P. 1
Laporan Percobaan Fisika, Fluida Dinamis Xi Ia 3 Kel. 8 Smada p. Raya Feb 2009

Laporan Percobaan Fisika, Fluida Dinamis Xi Ia 3 Kel. 8 Smada p. Raya Feb 2009

5.0

|Views: 10,640|Likes:
Published by anastasiaevira
tugas fisika kelompok 8 kelas xi ia 3 " fluida dinamis" Link terkait buka www.fisikarudy.com.
tugas fisika kelompok 8 kelas xi ia 3 " fluida dinamis" Link terkait buka www.fisikarudy.com.

More info:

Published by: anastasiaevira on Feb 26, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/18/2015

pdf

text

original

LAPORAN PRAKTIKUM FISIKA

FLUIDA DINAMIS

DISUSUN OLEH :

KELOMPOK 8 ( DELAPAN ) ANASTASIA EVIRA CLARA CORINSTA FEBRY VALENTIUS HASYMI SURYA

XI IA 3
FEBRUARI 2009 SMA NEGERI 2 PALANGKARAYA

I. TUJUAN PERCOBAAN : Tujuan percobaan ini adalah untuk mempraktekkan prinsip fisika dalam materi “FLUIDA DINAMIS” melalui sebuah kegiatan sederhana yang seringkali ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. II. PERALATAN DAN BAHAN : Adapun alat-alat serta bahan yang dipergunakan dalam praktikum ini, antara lain sebagai berikut : 1. Dua buah botol plastik kemasan minuman yang berbeda jenis. 2. Air 3. Penggaris 4. Stopwatch 5. Kamera Foto 6. Video Recorder 7. Alat tulis untuk mencatat data percobaan. III. LANGKAH-LANGKAH KERJA : 1. Menyiapkan seluruh peralatan, serta mencari tahu beberapa keterangan mengenai botol yang digunakan. Antara lain : • Botol 1 : ~ Jenis ~ Volume Maksimal ~ Tinggi ~ Diameter Lubang : Botol Air Mineral merek “ Ades “ : 600mL : 24 cm : 2,5 cm

Botol 2 : ~ Jenis ~ Volume Maksimal ~ Tinggi ~ Diameter Lubang : Botol Teh merek “ Futami, O’olong Tea “ : 550mL : 16 cm : 2,5 cm

2. Memberikan beberapa perlakuan pada masing-masing botol, dengan langkah-langkah yang kami bagi menjadi sebagai berikut ini : a.) Mengisi botol dengan air hingga volume maksimal ( sampai penuh ).

b.) Mengeluarkan air dengan cara membalik botol, tetapi diberlakukan beberapa tahap berikut : a.1.) Air dari dalam botol ditumpahkan tanpa perlakuan khusus ( tanpa diputar ), hanya membalik arah lubang botol, dari atas ke arah bawah.

a.2.) Botol berisi air dikocok dengan arah vertikal ( atas-bawah ), sebanyak 5 kali kocokan, 10 kali kocokan, 15 kali kocokan, serta 20 kali kocokan. Setelah itu, barulah air ditumpahkan.

a.3.) Botol berisi air dikocok dengan cara diputar-putarkan ( melingkar ), dengan jumlah putaran sebanyak 5 kali putaran, 10 kali putaran, 15 kali putaran, serta 20 kali putaran. Kemudian, barulah air ditumpahkan.

3. Menghitung dan mencatat beberapa data penting dari percobaan ( waktu untuk mengocok botol yang berisi air dan waktu tumpahnya air hingga habis dari dalam botol ) dengan stopwatch dan alat tulis. Selain itu, selama seluruh kegiatan tersebut berlangsung, kamera foto dan video recorder digunakan untuk merekam. 4. Membandingkan data setiap perlakuan, menuangkannya dalam bentuk tabel hasil percobaan dan mendiskusikan analisa percobaan.

5. Menuliskan laporan sementara, untuk kemudian dibuat menjadi dua rangkap dokumen, yang salah satunya diserahkan kepada guru pembimbing. Setelah itu, menyusun file/dokumen laporan percobaan ini, untuk diunggah ke www.scribd.com dan video percobaan di-upload ke www.youtube.com . Kemudian dilaporkan kembali melalui komentar pada Blog Guru Fisika, dengan batas waktu sampai Jumat, 27 Februari 2009.

IV. DATA PERCOBAAN : A. Data Percobaan ( Pelaksanaan Praktikum ): • • • Hari dan tanggal Tempat Guru Pembimbing : Selasa, 24 Februari 2009 : Halaman SMAN 2 Palangkaraya : Rudy Hilkya, SPd.

B. Hasil Pengamatan : ( dalam bentuk tabel pencatatan waktu aliran air ) Botol KeTanpa perlakuan khusus ( tanpa diputar ) ( waktu dalam satuan sekon ) Gerakan Arah Vertikal Gerakan Melingkar

5x

10x

15x

20x

5x

10x

15x

20x

( beserta keterangan petunjuk waktu ) 1 * Waktu pengocokkan * Waktu tumpahnya air * Total waktu 2 * Waktu pengocokkan * Waktu tumpahnya air * Total waktu

( waktu dalam satuan sekon )

( waktu dalam satuan sekon )

( waktu dalam satuan sekon )

( waktu dalam satuan sekon )

( waktu dalam satuan sekon )

( waktu dalam satuan sekon )

( waktu dalam satuan sekon )

( waktu dalam satuan sekon )

4,8 4,8

2,77 4,95 7,72

5,11 4,22 9,33

6,58 4,63 11,21

7,91 4,13 12,04

5,22 5,4 10,62

5,67 3,52 9,19

7,67 2,75 10,42

8,51 4,66 13,17

6,1 6,1

3,56 5,08 8,64

6,05 5,22 11,27

8,14 4,64 12,78

11,25 5,0 16,25

4,02 3,06 7,08

5,5 3,71 9,21

8,69 4,43 13,12

12,57 4,27 16,84

Pada tabel tersebut dapat diperhatikan bahwa waktu tumpahnya air mengalami perubahan ( percepatan laju aliran ) seiring dengan gaya ( perlakuan yang diberikan ). Walaupun, data pada tabel yang telah kami sajikan sebelumnya tidak memberikan keakuratan yang tepat, karena dipengaruhi berbagai hal, namun sekiranya dapat memberikan gambaran tentang perbandingan data percobaan dengan berbagai perlakuan yang berbeda. V. KESIMPULAN ( PEMBAHASAN SINGKAT ) : Adapun analisa percobaan yang kelompok kami bahas dalam bentuk kegiatan diskusi dan kerja kelompok, akan kami uraikan menjadi beberapa poin mendasar berikut ini : 1. Waktu yang diperlukan selama proes tumpahnya air mengalami perubahan ( pertambahan kelajuan aliran air ) seiring dengan perlakuan yang diberikan. Semakin besar gaya yang diberikan ( semakin dikocok ataupun semakin kencang dan kuat gerakan mengocok ), maka semakin besar pula kelajuan aliran air dan semakin cepat pula waktu tumpahnya air. 2. Peristiwa pada percobaan ini juga memiliki hubungan terhadap persamaan kontinuitas yaitu tentang debit fluida. Dimana definisi debit fluida itu sendiri adalah merupakan besaran yang menyatakan volume fluida yang mengalir melalui suatu penampang tertentu dan dalam satuan waktu tertentu. Dari definisi tersebut, dapat diturunkan persamaan kontinuitas yang pada intinya adalah aliran air akan lebih deras pada bagian yang lebih sempit ( menyempit ). Hal ini, tentunya juga akanmempengaruhi kelajuan dan waktu tumpahnya aliran air. 3. Berkaitan dengan ciri-ciri umum fluida ideal, dalam kegiatan percobaan ini dapat diperhatikan bahwa fluida ( air ) yang digunakan dapat digolongkan sebagai fluida tunak ( steady ), karena arus air mengalir dengan tenang ( teratur dan kelajuan air rendah ) pada saat botol yang berisi air tidak mendapatkan perlakuan apapun. Namun dapat pula menjadi fluida tak tunak ( non-steady ) pada saat mendapat perlakuan tertentu ( kecepatan pada satu titik tidak konstan terhadap waktu ). 4. Kesimpulan berikut ini, kami utarakan karena kami ingin mengakui secara terbuka akan kekurangan yang terjadi selama kegiatan percobaan fisika kali ini maupun di dalam laporan yang kami tuliskan. Dimana faktor yang juga sangat

berpengaruh pada hasil percobaan adalah faktor manusia ( kecerobohan, kerja amatir, perbedaan perlakuan, dan sebagainya ). Oleh karena itulah keakuratan pada data yang kami hasilkan mungkin kurang tepat, namun sekiranya dapat memberikan gambaran tentang perbandingan data dengan berbagai perlakuan. Kelompok kami masih sangat membutuhkan dukungan, berupa saran, kritik, maupun bantuan yang sifatnya membangun. VI. GALERI :

( SIBUK KERJA, SIBUK DISKUSI, SIBUK… SIBUK… SIBUK… )

( INSTRUKSI !!! )

( ANGGOTA CEWEK GRUP 8 : EVIRA & CLARA )

( ANGGOTA COWOK GRUP 8 : FEBRY & HASYMI )

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->