P. 1
Makalah Kelompok PKn

Makalah Kelompok PKn

|Views: 22|Likes:
Belakangan ini media massa kita, sebut saja yang menonjol dan rajin memerangi dan memberitakan secara langsung terorisme secara terbuka seperti Metro TV, TV One, Elsinta, dll plus media-media online terkesan pasang- surut dalam menyapa atau memberitakan ancaman nyata tersebut. Banyak pertanyaan yang muncul terkait lenyapnya pemberitaan tersebut, pertama apakah karena ‘terorisme’ sudah berakhir dalam arti tidak ada lagi ancaman serius dari kelompok tersebut pasca tewasnya Osama Bin Laden, atau karena konsentrasi media kita yang mulai berpaling muka karena isu-isu politik lebih marketable, lebih menguntungkan baik secara ekonomi maupun politis bagi pemodal. Apalagi hampir dipastikan bahwa para pemilik media atau pemodal sudah berada di lingkaran politik kekuasaan.
Belakangan ini media massa kita, sebut saja yang menonjol dan rajin memerangi dan memberitakan secara langsung terorisme secara terbuka seperti Metro TV, TV One, Elsinta, dll plus media-media online terkesan pasang- surut dalam menyapa atau memberitakan ancaman nyata tersebut. Banyak pertanyaan yang muncul terkait lenyapnya pemberitaan tersebut, pertama apakah karena ‘terorisme’ sudah berakhir dalam arti tidak ada lagi ancaman serius dari kelompok tersebut pasca tewasnya Osama Bin Laden, atau karena konsentrasi media kita yang mulai berpaling muka karena isu-isu politik lebih marketable, lebih menguntungkan baik secara ekonomi maupun politis bagi pemodal. Apalagi hampir dipastikan bahwa para pemilik media atau pemodal sudah berada di lingkaran politik kekuasaan.

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Ummul Fadilah Kartawitana on Mar 03, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/26/2013

pdf

text

original

MAKALAH MATA KULIAH PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN ANCAMAN TERORISME DI INDONESIA

Oleh :

ALIFATUN NA’IMAH SHOFA SAFFANAH UMMUL FADILAH DINA SEREPINA OKTAVIA PUTRI R

B1J011057 B1J011058 B1J011059 B1J011061 B1J011062

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN PROGRAM STUDI BIOLOGI FAKULTAS BIOLOGI UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN PURWOKERTO 2012

HALAMAN PENGESAHAN MAKALAH PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Oleh : ALIFATUN NA’IMAH SHOFA SHAFANAH UMMUL FADILAH DINA SEREPINA OKTAVIA PUTRI R B1J011057 B1J011058 B1J011059 B1J011061 B1J011062 Laporan ini disusun untuk memenuhi persyaratan tugas terstruktur mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan pada Fakultas Biologi Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto Menerima dan menyetujui Purwokerto. MS. April 2012 Drs. NIP 19580526 198410 1 001 ii . Slamet Santoso Sp.

Dosen Pendidikan Kewarganegaraan yang telah memberikan bimbingan.KATA PENGANTAR Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT atas segala rahmat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas terstruktur pembuatan makalah Pendidikan Kewarganegaraan dengan baik dan lancar. 2. Penulis menyadari bahwa penyusunan makalah ini masih jauh dari sempurna. Semua pihak yang telah membantu terselesaikannya tugas terstruktur pembuatan makalah Pendidikan Kewarganegaraan. segala saran dan kritik yang membangun dalam kesempurnaan makalah ini sangat penulis harapkan. Dengan terselesaikannya tugas ini tidak lupa penulis mengucapkan terima kasih kepada : 1. Purwokerto. Semoga makalah ini dapat berguna bagi penulis khususnya dan bagi pembaca umumnya. April 2012 Penulis iii .

.. 3 E.... Manfaat…………………………………………………………………….. Perumusan Masalah………………………………………………………. 4 B... Tujuan……………………………………………………………………… 3 D. Metode Pengumpulan Data………………………………………………… . iv BAB I.. 3 C. PENDAHULUAN A. 3 BAB II. Dasar Pemilihan Objek…………………………………………………….. ii KATA PENGANTAR……………………………………………………. METODE PENULISAN A. Latar Belakang Masalah…………………………………………………… 1 B.... 4 C.. iii DAFTAR ISI……………………………………………………………………….. Ruang Lingkup……………………………………………………………. Objek Penulisan……………………………………………………………......DAFTAR ISI HALAMAN PENGESAHAN…………………………………………………….

4 D.surut dalam menyapa atau memberitakan ancaman nyata tersebut. TV One. Metode Analisis……………………………………………………………. Kesimpulan dan Saran……………………………………………………… 7 DAFTAR PUSTAKA……………………………………………………………… iv BAB I PENDAHULUAN A. Elsinta. Latar Belakang Masalah Belakangan ini media massa kita. PERMASALAHAN A. sebut saja yang menonjol dan rajin memerangi dan memberitakan secara langsung terorisme secara terbuka seperti Metro TV. 4 BAB III. Pembahasan………………………………………………………………… 5 B. dll plus media-media online terkesan pasang. Banyak pertanyaan .

. Ujungnya pemberantasan terorisme dianggap sebagai isu basi. kalau catatan isu ini dianggap sebagai opini yang benar. isu yang selalui dianggap pengalihan dari berbagai isu-isu strategis yang berhubungan dengan kekuasaan. Berita yang sudah dianggap biasa oleh pasar. pertama apakah karena ‘terorisme’ sudah berakhir dalam arti tidak ada lagi ancaman serius dari kelompok tersebut pasca tewasnya Osama Bin Laden. Terorisme dianggap sebagai ancaman piguran jangka pendek. Apalagi hampir dipastikan bahwa para pemilik media atau pemodal sudah berada di lingkaran politik kekuasaan. dunia berubah. tidak berhubungan dengan agenda partai dan kelompoknya. Afghanistan. Pakistan. berbagai kekuataan yang dulu di bawah tanah bangkit melakukan berbagai perubahan di negara-negara Islam. ikut hanyut dalam alunan musik dinamika 1 politik yang terus menaikan tensinya dan menganggap ancaman terorisme sebagai konsumsi kosong yang membosankan atau bukan urusannya. Libya. terorisme berhasil mengalihkan opini gerakannya berlindung di balik dinamika politik yang menghanyutkan. kalau ternyata semua elite politik baik yang berkuasa maupun di luar kekuasaan ternyata hanyut dalam setting media. menyusup. melakukan kaderisasi. maka terorisme mengalami kemenangan. dan sebagainya. isu yang yang tidak layak jual di dalam situasi yang gaduh oleh prilaku elite politik saat ini. Sebuah gerakan kontra yang sangat efektif dengan landasan psikologi masyarakat yang mudah lupa dan cepat bosan terhadap suatu berita. korupsi.yang muncul terkait lenyapnya pemberitaan tersebut. atau karena konsentrasi media kita yang mulai berpaling muka karena isu-isu politik lebih marketable. teroris bisa leluasa bergerak. lebih menguntungkan baik secara ekonomi maupun politis bagi pemodal. Niscaya. Ada yang lebih memprihatinkan dan tentu saja menciutkan nyali rakyat. Mesir. tapi dianggap urusan penegak hukum dan aparatur negara saja. menjalankan target lanjutan dalam mewujudkan mimpinya. Terorisme bukan sebuah ancaman karena tidak berhubungan dengan nasib karier politiknya.

Malaysia. Filipina Selatan. Upaya apa yang mesti dilakukan Pemerintah dalam menghapus ancaman terorisme di Indonesia? . dan lain.lain. bangsa ini belum sembuh luka hatinya bagaimana mereka merusak tatanan NKRI tanpa basa basi. termasuk Indonesia. PERUMUSAN MASALAH 1. Palestina. Apa yang menyebabkan Indonesia sering dijadikan sarang oleh oknum teroris? 3. Mereka melakukan ‘kawin siri’ dengan negara negara besar yang mendesain tata dunia baru. 2 B.Tunisia. Apa yang menyebabkan isu terorisme di Indonesia sering kali pasangsurut? 2. Begitu pun di kawasan ASEAN bagaimana pola teror menjadi gerakan perjuangan kelompok separatism Tengok saja di Thailand Selatan. Sejarah mencatat bagaimana teroris menjadikan Indonesia sebagai medan tempurnya.

. RUANG LINGKUP Ruang lingkup dari makalah ini adalah berita mengenai ancaman terorisme di Indonesia. OBJEK PENULISAN Objek penulisan yang penulis angkat dari tema “Ancaman Terorisme di Indonesia” adalah terorisme seharusnya tidak hanya sekedar menjadi isu yang intensitasnya terkesan pasang-surut. E. 3 BAB II METODE PENULISAN A.C. TUJUAN Tujuan penulis menyusun makalah ini yaitu untuk melengkapi tugas terstruktur yang diberikan oleh dosen pengajar mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan. MANFAAT Manfaat dari penyusunan makalah ini yaitu memberi informasi kepada pembaca tentang ancaman terorisme di Indonesia. dan seharusnya mesti menemukan solusi yang tepat untuk segera menanggulanginya. D. dan diharapkan dapat memberikan informasi tentang adanya ancaman terorisme di Indonesia.

B. Pertanyaanya sekarang. METODE PENGUMPULAN DATA i. seringkali mengalami pasang surut dalam intensitas pemberitaan dan penanggulangannya. apakah pemerintah harus disibukkan dan mencurahkan pikirannya . METODE ANALISIS Metode yang digunakan dalam pembuatan makalah ini adalah metode analisis. C.data yang dikumpulkan dari beberapa pustaka. 4 BAB III ANALISIS PERMASALAHAN A. PEMBAHASAN Jika kita sering sering kali berpikir mengapa isu terorisme yang sangat begitu mengancam eksistensi bangsa Indonesia. untuk memperoleh landasan teoritis dan agar dapat memperoleh pengetahuan yang cukup mengenai hal yang berkaitan dengan makalah ini. D. DASAR PEMILIHAN OBJEK Dasar dari pemilihan objek makalah ini adalah dari pemberitaan hangat mengenai masih adanya ancaman terorisme di Indonesia. Metode ini merupakan metode menggunakan data yang diperoleh dari data. Kaji Pustaka Kaji pustaka yaitu dengan mengkaji buku-buku dan pemberitaan yang ada relevansinya dengan isi makalah.

alasan mengapa jaringan teroris ini memilih Indonesia sebagai sarangnya disinyalir. yakin proses pembangunan tidak akan berjalan sebagaimana yang diharapkan. dan keluarga korban tak berdosa itu. Terlebih orang Indonesia sangat ramah-ramah. dalam suatu simposium yang termasuk dalam satu dari rangkaian Sidang Majelis Umum PBB dan dibuka oleh Sekjen PBB Ban KiMoon. Meski Noordin M Top telah tewas dan beberapa orang rekannya yang dulunya telah menghebohkan negeri Indonesia dengan bom Bali dan lainnya. dan pelakunya adalah orang Indonesia sendiri.dengan urusan teroris. dan saat ini sejumlah tempat di negeri Indonesia terus ada ancaman bom. Sebagai contoh kita bisa lihat di daerah Puncak. 5 Selain itu. betapa banyak orang Afghanistan menikah dengan penduduk kita. melalui jaringan teroris internasional dan itu diprediksi hijrah ke Indonesia pada 2010 silam. sehingga dibutuhkan kesadaran oleh segenap masyarakat Indonesia. Ini adalah indikator jika Indonesia belum terbebas dari ancaman terorisme. Ancaman Ini tidak hanya berasal dalam negeri tetapi. menuju negeri yang diimpikan oleh umumnya rakyat Indonesia.namun ancaman teroris internasional pun masuk mengancam Indonesia. mereka sangat diterima karena kesamaan agama. untuk kembali berpikir bijak dan bahu membahu. Mengapa kita tidak pikir kesana? Menurut Natalegawa. kini bermunculan lagi wajah-wajah baru yang memainkan adegan bom. temasuk bom bunuh diri sebagaimana yang dilakukan Syarif di Mapolres Cirebon. karena negeri ini dahulu dibangun dengan air mata kini harus dengan jeritan dan tangisan serta tetesan air mata dari korban. apakah hanya dengan alasan aqidah atau karena hal lain. tentunya sangat bertentangan dengan cita-cita pendahulu negeri ini. upaya menghapus terorisme di Indonesia : . dengan mengesampingkan pembangunan bangsa diaspek lainnya? Jika hanya memusatkan pikiran dan tenaganya hanya untuk mengurus teroris. dan ancaman itu bom itu baik berskala kecil maupun skala besar masih terjadi. Entah apa yang ada dibenak para teroris itu.

Kolaborasi penanggulangan terorisme pada tingkat global. Oleh karena itu. mematuhi hukum dan HAM. 3. perang melawan terorisme bukan pengalihan isu dari kemelut politik bangsa. yakni mengedepankan strategi jangka panjang dengan pendekatan soft power. 6 B. perang melawan terorisme merupakan perang eksistensi NKRI dalam Tatanan Dunia Baru yang sedang berevolusi. bangkit mewujudkan harapannya. regional dan nasional adalah keniscayaan 2. strateginya juga harus bersifat multidimensi dan saling terkait.1. 4. Pemikiran ketiga dalam mengatasi terorisme dengan efektif. . tapi perang melawan sebuah konspirasi yang mengharapkan NKRI hanyut dalam kemelut sehingga tidak bisa maju. KESIMPULAN DAN SARAN Perang melawan teroris bukan sekadar perang melawan warga bangsa tersisih yang terasingkan tapi orang . Mengatasi terorisme dari akarnya.orang di pusaran dunia yang saling berhubungan. Upaya-upaya di tingkat global. regional dan nasional tersebut harus dalam koridor demokrasi. yang sifatnya multidimensi.

Namun demikian. Di sisi lain. aparat keamanan Indonesia tidak boleh lengah karena ancaman kelompok teroris akan selalu ada.Terorisme tetap merupakan ancaman serius bagi NKRI. kegaduhan. Osama bin Laden. Perang melawan teror bukan sekadar perang menghadapi kelompokkelompok kecil yang frustasi dan kecewa oleh keadaan atau orang . wacana negara bangkrut. revolusi Islam. lemahnya penegakan hukum.orang pinggiran yang gila dengan keadaan dunia sehingga mimpi merubah dengan caranya. intrik politik. koruptor. 7 DAFTAR PUSTAKA . menjadi kabar baik bagi upaya pemberantasan terorisme global. mayorits warganya yang muslim merupakan potensi tersendiri bagi mereka. lahannya yang subur. isu negara gagal. letaknya yang strategis dengan SDA yang menggiurkan. tidak terkendalinya keadaan adalah modal besar teroris masuk karena semua perangkat lalai dan sibuk oleh keadaan. Tewasnya gembong terorisme nomor wahid dan paling dicari Amerika Serikat (AS). lahan semakin terbuka ketika dinamika politik menuju situasi tidak sehat. rebutan kekuasaan.

8 .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->