BAB I PENDAHULUAN MENGEMBANGKAN PERENCANAAN ASUHAN YANG KOMPREHENSIF

1.1 Latar Belakang Kehamilan adalah masa di mana seorang wanita membawa embrio atau fetus di dalam tubuhnya, masa ini merupakan masa yang paling penting dalam kehidupan seorang wanita. Masa ini juga merupakan tahap penyesuaian sebelum memasuki masa menjadi seorang ibu. Dan pada masa ini terjadi berbagai perubahan baik secara fisik maupun secara psikilogis sehingga kebutuhannya pun akan berbeda dengan saat sebelum hamil. Disitulah peran bidan sangat dibutuhkan terutama dalam memberikan asuhan yang komprehensif yaitu asuhan yang menyeluruh kepada ibu hamil dengan tujuan untuk menjaga dan meningkatkan mensejahterakan kesehatan ibu dan janin. Dalam mengembangkan asuhan yang komprehensif hal perlu diperhatikan adalah:  Menetapkan kebutuhan tes labolatorim  Menetapkan kebutuhan belajar  Menetapkan kebutuhan untuk pengobatan komplikasi ringan  Menetapkan kebutuhan konsultasi atau rujukan pada tenaga profesional lainnya  Menetapkan kebutuhan untuk konseling spesifik atau anticipatory guidance  Menetapkan kebutuhan konseling HIV/PMS  Menetapkan jadwal kunjungan sesuai dengan tahap perkembangan kehamilan.

1.2 Tujuan 1.2.1 Tujuan Umum Agar dapat merencanakan asuhan secara tepat dan berkesinambungan, sehingga klien mendapatkan kepuasan terhadap asuhan yang diberikan dan untuk meningkatkan kesejahteraan ibu dan janin Askeb Kelompok 12 1

1.2.2

Tujuan Khusus  Untuk menetapkan kebutuhan tes labolatorium  Untuk menetapkan kebutuhan belajar  Untuk menetapkan kebutuhan konsultasi atau rujukan pada tenaga professional lainnya  Untuk menetapkan kebutuhan konseling spesifik atau anticipatory guidance  Untuk menetapkan kebutuhan konseling HIV/PMS  Untuk menetapkan jadwal kunjungan sesuai dengan tahap perkembangan kehamilan.

1.3 Metode Penulisan Dalam pembuatan makalah ini, penyusun menggunakan beberapa metode penulisan, yaitu: 1. Tinjauan pustaka Tinjauan pustaka dilakukan dengan mangambil bahan-bahan materi dari buku-buku yang berkaitan. 2. Pranata luar (internet) Pranata luar atau internet dilakukan dengan melakukan browsing di internet yang berkaitan dengan materi makalah. 3. Konsultasi Konsultasi dilakukan dengan dosen pembimbing.

Askeb Kelompok 12

2

BAB II ISI

Yang harus dilakukan oleh seorang bidan dalam melakukan asuhan yang komprehensif yaitu: 2.1 Mengembangkan Perencanaan Asuhan Yang Komprehensif Pada Masa PraNikah/Pra-Hamil 2.1.1 Menetapkan kebutuhan tes laboratorium Cek Kesehatan Di Masa Prakonsepsi Pemeriksaan kesehatan selama masa prakonsepsi perlu dilakukan. Dengan alasan pemeriksaan ini bisa mendeteksi gangguan yang mengancam selama ibu hamil dan bersalin serta kesehatan janin. Yang perlu diperiksa di masa prakonsepsi sebagai berikut:
    

Riwayat penyakit dan genetik (jika usia calon ibu di atas 35 tahun) Siklus haid, alat kontrasepsi Pemeriksaan klinis (berat badan, rongga panggul dan pap smear) Tes laboratorium darah dan urin Pemeriksaan penunjang (TORCH, HIV/AIDS, ACA-Anti Cardiolipin Antibody)

 

Imunisasi, jika perlu Pemberian vitamin prenatal yang mengandung asam folat

Semakin penting diperiksa selama prakonsepsi jika:
  

Usia calon bunda di atas 35 tahun Calon bunda di atas 35 tahun Calon bunda punya penyakit jantung, hipertensi, diabetes, asma, penyakit organ reproduksi (miom, kista, endometriosis), kelainan Rhesus darah dan lainnya yang bisa mempengaruhi kehamilan dan janin

Askeb Kelompok 12

3

padahal keluarga kedua belah pihak terus-menerus menuntut adanya keturunan. Ada lagi laporan dimana sang suami tidak dapat melakukan hubungan suami istri dikarenakan adanya suatu penyakit tertentu. Seharusnya kasus-kasus seperti ini dapat diminimalisasi bila sebelumnya sang pengantin menjalani tes pra nikah. harga dan sedikit waktu tidaklah ada artinya. Padahal hanya sedikit dimana ketika calon pengantin menjalani tes pra nikah dan ditemukan masalah kemudian mereka akan berpisah. Ada beberapa tes yang mencangkup tes pra nikah. seperti adanya laporan seorang ibu yang mengalami obesitas meninggal saat melahirkan karena dia langsung hamil sesaat setelah menikah. Calon bunda belum pernah terkena penyakit rubella atau belum mendapat imunisasi rubella  Ada riwayat penyakit yang diturunkan secara genetika di keluarga besar   Mantan pecandu narkoba Bekerja di lingkungan yang rawan polusi zat berbahaya seperti laboratorium  Menderita penyakit menular seksual Belum begitu banyaknya calon pengantin yang sadar untuk menjalani tes pra nikah karena beredarnya stigma klise “mau menerima pasangan apa adanya”. Tes pra nikah diliat dari benefitnya. Alasan lain yang sering diutarakan adalah mahalnya biaya tes (padahal anda mau dan mampu untuk melaksanakan pesta yang meriah). Agar bila nantinya ditemukan adanya masalah. calon pengantin dapat melakukan terapi dan telah selesai sebelum hari H tiba. Sedangkan ada beberapa kasus dimana pasangan yang tidak menjalani tes pra nikah akhirnya malah menemukan masalah serius ketika telah menikah. Tes ini sebaiknya dilakukan 6 bulan sebelum dilaksanakannya pernikahan. nggak punya waktu sampai ketakutan apabila nantinya ada masalah. calon pasangan akan meninggalkannya. Askeb Kelompok 12 4 .

Tes Torch di Indonesia masih relatif mahal. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi hasil dari tes yaitu keadaan rahim. * Tes Kesuburan Untuk wanita. Selain tes-tes diatas bisanya tes pra nikah juga dibarengi dengan tes darah. Banyaknya perkawinan antar ras yang belakangan terjadi menjadikan tes ini penting untuk dilakukan. tes yang dilakukan adalah tes kemampuan berovulasi (mengeluarkan sel telur). * Torch Tes ini khusus untuk calon pengantin wanita dimana bertujuan untuk mengetahui apakah kita memiliki bawaan virus toxoplasma. untuk mengetahui kualitas dan kuantitas spermanya.* Tes Rhesus Darah kita orang asia memiliki rhesus positif pada umumnya dan rhesus negatif biasanya dimiliki oleh orang Eropa. Bukankah jujur didalam suatu pernikahan itu adalah penting?! Jika hasil tes anda tidak sesuai dengan harapan anda. Tentunya lebih baik mengantisipasi daripada menyesal belakangan karena pasangan anda merasa dibohongi. rubella. Keputusan mutlak ada di tangan anda bedua. Misalnya salah satu dari anda ada yang mandul. apakah tetap meneruskan pernikahan dan siap menanggung akibatnya atau Askeb Kelompok 12 5 . keadaan psikologis dan gaya hidup. umumnya masih didahulukan tes toxoplasma dulu karena kasus rubella dan cytomegalo masih jarang ditemukan di Indonesia. Persilangan kedua rhesus dapat mengakibatkan keguguran berulang-ulang dikarenakan sel darah kita akan memakan sel darah janin. cytomegalo atau herpes. urin . Sedangkan untuk laki-laki adalah tes sperma. gula darah dan hepatitis. Virus-virus ini tidak berdampak pada kita tapi berdampak pada calon bayi kita nanti.

Sebaiknya anda menunjuk orang ketiga yang netral seperti penasehat pernikahan atau tokoh pemuka agama anda untuk memberikan pandangan kepada anda. maka calon istri akan diimunisasi dulu. disarankan agar melakukan pemeriksaan USG (ultrasonografi). termasuk penyakit yang ditularkan lewat hubungan seks (PMS atau Penyakit Menular Seksual). dapat menemukan adanya kista atau tumor di rahim. Askeb Kelompok 12 6 . Jangan mengikuti emosi dan perasaan. Kalau ya. calon suami akan dicek apakah penisnya ada kelainan atau tidak. Pastikan kita telah mempertimbangkan secara matang untung-ruginya. sebaiknya dicek apakah mengidap diabetes mellitus atau tidak. Sebenarnya. Periksa dada pun tidak. Apabila ingin mengetahui ada tidaknya kelainan pada organ reproduksi. Sebagai catatan. penyakit menular yang dicek adalah hepatitis B dan TB (Tuberkulosis). jika usia calon suami sudah lanjut. pemeriksaan kesehatan prakonsepsi dilakukan dengan dua tujuan. memeriksa semua penyakit menular dari pihak lakilaki dan perempuan. Tujuan kedua pemeriksaan ini untuk memastikan apakah mereka bisa melakukan hubungan seksual atau tidak. Dalam hal ini penting diketahui. Jadi. Umumnya. Pertama. Hal-hal seperti ini tidak boleh disembunyikan. Apabila sebelum menikah diketahui calon suami menderita hepatitis. karena dengan USG ini. sedangkan calon istri dicek punya vagina atau tidak. bahwa tidak akan ada periksa dalam atau pemeriksaan panggul seperti yang biasa dilakukan ginekolog. dikhawatirkan nantinya dia tidak bisa berhubungan seks. karena inti dari pemeriksaan ini adalah untuk kebahagiaan pasangan yang bersangkutan.malah sebaliknya: membatalkan pernikahan.

apakah punya kelainan jantung. lalu menular lagi ke anak. kemungkinan si kecil terkena talasemia sekitar 25%. Jika salah satu pasangan membawa gen penyakit. ini saatnya mengecek semua kemungkinan adanya infeksi. tumor otak. misalnya. Paling tidak. Jadi. Jadi. Anda tidak melakukan pemeriksaan prahamil plus konseling genetika karena tidak sempat atau fasilitasnya kurang memadai. Askeb Kelompok 12 7 . Idealnya pemeriksaan pra-konsepsi dilakukan sebelum sepasang pria dan wanita melakukan hubungan seks. ini tidak berarti kalau jumlah anaknya empat. bisa kena. Bila dengan USG ditemukan adanya kelainan bawaan mayor yang multiple . atau epilepsi berat. Akan dicek juga kondisi-kondisi yang bisa menyebabkan calon ibu meninggal kalau melahirkan. maka satu di antaranya pasti talasemia. Jangan sampai penyakit calon ayah menular ke calon ibu.Target pemeriksaan kesehatan prahamil adalah bayi dan calon ibu sama-sama sehat. Seandainya. Tapi. dokter bisa melakukan safe abortion. Pada usia kehamilan itu. Tapi. Misalnya. Kemungkinan 25% itu adalah angka populasi. Dengan begitu. Boleh juga 1-2 bulan sebelumnya. janin masih kecil. maka lakukan deteksi saat usia kehamilan antara 12-16 minggu. seperti talasemia (sejenis anemia atau kurang sel darah merah yang diturunkan). Dilihat dulu faktor risiko yang ada. kemungkinan yang akan terjadi pada anak-anaknya juga dijelaskan. pemeriksaan prahamil bisa dibilang termasuk konseling genetika. sehingga pengguguran tidak akan berbahaya bagi ibu. Umumnya. calon ayah tahu persis bahwa kehamilan istrinya sangat berisiko dan bisa mencelakakan istri dan bayinya. harus siap menghadapi kemungkinan tersebut. seperti si kecil tidak punya tulang tengkorak. Bila calon ayah belum menjalani pemeriksaan pranikah. namun bisa juga tidak. Pemeriksaan prahamil pada calon ibu difokuskan terhadap kondisikondisi yang bisa mengganggu kehamilan dan membuat anak cacat atau tertular penyakit. tidak semua orang perlu melakukan serangkaian pemeriksaan.

Sedangkan imunisasi yang disarankan adalah hepatitis B.Pemeriksaan prakonsepsi yang dianjurkan pemerintah hanya pemeriksaan fisik secara umum dan pemeriksaan laboratorium rutin untuk darah dan urin. 2. infertilitas Bahaya kesehatan jangka panjang 20-25 diinginkan Rentang ideal untuk 22. Nutrisi Status gizi ibu sebelum dan selama hamil dapat mempengaruhi pertumbuhan janin yang sedang dikandung. DPT dan TT (tetanus toksoid). BB normal. wanita harus yakin bahwa berat badannya berada dalam parameter normal.5=51 Kg dibawah normal meningkat. Rumusnya adalah: Berat Badan (Kg) / Tinggi Badan2 (m) Berikut ini adalah tabel (pickard.2 Menetapkan kebutuhan belajar A.7=72 Kg 8 . Dengan kata lain kualitas bayi yang dilahirkan sangat tergantung pada keadaan gizi ibu sebelum dan selama hamil. Bila status gizi ibu normal pada masa sebelum dan selama hamil kemungkinan besar akan melahirkan bayi yang sehat. Oleh karena itu sebelum hamil.3=58 Kg kehamilan dan kesehatan jangka panjang 26-30 Askeb Kelompok 12 obesitas Risiko ringan terhadap 27.1. cukup bulan dengan berat badan normal. dan obesitas kesehatan. 1984) yang memperlihatkan efek dari BB rendah. Indikasi parameter yang normal bisa dihitung dengan indeks Quetelet atau sering disebut indeks masa tubuh (IMT). Rasio BB Indeks Quetelet Efek terhadap berat badan <20 berat badan Risiko amenorrhoe 19.

selain makan 4 sehat 5 sempurna. Kekurangan asam folat sangat berpengaruh pada perkembangan sistem saraf utama otak dan tulang belakang janin." kata Dr. pendarahan setelah persalinan serta persalinan dengan operasi cenderung meningkat. terkena penyakit infeksi. Terhadap persalinan: pengaruh gizi kurang terhadap proses persalinan dapat mengakibatkan proses persalinan sulit dan lama.3=80 Kg Selain itu. berikut ini merupakan faktor risiko yang dapat terjadi pada ibu yang mengalami kekurangan gizi baik sebelum maupun selama kehamilan: 1. perlu untuk menyeimbangkan gizinya sebelum hamil. abortus. Faktor risiko pada ibu hamil yang obesitas: 1.moderat >30 obesitas berat kesehatan Risiko masalah menstruasi dan komplikasi kehamilan meningkat Bahaya kesehatan jangka panjang 30. 2. Terhadap janin: kekurangan gizi ibu hamil dapat mempengaruhi proses pertumbuhan janin dan dapat menimbulkan keguguran. kematian neonatal. dr. Meningkatnya risiko pre-eklampsia 2. Askeb Kelompok 12 9 . anemia pada bayi. berat badan ibu tidak bertambah secara normal. cacat bawaan. perlu juga ditambah dengan makanan yang mengandung asam folat. Kematian intrapartum/IUFD (mati dalam rahim) dan lahir dengan berat badan rendah (BBLR). bayi lahir mati. pendarahan. yaitu pada fase pembentukan sistem saraf pusat. Gangguan trombo-embolisme Untuk ibu yang merencanakan kehamilan. persalinan sebelum waktunya (prematur). 3. aspiksia. Dwiana Ocviyanti. "Asam folat memang berperan penting pada fase awal pembentukan janin. Terhadap ibu: gizi kurang pada ibu hamil dapat mengakibatkan risiko dan komplikasi antara lain: anemia.

Down’s Syndrome. idealnya kebutuhan asam folat sudah tercukupi sejak sebelum terjadinya kehamilan. Salah satu penyebab kematian adalah kekurangan Asam Folat”. Sering kali para ibu tidak menyadari dirinya kekurangan Asam Folat karena sebagian besar kehamilan terjadi tanpa direncanakan. anensefali. Kekurangan Asam Folat menyebabkan bayi lahir dengan Bibir Sumbing. “Bayi mengalami kelainan pembuluh darah. dan Keguguran. Di Indonesia sendiri belum ada data pasti berapa prevalensi adanya penyakit kelainan sumsum tulang belakang. Bayi lahir dengan berat badan rendah. Kematian bayi ini masih belum diidentifikasikan penyebabnya karena belum adanya data. maka kehamilan itu sebenarnya sudah berusia 5-6 minggu.SpOG(K) dari Departemen Obstetri dan Ginekologi FKUI/RSUPN Cipto Mangunkusumo. maka ia akan mempersiapkan gizi yang baik sebelum hamil karena kebutuhan Asam Folat harus disiapkan sejak sebelum kehamilan”. Saat seorang wanita menyadari kehamilannya. bisa terbentuk saat kehamilan berusia 2-4 minggu. menyebabkan lepasnya plasenta sebelum waktunya”. Jakarta. Mereka baru datang ke dokter setelah positif hamil beberapa minggu”. ibu sering tidak membekali diri dengan gizi yang mencukupi ketika sebelum dan sesudah melahirkan. rusaknya endotel pipa yang melapisi pembuluh darah. ujar Bowo. “Kebanyakan Pasutri (Pasangan Suami Istri) tidak pernah merencanakan kehamilan. “Kalau kehamilan direncanakan. cacat tabung saraf janin (NTD) – spina bifida. Itu sebabnya. cukupi asam folat sejak sebelum hamil. Padahal. Askeb Kelompok 12 10 . Oleh karena itu. “Jumlah angka kematian bayi di Indonesia masih relatif tinggi. dan encephalocele. tahu-tahu ibu langsung hamil setelah telat datang bulan. Karena itu.

termasuk wajah (menyebabkan sumbing). kecukupan asam folat yang merupakan turunan dari vitamin B ini. Artinya. anak tidak bisa berjalan tegak dan emosi tinggi. maka akan mempengaruhi perkembangan janin. sehingga ibu mudah lelah. juga berakibat pada sistem motorik (mengalami lumpuh. di saat dewasa kelak bisa tidak mengalami menstruasi) dan perkembangan pusat kecerdasan (gangguan belajar). Sebagaimana zat gizi lain.Kelainan lainnya adalah bayi mengalami gangguan buang air besar dan kecil. seorang wanita sebaiknya sudah harus mencukupi kebutuhan asam folatnya.4 hingga 1 mg Askeb Kelompok 12 11 . letih. minimal 4 bulan sebelum kehamilan. sayuran berwarna hijau. seperti semangka. Satu hal yang perlu diperhatikan adalah cara mengolah dan memasak makanan kaya asam folat. pisang. tidak bisa berjalan tegak). seperti brokoli. ikan juga susu (saat ini banyak susu yang difortifikasi asam folat). lesu dan pucat. bila memang ingin hamil. sistem hormon (pada anak perempuan. Mengingat risiko tersebut. kaya akan asam folat. Begitu juga dengan buah-buahan berwarna merah atau jinga. kebutuhan wanita usia subur serta ibu hamil akan asam folat adalah sekitar 400-600 mikrogram (0. jeruk. Secara umum. juga bisa diperoleh dari berbagai makanan sehari-hari. Pada anak perempuan.4-0. Jika perkembangan sistem saraf utama terganggu. kandungan asam folat bisa berkurang atau malah hilang. yakni pembentukan tulang-tulang kepala. yaitu sekitar 0. kekurang Asam Folat menyebabkan meningkatnya resiko Anemia.6 mg) per hari. maka ibu hamil perlu mengonsumsi suplemen asam folat secara teratur sesuai rekomendasi dokter. Asam folat juga terdapat pada daging. bayam serta asparagus. Bila dimasak terlalu lama. tidak ada kontrol untuk buang air besar maupun buang air kecil serta adanya gangguan jantung. juga kiwi. Selain itu. saat dewasa tidak mengalami menstruasi. Kecukupan ini bisa mencegah 50-70 persen resiko NTD. nanas. hati sapi. Pada ibu hamil.

social. dan nifas. persalina. 2. Mengurangi angka kehamilan dengan resiko tinggi. jadi factorfactor resiko yang dapat terjadi selama kehamilan. Ibu hamil tak perlu takut kelebihan asam folat karena akan dikeluarkan dari tubuh secara alamiah. namun sebaiknya tetap berkonsultasi dengan dokter. atau obstetris. Mempersiapkan kehamilan baik secara fisik dan psikologis ibu 2. Menurunkan jumlah kehamilan yang tidak diinginkan 4. medis.3 Menetapkan kebutuhan konsultasi prakonsepsi Konseling prakonsepsi adalah suatu cara untuk mengidentifikasi semua factor yang berpotensi hasil akhir kehamilan.per hari. Riwayat sosial Yang harus dipehatikan pada saat konseling adalah: Askeb Kelompok 12 12 . atau kematian janin berulang. Manfaat konseling prakonsepsi: 1. berupa nasihat tentang resiko yang ada pada klien dan di berikan suatu strategi atau mengeliminasi pengaruh patologis yang diketahui berdasarkan riwayat keluarga. keluarga. Konseling prakonsepsi dasar yang sering diberikan berupa konseling mengenai :      Makanan/ nutrisi Kebiasaan minum aklohol Merokok Pemakaian obat terlarang Asupan vitamin Konseling dimulai tentang dengan pemeriksaan menyeluruh tentang riwayat reproduksi.1. 1. 2. adanya fertilitas dan hasil kehamilan yang abnormal termasuk abortus. kehamilan ektopik. mencakup usaha-usaha sebelumnya terhadap konsepsi. Riwayat reproduksi. Memperbaiki hasil akhir kehamilan 3.

pada selama kehamilan olahraga tidak dilarang. misalnya:  Pada kehamilan remaja. tapi setiap kekhawatiran perlu dibuktikan. Selama kehamilan. Riwayat keluarga Status kesehatan dan reproduksi dari keluarga sedarah ditinjau untuk penyakit medis. Latar belakang ras. dan beresiko lebih tinggi memiliki janin yang pertumbuhannya terhambat. latar belakang pendidikan rendah. serta riwayat di penjara. Riwayat keluarga tidak selalu akurat. Usia ibu mempengaruhi hasil akhir kehamilan.  Kekerasan dalam rumah tangga. Sebagian besar waniata hamil dapat melanjutkan olahraga sepanjang gestasi. terdapat peningkatan rasiko dari pasangan yang pernah menganiaya. 3. disebabkan oleh usia ibu yang rentan terhadap penyulit. etnik atau keagamaan tertentu dapat menigkatkan resiko penyakit resesif tertentu. seperti hipertensi dan diabetes.  Pada kehamilan setelah usia 35 tahun atau lebih: 1. dan angka kematian bayi yang tinggi. walaupun mungkin perlu dilakukakn perubahan-perubahan. Meningkatkan resiko kematian ibu 2. Gaya hidup dan kebiasaan kerja  Olahraga. Usia ibu. retardasi mental. kehamilan dapat memicu kembali masalah antar pribadi. Meningkatkan resiko terjadinya kelahiran bayi premature. b.a. Askeb Kelompok 12 13 . infertilitas dan kematian janin. persalinan prematur. Penganiayaan lebih besar kemumgkinannya terjadi pada wanita yang pasangannya yang merupakan pecandu alkohol atau obat. Remaja memilki kemungkinan lebih besar mengalami anemia. baru menganggur.

penjaja seks. waria.1.2. laki-laki berhubungan seks dengan laki-laki. Memfasilitatsi perubahan perilaku. 4. Penilaian mengenai perilaku berisiko klien terhadap infeksi HIV (baik menularkan atau tertular). Layanan konseling pra dan pasca tes. 6. fasilitasi pencegahan perilaku dan evaluasi penyesuaian diri ketika klien menghadapi hasil tes positif . HIV ialah penyakit yang mengancam hidup dan pengobatan seumur hidup. spiritual. yaitu sebagai bagian dari kelompok khusus yang dikucilkan masyarakat dan sebagai orang yang selalu dianggap berisiko terhadap atau telah terinfeksi HIV. 5.4 Menetapkan kebutuhan konseling HIV/PMS Konseling HIV/AIDS merupakan komunikasi bersifat rahasia antara klien dan konselor bertujuan meningkatkan kemampuan menghadapi stres dan mengambil keputusan berkaitan dengan HIV/AIDS. CD4. 3. suku asli. Penggalian sejarah perilaku seks dan sejarah kesehatan klien. Membantu klien melakukan informed consent untuk tes HIV. Diagnosis HIV mempunyai banyak implikasi – psikologik. Alasan Pentingnya Konseling HIV/AIDS Konseling merupakan suatu proses pencegahan dan perubahan perilaku dapat mencegah penularan. fisik. dan pengungsi) menghadapi isu diskriminasi ganda. sosial. Askeb Kelompok 12 14 . pekerja migran. atau Viral load. (World Health Organisation) Konseling HIV/AIDS memiliki perbedaan dengan konseling secara umum dalam hal: 1. Proses konseling termasuk evaluasi risiko personal penularan HIV. Konfidensialitas klien sangat penting jika menyangkut isu stigma dan diskriminasi 7. Kelompok-kelompok khusus (pecandu napza. 2.

Darah). a.2 Mengembangkan Perencanaan Asuhan Yang Komprehensif Selama Trimester I Trimester I ini dimulai dari usia kehamilan 0-14 minggu. kebutuhan akan tes laboratorium memang diperlukan. Sehingga pada trimester I. kira-kira 2 minggu pasca pembuahan – sekitar saat seseorang mulai terlambat haid. hal ini dilakukan untuk mengetahui apakah seseorang itu hamil atau tidak. implantasi (akhir minggu ke-1). Tes laboratorium pada trimester I digunakan untuk mendiagnosa apakan seseorang hamil atau tidak. 2. Tes darah. misalnya: dukungan yang berkaitan dengan kesejahteraan emosi. Memastikan efektivitas rujukan kesehatan. Pencegahan penularan HIV dengan menyediakan informasi tentang perilaku berisiko (seperti seks aman atau penggunaan jarum bersama) dan membantu orang dalam mengembangkan keterampilan pribadi yang diperlukan untuk perubahan perilaku dan negosiasi praktek lebih aman. Dimana pada trimester I ini berawal dari mulainya fertilisasi (0 minggu). dan perawatan melalui pemecahan masalah kepatuhan berobat. Darah pasien saja. sosial dan spiritual seseorang yang mengidap virus HIV atau virus lainnya. terapi. organogenesis (minggu ke-4). psikologis. 2. sebaiknya segera memastikannya secepat mungkin. Sedangkan tes darah yang dapat dilakukan oleh seorang bidan adalah hanya mengukur kadar Hb dan gol. Tes ini harus dilakukan oleh dokter dan dianggap akurat untuk mengetahui tingkat hormon fetal hCG (human chorionic gonadotropin) di dalam darah sesegera mungkin.Konseling HIV/AIDS merupakan proses dengan tiga tujuan umum: 1. 2. 3.2. Menyediakan dukungan psikologis. Adapun tes laboratorium yang dapat dilakukan pada trimester I diantaranya: tes urine (PP test) dan tes darah (Hb dan gol. sampai alat-alat kelamin bagian luar berkembang lebih nyata. hingga lebih mudah membedakan jenis kelaminnya (minggu ke-14). Askeb Kelompok 12 15 .1 Menetapkan kebutuhan tes laboratorium Ketika seseorang menduga bahwa dirinya hamil.

 Golongan darah dan faktor Rhesus (Rh). Selama hamil. trombosit. apabila dokter mendeteksi adanya kelainan. akan dipikirkan tindakan terminasi atau pengakhiran kehamilan. Rubella. Pemeriksaan yang sering dilakukan yaitu pemeriksaan TORCH. Biasanya wanita hamil mengalami penurunan Hb dibandingkan pada saat dia tidak hamil. Akan tetapi ibu jangan khawatir.. Selain itu. B. misalnya kelainan dapat menyebabkan kematian atau kelainan berat. dan Cytomegalovirus yang berbahaya bagi kesehatan janin. Infeksi akibat virus Toxoplasma. mungkin ibu perlu melakukan pemeriksaan darah beberapa kali. Jika diprediksi kondisi bakal memburuk. Syphilis. yang dikenal dengan istilah haemodilusi. Melalui pemeriksaan darah. pada saat pemeriksaan harus dipastikan apakah sifat ketidaknormalan atau kelainan tersebut mayor atau minor. kelainan darah (thalasemia). bahkan HIV/AIDS. O. Hal ini untuk mengetahui status keadaan ibu pada awal kehamilan secara laboratorium. pemeriksaan ini perlu untuk melihat adanya antibodi dalam darah ibu.Cara ini juga efektif dilakukan oleh para bidan yang belum dilengkapi dengan alat USG. maupun ada tidaknya infeksi. Jika penurunannya tidak terlalu drastis. Golongan darah dan faktor Rhesus ibu. bisa diketahui:    Kadar zat besi dalam darah. maka jadwal kontrol pada trimester pertama yang biasanya per-empat minggu dapat dimajukan hingga per-tiga atau dua minggu. baik keadaan kurang darah (anemia). karena pemeriksaan ini tidak berisiko terhadap ibu maupun janin. AB) seandainya Askeb Kelompok 12 16 . leukosit dan hematokrit. Karena itu. penting melakukan pemeriksaan darah pada awal kehamilan seperti pemeriksaan darah rutin yaitu komponen Hb. Hal ini umumnya disebabkan banyaknya cairan dalam tubuh wanita hamil. maka dianggap wajar.  Penyakit lain seperti HIV B. Dokter atau bidan perlu mengetahui golongan darah pasien (A. Bila ada kelainan atau ketidaknormalan.

 Kadar Hemoglobin. HCG juga dapat dideteksi dengan tes urin. tiga bulan sekali karena pada orang hamil sering timbul anemia karena defisiensi Fe. tes lanjutan akan dilakukan untuk mengecek hadirnya antibodi. Oleh karena itu perlu diberikan konseling mengenai nutrisi yang mengandung sumber zat besi seperti bayam dan daging merah. Karena bila darah ibu RH. Kadar zat besi ini dapat diketahui dengan tes Hb. tes akan diulang dalam beberapa interval selama masa kehamilan. Tes urin tidak hanya dilakukan untuk memastikan kehamilan saja. ibu akan merasa mudah lelah dan lesu.0 mg/dl. bahkan narkotika. maka disarankan untuk mengkonsumsi makanan kaya zat besi dan minum tablet zat besi. alkohol. bila rendah. Tes urin. apakah darah ibu Rhesus positif (+) atau Rhesus negatif (-). terkadang Hb-nya masih normal. Biasanya pada ibu hamil trimester I. Ini berbahaya bagi janin yang dikandungnya. maka tubuh ibu akan memproduksi antibodi untuk melawan/menentang sel-sel darah RH+. Selain dolongan darah. Nilai normal Hb ibu hamil yaitu 10. pasangan juga harus memberikan darahnya untuk di tes. dokter ataupun bidan juga harus mengetahui faktor Rhesus ibu. tetapi dengan tes urin juga dapat mengetahuiapakah ibu terpapar obat-obatan tertentu. Tetapi hal ini harus tetap diwaspadai. Jika Rhesus negatif (-). jika tes menunjukkan jumlah sel darah merah rendah. Bila kadar zat besi ibu berubah-ubah selama kehamilan.dan ibu mengandung janin dengan RH+. Efek penggunaan obat Askeb Kelompok 12 17 . Sel darah merah terdiri atas zat besi dan mengangkut oksigen.5 mg/dl. penurunan jumlah sel darah merah hanya sedikit. b. Tes ini dapat dilakukan secepat mungkin. Apabila kadar Hb ibu hamil <10. yaitu 2 minggu setelah pembuahan. Dari pemeriksaan darah perlu untuk menentukan Hb.pasien memerlukan transfusi darah selama masa-masa kehamilan atau proses persalinan.5-14. Tes ini banyak tersedia di mana-mana dan tingkat keakuratannya dapat lebih dari 90%. jangan ragu untuk melakukan tes lagi pada kehamilan 28 minggu. atau sel darah merah kekurangan zat besi. perlu diwaspadai adanya anemia.

Food Nutrition Board. Sehingga ibu hamil perlu mengetahui mengenai kebutuhan belajar yang ia perlukan pada trimester I. Washington DC. Usia kehamilan pada trimester I termasuk kedalam usia rawan. National Research Council: Recommended Dietary Allowance 9th Ed. Pada trimester pertama pertumbuhan janin masih belum begitu pesat. karena pada trimester I ini terjadi proses organogenesis (pembentukan organ-organ). 2. sehingga juga belum optimal kebutuhan gizinya.2 Menetapkan kebutuhan belajar Trimester I dapat dikatakan sebagai masa emas. Nutrisi A. National Academy Sciences. terutama pada awal kehamilan. Kebutuhan belajar yang dibutuhkan oleh ibu hamil pada trimester I diantaranya sebagai berikut: a. komplikasi trimester I. ketidaknyamanan trimester I. Karena pada trimester I ini ada beberapa hal yang dapat mempengaruhi keadaan ibu dan janin bahkan mengganggu kenyamanan ibu hamil seperti perubahan fisiologis terhadap anatomi ibu hamil. Asupan gizi ideal bagi ibu hamil Asupan gizi yang diperlukan ibu hamil harus ditingkatkan sejalan dengan kebutuhan perkembangan kehamilannya. bisa mengacaukan sistem syaraf bayi. Penggunaan terus-menerus.2. 1980 menyarankan 3 komponen utama gizi dan kecukupan yang dianjurkan sebagaimana tertera pada tabel berikut: Tiga Komponen Gizi Utama Pada Wanita Usia 15-19 Tahun Komponen gizi utama Protein (gram) Zat besi (mg) Kalsium (mg) Kebutuhan wanita usia 15-19 tahun Harian 44 18 800 Hamil +30 +30 s/d +60 +400 Menyusui +20 +30 s/d +60 400 Askeb Kelompok 12 18 .tertentu berdampak buruk bagi perkembangan otak janin.

 Protein. dan susu. Sumber protein: kacang-kacangan. utamanya untuk mencegah timbulnya anemia. protein. vitamin D. gandum. Protein dapat diperoleh dari daging. kacang kedelai). Sumber kalsium: susu dan makanan olahan yang terbuat dari susu. Tambahan vitamin. yogurt. Zat besi adalah salah satu unsur penting dalam proses pembentukan sel darah merah. Pada trimester I. lemak. vitamin dan mineral dapat dianggap mewakili komposisi makanan dengan gizi seimbang.Komposisi makanan 4 sehat 5 sempurna. dan roti. kacangkacangan (seperti kacang ijo. keju. makanan yang berasal dari biji-bijian. vitamin A. Vitamin dan mineral dapat diperoleh dari buah-buahan dan sayursayuran. yang terdiri atas karbohidrat. telur. daging. merupakan sumber zat pembangun. amat penting dalam membantu proses produksi sel-sel darah merah. yaitu: 1) Protein. karena:  Karbohidrat dan lemak. dibutuhkan untuk energi tubuh sehari-hari. 4) Zat besi. Pada prinsipnya. merupaka sumber zat tenaga. Sebagai sumber tenaga yang menghasilkan kalori. tahu. ikan. Sumber karbohidrat: umbi-umbian. nasi. karbohidrat dapat diperoleh dari serealia. sereal. merupakan sumber zat pengatur. 2) Karbohidrat. ikan. kalsium penting untuk membantu pertumbuhan janin. dimasa kehamilan. telur. kalsium ini sangat penting karena berguna untuk mengurangi keram-keram di tangan dan kaki pada kehamilan lanjut. tempe.  Vitamin dan mineral. ada 6 nutrisi terbaik yang dapat dikonsumsi oleh ibu hamil. kangkung). daging. jus jeruk. karena sangat besar peranannya dalam memproduksi sel-sel darah. 3) Kalsium. sayuran daun hijau (seperti bayam. dan jagung. ikan teri. maupun vitamin E diperlukan ibu hamil untuk meningkatkan kebugarannya. umbi-umbian. ikan sarden. kacang-kacangan. vitamin C. baik B kompleks. Kebutuhan zat besi akan meningkat selama Askeb Kelompok 12 19 . ayam. telur.

Anemia bisa juga disebabkan kekurangan asam folat atau Vitamin B 12. Risiko kekurangan zat besi semakin meningkat jika terjadi mual-muntah di awal kehamilan. karena fungsi kodrati. Kelompok lain yang rawan AGB Askeb Kelompok 12 20 . Zat besi juga dibutuhkan buat pertumbuhan bayi dan plasenta. Zat besi secara alamiah diperoleh dari makanan. melahirkan dan menyusui. wanita menyusui. hamil. hamil kembar dan kurang zat besi sebelum hamil. suplemen besi bukan selalu menjadi jawabannya. Peristiwa kodrati wanita adalah haid. dan wanita usia subur pada umumnya. maka ibu hamil dianjurkan untuk mengkonsumsi 30 mg besi per-hari sebagai langkah pencegahan. Pengobatan anemia tergantung penyebabnya. tetapi bukan satu2nya penyebab. Karena zat besi dibutuhkan untuk membentuk hemoglobin (protein dalam darah yang fungsinya mengangkut oksigen). sehingga dibutuhkan banyak zat besi untuk pembentukan hemoglobin darah tambahan. Kekurangan zat besi dalam makanan sehari-hari secara berkelanjutan dapat menimbulkan penyakit anemia gizi atau yang dikenal masyarakat sebagai penyakit kurang darah. jarak kehamilan yang berdekatan.kehamilan. Kebutuhan zat besi terutama sangat meningkat pada TM II dan III. Karena itu menyebabkan kebutuhan Fe atau zat besi relatif lebih tinggi ketimbang kelompok lain. Saat hamil terjadi peningkatan volume darah sebesar 50% dari biasanya. Kebutuhan meningkat dari 18 mg menjadi 27 mg per-hari dan karena sulit memenuhi kebutuhan besi hanya dari diet saja. Anemia Gizi Besi (AGB) terutama banyak diderita oleh wanita hamil. perdarahan dan kelainan/penyakit darah. Kekurangan besi merupakan penyebab anemia yang paling sering. dan kebanyakan suplemen hamil mengandung zat besi sebesar itu.

Sumber utama Fe adalah bahan pangan hewani dan kacangkacangan serta sayuran berwarna hijau tua. Bahkan. terutama sumber Fe nabati yang hanya diserap 1-2%. 5) Asam folat. Dengan asupan asam folat yang cukup pada masa sebelum dan selama kehamilan yaitu sekitar 0. Sedangkan tingkat penyerapan Fe makanan asal hewani dapat mencapai 10-20%.8 mg per hari. Pada ibu hamil sendiri. Asam folik ini dikonsumsi terutama pada saat 4 bulan sebelum lahir sampai usia kehamilan 12 minggu (pada trimester I). Kacang dan sayur yang dikeringkan juga merupakan sumber zat besi yang baik dari protein nabati. daging tanpa lemak.4 . Kesulitan utama untuk memenuhi kebutuhan Fe adalah rendahnya tingkat penyerapan Fe di dalam tubuh.adalah anak balita. wanita hamil yang kekurangan asam folik besar risikonya mengalami keguguran ataupun kerusakan pada janin. umumnya juga mengalami anemia dengan segala konsekuensinya (terlihat pucat dan mudah letih. Asupan asam folat yang cukup sebelum dan selama kehamilan akan mencegah timbulnya kecacatan tabung saraf (Neural Tube Defects) NTDs pada bayi.0. menurut dr. Berdasarkan beberapa temuan para pakar kesehatan. resiko timbulnya NTDs pada bayi dapat diturunkan hingga 80 %. anak usia sekolah. dan buruh serta tenaga kerja berpenghasilan rendah. Ovi. Asam Folat juga sangat penting bagi wanita hamil. Itu sebabnya. buah pinggang. kerang. Ini berarti bahwa Fe pangan asal hewani (heme) lebih mudah diserap daripada Fe pangan asal nabati (non heme). tiram. Sumber terbaik zat besi bisa didapat dari hati. asam folat berperan penting dalam pembentukan sel darah merah. unggas dan ikan. lesu dan lemas). juga berisiko Askeb Kelompok 12 21 . yaitu spina bifida (kelainan pada tulang belakang) dan anencephaly (kelainan dimana otak tidak terbentuk). ibu hamil yang mengalami kekurangan asam folat.

5% kebutuhan Asam Folat harian untuk Ibu Hamil. kacang kering dan kacang polong.  Telur.  Gandum. mengandung 9-125 mikrogram Asam Folat. mengandung 50 mikrogram Asam Folat.  Strawberry. Adapun beberapa sumber makanan yang kaya akan asam folat diantaranya sebagai berikut:  Susu & Yoghurt. jelas dr.  Kacang-kacangan. dengan mengkonsumsi 2 ikat bayam mengandung 200 mikrogram Asam Folat. plasenta lepas sebelum waktunya (solusio plasenta) dan keguguran.  Bayam. mengandung 14.  Brokoli. Askeb Kelompok 12 22 . buah-buahan. satu buah jeruk bisa memasok 20% kebutuhan Asam Folat sehari-hari.85 Mikrogram Asam Folat ditiap 100 gram telur. hampir setara dengan sereal. sereal. biji bunga matahari. 100 gram gandum mengandung hingga 50 mikrogram Asam Folat. Dan alpukat ini juga mampu menetralkan radikal bebas dan menekan risiko infeksi.  Alpukat. 2 buah pisang segar mengandung 58 mikrogram. 8 buah atau 1 gelas stroberi bisa memenuhi 7.  Dan adapula sumber makanan lainnya yang mengandung asam folat seperti lobak cina.  Jeruk. mengandung 100 mirogram Asam Folat.mengalami persalinan prematur. Kebutuhan Asam Folat untuk ibu hamil dan usia subur sebanyak 400 mikrogram/hari atau sama dengan 2 (dua) Gelas Susu.  Pisang. bisa memenuhi 23% kebutuhan tubuh akan Asam Folat. serta hati Sapi (liver). Tim Green PhD dan Department of Human Nutrition University of Otago New Zealand. “Roti dan Susu juga mengandung Asam Folat tinggi karena kini susu dan tepung terigu telah difortifikasi mengandung Asam Folat”.

3) Salmonella dan Toksoplasma. C. Sering ditemukan pada daging yang diolah setengah matang. Camembert. telur. Untuk menghindari infeksi bakteri jenis ini. atau keracunan darah. tentu saja untuk diri anda dan bayi anda. Keperluan energi meningkat sekitar 15% atau 500 kalori/hari. Dengan demikian. bayi lahir mati. dan susu yang tidak mengalami pasteurisasi. terutama bila dimakan dalam keadaan mentah. karena kemungkinan membawa bibit penyakit atau parasit tertentu yang membahayakan janin. 2) Bakteri E.  Beberapa jenis keju lunak. jauh lebih sedikit jika dibandingkan makan dua kali lipat jumlah normal makanan anda. sebaiknya ibu hamil tidak mengkonsumsi daging dan telur dalam bentuk mentah atau setengah matang. Bakteri listeria monocytogeneses banyak terdapat pada:  Produk unggas (termasuk telur). Racun yang dikeluarkannya dapat merusak usus dan ginjal. ikan atau daging sapi yang diolah setengan matang.  Selada. nafsu makan juga meningkat. Adalah wajar untuk memastikan bahwa anda sudah mengkonsumsi makanan dalam jumlah yang cukup. Prinsip makanan yang baik selama kehamilan Saat hamil. Sumber lemak: daging. buah dan sayuran yang tidak dicuci bersih. B. Dapat menyebabkan keguguran. pepatah yang mengatakan “makan untuk dua orang” tidak perlu diikuti karena dapat membuat anda menjadi gemuk dan sulit menurunkan berat badan setelah Askeb Kelompok 12 23 . Blue Cheese serta keju lain yang dibuat dari susu kambing atau domba. bagi wanita hamil. Coli. lemak besar sekali manfaatnya untuk cadangan energi tubuh. dan minyak.6) Lemak. Makanan yang harus dihindari selama hamil Ada beberapa jenis makanan yang harus dihindari oleh ibu hamil. Jenis bibit penyakit/parasit yang membahayakan kandungan dan terbawa dalam makanan adalah: 1) Listeria. seperti Brie. agar tubuh tidak mudah lelah.

Askeb Kelompok 12 24 . hindari meminum obat-obatan kecuali sudah disarankan oleh dokter. apabila tanpa diberikan obat tersebut mengandung resiko timbulnya penyimpangan yang lebih besar pada janin. Apabila manfaat bagi ibu masih disangsikan. Segala sesuatu yang anda makan harus baik untuk anda dan bayi anda. khususnya zat besi 6) Minum air yang cukup 8 gelas sehari 7) Perbanyak makan makanan yang berserat.melahirkan. juga pada saluran pencernaan. Daftar obat yang tidak boleh diberikan pada wanita hamil Adalah obat yang mempunyai khasiat teratogen yaitu obat yang pada dosis terapeutis untuk wanita hamil dapat mengakibatkan cacat pada janin seperti kelainan pada mata. buah-buahan dan sayuran b. telinga dan jantung. Namun demikian ada beberapa obat yang mempunyai khasiat teratogen tidak mutlak dilarang (bila perlu) artinya. Yang paling baik adalah menyeimbangkan jumlah makanan yang anda makan dalam kurun waktu 24-48 jam tiap kali makan. Beberapa prinsip makan yang baik selama kehamilan dapat dikemukakan sebagai berikut (Suririnah. Obat-obatan Jika mungkin. 2004): 1) Merubah cara makan 2) Hindari makanan yang dapat membahayakan ibu dan janin 3) Jangan diet selama kehamilan 4) Lebih baik makan 5-6 kali dengan porsi kecil dari pada 2-3 kali dengan porsi besar (makan dengan porsi kecil tapi sering) 5) Minum vitamin ibu hamil secara teratur. Sedangkan manfaat untuk ibu juga seharusnya sangat dipertimbangkan/ dibandingkan dengan resiko pada janin. maka obat tersebut sebaiknya jangan diberikan. makanlah makanan yang mengandung vitamin. A. Tetapi masalah akan lebih mungkin terjadi jika anda makan terlalu sedikit – kehamilan bukan waktu yang tepat untuk diet. misalnya vitamin C dan mineral.

ANTI EMETIKUM 1. COTRIMOXASOL 7. AMOXICILLIN 2. OBAT ANTI INFEKTIKUM 1. Bila obat yang belum pasti keamanannya digunakan untuk waktu singkat. METRONIDAZOLE. SPIRAMYCIN 8. Daftar obat yang boleh diminum ibu selama menyusui Adalah obat yang tidak atau hanya sedikit diekskresikan ke air susu ibu (ASI). AMPICILLIN 3. PYRIDOXINE HCL Askeb Kelompok 12 25 . METRONIDAZOL 5. Lamanya penghentian hendaknya selama 4-5 kali masa paruh obat yang diminum ibu. pemberian ASI sebaiknya dihentikan untuk sementara dan diganti dengan susu kaleng. PRATHIAZINE THEOCLATE. Obat yang tidak terdapat dalam daftar adalah obat yang mencapai susu ibu dalam jumlah banyak dan mungkin dapat berefek buruk pada bayi atau belum terdapat cukup data mengenai keamanannya. ACYCLOVIR 6.B. CIPROFLOXACIN 4. VALACICLOVIR 10. diantaranya: A. C. DOXYCYCLINE B. Daftar obat yang dianggap aman bagi wanita hamil Adalah obat-obat yang setelah digunakan dalam jangka waktu panjang tidak menimbulkan efek buruk pada janin. NYSTATIN 9. METOCLOPRAMIDE HCL 3. PROMETHAZINE 4. NYSTATIN 11. Ada berbagai jenis obat-obatan yang dapat digunakan dalam praktek kebidanan. DOMPERIDONE 2.

LEVONOGESTREL. ASAM MEFENAMAT 2. RANITIDINE 5. ANTIPIRETIK ANALGETIK 1. CIMETIDIN 3. LYNESTRENOL 4. NATRIUM DIKLOFENAK D. OXYTOCIN Askeb Kelompok 12 26 . DEXTROMETHORPHAN 2. LIDOCAIN HCL 4. ANTI PERDARAHAN 1. MAGNESIUM CARBONATE. CLOMIFENE CITRAT F. LOPERAMIDE 2. OBAT SALURAN UROGENNITAL 1. HYDROCORTISONE 2. OBAT SALURAN PERNAFASAN 1. ASAM ASETILSALISILAT (ACETOSAL) 5. KETOCONAZOLE H. CALSIUM CARBONAT G. DERMATOLOGI 1. PARACETAMOL 3. NORETISTERON 6. BISACODYL 4. MEDROXY PROGESTERONE 3. AMBROXOL I. ALUMUNIUM HYDROXIDE. ETHINYLESTRADIOL 2. METHYLERGOMETRIN 2. TRANEXAMIC ACID E. OBAT SALURAN PENCERNAAN 1.C. OBAT SISTEM ENDOKRIN 1. PROGESTERONE 5. SALBUTAMOL 3.

J. kehamilan dngan perdarahan. PLACENTAE. serta untuk kesehatan badan ibu hamil sendiri (agar tetap sehat. Pada trimester I ini memang belum diperlukan senam hamil. Namun hubungan seks ataupun orgasme tidak berbahaya bagi janin. untuk melakukan hubungan seks sedapat mungkin dihindari. Namun. dan membuat nyenyak pada waktu tidur. karena rahimnya belum terlalu besar dan belum menekan diafragma. kehamilan dengan mengeluarkan air dan kehamilan dengan perlukaan disekitar alat kelamin bagian luar. CALSIUM LACTATE 5. ASAM FOLAT 2. Karena tubuh wanita memiliki lendir dari cerviks (mulut Askeb Kelompok 12 27 . DOCOSAHEXANOIC ACID (DHA) c.  Hubungan intim selama hamil.  Posisi tidur. menambah nafsu makan. dapat berguna untuk membantu sirkulasi darah. Pada dasarnya melakukan hubungan seksual pada saat hamil tidak berbahaya pada kehamilan normal. CYANOCOBALAMIN (TABLET SALUT GULA) 3. kehamilan dengan tanda infeksi. ZAT BESI 4. Hubungan seksual merupakan kebutuhan biologis yang tidak dapat ditawar. Dan ibu pun masih dapat merasakan tidur dengan nyaman tanpa ada keluhan sesak ataupun pusing. akan tetapi olahraga ringan seperti jalan santai. bagi ibu yang mempunyai riwayat keguguran. EXT. pada beberapa orang keinginan seksual meningkat pada masa ini. Namun kehamilan bukan merupakan halangan untuk melakukan hubungan seksual. Pada trimester I. Aktivitas pada masa kehamilan  Olahraga saat hamil. posisi tidur terlentang masih dapat dilakukan oleh ibu. VITAMIN 1. segar dan bugar). tetapi perlu diperhatikan bagi mereka yang sedang hamil.

Dan apabila ingin melakukan hubungan seksual. Pakaian Gunakan pakaian yang longgar. karena didalam sperma terdapat hormon prostaglandin yang mana hormon prostaglandin tersebut dapat menimbulkan kontraksi uterus. maka dikhawatirkan akan terjadi keguguran. Salah satu ciri kehamilan risiko tinggi apabila muncul komplikasi atau menemukan gejala yang tidak biasa terjadi setelah atau selama melakukan hubungan seksual. frekuensinya dikurangai (jangan terlalu sering). misalnya:  Ancaman keguguran atau riwayat keguguran  Plasenta letak rendah (plasenta previa)  Riwayat kelahiran prematur  Perdarahan vagina atau keluar cairan yang tidak diketahui penyebabnya sserta keram  Dilatasi serviks. dianjurkan melakukan dengan cara aman seperti posisi yang aman. Askeb Kelompok 12 28 . bersih dan nyaman dan hindarkan sepatu dengan hak tinggi tinggi (high heels) serta alas kaki yang keras. atau keluar darah. memakai pakaian dalam yang bersih. sehingga apabila terjadi kontraksi pada kehamilan muda (trimester I) dan keadaan rahim/uterus belum kuat. kontraksi. Pakai BH yang menyokong payudara ibu. atau dengan cara coitus interuptus. yang mana cairan ini membantu tubuh si ibu untuk melawan kuman atau infeksi yang masuk kedalam mulut rahim. Kantung rahim dan cairan ketuban serta otot rahim dan perut akan melindungi bayi selama proses kehamilan. Secara umum hubungan seksual tidak dianjurkan pada kasus-kasus kehamilan tertentu. Diantaranya rasa nyeri. Dan pada kehamilan trimester pertama tidak dianjurkan ibu hamil melakukan seksual. dan dianjurkan untuk memakai alat kontrasepsi seperti kondom (untuk mencegah masuknya sperma kedalam vagina). d. Tetapi hal itu tidak berlaku bagi kehamilan dengan kategori risiko tinggi.rahim).

Dan sebagai seorang bidan. maka sebaiknya gunakan penopang payudara yang sesuai. Istirahat dan rekreasi Sebaiknya wanita pekerja harus sering istirahat.3 Menetapkan kebutuhan untuk pengobatan komplikasi ringan Ada beberapa komplikasi yang dapat terjadi pada trimester I. karena tidur siang menguntungkan dan baik untuk kesehatan. sebaiknya dilakukan secara hati-hati dan benar. Basuhan lembut setiap hari pada aerola dan puting susu akan dapat mengurangi retak dan lecet pada area tersebut. karena payudara merupakan sumber air susu ibu (ASI) yang merupakan makan utama bagi bayi. h. Perawatan payudara Payudara perlu dipersiapkan sejak sebelum bayi lahir sehingga segera dapat berfungsi dengan baik pada saat diperlukan. Perubahan anatomi pada perut. area genitalia/lipat paha. f. Komplikasi itu ada yang ringan dan ada pula yang berat. lakukan pembersihan dengan menggunakan campuran gliserin dan alkohol. tidak dianjurkan berendam dalam bathtub dan melakukan vaginal douche. g. Karena payudara menegang. dan payudara menyebabkan lipatan-lipatan kulit menjadi lebih lembab dan mudah terinvestasi oleh mikroorganisme. Kesehatan jiwa Kesehatan jiwa diberikan pada waktu hamil. sensitif. yang mana pada setiap komplikasi tersebut dibutuhkan penanganan dan pengobatan agar kehamilan tersebut dapat berjalan lancar (normal) seperti yang diharapkan oleh ibu hamil. 2. keluarganya. dan menjadi lebih berat. jangan pada tempat yang sesak dan ramai. Oleh karena itu payudara harus dirawat dari jauh-jauh hari.2. Mandi Kebersihan tubuh harus terjaga selama kehamilan. bertujuan agar menghilangkan ketidaktahuan dan latihan-latihan fisik. maupun petugas kesehatan. kita hanya Askeb Kelompok 12 29 . Mencari tempat hiburan yang sirkulasi udaranya baik. Sebaiknya gunakan pancuran atau gayung pada saat mandi. Untuk sekresi yang mengering pada puting susu.e. Pengurutan payudara untuk mengeluarkan sekresi dan mengeluarkan duktus dan duktus dan sinus laktiferus.

O = objektif. tinggi badan rendah.4 Menetapkan kebutuhan konsultasi atau rujukan pada tenaga profesional lainnya Dalam penurunan kematian ibu dan kematian bayi baru lahir dibutuhkan inovasi dalam pelayanan kesehatan ibu disemua tingkat pelayanan melalui upaya proaktif. perut ibu sangat besar. Upaya rujukan terencana dimulai dengan kegiatan skrining antenatal untuk memperoleh SOPP a. Umpamanya dari rumah sakit kabupaten ke rumah sakit provinsi atau rumah sakit tipe C ke rumah sakit tipe B yang lebih spesialistis fasilitas dan personalianya. A. B. Tujuan Rujukan a Agar setiap penderita mendapat perawatan dan pertolongan yang sebaik-baiknya Askeb Kelompok 12 30 . 2. b. pemeriksaan sederhana melalui periksa pandang. P = penilaian. S = subjektif. tungkai bengkak. Definisi Sistem rujukan dalam pelayanan obstetri adalah suatu pelimpahan tanggung jawab timbal balik atas kasus atau masalah kebidanan yang timbul baik secara vertikal maupun horizontal.diberi wewenang untuk mengatasi atau menetapkan kebutuhan untuk pengobatan komplikasi ringan. misalnya muka/bibir pucat. misalnya antara bagian kebidanan dan bagian ilmu kesehatan anak. c. dll. P = penyuluhan. nomor/usia kehamilan dan masalah. persiapan dan perencanaan mengenai tempat/penolong persalinan sesuai kondisi ibu dan janin. Rujukan vertikal maksudnya rujukan dan komunikasi antara satu unit ke unit lain yang lebih lengkap. Sedangkan horizontal maksudnya konsultasi dan komunikasi antar unit yang ada dalam satu rumah sakit.2. wawancara mengenai umur. terhadap masalah dan faktor resiko d.

2. seperti kasus-kasus ginekologi atau kontrasepsi yang memerlukan penanganan spesialis d) Pengiriman bahan laboratorium Bila penderita telah sembuh dan hasil laboratorium telah selesai. b) Rujukan kasus-kasus patologik pada kehamilan. C. Membahas secara lengkap data-data medis penderita yang dikirim dan advis rehabilitas kepada unit yang mengirim b. Menjalin kerjasama sistem pelaporan data-data medis umumnya dan data-data parameter pelayanan kebidanan khususnya terutama mengenai kematian maternal dan perinatal. 2. Kegiatan rujukan informasi medis antara lain berupa : a. dan konseling yang diberikan pun harus disesuaikan dengan usia kehamilan dan kebutuhan klien. bilamana perlu disertai dengan keterangan yang lengkap (surat balasan) D. Hal ini sangat berguna untuk memperoleh angka-angka secara regional dan nasional.5 Menetapkan kebutuhan untuk konseling spesifik atau anticipatory guidance Kebutuhan konseling pada setiap ibu hamil itu berbeda-beda. persalinan dan nifas c) Pengiriman kasus masalah reproduksi manusia lainnya. kembalikan dan kirimkan lagi kepada unit semula. Adapun kebutuhan konseling yang ibu hamil perlukan pada trimester I diantaranya sebagai berikut: Askeb Kelompok 12 31 .b Menjalin kerjasama dengan cara pengiriman penderita atau bahan laboratorium dari unit yang kurang lengkap ke unit yang lebih lengkap fasilitasnya c Menjalin pelimpahan pengetahuan dan keterampilan (transfer of knowledge and skill) melalui pendidikan dan latihan antara pusat pendidikan dan daerah. Kegiatan rujukan dan pelayanan ini antara lain berupa : a) Pengiriman orang sakit dari unit kesehatan yang kurang lengkap ke unit kesehatan yang lebih lengkap.

dan kehamilan ektopik. b. serta hipertensi kronik. ataupun karena sistitis. Ketidaknyamana yang normal pada trimester I Ketidaknyamann yang terjadi pada trimester I adalah hal yang umum terjadi misalnya ibu hamil mengalami kelelahan hal tersebut bisa disebabkan oleh kurangnya asupan nutrisi atau anemia. penyakit kantong empedu. Perdarahan pervaginam. Nutrisi yang kurang mungkin juga menyebabkan kelelahan ketika wanita tersebut mengalami mual muntah. Tanda-tanda bahaya Yang harus diwaspadai saat kehamilan trimester I adalah terjadinya kehamilan ektopik atau kehamilan di luar kandungan dan abortus spontaneous yaitu abortus yang terjadi dengan sendirinya.a. hipertensi gestasional. penyakit radang pelvik. dan mendukung kemajuannya. Perdarahan pervaginam bisa disebabkan oleh abortus. Sangatlah penting bahwa wanita hamil makan dengan pola gizi yang sehat. infeksi saluran kemih. kehamilan mola. nyeri perut bagian bawah. kehamilan ektopik. Beberapa ketidaknyamanan yang terjadi selama trimester pertama yaitu: a. Kebutuhan nutrisi Pola kenaikan berat badan adalah hal yang penting untuk dipantau karena kenaikan berat badan total wanita hamil penting untuk mengetahui berat badan wanita di awal kehamilan. Dan nyeri perut bagian bawah bisa disebabkan oleh kista ovarium. hipertensi gravidarum. dan hiperemesis gravidarum. Klasifikasi hipertensi gravidarum yaitu hipertensi essensial. Kelelahan yang berlebihan menunjukan bahwa wanita hamil tersebut mengalami tekanan psikologis atau fisiologis. gastritis. preeklampsia dengan hipertensi kronik. apendisistis. preeklampsia dan eklampsia. Berat badan yang tetap atau terjadi sedikit penurunan berat badan selama trimester I adalah hal yang normal. abortus. Mual dan muntah (morning sickness) Askeb Kelompok 12 32 . c. solusio plasenta.

Dalam batas yang fisiologis keadaan ini dapat diatasi. anjurkan ibu untuk makan makanan ringan seperti biskuit atau roti ditambah dengan teh manis hangat sebelum bangun dari tempat tidur. Bidan menyarankan agar ibu menghubungi dokter atau bidan bila mual-muntah menjadi sangat hebat.Pengaruh estrogen dan progesteron terjadi pengeluaran asam lambung yang berlebihan. serta makanlah selagi hangat. Timbul gejala mual dan muntah terutama pada pagi hari yang disebut morning sickness. Askeb Kelompok 12 33 . Sering berkemih Desakan rahim kedepan menyebabkan kandung kemih cepat terasa penuh dan sering buang air kecil (BAK). akan tetapi pada trimester II sudah menghilang dan timbul lagi pada trimester III karena terjadi penekanan kandung kemih oleh turunnya kepala bayi. Cara mengatasinya yang dapat kita lakukan untuk mengurangi frekuensi berkemih ini adalah menjelaskan mengapa hal tersebut terjadi dan mengurangi asupan cairan sebelum tidur malam. Mual dan muntah biasanya timbul pada minggu kedua kehamilan setelah pembuahan dan terjadi kurang lebih antara minggu ke-6 sampai bulan ke-4 kehamilan. Keadaan seperti ini bisa diatasi dengan makan dalam jumlah sedikit tapi sering. sehingga wanita tidak perlu bolak-balik ke kamar mandi ketika tidur. Keadaan ini terjadi pada bulan pertama kehamilan karena pada saat itu terjadi pembesaran uterus. karena hanya akan menimbulkan rasa mual. dan juga dapat menimbulkan kekurangan cairan/dehidrasi atau yang disebut dengan Hyperemesis Gravidarum. b. Kita harus memberitahu pada ibu bahwa jangan mengurangi pemasukan cairan/minum untuk mengatasi masalah ini karena ibu hamil membutuhkan cairan yang lebih pada saat kehamilan. jangan makan dalam jumlah atau porsi besar dan berlemak. Untuk mengatasi mual dan muntah di pagi hari. sehingga tidak dapat makan atau minum apapun.

Latihan ringan dan nutrisi yang baik juga dapat membantu mengatasi keletihan ini. Tubuh anda berusaha menyesuaikan diri dengan perubahan hormon dan metabolisme yang ada. Bila skit kepala semakin terasa berat beri tahu ibu untuk secepatnya hubungi dokter atau bidan (pada kehamilan lanjut sakit Askeb Kelompok 12 34 . Merasa lemah dan letih Rasa lelah dan cape merupakan tanda umum kehamilan dan akan muncul sekitar 8-10 minggu pertama kehamilan. Metode untuk meredakannya adalah meyakinkan kembali wanita tersebut bahwa keletihan adalah hal yang normal dan bahwa keletihan akan hilang secara spontan pada trimester II. Kafein bersifat diuretik sehingga ibu menjadi sering buang air kecil akibatnya mengurangi jumlah mineral penting seperti: kalium. Kondisi ini menyebabkan ketidakseimbangan elektrolit tubuh padahal keseimbangan elektrolit tubuh berfungsi menjaga kerja jantung dan alat-alat tubuh lain dengan baik. c. dan makanlah dengan porsi makan sedikit tapi sering biasanya dapat menolong. Kelelahan juga dapat disertai dengan rasa sakit kepala. Ada ibu hamil yang menjadi gampang mengantuk atau sebaliknya menjasi sangat susah tidur di waktu malam hari. ibu hamil juga tidak dianjurkan untuk minum kopi ataupun teh karena kopi dan teh mengandung kafein yang dapat meningkatkan denyut jantung dan tekanan darah. Untuk keluhan sakit kepala bisa diatasi dengan beristirahat. disamping bisa menyebabkan iritasi lambung.Oleh karena itu. Pengetahuan ini akan membantu wanita untuk sering beristirahat selama siang hari jika memungkinkan hingga kelelahannya hilang. Sakit kepala yang muncul pada masa awal kehamilan disebabkan karena adanya peningkatan sirkulasi darah akibat perubahan hormonal. kalsium dan magnesium dalam tubuh. Hormon yang semakin meningkat pun dapat mengganggu pola tidur anda. Sekitar 90% kasus kelelahan pada wanita hamila akan menghilang sekitar minggu ke-12 kehamilan.

kepala dapat menjadi tanda pre-eklampsia. yang biasanya disertai dengan peningkatan tekanan darah dan kaki-tangan bengkak). misalnya menyarankan ibu agar bercerita tentang perasaannya kepada orang terdekat. Askeb Kelompok 12 35 . d. Karena ini salah satu cara untuk mengurangi emosi yang terjadi. Ini biasanya terjadi pada trimester awal kehamilan. bidan atau dokter. Sinkope atau pingsan Terjadinya gangguan sirkulasi kedaerah kepala (sentral) menyebabkan iskemia susunan saraf pusat dan menimbulkan sinkope atau pingsan. Tablet zat besi (iron) juga biasanya menyebabkan masalah konstipasi ini selain itu zat besi tablet akan menyebabkan warna feses menjadi kehitaman. yakni minum air minimal 8 gelas per hari dalam ukuran gelas minum. Perubahan mood atau emosi Pada trimester awal kehamilan terjadi perubahan emosional menjadi tidak stabil. Keadaan seperti ini bisa diatasi dengan: Asupan cairan yang adekuat. f. Konsumsi buah prem atau jus prem. Konstipasi atau obstipasi Pengaruh progesteron dapat mengahambat gerak peristaltik usus yang menyebabkan kesulitan untuk buang air besar (BAB). Keadaan ini menghilang setelah umur hamil 16 minggu. karena prem merupakan laktasif ringan alami. Bila ibu sering merasa seperti ingin pingsan sarankan ibu untuk segera periksa ke dokter karena kemungkinan ibu mengalami anemia. hal ini karena adanya perubahan hormone. e. Hal yang bisa disarankan bidan kepada klien yang mengalami keluhan seperti ini mungkin bidan bisa memberikan konseling.

berjalan setiap hari. mempertahankan postur yang baik. - Makan makana berserat. meskipun sebenarnya bisa terjadi kapanpun) Merasa lelah dan mengantuk Sering BAK Lebih banyak mucus atau lendir yang keluar dari vagina (keputihan. Payudara wanita yang sedang hamil menjadi lebih besar. dan atau supositoria gliserin jika da indikasi. - Minum air hangat (misal air putih. Berbagai keluhan ini mencakup:       Tidak haid Mual dan muntah (morning sickness atau penyakit pagi. tetapi bukan yang berbau) Perubahan pada payudara (yang tengah bersiap menghasilkan air susu ibu (ASI). pelunak feses. Tiga bulan pertama kehamilan adalah waktu pembiasaan bagi tubuh dan pikiran terhadap kehamilan. latihan kontraksi otot abdomen bagian bawah secara teratur. daun seledri. - Lakukan latihan secara umum. Puting susu mungkin terasa gatal dan Askeb Kelompok 12 36 . Wanita hamil mungkin merasakan dampak dari meningkatnya hormon-hormon. kulit padi). Semua kegiatan ini memfasilitasi sirkulasi vena sehingga mencegah kongesti pada usus besar. Hal ini mencakup penyediaan waktu yang teratur untuk melakukan defekasi dan kesadaran untuk tidak mengacuhkan “dorongan” atau menunda defekasi. - Miliki pola defekasi yang baik dan teratur. mekanisme yang baik. teh) saat bangkit dari tempat tidur untuk menstimulasi peristaltik. Konsumsi laksatif ringan. Hal ini memerlukan periode istirahat pada siang hari. dan mengandung serat alami (misal selada.- Istirahat cukup.

Area disekeliling puting (disebut areola) menjadi lebih gelap.nyeri. Kebutuhan nutrisi Peran bidan  Bidan harus bisa memberikan solusi dalam mengatasi mualmuntah yang terjadi dan sangat dirasakan tidak nyaman oleh pasien. yang erat kaitannya dengan pengalaman fisiologis dan psikologis. Hal-hal yang perlu mendapat perhatiaan pada masa ini adalah: a. pasangan dapat berpartisipasi dalam aktivitas seksual tetapi menahan diri dari hubungan karena budaya tabuh terhadap aktivitas seksual selama kehamilan atau karena mitos tentang bahaya hubungan seksual selama kehamilan. karena pada trimester I ini pertumbuhan janin sedang mulai berkembang dan ada beberapa obat yang bisa memberi pengaruh buruk pada janin. Aktivitas seksual Kehamilan dan persalinan adalah semua bentuk ekspresi seksualitas perempuan. Misal menyarankan kepada pasien untuk makan sedikit tapi sering. Perubahan body image/citra tubuh (khususnya bagi ubu hamil masih remaja/muda – usia ibu 12-19 tahun) d. misal tetrasiklin bisa menyebabkan kecacatan pada bayi.  Memberitahu kepada ibu hamil bahwa tidak dibolehkan untuk mengkonsumsi obat-obatah diluar petungjuk dokter. Pengaruh obat terhadap janin c. jauhkan dari makanan yang baunya merangsang sehingga timbul perasaan ingin muntah. d. Askeb Kelompok 12 37 .  Memberikan informasi mengenai gizi dan nutrisi apa saja yang baik untuk dikonsumsi oleh ibu hamil agar kesehatan ibu dan bayinya tetap terjaga. Mual dan muntah b.

Metode untuk mencegah transmisi ibu ke janin dan pengobatan janin sampai saat ini belum ada. Tenaga Askeb Kelompok 12 38 . rokok dan alkohol yang dapat mempengaruhi pertumbuhan janin dapat membantu ibu untuk mengurangi kebisaan buruknya tersebut. dengan memberikan informasi mengenai dampak dari penggunaan kafein. kulit menjadi lebih berminyak. Skrining HIV yang diwajibkan melibatkan diskriminasi. kontak dengan kulit dan saluran pencernaan yang dapat menyebabkan gangguan pada perkembangan janin. Konsumsi obat-obatan Jika saat kehamilan trimester I seorang ibu hamil memiliki kebiasaan buruk seperti merokok. sering memakai obat tanpa resep dokter hal tersebut dapat membahayakan kehamilannya. Pemberian konseling mengenai personal hygiene sangat penting diberikan dari awal kehamilan untuk meningkatkan derajat kesehatannya.6 Menetapkan kebutuhan konseling HIV/PMS Wanita hamil secara etis bertangung jawab untuk mencari perawatan yang layak selama ia hamil dan harus menghindari hal-hal yang membahayakan janinnya. tetapi tidak dengan mengorbankan kondisi ibu. berkeringat dan terjadi peningkatan keputihan. obat bebas . g.2. Sebelum ada perubahan teknologi yang mengubah diagnosis dan pengobatan pada janin. dan risiko bereproduksi pada wanita hamil. 2. Zat berbahaya tersebut dapat masuk melalui saluran pernapasan. Petugas harus mengutamakan keadaan bayi. f.e. stigma sosial. General hygiene Wanita hamil mungkin lebih sering mandi karena pada saat kehamilan. tes pada wanita hamil harus dilakukan atas kemauan wanita itu sendiri. dalam hal ini peran bidan adalah membantu ibu hamil dalam meningkatkan derajat kesehatannya. mengkonsumsi alkohol. Promosi kesejahteraan (Promotion of Safety) Rumah dan tempat kerja dapat menyebabkan membuat ibu hamil terpajan dari berbagai zat berbahaya. Insiden tranmisi perinatal dari seorang ibu HIV positif ke janinnya bervariasi dari 25%-35%.

kesehatan memiliki kewajiban memastikan calon ibu memperoleh informasi yang cukup tentang gejala dan tes HIV. a. Definisi Konseling adalah kebutuhan proses pembicaraan dan

pembahasan masalah-masalah antara kita dengan konselor (orang yang dilatih untuk mengatasi masalah PMS). b. Penyakit Menular seksual (PMS) dan AIDS AIDS adalah PMS yang paling sering didengar belakangan ini. Ketakutan orang tentang AIDS sangat besar, karena sejauh ini belum dapat disembuhkan. Obat-obatan yang dapat membantu perawatan mereka yang sudah kena AIDS (bukan menyembuhkan) juga sangat mahal. Semua orang bisa saja terkena AIDS. Di Indonesia sudah ada bayi maupun orang dewasa yang terkena AIDS. Karena itu, kita mesti waspada terhadap bahaya penularan AIDS. c. Catatan khusus tentang AIDS      Kita tidak bisa melihat apakah seseorang terkena AIDS (bibit penyakit AIDS) hanya berdasarkan penampilannya AIDS tidak bisa dicegah dengan obat-obatan, suntikan atau jamu-jamuan AIDS belum dapat disembuhkan dan dapat berakibat kematian AIDS dapat menular dengan cara yang sama dengan PMS yang lain Penampakan AIDS sama seperti penyakit yang mengenai orang biasa seperti TBC, tumor, radang paru, infeksi saluran pencernaan dan lain-lain  AIDS dapat dicegah dengan cara hanya berhubungan seks dengan seorang pasangan yang juga hanya berhubungan seksual dengan kita, atau dengan menggunakan kondom setiap kali berhubungan seksual.

Askeb Kelompok 12

39

Perlu kita ketahui bahwa HIV/AIDS dan PMS pada ibu hamil dapat mempengaruhi keadaan psikologi ibu hamil dan mempengaruhi pertumbuhan janin yang dikandungnya. Konseling merupakan keharusan bagi wanita positif (+) HIV. Hal ini sebaiknya dilakukan pada awal kehamilan, dan apabila ia memilih untuk melanjutkan kehamilannya, perlu diberikan konseling berkelanjutan untuk membantu wanita tersebut secara psikologis. Perkembangan penatalaksanaan selama kehamilan mengikuti kemajuan-kemajuan dalam pengobatan individu non-hamil yang terinfeksi HIV. Standar penanganan yang berlaku saat ini mengharuskan wanita hamil dan janinnya menjalani terapi yang paling efektif yang tersedia. Karena konsekuensi penyakit yang tidak diobati sangat merugikan, terjadi pergeseran dari fokus pengobatan yang semata-mata untuk melindungi janin menjadi pendekatan yang lebih berimbang berupa pengobatan bagi ibu dan janinnya (Kass dkk., 2000). 2.2.7 Menetapkan jadwal kunjungan sesuai dengan tahap perkembangan kehamilan A. Definisi Pemeriksaan antenatal care (ANC) adalah pemeriksaan kehamilan untuk mengoptimalkan kesehatan mental dan fisik ibu hamil. Sehingga mampu menghadapi persalinan, kala nifas, persiapan pemberiaan ASI dan kembalinya kesehatan reproduksi secara wajar (Manuaba, 1998). Pemeriksaan kehamilan (ANC) merupakan pemeriksaan ibu hamil baik fisik dan mental serta menyelamatkan ibu dan anak dalam kehamilan, persalinan dan masa nifas, sehingga keadaan setelah post partum sehat dan normal, tidak hanya fisik tetapi juga mental (Prawiroharjo, 1999). Kunjungan Antenatal Care (ANC) adalah kunjungan ibu hamil ke bidan atau dokter sedini mungkin semenjak ia merasa dirinya hamil untuk mendapatkan pelayanan/asuhan antenatal. Pada setiap kunjungan

antenatal (ANC), petugas mengumpulkan dan menganalisis data mengenai kondisi ibu melalui anamnesis dan pemeriksaan fisik untuk

Askeb Kelompok 12

40

mendapatkan diagnosis kehamilan intrauterine, serta ada tidaknya masalah atau komplikasi (Saifudin, 2002). Kunjungan ibu hamil atau ANC adalah pertemuan antara bidan dengan ibu hamil dangan kegiatan mempertukarkan informasi ibu dan bidan. Serta observasi selain pemeriksaan fisik, pemeriksaan umum dan kontak sosial untuk mengkaji kesehatan dan kesejahteraan umumnya (Salmah, 2006). Kunjungan Antental Care (ANC) adalah kontak ibu hamil dengan pemberi perawatan/asuhan dalam hal mengkaji kesehatan dan

kesejahteraan bayi serta kesempatan untuk memperoleh informasi dan memberi informasi bagi ibu dan petugas kesehatan (Henderson, 2006). B. Tujuan Kunjungan Tujuan dari ANC adalah sebagai berikut : 1. Memantau kemajuan kehamilan untuk memastikan kesehatan ibu dan tumbuh kembang janin. 2. Meningkatkan dan mempertahankan kesehatan fisik, maternal dan sosial ibu dan bayi. 3. Mengenal secara dini adanya komplikasi yang mungkin terjadi selama hamil, termasuk riwayat penyakit secara umum, kebidanan dan pembedahan. 4. Mempersiapkan persalinan cukup bulan, melahirkan dengan selamat ibu maupun bayinya dengan trauma seminimal mungkin. 5. Mempesiapkan ibu agar masa nifas berjalan normal dan pemberian ASI eksklusif. 6. Mempersiapkan peran ibu dan keluarga dalam menerima kelahiran bayi agar dapat tumbuh kembang secara normal. 7. Menurunkan angka kesakitan dan kematian ibu dan perinatal. Menurut Depkes RI(1994) tujuan ANC adalah untuk menjaga agar ibu hamil dapat melalui masa kehamilannya, persalinan dan nifas dengan baik dan selamat, serta menghasilkan bayi yang sehat. Askeb Kelompok 12 41

tidak hanya fisik tetapi juga mental. persalinan. dan nifas. 3. Mengenal dan menangani sedini mungkin penyulit yang terdapat saat kehamilan. Menurunkan angka morbilitas ibu dan anak. nifas dan laktasi. Sedangkan menurut Manuaba (1998) secara khusus pengawasan antenatal bertujuan untuk: 1. 2. dan aspek keluarga berencana. sehingga keadaan mereka pada post partum sehat dan normal. kala nifas. persalinan. kala nifas. 4. 2. 4.Menurut Rustam Muchtar (1998): Tujuan umum adalah: menyiapkan seoptimal mungkin fisik dan mental ibu dan anak selama dalam kehamilan. persalinan. persalinan. Menurut Hanifa Wiknjosastro (1999) tujuan ANC adalah menyiapkan wanita hamil sebaik-baiknya fisik dan mental serta menyelamatkan ibu dan anak dalam kehamilan. persalinan. Mengenal dan menangani penyakit yang menyertai hamil. Memberikan nasihat-nasihat tentang cara hidup sehari-hari dan keluarga berencana. Menurunkan angka kesakitan dan kematian ibu dan perinatal Askeb Kelompok 12 42 . Memberikan nasehat dan petunjuk yang berkaitan dengan kehamilan. dan nifas. sehingga didapatkan ibu dan anak yang sehat. persalinan. Mengenali dan mengobati penyulit-penyulit yang mungkin diderita sedini mungkin. dan nifas. Mengenali dan menangani penyulit-penyulit yang mungkin dijumpai dalam kehamilan. Tujuan khusus adalah: 1. kehamilan. dan masa nifas. 3. persalinan. laktasi.

C. dan sesudah 36 minggu (Sarwono. 1999). kunjungan antenatal untuk pemantauan dan pengawasan kesejahteraan ibu dan anak minimal empat kali selama kehamilan dalam waktu sebagai berikut : sampai dengan kehamilan trimester pertama (<14 minggu) satu kali kunjungan. Askeb Kelompok 12 43 . pemeriksaan dilakukan tiap 2 minggu. sesudah itu. dan kehamilan trimester kedua (14-28 minggu) satu kali kunjungan. Sebaiknya tiap wanita hamil segera memeriksakan diri ketika haidnya terlambat sekurang-kurangnya satu bulan. Jadwal Kunjungan Menurut Abdul Bari Saifudin. Pemeriksaan dilakukan tiap 4 minggu sampai kehamilan. disarankan kepada ibu hamil untuk memeriksakan kehamilannya pada trimester I – sampai dengan kehamilan 28 minggu periksa empat minggu sekali (Salmah. Walaupun demikian. 2006). dan kehamilan trimester ketiga (28-36 minggu dan sesudah minggu ke-36) dua kali kunjungan. 2003): Satu kali kunjungan selama trimester pertama (selama 14 minggu). Jadwal Kunjungan Pranatal yang Direkomendasikan Pada Trimester I Nulipara Kunjungan pertama 6-8 minggu Multipara Kunjungan pertama 6-8 minggu Kunjungan kedua dalam 4 minggu Kunjungan kedua 14-16 minggu setelah kunjungan pertama Kunjungan ketiga 14-16 minggu Jadwal kunjungan pada trimester I sesuai dengan perkembangan kehamilan menurut:  WHO (JHPIEGO.

Sedangkan individu yang tidak memiliki faktor ini dinyatakan Rh-negatif. Keuntungan antenatal care sangat besar karena dapat mengetahui berbagai resiko dan komplikasi hamil sehingga ibu hamil dapat diarahkan untuk melakukan rujukan ke rumah sakit. tambahan protein ½ gr/kg BB = satu telur/hari 5) Observasi adanya penyakit yang dapat mempengaruhi kehamilan. 2) Periksa ulang 1x sebulan sampai kehamilan 7 bulan  Manuaba (1998) Trimester I dan II 1) Satu bulan sekali 2) Diambil data tentang laboratorium 3) Pemeriksaan ultrasonografi 4) Nasehat diet tentang 4 sehat 5 sempurna.3 Mengembangkan Perencanaan Asuhan Yang Komprehensif Selama Trimester II 2. Individu yang memiliki faktor ini dinyatakan Rh-positif. Rustam Mochtar (1998) 1) Pemeriksaan pertama kali yang ideal adalah sedini mungkin ketika haidnya terlambat. menghindari terjadinya komplikasi kehamilan. Askeb Kelompok 12 44 . dan imunisasi TT1 Jadwal melakukan pemeriksaan antenatal sebanyak 12-13 kali selama hamil. Faktor ini ditemukan dalam sel janin sejak 6 minggu setelah konsepsi.3. 2.1 Menetapkan kebutuhan tes labolatorium a. Di negara berkembang pemeriksaan antenatal dilakukan sebanyak 4 kali sudak cukup sebagai kasus tercatat. komplikasi kehamilan 6) Rencana untuk pengobatan penyakitnya. Faktor Rh Faktor Rh (antigen) dalam sel darah merah dimiliki oleh sekitar 85% penduduk kulit putih dan 93% penduduk Afrika-Amerika.

Askeb Kelompok 12 45 . Karena pengukuran salah satu atau keduanya merupakan satu-satunya nilai yang digunakan untuk skrining anemia pada kehamilan maka kesalahan fatal dapat saja terjadi. volume plasma dan massa sel darah merah meningkatkan volume darah ibu sekitar 45% di atas volume sebelum hamil. peningkatan jumlah sel darah merah lebih kecil daripada peningkatan plasma sehingga terjadi anemia delusional. Meskipun demikian.  Hitung Darah Lengkap a. Anemia Defisiensi Besi Kesepakatan penanganan anemia defisiensi ialah bahwa besi oral dapat diberikan. sekitar 2% penyakit ini disebabkan oleh golongan darah yang langka. Penyakit ni bertanggung jawab terhadap penyakit hemolitik pada bayi baru lahir. Anemia Fisiologis Selama masa hamil. Suplementasi Besi Rutin Anjuran resmi penggunaan besi oral pada mnasa hamil bervariasi. Anemia fisiologis ini mulai dikenali sebagai anemia yang sesungguhnya. Banyak klinisi merasa bahwa tablet besi prenatal adalah upaya pengamanan yang baik untuk mencegah anemia defisiensi besi selama masa hamil. merawat wanita yang sebenarnya tidak mengalami anemia dan tidak merawat wanita yang benar-benar mengalami anemia.b. Meskipun demikian. Tes Anemia Beberapa klinik dan kantor hanya meminta haemoglobin dan hematokrit untuk skrining anemia pada wanita hamil. b. Wanita ini tidak boleh mendapat RhIg. Skrining Rh Skrining antibody digunakan untuk mengidentifikasi antibody wanita yang membahayakan janin. d. c.

..” (Divisi Kesehatan Oregon.000 per mL masih dapat diterima sejauh tes ulang tidak menunjukkan destruksi trombosit.000 per mL dan 150.e. defek tulang.  Tes Sifilis Infeksi janin akibat Treponema pallidum dapat terjadi setiap saat selama masa hamil dan pada setiap tahap penyakit maternal. anemia. hepatitis.sampai 90%.L. atau bahwa bayi akan meninggal akibat karsinoma hepatoseluler. kecenderungan efek teratogenik sangat kecil. Hitung trombosit harus diatas 150. yaitu sebanyak 25%. sirosis atau keduanya. pneumonitis. Trombositopenia Trombosit diperlukan untuk pembekuan darah. penyakit jantung. Wanita hamil tidak dapat diimunisasi terhadap rubella. meskipun nilai antara 100.. bandingkan dengan mereka yang terinfeksi perinatal. Masalah yang harus diperhatikan pada wanita hamil yang mengidap penyakit ini adalah bahwa bayi akan terinfeksi pada saat lahir dan akan menjadi carrier kronis yang menularkan penyakit ini ke individu lain. dan abnormalitas kromosom pertama kali ditemukan pada tahun 1940-an. Frekuensinya kemudian menurun seiring kemajuan kehamilan.000 per . 1994) Askeb Kelompok 12 46 . lesi pada mata. misalnya.  Tes Hepatitis B Kehamilan jarang mengganggu perjalanan infeksi hepatitis B. ketulian.  Tes Rubela Efek merusak rubella congenital. Defek ini cenderung muncul ketika infeksi rubella dialami pada trimester pertama. Pada minggu ke-16 gestasi. Skrining prenatal pada wanita hamil merupakan faktor yang paling penting untuk mengidentifikasi bayi yang berisiko sifilis kongenital. karena secara teoritis terdapat kemungkinan tubuh menjadi lemah karena virus mempresipitasi infeksi intrauterin pada bayi. “Kurang dari 5% orang dewasa yang terinfeksi akut di AS menjadi carrier kronis.

Identifikasi dini HIV-positif pada wanita hamil memberi kesempatan untuk memutuskan kelanjutan kehamilan dan ketika keputusan dibuat terapi ZDV dapat diberikan untuk mengurangi infeksi pada janin. sementara penelitian terakhir menunjukkan angka sebesar 15% sampai 30%. atu Mediterania. Tes Tuberkulosis Wanita yang berasal dari Negara yang angka prevalensi tuberculosisnya tinggi dan wanita yang berhubungan dengan populasi terkait harus menerima PPD. Selain prosedur khusus yang harus dilakukan untuk klien-klien keturunan Afrika. Tes Darah Kondisi-kondisi tertentu memerlukan tes darah tambahan. Abaikan riwayat vaksinasi BCG pada saat menginterpretasi tes tuberculin (Perez-Stable. Penanganan ABU pada wanita hamil secara signifikan menurunkan infeksi trakturinarius. Tes Human Immunodeficiency Virus (HIV) Sekarang diketahui bahwa virus dapat ditularkan ibu ke bayinya. Pada wanita hamil kondisi tersebut dapat menyebabkan pielonefritis.  Tes Bakteriuria Asimptomatik Sementara bakteriuria asimptomatik merupakan kondisi bukan patologis yang umum ditemukan pada wanita tidak hamil. b. 1995).  Prosedur dan Tes Khusus a. suatu infeksi yang mengakibatkan morbidilitas maternal yang signifikan dan juga dihubungkan dengan PTL. Selama ini penularan perinatal diketahui mencapai angka sebesar 50%. Kecenderungan yang terjadi ialah bahwa hasil yang positif Askeb Kelompok 12 47 . Asia. tes lain yang harus dilakukan berdasarkan riwayat klien atau pemeriksaan fisik meliputi T4 bebas jika klien dicurigai mengalami hipertiroidisme dan TSH (thyroid stimulating hormone) untuk wanita yang dicurigai hipotiroidisme dan untuk wanita yang mengkonsumsi obat tiroid.

350 Kkal/hari. bukan vaksin BCG. dan perumbuhan jaringan lemak. c. Namun. kebutuhan uterus. gigi berlubang. Idealnya adalah tiga bulan sebelum kehamilan. Pembesaran gusi biasanya dimulai pada trimester pertama sampai ketiga masa kehamilan. pada saat kehamilan dibutuhkan vitamin. Bentuk iritasi local ini berupa karang gigi. Mulai trimester kedua yang ditandai dengan mulai makin cepatnya perkembangan otak bayi. Apendiks M mengidentifikasi criteria untuk PPD positif. terkadang diperlukan tambahan makanan. 2. ssunan gigi tidak rata atau adanya sisa akar gigi yang tidak dicabut. Personal hygiene  Cara merawat gigi Kondisi gigi dan mulut ibu hamil seringkali ditendai dengan adanya pembesaran gusi yang mudah berdarah karena jaringan gusi merespons secara berlebihan terhadap iritasi lokal.3. a. Kebutuhan energy Pada trimester 2 kalori yang dibutuhkan untuk penambahan darah. Beberapa kebutuhan gizi ibu hamil dapat ditutupi oleh makanan sehat dan seimbang. Apabila wanita hamil dinyatakan berisiko tinggi memiliki anak yang menderita defek lahir. ia harus ditawari untuk dirujuk ke pusat konseling genetik. Berikut adalah beberapa syarat makanan sehat bagi ibu hamil 350 Kkal/hari. Selain itu. Seorang ibu hamil memiliki kebutuhan gizi khusus.berhubungan dengan infeksi mycobacterium tuberculosis. sehingga ibu hamil membutuhkan gizi yang lebih banyak.2 Menetapkan kebutuhan belajar Asupan gizi yang diperlukan ibu hamil harus ditingkatkan sejalan dengan kebutuhan perkemabangan kehamilan. Hal ini dapat membantu mendapatkan gizi yang dibutuhkan. Askeb Kelompok 12 48 . bahkan suplemen sesuai kebutuhan. b. Tambahan energy pada trimester ini 300. Tes Genetik Resiko defek lahir pada setiap kehamilan ialah 3%-5%. karena pada saat itu pembentukan janin berlangsung sangat cepat. pertumbuhan jarinagn mamae.

mudah berdarah bila kena sentuhan. maka akan mudah terkena infeksi apabila tidak dirawat dengan benar. Sebaiknya gunakan pancuran atau gayung pada saat mandi. berwarna merah menyala.  Mandi Dengan mandi dapat merangsang sirkulasi. tidak dianjurkan berendam dalam bathtub dan vaginal douche. 49 . Perawatannya bisa dengan:      Tambal gigi yang berlubang Mengobati gigi yang terinfeksi Menyikat gigi secara teratur Membilas mulut dengan air setelah makan atau minum apa saja Gnakan pencuci mulut yang bersifat alkali atau basa. serta jangan terlalu panas dan terlalu dingin Gunakan sabun yang mengandung antiseftik Mandilah secara teratur 1-2 kali dalam sehari.  Perawatan vagina Wanita hamil juga melakukan irrigasi vagina kecuali dengan nasihat dokter. karena perubahan anatomi pada tubuh mnegakibatkan banyak lipatan-lipatan kulit menjadi lebih lembab dan mudah terinfeksi oleh mikroorganisme. Hal yang harus diperhatikan untuk merawat vagina:    Askeb Kelompok 12 Celana dalam harus kering dan tidak boleh ketat Jangan gunakan obat / menyemprot kedalam vagina Sesudah bab/ bak dilap dengan menggunakan lap khusus.Pembesaran ini dapat mengenai / menyerang pada semua tempat atau beberapa tempat (single/multiple) bentuk bulat. dan menghilangkan kotoran. konsistensi linak. Hal yang harus diperhatikan saat mandi:    Hati-hati saat mandi jangan sampai jatuh Gunakan air yang bersih. Kebersiahan tubuh harus sebantiasa terjaga selama kehamilan. Pada saat hamil PH vagina lebih basa. permukaan licin mengkilat. menyegarkan.

 Payudara Periksalah puting apakah menononjol atau tidak. yaitu celana yang menutupi perut sampai keatas pusar. bersih. Kebutuhan pakaian Gunakan pakaian yang longgar. Apabila datar atau masuk. Aktifitas pada masa kehamilan  Askeb Kelompok 12 Olahraga saat hamil/senam hamil 50 . Hindarkan dari sepatu berhak tinggi serta alas kaki yang keras. cucilah rambut 2-3 kali dalam seminggu. yaitu hanya menutupi perut bawah pusar pada garis perut (bikini line) Gunakan celan yang berbahan katun atau kaos agar terhindar dari kelembaban dan infeksi dari jamur dan bakteri. Gunakan BH yang dapat menopang/menyangga payudara. Celan yang dapat digunakan pada ibu hamil:   Maternity briefs atau grandma pantiens. Lakukan sehari dua kali selama 6 menit. Jaga kebersihan BH.  Perawatan kuku Kuku harus bersih dan pendek. Gunakan celana yang lebih besar atau celana dalam ibu hamil pada trimester ini. Gunakan BH yang bertali besar dan berbahan katun sehingga dapat menyerap keringat. d. dan nyaman. Perawatan rambut. daerah di sekitar puting susu diurut arah berlawanan menuju ke dasar payudara sampai semua daerah payudara. karena perut ibu sudah semakin besar dan dapat menekan bayi. karena pada saat hamil kuku akan tumbuh lebih cepat dari biasa dan pecah-pecah jika perlu gunakan krim pekembut kuku yang baik dan cocok. Bikini pantiens. c. cucilah BH paling tidak sehari setelah dipakai dengan menggunakan sabun lembut. Namun pada trimester II( bulan ke 4-5) boleh gunakan BH dengan bahan yang tipis/ bahkan tidak memakai sama sekali jika hal tersebut dirasakan nyaman oleh ibu. maka lakukan perbaikan dengan cara gunakan dua jari telunjuk atau ibu jari.

b. Posisi ini merupakan posisi yang paling aman. Posisi ini merupakan posisi yang sering dilakukan pada trimester II dan lanjut dimana tidak Askeb Kelompok 12 51 . Dll. menambah nafsu makan.  Posisis tidur Pada trimester ini.  Hubungan intim selama kehamilan Pada trimester ini. merupakan trimester yang paling aman untuk melakukan hubunagan intim/seksual. Olahraga yang yang dapat dilakukan pada trimester ini: senam hamil. a. Posisi yang bisa dilakukan pada saat tidur: a. ibu masih cukup mulai merasa tidak nyaman dan tidak dapat melakukan berbagai posisi tidur. dan membuat nyenyak pada saat tidur. Posisi terlentang. c. Ada beberepa posisi yang aman dilakukan pada saat hamil.Dapat membantu sirkulasi darah. Posisi miring ke sebelah kiri. Karena kehamilan sudah cukup kuat dan pada trimester ini keinginan seksual lebih kuat karena kekhawatiran pada trimester awal sudah berkurang dan ibu sudah bisa beradaptasi dari segala ketidaknyamanan kehamilannya. dianjurkan untuk senantiasa mengajak berkomunikasi guna mempererat hubungan ibu dan anak. dan renang. Posisi wanita diatas. Posisi duduk. b.  Berkomunikasi sejak buah hati dalam kandungan Apalagi pada trimester ini bayi sudah mulai mendengar dan mengenali suara ibunya. namun posisi ini biasaya dilakukan pada trimester 2 awal. karena wanita dapat mengontrol kedalaman penetrasi. dan gunakan bantal diantara paha atau diantara lutut.

memerlukan banyak gerakan. dan suami dapat melakukan penetrasi dari belakang. Posisi ini juga memungkinkan ibu untuk mengontrol kedalaman penetrasi. Posisi berbaring miring. Ibu hamil berlutut dengan meletakan bantal dibawah perutnya dengan tujuan mengganjal. Posisi berlutut. Posisi laki-laki diatas tapi berbaring separuh tubuh d. f. c. Dimana pada posisi ini pria duduk dan wanita duduk diatasnya secara berhadapan atau membelakangi pria apabila perut sudah sangat besar. Posisi balap kuda Askeb Kelompok 12 52 . e. Posisi berbaring miring berhadapan.

g. Caranya. istri duduk di atas kaki suami. kaki direntangkan hingga kaki suami berada di bawah kaki istri. Anda dan suami tidur menghadap arah yang sama. istri banyak memegang peranan. Lalu kaki istri ditekankan pada perut suami untuk memudahkan penetrasi Askeb Kelompok 12 53 . setelah itu kedua paha istri mengapit panggul suami. Posisi Tempel Sendok Ini merupakan posisi yang pas karena tidak membuat Anda kelelehan. Lakukan dengan jarak serapat mungkin agar penetrasi dapat dilakukan h. Posisi ini dijamin tidak menekan perut yang sudah membesar.Posisi ini. Posisi Silang Jika ingin menerapkan gaya ini. Lakukan posisi ini dengan cara suami duduk meluruskan kedua kakinya. Anda memunggungi suami. lalu istri duduk membelakangi suami sambil merapatkan panggul. kedua pasangan duduk bersama diranjang.

atau miring ke samping. tetapi jangan terkunci  Regangan bagian atas kepala ke langit-langit  Kencangkan perut tarik ke dalam dan ke atas. jangan condong ke depan. Mobilisasi.  Pastikan daun telinga sejajar dengan tengah bahu  Jauhkan tulang belikat ke belakang dan dada depan  Jaga lutut lurus. jangan buru-buru berdiri hendaklah untuk sejenak duduk terlebih dahullu. Perubahan body mekanik pada ibu hamil 1. Panggul janagan miring ke depan atau belakang.  Pijakan kaki kea rah yang sama. body mekanik a. Bangun dari duduk  Sama halnya dengan bangun tidur. gunakan satu tangan untuk menahan tubuh posisi duduk dan dua kaki diayunkan turun ke sisi tempat tidur. sebaiknya dengan menggeser tubuh ke sisi depan kursi. kemudian badan agak dicondongkan ke depan. Satu kaki agak maju menjejak di lantai disbanding satunya lagi. Berdiri  Kepala tegak dagu masuk. 3.  Sebelum bangun hendaknya gulingkan terlebih dahulu badan ke sisi tempat tidur secara perlahan. Bangun dari tidur  Hindari perubahan posisi yang secara tiba-tiba. Miringkan badan ke posisi akan turun. ke belakang. 2. dengan berat badan seimbang merata di kedua kaki. Namun. Lengkungan di kaki perlu didukung dengan sepatu bertumit rendah (tapi tidak datar)  Hindari berdiri di posisi yang sama untuk waktu yang lama. Gunakan kedua tangan memegang paha untuk Askeb Kelompok 12 54 .

Lakukan geraka ini seenak mungkin. Setiap dua jam sekali ambil seling waktu minimal lima menit. Pokoknya. jangan sampai kaki menggantung karena tidak baik untuk sirkulasi darah.menumpu. bisa dengan menepatkan bangku kecil dibawahnya untuk tempat kaki. Jiak tak sampai. Duduklah agak kedepan sehingga bagian bawah belakang kontak dengan sandaran kursinya. Askeb Kelompok 12 55 . saat duduk.  Bila bangkit dari duduk di lantai. begitupun kaki agak mendorong tubuh ke posisi berdiri. Mengangkat beban  Dalam mengangkat beban posisinya harus simetris antara tangan kanan dan kiri. maka menyampinglah ke salah satu sisi. Caranya gunakan tanagan untuk mendorong tubuh ke posisi duduk menyamping kemudian posisi berdiri diatas kedua lutut. Angkat satu lutut dengan menjejak di lantai dan letakan tangan diatas paha sebagai tumpuan untuk bangkit ke posisi berdiri. Dengan demikian. bagian belakang bersandar pada sandaran kursi dengan posisi lurus. 4.  Sebaiknya. Darah mengalir turun kebawah akan sulit atau kurang lancar untuk kembali ke atas  Ibu hamil tidak duduk terlalu lama. Jika tidak. 5. Selain itu gunakan otot tangan dan kaki ntuk membantu. akan tersa sakit. Usahakan duduk serileks mungkin agak tak merasa pegal dan sakit. otot pun bisa rileks  Kaki sebaiknya harus sampai ke lantai. Duduk di kursi / lantai  Posisi duduk yang baik pada orang hamil sama halnya dengan posisi dudukorang yang tidak hamil. untuk berjalan-jalan sebentar.

Penghilang nyeri Obat penghilang nyeri yang aman adalah parasetamol.jangan mencoba untuk mengangkat benda-benda yang lebih berat dari 20 kg. Anti kembung Askeb Kelompok 12 56 . e. Anti diare Obat diare yang aman digunakan oleh ibu hamil adalah yang mengandung kaolin. 2. klorfeniramin (CTM). c. pastikan pijakan kaki cukup kokoh Untuk mengambail benda yang lebih rendah dari pinggang. Obat influenza Yang mengandung guanifenisin. Ada beberapa cara mengangkat beban yang benar    Jika harus mengangkat benda. jaga punggung tetap lurus. dextrometorfan.3 Menetapkan kebutuhan untuk pengobatan komplikasi ringan Daftar obat yang cukup aman dipakai saat hamil: a. Sebetulnya pada ibu hamil tudak dianjurkan untuk mengangkat beban terlalu berat.3. Dikhawatirkan otot perut pun ikut akan ketarik sehingga menjadi tegang dan menimbulkan kontraksi. Sebelum mengangkat benda. b. dan disertai oralit. pektin. d.  Beriri dengan sikap kaki lebar dekat dengan benda yang sedang dicoba untuk diambil dan jaga pijakan kaki pada tanah  Kencangkan otot perut dan angkat benda dengan menggunakan otot kaki gerakan dengan lutut. Mengatasi sembelit Obat sembelit yang aman digunakan oleh ibu hamil adalah obat yang mengandung bisakodil dan laktulosa. defenhidramin dan obat gosok. tekuk lutut dan pinggul. Pseudoefedrin.

Implikasi Keperawatan Kaji nutrisi klien dan pola eliminasi yang mungkin menjadi faktor penyebab Anjurkan klien untuk mengosongkan ususnya secara teratur Anjurkan pada klien untuk meningkatkan kandungan serat dalam makanan dengan mengkonsumsi buah dan sayuran dan minum air dalam jumlah lebih dari biasanya setiap hari  Jika klien mengkonsumsi suplemen besi oral. pengaruh hormon relaksin plasenta. Contoh penanganan untuk ibu yang mengalami konstipasi/sembelit: a. simetidin. dan kemungkinan akibat meningkatnya kadar progesteron  Konstipasi menyebabkan rasa begah dan penuh serta hilang nafsu makan b. antasid. lebih baik kita membantu klien untuk konstipasi melalui cara lain  Ingatkan klien untuk tidak mengkonsumsi obat umum untuk mencegah konstipasi. dan ranitidin. terutama minyak mineral yang akan Askeb Kelompok 12 57 .Obat kembung yang baik digunakan oleh ibu hamil adalah yang mengandung simetikon. Deskripsi  Konstipasi adalah gangguan rasa nyaman yang umum terjadi pada trimester pertama kehamilan  Ini juga merupakan masalah nutrisi yang umum terjadi pada kehamilan  Konstipasi cenderung terjadi pada kehamilan akibat tekanan pada peristaltik usus dari uterus yang terus membesar. daripada melarang klien mengkonsumsi suplemen tersebut yang berguna untuk menambah simpanan besi.Temuan Pengkajian       Adanya rasa begah dan penuh pada abdomen Hilang nafsu makan Perubahan pola eliminasi usus c.

2. Jika seorang wanita memulai kehamilan pada berat badan yang sehat. Seksual pasangan wanita mungkin enggan untuk melakukan hubungan seksual karena takut mengganggu selaput janin atau mengganggu perkembangan janin. seperti kubis atau buncis. Jika dia awalnya kelebihan berat badan.4 Menetapkan kebutuhan untuk konseling spesifik atau anticipatory guidance a. dia akan mendapatkan kenaikan berat badan rata-rata satu pon/minggu selama trimester kedua dan ketiga. dan dia hamil dengan hanya satu janin. Kebutuhan nutrisi Selama trimester II kebiasaan ibu makan dan minum harus dipantau secara kontinyu. bukan hanya berat badannya. dia harus makan jumlah makanan dan mempertahankan tingkat aktivitas yang membantu mendapatkannya di tingkat lebih lambat dari 2/3 pon per minggu. Peran bidan disini adalah menginformasikan kepada ibu hamil dan pasangannya mengenai cara-cara hubungan seksual yang aman misalnya dengan posisi menyamping sehingga memungkinkan untuk dilakukannya penetrasi dari belakang. sehingga flatus dapat dikontrol. Jika memiliki berat badan yang rendah ibu hamil tersebut harus mendapatkan kenaikan berat badan lebih dari 1 pon/minggu. b. Kenaikan berat badannya harus dievaluasi dengan melihat gambaran total. laksatif ringan dan supositora sesuai instruksi Nasehatkan klien untuk menghindari makanan pembentuk gas.mengganggu absorpsi vitamin larut lemak yang diperlukan bagi pertumbuhan janin dan kesehatan ibu     Beri tahu klien untuk menghindari enema karena tindakan ini dapat mencetuskan persalinan Anjurkan klien untuk menghindari obat-obatan yang dijual bebas selama kehamilan kecuali diresepkan oleh dokter Berikan pelunak feses. mempertimbangkan status gizi dan berat di Askeb Kelompok 12 58 .3.

d. f. Konsumsi obat-obatan Selama trimester II dan III kehamilan. kondisi kerja yang kurang ideal "fisik kerja yang intensif meningkatkan kemungkinan bayi berat lahir rendah dan lahir prematur. merokok selama kehamilan mengurangi nafsu makan ibu dan menciptakan perubahan vaskular dalam jaringan plasenta. mempengaruhi perkembangan otak. Meskipun jarang terjadi. tingkat aktivitas.ibu hamil biasanya mengatasi ketidaknyamanannya tersebut berdasarkan informasi Askeb Kelompok 12 59 . mengangkat benda yang beratnya lebih dari 10 sampai 25 pon dan berkurangnya waktu istirahat menambah risiko tersebut. aborsi spontan.mana dia memulai kehamilan. ibu hamil biasanya merasa lebih nyaman dengan kehamilannya. Berdiri untuk waktu yang lama. Tanda-tanda bahaya trimester II Ketika kehamilan memasuki trimester kedua. c. dan penyakit trofoblas gestational dapat didiagnosis pada trimester ini. kekhawatiran ibu hamil untuk kehilangan janinnya mulai berkurang. hal tersebut bayi dapat meningkatkan risiko BBLR. beberapa perubahan negatif dapat dibatalkan dan berat badan bayi dapat diperbaiki. jumlah waktu yang dibutuhkan untuk metabolisme dan mengeluarkan kafein memakan waktu lebih lama sampai 18 jam. Ketidaknyamanan selama kehamilan trimester II Selama trimester II. kehamilan ektopik. sering buang air kecil dan lesu bisanya berlalu dan tidak mengganggu aktifitas mereka sehari-hari. e. sehingga ada efek kumulatif ketika dikonsumsi terus dalam periode 12 sampai 18 jam. dan pilihan makanan dia mengkonsumsi. Perhatian yang lebih selama trimester ini yaitu terhadap penyakit menular. membatasi konsumsi kafein menjadi hal yang penting. paparan bahaya reproduksi dapat memperlambat pertumbuhan janin. atau menyebabkan kelahiran prematur. Paparan terhadap asap rokok akan mempengaruhi perkembangan janin. Jika ibu bisa berhenti merokok sebelum trimester ke III. Keamanan (Safety) Selama 6 bulan terakhir kehamilan. Mual di pagi hari.

yang diperoleh dari keluarga. teman dan tenaga kesehatan. Konseling dan anticipatory guidance adalah cara yang terbaik untuk mengatasi atau mengurangi ketidaknyamanan. 2003): Satu kali kunjungan selama trimester kedua (antara minggu 14-28).5 Menetapkan jadwal kunjungan sesuai dengan tahap perkembangan kehamilan Jadwal Kunjungan Pranatal yang Direkomendasikan Untuk Kehamilan Trimester II Nulipara Kunjungan ketiga 14-16 minggu Kunjungan keempat. 24-28 minggu Kunjungan kelima 32 minggu Kunjungan keenam 36 minggu Multipara Kunjungan kedua 14-16 minggu Kunjungan ketiga 24-28 minggu Kunjungan keempat 32 minggu Kunjungan kelima 35 minggu Jadwal kunjungan sesuai dengan perkembangan kehamilan menurut:  WHO (JHPIEGO.3.  Rustam Mochtar (1998): Periksa ulang 1x sebulan sampai kehamilan 7 bulan  Manuaba (1998) Trimester I dan II 1) Satu bulan sekali 2) Diambil data tentang laboratorium 3) Pemeriksaan ultrasonografi 4) Nasehat diet tentang 4 sehat 5 sempurna. tambahan protein ½ gr/kb BB = satu telur/hari Askeb Kelompok 12 60 . 2.

 Tes kadar gula darah Pemeriksaan ini bertujuan untuk mendiagnosa penyakit diabetes gestasional yaitu suatu intoleransi karbohidrat yang terjadi Askeb Kelompok 12 61 .4 Mengembangkan Perencanaan Asuhan Yang Komprehensif Selama Trimester III 2. Preeklampsi ialah penyakit dengan tandatanda hipertensi. Tingginya kadar protein dalam urin ibu hamil dapat mengindikasikan terjadinya preeklampsi. Pada spesimen urin 24 jam.4. edema dan proteinuria yang timbul karena kehamilan.3 per 24 jam. Tetapi dapat terjadi sebelumnya.1 Menetapkan kebutuhan tes labolatorium Test laboratorium yang mungkin di butuhkan oleh ibu hamil trimester III adalah:  Tes protein urin Proteinuria didefinisikan sebagai konsentrasi protein sebesar 0. 2004). komplikasi kehamilan 6) Rencana untuk pengobatan penyakitnya. Preeklampsia merupakan suatu kondisi spesifik kehamilan dimana hipertensi terjadi setelah minggu ke-20 pada wanita yang sebelumnya memiliki tekanan darah normal (Bobak . proteinuria didefinisikan sebagai suatu konsentrasi protein 0.5) Observasi adanya penyakit yang dapat mempengaruhi kehamlan. Pemeriksaan protein urin dibutuhkan oleh ibu hamil bila dicurigai mengalami preeklampsi ringan atau berat. menghindari terjadinya komplikasi kehamilan. misalnya pada mola hidatidosa. dan imunisasi TT1.19/L (> +2 dengan cara dipstik) atau lebih dalam sekurangkurangnya dua kali spesimen urin yang dikumpulkan sekurangkurangnya dengan jarak 6 jam. Penyakit ini umumnya terjadi dalam trimester ke-3 kehamilan. dari hasil pemeriksaan ini kita dapat memberikan asuhan kepada ibu hamil yang ditujukan untuk mencegah timbulnya masalah potensial yaitu terjadinya eklampsi. 2.

5. Berat badan sebelum hamil normal. Apabila diabetes gestasional tidak terdiagnosis. Tidak memiliki riwayat obstetri yang buruk. Mengalami kegemukan 2. pemeriksaan Askeb Kelompok 12 62 . Pemeriksaan gula darah dapat dilakukan dalam keadaan puasa dan 2 jam post prandial (sesudah makan) atau dapat juga dilakukan pemeriksaan gula darah sewaktu (GDS). Karakteristik risiko tingggi: 1.atau pertamakali diketahui saat kehamilan berlangsung dan mengisyaratkan bahwa gangguan ini dipicu oleh kehamilan. Tidak ada riwayat kelainan metabolism glukosa. Nilai referensi: Glukosa puasa = 70-110 mg/dl Glukosa 2 jam PP = <140 mg/dl Glukosa sewaktu = <180 mg/dl Pemeriksaan glukosa darah tidak diperlukan secara rutin apabila semua karakteristik berikut ditemukan: 1. apabila ada peningkatan atau penurunan atau peningkatan kadar gula darah (hiper atau hipo glikemia). American diabetes association(1999) menyimpulkan bahwa hiperglikemia puasa berkaitan dengan peningkatan risiko kematian janin selama 4 sampai 8 minggu terakhir gestasi. Yang perlu di waspadai adalah bahwa penyakit ini dapat memeberikan efek pada ibu dan pada janin. Efek merugikan pada ibu mencakup peningkatan frekuensi hipertensi dan perlunya seksio sesarea. Pada golongan risiko tinggi ini lakukan pemeriksaan sesegera mungkin. Usia kurang dari 25 tahun. 6. 3. 2. Tidak ada anggota keluarga dekat yang mengidap diabetes. Adanya glukosuria. 4. Ada anggota keluarga yang memiliki riwayat diabetes tipe II 3. Memiliki riwayat diabetes gestasional sebelumnya 4. Berasal dari kelompok etnik yang prevalensi diabetes gestasionalnya rendah.

volume plasma sekitar 40% lebih tinggi pada ibu hamil dibandingkan perempuan yang tidak hamil.  Tes anemia Tes ini dilakukan dengan memeriksa kadar hemoglobin (Hb) ibu hamil untuk mendiagnosa adanya anemia pada kehamilan. tetapi tidak menimbulkan jumlah absolute Hb atau eritrosit dalam sirkulasi.5 g/dl). Pada trimester I konsentrasi Hb tampak menurun. Ekspansi volume plasma merupakan penyebab anemia fisiologik pada kehamilan. konsentrasi hemoglobin darah (Hb). Pada kehamilan kebutuhan oksigen lebih tinggi sehingga memicu peningkatan eritopoietin. Konsenrtasi paling rendah didapatkan pada trimester ke II.6 g/dl) pada pemeriksaan pertama. Suatu penelitian memperlihatkan perubahan konsentrasi Hb sesuai dengan bertambahnya usia kehamilan. Pada trimester III terjadi sedikit peningkatan Hb. pada titik puncaknya. Akibatnya volume plasma bertambah dan sel darah merah (ertirosit) meningkat. Volume plasma yang terekspansi menurunkan hematokrit (Ht). Namun peningkatan volume terjadi dalam proporsi yang lebih besar jika dibandingkan dengan peningkatan eritrosit sehingga terjadi penurunan konsentrasi hemoglobin (Hb) akibat hemodilusi. yaitu pada usia kehamilan sekitar 30 minggu.darah harus diulang pada minggu ke 24-28 atau setiap saat pasien memperlihatkan upaya yang mengarah ke hiperglikemia. kecuali pada perempuan yang sudah memilikin kadar Hb tinggi (>14. tetapi dapat meningkat sampai minggu ke-37. dan jumlah eritrosit. Askeb Kelompok 12 63 . Ekspansi volume plasma ini mulai pada minggu ke-6 kehamilan dan mencapai maksimum pada minggu ke-24 kehamilan. kecuali pada perempuan yang memiliki kadar Hb rendah (< 11. Ada spekulasi bahwa anemia fisiologik dalam kehamilan bertujuan untuk menurunkan viskositas darah maternal sehingga meningkatkan perfusi plasental dan membantu penghantaran oksigen serta nutrisi ke janin.

meskipun tak disertai pendarahan b. kurang nafsu makan. rentan infeksi dan hipoksia akibat anemia dapat menyebabkan shock bahkan kematian ibu saat persalinan. pusing. Makan (diet) ibu hamil  Total kalori yang dibutuhkan oleh ibu hamil trimester III adalah 2. pendarahan post – partum. lahir prematur. Kalori dibutuhkan untuk energy.0 10. menurunnya kebugaran tubuh dan gangguan penyembuhan luka.0 33 32 33 2. Kematian bayi dalam kandungan. Pada ibu Pucat.2 Menetapkan kebutuhan belajar Hal-hal yang harus dipelajari atau diperhatikan oleh ibu hamil selama masa kehamilan trimester III adalah: a. Askeb Kelompok 12 64 .4. dan apabila asupan kalori tidak adekuat.0 Hematokrit (%) 36 Tidak hamil Hamil Trimester I Trimester II Trimester III 11.DAMPAK ANEMIA a. letih. rasa lemah. maka protein akan dimetabolisme untuk menghasilkan energy dan tidak digunakan untuk pertumbuhan dan perkembangan janin. Pada janin Abortus.5 11. rawan dekompensasi cordis pada penderita dengan Hb kurang dari 4 g – persen. lamanya waktu partus karena kurang daya dorong rahim. 400 Kkal. kematian bayi pada usia sangat muda serta cacat bawaan. Nilai batas untuk anemia pada perempuan Status kehamilan Hemoglobin (g/dl) 12.

Kategori obat pada ibu hamil berdasarkan risiko janin:  Kategori A Yaitu obat-obatan yang selama ini telah banyak dikonsumsi oleh ibu hamil tanpa menunjukan bukti adanya peningkatan kejadian malformasi atau yang membahayakan pada janin baik secara langsung maupun tidak langsung. Beberapa golongan obat ini sering digunakan. Zat besi banyak terkandung dalam daging. sereal. hati.  Kategori B Studi-studi pada hewan tidak menunjukan adanya risiko pada janin. kacang-kacangan. CTM. Contoh: karbamazepin dan fenitoin. pada situasi klinis tertentu. Kategori X Risiko pada janin sudah jelas terbukti dari pada manfaatnya. dan sayuran hijau. codein Kategori D Terdapat bikti adanya risiko bagi janin. telur. parasetamol. kebutuhan zat besi Pada trimester ketiga. yang dapat Askeb Kelompok 12 65 . misalnya penisilin. tetapi belum ada studi pada manusia.  Kategori C Efek merugikan terlihat dapa hewan. Salah satu contohnya adalah obat jerawat isotretionoin. namun belum tersedia cukup data tentang efeknya pada wanita hamil.  manfaat penggunaan obat tersebut lebih tinggi dibandingkan risikonya. kebutuhan zat besi naik menjadi 39 mg per hari/BB atau setara dengan sepotong tempe. b. tetapi manfaat diperkirakannya  diperkirakan melebihi risiko-risiko tersebut. Obat-obatan Pemberian obat pada ibu hamil harus difikirkan efek obat terhadap ibu dan tidak boleh melupakan pengaruh atau efek samping obat pada janin. Salah satu contohnya adalah efedrin. Contohnya adalah multivitamin atau vitamin prenatal. kafein.

antipiretik (terhadap demam). kelainan susunan saraf pusat. Naproxen bekerja dengan cara menurunkan hormon yang menyebabkan pembengkakan dan rasa nyeri di tubuh.menyebabkan kardiovaskuler. perpanjangan masa kehamilan. 3. Obat ini tidak direkomendasikan kecuali atas indikasi spesifik karena berkaitan dengan peningkatan kematian per8inatal. wajah dan Kategori obat berdasarkan periode kehamilan dan kemampuan menembus plasenta (US FDA) 1.II maupun trimester III.II dan III. dan kemungkinan teratogenik. Termasuk kategori D pada kehamilan trimester I. Ibuprofen tidak dianjurkan diminum oleh wanita hamil dan menyusui. dan anti-inflamasi (peradangan). Merupakan obat pilihan untuk nyeri 2. Ketoprofen adalah jenis obat yang umumnya diresepkan untuk mengobati rasa sakit peradangan arthritis yang terkait atau sakit gigi parah yang mengakibatkan radang gusi. Asetaminofen Termasuk kategori obat golongan B. Efek analgesiknya sama dengan aspirin. Obat ini bersifat analgesik dengan daya antiinflamasi yang tidak terlalu kuat. Dapat menembus plasenta. ketoprofen dan naproksen Ibuprofen merupakan derivat asam propionat yang diperkenalkan banyak negara. Dapat menembus plasenta. Ibuprofen. oenurunan berat badan lahir. Aspirin Aspirin atau asam asetilsalisilat (asetosal) adalah sejenis obat turunan dari salisilat yang sering digunakan sebagai senyawa analgesik (penahan rasa sakit atau nyeri minor). pada trimester I. perdarahan neonatus. Askeb Kelompok 12 66 . Naproksen termasuk dalam golongan antiinflamasi nonsteroid.

Aktivitas pada masa kehamilan trimester III o Olahraga saat hamil/senam hamil Berguna untuk membantu sirkulasi darah. Berikan obat yang telah jelas aman dan mempertimbangkan keperluan pengobatan primernya. Bentuk senam hamil: a Pemanasan Mempersiapkan otot. Konseling yang diberikan antara lain:   Hindari pemberian obat pada periode pertama pascakonsepsi Hindari makanan minuman dan zat yang tidak diperlukan oleh janin dalam pertumbuhannya. OAD. obat ini harus digunakan secara hati-hati dan dihindari pada trimester III karena berkaitan dengan kejadian oligohidramnion. dan membuat nyenyak pada waktu tidur. nefrotoksisitas pada janin dan perdarahan periventrikular.Ketiganya termsuk kategori B jika diberikan pada kehamilan trimester I dan II. jantung dan paru sebelum gerakan selanjutnya. Konseling dan pemilihan obat pada ibu hamil Tujuannya adalah untuk menghindari atau mengurangi abnormalitas janin. asalkan tidak mengalami kelelahan atau berisiko cedera bagi diri atau janinnya. c. Pergunakan pedoman penggunaan obat resmi dan daftar-daftar obat yang aman demikian pula pemberian obat-obat terbatas atau yang tidak diperbolehkan pada ibu hamil. penutupan duktus arteriosus secara premature. terutama bila pemberian dalam waktu yang lama. Ketiga jenis obat ini dapat menembus plasenta. atau jamu-jamu tradisional yang belum teruji. alcohol. obat sedative. hipertensi pulmoner pada janin. Berdiri atau dalam keadaan duduk bersila Askeb Kelompok 12 67 . menambah nafsu makan. misalnya merokok. Kategori D pada trimester III.    Hindari pemberian obat polifarmaka. Secara umum wanita hamil tidak harus membatasi olah raga.

tungkai kanan maju diikuti dengan tungkai kiri merapat dengan mendorong lengan lurus ke depan. Kedua tangan di perut samping. patahkan leher ke kiri-ke kana (2x8 hitungan) 4. mengurangi risiko cedera. tunduk dan tegakkan kepala (2x8 hitungan) 3. Berdiri. tungkai melangkah ke kanan dan tungkai kiri merapat dengan lengan diayun lurus ke depan dan turunkan. menguatkan otot-otot. pembuluh darah dan paru. 2. lakukan untuk gerak arah sebaliknya. Kedua tangan di perut samping. kedua lengan diayun ke samping saat tungkai maju. Ambil nafas sambil angkat kedua lengan ke atas (2x8 hitungan) 2. kemudian mundur tungkai kanan.1. Meningkatkan kebugaran sehingga ibu hamil tidak cepat lelah. 3. Berdiri. mengurangi keluhan nyeri punggung dan memudahkan bayi keluar. kedua lengan ke atas. langkah ke kiri kembali ke awal (sambil melangkah ayunkan kedua lengan ke atas dan ke bawah)  Latihan penguatan dan peregangan Ditujukan untuk meningkatkan kelancaran sirkulasi darah. Berdiri. dan lengan lurus kesamping saat mundur. 4. langkahkan kaki diikuti kaki kiri. Askeb Kelompok 12 68 . percaya diri dan lebih tenang Tahap gerakan: 1. Putar bahu bersamaan keduanya (2x8 hitungan) b Latihan inti  Latihan kebugaran Latihan ditujukan untuk memperbaiki kerja jantung. gerakan tungkai sama. Berdiri.

angkat satu tangan lurus. kedua tangan di bahu putar ke arah depan. pegang kursi sekuatnya. badan lurus. 5. kedua siku tangan tidak boleh mengangkat. gerakan naik turun sambil gerakan lutut menekuk-lurus. kaki diluruskan. mengurangi Askeb Kelompok 12 69 . Duduk bersila. Posisi tidur telentang. Kemudian lakukan posisi jongkok tanpa tumit diangkat dan berdiri lagi.  Latihan Pernafasan Melatih teknik pernafasan dada dan diafragma. 2.1. Kerutkan pantat lalu angkat setinggitingginya sampai hitungan 6. Duduk tegak tangan menyangga di belakang badan tekuk dan luruskan kaki bergantian. Posisi sujud. Variasikan dengan gerakan kaki ke samping atau memutar. tarik kembali lurus ulangi kanan kiri. Kaitkan kedua lengan ke depan. 4. tekan kedua lutut dan bungkukkan badan. kedua tangan disamping. Tidur telentang. 3. kepala disamping kanan atau kiri selama 10 menit bergantian. 9. Posisi berdiri dengan sanggahan kursi di depan. 7. lakukan bergantian. 10. silangkan tungkai. kepala lurus kedepan sambil tarik nafas dan turunkan kepala. tangan disamping. Lakukan selama 4 kali. kedua kaki ditekuk. gerakan naik turun sambil gerakan lutut menekuk-lurus. Duduk bersila. dada menempel di lantai. Duduk tegak. lakukan 4 kali 8. dapat mengurangi keluhan nyeri saat persalinan. Four point knealing. 6. kemudian rotasikan panggul sambil tarik nafas. Kaitkan kedua lengan ke belakang.

 Pernafasan Diafragma Telentang.Tarik nafas dalam pelan melalui hidung sampai perut mengembung. mengatasi stress.Tarik nafas pelan dalam melalui hidung. Pendinginan/ Relaksasi Lengan dan tangan.stress dan pernafasan diafragma/perut.Tungkai dan kaki. hembuskan lewat celah bibir.  Pernafasan Dada Telentang. Mulai dengan frekwensi 30x/mnt. tangan di dada. Dada: tarik nafas cepat lewat hidung. kombinasi.Dapat menggantikan pernafasan perut bila nyeri his kala satu semakin kuat. Frekwensi 8x/menit.Ulangi dengan frekwensi 8x/menit. lambat kembali 30x/ menit.Mempercepat relaksasi. terangkat tahan 1-2 detik. kembangkan dada sampai tangan. tangan di atas perut. relaks. relaks lengan di samping badan dengan tangan di atas dada. d. tahan 1-2 detik hembuskan nafas lewat mulut perlahan. lepaskan. hembuskan nafas cepat dengan mulut terbuka. pernafasan cepat. hembuskan cepat dengan mulut terbuka. genggam tangan kerutkan lengan dengan kuat tahan. telentang/miring. percepat 60x/mnt. lengan di samping badan dengan satu tangan di atas perut. lutut ditekuk. mengatasi nyeri his palsu/his permulaan kala satu.  Pernafasan Cepat Perut: tarik nafas cepat lewat hidung. lutut ditekuk. Askeb Kelompok 12 70 . pernafasan dada.

dan untuk menjaga kenyamanan Askeb Kelompok 12 71 . Karena itu.sambil nafas dada pelan teratur lalu relaks (bayangkan hal menyenangkan). kerutkan otot perut dan dasar panggul tahan lalu lepaskan. menjelang akhir kehamilan wanita dianjurkan untuk menggunakan shower. tidak ketat. tahan beberapa detik. karena semakin datar. tekananrahim pada paru-paru semakin besar dan bisa membuat sesak. Perut dan dasar panggul. Berbaring ke sebelah kiri bertujuan untuk menghindari penekanan pembuluh darah oleh uterus yang membesar. telentang/miring. Bila sukar tidur terlentang. Ibu hamil disarankan untuk berbaring ke sebelah kiri dengan lutut agak ditekuk dan diberi bantal diantaranya. berbahan halus dan dapat menyerap keringat. Hindari tidur dengan posisi datar. sebaiknya ibu hamil tidur dengan posisi kepala agak tinggi. uterus yang berat biasanya mengganggu keseimbangan wanita hamil dan meningkatkan kemungkinan wanita hamil terpleset dan jatuh di bathtub kamar mandi. e. f. Mencari tempat hiburan yang sirkulasi udaranya baik. Pakaian Secara umum direkomendasikan bahwa busana yang digunakan selama hamil seyogyanya nyaman. o Posisi tidur Setelah kehamilan membesar. Meningkatnya massa payudara dapat menyebabkan payudara menggantung dan terasa nyeri. Selama trimester terakhir. lepaskan. Taruh juga bantal di bawah kaki untuk menghindari pengumpulan darah di kaki. karena tidur siang menguntungkan dan baik untuk kesehatan. Seluruh tubuh. Istirahat dan rekreasi Sebaiknya wanita pekerja harus sering istirahat. telentang/miring kontraksikan/kencangkan semua otot. Mandi Tidak ada larangan untuk mandi selama hamil atau masa nifas. g. taruhlah bantal di bawah bahu dan kepala untuk menghindari sesak.luruskan kaki (dorsi fleksi). jangan pada tempat yang sesak dan ramai.

pengaruh hormon relaksin plasenta. Perbanyak minum air putih selama diare/mencret agar tidak dehidrasi Askeb Kelompok 12 72 .4. h. sebaiknya dilakukan secara hatihati dan benar. Ini juga merupakan masalah nutrisi yang umum terjadi pada kehamilan. b. Perawatan payudara Payudara perlu dipersiapkan sejak sebelum bayi lahir sehingga segera dapat berfungsi dengan baik pada saat diperlukan. Karena payudara menegang. Beberapa hal yang dapat anda lakukan bila diare: 1. lakukan pembersihan dengan menggunakan campuran gliserin dan alcohol. Konstipasi Konstipasi adalah gangguan rasa nyaman yang umum terjadi pada kehamilan. pada umur kehamilan berapapun. konstipasi menyebabkan rasa begah dan penuh serta hilang nafsu makan. 2. umumnya rawan terkena diare. Untuk sekresi yang mengering pada puting susu. dan menjadi lebih berat. Pengurutan payudara untuk mengeluarkan sekresi dan mengeluarkan duktus dan duktus dan sinus laktiferus. Basuhan lembut setiap hari pada aerola dan puting susu akan dapat mengurangi retak dan lecet pada area tersebut.diindikasikan penggunaan bra yang menopang secara pas. dan kemungkinan akibat meningkatnya kadar progesterone. konstipasi cenderung terjadi pada kehamilan akibat tekanan pada peristaltik usus dari uterus yang terus membesar. maka sebaiknya gunakan penopang payudara yang sesuai. Diare Bila sedang hamil.3 Menetapkan kebutuhan untuk pengobatan komplikasi ringan Komplikasi ringan yang mungkin terjadi pada kehamilan trimester III adalah: a.yang biasanya terjadi karena mengkonsumsi makanan yang tidak cocok dengan tubuh. sensitif. Oleh karena itu payudara harus dirawat dari jauh-jauh hari. Stocking yang ketat sebaiknya dihindari. karena payudara merupakan sumber air susu ibu (ASI) yang merupakan makan utama bagi bayi.

Cemilan cracker/biskuit agar ada makanan yang masuk sedikit-sedikit meski kadang karena belum sembuh bisa keluar lagi dari tubuh. Makan bubur nasi setiap hari selama sakit agar lebih mudah dicerna oleh tubuh. Minum teh pahit sekali (teh daun yang diseduh dengan air mendidih komposisi 4:1. Tujuan Rujukan   Agar setiap penderita mendapat perawatan dan pertolongan yang sebaik-baiknya Menjalin kerjasama dengan cara pengiriman pendrota atau bahan laboratorium dari unit yang kurang lengkap ke unit yang lebih lengkap fasilitasnya Askeb Kelompok 12 73 . Selama diare disarankan untuk mengkonsumsi makanan yang mengandung gula misalnya minum sari kurma atau madu agar asupan ibu hamil tetap memiliki energi (tidak terlalu lemas) 4. 5. dan diminum hangat-hangat) teh sekali2 boleh dicampur sedikit garam dan gula pasir sedikit (pengganti cairan tubuh yg hilang) 3.4.2.4 Menetapkan kebutuhan konsultasi atau rujukan pada tenaga profesional lainnya a. Definisi Sistem rujukan dalam pelayanan obstetri adalah suatu pelimpahan tanggung jawab timbal balik atas kasus atau masalah kebidanan yang timbul baik secara vertikal maupun horizontal. 2. misalnya antara bagian kebidanan dan bagian ilmu kesehatan anak. b. Sedangkan horizontal maksudnya konsultasi dan komunikasi antar unit yang ada dalam satu rumah sakit. Umpamanya dari rumah sakit kabupaten ke rumah sakit provinsi atau rumah sakit tipe C ke rumah sakit tipe B yang lebih spesialistis fasilitas dan personalianya. Rujukan vertikal maksudnya rujukan dan komunikasi antara satu unit ke unit lain yang lebih lengkap.

Sebagian besar asupan makanannya harus dikonsumsi di pagi hari. kembalikan dan kirimkan lagi kepada unit semula. karena memberikan waktu yang lebih banyak untuk dicerna. Askeb Kelompok 12 74 . Kegiatan rujukan dan pelayanan ini antara lain berupa : a. c. Pengiriman orang sakit dari unit kesehatan yang kurang lengkap ke unit kesehatan yang lebih lengkap. Kegiatan rujukan informasi medis antara lain berupa :   Membahas secara lengkap data-data medis penderita yang dikirim dan advis rehabilitas kepada unit yang mengirim Menjalin kerjasama sistem pelaporan data-data medis umumnya dan data-data parameter pelayanan kebidanan khususnya terutama mengenai kematian maternal dan perinatal. Preskriptif dan membatasi praktik budaya yang terkait dengan makanan terus melalui trimester ketiga. persalinan dan nifas c.5 Menetapkan kebutuhan untuk konseling spesifik atau anticipatory guidance a. perempuan mendekati akhir kehamilan sering merasa panas dan mengalami gangguan pencernaan dan sembelit. 2. seperti kasus-kasus ginekologi atau kontrasepsi yang memerlukan penanganan spesialis d. Menjalin pelimpahan pengetahuan dan keterampilan (transfer of knowledge and skill) melalui pendidikan dan latihan antara pusat pendidikan dan daerah. Kebutuhan nutrisi Kebutuhan gizi perempuan tetap sama selama semester ketiga. Pengiriman bahan laboratorium Bila penderita telah sembuh dan hasil laboratorium telah selesai. Hal ini sangat berguna untuk memperoleh angka-angka secara regional dan nasional. Jumlah makanan yang ia butuhkan mungkin harus dibagi menjadi sejumlah porsi kecil yang lebih sering. b. Rujukan kasus-kasus patologik pada kehamilan. Pengiriman kasus masalah reproduksi manusia lainnya.4. bilamana perlu disertai dengan keterangan yang lengkap (surat balasan) d.

 Solusio plasenta Adalah terlepasnya sebagian atau seluruh permukaan plasenta dari tempat implantasinya yang normal pada lapisan desidua endometrium sebelum waktunya yakni sebelum bayi lahir. koitus diperbolehkan sampai akhir kehamilan. c. e. ibu hamil mungkin merasa canggung/malas untuk bergerak masuk dan keluar kamar mandi. Dan koitus tidak dibenarkan bila:     Terdapat perdarahan pervaginam Tedapat riwayat abortus yang berulang Ketuban pecah Servix telah membuka d. mungkin perempuan merasa kotor dan lembap. Aktivitas seksual Selama kehamilan berjalan normal.b. Kebersihan umum (general hygiene) Kegiatan kebersihan umum padaa trimester III sebelum melanjutkan ke tahap persalinan harus lebih ditingkatkan. Askeb Kelompok 12 75 . dan bila tidak mendapatkan penanganan yang cepat bisa mengakibatkan syok yang fatal. sehingga menjadi lebih sering mandi. Pastikan keamanan kamar mandi terjaga (bersih. Konsumsi obat-obatan Ibu sebaiknya tidak mengkonsumsi jenis obat apapun selama kehamilan kecuali bila ada instruksi dari dokter. akan tetapi pada trimester ini terjadi peningkatan produksi minyak dan keringat. namun sebaiknya ibu hamil tidak lagi melakukan hubungan seksual selama 14 hari menjelang kelahiran. Yang menjadi penyebabnya adalah:  Plasenta previa Hal ini terjadi bila impalantasi plasenta terjadi pada segmen bawah rahin dan menutupi sebagian atau seluruh ostium internum. Selama trimester ketiga. tidak licin) sehingga kemungkinan dia tergelincir dan jatuh di kamar mandi berkurang. Tanda-tanda bahaya trimester III Tanda-tanda bahaya trimester III ialah terjadinya perdarahan dan pada umumnya adalah perdarahan yang berat.

Sebagian besar (75%) penularan terjadi melalui hubungan seksual. saat persalinan (10-20%) dan pascapersalinan (5- Askeb Kelompok 12 76 . Transmisi vertical merupakan penyebab tersering infeksi HIV pada bayi dan anak-anak.f. Keamanan (safety) Ibu hamil trimester III. dan secret vagina.6 Menetapkan kebutuhan konseling HIV/PMS  Konseling HIV/AIDS Acquired immunodeficiency syndrome (AIDS) adalah sindroma dengan gejala penyakit infeksi oportunistik atau kanker tertentu akibat menurunnya sistem kekebalan tubuh oleh infeksi human immunodeficiency virus (HIV). Infeksi HIV memberikan gambaran klinik yang tidak spesifik dengan spectrum yang lebar. mulai dari infeksi tanpa gejala (asimtomatik) pada stadium awal sampai pada gejala-gejala yang berat pada stadium lanjut. Perjalanan penyakit lambat dan gejala-gejala AIDS rata-rata baru timbul 10 tahun sesudah infeksi pertama. Setelah diawali dengan infeksi akut. 2. Transmisi HIV dari ibu kepada janin dapat terjadi intrauterine (5-10%). padahal hal tersebut sangatlah penting untuk menjaga keselamatan ibu dan janin yang dikandung dari bahaya guncangan-guncangan yang terjadi selama diperjalanan. Virus masuk kedalam tubuh manusia terutama melalui perantara darh.4. biasanya ibu hamil enggan menggunakan sabuk pengaman karena mereka khawatir dengan menggunakan sabuk pengaman akan menyakiti bayinya. Kemudian setelah terjadi penurunan sisitem imun yang berat. maka terjadi berbagai infeksi oportunistik dan dapat dikatakan pasien telah masuk pada keadaan AIDS. bahkan bisa lebih lama lagi. keadaan kehamilannya semakin membesar dan keadaan itu membuat ibu kurang nyaman. maka dapat terjadi infeksi kronik asimptomatik selama beberapa tahun disertai replikasi virus secara lambat. semen. seperti misalnya saat ibu bepergian menggunakan kendaraan.

Pada tahun 1999 The Institute Of Medicine (IOM) telah merekomendasikan pemeriksaan HIV untuk semua perempuan hamil dengan sepengetahuan perempuan tersebut. ritonavir. atau sakuinavir-samgat efektif untuk menekan kadar RNA HIV (Carpenter dkk. Rekomendasi ini juga telah diadopsi oleh American Academi of Pediatric.  Terapi antiretrovirus Sejumlah penelitian membuktikan bahwa kombinasi analog nukleosida-zidovudim. Tingkat infeksi HIV pada ibu hamil di Negara-negara Asia diperkirakan belum melebihi 3-4 %. parus preterm. dan apabila memilih untuk melanjutkan kehamilannya.1996). American College of Obstetricians and Gynecologis serta United State Public Health Service (USPHS). zalsitabin atau lamivudim yang diberikan bersama dengan suatu inhibitor protease-indinavir.86 %. dan abortus spontan. angka kelangsungan hidup jangka panjang meningkat dan morbiditas berkurang.20%). bayi lahir mati. Pada pasien terinfeksi HIV yang diberi kemoterapi tripel. Perkembangan penatalaksanaan selama kehamilan mengikuti kemajuan-kemajuan dalam pengobatan individu nonhamil yang terinfeksi HIV. Konseling merupakan keharusan bagi wanita positif HIV. disertai dengan hak pasien untuk menolak. Penelitian prevalensi HIV pada ibu hamil di daerah miskin di Jakarta pada tahun 1999-2001 oleh kharbiati mendapatkan angka prevalensi sebesar 2. Hal ini sebaiknya dilakukan pada awal kehamilan. Askeb Kelompok 12 77 . perlu diberikan konseling berkelanjutan untuk membantu wanita tersebut secara psikologis. Kelainan yang dapat terjadi pada janin adalah berat badan lahir rendah. Mencegah penularan vertikal Dua pendekatan utama yang digagas untuk mencegah penularan infeksi HIV dari ibu kepada bayi adalah terapi antiretrovirus dan seksio sesarea.

Berdasarkan penyebabnya. Infeksi menular seksual (IMS) adalah infeksi yang disebabkan oleh bakteri.   Infeksi andogen oleh flora normal komensal yang tumbuh berlebihan. misalnya kandidosis vaginalis dan vaginosis bacterial. ISR dapat dibedakan menjadi:  Infeksi menular seksual. sehingga IMS dianggap sebagai kofaktor HIV. European Collaborative Study Group (1994) melaporkan bahwa seksio sesarea efektif dapat mengurangi risiko penularan vertikal sekitar 50 %. Infeksi iatrogenic yang disebabkan bakteri atau mikroorganisme yang masuk ke saluran reproduksi akibat prosedur medic atau intervensi selama kehamilan.  Konseling PMS/IMS Konseling tentang PMS/IMS sangat penting dilakukan pada ibu hamil yang dicurigai menderita penyakit tersebut yang bertujuan untuk mengurangi AKI dan AKB akibat infeksi. Infeksi menular seksual merupakan salah satu penyebab infeksi saluran reproduksi (ISR). atau jamur yang penularannya terutama melalui hubungan seksual dari seseorang yang terinfeksi kepada mitra seksualnya. virus. ulkus mole. Oleh karena itu upaya pengendalian infeksi HIV dapat dilaksanakan dengan melakukan pengendalian IMS. Askeb Kelompok 12 78 . pada waktu partus atau pascapartus dan dapat juga karena kontaminasi instrument. dan sebaliknya tidak semua ISR disebabkan oleh IMS. kondilomata akuminata. sifilis. dan infeksi HIV. trikomoniasis. herpes genitalis. misalnya gonore. Seksio sesarea Dalam sebuah studi retrospektif. Menyusui Menyusui tidak dianjurkan pada wanita positif HIV karena ASI meningkatkan penularan pada neonatus sekitar 5-15 %. Telah banyak bukti menunjukan bahwa keberadaan IMS meningkatkan kemudahan seseorang terkena HIV.

Infeksi ini sering ditemukan pada trimester pertama sebelum korion berfungsi mengisi desidua dan mengisi kavum uteri. Pada pemeriksaan. korioamnionitis. Pada tahap lanjut. tapi umunya jarang terjadi tanpa infeksi pada servix.8 m dan bersifat tahan asam. Neisseria gonorrhoaea diasosiasikan dengan kelahiran premature. cepat mati pada keadaan kering.perdarahan antar masa haid dan menoragia. disuria yang kadang-kadang disertai poliuria. Askeb Kelompok 12 79 . Daerah yang sering terinfeksi adalah serviks.keluhannya antara lain: bertambahnya duh tubuh genital. dan tidak tahan zat desinfektan. Gonore pada perempuan kebanyakan asimptomatik sehingga sulit untuk menentukan masa inkubasinya. Infeksi gonore selama kehamilan telah diasosiasikan dengan pelvic imflammatory disease (PID). kecuali pada perempuan yang telah dihsterektomi. tidak tahan dengan suhu di atas 390 C. tidak dapat bertahan lama di udara bebas. umumnya ditransmisikan selama proses persalinan.Jenis IMS/ISR 1. Gonore Gonore adalah semua infeksi yang disebabkan oleh Neisseria Gonorrhoeae yang jika dilihat dibawah mokroskop cahaya tampak sebagai diplokokus berbentuk biji kopi dengan lembar 0. serviks tampak hiperemis dengan erosi dan secret mukopurulen. Infeksi pada uretra dapat bersifat simptomatik atau asimptomatik. Konjungtivitis gonokokal (ophtalmia neonatorum) adalah menifestasi tersering dari infeksi perinatal. dan infeksi pascapersalinan.

3. Gejala yang dikeluhkan oleh wanita adalah keputihan. Masa inkudasi berkisar antara 1-3 minggu. Organ yang paling sering terinfeksi oleh CT adalah endoserviks. Trikomoniasis Trikomoniasis merupakan penyakit protozoa yang disebabkan oleh trichomonas vaginalis (TV). perdarahan. Askeb Kelompok 12 80 . Klamidiasis Klamidiasis genital adalalah infeksi yang disebabkan oleh bakteri clamydia trachomatis (CT). Tanda dari infeksi tersebut meliputi duh tubuh vagina (42 %). untuk perempuan hamil dengan risiko tinggi juga dianjurkan untuk melakukan skrining terhadap infeksi CT pada saat kunjungan awal antenatal dan juga pada trimester III kehamilan. gatal. kelahiran premature dan kematian perinatal. Dampak pada kehamilan dapat mengakibatkan abortus spontan. Wanita hamil yang terinfeksi oleh CT menunjukan gejala keluarnya secret vagina. dan iritasi. Oleh karena itu.dan nyeri panggul. untuk perempuan hamil dengan risiko tinggi dianjurkan untuk dilakukan skrining terhadap infeksi gonore pada saat datang pertama kali antenatal dan dilanjutkan pada trimester ke III kehamilan. biasanya ditularkan melalui hubungan seksual dan sering menyerang traktus urogenitalis bagian bawah baik pada wanita maupum pria. 2. disuria.Oleh karena itu.

endometritis pascapersalinan dan infeksi luka pascaoperasi sesar. dan mycoplasma hominis). Perempuan dengan vaginosis bacterial dapat tanpa gejala atau mempunyai keluhan dengan bau vagina yang khas yaitu amis. BBLR.5. dan edema atau eritema (22-27 %).dan melekat pada dinding vagina. Kolpitis makularis (strawberry cervix) merupakan tanda klinik yang spesifik pada infeksi ini. Gejala klinik pada perempuan hamil tidak banyak berbeda dengan keadaan tidak hamil. Mobiluncus Spp. 4. Sekter vagina berbau amis sebelum atau setelah penambahan KOH 10 % (Whiff test) Clue sells pada pemeriksaan mikroskopik Askeb Kelompok 12 81 . Bau tersebut disebabkan adanya amin yang menguap bila cairan vagina menjadi basa. kelahiran premature. Diagnosis ditegakan berdasarkan kriteria Amsel yaitu adanya tiga dari empat tanda-tanda berikut:     Cairan vagina homogeny. persalinan premature. dan abortus. Vaginosis bacterial telah diasosiasikan dengan gangguan kehamilan termasuk abortus spontan pada kehamilan trimester I dan II. putih keabu-abuan. Akantetapi bila ditemukan infeksi TV pada trimester II kehamilan dapat mengakibatkan premature.bau (50 %). terutama pada waktu/setelah senggama. korioamnionitis. BBLR. Vaginosis bacterial Vaginosis bacterial adalah syndrome klinik akibat pergantian lactobasillus Spp penghasil H2O2 yang merupakan flora normal vagina dengan bakteri anaerob dalam konsentrasi tinggi (seperti: bacteroides Spp. PH vagina >4. Gardnerella Vaginalis.

terutama pada pasien simptomatik. Terapi dapat dipertimbangkan. jantung. Genital warts (kutil kelamin) Genital warts juga dikenal sebagai kondilomata akuminata yang disebabkan oleh human papilloma virus (HPV). mulai dari kulit. karena lesi dapat menjadi rapuh ketika berproliferasi selama kehamilan dan mengganggu proses persalinan.5. Herpes genital Herpes Genitalia (HG) merupakan IMS yang disebabkan oleh virus merupakan penyebab ulkus genital tersering. Sifilis biasanya ditularkan melalui kontak seksual dan dapat juga secara vertical pada masa kehamilan. Gejala biasanya diawali dengan rasa terbakar dan gatal di daerah lesi yang terjadi beberapa jam sebelum timbulnya lesi. Lesi dapat berproliferasi selama kehamilan dan sering mengalami regresi spontan setelah persalinan. 7. hingga susunan saraf pusat. 6. Sifilis Sifilis merupakan penyakit infeksi sistemik disebabkan oleh troponema pallidum yang dapat mengenai seluruh organ tubuh. Tidak ada komplikasi kehamilan yang disebabkan hPV. Transmisi virus dapat terjadi melalui kontak seksual Askeb Kelompok 12 82 . mukosa.

dan retardasi mental). 30-35 % pada ibu hamil dengan herpes genital primer 15-50 % ibu hamil dengan sifilis dini. 11-15 % pada perempuan dengan trikomoniasis. 7-54 % ibu hamil dengan herper genital primer. misalnya kematian janin (abortus spontan atau lahir mati). 40-70 % perempuan hamil dengan sifilis dini. dan infeksi congenital atau perinatal (kebutaan. 30-68 % perempuan hamil dengan gonore. baik dalam bentuk abortus spontan maupun lahir mati. Kematian janin.dengan pasangan yang telah terinfeksi. 4-10 % pada ibu hamil yang tidak menderita ISR. atau retargasi pertumbuhan janin dalam rahim). lamanya infeksi. dan usia kehamilan pada saat perempuan terinfeksi. Askeb Kelompok 12 83 . dapat ditemukan pada:    20-25 % ibu hamil yang menderita sifilis dini. 2-12 % pada perempuan hamil tanpa IMS/ISR Infeksi kongenital atau perinatal tidak ditemukan pada perempuan hamil tanpa ISR dan dapat ditemukan pada bayi yang dilahirkan oleh:     40-70 % perempuan hamil dengan infeksi klamidia. 30-50 % perempuan hamil dengan herpes genital primer. Hasil konsepsi yang tidak sehat seringkali terjadi akibat IMS. pneumonia neonatus. BBLR dapat dijumpai pada:      10-25 % ibu hamil dengan vaginosis bacterial. tetapi dapat juga secara vertical dari ibu kepada janin yang dikandungnya. Dampak ISR/IMS pada ibu hamil Dampak IMS pada kehamilan tergantung pada organism penyebab. bayi berat lahir rendah (akibat prematuritas.

datang ke bidan M tanggal 09-11-2010 dengan tujuan untuk memeriksakan kehamilannya. Ini adalah kehamilannya yang pertama dan tidak pernah mengalami keguguran.50 C. R: 20 x/menit. S: 36. Pasien mengatakan bahwa kehamilannya ini terasa mengganggu aktivitasnya sehari-hari. kemana harus datang melahirkan  Menurut WHO (JHPIEGO. Pada pemeriksaan fisik tidak ditemukan kelainan. B usia 25 tahun. 2003) Selama trimester ketiga (antara minggu 28-36 dan sesudah minggu ke 36) dilakukan dua kali kunjungan. Dan ibu mengeluh sering pusing pada saat bangun tidur. karena pasien mengeluhkan sering mual-muntah terutama di pagi hari dan pada saat mencium bau masakan yang menurutnya menyengat.5.7 Menetapkan jadwal kunjungan sesuai dengan tahap perkembangan kehamilan  Menurut Manuaba: 1) Setiap dua minggu sekali sampai ada tanda persalinan 2) Evaluasi data laboratorium untuk melihat hasil pengobatan 3) Diet 4 sehat 5 sempurna 4) Pemeriksaan USG 5) Imunisasi TT2 6) Observasi adanya penyakit yang menyertai kehamilan.1 Kasus Trimester I Ny. Ibu mengatakan bahwa tidak ada keluarga yang mempunyai penyakit keturunan. Askeb Kelompok 12 84 . N: 72 x/menit.5 Contoh Kasus 2.4.2. komplikasi hamil trimester III 7) Rencana pengobatan 8) Nasehat tentang tanda-tanda inpartu. Berdasarkan hasil pemeriksaan didapatkan bahwa TD: 100/70 mmHg. HPHT 07-09-2010. Ini merupakan kunjungan antenatalnya yang kedua kalinya. Sehingga ibu malas untuk makan. 2.

Pengumpulan Data Subjektif  Anamnesa Identitas Istri Nama Usia Pekerjaan : Ny. persalinan dan nifas yang lalu: tidak ada Kehamilan yang sekarang:  Mengalami mual muntah tapi yang mengganggu aktivitas. B : 25 tahun : ibu rumah tangga Suami Tn. Sehingga ibu malas untuk makan. M 31 tahun buruh bangunan SMA Pendidikan : SMA Alamat : Pasir hayam RT/RW 02 / 03. kec: Pasir hayam. Dan ibu mengeluh sering pusing pada saat bangun tidur. Riwayat haid:  Menarche : 13 tahun  Lamanya haid : 5-7 hari  Nyeri haid: ada  Haid terakhir : 07-09-2010 Riwayat kehamilan. Askeb Kelompok 12 85 . kab: Cianjur Keluhan : sering mual-muntah terutama di pagi hari dan pada saat mencium bau masakan yang menurutnya menyengat.  Mengalami pusing pada saat bangun tidur.Dari kasus diatas apa yang harus dilakukan oleh seorang bidan? Jawab: 1.

gravida 9-11 minggu.tanda vital:           TD : 100/70mmHg N : 72 x /menit R : 20 x/menit S : 36.Riwayat kesehatan keluarga : Penyakit keturunan: tidak ada Penyakit kronis : tidak ada 2.  Masalah : mual-muntah di pagi hari dan apabila mencium bau :G1P0A0. Askeb Kelompok 12 86 . Pengumpilan data objektif a. Assesment  Diagnosa fisiologis. Pemeriksaan umum: Kepala Mata Oedema muka Farises: tidak ada Reflex patella : + : tidak ada deformitas : tidak anemis : tidak ada d.  Kebutuhan : konseling mengenai kebutuhan gizi ibu hamil pada trimester I. dengan keluhan yang masakan yang menyengat sehingga malas untuk makan. Tanda. dan cara mengatasi pusing saat bangun tidur. Pemeriksaan labolatorium Darah Golongan darah : B Hb : 10 g/dl e. Keadaan umum: kompos mentis b. serta pusing saat bangun tidur. Pemeriksaan khusus obtstetri : tidak dilakukan 3.50C c. cara mengatasi mual-muntah.

(Ibu mengerti dengan apa yang dikatakan oleh bidan dan bersedia mengikuti saran bidan). kurang bundar dan kurang melenting  Leopold II: teraba bagian-bagian kecil disebelah kanan perut ibu.  Leopold III: bagian terbawah janin masih dapat digoyangkan. TD: 110/90 mmHg. dengan HPHT 02 Juni 2010 ibu mengeluh selalu merasa pusing setelah bangun dari duduk dan sering merasa kesemutan. Dan memberitahukan bahwa keluhan yang dirasakan klien adalah keluhan yang fisiologis.  Leopold IV: bagian terbawah belum memasuki pintu atas panggul Askeb Kelompok 12 87 .  Memberikan konseling mengenai mobilisasi pada ibu hamil untuk mengurangi pusing pada saat bangun tidur.  Memberikan konseling tentang nutrisi bagi ibu hamil. 2.5. (Ibu mengerti).10 C N: 88 x/menit R: 20 x/menit Selain itu setelah dilakukan pemeriksaan leopold di dapatkan:  Leopold I: teraba lunak. Ini merupakan kehamilannya yang kedua dan tidak pernah mengalami keguguran sebelumnya. usia kehamilan ibu diperkirakan 22 minggu 3 hari.4. Dan memberitahu cara mengatasi mual-muntah di pagi hari serta mualmuntah pada saat mencium bau masakan yang menyengat. (Ibu mengerti dan bersedia mengikuti saran bidan)  Memberitahukan jadwal kunjungan selanjutnya. yaitu 4 minggu kemudian. S: 37. Planning  Memberitahukan keadaan klien yang sebenarnya bahwa keadaanya masih dalam batas normal. teraba keras. (Ibu mengerti dengan apa yang dikatakan oleh bidan).2 Kasus Trimester II Ibu N 25 tahun datang ke bidanpada tanggal 07 November 2010 untuk dilakukan pemeriksaan antenatal. Setelah dilakukan pemeriksaan tanda-tanda vital.

 Mengalami pusing. A 31 tahun buruh bangunan : pasir hayam RT/RW 02 / 03. Riwayat haid:  Menarche : 14 tahun  Lamanya haid : 6-7 hari  Nyeri haid: tidak ada  Haid terakhir : 02 juli 2010 Riwayat kehamilan. Dari kasus diatas apa yang harus dilakukan oleh seorang bidan? Jawab: 1. kab: .Terdapat varises di kaki sebelah kiri ibu. N : 25 tahun : ibu rumah tangga Suami Tn. persalinan dan nifas yang lalu: tidak ada Kehamilan yang sekarang:  Mengalami mual muntah tapi tidak mengganggu aktivitas. Pengumpulan data subjektif Anamnesa Istri Nama Usia Pekerjaan Alamat Cianjur Keluhan : sering merasa pusing setelah beranjak dari duduk dansering merasa kesemutan. kec: Pasir hayam. dan  Merasa kesemutan pada kaki Riwayat kesehatan keluarga : Penyakit keturunan: tidak ada Askeb Kelompok 12 88 : Ny.

Pemeriksaan umum: Kepala: tidak ada deformitas Mata : tidak anemis Oedema : tidak ada Pemeriksaan leopold Leopold I: teraba lunak. Assessment  Diagnose :G2PIA0. Pemeriksaan khusus obtstetri DJJ : 140x/menit 3. Askeb Kelompok 12 89 . gravida 22 minggu 3 hari. intera uterin dengankeluhan fisiologis. Pemeriksaan labolatorium Darah Golongan darah : A Hb:10g/dl e. Tanda. Keadaan umum: kompos mentis b.tanda vital:         Tekanan darah: 110/80mmHg Suhu: 37.    Leopold IV: bagian terbawah belum memasuki pintu atas panggul Farises: ada ( kaki kiri ) Reflex patella : + d.1 Nadi: 88x /menit Respirasi : 20x/menit c. Leopold III: bagian terbawah janin masih dapat digoyangkan. kurang bundar dan kurang melenting Leopold II: teraba bagian-bagian kecil disebelah kanan perut ibu. teraba keras. hidup.Penyakit kronis : tidak ada 2. Pengumpilan data objektif a. janin tunggal.

Cianjur Keluhan: susah buang air besar dan lemas Riwayat haid:  Menarche: usia 13 tahun  Siklus: 28 hari  Lamanya haid: 7 hari  Nyeri haid : ada  Haid terakhir: 1 April 2010 Askeb Kelompok 12 90 .2oC. usia kehamilannya diperkirakan berusia 31 minggu. seorang ibu rumah tangga. N: 78 x/menit. 2. A. Dilakukan pemeriksaan dengan hasil TD: 120/80 mmHg. HPHT 1 April 2010. Masalah : pusing setelah beranjak dari duduk dan kesemutan. Planning  Memberitahukan ibu tentang cara ambulasi yang benar untuk mengatasi keluhanya (ibu mengerti dan dapat memperaktekannya). A Usia: 20 tahun Pekerjaan: ibu rumah tangga Alamat: Agrabinta.5. R: 21 x/menit. cepat lelah dan merasa pusing jika duduk atau berdiri terlalu lama. Pengumpulan data subjektif Nama: Ny. Kasus 1: Ny.  Kebutuhan: konseling bagaimana beranjak/ bangun yang benar untuk ibu hamil serta cara mengatasi kesemutan (ambulasi dan body mekanik). Hasil pemeriksaan laboratorium yaitu Golongan darah: O dan Hb: 8 g/dl Dari kasus diatas apa yang harus dilakukan oleh seorang bidan ? a. S: 36.3 Kasus Trimester III 1. Ini merupakan kehamilannya yang pertama dan tidak pernah mengalami keguguran sebelumnya. usia 20 tahun datang ke bidan untuk pemeriksaan antenatal. 4. ibu mengeluh susah buang air besar sejak 3 hari lalu.

Mata: konjungtiva pucat.      d. Pemeriksaan khusus obstetric:  Inspeksi:  Muka: terdapat kloasma gravidarum  Dinding abdomen : terdapat linea nigra  Tinggi pundus uteri: pertengahan antara proc.Riwayat kehamilan.  Tekanan darah: 120/80 mmHg Suhu: 36. Pengumpulan data objektif a.tanda vital:     c. Lidah : pucat. persalinan dan nifas yang lalu: tidak ada Kehamilan sekarang:   Mengalami mual muntah pada trimester awal riwayat kesehatan keluarga: penyakit keturunan: tidak ada b.2oC Nadi: 78 x/menit Respirasi: 21 x/menit Pemeriksaan umum yang dipandang perlu: Kepala: tidak ada deformitas atau benjolan. Xyphoideus dan pusat  Palpasi:  Payudara: teraba lebih menegang  Leopold I: teraba lunak. kurang bundar dan kurang melenting Askeb Kelompok 12 91 . Oedema: tidak ada Reflex patella: + Pemeriksaan laboratorium Darah: Golongan darah: O Hb: 8 g/dl e. kotor. b. Keadaan umum: compos mentis Tanda.

Ibu mengeluh sering sakit kepala. usia 18 tahun datang ke bidan untuk memeriksakan kehamilannya. Ibu mengerti dengan penjelasan yang diberikan bahwa ibu mengalami sembelit yang biasa terjadi pada trimester III dan anemia sedang. Ibu bersedia. Leopold II: teraba bagian-bagian kecil disebelah kanan perut ibu. usia kehamilannya diperkirakan berusia 30 minggu.  Menyarankan ibu untuk banyak beristirahat. Dari kasus diatas apa yang harus dilakukan oleh seorang bidan ? Askeb Kelompok 12 92 .  Leopold IV: bagian terbawah belum memasuki pintu atas panggul. Kasus 2 Ny. B.  Memberitahukan ibu jadwal kunjungan yang selanjutnya. gravid 31 minggu. HPHT 7 April 2010. janin tunggal hidup intra uterin dengan anemia ringan  Masalah potensial: anemia berat  Tindakan segera: pemberian tablet penambah darah d.  Leopold III: bagian terbawah janin masih dapat digoyangkan.  Menyarankan ibu untuk banyak mengkonsumsi makanan berserat seperti buah dan sayuran. 2. seorang ibu rumah tangga. Ibu mengerti. Planning  Memberitahukan keadaan ibu yang sebenarnya. Ibu mengerti.  Auskultasi:  DJJ: 130 x/menit  Bising usus ibu: 8 x/menit c. teraba keras. Assesment  Diagnose : G1P0A0. Ibu dapat memahami penjelasan yang diberikan.  Memberikan ibu tablet Fe untuk meningkatkan Hb ibu. Ini merupakan kehamilannya yang pertama dan tidak pernah mengalami keguguran sebelumnya.

b. Pengumpulan data objektif a.2oC Nadi: 78 x/menit Respirasi: 21 x/menit c. Mata: konjungtiva merah muda 93 . Keadaan umum: compos mentis Tanda. Cianjur Pekerjaan: ibu rumah tangga Keluhan.tanda vital:       Askeb Kelompok 12 Tekanan darah: 140/90mmHg Suhu: 36. persalinan dan nifas yang lalu: tidak ada Kehamilan sekarang:   Mengalami mual muntah pada trimester awal riwayat kesehatan keluarga: penyakit keturunan: keluarga memiliki riwayat hypertensi. B Usia: 18 tahun Alamat: Cidaun. sakit kepala yang hebat dan mata berkunang-kunang Riwayat haid:  Menarche: usia 13 tahun  Siklus: 28 hari  Lamanya haid: 7 hari  Nyeri haid : ada  Haid terakhir: 7 april 2010 Riwayat kehamilan. Pengumpulan data subjektif Nama: Ny.1. 2. Pemeriksaan umum yang dipandang perlu: Kepala: tidak ada deformitas atau benjolan.

  

Oedema: + di tangan dan di tungkai Reflex patella: +

d. Pemeriksaan laboratorium Darah: Golongan darah: O Hb: 11 g/dl  urin Protein urin: + e. Pemeriksaan khusus obstetric:  Inspeksi:  Muka: terdapat kloasma gravidarum  Dinding abdomen : terdapat linea nigra  Tinggi  pundus uteri: pertengahan antara proc.

Xyphoideus dan pusat Palpasi:  Payudara: teraba lebih menegang  Leopold I: teraba lunak, kurang bundar dan kurang melenting  Leopold II: teraba ada tahanan, keras seperti papan disebelah kanan perut ibu.  Leopold III: bagian terbawah janin masih dapat

digoyangkan, teraba keras.  Leopold IV: bagian terbawah belum memasuki pintu atas panggul. 

Auskultasi:  DJJ: 130 x/menit  Bising usus ibu: 24 x/menit

3. Assesment  Diagnosa : G1P0A0, gravid 30 minggu, janin hidup tunggal intrauterine dengan preeklampsi ringan.  Masalah potensial : preeklampsi berat Askeb Kelompok 12 94

 Kebutuhan : konseling tentang nutrisi dan pemantauan tekanan darah 4. Planning  Menjelaskan keadaan ibu yang sebenarnya bahwa ibu mengalami preeklampsi ringan. Ibu dapat memahami.  Menelaskan kemungkinan masalah potensial yang dapat terjadi dan tanda-tandanya. Ibu dapat memahami penjelasan yang diberikan.  Memberikan konseling tentang nutrisi bagi ibu hamil dan diet rendah garam. Ibu memahami penjelasan.  Memberikan konseling tentang mobilisasi pada ibu untuk mengurangi pusing dan sakit kepala. Ibu mengerti.  Melakukan pemantauan tekanan darah ibu. Ibu bersedia.  Memberitahukan jadwal kunjungan ibu yang selanjutnya. Ibu mengerti.

Askeb Kelompok 12

95

BAB III KESIMPULAN Kehamilan adalah masa di mana seorang wanita membawa embrio atau fetus di dalam tubuhnya, masa ini merupakan masa yang paling penting dalam kehidupan seorang wanita karena terjadi banyak perubahan baik secara fisik maupun psikologi. Tugas seorang bidan adalah memberikan asuhan yang komprehensif atau asuhan yang menyeluruh pada ibu hamil yang dimulai dari trimester I, trimester II dan trimester III, memahami segala kebutuhannya dan mengantisipasi bahaya yang mungkin terjadi selama kehamilan tersebut agar dalam proses menjalani kehamilannya ibu tidak mengalami penyulit-penyulit yang dapat mengganggu perkembangan janin. Selain itu bidan harus memberikan jadwal kunjungan pada ibu, agar asuhan yang diberikan komprehensif dan berkesinambungan. Sehingga keadaan dan perkembangan ibu serta janinnya dapat terpantau dan dapat mendeteksi secara dini kemungkinan bahaya yang akan terjadi di setiap trimesternya. Dan bidan harus mampu memberikan pendidikan kepada ibu saat kehamilan berlangsung, yang meliputi:  Pendidikan mengenai nutrisi ibu hamil  Pendidikan mengenai sekualitas ibu hamil  Kebutuhan istirahat  Ketidaknyamanan di setiap trimester  Personal hygiene  Tanda bahaya di setiap trimester.

Askeb Kelompok 12

96

pdf Askeb Kelompok 12 97 . Women’s Health During The Childbearing Years. 2008. Magelang: Pustaka Horizone http://ayurai.com/2009/05/mengembangkan-perencanaan-asuhan. M. Obstetri Williams edisi 21.Novaria & T. Buku Pintar Kehamilan. 2006.pkmi-online. Gary.html http://www. Jakarta: Direktorat Keperawatan & Teknisian Medik.blogspot.com/2009/04/04/askeb-ancpemeriksaan-kehamilan/ http://id. Standar Asuhan Kebidanan Bagi Bidan Di Rumah Sakit Dan Puskesmas. Senam Hamil & Ballita. 2006.com/download/ASUHAN%20ANTENATAL. Bandung: Khazanah Intelektual Stoppard. Tips Serdas Dalam Kehamikan. Endang Susilowati. USA: Mosby Ronosulistyo. Yogyakarta: Mulia Medika Hadi.com/kesehatan/54-10-makanan-kaya-asam-folat-untuk-tubuh-kita.P Budi.DAFTAR PUSTAKA A. Yogyakarta: Cemerlang Publishing Matteson. 2001. Miriam.wikipedia. Dwi dan Akhsin Zulkoni.html http://wongapik. 2007.com/pregnancy-mainmenu-39/216-pentingnya-asam-folat. Jakarta: Edsa Mahkota Indriarti. Kehamilan yang Didamba. Lebih Jauh Tentang Kehamilan. 2003.T.wordpress. 2006. 2007.org/wiki/Asam_folat http://ucin-rastafara. Peggy Sherblom. Yogyakarta: Oryza Cunningham. Direktorat Jenderal Pelayanan Medik Fitrianingsih.I. dkk. Hanny dan Amiruddin Aam.bayisehat.html http://www. Jakarta: EGC Depkes RI. FARMAKOLOGI Obat-obat Dalam Praktek Kebidanan.. 2009.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful