P. 1
Presentasi Tentang Wawasan Nusantara

Presentasi Tentang Wawasan Nusantara

|Views: 238|Likes:
presentasi ini berisi tentang gambaran kesatuan wilayah perairan dan gugusan pulau-pulau indonesia yang terletak di antara samudera pasifik dan samudera Indonesia serta di antara benua Asia dan benua Australia
presentasi ini berisi tentang gambaran kesatuan wilayah perairan dan gugusan pulau-pulau indonesia yang terletak di antara samudera pasifik dan samudera Indonesia serta di antara benua Asia dan benua Australia

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Dini Rizky Wijayanti on Mar 04, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/15/2015

pdf

text

original

tinjauan. penglihatan atau tanggap inderawi.Istilah wawasan berasal dari kata ‘wawas’ yang berarti pandangan. tinjauan. Akar kata ini membentuk kata ‘mawas’ yang berarti memandang. atau penglihatan indrawi. atau cara melihat. sedangkan istilah nusantara dipergunakan untuk menggambarkan kesatuan wilayah perairan dan gugusan pulau-pulau indonesia yang terletak di antara samudera pasifik dan samudera Indonesia serta di antara benua Asia dan benua Australia. . atau melihat. Kata wawasan berarti pandangan. meninjau.

. ekonomi. sosial budaya. politik.Wawasan nusantara sebagai geopolitik dan landasan visional bangsa Indonesia pada hakikatnya merupakan perwujudan ideologi Pancasila. Wawasan nusantara mengarahkan visi bangsa Indonesia untuk mewujudkan kesatuan dan keserasian dalam berbagai bidang kehidupan nasional : bidang ideologi. dan pertahanan keamanan.

Nasionalisme yang tinggi demi tercapainya tujuan nasional merupakan pancaran dari makin meningkatnya rasa. paham dan semangat kebangsaan dalam jiwa kita sebagai hasil pemahaman dan penghayatan wawasan nusantara. .Mewujudkan nasionalisme yang tinggi di segala aspek kehidupan bangsa Indonesia yang mengutamakan kepentingan nasional.

Aspek Geografis dan Sosial Budaya . Aspek Historis b.Latar belakang yang mempengaruhi tumbuhnya konsepsi wawasan nusantara adalah sebagai berikut : a.

hal ini jelas merupakan kerugian besar bagi bangsa Indonesia. kemiskinan. Keadaan tersebut tidak mendukung dalam mewujudkan bangsa yang merdeka. kesengsaraan. bahwa bangsa Indonesia menginginkan menjadi bangsa yang bersatu dengan wilayah yang utuh adalah karena dua hal yaitu : Secara historis wilayah Indonesia adalah wilayah bekas jajahan Belanda. . Upaya untuk mewujudkan wilayah Indonesia sebagai wilayah yang utuh tidak lagi terpisah baru terjadi 12 tahun kemudian setelah Indonesia merdeka. Dengan adanya politik ini orang-orang Indonesia justru melawan bangsanya sendiri. Salah satu faktornya adalah adanya Politik Devide et impera. yaitu ketika Perdana Menteri Djuanda mengeluarkan pernyataan yang selanjutnya disebut sebagai Deklarasi Djuanda pada 13 Desember 1957 Aspek Historis Kita pernah mengalami kehidupan sebagai bangsa yang terjajah dan terpecah. kehidupan sebagai bangsa yang terjajah adalah penderitaaan.Dari segi sejarah. Dalam setiap perjuangan melawan penjajah selalu ada pahlawan. Sebagai bangsa yang terpecah-pecah dan terjajah. tetapi juga ada pengkhianat bangsa. kebodohan dan perpecahan dalam diri bangsa Indonesia. bersatu dan berdaulat.

.Isi Deklarasi Djuanda 13 Desember 1957 Deklarasi tersebut menyatakan bahwa laut territorial Indonesia tidak lagi sejauh 3 mil melainkan selebar 12 mil dan secara resmi menggantikam Ordonansi 1939.

Keunikan wilayah dan dan heterogenitas menjadikan bangsa Indonesia perlu memiliki visi menjadi bangsa yang satu dan utuh. Indonesia merupakan bangsa dengan wilayah dan posisi yang unik serta bangsa yang heterogen. ASPEK GEOGRAFIS DAN SOSIAL BUDAYA .• Dari segi geografis dan Sosial Budaya.

dorongan serta rambu dalam menentukan segala kebijaksanaan. keputusan. motivasi.Menjadi pedoman. berbangsa dan bernegara . tindakan dan perbuatan bagi penyelenggara negara di tingkat pusat dan daerah maupun bagiseluruh rakyat indonesia dalam hidup bermasyarakat.

Bahwa setiap warga bangsa dan aparatur negara harus berpikir. dan bertindak secara utuh menyeluruh demi kepentingan bangsa dan negara Indonesia. dan orang per orang. . dalam pengertian cara pandang yang selalu utuh menyeluruh dalam lingkup nusantara demi kepentingan nasional. seperti kepentingan daerah. Produk yang dihasilkan oleh lembaga negara harus dalam lingkup yang sesuai dan demi kepentingan bangsa dan negara Indonesia. bersikap. golongan.Hakikat Wawasan Nusantara Keutuhan nusantara. tanpa menghilangkan kepentingan lainnya.

. keadilan. komponen pembentuk kesepakatan bersama akan melanggar kesepakatan bersama tersebut. Harus disadari bahwa jika asas wawasan nusantara diabaikan. solidaritas. ditaati. tujuan yang sama. dan kesetiaan terhadap ikrar atau kesepakatan bersama demi terpeliharanya persatuan dan kesatuan dalam kebhinekaan. dipelihara. dan diciptakan demi tetap taat dan setianya komponen pembentuk bangsa Indonesia (suku bangsa atau golongan) terhadap kesepakatan bersama.Asas Wawasan Nusantara merupakan ketentuan-ketentuan atau kaidah-kaidah dasar yang harus dipatuhi. kejujuran. yang berarti bahwa tercerai berainya bangsa dan negara Indonesia. Asas Wawasan Nusantara terdiri dari: kepentingan yang sama. kerjasama.

Ketahanan nasional sebagai konsepsi nasional. Wawasan nusantara dalam paradigma nasional memliki spesifikasi: Pancasila sebagai falsafah. berkedudukan sebagai landasan idiil. Wawasan nasional sebagai visi nasional. ideologi bangsa. . berkedudukan sebagai landasan operasional. GBHN sebagai politik dan strategi nasional. dan dasar negara berkedudukan sebagai landasan idiil. berkedudukan sebagai landasan konsepsional. berkedudukan sebagai landasan konsepsional. Undang – Undang Dasar 1945 sebagai landasan konstitusi negara.Wawasan nusantara sebagai ajaran yang diyakini kebenarannya oleh masyarakat dalam mencapai dan mewujudkan tujuan nasional.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->