KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa karena atas berkatNya, kami dapat menyelesaikan Makalah Pembuatan Unsur Logam dan Non Logam ini. Pembuatan Unsur baik itu logam maupun non logam merupakan salah satu indikator dari Kompetensi Dasar mata pelajaran Kimia yang harus dicapai oleh siswa/i kelas XII. Hal ini bertujuan agar siswa/i dapat mengetahui cara pembuatan berbagai unsur sampai pada peta penyebaran tersedianya unsur – unsur tersebut, khususnya di Indonesia . Makalah ini disusun dalam rangka melengkapi nilai ujian praktik Kimia di akhir semester ganjil. Penyusunan makalah ini tentu saja tidak lepas dari berbagai kekurangan. Oleh karena itu, kami sebagai kelompok penyusun makalah memohon maaf. Untuk itu pula, kritik dan saran yang membangun sangat kami harapkan.

.................... Timah (Sn) 5................................................. Emas (Au) Pembuatan Unsur Non Logam 1....... 2 Isi Pembuatan Unsur Logam 1. 16 ... 1 Daftar Isi ........... Silikon (Si) 3........DAFTAR ISI Kata Pengantar ................................................ Krom (Cr) 4.. Aluminium (Al) 2.............................. Fosfor (P) Kesimpulan Daftar Pustaka ... Nitrogen (N) 4............... Besi (Fe) 3..................................... Karbon (C) 2..................

Logam ini merupakan 8% dari bagian kerak bumi. 6. Charles Hall mulai memproduksi aluminium dengan proses skala besar seperti sekarang.Pembuatan Unsur Logam 1. terutama paduannya dengan magnesium. dipadu (bila perlu). Bila digunakan dengan baik. aluminium mempunyai konduktivitas dua kali lebih baik dari tembaga. silikon. Alumina tidak dapat direduksi dengan karbon. dicetak menjadi logam batangan dan didinginkan. Aluminium biasa dipadukan dengan logam seperti tembaga. Siapkan penangas kriolit dan kendalikan komposisinya 4. Perubahan entalpi yang terjadi dalam reaksi itu adalah sebagai berikut: Al2O3 + 1. namun karena karbon dioksida yang keluar itu mengandung 10% sampai 15% karbon monoksida (CO). Pada tahun 1886. Logam aluminium atau paduannya (alloy). Logam aluminium dibuat melalui reduksi elektrolitik alumina murni (Al2O3) di dalam penangas kriolit lebur. membuat aluminium cocok untuk berbagai penggunaan. seng. Pada tahun itu pula Paul Herault mendapat paten Perancis untuk proses serupa dengan proses Hall. Aluminium (Al) Aluminium adalah logam yang terbanyak di dunia. melalui pemanasan amonium klorida dengan amalgam kalium raksa. Logam aluminium pertama kali dibuat dalam bentuk murni oleh Oersted. magnesium.6 kg karbon per kilogram logam. aluminium tahan korosi. Henri Sainte dan Claire Deville membuat aluminium dari natrium aluminium klorida dengan cara memanaskannya dengan logam natrium. Langkahlangkah pembuatan logam aluminium adalah sebagai berikut. dan mangan sehingga kemanfaatannya pun lebih banyak lagi. Aluminium cair dialirkan keluar dari sel. Dengan berat yang sama.5CO2 Karbon yang diperlukan untuk reduksi berasal dari anode dan untuk itu diperlukan antara 0. dan gerbong kereta api. Walaupun secara teoritis yang diperlukan sebetulnya hanyalah 0. maka jumlah yang diperlukan dalam praktik tentu lebih besar. Di dalamnya terdapat kompartemen katode yang dilapisi dengan campuran pitch dan batubara antrasit atau dengan kokas yang dipanggang di tempat . Sel elektrolit berbentuk kotak baja besar. Buat anode karbon dan gunakan di dalam sel 3. banyak digunakan dalam struktur pesawat terbang.33 kg. dan keuletannya (ductility) pun tinggi pada suhu tinggi. mobil. Pada tahun 1854. dll. Larutkan alumina di dalam kriolit lebur 5.5 sampai 0. truk. 1. krom. Kombinasi sifat yang ringan dan kuat. pada tahun 1825. Larutan alumina dielektrolisis sehingga membentuk aluminium logam yang bertindak sebagai katode. yaitu melalui elektrolisis alumina di dalam kriolit lebur. karena adanya pembentukan Al4C3 (aluminium karbida). dan reaksi balik antara uap aluminium dengan CO2 di dalam kondensor akan menyebabkan terjadinya pembentukan aluminium oksida sebagaimana semula. Pasang atau ganti pelapis sel 2.5C --> 2Al + 1. Karbon elektrode teroksidasi oleh oksigen yang dibebaskan 7.

atau dengan blok-blok katode yang telah dipanggang dan kemudian disemenkan satu sama lain. Kebutuhan teoristis alumina adalah 1. Komposisi kimia unsur-unsur pemadu dalam besi kasar ini terdiri dari 3-4 %C. Satu. tetapi juga tergantung pada struktur. Di antara dinding baja dan pelapis dipasang isolasi termal yang terdiri dari baja tahan panas.dengan bantuan arus listrik. cetakan yang komposisi kimia suatu paduan. Kerak ini dipecahkan secara berkala dan alumina diaduk ke dalam penangas agar konsentrasinya tetap berada di sekitar 2% sampai 6%. pelapis dan bahan isolasi. Komposisi kimia besi cor yang dihasilkan pola dipengaruhi oleh komposisi kimia. Tetapi hasil akhirnya adalah pembebasan oksigen pada anode dan pengendapan logam aluminium pada katode. Tetapi dalam praktik.satunya cara pembuatan yang dapat dikerjakan adalah dengan silikon merupakan unsur yang sangat penting dalam pembuatan besi tuang. blok asbes. Secara bergantian lokasi ion ditempati oleh ion lurus NO2 bersifat oksidator kuat dan digunakan dalam pembuatan bahan-bahan kimia. angkanya kira-kira 1. kolektor. tetapi yang terbanyak adalah CO2. Kekuatan besi cor kelabu dapat dilakukan dengan cara menambahkan unsur paduan. dimana alumina mengalami pemanasan dan melepaskan kandungan airnya. teknik/proses pembuatan serta. besi mampu dibuat secara masal dengan biaya yang relatif kecil. Tebal pelapis berkisar antara 15 sampai 25 cm pada bagian sisi dan 26 sampai 46 cm pada bagian dasar. Alumina ditambahkan ke atas kerak ini. atau bahan lain. dengan lebar mencapai 3 m dan panjang 9 m bergantung pada jenis sel dan beban yang direncanakan. tetapi juga kehilangan bahan elektrolit yang diserap oleh pelapis yang terpakai. Mengenai mekanisme yang sebenarnya terjadi dari pelarutan alumina di dalam penangas dan bagaimana mekanisme dekomposisi elektrolitiknya masih belum jelas. Pelapisan kembali kotak sel merupakan sebagian besar dari biaya produksi dan di sini tercakup bukan saja tenaga kerja. isolasi dan kolektor itu kemudian diganti. Besi (Fe) Oleh karena proses pembuatannya mudah. Oksigen bergabung dengan anode karbon dan menghasilkan CO dan CO2. dan efek anode berlangsung. Gambar skematik penampang penangas reduksi aluminium ditunjukkan seperti gambar berikut ini Selama beroperasinya sel. la menaikan fluiditas. . Ada sekitar 20 unsur non logam yang biasanya dengan cara pengendapan ion logam. Lubang kompartemen katode itu mempunyai kedalaman 30 sampai 50 cm. Kerusakan biasanya terjadi karena penyusupan logam melalui katode sehingga melarutkannya atau karena penetrasi logam keluar dari kotak baja melalui kebocoran di sekitar kolektor arus.89 kg per kilogram aluminium. terjadi pembentukan kerak di atas permukaan penangas lebur. 2. maka pada anode terbentuk suatu lapisan tipis karbon tetrafluorida dan penangas tidak dapat lagi membasahi permukaan anode. Keseluruhan pelapis. pembuatan senyawa yang mengandung lamelar dengan besi berkoordinasi secara tetrahedral dengan enam ligan khlorin. Pelapis sel biasanya tahan 2 sampai 4 tahun.91 kg. Dibuat dari kayu. Batangan ini menjulur keluar melalui lubang pada kotak baja dan dihubungkan dengan batangan pengantar katode. Pada pelapis bagian dasar dipasang batangan baja besar yang berfungsi sebagai pengumpul arus katode. dan PbO2 terbentuk. Bilamana kadar alumina di dalam penangas berkurang.

4. Genesa emas dikatagorikan menjadi dua yaitu: • Endapan primer. Hemoglobin mengandung besi. pembuatan baja tahan karat dan membentuk banyak alloy (logam campuran) yang berguna. Logam ini biasanya dihasilkan dengan mereduksi khrom oksida dengan aluminum. Annealing. . Dikhromat bersifat sebagai zat oksidator dalam analisis kuantitatif. berkilau. Selandia Baru. dan garam dan ammonium dari campuran aluminum dengan khrom . Iran. Amalgam masih merupakan proses ekstraksi emas yang paling sederhana dan murah. Amalgam dapat terurai dengan pemanasan di dalam sebuah retort. Dalam industri penerbangan dan lainnya. timbal khromat berwarna kuning khrom. Beberapa endapan terbentuk karena proses metasomatisme kontak dan larutan hidrotermal. Turki. karena khromit memiliki titik cair yang tinggi. Khrom adalah logam berwarna abu-abu. apabila amalgamnya dipanaskan. dan • Endapan plaser. berfungsi membawa oksigen. Senyawa Khrom beracun dan harus ditangani dengan peralatan keselamatan kerja yang layak.Alam dan kehidupan kita pun semua tertulis dengan lambang-lambang kimia membuat daftar periodik tempat unsur-unsur yang bersifat mirip masuk. merupakan pigmen yang sangat berharga. pemuaian yang relatif rendah dan kstabilan struktur kristal. Khrom digunakan untuk mengeraskan baja. Republik Demokrasi Madagaskar. Sementara Au-Ag tetap tertinggal di dalam retort sebagai logam. Kebanyakan senyawa khromat yang penting adalah natrium dan kalium. Bijih utama khrom adalah khromit. Proses amalgamasi merupakan proses kimia fisika. Nama Geologi : Vickers. Baja chrom. Industri refraktori menggunakan khromit untuk membentuk batu bata. 3. dan Filipina. yang ditemukan di Zimbabwe. yang membuat logam khrom pada tahun berikutnya. Khrom juga luas digunakan sebagai katalis. Khrom memberikan warna hijau emerald pada kaca. air raksanya akan menguap dan dapat diperoleh kembali dari kondensasi uap air raksa tersebut. sedangkan pengkonsentrasian secara mekanis menghasilkan endapan letakan (placer). Krom (Cr) Ditemukan pada tahun 1797 oleh Vauquelin. fase. Senyawa lainnya banyak digunakan di industri. Kebanyakan digunakan dalam proses pelapisan logam untuk menghasilkan permukaan logam yang keras dan indah dan juga dapat mencegah korosi. Albania. keras sehingga memerlukan proses pemolesan yang cukup tinggi. Amalgamasi adalah proses penyelaputan partikel emas oleh air raksa dan membentuk amalgam (Au – Hg). Finlandia. akan tetapi proses efektif untuk bijih emas yang berkadar tinggi dan mempunyai ukuran butir kasar (> 74 mikron) dan dalam membentuk emas murni yang bebas (free native gold). Senyawa komponen khrom berwarna.senyawa khrom berguna untuk melapisi aluminum. Senyawa khrom digunakan dalam industri tekstil sebagai mordan atau penguat warna. juga dalam proses pemucatan kulit. Timah (Sn) 5. maka akan terurai menjadi elemen-elemen yaitu air raksa dan bullion emas. Emas (Au) Emas terbentuk dari proses magmatisme atau pengkonsentrasian di permukaan. Rusia. dikromat.

tetapi Cu maupun Al dapat juga dipakai. Zn. Secara umum reaksi pelarutan Au dan Ag adalah sebagai berikut: 4Au + 8CN. Au+ + e. Fe. Untuk besi. .. Pt. Proses pengambilan emas-perak dari larutan kaya dengan menggunakan serbuk Zn ini disebut “Proses Merill Crowe”. Au.+ O2 + 2 H2O = 4Ag(CN)2. Reaksi yang terjadi adalah sebagai berikut: 2 Zn + 2 NaAu(CN)2 + 4 NaCN +2 H2O = 2 Au + 2 NaOH + 2 Na2Zn(CN)4 + H2 2 Zn + 2 NaAg(CN)2 + 4 NaCN +2 H2O = 2 Ag + 2 NaOH + 2 Na2Zn(CN)4 + H2 Penggunaan serbuk Zn merupakan salah satu cara yang efektif untuk larutan yang mengandung konsentrasi emas kecil. Pulau Jawa. Pulau Sulawesi. Pulau Kalimantan. Serbuk Zn yang ditambahkan kedalam larutan akan mengendapkan logam emas dan perak. Al. KCN. yaitu proses pelarutan dan proses pemisahan emas dari larutannya. yang disusun berdasarkan perbedaan urutan aktivitas elektro kimia dari logam-logam dalam larutan cyanide. Prinsip pengendapan ini mendasarkan deret Clenel.-> Au atau Au3+ + 3e. Nusa Tenggara. Jadi sebenarnya tidak hanya Zn yang dapat mendesak Au dan Ag. setiap logam yang berada disebelah kiri dari ikatan kompleks sianidanya dapat mengendapkan logam yang digantikannya. Ca(CN)2. Mungkin gas ini dipakai sebagai pengisi balon. Pelarut yang paling sering digunakan adalah NaCN. atau campuran ketiganya. seperti di Pulau Sumatera. Kepulauan Riau. Ag. Maluku. CaC2 (s) + 2H2O (l) -> C2H2 (g) + Ca(OH)2 (aq).-> Au Satu logam aja melibatkan ratusan reaksi redoks. dan Papua. Fe2O3 adalah bijih besi (hematit) dengan kokas (karbon/C) sebagai reduktor. tetapi karena harganya lebih mahal maka lebih baik menggunakan Zn.+ O2 + 2 H2O = 4Au(CN)2.+ 4OH4Ag + 8CN. Pelarut yang biasa digunakan dalam proses cyanidasi adalah NaCN.Proses Sianidasi terdiri dari dua tahap penting. Hg. Cu. karena mampu melarutkan emas lebih baik dari pelarut lainnya. reaksi totalnya adalah 2Fe2O3 + 3C -> 4Fe + 3CO2. Potensi endapan emas terdapat di hampir setiap daerah di Indonesia. Dalam proses penyepuhan dengan emas reaksi yg terjadi adalah reduksi ion-ion emas menjadi logamnya. yaitu Mg.+ 4OHPada tahap kedua yakni pemisahan logam emas dari larutannya dilakukan dengan pengendapan dengan menggunakan serbuk Zn (Zinc precipitation). Ada juga karbit (kalsium karbida) direaksikan dengan air menghasilkan C2H2 (gas asetilena/etuna). Pb.

dipengaruhi oleh komposisi kimia. Kriolit berfungsi menurunkan titik leleh Al2O3 dari 2000°C. Karbon (C) Dalam proses pembuatan karbon aktif berbahan dasar kulit singkong lebih baik menggunakan cara aktifasi kimia. Pembuatan ruangan tempat penampung limbah padat (slag). . Seperti pada baja karbon rendah + unsur-unsur pemadu kurang dari 4 %... 2. (karbon).Karbon monoksida (CO) timbul karena adanya proses pembakaran yang tidak sempurna telah terjadi akumulasi beberapa unsur kimia.Pembuatan Unsur Non Logam 1. hidrogenasi senyawa tak jenuh. reaksi karbonilasi. sehingga akan sangat berbahaya sekali. Fosfor (P) . Silikon (Si) 3. hidrogenasi karbon monoksida. teknik/proses pembuatan serta. Nitrogen (N) 4. Diberikan proses reaksi/pembuatan .

Agi Nugraha -Wahyuni .Makalah Pembuatan Unsur Disusun oleh : -Atin Martini -Devi Anggraeni -Eva Sri Wahyuni -Ita Purnamasari -Yani -Rini Roslia -Tri Septia -Yayan Sopian -Kokom Komariah -M.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful