P. 1
Artikel Makalah Dekadensi Moral Siswa

Artikel Makalah Dekadensi Moral Siswa

|Views: 1,016|Likes:
Published by mzuhri_4

More info:

Published by: mzuhri_4 on Mar 04, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/17/2014

pdf

text

original

Artikel Makalah Dekadensi Moral Siswa

Perkembangan Moral dan Nilai-Nilai Agama Anak Masa Sekolah Menengah dekadensi moral. Masa Remaja Akhir (Usia 17-21 tahun) Secara psikologis, masa usia remaja akhir sudah mulai stabil dan pemukirannya mulai matang. Dalam kehidupan beragama, remaja sudah melibatkan diri ke dalam kegiatan-kegiatan kegamaan. Remaja sudah dapat membedakan agama sebagai ajaran dengan manusia sebagai penganutnya (ada yang taat ada yang tidak taat). Kemampuan ini memungkinkan remaja untuk tidak terpengaruh oleh orang-orang yang mengaku beragama, namun tidak melaksanakan ajaran a ... moral untuk membimbing perilakunya kematangan belumlah sempurna jika tidak memiliki moral yang diterima secara universal. Penadapat itu menunjukkan pentingnya remaja memiliki landasan hidup yang kokoh, yaitu nilai-nilai moral, terutama yang bersumber dari agama. Terkait dengan kehidupan beragama remaja, ternyata mengalami proses yang cukup panjang untuk mencapai kesadaran beragama yang diharapkan. Kualitas kesadaran beragama remaja sangat dipengaruhi oleh kualitas pendidikan atau pengalaman kea ... Pikumas dalam Hartinah (2008) menyatatak bahwa tugas utama dalam perkembangan anak masa sekolah menengah adalah memperoleh kematangan sistem moral untuk membimbing perilakunya kematangan belumlah sempurna jika tidak memiliki moral yang diterima secara universal. Penadapat itu menunjukkan pentingnya remaja memiliki landasan hidup yang kokoh, yaitu nilai-nilai moral, terutama yang bersumber dari agama. Terkait dengan kehidupan beragama remaja, ternyata mengalami proses yang cukup panjang untuk mencapai kesadaran beragama yang diharapkan. Kualitas kesadaran beragama remaja sangat dipengaruhi oleh kualitas pendidikan atau pengalaman keagamaan yang dietrimanya sejak usia dini, terutama di lingkungan keluarga.Masa Remaja Awal (Usia 13-16 tahun) Pada masa ini terjadi perubahan fisik secara cepat, yaitu dengan dimulai tumbuhnya cirri-ciri keremajaan yang terkait dengan matangnya organ-organ seks seperti cirri primer (menstruasi pada wanita atau mimpi basah pada pria), dan cirri sekunder (tumbuhnya kumis, jakun, bulu-bulu di sekitar kemaluan, dan membesarnya buah dada pada wanita, membesarnya pinggul).Pertumbuhan fisik yang terkaiat dengan organ seksual mengakibatkan terjadinya kegoncangan emosi, kecemasan, dan kekawatiran pada diri remaja. Bahkan lebih jauh kondisi itu dapat mempengaruhi kesadaran beragamanya, apalagi jika remaja kurang mendapatkan pengalaman atau pendidikan agama sebelumnya. Penghayatan rohaninya cenderung skeptic (acuh tak acuh), cuek atau was-was) sehingga muncul keengganan atau kemalasan untuk melakukan berbagai ibadah, misalnya sholat.Kegoncangan dalam ... Read Article

1/1

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->