A. Latar Belakang Masalah Saluran irigasi DI.

Bagong di kecamatan Trenggalek kabupaten Trenggalek merupakan hal yang sangat berperan dalam pengelolaan sumber daya pengairan khususnya di wilayah kota Trenggalek yang area persawahannya masih cukup luas. Irigasi adalah usaha untuk memperoleh air yang menggunakan bangunan dan saluran buatan untuk keperluan penunjang produksi pertanian. Salah satu peningkatan produksi pangan khususnya padi adalah tersedianya air irigasi di sawah-sawah sesuai dengan kebutuhan. Jika penyediaan air dilakukan dengan tepat dan benar maka dapat menunjang peningkatan produksi padi sehingga kebutuhan pangan nasional dapat terpenuhi. Pengembangan irigasi untuk menunjang peningkatan produksi dan kenaikan penghasilan petani juga telah menjadi program pemerintah. Untuk itu

jaringan irigasi, baik saluran pembawa maupun saluran pembuang dan bangunan irigasinya harus dapat beroperasi dengan baik. Berdasarkan fungsi pengelolaan pengairan pada saluran irigasi DI. Bagong ini dinilai masih kurang optimal seiring kondisi cuaca dan alam yang semakin tidak menentu yang mengakibatkan saluran tidak mampu mengontrol banyaknya debit air pada musim penghujan. Selain itu, pada musim kemarau saluran ini harus tetap berjalan optimal untuk menyalurkan air ke saluran sekunder yang mengarah ke persawahan. Ditinjau dari permasalahan diatas diperlukan sebuah solusi yang dimulai dari perencanaan ukuran dan bentuk saluran dan selanjutnya ditentukan spesifikasi bangunan air tersebut dan dilakukan perhitungan rencana anggaran biayanya. Perencanaan tersebut harus mempertimbangkan banyak hal salah satunya desain hidrauliknya.

Rumusan Masalah Berdasarkan uraian penulisan di atas maka didapatkan rumusan masalah sebagai berikut: 1. Bagong yang akan direncanakan tersebut? C. Metode pengolahan data a) Analisis Metode ini memiliki tujuan untuk dapat mengidentifikasi tentang fungsi dari suatu bangunan.B. Metodologi 1. Bagaimana merencanakan spesifikasi dan rencana anggaran biaya dari saluran irigasi DI. Berikut data data pokok yang diperlukan dalam perancangan: 1) Data lokasi tempat baru 2) Data bangunan sejenis 2. Metode pengumpulan data Untuk memperoleh data yang akan digunakan sebagai perencanaan bangunan tersebut adalah: a) Survey lapangan Dengan cara pengamatan langsung terhadap bangunan eksisting dan juga bangunan sejenis lainnya untuk melihat kondisi lapangan dan situasinya agar bisa mendapatkan gambaran dalam perencanaan. Bagong yang fungsional? 2. sehingga nantinya akan ditemukan masalah utama dan juga masalah lain yang melatarbelakangi masalah utama tersebut. Adapun beberapa analisisnya adalah sebagai berikut: 1) Analisis debit air 2) Analisis ukuran saluran 3) Analisis material 4) Analisis hidraulika 5) Analisis bentuk saluran . Bagaimana membuat rancangan saluran irigasi DI.

Kerangka Penulisan Latar Belakang Data Lapangan Survey Lapangan Rumusan Masalah Proses Analisa dan Konsep Studi Litelatur Desain dan Analisa Anggaran . 3.Tahap akhir dari analisis ini adalah menghasilkan data yang akan menjadi parameter dan kesimpulan terhadap perencanaan dari konsep bangunan yang akan dibuat dan selanjutnya akan diubah kedalam bentuk desain. b) Desain Dari semua hasil analsis dan survey lapangan yang dilakukan hasil akhir dari proses tersebut adalah desain/rancangan dari saluran irigasi.

2. estimasi biaya bangunan dan manajemen proyek. . Bagi penulis Memberikan pengetahuan tentang perencanaan desain saluran irigasi yang dapat berfungsi secara optimal dalam pengelolaan pengairan. Kemanfaatan 1.D. Bagi jurusan Menghasilkan mahasiswa yang dapat mengerti dan menerapkan ilmu teknik sipil dalam perencanaan bangunan air dan hasil dari perencanaan desain tersebut akan menjadi referensi bagi mata kuliah yang berkaitan yaitu konstruksi bangunan air. sehingga penulis mendapatkan pengalaman merencanakan desain suatu saluran irigasi.

Tesis. Dipl. Edisi Kelima. Universitas Negeri Malang.Daftar Pustaka Erman Mawardi. Desain Hidraulik Bangunan Irigasi. Makalah. Prof. Malang: Penerbit Universitas Negeri Malang. Laporan Penelitian. AIT. Drs. Artikel. 2010. Disertasi. 2010. Bandung: Penerbit Alfabeta. . Pedoman Penulisan Karya Ilmiah: Skripsi.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful