organisasi

• Bhs yunani : organon  alat • Sistem kerjasama dua orang atau lebih (Chester I Barnard) • Setiap bentuk kerjasama untuk mencapai tujuan bersama (James D Mooney) • Perpaduan scr sistematis drpd bagian-bagian yg saling ketergantungan/berkaitan, koordinasi dan pengawasan dlm usaha pencapaian tujuan yg telah ditetapkan

TEORI ORGANISASI
ORGANISASI 

 INDIVIDU STRUKTUR   PROSES Tiga Fondasi Utama dari Organisasi

Tiga unsur dasar
• Orang-orang/sekumpulan orang • Kerjasama • Tujuan yg ingin dicapai

koordinasi dan pengawasan • Adanya tujuan yg ingin dicapai . tenaga. dll • Adanya kewenangan.Ciri-ciri organisasi • Adanya sekelompok orang yg dpt dikenal dan saling mengenal • Adanya kegiatan yg berbeda-beda ttp saling terkait (interdependent part) yg merupakan kesatuan kegiatan • Tiap-tiap orang memberikan sumbangan atau kontribusi berupa pemikiran.

pertanggungjawaban Pembagian kerja Pengendalian Fungsional Keseimbangan Fleksibilitas Kepemimpinan .Prinsip organisasi • • • • • • • • • Mempunyai tujuan yg jelas Skala hirarki. kesatuan perintah Pendelegasian wewenang.

Jenis organisasi • • • • • • • Berdasar orang yg memegang pucuk pimpinan Berdasar lalu lintas kekuasaan Berdasar sifat hubungan personal Berdasar tujuan Berdasar kehidupan dalam masyarakat Berdasar fungsi dan tujuan yg dilayani Berdasar pihak yg memakai manfaat .

Berdasar pucuk pimpinan • bentuk tunggal/satu pimpinan • bentuk komisi/pimpinan merupakan suatu dewan yg terdiri dr beberapa komisi .

hbungan kerja bersifat horizontal .Berdasar lalu lintas kekuasaan • Organisasi garis/lini: kekuasaan mengalir dr pucuk pimpinan langsung lurus kepada pimpinan unit-unit organisasi • Bentuk lini dan staf: pimpinan dibantu staf ahli dlm menjalankan pimpinan • Bentuk fungsional: organisasi dlm kegiatanya dibagi dlm fungsi-fungsi kepemimpinan yg dipimpin seorang ahli dibidangnya.

Berdasar tujuan • Organisasi yg bertujuan mencari keuntungan atau profit oriented • Organisasi non profit oriented .

dll .Berdasar kehidupan dalam masyarakat • Organisasi pendidikan • Organisasi kesehatan • Organisasi pertanian.

dll .Berdasar fungsi dan tujuan yg dilayani • Organisasi produksi  organisasi produk makanan • Organisasi beorientasi pd politik  parpol • Organisasi yg bersifat integratif  serikat pekerja • Organisasi pemelihara  organisasi peduli lingkungan.

Berdasar pihak yg memanfaatkan • Mutual benefit organization: organisasi yg kemanfaatanya utk kesejahteraan anggotanya  koperasi • Service organization: organisasi yg kemanfaatanya dinikmati pelanggan  bank • Business organization: organisasi yg bergerak dibidang usaha  perusahaan • Commonwealth organization: organisasi yg kemanfaatanya dinikmati masyarakat umum  organisasipelayanan kesehatan (RS. dll) . Pusk.

• 1998 adanya reformasi  terjadi reformasi dlm organisasi pelayanan kesehatan • Perubahan didasarkan pd perubahan konsep/kebijakan • Perubahan dg memperhatikan tata ilai. norma.Organisasi pelayanan kesehatan • Prinsipnya: fleksibilitas/dinamis sesuai dengan perubahan diluar organisasi. budaya dan falsafah hidup masyarakat .

Bidang kesehatan  paradigma sehat • Pembangunan kesh lebih menekankan preventif tanpa mengabaikan kuratif dan rehabilitatif • Pelaksanaan kegiatan yg semula terpisah menjadi terpadu/integrated • Sumber pembiayaan dulu banyak bersumber pd pemerintah sekarang lebih bersumer pd swadana masyarakat • Pola pembayaran bergeser dr fee for service mjd pra upaya .

. • Pergeseran pemahaman dr pandangan konsumtif menjadi investasi • Upaya kesehatan semula dilakukan pemerintah bergeser menjadi mitra pemerintah • Pembangunan kesh semula bersifat centralization menjadi desentralization • Pergeseran proses perencanaan dr top down menjadi bootom up .Lanjutan ..

5 hal penting utk merubah organisasi • Masa depan yg berbeda dg saat ini • Perlu disusun visi yg dpt menjadi pedoman bg upaya kedepan • Perlu perubahan tata nilai • Perlu strategi yg konkret utk melakukan perubahan • Perlu bentuk dan struktur org yg baru .

kegiatan orang lain guna mencapai tujuan / hasil (( Evancevich ) D. Manajemen adl : membuat tujuan tercapai melalui kegiatan orang lain dan fungsi-fungsinya dapat dipecah sekurang-kurangnya 2 tanggung jawab utama yakni perencanaan dan pengawasan ( Evancevich ) E. ( Encyclopedia of Social ) C. Manajemen adl suatu proses yg dilakukan oleh satu orang atau lebih untuk mengkoordinasikan kegiatan . D. Manajemen adl suatu kegiatan atau seni untuk mengatur para petugas kesehatan kesht non kesht guna meningkatkan keshtn masy melalui program kesehatan ( Noto Atmojo ) . Terry ) B.MANAJEMEN • PENGERTIAN 1 A. Manajemen adl suatu pencapaian tujuan yang telah ditentukan dengan menggunakan orang lain ( Robert. Manajemen adl proses dimana pelaksanaan dari suatu tujuan diselenggarakan dan diawasi.

3. 2. Manajemen alat dari pada administrasi untuk mencapai tujuan sehingga disebut unsur dinamik. . 4.Pengertian ( ke 2 ) ( Pola Umum Manajemen ) 1. Penggerakan sumber-sumber daya tersebut dalam masing fungsi manajemen Manajemen juga terkandung pengertian Manajemen adl suatu proses yang merupakan rangkaiankegiatan yang sistematis Fungsi manajemen merupakan bentuk kegiatan tersebut Dalam manajemen kegiatan tersebut diatur olh para manager ( Subur Prayitno ) a. Manajemen bergerak / bekerja dalam unsur statik administrasi yaitu organisasi Manajemen menggerakan sumber daya ( resources ) dalam setiap proses/kegiatan/ fungsinya. b. c.

Actuiting. 2. Planing. Controling Evaluasi . 3. Organizing. 5.Fungsi manajemen 1. 4.

tenaga dilibatkan dalam melakukan suatu kegiatan manajemen • Peterson • Terry • Sarwoto : Menggolongkan unsur.UNSUR MANAJEMEN : Unsur adalah komponen. sarana . dengan konsep 3 M ( man. material. money : Menambahkan jadi 5 M ditambah dengan Motode. Machine : Menambahkan jadi 6 M ditambah dengan market Material Machine Money Methode Man yang akan Diciptakan Dng/dari Dimodali Distribusi kepada Planing Organing Actuitiing Control Evaluasi Market .

2. sehingga manager tingkat ini diutamakan memiliki kemampuan untuk mengadakan hubungan antar manusia Manager tingkat puncak ( TOP MANAGER ) adalah manager yang menduduki kewenangan organisasi tertinggi dan sebagai penanggung jawab utama pelaksanaan organisas. Manager tingkat menengah ( MIDLE MANAGER ) adalah manager yang mengisi jenjang antara top manager dengan lower manage. Manager tingkat ii disyaratkan memiliki proporsi peranan TECHNICEL SKILL yang kebih besar dari pada konseptual skill. . Manager ini diisyaratkan memiliki proporsi peranan konseptual skill lebih besar dibanding technical skill 1.TINGKATAN MANAJEMEN Manager berdasarkan herarki tugasnya dikelompokan sbb : Manager tingkat pertama ( Lower Manager ) adalah manager yang langsung berhubungan dengan pekerjaan ( worker ) yang langsung menjalankan mesin ataupun memberikan pelayanan llangsung kepada konsumen. Manager ini menjadi saluran infrmasi dan komunikasi timabl balik. 3.

GOLONGAN MANAGER Managerial Tchnicall konsep hub skill .

TOP MANAGER manager tingkat ini diperlukan kemampuan berfikir abstrak dan kemampuan generalis dan dan menanggung jawab beban mental yang berat Pada low manager diperlukan kemampuan : merancang . Sebagai pengambil keputusan b. Sebagai diplomat . melakuakn teknik skill yang specific dengan mantap Tugas Top Manager : a. Mengerahkan sumber daya untuk mencapai tujuan d. Sebagai pemikir konseptual e. Sebagai pemikul tanggung jawab c.

Liasion Peranan informasional . Spoksman Peranan pengambil keputusan -enterpreuner .Menurut ( HENRY MINTZBERG ) peranan dan tugas manager diuraikan sbb : Kewenangan & Status formal Peranan interpersonal . Fingurshead . Disseminator .disturbance hendler -Negoitator . Leader . Monitor .

Figur head ( kepala ) : seseorang yang mempunyai atribut simbul sebagai unsur kepala organisasi Leader/ pemimpin : orang yang mempunyai kewenangan formal sebagai pemimpin bagi anggotanya Liasion / penghubung : peranan mangadakan hubungan keluar organisasi b. Desimination / penyebar : menyebarkan informasi yang diperoleh kedalam satuan kerjanya c. Monitor / pengamat : melakukan pengamatan segala informasi didalam organisasinya b. c.1. spokerman/ juru bicara : penyampai informasi . Peranan Interpersonal a. Peranan Informasional a. 2.

. Peranan Pengambil Keputusan a. d. c.3. Enterpreuner : upaya memperbaiki / menigkatkan organisasi terhadap pelayanan dan selalu beradaptasi terhadap perubahan dalam perbaikan Desturbence handler / penenganan gangguan : mampu meredam dan menangani gangguan dalam organisasi Resource allocator : penyalur alokasi sumber daya atau mengalokasikan sumber daya secara tepat Negoitator / ahli negoisasi : melakukan hubungan kerja sama timbal balik yang saling menguntungkan dengan instansi lain b.

• Dalam perencanaan memuat tujuan dan bagaimana mencapai tujuan. rincian kegiatan .Planing • Perencanan adalah fungsi yang paling penting dan pertama kali harus dikerjakan.

Unsur Perencanaan 1.. Unsusr Tujuan : Adanya perumusan tujuan yang jelas 2. Unsur Prosedur : Pembagian tugas dan hubunan masing-masing anggota 4. Unsur Program : Penyususnan Skala preoritas . Unsur Policy : Adanya metode untuk mencapai tujuan 3. Unsur Progres : Standart Evaluasi 5.

Biasanya sudah disertai dengan juklak dan juknis . • Top to the bottom : ( Top Down ) Perencanaan dari tingkat atas yang langsung dilaksanakan ditingkat bawah.Macam perencanaan menurut tingkatnya • Buttom up: adalah perencanaan usulan dari tingkat bawah kemudian disusun dan dipertimbangkan di tingkat pusat • All at onc : Adl proces penyusunan perencanaan secara bersamaan antara tingkat atas dan tingkat bawah dalam organisasi.

rencana tahunan .Perencanaan menurut waktu • Long range plan : 10 – 20/25 tahun • Medium term plan : 5 – 7/9 tahun • Short term plan • Annual plan : 1 – 3/4 tahun .

Syarat perencanaan • • • • Tujuan dirumuskan secara jelas Sifatnya harus sederhana Bersifat fleksibel Penggunaan sumber dana harus efektif .

Manfaat perencanaan • Ada metode untuk mencapai tujuan • Sebagai petunjuk untuk pelaksanaan • Menjamin penggunaan sumber daya efektif .

alat / facilitas. Alat. jenis tugas dan wewenang.PENGORGANISASIAN ( Organizing ) • Pengorganisasian adalah proses pengelompokan terhadap : Tenaga ( orang ). dan tanggungjawab Proses pengorganisasian dapat dirinci sebagai berikut Memahami tugas Penetapan tugas pokok dari rincian kegiatan Pengelompokan tugas / jabatan Penyususnan struktur organisasi Penyususnan otoritas organisasi Pengisisan jabatan/ stafing Facilitating : memfacilitasi kebutuhan baik terhadap tenaganya maupun kegiatannya • • • • • • • .

b.Bimbingan .ACTUATING ( Penggerakan ) a. Alat-alat Penggerakan bisa berupa .Perintah . Motivasi: pemberian motivasi/penggerak bekerja kpd bawahan .Rapat koordinasi .Petunjuk . .Surat edaran . Rangkaian kegiatan yang berhubungan dengan aktivitas yang bisa mempengaruhi orang lain agar mereka suka melaksanakan usaha sesuai tujuan.Pertemuan loka karya ( workshop ) c.

Pengawasan bertujuan menunjukan atau menemukan kelemahan.intrujsi yangtelah ditetapkan.kelemahan agar dapat diperbaiki dan mencegah terulangnya kelemahan tersebut. Harus bersifat fleksibel d. ( Fayol ) Dengan demikian dapat diartikan bahwa pengawasan adalah suatu proses untuk menetapkan pekerjaan yang sudah dilaksanakan serta mengoreksi apakah pekerjaan dimaksud telah dikerjakan sesuai dengan rencana Syarat/ prinsip pengawasan a. Harus mampu menjamin adanya tindakan perbaikan c.CONTROLING (PENGAWASAN) Adalah tindakan meneliti apakah segala sesuatu tercapai atau berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. Harus ada rencana yang jelas b. Dapat dimengerti e. Dapat merefleksikan pola organisasi . atau intruksi.

produksi. -.waktu. -.Subyek pengwasan -.intern ( dari dalam organisasi ) -.manusianya d. Cara pengumpulan datanya.writen report : la[pran tertulis -.personal observasi : pengawsan perorangan -.keuangan.control by exeption : pengawasan khusus terhadap hal-hal khusus .ektern ( dari luar organisasi ) Obyek pengawasan -.oral report : laporan lesan -. -. -.

dengan membabndingkannya dengan standart dan mengikuti kreteria / metode / tujuan guna menilai dan sekaligus pengambilan keputusan selanjutnya Tujuan : 1.EVALUATION (Penilaian) . sebagai alat untuk memperbaiki alokasi sumber daya 4. Pengertian : Adalah prosedur penilaian / pelaksanaan hasil kerja/ dampak secara systematik. sebagai alat untuk mengadakan perencanaan kembali yang lebih baik dari semula . sebagai alat untuk memperbaiki pelaksanaan suatu kegiatan yang sedang berjalan 3. sebagai alat untuk memperbaiki pelaksanaan program dan perencanaan program 2.