BAB I PENDAHULUAN MENGEMBANGKAN PERENCANAAN ASUHAN YANG KOMPREHENSIF

1.1 Latar Belakang Kehamilan adalah masa di mana seorang wanita membawa embrio atau fetus di dalam tubuhnya, masa ini merupakan masa yang paling penting dalam kehidupan seorang wanita. Masa ini juga merupakan tahap penyesuaian sebelum memasuki masa menjadi seorang ibu. Dan pada masa ini terjadi berbagai perubahan baik secara fisik maupun secara psikilogis sehingga kebutuhannya pun akan berbeda dengan saat sebelum hamil. Disitulah peran bidan sangat dibutuhkan terutama dalam memberikan asuhan yang komprehensif yaitu asuhan yang menyeluruh kepada ibu hamil dengan tujuan untuk menjaga dan meningkatkan mensejahterakan kesehatan ibu dan janin. Dalam mengembangkan asuhan yang komprehensif hal perlu diperhatikan adalah:  Menetapkan kebutuhan tes labolatorim  Menetapkan kebutuhan belajar  Menetapkan kebutuhan untuk pengobatan komplikasi ringan  Menetapkan kebutuhan konsultasi atau rujukan pada tenaga profesional lainnya  Menetapkan kebutuhan untuk konseling spesifik atau anticipatory guidance  Menetapkan kebutuhan konseling HIV/PMS  Menetapkan jadwal kunjungan sesuai dengan tahap perkembangan kehamilan.

1.2 Tujuan 1.2.1 Tujuan Umum Agar dapat merencanakan asuhan secara tepat dan berkesinambungan, sehingga klien mendapatkan kepuasan terhadap asuhan yang diberikan dan untuk meningkatkan kesejahteraan ibu dan janin Askeb Kelompok 12 1

1.2.2

Tujuan Khusus  Untuk menetapkan kebutuhan tes labolatorium  Untuk menetapkan kebutuhan belajar  Untuk menetapkan kebutuhan konsultasi atau rujukan pada tenaga professional lainnya  Untuk menetapkan kebutuhan konseling spesifik atau anticipatory guidance  Untuk menetapkan kebutuhan konseling HIV/PMS  Untuk menetapkan jadwal kunjungan sesuai dengan tahap perkembangan kehamilan.

1.3 Metode Penulisan Dalam pembuatan makalah ini, penyusun menggunakan beberapa metode penulisan, yaitu: 1. Tinjauan pustaka Tinjauan pustaka dilakukan dengan mangambil bahan-bahan materi dari buku-buku yang berkaitan. 2. Pranata luar (internet) Pranata luar atau internet dilakukan dengan melakukan browsing di internet yang berkaitan dengan materi makalah. 3. Konsultasi Konsultasi dilakukan dengan dosen pembimbing.

Askeb Kelompok 12

2

BAB II ISI

Yang harus dilakukan oleh seorang bidan dalam melakukan asuhan yang komprehensif yaitu: 2.1 Mengembangkan Perencanaan Asuhan Yang Komprehensif Pada Masa PraNikah/Pra-Hamil 2.1.1 Menetapkan kebutuhan tes laboratorium Cek Kesehatan Di Masa Prakonsepsi Pemeriksaan kesehatan selama masa prakonsepsi perlu dilakukan. Dengan alasan pemeriksaan ini bisa mendeteksi gangguan yang mengancam selama ibu hamil dan bersalin serta kesehatan janin. Yang perlu diperiksa di masa prakonsepsi sebagai berikut:
    

Riwayat penyakit dan genetik (jika usia calon ibu di atas 35 tahun) Siklus haid, alat kontrasepsi Pemeriksaan klinis (berat badan, rongga panggul dan pap smear) Tes laboratorium darah dan urin Pemeriksaan penunjang (TORCH, HIV/AIDS, ACA-Anti Cardiolipin Antibody)

 

Imunisasi, jika perlu Pemberian vitamin prenatal yang mengandung asam folat

Semakin penting diperiksa selama prakonsepsi jika:
  

Usia calon bunda di atas 35 tahun Calon bunda di atas 35 tahun Calon bunda punya penyakit jantung, hipertensi, diabetes, asma, penyakit organ reproduksi (miom, kista, endometriosis), kelainan Rhesus darah dan lainnya yang bisa mempengaruhi kehamilan dan janin

Askeb Kelompok 12

3

Askeb Kelompok 12 4 . Agar bila nantinya ditemukan adanya masalah. calon pengantin dapat melakukan terapi dan telah selesai sebelum hari H tiba. Ada lagi laporan dimana sang suami tidak dapat melakukan hubungan suami istri dikarenakan adanya suatu penyakit tertentu. nggak punya waktu sampai ketakutan apabila nantinya ada masalah. Padahal hanya sedikit dimana ketika calon pengantin menjalani tes pra nikah dan ditemukan masalah kemudian mereka akan berpisah. calon pasangan akan meninggalkannya. Seharusnya kasus-kasus seperti ini dapat diminimalisasi bila sebelumnya sang pengantin menjalani tes pra nikah. Calon bunda belum pernah terkena penyakit rubella atau belum mendapat imunisasi rubella  Ada riwayat penyakit yang diturunkan secara genetika di keluarga besar   Mantan pecandu narkoba Bekerja di lingkungan yang rawan polusi zat berbahaya seperti laboratorium  Menderita penyakit menular seksual Belum begitu banyaknya calon pengantin yang sadar untuk menjalani tes pra nikah karena beredarnya stigma klise “mau menerima pasangan apa adanya”. Alasan lain yang sering diutarakan adalah mahalnya biaya tes (padahal anda mau dan mampu untuk melaksanakan pesta yang meriah). harga dan sedikit waktu tidaklah ada artinya. Ada beberapa tes yang mencangkup tes pra nikah. seperti adanya laporan seorang ibu yang mengalami obesitas meninggal saat melahirkan karena dia langsung hamil sesaat setelah menikah. padahal keluarga kedua belah pihak terus-menerus menuntut adanya keturunan. Sedangkan ada beberapa kasus dimana pasangan yang tidak menjalani tes pra nikah akhirnya malah menemukan masalah serius ketika telah menikah. Tes ini sebaiknya dilakukan 6 bulan sebelum dilaksanakannya pernikahan. Tes pra nikah diliat dari benefitnya.

Tes Torch di Indonesia masih relatif mahal. tes yang dilakukan adalah tes kemampuan berovulasi (mengeluarkan sel telur). * Torch Tes ini khusus untuk calon pengantin wanita dimana bertujuan untuk mengetahui apakah kita memiliki bawaan virus toxoplasma. keadaan psikologis dan gaya hidup. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi hasil dari tes yaitu keadaan rahim. Sedangkan untuk laki-laki adalah tes sperma. Virus-virus ini tidak berdampak pada kita tapi berdampak pada calon bayi kita nanti.* Tes Rhesus Darah kita orang asia memiliki rhesus positif pada umumnya dan rhesus negatif biasanya dimiliki oleh orang Eropa. umumnya masih didahulukan tes toxoplasma dulu karena kasus rubella dan cytomegalo masih jarang ditemukan di Indonesia. urin . untuk mengetahui kualitas dan kuantitas spermanya. Banyaknya perkawinan antar ras yang belakangan terjadi menjadikan tes ini penting untuk dilakukan. Persilangan kedua rhesus dapat mengakibatkan keguguran berulang-ulang dikarenakan sel darah kita akan memakan sel darah janin. Tentunya lebih baik mengantisipasi daripada menyesal belakangan karena pasangan anda merasa dibohongi. rubella. apakah tetap meneruskan pernikahan dan siap menanggung akibatnya atau Askeb Kelompok 12 5 . Misalnya salah satu dari anda ada yang mandul. * Tes Kesuburan Untuk wanita. cytomegalo atau herpes. Keputusan mutlak ada di tangan anda bedua. Bukankah jujur didalam suatu pernikahan itu adalah penting?! Jika hasil tes anda tidak sesuai dengan harapan anda. gula darah dan hepatitis. Selain tes-tes diatas bisanya tes pra nikah juga dibarengi dengan tes darah.

Periksa dada pun tidak. Dalam hal ini penting diketahui. sebaiknya dicek apakah mengidap diabetes mellitus atau tidak. calon suami akan dicek apakah penisnya ada kelainan atau tidak. Umumnya. Jangan mengikuti emosi dan perasaan. jika usia calon suami sudah lanjut. sedangkan calon istri dicek punya vagina atau tidak. Askeb Kelompok 12 6 . karena inti dari pemeriksaan ini adalah untuk kebahagiaan pasangan yang bersangkutan. Sebaiknya anda menunjuk orang ketiga yang netral seperti penasehat pernikahan atau tokoh pemuka agama anda untuk memberikan pandangan kepada anda. dikhawatirkan nantinya dia tidak bisa berhubungan seks. memeriksa semua penyakit menular dari pihak lakilaki dan perempuan.malah sebaliknya: membatalkan pernikahan. Sebenarnya. pemeriksaan kesehatan prakonsepsi dilakukan dengan dua tujuan. Pertama. dapat menemukan adanya kista atau tumor di rahim. bahwa tidak akan ada periksa dalam atau pemeriksaan panggul seperti yang biasa dilakukan ginekolog. maka calon istri akan diimunisasi dulu. Sebagai catatan. Pastikan kita telah mempertimbangkan secara matang untung-ruginya. Tujuan kedua pemeriksaan ini untuk memastikan apakah mereka bisa melakukan hubungan seksual atau tidak. Jadi. karena dengan USG ini. Kalau ya. Apabila sebelum menikah diketahui calon suami menderita hepatitis. Apabila ingin mengetahui ada tidaknya kelainan pada organ reproduksi. disarankan agar melakukan pemeriksaan USG (ultrasonografi). Hal-hal seperti ini tidak boleh disembunyikan. penyakit menular yang dicek adalah hepatitis B dan TB (Tuberkulosis). termasuk penyakit yang ditularkan lewat hubungan seks (PMS atau Penyakit Menular Seksual).

maka lakukan deteksi saat usia kehamilan antara 12-16 minggu. apakah punya kelainan jantung. Dilihat dulu faktor risiko yang ada. janin masih kecil. dokter bisa melakukan safe abortion. Umumnya. ini saatnya mengecek semua kemungkinan adanya infeksi. ini tidak berarti kalau jumlah anaknya empat. Boleh juga 1-2 bulan sebelumnya. Askeb Kelompok 12 7 . Dengan begitu. bisa kena. sehingga pengguguran tidak akan berbahaya bagi ibu. Jadi. Tapi. tidak semua orang perlu melakukan serangkaian pemeriksaan. atau epilepsi berat. Pada usia kehamilan itu. Jangan sampai penyakit calon ayah menular ke calon ibu. Jika salah satu pasangan membawa gen penyakit. calon ayah tahu persis bahwa kehamilan istrinya sangat berisiko dan bisa mencelakakan istri dan bayinya. seperti si kecil tidak punya tulang tengkorak. tumor otak. Idealnya pemeriksaan pra-konsepsi dilakukan sebelum sepasang pria dan wanita melakukan hubungan seks. Akan dicek juga kondisi-kondisi yang bisa menyebabkan calon ibu meninggal kalau melahirkan. Kemungkinan 25% itu adalah angka populasi. Seandainya. seperti talasemia (sejenis anemia atau kurang sel darah merah yang diturunkan). kemungkinan yang akan terjadi pada anak-anaknya juga dijelaskan. Pemeriksaan prahamil pada calon ibu difokuskan terhadap kondisikondisi yang bisa mengganggu kehamilan dan membuat anak cacat atau tertular penyakit. misalnya. maka satu di antaranya pasti talasemia. harus siap menghadapi kemungkinan tersebut. Misalnya. kemungkinan si kecil terkena talasemia sekitar 25%. lalu menular lagi ke anak. Bila dengan USG ditemukan adanya kelainan bawaan mayor yang multiple . Anda tidak melakukan pemeriksaan prahamil plus konseling genetika karena tidak sempat atau fasilitasnya kurang memadai.Target pemeriksaan kesehatan prahamil adalah bayi dan calon ibu sama-sama sehat. namun bisa juga tidak. Bila calon ayah belum menjalani pemeriksaan pranikah. Tapi. Paling tidak. Jadi. pemeriksaan prahamil bisa dibilang termasuk konseling genetika.

infertilitas Bahaya kesehatan jangka panjang 20-25 diinginkan Rentang ideal untuk 22.2 Menetapkan kebutuhan belajar A. wanita harus yakin bahwa berat badannya berada dalam parameter normal.7=72 Kg 8 . 1984) yang memperlihatkan efek dari BB rendah. cukup bulan dengan berat badan normal. Nutrisi Status gizi ibu sebelum dan selama hamil dapat mempengaruhi pertumbuhan janin yang sedang dikandung.3=58 Kg kehamilan dan kesehatan jangka panjang 26-30 Askeb Kelompok 12 obesitas Risiko ringan terhadap 27. DPT dan TT (tetanus toksoid). Sedangkan imunisasi yang disarankan adalah hepatitis B. Indikasi parameter yang normal bisa dihitung dengan indeks Quetelet atau sering disebut indeks masa tubuh (IMT). BB normal. dan obesitas kesehatan.5=51 Kg dibawah normal meningkat. Rasio BB Indeks Quetelet Efek terhadap berat badan <20 berat badan Risiko amenorrhoe 19.Pemeriksaan prakonsepsi yang dianjurkan pemerintah hanya pemeriksaan fisik secara umum dan pemeriksaan laboratorium rutin untuk darah dan urin. Bila status gizi ibu normal pada masa sebelum dan selama hamil kemungkinan besar akan melahirkan bayi yang sehat. Oleh karena itu sebelum hamil. 2. Rumusnya adalah: Berat Badan (Kg) / Tinggi Badan2 (m) Berikut ini adalah tabel (pickard. Dengan kata lain kualitas bayi yang dilahirkan sangat tergantung pada keadaan gizi ibu sebelum dan selama hamil.1.

aspiksia. 3. Terhadap janin: kekurangan gizi ibu hamil dapat mempengaruhi proses pertumbuhan janin dan dapat menimbulkan keguguran. Kematian intrapartum/IUFD (mati dalam rahim) dan lahir dengan berat badan rendah (BBLR). Askeb Kelompok 12 9 . Meningkatnya risiko pre-eklampsia 2. pendarahan setelah persalinan serta persalinan dengan operasi cenderung meningkat. perlu untuk menyeimbangkan gizinya sebelum hamil. Terhadap persalinan: pengaruh gizi kurang terhadap proses persalinan dapat mengakibatkan proses persalinan sulit dan lama. berat badan ibu tidak bertambah secara normal. anemia pada bayi. persalinan sebelum waktunya (prematur). "Asam folat memang berperan penting pada fase awal pembentukan janin. perlu juga ditambah dengan makanan yang mengandung asam folat. Faktor risiko pada ibu hamil yang obesitas: 1. cacat bawaan." kata Dr. pendarahan. terkena penyakit infeksi. Dwiana Ocviyanti. bayi lahir mati. kematian neonatal. dr. 2. Gangguan trombo-embolisme Untuk ibu yang merencanakan kehamilan.moderat >30 obesitas berat kesehatan Risiko masalah menstruasi dan komplikasi kehamilan meningkat Bahaya kesehatan jangka panjang 30. yaitu pada fase pembentukan sistem saraf pusat. berikut ini merupakan faktor risiko yang dapat terjadi pada ibu yang mengalami kekurangan gizi baik sebelum maupun selama kehamilan: 1. selain makan 4 sehat 5 sempurna. Terhadap ibu: gizi kurang pada ibu hamil dapat mengakibatkan risiko dan komplikasi antara lain: anemia. abortus.3=80 Kg Selain itu. Kekurangan asam folat sangat berpengaruh pada perkembangan sistem saraf utama otak dan tulang belakang janin.

menyebabkan lepasnya plasenta sebelum waktunya”. Down’s Syndrome. ujar Bowo. Saat seorang wanita menyadari kehamilannya. dan Keguguran. Bayi lahir dengan berat badan rendah. cukupi asam folat sejak sebelum hamil. tahu-tahu ibu langsung hamil setelah telat datang bulan. idealnya kebutuhan asam folat sudah tercukupi sejak sebelum terjadinya kehamilan. Kekurangan Asam Folat menyebabkan bayi lahir dengan Bibir Sumbing. Sering kali para ibu tidak menyadari dirinya kekurangan Asam Folat karena sebagian besar kehamilan terjadi tanpa direncanakan. Jakarta. “Kalau kehamilan direncanakan. “Kebanyakan Pasutri (Pasangan Suami Istri) tidak pernah merencanakan kehamilan.SpOG(K) dari Departemen Obstetri dan Ginekologi FKUI/RSUPN Cipto Mangunkusumo. “Bayi mengalami kelainan pembuluh darah. Karena itu. Salah satu penyebab kematian adalah kekurangan Asam Folat”. Askeb Kelompok 12 10 . Oleh karena itu. Di Indonesia sendiri belum ada data pasti berapa prevalensi adanya penyakit kelainan sumsum tulang belakang. maka ia akan mempersiapkan gizi yang baik sebelum hamil karena kebutuhan Asam Folat harus disiapkan sejak sebelum kehamilan”. maka kehamilan itu sebenarnya sudah berusia 5-6 minggu. rusaknya endotel pipa yang melapisi pembuluh darah. bisa terbentuk saat kehamilan berusia 2-4 minggu. Itu sebabnya. anensefali. cacat tabung saraf janin (NTD) – spina bifida. ibu sering tidak membekali diri dengan gizi yang mencukupi ketika sebelum dan sesudah melahirkan. Mereka baru datang ke dokter setelah positif hamil beberapa minggu”. dan encephalocele. “Jumlah angka kematian bayi di Indonesia masih relatif tinggi. Kematian bayi ini masih belum diidentifikasikan penyebabnya karena belum adanya data. Padahal.

hati sapi. saat dewasa tidak mengalami menstruasi. kecukupan asam folat yang merupakan turunan dari vitamin B ini. Artinya. Selain itu. jeruk. tidak ada kontrol untuk buang air besar maupun buang air kecil serta adanya gangguan jantung. minimal 4 bulan sebelum kehamilan. yaitu sekitar 0. Kecukupan ini bisa mencegah 50-70 persen resiko NTD. juga berakibat pada sistem motorik (mengalami lumpuh. nanas. lesu dan pucat. kaya akan asam folat. ikan juga susu (saat ini banyak susu yang difortifikasi asam folat). maka akan mempengaruhi perkembangan janin. Pada ibu hamil. seperti brokoli. Begitu juga dengan buah-buahan berwarna merah atau jinga. seperti semangka.4-0. Asam folat juga terdapat pada daging. bayam serta asparagus. tidak bisa berjalan tegak). Mengingat risiko tersebut. kandungan asam folat bisa berkurang atau malah hilang. Jika perkembangan sistem saraf utama terganggu. Sebagaimana zat gizi lain. Pada anak perempuan. seorang wanita sebaiknya sudah harus mencukupi kebutuhan asam folatnya.6 mg) per hari. sehingga ibu mudah lelah. termasuk wajah (menyebabkan sumbing). anak tidak bisa berjalan tegak dan emosi tinggi. sayuran berwarna hijau. Bila dimasak terlalu lama. letih. Satu hal yang perlu diperhatikan adalah cara mengolah dan memasak makanan kaya asam folat. pisang. bila memang ingin hamil. yakni pembentukan tulang-tulang kepala. kekurang Asam Folat menyebabkan meningkatnya resiko Anemia.Kelainan lainnya adalah bayi mengalami gangguan buang air besar dan kecil. kebutuhan wanita usia subur serta ibu hamil akan asam folat adalah sekitar 400-600 mikrogram (0. juga bisa diperoleh dari berbagai makanan sehari-hari.4 hingga 1 mg Askeb Kelompok 12 11 . juga kiwi. sistem hormon (pada anak perempuan. di saat dewasa kelak bisa tidak mengalami menstruasi) dan perkembangan pusat kecerdasan (gangguan belajar). maka ibu hamil perlu mengonsumsi suplemen asam folat secara teratur sesuai rekomendasi dokter. Secara umum.

adanya fertilitas dan hasil kehamilan yang abnormal termasuk abortus. atau obstetris. Mempersiapkan kehamilan baik secara fisik dan psikologis ibu 2. berupa nasihat tentang resiko yang ada pada klien dan di berikan suatu strategi atau mengeliminasi pengaruh patologis yang diketahui berdasarkan riwayat keluarga. social. keluarga. Mengurangi angka kehamilan dengan resiko tinggi. 2. 1. Menurunkan jumlah kehamilan yang tidak diinginkan 4. medis. atau kematian janin berulang.per hari. Memperbaiki hasil akhir kehamilan 3. Ibu hamil tak perlu takut kelebihan asam folat karena akan dikeluarkan dari tubuh secara alamiah. Riwayat reproduksi. Manfaat konseling prakonsepsi: 1. namun sebaiknya tetap berkonsultasi dengan dokter. Riwayat sosial Yang harus dipehatikan pada saat konseling adalah: Askeb Kelompok 12 12 . Konseling prakonsepsi dasar yang sering diberikan berupa konseling mengenai :      Makanan/ nutrisi Kebiasaan minum aklohol Merokok Pemakaian obat terlarang Asupan vitamin Konseling dimulai tentang dengan pemeriksaan menyeluruh tentang riwayat reproduksi. 2.3 Menetapkan kebutuhan konsultasi prakonsepsi Konseling prakonsepsi adalah suatu cara untuk mengidentifikasi semua factor yang berpotensi hasil akhir kehamilan. persalina. mencakup usaha-usaha sebelumnya terhadap konsepsi. jadi factorfactor resiko yang dapat terjadi selama kehamilan. kehamilan ektopik. dan nifas.1.

Gaya hidup dan kebiasaan kerja  Olahraga. pada selama kehamilan olahraga tidak dilarang. Riwayat keluarga Status kesehatan dan reproduksi dari keluarga sedarah ditinjau untuk penyakit medis. Meningkatkan resiko terjadinya kelahiran bayi premature. serta riwayat di penjara. Selama kehamilan.  Pada kehamilan setelah usia 35 tahun atau lebih: 1. b. tapi setiap kekhawatiran perlu dibuktikan. latar belakang pendidikan rendah. Remaja memilki kemungkinan lebih besar mengalami anemia. persalinan prematur. Meningkatkan resiko kematian ibu 2. dan beresiko lebih tinggi memiliki janin yang pertumbuhannya terhambat. retardasi mental. Usia ibu mempengaruhi hasil akhir kehamilan.a. disebabkan oleh usia ibu yang rentan terhadap penyulit. walaupun mungkin perlu dilakukakn perubahan-perubahan. Askeb Kelompok 12 13 . Latar belakang ras. etnik atau keagamaan tertentu dapat menigkatkan resiko penyakit resesif tertentu.  Kekerasan dalam rumah tangga. baru menganggur. dan angka kematian bayi yang tinggi. Sebagian besar waniata hamil dapat melanjutkan olahraga sepanjang gestasi. Penganiayaan lebih besar kemumgkinannya terjadi pada wanita yang pasangannya yang merupakan pecandu alkohol atau obat. terdapat peningkatan rasiko dari pasangan yang pernah menganiaya. Usia ibu. 3. misalnya:  Pada kehamilan remaja. infertilitas dan kematian janin. seperti hipertensi dan diabetes. kehamilan dapat memicu kembali masalah antar pribadi. Riwayat keluarga tidak selalu akurat.

CD4. Konfidensialitas klien sangat penting jika menyangkut isu stigma dan diskriminasi 7. Alasan Pentingnya Konseling HIV/AIDS Konseling merupakan suatu proses pencegahan dan perubahan perilaku dapat mencegah penularan. fasilitasi pencegahan perilaku dan evaluasi penyesuaian diri ketika klien menghadapi hasil tes positif .1. Kelompok-kelompok khusus (pecandu napza. 5. atau Viral load. Membantu klien melakukan informed consent untuk tes HIV. fisik. spiritual. 2. laki-laki berhubungan seks dengan laki-laki. 4. Proses konseling termasuk evaluasi risiko personal penularan HIV. Diagnosis HIV mempunyai banyak implikasi – psikologik. 6. Penilaian mengenai perilaku berisiko klien terhadap infeksi HIV (baik menularkan atau tertular). yaitu sebagai bagian dari kelompok khusus yang dikucilkan masyarakat dan sebagai orang yang selalu dianggap berisiko terhadap atau telah terinfeksi HIV. sosial. penjaja seks. dan pengungsi) menghadapi isu diskriminasi ganda. Penggalian sejarah perilaku seks dan sejarah kesehatan klien. 3. Layanan konseling pra dan pasca tes. Memfasilitatsi perubahan perilaku. (World Health Organisation) Konseling HIV/AIDS memiliki perbedaan dengan konseling secara umum dalam hal: 1.4 Menetapkan kebutuhan konseling HIV/PMS Konseling HIV/AIDS merupakan komunikasi bersifat rahasia antara klien dan konselor bertujuan meningkatkan kemampuan menghadapi stres dan mengambil keputusan berkaitan dengan HIV/AIDS. Askeb Kelompok 12 14 . waria. suku asli. pekerja migran.2. HIV ialah penyakit yang mengancam hidup dan pengobatan seumur hidup.

sampai alat-alat kelamin bagian luar berkembang lebih nyata. hal ini dilakukan untuk mengetahui apakah seseorang itu hamil atau tidak. kira-kira 2 minggu pasca pembuahan – sekitar saat seseorang mulai terlambat haid.2. Sehingga pada trimester I. Dimana pada trimester I ini berawal dari mulainya fertilisasi (0 minggu). 2. organogenesis (minggu ke-4). Darah pasien saja. Tes darah. Memastikan efektivitas rujukan kesehatan. Adapun tes laboratorium yang dapat dilakukan pada trimester I diantaranya: tes urine (PP test) dan tes darah (Hb dan gol. Tes laboratorium pada trimester I digunakan untuk mendiagnosa apakan seseorang hamil atau tidak. misalnya: dukungan yang berkaitan dengan kesejahteraan emosi. terapi. psikologis. Darah). sosial dan spiritual seseorang yang mengidap virus HIV atau virus lainnya. hingga lebih mudah membedakan jenis kelaminnya (minggu ke-14). 2. a. sebaiknya segera memastikannya secepat mungkin. Askeb Kelompok 12 15 . Pencegahan penularan HIV dengan menyediakan informasi tentang perilaku berisiko (seperti seks aman atau penggunaan jarum bersama) dan membantu orang dalam mengembangkan keterampilan pribadi yang diperlukan untuk perubahan perilaku dan negosiasi praktek lebih aman. implantasi (akhir minggu ke-1). kebutuhan akan tes laboratorium memang diperlukan. 2. Tes ini harus dilakukan oleh dokter dan dianggap akurat untuk mengetahui tingkat hormon fetal hCG (human chorionic gonadotropin) di dalam darah sesegera mungkin. dan perawatan melalui pemecahan masalah kepatuhan berobat.Konseling HIV/AIDS merupakan proses dengan tiga tujuan umum: 1.2 Mengembangkan Perencanaan Asuhan Yang Komprehensif Selama Trimester I Trimester I ini dimulai dari usia kehamilan 0-14 minggu. Sedangkan tes darah yang dapat dilakukan oleh seorang bidan adalah hanya mengukur kadar Hb dan gol. Menyediakan dukungan psikologis. 3.1 Menetapkan kebutuhan tes laboratorium Ketika seseorang menduga bahwa dirinya hamil.

akan dipikirkan tindakan terminasi atau pengakhiran kehamilan. bahkan HIV/AIDS.. penting melakukan pemeriksaan darah pada awal kehamilan seperti pemeriksaan darah rutin yaitu komponen Hb.Cara ini juga efektif dilakukan oleh para bidan yang belum dilengkapi dengan alat USG. kelainan darah (thalasemia). B. Infeksi akibat virus Toxoplasma. Selama hamil. karena pemeriksaan ini tidak berisiko terhadap ibu maupun janin. maupun ada tidaknya infeksi. Akan tetapi ibu jangan khawatir.  Penyakit lain seperti HIV B. trombosit. Melalui pemeriksaan darah. Hal ini untuk mengetahui status keadaan ibu pada awal kehamilan secara laboratorium. Biasanya wanita hamil mengalami penurunan Hb dibandingkan pada saat dia tidak hamil.  Golongan darah dan faktor Rhesus (Rh). Karena itu. maka jadwal kontrol pada trimester pertama yang biasanya per-empat minggu dapat dimajukan hingga per-tiga atau dua minggu. pemeriksaan ini perlu untuk melihat adanya antibodi dalam darah ibu. O. Jika diprediksi kondisi bakal memburuk. Rubella. baik keadaan kurang darah (anemia). Syphilis. pada saat pemeriksaan harus dipastikan apakah sifat ketidaknormalan atau kelainan tersebut mayor atau minor. misalnya kelainan dapat menyebabkan kematian atau kelainan berat. Selain itu. Jika penurunannya tidak terlalu drastis. leukosit dan hematokrit. AB) seandainya Askeb Kelompok 12 16 . mungkin ibu perlu melakukan pemeriksaan darah beberapa kali. apabila dokter mendeteksi adanya kelainan. Golongan darah dan faktor Rhesus ibu. Dokter atau bidan perlu mengetahui golongan darah pasien (A. maka dianggap wajar. Bila ada kelainan atau ketidaknormalan. yang dikenal dengan istilah haemodilusi. bisa diketahui:    Kadar zat besi dalam darah. dan Cytomegalovirus yang berbahaya bagi kesehatan janin. Pemeriksaan yang sering dilakukan yaitu pemeriksaan TORCH. Hal ini umumnya disebabkan banyaknya cairan dalam tubuh wanita hamil.

alkohol. Karena bila darah ibu RH. b. Bila kadar zat besi ibu berubah-ubah selama kehamilan. bahkan narkotika.0 mg/dl. Efek penggunaan obat Askeb Kelompok 12 17 . Oleh karena itu perlu diberikan konseling mengenai nutrisi yang mengandung sumber zat besi seperti bayam dan daging merah. terkadang Hb-nya masih normal. Tes ini banyak tersedia di mana-mana dan tingkat keakuratannya dapat lebih dari 90%. Jika Rhesus negatif (-).  Kadar Hemoglobin. bila rendah. pasangan juga harus memberikan darahnya untuk di tes. penurunan jumlah sel darah merah hanya sedikit.5 mg/dl. apakah darah ibu Rhesus positif (+) atau Rhesus negatif (-). jangan ragu untuk melakukan tes lagi pada kehamilan 28 minggu. Apabila kadar Hb ibu hamil <10. maka disarankan untuk mengkonsumsi makanan kaya zat besi dan minum tablet zat besi. Tes urin. Kadar zat besi ini dapat diketahui dengan tes Hb.dan ibu mengandung janin dengan RH+. dokter ataupun bidan juga harus mengetahui faktor Rhesus ibu. tes akan diulang dalam beberapa interval selama masa kehamilan. Ini berbahaya bagi janin yang dikandungnya. tiga bulan sekali karena pada orang hamil sering timbul anemia karena defisiensi Fe. Tes ini dapat dilakukan secepat mungkin. tes lanjutan akan dilakukan untuk mengecek hadirnya antibodi. maka tubuh ibu akan memproduksi antibodi untuk melawan/menentang sel-sel darah RH+. atau sel darah merah kekurangan zat besi. ibu akan merasa mudah lelah dan lesu. Dari pemeriksaan darah perlu untuk menentukan Hb. Selain dolongan darah. Sel darah merah terdiri atas zat besi dan mengangkut oksigen. yaitu 2 minggu setelah pembuahan. Tetapi hal ini harus tetap diwaspadai. HCG juga dapat dideteksi dengan tes urin. Biasanya pada ibu hamil trimester I. tetapi dengan tes urin juga dapat mengetahuiapakah ibu terpapar obat-obatan tertentu. jika tes menunjukkan jumlah sel darah merah rendah. Tes urin tidak hanya dilakukan untuk memastikan kehamilan saja. Nilai normal Hb ibu hamil yaitu 10. perlu diwaspadai adanya anemia.pasien memerlukan transfusi darah selama masa-masa kehamilan atau proses persalinan.5-14.

Nutrisi A. komplikasi trimester I. Usia kehamilan pada trimester I termasuk kedalam usia rawan.2 Menetapkan kebutuhan belajar Trimester I dapat dikatakan sebagai masa emas. Karena pada trimester I ini ada beberapa hal yang dapat mempengaruhi keadaan ibu dan janin bahkan mengganggu kenyamanan ibu hamil seperti perubahan fisiologis terhadap anatomi ibu hamil. ketidaknyamanan trimester I.tertentu berdampak buruk bagi perkembangan otak janin. terutama pada awal kehamilan. Penggunaan terus-menerus. National Research Council: Recommended Dietary Allowance 9th Ed. 2. Food Nutrition Board. karena pada trimester I ini terjadi proses organogenesis (pembentukan organ-organ). 1980 menyarankan 3 komponen utama gizi dan kecukupan yang dianjurkan sebagaimana tertera pada tabel berikut: Tiga Komponen Gizi Utama Pada Wanita Usia 15-19 Tahun Komponen gizi utama Protein (gram) Zat besi (mg) Kalsium (mg) Kebutuhan wanita usia 15-19 tahun Harian 44 18 800 Hamil +30 +30 s/d +60 +400 Menyusui +20 +30 s/d +60 400 Askeb Kelompok 12 18 . Kebutuhan belajar yang dibutuhkan oleh ibu hamil pada trimester I diantaranya sebagai berikut: a. Sehingga ibu hamil perlu mengetahui mengenai kebutuhan belajar yang ia perlukan pada trimester I. sehingga juga belum optimal kebutuhan gizinya.2. Washington DC. National Academy Sciences. bisa mengacaukan sistem syaraf bayi. Asupan gizi ideal bagi ibu hamil Asupan gizi yang diperlukan ibu hamil harus ditingkatkan sejalan dengan kebutuhan perkembangan kehamilannya. Pada trimester pertama pertumbuhan janin masih belum begitu pesat.

karena sangat besar peranannya dalam memproduksi sel-sel darah. ikan. baik B kompleks. Protein dapat diperoleh dari daging.  Vitamin dan mineral. 3) Kalsium. Sebagai sumber tenaga yang menghasilkan kalori. amat penting dalam membantu proses produksi sel-sel darah merah. makanan yang berasal dari biji-bijian. lemak. dibutuhkan untuk energi tubuh sehari-hari. kangkung). daging. vitamin dan mineral dapat dianggap mewakili komposisi makanan dengan gizi seimbang. utamanya untuk mencegah timbulnya anemia. Zat besi adalah salah satu unsur penting dalam proses pembentukan sel darah merah. Sumber kalsium: susu dan makanan olahan yang terbuat dari susu. 2) Karbohidrat. dan roti. kacangkacangan (seperti kacang ijo. gandum. kalsium ini sangat penting karena berguna untuk mengurangi keram-keram di tangan dan kaki pada kehamilan lanjut. ikan sarden. vitamin A. kacang-kacangan. sereal. kalsium penting untuk membantu pertumbuhan janin. karbohidrat dapat diperoleh dari serealia. karena:  Karbohidrat dan lemak. telur. kacang kedelai).Komposisi makanan 4 sehat 5 sempurna. merupakan sumber zat pengatur. Vitamin dan mineral dapat diperoleh dari buah-buahan dan sayursayuran. dan jagung. dan susu. daging. Sumber protein: kacang-kacangan. yang terdiri atas karbohidrat. jus jeruk. merupakan sumber zat pembangun. Pada trimester I. yaitu: 1) Protein. protein. merupaka sumber zat tenaga. dimasa kehamilan. ayam. keju. Kebutuhan zat besi akan meningkat selama Askeb Kelompok 12 19 . sayuran daun hijau (seperti bayam. 4) Zat besi. ikan. ada 6 nutrisi terbaik yang dapat dikonsumsi oleh ibu hamil. telur. maupun vitamin E diperlukan ibu hamil untuk meningkatkan kebugarannya. vitamin C. nasi. ikan teri. tahu. Sumber karbohidrat: umbi-umbian. umbi-umbian. Tambahan vitamin. telur. Pada prinsipnya. tempe. yogurt. vitamin D.  Protein.

Kekurangan besi merupakan penyebab anemia yang paling sering. Pengobatan anemia tergantung penyebabnya. Anemia Gizi Besi (AGB) terutama banyak diderita oleh wanita hamil. Kelompok lain yang rawan AGB Askeb Kelompok 12 20 . Risiko kekurangan zat besi semakin meningkat jika terjadi mual-muntah di awal kehamilan. perdarahan dan kelainan/penyakit darah. jarak kehamilan yang berdekatan. Saat hamil terjadi peningkatan volume darah sebesar 50% dari biasanya. dan wanita usia subur pada umumnya. Karena zat besi dibutuhkan untuk membentuk hemoglobin (protein dalam darah yang fungsinya mengangkut oksigen). Kekurangan zat besi dalam makanan sehari-hari secara berkelanjutan dapat menimbulkan penyakit anemia gizi atau yang dikenal masyarakat sebagai penyakit kurang darah. wanita menyusui. Zat besi secara alamiah diperoleh dari makanan. sehingga dibutuhkan banyak zat besi untuk pembentukan hemoglobin darah tambahan. hamil. maka ibu hamil dianjurkan untuk mengkonsumsi 30 mg besi per-hari sebagai langkah pencegahan. tetapi bukan satu2nya penyebab. Karena itu menyebabkan kebutuhan Fe atau zat besi relatif lebih tinggi ketimbang kelompok lain. melahirkan dan menyusui. dan kebanyakan suplemen hamil mengandung zat besi sebesar itu. Anemia bisa juga disebabkan kekurangan asam folat atau Vitamin B 12. hamil kembar dan kurang zat besi sebelum hamil. suplemen besi bukan selalu menjadi jawabannya. Peristiwa kodrati wanita adalah haid. Kebutuhan meningkat dari 18 mg menjadi 27 mg per-hari dan karena sulit memenuhi kebutuhan besi hanya dari diet saja. Zat besi juga dibutuhkan buat pertumbuhan bayi dan plasenta. Kebutuhan zat besi terutama sangat meningkat pada TM II dan III.kehamilan. karena fungsi kodrati.

Ini berarti bahwa Fe pangan asal hewani (heme) lebih mudah diserap daripada Fe pangan asal nabati (non heme). Dengan asupan asam folat yang cukup pada masa sebelum dan selama kehamilan yaitu sekitar 0. wanita hamil yang kekurangan asam folik besar risikonya mengalami keguguran ataupun kerusakan pada janin. Sumber terbaik zat besi bisa didapat dari hati. Kacang dan sayur yang dikeringkan juga merupakan sumber zat besi yang baik dari protein nabati. Itu sebabnya. juga berisiko Askeb Kelompok 12 21 . buah pinggang. Ovi. Kesulitan utama untuk memenuhi kebutuhan Fe adalah rendahnya tingkat penyerapan Fe di dalam tubuh. kerang. resiko timbulnya NTDs pada bayi dapat diturunkan hingga 80 %.4 . Asam folik ini dikonsumsi terutama pada saat 4 bulan sebelum lahir sampai usia kehamilan 12 minggu (pada trimester I). yaitu spina bifida (kelainan pada tulang belakang) dan anencephaly (kelainan dimana otak tidak terbentuk). ibu hamil yang mengalami kekurangan asam folat. Sumber utama Fe adalah bahan pangan hewani dan kacangkacangan serta sayuran berwarna hijau tua. menurut dr. umumnya juga mengalami anemia dengan segala konsekuensinya (terlihat pucat dan mudah letih. asam folat berperan penting dalam pembentukan sel darah merah. Asupan asam folat yang cukup sebelum dan selama kehamilan akan mencegah timbulnya kecacatan tabung saraf (Neural Tube Defects) NTDs pada bayi. anak usia sekolah. Sedangkan tingkat penyerapan Fe makanan asal hewani dapat mencapai 10-20%. daging tanpa lemak. Asam Folat juga sangat penting bagi wanita hamil. lesu dan lemas).0. terutama sumber Fe nabati yang hanya diserap 1-2%. Pada ibu hamil sendiri. Bahkan. dan buruh serta tenaga kerja berpenghasilan rendah. tiram.adalah anak balita.8 mg per hari. Berdasarkan beberapa temuan para pakar kesehatan. unggas dan ikan. 5) Asam folat.

satu buah jeruk bisa memasok 20% kebutuhan Asam Folat sehari-hari. Askeb Kelompok 12 22 .  Alpukat. Dan alpukat ini juga mampu menetralkan radikal bebas dan menekan risiko infeksi. serta hati Sapi (liver).  Brokoli.  Kacang-kacangan. sereal.  Gandum.  Jeruk.  Pisang.mengalami persalinan prematur. plasenta lepas sebelum waktunya (solusio plasenta) dan keguguran. biji bunga matahari. mengandung 14. mengandung 50 mikrogram Asam Folat. 100 gram gandum mengandung hingga 50 mikrogram Asam Folat. mengandung 9-125 mikrogram Asam Folat. dengan mengkonsumsi 2 ikat bayam mengandung 200 mikrogram Asam Folat. jelas dr. mengandung 100 mirogram Asam Folat.  Telur. Tim Green PhD dan Department of Human Nutrition University of Otago New Zealand.  Strawberry. “Roti dan Susu juga mengandung Asam Folat tinggi karena kini susu dan tepung terigu telah difortifikasi mengandung Asam Folat”. 2 buah pisang segar mengandung 58 mikrogram. bisa memenuhi 23% kebutuhan tubuh akan Asam Folat. buah-buahan.5% kebutuhan Asam Folat harian untuk Ibu Hamil. hampir setara dengan sereal.  Dan adapula sumber makanan lainnya yang mengandung asam folat seperti lobak cina. 8 buah atau 1 gelas stroberi bisa memenuhi 7.  Bayam.85 Mikrogram Asam Folat ditiap 100 gram telur. Kebutuhan Asam Folat untuk ibu hamil dan usia subur sebanyak 400 mikrogram/hari atau sama dengan 2 (dua) Gelas Susu. kacang kering dan kacang polong. Adapun beberapa sumber makanan yang kaya akan asam folat diantaranya sebagai berikut:  Susu & Yoghurt.

B. nafsu makan juga meningkat. jauh lebih sedikit jika dibandingkan makan dua kali lipat jumlah normal makanan anda. telur. ikan atau daging sapi yang diolah setengan matang. Jenis bibit penyakit/parasit yang membahayakan kandungan dan terbawa dalam makanan adalah: 1) Listeria. dan susu yang tidak mengalami pasteurisasi. sebaiknya ibu hamil tidak mengkonsumsi daging dan telur dalam bentuk mentah atau setengah matang. 3) Salmonella dan Toksoplasma. Dapat menyebabkan keguguran. lemak besar sekali manfaatnya untuk cadangan energi tubuh. seperti Brie. Sumber lemak: daging. buah dan sayuran yang tidak dicuci bersih. Bakteri listeria monocytogeneses banyak terdapat pada:  Produk unggas (termasuk telur). bayi lahir mati. dan minyak. C. Untuk menghindari infeksi bakteri jenis ini. terutama bila dimakan dalam keadaan mentah. Dengan demikian. Makanan yang harus dihindari selama hamil Ada beberapa jenis makanan yang harus dihindari oleh ibu hamil. Coli. Adalah wajar untuk memastikan bahwa anda sudah mengkonsumsi makanan dalam jumlah yang cukup. Blue Cheese serta keju lain yang dibuat dari susu kambing atau domba. atau keracunan darah.  Selada. Prinsip makanan yang baik selama kehamilan Saat hamil. pepatah yang mengatakan “makan untuk dua orang” tidak perlu diikuti karena dapat membuat anda menjadi gemuk dan sulit menurunkan berat badan setelah Askeb Kelompok 12 23 . bagi wanita hamil. karena kemungkinan membawa bibit penyakit atau parasit tertentu yang membahayakan janin. Camembert. tentu saja untuk diri anda dan bayi anda. Keperluan energi meningkat sekitar 15% atau 500 kalori/hari.6) Lemak. agar tubuh tidak mudah lelah. 2) Bakteri E. Racun yang dikeluarkannya dapat merusak usus dan ginjal. Sering ditemukan pada daging yang diolah setengah matang.  Beberapa jenis keju lunak.

buah-buahan dan sayuran b. Segala sesuatu yang anda makan harus baik untuk anda dan bayi anda. makanlah makanan yang mengandung vitamin. 2004): 1) Merubah cara makan 2) Hindari makanan yang dapat membahayakan ibu dan janin 3) Jangan diet selama kehamilan 4) Lebih baik makan 5-6 kali dengan porsi kecil dari pada 2-3 kali dengan porsi besar (makan dengan porsi kecil tapi sering) 5) Minum vitamin ibu hamil secara teratur. Beberapa prinsip makan yang baik selama kehamilan dapat dikemukakan sebagai berikut (Suririnah. Tetapi masalah akan lebih mungkin terjadi jika anda makan terlalu sedikit – kehamilan bukan waktu yang tepat untuk diet. misalnya vitamin C dan mineral.melahirkan. Namun demikian ada beberapa obat yang mempunyai khasiat teratogen tidak mutlak dilarang (bila perlu) artinya. maka obat tersebut sebaiknya jangan diberikan. Sedangkan manfaat untuk ibu juga seharusnya sangat dipertimbangkan/ dibandingkan dengan resiko pada janin. Yang paling baik adalah menyeimbangkan jumlah makanan yang anda makan dalam kurun waktu 24-48 jam tiap kali makan. telinga dan jantung. apabila tanpa diberikan obat tersebut mengandung resiko timbulnya penyimpangan yang lebih besar pada janin. Obat-obatan Jika mungkin. Askeb Kelompok 12 24 . hindari meminum obat-obatan kecuali sudah disarankan oleh dokter. Daftar obat yang tidak boleh diberikan pada wanita hamil Adalah obat yang mempunyai khasiat teratogen yaitu obat yang pada dosis terapeutis untuk wanita hamil dapat mengakibatkan cacat pada janin seperti kelainan pada mata. juga pada saluran pencernaan. Apabila manfaat bagi ibu masih disangsikan. khususnya zat besi 6) Minum air yang cukup 8 gelas sehari 7) Perbanyak makan makanan yang berserat. A.

B. VALACICLOVIR 10. CIPROFLOXACIN 4. pemberian ASI sebaiknya dihentikan untuk sementara dan diganti dengan susu kaleng. SPIRAMYCIN 8. OBAT ANTI INFEKTIKUM 1. C. DOXYCYCLINE B. NYSTATIN 11. Ada berbagai jenis obat-obatan yang dapat digunakan dalam praktek kebidanan. METRONIDAZOL 5. Daftar obat yang boleh diminum ibu selama menyusui Adalah obat yang tidak atau hanya sedikit diekskresikan ke air susu ibu (ASI). AMOXICILLIN 2. METOCLOPRAMIDE HCL 3. ACYCLOVIR 6. PYRIDOXINE HCL Askeb Kelompok 12 25 . COTRIMOXASOL 7. Daftar obat yang dianggap aman bagi wanita hamil Adalah obat-obat yang setelah digunakan dalam jangka waktu panjang tidak menimbulkan efek buruk pada janin. ANTI EMETIKUM 1. Lamanya penghentian hendaknya selama 4-5 kali masa paruh obat yang diminum ibu. PRATHIAZINE THEOCLATE. Bila obat yang belum pasti keamanannya digunakan untuk waktu singkat. Obat yang tidak terdapat dalam daftar adalah obat yang mencapai susu ibu dalam jumlah banyak dan mungkin dapat berefek buruk pada bayi atau belum terdapat cukup data mengenai keamanannya. DOMPERIDONE 2. diantaranya: A. METRONIDAZOLE. AMPICILLIN 3. NYSTATIN 9. PROMETHAZINE 4.

OBAT SALURAN PERNAFASAN 1. ANTI PERDARAHAN 1. CLOMIFENE CITRAT F. TRANEXAMIC ACID E. OXYTOCIN Askeb Kelompok 12 26 . LEVONOGESTREL. OBAT SALURAN PENCERNAAN 1. OBAT SALURAN UROGENNITAL 1. BISACODYL 4. CALSIUM CARBONAT G. NATRIUM DIKLOFENAK D. OBAT SISTEM ENDOKRIN 1. PARACETAMOL 3. HYDROCORTISONE 2. ASAM MEFENAMAT 2. LYNESTRENOL 4. RANITIDINE 5. SALBUTAMOL 3. KETOCONAZOLE H. DEXTROMETHORPHAN 2. MEDROXY PROGESTERONE 3. ASAM ASETILSALISILAT (ACETOSAL) 5. METHYLERGOMETRIN 2. ALUMUNIUM HYDROXIDE.C. LIDOCAIN HCL 4. CIMETIDIN 3. DERMATOLOGI 1. ETHINYLESTRADIOL 2. AMBROXOL I. NORETISTERON 6. LOPERAMIDE 2. ANTIPIRETIK ANALGETIK 1. MAGNESIUM CARBONATE. PROGESTERONE 5.

dapat berguna untuk membantu sirkulasi darah.J. serta untuk kesehatan badan ibu hamil sendiri (agar tetap sehat. CALSIUM LACTATE 5. Dan ibu pun masih dapat merasakan tidur dengan nyaman tanpa ada keluhan sesak ataupun pusing. ZAT BESI 4. Pada trimester I. dan membuat nyenyak pada waktu tidur. CYANOCOBALAMIN (TABLET SALUT GULA) 3. EXT. PLACENTAE. pada beberapa orang keinginan seksual meningkat pada masa ini. karena rahimnya belum terlalu besar dan belum menekan diafragma. VITAMIN 1. untuk melakukan hubungan seks sedapat mungkin dihindari. posisi tidur terlentang masih dapat dilakukan oleh ibu. DOCOSAHEXANOIC ACID (DHA) c. Aktivitas pada masa kehamilan  Olahraga saat hamil. Namun. Pada trimester I ini memang belum diperlukan senam hamil.  Posisi tidur. kehamilan dengan mengeluarkan air dan kehamilan dengan perlukaan disekitar alat kelamin bagian luar. Karena tubuh wanita memiliki lendir dari cerviks (mulut Askeb Kelompok 12 27 . menambah nafsu makan. bagi ibu yang mempunyai riwayat keguguran. tetapi perlu diperhatikan bagi mereka yang sedang hamil. akan tetapi olahraga ringan seperti jalan santai. Pada dasarnya melakukan hubungan seksual pada saat hamil tidak berbahaya pada kehamilan normal. kehamilan dengan tanda infeksi. kehamilan dngan perdarahan. Namun kehamilan bukan merupakan halangan untuk melakukan hubungan seksual. segar dan bugar). Namun hubungan seks ataupun orgasme tidak berbahaya bagi janin.  Hubungan intim selama hamil. ASAM FOLAT 2. Hubungan seksual merupakan kebutuhan biologis yang tidak dapat ditawar.

rahim). dan dianjurkan untuk memakai alat kontrasepsi seperti kondom (untuk mencegah masuknya sperma kedalam vagina). Pakaian Gunakan pakaian yang longgar. karena didalam sperma terdapat hormon prostaglandin yang mana hormon prostaglandin tersebut dapat menimbulkan kontraksi uterus. Tetapi hal itu tidak berlaku bagi kehamilan dengan kategori risiko tinggi. misalnya:  Ancaman keguguran atau riwayat keguguran  Plasenta letak rendah (plasenta previa)  Riwayat kelahiran prematur  Perdarahan vagina atau keluar cairan yang tidak diketahui penyebabnya sserta keram  Dilatasi serviks. maka dikhawatirkan akan terjadi keguguran. memakai pakaian dalam yang bersih. atau keluar darah. sehingga apabila terjadi kontraksi pada kehamilan muda (trimester I) dan keadaan rahim/uterus belum kuat. yang mana cairan ini membantu tubuh si ibu untuk melawan kuman atau infeksi yang masuk kedalam mulut rahim. bersih dan nyaman dan hindarkan sepatu dengan hak tinggi tinggi (high heels) serta alas kaki yang keras. Secara umum hubungan seksual tidak dianjurkan pada kasus-kasus kehamilan tertentu. kontraksi. d. dianjurkan melakukan dengan cara aman seperti posisi yang aman. Askeb Kelompok 12 28 . Dan pada kehamilan trimester pertama tidak dianjurkan ibu hamil melakukan seksual. Kantung rahim dan cairan ketuban serta otot rahim dan perut akan melindungi bayi selama proses kehamilan. frekuensinya dikurangai (jangan terlalu sering). Pakai BH yang menyokong payudara ibu. Dan apabila ingin melakukan hubungan seksual. Diantaranya rasa nyeri. Salah satu ciri kehamilan risiko tinggi apabila muncul komplikasi atau menemukan gejala yang tidak biasa terjadi setelah atau selama melakukan hubungan seksual. atau dengan cara coitus interuptus.

bertujuan agar menghilangkan ketidaktahuan dan latihan-latihan fisik. Dan sebagai seorang bidan. lakukan pembersihan dengan menggunakan campuran gliserin dan alkohol.3 Menetapkan kebutuhan untuk pengobatan komplikasi ringan Ada beberapa komplikasi yang dapat terjadi pada trimester I. Karena payudara menegang. Mandi Kebersihan tubuh harus terjaga selama kehamilan. keluarganya. sebaiknya dilakukan secara hati-hati dan benar. area genitalia/lipat paha. Sebaiknya gunakan pancuran atau gayung pada saat mandi. f. kita hanya Askeb Kelompok 12 29 . Kesehatan jiwa Kesehatan jiwa diberikan pada waktu hamil.2. Untuk sekresi yang mengering pada puting susu. Pengurutan payudara untuk mengeluarkan sekresi dan mengeluarkan duktus dan duktus dan sinus laktiferus. Istirahat dan rekreasi Sebaiknya wanita pekerja harus sering istirahat. Perubahan anatomi pada perut. tidak dianjurkan berendam dalam bathtub dan melakukan vaginal douche. jangan pada tempat yang sesak dan ramai. Basuhan lembut setiap hari pada aerola dan puting susu akan dapat mengurangi retak dan lecet pada area tersebut. karena tidur siang menguntungkan dan baik untuk kesehatan. Komplikasi itu ada yang ringan dan ada pula yang berat. Perawatan payudara Payudara perlu dipersiapkan sejak sebelum bayi lahir sehingga segera dapat berfungsi dengan baik pada saat diperlukan. g. maka sebaiknya gunakan penopang payudara yang sesuai. yang mana pada setiap komplikasi tersebut dibutuhkan penanganan dan pengobatan agar kehamilan tersebut dapat berjalan lancar (normal) seperti yang diharapkan oleh ibu hamil. karena payudara merupakan sumber air susu ibu (ASI) yang merupakan makan utama bagi bayi. dan payudara menyebabkan lipatan-lipatan kulit menjadi lebih lembab dan mudah terinvestasi oleh mikroorganisme. sensitif. 2. h.e. Mencari tempat hiburan yang sirkulasi udaranya baik. dan menjadi lebih berat. maupun petugas kesehatan. Oleh karena itu payudara harus dirawat dari jauh-jauh hari.

terhadap masalah dan faktor resiko d. persiapan dan perencanaan mengenai tempat/penolong persalinan sesuai kondisi ibu dan janin. wawancara mengenai umur. nomor/usia kehamilan dan masalah. P = penyuluhan.diberi wewenang untuk mengatasi atau menetapkan kebutuhan untuk pengobatan komplikasi ringan. P = penilaian.2. Definisi Sistem rujukan dalam pelayanan obstetri adalah suatu pelimpahan tanggung jawab timbal balik atas kasus atau masalah kebidanan yang timbul baik secara vertikal maupun horizontal. O = objektif. tungkai bengkak. B. Upaya rujukan terencana dimulai dengan kegiatan skrining antenatal untuk memperoleh SOPP a. tinggi badan rendah. Tujuan Rujukan a Agar setiap penderita mendapat perawatan dan pertolongan yang sebaik-baiknya Askeb Kelompok 12 30 .4 Menetapkan kebutuhan konsultasi atau rujukan pada tenaga profesional lainnya Dalam penurunan kematian ibu dan kematian bayi baru lahir dibutuhkan inovasi dalam pelayanan kesehatan ibu disemua tingkat pelayanan melalui upaya proaktif. misalnya antara bagian kebidanan dan bagian ilmu kesehatan anak. perut ibu sangat besar. 2. b. Umpamanya dari rumah sakit kabupaten ke rumah sakit provinsi atau rumah sakit tipe C ke rumah sakit tipe B yang lebih spesialistis fasilitas dan personalianya. dll. pemeriksaan sederhana melalui periksa pandang. S = subjektif. Rujukan vertikal maksudnya rujukan dan komunikasi antara satu unit ke unit lain yang lebih lengkap. misalnya muka/bibir pucat. A. Sedangkan horizontal maksudnya konsultasi dan komunikasi antar unit yang ada dalam satu rumah sakit. c.

seperti kasus-kasus ginekologi atau kontrasepsi yang memerlukan penanganan spesialis d) Pengiriman bahan laboratorium Bila penderita telah sembuh dan hasil laboratorium telah selesai.5 Menetapkan kebutuhan untuk konseling spesifik atau anticipatory guidance Kebutuhan konseling pada setiap ibu hamil itu berbeda-beda. Adapun kebutuhan konseling yang ibu hamil perlukan pada trimester I diantaranya sebagai berikut: Askeb Kelompok 12 31 . persalinan dan nifas c) Pengiriman kasus masalah reproduksi manusia lainnya. dan konseling yang diberikan pun harus disesuaikan dengan usia kehamilan dan kebutuhan klien. 2. bilamana perlu disertai dengan keterangan yang lengkap (surat balasan) D. kembalikan dan kirimkan lagi kepada unit semula.2. b) Rujukan kasus-kasus patologik pada kehamilan.b Menjalin kerjasama dengan cara pengiriman penderita atau bahan laboratorium dari unit yang kurang lengkap ke unit yang lebih lengkap fasilitasnya c Menjalin pelimpahan pengetahuan dan keterampilan (transfer of knowledge and skill) melalui pendidikan dan latihan antara pusat pendidikan dan daerah. Menjalin kerjasama sistem pelaporan data-data medis umumnya dan data-data parameter pelayanan kebidanan khususnya terutama mengenai kematian maternal dan perinatal. Membahas secara lengkap data-data medis penderita yang dikirim dan advis rehabilitas kepada unit yang mengirim b. Kegiatan rujukan dan pelayanan ini antara lain berupa : a) Pengiriman orang sakit dari unit kesehatan yang kurang lengkap ke unit kesehatan yang lebih lengkap. Kegiatan rujukan informasi medis antara lain berupa : a. Hal ini sangat berguna untuk memperoleh angka-angka secara regional dan nasional. C.

Mual dan muntah (morning sickness) Askeb Kelompok 12 32 . Perdarahan pervaginam. Tanda-tanda bahaya Yang harus diwaspadai saat kehamilan trimester I adalah terjadinya kehamilan ektopik atau kehamilan di luar kandungan dan abortus spontaneous yaitu abortus yang terjadi dengan sendirinya. hipertensi gestasional. nyeri perut bagian bawah. hipertensi gravidarum. ataupun karena sistitis. gastritis. Kebutuhan nutrisi Pola kenaikan berat badan adalah hal yang penting untuk dipantau karena kenaikan berat badan total wanita hamil penting untuk mengetahui berat badan wanita di awal kehamilan. serta hipertensi kronik. solusio plasenta. dan hiperemesis gravidarum. infeksi saluran kemih. apendisistis. Beberapa ketidaknyamanan yang terjadi selama trimester pertama yaitu: a. Dan nyeri perut bagian bawah bisa disebabkan oleh kista ovarium. Perdarahan pervaginam bisa disebabkan oleh abortus. dan mendukung kemajuannya. penyakit radang pelvik. dan kehamilan ektopik. kehamilan ektopik. kehamilan mola. Klasifikasi hipertensi gravidarum yaitu hipertensi essensial. Sangatlah penting bahwa wanita hamil makan dengan pola gizi yang sehat.a. preeklampsia dengan hipertensi kronik. Ketidaknyamana yang normal pada trimester I Ketidaknyamann yang terjadi pada trimester I adalah hal yang umum terjadi misalnya ibu hamil mengalami kelelahan hal tersebut bisa disebabkan oleh kurangnya asupan nutrisi atau anemia. Kelelahan yang berlebihan menunjukan bahwa wanita hamil tersebut mengalami tekanan psikologis atau fisiologis. b. preeklampsia dan eklampsia. Nutrisi yang kurang mungkin juga menyebabkan kelelahan ketika wanita tersebut mengalami mual muntah. abortus. Berat badan yang tetap atau terjadi sedikit penurunan berat badan selama trimester I adalah hal yang normal. penyakit kantong empedu. c.

Mual dan muntah biasanya timbul pada minggu kedua kehamilan setelah pembuahan dan terjadi kurang lebih antara minggu ke-6 sampai bulan ke-4 kehamilan. Askeb Kelompok 12 33 . sehingga wanita tidak perlu bolak-balik ke kamar mandi ketika tidur. Keadaan seperti ini bisa diatasi dengan makan dalam jumlah sedikit tapi sering. sehingga tidak dapat makan atau minum apapun. Kita harus memberitahu pada ibu bahwa jangan mengurangi pemasukan cairan/minum untuk mengatasi masalah ini karena ibu hamil membutuhkan cairan yang lebih pada saat kehamilan. Timbul gejala mual dan muntah terutama pada pagi hari yang disebut morning sickness. Cara mengatasinya yang dapat kita lakukan untuk mengurangi frekuensi berkemih ini adalah menjelaskan mengapa hal tersebut terjadi dan mengurangi asupan cairan sebelum tidur malam. serta makanlah selagi hangat. Untuk mengatasi mual dan muntah di pagi hari. anjurkan ibu untuk makan makanan ringan seperti biskuit atau roti ditambah dengan teh manis hangat sebelum bangun dari tempat tidur. dan juga dapat menimbulkan kekurangan cairan/dehidrasi atau yang disebut dengan Hyperemesis Gravidarum. Sering berkemih Desakan rahim kedepan menyebabkan kandung kemih cepat terasa penuh dan sering buang air kecil (BAK). Dalam batas yang fisiologis keadaan ini dapat diatasi. karena hanya akan menimbulkan rasa mual. Bidan menyarankan agar ibu menghubungi dokter atau bidan bila mual-muntah menjadi sangat hebat. akan tetapi pada trimester II sudah menghilang dan timbul lagi pada trimester III karena terjadi penekanan kandung kemih oleh turunnya kepala bayi. Keadaan ini terjadi pada bulan pertama kehamilan karena pada saat itu terjadi pembesaran uterus. jangan makan dalam jumlah atau porsi besar dan berlemak. b.Pengaruh estrogen dan progesteron terjadi pengeluaran asam lambung yang berlebihan.

Merasa lemah dan letih Rasa lelah dan cape merupakan tanda umum kehamilan dan akan muncul sekitar 8-10 minggu pertama kehamilan. ibu hamil juga tidak dianjurkan untuk minum kopi ataupun teh karena kopi dan teh mengandung kafein yang dapat meningkatkan denyut jantung dan tekanan darah. Bila skit kepala semakin terasa berat beri tahu ibu untuk secepatnya hubungi dokter atau bidan (pada kehamilan lanjut sakit Askeb Kelompok 12 34 . Sekitar 90% kasus kelelahan pada wanita hamila akan menghilang sekitar minggu ke-12 kehamilan. Metode untuk meredakannya adalah meyakinkan kembali wanita tersebut bahwa keletihan adalah hal yang normal dan bahwa keletihan akan hilang secara spontan pada trimester II. disamping bisa menyebabkan iritasi lambung. Ada ibu hamil yang menjadi gampang mengantuk atau sebaliknya menjasi sangat susah tidur di waktu malam hari.Oleh karena itu. c. Sakit kepala yang muncul pada masa awal kehamilan disebabkan karena adanya peningkatan sirkulasi darah akibat perubahan hormonal. dan makanlah dengan porsi makan sedikit tapi sering biasanya dapat menolong. Untuk keluhan sakit kepala bisa diatasi dengan beristirahat. Pengetahuan ini akan membantu wanita untuk sering beristirahat selama siang hari jika memungkinkan hingga kelelahannya hilang. Latihan ringan dan nutrisi yang baik juga dapat membantu mengatasi keletihan ini. Kafein bersifat diuretik sehingga ibu menjadi sering buang air kecil akibatnya mengurangi jumlah mineral penting seperti: kalium. Hormon yang semakin meningkat pun dapat mengganggu pola tidur anda. Kelelahan juga dapat disertai dengan rasa sakit kepala. Kondisi ini menyebabkan ketidakseimbangan elektrolit tubuh padahal keseimbangan elektrolit tubuh berfungsi menjaga kerja jantung dan alat-alat tubuh lain dengan baik. Tubuh anda berusaha menyesuaikan diri dengan perubahan hormon dan metabolisme yang ada. kalsium dan magnesium dalam tubuh.

Askeb Kelompok 12 35 . Karena ini salah satu cara untuk mengurangi emosi yang terjadi. yakni minum air minimal 8 gelas per hari dalam ukuran gelas minum.kepala dapat menjadi tanda pre-eklampsia. Bila ibu sering merasa seperti ingin pingsan sarankan ibu untuk segera periksa ke dokter karena kemungkinan ibu mengalami anemia. karena prem merupakan laktasif ringan alami. Tablet zat besi (iron) juga biasanya menyebabkan masalah konstipasi ini selain itu zat besi tablet akan menyebabkan warna feses menjadi kehitaman. yang biasanya disertai dengan peningkatan tekanan darah dan kaki-tangan bengkak). d. Ini biasanya terjadi pada trimester awal kehamilan. Perubahan mood atau emosi Pada trimester awal kehamilan terjadi perubahan emosional menjadi tidak stabil. bidan atau dokter. hal ini karena adanya perubahan hormone. Keadaan ini menghilang setelah umur hamil 16 minggu. f. misalnya menyarankan ibu agar bercerita tentang perasaannya kepada orang terdekat. Sinkope atau pingsan Terjadinya gangguan sirkulasi kedaerah kepala (sentral) menyebabkan iskemia susunan saraf pusat dan menimbulkan sinkope atau pingsan. Konsumsi buah prem atau jus prem. Konstipasi atau obstipasi Pengaruh progesteron dapat mengahambat gerak peristaltik usus yang menyebabkan kesulitan untuk buang air besar (BAB). e. Keadaan seperti ini bisa diatasi dengan: Asupan cairan yang adekuat. Hal yang bisa disarankan bidan kepada klien yang mengalami keluhan seperti ini mungkin bidan bisa memberikan konseling.

- Makan makana berserat. teh) saat bangkit dari tempat tidur untuk menstimulasi peristaltik. dan mengandung serat alami (misal selada. dan atau supositoria gliserin jika da indikasi. latihan kontraksi otot abdomen bagian bawah secara teratur. Hal ini memerlukan periode istirahat pada siang hari. Puting susu mungkin terasa gatal dan Askeb Kelompok 12 36 . meskipun sebenarnya bisa terjadi kapanpun) Merasa lelah dan mengantuk Sering BAK Lebih banyak mucus atau lendir yang keluar dari vagina (keputihan. Payudara wanita yang sedang hamil menjadi lebih besar. berjalan setiap hari. mempertahankan postur yang baik. pelunak feses. daun seledri. kulit padi). - Lakukan latihan secara umum.- Istirahat cukup. Tiga bulan pertama kehamilan adalah waktu pembiasaan bagi tubuh dan pikiran terhadap kehamilan. Wanita hamil mungkin merasakan dampak dari meningkatnya hormon-hormon. Hal ini mencakup penyediaan waktu yang teratur untuk melakukan defekasi dan kesadaran untuk tidak mengacuhkan “dorongan” atau menunda defekasi. tetapi bukan yang berbau) Perubahan pada payudara (yang tengah bersiap menghasilkan air susu ibu (ASI). mekanisme yang baik. Semua kegiatan ini memfasilitasi sirkulasi vena sehingga mencegah kongesti pada usus besar. Berbagai keluhan ini mencakup:       Tidak haid Mual dan muntah (morning sickness atau penyakit pagi. Konsumsi laksatif ringan. - Miliki pola defekasi yang baik dan teratur. - Minum air hangat (misal air putih.

 Memberitahu kepada ibu hamil bahwa tidak dibolehkan untuk mengkonsumsi obat-obatah diluar petungjuk dokter. Area disekeliling puting (disebut areola) menjadi lebih gelap. jauhkan dari makanan yang baunya merangsang sehingga timbul perasaan ingin muntah. Perubahan body image/citra tubuh (khususnya bagi ubu hamil masih remaja/muda – usia ibu 12-19 tahun) d. yang erat kaitannya dengan pengalaman fisiologis dan psikologis. d. pasangan dapat berpartisipasi dalam aktivitas seksual tetapi menahan diri dari hubungan karena budaya tabuh terhadap aktivitas seksual selama kehamilan atau karena mitos tentang bahaya hubungan seksual selama kehamilan. Kebutuhan nutrisi Peran bidan  Bidan harus bisa memberikan solusi dalam mengatasi mualmuntah yang terjadi dan sangat dirasakan tidak nyaman oleh pasien. Hal-hal yang perlu mendapat perhatiaan pada masa ini adalah: a.nyeri. Mual dan muntah b. Aktivitas seksual Kehamilan dan persalinan adalah semua bentuk ekspresi seksualitas perempuan. misal tetrasiklin bisa menyebabkan kecacatan pada bayi. karena pada trimester I ini pertumbuhan janin sedang mulai berkembang dan ada beberapa obat yang bisa memberi pengaruh buruk pada janin. Misal menyarankan kepada pasien untuk makan sedikit tapi sering.  Memberikan informasi mengenai gizi dan nutrisi apa saja yang baik untuk dikonsumsi oleh ibu hamil agar kesehatan ibu dan bayinya tetap terjaga. Askeb Kelompok 12 37 . Pengaruh obat terhadap janin c.

Skrining HIV yang diwajibkan melibatkan diskriminasi. 2. Petugas harus mengutamakan keadaan bayi. berkeringat dan terjadi peningkatan keputihan. Tenaga Askeb Kelompok 12 38 . General hygiene Wanita hamil mungkin lebih sering mandi karena pada saat kehamilan. dan risiko bereproduksi pada wanita hamil. rokok dan alkohol yang dapat mempengaruhi pertumbuhan janin dapat membantu ibu untuk mengurangi kebisaan buruknya tersebut. dengan memberikan informasi mengenai dampak dari penggunaan kafein. dalam hal ini peran bidan adalah membantu ibu hamil dalam meningkatkan derajat kesehatannya. Insiden tranmisi perinatal dari seorang ibu HIV positif ke janinnya bervariasi dari 25%-35%. tes pada wanita hamil harus dilakukan atas kemauan wanita itu sendiri. kontak dengan kulit dan saluran pencernaan yang dapat menyebabkan gangguan pada perkembangan janin.6 Menetapkan kebutuhan konseling HIV/PMS Wanita hamil secara etis bertangung jawab untuk mencari perawatan yang layak selama ia hamil dan harus menghindari hal-hal yang membahayakan janinnya.e. Metode untuk mencegah transmisi ibu ke janin dan pengobatan janin sampai saat ini belum ada. f. Sebelum ada perubahan teknologi yang mengubah diagnosis dan pengobatan pada janin. sering memakai obat tanpa resep dokter hal tersebut dapat membahayakan kehamilannya. g. tetapi tidak dengan mengorbankan kondisi ibu. stigma sosial. Zat berbahaya tersebut dapat masuk melalui saluran pernapasan. mengkonsumsi alkohol. Konsumsi obat-obatan Jika saat kehamilan trimester I seorang ibu hamil memiliki kebiasaan buruk seperti merokok.2. Pemberian konseling mengenai personal hygiene sangat penting diberikan dari awal kehamilan untuk meningkatkan derajat kesehatannya. Promosi kesejahteraan (Promotion of Safety) Rumah dan tempat kerja dapat menyebabkan membuat ibu hamil terpajan dari berbagai zat berbahaya. kulit menjadi lebih berminyak. obat bebas .

kesehatan memiliki kewajiban memastikan calon ibu memperoleh informasi yang cukup tentang gejala dan tes HIV. a. Definisi Konseling adalah kebutuhan proses pembicaraan dan

pembahasan masalah-masalah antara kita dengan konselor (orang yang dilatih untuk mengatasi masalah PMS). b. Penyakit Menular seksual (PMS) dan AIDS AIDS adalah PMS yang paling sering didengar belakangan ini. Ketakutan orang tentang AIDS sangat besar, karena sejauh ini belum dapat disembuhkan. Obat-obatan yang dapat membantu perawatan mereka yang sudah kena AIDS (bukan menyembuhkan) juga sangat mahal. Semua orang bisa saja terkena AIDS. Di Indonesia sudah ada bayi maupun orang dewasa yang terkena AIDS. Karena itu, kita mesti waspada terhadap bahaya penularan AIDS. c. Catatan khusus tentang AIDS      Kita tidak bisa melihat apakah seseorang terkena AIDS (bibit penyakit AIDS) hanya berdasarkan penampilannya AIDS tidak bisa dicegah dengan obat-obatan, suntikan atau jamu-jamuan AIDS belum dapat disembuhkan dan dapat berakibat kematian AIDS dapat menular dengan cara yang sama dengan PMS yang lain Penampakan AIDS sama seperti penyakit yang mengenai orang biasa seperti TBC, tumor, radang paru, infeksi saluran pencernaan dan lain-lain  AIDS dapat dicegah dengan cara hanya berhubungan seks dengan seorang pasangan yang juga hanya berhubungan seksual dengan kita, atau dengan menggunakan kondom setiap kali berhubungan seksual.

Askeb Kelompok 12

39

Perlu kita ketahui bahwa HIV/AIDS dan PMS pada ibu hamil dapat mempengaruhi keadaan psikologi ibu hamil dan mempengaruhi pertumbuhan janin yang dikandungnya. Konseling merupakan keharusan bagi wanita positif (+) HIV. Hal ini sebaiknya dilakukan pada awal kehamilan, dan apabila ia memilih untuk melanjutkan kehamilannya, perlu diberikan konseling berkelanjutan untuk membantu wanita tersebut secara psikologis. Perkembangan penatalaksanaan selama kehamilan mengikuti kemajuan-kemajuan dalam pengobatan individu non-hamil yang terinfeksi HIV. Standar penanganan yang berlaku saat ini mengharuskan wanita hamil dan janinnya menjalani terapi yang paling efektif yang tersedia. Karena konsekuensi penyakit yang tidak diobati sangat merugikan, terjadi pergeseran dari fokus pengobatan yang semata-mata untuk melindungi janin menjadi pendekatan yang lebih berimbang berupa pengobatan bagi ibu dan janinnya (Kass dkk., 2000). 2.2.7 Menetapkan jadwal kunjungan sesuai dengan tahap perkembangan kehamilan A. Definisi Pemeriksaan antenatal care (ANC) adalah pemeriksaan kehamilan untuk mengoptimalkan kesehatan mental dan fisik ibu hamil. Sehingga mampu menghadapi persalinan, kala nifas, persiapan pemberiaan ASI dan kembalinya kesehatan reproduksi secara wajar (Manuaba, 1998). Pemeriksaan kehamilan (ANC) merupakan pemeriksaan ibu hamil baik fisik dan mental serta menyelamatkan ibu dan anak dalam kehamilan, persalinan dan masa nifas, sehingga keadaan setelah post partum sehat dan normal, tidak hanya fisik tetapi juga mental (Prawiroharjo, 1999). Kunjungan Antenatal Care (ANC) adalah kunjungan ibu hamil ke bidan atau dokter sedini mungkin semenjak ia merasa dirinya hamil untuk mendapatkan pelayanan/asuhan antenatal. Pada setiap kunjungan

antenatal (ANC), petugas mengumpulkan dan menganalisis data mengenai kondisi ibu melalui anamnesis dan pemeriksaan fisik untuk

Askeb Kelompok 12

40

mendapatkan diagnosis kehamilan intrauterine, serta ada tidaknya masalah atau komplikasi (Saifudin, 2002). Kunjungan ibu hamil atau ANC adalah pertemuan antara bidan dengan ibu hamil dangan kegiatan mempertukarkan informasi ibu dan bidan. Serta observasi selain pemeriksaan fisik, pemeriksaan umum dan kontak sosial untuk mengkaji kesehatan dan kesejahteraan umumnya (Salmah, 2006). Kunjungan Antental Care (ANC) adalah kontak ibu hamil dengan pemberi perawatan/asuhan dalam hal mengkaji kesehatan dan

kesejahteraan bayi serta kesempatan untuk memperoleh informasi dan memberi informasi bagi ibu dan petugas kesehatan (Henderson, 2006). B. Tujuan Kunjungan Tujuan dari ANC adalah sebagai berikut : 1. Memantau kemajuan kehamilan untuk memastikan kesehatan ibu dan tumbuh kembang janin. 2. Meningkatkan dan mempertahankan kesehatan fisik, maternal dan sosial ibu dan bayi. 3. Mengenal secara dini adanya komplikasi yang mungkin terjadi selama hamil, termasuk riwayat penyakit secara umum, kebidanan dan pembedahan. 4. Mempersiapkan persalinan cukup bulan, melahirkan dengan selamat ibu maupun bayinya dengan trauma seminimal mungkin. 5. Mempesiapkan ibu agar masa nifas berjalan normal dan pemberian ASI eksklusif. 6. Mempersiapkan peran ibu dan keluarga dalam menerima kelahiran bayi agar dapat tumbuh kembang secara normal. 7. Menurunkan angka kesakitan dan kematian ibu dan perinatal. Menurut Depkes RI(1994) tujuan ANC adalah untuk menjaga agar ibu hamil dapat melalui masa kehamilannya, persalinan dan nifas dengan baik dan selamat, serta menghasilkan bayi yang sehat. Askeb Kelompok 12 41

kala nifas. persalinan. 2. Mengenal dan menangani penyakit yang menyertai hamil. dan nifas. persalinan. kala nifas. Menurut Hanifa Wiknjosastro (1999) tujuan ANC adalah menyiapkan wanita hamil sebaik-baiknya fisik dan mental serta menyelamatkan ibu dan anak dalam kehamilan. Mengenal dan menangani sedini mungkin penyulit yang terdapat saat kehamilan. sehingga keadaan mereka pada post partum sehat dan normal. 3.Menurut Rustam Muchtar (1998): Tujuan umum adalah: menyiapkan seoptimal mungkin fisik dan mental ibu dan anak selama dalam kehamilan. persalinan. persalinan. 3. 4. dan nifas. persalinan. Memberikan nasihat-nasihat tentang cara hidup sehari-hari dan keluarga berencana. kehamilan. Menurunkan angka morbilitas ibu dan anak. tidak hanya fisik tetapi juga mental. 4. Sedangkan menurut Manuaba (1998) secara khusus pengawasan antenatal bertujuan untuk: 1. Mengenali dan mengobati penyulit-penyulit yang mungkin diderita sedini mungkin. dan nifas. Tujuan khusus adalah: 1. Mengenali dan menangani penyulit-penyulit yang mungkin dijumpai dalam kehamilan. Menurunkan angka kesakitan dan kematian ibu dan perinatal Askeb Kelompok 12 42 . dan aspek keluarga berencana. Memberikan nasehat dan petunjuk yang berkaitan dengan kehamilan. laktasi. persalinan. dan masa nifas. 2. nifas dan laktasi. persalinan. sehingga didapatkan ibu dan anak yang sehat.

pemeriksaan dilakukan tiap 2 minggu. Walaupun demikian. Jadwal Kunjungan Menurut Abdul Bari Saifudin. Sebaiknya tiap wanita hamil segera memeriksakan diri ketika haidnya terlambat sekurang-kurangnya satu bulan. Jadwal Kunjungan Pranatal yang Direkomendasikan Pada Trimester I Nulipara Kunjungan pertama 6-8 minggu Multipara Kunjungan pertama 6-8 minggu Kunjungan kedua dalam 4 minggu Kunjungan kedua 14-16 minggu setelah kunjungan pertama Kunjungan ketiga 14-16 minggu Jadwal kunjungan pada trimester I sesuai dengan perkembangan kehamilan menurut:  WHO (JHPIEGO. 2003): Satu kali kunjungan selama trimester pertama (selama 14 minggu). dan sesudah 36 minggu (Sarwono. disarankan kepada ibu hamil untuk memeriksakan kehamilannya pada trimester I – sampai dengan kehamilan 28 minggu periksa empat minggu sekali (Salmah. Pemeriksaan dilakukan tiap 4 minggu sampai kehamilan. dan kehamilan trimester ketiga (28-36 minggu dan sesudah minggu ke-36) dua kali kunjungan. 1999). dan kehamilan trimester kedua (14-28 minggu) satu kali kunjungan. sesudah itu. kunjungan antenatal untuk pemantauan dan pengawasan kesejahteraan ibu dan anak minimal empat kali selama kehamilan dalam waktu sebagai berikut : sampai dengan kehamilan trimester pertama (<14 minggu) satu kali kunjungan. 2006).C. Askeb Kelompok 12 43 .

Faktor Rh Faktor Rh (antigen) dalam sel darah merah dimiliki oleh sekitar 85% penduduk kulit putih dan 93% penduduk Afrika-Amerika. Rustam Mochtar (1998) 1) Pemeriksaan pertama kali yang ideal adalah sedini mungkin ketika haidnya terlambat. tambahan protein ½ gr/kg BB = satu telur/hari 5) Observasi adanya penyakit yang dapat mempengaruhi kehamilan. Sedangkan individu yang tidak memiliki faktor ini dinyatakan Rh-negatif. 2) Periksa ulang 1x sebulan sampai kehamilan 7 bulan  Manuaba (1998) Trimester I dan II 1) Satu bulan sekali 2) Diambil data tentang laboratorium 3) Pemeriksaan ultrasonografi 4) Nasehat diet tentang 4 sehat 5 sempurna.3 Mengembangkan Perencanaan Asuhan Yang Komprehensif Selama Trimester II 2. Keuntungan antenatal care sangat besar karena dapat mengetahui berbagai resiko dan komplikasi hamil sehingga ibu hamil dapat diarahkan untuk melakukan rujukan ke rumah sakit.1 Menetapkan kebutuhan tes labolatorium a. komplikasi kehamilan 6) Rencana untuk pengobatan penyakitnya. Faktor ini ditemukan dalam sel janin sejak 6 minggu setelah konsepsi. 2. Individu yang memiliki faktor ini dinyatakan Rh-positif. Di negara berkembang pemeriksaan antenatal dilakukan sebanyak 4 kali sudak cukup sebagai kasus tercatat. Askeb Kelompok 12 44 . menghindari terjadinya komplikasi kehamilan.3. dan imunisasi TT1 Jadwal melakukan pemeriksaan antenatal sebanyak 12-13 kali selama hamil.

sekitar 2% penyakit ini disebabkan oleh golongan darah yang langka. merawat wanita yang sebenarnya tidak mengalami anemia dan tidak merawat wanita yang benar-benar mengalami anemia. Anemia fisiologis ini mulai dikenali sebagai anemia yang sesungguhnya.  Hitung Darah Lengkap a. d. Skrining Rh Skrining antibody digunakan untuk mengidentifikasi antibody wanita yang membahayakan janin. Meskipun demikian. volume plasma dan massa sel darah merah meningkatkan volume darah ibu sekitar 45% di atas volume sebelum hamil. Anemia Fisiologis Selama masa hamil. peningkatan jumlah sel darah merah lebih kecil daripada peningkatan plasma sehingga terjadi anemia delusional. c. Askeb Kelompok 12 45 . Meskipun demikian. Penyakit ni bertanggung jawab terhadap penyakit hemolitik pada bayi baru lahir. b. Suplementasi Besi Rutin Anjuran resmi penggunaan besi oral pada mnasa hamil bervariasi.b. Anemia Defisiensi Besi Kesepakatan penanganan anemia defisiensi ialah bahwa besi oral dapat diberikan. Wanita ini tidak boleh mendapat RhIg. Banyak klinisi merasa bahwa tablet besi prenatal adalah upaya pengamanan yang baik untuk mencegah anemia defisiensi besi selama masa hamil. Karena pengukuran salah satu atau keduanya merupakan satu-satunya nilai yang digunakan untuk skrining anemia pada kehamilan maka kesalahan fatal dapat saja terjadi. Tes Anemia Beberapa klinik dan kantor hanya meminta haemoglobin dan hematokrit untuk skrining anemia pada wanita hamil.

Hitung trombosit harus diatas 150. hepatitis.  Tes Hepatitis B Kehamilan jarang mengganggu perjalanan infeksi hepatitis B. meskipun nilai antara 100. Frekuensinya kemudian menurun seiring kemajuan kehamilan. Pada minggu ke-16 gestasi.” (Divisi Kesehatan Oregon.  Tes Rubela Efek merusak rubella congenital. Wanita hamil tidak dapat diimunisasi terhadap rubella.000 per mL dan 150.. Defek ini cenderung muncul ketika infeksi rubella dialami pada trimester pertama. ketulian.. dan abnormalitas kromosom pertama kali ditemukan pada tahun 1940-an. atau bahwa bayi akan meninggal akibat karsinoma hepatoseluler. Trombositopenia Trombosit diperlukan untuk pembekuan darah. anemia. pneumonitis. 1994) Askeb Kelompok 12 46 . penyakit jantung. yaitu sebanyak 25%.e.  Tes Sifilis Infeksi janin akibat Treponema pallidum dapat terjadi setiap saat selama masa hamil dan pada setiap tahap penyakit maternal. defek tulang.. bandingkan dengan mereka yang terinfeksi perinatal.L. misalnya. kecenderungan efek teratogenik sangat kecil. sirosis atau keduanya. karena secara teoritis terdapat kemungkinan tubuh menjadi lemah karena virus mempresipitasi infeksi intrauterin pada bayi.sampai 90%. lesi pada mata.000 per . “Kurang dari 5% orang dewasa yang terinfeksi akut di AS menjadi carrier kronis. Masalah yang harus diperhatikan pada wanita hamil yang mengidap penyakit ini adalah bahwa bayi akan terinfeksi pada saat lahir dan akan menjadi carrier kronis yang menularkan penyakit ini ke individu lain.000 per mL masih dapat diterima sejauh tes ulang tidak menunjukkan destruksi trombosit. Skrining prenatal pada wanita hamil merupakan faktor yang paling penting untuk mengidentifikasi bayi yang berisiko sifilis kongenital.

tes lain yang harus dilakukan berdasarkan riwayat klien atau pemeriksaan fisik meliputi T4 bebas jika klien dicurigai mengalami hipertiroidisme dan TSH (thyroid stimulating hormone) untuk wanita yang dicurigai hipotiroidisme dan untuk wanita yang mengkonsumsi obat tiroid. Identifikasi dini HIV-positif pada wanita hamil memberi kesempatan untuk memutuskan kelanjutan kehamilan dan ketika keputusan dibuat terapi ZDV dapat diberikan untuk mengurangi infeksi pada janin. Tes Darah Kondisi-kondisi tertentu memerlukan tes darah tambahan. Selain prosedur khusus yang harus dilakukan untuk klien-klien keturunan Afrika.  Prosedur dan Tes Khusus a. atu Mediterania. suatu infeksi yang mengakibatkan morbidilitas maternal yang signifikan dan juga dihubungkan dengan PTL. Kecenderungan yang terjadi ialah bahwa hasil yang positif Askeb Kelompok 12 47 . Selama ini penularan perinatal diketahui mencapai angka sebesar 50%.  Tes Bakteriuria Asimptomatik Sementara bakteriuria asimptomatik merupakan kondisi bukan patologis yang umum ditemukan pada wanita tidak hamil. Pada wanita hamil kondisi tersebut dapat menyebabkan pielonefritis. b. Penanganan ABU pada wanita hamil secara signifikan menurunkan infeksi trakturinarius. Tes Human Immunodeficiency Virus (HIV) Sekarang diketahui bahwa virus dapat ditularkan ibu ke bayinya. Asia. Abaikan riwayat vaksinasi BCG pada saat menginterpretasi tes tuberculin (Perez-Stable. sementara penelitian terakhir menunjukkan angka sebesar 15% sampai 30%. 1995). Tes Tuberkulosis Wanita yang berasal dari Negara yang angka prevalensi tuberculosisnya tinggi dan wanita yang berhubungan dengan populasi terkait harus menerima PPD.

Selain itu. Namun.3. Askeb Kelompok 12 48 . c. Beberapa kebutuhan gizi ibu hamil dapat ditutupi oleh makanan sehat dan seimbang. Kebutuhan energy Pada trimester 2 kalori yang dibutuhkan untuk penambahan darah. ia harus ditawari untuk dirujuk ke pusat konseling genetik. 2. dan perumbuhan jaringan lemak. Bentuk iritasi local ini berupa karang gigi. Tambahan energy pada trimester ini 300. karena pada saat itu pembentukan janin berlangsung sangat cepat. Idealnya adalah tiga bulan sebelum kehamilan. Pembesaran gusi biasanya dimulai pada trimester pertama sampai ketiga masa kehamilan. ssunan gigi tidak rata atau adanya sisa akar gigi yang tidak dicabut. Apendiks M mengidentifikasi criteria untuk PPD positif. Personal hygiene  Cara merawat gigi Kondisi gigi dan mulut ibu hamil seringkali ditendai dengan adanya pembesaran gusi yang mudah berdarah karena jaringan gusi merespons secara berlebihan terhadap iritasi lokal.berhubungan dengan infeksi mycobacterium tuberculosis. gigi berlubang.2 Menetapkan kebutuhan belajar Asupan gizi yang diperlukan ibu hamil harus ditingkatkan sejalan dengan kebutuhan perkemabangan kehamilan. bahkan suplemen sesuai kebutuhan. pada saat kehamilan dibutuhkan vitamin. Mulai trimester kedua yang ditandai dengan mulai makin cepatnya perkembangan otak bayi. a. pertumbuhan jarinagn mamae. Apabila wanita hamil dinyatakan berisiko tinggi memiliki anak yang menderita defek lahir. Hal ini dapat membantu mendapatkan gizi yang dibutuhkan. Seorang ibu hamil memiliki kebutuhan gizi khusus. terkadang diperlukan tambahan makanan. Berikut adalah beberapa syarat makanan sehat bagi ibu hamil 350 Kkal/hari. kebutuhan uterus. b. bukan vaksin BCG. Tes Genetik Resiko defek lahir pada setiap kehamilan ialah 3%-5%.350 Kkal/hari. sehingga ibu hamil membutuhkan gizi yang lebih banyak.

Pembesaran ini dapat mengenai / menyerang pada semua tempat atau beberapa tempat (single/multiple) bentuk bulat. Sebaiknya gunakan pancuran atau gayung pada saat mandi. maka akan mudah terkena infeksi apabila tidak dirawat dengan benar. konsistensi linak. berwarna merah menyala. 49 . mudah berdarah bila kena sentuhan. dan menghilangkan kotoran.  Perawatan vagina Wanita hamil juga melakukan irrigasi vagina kecuali dengan nasihat dokter. menyegarkan. permukaan licin mengkilat. Hal yang harus diperhatikan saat mandi:    Hati-hati saat mandi jangan sampai jatuh Gunakan air yang bersih. Perawatannya bisa dengan:      Tambal gigi yang berlubang Mengobati gigi yang terinfeksi Menyikat gigi secara teratur Membilas mulut dengan air setelah makan atau minum apa saja Gnakan pencuci mulut yang bersifat alkali atau basa. Hal yang harus diperhatikan untuk merawat vagina:    Askeb Kelompok 12 Celana dalam harus kering dan tidak boleh ketat Jangan gunakan obat / menyemprot kedalam vagina Sesudah bab/ bak dilap dengan menggunakan lap khusus.  Mandi Dengan mandi dapat merangsang sirkulasi. Kebersiahan tubuh harus sebantiasa terjaga selama kehamilan. tidak dianjurkan berendam dalam bathtub dan vaginal douche. serta jangan terlalu panas dan terlalu dingin Gunakan sabun yang mengandung antiseftik Mandilah secara teratur 1-2 kali dalam sehari. karena perubahan anatomi pada tubuh mnegakibatkan banyak lipatan-lipatan kulit menjadi lebih lembab dan mudah terinfeksi oleh mikroorganisme. Pada saat hamil PH vagina lebih basa.

daerah di sekitar puting susu diurut arah berlawanan menuju ke dasar payudara sampai semua daerah payudara. yaitu hanya menutupi perut bawah pusar pada garis perut (bikini line) Gunakan celan yang berbahan katun atau kaos agar terhindar dari kelembaban dan infeksi dari jamur dan bakteri. Apabila datar atau masuk. d. Bikini pantiens. c. Kebutuhan pakaian Gunakan pakaian yang longgar. Celan yang dapat digunakan pada ibu hamil:   Maternity briefs atau grandma pantiens. bersih. maka lakukan perbaikan dengan cara gunakan dua jari telunjuk atau ibu jari.  Perawatan kuku Kuku harus bersih dan pendek. yaitu celana yang menutupi perut sampai keatas pusar. Aktifitas pada masa kehamilan  Askeb Kelompok 12 Olahraga saat hamil/senam hamil 50 . Gunakan BH yang dapat menopang/menyangga payudara. Namun pada trimester II( bulan ke 4-5) boleh gunakan BH dengan bahan yang tipis/ bahkan tidak memakai sama sekali jika hal tersebut dirasakan nyaman oleh ibu. Perawatan rambut. Lakukan sehari dua kali selama 6 menit. karena perut ibu sudah semakin besar dan dapat menekan bayi. Jaga kebersihan BH. karena pada saat hamil kuku akan tumbuh lebih cepat dari biasa dan pecah-pecah jika perlu gunakan krim pekembut kuku yang baik dan cocok. dan nyaman. Gunakan celana yang lebih besar atau celana dalam ibu hamil pada trimester ini. Hindarkan dari sepatu berhak tinggi serta alas kaki yang keras. cucilah BH paling tidak sehari setelah dipakai dengan menggunakan sabun lembut. Gunakan BH yang bertali besar dan berbahan katun sehingga dapat menyerap keringat. cucilah rambut 2-3 kali dalam seminggu.  Payudara Periksalah puting apakah menononjol atau tidak.

b. Olahraga yang yang dapat dilakukan pada trimester ini: senam hamil. dan renang. Posisi yang bisa dilakukan pada saat tidur: a. Dll. Ada beberepa posisi yang aman dilakukan pada saat hamil. b.  Posisis tidur Pada trimester ini. Posisi terlentang. c. merupakan trimester yang paling aman untuk melakukan hubunagan intim/seksual. Posisi wanita diatas. ibu masih cukup mulai merasa tidak nyaman dan tidak dapat melakukan berbagai posisi tidur. namun posisi ini biasaya dilakukan pada trimester 2 awal. Karena kehamilan sudah cukup kuat dan pada trimester ini keinginan seksual lebih kuat karena kekhawatiran pada trimester awal sudah berkurang dan ibu sudah bisa beradaptasi dari segala ketidaknyamanan kehamilannya. Posisi ini merupakan posisi yang sering dilakukan pada trimester II dan lanjut dimana tidak Askeb Kelompok 12 51 . dan gunakan bantal diantara paha atau diantara lutut. karena wanita dapat mengontrol kedalaman penetrasi. Posisi duduk.Dapat membantu sirkulasi darah.  Hubungan intim selama kehamilan Pada trimester ini. dianjurkan untuk senantiasa mengajak berkomunikasi guna mempererat hubungan ibu dan anak. Posisi miring ke sebelah kiri. a. menambah nafsu makan. dan membuat nyenyak pada saat tidur.  Berkomunikasi sejak buah hati dalam kandungan Apalagi pada trimester ini bayi sudah mulai mendengar dan mengenali suara ibunya. Posisi ini merupakan posisi yang paling aman.

memerlukan banyak gerakan. Ibu hamil berlutut dengan meletakan bantal dibawah perutnya dengan tujuan mengganjal. dan suami dapat melakukan penetrasi dari belakang. Posisi berlutut. Posisi balap kuda Askeb Kelompok 12 52 . Posisi ini juga memungkinkan ibu untuk mengontrol kedalaman penetrasi. c. f. Dimana pada posisi ini pria duduk dan wanita duduk diatasnya secara berhadapan atau membelakangi pria apabila perut sudah sangat besar. Posisi laki-laki diatas tapi berbaring separuh tubuh d. Posisi berbaring miring. e. Posisi berbaring miring berhadapan.

Posisi ini dijamin tidak menekan perut yang sudah membesar. istri banyak memegang peranan. Lakukan dengan jarak serapat mungkin agar penetrasi dapat dilakukan h. istri duduk di atas kaki suami. kedua pasangan duduk bersama diranjang. lalu istri duduk membelakangi suami sambil merapatkan panggul. Anda dan suami tidur menghadap arah yang sama. g. Posisi Silang Jika ingin menerapkan gaya ini. kaki direntangkan hingga kaki suami berada di bawah kaki istri.Posisi ini. setelah itu kedua paha istri mengapit panggul suami. Posisi Tempel Sendok Ini merupakan posisi yang pas karena tidak membuat Anda kelelehan. Caranya. Lakukan posisi ini dengan cara suami duduk meluruskan kedua kakinya. Lalu kaki istri ditekankan pada perut suami untuk memudahkan penetrasi Askeb Kelompok 12 53 . Anda memunggungi suami.

Panggul janagan miring ke depan atau belakang. Miringkan badan ke posisi akan turun. gunakan satu tangan untuk menahan tubuh posisi duduk dan dua kaki diayunkan turun ke sisi tempat tidur. 3. atau miring ke samping. Satu kaki agak maju menjejak di lantai disbanding satunya lagi.  Pastikan daun telinga sejajar dengan tengah bahu  Jauhkan tulang belikat ke belakang dan dada depan  Jaga lutut lurus. body mekanik a. 2. Mobilisasi. Bangun dari tidur  Hindari perubahan posisi yang secara tiba-tiba. sebaiknya dengan menggeser tubuh ke sisi depan kursi. kemudian badan agak dicondongkan ke depan. Gunakan kedua tangan memegang paha untuk Askeb Kelompok 12 54 .  Sebelum bangun hendaknya gulingkan terlebih dahulu badan ke sisi tempat tidur secara perlahan. ke belakang. jangan buru-buru berdiri hendaklah untuk sejenak duduk terlebih dahullu.  Pijakan kaki kea rah yang sama. Perubahan body mekanik pada ibu hamil 1. Lengkungan di kaki perlu didukung dengan sepatu bertumit rendah (tapi tidak datar)  Hindari berdiri di posisi yang sama untuk waktu yang lama. dengan berat badan seimbang merata di kedua kaki. Namun. Bangun dari duduk  Sama halnya dengan bangun tidur. tetapi jangan terkunci  Regangan bagian atas kepala ke langit-langit  Kencangkan perut tarik ke dalam dan ke atas. jangan condong ke depan. Berdiri  Kepala tegak dagu masuk.

Duduklah agak kedepan sehingga bagian bawah belakang kontak dengan sandaran kursinya. 4.menumpu. Angkat satu lutut dengan menjejak di lantai dan letakan tangan diatas paha sebagai tumpuan untuk bangkit ke posisi berdiri. Selain itu gunakan otot tangan dan kaki ntuk membantu. Setiap dua jam sekali ambil seling waktu minimal lima menit.  Sebaiknya. maka menyampinglah ke salah satu sisi. Caranya gunakan tanagan untuk mendorong tubuh ke posisi duduk menyamping kemudian posisi berdiri diatas kedua lutut. saat duduk. bisa dengan menepatkan bangku kecil dibawahnya untuk tempat kaki. Dengan demikian. bagian belakang bersandar pada sandaran kursi dengan posisi lurus. akan tersa sakit. Jika tidak.  Bila bangkit dari duduk di lantai. untuk berjalan-jalan sebentar. Duduk di kursi / lantai  Posisi duduk yang baik pada orang hamil sama halnya dengan posisi dudukorang yang tidak hamil. jangan sampai kaki menggantung karena tidak baik untuk sirkulasi darah. Pokoknya. begitupun kaki agak mendorong tubuh ke posisi berdiri. Jiak tak sampai. otot pun bisa rileks  Kaki sebaiknya harus sampai ke lantai. Usahakan duduk serileks mungkin agak tak merasa pegal dan sakit. Askeb Kelompok 12 55 . Darah mengalir turun kebawah akan sulit atau kurang lancar untuk kembali ke atas  Ibu hamil tidak duduk terlalu lama. Lakukan geraka ini seenak mungkin. Mengangkat beban  Dalam mengangkat beban posisinya harus simetris antara tangan kanan dan kiri. 5.

Dikhawatirkan otot perut pun ikut akan ketarik sehingga menjadi tegang dan menimbulkan kontraksi. Sebelum mengangkat benda. 2. Sebetulnya pada ibu hamil tudak dianjurkan untuk mengangkat beban terlalu berat.3 Menetapkan kebutuhan untuk pengobatan komplikasi ringan Daftar obat yang cukup aman dipakai saat hamil: a. klorfeniramin (CTM). Anti kembung Askeb Kelompok 12 56 . Anti diare Obat diare yang aman digunakan oleh ibu hamil adalah yang mengandung kaolin. Pseudoefedrin.3. Penghilang nyeri Obat penghilang nyeri yang aman adalah parasetamol. e. Ada beberapa cara mengangkat beban yang benar    Jika harus mengangkat benda. dan disertai oralit. pektin. defenhidramin dan obat gosok. b. Obat influenza Yang mengandung guanifenisin. tekuk lutut dan pinggul. Mengatasi sembelit Obat sembelit yang aman digunakan oleh ibu hamil adalah obat yang mengandung bisakodil dan laktulosa. jaga punggung tetap lurus. pastikan pijakan kaki cukup kokoh Untuk mengambail benda yang lebih rendah dari pinggang. d. c.jangan mencoba untuk mengangkat benda-benda yang lebih berat dari 20 kg. dextrometorfan.  Beriri dengan sikap kaki lebar dekat dengan benda yang sedang dicoba untuk diambil dan jaga pijakan kaki pada tanah  Kencangkan otot perut dan angkat benda dengan menggunakan otot kaki gerakan dengan lutut.

Obat kembung yang baik digunakan oleh ibu hamil adalah yang mengandung simetikon.Temuan Pengkajian       Adanya rasa begah dan penuh pada abdomen Hilang nafsu makan Perubahan pola eliminasi usus c. simetidin. Contoh penanganan untuk ibu yang mengalami konstipasi/sembelit: a. terutama minyak mineral yang akan Askeb Kelompok 12 57 . Implikasi Keperawatan Kaji nutrisi klien dan pola eliminasi yang mungkin menjadi faktor penyebab Anjurkan klien untuk mengosongkan ususnya secara teratur Anjurkan pada klien untuk meningkatkan kandungan serat dalam makanan dengan mengkonsumsi buah dan sayuran dan minum air dalam jumlah lebih dari biasanya setiap hari  Jika klien mengkonsumsi suplemen besi oral. daripada melarang klien mengkonsumsi suplemen tersebut yang berguna untuk menambah simpanan besi. antasid. pengaruh hormon relaksin plasenta. dan kemungkinan akibat meningkatnya kadar progesteron  Konstipasi menyebabkan rasa begah dan penuh serta hilang nafsu makan b. Deskripsi  Konstipasi adalah gangguan rasa nyaman yang umum terjadi pada trimester pertama kehamilan  Ini juga merupakan masalah nutrisi yang umum terjadi pada kehamilan  Konstipasi cenderung terjadi pada kehamilan akibat tekanan pada peristaltik usus dari uterus yang terus membesar. dan ranitidin. lebih baik kita membantu klien untuk konstipasi melalui cara lain  Ingatkan klien untuk tidak mengkonsumsi obat umum untuk mencegah konstipasi.

Jika dia awalnya kelebihan berat badan. Jika seorang wanita memulai kehamilan pada berat badan yang sehat. Peran bidan disini adalah menginformasikan kepada ibu hamil dan pasangannya mengenai cara-cara hubungan seksual yang aman misalnya dengan posisi menyamping sehingga memungkinkan untuk dilakukannya penetrasi dari belakang. dia akan mendapatkan kenaikan berat badan rata-rata satu pon/minggu selama trimester kedua dan ketiga. laksatif ringan dan supositora sesuai instruksi Nasehatkan klien untuk menghindari makanan pembentuk gas.4 Menetapkan kebutuhan untuk konseling spesifik atau anticipatory guidance a.3. Kenaikan berat badannya harus dievaluasi dengan melihat gambaran total. dia harus makan jumlah makanan dan mempertahankan tingkat aktivitas yang membantu mendapatkannya di tingkat lebih lambat dari 2/3 pon per minggu. mempertimbangkan status gizi dan berat di Askeb Kelompok 12 58 . Kebutuhan nutrisi Selama trimester II kebiasaan ibu makan dan minum harus dipantau secara kontinyu. Jika memiliki berat badan yang rendah ibu hamil tersebut harus mendapatkan kenaikan berat badan lebih dari 1 pon/minggu. b. seperti kubis atau buncis. dan dia hamil dengan hanya satu janin.mengganggu absorpsi vitamin larut lemak yang diperlukan bagi pertumbuhan janin dan kesehatan ibu     Beri tahu klien untuk menghindari enema karena tindakan ini dapat mencetuskan persalinan Anjurkan klien untuk menghindari obat-obatan yang dijual bebas selama kehamilan kecuali diresepkan oleh dokter Berikan pelunak feses. sehingga flatus dapat dikontrol. bukan hanya berat badannya. 2. Seksual pasangan wanita mungkin enggan untuk melakukan hubungan seksual karena takut mengganggu selaput janin atau mengganggu perkembangan janin.

Tanda-tanda bahaya trimester II Ketika kehamilan memasuki trimester kedua. tingkat aktivitas. d. sering buang air kecil dan lesu bisanya berlalu dan tidak mengganggu aktifitas mereka sehari-hari. sehingga ada efek kumulatif ketika dikonsumsi terus dalam periode 12 sampai 18 jam. kehamilan ektopik. kondisi kerja yang kurang ideal "fisik kerja yang intensif meningkatkan kemungkinan bayi berat lahir rendah dan lahir prematur. mempengaruhi perkembangan otak. beberapa perubahan negatif dapat dibatalkan dan berat badan bayi dapat diperbaiki. jumlah waktu yang dibutuhkan untuk metabolisme dan mengeluarkan kafein memakan waktu lebih lama sampai 18 jam.mana dia memulai kehamilan. kekhawatiran ibu hamil untuk kehilangan janinnya mulai berkurang. Perhatian yang lebih selama trimester ini yaitu terhadap penyakit menular. Keamanan (Safety) Selama 6 bulan terakhir kehamilan. c. dan pilihan makanan dia mengkonsumsi. e. f. Ketidaknyamanan selama kehamilan trimester II Selama trimester II. ibu hamil biasanya merasa lebih nyaman dengan kehamilannya. Jika ibu bisa berhenti merokok sebelum trimester ke III. Mual di pagi hari. hal tersebut bayi dapat meningkatkan risiko BBLR. paparan bahaya reproduksi dapat memperlambat pertumbuhan janin. Paparan terhadap asap rokok akan mempengaruhi perkembangan janin.ibu hamil biasanya mengatasi ketidaknyamanannya tersebut berdasarkan informasi Askeb Kelompok 12 59 . atau menyebabkan kelahiran prematur. Berdiri untuk waktu yang lama. dan penyakit trofoblas gestational dapat didiagnosis pada trimester ini. mengangkat benda yang beratnya lebih dari 10 sampai 25 pon dan berkurangnya waktu istirahat menambah risiko tersebut. membatasi konsumsi kafein menjadi hal yang penting. Meskipun jarang terjadi. merokok selama kehamilan mengurangi nafsu makan ibu dan menciptakan perubahan vaskular dalam jaringan plasenta. aborsi spontan. Konsumsi obat-obatan Selama trimester II dan III kehamilan.

2. tambahan protein ½ gr/kb BB = satu telur/hari Askeb Kelompok 12 60 .  Rustam Mochtar (1998): Periksa ulang 1x sebulan sampai kehamilan 7 bulan  Manuaba (1998) Trimester I dan II 1) Satu bulan sekali 2) Diambil data tentang laboratorium 3) Pemeriksaan ultrasonografi 4) Nasehat diet tentang 4 sehat 5 sempurna. Konseling dan anticipatory guidance adalah cara yang terbaik untuk mengatasi atau mengurangi ketidaknyamanan.5 Menetapkan jadwal kunjungan sesuai dengan tahap perkembangan kehamilan Jadwal Kunjungan Pranatal yang Direkomendasikan Untuk Kehamilan Trimester II Nulipara Kunjungan ketiga 14-16 minggu Kunjungan keempat. 2003): Satu kali kunjungan selama trimester kedua (antara minggu 14-28).yang diperoleh dari keluarga.3. teman dan tenaga kesehatan. 24-28 minggu Kunjungan kelima 32 minggu Kunjungan keenam 36 minggu Multipara Kunjungan kedua 14-16 minggu Kunjungan ketiga 24-28 minggu Kunjungan keempat 32 minggu Kunjungan kelima 35 minggu Jadwal kunjungan sesuai dengan perkembangan kehamilan menurut:  WHO (JHPIEGO.

3 per 24 jam.19/L (> +2 dengan cara dipstik) atau lebih dalam sekurangkurangnya dua kali spesimen urin yang dikumpulkan sekurangkurangnya dengan jarak 6 jam. misalnya pada mola hidatidosa. menghindari terjadinya komplikasi kehamilan. Preeklampsia merupakan suatu kondisi spesifik kehamilan dimana hipertensi terjadi setelah minggu ke-20 pada wanita yang sebelumnya memiliki tekanan darah normal (Bobak . Pada spesimen urin 24 jam.  Tes kadar gula darah Pemeriksaan ini bertujuan untuk mendiagnosa penyakit diabetes gestasional yaitu suatu intoleransi karbohidrat yang terjadi Askeb Kelompok 12 61 . 2. 2004). Tingginya kadar protein dalam urin ibu hamil dapat mengindikasikan terjadinya preeklampsi. komplikasi kehamilan 6) Rencana untuk pengobatan penyakitnya. edema dan proteinuria yang timbul karena kehamilan. Penyakit ini umumnya terjadi dalam trimester ke-3 kehamilan.1 Menetapkan kebutuhan tes labolatorium Test laboratorium yang mungkin di butuhkan oleh ibu hamil trimester III adalah:  Tes protein urin Proteinuria didefinisikan sebagai konsentrasi protein sebesar 0. Preeklampsi ialah penyakit dengan tandatanda hipertensi. Tetapi dapat terjadi sebelumnya. dari hasil pemeriksaan ini kita dapat memberikan asuhan kepada ibu hamil yang ditujukan untuk mencegah timbulnya masalah potensial yaitu terjadinya eklampsi.4 Mengembangkan Perencanaan Asuhan Yang Komprehensif Selama Trimester III 2. Pemeriksaan protein urin dibutuhkan oleh ibu hamil bila dicurigai mengalami preeklampsi ringan atau berat. proteinuria didefinisikan sebagai suatu konsentrasi protein 0.4. dan imunisasi TT1.5) Observasi adanya penyakit yang dapat mempengaruhi kehamlan.

Usia kurang dari 25 tahun. Efek merugikan pada ibu mencakup peningkatan frekuensi hipertensi dan perlunya seksio sesarea. Pemeriksaan gula darah dapat dilakukan dalam keadaan puasa dan 2 jam post prandial (sesudah makan) atau dapat juga dilakukan pemeriksaan gula darah sewaktu (GDS). pemeriksaan Askeb Kelompok 12 62 . Tidak ada anggota keluarga dekat yang mengidap diabetes. Berasal dari kelompok etnik yang prevalensi diabetes gestasionalnya rendah. 3. Tidak ada riwayat kelainan metabolism glukosa. Ada anggota keluarga yang memiliki riwayat diabetes tipe II 3. American diabetes association(1999) menyimpulkan bahwa hiperglikemia puasa berkaitan dengan peningkatan risiko kematian janin selama 4 sampai 8 minggu terakhir gestasi. Memiliki riwayat diabetes gestasional sebelumnya 4. Yang perlu di waspadai adalah bahwa penyakit ini dapat memeberikan efek pada ibu dan pada janin. Berat badan sebelum hamil normal. 5. Adanya glukosuria. Apabila diabetes gestasional tidak terdiagnosis. Nilai referensi: Glukosa puasa = 70-110 mg/dl Glukosa 2 jam PP = <140 mg/dl Glukosa sewaktu = <180 mg/dl Pemeriksaan glukosa darah tidak diperlukan secara rutin apabila semua karakteristik berikut ditemukan: 1. Pada golongan risiko tinggi ini lakukan pemeriksaan sesegera mungkin. Mengalami kegemukan 2. 6. 4. 2. Tidak memiliki riwayat obstetri yang buruk.atau pertamakali diketahui saat kehamilan berlangsung dan mengisyaratkan bahwa gangguan ini dipicu oleh kehamilan. apabila ada peningkatan atau penurunan atau peningkatan kadar gula darah (hiper atau hipo glikemia). Karakteristik risiko tingggi: 1.

dan jumlah eritrosit. yaitu pada usia kehamilan sekitar 30 minggu. tetapi tidak menimbulkan jumlah absolute Hb atau eritrosit dalam sirkulasi. Volume plasma yang terekspansi menurunkan hematokrit (Ht). Askeb Kelompok 12 63 . kecuali pada perempuan yang sudah memilikin kadar Hb tinggi (>14. Ekspansi volume plasma merupakan penyebab anemia fisiologik pada kehamilan.6 g/dl) pada pemeriksaan pertama.darah harus diulang pada minggu ke 24-28 atau setiap saat pasien memperlihatkan upaya yang mengarah ke hiperglikemia. kecuali pada perempuan yang memiliki kadar Hb rendah (< 11. Pada kehamilan kebutuhan oksigen lebih tinggi sehingga memicu peningkatan eritopoietin. Namun peningkatan volume terjadi dalam proporsi yang lebih besar jika dibandingkan dengan peningkatan eritrosit sehingga terjadi penurunan konsentrasi hemoglobin (Hb) akibat hemodilusi. volume plasma sekitar 40% lebih tinggi pada ibu hamil dibandingkan perempuan yang tidak hamil. konsentrasi hemoglobin darah (Hb). Ekspansi volume plasma ini mulai pada minggu ke-6 kehamilan dan mencapai maksimum pada minggu ke-24 kehamilan. Pada trimester III terjadi sedikit peningkatan Hb. Ada spekulasi bahwa anemia fisiologik dalam kehamilan bertujuan untuk menurunkan viskositas darah maternal sehingga meningkatkan perfusi plasental dan membantu penghantaran oksigen serta nutrisi ke janin. Konsenrtasi paling rendah didapatkan pada trimester ke II. Suatu penelitian memperlihatkan perubahan konsentrasi Hb sesuai dengan bertambahnya usia kehamilan. pada titik puncaknya.5 g/dl). Akibatnya volume plasma bertambah dan sel darah merah (ertirosit) meningkat. Pada trimester I konsentrasi Hb tampak menurun. tetapi dapat meningkat sampai minggu ke-37.  Tes anemia Tes ini dilakukan dengan memeriksa kadar hemoglobin (Hb) ibu hamil untuk mendiagnosa adanya anemia pada kehamilan.

0 33 32 33 2.2 Menetapkan kebutuhan belajar Hal-hal yang harus dipelajari atau diperhatikan oleh ibu hamil selama masa kehamilan trimester III adalah: a. Kematian bayi dalam kandungan. pendarahan post – partum. Makan (diet) ibu hamil  Total kalori yang dibutuhkan oleh ibu hamil trimester III adalah 2. pusing. kematian bayi pada usia sangat muda serta cacat bawaan. maka protein akan dimetabolisme untuk menghasilkan energy dan tidak digunakan untuk pertumbuhan dan perkembangan janin. menurunnya kebugaran tubuh dan gangguan penyembuhan luka. Kalori dibutuhkan untuk energy. letih. dan apabila asupan kalori tidak adekuat. kurang nafsu makan. rasa lemah. 400 Kkal.0 Hematokrit (%) 36 Tidak hamil Hamil Trimester I Trimester II Trimester III 11. rentan infeksi dan hipoksia akibat anemia dapat menyebabkan shock bahkan kematian ibu saat persalinan. Pada ibu Pucat.0 10.5 11.4. Nilai batas untuk anemia pada perempuan Status kehamilan Hemoglobin (g/dl) 12. rawan dekompensasi cordis pada penderita dengan Hb kurang dari 4 g – persen. lahir prematur.DAMPAK ANEMIA a. lamanya waktu partus karena kurang daya dorong rahim. Pada janin Abortus. meskipun tak disertai pendarahan b. Askeb Kelompok 12 64 .

tetapi belum ada studi pada manusia. hati. pada situasi klinis tertentu. yang dapat Askeb Kelompok 12 65 . kebutuhan zat besi Pada trimester ketiga. Kategori X Risiko pada janin sudah jelas terbukti dari pada manfaatnya. sereal. misalnya penisilin. codein Kategori D Terdapat bikti adanya risiko bagi janin. kebutuhan zat besi naik menjadi 39 mg per hari/BB atau setara dengan sepotong tempe. kacang-kacangan. Beberapa golongan obat ini sering digunakan. Contohnya adalah multivitamin atau vitamin prenatal. CTM. namun belum tersedia cukup data tentang efeknya pada wanita hamil. parasetamol. dan sayuran hijau. Kategori obat pada ibu hamil berdasarkan risiko janin:  Kategori A Yaitu obat-obatan yang selama ini telah banyak dikonsumsi oleh ibu hamil tanpa menunjukan bukti adanya peningkatan kejadian malformasi atau yang membahayakan pada janin baik secara langsung maupun tidak langsung. Obat-obatan Pemberian obat pada ibu hamil harus difikirkan efek obat terhadap ibu dan tidak boleh melupakan pengaruh atau efek samping obat pada janin. Zat besi banyak terkandung dalam daging. Salah satu contohnya adalah obat jerawat isotretionoin. tetapi manfaat diperkirakannya  diperkirakan melebihi risiko-risiko tersebut.  manfaat penggunaan obat tersebut lebih tinggi dibandingkan risikonya. Salah satu contohnya adalah efedrin. kafein. telur. Contoh: karbamazepin dan fenitoin.  Kategori B Studi-studi pada hewan tidak menunjukan adanya risiko pada janin.  Kategori C Efek merugikan terlihat dapa hewan. b.

Merupakan obat pilihan untuk nyeri 2. Naproksen termasuk dalam golongan antiinflamasi nonsteroid. oenurunan berat badan lahir. Naproxen bekerja dengan cara menurunkan hormon yang menyebabkan pembengkakan dan rasa nyeri di tubuh. Dapat menembus plasenta. Obat ini bersifat analgesik dengan daya antiinflamasi yang tidak terlalu kuat. dan kemungkinan teratogenik. Dapat menembus plasenta. dan anti-inflamasi (peradangan).menyebabkan kardiovaskuler.II dan III. wajah dan Kategori obat berdasarkan periode kehamilan dan kemampuan menembus plasenta (US FDA) 1. 3. Ibuprofen. Askeb Kelompok 12 66 . pada trimester I. antipiretik (terhadap demam). Aspirin Aspirin atau asam asetilsalisilat (asetosal) adalah sejenis obat turunan dari salisilat yang sering digunakan sebagai senyawa analgesik (penahan rasa sakit atau nyeri minor). perdarahan neonatus.II maupun trimester III. Efek analgesiknya sama dengan aspirin. Asetaminofen Termasuk kategori obat golongan B. ketoprofen dan naproksen Ibuprofen merupakan derivat asam propionat yang diperkenalkan banyak negara. kelainan susunan saraf pusat. Termasuk kategori D pada kehamilan trimester I. Ibuprofen tidak dianjurkan diminum oleh wanita hamil dan menyusui. Ketoprofen adalah jenis obat yang umumnya diresepkan untuk mengobati rasa sakit peradangan arthritis yang terkait atau sakit gigi parah yang mengakibatkan radang gusi. perpanjangan masa kehamilan. Obat ini tidak direkomendasikan kecuali atas indikasi spesifik karena berkaitan dengan peningkatan kematian per8inatal.

Berikan obat yang telah jelas aman dan mempertimbangkan keperluan pengobatan primernya. obat ini harus digunakan secara hati-hati dan dihindari pada trimester III karena berkaitan dengan kejadian oligohidramnion. dan membuat nyenyak pada waktu tidur. OAD. hipertensi pulmoner pada janin. Kategori D pada trimester III. Konseling dan pemilihan obat pada ibu hamil Tujuannya adalah untuk menghindari atau mengurangi abnormalitas janin. Ketiga jenis obat ini dapat menembus plasenta. Aktivitas pada masa kehamilan trimester III o Olahraga saat hamil/senam hamil Berguna untuk membantu sirkulasi darah. terutama bila pemberian dalam waktu yang lama. asalkan tidak mengalami kelelahan atau berisiko cedera bagi diri atau janinnya. Bentuk senam hamil: a Pemanasan Mempersiapkan otot. obat sedative. penutupan duktus arteriosus secara premature. nefrotoksisitas pada janin dan perdarahan periventrikular. c. Pergunakan pedoman penggunaan obat resmi dan daftar-daftar obat yang aman demikian pula pemberian obat-obat terbatas atau yang tidak diperbolehkan pada ibu hamil. alcohol. misalnya merokok. Konseling yang diberikan antara lain:   Hindari pemberian obat pada periode pertama pascakonsepsi Hindari makanan minuman dan zat yang tidak diperlukan oleh janin dalam pertumbuhannya. menambah nafsu makan. Berdiri atau dalam keadaan duduk bersila Askeb Kelompok 12 67 . Secara umum wanita hamil tidak harus membatasi olah raga.    Hindari pemberian obat polifarmaka. jantung dan paru sebelum gerakan selanjutnya. atau jamu-jamu tradisional yang belum teruji.Ketiganya termsuk kategori B jika diberikan pada kehamilan trimester I dan II.

Ambil nafas sambil angkat kedua lengan ke atas (2x8 hitungan) 2. dan lengan lurus kesamping saat mundur. Kedua tangan di perut samping. menguatkan otot-otot. tunduk dan tegakkan kepala (2x8 hitungan) 3. tungkai melangkah ke kanan dan tungkai kiri merapat dengan lengan diayun lurus ke depan dan turunkan. 3. tungkai kanan maju diikuti dengan tungkai kiri merapat dengan mendorong lengan lurus ke depan. percaya diri dan lebih tenang Tahap gerakan: 1.1. Berdiri. kedua lengan ke atas. langkah ke kiri kembali ke awal (sambil melangkah ayunkan kedua lengan ke atas dan ke bawah)  Latihan penguatan dan peregangan Ditujukan untuk meningkatkan kelancaran sirkulasi darah. Berdiri. Putar bahu bersamaan keduanya (2x8 hitungan) b Latihan inti  Latihan kebugaran Latihan ditujukan untuk memperbaiki kerja jantung. mengurangi keluhan nyeri punggung dan memudahkan bayi keluar. 2. Berdiri. kedua lengan diayun ke samping saat tungkai maju. langkahkan kaki diikuti kaki kiri. 4. mengurangi risiko cedera. Meningkatkan kebugaran sehingga ibu hamil tidak cepat lelah. Berdiri. gerakan tungkai sama. Kedua tangan di perut samping. kemudian mundur tungkai kanan. Askeb Kelompok 12 68 . pembuluh darah dan paru. lakukan untuk gerak arah sebaliknya. patahkan leher ke kiri-ke kana (2x8 hitungan) 4.

9. Kaitkan kedua lengan ke belakang. Duduk tegak tangan menyangga di belakang badan tekuk dan luruskan kaki bergantian. badan lurus. dada menempel di lantai. kedua kaki ditekuk. kedua tangan disamping. tarik kembali lurus ulangi kanan kiri. 5. tekan kedua lutut dan bungkukkan badan. dapat mengurangi keluhan nyeri saat persalinan. Duduk bersila. 4. kemudian rotasikan panggul sambil tarik nafas. 10. kedua tangan di bahu putar ke arah depan. kaki diluruskan. silangkan tungkai. Kaitkan kedua lengan ke depan. Kemudian lakukan posisi jongkok tanpa tumit diangkat dan berdiri lagi. tangan disamping. angkat satu tangan lurus. kepala disamping kanan atau kiri selama 10 menit bergantian. 3. lakukan 4 kali 8. Tidur telentang. mengurangi Askeb Kelompok 12 69 . 7. Posisi sujud. Duduk bersila. 2. Lakukan selama 4 kali. pegang kursi sekuatnya. Posisi tidur telentang. gerakan naik turun sambil gerakan lutut menekuk-lurus. gerakan naik turun sambil gerakan lutut menekuk-lurus.1. Posisi berdiri dengan sanggahan kursi di depan. lakukan bergantian. kepala lurus kedepan sambil tarik nafas dan turunkan kepala. Four point knealing. Duduk tegak. Kerutkan pantat lalu angkat setinggitingginya sampai hitungan 6. kedua siku tangan tidak boleh mengangkat.  Latihan Pernafasan Melatih teknik pernafasan dada dan diafragma. Variasikan dengan gerakan kaki ke samping atau memutar. 6.

genggam tangan kerutkan lengan dengan kuat tahan. pernafasan cepat.Tungkai dan kaki. kombinasi. pernafasan dada. lepaskan. terangkat tahan 1-2 detik.  Pernafasan Diafragma Telentang. percepat 60x/mnt. kembangkan dada sampai tangan. lambat kembali 30x/ menit. relaks lengan di samping badan dengan tangan di atas dada. lutut ditekuk. lengan di samping badan dengan satu tangan di atas perut. Dada: tarik nafas cepat lewat hidung.Mempercepat relaksasi. relaks.Tarik nafas dalam pelan melalui hidung sampai perut mengembung. hembuskan lewat celah bibir. hembuskan nafas cepat dengan mulut terbuka.Dapat menggantikan pernafasan perut bila nyeri his kala satu semakin kuat.stress dan pernafasan diafragma/perut. tangan di dada. Frekwensi 8x/menit.  Pernafasan Dada Telentang. Mulai dengan frekwensi 30x/mnt. Askeb Kelompok 12 70 .  Pernafasan Cepat Perut: tarik nafas cepat lewat hidung. tahan 1-2 detik hembuskan nafas lewat mulut perlahan. lutut ditekuk. d. mengatasi nyeri his palsu/his permulaan kala satu.Ulangi dengan frekwensi 8x/menit. tangan di atas perut. hembuskan cepat dengan mulut terbuka. telentang/miring. Pendinginan/ Relaksasi Lengan dan tangan. mengatasi stress.Tarik nafas pelan dalam melalui hidung.

Selama trimester terakhir. tahan beberapa detik. berbahan halus dan dapat menyerap keringat. uterus yang berat biasanya mengganggu keseimbangan wanita hamil dan meningkatkan kemungkinan wanita hamil terpleset dan jatuh di bathtub kamar mandi. telentang/miring kontraksikan/kencangkan semua otot. Ibu hamil disarankan untuk berbaring ke sebelah kiri dengan lutut agak ditekuk dan diberi bantal diantaranya. telentang/miring. g. kerutkan otot perut dan dasar panggul tahan lalu lepaskan. o Posisi tidur Setelah kehamilan membesar. Bila sukar tidur terlentang. karena semakin datar. jangan pada tempat yang sesak dan ramai. tidak ketat. Mandi Tidak ada larangan untuk mandi selama hamil atau masa nifas. Perut dan dasar panggul. Karena itu. Istirahat dan rekreasi Sebaiknya wanita pekerja harus sering istirahat. Berbaring ke sebelah kiri bertujuan untuk menghindari penekanan pembuluh darah oleh uterus yang membesar. taruhlah bantal di bawah bahu dan kepala untuk menghindari sesak. Pakaian Secara umum direkomendasikan bahwa busana yang digunakan selama hamil seyogyanya nyaman. Meningkatnya massa payudara dapat menyebabkan payudara menggantung dan terasa nyeri. e. Mencari tempat hiburan yang sirkulasi udaranya baik. Taruh juga bantal di bawah kaki untuk menghindari pengumpulan darah di kaki. dan untuk menjaga kenyamanan Askeb Kelompok 12 71 . f. Hindari tidur dengan posisi datar. menjelang akhir kehamilan wanita dianjurkan untuk menggunakan shower. karena tidur siang menguntungkan dan baik untuk kesehatan.luruskan kaki (dorsi fleksi). sebaiknya ibu hamil tidur dengan posisi kepala agak tinggi.sambil nafas dada pelan teratur lalu relaks (bayangkan hal menyenangkan). Seluruh tubuh. lepaskan. tekananrahim pada paru-paru semakin besar dan bisa membuat sesak.

Oleh karena itu payudara harus dirawat dari jauh-jauh hari.diindikasikan penggunaan bra yang menopang secara pas. konstipasi menyebabkan rasa begah dan penuh serta hilang nafsu makan. dan kemungkinan akibat meningkatnya kadar progesterone. maka sebaiknya gunakan penopang payudara yang sesuai. 2.yang biasanya terjadi karena mengkonsumsi makanan yang tidak cocok dengan tubuh. Perbanyak minum air putih selama diare/mencret agar tidak dehidrasi Askeb Kelompok 12 72 . lakukan pembersihan dengan menggunakan campuran gliserin dan alcohol. pada umur kehamilan berapapun. Diare Bila sedang hamil. pengaruh hormon relaksin plasenta. Untuk sekresi yang mengering pada puting susu. sebaiknya dilakukan secara hatihati dan benar.4. konstipasi cenderung terjadi pada kehamilan akibat tekanan pada peristaltik usus dari uterus yang terus membesar. Stocking yang ketat sebaiknya dihindari. Basuhan lembut setiap hari pada aerola dan puting susu akan dapat mengurangi retak dan lecet pada area tersebut. Konstipasi Konstipasi adalah gangguan rasa nyaman yang umum terjadi pada kehamilan. Perawatan payudara Payudara perlu dipersiapkan sejak sebelum bayi lahir sehingga segera dapat berfungsi dengan baik pada saat diperlukan. h. Karena payudara menegang. karena payudara merupakan sumber air susu ibu (ASI) yang merupakan makan utama bagi bayi. Beberapa hal yang dapat anda lakukan bila diare: 1. dan menjadi lebih berat. sensitif. Ini juga merupakan masalah nutrisi yang umum terjadi pada kehamilan. b. umumnya rawan terkena diare. Pengurutan payudara untuk mengeluarkan sekresi dan mengeluarkan duktus dan duktus dan sinus laktiferus.3 Menetapkan kebutuhan untuk pengobatan komplikasi ringan Komplikasi ringan yang mungkin terjadi pada kehamilan trimester III adalah: a.

dan diminum hangat-hangat) teh sekali2 boleh dicampur sedikit garam dan gula pasir sedikit (pengganti cairan tubuh yg hilang) 3. Sedangkan horizontal maksudnya konsultasi dan komunikasi antar unit yang ada dalam satu rumah sakit. Umpamanya dari rumah sakit kabupaten ke rumah sakit provinsi atau rumah sakit tipe C ke rumah sakit tipe B yang lebih spesialistis fasilitas dan personalianya. Rujukan vertikal maksudnya rujukan dan komunikasi antara satu unit ke unit lain yang lebih lengkap.4 Menetapkan kebutuhan konsultasi atau rujukan pada tenaga profesional lainnya a. Minum teh pahit sekali (teh daun yang diseduh dengan air mendidih komposisi 4:1. Makan bubur nasi setiap hari selama sakit agar lebih mudah dicerna oleh tubuh. misalnya antara bagian kebidanan dan bagian ilmu kesehatan anak. 2. Cemilan cracker/biskuit agar ada makanan yang masuk sedikit-sedikit meski kadang karena belum sembuh bisa keluar lagi dari tubuh. b. Tujuan Rujukan   Agar setiap penderita mendapat perawatan dan pertolongan yang sebaik-baiknya Menjalin kerjasama dengan cara pengiriman pendrota atau bahan laboratorium dari unit yang kurang lengkap ke unit yang lebih lengkap fasilitasnya Askeb Kelompok 12 73 . Definisi Sistem rujukan dalam pelayanan obstetri adalah suatu pelimpahan tanggung jawab timbal balik atas kasus atau masalah kebidanan yang timbul baik secara vertikal maupun horizontal.2. 5. Selama diare disarankan untuk mengkonsumsi makanan yang mengandung gula misalnya minum sari kurma atau madu agar asupan ibu hamil tetap memiliki energi (tidak terlalu lemas) 4.4.

kembalikan dan kirimkan lagi kepada unit semula. karena memberikan waktu yang lebih banyak untuk dicerna. Pengiriman kasus masalah reproduksi manusia lainnya.5 Menetapkan kebutuhan untuk konseling spesifik atau anticipatory guidance a. Hal ini sangat berguna untuk memperoleh angka-angka secara regional dan nasional. Pengiriman orang sakit dari unit kesehatan yang kurang lengkap ke unit kesehatan yang lebih lengkap. Menjalin pelimpahan pengetahuan dan keterampilan (transfer of knowledge and skill) melalui pendidikan dan latihan antara pusat pendidikan dan daerah. b. 2. Kebutuhan nutrisi Kebutuhan gizi perempuan tetap sama selama semester ketiga. bilamana perlu disertai dengan keterangan yang lengkap (surat balasan) d. Kegiatan rujukan dan pelayanan ini antara lain berupa : a. persalinan dan nifas c. Askeb Kelompok 12 74 . Sebagian besar asupan makanannya harus dikonsumsi di pagi hari. Kegiatan rujukan informasi medis antara lain berupa :   Membahas secara lengkap data-data medis penderita yang dikirim dan advis rehabilitas kepada unit yang mengirim Menjalin kerjasama sistem pelaporan data-data medis umumnya dan data-data parameter pelayanan kebidanan khususnya terutama mengenai kematian maternal dan perinatal. seperti kasus-kasus ginekologi atau kontrasepsi yang memerlukan penanganan spesialis d. perempuan mendekati akhir kehamilan sering merasa panas dan mengalami gangguan pencernaan dan sembelit. Jumlah makanan yang ia butuhkan mungkin harus dibagi menjadi sejumlah porsi kecil yang lebih sering.4. Pengiriman bahan laboratorium Bila penderita telah sembuh dan hasil laboratorium telah selesai. c. Rujukan kasus-kasus patologik pada kehamilan. Preskriptif dan membatasi praktik budaya yang terkait dengan makanan terus melalui trimester ketiga.

Yang menjadi penyebabnya adalah:  Plasenta previa Hal ini terjadi bila impalantasi plasenta terjadi pada segmen bawah rahin dan menutupi sebagian atau seluruh ostium internum. mungkin perempuan merasa kotor dan lembap. Tanda-tanda bahaya trimester III Tanda-tanda bahaya trimester III ialah terjadinya perdarahan dan pada umumnya adalah perdarahan yang berat. koitus diperbolehkan sampai akhir kehamilan. namun sebaiknya ibu hamil tidak lagi melakukan hubungan seksual selama 14 hari menjelang kelahiran. Pastikan keamanan kamar mandi terjaga (bersih. Askeb Kelompok 12 75 . dan bila tidak mendapatkan penanganan yang cepat bisa mengakibatkan syok yang fatal. Aktivitas seksual Selama kehamilan berjalan normal.  Solusio plasenta Adalah terlepasnya sebagian atau seluruh permukaan plasenta dari tempat implantasinya yang normal pada lapisan desidua endometrium sebelum waktunya yakni sebelum bayi lahir. ibu hamil mungkin merasa canggung/malas untuk bergerak masuk dan keluar kamar mandi. e. Konsumsi obat-obatan Ibu sebaiknya tidak mengkonsumsi jenis obat apapun selama kehamilan kecuali bila ada instruksi dari dokter. Selama trimester ketiga. Dan koitus tidak dibenarkan bila:     Terdapat perdarahan pervaginam Tedapat riwayat abortus yang berulang Ketuban pecah Servix telah membuka d. akan tetapi pada trimester ini terjadi peningkatan produksi minyak dan keringat. Kebersihan umum (general hygiene) Kegiatan kebersihan umum padaa trimester III sebelum melanjutkan ke tahap persalinan harus lebih ditingkatkan. c. tidak licin) sehingga kemungkinan dia tergelincir dan jatuh di kamar mandi berkurang. sehingga menjadi lebih sering mandi.b.

Setelah diawali dengan infeksi akut. maka terjadi berbagai infeksi oportunistik dan dapat dikatakan pasien telah masuk pada keadaan AIDS. Infeksi HIV memberikan gambaran klinik yang tidak spesifik dengan spectrum yang lebar.f. Transmisi vertical merupakan penyebab tersering infeksi HIV pada bayi dan anak-anak. 2. bahkan bisa lebih lama lagi.6 Menetapkan kebutuhan konseling HIV/PMS  Konseling HIV/AIDS Acquired immunodeficiency syndrome (AIDS) adalah sindroma dengan gejala penyakit infeksi oportunistik atau kanker tertentu akibat menurunnya sistem kekebalan tubuh oleh infeksi human immunodeficiency virus (HIV). saat persalinan (10-20%) dan pascapersalinan (5- Askeb Kelompok 12 76 . Perjalanan penyakit lambat dan gejala-gejala AIDS rata-rata baru timbul 10 tahun sesudah infeksi pertama. Transmisi HIV dari ibu kepada janin dapat terjadi intrauterine (5-10%). dan secret vagina. Virus masuk kedalam tubuh manusia terutama melalui perantara darh. Sebagian besar (75%) penularan terjadi melalui hubungan seksual. maka dapat terjadi infeksi kronik asimptomatik selama beberapa tahun disertai replikasi virus secara lambat. Keamanan (safety) Ibu hamil trimester III. keadaan kehamilannya semakin membesar dan keadaan itu membuat ibu kurang nyaman. Kemudian setelah terjadi penurunan sisitem imun yang berat.4. padahal hal tersebut sangatlah penting untuk menjaga keselamatan ibu dan janin yang dikandung dari bahaya guncangan-guncangan yang terjadi selama diperjalanan. seperti misalnya saat ibu bepergian menggunakan kendaraan. mulai dari infeksi tanpa gejala (asimtomatik) pada stadium awal sampai pada gejala-gejala yang berat pada stadium lanjut. biasanya ibu hamil enggan menggunakan sabuk pengaman karena mereka khawatir dengan menggunakan sabuk pengaman akan menyakiti bayinya. semen.

atau sakuinavir-samgat efektif untuk menekan kadar RNA HIV (Carpenter dkk. Konseling merupakan keharusan bagi wanita positif HIV.1996). Hal ini sebaiknya dilakukan pada awal kehamilan.86 %. disertai dengan hak pasien untuk menolak. Kelainan yang dapat terjadi pada janin adalah berat badan lahir rendah. angka kelangsungan hidup jangka panjang meningkat dan morbiditas berkurang. bayi lahir mati. dan apabila memilih untuk melanjutkan kehamilannya.20%). American College of Obstetricians and Gynecologis serta United State Public Health Service (USPHS). Mencegah penularan vertikal Dua pendekatan utama yang digagas untuk mencegah penularan infeksi HIV dari ibu kepada bayi adalah terapi antiretrovirus dan seksio sesarea. Perkembangan penatalaksanaan selama kehamilan mengikuti kemajuan-kemajuan dalam pengobatan individu nonhamil yang terinfeksi HIV. Pada pasien terinfeksi HIV yang diberi kemoterapi tripel. parus preterm. dan abortus spontan.  Terapi antiretrovirus Sejumlah penelitian membuktikan bahwa kombinasi analog nukleosida-zidovudim. Askeb Kelompok 12 77 . Rekomendasi ini juga telah diadopsi oleh American Academi of Pediatric. Penelitian prevalensi HIV pada ibu hamil di daerah miskin di Jakarta pada tahun 1999-2001 oleh kharbiati mendapatkan angka prevalensi sebesar 2. zalsitabin atau lamivudim yang diberikan bersama dengan suatu inhibitor protease-indinavir. Pada tahun 1999 The Institute Of Medicine (IOM) telah merekomendasikan pemeriksaan HIV untuk semua perempuan hamil dengan sepengetahuan perempuan tersebut. perlu diberikan konseling berkelanjutan untuk membantu wanita tersebut secara psikologis. ritonavir. Tingkat infeksi HIV pada ibu hamil di Negara-negara Asia diperkirakan belum melebihi 3-4 %.

Oleh karena itu upaya pengendalian infeksi HIV dapat dilaksanakan dengan melakukan pengendalian IMS. dan infeksi HIV. Berdasarkan penyebabnya. Askeb Kelompok 12 78 . trikomoniasis. Infeksi menular seksual (IMS) adalah infeksi yang disebabkan oleh bakteri. pada waktu partus atau pascapartus dan dapat juga karena kontaminasi instrument. European Collaborative Study Group (1994) melaporkan bahwa seksio sesarea efektif dapat mengurangi risiko penularan vertikal sekitar 50 %. herpes genitalis. kondilomata akuminata. virus. sehingga IMS dianggap sebagai kofaktor HIV. dan sebaliknya tidak semua ISR disebabkan oleh IMS. Telah banyak bukti menunjukan bahwa keberadaan IMS meningkatkan kemudahan seseorang terkena HIV. ulkus mole. sifilis.  Konseling PMS/IMS Konseling tentang PMS/IMS sangat penting dilakukan pada ibu hamil yang dicurigai menderita penyakit tersebut yang bertujuan untuk mengurangi AKI dan AKB akibat infeksi. atau jamur yang penularannya terutama melalui hubungan seksual dari seseorang yang terinfeksi kepada mitra seksualnya.   Infeksi andogen oleh flora normal komensal yang tumbuh berlebihan. ISR dapat dibedakan menjadi:  Infeksi menular seksual. misalnya gonore. Seksio sesarea Dalam sebuah studi retrospektif. misalnya kandidosis vaginalis dan vaginosis bacterial. Infeksi menular seksual merupakan salah satu penyebab infeksi saluran reproduksi (ISR). Menyusui Menyusui tidak dianjurkan pada wanita positif HIV karena ASI meningkatkan penularan pada neonatus sekitar 5-15 %. Infeksi iatrogenic yang disebabkan bakteri atau mikroorganisme yang masuk ke saluran reproduksi akibat prosedur medic atau intervensi selama kehamilan.

umumnya ditransmisikan selama proses persalinan. Infeksi pada uretra dapat bersifat simptomatik atau asimptomatik. Neisseria gonorrhoaea diasosiasikan dengan kelahiran premature. kecuali pada perempuan yang telah dihsterektomi. korioamnionitis. disuria yang kadang-kadang disertai poliuria. Pada tahap lanjut. Infeksi gonore selama kehamilan telah diasosiasikan dengan pelvic imflammatory disease (PID). serviks tampak hiperemis dengan erosi dan secret mukopurulen. dan tidak tahan zat desinfektan. cepat mati pada keadaan kering. Infeksi ini sering ditemukan pada trimester pertama sebelum korion berfungsi mengisi desidua dan mengisi kavum uteri. tapi umunya jarang terjadi tanpa infeksi pada servix. Daerah yang sering terinfeksi adalah serviks. dan infeksi pascapersalinan. tidak dapat bertahan lama di udara bebas.keluhannya antara lain: bertambahnya duh tubuh genital. Gonore Gonore adalah semua infeksi yang disebabkan oleh Neisseria Gonorrhoeae yang jika dilihat dibawah mokroskop cahaya tampak sebagai diplokokus berbentuk biji kopi dengan lembar 0. Konjungtivitis gonokokal (ophtalmia neonatorum) adalah menifestasi tersering dari infeksi perinatal. tidak tahan dengan suhu di atas 390 C. Gonore pada perempuan kebanyakan asimptomatik sehingga sulit untuk menentukan masa inkubasinya. Pada pemeriksaan.8 m dan bersifat tahan asam.perdarahan antar masa haid dan menoragia. Askeb Kelompok 12 79 .Jenis IMS/ISR 1.

kelahiran premature dan kematian perinatal.dan nyeri panggul. Oleh karena itu. Wanita hamil yang terinfeksi oleh CT menunjukan gejala keluarnya secret vagina. perdarahan. Klamidiasis Klamidiasis genital adalalah infeksi yang disebabkan oleh bakteri clamydia trachomatis (CT). dan iritasi. Askeb Kelompok 12 80 .Oleh karena itu. Trikomoniasis Trikomoniasis merupakan penyakit protozoa yang disebabkan oleh trichomonas vaginalis (TV). Tanda dari infeksi tersebut meliputi duh tubuh vagina (42 %). 3. Masa inkudasi berkisar antara 1-3 minggu. 2. disuria. Gejala yang dikeluhkan oleh wanita adalah keputihan. Organ yang paling sering terinfeksi oleh CT adalah endoserviks. Dampak pada kehamilan dapat mengakibatkan abortus spontan. untuk perempuan hamil dengan risiko tinggi juga dianjurkan untuk melakukan skrining terhadap infeksi CT pada saat kunjungan awal antenatal dan juga pada trimester III kehamilan. untuk perempuan hamil dengan risiko tinggi dianjurkan untuk dilakukan skrining terhadap infeksi gonore pada saat datang pertama kali antenatal dan dilanjutkan pada trimester ke III kehamilan. gatal. biasanya ditularkan melalui hubungan seksual dan sering menyerang traktus urogenitalis bagian bawah baik pada wanita maupum pria.

dan edema atau eritema (22-27 %). korioamnionitis. dan abortus. 4. Gardnerella Vaginalis. Perempuan dengan vaginosis bacterial dapat tanpa gejala atau mempunyai keluhan dengan bau vagina yang khas yaitu amis. Vaginosis bacterial Vaginosis bacterial adalah syndrome klinik akibat pergantian lactobasillus Spp penghasil H2O2 yang merupakan flora normal vagina dengan bakteri anaerob dalam konsentrasi tinggi (seperti: bacteroides Spp. dan mycoplasma hominis).bau (50 %). Kolpitis makularis (strawberry cervix) merupakan tanda klinik yang spesifik pada infeksi ini. Vaginosis bacterial telah diasosiasikan dengan gangguan kehamilan termasuk abortus spontan pada kehamilan trimester I dan II. Gejala klinik pada perempuan hamil tidak banyak berbeda dengan keadaan tidak hamil.dan melekat pada dinding vagina. Mobiluncus Spp. putih keabu-abuan. PH vagina >4. persalinan premature. Diagnosis ditegakan berdasarkan kriteria Amsel yaitu adanya tiga dari empat tanda-tanda berikut:     Cairan vagina homogeny. BBLR.5. Bau tersebut disebabkan adanya amin yang menguap bila cairan vagina menjadi basa. terutama pada waktu/setelah senggama. Akantetapi bila ditemukan infeksi TV pada trimester II kehamilan dapat mengakibatkan premature. Sekter vagina berbau amis sebelum atau setelah penambahan KOH 10 % (Whiff test) Clue sells pada pemeriksaan mikroskopik Askeb Kelompok 12 81 . endometritis pascapersalinan dan infeksi luka pascaoperasi sesar. BBLR. kelahiran premature.

Genital warts (kutil kelamin) Genital warts juga dikenal sebagai kondilomata akuminata yang disebabkan oleh human papilloma virus (HPV). Herpes genital Herpes Genitalia (HG) merupakan IMS yang disebabkan oleh virus merupakan penyebab ulkus genital tersering. Lesi dapat berproliferasi selama kehamilan dan sering mengalami regresi spontan setelah persalinan. 6. 7. mukosa.5. Tidak ada komplikasi kehamilan yang disebabkan hPV. Terapi dapat dipertimbangkan. terutama pada pasien simptomatik. Sifilis Sifilis merupakan penyakit infeksi sistemik disebabkan oleh troponema pallidum yang dapat mengenai seluruh organ tubuh. karena lesi dapat menjadi rapuh ketika berproliferasi selama kehamilan dan mengganggu proses persalinan. Sifilis biasanya ditularkan melalui kontak seksual dan dapat juga secara vertical pada masa kehamilan. mulai dari kulit. jantung. Gejala biasanya diawali dengan rasa terbakar dan gatal di daerah lesi yang terjadi beberapa jam sebelum timbulnya lesi. Transmisi virus dapat terjadi melalui kontak seksual Askeb Kelompok 12 82 . hingga susunan saraf pusat.

Hasil konsepsi yang tidak sehat seringkali terjadi akibat IMS. BBLR dapat dijumpai pada:      10-25 % ibu hamil dengan vaginosis bacterial. 30-68 % perempuan hamil dengan gonore. lamanya infeksi. bayi berat lahir rendah (akibat prematuritas. dan usia kehamilan pada saat perempuan terinfeksi. 4-10 % pada ibu hamil yang tidak menderita ISR. baik dalam bentuk abortus spontan maupun lahir mati. Askeb Kelompok 12 83 . 30-35 % pada ibu hamil dengan herpes genital primer 15-50 % ibu hamil dengan sifilis dini. Kematian janin. dan infeksi congenital atau perinatal (kebutaan. dan retardasi mental). tetapi dapat juga secara vertical dari ibu kepada janin yang dikandungnya. pneumonia neonatus. 2-12 % pada perempuan hamil tanpa IMS/ISR Infeksi kongenital atau perinatal tidak ditemukan pada perempuan hamil tanpa ISR dan dapat ditemukan pada bayi yang dilahirkan oleh:     40-70 % perempuan hamil dengan infeksi klamidia. 30-50 % perempuan hamil dengan herpes genital primer. Dampak ISR/IMS pada ibu hamil Dampak IMS pada kehamilan tergantung pada organism penyebab. misalnya kematian janin (abortus spontan atau lahir mati). 40-70 % perempuan hamil dengan sifilis dini. atau retargasi pertumbuhan janin dalam rahim). 7-54 % ibu hamil dengan herper genital primer. dapat ditemukan pada:    20-25 % ibu hamil yang menderita sifilis dini.dengan pasangan yang telah terinfeksi. 11-15 % pada perempuan dengan trikomoniasis.

HPHT 07-09-2010.7 Menetapkan jadwal kunjungan sesuai dengan tahap perkembangan kehamilan  Menurut Manuaba: 1) Setiap dua minggu sekali sampai ada tanda persalinan 2) Evaluasi data laboratorium untuk melihat hasil pengobatan 3) Diet 4 sehat 5 sempurna 4) Pemeriksaan USG 5) Imunisasi TT2 6) Observasi adanya penyakit yang menyertai kehamilan. 2003) Selama trimester ketiga (antara minggu 28-36 dan sesudah minggu ke 36) dilakukan dua kali kunjungan. N: 72 x/menit. Sehingga ibu malas untuk makan. R: 20 x/menit. karena pasien mengeluhkan sering mual-muntah terutama di pagi hari dan pada saat mencium bau masakan yang menurutnya menyengat.50 C. Dan ibu mengeluh sering pusing pada saat bangun tidur. Ini adalah kehamilannya yang pertama dan tidak pernah mengalami keguguran. kemana harus datang melahirkan  Menurut WHO (JHPIEGO. Ibu mengatakan bahwa tidak ada keluarga yang mempunyai penyakit keturunan.2. komplikasi hamil trimester III 7) Rencana pengobatan 8) Nasehat tentang tanda-tanda inpartu.5 Contoh Kasus 2. Askeb Kelompok 12 84 . S: 36. Ini merupakan kunjungan antenatalnya yang kedua kalinya. B usia 25 tahun. datang ke bidan M tanggal 09-11-2010 dengan tujuan untuk memeriksakan kehamilannya. Pada pemeriksaan fisik tidak ditemukan kelainan.4. Berdasarkan hasil pemeriksaan didapatkan bahwa TD: 100/70 mmHg. 2.1 Kasus Trimester I Ny.5. Pasien mengatakan bahwa kehamilannya ini terasa mengganggu aktivitasnya sehari-hari.

Riwayat haid:  Menarche : 13 tahun  Lamanya haid : 5-7 hari  Nyeri haid: ada  Haid terakhir : 07-09-2010 Riwayat kehamilan. Pengumpulan Data Subjektif  Anamnesa Identitas Istri Nama Usia Pekerjaan : Ny. Sehingga ibu malas untuk makan. Askeb Kelompok 12 85 . M 31 tahun buruh bangunan SMA Pendidikan : SMA Alamat : Pasir hayam RT/RW 02 / 03. Dan ibu mengeluh sering pusing pada saat bangun tidur.Dari kasus diatas apa yang harus dilakukan oleh seorang bidan? Jawab: 1. kab: Cianjur Keluhan : sering mual-muntah terutama di pagi hari dan pada saat mencium bau masakan yang menurutnya menyengat. persalinan dan nifas yang lalu: tidak ada Kehamilan yang sekarang:  Mengalami mual muntah tapi yang mengganggu aktivitas. B : 25 tahun : ibu rumah tangga Suami Tn. kec: Pasir hayam.  Mengalami pusing pada saat bangun tidur.

dan cara mengatasi pusing saat bangun tidur.tanda vital:           TD : 100/70mmHg N : 72 x /menit R : 20 x/menit S : 36. cara mengatasi mual-muntah. Pengumpilan data objektif a. dengan keluhan yang masakan yang menyengat sehingga malas untuk makan.  Kebutuhan : konseling mengenai kebutuhan gizi ibu hamil pada trimester I. Pemeriksaan umum: Kepala Mata Oedema muka Farises: tidak ada Reflex patella : + : tidak ada deformitas : tidak anemis : tidak ada d. Assesment  Diagnosa fisiologis.50C c. serta pusing saat bangun tidur. Askeb Kelompok 12 86 .  Masalah : mual-muntah di pagi hari dan apabila mencium bau :G1P0A0. Tanda.Riwayat kesehatan keluarga : Penyakit keturunan: tidak ada Penyakit kronis : tidak ada 2. Pemeriksaan labolatorium Darah Golongan darah : B Hb : 10 g/dl e. gravida 9-11 minggu. Keadaan umum: kompos mentis b. Pemeriksaan khusus obtstetri : tidak dilakukan 3.

2 Kasus Trimester II Ibu N 25 tahun datang ke bidanpada tanggal 07 November 2010 untuk dilakukan pemeriksaan antenatal. Setelah dilakukan pemeriksaan tanda-tanda vital. kurang bundar dan kurang melenting  Leopold II: teraba bagian-bagian kecil disebelah kanan perut ibu.4. Dan memberitahu cara mengatasi mual-muntah di pagi hari serta mualmuntah pada saat mencium bau masakan yang menyengat. dengan HPHT 02 Juni 2010 ibu mengeluh selalu merasa pusing setelah bangun dari duduk dan sering merasa kesemutan. (Ibu mengerti dengan apa yang dikatakan oleh bidan). (Ibu mengerti).  Memberikan konseling tentang nutrisi bagi ibu hamil. yaitu 4 minggu kemudian. (Ibu mengerti dengan apa yang dikatakan oleh bidan dan bersedia mengikuti saran bidan). usia kehamilan ibu diperkirakan 22 minggu 3 hari. teraba keras.10 C N: 88 x/menit R: 20 x/menit Selain itu setelah dilakukan pemeriksaan leopold di dapatkan:  Leopold I: teraba lunak.  Leopold III: bagian terbawah janin masih dapat digoyangkan. (Ibu mengerti dan bersedia mengikuti saran bidan)  Memberitahukan jadwal kunjungan selanjutnya. S: 37. Dan memberitahukan bahwa keluhan yang dirasakan klien adalah keluhan yang fisiologis.  Memberikan konseling mengenai mobilisasi pada ibu hamil untuk mengurangi pusing pada saat bangun tidur.5. TD: 110/90 mmHg. Ini merupakan kehamilannya yang kedua dan tidak pernah mengalami keguguran sebelumnya.  Leopold IV: bagian terbawah belum memasuki pintu atas panggul Askeb Kelompok 12 87 . 2. Planning  Memberitahukan keadaan klien yang sebenarnya bahwa keadaanya masih dalam batas normal.

Pengumpulan data subjektif Anamnesa Istri Nama Usia Pekerjaan Alamat Cianjur Keluhan : sering merasa pusing setelah beranjak dari duduk dansering merasa kesemutan. persalinan dan nifas yang lalu: tidak ada Kehamilan yang sekarang:  Mengalami mual muntah tapi tidak mengganggu aktivitas. Riwayat haid:  Menarche : 14 tahun  Lamanya haid : 6-7 hari  Nyeri haid: tidak ada  Haid terakhir : 02 juli 2010 Riwayat kehamilan. N : 25 tahun : ibu rumah tangga Suami Tn. dan  Merasa kesemutan pada kaki Riwayat kesehatan keluarga : Penyakit keturunan: tidak ada Askeb Kelompok 12 88 : Ny.  Mengalami pusing. Dari kasus diatas apa yang harus dilakukan oleh seorang bidan? Jawab: 1. A 31 tahun buruh bangunan : pasir hayam RT/RW 02 / 03. kec: Pasir hayam.Terdapat varises di kaki sebelah kiri ibu. kab: .

Penyakit kronis : tidak ada 2. janin tunggal. intera uterin dengankeluhan fisiologis. Askeb Kelompok 12 89 . teraba keras.1 Nadi: 88x /menit Respirasi : 20x/menit c. gravida 22 minggu 3 hari. Assessment  Diagnose :G2PIA0. Pemeriksaan umum: Kepala: tidak ada deformitas Mata : tidak anemis Oedema : tidak ada Pemeriksaan leopold Leopold I: teraba lunak. Tanda.    Leopold IV: bagian terbawah belum memasuki pintu atas panggul Farises: ada ( kaki kiri ) Reflex patella : + d. Keadaan umum: kompos mentis b. Pemeriksaan labolatorium Darah Golongan darah : A Hb:10g/dl e. kurang bundar dan kurang melenting Leopold II: teraba bagian-bagian kecil disebelah kanan perut ibu. hidup. Pemeriksaan khusus obtstetri DJJ : 140x/menit 3. Pengumpilan data objektif a. Leopold III: bagian terbawah janin masih dapat digoyangkan.tanda vital:         Tekanan darah: 110/80mmHg Suhu: 37.

Pengumpulan data subjektif Nama: Ny. S: 36. 4.3 Kasus Trimester III 1. A Usia: 20 tahun Pekerjaan: ibu rumah tangga Alamat: Agrabinta. Dilakukan pemeriksaan dengan hasil TD: 120/80 mmHg. N: 78 x/menit. R: 21 x/menit. cepat lelah dan merasa pusing jika duduk atau berdiri terlalu lama.2oC. HPHT 1 April 2010. Cianjur Keluhan: susah buang air besar dan lemas Riwayat haid:  Menarche: usia 13 tahun  Siklus: 28 hari  Lamanya haid: 7 hari  Nyeri haid : ada  Haid terakhir: 1 April 2010 Askeb Kelompok 12 90 . usia kehamilannya diperkirakan berusia 31 minggu. Kasus 1: Ny.  Kebutuhan: konseling bagaimana beranjak/ bangun yang benar untuk ibu hamil serta cara mengatasi kesemutan (ambulasi dan body mekanik). 2. Planning  Memberitahukan ibu tentang cara ambulasi yang benar untuk mengatasi keluhanya (ibu mengerti dan dapat memperaktekannya). ibu mengeluh susah buang air besar sejak 3 hari lalu. usia 20 tahun datang ke bidan untuk pemeriksaan antenatal. seorang ibu rumah tangga. Hasil pemeriksaan laboratorium yaitu Golongan darah: O dan Hb: 8 g/dl Dari kasus diatas apa yang harus dilakukan oleh seorang bidan ? a. Ini merupakan kehamilannya yang pertama dan tidak pernah mengalami keguguran sebelumnya.5. A. Masalah : pusing setelah beranjak dari duduk dan kesemutan.

b. Pemeriksaan khusus obstetric:  Inspeksi:  Muka: terdapat kloasma gravidarum  Dinding abdomen : terdapat linea nigra  Tinggi pundus uteri: pertengahan antara proc. Pengumpulan data objektif a. Keadaan umum: compos mentis Tanda. Oedema: tidak ada Reflex patella: + Pemeriksaan laboratorium Darah: Golongan darah: O Hb: 8 g/dl e.      d. Mata: konjungtiva pucat.tanda vital:     c. kurang bundar dan kurang melenting Askeb Kelompok 12 91 . Xyphoideus dan pusat  Palpasi:  Payudara: teraba lebih menegang  Leopold I: teraba lunak. Lidah : pucat.  Tekanan darah: 120/80 mmHg Suhu: 36. persalinan dan nifas yang lalu: tidak ada Kehamilan sekarang:   Mengalami mual muntah pada trimester awal riwayat kesehatan keluarga: penyakit keturunan: tidak ada b. kotor.Riwayat kehamilan.2oC Nadi: 78 x/menit Respirasi: 21 x/menit Pemeriksaan umum yang dipandang perlu: Kepala: tidak ada deformitas atau benjolan.

Ibu mengerti dengan penjelasan yang diberikan bahwa ibu mengalami sembelit yang biasa terjadi pada trimester III dan anemia sedang. Ibu dapat memahami penjelasan yang diberikan. Ibu mengerti.  Memberitahukan ibu jadwal kunjungan yang selanjutnya. usia 18 tahun datang ke bidan untuk memeriksakan kehamilannya.  Leopold IV: bagian terbawah belum memasuki pintu atas panggul.  Menyarankan ibu untuk banyak mengkonsumsi makanan berserat seperti buah dan sayuran. Assesment  Diagnose : G1P0A0. gravid 31 minggu. teraba keras. seorang ibu rumah tangga. Ini merupakan kehamilannya yang pertama dan tidak pernah mengalami keguguran sebelumnya.  Menyarankan ibu untuk banyak beristirahat. Ibu mengeluh sering sakit kepala.  Auskultasi:  DJJ: 130 x/menit  Bising usus ibu: 8 x/menit c. Ibu bersedia. janin tunggal hidup intra uterin dengan anemia ringan  Masalah potensial: anemia berat  Tindakan segera: pemberian tablet penambah darah d. Ibu mengerti. usia kehamilannya diperkirakan berusia 30 minggu.  Leopold III: bagian terbawah janin masih dapat digoyangkan. B. Leopold II: teraba bagian-bagian kecil disebelah kanan perut ibu. HPHT 7 April 2010. Kasus 2 Ny.  Memberikan ibu tablet Fe untuk meningkatkan Hb ibu. Planning  Memberitahukan keadaan ibu yang sebenarnya. 2. Dari kasus diatas apa yang harus dilakukan oleh seorang bidan ? Askeb Kelompok 12 92 .

1. sakit kepala yang hebat dan mata berkunang-kunang Riwayat haid:  Menarche: usia 13 tahun  Siklus: 28 hari  Lamanya haid: 7 hari  Nyeri haid : ada  Haid terakhir: 7 april 2010 Riwayat kehamilan. B Usia: 18 tahun Alamat: Cidaun. Pengumpulan data objektif a.2oC Nadi: 78 x/menit Respirasi: 21 x/menit c. Cianjur Pekerjaan: ibu rumah tangga Keluhan. 2. b. Keadaan umum: compos mentis Tanda. persalinan dan nifas yang lalu: tidak ada Kehamilan sekarang:   Mengalami mual muntah pada trimester awal riwayat kesehatan keluarga: penyakit keturunan: keluarga memiliki riwayat hypertensi.tanda vital:       Askeb Kelompok 12 Tekanan darah: 140/90mmHg Suhu: 36. Pengumpulan data subjektif Nama: Ny. Pemeriksaan umum yang dipandang perlu: Kepala: tidak ada deformitas atau benjolan. Mata: konjungtiva merah muda 93 .

  

Oedema: + di tangan dan di tungkai Reflex patella: +

d. Pemeriksaan laboratorium Darah: Golongan darah: O Hb: 11 g/dl  urin Protein urin: + e. Pemeriksaan khusus obstetric:  Inspeksi:  Muka: terdapat kloasma gravidarum  Dinding abdomen : terdapat linea nigra  Tinggi  pundus uteri: pertengahan antara proc.

Xyphoideus dan pusat Palpasi:  Payudara: teraba lebih menegang  Leopold I: teraba lunak, kurang bundar dan kurang melenting  Leopold II: teraba ada tahanan, keras seperti papan disebelah kanan perut ibu.  Leopold III: bagian terbawah janin masih dapat

digoyangkan, teraba keras.  Leopold IV: bagian terbawah belum memasuki pintu atas panggul. 

Auskultasi:  DJJ: 130 x/menit  Bising usus ibu: 24 x/menit

3. Assesment  Diagnosa : G1P0A0, gravid 30 minggu, janin hidup tunggal intrauterine dengan preeklampsi ringan.  Masalah potensial : preeklampsi berat Askeb Kelompok 12 94

 Kebutuhan : konseling tentang nutrisi dan pemantauan tekanan darah 4. Planning  Menjelaskan keadaan ibu yang sebenarnya bahwa ibu mengalami preeklampsi ringan. Ibu dapat memahami.  Menelaskan kemungkinan masalah potensial yang dapat terjadi dan tanda-tandanya. Ibu dapat memahami penjelasan yang diberikan.  Memberikan konseling tentang nutrisi bagi ibu hamil dan diet rendah garam. Ibu memahami penjelasan.  Memberikan konseling tentang mobilisasi pada ibu untuk mengurangi pusing dan sakit kepala. Ibu mengerti.  Melakukan pemantauan tekanan darah ibu. Ibu bersedia.  Memberitahukan jadwal kunjungan ibu yang selanjutnya. Ibu mengerti.

Askeb Kelompok 12

95

BAB III KESIMPULAN Kehamilan adalah masa di mana seorang wanita membawa embrio atau fetus di dalam tubuhnya, masa ini merupakan masa yang paling penting dalam kehidupan seorang wanita karena terjadi banyak perubahan baik secara fisik maupun psikologi. Tugas seorang bidan adalah memberikan asuhan yang komprehensif atau asuhan yang menyeluruh pada ibu hamil yang dimulai dari trimester I, trimester II dan trimester III, memahami segala kebutuhannya dan mengantisipasi bahaya yang mungkin terjadi selama kehamilan tersebut agar dalam proses menjalani kehamilannya ibu tidak mengalami penyulit-penyulit yang dapat mengganggu perkembangan janin. Selain itu bidan harus memberikan jadwal kunjungan pada ibu, agar asuhan yang diberikan komprehensif dan berkesinambungan. Sehingga keadaan dan perkembangan ibu serta janinnya dapat terpantau dan dapat mendeteksi secara dini kemungkinan bahaya yang akan terjadi di setiap trimesternya. Dan bidan harus mampu memberikan pendidikan kepada ibu saat kehamilan berlangsung, yang meliputi:  Pendidikan mengenai nutrisi ibu hamil  Pendidikan mengenai sekualitas ibu hamil  Kebutuhan istirahat  Ketidaknyamanan di setiap trimester  Personal hygiene  Tanda bahaya di setiap trimester.

Askeb Kelompok 12

96

Yogyakarta: Cemerlang Publishing Matteson.pkmi-online.html http://wongapik.DAFTAR PUSTAKA A. Obstetri Williams edisi 21. Bandung: Khazanah Intelektual Stoppard. 2009. Jakarta: EGC Depkes RI. Jakarta: Edsa Mahkota Indriarti. Yogyakarta: Oryza Cunningham. Standar Asuhan Kebidanan Bagi Bidan Di Rumah Sakit Dan Puskesmas.com/pregnancy-mainmenu-39/216-pentingnya-asam-folat. Direktorat Jenderal Pelayanan Medik Fitrianingsih.Novaria & T.P Budi.I. Kehamilan yang Didamba.wikipedia. Endang Susilowati.com/2009/04/04/askeb-ancpemeriksaan-kehamilan/ http://id. FARMAKOLOGI Obat-obat Dalam Praktek Kebidanan.com/download/ASUHAN%20ANTENATAL. 2008.html http://www.org/wiki/Asam_folat http://ucin-rastafara. Miriam. Hanny dan Amiruddin Aam. Jakarta: Direktorat Keperawatan & Teknisian Medik. dkk.com/2009/05/mengembangkan-perencanaan-asuhan.bayisehat. Magelang: Pustaka Horizone http://ayurai. Dwi dan Akhsin Zulkoni. 2006. Yogyakarta: Mulia Medika Hadi.html http://www. 2007. Gary.blogspot..pdf Askeb Kelompok 12 97 . USA: Mosby Ronosulistyo.T. 2001. Tips Serdas Dalam Kehamikan. Lebih Jauh Tentang Kehamilan. 2006. 2006. Peggy Sherblom. Women’s Health During The Childbearing Years.wordpress. 2007.com/kesehatan/54-10-makanan-kaya-asam-folat-untuk-tubuh-kita. Buku Pintar Kehamilan. M. Senam Hamil & Ballita. 2003.