P. 1
hidrokarbon

hidrokarbon

|Views: 49|Likes:
Published by Dasa Haryuwibawa
senyawa hidrokarbon
senyawa hidrokarbon

More info:

Published by: Dasa Haryuwibawa on Mar 04, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/09/2013

pdf

text

original

MATA DIKLAT 6 APLIKASI SENYAWA KARBON

KODE: KITER 6 MATA DIKLAT 6 APLIKASI SENYAWA KARBON

Oleh: An an Herliani, S.Si Teni Rodiani, S.Si

KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL PUSAT PENGEMBANGAN DAN PEMBERDAYAAN PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN PERTANIAN 2011

................................................................................................... B...................................... KEKHASAN ATOM KARBON YANG MEMBENTUK SENYAWA HIDROKARBON A....................... 1 2 2 2 2 3 5 5 5 6 8 9 10 14 14 17 DAFTAR PUSTAKA ...... Tujuan .................................... MATERI PEMBELAJARAN 3... Materi Pembelajaran ................................................................ 3............... B.................................................... 1........................................... Alkana .................................. Tujuan ...................................... Materi Pembelajaran ............................. Senyawa Turunan Hidrokarbon ............ 4....................... Tujuan .......... 2............... SENYAWA HIDROKARBON DAN TURUNANNYA A.................................................... Alkena ....................................................................................... Materi Pembelajaran ..............................................DAFTAR ISI Halaman DAFTAR ISI PENDAHULUAN I..... Alkuna .................................................................................. B...................................................................................................... 1.......... APLIKASI SENYAWA HIDROKARBON A........................... Kekhasan Atom Karbon ........... MATERI PEMBELAJARAN 2...................................................................................... Klasifikasi Senyawa Karon ...... II......... MATERI PEMBELAJARAN 1............... 2.............

dan farmasi (Olah and ´Arp´ad Moln´ar. bahan bakar diesel. seperti plastik. PJJ VEDCA – KITER 6 | 1 . 2003 : 23). bensin. yang memiliki satu atau lebih ikatan rangkap antara atom-atom karbon. dan alkuna serta hidrokarbon aromatik yang mencakup benzena dan senyawa turunannya (Carey. yang dibagi menjadi: Alkena (CnH2n) dan Alkuna (CnH2n-2) • Hidrokarbon aromatik. alkena. Tiap-tiap atom karbon tersebut dapat mengikat empat atom lain atau maksimum hanya 4 buah atom hidrogen. tekstil.PENDAHULUAN Hidrokarbon merupakan senyawa karbon yang hanya tersusun atas unsur karbon dan unsur hidrogen yang dikelompokkan dalam dua golongan. Penyulingan minyak bumi menghasilkan bensin. yaitu hidrokarbon alifatik yang mencakup alkana. 2001: 53). Hidrokarbon (minyak dan gas) mayoritas digunakan sebagai bahan bakar untuk menghasilkan energi dan untuk memanaskan ruangan. batubara. bahan dari plastik dll. mempunyai setidaknya satu cincin aromatic (CnH2n) Sebagian besar senyawa hidrokarbon berasal dari minyak bumi. F. Relatif kecil (4%) penggunaan minyak bumi untuk bahan baku industri kimia yang menghasilkan bahan-bahan penting untuk kehidupan seharihari. juga disebut alkana (CnH2n+2). yang tidak memiliki ikatan rangkap atau aromatik. Pada dasarnya terdapat tiga jenis hidrokarbon: • Hidrokarbon jenuh. minyak pelumas. • Hidrokarbon tak jenuh.dan gas alam. dan aspal. lilin.. solar. lilin. minyak pemanasan. karet sintetis. Dalam kehidupan sehari-hari banyak sekali contoh senyawa hidrokarbon dan kegunaannya diantaranya: gas lpg. minyak tanah.

atom karbon mempunyai 4 elektron valensi. Sebagai contoh. Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari bahan ajar ini diharapkan Anda mampu mendeskripsikan kekhasan atom karbon yang membentuk senyawa hidrokarbon B. Oleh karena itu. bercabang dan melingkar ( siklik ). untuk mencapai konfigurasi oktet maka atom karbon mempunyai kemampuan membentuk 4 ikatan kovalen yang relatif kuat serta dapat digambarkan dengan rumus Lewis. L = 4. mempunyai susunan elektron K = 2. dapat dilihat molekul CH 4 (metana) yang memiliki diagram yang cukup sederhana Gambar 1. Contoh rantai karbon dapat digambarkan dengan rumus struktur berikut: PJJ VEDCA – KITER 6 | 2 . Kekhasan Atom karbon Atom karbon (C) dengan nomor atom 6 Sesuai dengan nomor golongannya (IVA). Rantai karbon yang terbentuk dapat bervariasi yaitu : rantai lurus. berupa ikatan tunggal. rangkap dua atau rangkap tiga. Uraian Materi Pembelajaran 1.MATERI PEMBELAJARAN I KEKHASAN ATOM KARBON YANG MEMBENTUK SENYAWA HIDROKARBON A. Atom karbon mempunyai kemampuan membentuk rantai (ikatan yang panjang). Empat ikatan kovalen dari molekul metana Atom karbon dapat membentuk ikatan antar karbon.

biasanya mengandung cincin atom karbon yang sangat stabil.Gambar 2. Rantai terbuka dan bercabang 2. Termasuk di kelompok pertama adalah senyawa yang berantai lurus. senyawa yang hanya tersusun oleh karbon dan hidrogen. Kelompok kedua. Senyawa-senyawa karbon lainnya dapat dipandang sebagai turunan dari hidrokarbon ini. hidrokarbon aromatik. Klasifikasi senyawa hidrokarbon Dapatlah sekarang dimengerti bahwa jumlah senyawa karbon demikian banyaknya walaupun jumlah jenis unsur pembentuknya sedikit. Kini kita dapat mulai membuat klasifikasi hidrokarbon. Pada tahun 1928. hidrokarbon alifatik masih dapat dibedakan lagi menjadi dua sub-kelompok. karena senyawa-senyawanya dianggap hanya dapat diperoleh dari tubuh makhluk hidup dan tidak dapat disintesis dalam pabrik. Friedrich Wohler PJJ VEDCA – KITER 6 | 3 . maka salah satu bagian dari ilmu kimia yang membahas segala sesuatu tentang senyawa hidrokarbon disebut kimia karbon. Dulu ilmu kimia karbon disebut kimia organik. Hidrokarbon dapat dibagi menjadi dua kelompok utama : hidrokarbon alifatik dan hidrokarbon aromatik. atau ikatan rangkap tiga. Karena senyawa hidrokarbon terdiri atas karbon dan hidrogen. yakni hidrokarbon jenuh yang mengandung ikatan tunggal karbon-karbon. serta hidrokarbon tak jenuh yang mengandung paling sedikit satu ikatan rangkap dua. Berdasarkan kelipatan ikatan karbon-karbonnya. berantai cabang dan rantai melingkar. Rantai Terbuka Gambar 3.

berhasil mensintesis urea (suatu senyawa yang terdapat dalam air seni) dari senyawa anorganik yaitu amonium sianat – dengan jalan memanaskannya. Sejak saat itu banyak senyawa karbon berhasil disintesis dan hingga sekarang lebih dari 2 juta senyawa karbon dikenal orang dan terus bertambah setiap harinya. O || NH4 +CNO.C . Tabel 1. Perbandingan senyawa karbon dengan senyawa anorganik Senyawa karbon Senyawa anorganik Membentuk ikatan kovalen Membentuk ikatan ion Dapat membentuk rantai karbon Tidak dapat membentuk Non elektrolit Elektrolit Reaksi berlangsung lambat Reaksi berlangsung cepat Titik didih dan titik lebur rendah Titik didih dan titik lebur tinggi Larut dalam pelarut organik larut dalam pelarut pengion PJJ VEDCA – KITER 6 | 4 . Selain perbedaan jumlah yang sangat mencolok yang menyebabkan kimia karbon dibicarakan secara tersendiri. karena memang terdapat perbedaan yang sangat besar antara senyawa karbon dan senyawa anorganik seperti yang dituliskan pada tabel berikut. banyaklah sarjana lain yang mencoba membuat senyawa karbon dari senyawa anorganik. Lambat laun teori tentang arti hidup hilang dan orang hanya menggunakan kimia organik sebagai nama saja tanpa disesuaikan dengan arti yang sesungguhnya.NH2 Reaksi pemanasan amonium sianat oleh Wohler Setelah keberhasilan Wohler diketahui.O H2N .

Golongan ini dinamakan alkana. Contoh senyawa hidrokarbon alifatik tak jenuh: PJJ VEDCA – KITER 6 | 5 . Untuk mempermudah mempelajari senyawa hidrokarbon yang begitu banyak. • Senyawa alifatik jenuh adalah senyawa alifatik yang rantai C nya hanya berisi ikatan-ikatan tunggal saja. Contoh senyawa hidrokarbon alifatik jenuh: • Senyawa alifatik tak jenuh adalah senyawa alifatik yang rantai C nya terdapat ikatan rangkap dua atau rangkap tiga. senyawa karbon terbagi dalam 2 golongan besar. Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari bahan ajar ini diharapkan Anda mampu menggolongkan hidrokarbon dan turunannya B. Senyawa hidrokarbon alifatik adalah senyawa karbon yang rantai C nya terbuka dan rantai C itu memungkinkan bercabang. Berdasarkan susunan atom karbon dalam molekulnya. Uraian Materi Pembelajaran Sampai saat ini telah dikenal lebih dari 2 juta senyawa hidrokarbon. Berdasarkan jumlah ikatannya. para ahli mengolongkan hidrokarbon berdasarkan susunan atom-atom karbon dalam molekulnya. Jika memiliki rangkap dua dinamakan alkena dan memiliki rangkap tiga dinamakan alkuna. yaitu senyawa alifatik dan senyawa siklik. senyawa hidrokarbon alifatik terbagi menjadi senyawa alifatik jenuh dan tidak jenuh.MATERI PEMBELAJARAN II SENYAWA HIDROKARBON DAN TURUNANNYA A.

Suku pertama sampai dengan 14 senyawa alkana PJJ VEDCA – KITER 6 | 6 . Golongan ini terbagi lagi menjadi senyawa alisiklik dan aromatik. 1.Senyawa hidrokarbon siklik adalah senyawa karbon yang rantai C nya melingkar dan lingkaran itu mungkin juga mengikat rantai samping. Alkana Hidrokarbon jenuh yang paling sederhana merupakan suatu deret senyawa yang memenuhi rumus umum CnH2n+2 dinamakan alkana atau parafin. • Senyawa alisiklik yaitu senyawa karbon alifatik yang membentuk rantai tertutup.2 berikut. • Senyawa aromatik yaitu senyawa karbon yang terdiri dari 6 atom C yang membentuk rantai benzena. Tabel 2. Hasil lengkapnya tertulis dalam Tabel 1. dengan n adalah jumlah atom C yang ada. Suku pertama sampai dengan 10 senyawa alkana dapat kita peroleh dengan mensubstitusikan harga n kedalam rumus tersebut.

Hasil penamaan sudah dapat dilihat pada tabel di atas.Suku ke 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Rumus Molekul CH4 C2H6 C3H8 C4H14 C5H12 C6H14 C7H16 C8H18 C9H20 C10H22 Nama metana etana propana butana pentana heksana heptana oktana nonana dekana Titik Didih (°C/1 atm) -161 -89 -44 -0.untuk 5. non.untuk 10.5 36 68 98 125 151 174 Massa 1 mol dalam g 16 30 44 58 72 86 140 114 128 142 Selisih antara suku satu dan suku berikutnya selalu sama. Alkana banyak terdapat dalam minyak bumi. dan dek. wujudnya akan berubah dari gas ke cair kemudian padat. Hal ini berarti bahwa pada suhu kamar. Metana dan Alkana keduanya memiliki akhiran -ana.diganti dengan met. Sifat-sifat senyawa karbon yang termasuk dalam satu deret homolog misalnya salah satu sifat. Ciri-ciri alkana PJJ VEDCA – KITER 6 | 7 . dapat dilakukan dengan memperhatikan nama setiap suku itu dan nama umumnya (= alkana). yaitu titik didih. jadi alk. dan dapat dipisahkan menjadi bagian-bagiannya dengan distilasi bertingkat.untuk 8. suku keempat dengan but-. heptuntuk 7. Titik didih semakin tinggi jika massa molekul relatifnya makin besar. Suku pertama sampai dengan keempat senyawa alkana (metana sampai butana) berwujud gas pada temperatur kamar. pent. Untuk dapat memberi nama pada suku-suku alkana. mulai suku kelima dan seterusnya diberi awalan angka-angka Latin. Untuk suku kedua diganti dengan et-.untuk 6. heks. sehingga deret homolog.untuk suku pertama. yaitu CH 2 atau 14 satuan massa atom.untuk 9. suku ketiga dengan prop-. okt.

CH3 Nama Etena Propena 8 | . Kedua atom H di bawah harus dibebaskan supaya elektronelektron atom C yang tadinya dipakai untuk membentuk ikatan kovalen dengan atom H dapat dialihkan untuk membentuk ikatan kovalen dengan sesama atom karbon. dan beberapa suku lain dapat Anda lihat pada tabel berikut ini. Tabel 3. Perhatikan untuk n = 2.• • • • • • • • Merupakan hidrokarbon jenuh (alkana rantai lurus dan siklo/cincin alkana) Disebut golongan parafin : affinitas kecil (=sedikit gaya gabung) Sukar bereaksi C1 – C4 : pada Tdan P normal adalah gas C4 – C17 : pada T dan P normal adalah cair C18 : pada T dan P normal adalah padat Titik didih makin tinggi : terhadap penambahan unsur C Jumlah atom C sama : yang bercabang mempunyai titik didih rendah Kelarutan : mudah larut dalam pelarut non polar • • BJ naik dengan penambahan jumlah unsur C Sumber utama gas alam dan petrolium • 2. maka suku pertama alkena harus mengandung dua atom C. Jadi rumus umumnya mempunyai 2 atom H lebih sedikit dari alkana karena itu rumus umumnya menjadi CnH2n+2-2H = CnH2n. Lima suku pertama alkena Suku ke Jml C 1 2 ke 2 3 PJJ VEDCA – KITER 6 rumus struktur CH2 = CH2 CH2 = CH . Alkena Alkena tergolong hidrokarbon tidak jenuh yang mengandung satu ikatan rangkap dua antara dua atom C yang berurutan. pada alkana adalah C2H6 sedang pada alkena adalah C2H4. Jadi n = 2. Alkena mengandung satu ikatan rangkap dua antara dua atom C. Kekurangan jumlah atom H pada alkena dibandingkan dengan jumlah atom H pada alkana dapat dijelaskan sebagai berikut.

tapi lebih reaktif • 3.CH2 -CH2 .CH3 CH2 = CH . Jadi ikatan rangkapnya diutamakan dengan nomor terkecil. Untuk membentuk ikatan rangkap 3 atau 3 ikatan kovalen diperlukan 6 elektron. Ciri-ciri alkena • • • Hidrokarbon tak jenuh ikatan rangkap dua Alkena = olefin (pembentuk minyak) Sifat fisiologis lebih aktif (sbg obat tidur) : 2-metil-2-butena Sifat sama dengan Alkana. tetapi pada penentuan rantai induk yang terpanjang harus rantai yang mengandung ikatan rangkap.CH2 . Suku alkena yang banyak dikenal adalah etena (etilena) dan propena (propilena) yang merupakan bahan dasar untuk membuat plastik polietena (politena) dan polipropilen. maka rumus umumnya menjadi CnH2n+2 .4H = CnH2n-2 PJJ VEDCA – KITER 6 | 9 . sehingga tinggal satu elektron pada tiap-tiap atom C tersisa untuk mengikat atom H. jadi bagian yang menunjuk pada jumlah tidak berubah. tidak berbeda dengan cara memberi nama alkana yang bercabang.CH3 1-butena 1-pentena 1-heksena Nama alkena berbeda dengan alkana hanya pada bagian belakang. Bagian ini (-C=C-) disebut gugus fungsional.CH2 . sebaliknya pada alkena ada bagian dari rumus strukturnya yang mengandung satu ikatan rangkap dua. Pada alkana tidak ada bagian dari rumus strukturnya yang mempunyai ciri khas. Jumlah atom H.CH3 CH2 = CH . yang dapat diikat berkurang dua.3 4 5 4 5 6 CH2 = CH . Alkuna Alkuna merupakan deret senyawa hidrokarbon tidak jenuh yang dalam tiap molekulnya mengandung satu ikatan rangkap 3 diantara dua atom C yang berurutan.CH2.CH2 .

sekunder dan tersier PJJ VEDCA – KITER 6 | 10 .H. tetapi suku pertamanya juga mempunyai n = 2 seperti alkena. aldehid. asam karboksilat dan ester berdasarkan gugus fungsinya. Strukturnya serupa dengan air. Gugus fungsi adalah atom atau kelompok atom dengan susunan tertentu yang menentukan struktur dan sifat suatu senyawa. Asetilena merupakan suatu gas yang dihasilkan dari reaksi senyawa karbida dengan air dan banyak digunakan oleh tukang las untuk menyambung besi. dan O. eter. tak berwarna. -O. Senyawa-senyawa yang mempunyai gugus fungsi yang sama dikelompokkan ke dalam golongan yang sama. sifat-sifatnya menyerupai alkena. Senyawa turunan hidrokarbon Senyawa yang mengandung atom C. tetapi satu hidrogennya diganti dengan satu gugus alkil. a. H dan O yang merupakan turunan dari senyawa hidrokarbon alkana. maka mudah meledak. suatu gas. Alkohol tersusun dari unsur C. alkuna juga mempunyai suku pertama dengan harga n = 2. H. Etuna merupakan suku alkuna satu-satunya yang dapat dibuat. keton.una. Struktur alkohol : R-OH primer. Suku alkuna lain sering diberi nama atau dianggap sebagai turunan etuna. sedang rumus strukturnya H . Gugus fungsi alkohol adalah gugus hidroksil. Gugus fungsi tersebut merupakan bagian yang paling reaktif jika senyawa tersebut bereaksi dengan zat lain. Senyawa alkuna tersebut mempunyai nama etuna atau dengan nama lazim asetilena. tetapi lebih reaktif . Alkohol Alkohol mempunyai rumus umum R-OH.Seperti halnya alkena. baunya khas 4. alkena dan alkuna dikelompokkan menjadi alkohol. Ciri-ciri alkuna Hidrokarbon tak jenuh mempunyai ikatan rangkap tiga.suatu senyawaan endoterm. bagian pertama menunjuk pada jumlah sedang bagian kedua adalah akhiran . Tata nama alkuna sama dengan alkana atau alkena. sehingga rumus molekulnya C2H2.C =C . Jadi propuna disebut metil asetilena.

dan O. H. asam karboksilat. Eter mengandung unsur C. Sifat fisika eter : • Senyawa eter rantai C pendek berupa cair pada suhu kamar dan Titik didih nya naik dengan penambahan unsur C. CH 3CH2O. Rumus umum eter ialah R-O-R’. • • Mudah terbakar Unsur C yang sama Titik didih eter > Titik didih alkana dan < Titik didih alkohol (metil. Aldehida mempunyai paling PJJ VEDCA – KITER 6 | 11 . n-pentil eter 140oC. heksil alkohol 157oC). • Eter rantai C pendek medah larut dalam air.6oC) Umumnya membentuk ikatan hidrogen Berat jenis alkohol > BJ alkena Alkohol rantai pendek (metanol. etanol) larut dalam air(=polar) Struktur Alkohol : R – OH R-CH2-OH (R)2CH-OH Primer sekunder • • • (R)3C-OH Bagi kebanyakan orang kata eter dikaitkan dengan anestesi. eter dengan rantai panjang sulit larut dalam air dan larut dalam pelarut organik.CH2CH3. ester dan turunan lainnya. yang R dan R’-nya bisa sama atau berbeda. gugusnya dapat berupa alkil atau aril. Pada anestesi umum kedua R-nya adalah gugus etil.Sifat fisika alkohol : • Titik didih alkohol > Titik didih alkena dengan jumlah unsur C yang sama (etanol = 78oC. n-heptana 98oC. Eter yang dimaksud adalah hanyalah salah satu anggota kelompok eter. yaitu senyawa yang mempunyai dua gugus organik melekat pada atom oksigen tunggal. Aldehida Gugus fungsi karbonil. etena = -88. Eter merupakan isomer atau turunan dari alkohol (unsur H pada OH diganti oleh alkil atau aril). keton. Senyawa ini penting dalam banyak proses biologi. C = O adalah gugus fungsi yang dimiliki oleh golongan senyawa aldehida.

Struktur Aldehid : R – CHO Ciri-ciri aldehid : • Sifat-sifat kimia aldehid dan keton umumnya serupa. Aldehid berasal dari “ alkohol dehidrogenatum“. mengeraskan protein (mengawetkan contoh-contoh biologik). . mudah menguap. Sifat-sifat sama dengan aldehid. (cara sintesisnya). • Penggunaan : sebagai pelarut. alkil atau aril. sangat reaktif. pelarut yang baik. • Merupakan senyawa polar. tak berwarna. baunya tajam. hanya berbeda dalam derajatnya. Penggunaan : sebagai desinfektans. Gugus lainnya dapat berupa gugus hidrogen.sedikit satu atom hidrogen melekat pada gugus karbonil. larutanya dalam H2O dari 40 % disebut formalin. Titik didih aldehid > senyawa non polar Sifat fisika formaldehid : suatu gas yang baunya sangat merangsang Akrolein = propanal = CH2=CH-CHO : cairan.C – H atau – CHO Gugus aldehid H-C–H formaldehid R-C–H Aldehid alifatik Ar . Keton Keton adalah suatu senyawa organik yang mempunyai sebuah gugus karbonil (C=O) terikat pada dua gugus alkil. • • Contoh : Formaldehid = metanal = H-CHO Sifat-sifat : satu-satunya aldehid yang berbentuk gas pada suhu kamar. membuat damar buatan. dua gugus aril atau sebuah alkil dan sebuah aril. Unsur C kecil larut dalam air (kelarutan berkurang dengan bertambahnya C). baunya tajam. Struktur: (R)2-C=O Contoh : Propanon = dimetil keton = aseton = (CH3)2-C=O • Sifat : cairan tak berwarna.C – H Aldehid aromatik Aldehid adalah suatu senyawa yang mengandung gugus karbonil (C=O) yang terikat pada sebuah atau dua buah unsur hidrogen. PJJ VEDCA – KITER 6 | 12 .

dan benzen Titik didih asam karboksilat > Titik didih alkohol dengan jumlah C sama. Gugus fungsinya adalah gugus karboksil. O RCO2H atau RCOOH R C OH Ciri-ciri asam karboksilat • • • • • • Mengandung gugus COOH yang terikat pada gugus alkil (R-COOH) maupun Kelarutan sama dengan alkohol Asam dengan jumlah C 1 – 4 : larut dalam air Asam dengan jumlah C = 5 : sukar larut dalam air x Asam dengan jumlah C > 6 : tidak larut dalam air Larut dalam pelarut organik seperti eter. larut dalam H2O dengan sempurna. Contoh : Asam format = HCOOH Sifat fisika : cairan. alkohol. kependekan dari dua bagian yaitu gugus karbonil dan hidroksil. Penggunaan : untuk koagulasi lateks. sebagai fenasil klorida (kloroasetofenon) dipakai sebagai gas air mata. tak berwarna • Penggunaan : sebagai hipnotik. TL 17oC. tak berwarna. Asam karboksilat dan turunannya Asam organik yang paling penting adalah asam-asam karboksilat. merusak kulit. industri tekstil. berbau tajam. Asam asetat = CH3-COOH Sifat : cair. dan fungisida. penyamakkan kulit. TD 118oC.Asetofenon = metil fenil keton • Sifat : berhablur. larut dalam H2O dengan sempurna gugus aril (Ar-COOH) PJJ VEDCA – KITER 6 | 13 .

zat warna. ester. bahan farmasi.Penggunaan : sintesis anhidrat asam asetat. PJJ VEDCA – KITER 6 | 14 . selulosa dan sebagai penambah makanan. garam. plastik. zat wangi. serat buatan.

Seni dan Estetika kita bisa berbicara tentang hidrokarbon. Aplikasi di bidang sandang Dari bahan hidrokarbon yang bisa dimanfaatkan untuk sandang adalah PTA (purified terephthalic acid) yang dibuat dari para-xylene dimana bahan dasarnya adalah kerosin (minyak tanah). Papan. Serat poliester inilah yang menjadi benang sintetis yang bentuknya seperti benang. Nah dari PTA yang berbentuk seperti tepung detergen ini kemudian direaksikan dengan metanol menjadi serat poliester. Seni dan Estetika.MATERI PEMBELAJARAN III APLIKASI SENYAWA HIDROKARBON A. Tapi ketika sudah bicara pangan maka yang akan kita bicarakan adalah karbohidrat. yaitu senyawa olefin / alkena dari rantai karbon C3. Bentuknya senyawa benzen (C 6H6). tapi dengan tambahan oksigen didalam molekulnya. Dari Kerosin ini semua bahannya dibentuk menjadi senyawa aromatik. Memang didalamnya masih ada hidrokarbonnya. Para-xylene ini kemudian dioksidasi menggunakan udara menjadi PTA (lihat peta proses petrokimia diatas). Uraian Materi Pembelajaran Aplikasi hidrokarbon dalam kehidupan manusia meliputi di Bidang Sandang. Bahan dasar plastik hampir sama dengan LPG. Untuk urusan Sandang. yaitu polimer dari propilena. Pangan. yaitu para-xylene. Papan. Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari bahan ajar ini diharapkan Anda mampu mendeskripsikan aplikasi senyawa hidrokarbon dalam kehidupan manusia B. tetapi ada dua gugus metil pada atom C1 dan C3 dari molekul benzen tersebut. Aplikasi di bidang papan Bahan bangunan yang berasal dari hidrokarbon pada umumnya berupa plastik. Dari bahan plastik inilah kemudian PJJ VEDCA – KITER 6 | 15 .

waxing (pencabutan bulu kaki menggunakan lilin) atau bahan pencampur kosmetik lainnya. Aplikasi di bidang seni Untuk bidang seni. dan oksigen. Aplikasi di bidang pangan Jika sudah berbicara pangan maka bahasannya bukan hidrokarbon murni lagi.menjadi berbagai macam produk mulai dari atap rumah (genteng plastik). Sedangkan untuk bidang seni patung banyak patung yang berbahan dasar dari plastik atau piala. Aplikasi di bidang estetika Sebetulnya seni juga sudah mencakup estetika. meja. Tapi mungkin lebih luas lagi dengan penambahan kosmetika. Misal lipstik. piring. Karbohidrat atau sakarida adalah segolongan besar senyawa organik yang tersusun dari atom karbon. tapi sedikit lebih luas. furniture. dan hidrokarbon aromatik. Banyak karbohidrat yang merupakan polimer yang tersusun dari molekul gula yang terangkai menjadi rantai yang panjang serta bercabang-cabang. Jadi bahan hidrokarbon yang juga digunakan untuk estetika kosmetik adalah lilin. kursi. terutama seni lukis. peralatan interior rumah. peranan utama hidrokarbon ada pada tinta/cat minyak dan pelarutnya serta thinner yang biasa digunakan untuk mengencerkan cat. hidrogen. Bentuk molekul karbohidrat paling sederhana terdiri dari satu molekul gula sederhana(Satu molekul glukosa / dekstrosa / monosakarida). dll. PJJ VEDCA – KITER 6 | 16 . Senyawa hidrokarbon yang membentuk pelarut LAWS merupakan campuran dari parafin. farmasi atau semir sepatu. bemper mobil. Tentunya lilin untuk keperluan kosmetik spesifikasinya ketat sekali. sikloparafin. yaitu karbohidrat. dll Hidrokarbon yang digunakan untuk pelarut cat terbuat dari Low Aromatic White Spirit atau LAWS merupakan pelarut dengan rentang titik didih antara 145 o C — 195o C.

karbohidrat juga menjadi komponen struktur penting pada makhluk hidup dalam bentuk serat (fiber). Selain itu. Reaksi pembakaran gula dalam tubuh : C6H12O6(gula) + 6 O2(udara yang dihirup) Energi + 6 CO2 (udara yang dikeluarkan) + 6H2O (keringat atau air seni). serta lignin. seperti selulosa. karbohidrat yang paling sederhana mengalir dalam aliran darah sehingga tersedia bagi seluruh sel tubuh. Glukosa. Tubuh menggunakan karbohidrat seperti layaknya mesin mobil menggunakan bensin. Sel-sel tubuh tersebut menyerap glukosa. pektin. Gula ini kemudian oleh sel dioksidasi (dibakar) dengan bantuan oksigen yang kita hirup menjadi energi dan gas CO 2 dalam bentuk respirasi / pernafasan. Karbohidrat menyediakan kebutuhan dasar yang diperlukan tubuh. PJJ VEDCA – KITER 6 | 17 . Energi yang dihasilkan dan tidak digunakan akan disimpan dibawah jaringan kulit dalam bentuk lemak.Karbohidrat merupakan bahan makanan penting dan sumber tenaga yang terdapat dalam tumbuhan dan daging hewan.

Senyawa Karbon. 1998. Bandung Irvan Permana. Jakarta Ratna Ediati dkk. Kimia untuk SMK. PJJ VEDCA – KITER 6 | 18 . 2004. Penuntun Praktikum Kimia Organik. Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan Departemen Pendidikan Nasional. Pusat Perbukuan. Jakarta Sukarmin M. 2009. Memahami Kimia 2 : SMA/MA Untuk Kelas XI.Pd. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Padjadjaran. Semester 1 dan 2. Departemen Pendidikan Nasional. Direktorat Jenderal Pembinaan Manajemen Sekolah Menengah Pendidikan Kejuruan Dasar dan Menengah Departemen Pendidikan Nasional.DAFTAR PUSTAKA Gaston Hutagalung dkk. 2008. Jakarta.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->