪﻩ ﻻ ﺵﺮﻳﻚ ﻝﻪ، ﻝﻪ اﻝﻤﻠﻚ وﻝﻪ اﻝﺤﻤﺪ ﻳﺤﻴﻲ وﻳﻤﻴﺖ وهﻮ ﻋﻠﻰ آﻞ‬ "‫ﺵﻲء ﻗﺪﻳﺮ‬ Berdasarkan hadits Nabi tentang hal ini. وهﻮ ﻋﻠﻰ آﻞ ﺵﻲء ﻗﺪﻳﺮ‬ Artinya : “ Tiada Ilah yang berhak disembah selain Allah yang Esa. kemudian berdzikir ( dzikir seperti dijelaskan di atas).” Lalu membaca ayat kursi. bagi-Nya anugrah. dan untuk kesempurnaan bacalah : "‫" ﻻ إﻝﻪ إﻻ اﷲ وﺡﺪﻩ ﻻ ﺵﺮﻳﻚ ﻝﻪ. ﺕﺒﺎرآﺖ ﻳﺎ ذا اﻝﺠﻼل واﻹآﺮام‬ Ia berpaling menghadap makmumnya.

Salam sejahtera semoga melimpah kepada Nabi kita. dan witir. Oleh karenanya. karena Allah Ψ telah berfirman : ‫} ﻝﻘﺪ آﺎن ﻝﻜﻢ ﻓﻲ رﺱﻮل اﷲ أﺱﻮة ﺡﺴﻨﺔ ﻝﻤﻦ آﺎن ﻳﺮﺟﻮ اﷲ واﻝﻴﻮم اﻵﺧﺮ وذآﺮ اﷲ‬ { ‫آﺜﻴﺮا‬ Artinya : “ sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu ( yaitu ) bagi orang yang mengharap ( rahmat) Allah dan ( kedatangan ) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah. Tetapi beliau masih tetap memelihari shalat sunnat sebelum Subuh. Oleh kerena itu kita perlu meneladaninya. dalam tulisan ini saya merasa berkewajiban menjelaskannya karena sebenarnya masalah ini teramat penting. Allah Ψ telah memerintahkan kita untuk memelihara dan melaksanakan shalat dengan berjamaah. dan shalat sunnat ba’da Isya’. Setiap muslim tidak dibenarkan meremehkan masalah yang dianggap penting oleh Allah Ψ ( dalam Kitab suciNya) dan RasulNya.” Allah Ψ pemberi taufiq. Muhammad bin Abdullah. Ini menandakan begitu penting perkara ini. kepada keluarganya. Yang dijadikan alasan mereka adalah sikap tak acuh sebagian ulama terhadap masalah ini. para shahabatnya.” QS Al -Ahzab : 21) Rasulullah ρ pun telah bersabda : "‫" ﺻﻠﻮا آﻤﺎ رأﻳﺘﻤﻮﻧﻲ أﺻﻠﻲ‬ Artinya : “ Shalatlah sebagaimana kalian melihat aku shalat. 12 . 2 KEWAJIBAN MELAKSANAKAM SHALAT BERJAMAAH Banyak orang yang meremehkan shalat berjamaah. maka akan disediakan untuknya rumah di surga. Muslim) Jika tengah bepergian atau dalam perjalanan. Allah Ψ telah banyak menyebut kata “shalat” dalam Al Qur’anul Karim. Nabi ρ meninggalkan shalat sunnat sebelum dan sesudah Dhuhur. shalat sunnat ba’da Maghrib." ‫" ﻡﻦ ﺻﻠﻰ اﺙﻨﺘﻲ ﻋﺸﺮة ﻓﻲ ﻳﻮﻡﻪ وﻝﻴﻠﺘﻪ ﺕﻄﻮﻋﺎ ﺑﻨﻲ ﻝﻪ ﺑﻴﺘﺎ ﻓﻲ اﻝﺠﻨﺔ‬ Artinya : “ barang siapa shalat sunnat 12 rakaat setiap hari.” ( HR. dan para pengikutnya sampai hari kiamat.

Dalam surat An Nisaa’. Dari sini kita dapat mengetahui bahwa shalat berjamaah merupakan kewajiban utama.” ( Al Baqarah : 238) Bagaimana seorang muslim dapat dikatakan orang yang memelihara dan mengagungkan shalat. Allah Ψ berfirman: [ ‫] وأﻗﻴﻤﻮا اﻝﺼﻼة وأﺕﻮا اﻝﺰآﺎة وارآﻌﻮا ﻡﻊ اﻝﺮاآﻌﻴﻦ‬ Artinya : “ Dirikanlah shalat. ini berarti kita diperintahkan Allah untuk memelihara shalat berjamaah.Allah Ψ juga mengatakan bahwa meremehkan dan malas mengerjakan shalat berjamaah termasuk sifat orang munafik. tunaikan zakat dan ruku’lah beserta orangorang yang ruku’( Al Baqarah : 43) Ayat yang mulia ini merupakan nash tentang kewajiban shalat berjamaah. maka hendaklah mereka pindah dari belakangmu ( untuk menghadapi musuh ) dan hendaklah datang golongan yang kedua yang belum shalat . bukan sekedar mengerjakan saja. Pada awal ayat tersebut Allah Ψ sudah memerintahkan kita untuk mendirikan shalat. tentu kaum muslimin lain yang tengah berbaris menghadapi serangan musuh dan yang paling terancam dibolehkan meninggalkan shalat berjamaah. dan (peliharalah) shalat wusthaa.dalam salah satu firmanNya : [ ‫] ﺡﺎﻓﻈﻮا ﻋﻠﻰ اﻝﺼﻠﻮات واﻝﺼﻼة اﻝﻮﺱﻄﻰ وﻗﻮﻡﻮا ﷲ ﻗﺎﻧﺘﻴﻦ‬ Artinya : “ Peliharalah segala shalat(mu). Tetapi di dalam ayat di atas perintah Allah tidaklah demikian. dan hendaklah mereka bersiap siaga dan menyandang senjata …” ( An Nisaa’ : 102) Pada ayat di atas Allah Ψ mewajibkan kaum muslimin untuk mengerjakan shalat berjamaah dalam keadaan perang. lalu bershalatlah mereka denganmu. Abu Hurairah τ meriwayatkan bahwa Nabi ρ telah bersabda : 13 . kemudian apabila mereka ( yang shalat besertamu ) sujud ( telah menyempurnakan serakaat ). Berdirilah untuk Allah(dalam shalatmu) dengan khusyu’. Allah berfirman yang artinya : “ Dan apabila kamu berada di tengah-tengah mereka( shahabatmu) lalu kamu hendak mendirikan shalat bersama-sama mereka. Bagaimana bila dalam keadaan damai?! Jika seorang muslim diperbolehkan meninggalkan shalat berjamaah ( oleh Allah ). maka hendaklah segolongan dari mereka berdiri ( shalat) besertamu dan menyandang senjata. Oleh karenanya tidak dibenarkan seorang muslim meninggalkan kewajiban tersebut. bila ia tidak melakukan ( bahkan meremehkan) shalat berjamaah bersama rekan-rekannya.

Jika kalian meninggalkan jalan nabi kalian. Perlu diketahui pernah ada seorang lelaki hadir dengan dituntun antara dua orang untuk didirikan di shaf. maka hendaklah memelihara semua shalat yang diserukanNya. keluarga. aku tidak punya penuntun yang menggandengku ke masjid. Allah telah menetapkan kepada Nabi kalian jalan-jalan hidayah dan shalat itu termasuk jalan hidayah. Apakah aku mendapatkan kemurahan( dispensasi ) untuk shalat di rumah saja?” Rasulullah bertanya kepadanya : “ Apakah kamu mendengarkan adzan (seruan ) untuk shalat?” “ ya” jawab lelaki buta itu. Juga wajib untuk memberitahukan hal ini kepada anak-anaknya. ﻓﺘﻘﺎم ﺙﻢ ﺁﻡﺮ رﺟﻼ أن ﻳﺼﻠﻲ ﺑﺎﻝﻨﺎس، ﺙﻢ أﻧﻄﻠﻖ‬ " ‫ﺑﺮﺟﺎل ﻡﻌﻬﻢ ﺡﺰم ﻡﻦ ﺡﻄﺐ إﻝﻰ ﻗﻮم ﻻ ﻳﺸﻬﺪون اﻝﺼﻼة، ﻓﺄﺡﺮق ﻋﻠﻴﻬﻢ ﺑﻴﻮﺕﻬﻢ‬ Artinya : “ Aku berniat memerintahkan kaum muslimin untuk mendirikan shalat. mengangkatnya satu derajad. atau seseorang yang sakit. kecuali orang munafik yang sudah nyata dan jelas nifaknya. kecuali ia seorang munafik yang diketahui nifaknya. dan agar mereka menjauhkan diri dari sifat-sifat orang munafik 14 . “ kalau begitu datangilah masjid untuk shalat berjamaah !” Hadits yang menunjukkan wajibnya shalat berjamaah dan kewajiban melaksanakannya di rumah Allah sangat banyak. Seorang lelaki yang bersuci dengan baik. tidaklah seseorang yang meninggalkan shalat berjamaah. dan seluruh teman-teman seaqidah agar mereka mengerjakan perintah Allah ρ dan perintah Rasul Nya agar mereka takut terhadap larangan Allah Ψ dan Rasul-Nya. Engkau telah melihat di kalangan kami. dan aku bakar rumah-rumah mereka. Bukhari Muslim) Abdullah bin Mas’ud Ra berkata : “ Engkau telah melihat kami.”( shahih muslim) Abdullah bin Mas’ud Ra berkata : “ Barang siapa ingin bertemu Allah di hari akhir nanti dalam keadaan muslim. maka pasti kalian akan sesat. kemudian menuju ke masjid. “ Wahai Rasul Allah.(HR. bahkan seorang yang sakitpun berjalan ( dengan dipapah ) antara dua orang untuk mendatangi shalat ( shalat berjamaah di masjid ). Kalau kalian shalat di rumah berarti kalian telah meninggalkan jalan nabi kalian. maka Allah Ψ menulis setiap langkahnya satu kebaikan. tidak pernah ada yang meninggalkan shalat ( berjamaah ). Maka aku perintahkan seseorang untuk menjadi imam dan shalat bersama manusia. “ Rasulullah mengajarkan kita jalan-jalan hidayah.” Dari Abu Hurairah Ra dikisahkan bahwa pernah ada seorang lelaki buta bertanya kepada Rasulullah ρ. tetangga.oleh karena itu setiap muslim wajib memperhatikan dan bersegera melaksanakannya. Rasulullah lalu berkata dengan tegas. dan menghapus satu kejahatannya.” Abdullah bin Mas’ud lalu menegaskan. Kemudian aku berangkat dengan kaum muslimin yang membawa seikat kayu bakar menuju orang-orang yang tidak mau ikut shalat berjamaah.‫" ﻝﻘﺪ هﻤﻤﺖ أن ﺁﻡﺮ ﺑﺎﻝﺼﻼة. dan salah satu jalan hidayah itu adalah shalat di masjid ( shalat yang dikerjakan di masjid ).

‫ : اﻝﻌﻬﺪ اﻝﺬي ﺑﻴﻨﻨﺎ وﺑﻴﻨﻬﻢ اﻝﺼﻼة ﻓﻤﻦ ﺕﺮآﻬﺎ ﻓﻘﺪ آﻔﺮ‬ρ ‫ﻗﺎل رﺱﻮل اﷲ‬ Artinya : “ janji yang membatasi antara kita dan orang-orang kafir adalah shalat. Allah Ψ telah berfirman yang artinya : “ sesungguhnya orang-orang munafik itu menipu Allah . dan mengerjakannya secara berjamaah di rumah-rumah Allah. serta takut akan murka dan siksa-Nya. Apabila mereka berdiri untuk shalat. Barang siapa meninggalkannya maka ia kafir.‫] ﻓﺈن ﺕﻨﺎزﻋﺘﻢ ﻓﻲ ﺵﻲء ﻓﺮدوﻩ إﻝﻰ اﷲ واﻝﺮﺱﻮل إن آﻨﺘﻢ ﺕﺆﻡﻨﻮن ﺑﺎﷲ واﻝﻴﻮم اﻵﺧﺮ‬ [ ‫ذﻝﻚ ﺧﻴﺮ وأﺡﺴﻦ ﺕﺄوﻳﻼ‬ Artinya : “ jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu. maka siapapun tidak dibenarkan menyeleweng serta mengingkari dengan alasan menurut perkataan si fulan ini atau si fulan itu. Barang siapa yang disesatkan Allah. Muslim) Rasulullah ρ bersabda : . Apabila kebenaran telah tampak dan dalil-dalilnyapun jelas.” ( An Nisaa’: 59) 15 . Dan perlu diketahui bahwa meninggalkan shalat adalah kekafiran dan keluar dari Islam. maka kembalikanlah ia kepada Allah ( Al Qur’an ) dan Rasul ( sunnahnya ). mereka bermaksud untuk riya’( dengan shalat ) di hadapan manusia. Ini berdasarkan sabda Nabi ρ : " ‫" ﺑﻴﻦ اﻝﺮﺟﻞ وﺑﻴﻦ اﻝﻜﻔﺮ واﻝﺸﺮك ﺕﺮك اﻝﺼﻼة‬ Artinya : “ batas antara seseorang dengan kekafiran dan kemusyrikan adalah meninggalkan shalat.yang tercela. mengerjakan shalat sesuai dengan yang disyariatkan Allah. Tidak masuk dalam galongan ini ( orang-orang yang beriman ) dan tidak ( pula ) kepada golongan itu ( orang-orang kafir ). Yang demikian itu lebih utama ( bagimu ) dan lebih baik akibatnya. mereka berdiri dengan malas. maka kamu sekali-kali tidak akan mendapat jalan ( untuk memberi petunjuk) baginya. karena Allah Ψ telah berfirman : .” Setiap muslim wajib memelihara shalat pada waktunya.” ( HR. dan Allah akan membalas tipuan mereka. dan tidaklah mereka menyebut Allah kecuali sedikit sekali . di antaranya sifat malas mengerjakan shalat. Seorang muslim wajib taat kepada Allah dan Rasul-Nya. mereka dalam keadaan raguragu antara yang demikian ( iman atau kafir ). jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian.” ( An Nisaa’ : 142-143) meninggalkan shalat berjamaah merupakan salah satu penyebab untuk meninggalkan shalat sama sekali.

Kami juga memohon perlindungan dari kejahatan-kejahatan diri serta amalan-amalan kami dan dari sifat-sifat yang menyerupai orang-orang kafir dan munafik. Sesungguhnya Dia Maha Pemurah lagi Maha Mulia. Hikmah yang paling tampak adalah akan timbul di antara sesama muslim saling mengenal dan saling membantu untuk kebaikan. 16 . dan sebagai dakwah lewat kata-kata serta perbuatan.“ … maka hendaklah orang-orang yang menyalahi kehendaknya (Rasul ) takut akan ditimpa cobaan atau ditimpa adzab yang pedih. dan saling berwasiat dengan kebenaran dan kesabaran. Hikmah lainnya adalah untuk memberi dorongan kepada orang yang meninggalkannya.shalat berjamaah mempunyai beberapa hikmah serta kemaslahatan. dan memberi pengajaran kepada orang yang tidak tahu.Nuur : 63) tidak diragukan lagi. ketaqwaan. untuk memperlihatkan syiar-syiar Allah di tengah-tengah hamba-hamba-Nya.” (An. Semoga Allah Ψ melimpahkan taufiq-Nya kepada saya dan anda sekalian untuk mencapai ridha-nya serta perbaikan masalah dunia dan akhirat. Juga untuk menumbuhkan rasa tidak suka / membenci kemunafikan.

serta memakan daging onta.MUHAMMAD MU’INUDILILLAH. dan tidur nyenyak. seperti buang air kecil. Tata cara berwudhu : 1. membasuh kedua telapak tangan ( 3x). karena Nabi ρ tidak pernah melafadhkan niat dengan lisan dalam berwudhu.A. berkumur serta menghirup air ke hidung ( 3x). 3. 2.M.‫رﺱﺎﺉﻞ‬ ‫ﻓﻲ اﻝﻮﺽﻮء واﻝﻐﺴﻞ واﻝﺼﻼة وآﻴﻒ ﻳﺘﻄﻬﺮ اﻝﻤﺮﻳﺾ وﻳﺼﻠﻲ‬ BAGIAN KEDUA TUNTUNAN THAHARAH DAN SHALAT OLEH: SYEIKH MUHAMMAD BIN SHALIH AL UTSAIMIN PENERJEMAH ALI MAKTUM ASSALAMY EDITOR 1. tanpa diucapkan.MUHAMMADUN ABD HAMID ABD WAHAB 2. keluar angin dari dubur ( kentut ). 3. dan ibadah apapun. 17 . shalat. 4. Niat wudhu di dalam hati. 1 WUDHU Wudhu adalah thaharah yang wajib dari hadats kecil.M. buang air besar. BASRI.MUDZAKIR MUHAMMAD ARIF. Allah Ψ mengetahui apa yang ada di dalam hati tanpa pemberitaan kita. membaca “ Basmallah”.A.

dari ujung jari sampai siku-siku. membasuh kedua kaki. membaca “ basmalah”. dan bila sudah merata. kemudian kaki kiri ( 3x ). 7. menciduk air untuk kepala. dan mengusap bagian luar ( belakang ) dengan jempol ( 1x ). 2 MANDI Mandi adalah thaharah (bersuci ) wajib dari hadats besar. Niat mandi tanpa diucapkan. 3. membasuh seluruh muka ( sampai batasan muka dengan telinga) dan dari tempat pertumbuhan rambut kepala sampai jenggot bagian bawah ( 3x ). kemudian tangan kiri ( 3x ). mengusap kepala. Kemudian menepukkan kedua telapak tangan pada tanah atau yang berhubungan 18 . yaitu dari ujung jari sampai mata kaki. 8. (1x ). kemudian mengembalikannya ( mengembalikan tangan tersebut dari belakang sampai ke depan lagi ). TATA CARA TAYAMMUM : Niat bertayammum sebagai pengganti wudhu atau mandi. 6. TATA CARA MANDI : 1. di awali kaki kanan. membasuh seluruh badan. 5. yaitu dengan membasahi tangan kemudian menjalankannya dari kepala bagian depan sampai bagian belakang. wudhu dengan sempurna. membasuh kedua tangan. 3 TAYAMMUM Tayammum adalah thaharah (sesuci) yang wajib dengan menggunakan tanah ( debu ) sebagai pengganti wudhu dan mandi bagi orang yang memang tidak memperoleh air atau sedang dalam kondisi berbahaya bila menggunakan air. 4. seperti janabat dan haidh. maka barulah mengguyurkannya ( 3x ). 2.5. Di awali dengan tangan kanan. mengusap kedua telinga dengan memasukkan jari telunjuk dalam lubang telinga. 9.

atau mandi dahulu jika ia berhadats besar. Meletakkan telapak tangan kanan di atas punggung telapak tangan kiri di atas dada. Selain itu ia juga harus terlebih dahulu membersihkan badan. Ya Allah. اﻝﺮﺡﻤﻦ اﻝﺮﺡـﻴﻢ، ﻡﺎﻝﻚ ﻳﻮم‬ . bersihkanlah aku dari dosadosaku. Robb semesta alam. Takbiratul Ihram ( Takbir pembukaan) dengan mengucapkan “ Allahu Akbar” dan mengangkat kedua tangan ketika bertakbir. Membaca : ‫ﺑﺎﷲ ﻡﻦ اﻝﺸﻴﻄﺎن اﻝﺮﺟﻴﻢ‬ Membaca basmalah. Niat shalat yang ingin dikerjakan ( di dalam hati. dan fatihah: ‫أﻋﻮذ‬ ‫] ﺑﺴﻢ اﷲ اﻝﺮﺡﻤﻦ اﻝﺮﺡﻴﻢ. 4. TATA CARA SHALAT : 1.dengannya seperti tembok. tanpa diucapkan ). cucilah aku dari dosa-dosaku dengan air. 3. sebagaimana di bersihkannya kain putih dari kotoran. dan shalat shalat dari najis. lalu mengusap wajah dan kedua telapak tangannya. yaitu : ‫" اﻝﻠﻬﻢ ﺑﺎﻋﺪ ﺑﻴﻨﻲ وﺑﻴﻦ ﺧﻄﺎﻳﺎي آﻤﺎ ﺑﺎﻋﺪت ﺑﻴﻦ اﻝﻤﺸﺮق واﻝﻤﻐﺮب اﻝﻠﻬﻢ ﻧﻘﻨﻲ ﻡﻦ‬ ‫ﺧﻄﺎﻳﺎي آﻤﺎ ﻳﻨﻘﻰ اﻝﺜﻮب اﻷﺑﻴﺾ ﻡﻦ اﻝﺪﻧﺲ اﻝﻠﻬـﻢ اﻏﺴﻠﻨﻲ ﻡﻦ ﺧﻄﺎﻳﺎي ﺑﺎﻝﻤﺎء واﻝﺜﻠﺞ‬ " ‫واﻝﺒﺮد‬ Artinya : “ Ya Allah. Membaca istiftah. Menghadap kiblat dengan seluruh badan tanpa berpaling dan menoleh. es. sebagaimana engkau telah menjauhkan timur dengan barat. Apabila seseorang hendak melakukan shalat. 6. maka wajib berwudhu terlebih dahulu jika ia berhadats kecil. اﻝﺤﻤﺪ ﷲ رب اﻝﻌﺎﻝﻤﻴﻦ . dan salju”. 4 SHALAT Shalat adalah ibadah yang terdiri dari ucapan dan perbuatan yang diawali dengan takbir dan diakhiri dengan salam. Maha pemurah lagi Maha 19 . atau bertayammum jika ia tidak memperoleh air atau sedang dalam kondisi tidak diijinkan memakai air. اهﺪﻧﺎ اﻝﺼﺮاط اﻝﻤﺴﺘﻘﻴﻢ. Ya Allah.‫اﻝﺪﻳﻦ إﻳﺎك ﻧﻌﺒﺪ وإﻳﺎك ﻧﺴـﺘﻌﻴﻦ. Segala puji bagi Allah. 2. ﺻﺮاط اﻝﺬﻳﻦ أﻧﻌﻤﺖ ﻋﻠﻴﻬﻢ‬ [‫ﻏﻴﺮ اﻝﻤﻐﻀﻮب ﻋﻠﻴﻬﻢ وﻻ اﻝﻀﺎﻝﻴﻦ‬ Artinya : “ dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. 7. pakaian. 5. jauhkanlah aku dari segala dosa-dosaku.

yang artinya: “ Ya Allah.” 13. ketika ruku mengucapkan : ‫ﺱﺒﺤﺎن رﺑﻲ اﻝﻌﻈﻴﻢ‬ Artinya : “ Mahasuci Robbku yang Mahaagung. ( yaitu ) jalan orang-orang yang telah Engkau anugrahi nikmat kepada mereka. Yang menguasahi hari pembalasan. sepenuh bumi. Hanya kepada Engkaulah kami menyembah. dan dengan memuji Engkau. 9.” 11. dan panjangkanlah bacaan surat dalam sholat subuh. membaca takbir ketika ruku. yakni menundukkan punggung karena mengagungkan Allah Ψ. Mengangkat kepala dari ruku’. yaitu kening bersama hidung. dan hanya kepada Engkau kami memohon pertolongan. kabulkanlah. bukan jalan orang-orang yang dimurkai dan bukan ( pula ) jalan mereka yang sesat. ya Allah. seraya mengucapkan : ‫ﺱﻤﻊ اﷲ ﻝﻤﻦ ﺡﻤﺪﻩ‬ Artinya : “ Allah mendengar orang yang memuji-Nya. mengucapkan : ‫رﺑﻨﺎ وﻝﻚ اﻝﺤﻤﺪ ﻡﻞء اﻝﺴﻤﻮات وﻡﻞء اﻷرض وﻡﻞء ﻡﺎ ﺵﺌﺖ ﻡﻦ ﺵﻲء ﺑﻌﺪ‬ Artinya : “ Ya Robb kami.” ( Al Fatihah : 1-7) Kemudian mengucapkan “ Aamiin “. kedua telapak tangan. Ruku. dan tidak meletakkan kedua lengan tangan di atas tanah.” (3x ) Lebih baik kalau mau menambah dengan ucapan : ‫ﺱﺒﺤﺎﻧﻚ اﻝﻠﻬﻢ وﺑﺤﻤﺪك اﻝﻠﻬﻢ اﻏﻔﺮﻝﻲ‬ Artinya : “ Mahasuci Engkau. serta meletakkan kedua tangan di atas lutut dengan merenggangkan jari-jari.”Lalu mengangkat kedua tangan setinggi pundak. Makmum tidak mengucapkan :( ‫) ﺱﻤﻊ اﷲ ﻝﻤﻦ ﺡﻤﺪﻩ‬ Tetapi mengucapkan : ( ‫)رﺑﻨﺎ وﻝﻚ اﻝﺤﻤﺪ‬ 12. Renggangkan kedua tangan dari lambung/perut. Setelah mengangkat kepala. ampunilah aku. 20 .Penyayang. kedua lutut. Sujud yang pertama dengan khusyu. dan sepenuh apa saja yang Engkau kehendaki.” 8. serta hadapkan jari-jari ke arah kiblat. membaca salah satu surat dari Al Qur’an ( yang biasa dibaca dan dihapal ). 10. Tunjukilah kami jalan yang lurus. bagi-Mu pujian dengan sepenuh langit. serta mengucapkan “ Allahu Akbar” dan bersujud di atas anggota sujud yang tujuh. Di sunnatkan menundukkan punggung serta menjadikan kepala lurus / sejajar dengan punggung. dan jari-jari kedua kaki. dan mengangkat kedua tangan setinggi pundak.

dan mengerjakan rakaat yang kedua yang bacaan serta perbuatannya seperti yang dilakukan pada rakaat pertama. 19. dalam bersujud mengucapkan : ‫اﻷﻋﻠﻰ‬ lebih baik lagi jika menambah bacaan : ‫ﺱﺒﺤﺎن رﺑﻲ‬ ‫ﺱﺒﺤﺎﻧﻚ اﻝﻠﻬﻢ رﺑﻨﺎ وﺑﺤﻤﺪك اﻝﻠﻬﻢ اﻏﻔﺮﻝﻲ‬ Artinya : “ Mahasuci Engkau. Mengangkat kepala dari sujud. Kemudian sujud kedua dengan khusyu yang bacaan dan perbuatannya seperti pada waktu sujud pertama. meletakkan tangan kanan di atas ujung paha kanan mendekati lutut. اﻝﺴﻼم ﻋﻠﻴﻚ أﻳﻬﺎ اﻝﻨﺒﻲ ورﺡﻤﺔ اﷲ وﺑﺮآﺎﺕﻪ‬ ‫اﻝﺴﻼم ﻋﻠﻴﻨﺎ وﻋﻠﻰ ﻋﺒﺎد اﷲ اﻝﺼﺎﻝﺤﻴﻦ. seraya mengucapkan : “Allahu Akbar” 16. 20. Berdiri dari sujud kedua. dan letakkan tangan kiri dengan jari-jari terbuka di atas ujung paha kiri yang dekat dengan lutut. menggenggam jari kelingking dan jari manis. di atas telapak kaki yang kiri dan menegakkan telapak kaki yang kanan. اﻝﻠﻬﻢ ﺻﻞ ﻋﻠﻰ ﻡﺤﻤﺪ وﻋﻠﻰ ﺁل ﻡﺤﻤﺪ آﻤﺎ ﺻـﻠﻴﺖ ﻋﻠﻰ إﺑﺮاهﻴﻢ وﻋﻠﻰ ﺁل‬ ‫إﺑﺮاهﻴﻢ إﻧﻚ ﺡﻤـﻴﺪ ﻡﺠﻴﺪ. ampunilah aku. أﺵـﻬﺪ أن ﻻ إﻝﻪ إﻻ اﷲ وأﺵﻬﺪ أن ﻡﺤﻤﺪا ﻋﺒﺪﻩ‬ ‫ورﺱﻮﻝﻪ.‫" اﻝﺘﺤﻴﺎت ﷲ واﻝﺼﻠﻮات واﻝﻄﻴﺒﺎت. وﺑﺎرك ﻋﻠﻰ ﻡﺤـﻤﺪ وﻋﻠﻰ ﺁل ﻡﺤـﻤﺪ آﻤﺎ ﺑﺎرآﺖ ﻋﻠﻰ إﺑﺮاهﻴﻢ‬ 21 .Duduk di antara dua sujud. Hanya saja pada rakaat ini tidak membaca istiftah. ya Allah.14. cukupkanlah kekuranganku. yaitu : . dan sehatkanlah aku. ampunilah aku.nggerakkannya ketika berdoa.” 18.” 15. dan bertakbirlah ketika hendak sujud. Dalam duduk antara dua sujud mengucapkan : ‫رب اﻏﻔﺮﻝﻲ وارﺡﻤﻨﻲ واهﺪﻧﻲ وارزﻗﻨﻲ واﺟﺒﺮﻧﻲ وﻋﺎﻓﻨﻲ‬ Artinya : “Ya Robbku. Kemudian duduk setelah selesai rakaat kedua. serta mengangkat jari telunjuk. limpahkanlah rizki-Mu kepadaku. lalu menggerak. ya Allah. 17. Robb kami dan dengan memuji Engkau. seraya mengucapkam takbir dan duduk persis seperti duduk antara dua sujud. Ujung jari jempol letakkan dengan jari tengah seperti membentuk lingkaran. 21. Dalam duduk ini membaca tasyahud. seraya mengucapkan takbir.

Duduk tawaruk. Keselamatan dan kesejahteraan semoga tercurahkan kepadamu. 27. 26. Memain-mainkan anggota tubuh dan bergerak tanpa ada keperluan.” Kemudian berdoa apa saja yang disukai dari kebaikan dunia dan akhirat. Keselamatan dan kesejahteraan semoga tercurahkan kepada kami dan hamba-hamba-Nya yang shalih. fitnah kehidupan dan kematian. yakni menegakkan telapak kaki kanan serta mengeluarkan telapak kaki kiri dari pada betis kaki kanan dan mendudukkan pantat di atas tanah serta meletakkan kedua tangan di atas paha. Meneruskan shalat seperti pada rakaat kedua. Salam ke kanan dan ke kiri dengan mengucapkan : ‫اﻝﺴﻼم ﻋﻠﻴﻜﻢ ورﺡﻤﺔ اﷲ‬ 23. dan bersaksi bahwa Muhammad adlah hamba dan rasul-Nya. 22 . Berkatilah Nabi Muhammad dan keluarganya sebagaimana engkau telah memberkati Nabi Ibrahim dan keluarganya. Sesungguhnya Engkau Terpuji lagi Mahaagung. أﻋﻮذ ﺑﺎﷲ ﻡﻦ ﻋـﺬاب ﺟﻬﻨﻢ وﻡﻦ ﻋﺬاب اﻝﻘﺒﺮ وﻡﻦ ﻓﺘﻨﺔ‬ "‫اﻝﻤﺤﻴﺎ واﻝﻤﻤﺎت وﻡﻦ ﻓﺘﻨﺔ اﻝﻤﺴﻴﺢ اﻝﺪﺟﺎل‬ Artinya : Segala penghormatan. Aku bersaksi tidak ada Tuhan selain Allah. Kemudian bangkit dengan mengucapkam takbir. Apabila shalat itu tiga rakaat atau empat rakaat.‫وﻋﻠﻰ ﺁل إﺑﺮاهﻴﻢ إﻧﻚ ﺡﻤﻴﺪ ﻡﺠﻴﺪ. serta mengangkat tangan sampai setinggi pundak. Menoleh dan melirik kesana-kemari. 2. 25. siksa kubur. dan fitnah Al Masih Ad Dajjal. Dalam posisi duduk ini membaca tahiyat keseluruhannya. hanya saja dalam rakaat ketiga ini hanya membaca Al Fatihah. maka bacaan tasyahud berhenti sampai batas tahiyat awal. dan diharamkan mengangkat mata ke atas. yaitu : ‫أﺵﻬﺪ أن ﻻ إﻝﻪ إﻻ اﷲ وأﺵﻬﺪ أن ﻡﺤﻤﺪا ﻋﺒﺪﻩ ورﺱﻮﻝﻪ‬ 24. serta rahmat Allah dan berkah-Nya. 22. sesungguhnya Engkau Terpuji dan Maha agung. Kemudian salam kekiri dan ke kanan dan mengucapkan ‫اﻝﺴﻼم ﻋﻠﻴﻜﻢ ورﺡﻤﺔ اﷲ‬ Yang di makruhkan dalam shalat: 1. shalat dan kebaikan milik Allah. 28. Aku berlindung kepada Allah dari siksa jahannam. wahai Nabi. seperti cara meletakkan tangan pada tahiyat awal. Ya Allah berikanlah kerahmatan dan kesejahteraan kepada Muhammad dan keluarga Muhammad sebagaimana Engkau telah memberi keselamatan dan kesejahteraan kepada Ibrahim dan keluarga Ibrahim.

sujud. berdiri. kemudian sujud dua kali (sujud sahwi) dan salam lagi. atau suatu benda yang berwarna. 7. Hal-hal yang mengharuskan sujud sahwi dalam shalat. melainkan berdiri kembali ( untuk rakaat kelima ) lalu dia ingat atau diingatkan. Memalingkan badan dari kiblat. Misalnya seseorang melakukam shalat Dhuhur. Jika ada kelupaan dalam shalat. 4. 3. kemudian ingat atau diingatkan. misalnya. sujud dua kali dan salam lagi. Mendahului imam dengan sengaja. 5. Bertolak pinggang. Bicara dengan sengaja. Yang membatalkan shalat: 1. Bila kealpaan menambah rakaat itu diketahuinya setelah selesai shalat. maka dia harus mengerjakan rakaat yang keempat dan salam. Membawa sesutu yang dapat menyibukkan . jika shalat belum sempurna. ia wajib menyempurnakan sisa shalatnya. Jika ingatnya setelah tempo yang lama. Jika meninggalkan tahiyat awal atau kewajiban shalat lainnya karena lupa. maka lakukanlah sujud sahwi sebelum salam. 4. walau hanya sedikit. Keluar angin dari dubur ( kentut ) dan apa saja yang menyebabkan wajibnya wudhu dan mandi.3. atau duduk. Namun jika kealpaannya itu disadarinya setelah 23 . lalu lupa dan salam pada rekaat yang ketiga. jika ingatnya setelah salam sebelum meninggalkan tempat shalat maka langsunglah ia mengerjakannya. maka segera lakukan sujud sahwi dan salam. 6. berdiri. 3. maka ia harus mengulangi shalat dari awal. atau duduk dengan sengaja. duduk dan membaca tahiyat akhir. sujud. 1. seperti membawa benda yang berat. Melakukan banyak gerakan yang terus menerus tanpa ada keperluan. Tertawa . misalnya menambah ruku. kemudian sujud dua kali dan salam lagi. apabila seseorang shalat dhuhur. salam. ia sudah salam ( karena lupa ) maka setelah ingat atau diingatkan dalam tempo yang singkat.warni yang dapat nenarik perhatian. walau hanya sedikit. maka ia harus kembali tanpa takbir. maka hendaklah ia mengucapkan salam kemudian lakukan sujud sahwi dua kali kemudian salam lagi. 2. kemudian salam. lalu pada waktu rakaat keempat dia lupa tidak mengakhirinya. Menambah ruku. 2.

karena berdiri merupakan tambahan dalam shalat. apabila ada seseorang lupa melakukan tahiyat awal. Apabila seseorang dalam shalatnya ragu. maka ia harus menjadikannya sebagai sandaran. dan salam. 5. kemudian salam kembali. Namun sebagian ulama berpendapat harus dilakukan sujud sahwi. dan selanjutnya ia melakukan sujud sahwi dua kali setelah salam. apakah rakaat ini yang kedua atau ketiga. Dalam hal ini dia harus menjadikan rakaat itu sebagai rakaat kedua. Wallahu a’lam. maka pilihlah rakaat yang minimal ( dua rakaat ) . maka ia harus kembali duduk untuk membaca tahiyat dan menyempurnakan shalat. apabila seseorang shalat Dhuhur. maka ia tidak boleh menoleh pada keraguannya. kemudian sujud sahwi dan salam lagi. selanjutnya ia menyempurnakan shalat dan melakukan sujud sahwi sebelum salam. maka ia harus bersandar pada keyakinannya itu. Dan apabila pada waktu duduk untuk tahayat kemudian lupa membaca tahiyat itu. karena itu adalah waswas. lalu pada rekaat kedua benar-benar ragu. tetapi sebelum berdiri ia ingat akan kealpaannya itu maka ia harus membaca tahiyat itu dan menyempurnakan shalat. tetapi dia memiliki keyakinan kuat pada rakaatnya yang ketiga. Misalnya.dan ia langsung berdiri untuk melakukan rakaat ketiga hingga sempurna berdiri. maka dia tidak harus mengulanginya (tahiyat awal ) hanya saja ia harus sujud sahwi sebelum salam. dan dia sama sekali tidak memiliki keyakinan. apakah sudah rakaat kedua atau ketiga. 4. selanjutnya ia menyempurnakan shalat. maka ia harus kembali mengulanginya. kemudian lakukan sujud sahwi sebelum salam. Wallahu a’lam. Misal. kecuali apabila dia memang yakin bahwa dia telah lupa. 5 THAHARAH BAGI ORANG SAKIT 24 . apakah di dalam mengerjakan shalat sudah dua rakaat atau tiga rakaat. apakah rakaat ini yang kedua atau ketiga. Demikian juga apabila ia sudah berdiri sebelum duduk untuk tahiyat. Tapi apabila orang itu memang sering ragu. Misalnya. Apabila dalam shalat ia ragu. Apabila rugu-ragunya setelah selesai shalat. lalu ia ingat akan kealpaannya itu sebelum sempurna berdiri. apabila seseorang shalat Dhuhur. lalu ragu-ragu pada rakaat yang kedua. tetapi keyakinan hatinya lebih kuat mengatakan bahwa rakaat itu adalah yang ketiga.meninggalkan tempat shalat tetapi belum sampai melakukan perbuatan lain. maka ia tidak boleh menimbang-nimbang keraguannya itu.

Namun apabila tidak mampu. maka cukup diusap dengan tangan yang basah. maka dapat diwudhukan. shalatnya tersebut sah dan tida perlu mengulang. maka dia boleh bertayammum. yang dibalut dengan kain pembalut atau digips. 10. maka ia shalat apa adanya (sesuai dengan kemampuan ) shalatnya sah dan tidak harus mengulang. Jika tidak mungkin tayammum di atas tanah. Boleh bertayammum pada tembok. Orang sakit diwajibkan shalat di atas tempat yang suci. 2. namun apabila itu semuanya tidak memungkinkan. Orang sakit wajib sesuci dengan air. wudhu untuk hadats kecil. yang berdebu. atau apa saja yang suci. karena sakit. 3. Apabila tayammum untuk suatu shalat. Apabila pakaiannya terkena najis. 7. dan mandi untuk hadats besar. 4. lalu diusapkan keseluruh wajah. 6. apabila tembok yang diusap itu dari sesuatu yang tidak sejenis tanah ( misalnya cat ). 9. atau khawatir sakitnya akan bertambah parah dan lama sembuhnya bila terkena air. dan tidak batal ( masih suci sampai waktu shalat yang lain ) maka tidak perlu bertayammum lagi untuk shalat yang keduanya. apabila usapan itu juga membahayakan maka bertayammum. 25 . Apa bila tidak mampu ( tidak mungkin ) maka shalatlah apa adanya. kemudian tangan yang satu mengusap tangan yang lain sampai pergelangan tangan. maka shalatlah apa adanya. tapi apabila basuhan itu membahayakan. dan tidak perlu tayammum. Cara bertayammum adalah : menepuk tanah dengan kedua telapak tangan. karena dia masih suci dan tidak ada yang membatalkan tayamumnya. 11. Shalatnya tersebut sah dan tidak perlu mengulanginya.1. maka tidak boleh dijadikan sebagai alat tayammum. Apabila pada bagian anggota badan ada yang patah. Orang sakit diwajibkan shalat dengan pakaian yang suci. Kecuali tembok itu berdebu. dan ditayammumkan orang lain. tembok atau apapun yang berdebu. Apabila dia tidak dapat sesuci dengan air. 12. maka alas tempat shalat itu wajib dicuci atau di ganti dengan tempat lain atau digelari dengan sesuatu yang suci. karena usapan itu pengganti dari basuhan. maka pakaian tersebut wajib dicuci atau diganti dengan pakaian yang suci. maka cukup dibasuh dengan air. 8. maka boleh meletakkan tangan di tempat atau di sapu tangan untuk tayammum. maka bagian tersebut cukup diusap dengan air ( tidak usah dibasuh ). Apabila tempatnya terkena najis. 5. Apabila di beberapa bagian anggota yang mesti disucikan terdapat luka. Orang sakit diwajibkan membersihkan badannya dari najis. Apabila orang yang sakit tidak bisa melakukan sesuci sendiri.

maka shalatlah dengan berbaring miring dan dengan menghadap kiblat. maka shalatlah dengan duduk. apa bila tidak bisa menghadap kiblat. tempatnya. Apabila tidak mampu shalat dengan berbaring miring. 4. saya tidak dasarnya dari AlQur’an. 7. Apabila tidak bisa isyarat dengan kepala atau mata. Maka shalatlah dengan posisi terlentang dan kaki menghadap ke arah kiblat. itu tidak benar. dan menjadikan sujud lebih menunduk dari pada ruku’. Kalau ada kesulitan dalam mengerjakan setiap shalat pada waktunya maka boleh menjama’ antara Dhuhur dan Ashar. Apabila hanya bisa ruku tanpa sujud. baik jama’ taqdim 26 . maka harus ruku’ dan menggunakan isyarat untuk sujud. Apabila tidak mampu menggunakan isyarat dengan kepala dalam ruku dan sujud. maka di utamakan duduk bersila di tempat berdiri dan ruku’. dan antara Maghrib dan Isya’. maka shalatlah dengan menghadap kemana saja. Orang sakit tidak boleh mengakhirkan shalat dari waktunya hanya karena tidak mampu sesuci. dan tidak harus mengulang shalat. Orang yang sakit wajib shalat pada waktunya serta mengerjakan seluruh kewajiban yang mampu dilakukannya. 3. atau tongkat. memejam sedikit untuk ruku’ dan lebih banyak untuk sujud. 5. sunnah maupun pendapat ulama. Apabila orang sakit tidak mampu berdiri. Orang sakit wajib mengerjakan shalat fardhu dengan berdiri.13. Apabila tidak mampu duduk. meskipun dengan membungkuk atau bersandar pada dinding. Apabila hanya bisa sujud tanpa ruku’. dan shalatnya dinyatakan sah dan tidak usah mengulang. 6 SHALAT BAGI ORANG SAKIT 1. Orang yang sakit wajib ruku’ dan sujud dalam shalat. maka shalatlah sesuai dengan kemampuan. maka harus sujud dan menggunakan isyarat untuk ruku’. atau pakainnya terdapat najis yang tidak mampu dihilangkan. maka berisyarat dengan kepala. maka shalatnya dengan hati dan bagi seseorang dalam kondisi seperti ini yang terpenting adalah niatnya. ia harus melakukan sesuci sesuai dengan kemampuannya. 8. Adupun isyarat dengan jari sebagaimana yang dikerjakan selama ini oleh sebagian orang yang sakit. 6. Dan kalau tidak mampu menghadapkan kaki ke arah kiblat. kemudian shalat pada waktunya walaupun pada badannya. Apabila tidak mampu. maka isyarat dengan mata. 2.

9. maupun jama’ ta’khir (melakukan shalat Dhuhur pada waktu shalat Ashar. atau Maghrib pada waktu shalat Isya’ ) sesuai dengan kemampuan yang ada. sedangkan shalat Subuh tidak boleh dijama’. Dalam keadaan di perjalanan ( untuk berobat ke negara lain ) Orang yang sakit boleh mengqashar shalat yang empat rakaat.(melakukan shalat Ashar pada waktu shalat Dhuhur. baik perjalanannya itu untuk waktu lama maupun singkat. yakni mengerjakan shalat Dhuhur. atau Isya’ pada waktu shalat Maghrib ). 27 . dan Isya’ dua rakaat-dua rakaat sampai kepulangannya. Ashar.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful