I. II.

Judul Percobaan Tujuan Percobaan

: Fungsi Saraf Otak Besar dan Otak Kecil : a. Memeriksa fungsi dari sebagian besar otak besar. b.Memeriksa fungsi dari otak kecil.

III. Dasar Teori Sistem saraf pusat meliputi otak dan sumsum tulang belakang (Latin: 'medula spinalis'). Keduanya merupakan organ yang sangat lunak, dengan fungsi yang sangat penting maka perlu perlindungan. Selain tengkorak dan ruas-ruas tulang belakang, otak juga dilindungi 3 lapisan selaput meninges. Bila membran ini terkena infeksi maka akan terjadi radang yang disebut meningitis. Ketiga lapisan membran meninges dari luar ke dalam adalah sebagai berikut:
1. Durameter, merupakan selaput yang kuat dan bersatu dengan

tengkorak.
2. Araknoid, disebut demikian karena bentuknya seperti sarang labah-

labah. Di dalamnya terdapat cairan serebrospinalis, yaitu semacam cairan limfa yang mengisi sela sela membran araknoid. Fungsi selaput araknoid adalah sebagai bantalan untuk melindungi otak dari bahaya kerusakan mekanik.
3. Piameter. Lapisan ini penuh dengan pembuluh darah dan sangat dekat

dengan permukaan otak. Agaknya lapisan ini berfungsi untuk memberi oksigen dan nutrisi serta mengangkut bahan sisa metabolisme. Otak dan sumsum tulang belakang mempunyai 3 materi esensial yaitu:
1. Badan sel yang membentuk bagian materi kelabu (substansi grissea) 2. Serabut saraf yang membentuk bagian materi putih (substansi alba) 3. Sel-sel neuroglia, yaitu jaringan ikat yang terletak di antara sel-sel saraf

di dalam sistem saraf pusat Walaupun otak dan sumsum tulang belakang mempunyai materi sama tetapi susunannya berbeda. Pada otak, materi kelabu terletak di bagian luar atau kulitnya (korteks) dan bagian putih terletak di tengah. Pada sumsum tulang

1

| Laporan Fungsi Saraf Otak Besar dan Otak Kecil

Otak manusia terdiri atas dua belahan (hemisfer) yang besar. Mereka berkomunikasi dengan neuron yang lain dan keseluruh tubuh dengan mengirimkan berbagai macam bahan kimia yang disebut neurotransmitter. Glia berfungsi untuk menunjang dan melindungi neuron. keseimbangan cairan tubuh dan suhu tubuh. Otak Pusat saraf yang paling utama adalah otak. tekanan darah. dan intuisi. dan menganalisa yang memungkinkan seseorang mempelajari bahasa dan matematika. gerakan. seperti emosi. baik rangsangan yang positif maupun negatif dari sekelilingnya. yaitu otak kiri dan otak kanan. Oleh karena terdapat pindah silang pada jalur-jalur spinal. Otak terbentuk dari dua jenis sel. Sedangkan otak kanan menghasilkan pikiran-pikiran kreatif dan artistik. perilaku dan fungsi tubuh homeostasis seperti detak jantung. Neurotransmitter ini dikirimkan pada celah yang di kenal sebagai sinapsis. Otak mengatur dan mengkordinir sebagian besar. ingatan. Perkembangan sel-sel otak sangat tergantung dari setiap rangsangan yang diterima.000 milyar sambungan antar sel. sedangkan bagian korteks berupa materi putih. Setelah sel-sel otak selesai terbentuk. yaitu glia dan neuron. pembelajaran motorik dan segala bentuk pembelajaran lainnya. A. Organ inilah yang mengontrol seluruh kerja tubuh. emosi. Otak manusia terbagi atas 2 bagian. Proses pembentukan sel-sel otak ini hanya terjadi sekali seumur hidup. yakni sejak dari kandungan hingga usia kurang lebih tiga tahun. Sel-sel otak yang mati tidak dapat tergantikan oleh sel yang baru. Otak juga bertanggung jawab atas fungsi seperti pengenalan. Otak adalah organ yang paling penting dalam tubuh manusia. sel-sel tersebut akan terus bertambah besar dan kompleks dengan jumlah lebih dari 10. musik. kemampuan kognitif. sedangkan neuron membawa informasi dalam bentuk pulsa listrik yang di kenal sebagai potensial aksi. Otak kiri mengatur cara berpikir logis.belakang bagian tengah berupa materi kelabu berbentuk kupu-kupu. Otak terletak di dalam rongga tengkorak. 2 | Laporan Fungsi Saraf Otak Besar dan Otak Kecil . maka belahan otak kiri mengendalikan sisi kanan tubuh dan sebaliknya belahan otak kanan mengendalikan sisi kiri tubuh.

Melalui penelitian diperoleh. dan sebagainya bergantung pada Amigdala. kasih sayang. Sistem Limbik . menganalisis mengapa kita mengalami perasaan tertentu. dan selanjutnya berbuat sesuatu untuk mengatasinya. Bagian otak yang mengurusi emosi adalah sistem Limbik. Saat mendengarkan musik. Hippocampus. marah. ingatan naratif. dan mengenali perbedaan makna. yang membungkus hemisfer-hemisfer. Korteks memungkinkan kita mempunyai perasaan tentang perasaan kita sendiri. 3 | Laporan Fungsi Saraf Otak Besar dan Otak Kecil terletak jauh dalam hemisfer otak besar dan terutama bertanggungjawab atas pengaturan emosi dan impuls. memahami sesuatu secara mendalam. Hubungan antara Korteks dan Amigdala inilah yang menentukan kecerdasan emosi (EQ) seseorang. Pada seseorang yang cerdas. Rangsangan yang didapatkan selama 12 bulan pertama sejak kelahiran. yaitu tempat berlangsungnya proses pembelajaran emosi dan tempat disimpannya ingatan emosi. Untuk meningkatkan interaksi tersebut. terdapat banyak komunikasi dan interaksi antara otak kiri dan kanan. korteks memberi makna apa yang kita lakukan dan cerap.Bagian otak untuk berpikir disebut korteks atau neokorteks. lirik lagu akan merangsang otak kiri. nafsu. Sistem Limbik meliputi : 1. dan melodinya akan merangsang otak kanan. Di sini terjadi perekaman dan pemaknaan pola persepsi. sangat berperan dalam pembentukan dan perkembangan otak. Rasa sedih. Sementara hemisfer serebral mengendalikan sebagian besar fungsi tubuh mendasar seperti gerak otot dan pencerapan. Amigdala memproses hal-hal yang berkaitan dengan emosi. dibandingkan pada tahun-tahun berikutnya. adalah jaringan berlipat-lipat yang tebalnya kira-kira 3 mm. bahwa musik klasik dan musik yang harmonis merupakan rangsangan yang terbaik bagi perkembangan otak. Korteks juga berperan penting dalam memahami kecerdasan emosional. adalah pusat pengendalian emosi pada otak. dibutuhkan rangsangan dari luar yang ditangkap melalui panca indera. 2. Amigdala.

Otak mempunyai lima bagian utama. kesadaran dan pertimbangan.1. di samping karbohidrat.bp. Bernyanyi dan bermain adalah beberapa hal yang terbaik untuk merangsang kecerdasan emosi anak. kalsium. Di samping rangsangan untuk kecerdasan intelektualnya. karena memiliki fungsi yang penting dalam pengaturan semua aktivitas tubuh. otak belakang yang terdiri dari otak kecil (serebelum). Otak besar merupakan pusat saraf utama. dan jembatan varol (Pons Varolii). yaitu: otak besar (serebrum). Asam Omega 3. 1. dibutuhkan nutrisi yang sempurna pula. moral dan nilai-nilai keagamaan. ingatan (memori). protein. Gambar 2. Seiring bertambahnya usia. Setiap belahan mengatur dan melayani tubuh yang berlawanan yaitu belahan kiri mengatur dan melayani tubuh bagian kanan. sumsum sambung (medulla oblongata). Otak besar terdiri dari 2 belahan besar yaitu belahan kiri dan kanan.com) sebaliknya belahan kanan mengatur dan melayani tubuh bagian kiri. Asam Linoleat yang biasa disebut Omega 6. sehingga harus dipenuhi dari makanan yang dimakan oleh Ibu yang mengandung. dan DHA (Docosahexaenoic Acid) adalah beberapa zat yang sangat dibutuhkan oleh otak untuk perkembangannya. Otak besar merupakan sumber dari semua kegiatan/gerakan sadar atau sesuai dengan kehendak. walaupun ada juga beberapa gerakan 4 | Laporan Fungsi Saraf Otak Besar dan Otak Kecil . sejak dini seorang anak harus dirangsang emosinya secara benar. Otak besar (serebrum) Bagian yang paling menonjol dari otak manusia adalah otak besar (serebrum). anak juga harus diperkenalkan dengan etika. Zat-zat tersebut tidak diproduksi oleh tubuh. khususnya berkaitan dengan kepandaian (intelegensi).Agar otak berkembang secara sempurna. Otak besar (http://2.blogspot. Hal-hal tersebut yang akan menjadi penyeimbang dari perkembangan IQ dan EQ-nya di kemudian hari. otak tengah (mesensefalon). mineral dan zat-zat penting lainnya.

Daerah anterior pada lobus frontalis berhubungan dengan kemampuan berpikir. Pada bagian korteks serebrum di depan lekuk tengah (sulkus sentralis)yang berwarna kelabu terdapat bagian penerima rangsang (area sensor) yang terletak di sebelah belakang area motor yang berfungsi mengatur gerakan sadar atau merespon rangsangan.refleks otak. Area ini berperan dalam proses belajar.2.com) Selain itu di otak tengah mengandung pusat-pusat yang mengendalikan keseimbangan dan serabut saraf yang menghubungkan bagian otak belakang dengan bagian otak belakang dengan bagian otak depan juga antara otak depan dengan mata. Otak tengah (http://3. Pada daerah ini berbagai sifat perasaan dirasakan kemudian ditafsirkan. Misalnya bagian depan merupakan pusat proses berfikir (yaitu mengingat. Otak tengah terletak di depan otak kecil dan jembatan varol. menyimpan ingatan. Bagian paling bawah pada korteks motor tersebut mempunyai hubungan dengan kemampuan bicara. analisis. 2. membuat kesimpulan. Gambar 2. 5 | Laporan Fungsi Saraf Otak Besar dan Otak Kecil . seperti penyempitan pupil mata dan refleks pendengaran tertentu.Secara terperinci aktivitas tersebut dikendalikan pada daerah yang berbeda. Pada mamalia terdapat korpora kuadrigemina yang berperan pada gerakan mata.blogspot. Pusat penglihatan terdapat di bagian belakang. Pusat pengecapan dan pembau terletak di lobus temporal bagian ujung anterior Selain itu terdapat area asosiasi yang menghubungkan area motor dan sensorik. Daerah pendengaran terletak pada lobus temporal. Di sekitar kedua area tersebut dalah bagian yang mengatur kegiatan psikologi yang lebih tinggi. dan belajar berbagai bahasa. berbicara. kreativitas) dan emosi. Di belakang sulkus sentralis merupakan daerah sensori. Daerah visual (penglihatan) terletak pada ujung lobus oksipital yang menerima bayangan dan selanjutnya bayangan itu ditafsirkan.bp. Otak tengah (mesensefalon) Otak tengah (diensefalon) manusia cukup kecil dan tidak mencolok.

b. Serebelum mempunyai fungsi utama dalam koordinasi gerakan otot yang terjadi secara sadar. Gambar 2. Ketiga bagian ini membentuk batang otak. dan sekresi kelenjar pencernaan. 3. dan berkedip dan juga sebagai pusat pengatur pernapasan dengan cara meneruskan impuls saraf yang merangsang otot antara tulang rusuk dan diafragma. Otak kecil terdiri atas 2 belahan dan permukaannya berlekuk-lekuk.google. volume dan kecepatan respirasi.3. keseimbangan. Otak Belakang (http://www. batuk.com/imghp?hl=en&tab=wi) a. Sumsum sambung juga mempengaruhi jembatan. dan juga merupakan pusat pendengaran. sumsum lanjutan dan otak kecil.Di depan otak tengah terdapat talamus dan kelenjar hipofisis yang mengatur kerja kelenjar-kelenjar endokrin. refleks fisiologi seperti detak jantung. menghubungkan otak kecil dengan korteks otak besar dan juga menghubungkan otak besar dan sumsum tulang belakang. Sumsum lanjutan (Medula Oblongata) Sumsum sambung berfungsi menghantar impuls yang datang dari medula spinalis menuju ke otak. Bila ada rangsangan yang merugikan atau berbahaya maka gerakan sadar yang normal tidak mungkin 6 | Laporan Fungsi Saraf Otak Besar dan Otak Kecil . Otak kecil ini terletak di bawah lobus oksipital serebrum. gerak alat pencernaan. dan posisi tubuh. tekanan darah. Otak kecil (serebelum) Otak kecil (serebelum) merupakan bagian terbesar otak belakang. c.Selain itu. sumsum sambung juga mengatur gerak refleks yang lain seperti bersin. Jembatan varol (Pons Varolii) Jembatan varol berisi serabut saraf yang menghubungkan lobus kiri dan kanan otak kecil. Bagian atas (dorsal) otak tengah merupakan lobus optikus yang mengatur refleks mata seperti penyempitan pupil mata. Otak belakang Otak belakang meliputi jembatan varol.

Giliran berikutnya irislah satu siung bawang putih secara melintang. sistem penglihatan. Dapatkah subjek uji coba membedakan keduanya? 2) Nervus Opticus 7 | Laporan Fungsi Saraf Otak Besar dan Otak Kecil . Bila terjadi cedera pada otak kecil dapat mengakibatkan gangguan pada sikap dan koordinasi gerakan otot. Bekerjalah secara berpasangan rangkaian langkah di bawah ini bersama teman anda. IV.Otak kecil mengintegrasikan informasi yang dating dari kanalis semisirkularis dan proprioreseptor yang lain (posisi internal dan sensor gerakan). Gerakan menjadi tidak terkoordinasi. kemudian lewatkan juga seperti botol kopi tadi. kemudian bergantian. a. Prosedur Kerja Prosedur kerja pada percobaan “Fungsi Saraf Otak Besar dan Otak Kecil” adalah sebagai berikut: 1. dan pendengaran.dilaksanakan. Botol berisi serbuk kopi dibuka dan dilewatkan mendatar sejauh 8 cm dari muka lubang hidung. Input-input tersebut disensor dalam serebelum. dan output hasilnya membantu mengkoordinasi sinyal-sinyal motorik yang bertanggungjawab memelihara postur tubuh dan gerakan anggota yang tepat. keseimbangan dan koordinasi gerakan otot yang terjadi secara sadar. misalnya orang tersebut tidak mampu memasukkan makanan ke dalam mulutnya. Fungsi lain otak kecil adalah untuk mengatur sikap atau posisi tubuh. Urutan bahan dapat anda balik. Uji Saraf Cranial 1) Nervus Olfaktorius Subjek uji coba diminta duduk dan menutup mata. Amati dan catat hasilnya.

sambil menjaga agar kepalanya tetap tidak bergerak.Bukalah suatu buku halaman penuh dengan tulisan. Tandailah awal suatu kalimat. Mintalah dia membaca tiap perintah. Hitung dan catatlah banyaknya kata yang dapat dibaca selama 1 menit tersebut. Uji Saraf Otak Kecil Mintalah subjek uji coba berdiri sejauh 2 meter dari kertas yang bertuliskan perintah berikut ini. Dapatkah dia mengikuti gerakan tersebut? 4) Nervus Facialis Mintalah subjek uji coba untuk tersenyum sambul menunjukkan giginya. mengangkat alisnya satu persatu maupun bersamaan. mengerutkan dahinya. kemudian mengulang membaca bersuara sambil melaksanakan tugas yang tertulis di situ. serong kanan. menggembungkan pipimya. Mintalah subjek uji coba membaca kalimat-kalimat itu mulai dari awal tanda baca selama 1 menit. Dapatkah dia melakukan semuanya dengan baik? b. Perintah tertulis antara lain: 1) RENTANGKAN KEDUA TANGAN KE SAMPING DAN GERAKKAN SEMUA JARI-JARI DENGAN CEPAT 2) RENTANGKAN KEDUA LENGAN KE SAMPING DAN SALING SILANGKAN SEMUA JARI-JARI DENGAN RAPAT 8 | Laporan Fungsi Saraf Otak Besar dan Otak Kecil . dan berputar. serong kiri. horisontal. 3) Nervus Acumulator Mintalah subjek uji coba untuk terus mengawasi pensil yang anda gerakkan beberapa kali ke arah vertikal. Amati dan catatlah gerakan mana yang paling mudah dilakukannya.

3) TELEHKAN KEPALA KE SAMPING DENGAN PANDANGAN LURUS KE SAMPING. V. BERJALANLAH MAJU DENGAN MELETAKKAN TUMIT YANG SATU DI DEPAN UJUNG JARI KAKI YANG LAIN 4) TUTUPLAH MATA DAN BERDIRILAH TEGAK SELAMA SATU MENIT. 5) TUTUPLAH MATA DAN SENTUHLAH HIDUNG DENGAN TELUNJUK KIRI 6) SENTUH TELUNJUK KANAN PENGAMAT 7) BERDIRI TEGAK DAN GERAKAN KAKI KANAN KE ATAS KE BAWAH MENGGESER SEPANJANG KAKI KIRI 8) BERDIRI TEGAK DAN GERAKKAN KAKI KIRI KE ATAS KE BAWAH MENGGESER SEPANJANG KAKI KANAN. Hasil Pengamatan Dari hasil pengamatan. Hasil dan Pembahasan A. maka dapat diperoleh data sebagai berikut : Tabel pengaruh stimulus terhadap respon otak (uji saraf cranial dan uji saraf otak kecil) Macam uji Nervus Olfactorius Nervus Opticus Nervus Akumulatoris Nervus Facialis Gerak jemari cepat 9 Respon Subjek 1 Uji saraf kranial Dapat 281 Dapat Dapat Uji saraf otak kecil Dapat Respon Subjek 2 Dapat 226 Dapat Dapat Dapat | Laporan Fungsi Saraf Otak Besar dan Otak Kecil . Catatlah kedua hasil uji pada tabel untuk 2 subjek uji coba.

baik subjek 1 maupun subjek 2. sedangkan subjek 2 memiliki kecepatan membaca sebanyak 226 kata dalam waktu 1 menit. horisontal.Saling silang jari Berjalan lurus kepala menoleh Berdiri tegak mata menutup Sentuh hidung dengan telunjuk kanan Sentuh hidung dengan telunjuk kiri Sentuh telunjuk kanan pengamat Geserkan kaki kanan pada kaki kiri Geserkan kaki kiri pada kaki kanan B. yaitu dengan 10 | Laporan Fungsi Saraf Otak Besar dan Otak Kecil . dapat diketahui bahwa kedua subjek uji coba. dapat melakukan seluruh rangkaian uji coba saraf kranial. dan berputar dengan kepala tetap tegak (tidak bergerak). Selain itu. yaitu dengan meminta kedua subjek untuk mengikuti arah gerakan pensil yang diarahkan vertikal. serong kanan. membedakan antara bau kopi dan bau bawang putih sambil menutup matanya. Namun. dan uji facialis. Selanjutnya uji nervus facialis. yaitu dengan meminta subjek membaca buku penuh dengan tulisan. Analisa Data Dapat Dapat Dapat Dapat Dapat Dapat Dapat Dapat Dapat Tidak Dapat Dapat Dapat Dapat Tidak Dapat Dapat Dapat Berdasarkan Tabel di atas. Pada uji coba nervus olfaktorius. yaitu dengan olfaktorius. kedua subjek mengalami kecepatan membaca yang berbeda. uji akumulatoris. uji nervus oculomotor juga dapat dilakukan oleh kedua subjek. Pada uji nervus opticus kedua subjek juga berhasil melakukannya. dimana subjek 1 memiliki kecepatan membaca sebanyak 281 kata dalam waktu 1 menit. serong kiri. pada uji nervus opticus. Uji saraf kranial saraf cranial yang diujikan meliputi uji nervus kedua subjek mampu melakukannya. uji nervus opticus.

Inferior olive menyiarkan ulang informasi ini kepada otak besar. subyek 1 dan subyek 2 dapat melakukan dengan baik. saling silang jari. Di otak besar. ingatan (memori). mengerutkan dahinya. Selanjutnya pada kegiatan jalan lurus kepala menoleh dan menyentuh telunjuk kanan pengamat. data dianalisis dan suatu tindakan cepat diputuskan. Berdasarkan data hasil pengamatan yang diperoleh. tingkah laku. menyentuh hidung dengan telunjuk kiri. menggeser kaki kanan pada kaki kiri dan menggeser kaki kiri pada kaki kanan. Keseluruhan rangkaian uji coba merujuk kepada gerakan-gerakan koordinasi yang menunjukkan fungsi saraf otak besar dan otak kecil sebagai komponen utama dari sistem saraf. Di otak besar. bahasa dan beberapa perasaan khusus. Otak besar menerima input dari bagian lain otak (spinal cord). subyek 1 dapat melakukan dengan baik namun subyek 2 tidak dapat melakukannya. Pembahasan Tabel pengaruh stimulus terhadap respon otak (uji saraf cranial dan uji saraf otak kecil) menunjukkan kemampuan yang fungsional dari sistem saraf pusat dan sistem saraf tepi subyek 1 dan subyek 2. Masing-masing bagian informasi yang meninggalkan otak besar 11 | Laporan Fungsi Saraf Otak Besar dan Otak Kecil . menyentuh hidung dengan telunjuk kanan. kesadaran dan pertimbangan. kemampuan berbicara. Salah satu bagian dari otak dinamakan inferior olive menerima informasi sensori dari bagian-bagian otak dan spinal cord. Selain itu korteks serebri (otak besar) mengandung pusat-pusat lebih tinggi yang berfungsi untuk mengontrol mental. moral kemauan. seluruh gerakan menguji fungsi saraf-saraf yang keluar dari otak dan saraf sumsum tulang belakang. serta mengangkat alis satu per satu maupun bersamaan. Otak besar adalah bagian dari otak yang mempelajari fungsi yang penting dalam pengaturan semua aktivitas tubuh khususnya berkaitan dengan kepandaian (intelegensi). menggembungkan pipinya. Ternyata kedua subjek dapat melakukan semua uji dengan baik. pikiran. kecerdasan. data dianalisis dan suatu tindakan cepat diputuskan. rangakaian uji coba saraf kranial. kesadaran. berdiri tegak mata menutup.meminta kedua subjek untuk tersenyum sambil menunjukkan giginya. Untuk uji saraf otak kecil dengan kegiatan gerak jemari cepat. C.

Fungsi nervus opticus adalah sebagai saraf ke-II pada saraf kranial. Kedua subjek uji coba menerima informasi berupa tulisan melalui retina. bergantung pada kebiasaan. sehingga otak dapat menerjemahkan “bau” tersebut sebagai bau kopi dan membedakannuya dengan bau bawang putih. 2007). subjek 1 dan subjek 2 dapat membedakan bau kopi dan bawang putih yang dilewatkan secara mendatar sejauh 8 cm dari muka lubang hidung. terdapat neuron reseptor olfactorius yang terdapat pada mukosa olfactorius. dan memori (Marieb dan Hoehn. menuju ke otak. sel ini mempunyai banyak kendali seperti perbaikan aktivitas motorik. yaitu mentransmisikan informasi visual dari retina ke otak. intelegensi. Pada bagian atas rongga hidung tersebut. manusia dapat membedakan kurang lebih 4000 bau. dalam keadaan mata tertutup. Nervus optikus berhubungan dengan lobus ocipitalis yang berperan dalam koordinasi indera penglihatan. Kemampuan masingmasing subjek dalam membaca kata per menit mengindikasikan bahwa nervus opticus kedua subjek berfungsi dengan baik. Hal ini mengindikasikan bahwa fungsi nervus olfactorius adalah sebagai sensor penciuman. kegiatan yang meliputi membaca satu halaman buku penuh dengan tulisan selama 1 menit. pertimbangan. sekaligus membuktikan bahwa nervus olfactorius pada subjek 1 dan subjek 2 dapat bekerja dengan baik. Ambang penciuman untuk bahan-bahan tertentu menggambarkan kepekaan reseptor penciuman yang nyata terhadap beberapa bahan misalnya. Nervus olfaktorius berhubungan dengan lobus temporal yang berperan dalam koordinasi indera penciuman. perbedaan jumlah kata yang dibaca dalam satu menit pada kedua subjek membuktikan bahwa kemampuan transmisi informasi visual pada setiap manusia berbeda-beda. yaitu bau kopi dan bau bawang putih. Reseptor yang terdapat pada rongga hidung mentransmisikan bau. Pada subjek 1 mampu membaca 281 kata. Di lain sisi. yang kemudian diterjemahkan di otak melalui nervus opticus. bahan yang memberi bau yang khas pada bawang putih dapat tercium pada konsentrasi dalam udara yang kurang dari 450 pg/l. 12 | Laporan Fungsi Saraf Otak Besar dan Otak Kecil .melalui sel purkinje. sedangkan subjek 2 mampu membaca 226 kata. kesadaran. Selain itu. Oleh karena itu. Untuk menguji kepekaannya dilakukan kegiatan yaitu. Pada uji nervus olfactorius.

Otak kecil atau serebelum mempunyai fungsi utama dalam koordinasi gerakan otot yang terjadi secara sadar. Secara klinis. begitu pula dengan subjek 2. dan kehilangan refleks terhadap cahaya dan daya akomodasi. Pada subjek uji 1 dapat menyesuaikan penglihatan di kedua retina sehingga kepala tidak ikut bergerak mengikuti arah pergerakan pensil. kedua subjek juga dapat melakukan gerakan yang diminta. kerusakan pada saraf ini akan mengakibatkan ptosis. dan posisi tubuh (Marieb dan Hoehn. Hal ini dikarenakan saraf pada bagian tersebut tidak berfungsi dengan baik. 13 | Laporan Fungsi Saraf Otak Besar dan Otak Kecil . mengerutkan dahi. serong kanan. mengangkat bersamaan. 2007). Pada uji nervus facialis. Ini artinya. yaitu dalam pergerakan otot wajah. Nervus facialis berasal dari batang otak antara pons varoli dan medulla dan mengontrol ekspresi wajah. maka efek otot tersebut akan bervariasi sesuai sengan posisi mata. maka keseluruhan gerakan menguji nervus facialis sebagai saraf motoris. Dengan dilakukannya semua gerakan tersebut. Sedangkan keduanya tidak dapat mengangkat 1 alis. Mekanisme kerja dari nervus aculomotor adalah otot-otot oblik menarik ke medial. juling. nervus facialis kedua subjek dapat berfungsi dengan baik. sambil menjaga kepalanya tetap tidak bergerak. serong kiri.Nervus aculomotor juga berhubungan dengan lobus occipital yang berperan dalam koordinasi indera penglihatan. Karena sebagian besar lapang pandang adalah binocular. Dalam konteks ini. Terdapat empat jenis pergerakan yang dikontrol oleh sistem saraf yang berlainan. sebagai pengendali pergerakan otot wajah dan ekspresi. mengangkat alis satu per satu maupun bersamaan membutuhkan koordinasi berbagai otot wajah. Pada uji nervus oculomotor. maka dapat diketahui bahwa nervus facialis. Gerakan tersenyum sambil menunjukkan gigi. keseimbangan. menggembungkan pipi. yaitu terus mengawasi pensil yang digerakkan beberapa kali ke arah vertikal. Bila ada rangsangan yang merugikan atau berbahaya maka gerakan sadar yang normal tidak mungkin dilaksanakan. menggembungkan pipi. mengerutkan dahi. maka diperlukan koordinasi pegerakan kedua bola mata yang besar agar setiap citra penglihatan jatuh di titik-titik penyesuaian di kedua retina dan tidak terjadi di plopia. berputar. tetapi menggunakan jalur akhir yang sama. kedua subjek dapat tersenyum sambil menunjukkan gigi. horisontal.

3. maka bagian spinocerebellum dari otak kecil dapat menjalankan fungsi dengan baik. orientasi ruang yang mana merupakan fungsi utama dari otak kecil (Eckert dan Randall. berjalan maju dengan meletakkan tumit yang satu di depan ujung jari kaki yang lain 4. mempertahankan posisi tubuh. Menyentuh telunjuk kanan pengamat 8. Berdiri tegak dan mengerakkan kaki kiri ke atas ke bawah menggeser sepanjang kaki kiri Seluruh tugas di atas memerlukan pengendalian motoris. 1983). 2. Adapun tugas-tugas dalam perintah tersebut adalah: 1. 8. Menutup mata dan menyentuh hidung dengan telunjuk jari kanan 6. Merentangkan kedua lengan ke samping dan mengerakkan semua jari- jari dengan cepat 2. 14 | Laporan Fungsi Saraf Otak Besar dan Otak Kecil . Menutup mata dan menyentuh hidung dengan telunjuk jari kiri 7. Subjek kemudian diminta membaca suara sambil melaksanakan tugas yang diminta. dan 9 menunjukkan fungsi dari otak kecil pada daerah spinocerebellum (yaitu daerah medial antara lobus anterior dan posterior) yang mengontrol pergerakan anggota badan. subjek diminta berdiri sejauh dua meter dari kertas yang bertuliskan perintah-perintah tertentu. Berdiri tegak dan mengerakkan kaki kanan keatas ke bawah menggeser sepanjang kaki kiri 9. Merentangkan kedua lengan ke samping dan saling menyilangkan semua jari-jari dengan rapat 3. Apabila subjek dapat melakukan gerakan. Menutup mata dan berdiri tegak selama satu menit 5. Namun pada gerakan ke 3 subyek 2 tidak dapat melakukannya dengan baik hal ini dikarenakan kurangnya konsentrasi dalam membaca perintah sehingga terjadi kesalahan dalam informasi yang diterima sehingga otak menterjemahkan informasi tersebut.Pada uji saraf otak kecil. yaitu lengan dan tungkai. Menolehkan kepala ke samping dengan pandangan lurus ke samping. Pada gerakan ke-1.gerakan yang melibatkan anggota badan.

Saat menutup mata. Posisi tubuh saat berdiri dalam jangka waktu tertentu memerlukan kemampuan untuk mempertahankan kesetimbangan. kemungkinan perbedaan respon juga dapat terjadi pada setiap subjek. subjek akan berdiri bergoyang atau tidak dapat menjaga keseimbangannya saat diminta berdiri selama satu menit nonstop. kedua subjek dapat berdiri dengan tegak selama satu menit dalam kondisi mata tertutup. D. Secara umum. berdiri tegak. kedua subjek dapat menutup mata dan menyentuh hidung dengan telunjuk kanan maupun kiri. khususnya bagian lateral. Apabila lobus ini terganggu. Gerakan ini menunjukkan fungsi lobus cerebrocerebellum. gerakan ini mengindikasikan kerja otak kecil. gerakan otot secara sadar. dan sebagainya. Meskipun dapat terjadi status saraf yang sama. Secara tidak langsung. 2007). yang baik dan normal. Persamaan status saraf antara subjek 1 dan subjek 2 disebabkan oleh latar belakang bahwa manusa dan hewan akan mengatur aktivitas mental. 1985). Pada gerakan 5 dan 6. Telah disebutkan sebelumnya bahwa 15 otak besar mengatur aktivitas mental yang berhubungan dengan | Laporan Fungsi Saraf Otak Besar dan Otak Kecil . Apabila keseluruhan gerakan ini selalu dilakukan (telah mengalami pembiasaan atau terjadi habituasi). yang terletak pada bagian lateral otak kecil. maka subjek akan dapat melakukan respon umum yang sama.Pada gerakan 4. misalnya. yang mana hal ini diatur oleh lobus floccundular pada otak kecil. berekspresi. dan posisi tubuh dalam rangka mempertahankan hidup. Cerebrocerebellum terlibat dalam perencanaan gerak yang akan dilakukan oleh subjek (Kingsley. keseimbangan. Diskusi Status saraf subjek 1 dan subjek 2 hampir sama. melihat sekeliling. menggerakan lengan dan tungkai. 2000). manusia dan hewan harus membedakan bau-bauan. maka subjek merencanakan bahwa ia akan melakukan aksi untuk menyentuh hidung dengan telunjuknya. yaitu mengevaluasi informasi sensoris untuk melakukan aksi berdasarkan fungsi kognitif otak (Timmann. Gerakan ini mengindikasikan fungsi normal dari lobus floccundular dari otak kecil yang memegang fungsi utama dalam menjaga keseimbangan (Ghez dan Fahn. yang mana seluruhnya membutuhkan regulasi dari sistem saraf pusat dan saraf tepi.

kesadaran. memori. VI. dan penebalan lensa. 16 | Laporan Fungsi Saraf Otak Besar dan Otak Kecil . Nervus facialis. Intelegensi. Nervus olfactorius. Otak besar berfungsi dalam mengontrol aktivitas mental yang dilakukan secara sadar. Sedangkan fungsi otak kecil pada subjek 1 bekerja lebih baik dari pada subjek 2 dikarenakan pada subjek 2 terdapat koordinasi saraf otak kecil berfungsi kurang baik. Otak kecil berfungsi dalam mengatur pergerakan otot secara sadar. bahkan tidak didukung oleh asupan nutrisi. yang mengatur penglihatan Nervus oculomotor. konstriksi c. d. kebiasaan membaca dalam frekuensi yang tinggi. maka dapat diambil simpulan. dan pertimbangan. antara lain: a. yang mengatur pergerakan otot wajah 2. tidak terbiasa membaca. dan asupan nutrisi. melibatkan saraf-saraf kranial atau saraf yang keluar dari otak. keseimbangan. elevasi alis. pupil. Kesimpulan Dari percobaan fungsi saraf otak besar dan otak kecil (uji saraf cranial dan uji saraf otak kecil) yang telah dilakukan. subjek yang memiliki intelegensia superior. dan posisi tubuh. dan asupan nutrisi yang seimbang akan memiliki respon nervus opticus yang lebih baik daripada subjek yang intelegensianya rendah/sedang. Sebagai contoh. yang mengatur pergerakan bola mata. kebiasaan. yang mengatur penciuman Nervus opticus. kesadaran. yaitu: 1. Sesuai dengan hasil percobaan yakni adanya perbedaan jumlah kata yang dieroleh dari kedua subyek penelitian dalam membaca selama menit. seperti halnya faktor genetis. b. memori. dan pertimbangan dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal.intelegensi.

Jakarta: EGC Soewolo. Daftar Pustaka Kuswanti. 17 | Laporan Fungsi Saraf Otak Besar dan Otak Kecil . Raharjo dan Nur Qomariah. 2000. Jakarta: Depdikbud. 1993. Helmut. Jakarta: Erlangga.wikipedia. diakses tanggal 24 Pebruari 2013. diakses tanggal 24 Pebruari 2013.kumpulan fakta.com.nusantara-mc. Reece Mitchell.blogspot. http//www. Campbell. Prinsip-Prinsip Fisiologi Hewan. Leonhardt.com.com/highlights. Nur. Atlas dan Buku Teks Anatomi Manusia. Pengantar Fisiologi Hewan. diakses tanggal 24 Pebruari 2013. Surabaya: Biologi FMIPA UNESA.VII. Biologi Edisi Ke-5 Jilid 3. 2000. http//www. Panduan Praktikum Fisiologi Hewan.com. http//www. Wulangi.Okezone. 1990. Jakarta: Depdikbud. Kartolo S. http//www. diakses tanggal 24 Pebruari 2013.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful