P. 1
Bab 8 Konsep Nilai Waktu Dari Uang

Bab 8 Konsep Nilai Waktu Dari Uang

|Views: 1,935|Likes:
Published by Eka Sry W Binventy

More info:

Published by: Eka Sry W Binventy on Mar 04, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/10/2014

pdf

text

original

Bab 8 Konsep Nilai Waktu dari Uang

A. Nilai yang Akan Datang Uang yang akan datang dari satu jumlah uang atau suatu seri pembayaran pada waktu sekarang, yg dievaluasi dengan suatu tingkat bunga tertentu.

FV = P0+ SI= P0+ P0(i)(n) B. Nilai Sekarang Nilai sekarang merupakan nilai sejumlah uang yang saat ini dapat dibungakan untuk memperoleh jumlah yang lebih besar di masa mendatang. Misalkan P adalah nilai sekarang dari uang sebanyak A pada t tahun yang akan datang. Bila kemudian diumpamakan tingkat bunga adalah r, maka bunga yang dapat diperoleh dari P rupiah adalah :

I=P.r.t

dan uang setelah t tahun menjadi :

P + P.r.t = P (1 + rt)

Karena A adalah nilai uang sebanyak P pada t tahun mendatang, maka : P (1 + rt) = A atau

P = A/I + rt

Menghitung nilai pada waktu sekarang jumlah uang yang baru akan dimiliki beberapa waktu kemudian :

PV = FV / (1+i)n

Istilah yang digunakan : Pv Fv I n An SI P0 = Present Value (Nilai Sekarang) = Future Value (Nilai yang akan datang) = Bunga (i = interest / suku bunga) = tahun ke= Anuity = Simple interest dalam rupiah = pokok/jumlah uang yg dipinjam/dipinjamkan pada periode waktu

C. Nilai Masa Datang dan Nilai Sekarang Nilai ini merupakan jumlah uang yang diterima saat ini ( periode awal) atas dasar tingkat bunga tertentu dari suatu jumlah yang akan diterima untuk beberapa waktu yang akan datang. D. Annuitas 1. Anuitas biasa Anuitas biasa merupakan anuitas yang pembayaran atau penerimaannya terjadi pada akhir periode. 2. Anuitas terhutang Anuitas terhutang adalah anuitas yang pembayarannya dilakukan pada setiap awal interval. Awal interval pertama merupakan perhitungan bunga yang pertama dan awal interval kedua merupakan perhitungan bunga kedua dan seterusnya. 3. Nilai sekarang anuitas Nilai sekarang anuitas adalah nilai hari ini dari pembayaran sejumlah dana tertentu yang dilakukan secara teratur selama waktu yang telah ditentukan.Perhitungan nilai sekarang anuitas juga akan memberikan hasil yang berbeda jika anda melakukan investasi pada awal atau akhir tahun. 4. Nilai sekarang dari anuitas terhutang Nilai sekarang dari anuitas terhutang berguna untuk mengukur setiap pembayaran yang maju satu periode atau pembayaran pada awal tahun. 5. Anuitas abadi

Anuitas abadi adalah serangkaian pembayaran yang sama jumlahnya dan diharapkan akan berlangsung terus menerus. 6. Nilai sekarang dan seri pembayaran yang tidak rata Persamaan umum berikut ini bisa digunakan untuk mencari nilai sekarang dari seri pembayaran yang tak rata. Nilai sekarang anuitas abadi = PMTt adalah pembayaran ditahun t. Sehingga menjadi : PV= PMTt(PVIFr,t)

7. Periode kemajemukan tengah tahunan atau periode lainnya Bunga majemuk tahunan adalah proses aritmatika untuk menentukan nilai akhir dari arus khas atau serangkaian arus kas apabila suku bunga ditambahkan satu kali dalam setahun. Sedangkan bunga majemuk setengah tahunan adalah proses aritmatika untuk menentukan nilai akhir dari arus khas atau serangkaian arus kas apabila suku bunga ditambahkan dua kali dalam setahun. 8. Amortisasi pinjaman Salah satu penerapan penting dari bunga majemuk adalah pinjaman yang dibayarkan secara dicicil selama waktu tertentu. Termasuk didalamnya adalah kredit mobil, kredit kepemilikan rumah, kredit pendidikan, dan pinjaman-pinjaman bisnis lainnya selain pinjaman jangka waktu sangat pendek dan obligasi jangka panjang. Jika suatu pinjaman akan dibayarkan dalam periode yang sama panjangnya ( bulanan, kuartalan atau tahunan ), maka pinjaman ini disebut juga sebagai pinjaman yang diamortisasi. Referensi :  http://imadeadyanta.blogspot.com/2010/11/materi-7-14-materi-8-tentang-konsep_18.html  http://id.wikipedia.org/wiki/Anuitas  http://candygloria.wordpress.com/2010/12/15/konsep-nilai-waktu-dari-uang/  http://aindua.wordpress.com/2010/11/17/konsep-nilai-waktu-dari-uang/
http://septaskundarian2.blogspot.com/2013/01/bab-8-konsep-nilai-waktu-dari-uang.html

Konsep Nilai Waktu dari Uang
Konsep Nilai Waktu Uang Investasi pada umumnya memerlukan jangka waktu yang panjang, untuk itu perlu dinilai apakah investasi tersebut dapat memberikan seberapa besar kelayakannya. Untuk itu perlu konsep nilai

yaitu bunga biasa ‖simple interest‖ dan bunga majemuk‖compount interest ‖ 1. Nilai waktu uang pada dasarnya membahas tentang bunga ‖interest‖ menurut Riggs dkk yang dikutip Robert J. (1997) ada dua macam bunga.Bunga Biasa Bunga biasa adalah perhitungan bunga yang sederhana dengan menggunakan formula sebagai berikut. Tahun ke-n = Fn = P (1+i)n B.K..Nilai Sekarang Nilai sekarang ‖present value‖ menunjukkan berapa nilai uang pada saat ini untuk nilai tertentu di masa yang akan datang.wak tu uang ‖time value of money ‖ dan beberapa metode penilaiannya. I=pin Keterangan : P = jumlah atau nilai sekarang F = jumlah atau nilai yang akan datang i = tingkat bunga pada suatu periode n = waktu Bila seseorang meminjam sejumlah uang P dengan bunga i maka uang yang harus dikembalikan adalah F (harga yang akan datang) = P + i = P + P i n P(1+in) Bunga Majemuk Bunga yang didapat pada suatu periode dibungakan lagi sehingga berlipat (majemuk) Bila dilihat dengan rumus menjadi Tahun pertama = F1 = P ( 1 + i ) Tahun kedua = F2 = F1 ( 1 + i ) = P (1+i)(1+i) = P (1+i)2 Tahun ketiga = F3 = F2 ( 1 + i ) = P (1+i)3 ……………………. Apabila sejumlah uang yang diinginkan A pada waktu 1 tahun lagi dan PV menunjukkan jumlah .

dan 7. di antaranya : 1. Faktor kunci keputusan mereka adalah derajat kepentingan atau kemampuan untuk menangguhkan proyek investasi. Metode periode pengembalian (payback period) 3. Tidak sedikit dari para manajer ini datang kepada para dukun atau paranormal ataupun para kiai. Sikap seperti ini sering dilakukan oleh perusahaan yang relatif masih kecil. Metode nilai bersih sekarang (net present value) 5. Banyak sekali manajer yang menyadari evaluasi subjektif mengenai berbagai alternatif dari pada membuat analisis keputusan kuantitatif yang terperinci. maka A = PV ( 1 + i ) PV = A : (1+i) TEKNIK ANALISIS INVESTASI Pada umumnya di dalam menganalisis suatu investasi dikenal ada 7(tujuh) model. Metode tingkat kembalian internal. Metode periode pengembalian (payback period method) Ini merupakan metode yang paling sederhana dan paling banyak dipakai dalam mengukur tingkat kewajaran atau kelayakan suatu proyek investasi. MIRR METODE INTUISI Seringkali keputusan investasi yang dibuat oleh manajer didasarkan atas intuisi. Periode pengembalian didefinisikan sebagai banyaknya periode (tahun) yang diperlukan untuk menutup pengeluaran investasi yang dilakukan. Dalam perusahaan yang menengah dan besar maka sangat sulit menerapkan konsep intuisi ini dan merupakan metode yang sulit untuk dibenarkan. Metode rata-rata tingkat pengembalian akuntansi (average annual accounting rate of return) 4. Manakala usulan investasi diharapkan menghasilkan aliran kas yang jumlah setiap tahunnya sama maka metode ini dapat ditetapkan secara sederhana dengan cara membagi pengeluaran investasi awal dibagi jumlah aliran kas masuk Metode periode pengembalian mempunyai keuntungan tertentu. diantara-nya mudah menghitung . Indek provitabilitas (provitability index) 6. Intuisi 2. Metode ini tidak memasukkan unsur nilai waktu uang di dalam perhitungannya.uang yang ditabung serta i merupakan tingkat bunga.

Sulitnya menerapkan periode pengembalian yang diinginkan. Metode ini sangat tepat digunakan oleh proyek investasi yang mempunyai masa manfaat relatif pendek. Metode ini mengabaikan nilai waktu dari uang (time value of money). akan tetapi sayang mempunyai beberapa kelemahan dan kesukaran seringkali muncul ketika dihadapkan kepada proyek investasi yang dilematis. Dari uraian di atas telah disebutkan. Kesalahan di dalam menentukan tarif bunga (diskonto) akan berakibat cukup serius terhadap diterima atau ditolaknya suatu usulan proyek investasi yang akan kita lakukan. kira-kira berapa prosen suatu tarif bunga (diskonto) atau tarif diskonto itu dianggap layak dan wajar. Untuk menerapkan metode nilai bersih sekarang dan metode tingkat kembali internal maka diperlukan beberapa langkah. 2. Dua metode yang paling banyak dipakai di dalam mengevaluasi manfaat ekonomis suatu usulan proyek investasi adalah metode periode pengembalian dan metode rata-rata tahunan tingkat kembali akuntansi. . yang menyatakan bahwa uang sekarang lebih jauh lebih berharga dan bermanfaat dari uang di masa yang akan datang (future value). di mana ini menyamakan uang yang akan diterima di masa yang akan datang uang pada saat ini. Diperlukan perses penjaringan dan pembandingan yang hati-hati.dan mudah dimengerti. Menetapkan tarif bunga (diskonto) yang tepat kelihatannya mudah akan tetapi sebetulnya melalui proses perenungan dan pemikiran yang cukup panjang. Jika perekonomian suatu negara dalam situasi dan kondisi penerapan kebijaksanaan uang ketat. 3. Menetapkan tarif bunga (diskonto) yang tepat. Metode Nilai Bersih Sekarang (Net Present Value Method) Jika pada 3 (tiga) metode pertama tidak memperhitungkan pengaruh waktu terhadap nilai uang maka pada pembahasan NPV ini dan selanjutnya pengaruh waktu terhadap nilai uang sudah dimasukkan ke dalam perhitungan. sementara metode periode pengembalian mempunyai keuntungan akan tetapi juga kelemahan yaitu : 1. Untuk memberikan jalan keluar dari kelemahan dari dua metode tersebut di atas maka diperkenalknlah metode nilai bersih sekarang (net present value method) dan tingkat kembali internal (internal rate of return) suatu perusahaan. maka proyek yang tingkat periode pengembaliannya yang terpendeklah yang dipilih sebab akan menghasilkan tingkat kembali investasi yang lebih besar meskipun sangat terkait sekali dengan kesediaan dana. dalam hal ini tidak sesuai dengan prinsipyang sudah diakui oleh umum. Metode ini mengabaikan seluruh arus kas yang akan diterima setelah periode pengembalian telah sesuai dengan dana yang telah dikeluarkan dengan demikian dianggap gagal mempertimbangkan kondisi perekonomian usulan investasi. yaitu: Langkah pertama. Sedangkan menetapkan tarif bunga (diskonto) yang terlalu rendah akan menyebabkan suatu usulan proyek investasi diterima padahal pihak lain menolaknya. Tarif bunga (diskonto) akan menggambarkan tingkat kembali minimal yang akan diterima. Penetapan tarif bunga (diskonto) yang terlalu besar akan menyebabkan ditolaknya suatu usulan proyek padahal pihak lain menerimanya dan mengoperasionalkannya secara berhasil.

misal selama satu tahun. Langkah kedua. Langkah ketiga. kepada derajat ketidakpastian suatu proyek investasi serta tingkat inflasi yang sedang melanda suatu negeri. Pengeluaran proyek Investasi yang dikeluarkan perusahaan seringkali tidak satu kali melainkan beberapa kali selama periode tertentu. Menghitung nilai sekarang dari pengeluaran proyek investasi. Mengurangkan nilai sekarang dari pengeluaran proyek investasi dari nilai sekarang aliran kas masuk bersih. Karena farif bunga (diskonto) merupakan titik tolak diterima atau ditolaknya suatu proyek investasi maka penetapan tarif bunga (diskonto) ini merupakan proses pengambilan keputusan yang paling rumit. Perbedaan atau selisih ini disebut dengan istilah nilai sekarang bersih (net present value). yang secara matematis dapat ditulis dengan rumus sebagai berikut: ΔCF1 ΔCF2 ΔCFn NPV = ———— + ———— + .Menghitung nilai sekarang dari aliran kas masuk bersih yang merupakan hasil diharapkan dari diterimanya suatu proyek investasi.Meskipun demikian. tarif bunga (diskonto) yang tepat sangat tergantung. dan Langkah keempat. . Karena pengeluaran kas seringkali beberapa kali maka perlu ditarik ke awal periode. sehingga analisis akan dimulai dari titik awal yang sama. . + ———— – Io (1+k)1 (1+k)2 (1+k)n n ΔCFt NPV = Σ ———— – Io t=1 (1+k)n di mana : NPV = Net Present Value ( Nilai Bersih sekarang) CFt = Arus kas pada tahun ke-t Io = Pengeluaran awal K = biaya modal .

maka nilai sekarang aliran kas masuk akan. maka proyek ditolak TINGKAT KEMBALIAN INTERNAL (INTERNAL RATE OF RETURN) Diantara semua analisis investasi yang ada. maka pada metode tingkat kembali investasi ini. akan tetapi untuk perusahaan menengah ke atas. analisis inilah yang paling sulit. . Persamaan untuk menghitung IRR adalah sebagai berikut : ΔCF1 ΔCF2 ΔCFn ————– + ————– + . Rumus yang digunakan sama dengan nilai sekarang bersih (NSB). Jika terdapat berbagai proyek eksklusif satu sama lain maka yang akan diterima adalah proyek investasi yang mempunyai tingkat bunga (diskonto) yang tertinggi. maka proyek diterima Jika NPV < 0.4 dst Pada metode NPV (nilai bersih sekarang) ini tolok ukur yang digunakan adalah sebagai berikut : Jika NPV ≥ 0. Tingkat kembali internal (internal rate of return) didefinisikan sebagai tingkat diskonto riil yang terjadi karena adanya serangkaian aliran kas masuk terhadap pengeluaran awal investasi. dengan adanya serangkaian aliran kas masuk dan pengeluaran investasi awal akan diketahui tingkat bunga (diskonto) riilnya. akan ditolak manakala IRR < COC. Sehingga suatu proyek investasi diterima manakala IRR> COC. justru analisis inilah yang paling banyak digunakan. Dengan kata lain. tingkat kembali internal adalah tingkat bunga (diskonto) yang akan menyebabkan nilai sekarang bersih sama dengan 0 (nol) sebab jika nilai sekarang bersih sama dengan nol. nilai i (bunga) tidak diketahui dan harus dicari. Keputusan mengenai diterima atau ditolaknya proyek investasi tergantung kepada berapa tingkat bunga (diskonto) yang diinginkan. .3. (IRR). Jika pada metode‖ nilai sekarang bersih (net present valtie) tingkat bunga (diskonto) ditetapkan terlebih dahulu.n = umur proyek t = 1. sama dengan nilai sekarang pengeluaran awal investasi. + ————– – Io = 0 (+IRR)1 (1+IRR)2 (1+IRR)n n ΔCFt .2. Biasanya tingkat kembali investasi (IRR) diperbandingan dengan beban modal (BM = cost of capital). yang dipilih. bedanya dalam metode tingkat kembali investai.

com wilkipedia.ngeblogs. nah 2 tahun kemudian tepat nya di tahun 2011.html Konsep Nilai Waktu Uang ( Time Value of Money) 2013-01-08 20:37:00 Nilai Uang dapat berubah seiring berjalannya waktu. Pada tahun 2009 harga mobil Honda Jazz RS masih di kisaran di bawah 200 jutaan. . Nah begitulah kira-kira analogi nya.com/ http://denobisnis.com/2011/10/konsep-nilai-waktu-dari-uang_30. Ada peningkatan harga / selisih sekitar 35 jutaan.Σ ———— – Io = 0 t=1 (1+k)n Maka Nilai IRR ini dapat diperkirakan dengan formula sebagai berikut: NPV1 IRR = i1 + ———————. bahwa nilai uang pada Masa Sekarang (Present Value) tidaklah sama dengan nilai Masa Datang (Present Value).com http://harisman. harga Jazz rally ke 220 an juta.. pada umum nya sih nilai nya turun dari tahun ke tahun :). Coba bayangkan dalam tempo kurang lebih jalan 3 tahun uang kita sejumlah 185 an juta tidak akan bisa membeli Honda Jazz RS tahun 2011. bisa itu turun maupun naik.blogspot. (i2 . sekitar 185 an juta an lah.i1) sumber : google.

Bisa dengan meng investasikan uang tersebut dengan harapan mendapatkan return (imbal-hasil) dengan jumlah tertentu untuk mempertahankan nilai / daya beli uang yang di investasikan tersebut. Bunga Periode Tunggal atau Simple di peroleh pada setiap akhir periode (jangka waktu tertentu) yang tidak mempengaruhi besarnya modal.a.Nah. 1 tahun kemudian uang tersebut akan kembali menjadi 535. Rumus : Dimana : FV : Future Value atau Nilai Masa Datang Po : Nilai Pokok i : Nilai Pendapatan dari Bunga Rumus untuk menghitung Nilai Pendapatan dari Bunga adalah Dimana : r : Tingkat Bunga t : Jumlah Periode Waktu . Perhitungan bunga setiap periode selalu dihitung berdasarkan besarnya modal di awal (tetap). Bunga Periode Tunggal ini menggunakan hitungan yang sangat sederhana. dimana ada penambahan sebesar RP. yaitu bunga Periode Tunggal (Simple Interest) dan bunga Periode Majemuk. Uang sejumlah Rp.000. 35. Bunga yang akan di bahas disini ada 2 jenis. Salah satu contoh hedging adalah deposito dengan imbal-hasil berupa kupon/bunga.000 selama 1 tahun dengan suku bunga 7% p. berdasarkan konsep ini lah maka banyak orang berusaha melakukan Hedging (mempertahankan daya beli uang tersebut). kita sebut sajah Rp. 35. 500.000 tersebut adalah bunga (7%p.a) yang di bayarkan.000. Analoginya ketika meminjamkan sejumlah uang.

a.000. 500.000 maka FV = Rp. dengan bunga 7% p. dimana uang sejumlah 112.000 Rumus diatas dapat di singkat menjadi Sehingga : FV = Rp. .000 x 0.07 x 1 = Rp.521.000 (1 + 0. Dengan bertambahnya modal awal tiap periode. 500.000 Perhitungan online simple interest dapat di coba disini Bunga Periode Majemuk (Compound Interest) Dalam perhitungan Bunga Periode Majemuk (Compound Interest) ini bunga yang di peroleh pada akhir periode kemudian di Investasikan Kembali (Reinvestment) hingga modal awal bertambah tiap periode berakhir. 535.5 merupakan return (imbal hasil) selama 3 tahun. 500.35. 35.5. bunga juga akan ikut bertambah.521. 612. Sebagai contoh duit yang di pinjamkan sebesar Rp.Implementasi contoh diatas : i = Rp. Maka rumusnya adalah : Asumsikan di pinjam selama 3 tahun.000 + Rp.07) = Rp. 500. maka uang tersebut akan menjadi Rp. atau sering di sebut bunga-berbunga.

Karena itulah muncul konsep nilai waktu uang atau time value of money.com/artikel/konsep-nilai-waktu-uang-time-value-of-money KONSEP NILAI WAKTU DARI UANG BAB 1 Konsep Nilai Waktu dari Uang 1.1 Pengertian dari “ KONSEP NILAI WAKTU DARI UANG “. 1. 572. Ya.5 http://blog. tentu saja uang Rp 1. Setiap investor mesti memahami konsep ini karena ia menjadi salah satu dasar dalam investasi dan manajemen keuangan. ia akan semakin berharga. NILAI waktu uang atau time value of money adalah konsep yang menjabarkan bahwa uang yang tersedia pada saat ini lebih berharga dibandingkan uang dalam jumlah sama yang tersedia di masa yang akan datang. ARTINYA UANG YANG DIMILIKI SESEORANG PADA HARI INI TIDAK AKAN SAMA NILAINYA DENGAN SATU TAHUN YANG AKAN DATANG “ .521. Anda harus memperhatikan faktor waktu dan bunga.000 yang Anda terima sekarang dan uang Rp 1. uang itu dapat menghasilkan bunga selama satu tahun ke depan. Waktu adalah uang. Anda tentu sudah sering mendengar pepatah ini. Dalam hal ini.000 yang Anda terima sekarang lebih berharga. Misalnya.5 Atau lebih jelas lihat tabel di bawah ini: Tahun Nilai 1 2 3 Rp.521. Bahkan. Anda membiakkan uang itu di deposito yang .000 (1 + 0. Karenanya. time is money. ada faktor bunga yang bisa membuat uang yang telah kita terima menjadi berbiak.2 Contoh dari faktor waktu dan bunga Biar lebih jelas.000 Rp. Mana yang lebih berharga uang Rp 1.rajim. 535. Dus. 500. Sebab. 612. waktu memang berharga. 612. Soalnya. “Konsep ini ADALAH KONSEP YANG MEMPERHATIKAN WAKTU DALAM MENGHITUNG NILAI UANG.Perhitungannya FV : Rp. Anda harus hati-hati saat membandingkan nilai uang yang Anda terima dalam waktu yang berbeda.450 Rp.07)3 = Rp. faktor waktu juga bisa mempengaruhi nilai uang yang kita miliki. semakin cepat uang itu kita terima.000 yang Anda terima tahun depan? Berdasarkan konsep nilai waktu uang. mari kita ambil contoh.

asumsinya.050 yang akan diterima satu tahun mendatang. ia akan terus bunga. dengan bunga yang tinggi. present value adalah kebalikan dari future value.Nah. Anda akan menerima Rp 1. nilai tunai Rp 1. Tentu saja semuanya bergantung pada bunga yang berlaku. Misalkan. Inilah yang disebut bunga majemuk (compound interest).000 di masa depan. UNTUK menghitung nilai waktu uang (time value of money). konsep nilai tunai atau present value (PV) dan nilai di masa mendatang atau future value (FV). bilang tingkat bunga adalah 5% per tahun. Sebaliknya.000 itu sudah berkembang menjadi Rp 1.100 itu terus disimpan di dalam bank dalam beberapa periode.000 saat ini akan setara nilainya dengan Rp 1. Tapi. Tentu saja. Tapi. makin rendah nilai Rp Rp 1. Jika kita menggunakan waktu yang akan datang. berdasarkan dua konsep itu. Rp . Makin tinggi bunga.000 x (1+10%)]. berarti kita harus membungakan uang yang diterima sekarang. kita harus mendiskon atau memotong uang yang akan diterima setahun lagi menggunakan faktor bunga. kita harus mencari kesetaraan nilai uang itu pada waktu yang sama.050.? Untuk membandingkan nilai sejumlah uang yang kita terima saat ini dengan nilainya jika kita terima di masa yang akan datang. uang tunai senilai Rp 1. Artinya. nilai uang yang kita terima saat ini akan semakin berharga. uang itu diinvestasikan atau didepositokan di bank dengan tingkat bunga tertentu.000 yang diterima saat ini dan uang Rp 1. dalam menghitung nilai masa mendatang yang melibatkan investasi dalam beberapa tahun itu. kita bisa menggunakan rumus: PV (1+i)n.050 yang kita terima satu tahun lagi. rumusnya menjadi: FV/(1+i)n. Dengan kata lain. Huruf n adalah jumlah periode sedangkan huruf i adalah tingkat bunga tiap periode (dalam persen). artinya nilai Rp 1. Dus.memberikan bunga 5% per tahun. Misalnya.100 itu. Kita bisa menggunakan waktu sekarang atau waktu satu tahun lagi. Rp 1. Pada akhir tahun.000 saat ini Anda simpan di bank dengan bunga 10% per tahun. Berarti tahun depan. Nah. jika bunga yang berlaku lebih dari 5%. jika perhitungan itu melibatkan periode yang lebih dari satu periode. Nah. ada dua konsep yang sering dipergunakan. kita juga bisa menghitung nilai tunai sekarang dari sejumlah uang yang akan diterima dalam suatu periode di masa yang akan datang.100/(1+10%]. makin tinggi nilai uang Rp 1. makin tinggi bunga.100 satu tahun mendatang. uang Rp 1.000 yang kita terima di saat ini.050 yang diterima satu tahun lagi? Untuk membandingkan kedua angka yang berbeda itu. uang itu bisa berbiak lebih dengan cepat. Semakin tinggi bunga. jika kita menggunakan masa sekarang. uang itu akan berbiak menjadi Rp 1.050 yang kita terima setahun mendatang. Selain itu. Dengan bunga yang berlaku 10% per tahun. Sebab. akan setara dengan uang Rp 1.100 [1. saat ini. seperti bunga deposito perbankan.000 [1. kita bisa menghitung nilai di masa mendatang dari sejumlah uang tunai saat ini. Yakni. akan bernilai Rp 1. Sebaliknya. kita harus mencermati tingkat bunga yang berlaku di pasar. bagaimana jika yang dibandingkan adalah uang Rp 1. jika Rp 1. Nah.

ia akan menerima Rp.000 sekarang dapat berbeda dengan Rp. 100. 125. Dengan demikian setahun yang akan datang. Pvo = Po = FVn / ( 1 + i ) n atau Po = FVn [1/(1 + i)n]Ø .000 ditambah bunga 25% sama dengan Rp.000 setahun kemudian. 80. 100. 100. 125. nilai waktu memegang peranan penting . maka investasi Rp.1.000 lebih baik diterima sekarang atau satu tahun kemudian. Oleh karena itu.000 setahun kemudian pada tingkat suku bunga 25%. ia akan dapat menanamkannya untuk memperoleh pendapatan bunga selama satu tahun. didalam pengambilan keputusan jangka panjang. Begitu juga sebaliknya. Ia akan memegang prinsip bahwa jumlah uang yang akan datang harus lebih daripada jumlah sekarang. Suatu jumlah uang tertentu yang diterima waktu yang akan datang jika dinilai sekarang maka jumlah uang tersebut harus didiskon dengan tingkat bunga tertentu (discount factor). Konsep nilai waktu uang diperlukan oleh manajer keuangan dalam mengambil keputusan ketika akan melakukan investasi pada suatu aktiva dan pengambilan keputusan ketika akan menentukan sumber dana pinjaman yang akan dipilih. 100. 100.000.050 yang kita terima satu tahun lagi. Ini merupakan inti dari nilai waktu dari uang (time value of money). FUTURE VALUE : nilai uang diwaktu akan datang dari sejumlah uang saat ini atau serangkaian pembayaran yang dievaluasi pada tingkat bunga yang berlaku. 100.? Time Value of Money adalah nilai waktu dari uang. Jika seseorang disuruh untuk memilih apakah Rp. 100.000 sekarang akan menjadi Rp. karena Rp. Konsep Nilai Waktu Uang Suatu jumlah uang tertentu saat ini dinilai untuk waktu yang akan datang maka jumlah uang tersebut harus digandakan dengan tingkat bunga tertentu ( Compound factor) 1. 100. Jadi uang sebesar Rp. seseoraang akan lebih menyukai menerima uang segera daripada ditunda kemudian hari dan ia akan mau menukarkan sejumlah uangnya sekarang dengan jumlah uang yang sama pada masa yang akan datang.000 (Rp.000/ 1250) sekarang. PRESENT VALUE : nilai saat ini dari jumlah uang di masa datang atau serangkaian pembayaran yang dinilai pada tingkat bunga yang ditentukan.000 setahun kemudian adalah sama dengan Rp. 80. 2.000 yang kita terima saat ini lebih tinggi Rp 1. Misalkan uang Rp.000 ditambah pendapatan bunga selama satu tahun atas investasinya itu.000 yang akan diterima satu tahun yang akan datang. 100. maka ia tentu akan memilih uang tersebut sekarang karena jika ia memilih menerima uang tersebut sekarang.000 sekarang sama dalam nilai waktu Rp. Jika tingkat bunga majemuk sebesar 25% setahun. Rp.

Secara esensi maka strategi ini sangat cocok bagi mereka yang memiliki perspektif perencanaan jangka panjang dan memiliki pemasukan regular setiap bulan dan sebagian dialokasikan untuk tujuan masa depan. Bila dilihat dalam waktu panjang. kita mungkin tidak mengingat semua keputuan kecil yang kita ambil selama hidup kita. Setiap harinya kita selalu dihadapi oleh pilihan-pilihan seputar keuangan. Strategi ini dikenal dengan sebutan strategi dollar cost averaging. terutama yang berkaitan dengan keuangan (uang). Keputusan besar. Jadi pertimbangkan baik-baik keputusan keuangan yang akan diambil. (1+i) n – 1 ] / iSFVAn = A1 [( Dimana : A1 : Pembayaran atau penerimaan setiap periode : Bunga BUNGA adalah sejumlah uang yang dibayarkan atau dihasilkan sebagai kompensasi terhadap apa yang dapat diperoleh dari penggunaan uang BUNGA SEDERHANAØBunga yang dibayarkan hanya pada pinjaman atau tabungan atau investasi pokoknya saja. tapi keputusan yang Kita ambil sekarang akan berdampak dalam jangka panjang. FVn = Po ( 1 + i ) n Dimana: FVn = future value tahun ke-n Po = pinjaman atau tabungan pokok i = tingkat suku bunga/ keuntungan disyaratkan n = jangka waktu Keputusan keuangan yang diambil pasti berpengaruh terhadap kuangannya untuk di masa datang. Dengan keterbatasan penghasilan bulanan dan aset diawal tentunya kita harus menyisihkan dana secara regular dari pendapatan kita setiap bulannya. FVn = Po [ 1 + (i) (n) ] BUNGA MAJEMUKØBunga yang dibayarkan (dihasilkan) dari pinjaman (investasi) ditambahkan terhadap pinjaman pokok secara berkala. melainkan bertahap dalam beberapa periode. misalnya investasi pada aktiva tetap. tapi satu hal yang menjadi rahasia terbesar dalam mengelola keuangan adalah kekuatan waktu dalam mengembangkan uang kita (nilai waktu terhadap uang). Konsep nilai waktu uang sangat relevan dengan keputusan investasi jangka panjang. Jumlah dana yang diterima satu tahun yang akan datang . ANNUITY : suatu rangkaian pembayaran uang dalam jumlah yang sama yang terjadi dalam periode waktu tertentu. Investasi pada aktiva tetap biasanya hasil pengembaliannya tidak sekaligus. Lebih tepatnya.3. (1+i) n ] = A1 [ 1 – {1/ (1+ i)n /i } ]SPVAn = A1 [( Anuitas nilai masa datang adalah sebagai nilai anuaitas majemuk masaØ depan dengan pembayaran atau penerimaan periodik dan n sebagai jangka waktu anuitas. Anuitas nilai sekarang adalah sebagai nilai i anuitas majemuk saat iniØ dengan pembayaran atau penerimaan periodik dan n sebagai jangka waktu anuitas. Keputusan itu terlihat adalah keputusan saat itu. Strategi ini dilakukan dengan menginvestasi dana secara sistimatik dan berkesinambungan dalam jangka panjang.

Namun uang satu juta di masa sekarang jelas sudah tidak ada apaapanya. namun kini sebutan tersebut perlahan menghilang dan digantikan dengan sebutan milyuner. Dengan uang sebesar itu anda sudah bisa hidup mewah bagaikan milyuner di masa kini. misalnya cicilan bulanan kredit mobil atau rumah dan pembayaran biaya kontrak rumah bulanan. Nilai masa depan anuitas memberikan nilai dari sebuah perencanaan tabungan yang dilakukan secara tetap baik besaran dan waktunya selama jangka waktu tertentu. Ini berarti uang yang saat ini kita pegang lebih berharga nilainya dibandingkan dengan nilainya nanti di masa mendatang. Tahun 1990 uang satu juta sudah mengalami penurunan namun nilai wah dari uang satu juta masih termasuk lumayan dan dapat menghidupi keluarga secara wajar. Jika kita lihat dari nilai sekarang 50 juta adalah angka yang fantastis dibandingkan dengan 10 juta. namun di balik angka yang besar itu kenyataannya justru kerugian yang kita dapatkan. Coba bayangkan ketika anda memiliki uang satu juta rupiah di tahun 1970. maka konsep nilai waktu uang harus benarbenar dipahami dan dimengerti sedalam mungkin. Contoh kasusnya adalah jika kita berinvestasi 10 juta rupiah untuk jangka waktu 20 tahun dengan total pengembalian atau return sebesar 50 juta rupiah. Namun setelah 20 tahun berikutnya belum tentu nilai 50 juta lebih baik dibandingkan dengan nilai 10 juta saat ini. Jangan sampai kita tertipu oleh angka-angka yang fantastis. Tahukah anda bahwa nilai uang yang sekarang tidak akan sama dengan nilai di masa depan.nilainya lebih besar daripada jumlah dana yang sama tetapi diterima lima atau sepuluh tahun yang akan datang. Orang yang kaya di jaman dulu disebut juga dengan sebutan jutawan. Jika kita melakukan investasi. Rumus Nilai Masa Depan FV = Ko (1 + r) ^n Keteragan : FV = Future Value / Nilai Mendatang Ko = Arus Kas Awal r = Rate / Tingkat Bunga ^n = Tahun Ke-n (dibaca dan dihitung pangkat n) Contoh : Jika kita menabung 1 juta rupiah dengan bunga 10% maka setelah satu tahun kita akan mendapat : . Contoh Anuitas Anuitas merupakan satu arus (stream) kas yang tetap setiap periodenya. Rumus Menghitung Nilai Waktu Uang 1. Arus kas ini bisa merupakan arus kas masuk sebagai pengembalian atas investasi maupun arus keluar yang dialokasikan sebagai tujuan investasi. dalam pengambilan keputusan investasi pada aktiva tetap nilai waktu uang sangat penting untuk dipertimbangkan. Sehubungan dengan itu. Beberapa contoh dari perhitungan anuitas dalam keuangan individu.

akan lebih terasa manfaatnya saat membutuhkannya tahun ini daripada tahun depan.000 pada akhir tahun depan.html BAB 8 KONSEP NILAI WAKTU DARI UANG .nilainya lebih tinggi daripada Rp 30. Jadi bukan nilai uangnya yang berbeda melainkan nilai waktu dari uangya.blogspot.000.000 rupiah Tambahan : 1 / (1 + r) ^n disebut juga sebagai discount factor..000 sekarang dapat disimpan di Bank dengan mendapatkan bunga misal 10 % / tahun.000 nilainya sama dengan Rp 33.. Rumus Nilai Sekarang PV = Kn / (1 + r) ^n Keterangan : PV = Present Value / Nilai Sekarang Kn = Arus kas pada tahun ke-n r = Rate / Tingkat bunga ^n = Tahun Ke-n (dibaca dan dihitung pangkat n) Contoh : Jika di masa yang akan datang kita akan punya saldo sebesar 1.nilainya akan sama dengan Rp45. Contoh 2 : Uang sekarang Rp 30. kenapa : 1.000..com/2012/01/konsep-nilai-waktu-dari-uang. ISTILAH YANG DIGUNAKAN : Pv = Present Value (Nilai Sekarang) Fv = Future Value (Nilai yang akan datang) I = Bunga (i = interest / suku bunga) n = tahun keAn = Anuity SI = Simple interest dalam rupiah P0 = pokok/jumlah uang yg dipinjam/dipinjamkan pada periode waktu http://fihrisanirahmah. Contoh 1 : Uang sekarang Rp 45. Jadi uang sekarang Rp 30.1 juta hasil berinvestasi selama satu tahun.100.100. Karena kalau kita memiliki uang Rp 30.000 pada akhir kalau kita tidak memperhatikan nilai waktu uang.FV = 1. sehingga uang tersebut akan menjadi Rp 33.000 pada akhir tahun.1) ^1 FV = 1.000.000 / (1 + 0.000.000 rupiah 2. maka nilai uangtahun sekarang adalah lebih tingi dari pada uang yang akan kita terima pada akhir tahun depan. maka uang kita saat ini adalah sebesar : PV = 1.000 (1 + 0.000 2.1) ^1 PV = 1.

NILAI YANG AKAN DATANG Future value (terminal value) adalah nilai uang yang akan datang dari satu jumlah uang atau suatu seri pembayaran pada waktu sekarang. yg dievaluasi dengan suatu tingkat bunga tertentu. FV = P0+ SI= P0+ P0(i)(n) NILAI SEKARANG PV = Kn / (1 + r) ^n Keterangan : PV = Present Value / Nilai Sekarang Kn = Arus kas pada tahun ke-n r = Rate / Tingkat bunga ^n = Tahun Ke-n (dibaca dan dihitung pangkat n). ISTILAH YANG DIGUNAKAN : Pv = Present Value (Nilai Sekarang) Fv = Future Value (Nilai yang akan datang) I = Bunga (i = interest / suku bunga) n = tahun keAn = Anuity SI = Simple interest dalam rupiah P0 = pokok/jumlah uang yg dipinjam/dipinjamkan pada periode waktu NILAI MASA DATANG FV = Ko (1 + r) ^n Keteragan : FV = Future Value / Nilai Mendatang Ko = Arus Kas Awal r = Rate / Tingkat Bunga .

Rumus: 1 1 NT An = a [ ------. Rumus: Sn a = —————– CVIF a Di mana: CVIF adalah compound value interest factor (jumlah majemuk dari suku bunga selama periode ke n)· Penerimaan Tahunan dari Anuitas Rumus: Nilai Tunai Anuitas .^n = Tahun Ke-n (dibaca dan dihitung pangkat n). Nilai Majemuk Anuitas. Rumus: Sn = a [(1 + i)n-1 + … + (1 + i)1 + (1 + i)0+ Di mana: a adalah jumlah modal (uang) pada awal periode Sn adalah jumlah yang diterima pada akhir periode Nilai Tunai Anuitas.+1 + … + * ------. ANNUITAS Yaitu suatu pembayaran berkala dari suatu jumlah yang tetap selama waktu tertentu. Yaitu nilai anuitas yang akan diterima di waktu yang akan datang untuk periode tertentu. Yaitu nilai saat ini dari anuitas yang akan diterima di waktu yang akan datang selama periode tertentu.]n (1 + i) (1 + i) · Amortisasi Pinjaman. Yaitu pembayaran tahunan untuk mengakumulasikan sejumlah dana (uang) di waktu yang akan datang.

(3) = (2).n ) ( 1 + i ) Rumus dasar present value anuitas terhutang adalah : PVn = PMT ( PVIFAi.(3) Nilai (4) ————.a = ———————— PVIF Anuitas Di mana: PVIF adalah nilai sekarang dari tingkat bunga yang akan diterima selama periode tertentu.i. Rumus dasar future value anuitas terhutang adalah : FVn = PMT ( FVIFAi. Nilai Tunai dari Penerimaan Yang Tidak Sama Rumus: Periode Penerimaan Faktor Bunga (1) 1 2 n A B C (2) PV IF th ke1 PV IF th ke2 PV IF th ken (3) = (2).(3) = (2). ANUITAS TERHUTANG Anuitas terhutang adalah anuitas yang pembayarannya dilakukan pada setiap awal interval. interest rate (tingkat bunga). Awal interval pertama merupakan perhitungan bunga yang pertama dan awal interval kedua merupakan perhitungan bunga kedua dan seterusnya. di mana: B= Bunga P= Principal (modal) i = interest rate (tingkat bunga) n = jangka waktu.+ Nilai tunainya ANUITAS BIASA Anuitas biasa (ordinary) adalah anuitas yang pembayaran atau penerimaannya terjadi pada akhir periode. dan jangka waktu: B = f (P. Besar kecilnya jumlah bunga yang diterima kreditor tergantung pada besar kecilnya principal (modal).n ) ( 1 + i ) .n).

NILAI SEKARANG DAN SERI PEMBAYARAN YANG TIDAK RATA Persamaan umum berikut ini bisa digunakan untuk mencari nilai sekarang dari seri pembayaran yang tak rata. menjadi : PV anuitas = nilai investasi x Faktor PV Nilai sekarang dari anuitas terhutang Nilai sekarang dari anuitas terhutang berguna untuk mengukur setiap pembayaran yang maju satu periode atau pembayaran pada awal tahun dengan menggunakan formulasi : .t) PERIODE KEMAJEMUKAN TENGAH TAHUNAN ATAU PERIODE LAINNYA . Sehingga menjadi: PV= PMTt(PVIFr. PV ( anuitas abadi ) = pembayaran / Tingakat suku bunga = PMT / i Periode Kemajemukan tengah tahunan atau periode lainnya Bunga majemuk tahunan adalah proses aritmatika untuk menentukan nilai akhir dari arus khas atau serangkaian arus kas apabila suku bunga ditambahkan satu kali dalam setahun.n ) ( 1 + k ) Anuitas abadi Anuitas abadi adalah serangkaian pembayaran yang sama jumlahnya dan diharapkan akan berlangsung terus menerus. dimana rumus perhitungannya adalah : Jika dilakukan pada awal tahun . menjadi : PV anuitas = nilai investasi x Faktor PV x ( 1 + r ) Jika dilakukan pada akhir tahun . Nilai sekarang anuitas abadi = PMTt adalah pembayaran ditahun t.An (Anuitas Terhutang) = PMT ( PVIFAk.Perhitungan nilai sekarang anuitas juga akan memberikan hasil yang berbeda jika anda melakukan investasi pada awal atau akhir tahun . Sedangkan bunga majemuk setengah tahunan adalah proses aritmatika untuk menentukan nilai akhir dari arus khas atau serangkaian arus kas apabila suku bunga ditambahkan dua kali dalam setahun.Nilai sekarang anuitas Nilai sekarang anuitas adalah nilai hari ini dari pembayaran sejumlah dana tertentu yang dilakukan secara teratur selama waktu yang telah ditentukan.

dan lain-lain. Sedangkan bunga majemuk setengah tahunan adalah proses aritmatika untuk menentukan nilai akhir dari arus khas atau serangkaian arus kas apabila suku bunga ditambahkan dua kali dalam setahun. Pengurangan ini dilakukan dengan mendebit akun beban amortisasi terhadap akun aktiva.blogspot.000.00 (satu juta rupiah) tiga tahun yang akan datang. Konsep future value akan dibedakan menjadi beberapa bagian berikut ini. yaitu : A. Nilai Yang Akan Datang (Future Value) Nilai yang akan datang adalah sejumlah nilai yang didapatkan atas bunga atau kemajemukan nilai pada masa sekarang.00 (satu juta rupiah) saat ini akan lebih berharga dibandingkan uang sebesar Rp 1.000.000. Perhitungan future value dengan bunga tunggal fv = pv(1+i)n .com/2012/01/bab-8-konsep-nilai-waktu-dari-uang. Secara bertahap dalam jangka waktutertentu pada setiap periode akuntansi. AMORTISASI PINJAMAN Amortisasi adalah pengurangan nilai aktiva tidak berwujud.000. Kita mengetahui bahwa mendapatkan uang sebesar Rp 1.00 (satu juta rupiah) di masa yang akan datang adalah bunga yang kita dapatkan bila kita memiliki uang sejumlah tersebut saat ini.000. Mengapa demikian? Karena Opportunity Cost dari menerima uang sebesar Rp 1.000. hak cipta.html Bab 8 Konsep Nilai Waktu dari Uang BAB 8 KONSEP NILAI WAKTU DARI UANG 1.Bunga majemuk tahunan adalah proses aritmatika untuk menentukan nilai akhir dari arus khas atau serangkaian arus kas apabila suku bunga ditambahkan satu kali dalam setahun. http://ulfahk. seperti merek dagang.

Nilai Sekarang (Present Value) . Perhitungan future value dengan bunga majemuk fv = pv(1+i/m)mn dimana fv = nilai future value pv = nilai sekarang i n = bunga = tahun m = periode dimajemukkan C.dimana fv = nilai future value pv = nilai sekarang i n = bunga = tahun B.n) Perhitungan diatas sering digunakan oleh para investor ketika menghitung investasinya dimasa yang akan datang. 2. Nilai masa datang dan nilai sekarang A. Perhitungan future value dengan bunga majemuk dalam waktu yang sangat panjang fv = pv(ei. Kalangan lembaga keuangan juga sering menggunakan konsep penghitungan seperti ini.

B. menghitung waktu lamanya investasi ditanamkan pada sebuah bisnis dan lain sebagainya. Perhitungan present value dengan bunga tunggal pv = fv / (1+i)n dimana pv = nilai sekarang fv = nilai future value i n = bunga = tahun Perhitungan present value tersebut di atas dapat digunakan pada beberapa model perhitungan investasi seperti menghitung uang hasil investasi atau bisnis yang akan diterima beberapa tahun lagi dengan nilai saat ini. Tingkat diskonto (discount rate) adalah tingkat pengembalian atas suatu investasi beresiko sama yang akan didiskontokan.Nilai sekarang adalah nilai sekarang dari pembayaran masa depan.Yang dilakukan adalah dengan pemajemukan terbalik. Nilai Masa Datang FV = Ko (1 + r)n dimana : FV = Future Value / Nilai Mendatang Ko = Arus Kas Awal r = Rate / Tingkat Bunga . pada permulaan periode atas dasar tingkat bunga tertentu dari jumlah uang yang baru akan diterima beberapa waktu/periode yang akan datang. Present Value (nilai sekarang) merupakan kebalikan dari compound value (nilai majemuk) adalah besarnya jumlah uang.

Contohnya adalah bunga yang diterima dari obligasi atau dividen tunai dari suatu saham preferen.n = Tahun Ke-n 3. Rumus dasar future value anuitas biasa adalah sebagai berikut : FVn = PMT1 + in – 1 i Dimana : FVn = Future value (nilai masa depan dari anuitas pada akhir tahun ke-n) PMT = Payment (pembayaran anuitas yang disimpan atau diterima pada setiap periode) i = Interest rate (tingkat bunga atau diskonto tahunan) n = Jumlah tahun akan berlangsungnya anuitas Rumus dasar present value anuitas biasa adalah sebagai berikut : PVn = FVn1 – 1 ( 1 + i ) n i Dimana : PVn = Present value (nilai sekarang dari anuitas pada akhir tahun ke-n) . A. ANUITAS BIASA (ORDINARY) Adalah anuitas yang pembayaran atau penerimaannya terjadi pada akhir periode. Anuitas (Annuities) Anuitas dalam teori keuangan adalah suatu rangkaian penerimaan atau pembayaran tetap yang dilakukan secara berkala pada jangka waktu tertentu.

n ) ( 1 + i ) C. NILAI SEKARANG ANUITAS Adalah sebagai nilai anuitas majemuk saat ini dengan pembayaran atau penerimaan periodik dan n sebagai jangka waktu anuitas PV = PMT Dimana : PV PMT n i = Nilai sekarang anuitas masa depan = Pembayaran anuitas yang disimpan atau diterima di akhir tahun = Jumlah tahun berlangsungnya anuitas = Tingkat diskonto tahunan (bunga) .B. ANUITAS TERHUTANG Anuitas terhutang adalah anuitas yang pembayarannya dilakukan pada setiap awal interval.n ) ( 1 + i ) Rumus dasar present value anuitas terhutang adalah : PVn = PMT ( PVIFAi. Awal interval pertama merupakan perhitungan bunga yang pertama dan awal interval kedua merupakan perhitungan bunga kedua dan seterusnya. Rumus dasar future value anuitas terhutang adalah : FVn = PMT ( FVIFAi.

80 . kemudian kurangi dengan anuitas 1 tahun. E. sisanya adalah anuitas 4 tahun dengan pembayaran pertama yang diterima setelah tahun ke-2: Pvanuitas = $ 200(PVIFA(6%. yaitu sejak pertama kali setiap tahun investasi ini akan membayarkan jumlah dolar yang sama.$ 200 (PVIFA(6%. Cari nilai sekarang dari $ 100 yang akan diterima di tahun 1: $100 (0.D. NILAI SEKARANG DAN SERI PEMBAYARAN YANG TIDAK RATA Dalam pengertian anuitas tercakup kata jumlah yang tetap.9434) Pvanuitas= $653. Persamaan umum berikut ini bisa digunakan untuk mencari nilai sekarang dari seri pembayaran yang tak rata: Nilai Sekarang Anuitas Abadi = Pembayaran/Tingkat Diskonto = PMT/r Langkah 1.5tahun)).5tahun)).9434) = $ 94.1tahun) Pvanuitas= $ 200(4. ANUITAS ABADI Anuitas abadi (perpetuity) adalah suatu anuitas yang berlanjutuntuk selamanya . dengan kata lain anuitas adalah arus kas yang sama di setiap periode.1tahun)) Pvanuitas = $ 200(PVIFA(6%. Diketahui bahwa dari 2 tahun sampai tahun 5 akan diterima anuitas sebesar $ 200 setahun.$ PVIFA(6%.2124-0. Dicari dulu anuitas 5 tahun.34 Langkah 2.

dengan pembayaran periodik yang sama jumlahnya.24 F. Cari nilai sekarang dari $1000 yang akan diterima di tahun ke-7 $1000(0. Jumlahkan komponen-komponen yang diperoleh dari langkah 1 hingga langkah 3 tersebut: $ 94. Digunakan untuk menghitung pembayaran pinjaman atau angsuran sampai jatuh tempo. Sedangkan bunga majemuk setengah tahunan adalah proses aritmatika untuk menentukan nilai akhir dari arus khas atau serangkaian arus kas apabila suku bunga ditambahkan dua kali dalam setahun. Pinjaman yang dilunasi dengan cara ini . disebut pengangsuran pinjaman di amortisasi. Sumber : .6651) = $ 665. G. kuartalan.10 = $1413.80 + $ 665.Langkah 3. AMORTISASI PINJAMAN Merupakan suatu pinjaman yang akan dibayarkan dalam periode yang sama panjangnya ( bulanan.10 Langkah 4.34 + $ 653. atau tahunan ). PERIODE KEMAJEMUKAN TENGAH TAHUNAN ATAU PERIODE LAINNYA Bunga majemuk tahunan adalah proses aritmatika untuk menentukan nilai akhir dari arus khas atau serangkaian arus kas apabila suku bunga ditambahkan satu kali dalam setahun.

penilaian surat berharga. besar angsuran yang dibayarkan.blogspot. Biaya modal.com http://innecintya. Manajer keuangan juga perlu memahami konsep nilai waktu uang yang diperlukan dalam mengambil keputusan ketika akan melakukan investasi pada suatu aktiva dan pengambilan keputusan ketika akan menentukan sumber dana pinjaman yang akan dipilih. Ada lima parameter yang ada dalam fungsi fv(). merupakan contohcontoh teknik dan analisis yang memerlukan pemahaman konsep nilai waktu uang.google.  Future Value Future Value (FV) digunakan untuk menghitung nilai investasi yang akan datang berdasarkan tingkat suku bunga dan angsuran yang tetap selama periode tertentu. jika bernilai 0 pembayaran dilakukan diakhir periode. tingkat suku bunga pada periode tertentu bisa per bulan ataupun per tahun. Banyak keputusan dan teknik dalam manajemen keuangan yang memerlukan pemahaman nilai waktu uang.com www. . jumlah angsuran yang dilakukan Pmt.com http://ocw. Untuk menghitung FV bisa menggunakan fungsi fv() yang ada dimicrosoft excel.html Nilai Waktu Uang Nilai waktu uang merupakan konsep sentral dalam manajemen keuangan.id http://nugrohoedy007.gunadarma. analisis alternatif dana.http://yunitha-kusumawaty. Pemahaman nilai waktu uang sangat penting dalam studi manajemen keuangan. Type. analisis keputusan investasi (penganggaran modal).com/2013/01/bab-8-konsep-nilai-waktu-dari-uang. nilai saat ini yang akan dihitung nilai akan datangnya. jika bernilai 1 pembayaran dilakukan diawal periode. Nper.blogspot. yaitu :      Rate.ac.blogspot. Pv.

minus sebagai tanda cashflow bahwa kita mengeluarkan uang Type = 0 Dari masukan diatas maka akan didapat nilai 148. nilai yang ditabungkan setiap bulan. minus sebagai tanda cashflow bahwa kita mengeluarkan uang Type = 0 Dari masukan diatas maka akan didapat nilai 233.268.Contoh 1: Biaya masuk perguruan tinggi saat ini adalah Rp50. masukkan nilai untuk parameter-parameter yang ada sebagai berikut :      Rate = 8% Nper = 20 Pmt = 0. dibagi 12 karena angsuran 250. dikali 12 karena angsuran dilakukan per bulan Pmt = -250000. berapa biaya masuk perguruan tinggi 20 tahun yang akan datang. saldo awal tabungan kita adalah 10. misal 8% per tahun.000 dilakukan perbulan Nper = 20×12 = 240.000. dengan menggunakan fungsi fv().000. dengan asumsi tidak ada potongan bunga dan biaya administrasi. minus sebagai tanda cashflow kita mengeluarkan uang   Pv = -50000000. dengan asumsi pemerintah mampu mempertahankan inflasi satu digit. bunga bank pertahun 6%.000. tidak ada angsuran yang dikeluarkan tiap tahunnya Pv = -50000000. berapa uang yang akan kita dapat 20 tahun yang akan datang?. masukkan nilai untuk parameter-parameter yang ada sebagai berikut:    Rate = 6%/12.000. dengan menggunakan fungsi fv().857.55 .19 Contoh 2: Setiap bulan kita menabung dibank sebesar 250.612.047.000.

dengan menggunakan fungsi pv() masukkan nilai untuk parameter-parameter yang ada sebagai berikut :      Rate = 8% Nper = 25 Pmt = 0. jika bernilai 0 pembayaran dilakukan diakhir periode.000 saat ini. nilai akan datang yang akan dihitung nilai sekarangnya. berapakah nilai uang 1. nper dan pmt haruslah sama.91 . tingkat suku bunga pada periode tertentu bisa per bulan ataupun per tahun.  Present Value Present Value digunakan untuk untuk mengetahui nilai investasi sekarang dari suatu nilai dimasa datang. Pmt. Untuk menghitung PV bisa menggunakan fungsi pv() yang ada dimicrosoft excel. jumlah angsuran yang dilakukan. Ada lima parameter yang ada dalam fungsi pv().000.000. jika satuannya bulan maka harus bulan semua. jika ada yang bersatuan tahun maka harus dikonversi ke satuan bulan. Nper.000. misal 8% per tahun. Fv. Contoh : Saat pensiun 25 tahun lagi saya ingin punya uang 1.000. Type.000.Yang perlu diperhatikan dalam penggunakan fungsi fv() adalah satuan untuk parameter rate. besar angsuran yang dibayarkan.904. jika bernilai 1 pembayaran dilakukan diawal periode. dengan asumsi pemerintah mampu mempertahankan inflasi satu digit. yaitu :      Rate. tidak ada angsuran yang dikeluarkan tiap tahunnya Fv = 1000000000 Type = 0 Dari masukan diatas maka akan didapat nilai -146.017.

Kenapa minus, sekali lagi itu sebagai tanda cash flow, untuk mendapatkan uang 1.000.000.000 25 tahun lagi maka saya harus mengeluarkan uang sebesar 146,017,904.91 saat ini atau dengan kata lain uang 1.000.000.000 25 tahun lagi sama nilainya dengan uang 146,017,904.91 saat ini, dengan asumsi inflasi konsisten sebesar 8% setiap tahun selama 25 tahun. Sama halnya dengan fungsi fv(), fungsi pv() harus menggunakan satuan yang sama untuk parameter rate, nper dan pmt, jika bersatuan tahun maka harus tahun semua, jika ada yang bersatuan bulan maka harus dikonversi ke satuan tahun.

 Net Present Value (NPV)
NPV merupakan selisih antara pengeluaran dan pemasukan yang telah didiskon dengan menggunakan social opportunity cost of capital sebagai diskon faktor, atau dengan kata lain merupakan arus kas yang diperkirakan pada masa yang akan datang yang didiskontokan pada saat ini.Untuk menghitung NPV diperlukan data tentang perkiraan biaya investasi, biaya operasi, dan pemeliharaan serta perkiraan manfaat/benefit dari proyek yang direncanakan.

Rumus yang digunakan
Arus kas masuk dan keluar yang didiskonkan pada saat ini (present value (PV)). yang dijumlahkan selama masa hidup dari proyek tersebut dihitung dengan rumus:

Rt/(1+i)t
dimana: t - waktu arus kas i - adalah suku bunga diskonto yang digunakan - arus kas bersih (the net cash flow) dalam waktu t

Arti perhitungan NPV
Pada tabel berikut ditunjukkan arti dari perhitungan NPV terhadap keputusan investasi yang akan dilakukan.

Bila... NPV > 0

Berarti... investasi yang dilakukan memberikan manfaat bagi perusahaan

Maka... proyek bisa dijalankan

NPV < 0

investasi yang dilakukan akan mengakibatkan kerugian bagi perusahaan

proyek ditolak

NPV = 0

investasi yang dilakukan tidak mengakibatkan perusahaan untung ataupun merugi

Kalau proyek dilaksanakan atau tidak dilaksanakan tidak berpengaruh pada keuangan perusahaan. Keputusan harus ditetapkan dengan menggunakan kriteria lain misalnya dampak investasi terhadap positioning perusahaan.

Untuk lebih jelas ada baiknya dilihat dengan contoh perhitungan dibawah ini. Suatu proyek dengan dengan investasi sebesar Rp. 7,000 juta dan tingkat bunga yang relevan sebesar 18%. Proyek ini diharapkan akan menghasilkan nilai sebesar Rp. 9,000 juta. Maka berapakah besarnya net present value yang akan dihasilkan? PVpenerimaan = 9.000 / ( 1 + 0.18 )1 = Rp. 7,627 juta PVinvestasi = 7.000 / ( 1 + 0.18 )0 = Rp. 7,000 juta Maka Net Present Value yang dihasilkan adalah NPV = PVinvestasi + PVpenerimaan NPV = – 7,000 + 7,627 = Rp. 627 juta Sehingga didapatlah rumus sebagai berikut: NPV = Ao + (A1 / (1 + r))

dimana, Ao = nilai awal investasi; A1 = nilai penerimaan dari investasi; r = tingkat suku bunga yang relevan. Berkaitan dengan investasi (modal) yang akan ditanamkan, maka diperlukan pedoman untuk dapat dengan bijak menilai investasi tersebut. Dan pedoman tersebut yang dapat dipakai sebagai panduan adalah:
 Terima investasi yang diharapkan bilamana memberikan NPV positif.  Terima investasi yang memberikan IRR yang lebih besar daripada tingkat keuntungan yang diisyaratkan.

Tentu saja penyajian konsep ini berlaku bilamana kondisi pasar uang dan pasar modal yang sempurna dengan catatan:
 Tingkat suku bunga yang ada adalah stabil dan sama, tidak berfluktuatif.  Tidak adanya pihak yang dominan untuk mempengaruhi pasar.  Kondisi diluar transaksi keuangan yang ada adalah stabil.

 Internal Rate of Return
IRR berasal dari bahasa Inggris Internal Rate of Return disingkat IRR yang merupakan indikator tingkat efisiensi dari suatu investasi. Suatu proyek/investasi dapat dilakukan apabila laju pengembaliannya (rate of return) lebih besar dari pada laju pengembalian apabila melakukan investasi di tempat lain (bunga deposito bank, reksadana dan lain-lain). IRR digunakan dalam menentukan apakah investasi dilaksanakan atau tidak, untuk itu biasanya digunakan acuan bahwa investasi yang dilakukan harus lebih tinggi dari Minimum acceptable rate of return atau Minimum atractive rate of return. Minimum acceptable rate of return adalah laju pengembalian minimum dari suatu investasi yang berani dilakukan oleh seorang investor. Cara perhitungan IRR

Besarnya nilai sekarang dihitung dengan menggunakan pendekatan sebagai berikut: NPV= ∑Nn=0 Cn/(1+r)n Contoh Bila suatu investasi mempunyai arus kas sebagaimana ditunjukkan dalam tabel berikut Tahun (n) 0 Arus (Cn) -4000 1 1200 2 1410 3 1875 .Posisi IRR ditunjukkan pada grafik NPV (r) ( dengan label 'i' pada grafik) IRR [1]merupakan suku bunga yang akan menyamakan jumlah nilai sekarang dari penerimaan yang diharapkan diterima (present value of future proeed) dengan jumlah nilai sekarang dari pengeluaran untuk investasi.

wikipedia.com/2012/04/nilai-waktu-uang.adibmubarrok. angka ini bisa diperbaiki kalau rentang bunga tinggi dengan bunga rendah lebih kecil. yaitu dengan mencoba suku bunga yang diperkirakan akan memberikan nilai NPV positif misalnya 10 % yang akan memberikan NPV sebesar 382 dan dilanjutkan dengan perhitungan NPV yang negatif.org/wiki/NPV http://sulistyo-widodo.com/2009/07/29/konsep-net-present-value-dan-aplikasinya/ http://id.wikipedia. Perhitungan IRR praktis Untuk mempermudah perhitungan IRR.bunga rendah) atau disederhanakan IRR=Ir + (NPV Ir/NPV Ir .71 %. Dalam kasus ini hasilnya adalah 14.NPV It) * (It .4 1050 Kemudian IRR dihitung dari NPV= -4000 + 1200/(1+r)1 + 1410/(1+r)3 + 1875/(1+r)3 + 1050/(1+r)4 = 0.Ir) dari data di atas akan diperoleh IRR Sebesar 14.com/2008/06/future-value-dan-present-value/ http://belajarmanagement.html .3%.blogspot.NPV pada bunga tinggi)* ( bunga tinggi . angka ini sedikit berbeda dari hasil hitungan di atas karena merupakan perhitungan empiris. Dengan menggunakan rumus sebagai berikut : IRR= Bunga rendah + (NPV/ NPV pada bunga rendah . Sumber: http://www.wordpress. Misalnya pada 20 % akan memberikan NPV sebesar -429.org/wiki/IRR http://id.

Untuk lebih jelas.Cara Menghitung Bunga Flat Posted on 2 Agustus 2012 by admin — 3 Comments ↓ Bunga Flat Ada dua teknik utama dalam menghitung bunga kredit. suku bunga flat terkesan lebih rendah dibanding suku bunga efektif. Untuk bunga efektif agar pembayaran lebih mudah biasanya dimodifikasi menjadi bunga anuitas. kredit kendaraan bermotor. Bunga flat atau bunga tetap adalah perhitungan bunga yang paling mudah ditemui dan paling mudah dihitung. kredit multiguna. bunga kredit dan cicilan pokok yang dibayar setiap bulannya tetap atau flat. dll. Misal: P = pokok pinjaman i = suku bunga per tahun t = lama kredit dalam bulan Maka: . kredit tanpa agunan (KTA). dan bunga efektif. Dalam perhitungan bunga flat. dan konversi bunga kredit. Perhitungan Bunga Flat Prinsip dari bunga flat adalah. yaitu bunga flat. cicilan pokok dan bunga per bulannya tetap. Padahal bila dihitung-hitung bunga flat bisa dua kali lebih besar dibanding bunga efektif atau bunga anuitas. silakan lakukan simulasi di perbandingan bunga kredit. Bunga flat biasanya dipakai untuk kredit konsumer berjangka pendek seperti kartu kredit. Namun yang perlu diwaspadai.

.000./ 24 = Rp 500. Berapakah angsuran per bulan yang harus dibayar? P = Rp 12.000.000.000.Angsuran per bulan = Cicilan pokok + Bunga = Rp 610.x 11% / 12 = Rp 110.dengan jangka waktu kredit 24 bulan.simulasikredit. bunga dan angsurannya tetap Kerugian Perhitungan Bunga Flat   Suku bunga flat.000.com/cara-menghitung-bunga-flat/ . kadang “menipu” konsumen karena terkesan lebih rendah Bunga total yang dibayar lebih banyak daripada dengan bunga efektif http://www.000. Keuntungan Perhitungan Bunga Flat   Mudah dihitung Setiap bulan pokok cicilan.000.- Kalkulator Bunga Flat Kalkulator Suku Bunga Flat Untuk simulasi bunga flat lebih lanjut silakan gunakan kalkulator bunga flat.000.000.000...i = 11% t = 24 bulan Cicilan pokok = Rp 12.Bunga = Rp 12.Cicilan pokok per bulan = P / t Bunga per bulan = P x i / 12 Total bunga yang harus dibayar = P x i / 12 x t Contoh kasus: Adi mendapatkan kredit KTA sebesar Rp 12. Bank pemberi KTA tersebut memberikan bunga setahunnya 11%.000.

Karena bunga yang dibayar semakin mengecil. Bunga efektif biasanya dipakai untuk kredit berjangka menengah sampai panjang misalnya KPR. Bunga hanya dihitung dari sisa pinjaman yang belum dikembalikan. Perhitungan Bunga Efektif Prinsip dari perhitungan bunga efektif. Misal: P = pokok pinjaman i = suku bunga per tahun t = lama kredit dalam bulan Maka: Cicilan pokok per bulan = P / t Bunga bulan ke z = (P . Jadi bila kita sudah mencicil beberapa kali. maka bunga dihitung dari sisa pinjaman yang belum dicicil.1) x Cicilan pokok )) x i / 12 Contoh kasus: . Bunga efektif banyak dipakai karena dirasa lebih fair perhitungan bunganya. kredit usaha. maka angsuran per bulannya jadi semakin sedikit. dll. adalah cicilan pokok per bulannya tetap. perhitungan bunga yang banyak dipakai adalah bunga efektif.Cara Menghitung Bunga Efektif Posted on 2 Agustus 2012 by admin — 1 Comment ↓ Selain bunga flat.((z . dan bunga per bulan dihitung dari sisa cicilan yang belum dibayar.

000.67 = Rp 1.688..000.000.666.(0 x Rp 1..(2 x Rp 1.000.583..000..000.000.000)) x 14% / 12 = + Rp 583. Bunga bulan ke-11 = (Rp 60.000.000.000..000)) x 14% / 12 = 700.Bunga bulan ke-1 = (Rp 60.Bunga bulan ke-3 = (Rp 60.000.000.33 Rp Kalkulator Bunga Efektif Kalkulator Bunga Efektif Untuk melakukan simulasi bunga efektif.000)) x 14% / 12 = + Rp 688.333. Bank memberikan kredit dengan jangka waktu 60 bulan.688.000.333.000)) x 14% / 12 = + Rp 676./ 60 = Rp 1.000.333.676.Budi meminjam uang di bank sebesar Rp 60.Cicilan bulan ke-1 = Rp 1.Bunga bulan ke-2 = (Rp 60..000.000.000.333..000.000.000.i = 14% t = 60 bulan Cicilan pokok per bulan = Rp 60.(10 x Rp 1.000.(1 x Rp 1.33 Cicilan bulan ke-11 = Rp 1.33 Cicilan bulan ke-2 = Rp 1..33 Rp Rp Rp .. Kelebihan Bunga Efektif   Bunga tiap bulannya berkurang Bunga dihitung secara fair karena dihitung berdasar sisa pinjaman yang kita pakai .000. silakan buka kalkulator bunga efektif.666.676.333.dan seterusnya .000.+ Rp 700.000..dengan bunga kredit efektif 14% per tahun.67 Cicilan bulan ke-3 = Rp 1.33 = Rp 1.000..000.333.666..000.000.67 .000..700.000.= Rp 1.33 = Rp 1.000..583.. Berapakah angsuran yang harus dibayar Budi? P = Rp 60.

tanyakan metode perhitungan bunga yang diberlakukan oleh bank tersebut. Anda dapat memperhitungkan berapa saldo minimum tabungan yang harus Anda pelihara agar pokok simpanan tidak terpotong oleh biaya administrasi bank.com Saya merupakan salah satu nasabah di beberapa bank swasta. karena metode perhitungan yang berbeda akan menghasilkan jumlah bunga tabungan yang juga berbeda. Atas bunga tabungan yang diperoleh akan dikenakan pajak sesuai ketentuan berlaku. 4. Hal-hal yang perlu diperhatikan 1.simulasikredit. Apakah ada standar tertentu yang menjadi patokan pembayaran bunga kepada nasabah? Nur Layla Afriyanti Sumenep. 3. Saya menyadari. Dengan mengetahui cara perhitungan bunga tabungan. saya baru mengetahui. Namun. Jawa Timur. . Ketika membuka rekening tabungan. Jawaban Ibu Nur Layla. di setiap bank menawarkan bunga yang bervariasi. Suku bunga tabungan dapat berubah sewaktuwaktu. 2. Sebelum Anda menabung. memang ada baiknya Anda mengetahui cara menghitung bunga tabungan.Kekurangan Bunga Efektif  Bunga efektif lebih sulit dihitung daripada bunga flat http://www. bahwa bunga yang diberikan kepada saya setiap bank berbeda-beda. yang saya ingin tahu adalah bagaimana cara menghitung bunga di masing-masing bank. karena itu suku bunga ini disebut suku bunga mengambang atau floating rate. Namun. Beberapa bank menetapkan suku bunga tabungan tetap untuk jangka waktu tertentu (fixed rate). 31 Oktober 2012 14:10 wib Image : Corbis.com/cara-menghitung-bunga-efektif/ Bagaimana Cara Menghitung Bunga Bank? Browser anda tidak mendukung iFrame Rabu.

dikalikan hasil penjumlahan hari dalam bulan berjalan per 365. bunga dalam satu bulan dihitung berdasarkan saldo terendah dalam bulan tersebut.1 Juta x 3 % x 1 365 Tgl 5 : Rp. c.616.92 Berdasarkan cara perhitungan di atas. dibagi dengan jumlah hari dalam bulan tersebut Bunga dihitung dengan rumus : Saldo rata-rata harian. Pada metode ini bunga dihitung dari saldo harian.Beberapa bank menerapkan jumlah hari dalam satu tahun 365 hari. bunga = 3 persen Saldo Rp5 juta ke atas. dikalikan suku buga tabungan per tahun. dikalikan suku bunga tahunan. Kendati demikian. secara umum ada 3 metode penghitungan bunga tabungan. yaitu: a. bunga dalam satu bulan dihitung berdasarkan saldo rata-rata dalam bulan berjalan. bunga = 5 persen Cara perhitungan bunga: Tgl 1 : Rp.1 Juta x 3 % x 1 365 Tgl 3 : Rp. namun ada pula yang menerapkan jumlah bunga 360 hari. Saldo rata-rata dihitung berdasarkan jumlah saldo akhir tabungan setiap hari dalam bulan berjalan.19 = 82. b. Berdasarkan saldo rata-rata Pada metode ini.33.44 . Saldo harian. Berdasarkan saldo terendah Pada metode ini.19 = 82.6 juta x 5 % x 1 365 dan seterusnya = 82. Bunga tabungan dalam bulan berjalan dihitung dengan menjumlahkan hasil perhitungan bunga setiap harinya. seperti dikutip dari edukasi perbankan Bank Indonesia.okezone. Misalkan bunga tabungan yang berlaku adalah sebagai berikut : Saldo di bawah Rp5 juta. http://economy. bunga tabungan Anda selama bulan Juni adalah Rp.19 = 82.1 Juta x 3 % x 1 365 Tgl 2 : Rp.com/read/2012/10/31/192/711651/bagaimana-cara-menghitung-bunga-bank .1 Juta x 3 % x 1 365 Tgl 4 : Rp. dikalikan hasil pembagian jumlah hari dalam satu bulan per 365. Bunga dihitung dengan rumus : saldo terendah.19 = 821.

588.Rp 1.25.68. Tanggal Billing Tanggal Jatuh Tempo : 12 Februari 2013 : 6 Maret 2013 Suku Bunga (%) Jumlah hari dalam 1 tahun Saldo Awal Jumlah yang dibayar 35. berlaku untuk semua tipe Kartu Kredit yang diterbitkan oleh HSBC Indonesia.4% per tahun untuk pembelanjaan ritel dan penarikan uang tunai.96Rp 103. Mulai Tgl Berhenti 29 Dec 12 16 Jan 13 16 Jan 13 16 Jan 13 5 Feb 13 5 Feb 13 5 Feb 13 5 Feb 13 Jumlah Hari 39 21 21 21 Besar Biaya Bunga Rp 4. suku bunga terbaru 2.- No 1 2 3 4 Keterangan Pembelian Biaya Bunga Biaya Pembayaran Materai Rp Rp Rp Rp Jumlah 126.5.14/34/DASP/2012.84.117.- Tgl.90. English Simulasi Perhitungan Bunga Transaksi Kartu Kredit* Simulasi Perhitungan Bunga Transaksi Kartu Kredit Sesuai dengan Peraturan Bank Indonesia dan Surat Edaran No.You are not logged on.842.000.000.280.40% per tahun 360 1.111.6.Rp 123.95% per bulan atau 35.759.763.- . efektif 1 Januari 2013.419.

flat dan efektif.4%x39/360) 2 (68763x35.96+103.823.588 .6 Feb 13 1 (126. Dapat ditulis sebagai: SP * i * (30/360) .280x35.73) http://www. . 16 Mei 2008 | 63 Komentar Metode perhitungan bunga dikenal 2 cara. i adalah suku bunga per tahun. dimana P adalah plafon.4%x21/360) 5 (911545x35. dimana SP adalah saldo pokok bulan sebelumnya.692.08. Atau ditulis sebagai: (P * i * t) : jb ..545. Angsuran pokok akan semakin besar dan bunga semakin kecil sehingga angsuran akan bernilai tetap. Perbedaannya dengan metode efektif adalah angsuran/cicilannya akan tetap sepanjang jangka waktu kredit.. Dengan metode flat.4%x21/360) 4 (6000x35.4%x21/360) 6 (1117588x35. Ada juga metode anuitas yang merupakan modifikasi dari metode efektif. bank akan menghitung angsuran pokok dan bunga sehingga didapatkan nilai angsuran yang harus dibayar tiap bulan.006. Karena saldo pokok terus berkurang tiap bulan.25+123.- Rp 1. 360 adalah jumlah hari dalam setahun.4+7692.id/1/2/personal_in_ID/kartu-kredit/info-kartu/simulasi-perhitungan-bunga Metode Perhitungan Bunga Kredit Posted on Jumat. 30 adalah jumlah hari dalam sebulan. Sedangkan pada metode efektif bunga dihitung dari sisa kredit. i adalah suku bunga per tahun.84+1419.117.16 Jan 13 5 Feb 13 12 Feb 13 Biaya Bunga 21 7 Rp 18. Dengan metode efektif.73. t adalah jumlah tahun jangka waktu kredit dan jb adalah jumlah bulan jangka waktu kredit.9+18823. Dengan metode anuitas. bunga dihitung prosentase bunga dikali saldo pokok pinjaman bulan sebelumnya. bunga dihitung dari prosentasi bunga dikali pokok pinjaman/plafond.40.hsbc. Pada metode flat.4%x21/360) 7 (4842.Rp 33. bunga dihitung dari plafond pinjaman.co.Rp 7.5 Tagihan Saldo Awal Tagihan Setelah 6 Pembayaran 7 Rp 911. bunga yang dibebankan juga semakin kecil sehingga angsuran juga semakin kecil.4%x21/360) 3 (5000x35.

Dengan menggunakan perhitungan bunga didaptkan hasil seperti screenshotberikut: Dari simulasi nampak bahwa metode efektif memberikan nilai total angsuran yang paling kecil. Sebagai contoh jika kita digaji sebesar Rp. yang harus kita pahami secara mendalam yaitu prinsip konsep nilai waktu dari uang dan mampu menganalisa secara mendalam. Namun jika kita hidup pada tahun 2030 dengan gaji yang sama sebesar Rp.00/bulan mungkin nilainya berubah apakah nilai nominalnya berkurang atau meningkat. misalnya digunakan plafond kredit 24juta dengan jangka waktu 2 tahun dan bunga 10% setahun. suku bunga akan berubah ubah sesuai kodisi di pasar. Konsep Nilai Waktu Dari Uang Setelah saya meulis artikel sebelumya yaitu fungsi dari cash flow yang intinya hampir sama dengan konsep nilai waktu dari uang. Jumlah total angsuran yang dibayar dengan flat paling tinggi dibanding anuitas dan efektif.4000000. Dengan bunga mengambang. BI Rate adalah patokan yang ditetapkan pemerintah untuk besaran bunga bank. suku bunga akan tetap selama jangka waktu kredit atau sepanjang waktu tertentu yang disepakati.00/bulan pada tahun 2010 mungkin nilai nominalnya cukup untuk menghidupi kita. Sifat Suku Bunga Selain metode perhitungan bunga. Asumsinya tidak ada perubahan persen bunga selama jangka waktu kredit. namun dibalik angka yang besar itu kenyataannya justru kerugian yang kita dapatkan. . ada lagi yang harus dipahami nasabah atau calon debitur yaitu sifat suku bunga.00/bulan. Disadur secara bebas dari program edukasi masyarakat Bank Indonesia. Suku bunga umumnya akan spread beberapa persen di atas BI Rate. Di perbankan dikenal sifat bunga yang mengambang (floating) dan bunga tetap (fixed). Sedangkan dengan bunga tetap.wordpress. Jangan kita tertipu dengan angka yang fantastis.4000000.com/2008/05/16/metode-perhitungan-bunga-kredit/ KONSEP NILAI WAKTU DARI UANG DAN EKIVALENSI PERUMUSAN BUNGA A.Untuk simulasi.4000000. Metode anuitas dan flat memberikan nilai angsuran yang tetap selama kredit.(ir/wp) http://indrariawan. Jika kita ingin menginvestasikan uang kita. Jika kita hidup pada tahun 1980-an munkin kita sudah menjadi seorang miyuner dengan gaji yang sama yaittu sebesar Rp. Kita sepakat bahwa bahwa nilai nominal uang dimasa sekarang berbeda dimasa mendatang dan sebelumnya.

• n = periode (bias periode tahun atau bulan) • P = Present value (present worth) adalah nilai uang pada saat dimulai proyek (pada saat sekarang) yaitu pembayaran yang hanya berlangsung sekali pada tahun ke-0.200 juta adalah angka yang fantastis dibandingkan dengan Rp.100 juta.200 juta. • G =Gradient yaitu pembayaran yang terjadi berkali-kali tiap tahun naik dengan kenaikan yang sama atau menurun secara seragam. Namun setelah 15 tahun Rp. 200 juta belum tentu nilai nominalnya sebesar Rp. Berikut adalah standar notasi-notasi faktor yang digunakan pada konsep nilai waktu dari uang: Berikut adalah perhitungan menggunakan notasi standar: .100 juta untuk jangka waktu 15 tahun dengan total pengembalian Rp. jika kita ingin menginvestasikan uang sebesar Rp. • A =Annual cash flow adalah pembayaran seri (tabungan) yaitu pembayaran yang terjadi berkali-kali tiap tahun dalam jumlah yang sama besar dilakukan tahun ke-1 sampai tahun ke-n sebesar A. Berikut adalah notasi-notasi yang digunakan dalam konsep nilai waktu dari uang: • i = interest / bunga (%).Sebagai contoh kasus. Jika kita lihat nilai sekarang Rp. 100 juta saat ini. • F = Future value (future worth) adalah pembayaran yang hanya berlangsung sekali pada tahun ke – n (sembarang). 200 juta lebih baik dibandingkan Rp.

(Modal Pokok + Bunga pada periode tersebut). Cara 1 : setiap akhir musim akan dibayar sebagian pokok pinjaman dan bunganya. karena jumlah . Atau menghitung jumlah akhir pada akhir periode dari sejumlah uang yang dimiliki sekarang.. Berikut adalah contoh soal beserta jawaban dari ekivalensi: 1. • Suku bunga adalah ratio antara jumlah bunga yang dibayarkan terhadap jumlah pinjaman. Hanya saja si pengambil keputusan ‗putri‘ harus mengetahui kondisi ekonominya sendiri.dalam 4 musim dapat dilakukan dengan beberapa cara. Ekivalensi Perumusan Bunga • Bunga adalah jumlah yang dibayarkan akibat kita menggunakan uang pinjaman.dipinjam dengan perjanjian akan dikembalikan dalam waktu 4 musim (tahun) dengan bunga 7%per musimnya. • Nilai Majemuk (coumpaund value / ending amount) dari sejumlah uang merupakan penjumlahan dari uang pada permulaan periode.. • Bunga tunggal (simple interest) adalah bunga yang dihitung dari pokoknya saja (sisa pokok yang belum dibayarkan). Bagaimana caranya Putri membayar hutang dalam waktu 4 musim? Solusi: Pengembalian uang sejumlah $12000. • Bunga dibagi menjadi dua yaitu bunga tunggal (simple interest) dan bunga majemuk (compound interest). Putri meminjam uang di bank sebesar $12000.B.

./ 4 = $ 3000.pinjaman $12000..-.maka pokok yang dikembalikan setiap akhir tahun adalah $ 12000. Rencana pengembalian adalah sebagai berikut: Dengan cara ini putri meminjam sebesar $12000 dikembalikan sebesar $14100 Cash flownya: .

sedangkan pokok dikembalikan pada akhir pinjaman. Rencana pengembalian adalah sebagai berikut: .Cara 2: setiap musim hanya dibayar bunganya saja.

Dengan cara ini putri meminjam sebesar $12000 dikembalikan sebesar $15360 Cash flownya : .

Cara 3: Setiap musim tidak bayar apa-apa. baik bunga maupun pokok dibayar pada akhir musim. Rencana pengembalian adalah sebagai berikut: Dengan cara ini putri meminjam sebesar $12000 dikembalikan sebesar $15729.552 Cash flownya: .

Dari ketiga cara tersebut cara pertama adalah pengembalian uang yang paling murah karena setiap akhir musim akan dibayar sebagian pokok pinjaman dan bunganya. jika ingin mendownload artikel "KONSEP NILAI WAKTU DARI UANG DAN EKIVALENSI PERUMUSAN BUNGA" silahkan download dibawah ini: . Namun itu tergantung si pengambil keputusan dan kondisi ekonominya.

untuk mendapatkan Gagasan Usaha dibutuhkan rasa “sensitivitas” tinggi terhadap keadaan sekitar dan kejelian terhadap permintaan pasar. teman. merupakan pengkajian suatu usulan proyek (atau bisnis). Hal-hal yang Perlu Dipertimbangkan dalam Menetukan Gagasan Usaha Setelah mendapatkan gagasan bisnis dan sebelum memulai bisnis. 2. Sedangkan GAGASAN adalah ide-ide yang muncul dalam sebuah kegiatan. minat. Hal-hal yang harus diperhatikan pada langkah ini adalah: 1. apakah dapat dilaksanakan (go project) atau tidak (no go project). dengan berdasarkan berbagai aspek kajian. Lakukan pengamatan dan pendalaman mengenai seluk-beluk bisnis tersebut.) Bagaimana proses produksinya. ASPEK-ASPEKNYA DAN METODE MEMPEROLEH GAGASAN “ Posted by | Posted in Uncategorized | Posted on 13-06-2012 0 PENGERTIAN EVALUASI PROYEK.html tugas online spm”PENGERTIAN EVALUASI PROYEK. dan lingkungan masyarakat sekitar (mulai setingkat RT hingga nasional. . bahkan internasional).) Bagaimana kita mendapatkan bahan bakunya.com/2009/12/konsep-nilai-waktu-dari-uang-dan. Tujuannya adalah untuk mengetahui apakah suatu proyek dapat dilaksanakan dengan berhasil. keluarga. bakat. sehingga dapat menghindari keterlanjuran investasi modal yang terlalu besar untuk kegiatan yang ternyata tidak menguntungkan. lakukan langkah sebagai berikut: a. ASPEK-ASPEKNYA DAN METODE MEMPEROLEH GAGASAN Evaluasi Proyek/studi kelayakan proyek (atau studi kelayakan bisnis pada proyek bisnis).blogspot.Dari mana gagasan usaha itu muncul? Gagasan bisnis akan lebih mudah kita dapat apabila kita peka dan peduli terhadap diri kita sendiri.Peduli kepada diri sendiri adalah bagaimana kita mengenali kemampuan.http://atterratotus. dan lain sebagainya. Banyak wiraswastawan yang berhasil karena dia dapat memanfaatkan kemampuan/minat/bakat yang dimilikinya sendiri dikombinasikan dengan kejelian melihat peluang pasar.

enakkah. sehingga produk kita benar-benar siap diluncurkan dengan skala yang lebih besar c. 6. 4. Mintalah pendapat dari tetangga atau lingkungan sekitar mengenai produk yang kita buat tersebut. • Evaluasi terhadap proyek yang sedang dibangun (on-construction project evaluation). Juga pikirkan strategi pemasaran yang akan dijalankan misalnya dengan selebaran. baik sebagai penanam modal. • Evaluasi terhadap proyek yang telah berakhir (post-project evalution study) . atau iklan di media. katalog. Misalnya kita membuat kue. Perencanaan ini bisa mencakup antara lain penetapan nama produk. orang-orang yang akan diajak bekerja sama. kurang manis atau bentuknya kurang menarik? Jadikan kritikan dan saran sebagai masukan berharga untuk melakukan perbaikan sedikit demi sedikit. brosur. Lakukan Uji Coba dengan Cara Tes Pasar Manfaat uji coba pasar adalah untuk mendapatkan umpan balik terhadap calon konsumen mengenai produk yang kita tawarkan. melalui website. 5.3. • Evaluasi terhadap proyek yang telah dioperasionalisasikan (on-going project evaluation). jalur distribusi yang dipilih. Susunlah rencana usaha. sebelum dijual cobalah berikan secara gratis kepada tetangga dan lingkungan sekitar. Dilihat dari kapan evaluasi dilakukan pada proyek. dsb.) Pengamatan terhadap pengusaha yang sukses yang menjalank b. modal tambahan yang diperlukan. packaging produk. mailling list.) Siapa calon pelanggan kita dan bagaimana karakteristiknya. Tentunya dalam jumlah yang terbatas yang sesuai dengan kemampuan kita.) Bagaimana Pola pemasaran dan penjualannya. proses produksi. organisasi sosial. dapat dibedakan 4 jenis evaluasi proyek: • Evaluasi terhadap usulan proyek yang akan didirikan (pre-project evaluation). pegawai. ataupun penyalur produk.) Dimana kita akan memasarkan dan menjualnya.

perusahaan leasing. Tingkat ketidakpastian proyek: semakin sulit memperkirakan penghasilan penjualan. revisi rencana investasi.Hal-Hal yang Perlu Diketahui dalam Evaluasi Proyek: • Ruang Lingkup Kegiatan Proyek • Cara kegiatan proyek dilakukan • Evaluasi terhadap aspek-aspek yang menentukan keberhasilan seluruh proyek • Sarana yang diperlukan oleh proyek. aliran kas. dan lain-lain. lembaga kredit ekspor barang modal. Kompleksitas elemen-elemen yang mempengaruhi proyek: semakin kompleks faktor-faktor yang mempengaruhi proyek. yakni studi kelayakan proyek. maka biasanya studi evaluasi proyek akan semakin hatihati. underwriter bila melalui bursa efek. dan lembaga donor yang mungkin ikut membiayai proyek) • Pemerintah Dua tahap Evaluasi Kelayakan untuk meminimalkan biaya dan efektifitas kegiatan : • Evaluasi Pendahuluan (Preliminary study atau Pre-evaluation study) Tujuannya : untuk mengetahui faktor-faktor pengambat kritis (critical factors) yang dapat menghambat jalannya operasi bisnis proyek yang akan dibangun. semakin hati-hati dan mendalam studi evaluasi proyek tersebut. • Evaluasi Kelayakan Proyek (Project Feasibility Study) . c. biaya. Lembaga-Lembaga yang Membutuhkan Evaluasi Proyek: • Pemilik proyek (investor) dan calon mitra usaha • Pihak penyedia pembiayaan (bank kreditur. b. perusahaan modal ventura. menyangkut bukan hanya kebutuhan • Hasil kegiatan proyek tersebut serta biaya-biaya yang harus ditanggung • Akibat-akibat yang bermanfaat ataupun yang tidak dari adanya proyek tersebut. Besarnya dana yang ditanamkan: semakin besar dana yang ditanamkan. Kemungkinan keputusan dari tahap ini adalah pembatalan rencana investasi. beserta jadwal masing-masing kegiatan Beberapa faktor menentukan intensitas studi evaluasi proyek: a. atau meneruskan evaluasi rencana investasi proyek ke tahap berikutnya. intensitas studi akan semakin mendalam. • Langkah-langkah rencana untuk mendirikan proyek.

ASPEK PEMASARAN • Adalah kegiatan untuk menjual produk dan menciptakan hubungan jangka panjang (yang saling menguntungkan) dengan pelanggan. • Kondisi persaingan antar produsen dan siklus hidup produk: introduksi. . atau menurun. ASPEK PASAR • Bertujuan untuk mengetahui permintaan terhadap barang dan jasa yang dihasilkan oleh proyek. IKHTISAR / EXECUTIVE SUMMARY Deskripsi Obyek penelitian.Fokus utama studi kelayakan proyek paling sedikit terpusat pada empat aspek: (1) Aspek pasar dan pemasaran terhadap barang atau jasa yang akan dihasilkan proyek (2)Aspek produksi. baik pada saat ini maupun prediksi masa mendatang. DESAIN STUDI KELAYAKAN DAN ASPEK-ASPEK EVALUASI PROYEK Evaluasi Proyek mengkaji kelayakan proyek dari berbagai komponen proyek: pasar. dewasa. Berikut desain studi kelayakan: Bab 1. Anggota tim peneliti. dan lingkungan. pertumbuhan permintaan dan market share dari proyek terhadap seluruh industri. Bab 2. Bab 3. • Mengukur dan Meramal Permintaan dan Penawaran: Penjelasan kondisi permintaan dan penawaran produk sejenis. • Menentukan strategi untuk dapat meraih dan memuaskan pasar. teknis dan teknologis (3)Aspek manajemen dan sumberdaya manusia (4) aspek keuangan dan ekonomi B. • Luas pasar. Waktu penelitian. Ringkasan hasil studi. internal perusahaan. bertumbuh. • Menentukan ciri-ciri pasar yang akan dipilih (target market). dan Rekomendasi hasil studi. • Bentuk Pasar: Penjelasan aspek pasar produsen dan konsumen yang dipilih.

bentuk dan prestasi organisasi. 4. Operasionalisasi Proyek 1. D. Pengorganisasian. keuangan dan produk. keuangan dan produk. Pengendalian. Pemilihan dan perencanaan produk yang akan diproduksi. Perencanaan kegiatan. Pemilihan strategi produksi. Pengarahan dan motivasi. Pengendalian. Pengarahan dan motivasi. Rekrutmen. Pelatihan dan pengembangan F. Manajemen Persediaan. F. seleksi dan orientasi D. termasuk struktur. termasuk penentuan sistem pengendalian yang efektif. 3. Kompensasi H. Pemilihan teknologi. ASPEK TEKNIS DAN TEKNOLOGI • Menentukan strategi dan teknologi produksi/operasi yang akan dipilih: A. bentuk dan prestasi organisasi. 2. Pembangunan Proyek: 1. Pengawasan kualitas produk. Perencanaan kegiatan. Bab 5. ASPEK MANAJEMEN • Menentukan manajemen baik dalam konstruksi proyek maupun saat operasional rutin proyek yaitu dari : A. SDM. termasuk kepemimpinan. Rencana kualitas. J. Perencanaan letak pabrik.Bab 4. Pengorganisasian. E. C. 3. Produktivitas E. waktu. waktu. termasuk struktur. Perencanaan SDM B. Bab 6. I. Perencanaan tata letak (layout). ASPEK SUMBERDAYA MANUSIA • Menentukan peran SDM baik dalam konstruksi proyek maupun saat operasional rutin proyek • Menjelaskan kajian terhadap sepuluh tahapan Manajemen SDM bagi dua kegiatan utama proyek. Analisis pekerjaan C. G. SDM. H. Perencanaan karir . 2. Perencanaan jumlah produksi. termasuk kepemimpinan. B. 4. B. Prestasi kerja G. termasuk penentuan sistem pengendalian yang efektif. terdiri dari : A. Rencana kapasitas produksi.

Aspek Lingkungan Alam D. sosial dan politik daerah dan negara diperkirakan akan mempengaruhi rencana proyek. struktur pembiayaan yang paling menguntungkan. dsb yang terdiri dari : A. . ASPEK KEUANGAN • Menentukan pengaturan rencana keuangan: penghitungan perkiraan jumlah dana yang dibutuhkan.Mempelajari industri.Eksploitasi kemajuan iptek. analisa keuangan kemampulabaan. Biaya Modal (Cost of Capital) C. Aspek Politik BAB 8. Analisis Kepekaan (Sensitivity Analysis) D. Pemberhentian BAB 7. ASPEK EKONOMI. aliran kas. Investasi per tenaga kerja.Menilai rencana/ program pembangunan. . .Mempelajari hubungan antar industri. Distribusi Nilai Tambah. dari segi : A.I. DAN POLITIK • Menjelaskan Pengaruh bagiamana kondisi lingkungan perekonomian. SOSIAL.Mempelajari impor. Aspek Sosial C. . . . Kelayakan Finansial Proyek C. . B.Menyelidiki keberadaan material lokal. Aspek Ekonomi (Sisi Rencana Pembangunan Nasional/Daerah.Mempelajari ketrampilan tenaga kerja. Kebutuhan Dana dan Sumber Dana B. Keselamatan dan kesehatan kerja J. IDENTIFIKASI KESEMPATAN BERUSAHA Langkah-langkah yang dapat digunakan untuk identifikasi kesempatan usaha dapat dilakukan dengan modus-modus berikut: .

ac.blog. Besarnya biaya penyusutan ini sangat tergantung pada metode penyusutan yang digunakan. Metode Amortisasi Amortisasi merupakan pengalokasian biaya perolehan harta tak berwujud yang memiliki masa manfaat lebih dari satu tahun selama masa manfaat harta tak berwujud. Metode Penyusutan Pada dasarnya dalam ketentuan Pajak Penghasilan. dapat juga dilakukan dalam bagian-bagian yang menurun selama masa manfaat. dan pada akhir masa manfaat nilai sisa buku disusutkan sekaligus. dan memelihara penghasilan yang mempunyai masa manfaat lebih dari 1(satu) tahun dilakukan dalam bagian-bagian yang sama besar selama masa manfaat yang telah ditentukan bagi harta tersebut. untuk harta berwujud selain bangunan. Hal ini berdasarkan ketentuan Pasal 11 ayat (2) UU PPh yang menyatakan bahwa penyusutan atas pengeluaran harta berwujud selain bangunan.Melakukan pengamatan ditempat lain. perbaikan. penambahan. yaitu metode penyusutan garis lurus. Wajib Pajak menggunakan metode penyusutan garis lurus (straight line method). Dengan demikian. terdapat dua alternatif metode penyusutan.id/2012/06/13/tugas-online-spmpengertian-evaluasi-proyekaspek-aspeknya-dan-metode-memperoleh-gagasan/ Metode Penyusutan dan Amortisasi Fiskal Published by admin on August 27th. Sementara itu. untuk harta berwujud selain bangunan. SPT Tahunan Salah satu faktor yang menentukan penghitungan PPh terutang dalam SPT Tahunan adalah biaya penyusutan dan amortisasi atas pengeluaran untuk perolehan harta berwujud (tangible assets) dan harta tak berwujud (intangible assets). Penggunaan salah satu metode penyusutan tersebut harus dilakukan secara taat asas. atau perubahan harta berwujud. PPh Badan. pendirian. kecuali tanah yang berstatus hak milik. 2012 06:47 AM | Pajak Penghasilan. yaitu metode garis lurus dan metode saldo menurun. hak guna usaha. dengan syarat dilakukan secara taat asas. Menurut ketentuan .esaunggul. menagih. Dalam praktek akuntansi terdapat beberapa macam metode penyusutan. dan hak pakai. http://ciciyusmiati1. Namun demikian. yang dimiliki dan digunakan untuk mendapatkan. hanya ada satu metode penyusutan. Perhitungan Pajak. hak guna bangunan. Pasal 11 ayat (1) UU PPh menyatakan bahwa penyusutan atas pengeluaran untuk pembelian. ketentuan Pajak Penghasilan memberikan alternatif pilihan metode penyusutan yaitu menggunakan metode saldo menurun (declining balance method). yang dihitung dengan cara menerapkan tarif penyusutan atas nilai sisa buku. untuk harta berwujud bangunan..

2. Amortisasi atas pengeluaran untuk memperoleh hak penambangan selain yang dimaksud pada ayat (4). 3. dilakukan dengan menggunakan metode satuan produksi paling tinggi 20% (dua puluh persen) setahun. Beberapa ketentuan lain tentang amortisasi adalah sebagai berikut: 1. cost dari aktiva tetap. pola penggunaan aktiva tetap. umur ekonomis aktiva tetap.Pasal 11A ayat (1) Undang-undang Pajak Penghasilan. Perubahan metode amortisasi harus mendapat persetujuan dari Direktur Jenderal Pajak. 4. Amortisasi atas pengeluaran untuk memperoleh hak dan pengeluaran lain yang mempunyai masa manfaat lebih dari 1 (satu) tahun di bidang penambangan minyak dan gas bumi dilakukan dengan menggunakan metode satuan produksi. 2. yaitu:     Metode Garis Lurus Metode Saldo Menurun Metode Jumlah Angka Tahun Metode Unit Input . hak pengusahaan hutan.html Metode Depresiasi Depresiasi bukanlah teknik untuk menilai aktiva tetap dan dengan melakukan depresiasi tidaklah otomatis perusahaan menyisihkan uang untuk membeli aktiva tetap. 3. http://spt-pajak.com/metode-penyusutan-dan-amortisasi-fiskal. Pengeluaran untuk biaya pendirian dan biaya perluasan modal suatu perusahaan dapat dibebankan pada tahun terjadinya pengeluaran atau diamortisasi. dan hak pengusahaan sumber alam serta hasil alam lainnya yang mempunyai masa manfaat lebih dari 1 (satu) tahun. Terdapat beberapa metode depresiasi. Faktor-faktor yang mempengaruhi depresiasi adalah: 1. dan 4. nilai residu. Pengeluaran yang dilakukan sebelum operasi komersial yang mempunyai masa manfaat lebih dari 1 (satu) tahun. dikapitalisasi dan kemudian diamortisasi. metode amortisasi yang diperkenankan adalah:   dilakukan dalam bagian-bagian yang sama besar selama masa manfaat (metode garis lurus/straight line method) dalam bagian-bagian yang menurun selama masa manfaat (metode saldo menurun/declining balance method) Wajib Pajak dapat memilih salah satu metode amortisasi di atas dan dilakukan secara konsisten atau taat asas.

000.00. karena akumulasi penyusutannya belum ada. Selanjutnya besarnya penyusutan satu tahun dihitung dengan cara mengalikan % penyusutan dengan nilai buku.000.000.840. maka nilai bukunya adalah sebesar harga perolehannya.000 – 3. besarnya penyusutan tahun 2012 dapat dihitung sebagai berikut: (16.000 Penyusutan tahun 2013 = Rp 3.000 Penyusutan tahun 2014 = 40% x Nilai buku awal tahun 2003 = 40% x (16.840.000.000 dan ditaksir dapat digunakan selama 5 tahun. maka tarif/prosentase penyusutan tahunannya adalah 2 x 100% : 5 = 40%.000)/5 = Rp 3. Setelah itu ditentukan nilai buku pada awal tahun. yaitu:  (cost-nilai residu) : umur Misalkan nilai sebuah peralatan yang diperoleh tahun 2012 senilai Rp 16.000. Untuk tahun pembelian.000-1.000.00. tentukan prosentase penyusutan. Metode Unit Output  Metode Garis Lurus Dengan metode ini penyusutan tahunan dapat ditentukan dengan dua cara.000.000.400.000.000. dan 2014 dapat dihitung sebagai berikut : Tarif/prosentase penyusutan Penyusutan tahun 2012 = Rp 6. kemudian penyusutan tahunan diperoleh dengan cara mengalikan % tersebut dengan cost yang disusutkan sebagai berikut: 1.000 – Rp 6.400.000. jadi = 100% : 5 = 20%.400. 2.000) = 2 x (100% : 5) = 40% = 40% x Nilai Buku = 40% x Rp 16.000 –6.000. Nilai buku adalah saldo rekening aktiva tetap dikurangi dengan saldo rekening akumulasi penyusutan.000 – 1.000.   Metode Saldo Menurun Pertama.000.000) = Rp 3.000) = 40% x Nilai buku awal tahun 2002 = 40% x (Rp 16. Penyusutan tahun 2012.000. biasanya dua kali prosentase penyusutan metode garis lurus.00.000 . 2013.Dihitung penyusutan = 20% x (16.00 dan masa manfaat ditentukan 5 tahun dengan nilai sisa Rp 1.Prosentase penyusutan tahunan = 100% : umur.  Ditentukan % penyusutan.000. Dengan demikian jika ada mesin umurnya 5 tahun. Misalkan ada sebuah mesin dibeli tanggal 2 Januari 2012 dengan harga Rp 16.

4) n Nilai buku akhir tahun ke-3 = Rp 16.456.000.000.000 – 1.000.3.000) Jumlah 5.2.000 x 0.000) 1/15 (16. oleh karenanya pembilangnya adalah 5.000 Penyusutan tahunan dapat dicari dengan rumus lain yaitu menentukan Nilai Buku pada akhir tahun ke-n = cost x (1 – tarif)n = Rp 16. maka penyusutan tahun 2012 adalah: .000.000) 3/15 (16.000.282.000  Metode Unit Input Alokasi cost aktiva tetap ke beban penyusutan tahunan digunakan jumlah input yang dikeluarkan (misalnya jam mesin) dalam suatu tahun dibandingkan dengan taksiran input (jam mesin) yang harus dikeluarkan sampai aktiva tetap tersebut diafkir.000 2.000 – 1. Penyusutan tahun 2012. keempat. 2014.000 – 1.000 jam dengan nilai residu Rp 1. Jumlah dari angka-angka tersebut akan dijadikan penyebut.5.000.000. maka tahun penggunaannya adalah tahun ke 1.000. 2015.000 – 1.000. dan 2016 dapat dihitung sebagai berikut: Tahun ke 1 2 3 4 5 Perhitungan 5/15 (16.00.000.000.000.456.000 – 1.000.000) 2/15 (16.000) 4/15 (16.4. Pada awal penggunaan sisa umurnya masih lima tahun.000.000 dan ditaksir dapat digunakan selama 100.216 = Rp 3.000.= Rp 2. dan seterusnya. Misalkan sebuah mesin dibeli pada tanggal 2 Januari 2012 dengan harga Rp 16.00.000 3.000.000 4. Selama tahun 2012 digunakan selama 5. Penyusutan tahun 2014 adalah 40% x Rp 3.000 jam. 2013.000 1.4) 3   Metode Jumlah Angka-angka Tahun Alokasi cost aktiva tetap dilakukan berdasarkan angka tahun penggunaan.000. Misalkan ada sebuah mesin dibeli tanggal 2 Januari 2012 dengan harga Rp 16. maka pada awal tahun kedua sisa umurnya adalah empat tahun sehingga pembilangnya adalah 4.000.000.000 = Rp 1.000. Setelah digunakan 1 tahun.000 x (1 – 0. Sementara itu pembilangnya adalah sisa umur dari masing awal tahun penggunaan.000.304.000 x = Rp 16.000 ditaksir masa manfaat 5 tahun dengan nilai residu Rp 1. Demikian seterusnya untuk tahun ketiga.000.000. Jika umur aktiva tetap adalah 5 tahun.000.000.600. (1 – 0.

000 – Rp 1.000) = Rp 1.000) x (Rp 16.000.com/2012/03/metode-depresiasi.(5.000/100.000.blogspot.000  Metode Unit Output (Hasil) Alokasi cost aktiva ke beban penyusutan tahunan menggunakan jumlah produk yang dihasilkan dalam suatu tahun dibandingkan dengan taksiran output (jumlah produk) yang akan dihasilkan sampai aktiva tetap tersebut diafkir.000 unit maka penyusutan tahun 2012 adalah: (20.000) = Rp 750.000.000 unit dengan nilai residu Rp 1. Salah satu konsekwensi atas penggunaan aktiva tetap Penyusutan (depresiasi) merupakan salah satu konsekwensi atas penggunaan aktiva tetap.000 – Rp 1. hingga habis terkorosi.000 dan ditaksir dapat digunakan untuk membuat produk sebanyak 200. Selama tahun 2012 digunakan selama 20.000/200.000 http://accounting-08.000.html Metode Penyusutan (Depresiasi) Aktiva Tetap Oleh Admin KeuLSM / Senin 21 Januari 2013 / 39 Tanggapan Nilai residu tidak selalu ada.000. ada kalanya suatu aktiva tidak memiliki nilai residu karena aktiva tersebut tidak dijual pada masa penarikannya alias di jadikan besi tua. Apa Itu Penyusutan (depresiasi) aktiva tetap ? .000) x (Rp 16.500. alangkah bagusnya jika di daur ulang. dimana aktiva tetap akan mengalami ke-aus-an atau penurunan fungsi. Misalkan sebuah mesin dibeli pada tanggal 2 Januari 2012 dengan harga Rp 16.000. Tentu saja ini tidak dianjurkan.000.

akan tetapi belum tentu masih memiliki umur fungsional.Umur fisik : Umur yang dikaitkan dengan kondisi fisik suatu aktiva. Depreciation = xxxx [-Credit-]. Mengenai “Harga Perolehan” telah kita bahas secara rinci pada artikel sebelumnya. Accumulated Depreciation = xxxx Saat pencatatan : Biasanya dicatat (dibukukan) pada saat penutupan buku (entah : akhir bulan. yaitu : . Bisa saja aktiva tersebut tidak difungsikan lagi akibat perubahan model atas produk yang dihasilkan. Tentu saja ini tidak dianjurkan. alangkah bagusnya jika di daur ulang. silahkan [-baca-] 2.Umur Fungsional : Umur yang dikaitkan dengan kontribusi aktiva tersebut dalam penggunaanya. Pencatatan (Jurnal) Atas Penyusutan : Bentuk Jurnalnya : [-Debit-]. Cost/Exepenses yang diperhitungkan (dibebankan) dalam Harga Pokok produksi atau biaya operasional akibat pengunaan aktiva di dalam proses produksi dan operasional perusahaan secara umum. 3. Suatu aktiva dikatakan masih memiliki umur fisik apabila secara fisik aktiva tersebut masih dalam kondisi baik (walaupun mungkin sudah menurun fungsinya). Harga Perolehan (Acquisition Cost) Harga Perolehan adalah faktor yang paling berpengaruh terhadap biaya penyusutan. akhir kwartal. Walaupun secara fisik suatu aktiva masih dalam kondisi sangat baik. hingga habis terkorosi. . lanjutkan ke sub pokok bahasan berikut ini…). kondisi ini biasanya terjadi pada aktiva mesin atau peralatan yang dipergunakan untuk membuat suatu . tergantung berbagai faktor (lebih rincinya. Nilai residu tidak selalu ada. Suatu aktiva dikatakan masih memiliki umur fungsional apabila aktiva tersebut masih memberikan kontribusi bagi perusahaan. yang belum membaca. Nilai Residu (Salvage Value) Merupakan taksiran nilai atau potensi arus kas masuk apabila aktiva tersebut dijual pada saat penarikan/penghentian (retirement) aktiva. Umur Ekonomis Aktiva (Economical Life Time) Sebagian besar.Logika umum : Penyusutan merupakan cadangan yang nantinya digunakan untuk membeli aktiva baru untuk menggantikan aktiva lama yang sudah tidak produktif lagi . akhir tahun buku). Bandingkan dengan yang dibawah ini : Logika Akuntansi : Penyusutan (Depreciation) adalah Harga Perolehan Aktiva Tetap yang di alokasikan ke dalam Harga Pokok Produksi atau Biaya Operasional akibat penggunaan aktiva tetap tersebut. ada kalanya suatu aktiva tidak memiliki nilai residu karena aktiva tersebut tidak dijual pada masa penarikannya alias di jadikan besi tua. atau . Besar-nya : Dicatat sebesar nilai penyusutannya. aktiva tetap memiliki 2 jenis umur. Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Biaya Penyusutan 1.

Metode Garis Lurus (Straight Line Method) Konsep dasarnya : Metode ini menganggap aktiva tetap akan memberikan kontribusi yang merata (tanpa fluktuasi) disepanjang masa penggunaannya. yang mana untuk mengakomodasi situasi ini biasanya dipergunakan metode penyusutan yang paling sesuai. 1. ada kalanya suatu aktiva tidak memiliki nilai residu karena aktiva tersebut tidak dijual pada masa penarikannya alias di jadikan besi tua. karena paling mudah dan paling relevan dengan perlakuan akuntansi. Pola Penggunaan Aktiva Pola penggunaan aktiva berpengaruh terhadap tingkat ke-aus-an aktiva. Berikut adalah 2 metode penyusutan yang paling banyak dipergunakan. sehingga aktiva tetap akan mengalami tingkat penurunan fungsi yang sama dari periode ke periode hingga aktiva diarik dari penggunaannya. Metode ini termasuk yang paling luas dipakai. yang dijadikan bahan perhitungan adalah umur fungsional yang biasa dikenal dengan umur ekonomis. dsb). Nilai residu tidak selalu ada. Metode-metode Penyusutan (Depreciation Method) Ada berbagai metode penyusutan. hingga habis terkorosi. alangkah bagusnya jika di daur ulang.Dalam penentuan beban penyusutan. metode garis lurus dipergunakan untuk menyusutkan aktiva-aktiva yang fungsionalnya tidak terpengaruh oleh besar kecilnya volume produk/jasa yang dihasilkan. Misalnya : bangunan. Formula : .produk. Atau aktiva tersebut sudah tidak sesuai dengan jaman (not fashionable). peralatan kantor. Tentu saja ini tidak dianjurkan. hiasan dinding. kondisi ini biasanya terjadi pada jenis aktiva yang bersifat dekoratif (misalnya : furniture/mebeler. hanya beberapa metode saja yang biasa dipergunakan. 4. Untuk penerapan ―Matching Cost Principle‖.

dan apabila nanti ditarik diperkirakan besi tuanya dapat dijual seharga Rp 150. Tambahan informasi : Perusahaan menggunakan metode garis lurus.000. dengan formula : Contoh Kasus : Sebuah mesin diperoleh pada tanggal 1 Januari 2007 dengan harga Rp 8.250.000) : 8] = Rp 981. dihitungan dengan cara : Depreciation Cost = 12/12 x [(Rp 8.Atau dengan menggunakan rate prosentase.- .000 ditaksir memiliki umur ekonomis 8 tahun.000.000-150. Beban penyusutan untuk tahun 2007.000.

000 .150.000) : 8] ……. Pada tabel pertama (dengan memperkirakan adanya salvage value).Jika aktiva tetap tersebut diperoleh pada tanggal 05 Pebruari 2007.000 .000. INILAH YANG DISEBUT NILAI RESIDU (Salvage Value) dimana jika aktiva tersebut dijual pada akhir penggunaannya . Accumulated Depreciation = Rp 981.dan seterusnya Jika tanpa nilai residu.000. maka dihitung 10/12 x [(Rp 8. Depreciation = Rp 981. maka tabel ―Jadwal Penyusutan Aktiva ‖ selama umur ekonomisnya. maka dihitung dengan cara = 11/12 x [(Rp 8. di akhir tahun ke-8.[-Credit-]. maka variable nilai residu tidak diperhitungkan (lihat formula di atas).250. Atas pembebanan penyusutan ini dicatat sebagai berikut : [-Debit-].250.000) : 8] Jika diperoleh pada tanggal 20 Pebruari 2007.Jika aktiva tersebut diperoleh di awal tahun (01~14 Januari).150.000. terlihat masih ada NILAI BUKU (Book Value) aktiva sebesar Rp 150. akan menjadi sebagai berikut : Bandingkan kedua tabel di atas : Bagian mana yang berbeda ?.

Pada tabel kedua (dengan tidak memperkirakan adanya salvage value). dan akan mengalami tingkat penurunan fungsi yang semakin besar di periode berikutnya seiring dengan semakin berkurangnya umur ekonomis atas aktiva tersebut. penyusutan dibebankan sepenuhnya Rp 1.000. NILAI BUKU (Book Value) benar-benar Nihil (nol). biaya penyusutan yang dibebankan tidak sepenuhnya Rp 1. Metode ini sesuai jika dipergunakan untuk jenis aktiva tetap yang tingkat kehausannya tergantung dari volume produk yang dihasilkan..000.nanti diperkirakan akan laku seharga Rp 150. Formula : Contoh Kasus : Mempergunakan contoh kasus sebelumnya…. yaitu jenis aktiva mesin produksi. Cari ―rate penyusutan (d%)‖ terlebih dahulu. Di sisi lain. pada akhir tahun ke-8.000 setiap tahunnya. Metode Saldo Menurun (Declining Balance Method) Konsep Dasarnya : Aktiva tetap dianggap akan memberikan kontribusi terbesar pada periode diawal-awal masa penggunaanya.000 per tahunnya.-.000. perhatikan perhitungan dibawah : . artinya : perusahaan memperkirakan aktiva tersebut tidak akan menghasilkan arus kas (tidak bisa dijual) pada akhir masa penggunaannya nanti. 2. Di sisi lainnya.

Catatan Penting : . harga perolehan yang dialokasikan ke dalam penyusutan (dibebankan pada Harga Pokok Penjualan) dialokasikan sebagian besar pada awal-awal penggunaan aktiva tersebut. dapat dilihat bahwa dengan menggunakan Metode Saldo menurun (Declining Balance Method).Dengan menggunakan rate di atas. yaitu sebesar 39%.000. Hal ini didasari oleh konsep yang dianut oleh metode ini. dimana suatu aktiva (khusunya mesin produksi) dianggap memberikan best performance diawal-awal penggunaannya. salvage value di akhir tahun ke delapanpun hasilnya kurang lebih sama dengan jika menggunakan Metode Garis Lurus (Straight Line Method) yaitu Rp 150. seperti dibawah : Memperhatikan table di atas. ―Jadwal Penyusutan‖ menggunakan Declining Balance Method dapat dibuat. Hanya saja. Jurnal pembebanan penyusutan pada methode ini sama saja dengan metode garis lurus. jika kita perhatikan pada kolom ―Depreciation (penyusutan) nampak bahwa dengan menggunakan metode Saldo Menurun.

Salvage . yang terpenting : (-). Adapun formula rumus fungsi dari beberapa metode penyusutan sebagai berikut. Metode apapun yang dipergunakan. hendaknya diterapkan secara konsisten. hendaknya dicantumkan dalam penjelasan atas sistem akuntansi yang dipergunakan pada laporan keuangan. Salvage . 1. Periode ) .com/article/artikel-akuntansi/penyusutan-depresiasi-aktivatetap/#sthash. Life .com/article/artikel-akuntansi/penyusutan-depresiasi-aktiva-tetap/ Rumus-rumus Fungsi Excel Berbagai Metode Penyusutan Rumus-rumus Fungsi Excel Berbagai Metode Penyusutan Oleh : Syarifuddin Dalam excel tersedia beberapa formula rumus fungsi berkaitan dengan penyusutan. Rumus fungsi Metode Penyusutan Jumlah Angka Tahun : = SYD ( Cost .v76fyOS0. Rumus fungsi Metode Penyusutan Garis Lurus : = SLN ( Cost . disertai dengan alasannya. Cost : harga perolehan Salvage : nilai sisa Life : umur aktiva 3.dpuf http://keuanganlsm.See more at: http://keuanganlsm. . Jika perusahaan mengganggap perlu melakukan perubahan atas metode penyusutan yang diterapkan.Dimungkinkan untuk menggunakan metode yang manapun untuk jenis aktiva yang manapun. Life ) 2. Anda tinggal memasukkan data-data berkaitan dengan sebuah aktiva. (-). maka secara otomatis akan dihitung nilai penyusutannya.

Cost : harga perolehan Salvage : nilai sisa Life : umur aktiva Periode : periode yang dicari 5.time series model yang tidak emperhatikan sebab akibat atau hanya memperhatikan kecendrungan dari masa lalu 2.4.pendekatan yang memperhatikan sebab akibat atau pendekatan yang menjelaskan terjadinya suatu keadaan oleh sebab2 tertentu . Cost : harga perolehan Salvage : nilai sisa Life : umur aktiva Periode : periode yang dicari Factor : faktor http://xclmedia. Rumus fungsi Metode Penyusutan Saldo Menurun Ganda : = DDB ( Cost . Rumus fungsi Metode Penyusutan Saldo Menurun : = DB ( Cost . Salvage . Month) 6. Life .html metode pengukuran dan ramalan permintaan (studi kelayakan bisnis) pengukuran dan peramalan permintaan merupakan pokok pokok bahasan pertama yang dilakukan dari keseluruhan aspek pasar hal ini dilakukan untuk keperluan melihat peluang peluang pemasaran yang tersedia dan menentukan sebagoan daripadanya untuk proyek yang diusulkan pengukuran permintaan adalah usaha untuk mengetahui permintaan atas suatu produk atau sekelompok produk dimasa yang lalu ataupun dimasa sekarang dalam satu set kondisi tertentu sedangkan peramalan permintaan merupakan usaha untuk mengetahu jumlah produk dimasa yang akan datang dalam kendala satu set kondisi tertentu pendekatan peramalan metode kuantitatif 1. Life .net/rumus-rumus-fungsi-berbagai-metode-penyusutan. Cost : harga perolehan Salvage : nilai sisa Life : umur aktiva Periode : periode yang dicari Mont : jumlah bulan dalam setahun 7. Periode . Periode . Salvage . Factor ) 8.

Pendahuluan b. analisa penjualan masa lalu 4. Aspek pasar dan strategi pemasaran c. analisa ekonomi 2. kemudahan penerapan https://sites.prosedur peramalan tahapan prosedur peramalan 1. . (hallah bhasa apaan dah. analisa peramalan permintaan 5. waktu yang hendak diinput 2. Aspek manajemen dan operasi e.blogspot. Kan yang baca juga lebih banyak lagi. tipe model 4. Baiklah disini saya akan sharing tentang pendahuluan studi kelayakan bisnis. Aspek finansial dan ekonomis g. Sesuai yang saya dapat di perkuliahan (sok rajin.com/2010/12/kerangka-dasar-sistematika-dalam-studi.html Studi Kelayakan Bisnis Pernah saya berfikir ingin menuliskan materi kuliah di blog..google.).biaya yang tersedia 5. Aspek lingkungan f.. jadi bisa sharing iya toh. Kesimpulan dan rekomendasi http://fastkaya. tingkah laku data 3. Aspek teknis dan teknologis d.. analisa industri 3.. kuliah segala.com/site/roomofdhika/home/metode-pengukuran-dan-ramalan-permintaan-studikelayakan-bisnis Kerangka Dasar (Sistematika) dalam Studi Kelayakan Bisnis Kerangka dasar (sistematika) di dalam studi kelayakan bisnis meliputi aspek-aspek berikut: a. pengawasan hasil peramalan kendala pemilihan teknik peramalan beberapa kendala yang perlu diperhatikan adalah sebagai berikut 1. karena menulis di buku udah sangat sering. jadi tidak ada salahnya toh menuliskannya di blog. haha).. tingkat ketepatan yang diinginkan 6..

sosial ekonomi dan budaya.tujuan utama dilakukan studi kelayakan bisnis ini tentunya yang akan berdiri bisa berjalan sesuai harapan baik dalam jangka pendek atau panjang serta untuk mengukur seberapa besar potensi usaha tersebut baik dalam situasi mendukung maupun situasi yang tidak mendukung. Faktor yang membuat studi kelayakan bisnis ini mengalami kesalahan diantaranya: data dan informasi yang didapat kurang lengkap. 4. Beberapa persiapan sebelum menjalankan studi kelayakan bisnis: 1. Studi kelayakan bisnis merupakan penelitian terhadap rencana bisnis yang tidak hanya menganalisis layak atau tidak layak bisnis dibangun. salah perhitungan. aspek teknis dan teknologi sampai dengan aspek manajemen dan keuangannya. aspek pasar dan pemasaran. karena investor memiliki kepentingan langsung tentang keuntungan yang akan diperoleh dan jaminan modal yang akan ditanamkan.tidak teliti.Pengertian Studi Kelayakan Bisnis menurut Kasmir dan Jakfar (2003) adalah suatu kegiatan yang mempelajari secara mendalam tentang suatu kegiatan atau usaha yang akan dijalankan. . o Pihak Kreditor Sebelum memberikan kredit pihak bank perlu mengkaji studi kelayakan bisnis dan mempertimbangkan bonafiditas dan tersedianya agunan yang dimilliki. dimana itu semua digunakan untuk dasar penelitian studi kelayakan dan hasilnya digunakan untuk mengambil keputusan apakah suatu proyek atau bisnis dapat dikerjakan atau ditunda dan bahkan tidak dijalankan. tetapi juga saat dioperasionalkan secara rutin dalam rangka pencapaian keuntungan yang maksimal untuk waktu yang tidak ditentukan. pelaksanaan pekerjaan salah. kondisi lingkungan sekitar maupun unsur sengaja oleh pembuatnya. sedangkan menurut wikipedia pengertian dari studi kelayakan bisnis adalah penelitian yang menyangkut berbagai aspek. Pengumpulan data dan informasi Pengolahan data Analisis data Pengammbilan keputusan Manfaat studi kelayakan bisnis: o Pihak Investor Sebelum menanamkan modalnya di perusahaan yang akan dijalankan investor akan mempelajari laporan studi kelayakan bisnis yang telah dibuat. baik itu dari aspek hukum. 2. Nah. 3. untuk menentukan layak atau tidaknya suatu bisnis dijalankan.

Tahapan studi kelayakan bisnis Dalam melaksanakan studi kelayakan bisnis ada beberapa tahapan studi yang hendaknya dikerjakan. berikut beberapa tahapannya: 1. karena sedapat mungkin proyek dibuat demi tercapainya tujuan-tujuan nasional. Jika ide proyek lebih dari satu. 2.o Pihak Manajemen Perusahaan Sebagai leader manajemen perusahaan juga memerlukan studi kelayakan bisnis untuk mengetahui dana yang dibutuhkan. Misalnya beberapa ide proyek yang lolos setelah dipilih adalah ide mengenai bisnis rental gaun pengantin. o Bagi Tujuan Pembangunan Ekonomi Penyusunan studi kelayakan bisnis perlu dianalisis manfaat yang akan didapat dan biaya yang ditimbulkan proyek terhadap perekonomian nasional. karena sedapat mungkin proyek dibuat demi tercapainya tujuan-tujuan nasional. berapa yang dialokasikan dari modal sendiri. Penyusunan studi kelayakan bisnis perlu dianalisis manfaat yang akan didapat dan biaya yang ditimbulkan proyek terhadap perekonomian nasional. Tahap Penelitian . Penemuan Ide Agar dapat menghasilkan ide proyek yang dapat menghasilakan produk laku untuk dijual dan menguntungkan diperlukan penelitian yang terorganisasi dengan baik serta dukungan sumber daya yang memadai. rencana pendanaan dari investor dan kreditor. rental computer. dipilih dengan memperhatikan:    ide proyek sesuai dengan kata hatinya pengambil keputusan mampu melibatkan diri dalam hal-hal yang sifatnya teknis keyakinan akan kemampuan proyek menghasilakan laba. rental motor. o Pihak Pemerintah dan Masyarakat Perusahaan yang akan berdiri harus memperhatikan kebijakan-kebijakan yang ditetapkan oleh pemerintah agar dapat diprioritaskan untuk dibantu oleh pemerintah.

perlu dilakukan pemilihan rencana bisnis yang mempunyai skor tertinggi jika dibanding usulan lain berdasar kriteria penilaian yang telah ditentukan. misalnya. Ada 3 macam evaluasi:    mengevaluasi usaha proyek yang akan didirikan mengevaluasi proyek yang akan dibangun mengevaluasi bisnis yang sudah dioperasionalkan secara rutin Setalah dilakukan evaluasi terhadap ketiga ide proyek diatas. Dalam evaluasi bisnis yang akan dibandingkan adalah seluruh ongkos yang akan ditimbulkan oleh usulan bisnis serta manfaat atau benefit yang akan diperkirakan akan diperoleh. Tahap Evaluasi yaitu membandingkan sesuatu dengan satu atau lebih standar atau kriteria yang bersifat kuantitatif atau kualitatif. Tahap Pengurutan Usulan yang Layak Jika terdapat lebih dari satu usulan rencana bisnis yang dianggap layak. ketiga ide proyek dikaji melalui aspeknya secara cukup luas dan mendalam untuk mendapatkan masukan untuk mengevaluasi ide-ide tersebut. ternyata hanya dua ide proyek yang dianggap fisibel.hal yang dibandingkan dalam evaluasi bisnis adalah seluruh ongkos yang akan ditimbulkan oleh usulan bisnis serta manfaat atau benefit yang diperkirakan akan diperoleh. Selanjutnya. misalkan ide proyek rental motor. ternyata pengambilan keputusan hanya mampu mengerjakan satu ide proyek. 3. 4.Setelah ide proyek terpilih. Dilakukan evaluasi terhadap kedua ide proyek. . yaitu rental motor dan rental computer. dilakukan penelitian yang lebih mendalam dengan metode ilmiah:      mengumpulkan data mengolah data menganalisis dan menginterpretasikan hasil pengolahan data menyimpulkan hasil membuat laporan hasil Misalnya: berdasarkan contoh diatas telah ditentukan 3 macam ide proyek.

jumlah dan kualifikasi tenaga perencana. maka pelaksanaan untuk membangun proyek bisnis rental motor serta rencana operasional rutinnya perlu disiapkan. Aspek-Aspek Studi Kelayakan Bisnis Proses analisis setiap aspek saling keterkaitan antara satua spek dan aspek lainnya sehingga hasil analisis aspek-aspek tersebut menjadi terintegrasi. Tahap Rencana Pelaksanaan Setelah rencana bisnis dipilih perlu dibuat rencana kerja pelaksanaan pembangunan proyek. 6. pemasaran. Sebagai misal. Misalnya. . Tahap Pelaksanaan Dalam realisasi pembangunan proyek diperlukan manajemen proyek. hendaknya dia memanfaatkan hasiol analissis aspek-aspek lain. ketersediaan dana dan sumber daya lain serta kesiapan manajemen. setelah yang dipilih adalah rencana bisnis rental motor. ketika seorang peneliti tengah menganalisis aspek keuangan. Untuk lebih jelas lihat gambar berikut. walaupun tetap dimungkinkan mencari data yang dibutuhkan sesuai dengan kebutahannya langsung dari lapangan. produksi dan operasi. Agar selalu bekerja secara efektif dan efisien dalam rangka meningkatkan laba perusahaan. Hasil evaluasi dapat dijadikan sebagai feedback bagi perusahaan untuk mengkaji ulang proses bisnis ini secara terus-menerus. Setelah proyek selesai dikerjakan tahap selanjutnya adalah melaksanakan operasional bisnis secara rutin. dalam operasional perlu kajian-kajian untuk mengevaluasi bisnis dari fungsi keuangan. Mulai dari penentuan jenis pekerjaan.5.

sebaiknya proses studi kelayakan untuk pendirian dihentikan. aspek ini bertanggung jawab dalam menentukan ciri-ciri pasar yang akan dipilih. kecuali jika tujuan objek studi adalah pengembangan. Aspek internal Perusahaan Didalam aspek internal perusahaan terbagi atas beberapa aspek: Aspek pemasaran Kegiatan perusahan yang bertujuan menjual barang atau jasa yang di produksi perusahaan kepasar. terutama yang berkaitan dengan pemilihan alat dan mesin. Kandungan material produk tidak mengandung unsur yang dilarang negara ataupun agama.1. serta kepuasaan mereka atas produk. Aspek Teknis dan Teknologi . tidak akan direkomendasikan dan harus dihentikan. Kajian untuk mengetahui konsumen potensial. seperti perihal sikap. Jika menurun. Menentukan strategi kebijakan dan program pemasaran yang akan dilaksanakan. Oleh karena itu. Jika ada ditinjau dari aspek hukum. Aspek Pasar Pengkajian aspek pasar penting dilakukan karena tidak ada proyek bisnis yang berhasil tanpa adanya permintaan atas barang/jasa yang dihasilkan proyek tersebut. antara lain: o o o o Produk yang dihasilkan perusahaan harus marketable. pertumbuhan permintaan. Pembahasan aspek-aspek studi kelayakan diawali dengan aspek pasar dan pemasaran. target. perilaku. Kecenderungan permintaan atas produk yang akan dihasilkan harus menunjukkan adanya kenaikan. 2. Alasannya mengapa aspek ini diletakkan pada awal pembahasan sistematika studi kelayakan. sebaiknya kegiatananalisis studi kelayakan dihentikan. Jika tidak. analisis aspek pasar bertujuan antara lain untuk mengetahui berapa besar luas pasar.    Penentuan segmen. Aspek teknis dan kronologis sangat ditentukan oleh hasil rekomendasi aspek pasar. dan posisi produk pada pasarnya. Analisis kelayakan dari aspek ini yang utama dalam hal. Pada dasarnya. dan market-share dari produk bersangkutan.

pemakaian peralatan dan mesin. tetapi karena lemahnya manajemen. banyak terjadi. dan anggaran (biaya) pemasaran. Studi aspek teknis dan teknologi akan mengungkapkan kebutuhan apa yang diperlukan dan bagaimana secara teknis proses produksi akan dilaksanakan. Setelah gambaran organisasi terbentuk dengan segala kelengkapannya. yaitu:  Data awal aspek pasar dan pemasaran berupa: proyeksi penjualan/permintaan. Berdasarkan analisis ini pula dapat diketahui rancangan awal penaksiran biaya investasi termasuk start up cost/pra operasional proyek yang akan dilaksanakan. Ada beberapa sumber data penting yang akan digunakan. selanjutnya dianalisis proses pengadaan sumber daya manusianya untuk menduduki dan memegang bagian dan fungsi organisasi sesuai dengan yang direncanakan. Aspek Keuangan Berkaitan dengan sumber dana yang akan diperoleh dan proyeksi pengembaliannya dengan tingkat biaya modal dan sumber dana yang bersangkutan. misalnya. harga produk. Aspek Sumber Daya Manusia Aspek ini membutuhkan daya imajinasi tinggi untuk membayangkan bentuk organisasi apa yang akan dibangun kelak ketika berdiri. lokasi pabrik. perlu dikaji mengenai kapasitas produksi. Untuk bisnis industri manufaktur. dapat dibuat rencana jumlah biaya pengadaan harta tetapnya. lalu dari kesimpulan itu. Aspek manajemen Studi aspek manajemen dilaksanakan dua macam Manajemen saat pembangunan proyek bisnis dan Manajemen saat bisnis dioperasionalkan secara rutin. dan tata-letak pabrik yang paling menguntungkan. jenis teknologi yang dipakai.  Aspek teknis merupakan aspek yang berkenaan dengan pengoperasian dan proses pembangunan proyek secara teknis setelah proyek/bisnis tersebut selesai dibangun/didirikan. bahwa proyek-proyek bisnis gagal dibangun maupun dioperasionalkan bukan disebkan karena aspek lain. . Bahkan terjadi.

Legalitas. Seperti seberapa besar tingkat pendapatan per kapita penduduk. tunjangan-tunjangan. DepKeh. biaya perizinan prinsip (misal. DepKes. dan rencana pengadaan mesin. biaya perizinan operasional (Pemda). DepAg. biaya upah tetap. DepKeu. pendapatan nasional atau upah rata-rata tenaga kerja setempat atau UMR. Apakah proyek dapat merubah atau justru mengurangi income per capita panduduk setempat. adanya jalur komunikasi. • rekomendasi dari RT / RW / Kecamatan Izin usaha : • Akte pendirian perusahaan dari notaris setempat PT/CV atau berbentuk badan hukum lainnya. • Surat tanda daftar perusahaan. peralatan. dan lain-lain.   Data operasi dan produksi. Data personalia. pendidikan masyarakat setempat. biaya pelatihan. Apakah dengan keberadaan proyek wilayah menjadi semakin ramai. • NPWP (nomor pokok wajib pajak). dll. Aspek Hukum dan Legalitas Berkaitan dengan keberadaan secara legal dimana proyek akan dibangun yang meliputi ketentuan hukum yang berlaku termasuk : Perijinan : o o Izin lokasi : • sertifikat (akte tanah). berupa: rencana biaya perekrutan. DepHub. • Surat izin . DepHut. DikNas dll). berupa: rencana lokasi baik sewa maupun beli. lalulintas semakin lancer. penerangan listrik dan lainnya. harga pokok produksi (bahan baku. bahan pembantu). teknologi yang digunakan. kebiasaan adat setempat. DepDag. Dari sudut ekonomi. Dan dari segi sosial . Mengkaji tentang dampak keberadaan peroyek terhadap kehidupan masyarakat setempat. berupa: biaya notaris. • bukti pembayaran PBB yang terakhir. TKL. Aspek ekonomi dan budaya Berkaitan dengan dampak yang diberikan kepada masyarakat karena adanya suatu proyek tersebut :    Dari sisi budaya.

Aspek Dampak Lingkungan eksternal Aspek dampak lingkungan merupakan analisis yang paling dibutuhkan pada saat ini. Hasil studi kelayakan bisnis Hasil studi kelayakan bisnis berupa dokumentasi lengkap dalam bentuk tertulis yang diperlihatkan bagaimana rencana bisnis memiliki nilai-nilai positif bagi aspek-aspek yang diteliti.com/2012/02/pengenalan-studi-kelayakan-bisnis. antara lain:     Dampak terhadap air Dampak terhadap tanah Dampak terhadap udara Dampak terhadap kesehatan manusia Pada akhirnya pendirian usaha akan berdampak terhadap kehidupan fisik. sehingga akan dinyatakan sebagai proyek bisnis yang layak. yaitu: o o o o Badan hukum apa yang paling sesuai untuk dijadikan bentuk formal badan usaha yang akan didirikan Komoditas usaha termasuk jenis barang dagangan (komiditas) yang diperbolehkan atau dilarang undang-undang Cara berbisnisnya melanggar hukum agama atau tidak Teknis operasional mendapatkan izin dari instansi/ departemen/dinas terkait atau tidak. • Surat tanda terbit yang dikeluarkan oleh Kanwil Departemen Penerangan Beberapa faktor yang dijadikan dasar dalam penilaian kelayakan. • SIUP setempat.tempat usaha dari pemda setempat • Surat tanda rekanan dari pemda setempat.blogspot. karena setiap proyek yang dijalankan akan memiliki dampak yang sangat besar terhadap lingkungan di sekitarnya. http://putrajatim.html Pengukuran & Peramalan Permintaan . flora dan fauna yangada di sekitar usaha secara keseluruhan.

Tentu saja tidak semua variable penyebab/penjelas mampu dirangkum secara keseluruhan melainkan hanya beberapa diantaranya yang secara teoritik dinyatakan merupakan variable penjelas utama tercakup dalam model persamaan.METODE PENGUKURAN DAN PERAMALAN PERMINTAAN Ada beberapa metode yang dapat dipilih untuk melakukan pengukuran dan peramalan dalam studi kelayakan proyek. namun beberapa metoda lain tidak dapat memberikan hasil yang akurat. Oleh karena itu metode ini dapat cukup akurat bila keadaan dimasa datang tidak berbeda jauh dengan keadaan masa lalu.. Pertama dengan pendekatan Time series. 2. ada suatu cara/alat yang bisa kita gunakan untuk mengukur dan meramalkan sesuatu yang akan terjadi. melainkan hubungan stokastik. Dengan kata lain hubungan sebab akibat yang terjadi bukan hubungan deterministic. Metode Time Series Metode dalam pengukuran dan peramalan permintaan yang di dasarkan pada data dan keadaan dimasa lalu. Walau peramalan ini tidak bersifat mutlak akan terjadi. Tapi dengan adanya metode ini sedikit banyak membantu dalam pengambilan keputusan dalam proyek yang akan dilaksanakan. Metode Regresi Korelasi Metode ini mendasarkan diri pada hubungan sebab akibat atas terjadinya variasi dari suatu variable dan hubungan sebab akibat tersebut Nampak dalam fungsi persamaan regresi. Pada dasarnya terdapat dua pendekatan utama dalam peramalan dengan metode kuantitatif. Sesuai dengan judulnya. Akan tetapi perlu disimak terlebih dahulu sebenarnya untuk apa pengukuran dan peramalan permintaan ini. 1.pendekatan yang memperhatikan sebab akibat (cause. diantaranya adalah moving average dan smoothing (penghalusan). . yakni model yang tidak memperhatikan hubungan sebab akibat atau dengan kata lain hasil peramalannya hanya memperhatikan kecenderungan dari data masa lalu yang tersedia.effect method) atau pendekatan yang menjelaskan terjadinya suatu keadaan (explanatory method) oleh sebab-sebab tertentu. Pendekatan yang kedua adalah. Beberapa dari metode ini masih dapat memberikan hasil peramalan yang memadai.

blogspot. Catatan:   Perkiraan cash in flow dan cash out flow yang menyangkut proyeksi harus mendapat perhatian. maka gagasan usaha proyek tersebut layak untuk diusahakan.pertahun dan untuk tahun-tahun berikutnya seperti pada tabel 1..000 Nilai NPV adalah 11. diketahui: Dana investasi :Rp 35. Berdasarkan data diatas.000.000. Kegiatan produksi dimulai pada tahun kedua dengan jumlah penghasilan Rp 10.Sedangkan korelasi merupakan alat pembantu yang berguna untuk mengetahui sejauh mana intensitas hubungan yang terjadi antara variable-variable yang bersangkutan http://suko-iswahyudi.000.115.000. Benefit dari kegiatan industri ini adalah jumlah produksi dari pengolahan hasil-hasil pertanian. yaitu tahun persiapan Rp 20.000.000. .sedangkan pada tahun-tahun berikutnya seperti pada tabel 1. perubahan konsumen).. Jumlah biaya operasi dan pemeliharaan berdasarkan rekapitulasi dari berbagai biaya pada tahun kedua sebesar Rp 5.000. 2011 by theoputri Standard RUMUS => NPV = (å PV Pendapatan ) – (å PV Pengeluaran) Berdasarkan hasil penelitian yang digunakan untuk membangun industri pengolahan pertanian. apakah rencana pembukaan industri yang mengolah hasil pertanian tersebut layak untuk dikembangkan bila dilihat dari segi NPV denga diskon factor sebesar 18%? Untuk menghitung nialai NPV proyek tersebut digunakan rumus sebagai berikut: NPV= 11.000. Perkiraan beefit harus diperhitungkan dengan menggunakan berbagai variabel (perkembangan proyeksi sejenis dimasa yangakan datang.dan tahun pertama Rp 15.-.000. perubahan teknologi.000. Karena dapat catatan untuk memperhatikan cash flow-nya maka dihitung mengunakan cash flow diagram Perhitungan juga dapat dilihat mengunakan perhitungan dalam tabel 1. Kegiatan pabrik dimulai setelah tahun kedua dari pengembangan kontruksi.dialokasikan selama 2 tahun.html Analisis Kriteria Investasi Dengan Menghitung Nilai NPV Posted on December 15.com/2010/12/pengukuran-peramalan-permintaan..000 dengan nilai NPV ini adalah lebih dari satu.115.

000 7.18%.586 5.4371 0.000 9.000 6.000 + 12.186 5.000 7.1911 NPV Present value -20.Tabel 1.F.: persiapan perhitungan NPV Thn Investasi 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 20.000 30.000 (P/F.746.336 5.000 x 0.48352 + 5.115 11.500 Biaya Operasi 5.5 + 3591 + 6.000 15.000 8.000 10.-) Net benefit -20.000 x 0.03888 .115.000 15.000 25.10) = 20.000 (P/A.3139) + (9.2) (P/F.2) (P/F.0000 0.3704 0.000 + 15.73 Nilai NPV adalah 11.3139 0.000 (P/F.000 14.5656 x 0.000 Benefit 10.000 10.18%.713 3.000 6.500 5.000 x 1.18%.2255 0.000 D.1 = 57.652 4.000 17.652. Dibawah ini akan membuktikan dengan cash flow bahwa nilai NPV sama dengan nilai P Perhitungan nilai NPV sama dengan nilai P yang dicari dengan cash flow Nilai P pengeluaran P = 20.75536 + 2.371 5.5158) + (8.18%.000 11.1911) = 20.500 5.863 6.000 21.2660) + (10.18%.6086 0.000 (P/F.000 x 0.000 (P/F.8475) + (5.000 12.18%.000 17.000 (P/F.000 8.000 14.000 36.5158 0.2) + 7.000 21.18%.000 10.1) + 5.18%.712.000 x 0.000 x 0.2 + 2394 + 2255 + 2.000 6.965.591 3.18%.000.4) + 8.000 26.73 dengan nilai NPV ini adalah lebih dari satu.115.126 4.000 43. maka gagasan usaha proyek tersebut layak untuk diusahakan.000 7.000 9. 18% 1.7) + 9.102.000 -15.2660 0.000 6.000 -12.7182) + (7.5656 x 0.7182) + (6.000 32.000 x 0.7182 0.000 11.000 (dalam Rp.000 7.2) + 6000 (P/A.8475 0.000 Total coast 20.511.18%.000 + (15.2255) + (11.8) + 10.000 8.000 (P/F.000 x 1. Di atas adalah hasil dari NPV.000 6.9) + 11.

000 x 0.303. http://theoputri.000 (P/F.965.2) + 12.000 x 0.2 + 7.000 (P/F.000 (P/F.3704) + (25.com/2011/12/15/menghitung-nilai-npv/ KRITERIA INVESTAS Dihimpun dari berbagai sumber oleh Ecep Jalaluddin Sy SMK N 1 Mundu Cirebon .wordpress.4) + 17.000 x 0.221.18%.4371) + (21.3139) + (30.9) + 43.5) + 21.1911) = 7.Nilai P penerimaan P = 10.000 x 0.18%.18%.18%.778.10) = (10.18%.7182) + (12.000 (P/F.078.217.000 (P/F.3) + 14.4 + 7.03888 = 11.000 x 0.000 x 0.000 (P/F.430.18%.000 (P/F.6086) + (14.2660) + (36.18%.3 – 57.000 x 0.6) + 25.7) + 30.7 + 7.8) + 36.3 = 69.18%.5158) + (17.182 + 7.18%.26112 Jadi dari hasil perhitungan di atas.113.5 + 7980 + 8118 + 8.000 x 0.3 Nilai P bersih P = P penerimaan – P pengeluaran = 69.078.000 (P/F.2 + 7.847.000 x 0. dapat di simpulkan bahwa nilai NPV tidak sama dengan nilai P (present) atau nilai sekarang dengan menggunakan rumus di atas.2255) + (43.000 (P/F.

Analisis Kriteria Investasi Kriteria investasi merupakan indeks-indeks untuk mencari suatu ukuran tentang baik tidaknya atau layak tidaknya suatu proyek (usaha). Sedangkan cash flow yang berupa pengeluaran disebut cash out flow / cash disbursement / cash expenditure / cash cost. Komponen dari cash outflow antara lain adalah investasi proyek. Karena itu penentuan layak tidaknya suatu usaha yang direncanakan akan dilaksanakan atau tidak ditentukan oleh kemungkinan keuntungan finansial yang dapat diperoleh.1. pinjaman. 2. apabila penilaian kelayakan usaha dilakukan dengan benar dan hasilnya menunjukkan bahwa usaha . Selisih dari cash inflow dan cash out flow disebut Net cash flow atau Aliran Kas Neto/Bersih. modal sendiri. pelunasan pajak. Menghitung Arus Uang Tunai (Cash Flow) Cash flow adalah arus seluruh pengeluaran dan penerimaan proyek pada setiap satuan waktu proyek dari keseluruhan waktu yang direncanakan. Dari perhitungan tersebut dalam cash flow ini akan diketahui Surplus minus kas (kas awal dan kas akhir) serta saldo Debet Kredit (sisa pinjaman). nilai sisa dari aktiva (Salvage value) dan kadangkadang juga dimasukan penyusutan aktiva. Pada umumnya. pajak terhutang. Komponen cash inflow antara lain adalah hasil produksi. pelunasan pokok pinjaman dan bunga dan Replacment (penggatian aktiva). Cash flow yang berupa penerimaan (pemasukan) disebut cash inflow / cash proceeds / cash income / cash receipts. Menilai kelayakan usaha adalah cara yang ditempuh untuk menentukan layak (feasible) tidaknya suatu usaha dilaksanakan.

IRR dan B/C) lebih dapat dipertanggungjawabkan untuk penggunaan-penggunaan tertentu. misalnya terjadi bencana alam. ketiga kriteria pertama (NPV. Si penilai proyek harus memutuskan kriteria manakah yang paling tepat digunakan sesuai dengan keadaannya. Ada beberapa kriteria yang biasa digunakan untuk menentukan kelayakan usaha melalui analisis manfaat finansial. . Internal Rate of Return (IRR) 3. Net Present Value (NPV) dari arus manfaat dan biaya. Gros Benefit – Cost Ratio (Gros B/C) 5. Profitability Ratio (PV/K) Dari lima kriteri tersebut. Setiap kriteria mempunyai kebaikan serta kelemahan. Namun tidak satupun dari berbagai kriteria tersebut disetujui orang secara universal sebagai yang bermanfaat di dalam setiap keadaan. Dari sekian banyak kriteria tersebut ada empat yang paling banyak digunakan. Lima kriteria Investasi yang paling banyak digunakan adalah : 1. Net Benefit – Cost Ratio (Net B/C) 4. kecuali penilaian kelayakan usaha dilakukan dengan data yang tidak benar dan/atau karena adanya faktor-faktor yang tidak dapat terkontrol. maka pelaksanaannya jarang mengalami kegagalan.yang direncanakan itu layak untuk dilaksanakan. Ada banyak indeks kriteria Investasi yang dapat digunakan. Setiap kriteria/indeks menggunakan present value (nilai kini) yang telah didiscount dari arus manfaat (penerimaan) dan biaya selama umur proyek. Setiap kriteri tersebut digunakan untuk menentukan diterima tidaknya (layak tidaknya) suatu rencana proyek yang diusulkan dipandang dari aspek profitabilitas komersil. 2. sedangkan yang kedua terakhir (Gros B/C dan PV/K) mendapat kritik dari segi teorinnya.

saat ini atau menerima Rp 1000. Tentu jawabannya lebih suka menerima Rp 1000 saat ini.a.5 kg beras engan kualitas yang sama. Semakin tinggi tingkat inflasi semakin besar pula penurunan nilai mata uang. Konsep Nilai Waktu dan Uang Untuk proyek jangka panjang. Waktu sangat berharga bagi manusia pada umumnya dan bagi pemikir ekonomis khususnya karena akhirnya masalah waktu tersebut mempunyai kaitan yang sangat erat dengan uang. Tetapi timbul pertanyaan bagaimanakah cara membandingkan biaya yang harus dikeluarkan saat ini (investasi) dengan manfaat (penerimaan) yang akan diterima baru beberapa tahun kemudian ? . Untuk menentukan ada tidaknya dan tingkat dari manfaat bersih itu perlu kita bandingkan arus manfaat dari proyek-proyek tersebut dengan arus biayanya. maka umumnya bank-bank harus memberikan suku bunga simpanan (misal deposito.. Kalau uang Rp 1000. pembahasan konsep Nilai Waktu dan Uang merupakan hal yang penting. tetapi nilai riilnya (daya tukar) berbeda (berubah). maka tidak akan ada seorangpun yang bersedia menyimpan dananya di bank.. Contoh lain yang berhubungan dengan masalah ini adalah kalau inflasi meningkat. mungkin tahun depan hanya dapat membeli 1. menerima uang Rp 1000. Apa peranan konsep tersebut dengan perencanaan/analisa proyek ? Inti dari perencanaan adalah menentukan apakah dan sampai berapa jauhkah proyek tersebut memberikan manfaat (penerimaan) yang lebih besar daripada biayanya kepada pemiliknya. Sebagai contoh kalau ditawarkan kepada kita mana yang lebih suka.saat ini dapat membeli 2 kg beras.nanti tahun depan... Keputusan ini diambil tentunya karena walaupun nominal uang tersebut sama yaitu Rp 1000.antara saat ini dan tahun depan. tabungan) yang makin tinggi agar masyarakat tetap bersedia menyimpan uangnya di bank. Penurunan nilai riil mata uang tersebut antara lain terutama disebabkan oleh inflasi. Peranan dan hubungan antara waktu dan uang ini menimbulkan pemikiran bahwa orang-orang lebih menghargai uang yang dimiliki sekarang dari pada masa yang akan datang. Apabila tingkat bunga simpanan lebih rendah dari tingkat inflasi.

maka sesudah satu tahun jumlah yang harus dikembalikan adalah Rp 100.0 (1 + 0. sehingga jumlahnya menjadi: Rp 12..- Kalau pinjaman itu akan dikembalikannya setelah dua tahun.. Sehubungan dengan itu.12)² = Rp 125.. dalam hal ini akan dijelaskan dua pengertian penting melalui contoh-contoh. antara lain yang diterbitkan oleh Word Bank dengan judul Compounding and Discounting Table for Project Evaluation. Untuk setiap nilai tingkat bunga “i” dan setiap jangka tahun selama bunga itu diasumsikan telah/akan didapat/dibayar.dengan tingkat bunga 12 %/th.(1 + 12 %) ( 1 + 12 %) = Rp 100.(1 + 12 %)² = Rp 100.44 .Kalau kita perhatikan kembali contoh dari kedua kasus inflasi. Compounding Intertest disebut juga bunga majemuk atau bunga berbunga adalah bunga yang menunjukkan bahwa bunga dari suatu pokok pinjaman akan dikenakan bunga lagi pada periode berikutnya. Discount factor ini telah ada yang dibuat dalam tabel..- Rp 100. yakni Compounding Intertest Factor dan Discounting Factor.(1 + 12 %) = Rp 112. terdapat suatu discount factor yang unik.+ 12 % x Rp 100.= Rp 100. Contoh jika pokok pinjaman Rp 100.. maka bunga yang akan kena bunga lagi. ternyata tingkat bungalah yang memungkinkan kita untuk membandingkan arus biaya dan manfaat yang penyebarannya di dalam waktu yang tidak merata.

Sedangkan dalam perencanaan/analisa proyek yang diketahui bukan P malainkan F (besarnya nilai di masa yang akan datang). Dengan demikian maka rumusnya menjadi: .0) yang dapat digunakan untuk mencari nilai sekarang (P) dari nilai masa yang akan datang (F). maka perhitunan di atas dapat ditulis dengan rumus: F = P (1 + i ) n (1 + i ) n disebut Compounding Factor. Dengan demikian untuk mencari nilai P (Nilai Sekarang= Pressent Value) rumusnya menjadi: P= F (1 + i ) n P = F (1 + i ) n 1 1 (1 + i ) n disebut Discount Factor (DF). jumlah tahun selama uang dipinjam disebut n. yakni suatu bilangan yang lebih besar dari satu (1.-) disebut P (Pressent amount).0) yang dapat dipakai untuk mencari suatu jumlah yang akan datang (F) berdasarkan jumlah sekarang (P) setelah diberi bunga berbunga pada setiap akhir tahun (n).Seandainya jumlah semula (Rp 100. jumlah yang harus dikembalikan disebut F (Future amount) dan tingkat bunga disebut i (interest). yakni suatu bilangan yang kurang dari satu (1.

sedang jumlah investasi adalah jumlah total dana yang dikeluarkan untuk membiayai pengadaan seluruh alat-alat produksi yang dibutuhkan dalam menjalankan suatu usaha.P = F x DF 1) Net Persent Value (NPV) Net Present Value (NPV) atau nilai sekarang bersih adalah analisis manfaat finansial yang digunakan untuk mengukur layak tidaknya suatu usaha dilaksanakan dilihat dari nilai sekarang (present value) arus kas bersih yang akan diterima dibandingkan dengan nilai sekarang dari jumlah investasi yang dikeluarkan. Untuk menghitung NPV dari suatu usaha diperlukan data tentang: (1) jumlah investasi yang dikeluarkan. dan (2) arus kas bersih per tahun sesuai dengan umur ekonomis Rumus dari NPV adalah: n I (1 + i )t n n PVNCF ─ ─ Σ t= = Σ t=1 Σ PVI t=0 n NCF Σ t =1 (1 + i )t di mana: . Arus kas bersih adalah laba bersih usaha ditambah penyusutan.

NPV1 adalah nilai NPV pada tingkat discount rate “i” yang sesuai dengan tingkat discount rate yang berlaku saat rencana usaha dibuat. begitu pula sebaliknya. NPV ≥ 0 dikatakan proyek layak untuk dilaksanakan dan NPV < 0 proyek tidak layak untuk dilaksanakan. 2) Internal Rate of Return IRR adalah nilai discount rate i yang membuat NPV dari proyek sama dengan nol.NCF = Net Cash Flow/Arus Kas Bersih= (laba setelah pajak + penyusutan) dari tahun pertama sampai tahun ke n I n i = Pengeluaran investasi dari tahun awal (0) sampai tahun ke n = Umur ekonomis dari proyek = Tingkat Diskonto (discount factor “DF”) = tingkat bunga /social opportunity cost of capital yang ditunjuk Social Discount Rate (tingkat bunga umum) PVNCF = Present Value dari NCF PVI = Present Value dari Investasi Dalam analisis proyek. IRR biasanya sulit diselesaikan (dicari nilai i nya) secara langsung. Atau dengan kata lain. apabila nilai sekarang penerimaan bersih dari masa yang akan datang lebih besar dari pada nilai sekarang Investasi. Sedangkan NPV2 adalah nilai NPV pada tingkat discount . Atau IRR merupakan tingkat bunga yang menyebabkan nilai sekarang Investasi (Net Investment Present Value) sama dengan nilai sekarang penerimaan bersih (Net Benefit Present Value) di masa mendatang. sehingga menghitungnya lebih mudah. karena harus ada dua NPV. Maka i-nya kita sebut sebagai i1 dan NPV-nya kita sebuat sebagai NPV2. maka proyek ini dikatakan menguntungkan. yakni NPV1 yang harus potitif dan NPV2 yang harus negatif.

Dengan telah diperolehnya dua nilai NPV yang positif dan negatif maka IRR dapat diselesaikan dengan rumus : IRR = i 1 + ( i 2 – i 1) NPV1 + NPV2 NPV1 Di mana: i 1 = Tingkat diskonto (tingkat bunga) yang menghasilkan NPV positif i 2 = Tingkat diskonto (tingkat bunga) yang menghasilkan NPV negatif Jika ternyata IRR dari suatu proyek sama dengan nilai i yang berlaku sebagai social discount rate. berarti NPV lebih kecil dari nol. Jadi harus dipilih i yang lebih tinggi sampai diperoleh NPV negatif.rate “i” yang harus dicari sampai ditemukan NPV-nya negatif. Sehingga untuk menentukannya biasanya didekati dengan coba-coba melalui prosedur sebagai berikut : a. . Pilih discount rate i yang dianggap dekat dengan discount rate i yang berlaku (biasanya naik satu tingkat discount rate). lalu dihitung NPV-nya. Oleh karena itu suatu nilai IRR yang lebih besar dari / sama dengan (≥) Social Discount Rate menyatakan tanda “Go” (layak) untuk suatu proyek. Jika NPV yang diperoleh positif berarti nilai percobaan pemilihan i tadi belum benar. sedangkan jika IRR lebih kecil dari Social Discount Rate berarti proyek itu “No Go” (tidak layak). maka nilai NPV dari proyek itu adalah sebesar nol. Jika sudah diperoleh NPV negatif. Jika IRR lebih kecil dari social discount rate. maka kita sebut i-nya sebagai i2 dan nilai NPV nya sebagai NPV2 b.

Jadi. Dan jika hasilnya lebih dari satu. Net B/C sering juga disebut sebagai profitability indeks. Contoh Aplikasi Penilaian Kelayakan Usaha . Analisis net B/C merupakan perbandingan antara presen value dari arus kas bersih dengan present value investasi yang dikeluarkan. berarti NPV = 0. net B/C dihitung dengan rumus: n ∑ PVNCF t=1 Net B/C = n ∑ PVI t=1 Jika perhitungan tadi memberikan hasil = 1. Dengan demikian jika Net B/C ≥ 1 berarti merupakan tanda „Go‟ (layak) untuk suatu proyek dan Net B/C < 1 berarti No Go (tidak layak).3) Net Benefit – Cost Ratio (Net B/C) Net B/C adalah suatu metoda untuk melihat berapa besar benefit yang dapat diperoleh dari setiap penanaman satuan biaya. berarti NPV > 1.

Biaya ban Rp 2.620. b. 4. Gaji sopir Rp 1.000.00 dengan umur ekonomis seiama 5 tahun. c. Dengan demikian.000. Biaya aki Rp 80. perkiraan arus kas. A ingin mengetahui apakah rencana usaha angkutan kota tersebut layak atau tidak untuk dijalankan. Di samping itu berdasarkan pengalaman.00 Selama 5 tahun jumlah biaya operasi dan perawatan diperkirakan tidak berubah.000. Berdasarkan data tersebut. Untuk maksud tersebut A menghitung perkiraan rugi/laba. perkiraan pendapatan per tahun adalah Rp 17. .00 dan sebulan dihitung 26 hari. Penyusutan kendaraan dilakukan dengan menggunakan metode garis lurus. kendaraan setelah lima tahun masih memiliki nilai sisa dengan harga jual Rp 5.000. a.000. 5.000.00. Untuk maksud tersebut.000. Biaya operasi dan pemeliharaan per tahun mencapai Rp 4.000.000 .5. Anggaplah A sedang merencanakan untuk menjalankan usaha angkutan kota. Sumber dana investasi seluruhnya dibiayai dari modal sendiri.nilai sisa)/umur ekonomis = (39. 3.000.000)/5 = Rp 6.000. Tingkat bunga kredit bank diketahui misalnya sebesar 19% per tahun.340.00 dengan rinciannya per tahun adalah.000. Bila perlu diskusikan dengan teman-teman dan minta bimbingan guru untuk memahaminya.00. Setoran rata-rata per hari Rp 55. Berdasarkan data yang berhasil dikumpulkan dari beberapa pengusaha angkutan kota diperoleh data sebagai berikut: 1. Jadi Penyusutan kendaran per tahun = (harga beli aset .Untuk memahami bagaimana penilain kelayakan usaha diiakukan.160.00. cermati contoh berikut dengan seksama. A berusaha memperoleh informasi lebih mendalam mengenai usaha angkutan kota tersebut. 2.000.850. dan analisis manfaat finansial terhadap rencana usaha angkutan kota tersebut. Jumlah biaya investasi untuk satu kendaraan angkutan kota bekas siap pakai mencapai RP 39. b Biaya perawatan Rp 120.970.00.00 .800.00.850.

160 4.160 17.160 4.160 4.620 17.160 17.620 22.160 17. Setoran b.160 17.620 17.000 17. Biaya penyusutan .160 4.620 17.620 a.160 5. Nilai sisa 2 Jumlah Pendapatan (Bt) 3 a.160 4. Biaya operasional dan perawatan b.Hasilnya dipaparkan melalui Tabel 1 sampai Tabel 4 sebagai berikut: TABEL 1 Perkiraan Rugi/Laba Usaha Angkutan Kota (dalam Rp 000) No Keterangan 0 1 2 Tahun 3 4 5 1 Pendapatan Usaha 17.

570 - 5.000 2 3 4 5 - .570 5.570 5.570 12.570 5.540.570 5.590 11. Perkiraan Arus Kas Bersih Usaha Angkutan Kota Tahun 0 1 Investasi 39.570 12.590 5.540 17.000 12.000 17.970 11.540.540 6.970 11.540.570 12.570 5.590 5.570 12.570 - 5.000 12.540 TABEL 2.540 6.6.570 5.570 10.540.570 10.970 11.540 6.850.570 10.540.00 - Arus Kas Bersih (NCF) 12.000.000 12.970 4 5 6 7 8 9 10 Jumlah Biaya (Ct) LABA KOTOR (2) – (4) Bunga Pinjaman LABA SEBELUM PAJAK Pajak LABA BERSIH ARUS KAS BERSIH (NCF) (9) + ( Penyusutan (D) ) NCF = Net Cash Flow = (Bt – Ct) + D 11.590 5.590 5.970 6.

437.850.000 12.796 – 39.854.8403 .000 Present Value NCF {PVNCF} 10.494 7.850.540.362 8.7061 .236 6. Perhitungan Net Present Value Usaha Angkutan Kota Present Tahun Investasi Arus Kas Bersih DF *) (NCF) 19% 1 12.540.5934 .444 7.796 Perhitungan NPV = n n Σ t=1 PVNCF ─ Σ PVI t=0 = 40.252.850.4190 Value Investasi (PVI) 0 1 2 3 4 5 Jumlah 39.441.349.000 39.000 12.TABEL 3.000 .4986 .540.850.000 39.260 40.540.000 .000 12.000 17.540.437.537.

01 40.-. atau sebesar Rp 587.796.= 587.pengeluaran investasi sanggup menghasilkan penerimaan kas bersih sebesar Rp 1.01. usaha itu layak dilanjutkan atau Go Artinya bahwa nilai sekarang penerimaan bersih dari masa yang akan datang lebih besar dari pada nilai sekarang Investasi.850.000 = 1..- Perhitungan IRR TABEL 4 Perhitungan IRR Usaha Angkutan Kota .796 Net B/C = 1.796 Jadi pada tingkat bunga (DF) 19 %. Perhitungan Net B/C n ∑ PVNCF t=1 Net B/C = n ∑ PVI t=1 = 39. dari setiap Rp 1.01 mengandung arti.437.

854.796 IRR = 19 % + (21 % .349.032 Jumlah - 39.796 IRR = i 1 + ( i 2 – i 1) NPV1 + NPV2 NPV1 587.540.7061 .796 PVI 39.761.252.850.1.5644 .540.796 – ( .000 .910 6.850.000 12.540.4190 10.000 12.494 7.077.444 7.540.236 6.Ta Arus Kas hun Bersih (NCF) DF PVNCF DF PVNCF Tingkat Bunga 19% Tingkat Bunga 21 % 1 2 3 4 5 12.537.4986 .968) .4665 .232.441.3855 10.670 38.8403 .056 8.362 8.232.260 40.000 12.000 ─ 1.5934 .968 NPV 587.564.617.540.8264 .363.576 5.849.000 .437.19 %) x 587.820 7.000 17.6830 .

= 19 % + (2 % x 0,3228293178) = 19 % + 0,6456586356 % = 19,65 % = 19,65 % > 19 %

Kesimpulan Berdasarkan hasil analisis manfaat finansial, yaitu dengan menggunakan ukuran atau kriteria NPV, net B/C dan IRR diperoleh hasil sebagai berikut: (1) NPV > 0 (2) Net B/C atau indeks profitabilitas > 1 (3) IRR > 19% Karena itu dapat disimpulkan bahwa, rencana usaha angkutan kota layak untuk dilaksanakan. TUGAS Cobalah Anda buat rencana usaha sesuai dengan program keahlian yang Anda dalami. Lalu hitung kelayakannya berdasarkan kriteria investasi yang telah Anda pelajari. http://wirausaha2011.blogspot.com/2011/04/kriteria-investasi.html

Analisis Kriteria Investasi
Posted on November 4, 2011 by Amalia Hana Arifa Standard

Analisis Kriteria Investasi (Studi Kelayakan Bisnis) Studi kelayakan bisnis sangat perlu dilakukan jika mendirikan suatu bisnis atau usaha. Studi kelayakan bisnis sering disebut juga sebagai feasible study. Studi ini merupakan salah satu pertimbangan dalam pengambilan keputusan, apakah menerima/menolak suatu gagasan usaha

yang direncanakan. Suatu usaha yang diusulkan/direncanakan dikatakan layak jika dalam pelaksanaannya dapat memberikan manfaat finansial maupun sosial. Dalam analisis ini, tentunya memerlukan beberapa indikator, diantaranya adalah NPV, IRR, dan Payback Period.
1. NPV

NPV (net present value) merupakan nilai dari proyek yang bersangkutan yang diperoleh berdasarkan selisih antara cash flow yang dihasilkan terhadap investasi yang dikeluarkan. NPV > 0 (nol) → usaha/proyek layak (feasible) untuk dilaksanakan. NPV < 0 (nol) → usaha/proyek tidak layak (feasible) untuk dilaksanakan. NPV = 0 (nol) → usaha/proyek berada dalam keadaan BEP dimana TR=TC dalam bentuk present value. Untuk menghitung NPV diperlukan data tentang perkiraan biaya investasi, biaya operasi, dan pemeliharaan serta perkiraan benefit dari proyek yang direncanakan. Contoh : Pimpinan perusahaan akan mengganti mesin lama dengan mesin baru karena mesin lama tidak ekonomis lagi, baik secara teknis maupun ekonomis. Untuk mengganti mesin lama dibutuhkan dana investasi sebesar Rp 75.000.000,‐. Mesin baru mempunyai umur ekonomis selama 5 tahun dengan salvage value berdasarkan pengalaman pada akhir tahun kelima sebesar Rp.15.000.000,‐. Berdasarkan pengalaman pengusaha, cash in flows setiap tahun diperkirakan sebesar Rp 20.000.000,‐ dengan biaya modal 18% per tahun. Apakah penggantian mesin ini layak untuk dilakukan apabila dilihat dari PV dan NPV? Dalam perhitungan NPV, dapat dilakukan dengan menggunakan rumus dan menggunakan cash flow diagram. Cara 1 : PV = 16.949.153 + 14.363.689 + 12.172.617 + 10.315.778 + 8.742.184 + 6.556.638 = 69.100.059 NPV = PV – OO = 69.100.059 – 75.000.000 = – 5.899.941 Cara 2 :

P = -75 + 20 (P/A,18%,5) + 15 (P/F,18%,5) = -75 + 62,544 + 6,5565 = -5,8995 juta NPV yang diperoleh bernilai negatif, maka pembelian mesin tidak feasible. 2. PV (Present Value) PV (present value) merupakan nilai sejumlah uang sekarang yang merupakan ekivalensi dari sejumlah cash flow tertentu pada periode tertentu dengan tingkat suku bunga tertentu. Fungsi ini berguna untuk menghitung nilai sekarang (present value) dari suatu deret angsuran seragam di masa yang akan datang dan suatu jumlah tunggal yang telah disama-ratakan pada akhir periode pada suatu tingkat bunga. Perbedaan utama antara fungsi PV dan NPV adalah: PV bisa digunakan pada awal atau akhir periode dari suatu aliran kas, PV mengharuskan semua nilai sama, sedangkan NPV nilai-nilai bisa bervariasi. 3. IRR IRR (internal rate of return) merupakan tingkat diskon rate yang menghasilkan NPV sama dengan nol. Jika hasil perhitungan IRR lebih besar dari discount factor, maka dapat dikatakan investasi yang akan dilakukan layak untuk dilakukan. Jika sama dengan discount factor, dikatakan investasi yang ditanamkan akan balik modal, sedangkan jika IRR lebih kecil dari discount factor maka investasi yang ditanamkan tidak layak. Contoh : soal sama dengan contoh NPV DF 18% P = P + A (P/A,i,n) + F (P/F, i, n) P = -75.000.000 + 20.000.000 (P/A, 18%, 5) + 15.000.000 (P/F, 18%, 5)

P = -75.000.000 +62.544.000 + 6.556.500 P = -5.899.500 DF 14% PV= 20.000.000 / (1 +0,14) + 20.000.000/(1 + 0,14)2 + 20.000.000/ (1 + 0,14)3+…..+ 20.000.000/(1 + 0,14)5 + 15.000.000/(1 + 0,14)5 PV = 1.754.3859 + 15.389.350 + 13.499.430 +11.841.605+10.387.373+7.790.529 PV = 76.452.146 NPV = 76.452.146 – 75.000.000 = 1. 452.146 DF 24% PV = 20.000.000/(1 +0,24) + 20.000.000/(1 + 0,24)2 + 20.000.000/(1 + 0,24)3 + ….. + 20.000.000/(1 + 0,24)5+ 15.000.000/(1 + 0,24)5 PV = 16.129.032 + 13.007.284 + 10.489.745 + 8.459.471 + 6.822.154 +5.116.616 PV = 60.024.302 NPV = 60.024.302 – 75.000.000 NPV = – 14.975.698 Sehingga dapat diambil kesimpulan, semakin besar DF, gagasan usaha tidak layak. 4. SOCC SOCC (Social Opportunity Cost of Capital) merupakan discount factor yang biasanya digunakan sebagai acuan dalam perhitungan IRR, untuk menentukan layak tidaknya gagasan usaha yang diajukan. SOCC berhubungan erat dengan IRR, yaitu jika IRR > SOCC usaha dikatakan layak, jika IRR = SOCC maka usaha mencapai BEP, dan jika IRR < SOCC maka usaha dikatakan tidak layak.
http://amaliahanaarifa.wordpress.com/2011/11/04/analisis-kriteria-investasi/

Artikel Analisis Kriteria Investasi
Analisis kriteria investasi merupakan indeks-indeks untuk mencari suatu ukuran tentang baik tidaknya atau layak tidaknya suatu proyek (usaha). Karena itu penentuan layak tidaknya suatu usaha yang direncanakan akan dilaksanakan atau tidak ditentukan oleh kemungkinan keuntungan

finansial yang dapat diperoleh. Menilai kelayakan usaha adalah cara yang ditempuh untuk menentukan layak (feasible) tidaknya suatu usaha dilaksanakan. Pada umumnya, apabila penilaian kelayakan usaha dilakukan dengan benar dan hasilnya menunjukkan bahwa usaha yang direncanakan itu layak untuk dilaksanakan, maka pelaksanaannya jarang mengalami kegagalan, kecuali penilaian kelayakan usaha dilakukan dengan data yang tidak benar dan/atau karena adanya faktor-faktor yang tidak dapat terkontrol, misalnya terjadi bencana alam. Ada beberapa kriteria yang biasa digunakan untuk menentukan kelayakan usaha melalui analisis manfaat finansial. Dari sekian banyak kriteria tersebut ada empat yang paling banyak digunakan. Setiap kriteria/indeks menggunakan present value (PV) (nilai kini) yang telah di-discount dari arus manfaat (penerimaan) dan biaya selama umur proyek. Ada banyak indeks kriteria Investasi yang dapat digunakan. Namun tidak satupun dari berbagai kriteria tersebut disetujui orang secara universal sebagai yang bermanfaat di dalam setiap keadaan. Setiap kriteria mempunyai kebaikan serta kelemahan. Si penilai proyek harus memutuskan kriteria manakah yang paling tepat digunakan sesuai dengan keadaannya. Lima kriteria Investasi yang paling banyak digunakan adalah : 1. Net Present Value (NPV) dari arus manfaat dan biaya. 2. Internal Rate of Return (IRR) 3. Net Benefit – Cost Ratio (Net B/C) 4. Gros Benefit – Cost Ratio (Gros B/C) 5. Profitability Ratio (PV/K) Dari lima kriteri tersebut, ketiga kriteria pertama (NPV, IRR dan B/C) lebih dapat dipertanggungjawabkan untuk penggunaan-penggunaan tertentu, sedangkan yang kedua terakhir (Gros B/C dan PV/K) mendapat kritik dari segi teorinya. 1. Net Persent Value (NPV) Net Present Value (NPV) atau nilai sekarang bersih adalah analisis manfaat finansial yang digunakan untuk mengukur layak tidaknya suatu usaha dilaksanakan dilihat dari nilai sekarang (present value) arus kas bersih yang akan diterima dibandingkan dengan nilai sekarang dari jumlah investasi yang dikeluarkan. Arus kas bersih adalah laba bersih usaha ditambah penyusutan, sedang jumlah investasi adalah jumlah total dana yang dikeluarkan untuk membiayai pengadaan seluruh alat-alat produksi yang dibutuhkan dalam menjalankan suatu usaha. Untuk menghitung NPV dari suatu usaha diperlukan data tentang: (1) jumlah investasi yang dikeluarkan, dan (2) arus kas bersih per tahun sesuai dengan umur ekonomis Kriteria: NPV > 0 (nol) → usaha/proyek layak (feasible) untuk dilaksanakan NPV SOCC maka proyek dikatakan layak IRR = SOCC berarti proyek pada BEP IRR 1. Dengan demikian jika Net B/C ≥ 1 berarti merupakan tanda ‗Go‘ (layak) untuk suatu proyek dan Net B/C 1 (satu) berarti proyek (usaha) layak dikerjakan Gross B/C 1 ( satu) berarti proyek ( usaha) layak dikerjakan

24)3 (1 + 0.841.24) (1 + 0..302 – 75. Berdasarkan pengalaman pengusaha. cash in flows setiap tahun diperkirakan sebesar Rp 20.. 15.000 + 20.i. 452.500 DF 14% P = 20. 18%.000 + 20.‐.822.000.024.14)2 (1 + 0. Contoh soal : Pimpinan perusahaan akan mengganti mesin lama dengan mesin baru karena mesin lama tidak ekonomis lagi. Untuk mengganti mesin lama dibutuhkan dana investasi sebesar Rp 75.24)5 P = 16.000.698 .000.000.‐ dengan biaya modal 18% per tahun.3859 + 15.544.000.529 P = 76.459. + 20.000.500 P = -5. 5) + 15.000.790.350 + 13.000 + 20.000 + ….24)2 (1 + 0.000.000 (P/A.000.14)5 (1 + 0.24)5 (1 + 0.14) (1 + 0.000 (1 +0.471 + 6.616 P = 60.556.000.000.14)3 (1 + 0.000 + ….PR SOCC maka proyek dikatakan layak IRR = SOCC berarti proyek pada BEP IRR < SOCC dikatakan bahwa proyek tidak layak.000.000.032 + 13.489.387.975.129. i.146 DF 24% P = 20. Mesin baru mempunyai umur ekonomis selama 5 tahun dengan salvage value berdasarkan pengalaman pada akhir tahun kelima sebesar Rp.000.284 + 10.000.452.899.116.605 + 10.000 + 6.000 + 20.146 – 75.000 + 15.000 + 15.n) + F (P/F.000 (P/F.745 + 8.000.000.000 = 1.000 (1 +0.000.389. 5) P = -75.007.000.754. baik secara teknis maupun ekonomis. + 20.000 + 20.‐.14)5 P = 1. Apakah penggantian mesin ini layak untuk dilakukan apabila dilihat dari PV dan NPV? DF 18% P = P + A (P/A. n) P = -75.000.430 + 11.000.000 +62. 18%.154 + 5.000.000 P = – 14.373 + 7.499.

Nper. tingkat suku bunga pada periode tertentu bisa per bulan ataupun per tahun. Jumlah angsuran pada setiap interval dari sejumlah pinjaman tergantung pada besar kecilnya tingkat bunga dan jangka waktu yang digunakan. gagasan usaha (proyek) tidak layak diusahakan http://muhammadaghnifauzan. Baik tidaknya hasil analisa. Keputusan harus ditetapkan dengan menggunakan criteria lain. akan tergantung pada ketepatan taksiran kita atas aliran kas. Maka sebelum penghitungan/penentuan NPV hal yang paling utama adalah mengetahui atau menaksir aliran kas masuk di masa yang akan datang dan aliran kas keluar. yaitu :     Rate.com/2011/10/27/artikel-analisis-kriteria-investasi/ NPV (Net Present Value) Metode Net Present Value (NPV) merupakan metode penilaian investasi klasik yang sampai saat ini paling populer digunakan. Fv. . NPV merupakan net benefit yang telah didiskon dengan menggunakan social opportunity cost of capital sebagai diskon faktor. Pmt. misalnya dampak investasi terhadap perusahaan. Dan apabila NPV = 0 maka investasi yang dilakukan tidak mengakibatkan perusahaan untung maupun rugi hal ini berarti bahwa jika proyek dilaksanakan atau tidak dilaksanakan tidak berpengaruh pada keuangan perusahaan. Metode ini dipakai untuk menutupi kelemahan dari metode lain. jumlah angsuran yang dilakukan. Present Value digunakan untuk untuk mengetahui nilai investasi sekarang dari suatu nilai dimasa datang. Salah satu keunggulan dari penggunaan NPV bahwa arus kas didasarkan pada konsep nilai waktu uang (time value of money).Sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa semakin besar diskon faktor yang dikenakan. Untuk menghitung PV bisa menggunakan fungsi pv() yang ada dimicrosoft excel. PV (Present Value) Menghitung nilai pada waktu sekarang jumlah uang yang baru akan dimiliki beberapa waktu kemudian. Apabila NPV < 0 maka investasi yang dilakukan akan mengakibatkan kerugian bagi perusahaan hal ini berarti proyek ditolak. Apabila NPV > 0 maka investasi yang dilakukan memberikan manfaat bagi perusahaan hal ini berarti bahwa proyek dapat dilakukan. besar angsuran yang dibayarkan.wordpress. Untuk menghitung nilai sekarang perlu ditentukan tingkat bunga yang relevan. Ada lima parameter yang ada dalam fungsi pv(). nilai akan datang yang akan dihitung nilai sekarangnya. NPV adalah selisih antara present value dari investasi dengan nilai sekarang dari penerimaan-penerimaan kas bersih di masa yang akan datang. Anuitas dari sebuah present value sama dengan jumlah angsuran pada setiap interval. Nilai sekarang dari sebuah anuitas dan identik dengan nilai awal dari penanaman modal.

Contoh soal: . misalnya 10 %. dengan menghitung nilai sekarang dari arus kas suatu investasi dengan menggunakan suku bunga yang wajar. maka di coba lagi dengan penghitungan suku bunga yang lebih tinggi demikian seterusnyasampai biaya investasi menjadi sama besar. Type. Minimum acceptable rate of return adalah laju pengembalian minimum dari suatu investasi yang berani dilakukan oleh seorang investor. Metode IRR digunakan dalam menentukan apakah investasi dilaksanakan atau tidak. dan sebaliknya. Untuk menentukan besarnya nilai IRR harus dihitung dulu NPV1 dan NPV2 dengan cara coba‐coba. Jika IRR > SOCC maka proyek dikatakan layak IRR = SOCC berarti proyek pada BEP IRR < SOCC dikatakan bahwa proyek tidak layak. nilainya sama dengan initial investment (biaya invetasi). jika nilai investasi lebih kecil. IRR adalah suatu tingkat discount rate yang menghasilkan NPV = 0 (nol). IRR (Internasional Rate of Return) IRR berasal dari bahasa inggris Internal Rate of Return disingkat IRR yang merupakan indikator tingkat efisiensi dari suatu investasi. Suatu proyek/investasi dapat dilakukan apabila laju pengembaliannya (rate of return) lebih besar dari pada laju pengembalian apabila melakukan investasi di tempat lain (bunga deposito bank. kemudian di bandingkan dengan biaya investasi. Jika NPV1 bernilai positif maka discount factor kedua harus lebih besar dari SOCC. Caranya. IRR adalah salah satu metode untuk mengukur tingkat investasi. jika bernilai 1 pembayaran dilakukan diawal periode. dengan mengeluarkan investasi awal. maka harus di coba lagi dengan suku bunga yang lebih rendah sampai mendapatkan nilai investasi yang sama besar dengan nilai sekarang. atau penerimaan kas. jika bernilai 0 pembayaran dilakukan diakhir periode. reksadana dan lain-lain). Metode IRR juga digunakan untuk mencari tingkat bunga yang menyamakan nilai sekarang dari arus kas yang diharapkan di masa datang. untuk itu biasanya digunakan acuan bahwa investasi yang dilakukan harus lebih tinggi dari Minimum acceptable rate of return atau Minimum atractive rate of return. Tingkat investasi adalah suatu tingkat bunga di mana seluruh net cash flow setelah dikalikan discount factor atau telah dipresent value-kan. IRR merupakan suku bunga yang akan menyamakan jumlah nilai sekarang dari penerimaan yang diharapkan diterima (present value of future proeed) dengan jumlah nilai sekarang dari pengeluaran untuk investasi. Apabila dengan suku bunga wajar tadi nilai investasi lebih besar. Dari percobaan tersebutmaka IRR berada antara nilai NPV positif dan NPV negative yaitu pada NPV = 0.

698 Kesimpulan yang dapat ditarik yaitu semakin besar diskon factor yang dikenakan.14)5 (1 + 0.605 + 10. + 20.000.i.n) + F (P/F.000.389.000. 452.154 + 5. maka gagasan usaha (proyek) tidak layak digunakan.790.000.350 + 13.129.032 + 13.387.146 DF 24% P = 20.899. 15.000 P = -5. 18%.000 +62.529 P = 76.000.000 (P/A. 18%.000 + 20.14)2 (1 + 0.‐.556. 5) + 15.754.000.745 + 8.000. .499.007.000.000 = 1.000 P = – 14. + 20.000 + 15.000.000.430 + 11.373 + 7.000 + 20. i.000.000.000 + ….459. n) P = -75.302 – 75. baik secara teknis maupun ekonomis.489.822.544.146 – 75.000. 5) P = -75.000. Apakah penggantian mesin ini layak untuk dilakukan apabila dilihat dari PV dan NPV? DF 18% P = P + A (P/A.000 + 20.14)3 (1 + 0.000.500 P = 1.24)2 (1 + 0.000.‐.24)3 (1 + 0.3859 + 15.000 + ….000 (P/F.‐ dengan biaya modal 18% per tahun. cash in flows setiap tahun diperkirakan sebesar Rp 20.975. Untuk mengganti mesin lama dibutuhkan dana investasi sebesar Rp 75.841.000.500 DF 14% P = 20.000.000.000 + 15.116..616 P = 60.14)5 + 6.24) (1 + 0.000.14) (1 + 0.000.000.000 (1 +0.471 + 6.24)5 P = 16..Pimpinan perusahaan akan menggantimesin lama dengan mesin baru karena mesin lama tidak ekonomis lagi.24)5 (1 + 0.000 + 20. Berdasarkan pengalaman pengusaha.024.000 + 20.000 (1 +0.284 + 10. Mesin baru mempunyai umur ekonomis selama 5 tahun dengan salvage value berdasarkan pengalaman pada akhir tahun kelima sebesar Rp.452.

NPV merupakan net benefit yang telah didiskon dengan menggunakan social opportunity cost of capital (SOCC) sebagai diskon faktor. TUGAS ANALISIS KRITERIA INVESTASI 04 Nov 2011 Tinggalkan Sebuah Komentar by lilissulastri in ekotek NPV (Net Present Value) NPV adalah selisih antara present value dari investasi dengan nilai sekarang dari penerimaanpenerimaan kas bersih di masa yang akan datang.http://nursifaratnasari. Jadi semua biaya proyek dan pendapatan ada di masa depan ditarik ke waktu sekarang. Untuk menghitung nilai sekarang perlu ditentukan tingkat bunga yang relevan. Semakin besar discount rate yang dipakai. NPV positif menunjukkan proyek layak untuk dijalankan.. • Gambar antara NPV terhadap discount Rumusnya mirip dengan konsep future yang ditarik ke sekarang atau P/F P = F/(1+i)^n atau dengan aliran uang Xt = cash flow tahun ke t i = suku bunga/discount rate .wordpress. biaya operasi. pemeliharaan serta perkiraan manfaat/benefit dari proyek yang direncanakan..com/2011/11/03/analisis-kriteria-investasi/ astri   Beranda About Search. makin kecil NPV yang diperoleh. data tentang biaya investasi.

IRR adalah suatu tingkat discount rate yang menghasilkan NPV = 0 (nol). Anuitas dari sebuah present value sama dengan jumlah angsuran pada setiap interval. Pmt. PV (Present Value) Nilai sekarang dari sebuah anuitas dan identik dengan nilai awal dari penanaman modal. NPV dan IRR sudah terkenal sebagai dua metode untuk menilai usul investasi.t = waktu/tahun ke t NPV sangat berguna saat aliran cashflow nya seragam namun tidak bisa digunakan jika alirannya tidak seragam. Untuk menghitung PV bisa menggunakan fungsi pv() yang ada dimicrosoft excel. Rate. jika bernilai 0 pembayaran dilakukan diakhir periode. besar angsuran yang dibayarkan. jika nilai investasi lebih kecil. tingkat suku bunga pada periode tertentu bisa per bulan ataupun per tahun. Type. Nper. yaitu : 1. Jumlah angsuran pada setiap interval dari sejumlah pinjaman tergantung pada besar kecilnya tingkat bunga dan jangka waktu yang digunakan. Caranya. Yang sedikit belum terkenal keduanya sama-sama termasuk kelompok discounted cash flow penganut nilai . Ada lima parameter yang ada dalam fungsi pv(). Apabila dengan suku bunga wajar tadi nilai investasi lebih besar. 5. Jika IRR > SOCC maka proyek dikatakan layak IRR = SOCC berarti proyek pada BEP IRR < SOCC dikatakan bahwa proyek tidak layak. nilai akan datang yang akan dihitung nilai sekarangnya. 4. 2. maka harus di coba lagi dengan suku bunga yang lebih rendah sampai mendapatkan nilai investasi yang sama besar dengan nilai sekarang. misalnya 10 %. dengan mengeluarkan investasi awal. kemudian di bandingkan dengan biaya investasi. 3. atau penerimaan kas. maka di coba lagi dengan penghitungan suku bunga yang lebih tinggi demikian seterusnya sampai biaya investasi menjadi sama besar. Kelemahan yang lain adalah kita tidak tahu kapan modalnya balik (terjadi BEP). jika bernilai 1 pembayaran dilakukan diawal periode. Fv. dengan menghitung nilai sekarang dari arus kas suatu investasi dengan menggunakan suku bunga yang wajar. IRR (Internal Rate of Return) Metode IRR ini digunakan untuk mencari tingkat bunga yang menyamakan nilai sekarang dari arus kas yang diharapkan di masa datang. Present Value digunakan untuk untuk mengetahui nilai investasi sekarang dari suatu nilai dimasa datang. jumlah angsuran yang dilakukan.

Mesin baru mempunyai umur ekonomis selama 5 tahun dengan salvage value berdasarkan pengalaman pada akhir tahun kelima sebesar Rp. Hal tersebut. Berdasarkan kesamaan demikian.‐ dengan biaya modal 14 %. dan sebaliknya. Apakah penggantian mesin ini layak untuk dilakukan apabila dilihat dari PV dan NPV? DF 14% . Untuk mengganti mesin lama dibutuhkan dana investasi sebesar Rp 75. Dalam paragrap pertama dikemukakan NPV. Contoh soal: Pimpinan perusahaan akan menggantimesin lama dengan mesin baru karena mesin lama tidak ekonomis lagi. IRR dapat bertolak belakang memberikan jawaban secara khusus sering terjadi pada susunan peringkat usul investasi. dikarenakan perbedaan asumsi yang melekat terkait tingkat reinvestasi dana bebas.000. Jika NPV1 bernilai positif maka discount factor kedua harus lebih besar dari SOCC. Andaikan berbasis NPV usul investasi layak diterima maka demikian pula IRR. 18%. NPV mempertimbangkan perbedaan skala investasi dari pernyataan secara absolute dalam rupiah tidak seperti IRR yang memiliki pernyataan berbentuk persentase sehingga skala investasi terabaikan. IRR berasumsi dana bebas diinvestasikan kembali dengan tingkat rate of returnnya selama periode sisa usia.000. Sebaliknya NPV berpegang konsisten besarnya tingkat reinvestasi adalah tetap sebesar tingkat diskonto yang ditetapkan sebelumnya. Berdasarkan pengalaman pengusaha. Pengecualian yang dimaksudkan tidak lain jika berkaitan dengan menilai salah satu dari dua atau lebih usul investasi bersifat mutually exclusive. cash in flows setiap tahun diperkirakan sebesar Rp 20. Mengapa demikian? NPV konsisten. NPV IRR akan memberikan keputusan yang sama dalam menilai usul investasi. baik secara teknis maupun ekonomis. dan 24% per tahun. 15.‐.‐. Untuk menentukan besarnya nilai IRR harus dihitung dulu NPV1 dan NPV2 dengan cara coba‐coba. NPV pada umumnya dipandang unggul ketimbang IRR. IRR akan memberikan keputusan yang sama.000.000. Dari percobaan tersebutmaka IRR berada antara nilai NPV positif dan NPV negative yaitu pada NPV = 0. Untuk kondisi seperti begitu NPV.000.waktu dan proceeds selama total usia proyek.000. Tetapi sebenarnya telah terbukti terkandung sebuah pengecualian.

gagasan usaha (proyek) akan mengalami kerugian bagi perusahaan sehingga tidak layak dijalankan.000 (P/F.822.000.000 (1 +0. nilai NPV yang diperoleh < 0.14)5 (1 + 0.459. 5) P = -75.452.3859 + 15.430 + 11. 18%.116.146 DF 18% P = P + A (P/A.024.790. maka proyek ini tidak layak untuk dijalankan dan akan mengakibatkan kerugian bagi perusahaan.i.24)2 (1 + 0.000.389.529 P = 76. Internal Rate of Return.000.000.373 + 7.000.wordpress.14)2 (1 + 0.000.500 P = -5.000 + 20.000.000 +62.605 + 10.000 + ….146 – 75.841. 2011 by amilakhairina Standard Net Present Value .000. 452. i.000.24) (1 + 0.000 P = – 14.698 Berdasarkan perhitungan di atas..471 + 6.000 + 20. dapat disimpulkan bahwa pada diskon 14 % nilai NPV > 0.302 – 75.000. dapat disimpulkan juga bahwa semakin besar diskon faktor yang dikenakan.129.P = 20. http://lilissulastri.500 DF 24% P = 20.n) + F (P/F.000.899. Pada diskon 18% dan 24 %.975.000.14) (1 + 0.544.000 = 1. maka investasi pada suku bunga 14% layak dijalankan dan dapat memberikan manfaat bagi perusahaan.000 + 20. Present Value.000 (P/A. 18%.000.com/2011/11/04/tugas-analisis-kriteria-investasi/ ANALISIS KRITERIA INVESTASI (Net Present Value.000 (1 +0.24)3 (1 + 0. 5) + 15.745 + 8.499.000 + 15.284 + 10.24)5 P = 16. Social Oppurtunity Cost Of Capital) Posted on November 3.24)5 (1 + 0.000 + 15.000 + 6.032 + 13.007.754.000.000 + 20.489. + 20.154 + 5.000 + ….350 + 13.14)3 (1 + 0.616 P = 60.14)5 P = 1. + 20.000 + 20. Selain itu. n) P = -75.000.387.556..000.

Rate. Present Value Berbeda halnya dengan NPV. tingkat suku bunga pada periode tertentu bisa per bulan ataupun per tahun. biaya operasi. Selain itu untuk menghitung NPV juga diperlukan data tentang perkiraan biaya investasi. yaitu : 1. dan pemeliharaan serta perkiraan manfaat / benefit dari proyek yang direncanakan. atau dengan kata lain merupakan arus kas yang diperkirakan pada masa yang akan datang yang didiskonkan pada saat ini. Nper. Perbedaan yang mendasar antara fungsi NPV dan PV bisa terlihat dari nilai-nilai yang digunakan. Terdapat lima parameter yang ada dalam fungsi pv(). Selain itu PV juga bisa digunakan pada awal atau akhir periode dari suatu aliran kas. 4. Untuk menghitung PV bisa menggunakan fungsi pv() yang ada dimicrosoft excel. tingkat bunga yang relevan juga perlu ditentukan untuk menghitung nilai sekarang. jika bernilai 0 pembayaran dilakukan diakhir periode. jika bernilai 1 pembayaran dilakukan diawal periode. Type.Net Present Value atau biasa dikenal dengan NPV merupakan selisih antara pengeluaran dan pemasukan yang telah didiskon dengan menggunakan sosial opportunity cost of capital sebagai diskon faktor. Internal Rate of Return Internal rate of return (IRR) atau sering juga disebut secara singkat sebagai rate of return merupakan suatu indeks keuntungan (profitability index) yang telah dipergunakan secara luas dalam analisis investasi proyek industri. 2. Pmt. besar angsuran yang dibayarkan. Dengan demikian IRR merupakan suatu interst rate yang membuat nilai NPV sama dengan nol. IRR juga dapat didefinisikan sebagai suatu interest rate yang membuat nilai sekarang dari aliran kas proyek industri menuju nol. 3. sedangkan NPV nilai-nilai bisa bervariasi. PV mengharuskan semua nilai sama. nilai akan datang yang akan dihitung nilai sekarangnya. Present Value atau biasa disingkat PV digunakan untuk untuk mengetahui nilai investasi sekarang dari suatu nilai dimasa datang. Dengan kata lain NPV merupakan selisih antara present value dari investasi dengan nilai sekarang dari penerimaan-penerimaan kas bersih di masa yang akan datang. jumlah angsuran yang dilakukan. Fv. Kriteria NPV : NPV > 0 (nol) → usaha/proyek layak (feasible) untuk dilaksanakan NPV < 0 (nol) → usaha/proyek tidak layak (feasible) untuk dilaksanakan NPV = 0 (nol) → usaha/proyek berada dalam keadaan BEP dimana TR=TC dalam bentuk present value. . 5.

000.000. Berdasarkan pengalaman pengusaha.i.3859 + 15.000 + 20.000 + 15.n) + F (P/F.24)3 (1 + 0. cash in flows setiap tahun diperkirakan sebesar Rp.499.wordpress.000 + 15.000.000.154 + 5.000 P = – 14.471 + 6.24)5 (1 + 0. 5) + 15. baik secara teknis maupun ekonomis. http://amilakhairina. 452.459.000 (1 +0.000.032 + 13.000. gagasan usaha (proyek) tidak layak diusahakan.000 + 20.14)5 P = 1.605 + 10.24) (1 + 0.745 + 8.500 P = -5. n) P = -75.000.387.‐.14) (1 + 0.000 +62.20.698 Kesimpulan : semakin besar diskon faktor yang dikenakan.452.822.000. 18%.000. Apakah penggantian mesin ini layak untuk dilakukan apabila dilihat dari PV dan NPV? Jawaban: DF 18% P = P + A (P/A.389.24)5 P = 16. Mesin baru mempunyai umur ekonomis selama 5 tahun dengan salvage value berdasarkan pengalaman pada akhir tahun kelima sebesar Rp.146 DF 24% P = 20.000.000.000 + …..544.899.000 (1 +0.14)3 (1 + 0. + 20.000.790.529 P = 76.000 (P/F.024. hubungannya yakni sebagai berikut :    IRR > SOCC maka proyek dikatakan layak IRR = SOCC berarti proyek pada BEP IRR < SOCC dikatakan bahwa proyek tidak layak.‐ dengan biaya modal 18% per tahun.000.556.841. + 20.350 + 13.000 + 20.14)2 (1 + 0.000.14)5 (1 + 0. 5) P = -75.616 P = 60.000.24)2 (1 + 0.000.000 (P/A.000 + ….Social Oppurtunity Cost Of Capital SOCC (Social Oppurtunity Cost Of Capital) ini sangat berhubungan dengan IRR. i.975.000.129.116.500 DF 14% P = 20.000.000 + 6.007.302 – 75.com/2011/11/03/analisis-kriteria-investasi-net-present-valuepresent-value-internal-rate-of-return-social-oppurtunity-cost-of-capital/ .000.‐. Untuk lebih memahami hal-hal diatas.15. bisa dilihat pada contoh soal dibawah : Pimpinan perusahaan akan mengganti mesin lama dengan mesin baru karena mesin lama tidak ekonomis lagi.000 + 20.000 = 1.000 + 20.146 – 75. apabila tetap dijalankan maka akan mengakibatkan kerugian.000.754.373 + 7. Untuk mengganti mesin lama dibutuhkan dana investasi sebesar Rp 75..430 + 11.489.284 + 10.000.000. 18%.

keuangan. pada dasarnya memiliki kesamaan tujuan yaitu memberikan penilaian kelayakan/ ketidaklayakan dari sebuah proyek/ usaha dari berbagai aspek. 3. Karena itu perbedaan tersebut bukan suatu hal yang perlu diperdebatkan. 1964 dalam Gitinger. serta aspek produksi. Namun dari beberapa liter atur terdapat beberapa kesamaan. Umumnya penelitian akan mengkaji aspek pasar dan pemasaran. Pengelompokkan aspek-aspek yang perlu dipertimbangkan dalam studi kelayakan sebuah proyek dari ketiga literatur tersebut. 2000). Beberapa pengelompokan aspekaspek tersebut dari tiga literatur yang berbeda disajikan di bawah ini : 1. (Moch. dan ekonomi. Teknis. sosial dan budaya. dengan . Keuangan. hukum.. maka terkadang juga ditambah studi tentang dampak sosial. Tergantung pada besar kecilnya dana yang tertanam dalam investasi tersebut. sosial. dkk.. Perbedaan pengelompokan aspek-aspek yang harus dikaji disebabkan oleh apakah sebuah proyek/ usaha dinilai layak/ tidak layaknya dengan analisis ekonomi atau analisis finansial. M. institusional-organisasional-manajerial. tetapi cara pengelompokkan yang lain akan sangat berguna juga untuk didiskusikan (Ripman. 2000). Aspek Pasar dan Pemasaran. 1986). dan Legalitas. Manajerial. Aspek teknis. Aspek politik. ekonomi negara.Aspek-aspek Studi Kelayakan 8 11 2011 3 Votes Sampai awal Tahun 2006 masih belum ada kesepakatan tentang aspek apa saja yang harus dikaji dalam sebuah studi kelayakan proyek. ekonomi. Dalam buku ini kita akan mendiskusikan lebih lanjut aspek-aspek yang perlu diperhatikan dalam studi kelayakan usaha/ bisnis peternakan yang difokuskan untuk analisis finansial. pasar dan pemasaran. finansial. teknis. 2. Lingkungan. komersil. (Suad Husnan dan Suwarsono. Ichsan.

Mungkin harus dimasukkan juga persyaratan untuk pengolahan dalam proyek. analisis pasar untuk hasil proyek adalah sangat penting untuk meyakinkan bahwa terdapat suatu permintaan efektif pada tingkat harga yang menguntungkan. 1981). lalu berapa besarnya? Apakah proyek masih dapat terus berjalan pada tingkat harga yang baru? Berapa besar porsi (share) keseluruhan pasar yang akan dikuasai proyek? Apakah tersedia fasilitas-fasilitas yang cocok untuk menangani produk baru tersebut ? 7. Keenam aspek tersebut dalam buku ini akan dibahas secara terperinci dalam bab-bab selanjutnya. 5. atau diperlukan suatu proyek pemasaran yang terpisah dari proyek pengolahan atau distribusi (Austin. Jika harga menunjukkan indikasi akan terpengaruh. 6. 4. Aspek pasar dan pemasaran dari sudut pandang output setidaknya mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan di bawah ini : 1. Keenam aspek tersebut adalah :       Aspek Pasar dan Pemasaran Aspek Zooteknis dan Produksi Aspek Ekonomi dan Keuangan Aspek Institusional-organisasional-manajerial Aspek Lingkungan Aspek Legalitas Aspek Pasar dan Pemasaran Aspek pasar dan pemasaran atau oleh Gitinger diistilahkan sebagai aspek komersil merupakan rencana pemasaran output yang dihasilkan oleh proyek dan rencana penyediaan input yang dibutuhkan untuk kelangsungan dan pelaksanaan proyek. maka dalam aspek pasar dan pemasaran terdapat dua sudut pandang yaitu sudut pandang output dan sudut pandang input. 8. Apakah pasar cukup luas untuk dapat menampung produksi baru tanpa mempengaruhi harga ? 3. Apakah produk yang dihasilkan proyek dimaksudkan untuk konsumsi domestik atau ekspor ? . Sebuah usaha peternakan setidaknya harus mempertimbangkan enam aspek untuk setiap tahap (stage) dalam perencanaan proyek dan siklus pelaksanaannya.mengadopsi beberapa aspek dari literatur tersebut beserta pengertian dan penjelasannya. Dari sudut pandang output. Berdasarkan uraian tersebut. Kemana produk akan dijual ? 2.

Menentukan tujuan studi : adalah mengukur dan memperkirakan permintaan untuk menilai ketepatan waktu dan harga dari proyek dalam memproduksi product. Apakah proyek menghasilkan kualifikasi atau kualitas yang diminta oleh pasar? 10. Analisis permintaan dulu dan sekarang (jumlah. dan persyaratan khusus yang bagaimana yang diperlukan dalam proyek untuk membiaya pemasaran? http://adifirman. Tujuan analisis pasar: mengetahui seberapa luas pasar product yang bersangkutan. harga. Rencana finansial apa yang diperlukan untuk memasarkan output. saluran distribusi dan praktek perdagangan setempat) 2.9. Deskripsi pasar (luas pasar.com/tag/aspek-pasar-dan-pemasaran/ Pengertian pasar (market demand) suatu produk menurut Kotler: jumlah keseluruhan yang akan dibeli oleh sekelompok konsumen tertentu dalam suatu daerah tertentu dalam waktu tertentu dalam lingkungan pemasaran tertentu dan dalam suatu program pemasaran tertentu. Perkiraan permintaan yang akan datang dari product ybs. info persaingan. memisahkan dan membuat deskripsi pasar. kualitas dan strategi pemasaran pesaing 4. produk lokal). 5. Analisis pasar kualitatif: mengidentifikasi. Perkiraan pangsa pasar (mempertimbangkan tingkat permintaan. Analisis pasar meliputi: 1. penawaran. nilai konsumsi product ybs dan identifikasi konsumen) 3. bagaimana pertumbuhan permintaannya dan berapa besar yang dapat dipenuhi oleh konsumen perusahaan.wordpress. Tujuan khusus : o o mengetahui tempat dan luas daerah pemasaran mengetahui kapasitas produksi yang direncanakan . Analisis pasar kuantitatif: menghitung besarnya perkiraan penjualan 1 tahun mendatang. Analisis penawaran dulu dan sekarang (impor. posisi perusahaan dalam persaingan dan program pemasaran perusahaan) 1.

meliputi rencana penelitian yang menyeluruh meliputi skedul kerja. Pasar meliputi seluruh individu dan organisasi yangs evcara riil atau potensial merupakan konsumen suatu produk. Studi pasar informal (wawancara dengan pihak-pihak yang berhubungan langsung dengan produk yang ada di pasar) 3. saluran pemasaran dan karakteristik lainnya). waktu yang dibutuhkan dan biaya yang dibutuhkan untuk melaksanakan studi/penelitian). Klasifikasi pasar ditinjau dari sifat produk: durable dan nondurable. (meliputi konsumen. pola pertumbuhan pasar. pangsa pasar. Karakteristik permintaan saat ini (meliputi luas pasar. perantara dan pemerintah. 2. Studi pasar formal (meliputi deskripsi metode dan tugas yang akan dilakukan untuk mendapatkan informasi yang dimaksudkan. Tujuannya :.o o o o o mengetahui modal yang ditawarkan dan jenis industri mengetahui tingkat harapan jumlah penjualan mengetahui tingkat harga mengetahui saluran distribusi mengetahui pembeli/konsumen produk yang direncanakan. o o o o o o o mendefinisikan daerah pasar produk mendapatkan data sekunder membuat rencana survey tes lapangan dari daftar pertanyaan yang telah dibuat mengadakan survey pasar memproses data laporan akhir 4. produk baru atau produk yang sudah ada . industri.

- Perkiraan permintaan yang akan datang (teknik peramalan kualitatif dan kuantitatif) Merencanakan strategi pemasaran (4P) Menilai kelayakan pasar (ada tidaknya permintaan produk). Mencakup kebutuhan dan permintaan industri yang riil yang dipenuhi dan prospeknya di masa yang akan datang. Harus memperhatikan kondisi persaingan. Menggunakan data produk pengganti . B. kelompok konsumen dalam periode tertentu merupakan usaha mendefinisikan pasar dan luasnya (segmentasi pasar) sehingga bauran pemasaran berbeda 2. Data permintaan barang sejenis di luar negeri 3. ekspor. pengeluaran dan tabungan masyarakat. kebijakan pemerintah. Pangsa pasar dan pola pertumbuhan. harga yang terjadi dan pola pertumbuhan pasar. Menggunakan data ekspor impor produk PE = P+ (I-E) + D C PE = permintaan efektif P = produksi dalam negeri masa ybs I/E = Impor/ekspor DC = perubahan cadangan produk (selisih persediaan awal dan akhir) 2. Analisis industri (permintaan seluruh perusahaan yang menghasilkan produk sejenis dengan produk proyek). pengangguran. Permintaan pasar mencakup daerah geografis.Pengukuran pasar merupakan usaha memperkirakan permintaan produk secara kuantitatif meliputi : 1. tingkat bunga. Prosedur pengukuran dan peramalan A. Cara mengukur dan meramalkan permintaan : 1. Analisis Ekonomi makro/global : kependudukan. inflasi. belanja pemerintah. investasi bisnis.

Metode tes pasar: meramalkan dan mendapatkan reaksi pembeli atas produk 2. meliputi analisis penjualan masa lalu dengan melihat posisi perusahaan dalam persaingan B. Meramal Permintaan Teknik peramalan didasarkan pada segala sesuatu yang masyarakat lakukan 1. Analisis pengukuran dan peramalan proyek. Menggunakan data kapasitas produk lanjutan A. Pengawasan peramalan. Metode runtut waktu Teknik Peramalan Analisis Kuantitatif dan Kualitatif Analisis Kualitatif terdiri dari Judgement forecast dan Survey  Survey pembeli (survey of Buyers intentions): Kecenderungan pembeli menghadapi keadaan tertentu Untuk barang konsumen akhir:   Skala kemungkinan pembeli (purchase probability scale) Kondisi keuangan dan perekonomian calon pembeli . Metode analisis catatan perilaku pembelian 3. Metode: Rasio Rantai (Chain Ratio Method): mengalikan angka dasar dengan beberapa prosentase penyesuaian.4.  Pangsa Pasar yaitu bagian nyata penjualan perusahaan dalam industri yang bersangkutan di dalam pasar. Contoh: permintaan untuk makanan ringan rendah kalori = Jumlah penduduk X pendapatan perkapita X Rata-rata % pendapatan yang dibelanjakan X rata-rata % pengeluaran dibelanjakan untuk makanan ringan X % pengeluaran makanan ringan yang dibelanjakan untuk makanan ringan rendah kalori. Mengukur Permintaan sekarang  Pasar potensial yaitu jumlah penjualan maksimal (unit/rp) yang bisa dicapai oleh seluruh perusahaan dalam industri yang bersangkutan selama suatu waktu dan tingkat usaha pemasaran dan keadaan lingkungan tertentu.

) pameran dagang Analisis Kuantitatif/statistik Analisis Kuantitatif : data masa lalu diasumsikan berulang kembali di masa yang akan datang meliputi : . memberi uang kepada konsumen untuk belanja di toko yang ada produk produsen) Controlled test Marketing (minimarket testing). menggunakan dan membeli kembali produk secara nyata dan melihat luas permintaan   Tes pasar produk konsumen     percobaan percobaan 1 adopsi frekuensi pembelian Metodenya :  sales wave research selama beberapa kali) (konsumen diberi produk percobaan cuma-cuma  simulated store technique.   product use test (memilih konsumen potensial untuk mencoba produk ybs. mempelajari reaksi konsumen dan dealer dalam menangani. Tingkat ketidaksenangan dan kesenangan terhadap produk Untuk barang industri : fokus pada peralatan dan bahan baku dan kepabrikan lainnya  Peramalan berdasarkan pendapat tenaga pemasaran (composite of sales force opinion) Pendapat para ahli (expert opinion) Tes pasar (market test). desain dan biaya operasi. kecocokan. wawancara terhadap konsumen tentang kesadaran terhadap produk. kegunaan.  Tes pasar produk industri dilakukan di lab untuk mengukur penampilan.

Penjualan tahun berikutnya = 12. Menghitung bulan Desember dengan mengalikan hasil 3) dengan 1. Hasil 1) dikurangi 10% x hasil 1) atau hasil 1) dikalikan 90% = ? 3. unpredicable (bencana. Variasi musim. Analisis runtut waktu (time series analysis). lalu komponen tersebut digabungkan kembali untuk menghasilkan peramalan penjualan.30 Teknik exponential smoothing. Menghitung bulanan hasil 2) dibagi 12 = ? 4. Variasi siklis/gerakan perubahan penjualan dipengaruhi oleh kegiatan ekonomi yang secara luas bersifat periodik 4.a.000 Tahun berikutnya diramalkan naik 5% Inflasi tahun 2002 diperkirakan 10% Index bulan Desember 1. dirumuskan: Qt-1 = a St + (1-a)Qt atau Ft = Ft-1 + a(At-1 . pola perubahan tertentu yang bersifat periodik dalam satu tahun 5. diantaranya: runtut waktu dan regresi-korelasi. menggunakan empat komponen. trend.30. variasi siklis. Komponen tidak beraturan.000 X 5% = ? 2. menggunakan data historis. hitung penjualan bulan Desember 2001 Jawab 1. 3. Statistik. kerusuhan dsb) Analisis runtut waktu terdiri dari dekomposisi rencana penjualan murni ke dalam empat komponen tersebut.Ft-1) . variasi musim dan variasi tidak beraturan 2. peramalan sederhana b. trend: kecenderungan prestasi masa lalu naik/turun yang menunjukkan aktifitas ekonomi dalam dinamika perekonomian dan merupakan keadaan jangka panjang dalam ukuran waktu menurut fenomena ekonomi. 1. Contoh: diketahui :     Perusahaan asuransi tahun 2001 menjual polis 12.

Variabel tak bebas (Y) merupakan fungsi dari variabel bebas (X1. menekankan pada kesamaan konsumen. X2. asumsi variabel lain tetap. Xn) Y= a+ b1X1+b2X2 +�BkXk A = konstanta b1 = konstanta yang mengukur besarnya perubahan Y akibat terjadinya perubahan nilai 1 unit X1. Hitung perkiraan permintaan bulan Maret 2001 ? 1. analisis regresi korelasi sederhana. Analisis Pesaing 1. manajer memperkirakan perminatan bulan Februari 2001 adalah 142. Misalnya faktor-faktor yang mempengaruhi penjualan: harga. Y = f(X1. pendapatan.X2. Identitas Pesaing o Perusahaan lain memasarkan produk yang sama untuk konsumen dan harga yang sama Perusahaan lain memasarkan pada kelompok produk yang sama Persaingan sesama perusahaan yang menawarkan servis yang sama Persaingan sesama perusahaan yang memproduksi produk konsumen o o o Persaingan atas dasar konsep industri (sebuah kelompok perusahaan yang menawarkan suatu produk atau kelompok produk yang bisa saling menggantikan satu sama lain) ditekankan pada aspek elastisitas permintaan Persaingan atas dasar konsep pasar. variabel bebas lebih dari 1. Analisis Regresi-korelasi : suatu perhitungan statistik yang dibuat untuk menemukan faktor-faktor penting yang mempengaruhi suatu yang diramal dan besarnya pengaruh tersebut. penduduk dan promosi. Strategi pesaing . memiliki satu variabel bebas Y = a+bX 2. Permintaan bulan aktual bulan Februari 2001 adalah 153.�.�.Xn) 1.Contoh : pada bulan Januari 2001. Analisis Regresi linier berganda. 1.

merek. sales promotion. Marketing Mix Produk Price/harga Place/saluran distribusi Promosi Program Pemasaran Kualitas produk. merupakan pelayanan yang penting bagi pembeli 2. Kebijakan Produk Bauran produk adalah kesatuan kelompok produk dan jenisnya yang ditawarkan penjual kepada pembeli Kelompok produk (product line) adalah sekelompok produk yang sama atau hampir sama karena dijual pada kelompok konsumen yang sama. cara pembayaran. perawatan dan pengangkutan gratis). berdasarkan kualitas. pembungkusan. Produk yang berujud. Empat dimensi menyusun strategi produk . penampilan dan pembungkusan 3. Produk yang baik adalah bila diikuti pelayanan yang menyertai produk tersebut (jaminan. pemberian merek. Pola reaksi pesaing Teknik dan Usaha Memasarkan Barang/Jasa dari Proyek Marketiing Mix (bauran pemasaran) : kesatuan usaha memasarkan produk yang perusahaan gunakan untuk mencapai tujuan pemasaran di dalam mencapai target pasar. pelayanan. Tujuan pesaing 3. label Potongan. pemasangan. kredit Mengidentifikasi dan memilih dan menghubungkan berbagai perantara dan fasilitator pemasaran Advertising. Kekuatan dan kelemahan pesaing 4. Inti produk. Produk yang ditawarkan kepada konsumen dapat dilihat dalam tiga tahap : 1. dipasarkan melalui cara-cara yang sama dan memiliki harga yang kurang lebih sama.2. personal publising (PR) selling.

koordinasi dengan elemen bauran pemasaran lainnya. Penelitian harga pesaing sebagai dasar penentuan harga.1. Dilihat dari lebarnya. Memilih harga akhir dengan memasukkan unsur psikologi dalam penentuan harga. tenaga pemasaran. Penentuan tujuan perusahaan 2. seberapa jauh hubungan berbagai kelompok produk terhadap pemakai akhir. kebutuhan produksi dan saluran distribusi. Fasilitator: memfasilitasi perdagangan namun tidak memiliki. Memperkirakan perbedaan biaya setiap tingkat keluaran (output) 4. dan menjual kembali. pemasok dan pemerintah. penentuan harga target kembali. tidak mengadakan tawar menawar maupun membeli produk yang diperjualbelikan. mencocokkan dengan kebijakan penentuan harga perusahaan dan dapat diterima oleh para distributor. jumlah variasi setiap produk yang ditawarkan 4. pesaing. going rate pricing (penentuan harga berdasarkan harga pesaing). Dilihat dari kedalaman. perceived value pricing yaitu atas dasar persepsi pembeli terhadap produk dan sealed pricing bid pricing yaitu penentuan harga untuk keperluan lelang sehingga perusahaan cenderung menentukan harga yang lebih rendah dibandingkan dengan pesaing dengan maksud memenangkan tender 6. Dilihat dari panjangnya. Hal-hal yang dilakukan dalam perencanaan saluran distribusi : . Dilihat dari konsistensi. mengadakan tawar menawar atas nama produsen tetapi tidak memiliki produk yang diperjualbelikan. misalnya metode markup. Memilih metode penentuan harga. jumlah jenis dalam bauran produk 3. Agent Middleman (perantara agen) : melakukan pencarian konsumen. Penemuan skedul permintaan yang menunjukkan jumlah yang bisa dibeli setiap periode pada setiap pilihan harga. Kebijakan Harga Enam tahap penentuan harga pertama kali : 1. berapa banyak kelompok produk yang akan diproduksi 2. memiliki. 5. 3. Kebijakan saluran distribusi Merchant middleman (penjual perantara): perantara yang membeli produk produsen.

Menentukan hak dan tanggung jawab penyalur. intensif atau distribusi selektif. Mengalokasikan anggaran kepada tiap-tiap alat promosi (bauran promosi). Merencanakan pesan yang ingin disampaikan (isi. Memilih saluran komunikasi 5. menentukan anggaran promosi atas dasar biaya promosi pesaing the objective and task method. 4. struktur. Identifikasi target audience yang ingin dicapai dan sifat-sfatnya termasuk image yang ingin diciptakan terhadap produk. Memilih sistem saluran distribusi adalah menentukan tujuan dan batasan saluran distribusi. untuk menentukan anggaran promosi dengan cara menentukan prosentase tertentu atas penjualan competitive parity method.1. Mengidentifikasi pilihan saluran distribusi yang penting yang meliputi jenis dan jumlah penyaluran. perencana promosi mendefinisikan tujuan tertentu dan menentukan tugas-tugas yang harus dijalankan sebelum menentukan anggaran promosi. Faktorfakotr yang mempengaruhi bauran promosi adalah o jenis pasar produk . o o o 6. 3. Menentukan pelayanan yang diharapkan dari para anggota saluran distribusi. format dan sumber) 4. Memperkirakan anggaran promosi o the affordable method : cara menentukan anggaran promosi atas dasar kemampuan perusahaan menurut pendapat para perencana promosi the percentage of sales method. Kebijakan Promosi Prinsip utama promosi adalah mengadakan komunikasi kepada audience. Tahap merencanakan dan membuat program promosi : 1. yaitu jumlah unit produk yang diterima konsumen setiap pengiriman (lot size) 2. Mendefinisikan tujuan mengadakan komunikasi 3. 2.

Oleh karena itu. Jika sumber penghasilan tidak tercipta sedang biaya dan beban sudah terjadi maka perusahaan berarti menderita kerugian. Sedangkan pada organisasi proyek .MEMBELI . perusahaan dan memegang peran yang sangat menentukan maka pemasaran dianggap mempunyai dimensi pertama (dimensi utama). pemasaran merupakan pos terdepan bagi setiap perusahaa Tanpa adanya aktivitas pemasaaan maka tidak akan tercipta sumber penghasilan. aktivitas sudah berjalan. Mengikuti perkembangan pasar 8. dibawah ini akan dijelaskan secara ringkas aspek FUNGSI PEMASARAN . Ujung tombak pada sebuah tombak menempati posisi terdepan dan analoginya pada perusahaan. Jika kita menggunakan kata pemasaran berarti kata tesebut sudah mengandung kata pasar. aktivitas regulernya sedang dipelajari atau dianalisis.ut. Semua komunikasi harus dikelola dan dikoordinasikan secara konsisten. Dari definisi singkat ini dapat disimpulkan bahwa pasar bersifat STATIS Sedangkan pemasaran bersifat DINAMIS. http://www. kerugian tatkala sudah dikeluarkan.id/html/suplemen/ekma4311/topik5. tepat waktu dan efektifitas biaya.htm ASPEK PASAR DAN PEMASARAN ASPEK PEMASARAN PASAR didefinisikan sebagai tempat bertemunya penjual pembeli atau tempat terjadinya transaksi jual dan beli Sedang. Pemasaran seringkali disebut sebagai ujung tombak perusahaan. Bagi pemilik atau manajemen organisasi proyek adalah bahwa pada perusahaan. para manajemen atau para pemilik organisasi proyek harus mempertimbangkan betul berbagai aspek proyek guna dipersiapkan manakala nantinya proyek diterima dan aktivitas reguler harus dikerjakan. PEMASARAN didefinisikan sebagai suatu proses terjadi. Para pemilik proyek bisnis harus memperhatikan berbagai aspek yang terkait dengan pemasaran. FUNGSI PEMASARAN Para manajemen perusahaan atau para manajemen atau pemilik organisasi proyek harus memperhatikan berbagai FUNGSI PEMASARAN. Karena pemasaran merupakan ujung tombak. Sedangkan beban sudah dapat diakui sebagai .transaksi jual dan beli. Didalam konsep akuntansi laba akan diakui manakala transaksi penjualan telah dilakukan.o o o strategi mendorong dan menarik kesiapan pembeli daur usia produk 7.ac.

dipersiapkan sedini mungkin.INFORMASI PASAR BAURAN PEMASARAN Konsep BAURAN PEMASARAN dikembangkan oleh Neil Borden.TINGKATAN PRODUK . pemillknya atau yang terilbat dengan proyek telah merapunyai pengalaman yang matang..HARGA . Variabel yang menjadi unsur BAURAN PEMASARAN setiap saat akan selalu mengalami perubahan dan setiap perubahan harus dipelajari dan dianalisis. .HARGA . Konsep BAURAN PEMASARAN awalnya terdiri dari 12 (dua belas) unsur yang kemudian dikondensasikan menjadi 4 (empat) unsur. Konsep BAURAN PEMASARAN merupakan konsep yang harus dipakai oleh perusahaan didalam memasarkan barangnya agar memperoleh keuntungan yang maksimal. Setelah itu berkembang menjadi 5 (lima) unsur yang kernudian disusuI lagi menjadi 6 (enam) unsur.PRODUK .PROMOSI .PENYIMPANAN . Setiap variabel merupakan fokus sentral pemerhatian perusahaan didalam mendekati konsumen agar konsumen bersedia membeli produk perusahaan.STANDARNISASI . BAURAN PEMASARAN harus diperhatikan agar nantinya manakala melangkah atau sampai pada operasionalisasi pemasaran produk tidak akan mendapat hambatan yang cukup berarti yang nantinya akan merugikan perusahaan.KEKUASAAN (POWER) ANALISIS PEMASARAN Didalam organisasi proyek. Kemudian konsep BAURAN PEMASARAN ini dikembangkan lebih lanjut oleh James Culliton.MENJUAL .TEMPAT .HUBUNGAN (RELASI) . Biasanya proyek yang akan didirikan oleh pemillk. Meskipun . harga.TRONSPORTASI . Oleh karena itu berbagai aspek yang berhubungan dengan pemasaran harus dianalisis. dimana aktivitas regulernya belum berjalan maka kebijakan tentang pemasaran harus diperhatikan.PEMBEBANAN . Meskipun konsep BAURAN PEMASARAN yang umum diketahui adalah 4 (empat) unsur yang meliputi produk. tempat dan promosi akan tetapi konsep BAURAN PEMASARAN !ni tidak mutlak harus 4 (empat) unsur sebab konsep BAURAN PEMASARAN dapat dikembangkan lag! kepada unsur yang lebih banyak.MENANGGUNG RESIKO . Didalam organisasi proyek.

ukuran keluarga. Bidang perencanaan yang relevan dengan pemasaran adalah distribusi pisik. Suatu segmen yang didasarkan atas berbagai manfaat Yang akan diperoleh oleh para konsumen didalam mengkonsumsi produk jarang dibeli.demiklan anallsis pemasaran sangat diperlukan sehingga kebijakan pemasaran yang akarn diputuMn nantinya dapat diterapkan didalam aktivitas reguler perusahaan. Analisis pemasaran membantu memperkecil derajat ketidak pastian yang akan dihadapi oleh perusahaan dalam menguasai pemasaran. pendapatan ekonomi dan lain sebagainya. menguji bagaimana produk dapat alokasikan atau dirancang atau apakah produk baru perlu dipasarkan dan juga perfu adanya usaha terus berlanjut untuk memperkenalkan dampak negatif perusehaan setelah menemukan karakteristik produk dan karakteristik konsumen. kaku dan lain sebagainya. Variabel utama segmen ini adalah derajat kesukaan konsumen atas produk yang dipasarkan. SEGMEN GEOGRAFIS. Suatu segmen yang didasarkan atas gaya hidup kepribadian. Oleh karena itu. Suatu segmen yang didasarkan atas lokasi konsumen atau daerah penjualan. Analisis pemasaran mengestimasikan potensi pasar dengan cara memaksimalkan potensi permintaan berdasarkan jumlah konsumen sasaran. keinginan dan kemampuan konsumen. Kepribadian disini seperti gaya hidup seorang pemimpin atau pengikut. gaya pola / gaya hidup. seorang Yang bersikap sangat radikal. SEGMEN DEMOGRAFIS. kemampuan daya beli konsumen. Bidang perencanaan yang relevan dengan pemasaran adalah iklan. Suatu segmen atas dasar karakteristik kependudukan seperti umur. jenis kelamin. (3) aspek segmentasi pasar dan (4) aspek potensi pasar. Analisis pemasaran merupakan alat yang memberikan kemampuan bagi manajemen untuk mengembangkan dan memilih strategi yang tepat untuk menyaring produk. pengembangan produk clan rancang produk. Adapun tujuan analisis pemasaran adalah mengenai kebutuhan dan keinginan konsumen. SEGMEN PSIKOGRAFIS. analisis pemasaran akan ditujukan kepada berbagai aspek seperti (1) aspek kecenderungan pasar. (2) aspek kesempatan pasar. (3) struktur pasar persaingan (4) karakteristik konsumen dan 5) laju perubahan yang melekat pada perubahan produk dan perubahan kebutuhan. memelihara produk dan manakala diperlukan melenyapkan atau menarik produk dari pasar. seorang yang mempunyai sikap introvert atau ekstrovert. keras kepala. Bidang perencanaan yang relevan dengan Pemasaran . 4. Bidang perencanaan yang relevan dengan pemasaran adalah memilih media periklanan dan iokasi toko eceran. 3. pendapatan konsumen clan karakteristik pengeluaran uang konsumen. 2. menempatkan produk pada posisi pemasaran yang tepat. Lokasi konsumen meliputi lokasi geografis. lokasi kota clan desa dan lain sebagainya. Analisis pemasaran harus menekankan kepada berbagau aktivitas yang diarahkan kepada studi yang sistematis terhadap sifat (1) kebutuhan dan keinginan konsumen. lokasi daerah pemasaran. SEGMEN BENEFIT. MACAM-MACAM SEGMENTASI Segmentasi pasar dapat dibedakan atau dikelompokkan kedalam : 1. keinginan dan spesifikasi konsumen. Analisis pemasaran sangat terkait sekali dengan aktivitas kehidupan konsumen yang begitu banyak clan luas. (2) karakteristik produk (untuk melihat sejauh mana suatu produk telah sesuai dengan kebutuhan.

reseller) . substantiability dan dibagi berdasarkan: .blogspot. Variabei utamanya adaiah kesamaan kesukaan dan persepsi atas suatu produk. 6.Sosiologis . accessability. promosi. Bidang perecanaan yang relevan dengan pemasaran adalah iklan.Geografis . Pembagian pasar kedalam keiompok yang terpengaruh oleh bauran pemasaran seperti harga. pengembangan produk dan menempatkan produk pada posisi tertentu tingkatan pemasaran.Analisis penawaran dan permintaan produk . 5.adalah Man. kuaiitas. Membagi pasar kedalam segmen menurut kesamaan atribut clan karakteristik produk yang dirasakan oleh konsumen.com/2012/10/aspek-pemasaran-pasar-didefinisikan. Bidang perencanaan yang relevan dengan pemasaran adalah strategi promosi dan alokasi sumber ekonomi untuk setiap variabel bauran pemasaran. pengembangan produk clan menempatkan produk pada posisi tertentu di suatu tingkatan pemasaran. tempat dan juga iklan.html Aspek Pasar dan Pemasaran Dalam aspek ini beberapa hal yang diperhatikan adalah: . promosi. dan tempat.Demografis . targeting dan positioning: Segmentasi Penerapan segmentasi mempunyai syarat measurability. SEGMEN RUANG PRODUK. Konsumen yang mempunyai kesukaan yang sama atau persepsi yang sama atas suatu produk dijadikan satu kelompok kemudian diikat atau digabung menurut den. http://webmantab.Pasar dan jenis (pasar konsumen. pengepakan.ografts. industri. SEGMEN FAKTOR PASAR. Variabel utamanya adalah harga.Tren perkembangan permintaan produk Dalam pemasaran dikenal segmenting.

diferensiasi citra.kjpptrisanti.com/index.Psikografis Targeting Ukuran dan pertumbuhan segmen. kemenarikan struktur segmen (profitable). diferensiasi personil. diferensiasi jasa.concentrated marketing (pembeli tertentu) Positioning Melakukan identifikasi keunggulan kompetitif yaitu diferensiasi produk.. http://www.undiffirentiated marketing (produk tunggal) . dan sasaran dan sumber daya yang dimiliki Alternarif pasar sasaran: .php?option=com_content&view=article&id=60%3Astudikelayakan&catid=31%3Aumum-jasa-dan-pelayanan&limitstart=5 Analisis posisi PT Widya Garmen(WG) .defferentiated marketing (produk berbeda untuk pasar berbeda) .

Karena makin lama kaos kaki disimpan akan menimbulkan biaya yang mahal. serta untuk parameter manajemen modal kerja dan manajemen pajak hanya seimbang. . kemampuan untuk akusisi dan divestasi. Untuk mendirikan pabrik kaos kaki diperlukan skala ekonmomis produksi yang besar( 4 dari skala 5).Dari aspek keuangan PT WG lemah ditinjau dari kemampuan modal.Ditinjau dari aspek infrastruktur perencanaan: Untuk parameter sistem perencanaan PT WG lebih lemah dibanding dengan PT Saphira.Kemampuan kepemimpinan. artinya pabrik kaos kaki tidaklah cukup menarik jika jumlah produksi kaos kaki yang dihasilkan tidak dalam jumlah besar. Untuk parameter pertumbuhan industri kaos kaki dapat dikatakan lambat. 2.Ditinjau dari aspek hambatan untuk masuk: Dari parameter skala ekonomi . 2. Sedangkan.PT WG dapat bertahan karena produknya mendapat pesanan dari perancis. dan Belanda dalam jumlah yang besar setiap tahunnya.Struktur organisasi. Parameter-parameter ini dalam rancangan Sistim Manajemen Kinerja harus dicermati untuk dipertimbangkan apakah akan menjadi variabel kunci untuk dikelola atau tidak. Artinya persaingan antar kompetitor tidak terlalu ketat.1. dan citra perusahaan. Untuk parameter biaya simpan cukup tinggi. Dari parameter kebutuhan modal. tergantung kondisi dari masing –masing perusahaan dan lingkungan industri yang ada. produsen kaos kaki sebaiknya mencantumkan variabel kecepatan perputaran persediaan dalam kontrol kinerjanya. Analisis tujuh aspekCSF (Critical Success Faktor) 1. Dalam aspek ini hanya parameter manajemen pengendalian saja PT WG seimbang dengan PT Saphira. pabrik membutuhkan modal yang tinggi (4 dari skala 5 ) Karena harus memiliki mesin-mesin pintal yang dapat menjaga kualitas dan kuantitas produksinya. Untuk parameter sistim informasi dan komunikasi. Budaya perusahaan. Artinya.Dari aspek persaingan antar pesaing: Untuk parameter jumlah persaingan seimbang di Bandung produksi kaos kaki tidak terlalu besar. Pada masing-masing aspek terdapat bebarapa parameter.

blog. Namun sering mereka tidak mampu menggunakan keunggulan mereka secara maksimal di lingkungan negara-negara berkembang. Ketakutan tersebut memang berdasar.3. . Dari hasil analisis : Persaingan akan dapat diketahui posisi perusahaan relatif terhadap kompetitor langsung.id/2012/07/26/contoh-kasus-analisis-posisi/ Contoh Kasus Manajemen Pemasaran Analisis Produk Sepatu dan Tas ELIZABETH 1.ac. Analisa dapat dilakukan untuk aspek-aspek Teknologi. tetapi dapat juga diperbandingkan dengan perusahaan yang berbeda jenis. Analisis persaingan tidak harus selalu diperbandingkan antara perusahaan sejenis. Sebut saja efisiensi logistik.Dari aspek sumber daya manusia: PT WG seimbang dengan PT Saphira ditinjau dari parameter seleksi. Memang benar. Operasi. Di negara-negara berkembang seperti Indonesia yang lalu lintasnya masih tidak karuan dengan infrastruktur yang sering di bawah standar. dan SDM dan sistem perusahaan berkelas dunia. raksasa-raksasa multinasional tersebut memiliki hampir semua sumber daya yang didambakan perusahaan lokal.penempatan. Ketakutan tersebut memang perlu untuk menjaga kewaspadaan. reputasi bagus yang sulit untuk ditaklukkan.amikom. dan hubungan perburuhan serta lemah dari sisi organisasi sumber daya manusia. sistem perhargaan. Pendahuluan Banyak perusahaan-perusahaan nasional yang keder menghadapi saingansaingannya dari perusahaan multinasional.Pemasaran dan penjualan. promosi. tetapi ketakutan tersebut tidak perlu berlebihan juga. Perusahaan-perusahaan multinasional sering datang dengan strategi yang sudah terasah belasan atau puluhan tahun. http://pariyati.

merek pun ditempelkan. Perusahaan ini terletak di daerah bandung tepatnya di Jalan Otto Iskandardinata. seperti ditirukan Dinny Nurhayati. dan di cabang ketiga dilantai lima di Jalan Ibu Inggit Garnasih perusahaan ini bergerak di bidang Produk sepatu dan Tas 2. antara Rp 20. Kiat Elizabeth mempertahankan kualiatas cukup unik. Hal ini juga diterapkan oleh perusahaan Sepatu dan Tas yang Nama perusahaannya bernama Elizabeth yang diambil dari nama istri si pemilik perusahaan. sementara para pemain multinasional memerlukan waktu untuk merubah strategi dan paradigma mereka. B. Pasar Indonesia yang heterogen juga menyulitkan metode riset pasar yang terasah untuk negara-negara maju. Analisis Produk A.Label Produk Begitu produksinya jadi pilihan pasar. Handoko bernama asli Lie Koen Poe. dicabang yang kedua di Jalan Cihampelas. memakai nama istrinya sendiri. Public Relations Elizabeth. Kelebihan pemain lokal dan kekurangan perusahaan multinasional tersebut seharusnya dipergunakan secara maksimal oleh perusahaan-perusahaan dalam negeri. Mengikuti selera kaum hawa yang doyan mengikuti . ia juga bertindak sebagai tester. Elizabeth. Kualitas dan Analisis Produk Selain karena desainnya kreatif. Ini belum termasuk kondisi daerah pedalaman dan kepulauan Indonesia. kualitas dan jenis bahan serta mutu jahitannya juga terpelihara. Banyaknya jumlah penduduk miskin dan berpendidikan rendah membuat pesan pemasaran harus diadaptasi sesuai tingkat pendidikan mereka. tas harga made in Elizabeth terbilang terjangkau. Lalu. Lagi pula. Departemen Hukum dan HAM. Selain mendesain sendiri.000.sistem informasi logistik yang mampu memprediksi tibanya kiriman dalam hitungan menit tidak bisa diterapkan di sini. Bandung. Pada 1 Januari 1968 nama itu didaftarkan sebagai merek dagang pada Direktorat Jenderal Hak Cipta. Dalam konteks ini.000 hingga Rp 200. para pemain lokal sering sudah mendapatkan pengetahuan tersebut secara tacit. untuk produksi tas tersebut. Paten dan Merk.

dengan ratusan karyawan. selain membuka 20 gerai di tujuh provinsi di Tanah Air. Kuwait. akhirnya Elizabeth membangun sebuah pabrik di kawasan Kopo. dan Amerika Serikat. kualitas dan jenis bahan serta mutu jahitannya juga terpelihara. Singapura. Baik produksi dalam negeri maupun tas-tas produk impor yang kini membanjiri pasar.maka sebelum diluncurkan ke pasar Elizabeth terlebih dahulu memakai sendiri. F. Arab Saudi. Prospek Prospek perusahaan Elizabeth ini memiliki prospek lebih besar lagi kalau perekonomian yang ada di indonesia lebih baik dari sekarang yang agak sulit untuk menexpor barang keluar negeri namun pasar dalam negeri lebih terbuka lebar untuk produk-produk dari perusahaan Elizaberth karena tas dan sepatu produksi Elizabeth . Maka. Karena tiap produksinya dipersepsikan untuk dipakai sendiri. tas harga made in Elizabeth terbilang terjangkau. ia memilih sendiri bahan yang enak dan nyaman dipakai. Belanda. Distribusi Untuk memenuhi toko dan pesanan. Promosi Promosi yang digunakan untuk memasarkan produk ini salah satunya dengan promosi lewat jalur Internet dengan target pasar sampai keluar negeri baik yang memasangkan sebagian harga barang yang dijual beserta foto-foto contoh dari produk yang akan di pasarkan dengan kualitas expor. Ia pun mampu berkembang di tengah persaingan pasar tas yang makin ramai. Lagi pula. Afrika Selatan.000 desain Elizabbeth kemudian merambah ke pasar Hong Kong.000. Malaysia. Elizabeth agaknya sukses dengan prinsip itu.perkembangan. Kesesuaian Harga Harga Produk tas dan Sepatu dari perusahaan Elizabeth sangat bersaing dengan desainnya kreatif. C. promosi yang digunakan lagi adalah dengan memasang iklan-iklan ke media lokal karena biaya promosi lebih murah E. Bandung. sekitar 5. Jepang.000 hingga Rp 200. sehingga semia kalangan dapat menjangkaunya baik dari kalangan kecil menengah bisa menikmati produk dari perusahaan ini D. antara Rp 20. Jerman. perusahaan ini juga menerima orderan tas dan sepatu yang ingin dibuat atau diambil dari yang sudah ada.

com/2011/12/contoh-kasus-manajemen-pemasaran.blogspot. 28 November 2012 2 comments BAB II PEMBAHASAN Aspek Pasar Studi Kelayakan Bisnis Sebelum memasuki bisnis hendaknya dilakukan analisis terhadap pasar potensial yang akan dimasuki. http://nyaritugas. A. Pengertian Pasar Pasar menurut para ahli:   Tempat pertemuan antara penjual dan pembeli Saling bertemunya kekuatan permintaan dan penawaran untuk membentuk suatu harga Pasar menurut Stanton  Kumpulan orang-orang yang mempunyai keinginan-keinginan untuk puas. Sehingga pasar potensial bagi produk yang dihasilkan. untuk belanja dan kemauan untuk membelanjakan.digemari ibu-ibu dan remaja putri kalangan menengah atas yang merupakan target pasar yang sangat potensial 3. Bentuk Pasar . Penutup Menurut saya perusahan ini sangat potensial dalam pasar lokal maupun pasar luar negeri baik dari kalangan atas maupun kalangan bawah yang masih bisa menjangkau harga produk yang di tawarkan oleh perusahaan ini dan perusahan ini masih harus mengembangkan sayapnya dengan mebuka cabang lagi di luar Negeri karena sudah sudah banyak mengexpor keluar negeri yang merupakan potensi pasar yang sangat tinggi untuk di gali dan memperoleh keutungan yang lebih besar dari yang sekarang.html Aspek pasar dan pemasaran dalam studi kelayakan bisnis Posted by wahyuindra Rabu. B.

Monopoli bisa terjadi karena menguasai barang mentah. 4. Pasar Industri Pasar untuk barang dan jasa yang dibeli atau disewa oleh perorangan atau organisasi untuk digunakan pada produksi barang atau jasa lain. konsumen dapat menjual barang dan membeli beberapa saja tanpa ada batas asal bersedia membeli/menjual pada harga pasar. distributor. baik untuk dijal atau disewakan. Pasar Persaingan Sempurna Produsen tidak terbatas jumlahnya sehingga aktivitas persaingan tidak tampak. 3. Pasar Oligopoli Perluasan dari pasar monopoli (terdapat beberapa produsen). agen dan retail yang menjual kembali untuk mendapat keuntungan. Pasar Dilihat Dari Sisi Konsumen 1. Pasar Konsumen Pasaar barang dan jasa yang dibelui atau disewa perorangan atau keluarga untuk dikonsumsi sendiri. Pasar Penjual Kembali (Reseller) Suatu pasar yang terdiri dari perorangan dan/atau organisasi yang biasa disebut pedagang menengah yang terdiri dari dealer.penentuan tingkat harga sangat dipengaruhi oleh pesaing.Bentuk-bentuk Pasar Produsen 1. 3. 2. Pasar Persaingan Monopolistik Merupakan bentuk campuran antara persaingan sempurna dan mopnopoli. karena tidak ada barang subtitusi dan terdapat hambatan untuk masuknya pesaing dari luar. Pasar Monopoli Bentuk pasar yang dikuasai oleh seorang penjual saja. sehingga tindakan atau aktivitas pesaing harus dipertimbangkan. . pasar ini mirip dengan monopoli. penguasaan teknik produksi tertentu. Karena barang yang heterogen dimiliki perusahaan-perusahaan yang besar saja. grosir. 2. Mirip persaingan sempurna karena ada kebebasan untuk masuk atau keluar pasar dan barang yang dijual tidak homogen. tindakan yuridis/hak paten atau karena luas pasar yang tidak terlalu besar untuk dilayani.

Sebagai contoh : Apabila akan membuka usaha rumah makan bakmi jawa. 3. Berapa market share yang tersedia dari seluruh pasar potensial. C. 2. Oleh karena itu terdapat beberapa pertanyaan yang mendasar mengenai aspek pasar pada bisnis atau usaha yang akan di jalankan. justru sebaliknya.4. Pertanyaan Mendasar dalam Aspek Pasar dan Pemasaran Aspek pasar merupakan salah satu aspek yang berkenaan mengenai kondisi pasar dari bidang usaha yang di jalankan. Berapa market potensial yang tersedia. usahakan mempunyai tempat usaha yang terletak di tengah perkampungan dan di pinggir jalan serta memiliki cita rasa tersendiri. Pasar Pemerintah Pasar yang terdiri dari unit-unit pemerintah yang membeli atau menyewa barang atau jasa untuk menjalankan tugas-tugas pemerintah. Sebagai contoh : Apabila akan membuka usaha berupa warung Bakmi Jawa. Untuk mengetahui ini maka dapat melakukan pengamatan siapa saja yang bisa atau mungkin dapat membeli produk yang dihasilkan. Strategi pemasaran yang akan di gunakan. Untuk melakukan strategi pemasaran dapat menggunakan strategi Marketing Mix yang di titik beratkan kepada Product Life Cycle atau keberlangsungan hidup produk yang di hasilkan. dan kalau pesaing ini di biarkan maka jika terdapat kesalahan dalam . Pertanyaan yang mendasar : 1. dengan alasan tidak semua orang yang lewat atau lingkungan sekitar akan selalu membeli bakmi jawa yang sudah di hasilkan dan merasa cocok dengan cita rasa tersebut. dan merupakan urutan pertama bila akan menyusun suatu laporan Studi Kelayakan Bisnis. ini ditujukan karena bila sebuah usaha sudah menjadi dominan maka tidak berarti tidak ada pesaing. dengan kata lain sang pemilik usaha sebelum membuka usahanya harus terlebih dahulu melakukan perbandingan dengan mengumpulkan informasi dari berbagai sumber yang berkaitan dengan usaha yang akan akan di lakoninya. dengan mengetahui perbandingan yang ada di dalam market potensial. Untuk mengetahui berapa market potensial yang tersedia maka dapat menggunakan informasi yang telah lalu. tentunya pasar potensial yang tersedia sangat banyak sekali dari orang yang berusia lanjut sampai dengan orang yang berusia muda. pasti akan ada pesaing.

q Dimana: Q = total permintaan pasar n = jumlah pembeli di pasar . Apabila perusahaan menemukan suatu pasar yang menarik. kebiasaan dan preferensi konsumen D. sehingga saat para pelanggan tersebut menikmati makannanya sering berdesakan dan kepanasan. apabila ada pesaing yang membuka jenis usaha yang sama dan cita rasa yang mendekati dengan warung bakmi tersebut serta memiliki tempat yang lebih luas dan nyaman untuk menikmati makanan yang dihidangkan. Sebagai contoh : Apabila warung Bakmi jawa tadi sudah cukup terkenal dan memiliki pelanggan potensial yang sudah memenuhi target penjualan perhari. akan tetapi tempat yang di jadikan makan tidak di renovasi. Mengukur Permintaan Pasar Saat Ini a) Mengestimasi total permintaan pasar Total permintaan suatu produk adalah total volume yang dibeli oleh sekelompok konsumen tertentu dalam suatu wilayah geografis tertentu selama jangka waktu tertentu dalam suatu lingklungan pasar tertentu. Mengukur dan Meramal Permintaan   Peramalan permintaan merupakan usaha untuk mengetahui jumlah produk atau sekelompok produk di masa yang akan datang dalam kondisi tertentu. maka tidak menutup kemungkinan apabila lama kelamaan usaha bakmi jawa yang dominan tadi akan ditinggalkan oleh para pelanggan potensialnya Data-data yang diperlukan untuk mennjawab pertanyaan itu adalah :   Kecenderungan konsumsi/permintaan masa lalu dan sekarang serta variabel yang mempengaruhinya Penawaran produk sejenis dimasa lalu dan sekarang serta kecenderungannya dimasa yang akan datang termasuk kemungkinan perluasan produksi dari perusahaan pesaing Impor dan ekspor oleh negara bersangkutan Struktur persaingan (struktur biaya dalam produksi dan pemasaran) Tingkah laku.p. pangsa pasar yang kecil itu akan di manfaatkan oleh pesaing sebagai senjata untuk merebut market potensial dari usaha yang sudah dominan tersebut. 1. maka perlu pengestimasi besarnya pasar pada masa sekarang dan masa yang akan datang dengan cepat. motivasi. Salah satu persamaan untuk mengestimasi total permintaan pasar adalah persamaan: Q=n.pemasokan dari perusahaan yang dominan sempat mengalami keterlambatan atau hambatan.

p = harga rata-rata satuan q = jumlah yang dibeli oleh rata-rata pebeli per tahun b) Mengestimasi wilayah permintaan pasar Dalam wilayah yang terbaik serta mengalokasikan anggaran permasaran yang optimal dapat dilakukan dengan dua metode:  Market Build Up Digunakan terutama oleh perusahaan barang industri untuk mengidentifikasi semua pembeli potensial dalam setiap pasar dan mengestimasi pembelian potensialnya. Meramal Permintaan Mendatang  Survei niat pembeli Menanyakan kepada pembeli secara langsung untuk mendapatkan jawaban yang objektif  Pendapat para tenaga penjual Perusahaan meminta tenaga penjualnya mengestimasi penjualan produk untuk daerah masing-masing.  Analisis regresi . c) Mengestimasi penjualan aktual dan pangsa pasar Dilakukan dengan mengidentifikasi para pesaing dan mengestimasi penjualan mereka. 2.  Pendapat para ahli Pendapat yang dihasilkan berdasar data dan analisis yang lengkap dan ilmiah baik dari para akademisi maupun para praktisi. kemudian estimasi individu dijumlahkan untuk ramalan penjualan keseluruhan.  Market Indek Digunakan terutama oleh perusahaan barang konsumsi dengan mengidentifikasi faktor-faktor pasar yang ada korelasinya dengan potensi dan menggabungkannya dalam indek tertimbang.

PT Amanda Alam tahun 2000 (dalam milyar rupiah) Y 34 38 34 40 30 X 32 36 31 38 29 Y 32 34 36 37 36 X 30 30 30 33 32 . Kita lakukan jika terdapat 2 variabel penelitian yang sudah diketahui mana variabel bebas dan mana variabel terikat.Seperangkat prosedur statistik untuk menemukan faktor-faktor nyata yang paling penting mempengaruhi penjual. Contoh : Jika terdapat data dari dua variabel penelitian yang sudah diketahui mana variabel bebas X dan variabel terikat Y. Dengan rumus : Y = a + bx Dimana:Y = variabel tidak bebas x = variabel bebas a = nilai tercepat (konstan) b = koefisien arah regresi harga a dihitung dengan rumus : a = ΣY (ΣX2) – ΣX – ΣXY n ΣX2 – (ΣX)2 harga b dihitung dengan rumus : b = n ΣXY – ΣX ΣY n ΣX2 – (ΣX)2 contoh : Nilai penjualan (Y) dan biaya (X) produk sepatu.

599 – (1.001 = -0.895 – 37.112.001)2 = 37.7 b = 30 x 37.105 1.970 – 1.007.094 30 x 33.001 x 1105 30 x 33.599 – (1.599 n = 30 Menentukan persamaan regresi linearnya dengan memasukkan nilai-nilai diatas kedalam persamaan.126.131.001 .105 ΣX = 1.094 ΣY2 = 41.001)2 = 1.001 x 37.002.970 – 1. didapat nilai a dan b sebagai berikut : a = 1.40 40 34 35 39 33 32 42 40 42 35 33 30 32 36 31 31 36 37 38 37 39 40 33 34 36 37 38 42 41 34 36 36 32 32 34 32 34 35 37 Besaran yang diperlukan setelah dihitung didapat : ΣY = 1.094 1.599 – 1. 029 ΣX2 = 33.106.007.094 – 1.820 – 1.001 ΣXY = 37.105 x 33.002.

E. Beberapa aspek utama untuk mensegmentasikan pasar adalah a. maka diperkirakan pendapatan penjualan menjadi : Y = -0.12 Jadi persamaan regresi linearnya adalah : Y = -0. hendaknya pasar tersebut dipilah-pilah sehingga membentuk segmen. kemampuan keuangan. Aspek geografis b. 1. perusahaan hendakny melakukan keputusan memilih sasaran yang lebih jelas. sikap pembelian dan praktek-praktek pembeliannya. lokasi. setelah pasar yang dituju menjadi homoggen. seperti pembayaran gaji. akan menimbulkan pendapatan negatif sebesar 0.7 + 1.12X = -0.= 1. SEGMENTASI-TARGET-POSISI DI PASAR Perusahaan hendaknyamengetahui pasar di mana produk/jasa yang akan diproduksi akan ditawarkan. depresiasi. Selanjutnya. Manajemen dapat melakukan pengkombinasian dari beberapa variabel untuk mendapatkan suatu cara yang paling pas dalam segmentasi pasarnya.12X Kita dapat memanfaatkan persamaan regresi diatas misalnya dengan memprediksi nilai penjualan sepatu jika biaya diberi suatu harga tertentu.12 (100) = 111. Segmentasi pasar Pasar terdiri dari banyak sekali pembeli yang berbeda dalam beberapa hal. Jika biaya sebesar 100 milyar. misalnya keinginan.1. misalnya perusahaan sama sekali tidak melakukan usaha apapun yang tentu tidak mengeluarkan biaya operasional akan tetapi akan ada biaya tetap yang harus dikeluarkan. Tindak lanjut dari penentuan pasar adalah melakukan segmentasi pasar karena sifat pasar yang heterogen.7 milyar. utang. Hal ini dilakukan karena perusahaan memiliki sumber daya terbatas untuk dapat memenuhi pasar walaupun telah disegmentasikan.7 milyar.7 .3 milyar Jika biaya operasional dalam hal ini X = 0 tidak dikeluarkan. yang didalm contoh kasus besarnya adalah 0.segmen yang relatif homogen. dsb. Aspek psikografis . Agar perusahaan lebih mudah masuk ke pasar yang heterogen. Dalam prakteknya bisa saja terjadi. Aspek demografis c.7 – 1.

b. akan tetapi belum tentu menarik dari sisi profitabilitas. c. Sasaran dan sumber daya: perusahaan harus mempertimbangkan sasaran dan sumber dayanya dalam kaitan dengan segmen pasar.d. selanjutnya perusahaan perlu melakukan analisis untuk dapat memutuskan betpa segmen pasar yang akan dicakup. jadi perusahaan tetap harus mempelajari daya tarik segmen dalam jangka panjang. b. selanjutnya harus dipilih satu keunggulan kompetitif sebagai dasar bagi kebijakan penentuan posisinya.analisis dapat dilakkukan dengan menelaah tiga faktor: a. Menetukan posisi pasar Untuk menetukan posisi pasar. Perusahaan sebaiknya menentukan posisinya dengan lebih dari satu pembeda tetapi jangan pula terlalu banyak. lalu pilih segmen yang diharapkan paling sesuai. Memilih keunggulan kompetitif Jika perusahaan telah menemukan beberapa keunggulan kompetitif yang potensial. ia harus menyerahkan produk yang bermutu pula. terdapat tiga langkah yang masing-masing dejelaskan sebagai berikut: a. lalu memilih segmen mana uang akan dilayani. Kemenarikan struktural segmen: suatu segmen mungkin mempunyai ukuran dan pertumbuhan yang sesuai dengan yang diharapkan. Ukuran dan pertumbuhan segmen: perusahaan harus mengumpulkan dan menganalisis data tentang penjualan terakhir. Menetapkan pasar sasaran Setelah segmen pasar diketahui. 3. Ia harus menetapkan berapa banyak perbedaan dan perbedaan mana yang akan dipromosikan. proyeksi laju pertumbuhan penjualan dan margin laba yang diharapkan untuk berbagai segmen. . Jadi posisi berawal dengan mengadakan pembedaan (diferensiasi) atas tawaran pemasaran perusahaan sehingga ia akan memberikan nilai lebih besar daripada tawaran pesaing. Mengidentifikasi keunggulan kompetitif Apabila perusahaan menawarkan suatu produk yang bermutu. Aspek perilaku 2.

kebijakan harga. dan pemasaran. Perusahaan perlu menelaah semua dimensi yang mengidentifikasi kelompokkelompok strategik yang bersangkutan. ciri. produksi/operasi. SDM. Menilai kekuatan dan kelemahan pesaing Sebaiknya perusahaan melakukan riset pemasaran terhadap pelanggan. seperti mutu. pemasok maupun dealer. Manajemen strategi perusahaan memiliki tahapan-tahapan. Analisis persaingan Berikut ini disajikan langkah-langkah dalam menganalisis pesaing yang dikemukakan oleh kotler.c. misi. seperti manajemen keuangan. ragam produk dari masing-masing pesaing. distribusi. d. tujuan-tujuan. STRATEGI PEMASARAN Strategi pemasaran adalah Berbagai usaha yang perlu dilakukan oleh calon investor dalam mempengaruhi keputusan konsumen untuk melakukan hasil produksinya. 1. selanjutnya data itu dianalisis untuk menghasilkan informasi yang dibutuhkan untuk menilai pesaing . Menentukan sasaran pesaing Dengan mengetahui sasaran pesaing beserta penekanan-penekanannya dapat menunjukkan apakah mereka puas dengan situasinya sekarang serta bagaimana kemungkinan reaksinya atas berbagai tindakan kommpetitif c. maka akan ditindaklanjuti dengan penentuan bauran pemasarannya. dan strategi utamanya. Mengidentifikasi pesaing: perusahaan dapat mengidentifikasikan para pesaingnnya sebagai suatu perusahaan lain yang mempunyai salah satu atau lebih ciri-ciri sebagai berikut: Perusahaan yang menawarkan produk dan harga yang sama di pasar Perusahaan yang membuat produk atau kelas produk yang sama Perusahaan lain yang membuat produk dan memasok yang sama Perusahaan yang bersaing merebut uang dari konsumen yang sama b. strategi generik. program promosi. a. juga layanan. F. dan lain lain. Sebelum sampai pada manajemen fungsional. perusahaan harus mengambil langkah-langkah untuk mewujudkan dan mengkomunikasikan posisi yang diinginkan itu kepada komsumen sasaran. setelah strategi pemasaran diketahui. terlebih dahulu manajemen strategi dimulai dengan visi. Mengidentifikasi strategi pesaing Persaingan terjadi diantara tiap kelompok strategik tetapi yang lebih ketat terjadi didalam kelompok strategik yang sama. Mewujudkan dan mengkomunikasikan posisi Setelah penentuan posisi dipilih. Berikutnya.

Kebijakan produk b.Cle62F4Y.blogspot. Untuk jasa. Bukti fisik c. Bauran pemasaran produk barang a. baurannya dapat diperluas lagi dengan menambah tiga elemen lagi yaitu: a. Kebijakan distribusi d.blogspot.html .See more at: http://myworld-wahyuindra.html#sthash.com/2012/11/aspek-pasar-dan-pemasaran-dalamstudi.com/2012/11/aspek-pasar-dan-pemasaran-dalam-studi. Kebijakan harga c. Proses jasa itu sendiri. . Kebijakan promosi 3. Orang b.2.dpuf http://myworld-wahyuindra. Bauran pemasaran produk jasa Bauran pemasaran untuk produk jasa lebih luas daripada bauran produk barang seperti telah dipaparkan diatas.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->