P. 1
Bedah SKL Aqidah Akhlak (عقيدة الاخلاق)

Bedah SKL Aqidah Akhlak (عقيدة الاخلاق)

|Views: 427|Likes:
Published by M. Ikhlasul Naufal
Ini akan membantu agan yang membutuhkan pembahasan kisi kisi Aqidah Akhlak
Ini akan membantu agan yang membutuhkan pembahasan kisi kisi Aqidah Akhlak

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: M. Ikhlasul Naufal on Mar 03, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/06/2015

pdf

text

original

KISI-KISI UAMBN AQIDAH AKHLAK MTS TP.

2012/2013

INDIKATOR :

1. Menentukan kedudukan salah satu dasar akidah Islam
Al-Quran → firman Allah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW dengan
perantaraan Malaikat Jibril.
Hadits → segala perbuatan, ucapan, takrir (ketetapan) Nabi Muhammad SAW.

2. Menunjukkan manfaat mempelajari akidah Islam
1) Memperoleh petunjuk hidup yang benar;
2) selamat dari pengaruh kepercayaan lain;
3) memperoleh ketentraman dan kebahagiaan hidup yang hakiki;
4) tidak mudah terpengaruh kemewahan hidup dunia; dan
5) mendapat jaminan surga dan selamat dari neraka apabila benar-benar berpegang teguh
kepada akidah Islam.

3. Menunjukkan dalil tentang sifat Allah yang terkandung dalam ayat al-Quran
A. Wujud
´<¦ ¸ «.l¸| ¸¸| ´¡> ¯_>l¦ `¸¡¯,1l¦ ¸_¸
Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia. yang hidup kekal lagi
terus menerus mengurus makhluk-Nya. (Ali Imran : 2)

B. Qidam
´¡> `_¸¸¦ `¸¸>¸¦´¸ `¸¸¸.Ll¦´¸ _¸L!,l¦´¸ ´¡>´¸ ¸_>¸, ¸,`_: ,¸¸l. ¸_¸
Dialah yang Awal dan yang akhir yang Zhahir dan yang Bathin[1452]; dan Dia Maha
mengetahui segala sesuatu. (Al-Hadid : 3)

C. Baqa
´_´ _. !¸¯,l. ¸¿!· ¸__¸ _.¯,,´¸ «>´¸ ,¸,´¸ ¸: ¸_.l>'¦ ¸,¦¸´¸¸¦´¸ ¸__¸
26. semua yang ada di bumi itu akan binasa.
27. dan tetap kekal Dzat Tuhanmu yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan.
(Ar-Rahman : 26-27)

D. Qiyamuhu Binafsihi
´<¦ ¸ «.l¸| ¸¸| ´¡> ¯_>l¦ `¸¡¯,1l¦ ¸_¸
Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia. yang hidup kekal lagi
terus menerus mengurus makhluk-Nya. (Ali Imran : 2)

¯_· ¿¸| _¸.¸. _¸>´.·´¸ _!´,>:´¸ _¸.!..´¸ ¸< ¸,´¸ _,¸.¹.-l¦ ¸¸__¸
Katakanlah: Sesungguhnya sembahyangku, ibadatku, hidupku dan matiku hanyalah
untuk Allah, Tuhan semesta alam. (Al-An’am : 162)

E. Mukhalafatu lilhawadisi
......... ´_,l .¸«¸l.¸.´ ",_: ´¡>´¸ _,¸.´.l¦ ¸,¸.,l¦ ¸¸¸¸
Tidak ada sesuatupun yang serupa dengan Dia, dan Dia-lah yang Maha mendengar
dan melihat. (Asy-Syura : 11)

F. Wahdaniyah
¯_· ´¡> ´<¦ .>¦ ¸¸¸ ´<¦ ..¯.l¦ ¸_¸ ¯¡l .¸¦, ¯¡l´¸ .l¡`, ¸_¸ ¯¡l´¸ _>,
.`«] ¦´¡±é ´.>¦ ¸_¸
1. Katakanlah: "Dia-lah Allah, yang Maha Esa.
2. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu.
3. Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan,
4. dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia." (Al-Ikhlash : 1-4)

G. Qudrah
....... ´_¸| ´<¦ _ls ¸_´ ¸,`_: "¸,¸.· ¸_¸¸
Sesungguhnya Allah berkuasa atas segala sesuatu. (Al-Baqarah : 20)

H. Iradah
!..¸| .:`¸.¦ ¦:¸| :¦´¸¦ !:,: ¿¦ _¡1, .«l _´ `¿¡>´,· ¸__¸
Sesungguhnya keadaan-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu hanyalah berkata
kepadanya: "Jadilah!" Maka terjadilah ia. (Yasin : 82)

I. ‘Alim
..... ´<¦´¸ ¸_>¸, ¸,`_: '¸,¸ls ¸¸_¸
Katakanlah: "Apakah kamu akan memberitahukan kepada Allah tentang agamamu,
Padahal Allah mengetahui apa yang di langit dan apa yang di bumi dan Allah Maha
mengetahui segala sesuatu?" (Al-Hujurat : 16)

J. Hayat
´<¦ ¸ «.l¸| ¸¸| ´¡> ¯_>l¦ `¸¡¯,1l¦ ¸_¸
Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia. yang hidup kekal lagi
terus menerus mengurus makhluk-Nya. (Ali Imran : 2)

K. Sama’
....... ¿¸| ´<¦ _,¸.- ,¸¸l. ¸¸¸
Sesungguhnya Allah Maha mendengar lagi Maha mengetahui. (Al-Hujurat : 1)

L. Bashar
´<¦´¸ !.¸, ¿¡l.-. ¸,¸., ¸___¸
dan Allah Maha melihat apa yang kamu perbuat. (Al-Baqarah : 265)

M. Kalam


´¡l´´¸ ´<¦ _.¡`. !.,¸l÷. ¸¸__¸
dan Allah telah berbicara kepada Musa dengan langsung. (An-Nisa’ : 164)

4. Menunjukkan bukti bahwa Allah memiliki sifat wajib bagi Allah swt
Yaitu adanya penciptaan langit dan bumi beserta isinya.

5. Menunjukkan arti sifat wajib bagi Allah
 Wujud → Ada
 Qidam → Terdahulu
 Baqa → Kekal
 Mukhalafatu lilhawadisi → Berbeda dengan ciptaan
 Qiyamuhu binafsihi → Berdiri sendiri
 Wahdaniyah → Esa
 Qudrah → Kuasa
 Iradah → Kehendak
 ‘Alim → Mengetahui
 Hayat → Hidup
 Sama’ → Mendengar
 Basar → Melihat
 Kalam → Berfirman

6. Menunjukkan lawan kata sifat wajib bagi Allah
 Wujud >< ‘Adam
 Qidam >< Hudus
 Baqa >< Fana’
 Mukhalafatu lilhawadisi >< Mumassalatu lilhawadisi
 Qiyamuhu binafsihi >< Qiyamuhu bigairihi
 Wahdaniyah >< Ta’addud
 Qudrah >< ‘Ajzun
 Iradah >< Karahah
 ‘Alim >< Jahlun
 Hayat >< Mautun
 Sama’ >< Summun
 Basar >< Umyun
 Kalam >< Bukmun

7. Menunjukkan bentuk dan contoh-contoh perilaku ikhlas, taat, khauf, dan taubat
a. Ikhlas → melakukan piket sekolah tanpa mengeluh
b. Taat → menolak llamaran pasangan yang non-muslim
c. Khauf → takut akan siksa api neraka
d. Taubat → seseorang yang melakukan kesalahan, lalu sadar, dan berjanji tidak akan
mengulanginya lagi.

8. Menyebutkan nama Allah berdasarkan peristiwa yang terjadi
a. زيزعنا (Maha Perkasa)
b. رافغنا (Maha Pengampun)
c. عفاننا (Memberi Manfaat)
d. فوءرنا (Maha Pengasih)
e. لدعنا (Maha Adil)
f. طسابنا (Melapangkan Rezeki)
g. ميكحنا (Maha Bijaksana)
h. ربنا ( Melimpahkan Kebaikan)
i. حاتفنا (Maha Memberi Keputusan)
j. مويقنا (Terus-menerus Mengurus)
Contoh : Al-Barr → orang yang baik akan diberikan kebaikan.

9. Menunjukkan kebenaran bahwa Allah bersifat al-Aziz, al-Ghaffar, al-Basith, an-Nafi’, ar-
Rauf, al-Barr, al-Ghaffar, al-Fath, al-Adl, al-Qayyum
 Al-Aziz
: Apapun yang dikehendaki Allah pasti terjadi, tak ada satu makhluk pun yang
dapat menghalangi kehendakNya.
 Al-Gaffar
: Allah senantiasa membuka kkesempatan bertobat bagi hambanya yang berbuat salah
sampai datangnya yaumus sa’ah.
 Al-Basit
: Allah swt melapnagkan dan menyempitkan rezeki kepada hamba yang
dikehendakinya.
 Ar-Rauf
: Allah tidak menyia-nyiakan iman hambanya, terbukti Dia memberi bimbingan
hidup berupa petunjuk agama.
 Al-Barr
: Allah melimpahkan nikmatNya bagi hambaNya yang beriman, baik di dunia
maupun di akhirat dengan kenikmatan jannah.
 Al-Hakim
: Allah swt bijaksana dalam mencipta dan mengatur alam semesta serta memberi
balasan manusia di akhirat sesuai amalnya selama hidup di dunia.
 Al-Fattah
: Allah yang menentukan keberhasilan usaha manusia sesuai kehendakNya.
 Al-Adl
: Allah adil dalm membagi rezeki terhadap hambaNya. Manusia yang memiliki
kemampuan berusaha secara baik dan menggunakan teori yang baik dapat
menghasilkan yang baik pula.
 Al-Qayyum
: Allah swt mencipta dan mengatur alam semesta dengan sendiriNya, tanpa bantuan
pihak lain.

10. Menunjukkan bukti adanya malaikat dan makhluk ghaib lainnya seperti jin, iblis, dan setan
A. Malaikat
a. Malaikat Jibril
→ Wahyu yang diterima oleh para nabi
b. Malaikat Mikail
→ Menurunkan hujan, ada yang ringan, sedang, dan ada yang lebat.
c. Malaikat Israfil
→ Hancurnya alam semesta yang ditandai dengan tiupan sangkakala Israfil.
d. Malaikat Izrail
→ Adanya kematian seseeorang.
e. Malaikat Raqib
→ Setiap perbuatan baik pasti akan dicatat.
f. Malaikat Atid
→ Setiap perbuatan buruk pasti akan dicatat.
g. Malaikat Munkar dan Nakir
→ Setiap manusia yang berada di kubur pasti akan ditanya.
h. Malaikat Malik
→ Adanya penjaga neraka.
i. Malaikat Ridwan
→ Adanya penjaga surga.

B. Jin, Iblis, dan Setan
→ Banyaknya manusia yang tergoda karena jin, iblis, dan setan.

Dalil :
A. Malaikat
..>'¦ ¸< ¸¸¸L!· ¸,´¡..´.l¦ ¸_¯¸¸¦´¸ ¸_¸sl> ¸«>¸¸.l.l¦ ¸.'¸
Segala puji bagi Allah Pencipta langit dan bumi, yang menjadikan Malaikat sebagai
utusan-utusan.... (Fatir : 1)

B. Jin
_l>´¸ ¿!>l¦ _¸. ¸_¸¸!. _¸. ¸¸!. ¸¸_¸

Dan Dia menciptakan jin dari nyala api. (Ar-Rahman : 15)

C. Setan
_!· !. ,-´.. ¸¦ .>`.· :¸| ,.`¸.¦ _!· !.¦ ¸¯,> «.¸. _¸..1l> _¸. ¸¸!.
.«.1l>´¸ _¸. ¸_,¸L ¸¸_¸
Allah berfirman: "Apakah yang menghalangimu untuk bersujud (kepada Adam) di waktu
aku menyuruhmu?" Menjawab iblis "Saya lebih baik daripadanya: Engkau ciptakan saya
dari api sedang Dia Engkau ciptakan dari tanah".

11. Menunjukkan tugas-tugas para malaikat Allah swt
a. Malaikat Jibril : Menyampaikan wahyu
b. Malaikat Mikail : Membagi rezeki
c. Malaikat Israfil : Meniup sangkakala
d. Malaikat Izrail : Mencabut nyawa
e. Malaikat Raqib : Mencatat amal baik manusia
f. Malaikat Atid : Mencatat amal buruk manusia
g. Malaikat Munkar : Menanyai manusia di dalam kubur
h. Malaikat Nakir : Menanyai manusia di dalam kubur
i. Malaikat Malik : Menjaga neraka
j. Malaikat Ridwan : Menjaga surga

12. Menunjukkan perilaku orang yang meneladani sifat malaikat dan makhluk ghaib lainnya
seperti jin, iblis, dan setan
 Senantiasa berusaha untuk menaati perintah Allah swt sebagaimana ketaatan malaikat
kepada Allah swt
 Bersikap tawadu’ kepada Allah swt dan mengagungkannya, misalnya membaca
tasbih, tahmid, tahlil, dan takbir
 Bersikap hati hati dalam hidup ini, tidak melanggar hukum Allah swt sebagaimana
malaikat tidak pernah maksiat kepadaNya.

13. Menjelaskan pengertian riya’ dan nifaq
A. Riya
Menurut bahasa : ءايرنا, artinya memperlihatkan/pamer
Menurut istilah : Memperlihatkan sesuatu kepada orang lain, baik barang maupun
perbuatan yang dilakukan, dengan maksud agar orang lain dapat
melihatnya dan akhirnya memujinya.

B. Nifaq
Menurut bahasa : قافن, artinya pura-pura pada agamanya, lubang tikus di padang
pasir, yang susah ditebak tembusannya.
Menurut istilah : Sikap yang tidak menentu, tidak sesuai antara ucapan dan perbuatan

14. Menyebutkan contoh perbuatan riya dan nifaq
A. Riya
→ Seorang siswa mau melaksanakan tugas piketnya secara baik sesudah guru masuk ke
kelas, dengan harapan agar guru menilai bahwa siswa tersebut tergolong siswa yang
rajin melaksanakan tugas.
B. Nifaq
→ Seseorang mengatakan bahwa tugas PR-nya dikerjakan sendiri, padahal dikerjakan
temannya.

15. Menyebutkan nama kitab Allah yang diturunkan kepada utusan-Nya
 Taurat : Nabi Musa AS
 Zabur : Nabi Daud AS
 Injil : Nabi Isa AS
 Al-Quran : Nabi Muhammad SAW

16. Menunjukkan nama lain dari al-Quran yang terkait dengan fungsinya
a. Al-Kitab : Kitab
b. Al-Furqan : Pemmbeda
c. Az-Zikru : Peringatan
d. Al-Huda : Petunju
e. An-Nur : Cahaya
f. Asy-Syifa : Obat
g. Al-Bayyinah : Penjelasan

17. Menunjukkan fungsi al-Quran sesuai dengan ayat yang disajikan
A. Sebagai Petunjuk Hidup
!.¸.¦´,´¸ _.¡`. ¸..¸>l¦ «..l->´¸ _.> _¸.,¸l _,¸,´¸`.¸| ¸¦ ¦¸.¸>`.. _¸. _¸.¸:
¸,¸é´¸ ¸_¸
Dan Kami berikan kepada Musa kitab (Taurat) dan Kami jadikan kitab Taurat itu
petunjuk bagi Bani Israil (dengan firman): "Janganlah kamu mengambil penolong selain
Aku (Al-Isra’ : 2)

`¸¯¸: ¿!..´¸ _¸.]¦ _¸¸.¦ ¸«,¸· `¿¦´,¯¸1l¦ _.> ¸_!.l¸l .........
Bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai
petunjuk bagi manusia.... (Al-Baqarah : 185)

¸l¦ ´¸..¸é «..l¸.¦ ,,l¸| _¸¸>.¸l ´_!.l¦ ´_¸. ¸¸..lLl¦ _|¸| ¸¸¡.l¦ ¸¿:¸|¸,
`¸¸¸¸,´¸ _|¸| ¸1´¸¸. ¸¸,¸¸-l¦ ¸.,¸.>'¦ ¸¸¸
Alif, laam raa. (ini adalah) kitab yang Kami turunkan kepadamu supaya kamu
mengeluarkan manusia dari gelap gulita kepada cahaya terang benderang dengan izin
Tuhan mereka, (yaitu) menuju jalan Tuhan yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji.
(Ibrahim : 1)

B. Hakim Penyelesaian Persoalan
¸· ,¸,´¸´¸ ¸ _¡`.¸.¡`, _.> ì¡.¸>>`, !.,¸· ¸>: `¸¸.¸, ¯¡. ¸ ¦¸.¸>´ _¸·
¯¡¸¸¸.±.¦ l´>¸> !´.¸. ¸,.· ¦¡.¸l.¸´¸ !.,¸l`.· ¸__¸

Maka demi Tuhanmu, mereka (pada hakekatnya) tidak beriman hingga mereka
menjadikan kamu hakim terhadap perkara yang mereka perselisihkan, kemudian mereka
tidak merasa dalam hati mereka sesuatu keberatan terhadap putusan yang kamu berikan,
dan mereka menerima dengan sepenuhnya. (An-Nisa : 65)

_.´¸ `¸l ¸>>´ !.¸, _¸.¦ ´<¦ ,¸¸.l`¸!· `¡> ¿¸`¸¸±.>l¦ ¸__¸

Barangsiapa yang tidak memutuskan menurut apa yang diturunkan Allah, Maka mereka
itu adalah orang-orang yang kafir. (Al-Maidah : 44)

18. Menunjukkan salah satu isi kandungan al-Quran
 Akidah → Kepercayaan kepada rukun iman.
 Ibadah → Cara beribadah kepada Allah swt.
 Muamalah → Hubungan antara manusia dan manusia.
 Akhlak karimah → Budi pekerti.
 Tarikh → Sejarah umat terdahulu.
 Syariat → PerUU tentang akidah, ibadah, dan muamalah.

19. Menunjukkan cara mencintai al-Quran
1) Memiliki rasa hormat dan menghargai kitab suci sebagai kitab yang memiliki
kedudukan di atas kitab yang lain.
2) Berusaha menjaga kesucian kitab suci dan membencinya apabila ada yang
meremehkannya.
3) Mempelajari dengan sunguh-sungguh.
4) Mengamalkan petunjuk-petunjuk dari al-Quran.
5) Menyebarluaskan petunjuk-petunjuk dari al-Quran.
6) Memperbaiki bacaan dengan mempelajari ilmu tajwid.
7) Tunduk kepada hukum al-Quran.

20. Menyebutkan pengertian tawakkal, ikhtiyar, sabar, syukur, dan qanaah
A. Tawakkal
Menurut bahasa : مكوت - مكوتي–لكوت , artinya berserah diri, mewakilkan.
Menurut istilah : Berserah diri kepada Allah swt atau menyerahkan urusan kepada
kebijakan Allah yang mengatur segalanya.

B. Ikhtiar
Menurut bahasa : راتخإ - راتخي - ارايتخإ , artinya memilih.
Menurut istilah : Melakukan suatu kegiatan dengan maksud memperoleh suatu hasil
yang dikehendaki.

C. Sabar
Menurut istilah : Tahan menderita sesuatu, tidak lekas marah, tidak lekas patah hati,
tidak lekas putus asa.

D. Syukur
Menurut bahasa : ركش - ركشي - اركش , artinya terimakasih, bersyukur.
Menurut istilah : Berterima kasih kepada Allah atas karunia yang dianugerahkan
kepadanya

E. Qanaah
Menurut bahasa : عنق - عنقي - اعنق - ةعانق , artinya rela, menerima yang
dibagikan kepadanya.
Menurut istilah : Rela menerima kenyataan hidup yang dialami, tidak berkeluh kesah,
tidak berangan-angan kesenangan yang diterima orang lain.

21. Menunjukkan contoh perilaki tawakkal, ikhtiyar, sabar, syukur, dan qanaah
a. Tawakkal → Sebuah keluarga bertawakal kepada Allah supaya hidup tenteram.
b. Ikhtiyar → Berusaha belajar ilmu tajwid supaya lancar baca al-Quran.
c. Sabar → Sabar terhadap ejekan.
d. Syukur → Setelah lancar, mengajarkan kepada yang belum pandai al-Quran.
e. Qanaah → Senang walau ke sekolah hanya jalan kaki.

22. Menunjukkan nilai positif sabar dalam fenomena kehidupan
a. Memiliki emosi yang stabil, tidak terpengaruh keadaan lingkungan.
b. Cukup stabil dan tenteram rumahh tangganya sehingga menikmati hidup ini sebagai
karunia dari Allah.
c. Mempunyai harapan masuk jannah.
d. Menghemat biaya.
e. Mengembalikan persaudaraan yang hampir rusak.

23. Menunjukkan ciri sikap ananiyah dan takabur
A. Ananiah
1) Selalu ingin menang dalam pembicaraan bersama teman.
2) Kurang menghargai pendapat orang lain walaupun benar.
3) Menonjolkan kemampuan dirinya di hadapan manusia.
4) Susah menerima saran atau kritikan orang lain.

B. Takabur
1) Berlagak dirinya sendiri paling pandai dan benar.
2) Mudah terpancing emosinya bila pendapatnya tidak diakui oleh yang lain.
3) Tidak bersedia menerima kritikan atau saran, walau pendapatnya kurang benar.
4) Tak mau menerima kebenaran yang datangnya dari yang dipandang lebih rendah
darinya.

24. Menunjukkan karakter orang yang tamak dan putus asa
A. Tamak
1) Giat melakukan sesuatu apabila mendapatkan hasil.
2) Enggan melakukan sesuatu yang memakai biaya.
3) Enggan mengeluarkan harta untuk agama dan kemanusiaan.
4) Menghabiskan waktu mengumpulkan harta.
5) Mau menerima, tetapi tidak mau memberi.

B. Putus Asa
1) Bermalas-malasan setelah gagal.
2) Tidak bersemangat untuk meneruskan usaha gagal.
3) Murung dan tidak bergairah.
4) Mudah terpancing emosinya.

25. Menunjukkan dampak negatif tamak dan ananiah
A. Tamak
1) Mudah terjerumus ke dalam kehidupan yang sesat.
2) Tercela dalam pandangan manusia.
3) Jauh dari petunjuk agama.

B. Ananiah
1) Tidak disukai dalam pergaulan.
2) Menurunkan martabat.
3) Terisolir oleh pergaulan masyarakat dan lingkungan.

26. Menyebutkan pengertian sifat yang tidak dimiliki rasul Allah
1) Kizzib → Dusta
2) Khiyanah → Tidak dapat dipercaya
3) Kitman → Tidak menyampaikan
4) Baladah → Bodoh

27. Menunjukkan pengertian sifat-sifat wajib rasul
1) Shiddiq → Jujur/benar
2) Amanah → Dapat dipercaya
3) Tabligh → Menyampaikan
4) Fatanah → Cerdas

28. Menyebutkan pengertian mu’jizat dan karamah
A. Mu’jizat
Menurut bahasa : Sesuatu yang melemahkan atau mengalahkan.
Menurut istilah :Sesuatu yangluar biasa terjadi pada Nabi atau Rasul Allah dalam
rangka membuktikan bahwa dirinya Nabi/Rasul yang tidak dapat
ditiru.

B. Karamah
Menurut bahasa : Kemuliaan, keluhuran, anugerah.
Menurut istilah : Keadaan luar biasa dari Allah kepada wali-Nya.

29. Menyebutkan contoh mu’jizat dan kejadian luar biasa (karamah, ma’unah, irhash)
A. Mu’jizat
1) Nabi Ibrahim AS
→ Tidak hangus dibakar api.
2) Nabi Sulaiman AS
 Berbicara kepada permadaninya dan mengerti bahasa hewan.
 Sanggup memerintahkan bangsa jin dan hewan:
 Membangun istana dan benteng-benteng.
 Menugaskan bangsa jin untuk menyelam ke dasar laut untuk mengeluarkan
mutiara-mutiara dan batu-batu mulia.
 Menjadi prajuritnya ketika hendak berperang.
 Memerintahkan burung-burung untuk memayungi Sulaiman dan
pasukannya selama berada di permadani terbang dari sengatan sinar
matahari.
 Memerintahkan Ifrit untuk memindahkan singgasana Ratu Bilqis, tetapi
pada akhirnya seorang yang alim yang berhasil memindahkan lebih cepat
daripada Ifrit.
 Memiliki permadani yang terbuat dari sutera dan benang emas seluas satu
farsakh.
 Menundukkan angin.
 Berhembus membawa permadaninya kemana ia hendak pergi.
 Sanggup mendengar suara yang lirih dan jauh.
 Melimpahnya harta benda miliknya.

3) Nabi Daud AS
 Ketika Dawud membaca Zabur gunung serta burung berkumpul ikut serta
bertasbih, karena ia memiliki suara yang sangat merdu.
 Memilik kemampuan untuk melunakkan besi hanya dengan tangannya tanpa
harus menempa dengan api kemudian di buat menjadi baju zirah.
 Mampu berbicara dengan burung.
4) Nabi Musa AS
 Melemparkan tongkatnya yang bisa berubah menjadi ular besar kemudian
memakan ular-ular kecil hasil buatan para penyihir Firaun.
 Memukulkan tongkatnya ke batu besar, sehingga memancarlah 12 mata air
untuk 12 suku Bani Israel.
 Memukul batu yang membawa lari baju Musa ketika ia mandi, sehingga batu
tersebut ada bekas pukulan sebanyak enam atau tujuh pukulan tongkat kayu
Musa.
 Membelah Laut Merah dengan tongkatnya menjadi 12 bagian, sehingga
nampaklah jalan untuk dilewati para pengikutnya sekitar 600.000 orang,
dengan jarak 7 km dan waktu yang ditempuh untuk menyeberangi laut
tersebut sekitar 4 jam.
 Telapak tangannya bisa mengeluarkan cahaya berwarna putih yang
menyilaukan, setelah Musa memasukkan tangannya kedalam jubahnya.
 Meminta agar turun makanan dari surga yang bernama Manna dan Salwa.
 Membangkitkan orang mati yang telah di bunuh dengan cara memukulkan
tubuh mayat itu dengan salah satu anggota tubuh sapi betina.
5) Nabi Isa AS
 Membentuk tanah seperti burung kemudian meniupkan roh, lalu tanah itu
menjadi burung,
 Menyembuhkan orang buta,
 Menyembuhkan orang yang berpenyakit sopak,
 Menghidupkan kembali orang yang telah mati,
 Diberi kemampuan melihat hal-hal yang ghaib melalui panca inderanya
meskipun ia tidak menyaksikannya secara langsung,
 Menurunkan makanan dari langit karena permintaan Hawariyun,
6) Nabi Muhammad SAW
 Al-Quran
 Isra’ Mi’raj
 Membelah bulan
 Keluar air di sela jarinya

B. Maunah
→ Wali Songo.

C. Irhas
→ Nabi Isa dapat berbicara waktu kecil.

30. Menyebutkan pengertian husnuzhan, tawadhu’, tasamuh, dan ta’awun
A. Husnuzan
Menurut bahasa : نسح(baik) نظ(prasangka)
Menurut istilah : Prasangka, perkiraan, dugaan baik.

B. Tawaduk
Menurut istilah : Sikap merendahkan diri, tidak menampakkan kelebihan dirinya.

C. Tasamuh
Menurut istilah : Sikap tenggang rasa, saling menghormati, saling menghargai
sesama manusia.

D. Taawun
Menurut bahasa : نواعت - نواعتي - انواعت , artinya tolong menolong, gotong royong,
bantu membantu sesama manusia.

31. Menunjukkan ciri perilaku husnuzhan, tawadhu’, tasamuh, ta’awun
A. Husnuzhan
1) Meyakini dengan sepenuh hati bahwa semua perintah agama untuk kebaikan
manusia sendiri (jika ditaati)
2) Meyakini bahwa semua larangan agama demi kebaikan manusia sendiri (jika
ditaati)
3) Mengembangkan sikap baik dalam kehidupan bertetangga dan bermasyarakat
4) Memberi kepercayaan kepada sesama manusia tentang suatu urusan dengan
kepercayaan bahwa ia dapat melaksanakan tugsanya
5) Menjauhi prasangka buruk terhadap siapapun apabila tidak ada bukti-bukti nyata

B. Tawaduk
1) Menghormati kepada orang yang lebih tua atau lebih pandai daripada dirinya
2) Sayang kepada yang lebih muda atau lebih rendah kedudukannya
3) Menghargai pendapat dan pembicaraan orang lain
4) Bersedia mengalah demi kepentingan umum
5) Santun dalam berbicara kepada siapapun
6) Tidak suka disanjung orang lain atas kebaikan atau keberhasilan yang dicapai

C. Tasamuh
1) Tidak mengganggu ketenangan keluarga
2) Tidak melarang tetangga yang ingin menanam pohon di kebunnya
3) Menyukai sesuatu untuk tetangganya, sebagaimana ia suka untuk dirinya sendiri

D. Taawun
1) Meringankan beban hidup, menutupi aib, dan memberi bantuan seseorang
2) Mengunjungi pada saat sakit atau saat menerima musibah

32. Menunjukkan pengertian hasad, dendam, ghibah, fitnah, dan namimah
A. Hasad
Menurut bahasa : Iri hati, dengki.
Menurut istilah : Merasa kurang senang atau cemburu melihat orang lain beruntung
atau mendapatkan suatu kesenangan.


B. Dendam
Menurut istilah : Keinginan keras yang terkandung dalam hati untuk membalas
kejahatan.

C. Ghibah dan Fitnah
Ghibah → Membicarakan kejelekan orang lain.
Fitnah → Mengatakan orang lain telah berbuat jahat atau buruk, padahal
sebenarnya tidak.

D. Namimah
Menurut bahasa : Mengadu domba
Menurut istilah : Menceritkan sikap/perbuatan seseorang (yang belum tentu benar)
kepada orang lain dengan maksud agar terjadi perselisihan antara
keduanya.

33. Menunjukkan comtoh sikap hasad, dendam, ghibah, fitnah, dan namimah
A. Hasad
Menaruh kotoran di depan kedai orang agar orang lain segan jajan di kedai
tersebut.

B. Dendam
Ejekan dibalas dengan beberapa kali pukulan.

C. Ghibah dan Fitnah
Sarip berkata bahwa Ahmad mencuri kue dari kantin. Padahal sebenarnya tidak.

D. Namimah
Mengadu domba orang agar mendapat jabatan.

34. Menunjukkan cara menghindari hasad, dendam, ghibah, fitnah, dan namimah
A. Hasad
1) Rajin mendengarkan nasihat-nasihat keagamaan
2) Rajin mendatangi majelis ilmu
3) Memperbanyak bergaul dengan orang-orang shaleh
4) Melatih diri menerima kenyataan hidup

B. Dendam
1) Melatih diri untuk bersabar terhadap seuatu yang mengecewakan hati
2) Menyadari sepenuhnya bahwa setiap manusia berpeluang untuk berbuat jahat
3) Menyadari bahwa dirinya sendiri suatu saat pasti juga berbuat jahat

C. Ghibah dan Fitnah
1) Menyadari bahwa setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangan
2) Mawas diri, melihat kesalahan di masa lalu
3) Mengingat kebaikan oleh orang lain
4) Memperbanyak pergaulan dengan sesama
5) Tidah mudah percaya berita yang tidak jelas sumbernya
6) Memperbanyak bergaul dengan orang shaleh
7) Menghentikan atau mengalihkan pembicaraan tentang ghibah dan fitnah

D. Namimah
1) Tidak terlampau mudah menerima suatu berita apabila tidak jelas kebenarannya
2) Mengadakan kejelasan suatu berita
3) Menghentikkan orang yang membicarakan kejelekan seseorang

35. Menunjukkan maksud ayat tentang alam ghaib
A. Alam Barzakh
'¸!.l¦ _¡.¸-`, !¸¯,l. ¦¸.s !,¸:s´¸ ............
Kepada mereka dinampakkan neraka pada pagi dan petang. (Al-Mukmin : 46)

B. Yaumul Ba’as
´¸.>´¦ _...¸¸¦ _l¦ _.>´ .«.!L¸s ¸_¸ _l, _¸¸¸¸..· ´_ls ¿¦ _¸¯¡.· .«.!´.,
¸_¸
3. Apakah manusia mengira, bahwa Kami tidak akan mengumpulkan (kembali)
tulang belulangnya?
4. Bukan demikian, sebenarnya Kami Kuasa menyusun (kembali) jari jemarinya
dengan sempurna. (Al-Qiyamah)

¦¡l!· !´.l,´¡., _. !´.:-, _¸. !.¸.·¯¸. ¦..> !. .s´¸ _..-¯¸l¦ _..´¸
_¡l.¯¸.l¦ ¸__¸
Mereka berkata: "Aduhai celakalah kami! siapakah yang membangkitkan Kami dari
tempat-tidur Kami (kubur)?". Inilah yang dijanjikan (tuhan) yang Maha Pemurah dan
benarlah Rasul- rasul(Nya). (Yasin : 52)

C. Yaumul Mahsyar
............. ¯¡¸..¸:>´¸ ¯¡l· ¯¸¸:!-. ¯¡·¸.¸. ¦´.>¦
Dan (ingatlah) akan hari (yang ketika itu) Kami perjalankan gunung-gunung dan
kamu akan dapat melihat bumi itu datar dan Kami kumpulkan seluruh manusia, dan
tidak Kami tinggalkan seorangpun dari mereka. (Al-Kahfi : 47)

D. Yaumul Mizan
¸¯¡´,l¦ `¸¸.>´ ´_ls ¯¡¸¸¸>´¡·¦ !´..¸l>.´¸ ¯¡¸¸¸¸.,¦ .¸:.´¸ ¡¸l`>¯¸¦ !.¸, ¦¡.l´
¿¡,¸.>, ¸__¸
Pada hari ini Kami tutup mulut mereka; dan berkatalah kepada Kami tangan mereka
dan memberi kesaksianlah kaki mereka terhadap apa yang dahulu mereka usahakan.
(Yasin : 65)

_..´¸ _¸¸¸´¡.l¦ 1`.¸1l¦ ¸,¯¡´,¸l ¸«..´,¸1l¦ ¸· `¡lL. _±. !:,: ¿¸|´¸ _lé
_!1.¸. ¸«´,> _¸. ¸_:¯¸> !.¸.¦ !¸¸, _.´´¸ !.¸, _,¸,¸..> ¸__¸
Kami akan memasang timbangan yang tepat pada hari kiamat, Maka Tiadalah
dirugikan seseorang barang sedikitpun. dan jika (amalan itu) hanya seberat biji
sawipun pasti Kami mendatangkan (pahala)nya. dan cukuplah Kami sebagai Pembuat
perhitungan. (Al-Anbiya’ : 47)

E. Surga
¿¸| ¸.>.¦ ¸«.>'¦ ¸¯¡´,l¦ _¸· ¸_-: ¿¡¸¸>.· ¸__¸ ¯,= ¯_a`>´¸¸¦´¸ _¸· ¸_.l¸L _ls
¸,¸¸¦´¸¸¦ ¿¡:¸>¯.`. ¸__¸
55. Sesungguhnya penghuni syurga pada hari itu bersenang-senang dalam kesibukan
(mereka).
56. mereka dan isteri-isteri mereka berada dalam tempat yang teduh, bertelekan di
atas dipan-dipan. (Yasin : 55-56)

F. Neraka
¿¸| _¸¸.]¦ ¦¸`¸±´ !´.¸..,!:¸, .¡. ¯¡¸¸,¸l`.. ¦´¸!. !.l´ ¸>~` ¡>:¡l`> ¯¡¸.´.l´. ,
¦´:¡l`> !>´¸¯,s ¦¡·¸.´,¸l ´,¦.-l¦ ´_¸| ´<¦ ¿l´ ¦¸,¸¸s !.,¸>> ¸__¸
Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Kami, kelak akan Kami
masukkan mereka ke dalam neraka. Setiap kali kulit mereka hangus, Kami ganti kulit
mereka dengan kulit yang lain, supaya mereka merasakan azab. Sesungguhnya Allah
Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (An-Nisa’ : 56)

36. Menunjukkan tanda-tanda kiamat sughra dan kubra
A. Tanda-tanda Kiamat Sughra
→ Terjadinya kematian pada seseorang atau hancurnya sebagian alam.
Contoh : Banjir, kematian.

B. Tanda-tanda Kiamat Kubra
a. Tanda-tanda Kecil
1) Pembantu telah melahirkan anak majikannya
2) Meluasnya perbuatan maksiat, termasuk perzinaan
3) Jumlah wanita lebih banyak dibandingkan dengan jumlah pria
4) Ilmu agama dianggap tidak penting lagi

b. Tanda-tanda Besar
1) Matahari terbit dari arah barat
2) Keluarnya dajjal dari Khurasan
3) Keluarnya hewan yang aneh dari dalam bumi yang bisa berbicara
4) Banyak terjadi kejahatan di mana mana
5) Munculnya Imam Mahdi
6) Keluarnya bangsa Ya’juj dan Ma’juj
7) Munculnya kabut asap atau kabut hitam di dunia
8) Keluar udara yang dingin, seluruh umat manusia meninggal
9) Keluar api dari Yaman
10) Turunnya Nabi Isa di Palestina, Baitul Maqdis

37. Menunjukkan istilah alam ghaib yang berhubungan dengan hari akhir
1) باس ح لا مو ي → Hari perhitungan amal
2) نازي م لا مو ي → Hari penimbangan
3) ةرش ح لا مو ي → Hari penyesalan
4) رس ع لا مو ي → Hari sulit
5) عمج لا مو ي → Hari berkumpul
6) ران ت لا م و ي → Hari panggil memanggil
7) ه يذ لا مو ي → Hari pembalasan
8) لصف لا مو ي → Hari keputusan
9) ثع ب لا مو ي → Hari berbangkit
10) دوعوم لا مو ي → Hari yang dijanjikan
11) ذي عو لا مو ي → Hari terlaksananya ancaman
12) قح لا مو ي → Hari yang pasti terjadi
13) دول خ لا مو ي → Hari kekekalan
14) ه باغ ت لا مو ي → Hari ditampilkan kesalahan
15) جورخ لا مو ي → Hari keluar dari kubur
16) حت ف لا مو ي → Hari kemenangan
17) ري ب ك لا مو ي → Hari yang besar peristiwanya

38. Menunjukkan contoh sikap beriman kepada hari akhir
1) Tidak melanggar hukum agama
2) Berusaha agar mengonsumsi makanan dan minuman yang halal
3) Tidak merugikan pihak lain
4) Memperbanyak amal baik
5) Menjauhkan diri dari perbuatan dosa
6) Rajin mempelajari ilmu agama
7) Rajin beribadah
8) Mempererat silaturrahmi
9) Bergaul dengan orang-orang shaleh
10) Berhati hati dalam bergaul

39. Menunjukkan pengertian berilmu, kerja keras, kreatif, dan produktif
A. Berilmu
Menurut bahasa : نل ع artinya pengetahuan, kepandaian tentang sesuatu.

B. Kerja Keras
Menurut istilah : Bersungguh sungguh, bersemangat tinggi dalam mengerjakan
sesuatu.

C. Kreatif, Produktif
Kreatif → Banyak akal atau memiliki daya cipta.
Produktif → Banyak mendatangkan hasil dan banyak menghasilkan sesuatu.

40. Menunjukkan contoh sikap berilmu, kerja keras, kratif, dan produktif
A. Berilmu
Seseorang yang ahli dalam menggambar.

B. Kerja Keras
Bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup.

C. Kreatif dan Produktif
Kreatif → Atun menciptakan ide membuat teknologi baru
Produktif → Ahmad berjualan susu sapi.

41. Menjelaskan pengertian qadha dan qadar dan memahami makna ayat
A. Qadha
Menurut bahasa : ىض ق - يضق ي - ءاض ق , artinya
1) Ketetapan – perintah – kehendak – keputusan
2) Memutuskan suatu perkara dengan ucapan/perbuatan
Menurut istilah : Keputusan Allah swt tentang suatu perkara sejak zaman azali.
Menurut al-Quran : Ketetapan hukum.
Pengertian lain : Ketetapan Allah swt tentang sesuatu sejak zaman Azali yang belum
terjadi atau belum diketahui oleh makhlukNya.
Dalil :
!.¸| _´ ¸,`_: «..1l> ¸¸.1¸, ¸__¸
Sesungguhnya Kami menciptakan segala sesuatu menurut ukuran. (Al-Qamar : 49)

B. Qadar
Menurut bahasa : رذ ق - رذق ي - ارذ ق , artinya
1) Ukuaran – kepastian
2) Kuasa mengerjakan sesuatu
Menurut istilah : Ukuran/aturan yang diciptakan Allah untuk suatu perkara
Menurut al-Quran : Ukuran/peraturan yang diciptakan untuk mengatur alam
Pengertian lain : Pelaksanaan dari ketetapan Allah yang telah terjadi dan telah
diketahui oleh makhlukNya
Dalil :
´_¸| ´<¦ ¸ ¸¸,-`, !. ¸,¯¡1¸, _.> ¦¸¸¸,-`, !. ¯¡¸¸¸.±.!¸,
Sesungguhnya Allah tidak merobah Keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merobah
keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. (Ar-Ra’du : 11)

42. Menunjukkan perilku yang menunjukkan sikap beriman kepada Qadha dan Qadar
1) Melatih diri mensyukuri nikmat Allah
2) Mendidik diri untuk ikhlas dalam menghadapi kenyataan hidup dengan sabar dan
tabah
3) Cukup tenang dalam hidup ini, tidak terpengaruh dengan lingkungan
4) Berusaha mengendalikan atau tidak bersikap sombong
5) Melatih diri untuk sabar dan tabah
6) Senantiasa berprasangka baik kepada Allah swt ketika mengalami kesulitan hidup
7) Meyakini semua yang dialami manusia adalah ujian dari Allah
8) Yakin di balik peristiwa yang kurang menyenangkan, pasti ada hikmah.

43. Menunjukkan contoh perilaku akhlak terpuji dalam kehidupan remaja
1) Taaruf (mengenal), dan tafahum (memahami)
2) Taawun (tolong menolong) dan tasamuh (toleran)
3) Jujur dan adil
4) Amanah dan menepati janji.

44. Menunjukkan contoh perilaku akhlak tercela dalam kehidupan remaja
→ Khianat dan tidak menepati janji.



You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->