MAKALAH AGAMA

”Bimbingan dan Doa bagi Ibu Hamil, Melahirkan, Bayi Baru Lahir, dan Bimbingan Menghadapi Sakaratul Maut”

Disusun oleh :

Ade Silviya Wulandari Alna Lucky Agusty Angger Seliawati Anggun Dewi Shinta Cahaya Indian Sari Cheryna Afriza Dea Yolanda Killista Deri Lorenza

(P05140112 051) (P05140112 052) (P05140112 053) (P05140112 054) (P05140112 055) (P05140112 056) (P05140112 057) (P05140112 058)

Dosen Pembimbing: Drs. Nasron, M.Ag

PROGRAM STUDI D-III KEBIDANAN POLTEKKES KEMENKES BENGKULU 2012/2013
1

Bengkulu. Akhir kata semoga makalah ini dapat memberikan manfaat kepada para pembaca. November 2012 Penulis 2 . Penulis menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kesempurnaan baik dari bentuk penyusunan maupun materinya. untuk itu dalam kesempatan ini penulis menghaturkan rasa hormat dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang membantu dalam pembuatan makalah ini. Kritik dan saran dari pembaca sangat penulis harapkan untuk penyempurnaan makalah selanjutnya. Penulis menyadari bahwa didalam pembuatan makalah ini berkat bantuan dan tuntunan Tuhan Yang Maha Esa dan tidak lepas dari bantuan berbagai pihak.KATA PENGANTAR Puji dan Syukur Penulis Panjatkan ke Hadirat Tuhan Yang Maha Esa karena berkat limpahan Rahmat dan Karunia-Nya sehingga penulis dapat menyusun makalah ini yang berjudul "bimbingan dan doa pada ibu hamil dan melahirkan" tepat pada waktunya.

........................................... 12 Daftar Pustaka .............................................. i Daftar Isi................ 8 BAB III Penutup A................... Doa saat Melahirkan ....................................................................................................................................................................................................... Bimbingan Menghadapi Sakaratul Maut .............................................................. 2 1.................................................................................................DAFTAR ISI Kata Pengantar ...................... Bimbingan dan Doa Ibu Hamil ............................. Bimbingan dan Doa Bayi Baru Lahir ........ 12 B.................................................................................... 2 B.................... Doa Mohon Keturunan dan Pelindung selama Mendidiknya ....... 2 2....... ii BAB I Pendahuluan A.............. 1 BAB II Pembahasan A......................................................................... Tujuan .................................................................... 3 3........................ 13 3 . Zikir dan Doa Ketika Hampir Melahirkan ................. 1 B.......................... Latar Belakang .... Rumusan Masalah .................... 4 D........................ 3 C............................................................................... Bimbingan dan Doa bagi Ibu Melahirkan ................................................................... Kesimpulan .............................................. Saran ......................... 1 C....

karena bagaimanapun doa-doa dalam agama sangat bermanfaat pada proses kehamilan dan melahirkan.BAB I PENDAHULUAN A. Karena setiap perbuatan pasti ada doanya. Latar Belakang Kehamilan dan melahirkan merupakan kodrat alami (Sunnatullah) bagi kaum wanita. 2. Dalam proses kehamilan doa-doa yang terkait dengan kehamilan harus juga dikuasai oleh seorang wanita yang sedang hamil.Oleh karena itu. Tidak hanya ilmu kesehatan saja yang berguna tetapi ilmu agama yang berguna. Rumusan Masalah 1. Bagaimana bimbingan dan doa pada ibu yang melahirkan? 3. Bagaimana bimbingan dan doa pada bayi baru lahir? 4. kita sebagai umat muslim yang beriman harus tetap membaca doa pada saat apapun juga. 4. B. Mengetahui apa saja doa-doa bagi ibu yang hamil Mengetahui apa saja doa-doa bagi ibu yang melahirkan Mengetahui apa saja doa-doa bagi bayi baru lahir Mengetahui apa saja doa-doa dalam menghadapi sakaratul maut 4 . Hampir semua wanita akan mengalami dua masa yang cukup “melelahkan” ini. Bagaimana bimbingan mengahadapi sakaratul maut? C. 3. kecuali mereka yang mengalami penyakit tertentu atau karena faktor-faktor lain yang menyebabkan sperma dan ovum tidak mampu bertemu dan berkembang di dalam rahim seorang wanita. Tujuan 1. Bagaimana bimbingan dan doa bagi ibu yang hamil? 2.

penuh dengan kekhawatiran. namun pada beberapa wanita telah mengalami perubahan fisik yg cukup berat. Walaupun pada bulanbulan pertama beban yang dipikul tidak begitu terasa berat dan melemahkan kekuatan jasmaninya. Bimbingan dan Doa Bagi Ibu Hamil Kehamilan dan melahirkan merupakan kodrat alami (Sunnatullah) bagi kaum wanita. Kondisi seperti ini merupakan perkembangan jasmani yang wajar. penuh kesabaran dan ketabahan. wanita yang sedang hamil sangat dituntut adanya ketulusan hati. pusing dan mengidam. sebagai berikut : Artinya : ……ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambahtambah……. Oleh karena itu. Hampir semua wanita akan mengalami dua masa yang cukup “melelahkan” ini. dan kelemahan. kecuali mereka yang mengalami penyakit tertentu atau karena faktor-faktor lain yang menyebabkan sperma dan ovum tidak mampu bertemu dan berkembang di dalam rahim seorang wanita.BAB II PEMBAHASAN A. Ketika wanita sedang hamil. Setiap wanita mengalami perkembangan fisik secara bertahap. perjalanan dari hari ke hari terasa panjang dan lama. adalah sebagai berikut : 1. Bahkan beberapa kaum wanita yang ditakdirkan untuk “mati Syahid” ditengah-tengah “medan jihad” melahirkan. Begitu juga saat melahirkan anak sangatlah sarat dengan kondisi menegangkan. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dan diamalkan oleh wanita selama menghadapi kehamilan. Kondisi ini menjadikan sebagian wanita hamil mengalami kelelahan. kesediaan menderita. kecemasan dan ketakutan dan kesusahan. Al-Qur‟an sendiri telah menegaskan dalam Surah Luqman:14 . Dalam perspektif Islam. Bagi wanita hamil. muntah. disamping usaha-usaha lahiriah. terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan sebagai suatu langkah awal untuk menjamin anak yang ada di dalam kandungan agar senantiasa berada dalam keadaan sehat dan seterusnya menuju kearah mendapatkan anak yang soleh/solehah. do‟a memegang peran yang penting dan sangat menentukan dalam menghadapi berbagai problem kehidupan. Allah SWT tidak menjadikan kehamilan sebagai hukuman tetapi sebagai karunia dan rahmat. kepasrahan penuh pada Allah SWT dan penuh harap akan rahmat-Nya. Do‟anya adalah sbb: 5 . Ia sering merasa mual. Memperbanyak mengingat Allah SWT dengan memohon ampun dan taubat Ibu hamil dianjurkan untuk banyak bermunajat kehadirat Allah SWT dan berdo‟a kepada-Nya semoga anak dalam kandungan senantiasa sehat dan agar dimudahkan melahirkan.

Dzikir dan do’a ketika hampir melahirkan Amalan berdzikir dan berdo‟a amatlah dituntut bagi wanita hamil. Surah Luqman. anak yang patuh dan taat kepada Allah dan Rasul-Nya. Hal ini perlu untuk menstabilkan perasaan dan memberikan kekuatan secara “ghaib” bagi kaum wanita dalam menjalani kehamilan dan menghadapi masa melahirkan. senantiasa menutup aurat. peliharalah anakku selama didalam kandungan dan sembuhkanlah ia. 3. lahirkanlah ia dari kandunganku dengan kelahiran yang mudah dan sejahterah. karena dengan berdo‟a dan berdzikir dapat menentramkan fikiran dan dapat memupuk kesabaran ketika dalam kesakitan melahirkan anak nanti. berbuat kebaikan dan meninggalkan larangan Allah SWT. Memperbanyak melakukan ibadah. sehingga tidak perlu ragu-ragu akan terjebak kedalam perbuatan bid‟ah yang dilarang. surah an-Nahl ayat 78 dan surah al-A‟raf ayat 189 Dengan membaca surah dan ayat tersebut. Surah Yusuf. sembuh yang tidak meninggalkan kesan buruk ya Allah.a. tiada sembuhan melainkan penawar-Mu. 4. Ya Allah jadikanlah ia sehat sempurna. puasa sunat terutama senin dan kamis. Surah Maryam. selain sebagai ibadah ia juga bisa memudahkan dalam menghadapi persalinan. anak yang soleh dan solehah. seperti : Shalat malam. shalat-shalat sunat. B. Memperbanyak membaca Al-Qur‟an Wanita hamil dianjurkan Perbanyak membaca kandungannya. baik yang sama dengan wirid harian ataupun yang dikhususkan baginya.”Dengan nama Allah yang maha Pemurah lagi maha Pengasih. Selain membaca wirid yang telah biasa diamalkan sejak awal kehamilan. Antara surat yang baik dibaca adalah : Al-Qur‟an dan memahami Surah Al-Fatihah. mendapat anak yang sehat dan sempurna. Ada banyak literatur yang dapat dijadikan panduan bagi ibu hamil dan hendaknya literatur tsb harus memiliki rujukan yang shahih dari hadits-hadits Rasulullah Saw. Surah Yasin. Ya Allah. Engkau maha Penyembuh.w. Salah satu do‟a-do‟a.” 2. fasihkanlah lidahnya dan merdukannlah suaranya untuk membaca Al-Qur‟an dan hadis dengan berkat Nabi Muhammad S. Memperbanyak wirid dan dzikir-dzikir kepada Allah SWT Seorang wanita hamil juga yang hampir melahirkan sangatlah membutuhkan do‟a. wirid-wirid dan dzikir-dzikir yang dianjurkan adalah membaca Al-Mathurat terutama setiap pagi dan sore. Ya Allah perbaikilah akhlaknya. ada beberapa dzikir dan do‟a yang sangat baik diamalkan. Surah At-Taubah. diantaranya : 6 . Bimbingan dan Doa Bagi Ibu Melahirkan 1. Sementara suami juga dianjurkan memperbanyak ibadah. karena telah melakukan ritualitas agama yang tidak dituntunkan oleh Nabiyullahu al-Mustafa. wirid-wirid dan dzikir-dzikir. berbuat kebaikan dan meninggalkan segala larangan-Nya Perbanyak melakukan ibadah.

"Rabbii habli miladunka dzurriyyatan thoyyibah.”Ya Tuhan karuniakanlah kepadaku dari sisi-Mu anak yang baik sempurna (Tidak cacat). Sesunguhnya Engkau senantiasa mendengar dan menerima rayuan dan doa hamba-Mu” “Tiada Tuhan yang disembah melainkan Engkau (Allah).. keluarlah dengan Izin Allah. Doa lain: "Yaa Bunayya ukhruj biidnillah. Artinya: Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut Ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatu pun. Innaka sammi’uddu’aa" QS. dan hati agar kamu bersyukur. Artinya: Ya Allah berikanlah kepadaku dari sisiMu keturunan yang baik... Sesungguhnya Engkau adalah pendengar permohonan (doa). Maha suci Ya Allah. Innaka antas sami'ul alim" QS. sesungguhnya aku menazarkan kepada Engkau anak yang dalam kandunganku manjadi hamba yang shaleh dan berkhidmat karena iti terimalah (nazar) itu daripadaku. ayat 12-14) • Lukman (Surat ke-31. Surat dan Ayat dari Al-Quran : • Al-Mu‟minuun (Surat ke-23. Sesungguhnya Engkaulah yang Maha Mengetahui Dan aku mohon perlindungan untuknya dan keturunannya kepada (pemeliharaan) Engkau dari setan yang terkutuk. Ali Imran 35-36 Artinya : Ya Tuhanku. 2.(diulang-ulang-ini yah sampe sekarang hafall karena pas ngelahirin malya ini terus di ucapkan) artinya : Wahai anakku. Robbi inni nadzartu laka maa fii bathnii muharroron fataqobbalminnii. sesunguhnya aku termasuk di kalangan orang-orang yang zalim” Untuk mendapatkan bakal anak yang sholeh bacalah doa : “Tuhanku berilah kepadaku (Seorang anak) dari anak-anak yang sholeh”. dan DIa memberi kamu pendengaran. Ali Imran 38. penglihatan. Ayat Kursyi 3. Doa Saat Melahirkan 1.. An Nahl 78 : "Wallahu akhrojakum mimbuthuuni ummahaatikum laa ta'lamuuna syaian waja'ala lakumus sam'a wal abshoro wal af idah la'allakum taskuruun". Surat surat dibawah ini di bacakan pada saat sukuran 4 bulanan. Al Fatihah 2. ayat 14) 7 . "Rabbii hablii minash shoolihin" 3. Doa Mohon Keturunan dan Perlindungan selama mendidiknya " Bismillahhirrahmaanir rahiim.

Kemudian setelah do‟a ini diucapkan. Bimbingan dan Doa Bayi Baru Lahir Adab Menyambut Bayi Baru Lahir 1. 2. penuhilah keperluannya dan rezkikannlah masa depannya.. ayat 1-16) • Maryam (Surat ke-19. antara do‟a/ucapannya adalah : Artinya : Semoga Allah memberkati karunia-Nya syukurilah atas pemberian ini. 8 . Sedangkan kalimat sahadat yang terkandung dalan lafaz adzan sebagai kalimat pertama yang memasukkan orang kedalam Islam merupakan talqin baginya akan sebah syiar Islam ketika pertama kali ia masuk ke alam dunia sebagaimana ia juga akan ditalqinkan dengan kalimat tsb ketika akan meninggal dunia. adalah kalimat-kalimat adzan yang mengandung kebesaran dan keagungan Allah SWT. Supaya yang pertama mengetuk pendengaran manusia. ayat 1-15)baik juga jika semuanya dibaca. Dimana ia senantiasa mengintai bayi ketika lahir dan menjadi pendampingnya ketika menghadapi ujian yang Allah kehendaki dan takdirkan. ayat 1-78) C. Mengumandangkan Adzan ditelinga kanan bayi Dalam hadits riwayat timidzi yang artinya : dari abu Rafii. ia berkata “saya pernah melihat rasulullah Saw.• Yusuf (Surat ke 12. Menbaca adzan pada telinga Hasan bi Ali takkala dilahirkan oleh Fatimah. 3. Disunnahkan memberi kabar Gembira dan mengucapkan selamat kepada orang yang dikaruniai anak. Hikmah lainnya. Allah SWT berfirman : Artinya : “maka kami beri dia kabar gembira dengan seorang anak yang sabar” (Ash-Shoffat[37] : 101) Dan dianjurkan untuk mendo‟akan kesejahteraan bagi orang yang dikaruniai anak dan anak yg baru lahir. • Ar Rahmaan (Surat ke-55. maka disunnahkan pula untuk yang dikaruniai anak menyahutnya dengan ucapan : Artinya : Mudah-mudahan engkau juga diberkati Allah serta dilimpahi keberkatan kepadamu 2. seperti adzan shalat” Rahasia/hikmah disyariatkan adzan ini – Wallohu „alam – adalah : 1. larinya syaitan ketika mendengar seruan adzan.

Dalam hal ini Rasulullah Saw. khitan. Dari sudut kemasyarakatan.” Mentaknik artinya mengambil kurma. Melakukan taknik Dalam Ash-shohiihain dari hadits abu burdah dari musa. 3. ia berkata : “ aku dikaruniai seorang anak kemudian aku membawanya kepada Nabiyullahu Saw.4. Adapun orang yang melakukan taknik ini diutamakan kepada mereka yang taqwa dan sholeh. lalu mengambilnya dari mulut dan meletakkan diatas jari telunjuk dan memasukkannya kedalam dimulut sang bayiserta dengan perlahan-lahan jari itu digerakkan kekiri dan kekanan didalam mulut bayi. Mencukur rambut dan bersedekah seberat timbangan rambutnya Adalah antara amalan yang disunnahkan untuk dilakukan keatas diri bayi baru lahir sebaik-baiknya adalah pada hari ketujuh kelahirannya. sebagaimana sabda Nabi yang maksudnya : “Fitrah (kesucian) itu ada lima. memangkas rambut. Makna lainnya. Hikmah dari mentaknik ini adalah untuk menguatkan anggota mulut bayi supaya lebih mampu untuk menghisap susu ibunya. memotong kuku dan mencabut bulu ketiak” (HR : Bukhori dan Muslim). 2. 9 . baginda bersabda yang bermaksud : “cukurlah rambutnya. Maka beliau menamainya Ibrohim lalu mentakniknya dengan sebutir kurma. agar ajakan terhadap bayi kepada Allah. Bisa menguatkan pertumbuhan rambut seterusnya. Bersabda yang bermaksud : Ketika Fatimah melahirkan hasan dan husin : “timbanglah Rambut Husin dan sedekahkanlah seberat timbangan perak” (HR : Al-Hakim) Ketika Fatimah melahirkan Hasan. mencukur bulu kemaluan. Berkhitan Khitan termasuk sunah-sunah. agama Islam dan kepada beribadah kepada-Nya mendahului ajakan syaitan. sedekahlah seberat timbangan (rambutnya) itu dengan perak” (HR : Ahmad) Hikmahnya adalah : 1. 5. menghilangkan selaput kepala (sejenis cairan yang menutupi kulit kepala) dan juga dapat memberi kekuatan dan ketajaman pada penglihatan mata. bau dan pendengaran. 4. disamping itu menunjukkan rasa syukur kepada Allah atas karunia-Nya. lalu mengunyahnya hingga lembut. memberi peluang untuk bersedekah dengan timbangan rambut tersebut (rambut yang dicukur).

Yang lebih afdhol adalah dihari ketujuh. „Abdulloh dan „Abdurrahman. Rosulullah Saw bersabda : “sesungguhnya kalian akan dipanggil kelak dihari kiamat dengan nama-nama kalian dan nama ayah kalian. menamainya dihari ketujuh kelahirannya. sedang ibu tidak ada hak untuk menolaknya.Terdapat beberapa perbedaan pendapat tentang hukum Khitan: Menurut Imam Abu Hanifa dan Imam Hasan Al-basri bahwa khitan itu sunah hukumnya. Sedangnkan nama yang paling benar adalah Harits dan Hamman. dan nama yang paling disukai Alloh adalah. Memberi nama Sunnah Rosulullahu Saw. Memberi nama adalah hak ayah. tiga hari setelah kelahiran. sesuai dengan hadits tersebut diatas (HR : Ahmad) Sedangkan waktu berkhitan ada yang berpendapat dilakukan sepekan pertama sejak kelahiran. berdasarkan hadits yang bermaksud : “siapa yang menganut Islam. Dimana ini menunjukkan bahwa urusan ini longgar dan segala puji hanya milik Alloh robbul‟alamin. dan ada juga yang mengatakan sampai mendekati baligh. Tentang nama yang disunnahkan. Melaksanakan aqiqah pada hasan dan husin serta mengkhatan keduanya dalam waktu tujuh hari (setelah kelahiran)” (HR : Baihaqi) 6. Menyebutkan ada tiga ragam waktu menamai anak : ketika anak lahir. Sementara nama yang paling buruk adalah Harb dan Murroh” 10 . Kalau keduanya bertentangan. maka ayah dimenangkan. Perbedaan ini adalah Ikhtilaf Tanawwu (perselisihan pendapat dengan beberapa alternatif yang sama-sama benar). berdasarkan hadits yang bermaksud : “Baginda Rosulullah Saw. terdapat kelonggaran untuk saling merelakan. maka baguskanlah nama kalian” (HR : Abu Dawud) Beliau juga bersabda : “berilah nama dengan nama para nabi. Imam Hanafi dan setengahnya yang lain mengatakan bahwa khitan itu hukumnya wajib. hendaklah ia berkhatan sekalipun ia dari golongan dewasa” Sementara khitan bagi perempuan hukumnya adalah suatu kelebihan (keutamaan). berdasarkan hadits yang maksudnya : “Bekhitan itu sunnah bagi kaum lelaki dan baik bagi kaum wanita” (HR : Ahmad) Sementara Imam Syafie. Sedangkan jika ada mufakat keduanya.

mis. Ahad. saat ia diberi nama dan dicukur rambutnya. yakni pada hari ketujuh. 3. Jangan menggunakan nama yang dikaitkan dengan abdul (hamba) kepada selain Allah. dan jika belum tersedia bagi mereka tidak apa-apa dilakukan sesudah itu. Abdurrahman. Jangan menamakan anak dengan nama yang mencemarkan atau nama yang susah untuk dimengerti maknanya. Sehubungan dengan itu. Tujuan „Aqiqah adalah menghidupkan salah satu sunnah Rosulullah Saw dan mengikuti ajaran yan g beliau bawa. yang disembelih dihari ketujuh (kelahiran)nya. dilarang menamakan anak dengan maksud dan pengertian yang buruk yg bisa mengurangi kehormatan atau mungkin menjadi ejekan dan memalukan anak tsb. abdul Uzza (hamba kepada berhala Uzza). 2. terdapat beberapa panduan. “setiap anak tergadai dengan Aqiqohnya. cristin dsb. “untuk bayi lelaki dua ekor kambing yang sama besar dan untuk bayi perempuan satu ekor. Imam Ath‟ bin Abu Rabah) 11 . jika tidak bisa maka dihari kedua puluh satu. hendaknya disertai dengan nama lain didepannya.Dalam menamai anak. 5. Hendaklah nama yang dipilih itu memberi pengertian dan maksud yang baik. Ulama sepakat bahwa itu adalah haram hukumnya. mis: jhon. abdul Nabi (hamba kepada Nabi) dsb. Adapun faedah „Aqiqah antara lain. jika tidak bisa pada hari keempat belas.”setiap anak ada Aqiqohnya. Hindari dari menamakan anak dengan nama-nama orang kafir atau nama-nama yang menyerupai dengan nama orang yang bukan islam. maka tumpahkanlah darah karenanya dan sinngkirkanlah kotoran darinya” Beliau juga bersabda. antara lain : 1. Abdul Khalid dsb. 4. yang maksudnya : Dari Salman bin‟Amir Abdh-Dhibbi.jika nama itu akan diberikan pada anak. ia berkata : Rosulullahu Saw bersabda.” (HR : semua para penyusun kitab sunan dan menurut Imam at-Tirmizi. Jangan menamakan anak dengan nama-nama yang khusus kepada nama Allah. 1. sally. Maksud dari tergadai adalah bahwa anak itu tergadaikan (tertahan) dari memberi syafaat kedua orangtuanya (menurut Imam Ahmad. Ar-Rahman. mis. „Aqiqah dan hukumnya Aqiqah adalah amalan Sunnah sesai dengan hadits rosulullah.” (HR : Ahmad) Adapun waktu penyembelihan hewan „Aqiqah. „Aqiqah itu melepas ikatan anak itu dari tergadaikan dan baru ditebus dengan „Aqiqah-nya. hadits hasan-sahih) Beliau juga bersabda. mis. Al-Khalid dsb. 7.

tetap berjalan dijalan Allah dan menjauhkan diri dari berbagai hal yang akan membawa diri pada kemurkaan-Nya. Allah berfirman yang artinya : “Barang siapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya. Bimbingan Menghadapi Sakaratul Maut 1. kita tidak akan mengetahui kapan akan dipanggil untuk menghadap Allah. Al-Qahfi : 110) 2. Nasa‟I. Daar AlFadhilah) 12 . Bayangkanlah ketika gambar kehidupan mulai berjatuhan. Ibnu Jauzi berkata. Dengan qibas.”Wahai saudara-saudaraku! Ingatlah pemutus kenikmatan. dengan menabung amal shalih. Ibnu Majah dan Hakim). Dan ketahuilah. tebusan. maka hendaklah ia mengerjakan amal shalih. Akan tetapi. Karena kematian akan datang tiba-tiba tanpa mengira waktu dan sebab penyakit tertentu. Binatang yang disembelih hendaklah dipersembahkan kepada Allah SWT sebagai suatu ibadah seperti halnya Qurban Dalam „Aqiqah. Umpamanya.2. Dan renungkanlah seandainya kenikmatan itu hilang. cet. ketika hati mulai lupa untuk mengingat kematian. Tirmizi. setiap hamba harus berusaha untuk mempersiapkan diri dalam menhadapi kematian. disunnahkan pula hal-hal seperti dalam Qurban. Dan janganlah ia mempersekutukan seorangpun dalam beribadah kepada Tuhannya” (QS. memberi makan di saat menerima kegembiraan besar sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah ta‟ala dan menampakkan nikmatnya (anak) yang merupakan tujuan utama pernikahan. yakni kematian” (HR : ahmad. ia menuturkan bahwa Rasulullah saw. setan tidak akan menguasai orang yang selalu mengingat kematian.menyedekahkan dan membagi-bagikan dagingnya. Bersabda : “ Perbanyaklah mengingat penghancur kenikmatan. kesyukuran. sedekah. Oleh karena itu siapkannlah diri kalian untuk menjalani kehidupan dialam kubur nanti. D. „Aqiqah merupakan tebusan untuk menebus bayi yang baru dilahirkan seperti Allah SWT menebus „Ismail as. Yang dimaksud dengan penghancur disini adalah pemutus. hlm:63. maka setiap manusia yang masih hidup seharusnya mempersiapkan diri dengan berbagai bekal untuk melakukan perjalanan panjang ini. Memperbanyak mengingat kematian Dari Abu Hurairah ra. maka musuh ini akan masuk melalui pintu kelalaian” (seperti dikutip dari : Mawaa‟dah Ibnu Jauzi: Al Yaqutah. Persiapan Menuju Kematian Hendaknya setiap saat.. Dengan demikian sembelihan untuk anak itu memuat arti pendekatan diri kepada Allah ta‟ala.

Al-Baqarah: 180). Dan itu baik baginya. maka mereka bersyukur. Seandainya mereka ditimpa keburukan (musibah). Sabda Rasulullah yang artinya : “Sungguh menakjubkan perkara orang-orang beriman yang tidak dimiliki oleh siapapu. Muslim). Dari Abu Hurairah ra. Kemudian. Berziarah ke kubur ibunya. aku meminta idzin kepada Allah untuk menziarahi kuburnya. Allah pun mengidzinkanku. Tetapi hendaklah wasiat ini tidak lebih dari sepertiga harta yang hendak diwariskan. Allah tidak mengidzinkanku. Oleh karena itu ziarahilah kuburan. Sabar dalam menjalani sakit Orang yang sakit hendaknya menerima sakit yang diberikan oleh Allah dengan lapang dada. Jika mereka mendapat kebaikan. ziarah kubur akan mengingatkan kita pada kematian” (HR. Maka beliaupun menangis. Karena. Disamping itu. Hal tsb sesuai dengan sabda Rasulullah saw. (HR. mereka akan bersabar. 5. kecuali telah mencatat wasiatnya tersebut di dekat bagian kepalanya (bantal)” (Muttafaq Alaihi). Dan disunatkan pula orang yang memberikan warisan untuk memberikan wasiat kepada kerabatnya yang tidak mendapatkan hak waris. 4. apabila seseorang diantara kamu kedatangan (tandatanda) maut. ia mengatakan bahwa: Rasulullah saw. Maka. Muslim). berwasiat untuk ibu-bapak dan kerabatnya secara makruf. nabi berkata : “Aku minta idzin kepada Allah untuk memintakan ampunan baginya. sesuai denga firman Allah SWT : “Diwajibkan atas kamu. Akan tetapi.. Dan itu baik baginya”. Penulisan Wasiat Hendaklah setiap hambal Allah mempercepat penulisan wasiatnya.3. Salah satu perbuatan yang mengingatkan manusia pada kematian. ia juga harus berusaha bersabar dalam menerima segala ketentuannya. : “Tidak selyaknya bagi seorang muslim yang menginap sebanyak dua malam. (ini adalah) kewajiban atas orang-orang yang bertaqwa” (QS.. Kemudian ia memiliki sesuatu yang untk diwasiatkan. adalah dengan berziarah kubur. Pada saat itu. 13 . jika ia meninggalkan harta yang banyak. hal itu membuat orang-orang yang berada disekelilingnya juga menangis.

bahwasanya Rasulullah saw. Dengan air dan kapas tsb setidaknya dapat meredam rasa sakit yang dialami orang yang mengalami sakaratul maut. maka jangan diulangi lagi. agar bacaan La Ilaha Illallha menjadi ucapan terakhir ketika menghadapi kematian. hanya karena mendapatkan bahaya yang diturunkan Allah padanya. maka hukumnnya bolehboleh saja. Bersabda : “Barang siapa yang akhir kehidupannya ditutup dengan membaca La Ilaha Illahllah. mengasihi. Setelah itu barulah diulang kembali. (HR. menutup kedua matanya dan memberikan hak-haknya... Dan dari Abu Muadz bin Jabal ra. Muslim). maka ia akan masuk surga. Adapun hikmah dibalik larangan mengharapkan kematian adalah: bahaya yang akan diterima oleh seorang hamba akan berimbas pada bahaya yang bersifat duniawi. sedangkan orang yang berada disekelilingnya membantunya dengan menuntunnya (mentalqin). Para ulama mengarahkan pada pentingnya menjenguk orang sakarat maut. Kecuali apabila ia berbicara dengan bacaan-bacaan atau materi pembicaraan lain. seandainya kehidupan tersebut memang terbaik untukku.” Apabila telah membimbing orang yang akan meninggal dengan satu bacaan talqin. atau dengan harapan dirinya terlepas dari dosa terhadap Allah. Karena bisa saja kerongkongannya kering karena rasa sakit yang menderanya. Para ulama berpendapat. dengan mengucapkan La Ilaaha Illallah. maka ia tidak diperbolehkan untuk mengharapkan datangnya kematian. Sakaratul Maut Apabila seseorang telah merasakan akan datangnya maut. Dari Rasulullah saw. Seandainya kematian memang jalan yang terbaik untukku.6. hendaknya ia berkata.” (HR.(Syarhu An-nawawi Ala Shahih Muslim : 6/458) Disunnahkan bagi orang-orang yang hadir untuk membasahi kerongkongan orang yang sedang sakaratul maut tsb dengan air atau minuman.‟Ya Allah berikannlah kehidupan padaku. Adapun mengharapkan kematian karena takut timbulnya finah dalam agama. 7. untuk mengingatkan. Jangan mengharapkan kematian Apabila sakit dirasakan oleh seorang hamba semakin parah. Bukhari dan Muslim).” (HR. beliau bersabda : “Janganlah salah seorang diantara kalian mengharapkan kematian. sehingga hal tsb dapat 14 . Ahmad dan Abu Dawud). maka sebaiknya ia melafalkan kalimat.”. sehingga sulit untuk berbicara dan berkata-kata.‟. : “Talqinlah orang yang akan mati diantara kalian. Kemudian disunnahkan juga untuk membasahi bibirnya dengan kapas yg telah diberi air. apabila yang sakit lupa.”La ilaaha illallah. Seandainya ingin tetap memilih kematian. Sabda rasulullah saw. Dan cabutlah nyawaku. Dari Anas ra.

mempermudah dirinya dalam mengucapkan dua kalimat syahadat. Dan imam Syaukai menganggap bentuk seperti ini sebagai tata cara yang paling benar. hanya saja dalam beberapa atsar yang shahih disebutkan bahwa para salafus shalih melakukan hal tersebut. Dalam Kitabnya „Syarhu As-Syaghiir‟(1/220):. Imam Malik telah mengatakan bahwa hokum membaca Al-Qur‟an disisi mayat adalah makruh.”. kemudian dibacakan surat yaasiin untuknya. memohon ampun. 2. kecuali Allah mempermudah segala urusannya” Padahal kedua hadits tersebut dianggap sebagai hadits dha‟if. sedangkan kedua telapak kakinya dihadapkan kearah kiblat. tidak boleh memasukkannya kedalam kitab Hadits. semua itu diniatkan sebagai do‟a. maka biarkanlah orang tersebut berbaring kearah manapun yang membuatnya selesa. kepala orang tersebut diangkat sedikit agar ia menghadap kearah kiblat. Sekalipun. Mengarahkan bagian kanan tubuh orang yang tengah sakaratul maut menghadap ke kiblat. (Al-Mughni : 2/450 milik Ibnu Qudamah) Sebaiknya orang-orang orang-orang yang berada disekelilingnyahanya berbicara tentang yang baik-baik saja. 15 .. kasih saying dan mengambil pelajaran. Para Ulama sendiri telahmenyebutkan dua cara bagaimana menghadap kiblat : 1.”. Karena. para malaikat akan mengamini apa yang kalian katakan. Setelah itu. Sebenarnya ketentuan ini tidak mendapatkan penegasan dari hadits Rasulullah Saw. karna pada saat itu malaikat mengamini apa yang mereka katakan. Sabda Nabi Saw. : “Apabila kalian hadir untuk menjenguk orang yang sedang sakit atau hendak meninggal. maka katakanlah yang baik-baik. Seandainya posisi ini menimbulkan sakit atau sesak. Berbaring terlengtang diatas punggungnya. (HR. Peringatan : Sebagian orang terbiasa membaca Al-Qur‟an didekat orang yang sedang menghadapi sakaratul dengan berdasarkan pada hadits : “Bacalah surat Yaasiin untuk orang-orang yang meninggal dunia” Dan hadits : “tidak ada seorang manusia yang mati. tindakan tersebut tidak pernah dilakukan oleh para salafus shalih. Muslim) Kemudian disunnahkan untuk menghadapkan orang yang tengah sakaratul maut kearah kiblat. Bahkan. Karena.”Dimakruhkan membaca salah satu ayat dalam al-qur‟an ketika datang kematian.

Dan hadits : “tidak ada seorang manusia yang mati. kemudian dibacakan surat yaasiin untuknya. B. tindakan tersebut tidak pernah dilakukan oleh para salafus shalih. kecuali Allah mempermudah segala urusannya”. Padahal kedua hadits tersebut dianggap sebagai hadits dha‟if.”. Saran Hendaknya kita sebagai umat manusia yang beragama selalu menanamkan dalam diri untuk tetap selalu berdoa. kasih sayang dan mengambil pelajaran. memohon ampun. Agar kehidupan dunia dan akhirat kita lebih damai dan mempunyai hidayah dar Allah SWT.Bahkan. tidak boleh memasukkannya kedalam kitab Hadits. 16 . Sekalipun.BAB III PENUTUP A.”Dimakruhkan membaca salah satu ayat dalam al-qur‟an ketika datang kematian. Imam Malik telah mengatakan bahwa hokum membaca Al-Qur‟an disisi mayat adalah makruh. semua itu diniatkan sebagai do‟a. Karena. Kesimpulan Sebagian orang terbiasa membaca Al-Qur‟an didekat orang yang sedang menghadapi sakaratul dengan berdasarkan pada hadits : “bacalah surat Yaasiin untuk orang-orang yang meninggal dunia”. Dalam Kitabnya „Syarhu AsSyaghiir‟(1/220):.

com/syariah/llife-management/fase-sakaratul-maut 17 . Pustaka Al-Kautsar http://eramuslim. Pro-U Media Syaikh Muhammad Bayuni. Fikih Jenazah. Ensiklopedi Keluarga Sakinah-Menyambut Sang Buah Hati.DAFTAR PUSTAKA Muhammad Thalib. 2004. 2008.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful