MANAJEMEN SUATU PENGANTAR DESKRIPSI Modul ini akan menjelaskan secara ringkas dan memberikan gambaran umum tentang

manajemen beserta asasnya. Sehingga dengan demikian pembaca diharapkan memahami berbagi konsep yang ada dalam manajemen dan bagaimana implementasinya.

TUJUAN Memberikan pemahaman tentang berbagai konsep dan teori manajemen, memahami lingkungan manajemen dan menerapkan dalam upaya pengambilan keputusan yang strategik.

BUKU YANG DIANJURKAN   M. Manullang, DASAR-DASAR MANAJEMEN, Edisi ketiga, Erlangga, Jakarta, 1983. T. Hani Handoko, MANAJEMEN, Edisi kedua, BPFE, Yogyakarta, 1986.

MATERI 1. Pengertian Manajemen 2. Teori - Teori Pemikiran Manajemen 2.a. Teori Manajemen Ilmiah / Klasik 2.b. Teori Organisasi Klasik 2.c. Teori Hubungan Antar Manusia 2.d. Teori Behavioral Science 2.e. Teori Aliran Kuantitatif 3. Tujuan dan Forecasting

3.a. Pengertian Tujuan 3.b. Penetapan Tujuan 3.c. Pengertian dan Fungsi Forecasting 4. Pengambilan Keputusan Dalam Manajemen 4.a. Pengertian Pengambilan Keputusan 4.b. Fase Pengambilan Keputusan 4.c. Teknik Pengambilan Keputusan 4.d. Proses Pengambilan Keputusan 5. Fungsi - Fungsi Manajemen 5.a. Pengertian 6. Pengorganisasian 6.a. Pengertian 6.b. Unsur-unsur Organisasi 6.c. Asas atau Prinsip Organisasi 6.d. Tujuan dan Manfaat 7. Penyusunan Pegawai 7.a. Perencanaan Pengadaan 7.b. Sumber Pegawai 7.c. Penarikan dan Seleksi 7.d. Penempatan 8. Kepemimpinan (Leadership) 8.a. Pengertian dan Unsur-unsurnya 8.b. Fungsi dan Tugas

Teori .b.a. Gaya Kepemimpinan 8. Teori Motivasi.b.c. aspek Pelaksanaan 10.a. Tujuan dan Mekanisme Pengendalian 10.e. dosen tetap Fakultas Ekonomi Univeristas Islam Indonesia Yogyakarta. Langkah . Jenis Pengendalian 10.Langkah Pengendalian Modul ini ditulis mengacu pada buku MANAJEMEN . Pengertian dan Konsep 10.d. SUATU DASAR DAN PENGANTAR. Pengendalian atau Pengawasan 10.f.8.d. Muslich.Teori Motivasi 10. Level dan Keterampilan Yang Perlu Dimiliki 8.c. Pengertian Motivasi 9. . Prestasi dan Kepuasan Kerja 9. Persyaratan Ideal Bagi Pimpinan 9.e. karangan Drs. Aspek Perencanaan 10.

seperti perencanaan. penyusunan. pengarahan dan pengawasan daripada sumberdaya manusia untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Namun dari sekian banyak definisi tersebut ada satu yang kiranya dapat dijadikan pegangan dalam memahami manajemen tersebut. Menurut Lawrence A. pengorganisasian. Menurut Horold Koontz dan Cyril O'donnel : Manajemen adalah usaha untuk mencapai suatu tujuan tertentu melalui kegiatan orang lain. Menurut James A. 4. Appley : Manajemen adalah seni pencapaian tujuan yang dilakukan melalui usaha orang lain. 5. mengurus atau mengelola. pengorganisasian dan penggunakan sumberdaya organisasi lainnya agar mencapai tujuan organisasi tang telah ditetapkan. penggerakandan pengendalian/pengawasan. Stoner : Manajemen adalah proses perencanaan. 3. Menurut Drs. Menurut R. Oey Liang Lee : Manajemen adalah seni dan ilmu perencanaan pengorganisasian. Terry : Manajemen merupakan suatu proses khas yang terdiri dari tindakan-tindakan perencanaan. . 2.Pengertian Manajemen Manajemen berasal dari kata "to manage" yang berarti mengatur. yaitu : Manajemen adalah suatu proses yang terdiri dari rangkaian kegiatan. yang dilakukan untuk menetukan dan mencapai tujuan yang telah ditetapkan melalui pemanfaatan sumberdaya manusia dan sumberdaya lainnya. penggerakan dan pengendalian yang dilakukan untuk menentukan serta mencapai sasaran yang telah ditentukan melalui pemanfaatan sumberdaya manusia dan sumberdaya lainnya.F. Sedangkan pengertian menurut ahli-ahli yang lain adalah sebagai berikut : 1. Banyak definisi yang telah diberikan oleh para ahli terhadap istilah manajemen ini. pengorganisasian.

Teori Pemikiran Manajemen A. Teori Manajemen Ilmiah / Klasik Variabel yang diperhatikan dalam manajemen ilmiah : 1. Hennry L. Karena hanya berdampak kecil terhadap motivasi kerja. Akan tetapi Hennry menolak sistem upah differensial. Taylor : Merupakan titik tolak penerapan manajemen secara ilmiah hasil penelitian tentang studi waktu kerja (time & motion studies). Menurut Lillian. Mengenal metode seleksi yang tepat. A.1871) Menganjurkan untuk mengadakan pembagian tenaga kerja dalam kaitannya dengan pembagian pekerjaan. 3.1972) : Berdasarkan pada gagasan hasil penelitian tentang hubungan gerakan dan kelelahan dalam pekerjaan. Pentingnya peran manajer 2.5. dimana kondisi kerja sebelumnya dan kehidupan pekerja pada masa itu sangat buruk. A. Pemanfaatan dan pengangkatan tenaga kerja 3. Gantt (1861 . Setiap gerakan yang dihilangkan juga menimbulkan kelelahan. Dengan penekanan waktu penyelesaian pekerjaan dapat dikorelasikan dengan upah yang diterima. A.1924 dan 1878 . 2. Dilatar-belakangi oleh kondisi dan persyaratan kerja yang tidak memadai. yaitu : 1. Sehingga setiap ekerja dapat dididik dalam suatu keterampilan khusus.Teori . Iklim kondusif Manajemen ilmiah memperhatikan prinsip-prinsip pembagian kerja. Gilbreth (1868 . antara gerakan dan kelelahan saling berkaitan. Robert Owen (1771 . Tanggung jawab kesejahteraan karyawan 4.1.3. Frederick W. Metode ini disebut sistem upah differensial.2. A.1919) : Gagasannya mempunyai kesamaan dengan gagasan Taylor. Charles Babbage (1792 . Kerjasama saling menguntungkan antara manajer dan karyawan. A. Frank B dan Lillian M. Sistem bonus dan instruksi. Setiap pekerja hanya dituntut tanggungjawab khusus sesuai dengan spesialisasinya. dalam pengaturan untuk .1858) Menekankan tentang peranan sumberdaya manusia sebagai kunci keberhasilan perusahaan.4. Menurut Frank.

kegiatan memproduksi produk dan mengoranisirnya. Kegiatan logis 3. Instruksi standar 12. Commercial . melaksanakan fungsi manajemen yang terdiri atas : . kegiatan pengarahann . Kondisi standar 10.Asas wewenang dan tanggungjawab<> .Organizing .6.Pemusatan wewenang .1925) : Teori organisasi klasik mengklasifikasikan tugas manajemen yang terdiri atas : 1. 3. kegiatan akuntansi 6. Oleh karena itu ia menganjurkan : 1. Balas jasa insentif B.Pembagian kerja .Commanding . Teori Organisasi Klasik B. kegiatan pengkoorrdinasiian . kegiatan pembelanjaan.Kestabilan masa jabatan . kegiatan mengorganiisasikaan . 2.1931) : Berpendapat bahwa penyakit yang mengganggu sistem manajemen dalam industri adalah adanya pemborosan dan inefisinesi. Disiplin kerja 5. kegiatan menjaga keamanan. Technical .Asas keteraturan .Kesatuan arah . kegiatan penngawasaan Selain hal tersebut diatas. Managerial . Urutan instruksi 8.Rantai berkala . 4. Herrrington Emerson (1853 .Asas keadilan .Planning . Laporan terpecaya 7. Balas jasa yang adil 6. 5.Coordinating .1. kegiatan perencanaan<> . Accountancy . Standar kegiatan 9.Kesatuan perintah . Fayol (1841 .Disiplin .Pemberian janji yang wajar . A. Tujuan jelas 2. Security .Asas kepentingan umum > .Controlling . Staf memadai 4. kegiatan membeli bahan dan menjual produk. asas-asa umum manajemen menurut Fayol adalah : . Operasi standar 11. Financial .mencapai gerakan yang efektif dapat mengurangi kelelahan.

Abraham maslow Mengembangkan adanya hirarki kebutuhan dalam penjelasannya tentang perilaku manusia dan dinamika proses motivasi. D. Teori Behavioral Science : D.Asas kesatuan B.8. D. Prinsip fungsional d.5.2. James D.Inisiatif . D. Robert Blake dan Jane Mouton Membahas lima gaya kepemimpinan dengan kondisi manajerial.. kaidah yang diperlukan dalam menetapkan organisasi manajemen adalah : a. Sehingga ada suatu rekomendasi bagi para manajer bahwa organisasi itu adalah suatu sistem sosial dan harus memperhatikan kebutuhan sosial dan psikologis karyawan agar produktifitasnya bisa lebih tinggi. Fred Fiedler Menyarankan pendekatan contingency pada studi kepemimpinan.1950) Pendekatan yang dilakukan adalah pendekatan psikologis terhadap bawahan. D. Rensis Likert Menidentifikasikan dan melakukan penelitian secara intensif mengenai empat sistem manajemen. Koordinasi b. Edgar Schein Meneliti dinamika kelompok dalam organisasi. Douglas Mc Gregor Dengan teori X dan teori Y.7. Mooney : Menurut James. D.6. Teori behavioral science ditandai dengan pandangan baru mengenai perilaku orang per orang.4. Teori Hubungan Antar Manusia (1930 .1. D. yaitu dengan mengetahui perilaku individu bawahan sebagai suatu kelompok hubungan manusiawi untuk menunjang tingkat produktifitas kerja.2. perilaku kelompok sosial dan perilaku organisasi. . D.3. Prinsip staf C. Prinsip skala c. D. Frederich Herzberg Menguraikan teori motivasi higienis atau teori dua faktor. Chris Argyris Memandang organisasi sebagai sistem sosial atau sistem antar hubungan budaya.

Kemudian secara hirarki diturunkan kepada manajemen tingkat bawah. sehingga melibatkan semua unsur perusahaan/organisasi. Menetapkan pengawasan atas hasil 6. mission atau target. Teori Aliran Kuantitatif Memfokuskan keputusan manajemen didasarkan atas perhitungan yang dapat dipertanggungjawabkan keilmiahannya. Sehingga biasa dikenal dengan tujuan manajemen. Mengadkan implementasi Alat bantu yang sering digunakan dalam metode ini adalah motede statistik dan komputerisasi untuk melihat kemungkinan dan peluang sebaai informasi yang dibutuhkan pihak manajemen. Mengkaji model dan hasil model 5. B. Pada kondisi yang berbeda. tujuan dapat ditetapkan antara manajemen dan staf. Ini akan memudahkan dalam meproyeksikan dan mencapainya. Istilah tersebut biasanya diartikan sebagai sesuatu yang dapat dicapai dan diharapkan. Tujuan merupakan hasil akhir dari apa yang diinginkan untuk dicapai. Penetapan Tujuan Tujuan adalah fase pertama dalam perencanaan. Pengertian Tujuan Istilah lainnya adalah sasaran. Mendapatkan penyelesaikan dari model 4. Metode ini disebut dengan Tricle Up Theory. Pengertian dan Fungsi Forecasting Forecasting adalah meramal atau memperkirakan apa yang akan terjadi dimasa datang berdasar . goal. Tujuan manajemen hendaknya dirumuskan secara jelas dan pasti. C. Biasanya tujuan ditetapkan oleh manajemen.E. Merumuskan masalah 2. Tujuan dan Forecasting A. Menyusun model aritmatik 3. Sehingga tujuan akan memberikan arah kemana kegiatan harus dilakukan. Pendekatan ini dikenal sebagai pendekatan ilmu manajemen yang biasa dimulai dengan langkah sebagai berikut : 1.

Hasil dari forecasting ini menjadi dasar dalam pembuatan rencana dan diproyeksikan untuk menjadi bahan penjabaran rencana. Potensi dan kelemahan perusahaan diperhatikan dengan seksama.variabel atau kemungkinan yang ada. Forecasting dilakukan sebelum perencanaan dibuat. .

4. menyusn alternatif yang akan dipilih dan sampai pada pengambilan keputusan yang terbaik. pengertian pengambilan keputusan telah dikemukakan oleh banyak ahli. ada beberapa tahap yang mungkin akan dilalui oleh pembuat keputusan. P. G. Keputusan ini diambil setelah melalui beberapa perhitungan dan pertimbangan alternatif. 2. Jr : Mengatakan proses pengambilan keputusan itu dikerjakan oleh kebanyakan manajer berupa suatu kesadaran. diantaranya adalah : A. Claude S. C. penilaian dan pemilihan diantara sejumlah alternatif. petunjuk atau reputasi yang telah dibuat.2. Tahapan tersebut bisa saja meliputi identifikasi masalah utama. pengumpulan fakta dan data. suatu sumber yang dapat dipercaya. Fase Pengambilan Keputusan 1. kegiatan pemikiran yang termasuk pertimbangan.3. Goerge. Siagian : Pengambilan keputusan adalah suatu pendekatan sistematis terhadap suatu masalah. suatu rencana tidak dapat dikatakan tidak ada jika tidak ada keputusan.Pengambilan Keputusan Dalam Manajemen A. Pengertian Pengambilan Keputusan Pengambilan keputusan (desicion making) adalah melakukan penilaian dan menjatuhkan pilihan. Aktifitas desain . Horold dan Cyril O'Donnell : Mereka mengatakan bahwa pengambilan keputusan adalah pemilihan diantara alternatif mengenai suatu cara bertindak yaitu inti dari perencanaan. Aktivitas intelegensia Proses kreatif untuk menemukan kondisi yang mengharuskan keputusan dipilih atau tidak. Terry : Mengemukakan bahwa pengambilan keputusan adalah sebagai pemilihan yang didasarkan kriteria tertentu atas dua atau lebih alternatif yang mungkin. penelitian yang matang atas alternatif dan tindakan. B. R. Secara umum. C.1. B. Sebelum pilihan dijatuhkan.

Mengambil keputusan yang terbaik C. Pemilihan ini berdasar atas kriteria yang telah ditetapkan.menemukan cara-cara/metode . Memilih alternatif keputusan yang akan dilaksanakan Menurut Peter Drucher : a. Gaming War Game Teori penentuan strategi. Menetapkan sejumlah alternatif 4. Mengevaluasi alternatif 5. Menyusun alternatif c. Menganalisis alternatif d. Mengambil keputusan menjadi tindakan efektif . Mengambil keputusan yang tepat e. R. Terry : 1. Menganalisa problem tersebut 3. Dari tiga aktifutas tersebut diatas. Aktifitas desain meliputi : . Operational Research/Riset Operasi Penggunaan metode saintifik dalam analisa dan pemecahan persoalan. Proses Pengambilan Keputusan Menurut G. dapat disimpulkan tahap pengambilan keputusan adalah : a. Probability Teori kemungkinan yang diterapkan pada kalkulasi rasional atas hal-hal tidak normal. 3. Linier Programming Riset dengan rumus matematis.menganalisa tindakan yang dilakukan 3. Teknik Pengambilan Keputusan 1. Manganalisa masalah c.mengembangkan metode .Kegiatan yang mengemukakan konsep berdasar aktifitas intelegensia untuk mencapai tujuan. Merumuskan problem yang dihadapi 2. Mengidentifikasi masalah utama b. Mengembangkan alternatif d. Aktifitas pemilihan Memilih satu dari sekian banyak alternatif dalam pengambilan keputusan yang ada. D. Menetapkan masalah b. 4. 2.

Proses tersebut bermula dari pembuatan perencanaan sampai pada pengadaan pengawasan terhadap pelaksanaan rencana tersebut. Pengarahan/Directing : Yaitu fungsi memberikan perintah atau arahan. fungsi manajemen tersebut adalah sebagai berikut : 1. 2. Perencanaan ini biasanya dituangkan dalam bentuk konsep atau suatu program kerja. 5. Sehingga kegiatan manajerial yang dilakukan oleh manajer tersebut dapat dikatakan sebagai kegiatan proses manajemen. pendidikan dan pengembangan sumberdaya karyawan tersebut dengan efektif. fungsi pekerjaan dan hubungan antar fungsi. pelatihan.Fungsi Manajemen A. Perencanaan/Planning : Yaitu suatu usaha atau upaya untuk merencanakan kegiatan yang akan dilaksanakan guna mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Pengorganisasian/Organizing : Kegiatan yang meliputi penetapan struktur. 4. Pengertian Fungsi manajemen dapat diartikan sebagai kegiatan apa saja yang akan dilakukan oleh seorang manajer dalam kegiatan manajerialnya. Penyusunan Staf/Staffing : Termasuk didalamnya adalah perekrutan karyawan. Secara menyeluruh.Fungsi . pemanfaatan. Pengawasan yang dilakukan bertujuan untuk mengetahui efektif atau tidaknya pelaksanaan rencanan sehingga tujuan yang telah ditetapkan dapat tercapai. 3. Selain itu juga termasuk kegiatan kepemimpinan. Pengkoordinasian/Coordinating : . bimbingan. motivasi dan pengarahan agar karyawan dapat bekerja dengan lebih efektif. tugas dan kewajiban.

b. Hubungan kerjasama atas dasar penetapan hak. Pengorganisasian mengandung hal-hal sebagai berikut : a. kewajiban dan tanggungjawan tertentu. c. Mooney. Fungsi ini bertujuan untuk menyesuaikan rencana yang telah dicapai dengan pelaksanaan kegiatan. Pengawasan/Controling : Fungsi yang memberikan penilaian. Mensinkronisasi pekerjaan d. Dari dua pendapat tersebut diatas dapat disimpulkan bahwa organisasi adalah suatu wadah tempat kumpulan orang yang bekerja sama untuk mencapai tujuan tertentu. keterpduan kegiatan c. Membagi beban kerja. Hasil dari evaluasi pengawasan ini dijadikan sebagai bahan rekomendasi untuk kegiatan berikutnya. Dari beberapa penjelasan pada pengertian tersebut diatas dapat ambil kesimpulan bahwa . Sedangkan menurut Chester I. Secara terusmenerus melakukan monitoring atas pekerjaan yang sedang dilakukan. yaitu : a. 3. Mencegah overlaping dan kekosongan kegiatan 6. Barnard. Pengertian Menurut James D. Pengorganisasian A. organisasi adalah sebagai suatu sistem aktifitas kerjasama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih. menyelaraskan kegiatan d. Secara tegas organisasi ditandai oleh : 1. Menentukan mekanisme pekerjaan. 2. Adanya hubungan yang harmonis dalam kerjasama. Adanya kelompok atau kumpulan orang yang saling terikat. koreksi dan evaluasi atas semua kegiatan. Sinkronisasi kegiatan b. meruntutkan kegiatan e.Yaitu fungsi mengkoordinir seluruh pekerjaan dalam satu totalitas organisasi pekerjaan. organisasi adalah bentuk perserikatan manusia untuk mencapai suatu tujuan bersama. Merinci pekerjaan yang harus dilaksanakan. Dalam membentuk sistem mekanisme pengorganisasian ada beberapa tahap yang perlu untuk diperhatikan.

manfaat yang dapat diperoleh dari pengorganisasian ini adalah agar pelaksanaan tugas dilakukan dengan lebih baik dan teratur. wewenang dan tanggung jawab yang jelas sehingga pekerjaan dapat dilaksanakan secara efektif dan efisien. Koordinasi Susunan organisasi diutamakan pada yang paling mungkin dan paling mudah pengkoordinasiannya. ditetapkan. 6. Perumusan dan Penentuan Tujuan Organisasi dibuat berdasar atas tujuan yang hendak dicapai. Semnetara itu. koordinasi pelaksanaan pekerjaan dapat lebih baik. sehingga ketegasan pertanggungjawaban jelas. 5. Sebagai proses kerja sama antara dua orang atau lebih. C. 2. Unsur tersebut adalah sebagai berikut : 1. Unsur . Pembagain tugas agar pekerjaan dapat berjalan dengan lancar. Pembagian Kerja Susunan organisasi dijabarkan dengan aspek pembagian kerja. Sebagai wadah atau tempat bekerja sama. Pendelegasian Wewenang Susunan dan struktur organisasi diatur sesuai alur pendelegasian wewenang. 3. Dapat diartikan sebagai tempat atau kerangka mekanisme pendelegasian kekuasan dan tanggung jawab. Pengawasan Umum Agar pengawasan secara menyeluruh dapat mudah dilaksanakan. Asas atau Prinsip Organisasi 1. 4. Tujuan yang telah ditetapkan menjadi suatu acuan dalam tugas untuk mencapainya. tugas dan tanggung jawab. 4. B. 3. 2.pengorganisasian disusun dengan tujuan agar pekerjaan yang dikehendaki dapat tercapai dan dibagi-bagi diantara anggota organisasi dengan rentang tugas. D. mempunyai tujuan tertentu.Unsur Organisasi Ada sekitar 4 unsur yang dimiliki oleh suatu organisasi. . Tujuan dan Manfaat Organisasi Pengorganisasian dilakukan dengan tujuan agar suatu proses pekerjaan yang dikehendaki dapat mencapai tujuan yang telah diatur. Efisinesi Pengawasan Ditujukan untuk mempermudah pelaksanaan pengawasan yang efisien. disusun. Adanya tugas atau kedudukan yang jelas Adanya pengaturan dan pembagian wewenang.

pengawasan pelaksanan pekerjaan dapat efektif dan efisien dan tujuan yang telah ditetapkan dapat tercapai. .

Pemeriksaan kesehatan 8. Sifat dan kecakapan pemangku jabatan Umumnya analisa jabatan disebut sebagai suatu upaya membuat uraian pekerjaan hingga dapat diperoleh keterangan untuk menilai jabatan. Penerimaan lamaran 3. Melakukan analisa jabatan. tanggung jawab dan hubungan lini ke atas atau ke bawah. iklan. Deskripsi jabatan : yaitu pernyataan yang meliputi tugas. wewenang. C. Perencanaan pengadaan pegawai yang intinya untuk meneliti dan memperoleh pegawai. untuk menentukan : a. Spesifikasi jabatan : yaitu pernyataan yang menunjukkan kualitas dan persyaratan minimal bagi pegawai yang diterima. Pengisian formulir lamaran 4. Sifat dan keadaan pekerjaan b. Sumber Pegawai Pegawai dapat diperoleh dari dalam atau pun dari luar perusahaan itu sendiri.Penyusunan Pegawai A. Penarikan dan Seleksi Umumnya penarikan dan seleksi pegawai baru dapat dilakukan sebagai berikut : 1. Perencanaan Pegawai 1. Untuk dari luar dapat diperoleh melalui kantor penempatan kerja. Hasil dari analisa jabatan ini adalah : a. misalnya. Wawancara 6. Sedang yang berasal dari dalam perusahaan. Pemasukan lamaran 2. lembaga pendidikan. D. Pemeriksaan CV 7. serikat buruh. Tahap analisa tenaga kerja (work force analysis) 2. Tahap analisa beban kerja (work load analysis) b. dan positif diterima. maka . Penempatan. Penempatan Setelah calon pegawai dinyatakan lolos dari beberapa tes seleksi. b. Tes 5. a. promosi pegawai. atau dari teman-teman dekat pegawai yang mempunyai keahlian. B.

Dalam penempatan ini ada beberapa hal yang bisa dilakukan. Pengenalan dan Orientasi Tujuannya untuk mengenalkan pegawai baru tersebut dengan lingkungan kerjanya.Mempercepat perkembangan pegawai . 2. Latihan dan Pengembangan dapat dilakukan dengan cara : a.Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pegawai . Latihan dan Pengembangan Dilakukan agar pegawai baru atau pun yang telah ada tetap bisa produktif dan aktif serta selalu bisa menyesuaikan keahliannya dengan perkembangan teknologi atau kondisi lingkungan kerja. On the job training Yaitu pelatihan yang dilakukan di dalam perusahaan itu sendiri.Meningkatkan disiplin . diantaranya : 1.Meningkatkan efektifitas kerja . Off the jog training Pelatihan yang dilakukan diluar perusahaan dengan bantuan pihak lain.Mengurangi turn over . Maksud dan Tujuan Latihan : .langkah selanjutnya adalah mengadakan penempatan calon pegawai tersebut sesuai dengan posisinya.Mengurangi kesalahan .Efisiensi kerja . b.

B. Dari dua pengertian tersebut diatas.Unsurnya Kepemimpinan adalah suatu kegiatan mempengaruhi orang lain agar orang tersebut mau bekerja sama untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. kepemimpinan adalah mempengaruhi orang lain agar ikut serta dalam mencapai tujuan umum. Yang berkaitan dengan kerja : . Kepemimpinan juga sering dikenal sebagai kemampuan untuk memperoleh konsensus anggota organisasi untuk melakukan tugas manajemen agar tujuan organisasi tercapai. Memelihara dan mengembangkan loyalitas anggota 4. Menurut George Terry. Fungsi dan Tugas Seorang pemimpin secara umum berfungsi sebagai berikut : 1.Kepemimpinan (Leadership) A. Sehingga jika dilihat pada konteks kepemimpinan hal yang saling terkait adalah adanya unsur kader penggerak. Pengertian dan Unsur . Kepemimpinan adalah kegiatan untuk mempengaruhi orang lain agar mau bekerja dengan suka rela untuk mencapai tujuan kelompok. dapat disimpulkan bahwa kepemimpinan terdiri atas : 1. Mengembangkan informasi 3. 3. adanya peserta yang digerakkan. Mempengaruhi orang lain agar mau melakukan sesuatu. Untuk mencapai tujuan manajer.Mengambil inisiatif . Untuk memperoleh manfaat bersama. 4. adanya komunikasi. Memperoleh konsensus atau suatu pekerjaan. Mengambil keputusan 2. Memberi dorongan dan semangat pada anggota 5. adanya tujuan organisasi dan adanya manfaat yang tidak hanya dinikmati oleh sebagian anggota. Menurut Cyriel O'Donnell. Memberikan penghargaan pada anggota yang berprestasi Sedangkan tugas kepemimpinan dapat dijelaskan sebagai berikut : a.Memberi pemikiran . Melakukan pengawasan atas pelaksanaan kegiatan 7.Mengatur langkah dan arah . 2.Memberikan dukungan . Bertanggungjawab atas semua aktivitas kegiatan 6.Memberikan informasi .

2. Orientasi kekompakan (human oriented) Dari dua gaya kepemimpinan tersebut berkembang gaya kepemimpinan yang lain seperti : . pemimpin harus memiliki ciri sebagai berikut : 1. Misalnya. supervisor. Terry. direktur utama.Bersikap mendamaikan . misalnya. kekompakan rendah . manajer keuangan. kerja rendah .Gaya kerja rendah. Cakap berkomunikasi 6. melakukan perencanaan yang akan dilakukan seluruh anggota. yang berkaitan dengan kekompakan anggota : . juga melakukan pekerjaan tersebut. Level Middle Leader/Middle Management Golongan menengah.Memberikan aturan main C. Level dan Keterampilan Yang Perlu Dimiliki Kepemimpinan dibagi menjadi sebagai berikut : 1. kekompakan rendah E. kekompakan tinggi . Melakukan tugas yang bersifat konseptual. Ahli dalam bidang sosial . bersikap menerima .Gaya kerja tinggi. Melakukan tugas konseptual sebagai penjabaran dari top management.Mendorong.Mengambil suatu kesimpulan b. Emosi yang stabil 3. mandor dan pelaksana teknis. Mental dan fisik yang energik 2. Gaya Kepemimpinan Gaya kepemimpinan secara umum dapat dikategorikan sebagai berikut : 1.Mengungkapkan perasaan . misalnya. Penguasaan teknis relatif penting. Level Top Leader/Top Management Pimpinan puncak. Persyaratan Ideal Bagi Pimpinan Menurut George R. Lower Leader/Lower Management Golongan bawah.Gaya kekompakan tinggi. misalnya.Pengetahuan human relation yang baik 4. Harus menguasai teknis walaupun secara konseptual tidak begitu penting.. bersahabat. Cakap untuk mengajar. staf produksi. mendidik dan mengembangkan bawahan 7.Memperlancar pelaksanaan tugas .Gaya kerja tinggi. Orientasi pekerjaan (task oriented) 2.Berkemampuan mengubah dan menyesuaikan pendapat . D. 3. Motivasi personal yang baik 5.

8. Berpengetahuan luas dalam hal teknikal dan manajerial Menurut Horold Koontz dan Cyrel O'Donnel. Penghayatan terhadap kerja sama . Perhatian terhadap keseluruhan kepentingan c. Cakap berbicara d. ciri-ciri pemimpin yang baik adalah : a. Tingkat kecerdasan yang tinggi b. Matang dalam emosi dan pikiran e. Motivasi yang kuat f.

menggerakkan dan mengarahkan perilaku seseorang. Keinginan akan adanya pengakuan Sehingga secara singkat. Dengan kata lain motivasi itu ada dalam diri seseorang dalam wujud niat. Model ini dicetuskan oleh Elton Mayo sebagai akibat kejenuhan karyawan dalam melakukan pekerjaan yang sama secara berulang. Model Sumberdaya Manusia Dengan penekanan pada motivasi tidak hanya oleh masalah pemenuhan kebutuhan biologis saja akan tetapi juga kebutuhan mendapatkan kepuasan. motivasi dapat diartikan sebagai dorongan atau keinginan yang dapat dicapai dengan perilaku tertentu dalam suatu usahanya. Keinginan untuk memiliki sesuatu 3.Teori Motivasi Ada tiga motivasi utama yang sering diajukan. Model Tradisional sering disebut model klasik. 2. Pengertian Motivasi Motivasi secara umum sering diartikan sebagai sesuatu yang ada pada diri seseorang yang dapat mendorong. harapan. Model Human Relation Diartikan sebagai model hubungan manusiawi dengan penekanan pada kontak sosial merupakan kebutuhan bagi manusia yang bekerja dalam suatu organisasi. mengaktifkan. Keinginan akan kekuasaan 4. Prestasi dan Kepuasan Kerja A. . yaitu : 1. B. Model ini menyatakan bahwa motivasi pada seseorang hanya dipandang dari sudut pemenuhan kebutuhan fisik atau biologis saja. Teori . keinginan dan tujuan yang ingin dicapai. Elton Mayo menekankan pada pentingnya pengakuan atau penghargaan terhadap kebutuhan sosial pekerja. Motivasi ada dalam diri manusia terdorong oleh karena adanya : 1. Khususnya untuk pekerja hanya dapat dimotivasi dengan imbalan uang. dicetuskan oleh Frederick Winslow Taylor. 3. Keinginan untuk hidup 2.Teori Motivasi.

B. merupakan fungsi yang penting. pengawasan adalah suatu kehidupan interaktif antara hasil pekerjaan dengan perencanaan yang telah disusun. Sehingga tujuan yang telah ditetapkan dapat tercapai dengan baik. baik secara kualitatif maupun kuantitatif. Jadi pengawasan dapat diartikan sebagai usaha melakukan pengamatan.Pengendalian atau Pengawasan A. 3. Kemungkinan adanya pelanggaran dalam pelaksanaan perencanaan. 4. Mekanisme pengawasan secara umum dapat dijelaskan sebagai berikut : 1. penyelidikan dan evaluasi keseluruhan kegiatan agar tujuan yang telah ditetapkan dapat tercapai. Secara konseptual. Jika ada perbedaan. Penetapan standar kegiatan 2. Tujuan dan Mekanisme Pengendalian/Pengawasan Tujuan utama dari pengawasan adalah untuk mencegah adanya penyimpangan atau setidaknya memperkecil kesalahan yang mungkin akan terjadi. D. Kemungkinan terjadinya kesalahfahaman pihak perencana dan pelaksana. Aspek Perencanaan Dipakai sebagai suatu standar atau tolok ukur. Mengukur penyimpangan . pemantauan. C. Pembandingan kegiatan dengan standar 4. Kemungkinan kurangnya penjabaran pekerjaan. akan tetapi jika tidak ada perbedaan maka kegiatan dapat dilanjutkan ke tahap berikutnya. dianalisa dan dievaluasi kemudian dibandingkan dengan standar kegiatan. Aspek Pelaksanaan Dijadikan sebagai obyek yang dinilai. 2. Kemungkinan bawahan kurang menguasai pekerjaan. maka kegiatan harus dievaluasi sampai sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Menyusun umpan balik (feedback) 3. Perencanaan yang masih bersifat umum harus dijabarkan dalam standar-standar yang dapat diukur. Alasan melakukan pengawasan adalah : 1. Pengertian dan Konsep Sebagai terjemahan dari controlling dalam manajemen.

Pengendalian Interen . dilakukan dibidang opersional c. Mengukur kegiatan 3.5. Aspek subyek Sehingga jika dilihat dari aspek tersebut diatas. Melakukan tindakan korektif terhadap penyimpangan yang terjadi .Pengendalian preventif . ditujukan pada pelaku diluar fungsi-fungsi manajemen F.Pengendalian eksteren . pengendalian yang ditujuan pada pelaku fungsi-fungsi manajemen -. -. Langkah . Atas dasar aspek obyek : -. pengendalian dapat dilakukan dengan langkah sebagai berikut : 1. Melakukan tindakan perbaikan yang diperlukan E.Langkah Pengendalian Secara umum. aspek obyek 3. Membandingkan hasil pengendalian dengan hasil kegiatan 4. Atas dasar aspek waktu : -. yang dilakukan dibidang administrasi -. Atas dasae aspek subyek : -. Aspek waktu 2. b. pengendalian dapat dibedakan menjadi : a.Pengendalian Administratif . pengendalian yang dilakukan setelah pekerjaan selesai. yaitu : 1.Pengendalian Operatif . Jenis Pengendalian Pengendalian dapat dibedakan berdasar beberapa aspek. pengendalian yang dilakukan pada saat proses pekerjaan sedang berjalan. Penetapan standar dan metode pengukuran kinerja 2.Pengendalian Represif .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful