Bab 8 Konsep Nilai Waktu dari Uang

A. Nilai yang Akan Datang Uang yang akan datang dari satu jumlah uang atau suatu seri pembayaran pada waktu sekarang, yg dievaluasi dengan suatu tingkat bunga tertentu.

FV = P0+ SI= P0+ P0(i)(n) B. Nilai Sekarang Nilai sekarang merupakan nilai sejumlah uang yang saat ini dapat dibungakan untuk memperoleh jumlah yang lebih besar di masa mendatang. Misalkan P adalah nilai sekarang dari uang sebanyak A pada t tahun yang akan datang. Bila kemudian diumpamakan tingkat bunga adalah r, maka bunga yang dapat diperoleh dari P rupiah adalah :

I=P.r.t

dan uang setelah t tahun menjadi :

P + P.r.t = P (1 + rt)

Karena A adalah nilai uang sebanyak P pada t tahun mendatang, maka : P (1 + rt) = A atau

P = A/I + rt

Menghitung nilai pada waktu sekarang jumlah uang yang baru akan dimiliki beberapa waktu kemudian :

PV = FV / (1+i)n

Istilah yang digunakan : Pv Fv I n An SI P0 = Present Value (Nilai Sekarang) = Future Value (Nilai yang akan datang) = Bunga (i = interest / suku bunga) = tahun ke= Anuity = Simple interest dalam rupiah = pokok/jumlah uang yg dipinjam/dipinjamkan pada periode waktu

C. Nilai Masa Datang dan Nilai Sekarang Nilai ini merupakan jumlah uang yang diterima saat ini ( periode awal) atas dasar tingkat bunga tertentu dari suatu jumlah yang akan diterima untuk beberapa waktu yang akan datang. D. Annuitas 1. Anuitas biasa Anuitas biasa merupakan anuitas yang pembayaran atau penerimaannya terjadi pada akhir periode. 2. Anuitas terhutang Anuitas terhutang adalah anuitas yang pembayarannya dilakukan pada setiap awal interval. Awal interval pertama merupakan perhitungan bunga yang pertama dan awal interval kedua merupakan perhitungan bunga kedua dan seterusnya. 3. Nilai sekarang anuitas Nilai sekarang anuitas adalah nilai hari ini dari pembayaran sejumlah dana tertentu yang dilakukan secara teratur selama waktu yang telah ditentukan.Perhitungan nilai sekarang anuitas juga akan memberikan hasil yang berbeda jika anda melakukan investasi pada awal atau akhir tahun. 4. Nilai sekarang dari anuitas terhutang Nilai sekarang dari anuitas terhutang berguna untuk mengukur setiap pembayaran yang maju satu periode atau pembayaran pada awal tahun. 5. Anuitas abadi

Anuitas abadi adalah serangkaian pembayaran yang sama jumlahnya dan diharapkan akan berlangsung terus menerus. 6. Nilai sekarang dan seri pembayaran yang tidak rata Persamaan umum berikut ini bisa digunakan untuk mencari nilai sekarang dari seri pembayaran yang tak rata. Nilai sekarang anuitas abadi = PMTt adalah pembayaran ditahun t. Sehingga menjadi : PV= PMTt(PVIFr,t)

7. Periode kemajemukan tengah tahunan atau periode lainnya Bunga majemuk tahunan adalah proses aritmatika untuk menentukan nilai akhir dari arus khas atau serangkaian arus kas apabila suku bunga ditambahkan satu kali dalam setahun. Sedangkan bunga majemuk setengah tahunan adalah proses aritmatika untuk menentukan nilai akhir dari arus khas atau serangkaian arus kas apabila suku bunga ditambahkan dua kali dalam setahun. 8. Amortisasi pinjaman Salah satu penerapan penting dari bunga majemuk adalah pinjaman yang dibayarkan secara dicicil selama waktu tertentu. Termasuk didalamnya adalah kredit mobil, kredit kepemilikan rumah, kredit pendidikan, dan pinjaman-pinjaman bisnis lainnya selain pinjaman jangka waktu sangat pendek dan obligasi jangka panjang. Jika suatu pinjaman akan dibayarkan dalam periode yang sama panjangnya ( bulanan, kuartalan atau tahunan ), maka pinjaman ini disebut juga sebagai pinjaman yang diamortisasi. Referensi :  http://imadeadyanta.blogspot.com/2010/11/materi-7-14-materi-8-tentang-konsep_18.html  http://id.wikipedia.org/wiki/Anuitas  http://candygloria.wordpress.com/2010/12/15/konsep-nilai-waktu-dari-uang/  http://aindua.wordpress.com/2010/11/17/konsep-nilai-waktu-dari-uang/
http://septaskundarian2.blogspot.com/2013/01/bab-8-konsep-nilai-waktu-dari-uang.html

Konsep Nilai Waktu dari Uang
Konsep Nilai Waktu Uang Investasi pada umumnya memerlukan jangka waktu yang panjang, untuk itu perlu dinilai apakah investasi tersebut dapat memberikan seberapa besar kelayakannya. Untuk itu perlu konsep nilai

Bunga Biasa Bunga biasa adalah perhitungan bunga yang sederhana dengan menggunakan formula sebagai berikut.K.wak tu uang ‖time value of money ‖ dan beberapa metode penilaiannya. I=pin Keterangan : P = jumlah atau nilai sekarang F = jumlah atau nilai yang akan datang i = tingkat bunga pada suatu periode n = waktu Bila seseorang meminjam sejumlah uang P dengan bunga i maka uang yang harus dikembalikan adalah F (harga yang akan datang) = P + i = P + P i n P(1+in) Bunga Majemuk Bunga yang didapat pada suatu periode dibungakan lagi sehingga berlipat (majemuk) Bila dilihat dengan rumus menjadi Tahun pertama = F1 = P ( 1 + i ) Tahun kedua = F2 = F1 ( 1 + i ) = P (1+i)(1+i) = P (1+i)2 Tahun ketiga = F3 = F2 ( 1 + i ) = P (1+i)3 ……………………..Nilai Sekarang Nilai sekarang ‖present value‖ menunjukkan berapa nilai uang pada saat ini untuk nilai tertentu di masa yang akan datang. Tahun ke-n = Fn = P (1+i)n B. (1997) ada dua macam bunga. yaitu bunga biasa ‖simple interest‖ dan bunga majemuk‖compount interest ‖ 1. Nilai waktu uang pada dasarnya membahas tentang bunga ‖interest‖ menurut Riggs dkk yang dikutip Robert J. Apabila sejumlah uang yang diinginkan A pada waktu 1 tahun lagi dan PV menunjukkan jumlah .

MIRR METODE INTUISI Seringkali keputusan investasi yang dibuat oleh manajer didasarkan atas intuisi. Faktor kunci keputusan mereka adalah derajat kepentingan atau kemampuan untuk menangguhkan proyek investasi.uang yang ditabung serta i merupakan tingkat bunga. Manakala usulan investasi diharapkan menghasilkan aliran kas yang jumlah setiap tahunnya sama maka metode ini dapat ditetapkan secara sederhana dengan cara membagi pengeluaran investasi awal dibagi jumlah aliran kas masuk Metode periode pengembalian mempunyai keuntungan tertentu. Intuisi 2. Metode periode pengembalian (payback period method) Ini merupakan metode yang paling sederhana dan paling banyak dipakai dalam mengukur tingkat kewajaran atau kelayakan suatu proyek investasi. Dalam perusahaan yang menengah dan besar maka sangat sulit menerapkan konsep intuisi ini dan merupakan metode yang sulit untuk dibenarkan. Metode periode pengembalian (payback period) 3. diantara-nya mudah menghitung . maka A = PV ( 1 + i ) PV = A : (1+i) TEKNIK ANALISIS INVESTASI Pada umumnya di dalam menganalisis suatu investasi dikenal ada 7(tujuh) model. Metode tingkat kembalian internal. Metode rata-rata tingkat pengembalian akuntansi (average annual accounting rate of return) 4. Metode ini tidak memasukkan unsur nilai waktu uang di dalam perhitungannya. Indek provitabilitas (provitability index) 6. Banyak sekali manajer yang menyadari evaluasi subjektif mengenai berbagai alternatif dari pada membuat analisis keputusan kuantitatif yang terperinci. Metode nilai bersih sekarang (net present value) 5. di antaranya : 1. Tidak sedikit dari para manajer ini datang kepada para dukun atau paranormal ataupun para kiai. Periode pengembalian didefinisikan sebagai banyaknya periode (tahun) yang diperlukan untuk menutup pengeluaran investasi yang dilakukan. dan 7. Sikap seperti ini sering dilakukan oleh perusahaan yang relatif masih kecil.

maka proyek yang tingkat periode pengembaliannya yang terpendeklah yang dipilih sebab akan menghasilkan tingkat kembali investasi yang lebih besar meskipun sangat terkait sekali dengan kesediaan dana. Jika perekonomian suatu negara dalam situasi dan kondisi penerapan kebijaksanaan uang ketat. Sedangkan menetapkan tarif bunga (diskonto) yang terlalu rendah akan menyebabkan suatu usulan proyek investasi diterima padahal pihak lain menolaknya. Metode Nilai Bersih Sekarang (Net Present Value Method) Jika pada 3 (tiga) metode pertama tidak memperhitungkan pengaruh waktu terhadap nilai uang maka pada pembahasan NPV ini dan selanjutnya pengaruh waktu terhadap nilai uang sudah dimasukkan ke dalam perhitungan. Untuk menerapkan metode nilai bersih sekarang dan metode tingkat kembali internal maka diperlukan beberapa langkah. 3. Untuk memberikan jalan keluar dari kelemahan dari dua metode tersebut di atas maka diperkenalknlah metode nilai bersih sekarang (net present value method) dan tingkat kembali internal (internal rate of return) suatu perusahaan. yaitu: Langkah pertama. Tarif bunga (diskonto) akan menggambarkan tingkat kembali minimal yang akan diterima. Menetapkan tarif bunga (diskonto) yang tepat. kira-kira berapa prosen suatu tarif bunga (diskonto) atau tarif diskonto itu dianggap layak dan wajar. Penetapan tarif bunga (diskonto) yang terlalu besar akan menyebabkan ditolaknya suatu usulan proyek padahal pihak lain menerimanya dan mengoperasionalkannya secara berhasil. sementara metode periode pengembalian mempunyai keuntungan akan tetapi juga kelemahan yaitu : 1. Menetapkan tarif bunga (diskonto) yang tepat kelihatannya mudah akan tetapi sebetulnya melalui proses perenungan dan pemikiran yang cukup panjang. Metode ini mengabaikan nilai waktu dari uang (time value of money).dan mudah dimengerti. Diperlukan perses penjaringan dan pembandingan yang hati-hati. akan tetapi sayang mempunyai beberapa kelemahan dan kesukaran seringkali muncul ketika dihadapkan kepada proyek investasi yang dilematis. . Metode ini mengabaikan seluruh arus kas yang akan diterima setelah periode pengembalian telah sesuai dengan dana yang telah dikeluarkan dengan demikian dianggap gagal mempertimbangkan kondisi perekonomian usulan investasi. Dari uraian di atas telah disebutkan. Dua metode yang paling banyak dipakai di dalam mengevaluasi manfaat ekonomis suatu usulan proyek investasi adalah metode periode pengembalian dan metode rata-rata tahunan tingkat kembali akuntansi. 2. di mana ini menyamakan uang yang akan diterima di masa yang akan datang uang pada saat ini. Kesalahan di dalam menentukan tarif bunga (diskonto) akan berakibat cukup serius terhadap diterima atau ditolaknya suatu usulan proyek investasi yang akan kita lakukan. Sulitnya menerapkan periode pengembalian yang diinginkan. yang menyatakan bahwa uang sekarang lebih jauh lebih berharga dan bermanfaat dari uang di masa yang akan datang (future value). Metode ini sangat tepat digunakan oleh proyek investasi yang mempunyai masa manfaat relatif pendek. dalam hal ini tidak sesuai dengan prinsipyang sudah diakui oleh umum.

dan Langkah keempat. sehingga analisis akan dimulai dari titik awal yang sama.Meskipun demikian. . Perbedaan atau selisih ini disebut dengan istilah nilai sekarang bersih (net present value). yang secara matematis dapat ditulis dengan rumus sebagai berikut: ΔCF1 ΔCF2 ΔCFn NPV = ———— + ———— + . Langkah kedua. Mengurangkan nilai sekarang dari pengeluaran proyek investasi dari nilai sekarang aliran kas masuk bersih. Karena farif bunga (diskonto) merupakan titik tolak diterima atau ditolaknya suatu proyek investasi maka penetapan tarif bunga (diskonto) ini merupakan proses pengambilan keputusan yang paling rumit. Karena pengeluaran kas seringkali beberapa kali maka perlu ditarik ke awal periode. Pengeluaran proyek Investasi yang dikeluarkan perusahaan seringkali tidak satu kali melainkan beberapa kali selama periode tertentu. . Langkah ketiga. kepada derajat ketidakpastian suatu proyek investasi serta tingkat inflasi yang sedang melanda suatu negeri. tarif bunga (diskonto) yang tepat sangat tergantung. + ———— – Io (1+k)1 (1+k)2 (1+k)n n ΔCFt NPV = Σ ———— – Io t=1 (1+k)n di mana : NPV = Net Present Value ( Nilai Bersih sekarang) CFt = Arus kas pada tahun ke-t Io = Pengeluaran awal K = biaya modal . misal selama satu tahun. Menghitung nilai sekarang dari pengeluaran proyek investasi.Menghitung nilai sekarang dari aliran kas masuk bersih yang merupakan hasil diharapkan dari diterimanya suatu proyek investasi.

maka nilai sekarang aliran kas masuk akan.4 dst Pada metode NPV (nilai bersih sekarang) ini tolok ukur yang digunakan adalah sebagai berikut : Jika NPV ≥ 0. Biasanya tingkat kembali investasi (IRR) diperbandingan dengan beban modal (BM = cost of capital). justru analisis inilah yang paling banyak digunakan. bedanya dalam metode tingkat kembali investai.2. maka proyek ditolak TINGKAT KEMBALIAN INTERNAL (INTERNAL RATE OF RETURN) Diantara semua analisis investasi yang ada. sama dengan nilai sekarang pengeluaran awal investasi. (IRR).3.n = umur proyek t = 1. maka proyek diterima Jika NPV < 0. Tingkat kembali internal (internal rate of return) didefinisikan sebagai tingkat diskonto riil yang terjadi karena adanya serangkaian aliran kas masuk terhadap pengeluaran awal investasi. maka pada metode tingkat kembali investasi ini. . + ————– – Io = 0 (+IRR)1 (1+IRR)2 (1+IRR)n n ΔCFt . tingkat kembali internal adalah tingkat bunga (diskonto) yang akan menyebabkan nilai sekarang bersih sama dengan 0 (nol) sebab jika nilai sekarang bersih sama dengan nol. akan ditolak manakala IRR < COC. Rumus yang digunakan sama dengan nilai sekarang bersih (NSB). Persamaan untuk menghitung IRR adalah sebagai berikut : ΔCF1 ΔCF2 ΔCFn ————– + ————– + . Jika terdapat berbagai proyek eksklusif satu sama lain maka yang akan diterima adalah proyek investasi yang mempunyai tingkat bunga (diskonto) yang tertinggi. nilai i (bunga) tidak diketahui dan harus dicari. akan tetapi untuk perusahaan menengah ke atas. yang dipilih. Dengan kata lain. Jika pada metode‖ nilai sekarang bersih (net present valtie) tingkat bunga (diskonto) ditetapkan terlebih dahulu. . analisis inilah yang paling sulit. Sehingga suatu proyek investasi diterima manakala IRR> COC. dengan adanya serangkaian aliran kas masuk dan pengeluaran investasi awal akan diketahui tingkat bunga (diskonto) riilnya. Keputusan mengenai diterima atau ditolaknya proyek investasi tergantung kepada berapa tingkat bunga (diskonto) yang diinginkan.

com http://harisman.Σ ———— – Io = 0 t=1 (1+k)n Maka Nilai IRR ini dapat diperkirakan dengan formula sebagai berikut: NPV1 IRR = i1 + ———————. nah 2 tahun kemudian tepat nya di tahun 2011. Pada tahun 2009 harga mobil Honda Jazz RS masih di kisaran di bawah 200 jutaan.ngeblogs. bisa itu turun maupun naik. (i2 . pada umum nya sih nilai nya turun dari tahun ke tahun :). Coba bayangkan dalam tempo kurang lebih jalan 3 tahun uang kita sejumlah 185 an juta tidak akan bisa membeli Honda Jazz RS tahun 2011.html Konsep Nilai Waktu Uang ( Time Value of Money) 2013-01-08 20:37:00 Nilai Uang dapat berubah seiring berjalannya waktu. Nah begitulah kira-kira analogi nya.blogspot. sekitar 185 an juta an lah.com/ http://denobisnis.com/2011/10/konsep-nilai-waktu-dari-uang_30. harga Jazz rally ke 220 an juta. .. bahwa nilai uang pada Masa Sekarang (Present Value) tidaklah sama dengan nilai Masa Datang (Present Value).com wilkipedia.i1) sumber : google. Ada peningkatan harga / selisih sekitar 35 jutaan.

Perhitungan bunga setiap periode selalu dihitung berdasarkan besarnya modal di awal (tetap). kita sebut sajah Rp. Bunga Periode Tunggal ini menggunakan hitungan yang sangat sederhana.000. 35. 35. Bunga yang akan di bahas disini ada 2 jenis. Bisa dengan meng investasikan uang tersebut dengan harapan mendapatkan return (imbal-hasil) dengan jumlah tertentu untuk mempertahankan nilai / daya beli uang yang di investasikan tersebut.Nah.000 selama 1 tahun dengan suku bunga 7% p. dimana ada penambahan sebesar RP.000. Rumus : Dimana : FV : Future Value atau Nilai Masa Datang Po : Nilai Pokok i : Nilai Pendapatan dari Bunga Rumus untuk menghitung Nilai Pendapatan dari Bunga adalah Dimana : r : Tingkat Bunga t : Jumlah Periode Waktu .a. yaitu bunga Periode Tunggal (Simple Interest) dan bunga Periode Majemuk.000 tersebut adalah bunga (7%p. Bunga Periode Tunggal atau Simple di peroleh pada setiap akhir periode (jangka waktu tertentu) yang tidak mempengaruhi besarnya modal. Salah satu contoh hedging adalah deposito dengan imbal-hasil berupa kupon/bunga.a) yang di bayarkan. 500. berdasarkan konsep ini lah maka banyak orang berusaha melakukan Hedging (mempertahankan daya beli uang tersebut). Analoginya ketika meminjamkan sejumlah uang. 1 tahun kemudian uang tersebut akan kembali menjadi 535. Uang sejumlah Rp.

535. atau sering di sebut bunga-berbunga. .000 Rumus diatas dapat di singkat menjadi Sehingga : FV = Rp.5 merupakan return (imbal hasil) selama 3 tahun.07 x 1 = Rp.35. 35.000.000 Perhitungan online simple interest dapat di coba disini Bunga Periode Majemuk (Compound Interest) Dalam perhitungan Bunga Periode Majemuk (Compound Interest) ini bunga yang di peroleh pada akhir periode kemudian di Investasikan Kembali (Reinvestment) hingga modal awal bertambah tiap periode berakhir. Dengan bertambahnya modal awal tiap periode. 612.521. Sebagai contoh duit yang di pinjamkan sebesar Rp.Implementasi contoh diatas : i = Rp. 500. Maka rumusnya adalah : Asumsikan di pinjam selama 3 tahun.521.07) = Rp.000 (1 + 0. bunga juga akan ikut bertambah.5.000 + Rp.000 x 0. 500. dimana uang sejumlah 112.000 maka FV = Rp. maka uang tersebut akan menjadi Rp.a. 500. 500. dengan bunga 7% p.

572.521. Misalnya. Karenanya. waktu memang berharga. “Konsep ini ADALAH KONSEP YANG MEMPERHATIKAN WAKTU DALAM MENGHITUNG NILAI UANG. Ya. ada faktor bunga yang bisa membuat uang yang telah kita terima menjadi berbiak. 535. NILAI waktu uang atau time value of money adalah konsep yang menjabarkan bahwa uang yang tersedia pada saat ini lebih berharga dibandingkan uang dalam jumlah sama yang tersedia di masa yang akan datang.07)3 = Rp. 612. 1.rajim. Dus. Mana yang lebih berharga uang Rp 1.521.com/artikel/konsep-nilai-waktu-uang-time-value-of-money KONSEP NILAI WAKTU DARI UANG BAB 1 Konsep Nilai Waktu dari Uang 1. Soalnya. Setiap investor mesti memahami konsep ini karena ia menjadi salah satu dasar dalam investasi dan manajemen keuangan.000 yang Anda terima tahun depan? Berdasarkan konsep nilai waktu uang. Sebab. Karena itulah muncul konsep nilai waktu uang atau time value of money.2 Contoh dari faktor waktu dan bunga Biar lebih jelas. 612. ia akan semakin berharga. mari kita ambil contoh.5 http://blog. Waktu adalah uang.450 Rp. Dalam hal ini. Bahkan.000 (1 + 0. faktor waktu juga bisa mempengaruhi nilai uang yang kita miliki.000 yang Anda terima sekarang dan uang Rp 1. time is money. Anda membiakkan uang itu di deposito yang . 500.Perhitungannya FV : Rp.1 Pengertian dari “ KONSEP NILAI WAKTU DARI UANG “. semakin cepat uang itu kita terima. tentu saja uang Rp 1. Anda tentu sudah sering mendengar pepatah ini. uang itu dapat menghasilkan bunga selama satu tahun ke depan. Anda harus memperhatikan faktor waktu dan bunga.000 Rp.000 yang Anda terima sekarang lebih berharga. Anda harus hati-hati saat membandingkan nilai uang yang Anda terima dalam waktu yang berbeda.5 Atau lebih jelas lihat tabel di bawah ini: Tahun Nilai 1 2 3 Rp. ARTINYA UANG YANG DIMILIKI SESEORANG PADA HARI INI TIDAK AKAN SAMA NILAINYA DENGAN SATU TAHUN YANG AKAN DATANG “ .

Dengan kata lain.050 yang kita terima setahun mendatang. Misalkan. bagaimana jika yang dibandingkan adalah uang Rp 1. saat ini. asumsinya. akan setara dengan uang Rp 1. nilai uang yang kita terima saat ini akan semakin berharga. Makin tinggi bunga. kita harus mencermati tingkat bunga yang berlaku di pasar. Tentu saja. uang tunai senilai Rp 1. Pada akhir tahun.100 satu tahun mendatang. UNTUK menghitung nilai waktu uang (time value of money). jika Rp 1. Yakni.memberikan bunga 5% per tahun. kita harus mendiskon atau memotong uang yang akan diterima setahun lagi menggunakan faktor bunga.100/(1+10%]. Sebaliknya. Selain itu.000 x (1+10%)]. Nah. berdasarkan dua konsep itu.050 yang kita terima satu tahun lagi. dengan bunga yang tinggi. Misalnya. artinya nilai Rp 1.050. Rp 1. ia akan terus bunga. kita harus mencari kesetaraan nilai uang itu pada waktu yang sama. akan bernilai Rp 1. rumusnya menjadi: FV/(1+i)n.000 saat ini akan setara nilainya dengan Rp 1.100 itu terus disimpan di dalam bank dalam beberapa periode. present value adalah kebalikan dari future value.000 yang kita terima di saat ini. Nah.000 yang diterima saat ini dan uang Rp 1. Artinya. Inilah yang disebut bunga majemuk (compound interest). Dus. Sebaliknya.000 saat ini Anda simpan di bank dengan bunga 10% per tahun. jika perhitungan itu melibatkan periode yang lebih dari satu periode. uang itu bisa berbiak lebih dengan cepat. Tapi. Nah. uang itu akan berbiak menjadi Rp 1. makin tinggi bunga.100 itu. makin rendah nilai Rp Rp 1. seperti bunga deposito perbankan. dalam menghitung nilai masa mendatang yang melibatkan investasi dalam beberapa tahun itu. kita bisa menggunakan rumus: PV (1+i)n.050 yang diterima satu tahun lagi? Untuk membandingkan kedua angka yang berbeda itu. konsep nilai tunai atau present value (PV) dan nilai di masa mendatang atau future value (FV). makin tinggi nilai uang Rp 1. uang itu diinvestasikan atau didepositokan di bank dengan tingkat bunga tertentu. uang Rp 1. Huruf n adalah jumlah periode sedangkan huruf i adalah tingkat bunga tiap periode (dalam persen). kita juga bisa menghitung nilai tunai sekarang dari sejumlah uang yang akan diterima dalam suatu periode di masa yang akan datang. Anda akan menerima Rp 1.000 itu sudah berkembang menjadi Rp 1. Dengan bunga yang berlaku 10% per tahun. jika kita menggunakan masa sekarang. ada dua konsep yang sering dipergunakan. Tentu saja semuanya bergantung pada bunga yang berlaku. Kita bisa menggunakan waktu sekarang atau waktu satu tahun lagi. kita bisa menghitung nilai di masa mendatang dari sejumlah uang tunai saat ini. berarti kita harus membungakan uang yang diterima sekarang.000 di masa depan.000 [1.100 [1. Semakin tinggi bunga. Tapi. Jika kita menggunakan waktu yang akan datang.? Untuk membandingkan nilai sejumlah uang yang kita terima saat ini dengan nilainya jika kita terima di masa yang akan datang. jika bunga yang berlaku lebih dari 5%. nilai tunai Rp 1. Sebab. bilang tingkat bunga adalah 5% per tahun. Berarti tahun depan.Nah.050 yang akan diterima satu tahun mendatang. Rp .

000 setahun kemudian adalah sama dengan Rp. 80. 80. 100. PRESENT VALUE : nilai saat ini dari jumlah uang di masa datang atau serangkaian pembayaran yang dinilai pada tingkat bunga yang ditentukan. Begitu juga sebaliknya.000 sekarang akan menjadi Rp.000 setahun kemudian.000 setahun kemudian pada tingkat suku bunga 25%. Misalkan uang Rp.? Time Value of Money adalah nilai waktu dari uang. Jadi uang sebesar Rp.000/ 1250) sekarang. Ini merupakan inti dari nilai waktu dari uang (time value of money). 100.000 ditambah pendapatan bunga selama satu tahun atas investasinya itu.000 ditambah bunga 25% sama dengan Rp.000 lebih baik diterima sekarang atau satu tahun kemudian.1. Pvo = Po = FVn / ( 1 + i ) n atau Po = FVn [1/(1 + i)n]Ø .050 yang kita terima satu tahun lagi. didalam pengambilan keputusan jangka panjang.000 yang kita terima saat ini lebih tinggi Rp 1.000 (Rp. 100. 125. 125. karena Rp. Oleh karena itu. maka ia tentu akan memilih uang tersebut sekarang karena jika ia memilih menerima uang tersebut sekarang. Ia akan memegang prinsip bahwa jumlah uang yang akan datang harus lebih daripada jumlah sekarang. 100. 100. seseoraang akan lebih menyukai menerima uang segera daripada ditunda kemudian hari dan ia akan mau menukarkan sejumlah uangnya sekarang dengan jumlah uang yang sama pada masa yang akan datang. Rp.000 sekarang dapat berbeda dengan Rp.000 sekarang sama dalam nilai waktu Rp.000 yang akan diterima satu tahun yang akan datang. Konsep nilai waktu uang diperlukan oleh manajer keuangan dalam mengambil keputusan ketika akan melakukan investasi pada suatu aktiva dan pengambilan keputusan ketika akan menentukan sumber dana pinjaman yang akan dipilih. Dengan demikian setahun yang akan datang. 100. 2. Suatu jumlah uang tertentu yang diterima waktu yang akan datang jika dinilai sekarang maka jumlah uang tersebut harus didiskon dengan tingkat bunga tertentu (discount factor). Konsep Nilai Waktu Uang Suatu jumlah uang tertentu saat ini dinilai untuk waktu yang akan datang maka jumlah uang tersebut harus digandakan dengan tingkat bunga tertentu ( Compound factor) 1. 100.000. nilai waktu memegang peranan penting . Jika seseorang disuruh untuk memilih apakah Rp. maka investasi Rp. Jika tingkat bunga majemuk sebesar 25% setahun. FUTURE VALUE : nilai uang diwaktu akan datang dari sejumlah uang saat ini atau serangkaian pembayaran yang dievaluasi pada tingkat bunga yang berlaku. ia akan dapat menanamkannya untuk memperoleh pendapatan bunga selama satu tahun. 100. ia akan menerima Rp. 100.

melainkan bertahap dalam beberapa periode. Secara esensi maka strategi ini sangat cocok bagi mereka yang memiliki perspektif perencanaan jangka panjang dan memiliki pemasukan regular setiap bulan dan sebagian dialokasikan untuk tujuan masa depan. tapi keputusan yang Kita ambil sekarang akan berdampak dalam jangka panjang. Konsep nilai waktu uang sangat relevan dengan keputusan investasi jangka panjang. Strategi ini dilakukan dengan menginvestasi dana secara sistimatik dan berkesinambungan dalam jangka panjang. Bila dilihat dalam waktu panjang. terutama yang berkaitan dengan keuangan (uang). FVn = Po ( 1 + i ) n Dimana: FVn = future value tahun ke-n Po = pinjaman atau tabungan pokok i = tingkat suku bunga/ keuntungan disyaratkan n = jangka waktu Keputusan keuangan yang diambil pasti berpengaruh terhadap kuangannya untuk di masa datang. Lebih tepatnya. FVn = Po [ 1 + (i) (n) ] BUNGA MAJEMUKØBunga yang dibayarkan (dihasilkan) dari pinjaman (investasi) ditambahkan terhadap pinjaman pokok secara berkala. Strategi ini dikenal dengan sebutan strategi dollar cost averaging. Dengan keterbatasan penghasilan bulanan dan aset diawal tentunya kita harus menyisihkan dana secara regular dari pendapatan kita setiap bulannya. Investasi pada aktiva tetap biasanya hasil pengembaliannya tidak sekaligus.3. misalnya investasi pada aktiva tetap. (1+i) n – 1 ] / iSFVAn = A1 [( Dimana : A1 : Pembayaran atau penerimaan setiap periode : Bunga BUNGA adalah sejumlah uang yang dibayarkan atau dihasilkan sebagai kompensasi terhadap apa yang dapat diperoleh dari penggunaan uang BUNGA SEDERHANAØBunga yang dibayarkan hanya pada pinjaman atau tabungan atau investasi pokoknya saja. Setiap harinya kita selalu dihadapi oleh pilihan-pilihan seputar keuangan. (1+i) n ] = A1 [ 1 – {1/ (1+ i)n /i } ]SPVAn = A1 [( Anuitas nilai masa datang adalah sebagai nilai anuaitas majemuk masaØ depan dengan pembayaran atau penerimaan periodik dan n sebagai jangka waktu anuitas. Keputusan itu terlihat adalah keputusan saat itu. Jadi pertimbangkan baik-baik keputusan keuangan yang akan diambil. tapi satu hal yang menjadi rahasia terbesar dalam mengelola keuangan adalah kekuatan waktu dalam mengembangkan uang kita (nilai waktu terhadap uang). Keputusan besar. Anuitas nilai sekarang adalah sebagai nilai i anuitas majemuk saat iniØ dengan pembayaran atau penerimaan periodik dan n sebagai jangka waktu anuitas. ANNUITY : suatu rangkaian pembayaran uang dalam jumlah yang sama yang terjadi dalam periode waktu tertentu. Jumlah dana yang diterima satu tahun yang akan datang . kita mungkin tidak mengingat semua keputuan kecil yang kita ambil selama hidup kita.

Contoh kasusnya adalah jika kita berinvestasi 10 juta rupiah untuk jangka waktu 20 tahun dengan total pengembalian atau return sebesar 50 juta rupiah. Coba bayangkan ketika anda memiliki uang satu juta rupiah di tahun 1970.nilainya lebih besar daripada jumlah dana yang sama tetapi diterima lima atau sepuluh tahun yang akan datang. Beberapa contoh dari perhitungan anuitas dalam keuangan individu. maka konsep nilai waktu uang harus benarbenar dipahami dan dimengerti sedalam mungkin. Orang yang kaya di jaman dulu disebut juga dengan sebutan jutawan. Tahukah anda bahwa nilai uang yang sekarang tidak akan sama dengan nilai di masa depan. Jika kita lihat dari nilai sekarang 50 juta adalah angka yang fantastis dibandingkan dengan 10 juta. Nilai masa depan anuitas memberikan nilai dari sebuah perencanaan tabungan yang dilakukan secara tetap baik besaran dan waktunya selama jangka waktu tertentu. Dengan uang sebesar itu anda sudah bisa hidup mewah bagaikan milyuner di masa kini. namun kini sebutan tersebut perlahan menghilang dan digantikan dengan sebutan milyuner. namun di balik angka yang besar itu kenyataannya justru kerugian yang kita dapatkan. dalam pengambilan keputusan investasi pada aktiva tetap nilai waktu uang sangat penting untuk dipertimbangkan. Rumus Menghitung Nilai Waktu Uang 1. Tahun 1990 uang satu juta sudah mengalami penurunan namun nilai wah dari uang satu juta masih termasuk lumayan dan dapat menghidupi keluarga secara wajar. Contoh Anuitas Anuitas merupakan satu arus (stream) kas yang tetap setiap periodenya. Rumus Nilai Masa Depan FV = Ko (1 + r) ^n Keteragan : FV = Future Value / Nilai Mendatang Ko = Arus Kas Awal r = Rate / Tingkat Bunga ^n = Tahun Ke-n (dibaca dan dihitung pangkat n) Contoh : Jika kita menabung 1 juta rupiah dengan bunga 10% maka setelah satu tahun kita akan mendapat : . Namun setelah 20 tahun berikutnya belum tentu nilai 50 juta lebih baik dibandingkan dengan nilai 10 juta saat ini. Sehubungan dengan itu. Namun uang satu juta di masa sekarang jelas sudah tidak ada apaapanya. Jika kita melakukan investasi. Ini berarti uang yang saat ini kita pegang lebih berharga nilainya dibandingkan dengan nilainya nanti di masa mendatang. misalnya cicilan bulanan kredit mobil atau rumah dan pembayaran biaya kontrak rumah bulanan. Arus kas ini bisa merupakan arus kas masuk sebagai pengembalian atas investasi maupun arus keluar yang dialokasikan sebagai tujuan investasi. Jangan sampai kita tertipu oleh angka-angka yang fantastis.

Contoh 2 : Uang sekarang Rp 30.blogspot.000 pada akhir kalau kita tidak memperhatikan nilai waktu uang. Karena kalau kita memiliki uang Rp 30.100.000. kenapa : 1.000 2. akan lebih terasa manfaatnya saat membutuhkannya tahun ini daripada tahun depan.nilainya lebih tinggi daripada Rp 30.000 pada akhir tahun depan..000 nilainya sama dengan Rp 33.FV = 1.com/2012/01/konsep-nilai-waktu-dari-uang. ISTILAH YANG DIGUNAKAN : Pv = Present Value (Nilai Sekarang) Fv = Future Value (Nilai yang akan datang) I = Bunga (i = interest / suku bunga) n = tahun keAn = Anuity SI = Simple interest dalam rupiah P0 = pokok/jumlah uang yg dipinjam/dipinjamkan pada periode waktu http://fihrisanirahmah.100. Rumus Nilai Sekarang PV = Kn / (1 + r) ^n Keterangan : PV = Present Value / Nilai Sekarang Kn = Arus kas pada tahun ke-n r = Rate / Tingkat bunga ^n = Tahun Ke-n (dibaca dan dihitung pangkat n) Contoh : Jika di masa yang akan datang kita akan punya saldo sebesar 1. maka uang kita saat ini adalah sebesar : PV = 1.html BAB 8 KONSEP NILAI WAKTU DARI UANG .000 rupiah 2.000.nilainya akan sama dengan Rp45.000 pada akhir tahun.000 sekarang dapat disimpan di Bank dengan mendapatkan bunga misal 10 % / tahun. Jadi uang sekarang Rp 30. maka nilai uangtahun sekarang adalah lebih tingi dari pada uang yang akan kita terima pada akhir tahun depan. Jadi bukan nilai uangnya yang berbeda melainkan nilai waktu dari uangya. sehingga uang tersebut akan menjadi Rp 33..000 (1 + 0.000. Contoh 1 : Uang sekarang Rp 45.000 / (1 + 0.000 rupiah Tambahan : 1 / (1 + r) ^n disebut juga sebagai discount factor..1 juta hasil berinvestasi selama satu tahun.1) ^1 PV = 1.1) ^1 FV = 1.000.

yg dievaluasi dengan suatu tingkat bunga tertentu.NILAI YANG AKAN DATANG Future value (terminal value) adalah nilai uang yang akan datang dari satu jumlah uang atau suatu seri pembayaran pada waktu sekarang. FV = P0+ SI= P0+ P0(i)(n) NILAI SEKARANG PV = Kn / (1 + r) ^n Keterangan : PV = Present Value / Nilai Sekarang Kn = Arus kas pada tahun ke-n r = Rate / Tingkat bunga ^n = Tahun Ke-n (dibaca dan dihitung pangkat n). ISTILAH YANG DIGUNAKAN : Pv = Present Value (Nilai Sekarang) Fv = Future Value (Nilai yang akan datang) I = Bunga (i = interest / suku bunga) n = tahun keAn = Anuity SI = Simple interest dalam rupiah P0 = pokok/jumlah uang yg dipinjam/dipinjamkan pada periode waktu NILAI MASA DATANG FV = Ko (1 + r) ^n Keteragan : FV = Future Value / Nilai Mendatang Ko = Arus Kas Awal r = Rate / Tingkat Bunga .

Rumus: Sn = a [(1 + i)n-1 + … + (1 + i)1 + (1 + i)0+ Di mana: a adalah jumlah modal (uang) pada awal periode Sn adalah jumlah yang diterima pada akhir periode Nilai Tunai Anuitas. Rumus: 1 1 NT An = a [ ------. Nilai Majemuk Anuitas. Yaitu nilai anuitas yang akan diterima di waktu yang akan datang untuk periode tertentu.]n (1 + i) (1 + i) · Amortisasi Pinjaman. ANNUITAS Yaitu suatu pembayaran berkala dari suatu jumlah yang tetap selama waktu tertentu. Rumus: Sn a = —————– CVIF a Di mana: CVIF adalah compound value interest factor (jumlah majemuk dari suku bunga selama periode ke n)· Penerimaan Tahunan dari Anuitas Rumus: Nilai Tunai Anuitas .^n = Tahun Ke-n (dibaca dan dihitung pangkat n).+1 + … + * ------. Yaitu nilai saat ini dari anuitas yang akan diterima di waktu yang akan datang selama periode tertentu. Yaitu pembayaran tahunan untuk mengakumulasikan sejumlah dana (uang) di waktu yang akan datang.

dan jangka waktu: B = f (P. Nilai Tunai dari Penerimaan Yang Tidak Sama Rumus: Periode Penerimaan Faktor Bunga (1) 1 2 n A B C (2) PV IF th ke1 PV IF th ke2 PV IF th ken (3) = (2).(3) = (2). ANUITAS TERHUTANG Anuitas terhutang adalah anuitas yang pembayarannya dilakukan pada setiap awal interval. Awal interval pertama merupakan perhitungan bunga yang pertama dan awal interval kedua merupakan perhitungan bunga kedua dan seterusnya.i.(3) Nilai (4) ————.n ) ( 1 + i ) Rumus dasar present value anuitas terhutang adalah : PVn = PMT ( PVIFAi. di mana: B= Bunga P= Principal (modal) i = interest rate (tingkat bunga) n = jangka waktu.(3) = (2).+ Nilai tunainya ANUITAS BIASA Anuitas biasa (ordinary) adalah anuitas yang pembayaran atau penerimaannya terjadi pada akhir periode.n).a = ———————— PVIF Anuitas Di mana: PVIF adalah nilai sekarang dari tingkat bunga yang akan diterima selama periode tertentu. Besar kecilnya jumlah bunga yang diterima kreditor tergantung pada besar kecilnya principal (modal). Rumus dasar future value anuitas terhutang adalah : FVn = PMT ( FVIFAi. interest rate (tingkat bunga).n ) ( 1 + i ) .

Sedangkan bunga majemuk setengah tahunan adalah proses aritmatika untuk menentukan nilai akhir dari arus khas atau serangkaian arus kas apabila suku bunga ditambahkan dua kali dalam setahun. Nilai sekarang anuitas abadi = PMTt adalah pembayaran ditahun t. menjadi : PV anuitas = nilai investasi x Faktor PV Nilai sekarang dari anuitas terhutang Nilai sekarang dari anuitas terhutang berguna untuk mengukur setiap pembayaran yang maju satu periode atau pembayaran pada awal tahun dengan menggunakan formulasi : .Nilai sekarang anuitas Nilai sekarang anuitas adalah nilai hari ini dari pembayaran sejumlah dana tertentu yang dilakukan secara teratur selama waktu yang telah ditentukan. PV ( anuitas abadi ) = pembayaran / Tingakat suku bunga = PMT / i Periode Kemajemukan tengah tahunan atau periode lainnya Bunga majemuk tahunan adalah proses aritmatika untuk menentukan nilai akhir dari arus khas atau serangkaian arus kas apabila suku bunga ditambahkan satu kali dalam setahun. NILAI SEKARANG DAN SERI PEMBAYARAN YANG TIDAK RATA Persamaan umum berikut ini bisa digunakan untuk mencari nilai sekarang dari seri pembayaran yang tak rata. Sehingga menjadi: PV= PMTt(PVIFr.Perhitungan nilai sekarang anuitas juga akan memberikan hasil yang berbeda jika anda melakukan investasi pada awal atau akhir tahun .An (Anuitas Terhutang) = PMT ( PVIFAk.n ) ( 1 + k ) Anuitas abadi Anuitas abadi adalah serangkaian pembayaran yang sama jumlahnya dan diharapkan akan berlangsung terus menerus.t) PERIODE KEMAJEMUKAN TENGAH TAHUNAN ATAU PERIODE LAINNYA . menjadi : PV anuitas = nilai investasi x Faktor PV x ( 1 + r ) Jika dilakukan pada akhir tahun . dimana rumus perhitungannya adalah : Jika dilakukan pada awal tahun .

AMORTISASI PINJAMAN Amortisasi adalah pengurangan nilai aktiva tidak berwujud.000. http://ulfahk.blogspot.000.000.00 (satu juta rupiah) tiga tahun yang akan datang. Pengurangan ini dilakukan dengan mendebit akun beban amortisasi terhadap akun aktiva. dan lain-lain. Secara bertahap dalam jangka waktutertentu pada setiap periode akuntansi. hak cipta. Kita mengetahui bahwa mendapatkan uang sebesar Rp 1. yaitu : A. Konsep future value akan dibedakan menjadi beberapa bagian berikut ini.00 (satu juta rupiah) saat ini akan lebih berharga dibandingkan uang sebesar Rp 1. Sedangkan bunga majemuk setengah tahunan adalah proses aritmatika untuk menentukan nilai akhir dari arus khas atau serangkaian arus kas apabila suku bunga ditambahkan dua kali dalam setahun.Bunga majemuk tahunan adalah proses aritmatika untuk menentukan nilai akhir dari arus khas atau serangkaian arus kas apabila suku bunga ditambahkan satu kali dalam setahun.000. Nilai Yang Akan Datang (Future Value) Nilai yang akan datang adalah sejumlah nilai yang didapatkan atas bunga atau kemajemukan nilai pada masa sekarang. Mengapa demikian? Karena Opportunity Cost dari menerima uang sebesar Rp 1. seperti merek dagang.000.00 (satu juta rupiah) di masa yang akan datang adalah bunga yang kita dapatkan bila kita memiliki uang sejumlah tersebut saat ini.com/2012/01/bab-8-konsep-nilai-waktu-dari-uang.html Bab 8 Konsep Nilai Waktu dari Uang BAB 8 KONSEP NILAI WAKTU DARI UANG 1.000. Perhitungan future value dengan bunga tunggal fv = pv(1+i)n .

Nilai Sekarang (Present Value) . 2. Nilai masa datang dan nilai sekarang A. Perhitungan future value dengan bunga majemuk dalam waktu yang sangat panjang fv = pv(ei.n) Perhitungan diatas sering digunakan oleh para investor ketika menghitung investasinya dimasa yang akan datang.dimana fv = nilai future value pv = nilai sekarang i n = bunga = tahun B. Kalangan lembaga keuangan juga sering menggunakan konsep penghitungan seperti ini. Perhitungan future value dengan bunga majemuk fv = pv(1+i/m)mn dimana fv = nilai future value pv = nilai sekarang i n = bunga = tahun m = periode dimajemukkan C.

B. Present Value (nilai sekarang) merupakan kebalikan dari compound value (nilai majemuk) adalah besarnya jumlah uang. pada permulaan periode atas dasar tingkat bunga tertentu dari jumlah uang yang baru akan diterima beberapa waktu/periode yang akan datang. menghitung waktu lamanya investasi ditanamkan pada sebuah bisnis dan lain sebagainya. Perhitungan present value dengan bunga tunggal pv = fv / (1+i)n dimana pv = nilai sekarang fv = nilai future value i n = bunga = tahun Perhitungan present value tersebut di atas dapat digunakan pada beberapa model perhitungan investasi seperti menghitung uang hasil investasi atau bisnis yang akan diterima beberapa tahun lagi dengan nilai saat ini.Nilai sekarang adalah nilai sekarang dari pembayaran masa depan. Tingkat diskonto (discount rate) adalah tingkat pengembalian atas suatu investasi beresiko sama yang akan didiskontokan. Nilai Masa Datang FV = Ko (1 + r)n dimana : FV = Future Value / Nilai Mendatang Ko = Arus Kas Awal r = Rate / Tingkat Bunga .Yang dilakukan adalah dengan pemajemukan terbalik.

ANUITAS BIASA (ORDINARY) Adalah anuitas yang pembayaran atau penerimaannya terjadi pada akhir periode. A. Contohnya adalah bunga yang diterima dari obligasi atau dividen tunai dari suatu saham preferen. Anuitas (Annuities) Anuitas dalam teori keuangan adalah suatu rangkaian penerimaan atau pembayaran tetap yang dilakukan secara berkala pada jangka waktu tertentu. Rumus dasar future value anuitas biasa adalah sebagai berikut : FVn = PMT1 + in – 1 i Dimana : FVn = Future value (nilai masa depan dari anuitas pada akhir tahun ke-n) PMT = Payment (pembayaran anuitas yang disimpan atau diterima pada setiap periode) i = Interest rate (tingkat bunga atau diskonto tahunan) n = Jumlah tahun akan berlangsungnya anuitas Rumus dasar present value anuitas biasa adalah sebagai berikut : PVn = FVn1 – 1 ( 1 + i ) n i Dimana : PVn = Present value (nilai sekarang dari anuitas pada akhir tahun ke-n) .n = Tahun Ke-n 3.

NILAI SEKARANG ANUITAS Adalah sebagai nilai anuitas majemuk saat ini dengan pembayaran atau penerimaan periodik dan n sebagai jangka waktu anuitas PV = PMT Dimana : PV PMT n i = Nilai sekarang anuitas masa depan = Pembayaran anuitas yang disimpan atau diterima di akhir tahun = Jumlah tahun berlangsungnya anuitas = Tingkat diskonto tahunan (bunga) . Rumus dasar future value anuitas terhutang adalah : FVn = PMT ( FVIFAi.n ) ( 1 + i ) C. Awal interval pertama merupakan perhitungan bunga yang pertama dan awal interval kedua merupakan perhitungan bunga kedua dan seterusnya.n ) ( 1 + i ) Rumus dasar present value anuitas terhutang adalah : PVn = PMT ( PVIFAi.B. ANUITAS TERHUTANG Anuitas terhutang adalah anuitas yang pembayarannya dilakukan pada setiap awal interval.

kemudian kurangi dengan anuitas 1 tahun. dengan kata lain anuitas adalah arus kas yang sama di setiap periode. Diketahui bahwa dari 2 tahun sampai tahun 5 akan diterima anuitas sebesar $ 200 setahun.1tahun) Pvanuitas= $ 200(4. sisanya adalah anuitas 4 tahun dengan pembayaran pertama yang diterima setelah tahun ke-2: Pvanuitas = $ 200(PVIFA(6%.$ PVIFA(6%. Persamaan umum berikut ini bisa digunakan untuk mencari nilai sekarang dari seri pembayaran yang tak rata: Nilai Sekarang Anuitas Abadi = Pembayaran/Tingkat Diskonto = PMT/r Langkah 1.1tahun)) Pvanuitas = $ 200(PVIFA(6%. NILAI SEKARANG DAN SERI PEMBAYARAN YANG TIDAK RATA Dalam pengertian anuitas tercakup kata jumlah yang tetap.D.34 Langkah 2.2124-0. Dicari dulu anuitas 5 tahun. E.5tahun)). yaitu sejak pertama kali setiap tahun investasi ini akan membayarkan jumlah dolar yang sama.$ 200 (PVIFA(6%.9434) Pvanuitas= $653. ANUITAS ABADI Anuitas abadi (perpetuity) adalah suatu anuitas yang berlanjutuntuk selamanya .80 . Cari nilai sekarang dari $ 100 yang akan diterima di tahun 1: $100 (0.5tahun)).9434) = $ 94.

kuartalan. atau tahunan ). PERIODE KEMAJEMUKAN TENGAH TAHUNAN ATAU PERIODE LAINNYA Bunga majemuk tahunan adalah proses aritmatika untuk menentukan nilai akhir dari arus khas atau serangkaian arus kas apabila suku bunga ditambahkan satu kali dalam setahun. AMORTISASI PINJAMAN Merupakan suatu pinjaman yang akan dibayarkan dalam periode yang sama panjangnya ( bulanan. Sedangkan bunga majemuk setengah tahunan adalah proses aritmatika untuk menentukan nilai akhir dari arus khas atau serangkaian arus kas apabila suku bunga ditambahkan dua kali dalam setahun.6651) = $ 665. Jumlahkan komponen-komponen yang diperoleh dari langkah 1 hingga langkah 3 tersebut: $ 94. Digunakan untuk menghitung pembayaran pinjaman atau angsuran sampai jatuh tempo.Langkah 3.80 + $ 665.24 F. Pinjaman yang dilunasi dengan cara ini .10 = $1413.10 Langkah 4. disebut pengangsuran pinjaman di amortisasi. G. dengan pembayaran periodik yang sama jumlahnya. Sumber : .34 + $ 653. Cari nilai sekarang dari $1000 yang akan diterima di tahun ke-7 $1000(0.

com www.ac. Pemahaman nilai waktu uang sangat penting dalam studi manajemen keuangan.blogspot. Banyak keputusan dan teknik dalam manajemen keuangan yang memerlukan pemahaman nilai waktu uang. .com/2013/01/bab-8-konsep-nilai-waktu-dari-uang.blogspot.html Nilai Waktu Uang Nilai waktu uang merupakan konsep sentral dalam manajemen keuangan. Type. Nper. Pv. analisis alternatif dana. yaitu :      Rate. jika bernilai 1 pembayaran dilakukan diawal periode.id http://nugrohoedy007. penilaian surat berharga. nilai saat ini yang akan dihitung nilai akan datangnya.google.com http://innecintya. Manajer keuangan juga perlu memahami konsep nilai waktu uang yang diperlukan dalam mengambil keputusan ketika akan melakukan investasi pada suatu aktiva dan pengambilan keputusan ketika akan menentukan sumber dana pinjaman yang akan dipilih. Biaya modal. merupakan contohcontoh teknik dan analisis yang memerlukan pemahaman konsep nilai waktu uang.blogspot.com http://ocw.gunadarma. besar angsuran yang dibayarkan. analisis keputusan investasi (penganggaran modal). tingkat suku bunga pada periode tertentu bisa per bulan ataupun per tahun.http://yunitha-kusumawaty. jumlah angsuran yang dilakukan Pmt.  Future Value Future Value (FV) digunakan untuk menghitung nilai investasi yang akan datang berdasarkan tingkat suku bunga dan angsuran yang tetap selama periode tertentu. jika bernilai 0 pembayaran dilakukan diakhir periode. Untuk menghitung FV bisa menggunakan fungsi fv() yang ada dimicrosoft excel. Ada lima parameter yang ada dalam fungsi fv().

berapa biaya masuk perguruan tinggi 20 tahun yang akan datang.000.Contoh 1: Biaya masuk perguruan tinggi saat ini adalah Rp50. dengan asumsi pemerintah mampu mempertahankan inflasi satu digit. bunga bank pertahun 6%.268.19 Contoh 2: Setiap bulan kita menabung dibank sebesar 250.000.857. tidak ada angsuran yang dikeluarkan tiap tahunnya Pv = -50000000.000 dilakukan perbulan Nper = 20×12 = 240.000. dengan asumsi tidak ada potongan bunga dan biaya administrasi. minus sebagai tanda cashflow bahwa kita mengeluarkan uang Type = 0 Dari masukan diatas maka akan didapat nilai 148. berapa uang yang akan kita dapat 20 tahun yang akan datang?. minus sebagai tanda cashflow kita mengeluarkan uang   Pv = -50000000. masukkan nilai untuk parameter-parameter yang ada sebagai berikut :      Rate = 8% Nper = 20 Pmt = 0. saldo awal tabungan kita adalah 10. masukkan nilai untuk parameter-parameter yang ada sebagai berikut:    Rate = 6%/12. nilai yang ditabungkan setiap bulan. minus sebagai tanda cashflow bahwa kita mengeluarkan uang Type = 0 Dari masukan diatas maka akan didapat nilai 233. misal 8% per tahun. dengan menggunakan fungsi fv().047.612. dibagi 12 karena angsuran 250. dengan menggunakan fungsi fv().000.000.55 . dikali 12 karena angsuran dilakukan per bulan Pmt = -250000.

000.000. nilai akan datang yang akan dihitung nilai sekarangnya. Untuk menghitung PV bisa menggunakan fungsi pv() yang ada dimicrosoft excel. jika bernilai 0 pembayaran dilakukan diakhir periode. yaitu :      Rate. Fv.91 . Nper. jumlah angsuran yang dilakukan. tingkat suku bunga pada periode tertentu bisa per bulan ataupun per tahun.904. dengan menggunakan fungsi pv() masukkan nilai untuk parameter-parameter yang ada sebagai berikut :      Rate = 8% Nper = 25 Pmt = 0.000. Pmt. besar angsuran yang dibayarkan. jika ada yang bersatuan tahun maka harus dikonversi ke satuan bulan.000 saat ini.000. jika bernilai 1 pembayaran dilakukan diawal periode. Type.Yang perlu diperhatikan dalam penggunakan fungsi fv() adalah satuan untuk parameter rate.  Present Value Present Value digunakan untuk untuk mengetahui nilai investasi sekarang dari suatu nilai dimasa datang. tidak ada angsuran yang dikeluarkan tiap tahunnya Fv = 1000000000 Type = 0 Dari masukan diatas maka akan didapat nilai -146. berapakah nilai uang 1. Contoh : Saat pensiun 25 tahun lagi saya ingin punya uang 1.017.000. jika satuannya bulan maka harus bulan semua. dengan asumsi pemerintah mampu mempertahankan inflasi satu digit. misal 8% per tahun. Ada lima parameter yang ada dalam fungsi pv(). nper dan pmt haruslah sama.

Kenapa minus, sekali lagi itu sebagai tanda cash flow, untuk mendapatkan uang 1.000.000.000 25 tahun lagi maka saya harus mengeluarkan uang sebesar 146,017,904.91 saat ini atau dengan kata lain uang 1.000.000.000 25 tahun lagi sama nilainya dengan uang 146,017,904.91 saat ini, dengan asumsi inflasi konsisten sebesar 8% setiap tahun selama 25 tahun. Sama halnya dengan fungsi fv(), fungsi pv() harus menggunakan satuan yang sama untuk parameter rate, nper dan pmt, jika bersatuan tahun maka harus tahun semua, jika ada yang bersatuan bulan maka harus dikonversi ke satuan tahun.

 Net Present Value (NPV)
NPV merupakan selisih antara pengeluaran dan pemasukan yang telah didiskon dengan menggunakan social opportunity cost of capital sebagai diskon faktor, atau dengan kata lain merupakan arus kas yang diperkirakan pada masa yang akan datang yang didiskontokan pada saat ini.Untuk menghitung NPV diperlukan data tentang perkiraan biaya investasi, biaya operasi, dan pemeliharaan serta perkiraan manfaat/benefit dari proyek yang direncanakan.

Rumus yang digunakan
Arus kas masuk dan keluar yang didiskonkan pada saat ini (present value (PV)). yang dijumlahkan selama masa hidup dari proyek tersebut dihitung dengan rumus:

Rt/(1+i)t
dimana: t - waktu arus kas i - adalah suku bunga diskonto yang digunakan - arus kas bersih (the net cash flow) dalam waktu t

Arti perhitungan NPV
Pada tabel berikut ditunjukkan arti dari perhitungan NPV terhadap keputusan investasi yang akan dilakukan.

Bila... NPV > 0

Berarti... investasi yang dilakukan memberikan manfaat bagi perusahaan

Maka... proyek bisa dijalankan

NPV < 0

investasi yang dilakukan akan mengakibatkan kerugian bagi perusahaan

proyek ditolak

NPV = 0

investasi yang dilakukan tidak mengakibatkan perusahaan untung ataupun merugi

Kalau proyek dilaksanakan atau tidak dilaksanakan tidak berpengaruh pada keuangan perusahaan. Keputusan harus ditetapkan dengan menggunakan kriteria lain misalnya dampak investasi terhadap positioning perusahaan.

Untuk lebih jelas ada baiknya dilihat dengan contoh perhitungan dibawah ini. Suatu proyek dengan dengan investasi sebesar Rp. 7,000 juta dan tingkat bunga yang relevan sebesar 18%. Proyek ini diharapkan akan menghasilkan nilai sebesar Rp. 9,000 juta. Maka berapakah besarnya net present value yang akan dihasilkan? PVpenerimaan = 9.000 / ( 1 + 0.18 )1 = Rp. 7,627 juta PVinvestasi = 7.000 / ( 1 + 0.18 )0 = Rp. 7,000 juta Maka Net Present Value yang dihasilkan adalah NPV = PVinvestasi + PVpenerimaan NPV = – 7,000 + 7,627 = Rp. 627 juta Sehingga didapatlah rumus sebagai berikut: NPV = Ao + (A1 / (1 + r))

dimana, Ao = nilai awal investasi; A1 = nilai penerimaan dari investasi; r = tingkat suku bunga yang relevan. Berkaitan dengan investasi (modal) yang akan ditanamkan, maka diperlukan pedoman untuk dapat dengan bijak menilai investasi tersebut. Dan pedoman tersebut yang dapat dipakai sebagai panduan adalah:
 Terima investasi yang diharapkan bilamana memberikan NPV positif.  Terima investasi yang memberikan IRR yang lebih besar daripada tingkat keuntungan yang diisyaratkan.

Tentu saja penyajian konsep ini berlaku bilamana kondisi pasar uang dan pasar modal yang sempurna dengan catatan:
 Tingkat suku bunga yang ada adalah stabil dan sama, tidak berfluktuatif.  Tidak adanya pihak yang dominan untuk mempengaruhi pasar.  Kondisi diluar transaksi keuangan yang ada adalah stabil.

 Internal Rate of Return
IRR berasal dari bahasa Inggris Internal Rate of Return disingkat IRR yang merupakan indikator tingkat efisiensi dari suatu investasi. Suatu proyek/investasi dapat dilakukan apabila laju pengembaliannya (rate of return) lebih besar dari pada laju pengembalian apabila melakukan investasi di tempat lain (bunga deposito bank, reksadana dan lain-lain). IRR digunakan dalam menentukan apakah investasi dilaksanakan atau tidak, untuk itu biasanya digunakan acuan bahwa investasi yang dilakukan harus lebih tinggi dari Minimum acceptable rate of return atau Minimum atractive rate of return. Minimum acceptable rate of return adalah laju pengembalian minimum dari suatu investasi yang berani dilakukan oleh seorang investor. Cara perhitungan IRR

Posisi IRR ditunjukkan pada grafik NPV (r) ( dengan label 'i' pada grafik) IRR [1]merupakan suku bunga yang akan menyamakan jumlah nilai sekarang dari penerimaan yang diharapkan diterima (present value of future proeed) dengan jumlah nilai sekarang dari pengeluaran untuk investasi. Besarnya nilai sekarang dihitung dengan menggunakan pendekatan sebagai berikut: NPV= ∑Nn=0 Cn/(1+r)n Contoh Bila suatu investasi mempunyai arus kas sebagaimana ditunjukkan dalam tabel berikut Tahun (n) 0 Arus (Cn) -4000 1 1200 2 1410 3 1875 .

wikipedia.org/wiki/IRR http://id.adibmubarrok.com/2009/07/29/konsep-net-present-value-dan-aplikasinya/ http://id.com/2012/04/nilai-waktu-uang.bunga rendah) atau disederhanakan IRR=Ir + (NPV Ir/NPV Ir .wordpress. Sumber: http://www. Perhitungan IRR praktis Untuk mempermudah perhitungan IRR. angka ini bisa diperbaiki kalau rentang bunga tinggi dengan bunga rendah lebih kecil. Dalam kasus ini hasilnya adalah 14.wikipedia.3%.blogspot. angka ini sedikit berbeda dari hasil hitungan di atas karena merupakan perhitungan empiris. Misalnya pada 20 % akan memberikan NPV sebesar -429.4 1050 Kemudian IRR dihitung dari NPV= -4000 + 1200/(1+r)1 + 1410/(1+r)3 + 1875/(1+r)3 + 1050/(1+r)4 = 0.com/2008/06/future-value-dan-present-value/ http://belajarmanagement.html .NPV pada bunga tinggi)* ( bunga tinggi .org/wiki/NPV http://sulistyo-widodo.NPV It) * (It .71 %. yaitu dengan mencoba suku bunga yang diperkirakan akan memberikan nilai NPV positif misalnya 10 % yang akan memberikan NPV sebesar 382 dan dilanjutkan dengan perhitungan NPV yang negatif. Dengan menggunakan rumus sebagai berikut : IRR= Bunga rendah + (NPV/ NPV pada bunga rendah .Ir) dari data di atas akan diperoleh IRR Sebesar 14.

bunga kredit dan cicilan pokok yang dibayar setiap bulannya tetap atau flat. Bunga flat atau bunga tetap adalah perhitungan bunga yang paling mudah ditemui dan paling mudah dihitung. cicilan pokok dan bunga per bulannya tetap. Namun yang perlu diwaspadai. yaitu bunga flat. Perhitungan Bunga Flat Prinsip dari bunga flat adalah. kredit multiguna. suku bunga flat terkesan lebih rendah dibanding suku bunga efektif. kredit tanpa agunan (KTA). silakan lakukan simulasi di perbandingan bunga kredit. dll.Cara Menghitung Bunga Flat Posted on 2 Agustus 2012 by admin — 3 Comments ↓ Bunga Flat Ada dua teknik utama dalam menghitung bunga kredit. Dalam perhitungan bunga flat. Untuk lebih jelas. dan konversi bunga kredit. Padahal bila dihitung-hitung bunga flat bisa dua kali lebih besar dibanding bunga efektif atau bunga anuitas. dan bunga efektif. Misal: P = pokok pinjaman i = suku bunga per tahun t = lama kredit dalam bulan Maka: . Bunga flat biasanya dipakai untuk kredit konsumer berjangka pendek seperti kartu kredit. kredit kendaraan bermotor. Untuk bunga efektif agar pembayaran lebih mudah biasanya dimodifikasi menjadi bunga anuitas.

000.000. Berapakah angsuran per bulan yang harus dibayar? P = Rp 12.Bunga = Rp 12.000. kadang “menipu” konsumen karena terkesan lebih rendah Bunga total yang dibayar lebih banyak daripada dengan bunga efektif http://www.000. Keuntungan Perhitungan Bunga Flat   Mudah dihitung Setiap bulan pokok cicilan.simulasikredit.dengan jangka waktu kredit 24 bulan.000. bunga dan angsurannya tetap Kerugian Perhitungan Bunga Flat   Suku bunga flat.Cicilan pokok per bulan = P / t Bunga per bulan = P x i / 12 Total bunga yang harus dibayar = P x i / 12 x t Contoh kasus: Adi mendapatkan kredit KTA sebesar Rp 12..x 11% / 12 = Rp 110.com/cara-menghitung-bunga-flat/ ..000. Bank pemberi KTA tersebut memberikan bunga setahunnya 11%.000.000..000.000.- Kalkulator Bunga Flat Kalkulator Suku Bunga Flat Untuk simulasi bunga flat lebih lanjut silakan gunakan kalkulator bunga flat.Angsuran per bulan = Cicilan pokok + Bunga = Rp 610./ 24 = Rp 500.000.i = 11% t = 24 bulan Cicilan pokok = Rp 12.

((z . maka angsuran per bulannya jadi semakin sedikit. Misal: P = pokok pinjaman i = suku bunga per tahun t = lama kredit dalam bulan Maka: Cicilan pokok per bulan = P / t Bunga bulan ke z = (P . kredit usaha. adalah cicilan pokok per bulannya tetap. Jadi bila kita sudah mencicil beberapa kali. Bunga efektif biasanya dipakai untuk kredit berjangka menengah sampai panjang misalnya KPR. Bunga efektif banyak dipakai karena dirasa lebih fair perhitungan bunganya. perhitungan bunga yang banyak dipakai adalah bunga efektif. Perhitungan Bunga Efektif Prinsip dari perhitungan bunga efektif. maka bunga dihitung dari sisa pinjaman yang belum dicicil. Bunga hanya dihitung dari sisa pinjaman yang belum dikembalikan.Cara Menghitung Bunga Efektif Posted on 2 Agustus 2012 by admin — 1 Comment ↓ Selain bunga flat.1) x Cicilan pokok )) x i / 12 Contoh kasus: . Karena bunga yang dibayar semakin mengecil. dll. dan bunga per bulan dihitung dari sisa cicilan yang belum dibayar.

000.000.67 = Rp 1.000.000.333.(2 x Rp 1.Bunga bulan ke-1 = (Rp 60.000)) x 14% / 12 = + Rp 688..333.000...(1 x Rp 1.000.000.000.000.000.000.000.. silakan buka kalkulator bunga efektif.33 Rp Kalkulator Bunga Efektif Kalkulator Bunga Efektif Untuk melakukan simulasi bunga efektif.67 . Kelebihan Bunga Efektif   Bunga tiap bulannya berkurang Bunga dihitung secara fair karena dihitung berdasar sisa pinjaman yang kita pakai .666.(0 x Rp 1.688..000.000..700.Budi meminjam uang di bank sebesar Rp 60..000.000)) x 14% / 12 = 700.333.000. Berapakah angsuran yang harus dibayar Budi? P = Rp 60.666. Bank memberikan kredit dengan jangka waktu 60 bulan.(10 x Rp 1.333.+ Rp 700.= Rp 1.000)) x 14% / 12 = + Rp 583.583./ 60 = Rp 1..000.33 = Rp 1..000.000. Bunga bulan ke-11 = (Rp 60..666.33 Cicilan bulan ke-2 = Rp 1.676.Bunga bulan ke-3 = (Rp 60.000)) x 14% / 12 = + Rp 676.33 Rp Rp Rp ...676.dengan bunga kredit efektif 14% per tahun..000.000.000.33 Cicilan bulan ke-11 = Rp 1.333.000.dan seterusnya .i = 14% t = 60 bulan Cicilan pokok per bulan = Rp 60.000.000.333.000.000.000.000..67 Cicilan bulan ke-3 = Rp 1.Cicilan bulan ke-1 = Rp 1.Bunga bulan ke-2 = (Rp 60.000.33 = Rp 1.000.583..688.

. Sebelum Anda menabung. yang saya ingin tahu adalah bagaimana cara menghitung bunga di masing-masing bank. 4. Dengan mengetahui cara perhitungan bunga tabungan. memang ada baiknya Anda mengetahui cara menghitung bunga tabungan. tanyakan metode perhitungan bunga yang diberlakukan oleh bank tersebut. Namun. saya baru mengetahui. Apakah ada standar tertentu yang menjadi patokan pembayaran bunga kepada nasabah? Nur Layla Afriyanti Sumenep. 2.simulasikredit. karena itu suku bunga ini disebut suku bunga mengambang atau floating rate. Jawa Timur. Jawaban Ibu Nur Layla. karena metode perhitungan yang berbeda akan menghasilkan jumlah bunga tabungan yang juga berbeda. Saya menyadari. Hal-hal yang perlu diperhatikan 1. 3. Namun. bahwa bunga yang diberikan kepada saya setiap bank berbeda-beda. Anda dapat memperhitungkan berapa saldo minimum tabungan yang harus Anda pelihara agar pokok simpanan tidak terpotong oleh biaya administrasi bank.Kekurangan Bunga Efektif  Bunga efektif lebih sulit dihitung daripada bunga flat http://www. Ketika membuka rekening tabungan. Beberapa bank menetapkan suku bunga tabungan tetap untuk jangka waktu tertentu (fixed rate). Atas bunga tabungan yang diperoleh akan dikenakan pajak sesuai ketentuan berlaku. Suku bunga tabungan dapat berubah sewaktuwaktu. 31 Oktober 2012 14:10 wib Image : Corbis. di setiap bank menawarkan bunga yang bervariasi.com/cara-menghitung-bunga-efektif/ Bagaimana Cara Menghitung Bunga Bank? Browser anda tidak mendukung iFrame Rabu.com Saya merupakan salah satu nasabah di beberapa bank swasta.

dikalikan hasil pembagian jumlah hari dalam satu bulan per 365.1 Juta x 3 % x 1 365 Tgl 5 : Rp. Kendati demikian.19 = 82.616.com/read/2012/10/31/192/711651/bagaimana-cara-menghitung-bunga-bank . Berdasarkan saldo terendah Pada metode ini.okezone.19 = 82.1 Juta x 3 % x 1 365 Tgl 4 : Rp. Bunga dihitung dengan rumus : saldo terendah. dikalikan suku buga tabungan per tahun. b. bunga = 5 persen Cara perhitungan bunga: Tgl 1 : Rp. Pada metode ini bunga dihitung dari saldo harian.33. dikalikan suku bunga tahunan.1 Juta x 3 % x 1 365 Tgl 2 : Rp.44 . Saldo rata-rata dihitung berdasarkan jumlah saldo akhir tabungan setiap hari dalam bulan berjalan.6 juta x 5 % x 1 365 dan seterusnya = 82.19 = 821. Saldo harian. bunga = 3 persen Saldo Rp5 juta ke atas.1 Juta x 3 % x 1 365 Tgl 3 : Rp. bunga dalam satu bulan dihitung berdasarkan saldo terendah dalam bulan tersebut.19 = 82. namun ada pula yang menerapkan jumlah bunga 360 hari. seperti dikutip dari edukasi perbankan Bank Indonesia. c. dibagi dengan jumlah hari dalam bulan tersebut Bunga dihitung dengan rumus : Saldo rata-rata harian. secara umum ada 3 metode penghitungan bunga tabungan. Bunga tabungan dalam bulan berjalan dihitung dengan menjumlahkan hasil perhitungan bunga setiap harinya.Beberapa bank menerapkan jumlah hari dalam satu tahun 365 hari. bunga tabungan Anda selama bulan Juni adalah Rp. yaitu: a. bunga dalam satu bulan dihitung berdasarkan saldo rata-rata dalam bulan berjalan. http://economy. Misalkan bunga tabungan yang berlaku adalah sebagai berikut : Saldo di bawah Rp5 juta.92 Berdasarkan cara perhitungan di atas. Berdasarkan saldo rata-rata Pada metode ini. dikalikan hasil penjumlahan hari dalam bulan berjalan per 365.

Mulai Tgl Berhenti 29 Dec 12 16 Jan 13 16 Jan 13 16 Jan 13 5 Feb 13 5 Feb 13 5 Feb 13 5 Feb 13 Jumlah Hari 39 21 21 21 Besar Biaya Bunga Rp 4.763.96Rp 103.588.- No 1 2 3 4 Keterangan Pembelian Biaya Bunga Biaya Pembayaran Materai Rp Rp Rp Rp Jumlah 126.95% per bulan atau 35.111.6.4% per tahun untuk pembelanjaan ritel dan penarikan uang tunai.842. Tanggal Billing Tanggal Jatuh Tempo : 12 Februari 2013 : 6 Maret 2013 Suku Bunga (%) Jumlah hari dalam 1 tahun Saldo Awal Jumlah yang dibayar 35.117.84. English Simulasi Perhitungan Bunga Transaksi Kartu Kredit* Simulasi Perhitungan Bunga Transaksi Kartu Kredit Sesuai dengan Peraturan Bank Indonesia dan Surat Edaran No.- .68.280.419.Rp 1.14/34/DASP/2012.25. berlaku untuk semua tipe Kartu Kredit yang diterbitkan oleh HSBC Indonesia.759. suku bunga terbaru 2.90.000.5.- Tgl.000.Rp 123.40% per tahun 360 1.You are not logged on. efektif 1 Januari 2013.

6 Feb 13 1 (126.4%x21/360) 6 (1117588x35.823. 30 adalah jumlah hari dalam sebulan. Karena saldo pokok terus berkurang tiap bulan.4%x39/360) 2 (68763x35.84+1419.588 .4%x21/360) 4 (6000x35.280x35.. dimana P adalah plafon. Dapat ditulis sebagai: SP * i * (30/360) .96+103. bank akan menghitung angsuran pokok dan bunga sehingga didapatkan nilai angsuran yang harus dibayar tiap bulan. Dengan metode anuitas. Ada juga metode anuitas yang merupakan modifikasi dari metode efektif.4%x21/360) 5 (911545x35. i adalah suku bunga per tahun. Angsuran pokok akan semakin besar dan bunga semakin kecil sehingga angsuran akan bernilai tetap. bunga dihitung prosentase bunga dikali saldo pokok pinjaman bulan sebelumnya.5 Tagihan Saldo Awal Tagihan Setelah 6 Pembayaran 7 Rp 911.73. Pada metode flat. flat dan efektif. . dimana SP adalah saldo pokok bulan sebelumnya.692.006.08.Rp 33. 360 adalah jumlah hari dalam setahun. Perbedaannya dengan metode efektif adalah angsuran/cicilannya akan tetap sepanjang jangka waktu kredit. 16 Mei 2008 | 63 Komentar Metode perhitungan bunga dikenal 2 cara. Sedangkan pada metode efektif bunga dihitung dari sisa kredit.4%x21/360) 3 (5000x35.id/1/2/personal_in_ID/kartu-kredit/info-kartu/simulasi-perhitungan-bunga Metode Perhitungan Bunga Kredit Posted on Jumat. t adalah jumlah tahun jangka waktu kredit dan jb adalah jumlah bulan jangka waktu kredit.9+18823. bunga dihitung dari plafond pinjaman.73) http://www. bunga yang dibebankan juga semakin kecil sehingga angsuran juga semakin kecil. Dengan metode efektif.25+123.40.Rp 7. bunga dihitung dari prosentasi bunga dikali pokok pinjaman/plafond. Atau ditulis sebagai: (P * i * t) : jb . i adalah suku bunga per tahun.- Rp 1.545..117.4+7692.4%x21/360) 7 (4842.16 Jan 13 5 Feb 13 12 Feb 13 Biaya Bunga 21 7 Rp 18.hsbc. Dengan metode flat.co.

ada lagi yang harus dipahami nasabah atau calon debitur yaitu sifat suku bunga. Disadur secara bebas dari program edukasi masyarakat Bank Indonesia. suku bunga akan tetap selama jangka waktu kredit atau sepanjang waktu tertentu yang disepakati.00/bulan pada tahun 2010 mungkin nilai nominalnya cukup untuk menghidupi kita.(ir/wp) http://indrariawan. Di perbankan dikenal sifat bunga yang mengambang (floating) dan bunga tetap (fixed). Jumlah total angsuran yang dibayar dengan flat paling tinggi dibanding anuitas dan efektif. Asumsinya tidak ada perubahan persen bunga selama jangka waktu kredit. Dengan bunga mengambang. Jika kita hidup pada tahun 1980-an munkin kita sudah menjadi seorang miyuner dengan gaji yang sama yaittu sebesar Rp. misalnya digunakan plafond kredit 24juta dengan jangka waktu 2 tahun dan bunga 10% setahun. Jangan kita tertipu dengan angka yang fantastis. Kita sepakat bahwa bahwa nilai nominal uang dimasa sekarang berbeda dimasa mendatang dan sebelumnya.wordpress.Untuk simulasi. Sifat Suku Bunga Selain metode perhitungan bunga. .4000000. Namun jika kita hidup pada tahun 2030 dengan gaji yang sama sebesar Rp. Jika kita ingin menginvestasikan uang kita.4000000.00/bulan mungkin nilainya berubah apakah nilai nominalnya berkurang atau meningkat. suku bunga akan berubah ubah sesuai kodisi di pasar. yang harus kita pahami secara mendalam yaitu prinsip konsep nilai waktu dari uang dan mampu menganalisa secara mendalam. Dengan menggunakan perhitungan bunga didaptkan hasil seperti screenshotberikut: Dari simulasi nampak bahwa metode efektif memberikan nilai total angsuran yang paling kecil. Sebagai contoh jika kita digaji sebesar Rp. Metode anuitas dan flat memberikan nilai angsuran yang tetap selama kredit. Suku bunga umumnya akan spread beberapa persen di atas BI Rate. BI Rate adalah patokan yang ditetapkan pemerintah untuk besaran bunga bank. Sedangkan dengan bunga tetap.4000000.com/2008/05/16/metode-perhitungan-bunga-kredit/ KONSEP NILAI WAKTU DARI UANG DAN EKIVALENSI PERUMUSAN BUNGA A.00/bulan. namun dibalik angka yang besar itu kenyataannya justru kerugian yang kita dapatkan. Konsep Nilai Waktu Dari Uang Setelah saya meulis artikel sebelumya yaitu fungsi dari cash flow yang intinya hampir sama dengan konsep nilai waktu dari uang.

100 juta. jika kita ingin menginvestasikan uang sebesar Rp. • n = periode (bias periode tahun atau bulan) • P = Present value (present worth) adalah nilai uang pada saat dimulai proyek (pada saat sekarang) yaitu pembayaran yang hanya berlangsung sekali pada tahun ke-0. • A =Annual cash flow adalah pembayaran seri (tabungan) yaitu pembayaran yang terjadi berkali-kali tiap tahun dalam jumlah yang sama besar dilakukan tahun ke-1 sampai tahun ke-n sebesar A. Namun setelah 15 tahun Rp. • G =Gradient yaitu pembayaran yang terjadi berkali-kali tiap tahun naik dengan kenaikan yang sama atau menurun secara seragam. Berikut adalah notasi-notasi yang digunakan dalam konsep nilai waktu dari uang: • i = interest / bunga (%).200 juta. 100 juta saat ini.200 juta adalah angka yang fantastis dibandingkan dengan Rp.100 juta untuk jangka waktu 15 tahun dengan total pengembalian Rp. Jika kita lihat nilai sekarang Rp. 200 juta lebih baik dibandingkan Rp. Berikut adalah standar notasi-notasi faktor yang digunakan pada konsep nilai waktu dari uang: Berikut adalah perhitungan menggunakan notasi standar: .Sebagai contoh kasus. • F = Future value (future worth) adalah pembayaran yang hanya berlangsung sekali pada tahun ke – n (sembarang). 200 juta belum tentu nilai nominalnya sebesar Rp.

• Bunga dibagi menjadi dua yaitu bunga tunggal (simple interest) dan bunga majemuk (compound interest). Cara 1 : setiap akhir musim akan dibayar sebagian pokok pinjaman dan bunganya. • Nilai Majemuk (coumpaund value / ending amount) dari sejumlah uang merupakan penjumlahan dari uang pada permulaan periode.. Atau menghitung jumlah akhir pada akhir periode dari sejumlah uang yang dimiliki sekarang.. • Bunga tunggal (simple interest) adalah bunga yang dihitung dari pokoknya saja (sisa pokok yang belum dibayarkan). karena jumlah . Ekivalensi Perumusan Bunga • Bunga adalah jumlah yang dibayarkan akibat kita menggunakan uang pinjaman. • Suku bunga adalah ratio antara jumlah bunga yang dibayarkan terhadap jumlah pinjaman. Putri meminjam uang di bank sebesar $12000. (Modal Pokok + Bunga pada periode tersebut). Berikut adalah contoh soal beserta jawaban dari ekivalensi: 1.dipinjam dengan perjanjian akan dikembalikan dalam waktu 4 musim (tahun) dengan bunga 7%per musimnya. Hanya saja si pengambil keputusan ‗putri‘ harus mengetahui kondisi ekonominya sendiri.B.dalam 4 musim dapat dilakukan dengan beberapa cara. Bagaimana caranya Putri membayar hutang dalam waktu 4 musim? Solusi: Pengembalian uang sejumlah $12000.

maka pokok yang dikembalikan setiap akhir tahun adalah $ 12000..pinjaman $12000./ 4 = $ 3000.-. Rencana pengembalian adalah sebagai berikut: Dengan cara ini putri meminjam sebesar $12000 dikembalikan sebesar $14100 Cash flownya: ..

sedangkan pokok dikembalikan pada akhir pinjaman.Cara 2: setiap musim hanya dibayar bunganya saja. Rencana pengembalian adalah sebagai berikut: .

Dengan cara ini putri meminjam sebesar $12000 dikembalikan sebesar $15360 Cash flownya : .

552 Cash flownya: . baik bunga maupun pokok dibayar pada akhir musim.Cara 3: Setiap musim tidak bayar apa-apa. Rencana pengembalian adalah sebagai berikut: Dengan cara ini putri meminjam sebesar $12000 dikembalikan sebesar $15729.

Dari ketiga cara tersebut cara pertama adalah pengembalian uang yang paling murah karena setiap akhir musim akan dibayar sebagian pokok pinjaman dan bunganya. jika ingin mendownload artikel "KONSEP NILAI WAKTU DARI UANG DAN EKIVALENSI PERUMUSAN BUNGA" silahkan download dibawah ini: . Namun itu tergantung si pengambil keputusan dan kondisi ekonominya.

minat. sehingga dapat menghindari keterlanjuran investasi modal yang terlalu besar untuk kegiatan yang ternyata tidak menguntungkan. dan lain sebagainya. Hal-hal yang Perlu Dipertimbangkan dalam Menetukan Gagasan Usaha Setelah mendapatkan gagasan bisnis dan sebelum memulai bisnis. untuk mendapatkan Gagasan Usaha dibutuhkan rasa “sensitivitas” tinggi terhadap keadaan sekitar dan kejelian terhadap permintaan pasar. dan lingkungan masyarakat sekitar (mulai setingkat RT hingga nasional. teman. bahkan internasional). dengan berdasarkan berbagai aspek kajian. Tujuannya adalah untuk mengetahui apakah suatu proyek dapat dilaksanakan dengan berhasil.blogspot. Sedangkan GAGASAN adalah ide-ide yang muncul dalam sebuah kegiatan.) Bagaimana kita mendapatkan bahan bakunya. Lakukan pengamatan dan pendalaman mengenai seluk-beluk bisnis tersebut. lakukan langkah sebagai berikut: a. Banyak wiraswastawan yang berhasil karena dia dapat memanfaatkan kemampuan/minat/bakat yang dimilikinya sendiri dikombinasikan dengan kejelian melihat peluang pasar. bakat. merupakan pengkajian suatu usulan proyek (atau bisnis).http://atterratotus. Hal-hal yang harus diperhatikan pada langkah ini adalah: 1. . ASPEK-ASPEKNYA DAN METODE MEMPEROLEH GAGASAN Evaluasi Proyek/studi kelayakan proyek (atau studi kelayakan bisnis pada proyek bisnis). apakah dapat dilaksanakan (go project) atau tidak (no go project).) Bagaimana proses produksinya.com/2009/12/konsep-nilai-waktu-dari-uang-dan. ASPEK-ASPEKNYA DAN METODE MEMPEROLEH GAGASAN “ Posted by | Posted in Uncategorized | Posted on 13-06-2012 0 PENGERTIAN EVALUASI PROYEK.Dari mana gagasan usaha itu muncul? Gagasan bisnis akan lebih mudah kita dapat apabila kita peka dan peduli terhadap diri kita sendiri. 2.Peduli kepada diri sendiri adalah bagaimana kita mengenali kemampuan.html tugas online spm”PENGERTIAN EVALUASI PROYEK. keluarga.

4. melalui website. dapat dibedakan 4 jenis evaluasi proyek: • Evaluasi terhadap usulan proyek yang akan didirikan (pre-project evaluation). sebelum dijual cobalah berikan secara gratis kepada tetangga dan lingkungan sekitar.) Bagaimana Pola pemasaran dan penjualannya. atau iklan di media. Perencanaan ini bisa mencakup antara lain penetapan nama produk. pegawai. proses produksi. Misalnya kita membuat kue. • Evaluasi terhadap proyek yang telah berakhir (post-project evalution study) . jalur distribusi yang dipilih. katalog. Juga pikirkan strategi pemasaran yang akan dijalankan misalnya dengan selebaran. organisasi sosial.) Siapa calon pelanggan kita dan bagaimana karakteristiknya. Dilihat dari kapan evaluasi dilakukan pada proyek. sehingga produk kita benar-benar siap diluncurkan dengan skala yang lebih besar c. Mintalah pendapat dari tetangga atau lingkungan sekitar mengenai produk yang kita buat tersebut. dsb.3. packaging produk. orang-orang yang akan diajak bekerja sama. ataupun penyalur produk.) Dimana kita akan memasarkan dan menjualnya. baik sebagai penanam modal. kurang manis atau bentuknya kurang menarik? Jadikan kritikan dan saran sebagai masukan berharga untuk melakukan perbaikan sedikit demi sedikit. Tentunya dalam jumlah yang terbatas yang sesuai dengan kemampuan kita. Susunlah rencana usaha. modal tambahan yang diperlukan. 6. • Evaluasi terhadap proyek yang telah dioperasionalisasikan (on-going project evaluation). brosur. • Evaluasi terhadap proyek yang sedang dibangun (on-construction project evaluation). 5. enakkah. Lakukan Uji Coba dengan Cara Tes Pasar Manfaat uji coba pasar adalah untuk mendapatkan umpan balik terhadap calon konsumen mengenai produk yang kita tawarkan.) Pengamatan terhadap pengusaha yang sukses yang menjalank b. mailling list.

semakin hati-hati dan mendalam studi evaluasi proyek tersebut. yakni studi kelayakan proyek. underwriter bila melalui bursa efek. b. Besarnya dana yang ditanamkan: semakin besar dana yang ditanamkan. perusahaan modal ventura. c. • Evaluasi Kelayakan Proyek (Project Feasibility Study) . Tingkat ketidakpastian proyek: semakin sulit memperkirakan penghasilan penjualan. dan lain-lain. perusahaan leasing. beserta jadwal masing-masing kegiatan Beberapa faktor menentukan intensitas studi evaluasi proyek: a. lembaga kredit ekspor barang modal. Kompleksitas elemen-elemen yang mempengaruhi proyek: semakin kompleks faktor-faktor yang mempengaruhi proyek. dan lembaga donor yang mungkin ikut membiayai proyek) • Pemerintah Dua tahap Evaluasi Kelayakan untuk meminimalkan biaya dan efektifitas kegiatan : • Evaluasi Pendahuluan (Preliminary study atau Pre-evaluation study) Tujuannya : untuk mengetahui faktor-faktor pengambat kritis (critical factors) yang dapat menghambat jalannya operasi bisnis proyek yang akan dibangun. atau meneruskan evaluasi rencana investasi proyek ke tahap berikutnya. Lembaga-Lembaga yang Membutuhkan Evaluasi Proyek: • Pemilik proyek (investor) dan calon mitra usaha • Pihak penyedia pembiayaan (bank kreditur. Kemungkinan keputusan dari tahap ini adalah pembatalan rencana investasi. intensitas studi akan semakin mendalam. revisi rencana investasi. biaya. menyangkut bukan hanya kebutuhan • Hasil kegiatan proyek tersebut serta biaya-biaya yang harus ditanggung • Akibat-akibat yang bermanfaat ataupun yang tidak dari adanya proyek tersebut.Hal-Hal yang Perlu Diketahui dalam Evaluasi Proyek: • Ruang Lingkup Kegiatan Proyek • Cara kegiatan proyek dilakukan • Evaluasi terhadap aspek-aspek yang menentukan keberhasilan seluruh proyek • Sarana yang diperlukan oleh proyek. aliran kas. • Langkah-langkah rencana untuk mendirikan proyek. maka biasanya studi evaluasi proyek akan semakin hatihati.

IKHTISAR / EXECUTIVE SUMMARY Deskripsi Obyek penelitian. Ringkasan hasil studi. ASPEK PASAR • Bertujuan untuk mengetahui permintaan terhadap barang dan jasa yang dihasilkan oleh proyek. internal perusahaan. pertumbuhan permintaan dan market share dari proyek terhadap seluruh industri. dan lingkungan. • Menentukan strategi untuk dapat meraih dan memuaskan pasar. Waktu penelitian. • Mengukur dan Meramal Permintaan dan Penawaran: Penjelasan kondisi permintaan dan penawaran produk sejenis. Anggota tim peneliti.Fokus utama studi kelayakan proyek paling sedikit terpusat pada empat aspek: (1) Aspek pasar dan pemasaran terhadap barang atau jasa yang akan dihasilkan proyek (2)Aspek produksi. atau menurun. • Kondisi persaingan antar produsen dan siklus hidup produk: introduksi. baik pada saat ini maupun prediksi masa mendatang. teknis dan teknologis (3)Aspek manajemen dan sumberdaya manusia (4) aspek keuangan dan ekonomi B. bertumbuh. Bab 2. ASPEK PEMASARAN • Adalah kegiatan untuk menjual produk dan menciptakan hubungan jangka panjang (yang saling menguntungkan) dengan pelanggan. dewasa. DESAIN STUDI KELAYAKAN DAN ASPEK-ASPEK EVALUASI PROYEK Evaluasi Proyek mengkaji kelayakan proyek dari berbagai komponen proyek: pasar. dan Rekomendasi hasil studi. Berikut desain studi kelayakan: Bab 1. • Luas pasar. • Menentukan ciri-ciri pasar yang akan dipilih (target market). . • Bentuk Pasar: Penjelasan aspek pasar produsen dan konsumen yang dipilih. Bab 3.

3. terdiri dari : A. Perencanaan tata letak (layout). Pengorganisasian. Prestasi kerja G. termasuk penentuan sistem pengendalian yang efektif. Kompensasi H. keuangan dan produk. 2. Perencanaan kegiatan. ASPEK MANAJEMEN • Menentukan manajemen baik dalam konstruksi proyek maupun saat operasional rutin proyek yaitu dari : A. termasuk struktur. Pengendalian. bentuk dan prestasi organisasi. ASPEK TEKNIS DAN TEKNOLOGI • Menentukan strategi dan teknologi produksi/operasi yang akan dipilih: A. J. 4. waktu. Bab 6. Manajemen Persediaan. Operasionalisasi Proyek 1. H. Perencanaan karir . Pemilihan dan perencanaan produk yang akan diproduksi. Pembangunan Proyek: 1. Perencanaan kegiatan. SDM. D. keuangan dan produk. 3. bentuk dan prestasi organisasi. Pengorganisasian. SDM. I. Perencanaan jumlah produksi. G. termasuk struktur. termasuk penentuan sistem pengendalian yang efektif. Rencana kapasitas produksi. Pelatihan dan pengembangan F. B. 2. Produktivitas E. B. Pengarahan dan motivasi. Pengendalian. seleksi dan orientasi D. waktu. ASPEK SUMBERDAYA MANUSIA • Menentukan peran SDM baik dalam konstruksi proyek maupun saat operasional rutin proyek • Menjelaskan kajian terhadap sepuluh tahapan Manajemen SDM bagi dua kegiatan utama proyek. F.Bab 4. Pengarahan dan motivasi. Pemilihan strategi produksi. Perencanaan letak pabrik. Perencanaan SDM B. termasuk kepemimpinan. C. Rekrutmen. E. Analisis pekerjaan C. Pemilihan teknologi. termasuk kepemimpinan. Rencana kualitas. 4. Bab 5. Pengawasan kualitas produk.

SOSIAL. Biaya Modal (Cost of Capital) C. analisa keuangan kemampulabaan. IDENTIFIKASI KESEMPATAN BERUSAHA Langkah-langkah yang dapat digunakan untuk identifikasi kesempatan usaha dapat dilakukan dengan modus-modus berikut: . Aspek Ekonomi (Sisi Rencana Pembangunan Nasional/Daerah.Mempelajari ketrampilan tenaga kerja. . Pemberhentian BAB 7. Keselamatan dan kesehatan kerja J. sosial dan politik daerah dan negara diperkirakan akan mempengaruhi rencana proyek. .Mempelajari hubungan antar industri. struktur pembiayaan yang paling menguntungkan. Kelayakan Finansial Proyek C. dari segi : A.Mempelajari industri. B. Aspek Lingkungan Alam D. dsb yang terdiri dari : A. ASPEK EKONOMI. ASPEK KEUANGAN • Menentukan pengaturan rencana keuangan: penghitungan perkiraan jumlah dana yang dibutuhkan. .Mempelajari impor.Menyelidiki keberadaan material lokal. .Eksploitasi kemajuan iptek. DAN POLITIK • Menjelaskan Pengaruh bagiamana kondisi lingkungan perekonomian. Aspek Politik BAB 8. Analisis Kepekaan (Sensitivity Analysis) D. Aspek Sosial C. . aliran kas.Menilai rencana/ program pembangunan. Distribusi Nilai Tambah. . Kebutuhan Dana dan Sumber Dana B. Investasi per tenaga kerja. .I.

dan hak pakai. Metode Amortisasi Amortisasi merupakan pengalokasian biaya perolehan harta tak berwujud yang memiliki masa manfaat lebih dari satu tahun selama masa manfaat harta tak berwujud. atau perubahan harta berwujud. http://ciciyusmiati1.ac. hak guna bangunan. Dengan demikian. perbaikan.blog. untuk harta berwujud selain bangunan. dapat juga dilakukan dalam bagian-bagian yang menurun selama masa manfaat. dan pada akhir masa manfaat nilai sisa buku disusutkan sekaligus. Perhitungan Pajak.. ketentuan Pajak Penghasilan memberikan alternatif pilihan metode penyusutan yaitu menggunakan metode saldo menurun (declining balance method). untuk harta berwujud bangunan.esaunggul. Metode Penyusutan Pada dasarnya dalam ketentuan Pajak Penghasilan. kecuali tanah yang berstatus hak milik. Besarnya biaya penyusutan ini sangat tergantung pada metode penyusutan yang digunakan. hak guna usaha. hanya ada satu metode penyusutan. pendirian. terdapat dua alternatif metode penyusutan. menagih. SPT Tahunan Salah satu faktor yang menentukan penghitungan PPh terutang dalam SPT Tahunan adalah biaya penyusutan dan amortisasi atas pengeluaran untuk perolehan harta berwujud (tangible assets) dan harta tak berwujud (intangible assets). Dalam praktek akuntansi terdapat beberapa macam metode penyusutan. Menurut ketentuan . dengan syarat dilakukan secara taat asas.Melakukan pengamatan ditempat lain. PPh Badan. dan memelihara penghasilan yang mempunyai masa manfaat lebih dari 1(satu) tahun dilakukan dalam bagian-bagian yang sama besar selama masa manfaat yang telah ditentukan bagi harta tersebut. Penggunaan salah satu metode penyusutan tersebut harus dilakukan secara taat asas. untuk harta berwujud selain bangunan. Hal ini berdasarkan ketentuan Pasal 11 ayat (2) UU PPh yang menyatakan bahwa penyusutan atas pengeluaran harta berwujud selain bangunan. Wajib Pajak menggunakan metode penyusutan garis lurus (straight line method). Pasal 11 ayat (1) UU PPh menyatakan bahwa penyusutan atas pengeluaran untuk pembelian. Namun demikian. yaitu metode garis lurus dan metode saldo menurun. 2012 06:47 AM | Pajak Penghasilan. penambahan. Sementara itu.id/2012/06/13/tugas-online-spmpengertian-evaluasi-proyekaspek-aspeknya-dan-metode-memperoleh-gagasan/ Metode Penyusutan dan Amortisasi Fiskal Published by admin on August 27th. yang dimiliki dan digunakan untuk mendapatkan. yaitu metode penyusutan garis lurus. yang dihitung dengan cara menerapkan tarif penyusutan atas nilai sisa buku.

Terdapat beberapa metode depresiasi. 2. Perubahan metode amortisasi harus mendapat persetujuan dari Direktur Jenderal Pajak.com/metode-penyusutan-dan-amortisasi-fiskal. hak pengusahaan hutan. Pengeluaran yang dilakukan sebelum operasi komersial yang mempunyai masa manfaat lebih dari 1 (satu) tahun. nilai residu. pola penggunaan aktiva tetap. Amortisasi atas pengeluaran untuk memperoleh hak dan pengeluaran lain yang mempunyai masa manfaat lebih dari 1 (satu) tahun di bidang penambangan minyak dan gas bumi dilakukan dengan menggunakan metode satuan produksi. metode amortisasi yang diperkenankan adalah:   dilakukan dalam bagian-bagian yang sama besar selama masa manfaat (metode garis lurus/straight line method) dalam bagian-bagian yang menurun selama masa manfaat (metode saldo menurun/declining balance method) Wajib Pajak dapat memilih salah satu metode amortisasi di atas dan dilakukan secara konsisten atau taat asas. Amortisasi atas pengeluaran untuk memperoleh hak penambangan selain yang dimaksud pada ayat (4).html Metode Depresiasi Depresiasi bukanlah teknik untuk menilai aktiva tetap dan dengan melakukan depresiasi tidaklah otomatis perusahaan menyisihkan uang untuk membeli aktiva tetap. dilakukan dengan menggunakan metode satuan produksi paling tinggi 20% (dua puluh persen) setahun. dan 4. yaitu:     Metode Garis Lurus Metode Saldo Menurun Metode Jumlah Angka Tahun Metode Unit Input . http://spt-pajak. 3. 3. 2. dikapitalisasi dan kemudian diamortisasi.Pasal 11A ayat (1) Undang-undang Pajak Penghasilan. dan hak pengusahaan sumber alam serta hasil alam lainnya yang mempunyai masa manfaat lebih dari 1 (satu) tahun. Beberapa ketentuan lain tentang amortisasi adalah sebagai berikut: 1. Faktor-faktor yang mempengaruhi depresiasi adalah: 1. 4. umur ekonomis aktiva tetap. cost dari aktiva tetap. Pengeluaran untuk biaya pendirian dan biaya perluasan modal suatu perusahaan dapat dibebankan pada tahun terjadinya pengeluaran atau diamortisasi.

Dihitung penyusutan = 20% x (16.400. tentukan prosentase penyusutan.000.000) = Rp 3.000 . dan 2014 dapat dihitung sebagai berikut : Tarif/prosentase penyusutan Penyusutan tahun 2012 = Rp 6.000.000 dan ditaksir dapat digunakan selama 5 tahun.000 – 1. Selanjutnya besarnya penyusutan satu tahun dihitung dengan cara mengalikan % penyusutan dengan nilai buku.000 –6. Misalkan ada sebuah mesin dibeli tanggal 2 Januari 2012 dengan harga Rp 16. 2013. maka tarif/prosentase penyusutan tahunannya adalah 2 x 100% : 5 = 40%.000. Nilai buku adalah saldo rekening aktiva tetap dikurangi dengan saldo rekening akumulasi penyusutan. Dengan demikian jika ada mesin umurnya 5 tahun.000.000.000. kemudian penyusutan tahunan diperoleh dengan cara mengalikan % tersebut dengan cost yang disusutkan sebagai berikut: 1.000.000.000.840. 2.00.00 dan masa manfaat ditentukan 5 tahun dengan nilai sisa Rp 1. karena akumulasi penyusutannya belum ada. Metode Unit Output  Metode Garis Lurus Dengan metode ini penyusutan tahunan dapat ditentukan dengan dua cara. maka nilai bukunya adalah sebesar harga perolehannya.000 – 3.   Metode Saldo Menurun Pertama.400.000.Prosentase penyusutan tahunan = 100% : umur.000.400. yaitu:  (cost-nilai residu) : umur Misalkan nilai sebuah peralatan yang diperoleh tahun 2012 senilai Rp 16. Penyusutan tahun 2012.000 – Rp 6. besarnya penyusutan tahun 2012 dapat dihitung sebagai berikut: (16.000. Setelah itu ditentukan nilai buku pada awal tahun.000. Untuk tahun pembelian.000 Penyusutan tahun 2014 = 40% x Nilai buku awal tahun 2003 = 40% x (16.000) = 2 x (100% : 5) = 40% = 40% x Nilai Buku = 40% x Rp 16.  Ditentukan % penyusutan.000.840.000) = 40% x Nilai buku awal tahun 2002 = 40% x (Rp 16. biasanya dua kali prosentase penyusutan metode garis lurus.000 Penyusutan tahun 2013 = Rp 3.00.000.00.000)/5 = Rp 3.000.000-1. jadi = 100% : 5 = 20%.

000. 2014.000 = Rp 1.000 – 1. keempat. maka pada awal tahun kedua sisa umurnya adalah empat tahun sehingga pembilangnya adalah 4.000.600.000) 4/15 (16.2.000 – 1.000 jam dengan nilai residu Rp 1.000.000 dan ditaksir dapat digunakan selama 100.000 1. dan seterusnya.000.000.000.456.000  Metode Unit Input Alokasi cost aktiva tetap ke beban penyusutan tahunan digunakan jumlah input yang dikeluarkan (misalnya jam mesin) dalam suatu tahun dibandingkan dengan taksiran input (jam mesin) yang harus dikeluarkan sampai aktiva tetap tersebut diafkir. 2013.000 jam.3. maka penyusutan tahun 2012 adalah: .000.000.000.000.000) 1/15 (16.000. Pada awal penggunaan sisa umurnya masih lima tahun. Misalkan sebuah mesin dibeli pada tanggal 2 Januari 2012 dengan harga Rp 16.000) Jumlah 5.000 Penyusutan tahunan dapat dicari dengan rumus lain yaitu menentukan Nilai Buku pada akhir tahun ke-n = cost x (1 – tarif)n = Rp 16. Misalkan ada sebuah mesin dibeli tanggal 2 Januari 2012 dengan harga Rp 16. Selama tahun 2012 digunakan selama 5.000 – 1.000 – 1.000.000 2.000 4.= Rp 2.000.000.304.000.00. Sementara itu pembilangnya adalah sisa umur dari masing awal tahun penggunaan.000. oleh karenanya pembilangnya adalah 5.5.000 ditaksir masa manfaat 5 tahun dengan nilai residu Rp 1. Jika umur aktiva tetap adalah 5 tahun. Setelah digunakan 1 tahun. Penyusutan tahun 2014 adalah 40% x Rp 3.000. Jumlah dari angka-angka tersebut akan dijadikan penyebut.4) n Nilai buku akhir tahun ke-3 = Rp 16.282. (1 – 0.000. Demikian seterusnya untuk tahun ketiga.456.4.000 – 1.000.000. 2015. dan 2016 dapat dihitung sebagai berikut: Tahun ke 1 2 3 4 5 Perhitungan 5/15 (16.000) 2/15 (16. maka tahun penggunaannya adalah tahun ke 1.000.216 = Rp 3.000. Penyusutan tahun 2012.000.000) 3/15 (16.00.4) 3   Metode Jumlah Angka-angka Tahun Alokasi cost aktiva tetap dilakukan berdasarkan angka tahun penggunaan.000 x 0.000.000 3.000.000 x (1 – 0.000 x = Rp 16.

000 unit dengan nilai residu Rp 1. Misalkan sebuah mesin dibeli pada tanggal 2 Januari 2012 dengan harga Rp 16.000) x (Rp 16. Tentu saja ini tidak dianjurkan.500.000/200. hingga habis terkorosi.000 dan ditaksir dapat digunakan untuk membuat produk sebanyak 200.(5.000 – Rp 1.000.html Metode Penyusutan (Depresiasi) Aktiva Tetap Oleh Admin KeuLSM / Senin 21 Januari 2013 / 39 Tanggapan Nilai residu tidak selalu ada. ada kalanya suatu aktiva tidak memiliki nilai residu karena aktiva tersebut tidak dijual pada masa penarikannya alias di jadikan besi tua.000.000) x (Rp 16.com/2012/03/metode-depresiasi.000. alangkah bagusnya jika di daur ulang.000.000/100. Salah satu konsekwensi atas penggunaan aktiva tetap Penyusutan (depresiasi) merupakan salah satu konsekwensi atas penggunaan aktiva tetap.000) = Rp 1.000 – Rp 1.blogspot.000. dimana aktiva tetap akan mengalami ke-aus-an atau penurunan fungsi.000.000 http://accounting-08. Selama tahun 2012 digunakan selama 20.000  Metode Unit Output (Hasil) Alokasi cost aktiva ke beban penyusutan tahunan menggunakan jumlah produk yang dihasilkan dalam suatu tahun dibandingkan dengan taksiran output (jumlah produk) yang akan dihasilkan sampai aktiva tetap tersebut diafkir.000) = Rp 750. Apa Itu Penyusutan (depresiasi) aktiva tetap ? .000.000 unit maka penyusutan tahun 2012 adalah: (20.

Logika umum : Penyusutan merupakan cadangan yang nantinya digunakan untuk membeli aktiva baru untuk menggantikan aktiva lama yang sudah tidak produktif lagi . yaitu : . Bandingkan dengan yang dibawah ini : Logika Akuntansi : Penyusutan (Depreciation) adalah Harga Perolehan Aktiva Tetap yang di alokasikan ke dalam Harga Pokok Produksi atau Biaya Operasional akibat penggunaan aktiva tetap tersebut. akhir tahun buku). ada kalanya suatu aktiva tidak memiliki nilai residu karena aktiva tersebut tidak dijual pada masa penarikannya alias di jadikan besi tua. lanjutkan ke sub pokok bahasan berikut ini…). kondisi ini biasanya terjadi pada aktiva mesin atau peralatan yang dipergunakan untuk membuat suatu . Suatu aktiva dikatakan masih memiliki umur fungsional apabila aktiva tersebut masih memberikan kontribusi bagi perusahaan. Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Biaya Penyusutan 1. Cost/Exepenses yang diperhitungkan (dibebankan) dalam Harga Pokok produksi atau biaya operasional akibat pengunaan aktiva di dalam proses produksi dan operasional perusahaan secara umum. 3. akhir kwartal. tergantung berbagai faktor (lebih rincinya.Umur fisik : Umur yang dikaitkan dengan kondisi fisik suatu aktiva. Besar-nya : Dicatat sebesar nilai penyusutannya. Tentu saja ini tidak dianjurkan. Depreciation = xxxx [-Credit-]. Mengenai “Harga Perolehan” telah kita bahas secara rinci pada artikel sebelumnya. Accumulated Depreciation = xxxx Saat pencatatan : Biasanya dicatat (dibukukan) pada saat penutupan buku (entah : akhir bulan. Harga Perolehan (Acquisition Cost) Harga Perolehan adalah faktor yang paling berpengaruh terhadap biaya penyusutan. Nilai Residu (Salvage Value) Merupakan taksiran nilai atau potensi arus kas masuk apabila aktiva tersebut dijual pada saat penarikan/penghentian (retirement) aktiva. Nilai residu tidak selalu ada. aktiva tetap memiliki 2 jenis umur. yang belum membaca. . silahkan [-baca-] 2. Walaupun secara fisik suatu aktiva masih dalam kondisi sangat baik. Bisa saja aktiva tersebut tidak difungsikan lagi akibat perubahan model atas produk yang dihasilkan. Suatu aktiva dikatakan masih memiliki umur fisik apabila secara fisik aktiva tersebut masih dalam kondisi baik (walaupun mungkin sudah menurun fungsinya). alangkah bagusnya jika di daur ulang. akan tetapi belum tentu masih memiliki umur fungsional.Umur Fungsional : Umur yang dikaitkan dengan kontribusi aktiva tersebut dalam penggunaanya. Umur Ekonomis Aktiva (Economical Life Time) Sebagian besar. Pencatatan (Jurnal) Atas Penyusutan : Bentuk Jurnalnya : [-Debit-]. atau . hingga habis terkorosi.

Untuk penerapan ―Matching Cost Principle‖. dsb). Berikut adalah 2 metode penyusutan yang paling banyak dipergunakan. Atau aktiva tersebut sudah tidak sesuai dengan jaman (not fashionable). peralatan kantor.Dalam penentuan beban penyusutan. hiasan dinding. Misalnya : bangunan. karena paling mudah dan paling relevan dengan perlakuan akuntansi. metode garis lurus dipergunakan untuk menyusutkan aktiva-aktiva yang fungsionalnya tidak terpengaruh oleh besar kecilnya volume produk/jasa yang dihasilkan. 4.produk. yang mana untuk mengakomodasi situasi ini biasanya dipergunakan metode penyusutan yang paling sesuai. Tentu saja ini tidak dianjurkan. alangkah bagusnya jika di daur ulang. hanya beberapa metode saja yang biasa dipergunakan. hingga habis terkorosi. ada kalanya suatu aktiva tidak memiliki nilai residu karena aktiva tersebut tidak dijual pada masa penarikannya alias di jadikan besi tua. sehingga aktiva tetap akan mengalami tingkat penurunan fungsi yang sama dari periode ke periode hingga aktiva diarik dari penggunaannya. Metode ini termasuk yang paling luas dipakai. 1. Metode Garis Lurus (Straight Line Method) Konsep dasarnya : Metode ini menganggap aktiva tetap akan memberikan kontribusi yang merata (tanpa fluktuasi) disepanjang masa penggunaannya. Formula : . Nilai residu tidak selalu ada. Metode-metode Penyusutan (Depreciation Method) Ada berbagai metode penyusutan. yang dijadikan bahan perhitungan adalah umur fungsional yang biasa dikenal dengan umur ekonomis. Pola Penggunaan Aktiva Pola penggunaan aktiva berpengaruh terhadap tingkat ke-aus-an aktiva. kondisi ini biasanya terjadi pada jenis aktiva yang bersifat dekoratif (misalnya : furniture/mebeler.

250. Beban penyusutan untuk tahun 2007.000) : 8] = Rp 981.- .000-150.000.000.000.Atau dengan menggunakan rate prosentase. dihitungan dengan cara : Depreciation Cost = 12/12 x [(Rp 8.000 ditaksir memiliki umur ekonomis 8 tahun. Tambahan informasi : Perusahaan menggunakan metode garis lurus. dan apabila nanti ditarik diperkirakan besi tuanya dapat dijual seharga Rp 150. dengan formula : Contoh Kasus : Sebuah mesin diperoleh pada tanggal 1 Januari 2007 dengan harga Rp 8.

maka dihitung 10/12 x [(Rp 8.000.[-Credit-].000. akan menjadi sebagai berikut : Bandingkan kedua tabel di atas : Bagian mana yang berbeda ?.dan seterusnya Jika tanpa nilai residu. Depreciation = Rp 981.Jika aktiva tersebut diperoleh di awal tahun (01~14 Januari). di akhir tahun ke-8. Pada tabel pertama (dengan memperkirakan adanya salvage value). maka tabel ―Jadwal Penyusutan Aktiva ‖ selama umur ekonomisnya.150. Atas pembebanan penyusutan ini dicatat sebagai berikut : [-Debit-].000. maka dihitung dengan cara = 11/12 x [(Rp 8.000) : 8] …….000 .250.000 . terlihat masih ada NILAI BUKU (Book Value) aktiva sebesar Rp 150. Accumulated Depreciation = Rp 981. maka variable nilai residu tidak diperhitungkan (lihat formula di atas).Jika aktiva tetap tersebut diperoleh pada tanggal 05 Pebruari 2007.250. INILAH YANG DISEBUT NILAI RESIDU (Salvage Value) dimana jika aktiva tersebut dijual pada akhir penggunaannya .150.000) : 8] Jika diperoleh pada tanggal 20 Pebruari 2007.

perhatikan perhitungan dibawah : . Metode Saldo Menurun (Declining Balance Method) Konsep Dasarnya : Aktiva tetap dianggap akan memberikan kontribusi terbesar pada periode diawal-awal masa penggunaanya. biaya penyusutan yang dibebankan tidak sepenuhnya Rp 1. Metode ini sesuai jika dipergunakan untuk jenis aktiva tetap yang tingkat kehausannya tergantung dari volume produk yang dihasilkan..000. dan akan mengalami tingkat penurunan fungsi yang semakin besar di periode berikutnya seiring dengan semakin berkurangnya umur ekonomis atas aktiva tersebut. pada akhir tahun ke-8. NILAI BUKU (Book Value) benar-benar Nihil (nol). Pada tabel kedua (dengan tidak memperkirakan adanya salvage value). artinya : perusahaan memperkirakan aktiva tersebut tidak akan menghasilkan arus kas (tidak bisa dijual) pada akhir masa penggunaannya nanti. Di sisi lain. Cari ―rate penyusutan (d%)‖ terlebih dahulu.000. yaitu jenis aktiva mesin produksi.000 setiap tahunnya.nanti diperkirakan akan laku seharga Rp 150. Di sisi lainnya. 2.000 per tahunnya. penyusutan dibebankan sepenuhnya Rp 1.-. Formula : Contoh Kasus : Mempergunakan contoh kasus sebelumnya….000.

Hanya saja. Jurnal pembebanan penyusutan pada methode ini sama saja dengan metode garis lurus. salvage value di akhir tahun ke delapanpun hasilnya kurang lebih sama dengan jika menggunakan Metode Garis Lurus (Straight Line Method) yaitu Rp 150. seperti dibawah : Memperhatikan table di atas. yaitu sebesar 39%. ―Jadwal Penyusutan‖ menggunakan Declining Balance Method dapat dibuat. Hal ini didasari oleh konsep yang dianut oleh metode ini. harga perolehan yang dialokasikan ke dalam penyusutan (dibebankan pada Harga Pokok Penjualan) dialokasikan sebagian besar pada awal-awal penggunaan aktiva tersebut. dimana suatu aktiva (khusunya mesin produksi) dianggap memberikan best performance diawal-awal penggunaannya. dapat dilihat bahwa dengan menggunakan Metode Saldo menurun (Declining Balance Method).000. jika kita perhatikan pada kolom ―Depreciation (penyusutan) nampak bahwa dengan menggunakan metode Saldo Menurun. Catatan Penting : .Dengan menggunakan rate di atas.

v76fyOS0. Life . hendaknya diterapkan secara konsisten. disertai dengan alasannya. Periode ) . yang terpenting : (-).com/article/artikel-akuntansi/penyusutan-depresiasi-aktiva-tetap/ Rumus-rumus Fungsi Excel Berbagai Metode Penyusutan Rumus-rumus Fungsi Excel Berbagai Metode Penyusutan Oleh : Syarifuddin Dalam excel tersedia beberapa formula rumus fungsi berkaitan dengan penyusutan. Salvage . Cost : harga perolehan Salvage : nilai sisa Life : umur aktiva 3. Life ) 2.See more at: http://keuanganlsm. 1. . (-). Jika perusahaan mengganggap perlu melakukan perubahan atas metode penyusutan yang diterapkan.dpuf http://keuanganlsm. maka secara otomatis akan dihitung nilai penyusutannya. Rumus fungsi Metode Penyusutan Garis Lurus : = SLN ( Cost . Metode apapun yang dipergunakan. hendaknya dicantumkan dalam penjelasan atas sistem akuntansi yang dipergunakan pada laporan keuangan. Rumus fungsi Metode Penyusutan Jumlah Angka Tahun : = SYD ( Cost .com/article/artikel-akuntansi/penyusutan-depresiasi-aktivatetap/#sthash. Adapun formula rumus fungsi dari beberapa metode penyusutan sebagai berikut. Anda tinggal memasukkan data-data berkaitan dengan sebuah aktiva. Salvage .Dimungkinkan untuk menggunakan metode yang manapun untuk jenis aktiva yang manapun.

Rumus fungsi Metode Penyusutan Saldo Menurun Ganda : = DDB ( Cost .html metode pengukuran dan ramalan permintaan (studi kelayakan bisnis) pengukuran dan peramalan permintaan merupakan pokok pokok bahasan pertama yang dilakukan dari keseluruhan aspek pasar hal ini dilakukan untuk keperluan melihat peluang peluang pemasaran yang tersedia dan menentukan sebagoan daripadanya untuk proyek yang diusulkan pengukuran permintaan adalah usaha untuk mengetahui permintaan atas suatu produk atau sekelompok produk dimasa yang lalu ataupun dimasa sekarang dalam satu set kondisi tertentu sedangkan peramalan permintaan merupakan usaha untuk mengetahu jumlah produk dimasa yang akan datang dalam kendala satu set kondisi tertentu pendekatan peramalan metode kuantitatif 1. Cost : harga perolehan Salvage : nilai sisa Life : umur aktiva Periode : periode yang dicari 5. Life . Cost : harga perolehan Salvage : nilai sisa Life : umur aktiva Periode : periode yang dicari Factor : faktor http://xclmedia. Periode . Factor ) 8.net/rumus-rumus-fungsi-berbagai-metode-penyusutan. Salvage . Life . Periode . Rumus fungsi Metode Penyusutan Saldo Menurun : = DB ( Cost .time series model yang tidak emperhatikan sebab akibat atau hanya memperhatikan kecendrungan dari masa lalu 2. Cost : harga perolehan Salvage : nilai sisa Life : umur aktiva Periode : periode yang dicari Mont : jumlah bulan dalam setahun 7.4.pendekatan yang memperhatikan sebab akibat atau pendekatan yang menjelaskan terjadinya suatu keadaan oleh sebab2 tertentu . Salvage . Month) 6.

tingkah laku data 3. tipe model 4. tingkat ketepatan yang diinginkan 6.biaya yang tersedia 5. Kesimpulan dan rekomendasi http://fastkaya.blogspot..com/2010/12/kerangka-dasar-sistematika-dalam-studi. karena menulis di buku udah sangat sering..). Aspek teknis dan teknologis d.prosedur peramalan tahapan prosedur peramalan 1. .. Aspek manajemen dan operasi e.html Studi Kelayakan Bisnis Pernah saya berfikir ingin menuliskan materi kuliah di blog..com/site/roomofdhika/home/metode-pengukuran-dan-ramalan-permintaan-studikelayakan-bisnis Kerangka Dasar (Sistematika) dalam Studi Kelayakan Bisnis Kerangka dasar (sistematika) di dalam studi kelayakan bisnis meliputi aspek-aspek berikut: a. analisa penjualan masa lalu 4. jadi bisa sharing iya toh. analisa industri 3. kuliah segala. Aspek pasar dan strategi pemasaran c. Aspek lingkungan f.. jadi tidak ada salahnya toh menuliskannya di blog. Sesuai yang saya dapat di perkuliahan (sok rajin. Pendahuluan b. haha).. kemudahan penerapan https://sites. Baiklah disini saya akan sharing tentang pendahuluan studi kelayakan bisnis. analisa ekonomi 2. Kan yang baca juga lebih banyak lagi. Aspek finansial dan ekonomis g.google. waktu yang hendak diinput 2. analisa peramalan permintaan 5. (hallah bhasa apaan dah. pengawasan hasil peramalan kendala pemilihan teknik peramalan beberapa kendala yang perlu diperhatikan adalah sebagai berikut 1.

kondisi lingkungan sekitar maupun unsur sengaja oleh pembuatnya. untuk menentukan layak atau tidaknya suatu bisnis dijalankan. sosial ekonomi dan budaya. Pengumpulan data dan informasi Pengolahan data Analisis data Pengammbilan keputusan Manfaat studi kelayakan bisnis: o Pihak Investor Sebelum menanamkan modalnya di perusahaan yang akan dijalankan investor akan mempelajari laporan studi kelayakan bisnis yang telah dibuat.tidak teliti. Nah. o Pihak Kreditor Sebelum memberikan kredit pihak bank perlu mengkaji studi kelayakan bisnis dan mempertimbangkan bonafiditas dan tersedianya agunan yang dimilliki. 3. Studi kelayakan bisnis merupakan penelitian terhadap rencana bisnis yang tidak hanya menganalisis layak atau tidak layak bisnis dibangun. aspek pasar dan pemasaran. 2. sedangkan menurut wikipedia pengertian dari studi kelayakan bisnis adalah penelitian yang menyangkut berbagai aspek. salah perhitungan. aspek teknis dan teknologi sampai dengan aspek manajemen dan keuangannya. pelaksanaan pekerjaan salah.tujuan utama dilakukan studi kelayakan bisnis ini tentunya yang akan berdiri bisa berjalan sesuai harapan baik dalam jangka pendek atau panjang serta untuk mengukur seberapa besar potensi usaha tersebut baik dalam situasi mendukung maupun situasi yang tidak mendukung. Beberapa persiapan sebelum menjalankan studi kelayakan bisnis: 1. karena investor memiliki kepentingan langsung tentang keuntungan yang akan diperoleh dan jaminan modal yang akan ditanamkan. Faktor yang membuat studi kelayakan bisnis ini mengalami kesalahan diantaranya: data dan informasi yang didapat kurang lengkap. dimana itu semua digunakan untuk dasar penelitian studi kelayakan dan hasilnya digunakan untuk mengambil keputusan apakah suatu proyek atau bisnis dapat dikerjakan atau ditunda dan bahkan tidak dijalankan.Pengertian Studi Kelayakan Bisnis menurut Kasmir dan Jakfar (2003) adalah suatu kegiatan yang mempelajari secara mendalam tentang suatu kegiatan atau usaha yang akan dijalankan. . 4. baik itu dari aspek hukum. tetapi juga saat dioperasionalkan secara rutin dalam rangka pencapaian keuntungan yang maksimal untuk waktu yang tidak ditentukan.

rencana pendanaan dari investor dan kreditor. rental motor. Misalnya beberapa ide proyek yang lolos setelah dipilih adalah ide mengenai bisnis rental gaun pengantin. Tahap Penelitian . Penemuan Ide Agar dapat menghasilkan ide proyek yang dapat menghasilakan produk laku untuk dijual dan menguntungkan diperlukan penelitian yang terorganisasi dengan baik serta dukungan sumber daya yang memadai. karena sedapat mungkin proyek dibuat demi tercapainya tujuan-tujuan nasional. dipilih dengan memperhatikan:    ide proyek sesuai dengan kata hatinya pengambil keputusan mampu melibatkan diri dalam hal-hal yang sifatnya teknis keyakinan akan kemampuan proyek menghasilakan laba. berikut beberapa tahapannya: 1. karena sedapat mungkin proyek dibuat demi tercapainya tujuan-tujuan nasional. 2. rental computer. berapa yang dialokasikan dari modal sendiri. o Pihak Pemerintah dan Masyarakat Perusahaan yang akan berdiri harus memperhatikan kebijakan-kebijakan yang ditetapkan oleh pemerintah agar dapat diprioritaskan untuk dibantu oleh pemerintah. Tahapan studi kelayakan bisnis Dalam melaksanakan studi kelayakan bisnis ada beberapa tahapan studi yang hendaknya dikerjakan.o Pihak Manajemen Perusahaan Sebagai leader manajemen perusahaan juga memerlukan studi kelayakan bisnis untuk mengetahui dana yang dibutuhkan. o Bagi Tujuan Pembangunan Ekonomi Penyusunan studi kelayakan bisnis perlu dianalisis manfaat yang akan didapat dan biaya yang ditimbulkan proyek terhadap perekonomian nasional. Penyusunan studi kelayakan bisnis perlu dianalisis manfaat yang akan didapat dan biaya yang ditimbulkan proyek terhadap perekonomian nasional. Jika ide proyek lebih dari satu.

Tahap Evaluasi yaitu membandingkan sesuatu dengan satu atau lebih standar atau kriteria yang bersifat kuantitatif atau kualitatif. Ada 3 macam evaluasi:    mengevaluasi usaha proyek yang akan didirikan mengevaluasi proyek yang akan dibangun mengevaluasi bisnis yang sudah dioperasionalkan secara rutin Setalah dilakukan evaluasi terhadap ketiga ide proyek diatas. . perlu dilakukan pemilihan rencana bisnis yang mempunyai skor tertinggi jika dibanding usulan lain berdasar kriteria penilaian yang telah ditentukan. 4. ternyata hanya dua ide proyek yang dianggap fisibel. ketiga ide proyek dikaji melalui aspeknya secara cukup luas dan mendalam untuk mendapatkan masukan untuk mengevaluasi ide-ide tersebut. misalkan ide proyek rental motor. 3. Dalam evaluasi bisnis yang akan dibandingkan adalah seluruh ongkos yang akan ditimbulkan oleh usulan bisnis serta manfaat atau benefit yang akan diperkirakan akan diperoleh. Selanjutnya. ternyata pengambilan keputusan hanya mampu mengerjakan satu ide proyek. Dilakukan evaluasi terhadap kedua ide proyek. Tahap Pengurutan Usulan yang Layak Jika terdapat lebih dari satu usulan rencana bisnis yang dianggap layak. yaitu rental motor dan rental computer.Setelah ide proyek terpilih.hal yang dibandingkan dalam evaluasi bisnis adalah seluruh ongkos yang akan ditimbulkan oleh usulan bisnis serta manfaat atau benefit yang diperkirakan akan diperoleh. dilakukan penelitian yang lebih mendalam dengan metode ilmiah:      mengumpulkan data mengolah data menganalisis dan menginterpretasikan hasil pengolahan data menyimpulkan hasil membuat laporan hasil Misalnya: berdasarkan contoh diatas telah ditentukan 3 macam ide proyek. misalnya.

Tahap Rencana Pelaksanaan Setelah rencana bisnis dipilih perlu dibuat rencana kerja pelaksanaan pembangunan proyek. Untuk lebih jelas lihat gambar berikut. Tahap Pelaksanaan Dalam realisasi pembangunan proyek diperlukan manajemen proyek. Hasil evaluasi dapat dijadikan sebagai feedback bagi perusahaan untuk mengkaji ulang proses bisnis ini secara terus-menerus. Agar selalu bekerja secara efektif dan efisien dalam rangka meningkatkan laba perusahaan. jumlah dan kualifikasi tenaga perencana. Sebagai misal. Aspek-Aspek Studi Kelayakan Bisnis Proses analisis setiap aspek saling keterkaitan antara satua spek dan aspek lainnya sehingga hasil analisis aspek-aspek tersebut menjadi terintegrasi. ketika seorang peneliti tengah menganalisis aspek keuangan. . 6.5. walaupun tetap dimungkinkan mencari data yang dibutuhkan sesuai dengan kebutahannya langsung dari lapangan. produksi dan operasi. Misalnya. maka pelaksanaan untuk membangun proyek bisnis rental motor serta rencana operasional rutinnya perlu disiapkan. hendaknya dia memanfaatkan hasiol analissis aspek-aspek lain. setelah yang dipilih adalah rencana bisnis rental motor. pemasaran. Setelah proyek selesai dikerjakan tahap selanjutnya adalah melaksanakan operasional bisnis secara rutin. Mulai dari penentuan jenis pekerjaan. ketersediaan dana dan sumber daya lain serta kesiapan manajemen. dalam operasional perlu kajian-kajian untuk mengevaluasi bisnis dari fungsi keuangan.

Kajian untuk mengetahui konsumen potensial.1. dan market-share dari produk bersangkutan. aspek ini bertanggung jawab dalam menentukan ciri-ciri pasar yang akan dipilih. Jika tidak. Kecenderungan permintaan atas produk yang akan dihasilkan harus menunjukkan adanya kenaikan.    Penentuan segmen. Aspek internal Perusahaan Didalam aspek internal perusahaan terbagi atas beberapa aspek: Aspek pemasaran Kegiatan perusahan yang bertujuan menjual barang atau jasa yang di produksi perusahaan kepasar. Kandungan material produk tidak mengandung unsur yang dilarang negara ataupun agama. target. Alasannya mengapa aspek ini diletakkan pada awal pembahasan sistematika studi kelayakan. Jika menurun. analisis aspek pasar bertujuan antara lain untuk mengetahui berapa besar luas pasar. 2. antara lain: o o o o Produk yang dihasilkan perusahaan harus marketable. terutama yang berkaitan dengan pemilihan alat dan mesin. Pada dasarnya. Pembahasan aspek-aspek studi kelayakan diawali dengan aspek pasar dan pemasaran. Oleh karena itu. kecuali jika tujuan objek studi adalah pengembangan. seperti perihal sikap. Jika ada ditinjau dari aspek hukum. Aspek teknis dan kronologis sangat ditentukan oleh hasil rekomendasi aspek pasar. pertumbuhan permintaan. perilaku. Aspek Teknis dan Teknologi . serta kepuasaan mereka atas produk. Aspek Pasar Pengkajian aspek pasar penting dilakukan karena tidak ada proyek bisnis yang berhasil tanpa adanya permintaan atas barang/jasa yang dihasilkan proyek tersebut. dan posisi produk pada pasarnya. tidak akan direkomendasikan dan harus dihentikan. sebaiknya kegiatananalisis studi kelayakan dihentikan. sebaiknya proses studi kelayakan untuk pendirian dihentikan. Analisis kelayakan dari aspek ini yang utama dalam hal. Menentukan strategi kebijakan dan program pemasaran yang akan dilaksanakan.

pemakaian peralatan dan mesin. jenis teknologi yang dipakai. Studi aspek teknis dan teknologi akan mengungkapkan kebutuhan apa yang diperlukan dan bagaimana secara teknis proses produksi akan dilaksanakan. dapat dibuat rencana jumlah biaya pengadaan harta tetapnya. Setelah gambaran organisasi terbentuk dengan segala kelengkapannya.  Aspek teknis merupakan aspek yang berkenaan dengan pengoperasian dan proses pembangunan proyek secara teknis setelah proyek/bisnis tersebut selesai dibangun/didirikan. misalnya. harga produk. banyak terjadi. selanjutnya dianalisis proses pengadaan sumber daya manusianya untuk menduduki dan memegang bagian dan fungsi organisasi sesuai dengan yang direncanakan. Bahkan terjadi. yaitu:  Data awal aspek pasar dan pemasaran berupa: proyeksi penjualan/permintaan. bahwa proyek-proyek bisnis gagal dibangun maupun dioperasionalkan bukan disebkan karena aspek lain. . Aspek Keuangan Berkaitan dengan sumber dana yang akan diperoleh dan proyeksi pengembaliannya dengan tingkat biaya modal dan sumber dana yang bersangkutan. dan anggaran (biaya) pemasaran. lalu dari kesimpulan itu. perlu dikaji mengenai kapasitas produksi. Aspek Sumber Daya Manusia Aspek ini membutuhkan daya imajinasi tinggi untuk membayangkan bentuk organisasi apa yang akan dibangun kelak ketika berdiri. Ada beberapa sumber data penting yang akan digunakan. dan tata-letak pabrik yang paling menguntungkan. Berdasarkan analisis ini pula dapat diketahui rancangan awal penaksiran biaya investasi termasuk start up cost/pra operasional proyek yang akan dilaksanakan. lokasi pabrik. Untuk bisnis industri manufaktur. Aspek manajemen Studi aspek manajemen dilaksanakan dua macam Manajemen saat pembangunan proyek bisnis dan Manajemen saat bisnis dioperasionalkan secara rutin. tetapi karena lemahnya manajemen.

dan lain-lain. DepHub. dll. TKL. Aspek ekonomi dan budaya Berkaitan dengan dampak yang diberikan kepada masyarakat karena adanya suatu proyek tersebut :    Dari sisi budaya. DepKes.   Data operasi dan produksi. • Surat tanda daftar perusahaan. • Surat izin . DepDag. Mengkaji tentang dampak keberadaan peroyek terhadap kehidupan masyarakat setempat. • bukti pembayaran PBB yang terakhir. teknologi yang digunakan. penerangan listrik dan lainnya. Legalitas. biaya perizinan operasional (Pemda). DepHut. • rekomendasi dari RT / RW / Kecamatan Izin usaha : • Akte pendirian perusahaan dari notaris setempat PT/CV atau berbentuk badan hukum lainnya. berupa: biaya notaris. peralatan. Aspek Hukum dan Legalitas Berkaitan dengan keberadaan secara legal dimana proyek akan dibangun yang meliputi ketentuan hukum yang berlaku termasuk : Perijinan : o o Izin lokasi : • sertifikat (akte tanah). DepKeh. berupa: rencana lokasi baik sewa maupun beli. DikNas dll). Seperti seberapa besar tingkat pendapatan per kapita penduduk. pendapatan nasional atau upah rata-rata tenaga kerja setempat atau UMR. harga pokok produksi (bahan baku. DepKeu. Data personalia. pendidikan masyarakat setempat. lalulintas semakin lancer. dan rencana pengadaan mesin. bahan pembantu). Dari sudut ekonomi. Dan dari segi sosial . biaya pelatihan. kebiasaan adat setempat. adanya jalur komunikasi. Apakah proyek dapat merubah atau justru mengurangi income per capita panduduk setempat. DepAg. • NPWP (nomor pokok wajib pajak). biaya upah tetap. biaya perizinan prinsip (misal. tunjangan-tunjangan. Apakah dengan keberadaan proyek wilayah menjadi semakin ramai. berupa: rencana biaya perekrutan.

Aspek Dampak Lingkungan eksternal Aspek dampak lingkungan merupakan analisis yang paling dibutuhkan pada saat ini. • SIUP setempat. karena setiap proyek yang dijalankan akan memiliki dampak yang sangat besar terhadap lingkungan di sekitarnya. http://putrajatim.html Pengukuran & Peramalan Permintaan . antara lain:     Dampak terhadap air Dampak terhadap tanah Dampak terhadap udara Dampak terhadap kesehatan manusia Pada akhirnya pendirian usaha akan berdampak terhadap kehidupan fisik.com/2012/02/pengenalan-studi-kelayakan-bisnis. sehingga akan dinyatakan sebagai proyek bisnis yang layak. yaitu: o o o o Badan hukum apa yang paling sesuai untuk dijadikan bentuk formal badan usaha yang akan didirikan Komoditas usaha termasuk jenis barang dagangan (komiditas) yang diperbolehkan atau dilarang undang-undang Cara berbisnisnya melanggar hukum agama atau tidak Teknis operasional mendapatkan izin dari instansi/ departemen/dinas terkait atau tidak. Hasil studi kelayakan bisnis Hasil studi kelayakan bisnis berupa dokumentasi lengkap dalam bentuk tertulis yang diperlihatkan bagaimana rencana bisnis memiliki nilai-nilai positif bagi aspek-aspek yang diteliti. flora dan fauna yangada di sekitar usaha secara keseluruhan.blogspot.tempat usaha dari pemda setempat • Surat tanda rekanan dari pemda setempat. • Surat tanda terbit yang dikeluarkan oleh Kanwil Departemen Penerangan Beberapa faktor yang dijadikan dasar dalam penilaian kelayakan.

pendekatan yang memperhatikan sebab akibat (cause. 2.METODE PENGUKURAN DAN PERAMALAN PERMINTAAN Ada beberapa metode yang dapat dipilih untuk melakukan pengukuran dan peramalan dalam studi kelayakan proyek.effect method) atau pendekatan yang menjelaskan terjadinya suatu keadaan (explanatory method) oleh sebab-sebab tertentu. Tentu saja tidak semua variable penyebab/penjelas mampu dirangkum secara keseluruhan melainkan hanya beberapa diantaranya yang secara teoritik dinyatakan merupakan variable penjelas utama tercakup dalam model persamaan. yakni model yang tidak memperhatikan hubungan sebab akibat atau dengan kata lain hasil peramalannya hanya memperhatikan kecenderungan dari data masa lalu yang tersedia. Walau peramalan ini tidak bersifat mutlak akan terjadi. Beberapa dari metode ini masih dapat memberikan hasil peramalan yang memadai. Pada dasarnya terdapat dua pendekatan utama dalam peramalan dengan metode kuantitatif. Pertama dengan pendekatan Time series. melainkan hubungan stokastik. 1. Tapi dengan adanya metode ini sedikit banyak membantu dalam pengambilan keputusan dalam proyek yang akan dilaksanakan.. . namun beberapa metoda lain tidak dapat memberikan hasil yang akurat. diantaranya adalah moving average dan smoothing (penghalusan). Pendekatan yang kedua adalah. Akan tetapi perlu disimak terlebih dahulu sebenarnya untuk apa pengukuran dan peramalan permintaan ini. Dengan kata lain hubungan sebab akibat yang terjadi bukan hubungan deterministic. Oleh karena itu metode ini dapat cukup akurat bila keadaan dimasa datang tidak berbeda jauh dengan keadaan masa lalu. ada suatu cara/alat yang bisa kita gunakan untuk mengukur dan meramalkan sesuatu yang akan terjadi. Metode Time Series Metode dalam pengukuran dan peramalan permintaan yang di dasarkan pada data dan keadaan dimasa lalu. Sesuai dengan judulnya. Metode Regresi Korelasi Metode ini mendasarkan diri pada hubungan sebab akibat atas terjadinya variasi dari suatu variable dan hubungan sebab akibat tersebut Nampak dalam fungsi persamaan regresi.

Catatan:   Perkiraan cash in flow dan cash out flow yang menyangkut proyeksi harus mendapat perhatian.dan tahun pertama Rp 15.dialokasikan selama 2 tahun.000.115.000.000.. Kegiatan produksi dimulai pada tahun kedua dengan jumlah penghasilan Rp 10. Perkiraan beefit harus diperhitungkan dengan menggunakan berbagai variabel (perkembangan proyeksi sejenis dimasa yangakan datang.115.-.000.000.sedangkan pada tahun-tahun berikutnya seperti pada tabel 1.000 dengan nilai NPV ini adalah lebih dari satu.000.000. apakah rencana pembukaan industri yang mengolah hasil pertanian tersebut layak untuk dikembangkan bila dilihat dari segi NPV denga diskon factor sebesar 18%? Untuk menghitung nialai NPV proyek tersebut digunakan rumus sebagai berikut: NPV= 11.000 Nilai NPV adalah 11. Benefit dari kegiatan industri ini adalah jumlah produksi dari pengolahan hasil-hasil pertanian.pertahun dan untuk tahun-tahun berikutnya seperti pada tabel 1. Berdasarkan data diatas.. .html Analisis Kriteria Investasi Dengan Menghitung Nilai NPV Posted on December 15.com/2010/12/pengukuran-peramalan-permintaan.000. Jumlah biaya operasi dan pemeliharaan berdasarkan rekapitulasi dari berbagai biaya pada tahun kedua sebesar Rp 5. perubahan konsumen). 2011 by theoputri Standard RUMUS => NPV = (å PV Pendapatan ) – (å PV Pengeluaran) Berdasarkan hasil penelitian yang digunakan untuk membangun industri pengolahan pertanian.000.. yaitu tahun persiapan Rp 20. Kegiatan pabrik dimulai setelah tahun kedua dari pengembangan kontruksi. maka gagasan usaha proyek tersebut layak untuk diusahakan. Karena dapat catatan untuk memperhatikan cash flow-nya maka dihitung mengunakan cash flow diagram Perhitungan juga dapat dilihat mengunakan perhitungan dalam tabel 1.000.Sedangkan korelasi merupakan alat pembantu yang berguna untuk mengetahui sejauh mana intensitas hubungan yang terjadi antara variable-variable yang bersangkutan http://suko-iswahyudi.blogspot. perubahan teknologi. diketahui: Dana investasi :Rp 35.

000 (P/F.0000 0.8) + 10.863 6.000 6.03888 .5 + 3591 + 6.115.000 6.18%.500 5.3139 0.000 -12.8475) + (5.4) + 8.2660) + (10.2 + 2394 + 2255 + 2.000 17.73 dengan nilai NPV ini adalah lebih dari satu.000 7.2660 0.000 (P/F.18%.F.000 (P/F.000 10.115.591 3.5158 0.75536 + 2.000 x 0.000 43.2) (P/F.000 (P/F.000 6.965.000 15.7182) + (7.000 21.000 15.000 32.000 7.712.6086 0.000 6.000 9. maka gagasan usaha proyek tersebut layak untuk diusahakan.000 (P/F. Di atas adalah hasil dari NPV.000 8.000 -15.1911) = 20.000 25.586 5.000 21.18%.9) + 11.4371 0.18%.Tabel 1.000 36.746.5158) + (8.000 8.371 5.000 (P/F.18%.000 D.000 6.2) + 7.000 12.2255 0.000 x 1.000 14.000 10.5656 x 0.-) Net benefit -20.73 Nilai NPV adalah 11.18%.1911 NPV Present value -20.18%.5656 x 0.336 5.000 10.652 4.000 Total coast 20.000 14.500 Biaya Operasi 5.2) (P/F. Dibawah ini akan membuktikan dengan cash flow bahwa nilai NPV sama dengan nilai P Perhitungan nilai NPV sama dengan nilai P yang dicari dengan cash flow Nilai P pengeluaran P = 20.000 (P/A.1) + 5.000 8.000 30.7) + 9.000 26.18%.000 7.8475 0.102.000 11.511.000 17.3139) + (9.000 + (15.3704 0.652.10) = 20.7182) + (6.000 Benefit 10.115 11.000 11.7182 0.2) + 6000 (P/A.18%.1 = 57.000 x 1.: persiapan perhitungan NPV Thn Investasi 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 20.713 3.126 4.2255) + (11.000.000 x 0.18%.000 9.000 x 0.000 x 0.186 5.000 7.48352 + 5.000 + 12.000 x 0.000 (dalam Rp.000 x 0.500 5. 18% 1.000 + 15.

2255) + (43.000 x 0.778.000 x 0.3 = 69.078.078.965.000 (P/F.000 (P/F.000 (P/F.000 x 0.000 x 0.430.03888 = 11.847.000 (P/F.18%.3704) + (25.000 x 0.000 (P/F.2 + 7.000 (P/F.6086) + (14.com/2011/12/15/menghitung-nilai-npv/ KRITERIA INVESTAS Dihimpun dari berbagai sumber oleh Ecep Jalaluddin Sy SMK N 1 Mundu Cirebon .18%.7182) + (12.2660) + (36.Nilai P penerimaan P = 10.10) = (10.113.182 + 7.000 x 0.18%.18%.221.26112 Jadi dari hasil perhitungan di atas.000 x 0.2) + 12.4) + 17.18%.000 (P/F.3) + 14.18%.9) + 43.18%.18%.217.4 + 7.4371) + (21. dapat di simpulkan bahwa nilai NPV tidak sama dengan nilai P (present) atau nilai sekarang dengan menggunakan rumus di atas.000 (P/F.3 Nilai P bersih P = P penerimaan – P pengeluaran = 69.000 x 0.7 + 7.7) + 30.6) + 25.1911) = 7.000 (P/F.2 + 7.3139) + (30.000 x 0.5 + 7980 + 8118 + 8.3 – 57.5) + 21.303.8) + 36.wordpress. http://theoputri.5158) + (17.18%.

apabila penilaian kelayakan usaha dilakukan dengan benar dan hasilnya menunjukkan bahwa usaha . pinjaman. pelunasan pokok pinjaman dan bunga dan Replacment (penggatian aktiva). Cash flow yang berupa penerimaan (pemasukan) disebut cash inflow / cash proceeds / cash income / cash receipts. Selisih dari cash inflow dan cash out flow disebut Net cash flow atau Aliran Kas Neto/Bersih. Dari perhitungan tersebut dalam cash flow ini akan diketahui Surplus minus kas (kas awal dan kas akhir) serta saldo Debet Kredit (sisa pinjaman). Pada umumnya. Menilai kelayakan usaha adalah cara yang ditempuh untuk menentukan layak (feasible) tidaknya suatu usaha dilaksanakan. Karena itu penentuan layak tidaknya suatu usaha yang direncanakan akan dilaksanakan atau tidak ditentukan oleh kemungkinan keuntungan finansial yang dapat diperoleh. modal sendiri. 2.1. Sedangkan cash flow yang berupa pengeluaran disebut cash out flow / cash disbursement / cash expenditure / cash cost. Komponen cash inflow antara lain adalah hasil produksi. Menghitung Arus Uang Tunai (Cash Flow) Cash flow adalah arus seluruh pengeluaran dan penerimaan proyek pada setiap satuan waktu proyek dari keseluruhan waktu yang direncanakan. Komponen dari cash outflow antara lain adalah investasi proyek. nilai sisa dari aktiva (Salvage value) dan kadangkadang juga dimasukan penyusutan aktiva. pelunasan pajak. Analisis Kriteria Investasi Kriteria investasi merupakan indeks-indeks untuk mencari suatu ukuran tentang baik tidaknya atau layak tidaknya suatu proyek (usaha). pajak terhutang.

2. Internal Rate of Return (IRR) 3.yang direncanakan itu layak untuk dilaksanakan. Si penilai proyek harus memutuskan kriteria manakah yang paling tepat digunakan sesuai dengan keadaannya. Net Present Value (NPV) dari arus manfaat dan biaya. kecuali penilaian kelayakan usaha dilakukan dengan data yang tidak benar dan/atau karena adanya faktor-faktor yang tidak dapat terkontrol. Profitability Ratio (PV/K) Dari lima kriteri tersebut. ketiga kriteria pertama (NPV. maka pelaksanaannya jarang mengalami kegagalan. . Namun tidak satupun dari berbagai kriteria tersebut disetujui orang secara universal sebagai yang bermanfaat di dalam setiap keadaan. Net Benefit – Cost Ratio (Net B/C) 4. Ada banyak indeks kriteria Investasi yang dapat digunakan. Setiap kriteria mempunyai kebaikan serta kelemahan. misalnya terjadi bencana alam. IRR dan B/C) lebih dapat dipertanggungjawabkan untuk penggunaan-penggunaan tertentu. Lima kriteria Investasi yang paling banyak digunakan adalah : 1. Ada beberapa kriteria yang biasa digunakan untuk menentukan kelayakan usaha melalui analisis manfaat finansial. Gros Benefit – Cost Ratio (Gros B/C) 5. Setiap kriteria/indeks menggunakan present value (nilai kini) yang telah didiscount dari arus manfaat (penerimaan) dan biaya selama umur proyek. Setiap kriteri tersebut digunakan untuk menentukan diterima tidaknya (layak tidaknya) suatu rencana proyek yang diusulkan dipandang dari aspek profitabilitas komersil. sedangkan yang kedua terakhir (Gros B/C dan PV/K) mendapat kritik dari segi teorinnya. Dari sekian banyak kriteria tersebut ada empat yang paling banyak digunakan.

maka tidak akan ada seorangpun yang bersedia menyimpan dananya di bank.. Keputusan ini diambil tentunya karena walaupun nominal uang tersebut sama yaitu Rp 1000.saat ini atau menerima Rp 1000. Apabila tingkat bunga simpanan lebih rendah dari tingkat inflasi. Tetapi timbul pertanyaan bagaimanakah cara membandingkan biaya yang harus dikeluarkan saat ini (investasi) dengan manfaat (penerimaan) yang akan diterima baru beberapa tahun kemudian ? . tabungan) yang makin tinggi agar masyarakat tetap bersedia menyimpan uangnya di bank. Kalau uang Rp 1000.antara saat ini dan tahun depan. Contoh lain yang berhubungan dengan masalah ini adalah kalau inflasi meningkat. tetapi nilai riilnya (daya tukar) berbeda (berubah). Sebagai contoh kalau ditawarkan kepada kita mana yang lebih suka.a. menerima uang Rp 1000.saat ini dapat membeli 2 kg beras.. maka umumnya bank-bank harus memberikan suku bunga simpanan (misal deposito. Semakin tinggi tingkat inflasi semakin besar pula penurunan nilai mata uang. mungkin tahun depan hanya dapat membeli 1. Penurunan nilai riil mata uang tersebut antara lain terutama disebabkan oleh inflasi. Peranan dan hubungan antara waktu dan uang ini menimbulkan pemikiran bahwa orang-orang lebih menghargai uang yang dimiliki sekarang dari pada masa yang akan datang.. Waktu sangat berharga bagi manusia pada umumnya dan bagi pemikir ekonomis khususnya karena akhirnya masalah waktu tersebut mempunyai kaitan yang sangat erat dengan uang.nanti tahun depan. Apa peranan konsep tersebut dengan perencanaan/analisa proyek ? Inti dari perencanaan adalah menentukan apakah dan sampai berapa jauhkah proyek tersebut memberikan manfaat (penerimaan) yang lebih besar daripada biayanya kepada pemiliknya..5 kg beras engan kualitas yang sama. Tentu jawabannya lebih suka menerima Rp 1000 saat ini. Konsep Nilai Waktu dan Uang Untuk proyek jangka panjang. pembahasan konsep Nilai Waktu dan Uang merupakan hal yang penting. Untuk menentukan ada tidaknya dan tingkat dari manfaat bersih itu perlu kita bandingkan arus manfaat dari proyek-proyek tersebut dengan arus biayanya.

Kalau kita perhatikan kembali contoh dari kedua kasus inflasi.12)² = Rp 125.44 . maka sesudah satu tahun jumlah yang harus dikembalikan adalah Rp 100.. terdapat suatu discount factor yang unik. sehingga jumlahnya menjadi: Rp 12.(1 + 12 %) ( 1 + 12 %) = Rp 100. antara lain yang diterbitkan oleh Word Bank dengan judul Compounding and Discounting Table for Project Evaluation. Compounding Intertest disebut juga bunga majemuk atau bunga berbunga adalah bunga yang menunjukkan bahwa bunga dari suatu pokok pinjaman akan dikenakan bunga lagi pada periode berikutnya. dalam hal ini akan dijelaskan dua pengertian penting melalui contoh-contoh.. Sehubungan dengan itu.. maka bunga yang akan kena bunga lagi.= Rp 100. Untuk setiap nilai tingkat bunga “i” dan setiap jangka tahun selama bunga itu diasumsikan telah/akan didapat/dibayar.dengan tingkat bunga 12 %/th.- Rp 100. yakni Compounding Intertest Factor dan Discounting Factor. ternyata tingkat bungalah yang memungkinkan kita untuk membandingkan arus biaya dan manfaat yang penyebarannya di dalam waktu yang tidak merata.(1 + 12 %)² = Rp 100.(1 + 12 %) = Rp 112. Contoh jika pokok pinjaman Rp 100.0 (1 + 0. Discount factor ini telah ada yang dibuat dalam tabel.+ 12 % x Rp 100..- Kalau pinjaman itu akan dikembalikannya setelah dua tahun..

yakni suatu bilangan yang kurang dari satu (1. maka perhitunan di atas dapat ditulis dengan rumus: F = P (1 + i ) n (1 + i ) n disebut Compounding Factor. jumlah yang harus dikembalikan disebut F (Future amount) dan tingkat bunga disebut i (interest). Dengan demikian untuk mencari nilai P (Nilai Sekarang= Pressent Value) rumusnya menjadi: P= F (1 + i ) n P = F (1 + i ) n 1 1 (1 + i ) n disebut Discount Factor (DF).0) yang dapat digunakan untuk mencari nilai sekarang (P) dari nilai masa yang akan datang (F). Dengan demikian maka rumusnya menjadi: . jumlah tahun selama uang dipinjam disebut n.Seandainya jumlah semula (Rp 100. Sedangkan dalam perencanaan/analisa proyek yang diketahui bukan P malainkan F (besarnya nilai di masa yang akan datang). yakni suatu bilangan yang lebih besar dari satu (1.0) yang dapat dipakai untuk mencari suatu jumlah yang akan datang (F) berdasarkan jumlah sekarang (P) setelah diberi bunga berbunga pada setiap akhir tahun (n).-) disebut P (Pressent amount).

dan (2) arus kas bersih per tahun sesuai dengan umur ekonomis Rumus dari NPV adalah: n I (1 + i )t n n PVNCF ─ ─ Σ t= = Σ t=1 Σ PVI t=0 n NCF Σ t =1 (1 + i )t di mana: .P = F x DF 1) Net Persent Value (NPV) Net Present Value (NPV) atau nilai sekarang bersih adalah analisis manfaat finansial yang digunakan untuk mengukur layak tidaknya suatu usaha dilaksanakan dilihat dari nilai sekarang (present value) arus kas bersih yang akan diterima dibandingkan dengan nilai sekarang dari jumlah investasi yang dikeluarkan. Untuk menghitung NPV dari suatu usaha diperlukan data tentang: (1) jumlah investasi yang dikeluarkan. Arus kas bersih adalah laba bersih usaha ditambah penyusutan. sedang jumlah investasi adalah jumlah total dana yang dikeluarkan untuk membiayai pengadaan seluruh alat-alat produksi yang dibutuhkan dalam menjalankan suatu usaha.

NCF = Net Cash Flow/Arus Kas Bersih= (laba setelah pajak + penyusutan) dari tahun pertama sampai tahun ke n I n i = Pengeluaran investasi dari tahun awal (0) sampai tahun ke n = Umur ekonomis dari proyek = Tingkat Diskonto (discount factor “DF”) = tingkat bunga /social opportunity cost of capital yang ditunjuk Social Discount Rate (tingkat bunga umum) PVNCF = Present Value dari NCF PVI = Present Value dari Investasi Dalam analisis proyek. sehingga menghitungnya lebih mudah. Atau IRR merupakan tingkat bunga yang menyebabkan nilai sekarang Investasi (Net Investment Present Value) sama dengan nilai sekarang penerimaan bersih (Net Benefit Present Value) di masa mendatang. Maka i-nya kita sebut sebagai i1 dan NPV-nya kita sebuat sebagai NPV2. NPV ≥ 0 dikatakan proyek layak untuk dilaksanakan dan NPV < 0 proyek tidak layak untuk dilaksanakan. begitu pula sebaliknya. IRR biasanya sulit diselesaikan (dicari nilai i nya) secara langsung. Atau dengan kata lain. apabila nilai sekarang penerimaan bersih dari masa yang akan datang lebih besar dari pada nilai sekarang Investasi. karena harus ada dua NPV. yakni NPV1 yang harus potitif dan NPV2 yang harus negatif. NPV1 adalah nilai NPV pada tingkat discount rate “i” yang sesuai dengan tingkat discount rate yang berlaku saat rencana usaha dibuat. Sedangkan NPV2 adalah nilai NPV pada tingkat discount . maka proyek ini dikatakan menguntungkan. 2) Internal Rate of Return IRR adalah nilai discount rate i yang membuat NPV dari proyek sama dengan nol.

maka kita sebut i-nya sebagai i2 dan nilai NPV nya sebagai NPV2 b. Jika NPV yang diperoleh positif berarti nilai percobaan pemilihan i tadi belum benar. Jadi harus dipilih i yang lebih tinggi sampai diperoleh NPV negatif. lalu dihitung NPV-nya. maka nilai NPV dari proyek itu adalah sebesar nol. Oleh karena itu suatu nilai IRR yang lebih besar dari / sama dengan (≥) Social Discount Rate menyatakan tanda “Go” (layak) untuk suatu proyek. Pilih discount rate i yang dianggap dekat dengan discount rate i yang berlaku (biasanya naik satu tingkat discount rate). Jika IRR lebih kecil dari social discount rate. berarti NPV lebih kecil dari nol. Jika sudah diperoleh NPV negatif. sedangkan jika IRR lebih kecil dari Social Discount Rate berarti proyek itu “No Go” (tidak layak). Dengan telah diperolehnya dua nilai NPV yang positif dan negatif maka IRR dapat diselesaikan dengan rumus : IRR = i 1 + ( i 2 – i 1) NPV1 + NPV2 NPV1 Di mana: i 1 = Tingkat diskonto (tingkat bunga) yang menghasilkan NPV positif i 2 = Tingkat diskonto (tingkat bunga) yang menghasilkan NPV negatif Jika ternyata IRR dari suatu proyek sama dengan nilai i yang berlaku sebagai social discount rate. Sehingga untuk menentukannya biasanya didekati dengan coba-coba melalui prosedur sebagai berikut : a. .rate “i” yang harus dicari sampai ditemukan NPV-nya negatif.

Jadi.3) Net Benefit – Cost Ratio (Net B/C) Net B/C adalah suatu metoda untuk melihat berapa besar benefit yang dapat diperoleh dari setiap penanaman satuan biaya. Analisis net B/C merupakan perbandingan antara presen value dari arus kas bersih dengan present value investasi yang dikeluarkan. Dan jika hasilnya lebih dari satu. berarti NPV > 1. Net B/C sering juga disebut sebagai profitability indeks. Contoh Aplikasi Penilaian Kelayakan Usaha . berarti NPV = 0. net B/C dihitung dengan rumus: n ∑ PVNCF t=1 Net B/C = n ∑ PVI t=1 Jika perhitungan tadi memberikan hasil = 1. Dengan demikian jika Net B/C ≥ 1 berarti merupakan tanda „Go‟ (layak) untuk suatu proyek dan Net B/C < 1 berarti No Go (tidak layak).

kendaraan setelah lima tahun masih memiliki nilai sisa dengan harga jual Rp 5.000.000. Di samping itu berdasarkan pengalaman.Untuk memahami bagaimana penilain kelayakan usaha diiakukan. Setoran rata-rata per hari Rp 55.620. Untuk maksud tersebut.00 dengan rinciannya per tahun adalah.850. Biaya operasi dan pemeliharaan per tahun mencapai Rp 4. Gaji sopir Rp 1. Anggaplah A sedang merencanakan untuk menjalankan usaha angkutan kota. cermati contoh berikut dengan seksama.00.000. 4. 5.000)/5 = Rp 6.nilai sisa)/umur ekonomis = (39.000. Untuk maksud tersebut A menghitung perkiraan rugi/laba. Biaya aki Rp 80.00. Jadi Penyusutan kendaran per tahun = (harga beli aset . 3.00 Selama 5 tahun jumlah biaya operasi dan perawatan diperkirakan tidak berubah.00 dengan umur ekonomis seiama 5 tahun.00 dan sebulan dihitung 26 hari. perkiraan arus kas.340.850.800. b Biaya perawatan Rp 120. Penyusutan kendaraan dilakukan dengan menggunakan metode garis lurus. a. perkiraan pendapatan per tahun adalah Rp 17. dan analisis manfaat finansial terhadap rencana usaha angkutan kota tersebut. Bila perlu diskusikan dengan teman-teman dan minta bimbingan guru untuk memahaminya. Sumber dana investasi seluruhnya dibiayai dari modal sendiri. A berusaha memperoleh informasi lebih mendalam mengenai usaha angkutan kota tersebut.000 .000. Berdasarkan data tersebut.000. Jumlah biaya investasi untuk satu kendaraan angkutan kota bekas siap pakai mencapai RP 39. .000.00. b. Biaya ban Rp 2. Tingkat bunga kredit bank diketahui misalnya sebesar 19% per tahun. c.00.000.160. A ingin mengetahui apakah rencana usaha angkutan kota tersebut layak atau tidak untuk dijalankan. Berdasarkan data yang berhasil dikumpulkan dari beberapa pengusaha angkutan kota diperoleh data sebagai berikut: 1.970.000.00.000.5.000.00 . 2.000. Dengan demikian.

620 22.160 4. Setoran b.620 17.160 5. Biaya operasional dan perawatan b.160 17.160 17.620 17.620 a.160 4.Hasilnya dipaparkan melalui Tabel 1 sampai Tabel 4 sebagai berikut: TABEL 1 Perkiraan Rugi/Laba Usaha Angkutan Kota (dalam Rp 000) No Keterangan 0 1 2 Tahun 3 4 5 1 Pendapatan Usaha 17. Nilai sisa 2 Jumlah Pendapatan (Bt) 3 a. Biaya penyusutan .000 17.160 4.160 17.160 4.160 4.620 17.160 17.

000 17.570 12.590 5.970 4 5 6 7 8 9 10 Jumlah Biaya (Ct) LABA KOTOR (2) – (4) Bunga Pinjaman LABA SEBELUM PAJAK Pajak LABA BERSIH ARUS KAS BERSIH (NCF) (9) + ( Penyusutan (D) ) NCF = Net Cash Flow = (Bt – Ct) + D 11.590 5.000 12.570 5.570 5.570 5.540.000 2 3 4 5 - .850.590 5.540 6.570 10.570 5.970 6.540 6.590 11.570 - 5.000 12.540.970 11.570 - 5.540.570 5.570 12. Perkiraan Arus Kas Bersih Usaha Angkutan Kota Tahun 0 1 Investasi 39.970 11.570 10.570 10.540 TABEL 2.00 - Arus Kas Bersih (NCF) 12.570 12.970 11.540.6.590 5.000 12.540 17.000.570 12.540.540 6.570 5.

4190 Value Investasi (PVI) 0 1 2 3 4 5 Jumlah 39.537.796 – 39.540.437.252.000 Present Value NCF {PVNCF} 10.444 7.540.850.796 Perhitungan NPV = n n Σ t=1 PVNCF ─ Σ PVI t=0 = 40.540. Perhitungan Net Present Value Usaha Angkutan Kota Present Tahun Investasi Arus Kas Bersih DF *) (NCF) 19% 1 12.540.000 12.000 12.7061 .4986 .000 .000 12.000 39.5934 .349.8403 .850.854.260 40.000 .000 39.494 7.540.850.437.850.362 8.000 17.441.TABEL 3.236 6.

796.796 Jadi pada tingkat bunga (DF) 19 %.= 587. atau sebesar Rp 587. usaha itu layak dilanjutkan atau Go Artinya bahwa nilai sekarang penerimaan bersih dari masa yang akan datang lebih besar dari pada nilai sekarang Investasi. Perhitungan Net B/C n ∑ PVNCF t=1 Net B/C = n ∑ PVI t=1 = 39.01 mengandung arti.pengeluaran investasi sanggup menghasilkan penerimaan kas bersih sebesar Rp 1.850. dari setiap Rp 1.01..-.796 Net B/C = 1.437.01 40.- Perhitungan IRR TABEL 4 Perhitungan IRR Usaha Angkutan Kota .000 = 1.

820 7.000 .850.968 NPV 587.252.232.437.000 ─ 1.363.537.494 7.849.Ta Arus Kas hun Bersih (NCF) DF PVNCF DF PVNCF Tingkat Bunga 19% Tingkat Bunga 21 % 1 2 3 4 5 12.236 6.444 7.540.8264 .260 40.232.000 12.056 8.000 12.670 38.000 12.000 .3855 10.540.077.5934 .796 IRR = i 1 + ( i 2 – i 1) NPV1 + NPV2 NPV1 587.564.032 Jumlah - 39.910 6.441.617.540.796 – ( .4986 .5644 .1.761.000 17.362 8.6830 .7061 .540.968) .349.19 %) x 587.850.854.796 IRR = 19 % + (21 % .576 5.4665 .4190 10.8403 .796 PVI 39.540.

= 19 % + (2 % x 0,3228293178) = 19 % + 0,6456586356 % = 19,65 % = 19,65 % > 19 %

Kesimpulan Berdasarkan hasil analisis manfaat finansial, yaitu dengan menggunakan ukuran atau kriteria NPV, net B/C dan IRR diperoleh hasil sebagai berikut: (1) NPV > 0 (2) Net B/C atau indeks profitabilitas > 1 (3) IRR > 19% Karena itu dapat disimpulkan bahwa, rencana usaha angkutan kota layak untuk dilaksanakan. TUGAS Cobalah Anda buat rencana usaha sesuai dengan program keahlian yang Anda dalami. Lalu hitung kelayakannya berdasarkan kriteria investasi yang telah Anda pelajari. http://wirausaha2011.blogspot.com/2011/04/kriteria-investasi.html

Analisis Kriteria Investasi
Posted on November 4, 2011 by Amalia Hana Arifa Standard

Analisis Kriteria Investasi (Studi Kelayakan Bisnis) Studi kelayakan bisnis sangat perlu dilakukan jika mendirikan suatu bisnis atau usaha. Studi kelayakan bisnis sering disebut juga sebagai feasible study. Studi ini merupakan salah satu pertimbangan dalam pengambilan keputusan, apakah menerima/menolak suatu gagasan usaha

yang direncanakan. Suatu usaha yang diusulkan/direncanakan dikatakan layak jika dalam pelaksanaannya dapat memberikan manfaat finansial maupun sosial. Dalam analisis ini, tentunya memerlukan beberapa indikator, diantaranya adalah NPV, IRR, dan Payback Period.
1. NPV

NPV (net present value) merupakan nilai dari proyek yang bersangkutan yang diperoleh berdasarkan selisih antara cash flow yang dihasilkan terhadap investasi yang dikeluarkan. NPV > 0 (nol) → usaha/proyek layak (feasible) untuk dilaksanakan. NPV < 0 (nol) → usaha/proyek tidak layak (feasible) untuk dilaksanakan. NPV = 0 (nol) → usaha/proyek berada dalam keadaan BEP dimana TR=TC dalam bentuk present value. Untuk menghitung NPV diperlukan data tentang perkiraan biaya investasi, biaya operasi, dan pemeliharaan serta perkiraan benefit dari proyek yang direncanakan. Contoh : Pimpinan perusahaan akan mengganti mesin lama dengan mesin baru karena mesin lama tidak ekonomis lagi, baik secara teknis maupun ekonomis. Untuk mengganti mesin lama dibutuhkan dana investasi sebesar Rp 75.000.000,‐. Mesin baru mempunyai umur ekonomis selama 5 tahun dengan salvage value berdasarkan pengalaman pada akhir tahun kelima sebesar Rp.15.000.000,‐. Berdasarkan pengalaman pengusaha, cash in flows setiap tahun diperkirakan sebesar Rp 20.000.000,‐ dengan biaya modal 18% per tahun. Apakah penggantian mesin ini layak untuk dilakukan apabila dilihat dari PV dan NPV? Dalam perhitungan NPV, dapat dilakukan dengan menggunakan rumus dan menggunakan cash flow diagram. Cara 1 : PV = 16.949.153 + 14.363.689 + 12.172.617 + 10.315.778 + 8.742.184 + 6.556.638 = 69.100.059 NPV = PV – OO = 69.100.059 – 75.000.000 = – 5.899.941 Cara 2 :

P = -75 + 20 (P/A,18%,5) + 15 (P/F,18%,5) = -75 + 62,544 + 6,5565 = -5,8995 juta NPV yang diperoleh bernilai negatif, maka pembelian mesin tidak feasible. 2. PV (Present Value) PV (present value) merupakan nilai sejumlah uang sekarang yang merupakan ekivalensi dari sejumlah cash flow tertentu pada periode tertentu dengan tingkat suku bunga tertentu. Fungsi ini berguna untuk menghitung nilai sekarang (present value) dari suatu deret angsuran seragam di masa yang akan datang dan suatu jumlah tunggal yang telah disama-ratakan pada akhir periode pada suatu tingkat bunga. Perbedaan utama antara fungsi PV dan NPV adalah: PV bisa digunakan pada awal atau akhir periode dari suatu aliran kas, PV mengharuskan semua nilai sama, sedangkan NPV nilai-nilai bisa bervariasi. 3. IRR IRR (internal rate of return) merupakan tingkat diskon rate yang menghasilkan NPV sama dengan nol. Jika hasil perhitungan IRR lebih besar dari discount factor, maka dapat dikatakan investasi yang akan dilakukan layak untuk dilakukan. Jika sama dengan discount factor, dikatakan investasi yang ditanamkan akan balik modal, sedangkan jika IRR lebih kecil dari discount factor maka investasi yang ditanamkan tidak layak. Contoh : soal sama dengan contoh NPV DF 18% P = P + A (P/A,i,n) + F (P/F, i, n) P = -75.000.000 + 20.000.000 (P/A, 18%, 5) + 15.000.000 (P/F, 18%, 5)

P = -75.000.000 +62.544.000 + 6.556.500 P = -5.899.500 DF 14% PV= 20.000.000 / (1 +0,14) + 20.000.000/(1 + 0,14)2 + 20.000.000/ (1 + 0,14)3+…..+ 20.000.000/(1 + 0,14)5 + 15.000.000/(1 + 0,14)5 PV = 1.754.3859 + 15.389.350 + 13.499.430 +11.841.605+10.387.373+7.790.529 PV = 76.452.146 NPV = 76.452.146 – 75.000.000 = 1. 452.146 DF 24% PV = 20.000.000/(1 +0,24) + 20.000.000/(1 + 0,24)2 + 20.000.000/(1 + 0,24)3 + ….. + 20.000.000/(1 + 0,24)5+ 15.000.000/(1 + 0,24)5 PV = 16.129.032 + 13.007.284 + 10.489.745 + 8.459.471 + 6.822.154 +5.116.616 PV = 60.024.302 NPV = 60.024.302 – 75.000.000 NPV = – 14.975.698 Sehingga dapat diambil kesimpulan, semakin besar DF, gagasan usaha tidak layak. 4. SOCC SOCC (Social Opportunity Cost of Capital) merupakan discount factor yang biasanya digunakan sebagai acuan dalam perhitungan IRR, untuk menentukan layak tidaknya gagasan usaha yang diajukan. SOCC berhubungan erat dengan IRR, yaitu jika IRR > SOCC usaha dikatakan layak, jika IRR = SOCC maka usaha mencapai BEP, dan jika IRR < SOCC maka usaha dikatakan tidak layak.
http://amaliahanaarifa.wordpress.com/2011/11/04/analisis-kriteria-investasi/

Artikel Analisis Kriteria Investasi
Analisis kriteria investasi merupakan indeks-indeks untuk mencari suatu ukuran tentang baik tidaknya atau layak tidaknya suatu proyek (usaha). Karena itu penentuan layak tidaknya suatu usaha yang direncanakan akan dilaksanakan atau tidak ditentukan oleh kemungkinan keuntungan

finansial yang dapat diperoleh. Menilai kelayakan usaha adalah cara yang ditempuh untuk menentukan layak (feasible) tidaknya suatu usaha dilaksanakan. Pada umumnya, apabila penilaian kelayakan usaha dilakukan dengan benar dan hasilnya menunjukkan bahwa usaha yang direncanakan itu layak untuk dilaksanakan, maka pelaksanaannya jarang mengalami kegagalan, kecuali penilaian kelayakan usaha dilakukan dengan data yang tidak benar dan/atau karena adanya faktor-faktor yang tidak dapat terkontrol, misalnya terjadi bencana alam. Ada beberapa kriteria yang biasa digunakan untuk menentukan kelayakan usaha melalui analisis manfaat finansial. Dari sekian banyak kriteria tersebut ada empat yang paling banyak digunakan. Setiap kriteria/indeks menggunakan present value (PV) (nilai kini) yang telah di-discount dari arus manfaat (penerimaan) dan biaya selama umur proyek. Ada banyak indeks kriteria Investasi yang dapat digunakan. Namun tidak satupun dari berbagai kriteria tersebut disetujui orang secara universal sebagai yang bermanfaat di dalam setiap keadaan. Setiap kriteria mempunyai kebaikan serta kelemahan. Si penilai proyek harus memutuskan kriteria manakah yang paling tepat digunakan sesuai dengan keadaannya. Lima kriteria Investasi yang paling banyak digunakan adalah : 1. Net Present Value (NPV) dari arus manfaat dan biaya. 2. Internal Rate of Return (IRR) 3. Net Benefit – Cost Ratio (Net B/C) 4. Gros Benefit – Cost Ratio (Gros B/C) 5. Profitability Ratio (PV/K) Dari lima kriteri tersebut, ketiga kriteria pertama (NPV, IRR dan B/C) lebih dapat dipertanggungjawabkan untuk penggunaan-penggunaan tertentu, sedangkan yang kedua terakhir (Gros B/C dan PV/K) mendapat kritik dari segi teorinya. 1. Net Persent Value (NPV) Net Present Value (NPV) atau nilai sekarang bersih adalah analisis manfaat finansial yang digunakan untuk mengukur layak tidaknya suatu usaha dilaksanakan dilihat dari nilai sekarang (present value) arus kas bersih yang akan diterima dibandingkan dengan nilai sekarang dari jumlah investasi yang dikeluarkan. Arus kas bersih adalah laba bersih usaha ditambah penyusutan, sedang jumlah investasi adalah jumlah total dana yang dikeluarkan untuk membiayai pengadaan seluruh alat-alat produksi yang dibutuhkan dalam menjalankan suatu usaha. Untuk menghitung NPV dari suatu usaha diperlukan data tentang: (1) jumlah investasi yang dikeluarkan, dan (2) arus kas bersih per tahun sesuai dengan umur ekonomis Kriteria: NPV > 0 (nol) → usaha/proyek layak (feasible) untuk dilaksanakan NPV SOCC maka proyek dikatakan layak IRR = SOCC berarti proyek pada BEP IRR 1. Dengan demikian jika Net B/C ≥ 1 berarti merupakan tanda ‗Go‘ (layak) untuk suatu proyek dan Net B/C 1 (satu) berarti proyek (usaha) layak dikerjakan Gross B/C 1 ( satu) berarti proyek ( usaha) layak dikerjakan

000 + 20.387.000.146 – 75.745 + 8.000 +62.000 + 20.529 P = 76.000.000 + ….000 + 15.000.544.007.605 + 10.000.000 (P/A. i.3859 + 15.14)3 (1 + 0.373 + 7.24)5 P = 16.000.‐.000 + 20.000 + 6.000.14)5 P = 1.499.000.000 = 1.350 + 13.000.14) (1 + 0.500 P = -5.000.154 + 5.000.790.24) (1 + 0.000.000.i.000 (P/F.616 P = 60. 452. Berdasarkan pengalaman pengusaha. + 20.146 DF 24% P = 20. Mesin baru mempunyai umur ekonomis selama 5 tahun dengan salvage value berdasarkan pengalaman pada akhir tahun kelima sebesar Rp. 18%.032 + 13. cash in flows setiap tahun diperkirakan sebesar Rp 20.000 + 20. 5) P = -75.PR SOCC maka proyek dikatakan layak IRR = SOCC berarti proyek pada BEP IRR < SOCC dikatakan bahwa proyek tidak layak.754. 18%.000 + 20.698 .n) + F (P/F.284 + 10.000.000.489.822. n) P = -75. Apakah penggantian mesin ini layak untuk dilakukan apabila dilihat dari PV dan NPV? DF 18% P = P + A (P/A.000.024. Contoh soal : Pimpinan perusahaan akan mengganti mesin lama dengan mesin baru karena mesin lama tidak ekonomis lagi..24)5 (1 + 0.000.000 (1 +0.000.000.500 DF 14% P = 20.000.899.000 + 15..000. 15.14)5 (1 + 0. + 20.459.000.430 + 11.556.000 P = – 14.14)2 (1 + 0.471 + 6. baik secara teknis maupun ekonomis.975.302 – 75.24)3 (1 + 0. Untuk mengganti mesin lama dibutuhkan dana investasi sebesar Rp 75.‐ dengan biaya modal 18% per tahun.24)2 (1 + 0.000 (1 +0.841.129.000.116.000 + ….452.389.‐. 5) + 15.

Anuitas dari sebuah present value sama dengan jumlah angsuran pada setiap interval. Dan apabila NPV = 0 maka investasi yang dilakukan tidak mengakibatkan perusahaan untung maupun rugi hal ini berarti bahwa jika proyek dilaksanakan atau tidak dilaksanakan tidak berpengaruh pada keuangan perusahaan. Apabila NPV < 0 maka investasi yang dilakukan akan mengakibatkan kerugian bagi perusahaan hal ini berarti proyek ditolak.com/2011/10/27/artikel-analisis-kriteria-investasi/ NPV (Net Present Value) Metode Net Present Value (NPV) merupakan metode penilaian investasi klasik yang sampai saat ini paling populer digunakan. misalnya dampak investasi terhadap perusahaan. Fv. Pmt. Maka sebelum penghitungan/penentuan NPV hal yang paling utama adalah mengetahui atau menaksir aliran kas masuk di masa yang akan datang dan aliran kas keluar. tingkat suku bunga pada periode tertentu bisa per bulan ataupun per tahun. nilai akan datang yang akan dihitung nilai sekarangnya. Nper.wordpress. Untuk menghitung PV bisa menggunakan fungsi pv() yang ada dimicrosoft excel. Nilai sekarang dari sebuah anuitas dan identik dengan nilai awal dari penanaman modal. besar angsuran yang dibayarkan. Salah satu keunggulan dari penggunaan NPV bahwa arus kas didasarkan pada konsep nilai waktu uang (time value of money). Baik tidaknya hasil analisa. Keputusan harus ditetapkan dengan menggunakan criteria lain. Apabila NPV > 0 maka investasi yang dilakukan memberikan manfaat bagi perusahaan hal ini berarti bahwa proyek dapat dilakukan. Present Value digunakan untuk untuk mengetahui nilai investasi sekarang dari suatu nilai dimasa datang. gagasan usaha (proyek) tidak layak diusahakan http://muhammadaghnifauzan. Untuk menghitung nilai sekarang perlu ditentukan tingkat bunga yang relevan. jumlah angsuran yang dilakukan. Ada lima parameter yang ada dalam fungsi pv(). NPV adalah selisih antara present value dari investasi dengan nilai sekarang dari penerimaan-penerimaan kas bersih di masa yang akan datang. yaitu :     Rate. NPV merupakan net benefit yang telah didiskon dengan menggunakan social opportunity cost of capital sebagai diskon faktor. akan tergantung pada ketepatan taksiran kita atas aliran kas. PV (Present Value) Menghitung nilai pada waktu sekarang jumlah uang yang baru akan dimiliki beberapa waktu kemudian.Sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa semakin besar diskon faktor yang dikenakan. Metode ini dipakai untuk menutupi kelemahan dari metode lain. . Jumlah angsuran pada setiap interval dari sejumlah pinjaman tergantung pada besar kecilnya tingkat bunga dan jangka waktu yang digunakan.

Dari percobaan tersebutmaka IRR berada antara nilai NPV positif dan NPV negative yaitu pada NPV = 0. dengan mengeluarkan investasi awal. dengan menghitung nilai sekarang dari arus kas suatu investasi dengan menggunakan suku bunga yang wajar. Contoh soal: . atau penerimaan kas. dan sebaliknya. maka harus di coba lagi dengan suku bunga yang lebih rendah sampai mendapatkan nilai investasi yang sama besar dengan nilai sekarang. jika bernilai 0 pembayaran dilakukan diakhir periode. nilainya sama dengan initial investment (biaya invetasi). Apabila dengan suku bunga wajar tadi nilai investasi lebih besar. IRR adalah suatu tingkat discount rate yang menghasilkan NPV = 0 (nol). IRR (Internasional Rate of Return) IRR berasal dari bahasa inggris Internal Rate of Return disingkat IRR yang merupakan indikator tingkat efisiensi dari suatu investasi. reksadana dan lain-lain). Minimum acceptable rate of return adalah laju pengembalian minimum dari suatu investasi yang berani dilakukan oleh seorang investor. untuk itu biasanya digunakan acuan bahwa investasi yang dilakukan harus lebih tinggi dari Minimum acceptable rate of return atau Minimum atractive rate of return. Jika IRR > SOCC maka proyek dikatakan layak IRR = SOCC berarti proyek pada BEP IRR < SOCC dikatakan bahwa proyek tidak layak. Tingkat investasi adalah suatu tingkat bunga di mana seluruh net cash flow setelah dikalikan discount factor atau telah dipresent value-kan. jika nilai investasi lebih kecil. Metode IRR juga digunakan untuk mencari tingkat bunga yang menyamakan nilai sekarang dari arus kas yang diharapkan di masa datang. Suatu proyek/investasi dapat dilakukan apabila laju pengembaliannya (rate of return) lebih besar dari pada laju pengembalian apabila melakukan investasi di tempat lain (bunga deposito bank. jika bernilai 1 pembayaran dilakukan diawal periode. Jika NPV1 bernilai positif maka discount factor kedua harus lebih besar dari SOCC. maka di coba lagi dengan penghitungan suku bunga yang lebih tinggi demikian seterusnyasampai biaya investasi menjadi sama besar. kemudian di bandingkan dengan biaya investasi. misalnya 10 %. Untuk menentukan besarnya nilai IRR harus dihitung dulu NPV1 dan NPV2 dengan cara coba‐coba. Metode IRR digunakan dalam menentukan apakah investasi dilaksanakan atau tidak. Type. IRR merupakan suku bunga yang akan menyamakan jumlah nilai sekarang dari penerimaan yang diharapkan diterima (present value of future proeed) dengan jumlah nilai sekarang dari pengeluaran untuk investasi. Caranya. IRR adalah salah satu metode untuk mengukur tingkat investasi.

Apakah penggantian mesin ini layak untuk dilakukan apabila dilihat dari PV dan NPV? DF 18% P = P + A (P/A.24)5 (1 + 0.14)5 + 6.i.790. baik secara teknis maupun ekonomis.000.024.032 + 13.459.605 + 10.000 + 15. i.000 P = -5.000.‐.000.000 (1 +0.000.14)2 (1 + 0. .24)5 P = 16.000.899.000 + 15.745 + 8. Untuk mengganti mesin lama dibutuhkan dana investasi sebesar Rp 75.000.387.489.822.616 P = 60.24)3 (1 + 0.000 (1 +0.000.000 (P/F.284 + 10.14)5 (1 + 0.000.000 + ….452.556.129. 452.146 – 75.000 = 1.000.000 P = – 14.007.000 + 20.000.‐ dengan biaya modal 18% per tahun.000.302 – 75. 5) P = -75. cash in flows setiap tahun diperkirakan sebesar Rp 20..‐.544.000 + 20.373 + 7.500 P = 1.841.14)3 (1 + 0.000.14) (1 + 0. 5) + 15. Berdasarkan pengalaman pengusaha.000.471 + 6.698 Kesimpulan yang dapat ditarik yaitu semakin besar diskon factor yang dikenakan. Mesin baru mempunyai umur ekonomis selama 5 tahun dengan salvage value berdasarkan pengalaman pada akhir tahun kelima sebesar Rp.000.000 + 20.754.000.24) (1 + 0.499. 15..146 DF 24% P = 20. maka gagasan usaha (proyek) tidak layak digunakan.000 +62.389. n) P = -75.529 P = 76.000.975.Pimpinan perusahaan akan menggantimesin lama dengan mesin baru karena mesin lama tidak ekonomis lagi.154 + 5.000 + ….000.000.000 + 20.000 + 20.116.000 (P/A.000.500 DF 14% P = 20.000. 18%.430 + 11. + 20. + 20.350 + 13.000.24)2 (1 + 0. 18%.3859 + 15.000.n) + F (P/F.

NPV merupakan net benefit yang telah didiskon dengan menggunakan social opportunity cost of capital (SOCC) sebagai diskon faktor. pemeliharaan serta perkiraan manfaat/benefit dari proyek yang direncanakan. TUGAS ANALISIS KRITERIA INVESTASI 04 Nov 2011 Tinggalkan Sebuah Komentar by lilissulastri in ekotek NPV (Net Present Value) NPV adalah selisih antara present value dari investasi dengan nilai sekarang dari penerimaanpenerimaan kas bersih di masa yang akan datang.. NPV positif menunjukkan proyek layak untuk dijalankan.. Jadi semua biaya proyek dan pendapatan ada di masa depan ditarik ke waktu sekarang. makin kecil NPV yang diperoleh.wordpress.http://nursifaratnasari. Untuk menghitung nilai sekarang perlu ditentukan tingkat bunga yang relevan. data tentang biaya investasi.com/2011/11/03/analisis-kriteria-investasi/ astri   Beranda About Search. Semakin besar discount rate yang dipakai. biaya operasi. • Gambar antara NPV terhadap discount Rumusnya mirip dengan konsep future yang ditarik ke sekarang atau P/F P = F/(1+i)^n atau dengan aliran uang Xt = cash flow tahun ke t i = suku bunga/discount rate .

t = waktu/tahun ke t NPV sangat berguna saat aliran cashflow nya seragam namun tidak bisa digunakan jika alirannya tidak seragam. PV (Present Value) Nilai sekarang dari sebuah anuitas dan identik dengan nilai awal dari penanaman modal. Kelemahan yang lain adalah kita tidak tahu kapan modalnya balik (terjadi BEP). atau penerimaan kas. dengan mengeluarkan investasi awal. Caranya. Type. dengan menghitung nilai sekarang dari arus kas suatu investasi dengan menggunakan suku bunga yang wajar. IRR (Internal Rate of Return) Metode IRR ini digunakan untuk mencari tingkat bunga yang menyamakan nilai sekarang dari arus kas yang diharapkan di masa datang. besar angsuran yang dibayarkan. jika bernilai 0 pembayaran dilakukan diakhir periode. Anuitas dari sebuah present value sama dengan jumlah angsuran pada setiap interval. 3. tingkat suku bunga pada periode tertentu bisa per bulan ataupun per tahun. IRR adalah suatu tingkat discount rate yang menghasilkan NPV = 0 (nol). Jika IRR > SOCC maka proyek dikatakan layak IRR = SOCC berarti proyek pada BEP IRR < SOCC dikatakan bahwa proyek tidak layak. jika bernilai 1 pembayaran dilakukan diawal periode. Ada lima parameter yang ada dalam fungsi pv(). jika nilai investasi lebih kecil. Present Value digunakan untuk untuk mengetahui nilai investasi sekarang dari suatu nilai dimasa datang. misalnya 10 %. jumlah angsuran yang dilakukan. Fv. Untuk menghitung PV bisa menggunakan fungsi pv() yang ada dimicrosoft excel. yaitu : 1. Apabila dengan suku bunga wajar tadi nilai investasi lebih besar. Rate. NPV dan IRR sudah terkenal sebagai dua metode untuk menilai usul investasi. Nper. 4. Yang sedikit belum terkenal keduanya sama-sama termasuk kelompok discounted cash flow penganut nilai . Pmt. 2. Jumlah angsuran pada setiap interval dari sejumlah pinjaman tergantung pada besar kecilnya tingkat bunga dan jangka waktu yang digunakan. maka harus di coba lagi dengan suku bunga yang lebih rendah sampai mendapatkan nilai investasi yang sama besar dengan nilai sekarang. nilai akan datang yang akan dihitung nilai sekarangnya. maka di coba lagi dengan penghitungan suku bunga yang lebih tinggi demikian seterusnya sampai biaya investasi menjadi sama besar. kemudian di bandingkan dengan biaya investasi. 5.

Pengecualian yang dimaksudkan tidak lain jika berkaitan dengan menilai salah satu dari dua atau lebih usul investasi bersifat mutually exclusive. IRR dapat bertolak belakang memberikan jawaban secara khusus sering terjadi pada susunan peringkat usul investasi.waktu dan proceeds selama total usia proyek. Dalam paragrap pertama dikemukakan NPV. NPV IRR akan memberikan keputusan yang sama dalam menilai usul investasi. Tetapi sebenarnya telah terbukti terkandung sebuah pengecualian.000. baik secara teknis maupun ekonomis. IRR berasumsi dana bebas diinvestasikan kembali dengan tingkat rate of returnnya selama periode sisa usia. Berdasarkan pengalaman pengusaha.‐ dengan biaya modal 14 %. Untuk kondisi seperti begitu NPV. 18%. Andaikan berbasis NPV usul investasi layak diterima maka demikian pula IRR. Untuk menentukan besarnya nilai IRR harus dihitung dulu NPV1 dan NPV2 dengan cara coba‐coba. Sebaliknya NPV berpegang konsisten besarnya tingkat reinvestasi adalah tetap sebesar tingkat diskonto yang ditetapkan sebelumnya.000. Hal tersebut. NPV mempertimbangkan perbedaan skala investasi dari pernyataan secara absolute dalam rupiah tidak seperti IRR yang memiliki pernyataan berbentuk persentase sehingga skala investasi terabaikan. Dari percobaan tersebutmaka IRR berada antara nilai NPV positif dan NPV negative yaitu pada NPV = 0. cash in flows setiap tahun diperkirakan sebesar Rp 20. IRR akan memberikan keputusan yang sama. Contoh soal: Pimpinan perusahaan akan menggantimesin lama dengan mesin baru karena mesin lama tidak ekonomis lagi.000. dikarenakan perbedaan asumsi yang melekat terkait tingkat reinvestasi dana bebas. Mesin baru mempunyai umur ekonomis selama 5 tahun dengan salvage value berdasarkan pengalaman pada akhir tahun kelima sebesar Rp. Apakah penggantian mesin ini layak untuk dilakukan apabila dilihat dari PV dan NPV? DF 14% . Untuk mengganti mesin lama dibutuhkan dana investasi sebesar Rp 75. dan sebaliknya. Mengapa demikian? NPV konsisten. Berdasarkan kesamaan demikian. 15. NPV pada umumnya dipandang unggul ketimbang IRR.000. Jika NPV1 bernilai positif maka discount factor kedua harus lebih besar dari SOCC.‐. dan 24% per tahun.000.000.‐.

529 P = 76.000.000 P = – 14.000.032 + 13.000 + …. nilai NPV yang diperoleh < 0.000 + 20.129.146 DF 18% P = P + A (P/A.000. Selain itu.000 + 20.452.wordpress.000. 452.146 – 75..841.975. n) P = -75. 5) + 15.24)5 P = 16.000.P = 20. i.000.3859 + 15. gagasan usaha (proyek) akan mengalami kerugian bagi perusahaan sehingga tidak layak dijalankan.000 + 15.000.350 + 13.698 Berdasarkan perhitungan di atas.n) + F (P/F. maka investasi pada suku bunga 14% layak dijalankan dan dapat memberikan manfaat bagi perusahaan.24)5 (1 + 0.000.14)2 (1 + 0.000.000 (P/F. + 20.14)5 (1 + 0.899.000 (1 +0.000.605 + 10.000. dapat disimpulkan bahwa pada diskon 14 % nilai NPV > 0.389.302 – 75. 18%.i..754. 2011 by amilakhairina Standard Net Present Value .116.000 + 20. Pada diskon 18% dan 24 %.822.500 P = -5.000 +62.14)3 (1 + 0.24)3 (1 + 0.556.373 + 7.000 + 15.000 + 6.14) (1 + 0.000.000.007.544. + 20.000 + ….com/2011/11/04/tugas-analisis-kriteria-investasi/ ANALISIS KRITERIA INVESTASI (Net Present Value.500 DF 24% P = 20.471 + 6. Social Oppurtunity Cost Of Capital) Posted on November 3.387.284 + 10.024. dapat disimpulkan juga bahwa semakin besar diskon faktor yang dikenakan.000 (1 +0. http://lilissulastri.616 P = 60.499.459.000. 18%.489.745 + 8.000 + 20.000 (P/A.14)5 P = 1.24)2 (1 + 0. Present Value.000.000 + 20. Internal Rate of Return.430 + 11.000. 5) P = -75.000 = 1.24) (1 + 0. maka proyek ini tidak layak untuk dijalankan dan akan mengakibatkan kerugian bagi perusahaan.154 + 5.790.

sedangkan NPV nilai-nilai bisa bervariasi. jumlah angsuran yang dilakukan. Type. biaya operasi. IRR juga dapat didefinisikan sebagai suatu interest rate yang membuat nilai sekarang dari aliran kas proyek industri menuju nol. Present Value atau biasa disingkat PV digunakan untuk untuk mengetahui nilai investasi sekarang dari suatu nilai dimasa datang. . nilai akan datang yang akan dihitung nilai sekarangnya. Rate. jika bernilai 1 pembayaran dilakukan diawal periode. Present Value Berbeda halnya dengan NPV. besar angsuran yang dibayarkan. Nper. 5. jika bernilai 0 pembayaran dilakukan diakhir periode. atau dengan kata lain merupakan arus kas yang diperkirakan pada masa yang akan datang yang didiskonkan pada saat ini.Net Present Value atau biasa dikenal dengan NPV merupakan selisih antara pengeluaran dan pemasukan yang telah didiskon dengan menggunakan sosial opportunity cost of capital sebagai diskon faktor. tingkat bunga yang relevan juga perlu ditentukan untuk menghitung nilai sekarang. 3. 4. PV mengharuskan semua nilai sama. Kriteria NPV : NPV > 0 (nol) → usaha/proyek layak (feasible) untuk dilaksanakan NPV < 0 (nol) → usaha/proyek tidak layak (feasible) untuk dilaksanakan NPV = 0 (nol) → usaha/proyek berada dalam keadaan BEP dimana TR=TC dalam bentuk present value. yaitu : 1. Selain itu PV juga bisa digunakan pada awal atau akhir periode dari suatu aliran kas. Internal Rate of Return Internal rate of return (IRR) atau sering juga disebut secara singkat sebagai rate of return merupakan suatu indeks keuntungan (profitability index) yang telah dipergunakan secara luas dalam analisis investasi proyek industri. Terdapat lima parameter yang ada dalam fungsi pv(). Pmt. Fv. dan pemeliharaan serta perkiraan manfaat / benefit dari proyek yang direncanakan. Untuk menghitung PV bisa menggunakan fungsi pv() yang ada dimicrosoft excel. Dengan kata lain NPV merupakan selisih antara present value dari investasi dengan nilai sekarang dari penerimaan-penerimaan kas bersih di masa yang akan datang. Selain itu untuk menghitung NPV juga diperlukan data tentang perkiraan biaya investasi. Dengan demikian IRR merupakan suatu interst rate yang membuat nilai NPV sama dengan nol. tingkat suku bunga pada periode tertentu bisa per bulan ataupun per tahun. 2. Perbedaan yang mendasar antara fungsi NPV dan PV bisa terlihat dari nilai-nilai yang digunakan.

24)3 (1 + 0.373 + 7.15.24) (1 + 0.975. 452.3859 + 15. i.com/2011/11/03/analisis-kriteria-investasi-net-present-valuepresent-value-internal-rate-of-return-social-oppurtunity-cost-of-capital/ .000.000 (P/F.000 = 1.14) (1 + 0.146 DF 24% P = 20.14)3 (1 + 0.500 DF 14% P = 20.556.544.489.000 (P/A.n) + F (P/F.387.000 + 6.459.284 + 10.389.‐.822. cash in flows setiap tahun diperkirakan sebesar Rp. gagasan usaha (proyek) tidak layak diusahakan.000 + 20.452.000 + 15.154 + 5.471 + 6.000.000.024.000.000.000.000 + 20.‐ dengan biaya modal 18% per tahun.i.000.032 + 13. Berdasarkan pengalaman pengusaha.000.000. n) P = -75.430 + 11.790.841.000 + 20.24)5 P = 16.000..116.000 + 15. 5) + 15. http://amilakhairina.000.000.000 (1 +0.605 + 10. Untuk mengganti mesin lama dibutuhkan dana investasi sebesar Rp 75.007. Mesin baru mempunyai umur ekonomis selama 5 tahun dengan salvage value berdasarkan pengalaman pada akhir tahun kelima sebesar Rp.24)2 (1 + 0.000. apabila tetap dijalankan maka akan mengakibatkan kerugian.616 P = 60.000.000.350 + 13.20.500 P = -5. 5) P = -75.14)2 (1 + 0.000 P = – 14.499.Social Oppurtunity Cost Of Capital SOCC (Social Oppurtunity Cost Of Capital) ini sangat berhubungan dengan IRR..000 + …. hubungannya yakni sebagai berikut :    IRR > SOCC maka proyek dikatakan layak IRR = SOCC berarti proyek pada BEP IRR < SOCC dikatakan bahwa proyek tidak layak. Untuk lebih memahami hal-hal diatas.000 + ….000 (1 +0.745 + 8.wordpress.698 Kesimpulan : semakin besar diskon faktor yang dikenakan.24)5 (1 + 0.000 + 20.000. baik secara teknis maupun ekonomis. + 20.129. 18%.529 P = 76.000.000. + 20.000.000.‐.000.14)5 (1 + 0.754. Apakah penggantian mesin ini layak untuk dilakukan apabila dilihat dari PV dan NPV? Jawaban: DF 18% P = P + A (P/A.302 – 75.146 – 75.000.000 +62.14)5 P = 1. 18%.000 + 20.899. bisa dilihat pada contoh soal dibawah : Pimpinan perusahaan akan mengganti mesin lama dengan mesin baru karena mesin lama tidak ekonomis lagi.

1964 dalam Gitinger. pasar dan pemasaran. serta aspek produksi. Teknis.. Dalam buku ini kita akan mendiskusikan lebih lanjut aspek-aspek yang perlu diperhatikan dalam studi kelayakan usaha/ bisnis peternakan yang difokuskan untuk analisis finansial. Keuangan. ekonomi. dan Legalitas. hukum. finansial. 1986). ekonomi negara. 2000). Aspek teknis. Beberapa pengelompokan aspekaspek tersebut dari tiga literatur yang berbeda disajikan di bawah ini : 1. Aspek politik. Lingkungan. teknis. dengan . komersil. 3. Tergantung pada besar kecilnya dana yang tertanam dalam investasi tersebut.. sosial dan budaya. Namun dari beberapa liter atur terdapat beberapa kesamaan. dan ekonomi. (Moch. Perbedaan pengelompokan aspek-aspek yang harus dikaji disebabkan oleh apakah sebuah proyek/ usaha dinilai layak/ tidak layaknya dengan analisis ekonomi atau analisis finansial. maka terkadang juga ditambah studi tentang dampak sosial. Manajerial.Aspek-aspek Studi Kelayakan 8 11 2011 3 Votes Sampai awal Tahun 2006 masih belum ada kesepakatan tentang aspek apa saja yang harus dikaji dalam sebuah studi kelayakan proyek. 2000). M. pada dasarnya memiliki kesamaan tujuan yaitu memberikan penilaian kelayakan/ ketidaklayakan dari sebuah proyek/ usaha dari berbagai aspek. Aspek Pasar dan Pemasaran. institusional-organisasional-manajerial. Ichsan. dkk. (Suad Husnan dan Suwarsono. Karena itu perbedaan tersebut bukan suatu hal yang perlu diperdebatkan. 2. sosial. tetapi cara pengelompokkan yang lain akan sangat berguna juga untuk didiskusikan (Ripman. Umumnya penelitian akan mengkaji aspek pasar dan pemasaran. Pengelompokkan aspek-aspek yang perlu dipertimbangkan dalam studi kelayakan sebuah proyek dari ketiga literatur tersebut. keuangan.

Aspek pasar dan pemasaran dari sudut pandang output setidaknya mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan di bawah ini : 1. atau diperlukan suatu proyek pemasaran yang terpisah dari proyek pengolahan atau distribusi (Austin. Keenam aspek tersebut dalam buku ini akan dibahas secara terperinci dalam bab-bab selanjutnya. Apakah produk yang dihasilkan proyek dimaksudkan untuk konsumsi domestik atau ekspor ? . 1981). 8. Berdasarkan uraian tersebut. 6. maka dalam aspek pasar dan pemasaran terdapat dua sudut pandang yaitu sudut pandang output dan sudut pandang input. Jika harga menunjukkan indikasi akan terpengaruh. Apakah pasar cukup luas untuk dapat menampung produksi baru tanpa mempengaruhi harga ? 3. analisis pasar untuk hasil proyek adalah sangat penting untuk meyakinkan bahwa terdapat suatu permintaan efektif pada tingkat harga yang menguntungkan. Dari sudut pandang output. 4. 5. Keenam aspek tersebut adalah :       Aspek Pasar dan Pemasaran Aspek Zooteknis dan Produksi Aspek Ekonomi dan Keuangan Aspek Institusional-organisasional-manajerial Aspek Lingkungan Aspek Legalitas Aspek Pasar dan Pemasaran Aspek pasar dan pemasaran atau oleh Gitinger diistilahkan sebagai aspek komersil merupakan rencana pemasaran output yang dihasilkan oleh proyek dan rencana penyediaan input yang dibutuhkan untuk kelangsungan dan pelaksanaan proyek. Sebuah usaha peternakan setidaknya harus mempertimbangkan enam aspek untuk setiap tahap (stage) dalam perencanaan proyek dan siklus pelaksanaannya. Kemana produk akan dijual ? 2.mengadopsi beberapa aspek dari literatur tersebut beserta pengertian dan penjelasannya. Mungkin harus dimasukkan juga persyaratan untuk pengolahan dalam proyek. lalu berapa besarnya? Apakah proyek masih dapat terus berjalan pada tingkat harga yang baru? Berapa besar porsi (share) keseluruhan pasar yang akan dikuasai proyek? Apakah tersedia fasilitas-fasilitas yang cocok untuk menangani produk baru tersebut ? 7.

Perkiraan pangsa pasar (mempertimbangkan tingkat permintaan. memisahkan dan membuat deskripsi pasar. Analisis pasar kualitatif: mengidentifikasi. harga. Analisis pasar meliputi: 1. Analisis penawaran dulu dan sekarang (impor.wordpress. Tujuan analisis pasar: mengetahui seberapa luas pasar product yang bersangkutan. nilai konsumsi product ybs dan identifikasi konsumen) 3. Deskripsi pasar (luas pasar. Perkiraan permintaan yang akan datang dari product ybs. Menentukan tujuan studi : adalah mengukur dan memperkirakan permintaan untuk menilai ketepatan waktu dan harga dari proyek dalam memproduksi product. posisi perusahaan dalam persaingan dan program pemasaran perusahaan) 1. produk lokal). dan persyaratan khusus yang bagaimana yang diperlukan dalam proyek untuk membiaya pemasaran? http://adifirman. Analisis pasar kuantitatif: menghitung besarnya perkiraan penjualan 1 tahun mendatang. Apakah proyek menghasilkan kualifikasi atau kualitas yang diminta oleh pasar? 10. 5.9. saluran distribusi dan praktek perdagangan setempat) 2. kualitas dan strategi pemasaran pesaing 4. penawaran. Rencana finansial apa yang diperlukan untuk memasarkan output.com/tag/aspek-pasar-dan-pemasaran/ Pengertian pasar (market demand) suatu produk menurut Kotler: jumlah keseluruhan yang akan dibeli oleh sekelompok konsumen tertentu dalam suatu daerah tertentu dalam waktu tertentu dalam lingkungan pemasaran tertentu dan dalam suatu program pemasaran tertentu. bagaimana pertumbuhan permintaannya dan berapa besar yang dapat dipenuhi oleh konsumen perusahaan. Analisis permintaan dulu dan sekarang (jumlah. info persaingan. Tujuan khusus : o o mengetahui tempat dan luas daerah pemasaran mengetahui kapasitas produksi yang direncanakan .

perantara dan pemerintah. Karakteristik permintaan saat ini (meliputi luas pasar. Studi pasar formal (meliputi deskripsi metode dan tugas yang akan dilakukan untuk mendapatkan informasi yang dimaksudkan. saluran pemasaran dan karakteristik lainnya).o o o o o mengetahui modal yang ditawarkan dan jenis industri mengetahui tingkat harapan jumlah penjualan mengetahui tingkat harga mengetahui saluran distribusi mengetahui pembeli/konsumen produk yang direncanakan. Klasifikasi pasar ditinjau dari sifat produk: durable dan nondurable. Pasar meliputi seluruh individu dan organisasi yangs evcara riil atau potensial merupakan konsumen suatu produk. waktu yang dibutuhkan dan biaya yang dibutuhkan untuk melaksanakan studi/penelitian). 2. pangsa pasar. (meliputi konsumen. Studi pasar informal (wawancara dengan pihak-pihak yang berhubungan langsung dengan produk yang ada di pasar) 3. Tujuannya :. meliputi rencana penelitian yang menyeluruh meliputi skedul kerja. produk baru atau produk yang sudah ada . o o o o o o o mendefinisikan daerah pasar produk mendapatkan data sekunder membuat rencana survey tes lapangan dari daftar pertanyaan yang telah dibuat mengadakan survey pasar memproses data laporan akhir 4. industri. pola pertumbuhan pasar.

Menggunakan data ekspor impor produk PE = P+ (I-E) + D C PE = permintaan efektif P = produksi dalam negeri masa ybs I/E = Impor/ekspor DC = perubahan cadangan produk (selisih persediaan awal dan akhir) 2. tingkat bunga. Menggunakan data produk pengganti . Analisis Ekonomi makro/global : kependudukan. Cara mengukur dan meramalkan permintaan : 1. Data permintaan barang sejenis di luar negeri 3.Pengukuran pasar merupakan usaha memperkirakan permintaan produk secara kuantitatif meliputi : 1. pengangguran. Pangsa pasar dan pola pertumbuhan. inflasi. Analisis industri (permintaan seluruh perusahaan yang menghasilkan produk sejenis dengan produk proyek). - Perkiraan permintaan yang akan datang (teknik peramalan kualitatif dan kuantitatif) Merencanakan strategi pemasaran (4P) Menilai kelayakan pasar (ada tidaknya permintaan produk). kelompok konsumen dalam periode tertentu merupakan usaha mendefinisikan pasar dan luasnya (segmentasi pasar) sehingga bauran pemasaran berbeda 2. ekspor. belanja pemerintah. kebijakan pemerintah. Prosedur pengukuran dan peramalan A. Mencakup kebutuhan dan permintaan industri yang riil yang dipenuhi dan prospeknya di masa yang akan datang. Permintaan pasar mencakup daerah geografis. investasi bisnis. Harus memperhatikan kondisi persaingan. B. harga yang terjadi dan pola pertumbuhan pasar. pengeluaran dan tabungan masyarakat.

Metode runtut waktu Teknik Peramalan Analisis Kuantitatif dan Kualitatif Analisis Kualitatif terdiri dari Judgement forecast dan Survey  Survey pembeli (survey of Buyers intentions): Kecenderungan pembeli menghadapi keadaan tertentu Untuk barang konsumen akhir:   Skala kemungkinan pembeli (purchase probability scale) Kondisi keuangan dan perekonomian calon pembeli . Metode tes pasar: meramalkan dan mendapatkan reaksi pembeli atas produk 2.4. Contoh: permintaan untuk makanan ringan rendah kalori = Jumlah penduduk X pendapatan perkapita X Rata-rata % pendapatan yang dibelanjakan X rata-rata % pengeluaran dibelanjakan untuk makanan ringan X % pengeluaran makanan ringan yang dibelanjakan untuk makanan ringan rendah kalori. Meramal Permintaan Teknik peramalan didasarkan pada segala sesuatu yang masyarakat lakukan 1. Menggunakan data kapasitas produk lanjutan A. Mengukur Permintaan sekarang  Pasar potensial yaitu jumlah penjualan maksimal (unit/rp) yang bisa dicapai oleh seluruh perusahaan dalam industri yang bersangkutan selama suatu waktu dan tingkat usaha pemasaran dan keadaan lingkungan tertentu. meliputi analisis penjualan masa lalu dengan melihat posisi perusahaan dalam persaingan B. Pengawasan peramalan. Metode analisis catatan perilaku pembelian 3.  Pangsa Pasar yaitu bagian nyata penjualan perusahaan dalam industri yang bersangkutan di dalam pasar. Metode: Rasio Rantai (Chain Ratio Method): mengalikan angka dasar dengan beberapa prosentase penyesuaian. Analisis pengukuran dan peramalan proyek.

kecocokan.  Tes pasar produk industri dilakukan di lab untuk mengukur penampilan.   product use test (memilih konsumen potensial untuk mencoba produk ybs. desain dan biaya operasi. mempelajari reaksi konsumen dan dealer dalam menangani. wawancara terhadap konsumen tentang kesadaran terhadap produk. memberi uang kepada konsumen untuk belanja di toko yang ada produk produsen) Controlled test Marketing (minimarket testing). Tingkat ketidaksenangan dan kesenangan terhadap produk Untuk barang industri : fokus pada peralatan dan bahan baku dan kepabrikan lainnya  Peramalan berdasarkan pendapat tenaga pemasaran (composite of sales force opinion) Pendapat para ahli (expert opinion) Tes pasar (market test). kegunaan.) pameran dagang Analisis Kuantitatif/statistik Analisis Kuantitatif : data masa lalu diasumsikan berulang kembali di masa yang akan datang meliputi : . menggunakan dan membeli kembali produk secara nyata dan melihat luas permintaan   Tes pasar produk konsumen     percobaan percobaan 1 adopsi frekuensi pembelian Metodenya :  sales wave research selama beberapa kali) (konsumen diberi produk percobaan cuma-cuma  simulated store technique.

menggunakan empat komponen. variasi musim dan variasi tidak beraturan 2. Variasi musim.a.30. Variasi siklis/gerakan perubahan penjualan dipengaruhi oleh kegiatan ekonomi yang secara luas bersifat periodik 4. Menghitung bulan Desember dengan mengalikan hasil 3) dengan 1.000 Tahun berikutnya diramalkan naik 5% Inflasi tahun 2002 diperkirakan 10% Index bulan Desember 1. dirumuskan: Qt-1 = a St + (1-a)Qt atau Ft = Ft-1 + a(At-1 . 3.Ft-1) . hitung penjualan bulan Desember 2001 Jawab 1. Komponen tidak beraturan.30 Teknik exponential smoothing. Hasil 1) dikurangi 10% x hasil 1) atau hasil 1) dikalikan 90% = ? 3. trend: kecenderungan prestasi masa lalu naik/turun yang menunjukkan aktifitas ekonomi dalam dinamika perekonomian dan merupakan keadaan jangka panjang dalam ukuran waktu menurut fenomena ekonomi. Penjualan tahun berikutnya = 12. trend. peramalan sederhana b. Analisis runtut waktu (time series analysis).000 X 5% = ? 2. Contoh: diketahui :     Perusahaan asuransi tahun 2001 menjual polis 12. Statistik. lalu komponen tersebut digabungkan kembali untuk menghasilkan peramalan penjualan. pola perubahan tertentu yang bersifat periodik dalam satu tahun 5. diantaranya: runtut waktu dan regresi-korelasi. 1. menggunakan data historis. Menghitung bulanan hasil 2) dibagi 12 = ? 4. kerusuhan dsb) Analisis runtut waktu terdiri dari dekomposisi rencana penjualan murni ke dalam empat komponen tersebut. unpredicable (bencana. variasi siklis.

X2. Xn) Y= a+ b1X1+b2X2 +�BkXk A = konstanta b1 = konstanta yang mengukur besarnya perubahan Y akibat terjadinya perubahan nilai 1 unit X1. 1. penduduk dan promosi.Contoh : pada bulan Januari 2001. X2.�. Analisis Pesaing 1. Permintaan bulan aktual bulan Februari 2001 adalah 153. memiliki satu variabel bebas Y = a+bX 2. Misalnya faktor-faktor yang mempengaruhi penjualan: harga. Strategi pesaing . pendapatan. analisis regresi korelasi sederhana. asumsi variabel lain tetap. Analisis Regresi linier berganda.Xn) 1. manajer memperkirakan perminatan bulan Februari 2001 adalah 142. Y = f(X1. variabel bebas lebih dari 1. Variabel tak bebas (Y) merupakan fungsi dari variabel bebas (X1.�. Identitas Pesaing o Perusahaan lain memasarkan produk yang sama untuk konsumen dan harga yang sama Perusahaan lain memasarkan pada kelompok produk yang sama Persaingan sesama perusahaan yang menawarkan servis yang sama Persaingan sesama perusahaan yang memproduksi produk konsumen o o o Persaingan atas dasar konsep industri (sebuah kelompok perusahaan yang menawarkan suatu produk atau kelompok produk yang bisa saling menggantikan satu sama lain) ditekankan pada aspek elastisitas permintaan Persaingan atas dasar konsep pasar. Analisis Regresi-korelasi : suatu perhitungan statistik yang dibuat untuk menemukan faktor-faktor penting yang mempengaruhi suatu yang diramal dan besarnya pengaruh tersebut. Hitung perkiraan permintaan bulan Maret 2001 ? 1. menekankan pada kesamaan konsumen.

Marketing Mix Produk Price/harga Place/saluran distribusi Promosi Program Pemasaran Kualitas produk. dipasarkan melalui cara-cara yang sama dan memiliki harga yang kurang lebih sama. merek. Empat dimensi menyusun strategi produk . Produk yang baik adalah bila diikuti pelayanan yang menyertai produk tersebut (jaminan. pelayanan. Kebijakan Produk Bauran produk adalah kesatuan kelompok produk dan jenisnya yang ditawarkan penjual kepada pembeli Kelompok produk (product line) adalah sekelompok produk yang sama atau hampir sama karena dijual pada kelompok konsumen yang sama. cara pembayaran. perawatan dan pengangkutan gratis). label Potongan. merupakan pelayanan yang penting bagi pembeli 2. pembungkusan. pemasangan. kredit Mengidentifikasi dan memilih dan menghubungkan berbagai perantara dan fasilitator pemasaran Advertising. personal publising (PR) selling. Pola reaksi pesaing Teknik dan Usaha Memasarkan Barang/Jasa dari Proyek Marketiing Mix (bauran pemasaran) : kesatuan usaha memasarkan produk yang perusahaan gunakan untuk mencapai tujuan pemasaran di dalam mencapai target pasar.2. Kekuatan dan kelemahan pesaing 4. Produk yang ditawarkan kepada konsumen dapat dilihat dalam tiga tahap : 1. pemberian merek. berdasarkan kualitas. penampilan dan pembungkusan 3. Tujuan pesaing 3. sales promotion. Produk yang berujud. Inti produk.

dan menjual kembali. Kebijakan saluran distribusi Merchant middleman (penjual perantara): perantara yang membeli produk produsen. pesaing. Dilihat dari konsistensi. Memilih harga akhir dengan memasukkan unsur psikologi dalam penentuan harga. jumlah variasi setiap produk yang ditawarkan 4. Dilihat dari lebarnya. Dilihat dari kedalaman.1. koordinasi dengan elemen bauran pemasaran lainnya. penentuan harga target kembali. Agent Middleman (perantara agen) : melakukan pencarian konsumen. 5. Memperkirakan perbedaan biaya setiap tingkat keluaran (output) 4. going rate pricing (penentuan harga berdasarkan harga pesaing). 3. tidak mengadakan tawar menawar maupun membeli produk yang diperjualbelikan. Penemuan skedul permintaan yang menunjukkan jumlah yang bisa dibeli setiap periode pada setiap pilihan harga. seberapa jauh hubungan berbagai kelompok produk terhadap pemakai akhir. kebutuhan produksi dan saluran distribusi. Penentuan tujuan perusahaan 2. perceived value pricing yaitu atas dasar persepsi pembeli terhadap produk dan sealed pricing bid pricing yaitu penentuan harga untuk keperluan lelang sehingga perusahaan cenderung menentukan harga yang lebih rendah dibandingkan dengan pesaing dengan maksud memenangkan tender 6. memiliki. misalnya metode markup. Fasilitator: memfasilitasi perdagangan namun tidak memiliki. berapa banyak kelompok produk yang akan diproduksi 2. Memilih metode penentuan harga. Penelitian harga pesaing sebagai dasar penentuan harga. Kebijakan Harga Enam tahap penentuan harga pertama kali : 1. Hal-hal yang dilakukan dalam perencanaan saluran distribusi : . pemasok dan pemerintah. Dilihat dari panjangnya. jumlah jenis dalam bauran produk 3. mencocokkan dengan kebijakan penentuan harga perusahaan dan dapat diterima oleh para distributor. tenaga pemasaran. mengadakan tawar menawar atas nama produsen tetapi tidak memiliki produk yang diperjualbelikan.

Mendefinisikan tujuan mengadakan komunikasi 3. menentukan anggaran promosi atas dasar biaya promosi pesaing the objective and task method. Memilih sistem saluran distribusi adalah menentukan tujuan dan batasan saluran distribusi. 3. yaitu jumlah unit produk yang diterima konsumen setiap pengiriman (lot size) 2. Mengidentifikasi pilihan saluran distribusi yang penting yang meliputi jenis dan jumlah penyaluran. Mengalokasikan anggaran kepada tiap-tiap alat promosi (bauran promosi). Kebijakan Promosi Prinsip utama promosi adalah mengadakan komunikasi kepada audience. Memilih saluran komunikasi 5. Menentukan hak dan tanggung jawab penyalur. 2.1. o o o 6. Merencanakan pesan yang ingin disampaikan (isi. Identifikasi target audience yang ingin dicapai dan sifat-sfatnya termasuk image yang ingin diciptakan terhadap produk. perencana promosi mendefinisikan tujuan tertentu dan menentukan tugas-tugas yang harus dijalankan sebelum menentukan anggaran promosi. struktur. untuk menentukan anggaran promosi dengan cara menentukan prosentase tertentu atas penjualan competitive parity method. Menentukan pelayanan yang diharapkan dari para anggota saluran distribusi. intensif atau distribusi selektif. Faktorfakotr yang mempengaruhi bauran promosi adalah o jenis pasar produk . format dan sumber) 4. Tahap merencanakan dan membuat program promosi : 1. 4. Memperkirakan anggaran promosi o the affordable method : cara menentukan anggaran promosi atas dasar kemampuan perusahaan menurut pendapat para perencana promosi the percentage of sales method.

Karena pemasaran merupakan ujung tombak.o o o strategi mendorong dan menarik kesiapan pembeli daur usia produk 7. kerugian tatkala sudah dikeluarkan. Didalam konsep akuntansi laba akan diakui manakala transaksi penjualan telah dilakukan. Bagi pemilik atau manajemen organisasi proyek adalah bahwa pada perusahaan. aktivitas regulernya sedang dipelajari atau dianalisis. para manajemen atau para pemilik organisasi proyek harus mempertimbangkan betul berbagai aspek proyek guna dipersiapkan manakala nantinya proyek diterima dan aktivitas reguler harus dikerjakan.ut. pemasaran merupakan pos terdepan bagi setiap perusahaa Tanpa adanya aktivitas pemasaaan maka tidak akan tercipta sumber penghasilan. Semua komunikasi harus dikelola dan dikoordinasikan secara konsisten.transaksi jual dan beli. Jika sumber penghasilan tidak tercipta sedang biaya dan beban sudah terjadi maka perusahaan berarti menderita kerugian. Pemasaran seringkali disebut sebagai ujung tombak perusahaan. Sedangkan beban sudah dapat diakui sebagai . Oleh karena itu. PEMASARAN didefinisikan sebagai suatu proses terjadi. http://www. aktivitas sudah berjalan. Mengikuti perkembangan pasar 8.htm ASPEK PASAR DAN PEMASARAN ASPEK PEMASARAN PASAR didefinisikan sebagai tempat bertemunya penjual pembeli atau tempat terjadinya transaksi jual dan beli Sedang. dibawah ini akan dijelaskan secara ringkas aspek FUNGSI PEMASARAN . tepat waktu dan efektifitas biaya. Ujung tombak pada sebuah tombak menempati posisi terdepan dan analoginya pada perusahaan.MEMBELI . Sedangkan pada organisasi proyek .ac.id/html/suplemen/ekma4311/topik5. perusahaan dan memegang peran yang sangat menentukan maka pemasaran dianggap mempunyai dimensi pertama (dimensi utama). FUNGSI PEMASARAN Para manajemen perusahaan atau para manajemen atau pemilik organisasi proyek harus memperhatikan berbagai FUNGSI PEMASARAN. Jika kita menggunakan kata pemasaran berarti kata tesebut sudah mengandung kata pasar. Para pemilik proyek bisnis harus memperhatikan berbagai aspek yang terkait dengan pemasaran. Dari definisi singkat ini dapat disimpulkan bahwa pasar bersifat STATIS Sedangkan pemasaran bersifat DINAMIS.

PROMOSI .MENANGGUNG RESIKO . Oleh karena itu berbagai aspek yang berhubungan dengan pemasaran harus dianalisis. Meskipun .PENYIMPANAN .TRONSPORTASI . Kemudian konsep BAURAN PEMASARAN ini dikembangkan lebih lanjut oleh James Culliton.HARGA . dipersiapkan sedini mungkin. Biasanya proyek yang akan didirikan oleh pemillk. Variabel yang menjadi unsur BAURAN PEMASARAN setiap saat akan selalu mengalami perubahan dan setiap perubahan harus dipelajari dan dianalisis.STANDARNISASI . BAURAN PEMASARAN harus diperhatikan agar nantinya manakala melangkah atau sampai pada operasionalisasi pemasaran produk tidak akan mendapat hambatan yang cukup berarti yang nantinya akan merugikan perusahaan.MENJUAL . tempat dan promosi akan tetapi konsep BAURAN PEMASARAN !ni tidak mutlak harus 4 (empat) unsur sebab konsep BAURAN PEMASARAN dapat dikembangkan lag! kepada unsur yang lebih banyak. dimana aktivitas regulernya belum berjalan maka kebijakan tentang pemasaran harus diperhatikan. Didalam organisasi proyek.INFORMASI PASAR BAURAN PEMASARAN Konsep BAURAN PEMASARAN dikembangkan oleh Neil Borden.HUBUNGAN (RELASI) . pemillknya atau yang terilbat dengan proyek telah merapunyai pengalaman yang matang. Konsep BAURAN PEMASARAN merupakan konsep yang harus dipakai oleh perusahaan didalam memasarkan barangnya agar memperoleh keuntungan yang maksimal. .PEMBEBANAN .PRODUK . Setelah itu berkembang menjadi 5 (lima) unsur yang kernudian disusuI lagi menjadi 6 (enam) unsur. Konsep BAURAN PEMASARAN awalnya terdiri dari 12 (dua belas) unsur yang kemudian dikondensasikan menjadi 4 (empat) unsur. Meskipun konsep BAURAN PEMASARAN yang umum diketahui adalah 4 (empat) unsur yang meliputi produk.HARGA . harga.TEMPAT ..KEKUASAAN (POWER) ANALISIS PEMASARAN Didalam organisasi proyek.TINGKATAN PRODUK . Setiap variabel merupakan fokus sentral pemerhatian perusahaan didalam mendekati konsumen agar konsumen bersedia membeli produk perusahaan.

keras kepala. Kepribadian disini seperti gaya hidup seorang pemimpin atau pengikut. (3) aspek segmentasi pasar dan (4) aspek potensi pasar. SEGMEN GEOGRAFIS. SEGMEN DEMOGRAFIS. Bidang perencanaan yang relevan dengan pemasaran adalah iklan. Lokasi konsumen meliputi lokasi geografis. pendapatan ekonomi dan lain sebagainya. pendapatan konsumen clan karakteristik pengeluaran uang konsumen. Adapun tujuan analisis pemasaran adalah mengenai kebutuhan dan keinginan konsumen. Analisis pemasaran harus menekankan kepada berbagau aktivitas yang diarahkan kepada studi yang sistematis terhadap sifat (1) kebutuhan dan keinginan konsumen. lokasi kota clan desa dan lain sebagainya. Analisis pemasaran membantu memperkecil derajat ketidak pastian yang akan dihadapi oleh perusahaan dalam menguasai pemasaran. kemampuan daya beli konsumen. Suatu segmen yang didasarkan atas lokasi konsumen atau daerah penjualan. (2) aspek kesempatan pasar. Analisis pemasaran mengestimasikan potensi pasar dengan cara memaksimalkan potensi permintaan berdasarkan jumlah konsumen sasaran. kaku dan lain sebagainya. keinginan dan spesifikasi konsumen. Analisis pemasaran merupakan alat yang memberikan kemampuan bagi manajemen untuk mengembangkan dan memilih strategi yang tepat untuk menyaring produk. ukuran keluarga. 2. keinginan dan kemampuan konsumen. memelihara produk dan manakala diperlukan melenyapkan atau menarik produk dari pasar. gaya pola / gaya hidup. seorang Yang bersikap sangat radikal. (2) karakteristik produk (untuk melihat sejauh mana suatu produk telah sesuai dengan kebutuhan. SEGMEN BENEFIT. Bidang perencanaan yang relevan dengan pemasaran adalah memilih media periklanan dan iokasi toko eceran. jenis kelamin. Analisis pemasaran sangat terkait sekali dengan aktivitas kehidupan konsumen yang begitu banyak clan luas. MACAM-MACAM SEGMENTASI Segmentasi pasar dapat dibedakan atau dikelompokkan kedalam : 1. pengembangan produk clan rancang produk. Suatu segmen atas dasar karakteristik kependudukan seperti umur. SEGMEN PSIKOGRAFIS. Oleh karena itu. 4. Bidang perencanaan yang relevan dengan Pemasaran . menempatkan produk pada posisi pemasaran yang tepat. (3) struktur pasar persaingan (4) karakteristik konsumen dan 5) laju perubahan yang melekat pada perubahan produk dan perubahan kebutuhan. lokasi daerah pemasaran. menguji bagaimana produk dapat alokasikan atau dirancang atau apakah produk baru perlu dipasarkan dan juga perfu adanya usaha terus berlanjut untuk memperkenalkan dampak negatif perusehaan setelah menemukan karakteristik produk dan karakteristik konsumen. 3. Suatu segmen yang didasarkan atas berbagai manfaat Yang akan diperoleh oleh para konsumen didalam mengkonsumsi produk jarang dibeli. analisis pemasaran akan ditujukan kepada berbagai aspek seperti (1) aspek kecenderungan pasar. Bidang perencanaan yang relevan dengan pemasaran adalah distribusi pisik. Variabel utama segmen ini adalah derajat kesukaan konsumen atas produk yang dipasarkan. Suatu segmen yang didasarkan atas gaya hidup kepribadian. seorang yang mempunyai sikap introvert atau ekstrovert.demiklan anallsis pemasaran sangat diperlukan sehingga kebijakan pemasaran yang akarn diputuMn nantinya dapat diterapkan didalam aktivitas reguler perusahaan.

promosi. SEGMEN RUANG PRODUK.ografts. Variabel utamanya adalah harga. 5. Pembagian pasar kedalam keiompok yang terpengaruh oleh bauran pemasaran seperti harga. pengembangan produk clan menempatkan produk pada posisi tertentu di suatu tingkatan pemasaran.com/2012/10/aspek-pemasaran-pasar-didefinisikan.Geografis . pengepakan.blogspot.Tren perkembangan permintaan produk Dalam pemasaran dikenal segmenting.Pasar dan jenis (pasar konsumen. industri.html Aspek Pasar dan Pemasaran Dalam aspek ini beberapa hal yang diperhatikan adalah: . Variabei utamanya adaiah kesamaan kesukaan dan persepsi atas suatu produk.Sosiologis . tempat dan juga iklan. substantiability dan dibagi berdasarkan: .adalah Man. dan tempat.Analisis penawaran dan permintaan produk . reseller) . targeting dan positioning: Segmentasi Penerapan segmentasi mempunyai syarat measurability. accessability. Bidang perecanaan yang relevan dengan pemasaran adalah iklan. Bidang perencanaan yang relevan dengan pemasaran adalah strategi promosi dan alokasi sumber ekonomi untuk setiap variabel bauran pemasaran. SEGMEN FAKTOR PASAR. 6. Konsumen yang mempunyai kesukaan yang sama atau persepsi yang sama atas suatu produk dijadikan satu kelompok kemudian diikat atau digabung menurut den. promosi. kuaiitas. Membagi pasar kedalam segmen menurut kesamaan atribut clan karakteristik produk yang dirasakan oleh konsumen.Demografis . pengembangan produk dan menempatkan produk pada posisi tertentu tingkatan pemasaran. http://webmantab.

diferensiasi personil.kjpptrisanti.undiffirentiated marketing (produk tunggal) . dan sasaran dan sumber daya yang dimiliki Alternarif pasar sasaran: .concentrated marketing (pembeli tertentu) Positioning Melakukan identifikasi keunggulan kompetitif yaitu diferensiasi produk.com/index.Psikografis Targeting Ukuran dan pertumbuhan segmen.php?option=com_content&view=article&id=60%3Astudikelayakan&catid=31%3Aumum-jasa-dan-pelayanan&limitstart=5 Analisis posisi PT Widya Garmen(WG) .defferentiated marketing (produk berbeda untuk pasar berbeda) .. diferensiasi citra. http://www. kemenarikan struktur segmen (profitable). diferensiasi jasa.

Artinya persaingan antar kompetitor tidak terlalu ketat. Dari parameter kebutuhan modal. 2. artinya pabrik kaos kaki tidaklah cukup menarik jika jumlah produksi kaos kaki yang dihasilkan tidak dalam jumlah besar. serta untuk parameter manajemen modal kerja dan manajemen pajak hanya seimbang. kemampuan untuk akusisi dan divestasi. Sedangkan. produsen kaos kaki sebaiknya mencantumkan variabel kecepatan perputaran persediaan dalam kontrol kinerjanya. Untuk parameter biaya simpan cukup tinggi. dan citra perusahaan. Untuk parameter sistim informasi dan komunikasi. Pada masing-masing aspek terdapat bebarapa parameter. Untuk parameter pertumbuhan industri kaos kaki dapat dikatakan lambat.Dari aspek persaingan antar pesaing: Untuk parameter jumlah persaingan seimbang di Bandung produksi kaos kaki tidak terlalu besar.Ditinjau dari aspek hambatan untuk masuk: Dari parameter skala ekonomi .Struktur organisasi.PT WG dapat bertahan karena produknya mendapat pesanan dari perancis. Dalam aspek ini hanya parameter manajemen pengendalian saja PT WG seimbang dengan PT Saphira. Artinya. Untuk mendirikan pabrik kaos kaki diperlukan skala ekonmomis produksi yang besar( 4 dari skala 5).1.Dari aspek keuangan PT WG lemah ditinjau dari kemampuan modal.Kemampuan kepemimpinan. Parameter-parameter ini dalam rancangan Sistim Manajemen Kinerja harus dicermati untuk dipertimbangkan apakah akan menjadi variabel kunci untuk dikelola atau tidak. dan Belanda dalam jumlah yang besar setiap tahunnya. 2. Budaya perusahaan. Analisis tujuh aspekCSF (Critical Success Faktor) 1. pabrik membutuhkan modal yang tinggi (4 dari skala 5 ) Karena harus memiliki mesin-mesin pintal yang dapat menjaga kualitas dan kuantitas produksinya. . Karena makin lama kaos kaki disimpan akan menimbulkan biaya yang mahal. tergantung kondisi dari masing –masing perusahaan dan lingkungan industri yang ada.Ditinjau dari aspek infrastruktur perencanaan: Untuk parameter sistem perencanaan PT WG lebih lemah dibanding dengan PT Saphira.

Operasi.Dari aspek sumber daya manusia: PT WG seimbang dengan PT Saphira ditinjau dari parameter seleksi. Sebut saja efisiensi logistik. dan hubungan perburuhan serta lemah dari sisi organisasi sumber daya manusia.ac. Pendahuluan Banyak perusahaan-perusahaan nasional yang keder menghadapi saingansaingannya dari perusahaan multinasional. Analisa dapat dilakukan untuk aspek-aspek Teknologi. tetapi ketakutan tersebut tidak perlu berlebihan juga. raksasa-raksasa multinasional tersebut memiliki hampir semua sumber daya yang didambakan perusahaan lokal. Analisis persaingan tidak harus selalu diperbandingkan antara perusahaan sejenis. Namun sering mereka tidak mampu menggunakan keunggulan mereka secara maksimal di lingkungan negara-negara berkembang. Ketakutan tersebut memang perlu untuk menjaga kewaspadaan.amikom.penempatan. . Memang benar. tetapi dapat juga diperbandingkan dengan perusahaan yang berbeda jenis.blog. Di negara-negara berkembang seperti Indonesia yang lalu lintasnya masih tidak karuan dengan infrastruktur yang sering di bawah standar. reputasi bagus yang sulit untuk ditaklukkan. dan SDM dan sistem perusahaan berkelas dunia. Dari hasil analisis : Persaingan akan dapat diketahui posisi perusahaan relatif terhadap kompetitor langsung. Perusahaan-perusahaan multinasional sering datang dengan strategi yang sudah terasah belasan atau puluhan tahun. sistem perhargaan. Ketakutan tersebut memang berdasar. promosi.id/2012/07/26/contoh-kasus-analisis-posisi/ Contoh Kasus Manajemen Pemasaran Analisis Produk Sepatu dan Tas ELIZABETH 1.Pemasaran dan penjualan.3. http://pariyati.

Hal ini juga diterapkan oleh perusahaan Sepatu dan Tas yang Nama perusahaannya bernama Elizabeth yang diambil dari nama istri si pemilik perusahaan. Lalu. Paten dan Merk. Selain mendesain sendiri. Pada 1 Januari 1968 nama itu didaftarkan sebagai merek dagang pada Direktorat Jenderal Hak Cipta. dan di cabang ketiga dilantai lima di Jalan Ibu Inggit Garnasih perusahaan ini bergerak di bidang Produk sepatu dan Tas 2. Analisis Produk A. Departemen Hukum dan HAM. Elizabeth. Pasar Indonesia yang heterogen juga menyulitkan metode riset pasar yang terasah untuk negara-negara maju. Kiat Elizabeth mempertahankan kualiatas cukup unik. B. merek pun ditempelkan. untuk produksi tas tersebut. ia juga bertindak sebagai tester. Public Relations Elizabeth. Perusahaan ini terletak di daerah bandung tepatnya di Jalan Otto Iskandardinata. antara Rp 20. Kelebihan pemain lokal dan kekurangan perusahaan multinasional tersebut seharusnya dipergunakan secara maksimal oleh perusahaan-perusahaan dalam negeri.000 hingga Rp 200. Bandung. kualitas dan jenis bahan serta mutu jahitannya juga terpelihara. Kualitas dan Analisis Produk Selain karena desainnya kreatif. para pemain lokal sering sudah mendapatkan pengetahuan tersebut secara tacit.sistem informasi logistik yang mampu memprediksi tibanya kiriman dalam hitungan menit tidak bisa diterapkan di sini. seperti ditirukan Dinny Nurhayati. tas harga made in Elizabeth terbilang terjangkau. memakai nama istrinya sendiri. dicabang yang kedua di Jalan Cihampelas. Handoko bernama asli Lie Koen Poe. Lagi pula. Banyaknya jumlah penduduk miskin dan berpendidikan rendah membuat pesan pemasaran harus diadaptasi sesuai tingkat pendidikan mereka. Ini belum termasuk kondisi daerah pedalaman dan kepulauan Indonesia. Dalam konteks ini.000. Mengikuti selera kaum hawa yang doyan mengikuti .Label Produk Begitu produksinya jadi pilihan pasar. sementara para pemain multinasional memerlukan waktu untuk merubah strategi dan paradigma mereka.

Kuwait. Bandung.maka sebelum diluncurkan ke pasar Elizabeth terlebih dahulu memakai sendiri. dengan ratusan karyawan. ia memilih sendiri bahan yang enak dan nyaman dipakai. Promosi Promosi yang digunakan untuk memasarkan produk ini salah satunya dengan promosi lewat jalur Internet dengan target pasar sampai keluar negeri baik yang memasangkan sebagian harga barang yang dijual beserta foto-foto contoh dari produk yang akan di pasarkan dengan kualitas expor. Elizabeth agaknya sukses dengan prinsip itu. promosi yang digunakan lagi adalah dengan memasang iklan-iklan ke media lokal karena biaya promosi lebih murah E. Karena tiap produksinya dipersepsikan untuk dipakai sendiri. Prospek Prospek perusahaan Elizabeth ini memiliki prospek lebih besar lagi kalau perekonomian yang ada di indonesia lebih baik dari sekarang yang agak sulit untuk menexpor barang keluar negeri namun pasar dalam negeri lebih terbuka lebar untuk produk-produk dari perusahaan Elizaberth karena tas dan sepatu produksi Elizabeth . Baik produksi dalam negeri maupun tas-tas produk impor yang kini membanjiri pasar. sehingga semia kalangan dapat menjangkaunya baik dari kalangan kecil menengah bisa menikmati produk dari perusahaan ini D. C. Jerman. antara Rp 20. Jepang. Maka.perkembangan.000 hingga Rp 200. F. Malaysia. tas harga made in Elizabeth terbilang terjangkau. kualitas dan jenis bahan serta mutu jahitannya juga terpelihara.000. Ia pun mampu berkembang di tengah persaingan pasar tas yang makin ramai. Afrika Selatan. sekitar 5. Arab Saudi. selain membuka 20 gerai di tujuh provinsi di Tanah Air. dan Amerika Serikat.000 desain Elizabbeth kemudian merambah ke pasar Hong Kong. Lagi pula. akhirnya Elizabeth membangun sebuah pabrik di kawasan Kopo. Distribusi Untuk memenuhi toko dan pesanan. perusahaan ini juga menerima orderan tas dan sepatu yang ingin dibuat atau diambil dari yang sudah ada. Belanda. Kesesuaian Harga Harga Produk tas dan Sepatu dari perusahaan Elizabeth sangat bersaing dengan desainnya kreatif. Singapura.

Sehingga pasar potensial bagi produk yang dihasilkan. Bentuk Pasar . untuk belanja dan kemauan untuk membelanjakan.html Aspek pasar dan pemasaran dalam studi kelayakan bisnis Posted by wahyuindra Rabu. Penutup Menurut saya perusahan ini sangat potensial dalam pasar lokal maupun pasar luar negeri baik dari kalangan atas maupun kalangan bawah yang masih bisa menjangkau harga produk yang di tawarkan oleh perusahaan ini dan perusahan ini masih harus mengembangkan sayapnya dengan mebuka cabang lagi di luar Negeri karena sudah sudah banyak mengexpor keluar negeri yang merupakan potensi pasar yang sangat tinggi untuk di gali dan memperoleh keutungan yang lebih besar dari yang sekarang.blogspot. B.com/2011/12/contoh-kasus-manajemen-pemasaran. http://nyaritugas. 28 November 2012 2 comments BAB II PEMBAHASAN Aspek Pasar Studi Kelayakan Bisnis Sebelum memasuki bisnis hendaknya dilakukan analisis terhadap pasar potensial yang akan dimasuki.digemari ibu-ibu dan remaja putri kalangan menengah atas yang merupakan target pasar yang sangat potensial 3. Pengertian Pasar Pasar menurut para ahli:   Tempat pertemuan antara penjual dan pembeli Saling bertemunya kekuatan permintaan dan penawaran untuk membentuk suatu harga Pasar menurut Stanton  Kumpulan orang-orang yang mempunyai keinginan-keinginan untuk puas. A.

Pasar Persaingan Sempurna Produsen tidak terbatas jumlahnya sehingga aktivitas persaingan tidak tampak. Pasar Konsumen Pasaar barang dan jasa yang dibelui atau disewa perorangan atau keluarga untuk dikonsumsi sendiri. Mirip persaingan sempurna karena ada kebebasan untuk masuk atau keluar pasar dan barang yang dijual tidak homogen. .Bentuk-bentuk Pasar Produsen 1. 4. 2. Pasar Persaingan Monopolistik Merupakan bentuk campuran antara persaingan sempurna dan mopnopoli. Monopoli bisa terjadi karena menguasai barang mentah. karena tidak ada barang subtitusi dan terdapat hambatan untuk masuknya pesaing dari luar. agen dan retail yang menjual kembali untuk mendapat keuntungan. Pasar Dilihat Dari Sisi Konsumen 1. pasar ini mirip dengan monopoli. Pasar Industri Pasar untuk barang dan jasa yang dibeli atau disewa oleh perorangan atau organisasi untuk digunakan pada produksi barang atau jasa lain. sehingga tindakan atau aktivitas pesaing harus dipertimbangkan. baik untuk dijal atau disewakan. penguasaan teknik produksi tertentu. konsumen dapat menjual barang dan membeli beberapa saja tanpa ada batas asal bersedia membeli/menjual pada harga pasar. Pasar Monopoli Bentuk pasar yang dikuasai oleh seorang penjual saja. distributor. Pasar Oligopoli Perluasan dari pasar monopoli (terdapat beberapa produsen).penentuan tingkat harga sangat dipengaruhi oleh pesaing. 3. tindakan yuridis/hak paten atau karena luas pasar yang tidak terlalu besar untuk dilayani. 2. Pasar Penjual Kembali (Reseller) Suatu pasar yang terdiri dari perorangan dan/atau organisasi yang biasa disebut pedagang menengah yang terdiri dari dealer. grosir. 3. Karena barang yang heterogen dimiliki perusahaan-perusahaan yang besar saja.

Strategi pemasaran yang akan di gunakan. Pasar Pemerintah Pasar yang terdiri dari unit-unit pemerintah yang membeli atau menyewa barang atau jasa untuk menjalankan tugas-tugas pemerintah. C. 3. 2. Pertanyaan Mendasar dalam Aspek Pasar dan Pemasaran Aspek pasar merupakan salah satu aspek yang berkenaan mengenai kondisi pasar dari bidang usaha yang di jalankan. Sebagai contoh : Apabila akan membuka usaha rumah makan bakmi jawa. Untuk mengetahui ini maka dapat melakukan pengamatan siapa saja yang bisa atau mungkin dapat membeli produk yang dihasilkan. Untuk mengetahui berapa market potensial yang tersedia maka dapat menggunakan informasi yang telah lalu. dengan alasan tidak semua orang yang lewat atau lingkungan sekitar akan selalu membeli bakmi jawa yang sudah di hasilkan dan merasa cocok dengan cita rasa tersebut. tentunya pasar potensial yang tersedia sangat banyak sekali dari orang yang berusia lanjut sampai dengan orang yang berusia muda. usahakan mempunyai tempat usaha yang terletak di tengah perkampungan dan di pinggir jalan serta memiliki cita rasa tersendiri. dengan kata lain sang pemilik usaha sebelum membuka usahanya harus terlebih dahulu melakukan perbandingan dengan mengumpulkan informasi dari berbagai sumber yang berkaitan dengan usaha yang akan akan di lakoninya. Berapa market potensial yang tersedia. justru sebaliknya. Sebagai contoh : Apabila akan membuka usaha berupa warung Bakmi Jawa. Berapa market share yang tersedia dari seluruh pasar potensial. dan merupakan urutan pertama bila akan menyusun suatu laporan Studi Kelayakan Bisnis. Pertanyaan yang mendasar : 1. dan kalau pesaing ini di biarkan maka jika terdapat kesalahan dalam . Untuk melakukan strategi pemasaran dapat menggunakan strategi Marketing Mix yang di titik beratkan kepada Product Life Cycle atau keberlangsungan hidup produk yang di hasilkan.4. ini ditujukan karena bila sebuah usaha sudah menjadi dominan maka tidak berarti tidak ada pesaing. Oleh karena itu terdapat beberapa pertanyaan yang mendasar mengenai aspek pasar pada bisnis atau usaha yang akan di jalankan. dengan mengetahui perbandingan yang ada di dalam market potensial. pasti akan ada pesaing.

pangsa pasar yang kecil itu akan di manfaatkan oleh pesaing sebagai senjata untuk merebut market potensial dari usaha yang sudah dominan tersebut. sehingga saat para pelanggan tersebut menikmati makannanya sering berdesakan dan kepanasan. Mengukur Permintaan Pasar Saat Ini a) Mengestimasi total permintaan pasar Total permintaan suatu produk adalah total volume yang dibeli oleh sekelompok konsumen tertentu dalam suatu wilayah geografis tertentu selama jangka waktu tertentu dalam suatu lingklungan pasar tertentu. maka perlu pengestimasi besarnya pasar pada masa sekarang dan masa yang akan datang dengan cepat.q Dimana: Q = total permintaan pasar n = jumlah pembeli di pasar . Apabila perusahaan menemukan suatu pasar yang menarik. Mengukur dan Meramal Permintaan   Peramalan permintaan merupakan usaha untuk mengetahui jumlah produk atau sekelompok produk di masa yang akan datang dalam kondisi tertentu.p. apabila ada pesaing yang membuka jenis usaha yang sama dan cita rasa yang mendekati dengan warung bakmi tersebut serta memiliki tempat yang lebih luas dan nyaman untuk menikmati makanan yang dihidangkan. Salah satu persamaan untuk mengestimasi total permintaan pasar adalah persamaan: Q=n. Sebagai contoh : Apabila warung Bakmi jawa tadi sudah cukup terkenal dan memiliki pelanggan potensial yang sudah memenuhi target penjualan perhari. 1.pemasokan dari perusahaan yang dominan sempat mengalami keterlambatan atau hambatan. motivasi. kebiasaan dan preferensi konsumen D. akan tetapi tempat yang di jadikan makan tidak di renovasi. maka tidak menutup kemungkinan apabila lama kelamaan usaha bakmi jawa yang dominan tadi akan ditinggalkan oleh para pelanggan potensialnya Data-data yang diperlukan untuk mennjawab pertanyaan itu adalah :   Kecenderungan konsumsi/permintaan masa lalu dan sekarang serta variabel yang mempengaruhinya Penawaran produk sejenis dimasa lalu dan sekarang serta kecenderungannya dimasa yang akan datang termasuk kemungkinan perluasan produksi dari perusahaan pesaing Impor dan ekspor oleh negara bersangkutan Struktur persaingan (struktur biaya dalam produksi dan pemasaran) Tingkah laku.

c) Mengestimasi penjualan aktual dan pangsa pasar Dilakukan dengan mengidentifikasi para pesaing dan mengestimasi penjualan mereka. 2.  Analisis regresi .  Pendapat para ahli Pendapat yang dihasilkan berdasar data dan analisis yang lengkap dan ilmiah baik dari para akademisi maupun para praktisi.  Market Indek Digunakan terutama oleh perusahaan barang konsumsi dengan mengidentifikasi faktor-faktor pasar yang ada korelasinya dengan potensi dan menggabungkannya dalam indek tertimbang.p = harga rata-rata satuan q = jumlah yang dibeli oleh rata-rata pebeli per tahun b) Mengestimasi wilayah permintaan pasar Dalam wilayah yang terbaik serta mengalokasikan anggaran permasaran yang optimal dapat dilakukan dengan dua metode:  Market Build Up Digunakan terutama oleh perusahaan barang industri untuk mengidentifikasi semua pembeli potensial dalam setiap pasar dan mengestimasi pembelian potensialnya. kemudian estimasi individu dijumlahkan untuk ramalan penjualan keseluruhan. Meramal Permintaan Mendatang  Survei niat pembeli Menanyakan kepada pembeli secara langsung untuk mendapatkan jawaban yang objektif  Pendapat para tenaga penjual Perusahaan meminta tenaga penjualnya mengestimasi penjualan produk untuk daerah masing-masing.

Dengan rumus : Y = a + bx Dimana:Y = variabel tidak bebas x = variabel bebas a = nilai tercepat (konstan) b = koefisien arah regresi harga a dihitung dengan rumus : a = ΣY (ΣX2) – ΣX – ΣXY n ΣX2 – (ΣX)2 harga b dihitung dengan rumus : b = n ΣXY – ΣX ΣY n ΣX2 – (ΣX)2 contoh : Nilai penjualan (Y) dan biaya (X) produk sepatu. Kita lakukan jika terdapat 2 variabel penelitian yang sudah diketahui mana variabel bebas dan mana variabel terikat. PT Amanda Alam tahun 2000 (dalam milyar rupiah) Y 34 38 34 40 30 X 32 36 31 38 29 Y 32 34 36 37 36 X 30 30 30 33 32 .Seperangkat prosedur statistik untuk menemukan faktor-faktor nyata yang paling penting mempengaruhi penjual. Contoh : Jika terdapat data dari dua variabel penelitian yang sudah diketahui mana variabel bebas X dan variabel terikat Y.

001 ΣXY = 37.001 x 37.970 – 1.112.001 . didapat nilai a dan b sebagai berikut : a = 1.105 ΣX = 1.094 ΣY2 = 41. 029 ΣX2 = 33.105 x 33.7 b = 30 x 37.094 1.40 40 34 35 39 33 32 42 40 42 35 33 30 32 36 31 31 36 37 38 37 39 40 33 34 36 37 38 42 41 34 36 36 32 32 34 32 34 35 37 Besaran yang diperlukan setelah dihitung didapat : ΣY = 1.106.002.001)2 = 37.895 – 37.105 1.001 x 1105 30 x 33.094 – 1.001)2 = 1.126.970 – 1.599 – (1.001 = -0.002.131.094 30 x 33.599 – 1.820 – 1.599 – (1.007.599 n = 30 Menentukan persamaan regresi linearnya dengan memasukkan nilai-nilai diatas kedalam persamaan.007.

hendaknya pasar tersebut dipilah-pilah sehingga membentuk segmen. Beberapa aspek utama untuk mensegmentasikan pasar adalah a. Manajemen dapat melakukan pengkombinasian dari beberapa variabel untuk mendapatkan suatu cara yang paling pas dalam segmentasi pasarnya.12 Jadi persamaan regresi linearnya adalah : Y = -0. depresiasi. seperti pembayaran gaji.1. lokasi.= 1. E.12X = -0. Aspek psikografis . kemampuan keuangan.12 (100) = 111. yang didalm contoh kasus besarnya adalah 0. 1. Dalam prakteknya bisa saja terjadi.7 milyar.7 – 1. utang.7 + 1.7 milyar. Jika biaya sebesar 100 milyar. Aspek geografis b. sikap pembelian dan praktek-praktek pembeliannya. SEGMENTASI-TARGET-POSISI DI PASAR Perusahaan hendaknyamengetahui pasar di mana produk/jasa yang akan diproduksi akan ditawarkan. akan menimbulkan pendapatan negatif sebesar 0. perusahaan hendakny melakukan keputusan memilih sasaran yang lebih jelas.3 milyar Jika biaya operasional dalam hal ini X = 0 tidak dikeluarkan. misalnya keinginan.segmen yang relatif homogen.7 . maka diperkirakan pendapatan penjualan menjadi : Y = -0. Aspek demografis c. Segmentasi pasar Pasar terdiri dari banyak sekali pembeli yang berbeda dalam beberapa hal. misalnya perusahaan sama sekali tidak melakukan usaha apapun yang tentu tidak mengeluarkan biaya operasional akan tetapi akan ada biaya tetap yang harus dikeluarkan. Tindak lanjut dari penentuan pasar adalah melakukan segmentasi pasar karena sifat pasar yang heterogen. setelah pasar yang dituju menjadi homoggen. Hal ini dilakukan karena perusahaan memiliki sumber daya terbatas untuk dapat memenuhi pasar walaupun telah disegmentasikan. dsb. Agar perusahaan lebih mudah masuk ke pasar yang heterogen.12X Kita dapat memanfaatkan persamaan regresi diatas misalnya dengan memprediksi nilai penjualan sepatu jika biaya diberi suatu harga tertentu. Selanjutnya.

Memilih keunggulan kompetitif Jika perusahaan telah menemukan beberapa keunggulan kompetitif yang potensial. Mengidentifikasi keunggulan kompetitif Apabila perusahaan menawarkan suatu produk yang bermutu. Menetapkan pasar sasaran Setelah segmen pasar diketahui. Aspek perilaku 2. b. . selanjutnya harus dipilih satu keunggulan kompetitif sebagai dasar bagi kebijakan penentuan posisinya. 3. Kemenarikan struktural segmen: suatu segmen mungkin mempunyai ukuran dan pertumbuhan yang sesuai dengan yang diharapkan. Menetukan posisi pasar Untuk menetukan posisi pasar. terdapat tiga langkah yang masing-masing dejelaskan sebagai berikut: a. lalu pilih segmen yang diharapkan paling sesuai. c. Perusahaan sebaiknya menentukan posisinya dengan lebih dari satu pembeda tetapi jangan pula terlalu banyak. akan tetapi belum tentu menarik dari sisi profitabilitas. lalu memilih segmen mana uang akan dilayani. ia harus menyerahkan produk yang bermutu pula.d. Ukuran dan pertumbuhan segmen: perusahaan harus mengumpulkan dan menganalisis data tentang penjualan terakhir. Ia harus menetapkan berapa banyak perbedaan dan perbedaan mana yang akan dipromosikan. Sasaran dan sumber daya: perusahaan harus mempertimbangkan sasaran dan sumber dayanya dalam kaitan dengan segmen pasar. b.analisis dapat dilakkukan dengan menelaah tiga faktor: a. selanjutnya perusahaan perlu melakukan analisis untuk dapat memutuskan betpa segmen pasar yang akan dicakup. proyeksi laju pertumbuhan penjualan dan margin laba yang diharapkan untuk berbagai segmen. Jadi posisi berawal dengan mengadakan pembedaan (diferensiasi) atas tawaran pemasaran perusahaan sehingga ia akan memberikan nilai lebih besar daripada tawaran pesaing. jadi perusahaan tetap harus mempelajari daya tarik segmen dalam jangka panjang.

juga layanan. pemasok maupun dealer. terlebih dahulu manajemen strategi dimulai dengan visi. Berikutnya. Manajemen strategi perusahaan memiliki tahapan-tahapan. Perusahaan perlu menelaah semua dimensi yang mengidentifikasi kelompokkelompok strategik yang bersangkutan. Mengidentifikasi pesaing: perusahaan dapat mengidentifikasikan para pesaingnnya sebagai suatu perusahaan lain yang mempunyai salah satu atau lebih ciri-ciri sebagai berikut: Perusahaan yang menawarkan produk dan harga yang sama di pasar Perusahaan yang membuat produk atau kelas produk yang sama Perusahaan lain yang membuat produk dan memasok yang sama Perusahaan yang bersaing merebut uang dari konsumen yang sama b. distribusi. setelah strategi pemasaran diketahui. program promosi. Menilai kekuatan dan kelemahan pesaing Sebaiknya perusahaan melakukan riset pemasaran terhadap pelanggan. kebijakan harga. Menentukan sasaran pesaing Dengan mengetahui sasaran pesaing beserta penekanan-penekanannya dapat menunjukkan apakah mereka puas dengan situasinya sekarang serta bagaimana kemungkinan reaksinya atas berbagai tindakan kommpetitif c. ciri. Sebelum sampai pada manajemen fungsional. seperti mutu. maka akan ditindaklanjuti dengan penentuan bauran pemasarannya. dan lain lain. perusahaan harus mengambil langkah-langkah untuk mewujudkan dan mengkomunikasikan posisi yang diinginkan itu kepada komsumen sasaran. selanjutnya data itu dianalisis untuk menghasilkan informasi yang dibutuhkan untuk menilai pesaing . Mengidentifikasi strategi pesaing Persaingan terjadi diantara tiap kelompok strategik tetapi yang lebih ketat terjadi didalam kelompok strategik yang sama. STRATEGI PEMASARAN Strategi pemasaran adalah Berbagai usaha yang perlu dilakukan oleh calon investor dalam mempengaruhi keputusan konsumen untuk melakukan hasil produksinya. a.c. misi. produksi/operasi. seperti manajemen keuangan. dan pemasaran. d. Analisis persaingan Berikut ini disajikan langkah-langkah dalam menganalisis pesaing yang dikemukakan oleh kotler. SDM. strategi generik. 1. ragam produk dari masing-masing pesaing. F. tujuan-tujuan. dan strategi utamanya. Mewujudkan dan mengkomunikasikan posisi Setelah penentuan posisi dipilih.

. Bauran pemasaran produk jasa Bauran pemasaran untuk produk jasa lebih luas daripada bauran produk barang seperti telah dipaparkan diatas.com/2012/11/aspek-pasar-dan-pemasaran-dalamstudi.See more at: http://myworld-wahyuindra. Kebijakan distribusi d.blogspot. Bauran pemasaran produk barang a. Kebijakan harga c.com/2012/11/aspek-pasar-dan-pemasaran-dalam-studi. Kebijakan promosi 3.html#sthash.Cle62F4Y.2. Kebijakan produk b. Bukti fisik c.html . Orang b.blogspot. Proses jasa itu sendiri. baurannya dapat diperluas lagi dengan menambah tiga elemen lagi yaitu: a. Untuk jasa.dpuf http://myworld-wahyuindra.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful