Pengaruh Lingkungan, Etika dan Tanggung Jawab Sosial

Lingkungan Ekstenal Mikro Pemasok  Perantara  Pasar  Pesaing  Masyarakat  .

Lingkungan Eksternal Makro Demografi  Ekonomi  Teknologi  Sumber Daya Alam  Budaya  Politik dan Hankam  Pendidikan  .

LINGKUNGAN INTERNAL ORGANISASI BISNIS Lingkungan Internal : Faktor-faktor yang berada di dalam kegiatan produksi dan langsung mempengaruhi hasil produksi Tenaga Kerja  Peralatan dan Mesin  Modal  Bahan Baku  Sistem Informasi dan Administrasi  .

Etika  Etika adalah keyakinan akan sesuatu yang benar atau salah.tindakan yang baik atau buruk.  .   Perilaku etis Perilaku tidak etis Etika bisnis. ditentukan oleh perilaku manajer atau karyawan dalam suatu organisasi  Pembentukan perilaku etis dan tidak etis ditentukan oleh individu maupun budayanya.

Etika  Faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku beretika:    Perbedaan budaya Pengetahuan Organisasi tempat bekerja .

Penilaian perilaku etis Perlu adanya rasa percaya  Norma etis      Kegunaan Hak Keadilan Kepedulian pengumpulan data analisa penilaian .

Perlu adanya dukungan manajemen puncak  Sikap jujur dan terbuka  Menetapkan kode tertulis  Memberlakukan program etika  .Etika bisnis  Mengambil langkah tambahan untuk berperilaku etis dalam lingkungan kerja  Aturan main dalam menjalankan bisnis.

 Penyebab perbuatan tidak beretika:    Persaingan yang ketat Iklim organisasi Nilai etika pribadi .

tapi kualitas dikurangi  Promosi yang membohongi konsumen .Fungsi-fungsi perusahaan dan etika  Etika dan kegiatan memproduksi contoh yang tidak beretika:    Menghasilkan produk yang tidak berkualitas Mencemarkan lingkungan sekitar Menjual produk yang membahayakan konsumen  Etika dan pemasaran Contoh tidak beretika:  Menjual produk dengan harga tetap.

Fungsi-fungsi perusahaan dan etika  Etika dan personalia   Memberikan pelatihan yang adil Suasana kerja yang menarik dan nyaman Memberikan laporan keuangan yang sesuai  Etika dan keuangan  .

tetapi juga menjaga kepentingan dan kesejakteraan mereka. Tanggung jawab sosial adalah tindakan perusahaan yang bukan sepenuhnya tertumpu pada tujuan memperoleh keuntungan. sedangkan tanggung jawab sosial berhubungan dengan kelompok atau pribadi dalam lingkungan sosial. Organizational stakeholders:      Pelanggan karyawan Investor pemasok komunitas lokal .Tanggung jawab sosial    Etika berhubungan dengan perilaku pribadi.

tidak terkendalinya bisnis →melindungi dan meningkatkan kesejakteraan masyarakat  Aktivisme sosial→peringatan akan kesehatan  .Evolusi tanggung jawab sosial Era kewirausahaan. menyalah gunakan kekuasaan→undang-undang untuk melaksanakan bisnis  Depresi besar.

Area tanggung jawab sosial  Lingkungan     Polusi udara Polusi air Polusi tanah Daur ulang .

menyediakan produk-produk yang berkualitas dan menetapkan harga secara adil  Hak konsumen     Produk yang aman Mengetahui seluruh asfek yang berkaitan dengan produk Didengar Memilih apa yang ingin mereka beli   Penetapan harga Periklanan .Area tanggung jawab sosial  Konsumen.

customer care   Memantau keluhan  Memperoleh dan menggunakan umpan balik pelanggan  Kuesioner untuk konsumen . bagaimana sebaiknya memperlakukan konsumen.Cara perusahaan memastikan tanggung jawabnya terhdap pelanggan  Menetapkan kode tanggng jawab  Pedoman mengenai kualitas produk. karyawan dan stakeholder Hotline.

Area tanggung jawab sosial  Karyawan     Kesempatan yang sama Lingkungan kerja yang aman Melindungi kesehatan keryawan Mempertahankan keahlian kerja yang sesuai Manajemen finansial yang tidak wajar Cek kosong Perdagangan orang dalam Penyimpangan laporan keuangan  Penanam modal     .

Cara perusahaan memastikan tanggung jawab terhadap karyawan   Kode tanggung jawab  Prosedur perekrutan yang jelas dan terbuka Prosedur untuk menyampaikan keluhan Terdapatnya mediator (orang luar sebagai pelantara) sebagi penengah Kebijakan mengenai keluhan   .

Sikap akomodatif. dengan usaha menolak atau menutupi pelanggaran yang dilakukan. melakukan tindakan seminimal mungkin. mau bertidak lebih jauh pada saat-saat tertentu.Pendekatan tanggung jawab sosial     Sikap obstruktif. Sikap defensif. melaksanakan tanggung jawab sosial. mau menyumbang kalau didatangi. mendirikan yayasan. Sikap proaktif. . hanya melakukan apa yang dipersyaratkan oleh peraturanyang berlaku.