Pengertian Kliring Bank – Proses Kliring

Kliring
Di dalam dunia perbankan terdapat istilah kliring yang sering kali kita dengar. Ketika seseorang mentrasfer uang dari satu rekening bank ke rekening bank yang berbeda, misalnya dari bank BCA ke bank Mandiri dan sebaliknya maka terjadilah proses kliring. Pengertian kliring secara lengkap dan detail akan kami bahas dalam artikel ini. Silahkan lanjutkan membaca untuk mengetahui pengertian kliring dan prosesnya.

Pengertian kliring
Kata kliring sebenanrya berasal dari istilah asing, yakni kata dalam bahasa Inggring yang berbunyi Clearing. Kliring menurut Wikipedia adalah suatu istilah dalam dunia perbankan dan keuangan menunjukkan suatu aktivitas yang berjalan sejak saat terjadinya kesepakatan untuk suatu transaksi hingga selesainya pelaksanaan kesepakatan tersebut. Kliring dibutuhkan untuk mempercepat penyelesaian transaksi perdagangan yang membutuhkan perlengkapan aset transaksi. Hal yang paling mudah dipahami dalam kliring adalah kesepakatan antar lembaga keuangan mengenai hutang piutang dalam suatu transaksi keuangan. Kliring melibatkan manajemen dari paska perdagangan, pra penyelesaian eksposur kredit, untuk memastikan bahwa transaksi dagang terselesaikan sesuai dengan aturan pasar, walaupun pembeli maupun penjual menjadi tidak mampu melaksanakan penyelesaian kesepakatannya. Yang termasuk dalam proses kliring antara lain pelaporan / pemantauan, marjin risiko, netting transaksi dagang menjadi posisi tunggal, penanganan perpajakan dan penanganan kegagalan. Secara umum kliring melibatkan lembaga keuangan yang memiliki permodalan yang kuat yang dikenal dengan sebutan Mitra Pengimbang Sentral (MPS) atau dalam istilah asingnya dikenal dengan central counterparty. MPS ini menjadi pihak dalam setiap transaksi yang terjadi baik sebagai penjual maupun sebagai pembeli. Dalam hal terjadinya kegagalan penyelesaian atas suatu transaksi maka pelaku pasar menanggung suatu risiko kredit yang distandarisasi dari MPS .

Jaringan ACH ini akan bertindak selaku pusat fasilitas kliring untuk semua transaksi transfer dana secara elektronik. Proses tersebut sebagai berikut: . Kliring antar cabang Perhitungan warkat antar kantor cabang suatu bank peserta yang berada dalam satu wilayah kota. Kliring antar bank atas cek dilaksanakan oleh bank koresponden dan Federal Reserve. dimana aturan dan regulasinya diatur oleh NACHA – The Electronic Payments Association. yang mana biasanya proses ini memakan waktu yang tidak sebentar jika menggunakan sistem kliring. Sedangkan proses kliring atas transaksi efek dilaksanakan oleh PT. Jenis-jenis kliring Kliring ada tiga jenis. Di Indonesia. Proses kliring ketika seseorang transfer antara bank Kami akan menjelaskan proses kliring ketika seseorang melakukan transfer antar bank. Kliring Berjangka Indonesia atau KBI. serta Federal Reserve. kliring antar bank dapat terlaksana melalui Automated Clearing House (ACH).yang sebelumnya bernama National Automated Clearing House Association. yakni antara lain:  Kliring Umum Peritungan warkat-warkat antara bank yang diatur oleh Bank Indonesia.Di Amerika Serikat.   Kliring Umum adalah sarana perhitungan warkat-warkat antar bank yang berada dalam suatu wilayah kliring yang telah ditentukan oleh Bank Indonesia. kliring antar bank atas transfer dana secara elektronik dan cek dilakukan oleh bank sentral yaitu Bank Indonesia (BI). Kliring Penjaminan Efek Indonesia atau KPEI dan proses kliring atas transaksi kontrak berjangka dilaksanakan oleh PT. Kliring ini dilakukan dengan mengumpulkan seluruh perhitungan dari suatu kantor cabang ke kantor cabang lainnya yang bersangkutan pada kantor induk.

Bank akan memproses dan melakukan kliring terhadap cek tersebut.com/umum/pengertian-kliring-bank-proses-kliring/ . 2. baik dalam maupun luar negeri. Dalam form tersebut. Proses kliring ketika seseorang mencairkan cek Kliring terjadi ketika seseorang mencairkan cek dari bank lain. 3. Bank A kemudian memproses data administratif tersebut. 4. Prosesnya adalah sebagai berikut: 1. Kliring juga dapat dikatakan sebagai transaksi utang piutang antar bank. Nasabah membawa cek dan mengisi formulir pencairan cek di Bank A. 4. Bank penerbit cek memberikan persetujuan dan validasi bahwa cek tersebut sah dan dananya ada. Nasabah mengisi form pengiriman dana dengan metode kliring pada bank dimana ia memiliki rekening misalnya bank A. Cek dan bukti administratif lainnya akan diajukan ke Bank Indonesia.1. Saldo rekening nasabah yang dituju di bank B akan bertambah. Bank Indonesia akan memeriksa dokumen dan meneruskan kliring tersebut kepada bank penerbit cek (bank B). Bank Indonesia akan meneruskan hal diatas kepada bank A yang dapat segera mencairkan dana nasabah dalam bentuk tunai atau saldo rekening sesuai keinginan nasabah. 5. Bank Indonesia kemudian memproses data tersebut dan “memerintahkan” bank B menambahkan saldo kepada nomer rekening yang dituju. dicantumkan pula bank lain yang dituju termasuk nomor rekening dan nama pemiliknya. sedangkan cek diterbitkan Bank B. 3. Jadi pada intinya kliring adalah mempercepat transaksi keuangan supaya tidak terjadi keterlambatan penyelesaian pembayaran dalam suatu transaksi. mengurangi saldo rekening pengirim dan mengajukan permintaan kliring ke bank B pada Bank Indonesia sebagai bank sentral pengatur kliring. SUMBER : http://ridwanaz. misalnya bank B. 2.

b. b. >> Mekanisme pelaksanaannya. Membantu lebih efektif dan efisien dalam penyelesaian tagihan antar kota. >> MANFAAT INKASO : a. >> Biaya yang harus dikeluarkan untuk melalukan inkaso : * Inkaso keluar (warkat bank lain) : Rp 7. Inkaso melalui bank lain yaitu inkaso yang dilaksanakan terhadap pihak ketiga yang merupakan nasabah dari Bank lain.125% x nominal transfer (min USD 10. Sebagai imbalan bank meminta imbalan atau pembayarn atas penagihan tersebut disebut dengan biaya inkaso. max USD 150) . * Inward Collection (inkaso masuk) * Penerimaan warkat-warkat valuta asing dari Bank Koresponden Bank BTN di luar negeri. Lebih bonafid dan nasabah memiliki reputasi yang lebih jelas. Tarif tersebut dalam dunia perbankan disebut dengan biaya inkaso.500 * Inkaso masuk (warkat BTN) : Rp 5. Merupakan jasa pelayanan Bank BTN untuk menagihkan pembayaran atas suatu warkat/dokumen berharga kepada pihak ketiga yang berada di luar negeri menggunakan jasa bank koresponden. untuk ditagihkan pembayarannya kepada tertarik di dalam negeri. Inkaso melalui cabang sendiri yaitu Inkaso yang dilakukan melalui cabang Bank sendiri untuk pihak ketiga di luar kota pada kantor cabang Bank sendiri. Umumnya berupa warkatwarkat tanpa dokumen. inkaso dibedakan menjadi: a. untuk ditagihkan kepada bank penerbit.Pengertian INKASO INKASO adalah kegiatan jasa Bank untuk melakukan amanat dari pihak ke tiga berupa penagihan sejumlah uang kepada seseorang atau badan tertentu di kota lain yang telah ditunjuk oleh si pemberi amanat. >> Biaya: * Outward collection (inkaso keluar) : 0.000 >> Inkaso Luar Negeri (Collection). Sebagai imbalan jasa atas jasa tersebut biasanya bank menerapkan sejumlah tarif atau fee tertentu kapada nasabah atau calon nasabahnya. >>Bentuk Collection * Outward Collection (inkaso keluar) * Pengiriman warkat-warkat valuta asing dari Kantor Cabang Bank BTN kepada Bank >>Koresponden di luar negeri.

125% x nominal transfer (min USD 10. max USD 150) + USD 35 * Pembatalan : USD >> Sumber : 1.wordpress.com/2011/03/19/jasa-jasa-bank-fee-base-income/ .* Inward collection (inkaso masuk) : 0. http://1t4juwita.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.