Bab 8 Konsep Nilai Waktu dari Uang

A. Nilai yang Akan Datang Uang yang akan datang dari satu jumlah uang atau suatu seri pembayaran pada waktu sekarang, yg dievaluasi dengan suatu tingkat bunga tertentu.

FV = P0+ SI= P0+ P0(i)(n) B. Nilai Sekarang Nilai sekarang merupakan nilai sejumlah uang yang saat ini dapat dibungakan untuk memperoleh jumlah yang lebih besar di masa mendatang. Misalkan P adalah nilai sekarang dari uang sebanyak A pada t tahun yang akan datang. Bila kemudian diumpamakan tingkat bunga adalah r, maka bunga yang dapat diperoleh dari P rupiah adalah :

I=P.r.t

dan uang setelah t tahun menjadi :

P + P.r.t = P (1 + rt)

Karena A adalah nilai uang sebanyak P pada t tahun mendatang, maka : P (1 + rt) = A atau

P = A/I + rt

Menghitung nilai pada waktu sekarang jumlah uang yang baru akan dimiliki beberapa waktu kemudian :

PV = FV / (1+i)n

Istilah yang digunakan : Pv Fv I n An SI P0 = Present Value (Nilai Sekarang) = Future Value (Nilai yang akan datang) = Bunga (i = interest / suku bunga) = tahun ke= Anuity = Simple interest dalam rupiah = pokok/jumlah uang yg dipinjam/dipinjamkan pada periode waktu

C. Nilai Masa Datang dan Nilai Sekarang Nilai ini merupakan jumlah uang yang diterima saat ini ( periode awal) atas dasar tingkat bunga tertentu dari suatu jumlah yang akan diterima untuk beberapa waktu yang akan datang. D. Annuitas 1. Anuitas biasa Anuitas biasa merupakan anuitas yang pembayaran atau penerimaannya terjadi pada akhir periode. 2. Anuitas terhutang Anuitas terhutang adalah anuitas yang pembayarannya dilakukan pada setiap awal interval. Awal interval pertama merupakan perhitungan bunga yang pertama dan awal interval kedua merupakan perhitungan bunga kedua dan seterusnya. 3. Nilai sekarang anuitas Nilai sekarang anuitas adalah nilai hari ini dari pembayaran sejumlah dana tertentu yang dilakukan secara teratur selama waktu yang telah ditentukan.Perhitungan nilai sekarang anuitas juga akan memberikan hasil yang berbeda jika anda melakukan investasi pada awal atau akhir tahun. 4. Nilai sekarang dari anuitas terhutang Nilai sekarang dari anuitas terhutang berguna untuk mengukur setiap pembayaran yang maju satu periode atau pembayaran pada awal tahun. 5. Anuitas abadi

Anuitas abadi adalah serangkaian pembayaran yang sama jumlahnya dan diharapkan akan berlangsung terus menerus. 6. Nilai sekarang dan seri pembayaran yang tidak rata Persamaan umum berikut ini bisa digunakan untuk mencari nilai sekarang dari seri pembayaran yang tak rata. Nilai sekarang anuitas abadi = PMTt adalah pembayaran ditahun t. Sehingga menjadi : PV= PMTt(PVIFr,t)

7. Periode kemajemukan tengah tahunan atau periode lainnya Bunga majemuk tahunan adalah proses aritmatika untuk menentukan nilai akhir dari arus khas atau serangkaian arus kas apabila suku bunga ditambahkan satu kali dalam setahun. Sedangkan bunga majemuk setengah tahunan adalah proses aritmatika untuk menentukan nilai akhir dari arus khas atau serangkaian arus kas apabila suku bunga ditambahkan dua kali dalam setahun. 8. Amortisasi pinjaman Salah satu penerapan penting dari bunga majemuk adalah pinjaman yang dibayarkan secara dicicil selama waktu tertentu. Termasuk didalamnya adalah kredit mobil, kredit kepemilikan rumah, kredit pendidikan, dan pinjaman-pinjaman bisnis lainnya selain pinjaman jangka waktu sangat pendek dan obligasi jangka panjang. Jika suatu pinjaman akan dibayarkan dalam periode yang sama panjangnya ( bulanan, kuartalan atau tahunan ), maka pinjaman ini disebut juga sebagai pinjaman yang diamortisasi. Referensi :  http://imadeadyanta.blogspot.com/2010/11/materi-7-14-materi-8-tentang-konsep_18.html  http://id.wikipedia.org/wiki/Anuitas  http://candygloria.wordpress.com/2010/12/15/konsep-nilai-waktu-dari-uang/  http://aindua.wordpress.com/2010/11/17/konsep-nilai-waktu-dari-uang/
http://septaskundarian2.blogspot.com/2013/01/bab-8-konsep-nilai-waktu-dari-uang.html

Konsep Nilai Waktu dari Uang
Konsep Nilai Waktu Uang Investasi pada umumnya memerlukan jangka waktu yang panjang, untuk itu perlu dinilai apakah investasi tersebut dapat memberikan seberapa besar kelayakannya. Untuk itu perlu konsep nilai

.wak tu uang ‖time value of money ‖ dan beberapa metode penilaiannya. Apabila sejumlah uang yang diinginkan A pada waktu 1 tahun lagi dan PV menunjukkan jumlah .K. (1997) ada dua macam bunga. yaitu bunga biasa ‖simple interest‖ dan bunga majemuk‖compount interest ‖ 1. Nilai waktu uang pada dasarnya membahas tentang bunga ‖interest‖ menurut Riggs dkk yang dikutip Robert J.Bunga Biasa Bunga biasa adalah perhitungan bunga yang sederhana dengan menggunakan formula sebagai berikut. I=pin Keterangan : P = jumlah atau nilai sekarang F = jumlah atau nilai yang akan datang i = tingkat bunga pada suatu periode n = waktu Bila seseorang meminjam sejumlah uang P dengan bunga i maka uang yang harus dikembalikan adalah F (harga yang akan datang) = P + i = P + P i n P(1+in) Bunga Majemuk Bunga yang didapat pada suatu periode dibungakan lagi sehingga berlipat (majemuk) Bila dilihat dengan rumus menjadi Tahun pertama = F1 = P ( 1 + i ) Tahun kedua = F2 = F1 ( 1 + i ) = P (1+i)(1+i) = P (1+i)2 Tahun ketiga = F3 = F2 ( 1 + i ) = P (1+i)3 …………………….Nilai Sekarang Nilai sekarang ‖present value‖ menunjukkan berapa nilai uang pada saat ini untuk nilai tertentu di masa yang akan datang. Tahun ke-n = Fn = P (1+i)n B.

diantara-nya mudah menghitung . maka A = PV ( 1 + i ) PV = A : (1+i) TEKNIK ANALISIS INVESTASI Pada umumnya di dalam menganalisis suatu investasi dikenal ada 7(tujuh) model. Metode periode pengembalian (payback period method) Ini merupakan metode yang paling sederhana dan paling banyak dipakai dalam mengukur tingkat kewajaran atau kelayakan suatu proyek investasi. Metode periode pengembalian (payback period) 3. Manakala usulan investasi diharapkan menghasilkan aliran kas yang jumlah setiap tahunnya sama maka metode ini dapat ditetapkan secara sederhana dengan cara membagi pengeluaran investasi awal dibagi jumlah aliran kas masuk Metode periode pengembalian mempunyai keuntungan tertentu. Banyak sekali manajer yang menyadari evaluasi subjektif mengenai berbagai alternatif dari pada membuat analisis keputusan kuantitatif yang terperinci. Intuisi 2.uang yang ditabung serta i merupakan tingkat bunga. Metode rata-rata tingkat pengembalian akuntansi (average annual accounting rate of return) 4. Indek provitabilitas (provitability index) 6. di antaranya : 1. Metode nilai bersih sekarang (net present value) 5. Periode pengembalian didefinisikan sebagai banyaknya periode (tahun) yang diperlukan untuk menutup pengeluaran investasi yang dilakukan. Metode ini tidak memasukkan unsur nilai waktu uang di dalam perhitungannya. Faktor kunci keputusan mereka adalah derajat kepentingan atau kemampuan untuk menangguhkan proyek investasi. Metode tingkat kembalian internal. Sikap seperti ini sering dilakukan oleh perusahaan yang relatif masih kecil. dan 7. Dalam perusahaan yang menengah dan besar maka sangat sulit menerapkan konsep intuisi ini dan merupakan metode yang sulit untuk dibenarkan. Tidak sedikit dari para manajer ini datang kepada para dukun atau paranormal ataupun para kiai. MIRR METODE INTUISI Seringkali keputusan investasi yang dibuat oleh manajer didasarkan atas intuisi.

yaitu: Langkah pertama. dalam hal ini tidak sesuai dengan prinsipyang sudah diakui oleh umum. . Diperlukan perses penjaringan dan pembandingan yang hati-hati. Metode ini mengabaikan seluruh arus kas yang akan diterima setelah periode pengembalian telah sesuai dengan dana yang telah dikeluarkan dengan demikian dianggap gagal mempertimbangkan kondisi perekonomian usulan investasi. Dua metode yang paling banyak dipakai di dalam mengevaluasi manfaat ekonomis suatu usulan proyek investasi adalah metode periode pengembalian dan metode rata-rata tahunan tingkat kembali akuntansi. Dari uraian di atas telah disebutkan. Menetapkan tarif bunga (diskonto) yang tepat kelihatannya mudah akan tetapi sebetulnya melalui proses perenungan dan pemikiran yang cukup panjang. kira-kira berapa prosen suatu tarif bunga (diskonto) atau tarif diskonto itu dianggap layak dan wajar. maka proyek yang tingkat periode pengembaliannya yang terpendeklah yang dipilih sebab akan menghasilkan tingkat kembali investasi yang lebih besar meskipun sangat terkait sekali dengan kesediaan dana. yang menyatakan bahwa uang sekarang lebih jauh lebih berharga dan bermanfaat dari uang di masa yang akan datang (future value). Jika perekonomian suatu negara dalam situasi dan kondisi penerapan kebijaksanaan uang ketat. 2.dan mudah dimengerti. 3. Menetapkan tarif bunga (diskonto) yang tepat. di mana ini menyamakan uang yang akan diterima di masa yang akan datang uang pada saat ini. Penetapan tarif bunga (diskonto) yang terlalu besar akan menyebabkan ditolaknya suatu usulan proyek padahal pihak lain menerimanya dan mengoperasionalkannya secara berhasil. Metode ini sangat tepat digunakan oleh proyek investasi yang mempunyai masa manfaat relatif pendek. Sedangkan menetapkan tarif bunga (diskonto) yang terlalu rendah akan menyebabkan suatu usulan proyek investasi diterima padahal pihak lain menolaknya. sementara metode periode pengembalian mempunyai keuntungan akan tetapi juga kelemahan yaitu : 1. Metode ini mengabaikan nilai waktu dari uang (time value of money). Kesalahan di dalam menentukan tarif bunga (diskonto) akan berakibat cukup serius terhadap diterima atau ditolaknya suatu usulan proyek investasi yang akan kita lakukan. Untuk menerapkan metode nilai bersih sekarang dan metode tingkat kembali internal maka diperlukan beberapa langkah. akan tetapi sayang mempunyai beberapa kelemahan dan kesukaran seringkali muncul ketika dihadapkan kepada proyek investasi yang dilematis. Tarif bunga (diskonto) akan menggambarkan tingkat kembali minimal yang akan diterima. Untuk memberikan jalan keluar dari kelemahan dari dua metode tersebut di atas maka diperkenalknlah metode nilai bersih sekarang (net present value method) dan tingkat kembali internal (internal rate of return) suatu perusahaan. Metode Nilai Bersih Sekarang (Net Present Value Method) Jika pada 3 (tiga) metode pertama tidak memperhitungkan pengaruh waktu terhadap nilai uang maka pada pembahasan NPV ini dan selanjutnya pengaruh waktu terhadap nilai uang sudah dimasukkan ke dalam perhitungan. Sulitnya menerapkan periode pengembalian yang diinginkan.

tarif bunga (diskonto) yang tepat sangat tergantung. + ———— – Io (1+k)1 (1+k)2 (1+k)n n ΔCFt NPV = Σ ———— – Io t=1 (1+k)n di mana : NPV = Net Present Value ( Nilai Bersih sekarang) CFt = Arus kas pada tahun ke-t Io = Pengeluaran awal K = biaya modal . Menghitung nilai sekarang dari pengeluaran proyek investasi. Mengurangkan nilai sekarang dari pengeluaran proyek investasi dari nilai sekarang aliran kas masuk bersih. sehingga analisis akan dimulai dari titik awal yang sama.Menghitung nilai sekarang dari aliran kas masuk bersih yang merupakan hasil diharapkan dari diterimanya suatu proyek investasi. Langkah kedua. misal selama satu tahun. kepada derajat ketidakpastian suatu proyek investasi serta tingkat inflasi yang sedang melanda suatu negeri. Karena farif bunga (diskonto) merupakan titik tolak diterima atau ditolaknya suatu proyek investasi maka penetapan tarif bunga (diskonto) ini merupakan proses pengambilan keputusan yang paling rumit. Perbedaan atau selisih ini disebut dengan istilah nilai sekarang bersih (net present value). dan Langkah keempat. . Karena pengeluaran kas seringkali beberapa kali maka perlu ditarik ke awal periode. yang secara matematis dapat ditulis dengan rumus sebagai berikut: ΔCF1 ΔCF2 ΔCFn NPV = ———— + ———— + . Pengeluaran proyek Investasi yang dikeluarkan perusahaan seringkali tidak satu kali melainkan beberapa kali selama periode tertentu.Meskipun demikian. Langkah ketiga. .

bedanya dalam metode tingkat kembali investai.2. akan tetapi untuk perusahaan menengah ke atas. + ————– – Io = 0 (+IRR)1 (1+IRR)2 (1+IRR)n n ΔCFt . yang dipilih. maka proyek ditolak TINGKAT KEMBALIAN INTERNAL (INTERNAL RATE OF RETURN) Diantara semua analisis investasi yang ada. maka pada metode tingkat kembali investasi ini. Keputusan mengenai diterima atau ditolaknya proyek investasi tergantung kepada berapa tingkat bunga (diskonto) yang diinginkan. Persamaan untuk menghitung IRR adalah sebagai berikut : ΔCF1 ΔCF2 ΔCFn ————– + ————– + . Jika pada metode‖ nilai sekarang bersih (net present valtie) tingkat bunga (diskonto) ditetapkan terlebih dahulu. maka proyek diterima Jika NPV < 0. . maka nilai sekarang aliran kas masuk akan. Biasanya tingkat kembali investasi (IRR) diperbandingan dengan beban modal (BM = cost of capital). akan ditolak manakala IRR < COC. dengan adanya serangkaian aliran kas masuk dan pengeluaran investasi awal akan diketahui tingkat bunga (diskonto) riilnya. analisis inilah yang paling sulit. Dengan kata lain. Sehingga suatu proyek investasi diterima manakala IRR> COC. nilai i (bunga) tidak diketahui dan harus dicari. Jika terdapat berbagai proyek eksklusif satu sama lain maka yang akan diterima adalah proyek investasi yang mempunyai tingkat bunga (diskonto) yang tertinggi. (IRR). Rumus yang digunakan sama dengan nilai sekarang bersih (NSB). .4 dst Pada metode NPV (nilai bersih sekarang) ini tolok ukur yang digunakan adalah sebagai berikut : Jika NPV ≥ 0.n = umur proyek t = 1. tingkat kembali internal adalah tingkat bunga (diskonto) yang akan menyebabkan nilai sekarang bersih sama dengan 0 (nol) sebab jika nilai sekarang bersih sama dengan nol. sama dengan nilai sekarang pengeluaran awal investasi.3. justru analisis inilah yang paling banyak digunakan. Tingkat kembali internal (internal rate of return) didefinisikan sebagai tingkat diskonto riil yang terjadi karena adanya serangkaian aliran kas masuk terhadap pengeluaran awal investasi.

sekitar 185 an juta an lah..com http://harisman. pada umum nya sih nilai nya turun dari tahun ke tahun :).com/ http://denobisnis. bahwa nilai uang pada Masa Sekarang (Present Value) tidaklah sama dengan nilai Masa Datang (Present Value). (i2 . harga Jazz rally ke 220 an juta. bisa itu turun maupun naik.com/2011/10/konsep-nilai-waktu-dari-uang_30. .html Konsep Nilai Waktu Uang ( Time Value of Money) 2013-01-08 20:37:00 Nilai Uang dapat berubah seiring berjalannya waktu. Pada tahun 2009 harga mobil Honda Jazz RS masih di kisaran di bawah 200 jutaan.blogspot.ngeblogs. Coba bayangkan dalam tempo kurang lebih jalan 3 tahun uang kita sejumlah 185 an juta tidak akan bisa membeli Honda Jazz RS tahun 2011. nah 2 tahun kemudian tepat nya di tahun 2011.Σ ———— – Io = 0 t=1 (1+k)n Maka Nilai IRR ini dapat diperkirakan dengan formula sebagai berikut: NPV1 IRR = i1 + ———————. Ada peningkatan harga / selisih sekitar 35 jutaan.com wilkipedia. Nah begitulah kira-kira analogi nya.i1) sumber : google.

kita sebut sajah Rp. 500. Rumus : Dimana : FV : Future Value atau Nilai Masa Datang Po : Nilai Pokok i : Nilai Pendapatan dari Bunga Rumus untuk menghitung Nilai Pendapatan dari Bunga adalah Dimana : r : Tingkat Bunga t : Jumlah Periode Waktu .a) yang di bayarkan. yaitu bunga Periode Tunggal (Simple Interest) dan bunga Periode Majemuk. Uang sejumlah Rp.000. 1 tahun kemudian uang tersebut akan kembali menjadi 535. Bunga Periode Tunggal ini menggunakan hitungan yang sangat sederhana. Perhitungan bunga setiap periode selalu dihitung berdasarkan besarnya modal di awal (tetap). 35. berdasarkan konsep ini lah maka banyak orang berusaha melakukan Hedging (mempertahankan daya beli uang tersebut).a.000 tersebut adalah bunga (7%p.000.Nah. Salah satu contoh hedging adalah deposito dengan imbal-hasil berupa kupon/bunga.000 selama 1 tahun dengan suku bunga 7% p. Bunga yang akan di bahas disini ada 2 jenis. Bisa dengan meng investasikan uang tersebut dengan harapan mendapatkan return (imbal-hasil) dengan jumlah tertentu untuk mempertahankan nilai / daya beli uang yang di investasikan tersebut. dimana ada penambahan sebesar RP. Analoginya ketika meminjamkan sejumlah uang. Bunga Periode Tunggal atau Simple di peroleh pada setiap akhir periode (jangka waktu tertentu) yang tidak mempengaruhi besarnya modal. 35.

dimana uang sejumlah 112.Implementasi contoh diatas : i = Rp. 500.000 Perhitungan online simple interest dapat di coba disini Bunga Periode Majemuk (Compound Interest) Dalam perhitungan Bunga Periode Majemuk (Compound Interest) ini bunga yang di peroleh pada akhir periode kemudian di Investasikan Kembali (Reinvestment) hingga modal awal bertambah tiap periode berakhir.07) = Rp.a. bunga juga akan ikut bertambah. Maka rumusnya adalah : Asumsikan di pinjam selama 3 tahun.000 + Rp. 612.000 Rumus diatas dapat di singkat menjadi Sehingga : FV = Rp. 500. dengan bunga 7% p. . Dengan bertambahnya modal awal tiap periode.07 x 1 = Rp.000. maka uang tersebut akan menjadi Rp. atau sering di sebut bunga-berbunga. 535.5.000 (1 + 0. Sebagai contoh duit yang di pinjamkan sebesar Rp.521.5 merupakan return (imbal hasil) selama 3 tahun. 500.35.000 maka FV = Rp.000 x 0.521. 500. 35.

000 yang Anda terima tahun depan? Berdasarkan konsep nilai waktu uang.Perhitungannya FV : Rp. Waktu adalah uang.com/artikel/konsep-nilai-waktu-uang-time-value-of-money KONSEP NILAI WAKTU DARI UANG BAB 1 Konsep Nilai Waktu dari Uang 1. Dalam hal ini. Dus. Mana yang lebih berharga uang Rp 1. Bahkan. ARTINYA UANG YANG DIMILIKI SESEORANG PADA HARI INI TIDAK AKAN SAMA NILAINYA DENGAN SATU TAHUN YANG AKAN DATANG “ .2 Contoh dari faktor waktu dan bunga Biar lebih jelas. Misalnya. Anda tentu sudah sering mendengar pepatah ini. uang itu dapat menghasilkan bunga selama satu tahun ke depan. 612. 500. Ya. ia akan semakin berharga.5 Atau lebih jelas lihat tabel di bawah ini: Tahun Nilai 1 2 3 Rp. Anda harus memperhatikan faktor waktu dan bunga. tentu saja uang Rp 1. 535. NILAI waktu uang atau time value of money adalah konsep yang menjabarkan bahwa uang yang tersedia pada saat ini lebih berharga dibandingkan uang dalam jumlah sama yang tersedia di masa yang akan datang. Soalnya. Setiap investor mesti memahami konsep ini karena ia menjadi salah satu dasar dalam investasi dan manajemen keuangan.000 (1 + 0.07)3 = Rp.1 Pengertian dari “ KONSEP NILAI WAKTU DARI UANG “.521. ada faktor bunga yang bisa membuat uang yang telah kita terima menjadi berbiak. 1.000 Rp.000 yang Anda terima sekarang dan uang Rp 1. waktu memang berharga. Sebab. Karena itulah muncul konsep nilai waktu uang atau time value of money. time is money. Karenanya.521.000 yang Anda terima sekarang lebih berharga. mari kita ambil contoh. Anda membiakkan uang itu di deposito yang . semakin cepat uang itu kita terima. 572.rajim. faktor waktu juga bisa mempengaruhi nilai uang yang kita miliki. “Konsep ini ADALAH KONSEP YANG MEMPERHATIKAN WAKTU DALAM MENGHITUNG NILAI UANG. Anda harus hati-hati saat membandingkan nilai uang yang Anda terima dalam waktu yang berbeda.5 http://blog. 612.450 Rp.

makin rendah nilai Rp Rp 1. kita harus mendiskon atau memotong uang yang akan diterima setahun lagi menggunakan faktor bunga. Selain itu. ia akan terus bunga. makin tinggi bunga. konsep nilai tunai atau present value (PV) dan nilai di masa mendatang atau future value (FV). UNTUK menghitung nilai waktu uang (time value of money).000 saat ini akan setara nilainya dengan Rp 1. uang itu akan berbiak menjadi Rp 1. akan setara dengan uang Rp 1. jika perhitungan itu melibatkan periode yang lebih dari satu periode.000 x (1+10%)]. Misalnya. nilai tunai Rp 1. berdasarkan dua konsep itu. Makin tinggi bunga. seperti bunga deposito perbankan. present value adalah kebalikan dari future value. kita bisa menghitung nilai di masa mendatang dari sejumlah uang tunai saat ini. Tentu saja semuanya bergantung pada bunga yang berlaku.050 yang kita terima setahun mendatang. Artinya. akan bernilai Rp 1. ada dua konsep yang sering dipergunakan. Nah. bilang tingkat bunga adalah 5% per tahun. Rp . uang itu diinvestasikan atau didepositokan di bank dengan tingkat bunga tertentu.050.100 itu.000 itu sudah berkembang menjadi Rp 1. artinya nilai Rp 1. Pada akhir tahun. Sebaliknya. berarti kita harus membungakan uang yang diterima sekarang. Dengan kata lain. asumsinya.100/(1+10%]. jika bunga yang berlaku lebih dari 5%. Inilah yang disebut bunga majemuk (compound interest).100 satu tahun mendatang.? Untuk membandingkan nilai sejumlah uang yang kita terima saat ini dengan nilainya jika kita terima di masa yang akan datang.050 yang diterima satu tahun lagi? Untuk membandingkan kedua angka yang berbeda itu. dalam menghitung nilai masa mendatang yang melibatkan investasi dalam beberapa tahun itu. Yakni. kita juga bisa menghitung nilai tunai sekarang dari sejumlah uang yang akan diterima dalam suatu periode di masa yang akan datang.memberikan bunga 5% per tahun.000 [1. saat ini.100 [1. kita bisa menggunakan rumus: PV (1+i)n. kita harus mencari kesetaraan nilai uang itu pada waktu yang sama. uang Rp 1.100 itu terus disimpan di dalam bank dalam beberapa periode. Dengan bunga yang berlaku 10% per tahun. jika Rp 1. Dus.050 yang kita terima satu tahun lagi. makin tinggi nilai uang Rp 1.050 yang akan diterima satu tahun mendatang. Sebaliknya.000 yang diterima saat ini dan uang Rp 1. rumusnya menjadi: FV/(1+i)n. uang tunai senilai Rp 1. Rp 1.000 di masa depan. Tentu saja. nilai uang yang kita terima saat ini akan semakin berharga. Tapi. Nah. Sebab. Huruf n adalah jumlah periode sedangkan huruf i adalah tingkat bunga tiap periode (dalam persen). dengan bunga yang tinggi. Tapi. Jika kita menggunakan waktu yang akan datang. kita harus mencermati tingkat bunga yang berlaku di pasar.Nah. jika kita menggunakan masa sekarang. uang itu bisa berbiak lebih dengan cepat. Semakin tinggi bunga. Kita bisa menggunakan waktu sekarang atau waktu satu tahun lagi. Nah.000 yang kita terima di saat ini. Anda akan menerima Rp 1. Berarti tahun depan. Misalkan. bagaimana jika yang dibandingkan adalah uang Rp 1.000 saat ini Anda simpan di bank dengan bunga 10% per tahun.

maka ia tentu akan memilih uang tersebut sekarang karena jika ia memilih menerima uang tersebut sekarang. nilai waktu memegang peranan penting .000 setahun kemudian. Suatu jumlah uang tertentu yang diterima waktu yang akan datang jika dinilai sekarang maka jumlah uang tersebut harus didiskon dengan tingkat bunga tertentu (discount factor). PRESENT VALUE : nilai saat ini dari jumlah uang di masa datang atau serangkaian pembayaran yang dinilai pada tingkat bunga yang ditentukan. Ini merupakan inti dari nilai waktu dari uang (time value of money).000 sekarang akan menjadi Rp.000 setahun kemudian adalah sama dengan Rp.? Time Value of Money adalah nilai waktu dari uang. 100.000 yang akan diterima satu tahun yang akan datang.050 yang kita terima satu tahun lagi.000. ia akan menerima Rp. 125. 100. 100. 100. Ia akan memegang prinsip bahwa jumlah uang yang akan datang harus lebih daripada jumlah sekarang. 100.000 sekarang sama dalam nilai waktu Rp. ia akan dapat menanamkannya untuk memperoleh pendapatan bunga selama satu tahun. 100. Misalkan uang Rp.000 sekarang dapat berbeda dengan Rp.000 ditambah bunga 25% sama dengan Rp. 125. didalam pengambilan keputusan jangka panjang. 100.000 lebih baik diterima sekarang atau satu tahun kemudian. 2. karena Rp.000 ditambah pendapatan bunga selama satu tahun atas investasinya itu. FUTURE VALUE : nilai uang diwaktu akan datang dari sejumlah uang saat ini atau serangkaian pembayaran yang dievaluasi pada tingkat bunga yang berlaku. Rp. Jika tingkat bunga majemuk sebesar 25% setahun.1.000 setahun kemudian pada tingkat suku bunga 25%.000 (Rp.000 yang kita terima saat ini lebih tinggi Rp 1. seseoraang akan lebih menyukai menerima uang segera daripada ditunda kemudian hari dan ia akan mau menukarkan sejumlah uangnya sekarang dengan jumlah uang yang sama pada masa yang akan datang. Oleh karena itu. Jadi uang sebesar Rp. 100. 80. maka investasi Rp. Pvo = Po = FVn / ( 1 + i ) n atau Po = FVn [1/(1 + i)n]Ø . 100. 80. Konsep Nilai Waktu Uang Suatu jumlah uang tertentu saat ini dinilai untuk waktu yang akan datang maka jumlah uang tersebut harus digandakan dengan tingkat bunga tertentu ( Compound factor) 1. Dengan demikian setahun yang akan datang. Jika seseorang disuruh untuk memilih apakah Rp.000/ 1250) sekarang. Konsep nilai waktu uang diperlukan oleh manajer keuangan dalam mengambil keputusan ketika akan melakukan investasi pada suatu aktiva dan pengambilan keputusan ketika akan menentukan sumber dana pinjaman yang akan dipilih. Begitu juga sebaliknya.

Jadi pertimbangkan baik-baik keputusan keuangan yang akan diambil. Strategi ini dilakukan dengan menginvestasi dana secara sistimatik dan berkesinambungan dalam jangka panjang. Keputusan besar. Investasi pada aktiva tetap biasanya hasil pengembaliannya tidak sekaligus. kita mungkin tidak mengingat semua keputuan kecil yang kita ambil selama hidup kita. Jumlah dana yang diterima satu tahun yang akan datang . FVn = Po ( 1 + i ) n Dimana: FVn = future value tahun ke-n Po = pinjaman atau tabungan pokok i = tingkat suku bunga/ keuntungan disyaratkan n = jangka waktu Keputusan keuangan yang diambil pasti berpengaruh terhadap kuangannya untuk di masa datang. (1+i) n ] = A1 [ 1 – {1/ (1+ i)n /i } ]SPVAn = A1 [( Anuitas nilai masa datang adalah sebagai nilai anuaitas majemuk masaØ depan dengan pembayaran atau penerimaan periodik dan n sebagai jangka waktu anuitas. Bila dilihat dalam waktu panjang. tapi satu hal yang menjadi rahasia terbesar dalam mengelola keuangan adalah kekuatan waktu dalam mengembangkan uang kita (nilai waktu terhadap uang). tapi keputusan yang Kita ambil sekarang akan berdampak dalam jangka panjang.3. Dengan keterbatasan penghasilan bulanan dan aset diawal tentunya kita harus menyisihkan dana secara regular dari pendapatan kita setiap bulannya. Konsep nilai waktu uang sangat relevan dengan keputusan investasi jangka panjang. ANNUITY : suatu rangkaian pembayaran uang dalam jumlah yang sama yang terjadi dalam periode waktu tertentu. Anuitas nilai sekarang adalah sebagai nilai i anuitas majemuk saat iniØ dengan pembayaran atau penerimaan periodik dan n sebagai jangka waktu anuitas. misalnya investasi pada aktiva tetap. (1+i) n – 1 ] / iSFVAn = A1 [( Dimana : A1 : Pembayaran atau penerimaan setiap periode : Bunga BUNGA adalah sejumlah uang yang dibayarkan atau dihasilkan sebagai kompensasi terhadap apa yang dapat diperoleh dari penggunaan uang BUNGA SEDERHANAØBunga yang dibayarkan hanya pada pinjaman atau tabungan atau investasi pokoknya saja. FVn = Po [ 1 + (i) (n) ] BUNGA MAJEMUKØBunga yang dibayarkan (dihasilkan) dari pinjaman (investasi) ditambahkan terhadap pinjaman pokok secara berkala. Lebih tepatnya. Strategi ini dikenal dengan sebutan strategi dollar cost averaging. melainkan bertahap dalam beberapa periode. Keputusan itu terlihat adalah keputusan saat itu. Secara esensi maka strategi ini sangat cocok bagi mereka yang memiliki perspektif perencanaan jangka panjang dan memiliki pemasukan regular setiap bulan dan sebagian dialokasikan untuk tujuan masa depan. Setiap harinya kita selalu dihadapi oleh pilihan-pilihan seputar keuangan. terutama yang berkaitan dengan keuangan (uang).

Rumus Menghitung Nilai Waktu Uang 1. Namun setelah 20 tahun berikutnya belum tentu nilai 50 juta lebih baik dibandingkan dengan nilai 10 juta saat ini. Ini berarti uang yang saat ini kita pegang lebih berharga nilainya dibandingkan dengan nilainya nanti di masa mendatang. Jika kita lihat dari nilai sekarang 50 juta adalah angka yang fantastis dibandingkan dengan 10 juta. Jangan sampai kita tertipu oleh angka-angka yang fantastis.nilainya lebih besar daripada jumlah dana yang sama tetapi diterima lima atau sepuluh tahun yang akan datang. Namun uang satu juta di masa sekarang jelas sudah tidak ada apaapanya. Contoh kasusnya adalah jika kita berinvestasi 10 juta rupiah untuk jangka waktu 20 tahun dengan total pengembalian atau return sebesar 50 juta rupiah. Contoh Anuitas Anuitas merupakan satu arus (stream) kas yang tetap setiap periodenya. Nilai masa depan anuitas memberikan nilai dari sebuah perencanaan tabungan yang dilakukan secara tetap baik besaran dan waktunya selama jangka waktu tertentu. Rumus Nilai Masa Depan FV = Ko (1 + r) ^n Keteragan : FV = Future Value / Nilai Mendatang Ko = Arus Kas Awal r = Rate / Tingkat Bunga ^n = Tahun Ke-n (dibaca dan dihitung pangkat n) Contoh : Jika kita menabung 1 juta rupiah dengan bunga 10% maka setelah satu tahun kita akan mendapat : . Orang yang kaya di jaman dulu disebut juga dengan sebutan jutawan. Coba bayangkan ketika anda memiliki uang satu juta rupiah di tahun 1970. Sehubungan dengan itu. Arus kas ini bisa merupakan arus kas masuk sebagai pengembalian atas investasi maupun arus keluar yang dialokasikan sebagai tujuan investasi. maka konsep nilai waktu uang harus benarbenar dipahami dan dimengerti sedalam mungkin. dalam pengambilan keputusan investasi pada aktiva tetap nilai waktu uang sangat penting untuk dipertimbangkan. namun kini sebutan tersebut perlahan menghilang dan digantikan dengan sebutan milyuner. Tahukah anda bahwa nilai uang yang sekarang tidak akan sama dengan nilai di masa depan. Dengan uang sebesar itu anda sudah bisa hidup mewah bagaikan milyuner di masa kini. misalnya cicilan bulanan kredit mobil atau rumah dan pembayaran biaya kontrak rumah bulanan. Tahun 1990 uang satu juta sudah mengalami penurunan namun nilai wah dari uang satu juta masih termasuk lumayan dan dapat menghidupi keluarga secara wajar. namun di balik angka yang besar itu kenyataannya justru kerugian yang kita dapatkan. Beberapa contoh dari perhitungan anuitas dalam keuangan individu. Jika kita melakukan investasi.

000.000. Rumus Nilai Sekarang PV = Kn / (1 + r) ^n Keterangan : PV = Present Value / Nilai Sekarang Kn = Arus kas pada tahun ke-n r = Rate / Tingkat bunga ^n = Tahun Ke-n (dibaca dan dihitung pangkat n) Contoh : Jika di masa yang akan datang kita akan punya saldo sebesar 1. sehingga uang tersebut akan menjadi Rp 33. Contoh 1 : Uang sekarang Rp 45.blogspot.000 pada akhir tahun.nilainya akan sama dengan Rp45.000.FV = 1. akan lebih terasa manfaatnya saat membutuhkannya tahun ini daripada tahun depan.. Jadi uang sekarang Rp 30.000 pada akhir kalau kita tidak memperhatikan nilai waktu uang.000 rupiah Tambahan : 1 / (1 + r) ^n disebut juga sebagai discount factor.com/2012/01/konsep-nilai-waktu-dari-uang.000 nilainya sama dengan Rp 33.nilainya lebih tinggi daripada Rp 30.100.000 rupiah 2. maka uang kita saat ini adalah sebesar : PV = 1. kenapa : 1. maka nilai uangtahun sekarang adalah lebih tingi dari pada uang yang akan kita terima pada akhir tahun depan.1) ^1 PV = 1.html BAB 8 KONSEP NILAI WAKTU DARI UANG ..1 juta hasil berinvestasi selama satu tahun.000 / (1 + 0.100.000 pada akhir tahun depan.000 2.000 (1 + 0.000 sekarang dapat disimpan di Bank dengan mendapatkan bunga misal 10 % / tahun.000. Contoh 2 : Uang sekarang Rp 30.1) ^1 FV = 1. ISTILAH YANG DIGUNAKAN : Pv = Present Value (Nilai Sekarang) Fv = Future Value (Nilai yang akan datang) I = Bunga (i = interest / suku bunga) n = tahun keAn = Anuity SI = Simple interest dalam rupiah P0 = pokok/jumlah uang yg dipinjam/dipinjamkan pada periode waktu http://fihrisanirahmah. Karena kalau kita memiliki uang Rp 30. Jadi bukan nilai uangnya yang berbeda melainkan nilai waktu dari uangya..

ISTILAH YANG DIGUNAKAN : Pv = Present Value (Nilai Sekarang) Fv = Future Value (Nilai yang akan datang) I = Bunga (i = interest / suku bunga) n = tahun keAn = Anuity SI = Simple interest dalam rupiah P0 = pokok/jumlah uang yg dipinjam/dipinjamkan pada periode waktu NILAI MASA DATANG FV = Ko (1 + r) ^n Keteragan : FV = Future Value / Nilai Mendatang Ko = Arus Kas Awal r = Rate / Tingkat Bunga . yg dievaluasi dengan suatu tingkat bunga tertentu.NILAI YANG AKAN DATANG Future value (terminal value) adalah nilai uang yang akan datang dari satu jumlah uang atau suatu seri pembayaran pada waktu sekarang. FV = P0+ SI= P0+ P0(i)(n) NILAI SEKARANG PV = Kn / (1 + r) ^n Keterangan : PV = Present Value / Nilai Sekarang Kn = Arus kas pada tahun ke-n r = Rate / Tingkat bunga ^n = Tahun Ke-n (dibaca dan dihitung pangkat n).

Rumus: 1 1 NT An = a [ ------. Nilai Majemuk Anuitas. Rumus: Sn = a [(1 + i)n-1 + … + (1 + i)1 + (1 + i)0+ Di mana: a adalah jumlah modal (uang) pada awal periode Sn adalah jumlah yang diterima pada akhir periode Nilai Tunai Anuitas.]n (1 + i) (1 + i) · Amortisasi Pinjaman. Yaitu pembayaran tahunan untuk mengakumulasikan sejumlah dana (uang) di waktu yang akan datang.^n = Tahun Ke-n (dibaca dan dihitung pangkat n). ANNUITAS Yaitu suatu pembayaran berkala dari suatu jumlah yang tetap selama waktu tertentu. Rumus: Sn a = —————– CVIF a Di mana: CVIF adalah compound value interest factor (jumlah majemuk dari suku bunga selama periode ke n)· Penerimaan Tahunan dari Anuitas Rumus: Nilai Tunai Anuitas . Yaitu nilai anuitas yang akan diterima di waktu yang akan datang untuk periode tertentu.+1 + … + * ------. Yaitu nilai saat ini dari anuitas yang akan diterima di waktu yang akan datang selama periode tertentu.

n ) ( 1 + i ) .a = ———————— PVIF Anuitas Di mana: PVIF adalah nilai sekarang dari tingkat bunga yang akan diterima selama periode tertentu.(3) Nilai (4) ————.n). Rumus dasar future value anuitas terhutang adalah : FVn = PMT ( FVIFAi. dan jangka waktu: B = f (P. Awal interval pertama merupakan perhitungan bunga yang pertama dan awal interval kedua merupakan perhitungan bunga kedua dan seterusnya.n ) ( 1 + i ) Rumus dasar present value anuitas terhutang adalah : PVn = PMT ( PVIFAi. Nilai Tunai dari Penerimaan Yang Tidak Sama Rumus: Periode Penerimaan Faktor Bunga (1) 1 2 n A B C (2) PV IF th ke1 PV IF th ke2 PV IF th ken (3) = (2). interest rate (tingkat bunga).(3) = (2). ANUITAS TERHUTANG Anuitas terhutang adalah anuitas yang pembayarannya dilakukan pada setiap awal interval.i.+ Nilai tunainya ANUITAS BIASA Anuitas biasa (ordinary) adalah anuitas yang pembayaran atau penerimaannya terjadi pada akhir periode.(3) = (2). Besar kecilnya jumlah bunga yang diterima kreditor tergantung pada besar kecilnya principal (modal). di mana: B= Bunga P= Principal (modal) i = interest rate (tingkat bunga) n = jangka waktu.

An (Anuitas Terhutang) = PMT ( PVIFAk. menjadi : PV anuitas = nilai investasi x Faktor PV x ( 1 + r ) Jika dilakukan pada akhir tahun .t) PERIODE KEMAJEMUKAN TENGAH TAHUNAN ATAU PERIODE LAINNYA . NILAI SEKARANG DAN SERI PEMBAYARAN YANG TIDAK RATA Persamaan umum berikut ini bisa digunakan untuk mencari nilai sekarang dari seri pembayaran yang tak rata. Sehingga menjadi: PV= PMTt(PVIFr. dimana rumus perhitungannya adalah : Jika dilakukan pada awal tahun . Sedangkan bunga majemuk setengah tahunan adalah proses aritmatika untuk menentukan nilai akhir dari arus khas atau serangkaian arus kas apabila suku bunga ditambahkan dua kali dalam setahun. Nilai sekarang anuitas abadi = PMTt adalah pembayaran ditahun t.Perhitungan nilai sekarang anuitas juga akan memberikan hasil yang berbeda jika anda melakukan investasi pada awal atau akhir tahun .n ) ( 1 + k ) Anuitas abadi Anuitas abadi adalah serangkaian pembayaran yang sama jumlahnya dan diharapkan akan berlangsung terus menerus. PV ( anuitas abadi ) = pembayaran / Tingakat suku bunga = PMT / i Periode Kemajemukan tengah tahunan atau periode lainnya Bunga majemuk tahunan adalah proses aritmatika untuk menentukan nilai akhir dari arus khas atau serangkaian arus kas apabila suku bunga ditambahkan satu kali dalam setahun.Nilai sekarang anuitas Nilai sekarang anuitas adalah nilai hari ini dari pembayaran sejumlah dana tertentu yang dilakukan secara teratur selama waktu yang telah ditentukan. menjadi : PV anuitas = nilai investasi x Faktor PV Nilai sekarang dari anuitas terhutang Nilai sekarang dari anuitas terhutang berguna untuk mengukur setiap pembayaran yang maju satu periode atau pembayaran pada awal tahun dengan menggunakan formulasi : .

000. yaitu : A. AMORTISASI PINJAMAN Amortisasi adalah pengurangan nilai aktiva tidak berwujud.00 (satu juta rupiah) di masa yang akan datang adalah bunga yang kita dapatkan bila kita memiliki uang sejumlah tersebut saat ini.00 (satu juta rupiah) tiga tahun yang akan datang. Secara bertahap dalam jangka waktutertentu pada setiap periode akuntansi. Pengurangan ini dilakukan dengan mendebit akun beban amortisasi terhadap akun aktiva.blogspot.Bunga majemuk tahunan adalah proses aritmatika untuk menentukan nilai akhir dari arus khas atau serangkaian arus kas apabila suku bunga ditambahkan satu kali dalam setahun. Sedangkan bunga majemuk setengah tahunan adalah proses aritmatika untuk menentukan nilai akhir dari arus khas atau serangkaian arus kas apabila suku bunga ditambahkan dua kali dalam setahun. http://ulfahk.000.000.000. hak cipta.com/2012/01/bab-8-konsep-nilai-waktu-dari-uang.html Bab 8 Konsep Nilai Waktu dari Uang BAB 8 KONSEP NILAI WAKTU DARI UANG 1.000. Konsep future value akan dibedakan menjadi beberapa bagian berikut ini.000. seperti merek dagang.00 (satu juta rupiah) saat ini akan lebih berharga dibandingkan uang sebesar Rp 1. Nilai Yang Akan Datang (Future Value) Nilai yang akan datang adalah sejumlah nilai yang didapatkan atas bunga atau kemajemukan nilai pada masa sekarang. dan lain-lain. Perhitungan future value dengan bunga tunggal fv = pv(1+i)n . Mengapa demikian? Karena Opportunity Cost dari menerima uang sebesar Rp 1. Kita mengetahui bahwa mendapatkan uang sebesar Rp 1.

Kalangan lembaga keuangan juga sering menggunakan konsep penghitungan seperti ini. 2. Nilai masa datang dan nilai sekarang A. Perhitungan future value dengan bunga majemuk dalam waktu yang sangat panjang fv = pv(ei.dimana fv = nilai future value pv = nilai sekarang i n = bunga = tahun B. Perhitungan future value dengan bunga majemuk fv = pv(1+i/m)mn dimana fv = nilai future value pv = nilai sekarang i n = bunga = tahun m = periode dimajemukkan C. Nilai Sekarang (Present Value) .n) Perhitungan diatas sering digunakan oleh para investor ketika menghitung investasinya dimasa yang akan datang.

B. Perhitungan present value dengan bunga tunggal pv = fv / (1+i)n dimana pv = nilai sekarang fv = nilai future value i n = bunga = tahun Perhitungan present value tersebut di atas dapat digunakan pada beberapa model perhitungan investasi seperti menghitung uang hasil investasi atau bisnis yang akan diterima beberapa tahun lagi dengan nilai saat ini.Yang dilakukan adalah dengan pemajemukan terbalik. Nilai Masa Datang FV = Ko (1 + r)n dimana : FV = Future Value / Nilai Mendatang Ko = Arus Kas Awal r = Rate / Tingkat Bunga . Tingkat diskonto (discount rate) adalah tingkat pengembalian atas suatu investasi beresiko sama yang akan didiskontokan. menghitung waktu lamanya investasi ditanamkan pada sebuah bisnis dan lain sebagainya.Nilai sekarang adalah nilai sekarang dari pembayaran masa depan. pada permulaan periode atas dasar tingkat bunga tertentu dari jumlah uang yang baru akan diterima beberapa waktu/periode yang akan datang. Present Value (nilai sekarang) merupakan kebalikan dari compound value (nilai majemuk) adalah besarnya jumlah uang.

Contohnya adalah bunga yang diterima dari obligasi atau dividen tunai dari suatu saham preferen. ANUITAS BIASA (ORDINARY) Adalah anuitas yang pembayaran atau penerimaannya terjadi pada akhir periode.n = Tahun Ke-n 3. Anuitas (Annuities) Anuitas dalam teori keuangan adalah suatu rangkaian penerimaan atau pembayaran tetap yang dilakukan secara berkala pada jangka waktu tertentu. Rumus dasar future value anuitas biasa adalah sebagai berikut : FVn = PMT1 + in – 1 i Dimana : FVn = Future value (nilai masa depan dari anuitas pada akhir tahun ke-n) PMT = Payment (pembayaran anuitas yang disimpan atau diterima pada setiap periode) i = Interest rate (tingkat bunga atau diskonto tahunan) n = Jumlah tahun akan berlangsungnya anuitas Rumus dasar present value anuitas biasa adalah sebagai berikut : PVn = FVn1 – 1 ( 1 + i ) n i Dimana : PVn = Present value (nilai sekarang dari anuitas pada akhir tahun ke-n) . A.

n ) ( 1 + i ) C. NILAI SEKARANG ANUITAS Adalah sebagai nilai anuitas majemuk saat ini dengan pembayaran atau penerimaan periodik dan n sebagai jangka waktu anuitas PV = PMT Dimana : PV PMT n i = Nilai sekarang anuitas masa depan = Pembayaran anuitas yang disimpan atau diterima di akhir tahun = Jumlah tahun berlangsungnya anuitas = Tingkat diskonto tahunan (bunga) . Rumus dasar future value anuitas terhutang adalah : FVn = PMT ( FVIFAi. Awal interval pertama merupakan perhitungan bunga yang pertama dan awal interval kedua merupakan perhitungan bunga kedua dan seterusnya.n ) ( 1 + i ) Rumus dasar present value anuitas terhutang adalah : PVn = PMT ( PVIFAi. ANUITAS TERHUTANG Anuitas terhutang adalah anuitas yang pembayarannya dilakukan pada setiap awal interval.B.

1tahun)) Pvanuitas = $ 200(PVIFA(6%.9434) = $ 94.$ 200 (PVIFA(6%.34 Langkah 2. ANUITAS ABADI Anuitas abadi (perpetuity) adalah suatu anuitas yang berlanjutuntuk selamanya .80 . Cari nilai sekarang dari $ 100 yang akan diterima di tahun 1: $100 (0.5tahun)). Dicari dulu anuitas 5 tahun. Diketahui bahwa dari 2 tahun sampai tahun 5 akan diterima anuitas sebesar $ 200 setahun. sisanya adalah anuitas 4 tahun dengan pembayaran pertama yang diterima setelah tahun ke-2: Pvanuitas = $ 200(PVIFA(6%.2124-0. E. NILAI SEKARANG DAN SERI PEMBAYARAN YANG TIDAK RATA Dalam pengertian anuitas tercakup kata jumlah yang tetap.$ PVIFA(6%. dengan kata lain anuitas adalah arus kas yang sama di setiap periode. Persamaan umum berikut ini bisa digunakan untuk mencari nilai sekarang dari seri pembayaran yang tak rata: Nilai Sekarang Anuitas Abadi = Pembayaran/Tingkat Diskonto = PMT/r Langkah 1.1tahun) Pvanuitas= $ 200(4. kemudian kurangi dengan anuitas 1 tahun.9434) Pvanuitas= $653. yaitu sejak pertama kali setiap tahun investasi ini akan membayarkan jumlah dolar yang sama.5tahun)).D.

Langkah 3. disebut pengangsuran pinjaman di amortisasi. Sedangkan bunga majemuk setengah tahunan adalah proses aritmatika untuk menentukan nilai akhir dari arus khas atau serangkaian arus kas apabila suku bunga ditambahkan dua kali dalam setahun.10 = $1413.34 + $ 653. Jumlahkan komponen-komponen yang diperoleh dari langkah 1 hingga langkah 3 tersebut: $ 94. kuartalan.80 + $ 665. AMORTISASI PINJAMAN Merupakan suatu pinjaman yang akan dibayarkan dalam periode yang sama panjangnya ( bulanan.10 Langkah 4. dengan pembayaran periodik yang sama jumlahnya.24 F. atau tahunan ).6651) = $ 665. Digunakan untuk menghitung pembayaran pinjaman atau angsuran sampai jatuh tempo. PERIODE KEMAJEMUKAN TENGAH TAHUNAN ATAU PERIODE LAINNYA Bunga majemuk tahunan adalah proses aritmatika untuk menentukan nilai akhir dari arus khas atau serangkaian arus kas apabila suku bunga ditambahkan satu kali dalam setahun. Sumber : . Pinjaman yang dilunasi dengan cara ini . Cari nilai sekarang dari $1000 yang akan diterima di tahun ke-7 $1000(0. G.

penilaian surat berharga. . jika bernilai 0 pembayaran dilakukan diakhir periode.blogspot. jika bernilai 1 pembayaran dilakukan diawal periode. Pemahaman nilai waktu uang sangat penting dalam studi manajemen keuangan. Type.ac.com http://ocw.blogspot.com/2013/01/bab-8-konsep-nilai-waktu-dari-uang.html Nilai Waktu Uang Nilai waktu uang merupakan konsep sentral dalam manajemen keuangan. Manajer keuangan juga perlu memahami konsep nilai waktu uang yang diperlukan dalam mengambil keputusan ketika akan melakukan investasi pada suatu aktiva dan pengambilan keputusan ketika akan menentukan sumber dana pinjaman yang akan dipilih. analisis alternatif dana.google. Pv. jumlah angsuran yang dilakukan Pmt.blogspot. Banyak keputusan dan teknik dalam manajemen keuangan yang memerlukan pemahaman nilai waktu uang. Ada lima parameter yang ada dalam fungsi fv(). nilai saat ini yang akan dihitung nilai akan datangnya.  Future Value Future Value (FV) digunakan untuk menghitung nilai investasi yang akan datang berdasarkan tingkat suku bunga dan angsuran yang tetap selama periode tertentu.http://yunitha-kusumawaty. merupakan contohcontoh teknik dan analisis yang memerlukan pemahaman konsep nilai waktu uang.com http://innecintya. besar angsuran yang dibayarkan. Biaya modal. tingkat suku bunga pada periode tertentu bisa per bulan ataupun per tahun.id http://nugrohoedy007.gunadarma. analisis keputusan investasi (penganggaran modal). yaitu :      Rate. Nper.com www. Untuk menghitung FV bisa menggunakan fungsi fv() yang ada dimicrosoft excel.

minus sebagai tanda cashflow bahwa kita mengeluarkan uang Type = 0 Dari masukan diatas maka akan didapat nilai 233. dengan menggunakan fungsi fv().55 . dengan asumsi tidak ada potongan bunga dan biaya administrasi. misal 8% per tahun. berapa biaya masuk perguruan tinggi 20 tahun yang akan datang. minus sebagai tanda cashflow bahwa kita mengeluarkan uang Type = 0 Dari masukan diatas maka akan didapat nilai 148. berapa uang yang akan kita dapat 20 tahun yang akan datang?.268. tidak ada angsuran yang dikeluarkan tiap tahunnya Pv = -50000000.047.000. dikali 12 karena angsuran dilakukan per bulan Pmt = -250000.19 Contoh 2: Setiap bulan kita menabung dibank sebesar 250. nilai yang ditabungkan setiap bulan.000.Contoh 1: Biaya masuk perguruan tinggi saat ini adalah Rp50. bunga bank pertahun 6%. masukkan nilai untuk parameter-parameter yang ada sebagai berikut:    Rate = 6%/12.000 dilakukan perbulan Nper = 20×12 = 240.000. minus sebagai tanda cashflow kita mengeluarkan uang   Pv = -50000000. dengan menggunakan fungsi fv(). dibagi 12 karena angsuran 250.612. saldo awal tabungan kita adalah 10.000.857.000. dengan asumsi pemerintah mampu mempertahankan inflasi satu digit. masukkan nilai untuk parameter-parameter yang ada sebagai berikut :      Rate = 8% Nper = 20 Pmt = 0.

Fv. Pmt. jika bernilai 0 pembayaran dilakukan diakhir periode.000. Untuk menghitung PV bisa menggunakan fungsi pv() yang ada dimicrosoft excel.000 saat ini.904. yaitu :      Rate. Type.000. besar angsuran yang dibayarkan. Contoh : Saat pensiun 25 tahun lagi saya ingin punya uang 1. Ada lima parameter yang ada dalam fungsi pv().017. jika satuannya bulan maka harus bulan semua. nper dan pmt haruslah sama. jumlah angsuran yang dilakukan.000. tidak ada angsuran yang dikeluarkan tiap tahunnya Fv = 1000000000 Type = 0 Dari masukan diatas maka akan didapat nilai -146.000.  Present Value Present Value digunakan untuk untuk mengetahui nilai investasi sekarang dari suatu nilai dimasa datang. dengan menggunakan fungsi pv() masukkan nilai untuk parameter-parameter yang ada sebagai berikut :      Rate = 8% Nper = 25 Pmt = 0. Nper. misal 8% per tahun. berapakah nilai uang 1.91 .Yang perlu diperhatikan dalam penggunakan fungsi fv() adalah satuan untuk parameter rate. dengan asumsi pemerintah mampu mempertahankan inflasi satu digit. jika ada yang bersatuan tahun maka harus dikonversi ke satuan bulan. nilai akan datang yang akan dihitung nilai sekarangnya.000. tingkat suku bunga pada periode tertentu bisa per bulan ataupun per tahun. jika bernilai 1 pembayaran dilakukan diawal periode.

Kenapa minus, sekali lagi itu sebagai tanda cash flow, untuk mendapatkan uang 1.000.000.000 25 tahun lagi maka saya harus mengeluarkan uang sebesar 146,017,904.91 saat ini atau dengan kata lain uang 1.000.000.000 25 tahun lagi sama nilainya dengan uang 146,017,904.91 saat ini, dengan asumsi inflasi konsisten sebesar 8% setiap tahun selama 25 tahun. Sama halnya dengan fungsi fv(), fungsi pv() harus menggunakan satuan yang sama untuk parameter rate, nper dan pmt, jika bersatuan tahun maka harus tahun semua, jika ada yang bersatuan bulan maka harus dikonversi ke satuan tahun.

 Net Present Value (NPV)
NPV merupakan selisih antara pengeluaran dan pemasukan yang telah didiskon dengan menggunakan social opportunity cost of capital sebagai diskon faktor, atau dengan kata lain merupakan arus kas yang diperkirakan pada masa yang akan datang yang didiskontokan pada saat ini.Untuk menghitung NPV diperlukan data tentang perkiraan biaya investasi, biaya operasi, dan pemeliharaan serta perkiraan manfaat/benefit dari proyek yang direncanakan.

Rumus yang digunakan
Arus kas masuk dan keluar yang didiskonkan pada saat ini (present value (PV)). yang dijumlahkan selama masa hidup dari proyek tersebut dihitung dengan rumus:

Rt/(1+i)t
dimana: t - waktu arus kas i - adalah suku bunga diskonto yang digunakan - arus kas bersih (the net cash flow) dalam waktu t

Arti perhitungan NPV
Pada tabel berikut ditunjukkan arti dari perhitungan NPV terhadap keputusan investasi yang akan dilakukan.

Bila... NPV > 0

Berarti... investasi yang dilakukan memberikan manfaat bagi perusahaan

Maka... proyek bisa dijalankan

NPV < 0

investasi yang dilakukan akan mengakibatkan kerugian bagi perusahaan

proyek ditolak

NPV = 0

investasi yang dilakukan tidak mengakibatkan perusahaan untung ataupun merugi

Kalau proyek dilaksanakan atau tidak dilaksanakan tidak berpengaruh pada keuangan perusahaan. Keputusan harus ditetapkan dengan menggunakan kriteria lain misalnya dampak investasi terhadap positioning perusahaan.

Untuk lebih jelas ada baiknya dilihat dengan contoh perhitungan dibawah ini. Suatu proyek dengan dengan investasi sebesar Rp. 7,000 juta dan tingkat bunga yang relevan sebesar 18%. Proyek ini diharapkan akan menghasilkan nilai sebesar Rp. 9,000 juta. Maka berapakah besarnya net present value yang akan dihasilkan? PVpenerimaan = 9.000 / ( 1 + 0.18 )1 = Rp. 7,627 juta PVinvestasi = 7.000 / ( 1 + 0.18 )0 = Rp. 7,000 juta Maka Net Present Value yang dihasilkan adalah NPV = PVinvestasi + PVpenerimaan NPV = – 7,000 + 7,627 = Rp. 627 juta Sehingga didapatlah rumus sebagai berikut: NPV = Ao + (A1 / (1 + r))

dimana, Ao = nilai awal investasi; A1 = nilai penerimaan dari investasi; r = tingkat suku bunga yang relevan. Berkaitan dengan investasi (modal) yang akan ditanamkan, maka diperlukan pedoman untuk dapat dengan bijak menilai investasi tersebut. Dan pedoman tersebut yang dapat dipakai sebagai panduan adalah:
 Terima investasi yang diharapkan bilamana memberikan NPV positif.  Terima investasi yang memberikan IRR yang lebih besar daripada tingkat keuntungan yang diisyaratkan.

Tentu saja penyajian konsep ini berlaku bilamana kondisi pasar uang dan pasar modal yang sempurna dengan catatan:
 Tingkat suku bunga yang ada adalah stabil dan sama, tidak berfluktuatif.  Tidak adanya pihak yang dominan untuk mempengaruhi pasar.  Kondisi diluar transaksi keuangan yang ada adalah stabil.

 Internal Rate of Return
IRR berasal dari bahasa Inggris Internal Rate of Return disingkat IRR yang merupakan indikator tingkat efisiensi dari suatu investasi. Suatu proyek/investasi dapat dilakukan apabila laju pengembaliannya (rate of return) lebih besar dari pada laju pengembalian apabila melakukan investasi di tempat lain (bunga deposito bank, reksadana dan lain-lain). IRR digunakan dalam menentukan apakah investasi dilaksanakan atau tidak, untuk itu biasanya digunakan acuan bahwa investasi yang dilakukan harus lebih tinggi dari Minimum acceptable rate of return atau Minimum atractive rate of return. Minimum acceptable rate of return adalah laju pengembalian minimum dari suatu investasi yang berani dilakukan oleh seorang investor. Cara perhitungan IRR

Besarnya nilai sekarang dihitung dengan menggunakan pendekatan sebagai berikut: NPV= ∑Nn=0 Cn/(1+r)n Contoh Bila suatu investasi mempunyai arus kas sebagaimana ditunjukkan dalam tabel berikut Tahun (n) 0 Arus (Cn) -4000 1 1200 2 1410 3 1875 .Posisi IRR ditunjukkan pada grafik NPV (r) ( dengan label 'i' pada grafik) IRR [1]merupakan suku bunga yang akan menyamakan jumlah nilai sekarang dari penerimaan yang diharapkan diterima (present value of future proeed) dengan jumlah nilai sekarang dari pengeluaran untuk investasi.

3%.html .wikipedia. Dalam kasus ini hasilnya adalah 14. Dengan menggunakan rumus sebagai berikut : IRR= Bunga rendah + (NPV/ NPV pada bunga rendah .NPV pada bunga tinggi)* ( bunga tinggi .71 %. yaitu dengan mencoba suku bunga yang diperkirakan akan memberikan nilai NPV positif misalnya 10 % yang akan memberikan NPV sebesar 382 dan dilanjutkan dengan perhitungan NPV yang negatif. angka ini bisa diperbaiki kalau rentang bunga tinggi dengan bunga rendah lebih kecil.com/2008/06/future-value-dan-present-value/ http://belajarmanagement.org/wiki/NPV http://sulistyo-widodo.NPV It) * (It .adibmubarrok.4 1050 Kemudian IRR dihitung dari NPV= -4000 + 1200/(1+r)1 + 1410/(1+r)3 + 1875/(1+r)3 + 1050/(1+r)4 = 0. angka ini sedikit berbeda dari hasil hitungan di atas karena merupakan perhitungan empiris.com/2009/07/29/konsep-net-present-value-dan-aplikasinya/ http://id.bunga rendah) atau disederhanakan IRR=Ir + (NPV Ir/NPV Ir .wikipedia.blogspot.org/wiki/IRR http://id. Sumber: http://www.Ir) dari data di atas akan diperoleh IRR Sebesar 14. Misalnya pada 20 % akan memberikan NPV sebesar -429. Perhitungan IRR praktis Untuk mempermudah perhitungan IRR.com/2012/04/nilai-waktu-uang.wordpress.

Padahal bila dihitung-hitung bunga flat bisa dua kali lebih besar dibanding bunga efektif atau bunga anuitas. Perhitungan Bunga Flat Prinsip dari bunga flat adalah. dan bunga efektif. kredit tanpa agunan (KTA). Bunga flat atau bunga tetap adalah perhitungan bunga yang paling mudah ditemui dan paling mudah dihitung. bunga kredit dan cicilan pokok yang dibayar setiap bulannya tetap atau flat. Misal: P = pokok pinjaman i = suku bunga per tahun t = lama kredit dalam bulan Maka: . dan konversi bunga kredit. Namun yang perlu diwaspadai. Untuk lebih jelas. kredit kendaraan bermotor. kredit multiguna. suku bunga flat terkesan lebih rendah dibanding suku bunga efektif. silakan lakukan simulasi di perbandingan bunga kredit. Untuk bunga efektif agar pembayaran lebih mudah biasanya dimodifikasi menjadi bunga anuitas.Cara Menghitung Bunga Flat Posted on 2 Agustus 2012 by admin — 3 Comments ↓ Bunga Flat Ada dua teknik utama dalam menghitung bunga kredit. cicilan pokok dan bunga per bulannya tetap. Bunga flat biasanya dipakai untuk kredit konsumer berjangka pendek seperti kartu kredit. Dalam perhitungan bunga flat. dll. yaitu bunga flat.

000.000.000.Angsuran per bulan = Cicilan pokok + Bunga = Rp 610.com/cara-menghitung-bunga-flat/ . kadang “menipu” konsumen karena terkesan lebih rendah Bunga total yang dibayar lebih banyak daripada dengan bunga efektif http://www.- Kalkulator Bunga Flat Kalkulator Suku Bunga Flat Untuk simulasi bunga flat lebih lanjut silakan gunakan kalkulator bunga flat.i = 11% t = 24 bulan Cicilan pokok = Rp 12..000.simulasikredit.dengan jangka waktu kredit 24 bulan. Keuntungan Perhitungan Bunga Flat   Mudah dihitung Setiap bulan pokok cicilan.x 11% / 12 = Rp 110. Berapakah angsuran per bulan yang harus dibayar? P = Rp 12..000.000.Bunga = Rp 12./ 24 = Rp 500. bunga dan angsurannya tetap Kerugian Perhitungan Bunga Flat   Suku bunga flat.000.000.Cicilan pokok per bulan = P / t Bunga per bulan = P x i / 12 Total bunga yang harus dibayar = P x i / 12 x t Contoh kasus: Adi mendapatkan kredit KTA sebesar Rp 12.000.. Bank pemberi KTA tersebut memberikan bunga setahunnya 11%.000.000.

Bunga hanya dihitung dari sisa pinjaman yang belum dikembalikan. Perhitungan Bunga Efektif Prinsip dari perhitungan bunga efektif. adalah cicilan pokok per bulannya tetap. Karena bunga yang dibayar semakin mengecil.((z . Bunga efektif banyak dipakai karena dirasa lebih fair perhitungan bunganya. maka angsuran per bulannya jadi semakin sedikit. kredit usaha. Misal: P = pokok pinjaman i = suku bunga per tahun t = lama kredit dalam bulan Maka: Cicilan pokok per bulan = P / t Bunga bulan ke z = (P . maka bunga dihitung dari sisa pinjaman yang belum dicicil. Bunga efektif biasanya dipakai untuk kredit berjangka menengah sampai panjang misalnya KPR.1) x Cicilan pokok )) x i / 12 Contoh kasus: . dan bunga per bulan dihitung dari sisa cicilan yang belum dibayar. Jadi bila kita sudah mencicil beberapa kali. dll. perhitungan bunga yang banyak dipakai adalah bunga efektif.Cara Menghitung Bunga Efektif Posted on 2 Agustus 2012 by admin — 1 Comment ↓ Selain bunga flat.

000.67 = Rp 1.Bunga bulan ke-1 = (Rp 60.000.666.Bunga bulan ke-3 = (Rp 60.. Kelebihan Bunga Efektif   Bunga tiap bulannya berkurang Bunga dihitung secara fair karena dihitung berdasar sisa pinjaman yang kita pakai . Bunga bulan ke-11 = (Rp 60.583.000)) x 14% / 12 = 700.333.000.(2 x Rp 1.Budi meminjam uang di bank sebesar Rp 60.dengan bunga kredit efektif 14% per tahun.(1 x Rp 1..000..676.666.(10 x Rp 1...333.000)) x 14% / 12 = + Rp 688...000.Bunga bulan ke-2 = (Rp 60.000. Bank memberikan kredit dengan jangka waktu 60 bulan.000.000. Berapakah angsuran yang harus dibayar Budi? P = Rp 60.000.000./ 60 = Rp 1.(0 x Rp 1.i = 14% t = 60 bulan Cicilan pokok per bulan = Rp 60.+ Rp 700.000.000.33 Cicilan bulan ke-2 = Rp 1.000. silakan buka kalkulator bunga efektif.000.67 ..33 Cicilan bulan ke-11 = Rp 1...333.000)) x 14% / 12 = + Rp 583.33 Rp Rp Rp .000..000)) x 14% / 12 = + Rp 676.000..000.000.333.000.583.33 = Rp 1.67 Cicilan bulan ke-3 = Rp 1.000.666.33 Rp Kalkulator Bunga Efektif Kalkulator Bunga Efektif Untuk melakukan simulasi bunga efektif..000.000.= Rp 1.700.333.000.688..000.33 = Rp 1.000.000.dan seterusnya .Cicilan bulan ke-1 = Rp 1.000.676.688.000.333.000.000.000..

karena itu suku bunga ini disebut suku bunga mengambang atau floating rate. 31 Oktober 2012 14:10 wib Image : Corbis. tanyakan metode perhitungan bunga yang diberlakukan oleh bank tersebut. Apakah ada standar tertentu yang menjadi patokan pembayaran bunga kepada nasabah? Nur Layla Afriyanti Sumenep. Atas bunga tabungan yang diperoleh akan dikenakan pajak sesuai ketentuan berlaku. Beberapa bank menetapkan suku bunga tabungan tetap untuk jangka waktu tertentu (fixed rate). karena metode perhitungan yang berbeda akan menghasilkan jumlah bunga tabungan yang juga berbeda. . yang saya ingin tahu adalah bagaimana cara menghitung bunga di masing-masing bank.com/cara-menghitung-bunga-efektif/ Bagaimana Cara Menghitung Bunga Bank? Browser anda tidak mendukung iFrame Rabu. Anda dapat memperhitungkan berapa saldo minimum tabungan yang harus Anda pelihara agar pokok simpanan tidak terpotong oleh biaya administrasi bank. saya baru mengetahui.Kekurangan Bunga Efektif  Bunga efektif lebih sulit dihitung daripada bunga flat http://www. 2. Saya menyadari. Ketika membuka rekening tabungan.com Saya merupakan salah satu nasabah di beberapa bank swasta. Namun. Jawaban Ibu Nur Layla. Suku bunga tabungan dapat berubah sewaktuwaktu. Sebelum Anda menabung. Namun. Dengan mengetahui cara perhitungan bunga tabungan.simulasikredit. 3. memang ada baiknya Anda mengetahui cara menghitung bunga tabungan. Hal-hal yang perlu diperhatikan 1. bahwa bunga yang diberikan kepada saya setiap bank berbeda-beda. Jawa Timur. di setiap bank menawarkan bunga yang bervariasi. 4.

19 = 82. dikalikan suku buga tabungan per tahun. Saldo rata-rata dihitung berdasarkan jumlah saldo akhir tabungan setiap hari dalam bulan berjalan. Kendati demikian. bunga dalam satu bulan dihitung berdasarkan saldo terendah dalam bulan tersebut. secara umum ada 3 metode penghitungan bunga tabungan. bunga dalam satu bulan dihitung berdasarkan saldo rata-rata dalam bulan berjalan. b.92 Berdasarkan cara perhitungan di atas.1 Juta x 3 % x 1 365 Tgl 5 : Rp.19 = 82. http://economy. Berdasarkan saldo rata-rata Pada metode ini. Misalkan bunga tabungan yang berlaku adalah sebagai berikut : Saldo di bawah Rp5 juta. dikalikan hasil pembagian jumlah hari dalam satu bulan per 365. dibagi dengan jumlah hari dalam bulan tersebut Bunga dihitung dengan rumus : Saldo rata-rata harian. seperti dikutip dari edukasi perbankan Bank Indonesia. Bunga dihitung dengan rumus : saldo terendah. bunga = 5 persen Cara perhitungan bunga: Tgl 1 : Rp. yaitu: a. Berdasarkan saldo terendah Pada metode ini.com/read/2012/10/31/192/711651/bagaimana-cara-menghitung-bunga-bank .44 . Bunga tabungan dalam bulan berjalan dihitung dengan menjumlahkan hasil perhitungan bunga setiap harinya.19 = 821. bunga = 3 persen Saldo Rp5 juta ke atas. dikalikan suku bunga tahunan.19 = 82.1 Juta x 3 % x 1 365 Tgl 3 : Rp. dikalikan hasil penjumlahan hari dalam bulan berjalan per 365.616. c.okezone.1 Juta x 3 % x 1 365 Tgl 2 : Rp. bunga tabungan Anda selama bulan Juni adalah Rp.Beberapa bank menerapkan jumlah hari dalam satu tahun 365 hari. Saldo harian. Pada metode ini bunga dihitung dari saldo harian. namun ada pula yang menerapkan jumlah bunga 360 hari.33.1 Juta x 3 % x 1 365 Tgl 4 : Rp.6 juta x 5 % x 1 365 dan seterusnya = 82.

efektif 1 Januari 2013.4% per tahun untuk pembelanjaan ritel dan penarikan uang tunai.842.25. Mulai Tgl Berhenti 29 Dec 12 16 Jan 13 16 Jan 13 16 Jan 13 5 Feb 13 5 Feb 13 5 Feb 13 5 Feb 13 Jumlah Hari 39 21 21 21 Besar Biaya Bunga Rp 4.84.000.68.6.419.763. suku bunga terbaru 2.000.117.95% per bulan atau 35.- Tgl.40% per tahun 360 1.96Rp 103. English Simulasi Perhitungan Bunga Transaksi Kartu Kredit* Simulasi Perhitungan Bunga Transaksi Kartu Kredit Sesuai dengan Peraturan Bank Indonesia dan Surat Edaran No.- No 1 2 3 4 Keterangan Pembelian Biaya Bunga Biaya Pembayaran Materai Rp Rp Rp Rp Jumlah 126.111.Rp 123.You are not logged on.90.588.280.- .5.14/34/DASP/2012.Rp 1. berlaku untuk semua tipe Kartu Kredit yang diterbitkan oleh HSBC Indonesia.759. Tanggal Billing Tanggal Jatuh Tempo : 12 Februari 2013 : 6 Maret 2013 Suku Bunga (%) Jumlah hari dalam 1 tahun Saldo Awal Jumlah yang dibayar 35.

4+7692.. bunga yang dibebankan juga semakin kecil sehingga angsuran juga semakin kecil. Dengan metode flat. . bank akan menghitung angsuran pokok dan bunga sehingga didapatkan nilai angsuran yang harus dibayar tiap bulan. Atau ditulis sebagai: (P * i * t) : jb . flat dan efektif.40.4%x21/360) 3 (5000x35.588 . bunga dihitung dari plafond pinjaman.- Rp 1.5 Tagihan Saldo Awal Tagihan Setelah 6 Pembayaran 7 Rp 911.823.006.4%x21/360) 6 (1117588x35. Dapat ditulis sebagai: SP * i * (30/360) . dimana P adalah plafon. Ada juga metode anuitas yang merupakan modifikasi dari metode efektif.co.96+103. Perbedaannya dengan metode efektif adalah angsuran/cicilannya akan tetap sepanjang jangka waktu kredit.4%x21/360) 7 (4842. bunga dihitung dari prosentasi bunga dikali pokok pinjaman/plafond.280x35. bunga dihitung prosentase bunga dikali saldo pokok pinjaman bulan sebelumnya.117.25+123. Sedangkan pada metode efektif bunga dihitung dari sisa kredit.545.9+18823. 360 adalah jumlah hari dalam setahun.. t adalah jumlah tahun jangka waktu kredit dan jb adalah jumlah bulan jangka waktu kredit.08. i adalah suku bunga per tahun. Dengan metode anuitas. Angsuran pokok akan semakin besar dan bunga semakin kecil sehingga angsuran akan bernilai tetap. i adalah suku bunga per tahun. dimana SP adalah saldo pokok bulan sebelumnya. 30 adalah jumlah hari dalam sebulan.4%x39/360) 2 (68763x35.692.hsbc.id/1/2/personal_in_ID/kartu-kredit/info-kartu/simulasi-perhitungan-bunga Metode Perhitungan Bunga Kredit Posted on Jumat.Rp 7.16 Jan 13 5 Feb 13 12 Feb 13 Biaya Bunga 21 7 Rp 18.Rp 33.4%x21/360) 4 (6000x35. Karena saldo pokok terus berkurang tiap bulan.6 Feb 13 1 (126. Dengan metode efektif. Pada metode flat.73.73) http://www. 16 Mei 2008 | 63 Komentar Metode perhitungan bunga dikenal 2 cara.84+1419.4%x21/360) 5 (911545x35.

4000000. Sedangkan dengan bunga tetap. Dengan bunga mengambang.wordpress. Disadur secara bebas dari program edukasi masyarakat Bank Indonesia. Jika kita hidup pada tahun 1980-an munkin kita sudah menjadi seorang miyuner dengan gaji yang sama yaittu sebesar Rp. Di perbankan dikenal sifat bunga yang mengambang (floating) dan bunga tetap (fixed). misalnya digunakan plafond kredit 24juta dengan jangka waktu 2 tahun dan bunga 10% setahun. Suku bunga umumnya akan spread beberapa persen di atas BI Rate. Namun jika kita hidup pada tahun 2030 dengan gaji yang sama sebesar Rp. Asumsinya tidak ada perubahan persen bunga selama jangka waktu kredit. Jumlah total angsuran yang dibayar dengan flat paling tinggi dibanding anuitas dan efektif. Dengan menggunakan perhitungan bunga didaptkan hasil seperti screenshotberikut: Dari simulasi nampak bahwa metode efektif memberikan nilai total angsuran yang paling kecil. . yang harus kita pahami secara mendalam yaitu prinsip konsep nilai waktu dari uang dan mampu menganalisa secara mendalam.4000000. Konsep Nilai Waktu Dari Uang Setelah saya meulis artikel sebelumya yaitu fungsi dari cash flow yang intinya hampir sama dengan konsep nilai waktu dari uang. Sebagai contoh jika kita digaji sebesar Rp. suku bunga akan berubah ubah sesuai kodisi di pasar. Jangan kita tertipu dengan angka yang fantastis.Untuk simulasi. BI Rate adalah patokan yang ditetapkan pemerintah untuk besaran bunga bank.4000000. Sifat Suku Bunga Selain metode perhitungan bunga. Jika kita ingin menginvestasikan uang kita. namun dibalik angka yang besar itu kenyataannya justru kerugian yang kita dapatkan. Metode anuitas dan flat memberikan nilai angsuran yang tetap selama kredit.00/bulan mungkin nilainya berubah apakah nilai nominalnya berkurang atau meningkat.00/bulan pada tahun 2010 mungkin nilai nominalnya cukup untuk menghidupi kita.com/2008/05/16/metode-perhitungan-bunga-kredit/ KONSEP NILAI WAKTU DARI UANG DAN EKIVALENSI PERUMUSAN BUNGA A. suku bunga akan tetap selama jangka waktu kredit atau sepanjang waktu tertentu yang disepakati.00/bulan. Kita sepakat bahwa bahwa nilai nominal uang dimasa sekarang berbeda dimasa mendatang dan sebelumnya. ada lagi yang harus dipahami nasabah atau calon debitur yaitu sifat suku bunga.(ir/wp) http://indrariawan.

Sebagai contoh kasus. 200 juta lebih baik dibandingkan Rp. Jika kita lihat nilai sekarang Rp.200 juta adalah angka yang fantastis dibandingkan dengan Rp. jika kita ingin menginvestasikan uang sebesar Rp.100 juta untuk jangka waktu 15 tahun dengan total pengembalian Rp. • A =Annual cash flow adalah pembayaran seri (tabungan) yaitu pembayaran yang terjadi berkali-kali tiap tahun dalam jumlah yang sama besar dilakukan tahun ke-1 sampai tahun ke-n sebesar A. 100 juta saat ini. • G =Gradient yaitu pembayaran yang terjadi berkali-kali tiap tahun naik dengan kenaikan yang sama atau menurun secara seragam.100 juta. 200 juta belum tentu nilai nominalnya sebesar Rp. • n = periode (bias periode tahun atau bulan) • P = Present value (present worth) adalah nilai uang pada saat dimulai proyek (pada saat sekarang) yaitu pembayaran yang hanya berlangsung sekali pada tahun ke-0. Berikut adalah notasi-notasi yang digunakan dalam konsep nilai waktu dari uang: • i = interest / bunga (%).200 juta. Namun setelah 15 tahun Rp. Berikut adalah standar notasi-notasi faktor yang digunakan pada konsep nilai waktu dari uang: Berikut adalah perhitungan menggunakan notasi standar: . • F = Future value (future worth) adalah pembayaran yang hanya berlangsung sekali pada tahun ke – n (sembarang).

Ekivalensi Perumusan Bunga • Bunga adalah jumlah yang dibayarkan akibat kita menggunakan uang pinjaman. Atau menghitung jumlah akhir pada akhir periode dari sejumlah uang yang dimiliki sekarang. Berikut adalah contoh soal beserta jawaban dari ekivalensi: 1. Cara 1 : setiap akhir musim akan dibayar sebagian pokok pinjaman dan bunganya. Hanya saja si pengambil keputusan ‗putri‘ harus mengetahui kondisi ekonominya sendiri. karena jumlah .. • Bunga dibagi menjadi dua yaitu bunga tunggal (simple interest) dan bunga majemuk (compound interest).dalam 4 musim dapat dilakukan dengan beberapa cara. Bagaimana caranya Putri membayar hutang dalam waktu 4 musim? Solusi: Pengembalian uang sejumlah $12000. • Suku bunga adalah ratio antara jumlah bunga yang dibayarkan terhadap jumlah pinjaman. • Bunga tunggal (simple interest) adalah bunga yang dihitung dari pokoknya saja (sisa pokok yang belum dibayarkan).dipinjam dengan perjanjian akan dikembalikan dalam waktu 4 musim (tahun) dengan bunga 7%per musimnya. (Modal Pokok + Bunga pada periode tersebut).B. • Nilai Majemuk (coumpaund value / ending amount) dari sejumlah uang merupakan penjumlahan dari uang pada permulaan periode. Putri meminjam uang di bank sebesar $12000..

../ 4 = $ 3000. Rencana pengembalian adalah sebagai berikut: Dengan cara ini putri meminjam sebesar $12000 dikembalikan sebesar $14100 Cash flownya: .maka pokok yang dikembalikan setiap akhir tahun adalah $ 12000.pinjaman $12000.-.

sedangkan pokok dikembalikan pada akhir pinjaman.Cara 2: setiap musim hanya dibayar bunganya saja. Rencana pengembalian adalah sebagai berikut: .

Dengan cara ini putri meminjam sebesar $12000 dikembalikan sebesar $15360 Cash flownya : .

Cara 3: Setiap musim tidak bayar apa-apa. Rencana pengembalian adalah sebagai berikut: Dengan cara ini putri meminjam sebesar $12000 dikembalikan sebesar $15729.552 Cash flownya: . baik bunga maupun pokok dibayar pada akhir musim.

Namun itu tergantung si pengambil keputusan dan kondisi ekonominya. jika ingin mendownload artikel "KONSEP NILAI WAKTU DARI UANG DAN EKIVALENSI PERUMUSAN BUNGA" silahkan download dibawah ini: .Dari ketiga cara tersebut cara pertama adalah pengembalian uang yang paling murah karena setiap akhir musim akan dibayar sebagian pokok pinjaman dan bunganya.

) Bagaimana kita mendapatkan bahan bakunya. dan lain sebagainya.Peduli kepada diri sendiri adalah bagaimana kita mengenali kemampuan. Hal-hal yang Perlu Dipertimbangkan dalam Menetukan Gagasan Usaha Setelah mendapatkan gagasan bisnis dan sebelum memulai bisnis.) Bagaimana proses produksinya. ASPEK-ASPEKNYA DAN METODE MEMPEROLEH GAGASAN Evaluasi Proyek/studi kelayakan proyek (atau studi kelayakan bisnis pada proyek bisnis).blogspot. minat. untuk mendapatkan Gagasan Usaha dibutuhkan rasa “sensitivitas” tinggi terhadap keadaan sekitar dan kejelian terhadap permintaan pasar. Hal-hal yang harus diperhatikan pada langkah ini adalah: 1. bakat. Tujuannya adalah untuk mengetahui apakah suatu proyek dapat dilaksanakan dengan berhasil. sehingga dapat menghindari keterlanjuran investasi modal yang terlalu besar untuk kegiatan yang ternyata tidak menguntungkan. lakukan langkah sebagai berikut: a.html tugas online spm”PENGERTIAN EVALUASI PROYEK. Banyak wiraswastawan yang berhasil karena dia dapat memanfaatkan kemampuan/minat/bakat yang dimilikinya sendiri dikombinasikan dengan kejelian melihat peluang pasar. 2. teman. Lakukan pengamatan dan pendalaman mengenai seluk-beluk bisnis tersebut. dan lingkungan masyarakat sekitar (mulai setingkat RT hingga nasional. merupakan pengkajian suatu usulan proyek (atau bisnis). dengan berdasarkan berbagai aspek kajian. bahkan internasional).com/2009/12/konsep-nilai-waktu-dari-uang-dan.Dari mana gagasan usaha itu muncul? Gagasan bisnis akan lebih mudah kita dapat apabila kita peka dan peduli terhadap diri kita sendiri.http://atterratotus. Sedangkan GAGASAN adalah ide-ide yang muncul dalam sebuah kegiatan. . apakah dapat dilaksanakan (go project) atau tidak (no go project). ASPEK-ASPEKNYA DAN METODE MEMPEROLEH GAGASAN “ Posted by | Posted in Uncategorized | Posted on 13-06-2012 0 PENGERTIAN EVALUASI PROYEK. keluarga.

Mintalah pendapat dari tetangga atau lingkungan sekitar mengenai produk yang kita buat tersebut. katalog. pegawai.) Pengamatan terhadap pengusaha yang sukses yang menjalank b.) Siapa calon pelanggan kita dan bagaimana karakteristiknya. baik sebagai penanam modal. jalur distribusi yang dipilih. Tentunya dalam jumlah yang terbatas yang sesuai dengan kemampuan kita. organisasi sosial. Misalnya kita membuat kue. 4. Juga pikirkan strategi pemasaran yang akan dijalankan misalnya dengan selebaran.) Bagaimana Pola pemasaran dan penjualannya. kurang manis atau bentuknya kurang menarik? Jadikan kritikan dan saran sebagai masukan berharga untuk melakukan perbaikan sedikit demi sedikit. mailling list. enakkah.3. Lakukan Uji Coba dengan Cara Tes Pasar Manfaat uji coba pasar adalah untuk mendapatkan umpan balik terhadap calon konsumen mengenai produk yang kita tawarkan. dapat dibedakan 4 jenis evaluasi proyek: • Evaluasi terhadap usulan proyek yang akan didirikan (pre-project evaluation). • Evaluasi terhadap proyek yang telah berakhir (post-project evalution study) . proses produksi. 5. Perencanaan ini bisa mencakup antara lain penetapan nama produk. melalui website. Susunlah rencana usaha. dsb. ataupun penyalur produk. brosur. packaging produk. sehingga produk kita benar-benar siap diluncurkan dengan skala yang lebih besar c. atau iklan di media. • Evaluasi terhadap proyek yang telah dioperasionalisasikan (on-going project evaluation). modal tambahan yang diperlukan. sebelum dijual cobalah berikan secara gratis kepada tetangga dan lingkungan sekitar. orang-orang yang akan diajak bekerja sama. 6.) Dimana kita akan memasarkan dan menjualnya. Dilihat dari kapan evaluasi dilakukan pada proyek. • Evaluasi terhadap proyek yang sedang dibangun (on-construction project evaluation).

dan lembaga donor yang mungkin ikut membiayai proyek) • Pemerintah Dua tahap Evaluasi Kelayakan untuk meminimalkan biaya dan efektifitas kegiatan : • Evaluasi Pendahuluan (Preliminary study atau Pre-evaluation study) Tujuannya : untuk mengetahui faktor-faktor pengambat kritis (critical factors) yang dapat menghambat jalannya operasi bisnis proyek yang akan dibangun. Kemungkinan keputusan dari tahap ini adalah pembatalan rencana investasi. maka biasanya studi evaluasi proyek akan semakin hatihati. Kompleksitas elemen-elemen yang mempengaruhi proyek: semakin kompleks faktor-faktor yang mempengaruhi proyek. atau meneruskan evaluasi rencana investasi proyek ke tahap berikutnya. intensitas studi akan semakin mendalam. c.Hal-Hal yang Perlu Diketahui dalam Evaluasi Proyek: • Ruang Lingkup Kegiatan Proyek • Cara kegiatan proyek dilakukan • Evaluasi terhadap aspek-aspek yang menentukan keberhasilan seluruh proyek • Sarana yang diperlukan oleh proyek. menyangkut bukan hanya kebutuhan • Hasil kegiatan proyek tersebut serta biaya-biaya yang harus ditanggung • Akibat-akibat yang bermanfaat ataupun yang tidak dari adanya proyek tersebut. semakin hati-hati dan mendalam studi evaluasi proyek tersebut. lembaga kredit ekspor barang modal. biaya. • Evaluasi Kelayakan Proyek (Project Feasibility Study) . • Langkah-langkah rencana untuk mendirikan proyek. Tingkat ketidakpastian proyek: semakin sulit memperkirakan penghasilan penjualan. perusahaan leasing. beserta jadwal masing-masing kegiatan Beberapa faktor menentukan intensitas studi evaluasi proyek: a. revisi rencana investasi. underwriter bila melalui bursa efek. dan lain-lain. yakni studi kelayakan proyek. aliran kas. b. Besarnya dana yang ditanamkan: semakin besar dana yang ditanamkan. perusahaan modal ventura. Lembaga-Lembaga yang Membutuhkan Evaluasi Proyek: • Pemilik proyek (investor) dan calon mitra usaha • Pihak penyedia pembiayaan (bank kreditur.

• Menentukan ciri-ciri pasar yang akan dipilih (target market). dan lingkungan. Bab 3. atau menurun. • Bentuk Pasar: Penjelasan aspek pasar produsen dan konsumen yang dipilih. DESAIN STUDI KELAYAKAN DAN ASPEK-ASPEK EVALUASI PROYEK Evaluasi Proyek mengkaji kelayakan proyek dari berbagai komponen proyek: pasar. • Luas pasar. internal perusahaan. bertumbuh. dan Rekomendasi hasil studi. baik pada saat ini maupun prediksi masa mendatang. ASPEK PASAR • Bertujuan untuk mengetahui permintaan terhadap barang dan jasa yang dihasilkan oleh proyek. pertumbuhan permintaan dan market share dari proyek terhadap seluruh industri. • Kondisi persaingan antar produsen dan siklus hidup produk: introduksi. IKHTISAR / EXECUTIVE SUMMARY Deskripsi Obyek penelitian.Fokus utama studi kelayakan proyek paling sedikit terpusat pada empat aspek: (1) Aspek pasar dan pemasaran terhadap barang atau jasa yang akan dihasilkan proyek (2)Aspek produksi. Waktu penelitian. • Menentukan strategi untuk dapat meraih dan memuaskan pasar. ASPEK PEMASARAN • Adalah kegiatan untuk menjual produk dan menciptakan hubungan jangka panjang (yang saling menguntungkan) dengan pelanggan. teknis dan teknologis (3)Aspek manajemen dan sumberdaya manusia (4) aspek keuangan dan ekonomi B. dewasa. Bab 2. • Mengukur dan Meramal Permintaan dan Penawaran: Penjelasan kondisi permintaan dan penawaran produk sejenis. Ringkasan hasil studi. Berikut desain studi kelayakan: Bab 1. . Anggota tim peneliti.

keuangan dan produk. ASPEK SUMBERDAYA MANUSIA • Menentukan peran SDM baik dalam konstruksi proyek maupun saat operasional rutin proyek • Menjelaskan kajian terhadap sepuluh tahapan Manajemen SDM bagi dua kegiatan utama proyek. termasuk struktur. Pemilihan dan perencanaan produk yang akan diproduksi. Pemilihan teknologi. 3. waktu. Pengorganisasian. Perencanaan tata letak (layout). Perencanaan kegiatan. Pengendalian. SDM. J. Pemilihan strategi produksi. F. Rencana kualitas. keuangan dan produk. Operasionalisasi Proyek 1. Manajemen Persediaan. seleksi dan orientasi D. B. Perencanaan kegiatan. C. Pengarahan dan motivasi. Pelatihan dan pengembangan F. Pengawasan kualitas produk. ASPEK TEKNIS DAN TEKNOLOGI • Menentukan strategi dan teknologi produksi/operasi yang akan dipilih: A. Perencanaan SDM B. 4. waktu. Bab 6. termasuk struktur. Pengendalian. E. Bab 5. G. termasuk kepemimpinan. Perencanaan letak pabrik.Bab 4. D. termasuk kepemimpinan. Perencanaan karir . Pengorganisasian. Pembangunan Proyek: 1. Rencana kapasitas produksi. Pengarahan dan motivasi. Kompensasi H. bentuk dan prestasi organisasi. Produktivitas E. Perencanaan jumlah produksi. Prestasi kerja G. 3. Rekrutmen. Analisis pekerjaan C. 4. bentuk dan prestasi organisasi. B. 2. 2. H. termasuk penentuan sistem pengendalian yang efektif. ASPEK MANAJEMEN • Menentukan manajemen baik dalam konstruksi proyek maupun saat operasional rutin proyek yaitu dari : A. terdiri dari : A. I. SDM. termasuk penentuan sistem pengendalian yang efektif.

Kelayakan Finansial Proyek C. dsb yang terdiri dari : A. . struktur pembiayaan yang paling menguntungkan. Aspek Lingkungan Alam D.Eksploitasi kemajuan iptek.I. Biaya Modal (Cost of Capital) C. aliran kas. Aspek Sosial C.Mempelajari impor. . Distribusi Nilai Tambah. Investasi per tenaga kerja.Menilai rencana/ program pembangunan. sosial dan politik daerah dan negara diperkirakan akan mempengaruhi rencana proyek. .Mempelajari hubungan antar industri.Mempelajari ketrampilan tenaga kerja. . analisa keuangan kemampulabaan. ASPEK EKONOMI.Menyelidiki keberadaan material lokal. . DAN POLITIK • Menjelaskan Pengaruh bagiamana kondisi lingkungan perekonomian. ASPEK KEUANGAN • Menentukan pengaturan rencana keuangan: penghitungan perkiraan jumlah dana yang dibutuhkan. dari segi : A.Mempelajari industri. Aspek Ekonomi (Sisi Rencana Pembangunan Nasional/Daerah. . Aspek Politik BAB 8. . SOSIAL. Pemberhentian BAB 7. IDENTIFIKASI KESEMPATAN BERUSAHA Langkah-langkah yang dapat digunakan untuk identifikasi kesempatan usaha dapat dilakukan dengan modus-modus berikut: . Kebutuhan Dana dan Sumber Dana B. B. Keselamatan dan kesehatan kerja J. Analisis Kepekaan (Sensitivity Analysis) D.

yaitu metode garis lurus dan metode saldo menurun. Menurut ketentuan .Melakukan pengamatan ditempat lain. untuk harta berwujud selain bangunan. atau perubahan harta berwujud. yaitu metode penyusutan garis lurus. dan memelihara penghasilan yang mempunyai masa manfaat lebih dari 1(satu) tahun dilakukan dalam bagian-bagian yang sama besar selama masa manfaat yang telah ditentukan bagi harta tersebut. 2012 06:47 AM | Pajak Penghasilan. untuk harta berwujud bangunan. kecuali tanah yang berstatus hak milik. Metode Penyusutan Pada dasarnya dalam ketentuan Pajak Penghasilan. SPT Tahunan Salah satu faktor yang menentukan penghitungan PPh terutang dalam SPT Tahunan adalah biaya penyusutan dan amortisasi atas pengeluaran untuk perolehan harta berwujud (tangible assets) dan harta tak berwujud (intangible assets). Dalam praktek akuntansi terdapat beberapa macam metode penyusutan.. terdapat dua alternatif metode penyusutan. Penggunaan salah satu metode penyusutan tersebut harus dilakukan secara taat asas. menagih. Pasal 11 ayat (1) UU PPh menyatakan bahwa penyusutan atas pengeluaran untuk pembelian. Wajib Pajak menggunakan metode penyusutan garis lurus (straight line method).ac. hak guna bangunan. Dengan demikian. Metode Amortisasi Amortisasi merupakan pengalokasian biaya perolehan harta tak berwujud yang memiliki masa manfaat lebih dari satu tahun selama masa manfaat harta tak berwujud. yang dihitung dengan cara menerapkan tarif penyusutan atas nilai sisa buku.id/2012/06/13/tugas-online-spmpengertian-evaluasi-proyekaspek-aspeknya-dan-metode-memperoleh-gagasan/ Metode Penyusutan dan Amortisasi Fiskal Published by admin on August 27th. dan hak pakai. Perhitungan Pajak. Namun demikian. ketentuan Pajak Penghasilan memberikan alternatif pilihan metode penyusutan yaitu menggunakan metode saldo menurun (declining balance method). penambahan. dan pada akhir masa manfaat nilai sisa buku disusutkan sekaligus. Sementara itu.blog. untuk harta berwujud selain bangunan. Hal ini berdasarkan ketentuan Pasal 11 ayat (2) UU PPh yang menyatakan bahwa penyusutan atas pengeluaran harta berwujud selain bangunan. hak guna usaha. dengan syarat dilakukan secara taat asas. PPh Badan.esaunggul. http://ciciyusmiati1. Besarnya biaya penyusutan ini sangat tergantung pada metode penyusutan yang digunakan. perbaikan. hanya ada satu metode penyusutan. pendirian. yang dimiliki dan digunakan untuk mendapatkan. dapat juga dilakukan dalam bagian-bagian yang menurun selama masa manfaat.

Pasal 11A ayat (1) Undang-undang Pajak Penghasilan. nilai residu. 3. dikapitalisasi dan kemudian diamortisasi. Faktor-faktor yang mempengaruhi depresiasi adalah: 1. 4. hak pengusahaan hutan. Pengeluaran yang dilakukan sebelum operasi komersial yang mempunyai masa manfaat lebih dari 1 (satu) tahun. metode amortisasi yang diperkenankan adalah:   dilakukan dalam bagian-bagian yang sama besar selama masa manfaat (metode garis lurus/straight line method) dalam bagian-bagian yang menurun selama masa manfaat (metode saldo menurun/declining balance method) Wajib Pajak dapat memilih salah satu metode amortisasi di atas dan dilakukan secara konsisten atau taat asas. dan 4. http://spt-pajak. 3. Terdapat beberapa metode depresiasi. dilakukan dengan menggunakan metode satuan produksi paling tinggi 20% (dua puluh persen) setahun. Beberapa ketentuan lain tentang amortisasi adalah sebagai berikut: 1. Pengeluaran untuk biaya pendirian dan biaya perluasan modal suatu perusahaan dapat dibebankan pada tahun terjadinya pengeluaran atau diamortisasi. Perubahan metode amortisasi harus mendapat persetujuan dari Direktur Jenderal Pajak.html Metode Depresiasi Depresiasi bukanlah teknik untuk menilai aktiva tetap dan dengan melakukan depresiasi tidaklah otomatis perusahaan menyisihkan uang untuk membeli aktiva tetap. 2.com/metode-penyusutan-dan-amortisasi-fiskal. 2. Amortisasi atas pengeluaran untuk memperoleh hak penambangan selain yang dimaksud pada ayat (4). Amortisasi atas pengeluaran untuk memperoleh hak dan pengeluaran lain yang mempunyai masa manfaat lebih dari 1 (satu) tahun di bidang penambangan minyak dan gas bumi dilakukan dengan menggunakan metode satuan produksi. yaitu:     Metode Garis Lurus Metode Saldo Menurun Metode Jumlah Angka Tahun Metode Unit Input . cost dari aktiva tetap. pola penggunaan aktiva tetap. umur ekonomis aktiva tetap. dan hak pengusahaan sumber alam serta hasil alam lainnya yang mempunyai masa manfaat lebih dari 1 (satu) tahun.

 Metode Unit Output  Metode Garis Lurus Dengan metode ini penyusutan tahunan dapat ditentukan dengan dua cara.000.000. karena akumulasi penyusutannya belum ada.00. Misalkan ada sebuah mesin dibeli tanggal 2 Januari 2012 dengan harga Rp 16.000.000 – 1.000.000 Penyusutan tahun 2013 = Rp 3.400.000) = 2 x (100% : 5) = 40% = 40% x Nilai Buku = 40% x Rp 16. Setelah itu ditentukan nilai buku pada awal tahun.00.000-1.000.000. biasanya dua kali prosentase penyusutan metode garis lurus. yaitu:  (cost-nilai residu) : umur Misalkan nilai sebuah peralatan yang diperoleh tahun 2012 senilai Rp 16.Dihitung penyusutan = 20% x (16.400.000 dan ditaksir dapat digunakan selama 5 tahun.   Metode Saldo Menurun Pertama.000.000.000.400. Selanjutnya besarnya penyusutan satu tahun dihitung dengan cara mengalikan % penyusutan dengan nilai buku. maka tarif/prosentase penyusutan tahunannya adalah 2 x 100% : 5 = 40%.000.000.000. jadi = 100% : 5 = 20%. Nilai buku adalah saldo rekening aktiva tetap dikurangi dengan saldo rekening akumulasi penyusutan.000 – Rp 6. maka nilai bukunya adalah sebesar harga perolehannya.000)/5 = Rp 3.000) = Rp 3.840. besarnya penyusutan tahun 2012 dapat dihitung sebagai berikut: (16. tentukan prosentase penyusutan.  Ditentukan % penyusutan.000 –6.00 dan masa manfaat ditentukan 5 tahun dengan nilai sisa Rp 1.000) = 40% x Nilai buku awal tahun 2002 = 40% x (Rp 16.000 . Penyusutan tahun 2012.000. Untuk tahun pembelian.00. dan 2014 dapat dihitung sebagai berikut : Tarif/prosentase penyusutan Penyusutan tahun 2012 = Rp 6.840. Dengan demikian jika ada mesin umurnya 5 tahun. 2.Prosentase penyusutan tahunan = 100% : umur.000 – 3. 2013.000.000.000. kemudian penyusutan tahunan diperoleh dengan cara mengalikan % tersebut dengan cost yang disusutkan sebagai berikut: 1.000 Penyusutan tahun 2014 = 40% x Nilai buku awal tahun 2003 = 40% x (16.

000.000  Metode Unit Input Alokasi cost aktiva tetap ke beban penyusutan tahunan digunakan jumlah input yang dikeluarkan (misalnya jam mesin) dalam suatu tahun dibandingkan dengan taksiran input (jam mesin) yang harus dikeluarkan sampai aktiva tetap tersebut diafkir.456.000.000 – 1.000 – 1.000) 2/15 (16.4) n Nilai buku akhir tahun ke-3 = Rp 16. Selama tahun 2012 digunakan selama 5.216 = Rp 3.000.000 jam dengan nilai residu Rp 1.000 2.000 dan ditaksir dapat digunakan selama 100.000 x (1 – 0.= Rp 2. maka pada awal tahun kedua sisa umurnya adalah empat tahun sehingga pembilangnya adalah 4. dan 2016 dapat dihitung sebagai berikut: Tahun ke 1 2 3 4 5 Perhitungan 5/15 (16.000.5.000 – 1.000. maka penyusutan tahun 2012 adalah: . keempat.000) 3/15 (16.2.000. (1 – 0.000.304. Pada awal penggunaan sisa umurnya masih lima tahun.00. 2014.000) Jumlah 5. Sementara itu pembilangnya adalah sisa umur dari masing awal tahun penggunaan.000.456.000.000.000 1. 2013. Misalkan sebuah mesin dibeli pada tanggal 2 Januari 2012 dengan harga Rp 16.000) 1/15 (16.3. Setelah digunakan 1 tahun. Jika umur aktiva tetap adalah 5 tahun. Penyusutan tahun 2012.000 4.000 – 1.000.000 x = Rp 16.000.000.000.000 ditaksir masa manfaat 5 tahun dengan nilai residu Rp 1.000.00.000.000 jam.000.000) 4/15 (16.282. Jumlah dari angka-angka tersebut akan dijadikan penyebut.000.4. Misalkan ada sebuah mesin dibeli tanggal 2 Januari 2012 dengan harga Rp 16.000. 2015.000 = Rp 1.000 x 0.000. Demikian seterusnya untuk tahun ketiga.000 – 1. dan seterusnya.600.000.000 3. oleh karenanya pembilangnya adalah 5.000.000.000.000. Penyusutan tahun 2014 adalah 40% x Rp 3.000 Penyusutan tahunan dapat dicari dengan rumus lain yaitu menentukan Nilai Buku pada akhir tahun ke-n = cost x (1 – tarif)n = Rp 16.4) 3   Metode Jumlah Angka-angka Tahun Alokasi cost aktiva tetap dilakukan berdasarkan angka tahun penggunaan. maka tahun penggunaannya adalah tahun ke 1.

000.000 – Rp 1.000/100.000.000) = Rp 750.000 http://accounting-08.000.000.(5. hingga habis terkorosi.000. ada kalanya suatu aktiva tidak memiliki nilai residu karena aktiva tersebut tidak dijual pada masa penarikannya alias di jadikan besi tua.000 dan ditaksir dapat digunakan untuk membuat produk sebanyak 200.000) = Rp 1.000 – Rp 1.000.500.000  Metode Unit Output (Hasil) Alokasi cost aktiva ke beban penyusutan tahunan menggunakan jumlah produk yang dihasilkan dalam suatu tahun dibandingkan dengan taksiran output (jumlah produk) yang akan dihasilkan sampai aktiva tetap tersebut diafkir. dimana aktiva tetap akan mengalami ke-aus-an atau penurunan fungsi.000 unit maka penyusutan tahun 2012 adalah: (20. Selama tahun 2012 digunakan selama 20.000 unit dengan nilai residu Rp 1.000/200. Salah satu konsekwensi atas penggunaan aktiva tetap Penyusutan (depresiasi) merupakan salah satu konsekwensi atas penggunaan aktiva tetap.000) x (Rp 16. alangkah bagusnya jika di daur ulang.html Metode Penyusutan (Depresiasi) Aktiva Tetap Oleh Admin KeuLSM / Senin 21 Januari 2013 / 39 Tanggapan Nilai residu tidak selalu ada.blogspot.000) x (Rp 16. Apa Itu Penyusutan (depresiasi) aktiva tetap ? .com/2012/03/metode-depresiasi. Misalkan sebuah mesin dibeli pada tanggal 2 Januari 2012 dengan harga Rp 16.000. Tentu saja ini tidak dianjurkan.

akhir tahun buku). Cost/Exepenses yang diperhitungkan (dibebankan) dalam Harga Pokok produksi atau biaya operasional akibat pengunaan aktiva di dalam proses produksi dan operasional perusahaan secara umum. Bandingkan dengan yang dibawah ini : Logika Akuntansi : Penyusutan (Depreciation) adalah Harga Perolehan Aktiva Tetap yang di alokasikan ke dalam Harga Pokok Produksi atau Biaya Operasional akibat penggunaan aktiva tetap tersebut. Depreciation = xxxx [-Credit-]. Umur Ekonomis Aktiva (Economical Life Time) Sebagian besar. yang belum membaca.Logika umum : Penyusutan merupakan cadangan yang nantinya digunakan untuk membeli aktiva baru untuk menggantikan aktiva lama yang sudah tidak produktif lagi . kondisi ini biasanya terjadi pada aktiva mesin atau peralatan yang dipergunakan untuk membuat suatu . aktiva tetap memiliki 2 jenis umur. hingga habis terkorosi. . Suatu aktiva dikatakan masih memiliki umur fungsional apabila aktiva tersebut masih memberikan kontribusi bagi perusahaan.Umur Fungsional : Umur yang dikaitkan dengan kontribusi aktiva tersebut dalam penggunaanya. Nilai Residu (Salvage Value) Merupakan taksiran nilai atau potensi arus kas masuk apabila aktiva tersebut dijual pada saat penarikan/penghentian (retirement) aktiva. akhir kwartal. Tentu saja ini tidak dianjurkan. Accumulated Depreciation = xxxx Saat pencatatan : Biasanya dicatat (dibukukan) pada saat penutupan buku (entah : akhir bulan. Mengenai “Harga Perolehan” telah kita bahas secara rinci pada artikel sebelumnya. lanjutkan ke sub pokok bahasan berikut ini…). Pencatatan (Jurnal) Atas Penyusutan : Bentuk Jurnalnya : [-Debit-]. silahkan [-baca-] 2. Besar-nya : Dicatat sebesar nilai penyusutannya. Nilai residu tidak selalu ada. Walaupun secara fisik suatu aktiva masih dalam kondisi sangat baik. Bisa saja aktiva tersebut tidak difungsikan lagi akibat perubahan model atas produk yang dihasilkan. alangkah bagusnya jika di daur ulang. Suatu aktiva dikatakan masih memiliki umur fisik apabila secara fisik aktiva tersebut masih dalam kondisi baik (walaupun mungkin sudah menurun fungsinya).Umur fisik : Umur yang dikaitkan dengan kondisi fisik suatu aktiva. atau . ada kalanya suatu aktiva tidak memiliki nilai residu karena aktiva tersebut tidak dijual pada masa penarikannya alias di jadikan besi tua. Harga Perolehan (Acquisition Cost) Harga Perolehan adalah faktor yang paling berpengaruh terhadap biaya penyusutan. tergantung berbagai faktor (lebih rincinya. akan tetapi belum tentu masih memiliki umur fungsional. 3. Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Biaya Penyusutan 1. yaitu : .

yang dijadikan bahan perhitungan adalah umur fungsional yang biasa dikenal dengan umur ekonomis. 4. hingga habis terkorosi. Formula : . Tentu saja ini tidak dianjurkan. Nilai residu tidak selalu ada. Metode ini termasuk yang paling luas dipakai. peralatan kantor. Metode Garis Lurus (Straight Line Method) Konsep dasarnya : Metode ini menganggap aktiva tetap akan memberikan kontribusi yang merata (tanpa fluktuasi) disepanjang masa penggunaannya. Atau aktiva tersebut sudah tidak sesuai dengan jaman (not fashionable). Pola Penggunaan Aktiva Pola penggunaan aktiva berpengaruh terhadap tingkat ke-aus-an aktiva. hanya beberapa metode saja yang biasa dipergunakan. hiasan dinding. dsb). 1. Metode-metode Penyusutan (Depreciation Method) Ada berbagai metode penyusutan. kondisi ini biasanya terjadi pada jenis aktiva yang bersifat dekoratif (misalnya : furniture/mebeler.Dalam penentuan beban penyusutan.produk. Untuk penerapan ―Matching Cost Principle‖. alangkah bagusnya jika di daur ulang. ada kalanya suatu aktiva tidak memiliki nilai residu karena aktiva tersebut tidak dijual pada masa penarikannya alias di jadikan besi tua. karena paling mudah dan paling relevan dengan perlakuan akuntansi. metode garis lurus dipergunakan untuk menyusutkan aktiva-aktiva yang fungsionalnya tidak terpengaruh oleh besar kecilnya volume produk/jasa yang dihasilkan. sehingga aktiva tetap akan mengalami tingkat penurunan fungsi yang sama dari periode ke periode hingga aktiva diarik dari penggunaannya. Misalnya : bangunan. yang mana untuk mengakomodasi situasi ini biasanya dipergunakan metode penyusutan yang paling sesuai. Berikut adalah 2 metode penyusutan yang paling banyak dipergunakan.

000) : 8] = Rp 981. dihitungan dengan cara : Depreciation Cost = 12/12 x [(Rp 8.- .000-150. Beban penyusutan untuk tahun 2007.000.000 ditaksir memiliki umur ekonomis 8 tahun. dengan formula : Contoh Kasus : Sebuah mesin diperoleh pada tanggal 1 Januari 2007 dengan harga Rp 8.Atau dengan menggunakan rate prosentase.000.250. Tambahan informasi : Perusahaan menggunakan metode garis lurus. dan apabila nanti ditarik diperkirakan besi tuanya dapat dijual seharga Rp 150.000.

000.000) : 8] Jika diperoleh pada tanggal 20 Pebruari 2007. Atas pembebanan penyusutan ini dicatat sebagai berikut : [-Debit-]. maka tabel ―Jadwal Penyusutan Aktiva ‖ selama umur ekonomisnya. Pada tabel pertama (dengan memperkirakan adanya salvage value).000.000.dan seterusnya Jika tanpa nilai residu.150. maka dihitung 10/12 x [(Rp 8.250.Jika aktiva tetap tersebut diperoleh pada tanggal 05 Pebruari 2007.Jika aktiva tersebut diperoleh di awal tahun (01~14 Januari). Depreciation = Rp 981.000 . Accumulated Depreciation = Rp 981. terlihat masih ada NILAI BUKU (Book Value) aktiva sebesar Rp 150.000 . INILAH YANG DISEBUT NILAI RESIDU (Salvage Value) dimana jika aktiva tersebut dijual pada akhir penggunaannya .250.[-Credit-]. di akhir tahun ke-8.150. akan menjadi sebagai berikut : Bandingkan kedua tabel di atas : Bagian mana yang berbeda ?.000) : 8] ……. maka dihitung dengan cara = 11/12 x [(Rp 8. maka variable nilai residu tidak diperhitungkan (lihat formula di atas).

000.000.000 per tahunnya. 2.000 setiap tahunnya. artinya : perusahaan memperkirakan aktiva tersebut tidak akan menghasilkan arus kas (tidak bisa dijual) pada akhir masa penggunaannya nanti. Di sisi lain. penyusutan dibebankan sepenuhnya Rp 1. Metode Saldo Menurun (Declining Balance Method) Konsep Dasarnya : Aktiva tetap dianggap akan memberikan kontribusi terbesar pada periode diawal-awal masa penggunaanya. pada akhir tahun ke-8. Di sisi lainnya. Cari ―rate penyusutan (d%)‖ terlebih dahulu. dan akan mengalami tingkat penurunan fungsi yang semakin besar di periode berikutnya seiring dengan semakin berkurangnya umur ekonomis atas aktiva tersebut. Pada tabel kedua (dengan tidak memperkirakan adanya salvage value).000. yaitu jenis aktiva mesin produksi.. biaya penyusutan yang dibebankan tidak sepenuhnya Rp 1.-. perhatikan perhitungan dibawah : .nanti diperkirakan akan laku seharga Rp 150. NILAI BUKU (Book Value) benar-benar Nihil (nol). Metode ini sesuai jika dipergunakan untuk jenis aktiva tetap yang tingkat kehausannya tergantung dari volume produk yang dihasilkan. Formula : Contoh Kasus : Mempergunakan contoh kasus sebelumnya….

Hanya saja. Jurnal pembebanan penyusutan pada methode ini sama saja dengan metode garis lurus. salvage value di akhir tahun ke delapanpun hasilnya kurang lebih sama dengan jika menggunakan Metode Garis Lurus (Straight Line Method) yaitu Rp 150. Catatan Penting : . seperti dibawah : Memperhatikan table di atas.Dengan menggunakan rate di atas. yaitu sebesar 39%. jika kita perhatikan pada kolom ―Depreciation (penyusutan) nampak bahwa dengan menggunakan metode Saldo Menurun. dapat dilihat bahwa dengan menggunakan Metode Saldo menurun (Declining Balance Method).000. harga perolehan yang dialokasikan ke dalam penyusutan (dibebankan pada Harga Pokok Penjualan) dialokasikan sebagian besar pada awal-awal penggunaan aktiva tersebut. dimana suatu aktiva (khusunya mesin produksi) dianggap memberikan best performance diawal-awal penggunaannya. ―Jadwal Penyusutan‖ menggunakan Declining Balance Method dapat dibuat. Hal ini didasari oleh konsep yang dianut oleh metode ini.

Jika perusahaan mengganggap perlu melakukan perubahan atas metode penyusutan yang diterapkan. Metode apapun yang dipergunakan.See more at: http://keuanganlsm.dpuf http://keuanganlsm. Life ) 2. . Cost : harga perolehan Salvage : nilai sisa Life : umur aktiva 3.Dimungkinkan untuk menggunakan metode yang manapun untuk jenis aktiva yang manapun. hendaknya dicantumkan dalam penjelasan atas sistem akuntansi yang dipergunakan pada laporan keuangan. Rumus fungsi Metode Penyusutan Garis Lurus : = SLN ( Cost . hendaknya diterapkan secara konsisten. Life . Salvage . 1. Salvage . disertai dengan alasannya.com/article/artikel-akuntansi/penyusutan-depresiasi-aktiva-tetap/ Rumus-rumus Fungsi Excel Berbagai Metode Penyusutan Rumus-rumus Fungsi Excel Berbagai Metode Penyusutan Oleh : Syarifuddin Dalam excel tersedia beberapa formula rumus fungsi berkaitan dengan penyusutan. Rumus fungsi Metode Penyusutan Jumlah Angka Tahun : = SYD ( Cost . Adapun formula rumus fungsi dari beberapa metode penyusutan sebagai berikut. maka secara otomatis akan dihitung nilai penyusutannya.com/article/artikel-akuntansi/penyusutan-depresiasi-aktivatetap/#sthash. yang terpenting : (-). Anda tinggal memasukkan data-data berkaitan dengan sebuah aktiva.v76fyOS0. Periode ) . (-).

Rumus fungsi Metode Penyusutan Saldo Menurun : = DB ( Cost .4. Life . Cost : harga perolehan Salvage : nilai sisa Life : umur aktiva Periode : periode yang dicari Mont : jumlah bulan dalam setahun 7.pendekatan yang memperhatikan sebab akibat atau pendekatan yang menjelaskan terjadinya suatu keadaan oleh sebab2 tertentu . Periode . Month) 6. Salvage . Periode .time series model yang tidak emperhatikan sebab akibat atau hanya memperhatikan kecendrungan dari masa lalu 2. Factor ) 8. Rumus fungsi Metode Penyusutan Saldo Menurun Ganda : = DDB ( Cost . Cost : harga perolehan Salvage : nilai sisa Life : umur aktiva Periode : periode yang dicari 5. Life .net/rumus-rumus-fungsi-berbagai-metode-penyusutan. Cost : harga perolehan Salvage : nilai sisa Life : umur aktiva Periode : periode yang dicari Factor : faktor http://xclmedia.html metode pengukuran dan ramalan permintaan (studi kelayakan bisnis) pengukuran dan peramalan permintaan merupakan pokok pokok bahasan pertama yang dilakukan dari keseluruhan aspek pasar hal ini dilakukan untuk keperluan melihat peluang peluang pemasaran yang tersedia dan menentukan sebagoan daripadanya untuk proyek yang diusulkan pengukuran permintaan adalah usaha untuk mengetahui permintaan atas suatu produk atau sekelompok produk dimasa yang lalu ataupun dimasa sekarang dalam satu set kondisi tertentu sedangkan peramalan permintaan merupakan usaha untuk mengetahu jumlah produk dimasa yang akan datang dalam kendala satu set kondisi tertentu pendekatan peramalan metode kuantitatif 1. Salvage .

jadi bisa sharing iya toh.prosedur peramalan tahapan prosedur peramalan 1.. Aspek teknis dan teknologis d.blogspot.google. jadi tidak ada salahnya toh menuliskannya di blog.com/site/roomofdhika/home/metode-pengukuran-dan-ramalan-permintaan-studikelayakan-bisnis Kerangka Dasar (Sistematika) dalam Studi Kelayakan Bisnis Kerangka dasar (sistematika) di dalam studi kelayakan bisnis meliputi aspek-aspek berikut: a.html Studi Kelayakan Bisnis Pernah saya berfikir ingin menuliskan materi kuliah di blog.. tingkat ketepatan yang diinginkan 6. . haha).). Baiklah disini saya akan sharing tentang pendahuluan studi kelayakan bisnis. Kan yang baca juga lebih banyak lagi... (hallah bhasa apaan dah. Aspek manajemen dan operasi e. kemudahan penerapan https://sites. analisa peramalan permintaan 5. analisa industri 3... Sesuai yang saya dapat di perkuliahan (sok rajin. pengawasan hasil peramalan kendala pemilihan teknik peramalan beberapa kendala yang perlu diperhatikan adalah sebagai berikut 1. Kesimpulan dan rekomendasi http://fastkaya. Aspek lingkungan f.biaya yang tersedia 5.com/2010/12/kerangka-dasar-sistematika-dalam-studi. tipe model 4. waktu yang hendak diinput 2. analisa ekonomi 2. kuliah segala. Aspek finansial dan ekonomis g. Pendahuluan b. Aspek pasar dan strategi pemasaran c. tingkah laku data 3. analisa penjualan masa lalu 4. karena menulis di buku udah sangat sering.

Faktor yang membuat studi kelayakan bisnis ini mengalami kesalahan diantaranya: data dan informasi yang didapat kurang lengkap. 3. aspek pasar dan pemasaran. sosial ekonomi dan budaya. tetapi juga saat dioperasionalkan secara rutin dalam rangka pencapaian keuntungan yang maksimal untuk waktu yang tidak ditentukan. Pengumpulan data dan informasi Pengolahan data Analisis data Pengammbilan keputusan Manfaat studi kelayakan bisnis: o Pihak Investor Sebelum menanamkan modalnya di perusahaan yang akan dijalankan investor akan mempelajari laporan studi kelayakan bisnis yang telah dibuat. Nah. pelaksanaan pekerjaan salah. dimana itu semua digunakan untuk dasar penelitian studi kelayakan dan hasilnya digunakan untuk mengambil keputusan apakah suatu proyek atau bisnis dapat dikerjakan atau ditunda dan bahkan tidak dijalankan. o Pihak Kreditor Sebelum memberikan kredit pihak bank perlu mengkaji studi kelayakan bisnis dan mempertimbangkan bonafiditas dan tersedianya agunan yang dimilliki. salah perhitungan. kondisi lingkungan sekitar maupun unsur sengaja oleh pembuatnya. sedangkan menurut wikipedia pengertian dari studi kelayakan bisnis adalah penelitian yang menyangkut berbagai aspek. Beberapa persiapan sebelum menjalankan studi kelayakan bisnis: 1.tujuan utama dilakukan studi kelayakan bisnis ini tentunya yang akan berdiri bisa berjalan sesuai harapan baik dalam jangka pendek atau panjang serta untuk mengukur seberapa besar potensi usaha tersebut baik dalam situasi mendukung maupun situasi yang tidak mendukung. . aspek teknis dan teknologi sampai dengan aspek manajemen dan keuangannya. baik itu dari aspek hukum. karena investor memiliki kepentingan langsung tentang keuntungan yang akan diperoleh dan jaminan modal yang akan ditanamkan.Pengertian Studi Kelayakan Bisnis menurut Kasmir dan Jakfar (2003) adalah suatu kegiatan yang mempelajari secara mendalam tentang suatu kegiatan atau usaha yang akan dijalankan. 2. untuk menentukan layak atau tidaknya suatu bisnis dijalankan. 4. Studi kelayakan bisnis merupakan penelitian terhadap rencana bisnis yang tidak hanya menganalisis layak atau tidak layak bisnis dibangun.tidak teliti.

dipilih dengan memperhatikan:    ide proyek sesuai dengan kata hatinya pengambil keputusan mampu melibatkan diri dalam hal-hal yang sifatnya teknis keyakinan akan kemampuan proyek menghasilakan laba. Penyusunan studi kelayakan bisnis perlu dianalisis manfaat yang akan didapat dan biaya yang ditimbulkan proyek terhadap perekonomian nasional. o Pihak Pemerintah dan Masyarakat Perusahaan yang akan berdiri harus memperhatikan kebijakan-kebijakan yang ditetapkan oleh pemerintah agar dapat diprioritaskan untuk dibantu oleh pemerintah. rental computer. berapa yang dialokasikan dari modal sendiri. rental motor.o Pihak Manajemen Perusahaan Sebagai leader manajemen perusahaan juga memerlukan studi kelayakan bisnis untuk mengetahui dana yang dibutuhkan. berikut beberapa tahapannya: 1. o Bagi Tujuan Pembangunan Ekonomi Penyusunan studi kelayakan bisnis perlu dianalisis manfaat yang akan didapat dan biaya yang ditimbulkan proyek terhadap perekonomian nasional. Tahap Penelitian . karena sedapat mungkin proyek dibuat demi tercapainya tujuan-tujuan nasional. Tahapan studi kelayakan bisnis Dalam melaksanakan studi kelayakan bisnis ada beberapa tahapan studi yang hendaknya dikerjakan. Jika ide proyek lebih dari satu. Misalnya beberapa ide proyek yang lolos setelah dipilih adalah ide mengenai bisnis rental gaun pengantin. Penemuan Ide Agar dapat menghasilkan ide proyek yang dapat menghasilakan produk laku untuk dijual dan menguntungkan diperlukan penelitian yang terorganisasi dengan baik serta dukungan sumber daya yang memadai. karena sedapat mungkin proyek dibuat demi tercapainya tujuan-tujuan nasional. rencana pendanaan dari investor dan kreditor. 2.

. 4. dilakukan penelitian yang lebih mendalam dengan metode ilmiah:      mengumpulkan data mengolah data menganalisis dan menginterpretasikan hasil pengolahan data menyimpulkan hasil membuat laporan hasil Misalnya: berdasarkan contoh diatas telah ditentukan 3 macam ide proyek. perlu dilakukan pemilihan rencana bisnis yang mempunyai skor tertinggi jika dibanding usulan lain berdasar kriteria penilaian yang telah ditentukan. misalkan ide proyek rental motor. 3. ketiga ide proyek dikaji melalui aspeknya secara cukup luas dan mendalam untuk mendapatkan masukan untuk mengevaluasi ide-ide tersebut. Selanjutnya.Setelah ide proyek terpilih. Ada 3 macam evaluasi:    mengevaluasi usaha proyek yang akan didirikan mengevaluasi proyek yang akan dibangun mengevaluasi bisnis yang sudah dioperasionalkan secara rutin Setalah dilakukan evaluasi terhadap ketiga ide proyek diatas. Tahap Pengurutan Usulan yang Layak Jika terdapat lebih dari satu usulan rencana bisnis yang dianggap layak. Dalam evaluasi bisnis yang akan dibandingkan adalah seluruh ongkos yang akan ditimbulkan oleh usulan bisnis serta manfaat atau benefit yang akan diperkirakan akan diperoleh. Tahap Evaluasi yaitu membandingkan sesuatu dengan satu atau lebih standar atau kriteria yang bersifat kuantitatif atau kualitatif. misalnya. ternyata hanya dua ide proyek yang dianggap fisibel. yaitu rental motor dan rental computer.hal yang dibandingkan dalam evaluasi bisnis adalah seluruh ongkos yang akan ditimbulkan oleh usulan bisnis serta manfaat atau benefit yang diperkirakan akan diperoleh. ternyata pengambilan keputusan hanya mampu mengerjakan satu ide proyek. Dilakukan evaluasi terhadap kedua ide proyek.

Mulai dari penentuan jenis pekerjaan. ketersediaan dana dan sumber daya lain serta kesiapan manajemen. setelah yang dipilih adalah rencana bisnis rental motor. 6. Tahap Pelaksanaan Dalam realisasi pembangunan proyek diperlukan manajemen proyek. walaupun tetap dimungkinkan mencari data yang dibutuhkan sesuai dengan kebutahannya langsung dari lapangan. Tahap Rencana Pelaksanaan Setelah rencana bisnis dipilih perlu dibuat rencana kerja pelaksanaan pembangunan proyek. Untuk lebih jelas lihat gambar berikut. maka pelaksanaan untuk membangun proyek bisnis rental motor serta rencana operasional rutinnya perlu disiapkan. produksi dan operasi. dalam operasional perlu kajian-kajian untuk mengevaluasi bisnis dari fungsi keuangan. Aspek-Aspek Studi Kelayakan Bisnis Proses analisis setiap aspek saling keterkaitan antara satua spek dan aspek lainnya sehingga hasil analisis aspek-aspek tersebut menjadi terintegrasi.5. . Sebagai misal. hendaknya dia memanfaatkan hasiol analissis aspek-aspek lain. jumlah dan kualifikasi tenaga perencana. ketika seorang peneliti tengah menganalisis aspek keuangan. Agar selalu bekerja secara efektif dan efisien dalam rangka meningkatkan laba perusahaan. Hasil evaluasi dapat dijadikan sebagai feedback bagi perusahaan untuk mengkaji ulang proses bisnis ini secara terus-menerus. pemasaran. Setelah proyek selesai dikerjakan tahap selanjutnya adalah melaksanakan operasional bisnis secara rutin. Misalnya.

Aspek Pasar Pengkajian aspek pasar penting dilakukan karena tidak ada proyek bisnis yang berhasil tanpa adanya permintaan atas barang/jasa yang dihasilkan proyek tersebut. kecuali jika tujuan objek studi adalah pengembangan. perilaku. Jika menurun. Aspek internal Perusahaan Didalam aspek internal perusahaan terbagi atas beberapa aspek: Aspek pemasaran Kegiatan perusahan yang bertujuan menjual barang atau jasa yang di produksi perusahaan kepasar. Analisis kelayakan dari aspek ini yang utama dalam hal. Pada dasarnya. Menentukan strategi kebijakan dan program pemasaran yang akan dilaksanakan. aspek ini bertanggung jawab dalam menentukan ciri-ciri pasar yang akan dipilih. dan market-share dari produk bersangkutan. target. dan posisi produk pada pasarnya.    Penentuan segmen. 2.1. antara lain: o o o o Produk yang dihasilkan perusahaan harus marketable. serta kepuasaan mereka atas produk. sebaiknya kegiatananalisis studi kelayakan dihentikan. Alasannya mengapa aspek ini diletakkan pada awal pembahasan sistematika studi kelayakan. tidak akan direkomendasikan dan harus dihentikan. seperti perihal sikap. terutama yang berkaitan dengan pemilihan alat dan mesin. Kajian untuk mengetahui konsumen potensial. Kecenderungan permintaan atas produk yang akan dihasilkan harus menunjukkan adanya kenaikan. Aspek teknis dan kronologis sangat ditentukan oleh hasil rekomendasi aspek pasar. Pembahasan aspek-aspek studi kelayakan diawali dengan aspek pasar dan pemasaran. Oleh karena itu. analisis aspek pasar bertujuan antara lain untuk mengetahui berapa besar luas pasar. Jika ada ditinjau dari aspek hukum. Kandungan material produk tidak mengandung unsur yang dilarang negara ataupun agama. pertumbuhan permintaan. sebaiknya proses studi kelayakan untuk pendirian dihentikan. Aspek Teknis dan Teknologi . Jika tidak.

Berdasarkan analisis ini pula dapat diketahui rancangan awal penaksiran biaya investasi termasuk start up cost/pra operasional proyek yang akan dilaksanakan. dan tata-letak pabrik yang paling menguntungkan. yaitu:  Data awal aspek pasar dan pemasaran berupa: proyeksi penjualan/permintaan.  Aspek teknis merupakan aspek yang berkenaan dengan pengoperasian dan proses pembangunan proyek secara teknis setelah proyek/bisnis tersebut selesai dibangun/didirikan. Ada beberapa sumber data penting yang akan digunakan. dan anggaran (biaya) pemasaran. Aspek manajemen Studi aspek manajemen dilaksanakan dua macam Manajemen saat pembangunan proyek bisnis dan Manajemen saat bisnis dioperasionalkan secara rutin. Untuk bisnis industri manufaktur. banyak terjadi. lalu dari kesimpulan itu. Setelah gambaran organisasi terbentuk dengan segala kelengkapannya. misalnya. perlu dikaji mengenai kapasitas produksi. tetapi karena lemahnya manajemen. Bahkan terjadi. selanjutnya dianalisis proses pengadaan sumber daya manusianya untuk menduduki dan memegang bagian dan fungsi organisasi sesuai dengan yang direncanakan. Aspek Keuangan Berkaitan dengan sumber dana yang akan diperoleh dan proyeksi pengembaliannya dengan tingkat biaya modal dan sumber dana yang bersangkutan. dapat dibuat rencana jumlah biaya pengadaan harta tetapnya. bahwa proyek-proyek bisnis gagal dibangun maupun dioperasionalkan bukan disebkan karena aspek lain. Studi aspek teknis dan teknologi akan mengungkapkan kebutuhan apa yang diperlukan dan bagaimana secara teknis proses produksi akan dilaksanakan. jenis teknologi yang dipakai. Aspek Sumber Daya Manusia Aspek ini membutuhkan daya imajinasi tinggi untuk membayangkan bentuk organisasi apa yang akan dibangun kelak ketika berdiri. harga produk. lokasi pabrik. pemakaian peralatan dan mesin. .

tunjangan-tunjangan. harga pokok produksi (bahan baku. biaya upah tetap. berupa: rencana lokasi baik sewa maupun beli. pendidikan masyarakat setempat. penerangan listrik dan lainnya. Data personalia. dan lain-lain. bahan pembantu). dan rencana pengadaan mesin. TKL. kebiasaan adat setempat.   Data operasi dan produksi. DikNas dll). • Surat tanda daftar perusahaan. peralatan. berupa: biaya notaris. Apakah dengan keberadaan proyek wilayah menjadi semakin ramai. DepHub. • rekomendasi dari RT / RW / Kecamatan Izin usaha : • Akte pendirian perusahaan dari notaris setempat PT/CV atau berbentuk badan hukum lainnya. Apakah proyek dapat merubah atau justru mengurangi income per capita panduduk setempat. teknologi yang digunakan. • Surat izin . Dan dari segi sosial . DepKeu. dll. • NPWP (nomor pokok wajib pajak). berupa: rencana biaya perekrutan. DepKeh. biaya perizinan prinsip (misal. biaya perizinan operasional (Pemda). pendapatan nasional atau upah rata-rata tenaga kerja setempat atau UMR. DepHut. biaya pelatihan. Seperti seberapa besar tingkat pendapatan per kapita penduduk. lalulintas semakin lancer. Legalitas. adanya jalur komunikasi. Aspek ekonomi dan budaya Berkaitan dengan dampak yang diberikan kepada masyarakat karena adanya suatu proyek tersebut :    Dari sisi budaya. • bukti pembayaran PBB yang terakhir. DepAg. Dari sudut ekonomi. Aspek Hukum dan Legalitas Berkaitan dengan keberadaan secara legal dimana proyek akan dibangun yang meliputi ketentuan hukum yang berlaku termasuk : Perijinan : o o Izin lokasi : • sertifikat (akte tanah). DepKes. Mengkaji tentang dampak keberadaan peroyek terhadap kehidupan masyarakat setempat. DepDag.

flora dan fauna yangada di sekitar usaha secara keseluruhan.html Pengukuran & Peramalan Permintaan . sehingga akan dinyatakan sebagai proyek bisnis yang layak. Aspek Dampak Lingkungan eksternal Aspek dampak lingkungan merupakan analisis yang paling dibutuhkan pada saat ini. • Surat tanda terbit yang dikeluarkan oleh Kanwil Departemen Penerangan Beberapa faktor yang dijadikan dasar dalam penilaian kelayakan.com/2012/02/pengenalan-studi-kelayakan-bisnis. • SIUP setempat.tempat usaha dari pemda setempat • Surat tanda rekanan dari pemda setempat. karena setiap proyek yang dijalankan akan memiliki dampak yang sangat besar terhadap lingkungan di sekitarnya. http://putrajatim. antara lain:     Dampak terhadap air Dampak terhadap tanah Dampak terhadap udara Dampak terhadap kesehatan manusia Pada akhirnya pendirian usaha akan berdampak terhadap kehidupan fisik.blogspot. yaitu: o o o o Badan hukum apa yang paling sesuai untuk dijadikan bentuk formal badan usaha yang akan didirikan Komoditas usaha termasuk jenis barang dagangan (komiditas) yang diperbolehkan atau dilarang undang-undang Cara berbisnisnya melanggar hukum agama atau tidak Teknis operasional mendapatkan izin dari instansi/ departemen/dinas terkait atau tidak. Hasil studi kelayakan bisnis Hasil studi kelayakan bisnis berupa dokumentasi lengkap dalam bentuk tertulis yang diperlihatkan bagaimana rencana bisnis memiliki nilai-nilai positif bagi aspek-aspek yang diteliti.

namun beberapa metoda lain tidak dapat memberikan hasil yang akurat. Metode Time Series Metode dalam pengukuran dan peramalan permintaan yang di dasarkan pada data dan keadaan dimasa lalu. .effect method) atau pendekatan yang menjelaskan terjadinya suatu keadaan (explanatory method) oleh sebab-sebab tertentu. melainkan hubungan stokastik. Sesuai dengan judulnya. Pada dasarnya terdapat dua pendekatan utama dalam peramalan dengan metode kuantitatif. yakni model yang tidak memperhatikan hubungan sebab akibat atau dengan kata lain hasil peramalannya hanya memperhatikan kecenderungan dari data masa lalu yang tersedia. ada suatu cara/alat yang bisa kita gunakan untuk mengukur dan meramalkan sesuatu yang akan terjadi. 1. Tapi dengan adanya metode ini sedikit banyak membantu dalam pengambilan keputusan dalam proyek yang akan dilaksanakan. Tentu saja tidak semua variable penyebab/penjelas mampu dirangkum secara keseluruhan melainkan hanya beberapa diantaranya yang secara teoritik dinyatakan merupakan variable penjelas utama tercakup dalam model persamaan. Pertama dengan pendekatan Time series. Akan tetapi perlu disimak terlebih dahulu sebenarnya untuk apa pengukuran dan peramalan permintaan ini.METODE PENGUKURAN DAN PERAMALAN PERMINTAAN Ada beberapa metode yang dapat dipilih untuk melakukan pengukuran dan peramalan dalam studi kelayakan proyek. Walau peramalan ini tidak bersifat mutlak akan terjadi. Beberapa dari metode ini masih dapat memberikan hasil peramalan yang memadai. Metode Regresi Korelasi Metode ini mendasarkan diri pada hubungan sebab akibat atas terjadinya variasi dari suatu variable dan hubungan sebab akibat tersebut Nampak dalam fungsi persamaan regresi. 2..pendekatan yang memperhatikan sebab akibat (cause. diantaranya adalah moving average dan smoothing (penghalusan). Oleh karena itu metode ini dapat cukup akurat bila keadaan dimasa datang tidak berbeda jauh dengan keadaan masa lalu. Pendekatan yang kedua adalah. Dengan kata lain hubungan sebab akibat yang terjadi bukan hubungan deterministic.

perubahan teknologi.-.000 dengan nilai NPV ini adalah lebih dari satu.blogspot.115.html Analisis Kriteria Investasi Dengan Menghitung Nilai NPV Posted on December 15. .000..000. Perkiraan beefit harus diperhitungkan dengan menggunakan berbagai variabel (perkembangan proyeksi sejenis dimasa yangakan datang.. Karena dapat catatan untuk memperhatikan cash flow-nya maka dihitung mengunakan cash flow diagram Perhitungan juga dapat dilihat mengunakan perhitungan dalam tabel 1.000. Catatan:   Perkiraan cash in flow dan cash out flow yang menyangkut proyeksi harus mendapat perhatian..000.dan tahun pertama Rp 15.pertahun dan untuk tahun-tahun berikutnya seperti pada tabel 1. perubahan konsumen). maka gagasan usaha proyek tersebut layak untuk diusahakan. Jumlah biaya operasi dan pemeliharaan berdasarkan rekapitulasi dari berbagai biaya pada tahun kedua sebesar Rp 5. Benefit dari kegiatan industri ini adalah jumlah produksi dari pengolahan hasil-hasil pertanian. diketahui: Dana investasi :Rp 35. Kegiatan pabrik dimulai setelah tahun kedua dari pengembangan kontruksi.000.115.Sedangkan korelasi merupakan alat pembantu yang berguna untuk mengetahui sejauh mana intensitas hubungan yang terjadi antara variable-variable yang bersangkutan http://suko-iswahyudi.000.com/2010/12/pengukuran-peramalan-permintaan. yaitu tahun persiapan Rp 20. Kegiatan produksi dimulai pada tahun kedua dengan jumlah penghasilan Rp 10.dialokasikan selama 2 tahun.000.000. 2011 by theoputri Standard RUMUS => NPV = (å PV Pendapatan ) – (å PV Pengeluaran) Berdasarkan hasil penelitian yang digunakan untuk membangun industri pengolahan pertanian.000.000 Nilai NPV adalah 11.sedangkan pada tahun-tahun berikutnya seperti pada tabel 1.000. apakah rencana pembukaan industri yang mengolah hasil pertanian tersebut layak untuk dikembangkan bila dilihat dari segi NPV denga diskon factor sebesar 18%? Untuk menghitung nialai NPV proyek tersebut digunakan rumus sebagai berikut: NPV= 11. Berdasarkan data diatas.

9) + 11.18%.000 (dalam Rp.000 36.1) + 5.2) (P/F.3139) + (9.000 -15.000 7.18%. 18% 1.000 x 0.1 = 57.000 6.000 (P/F.336 5.8475) + (5.000 (P/F.F.10) = 20.500 5.000 D.18%.000 12.586 5.2255) + (11.000 15.1911 NPV Present value -20.2) + 6000 (P/A.7) + 9.500 5.Tabel 1.000 x 1.713 3.73 Nilai NPV adalah 11.: persiapan perhitungan NPV Thn Investasi 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 20.652.000 + 12.000 10.000 Benefit 10.000 x 0.2255 0.000 30.126 4.2) + 7.000 25.18%.965.3704 0.5 + 3591 + 6.7182) + (7.18%.000 6.7182) + (6.000 x 1.863 6.5158 0.000 14.0000 0.75536 + 2.5656 x 0.000 21.4371 0.591 3.000 + 15.000 7.371 5.186 5.6086 0.48352 + 5.500 Biaya Operasi 5.000 7.511.000 x 0.000 (P/F.8) + 10. Dibawah ini akan membuktikan dengan cash flow bahwa nilai NPV sama dengan nilai P Perhitungan nilai NPV sama dengan nilai P yang dicari dengan cash flow Nilai P pengeluaran P = 20.652 4.000 21.2660 0.18%.000 (P/F.18%.000 9.746.000 (P/F.18%.000 6.000 8.000 43.000 7.115.000 10.000 10.000 6.000 -12.000 11.000 x 0.000 15.000 8.000 (P/F.2660) + (10.000 26.712.000 17.8475 0.000.000 6.5158) + (8.18%.000 11.102.000 x 0.000 9.000 14.73 dengan nilai NPV ini adalah lebih dari satu.000 x 0.000 + (15.2) (P/F.115 11.000 8.000 (P/A. Di atas adalah hasil dari NPV.18%.03888 .4) + 8.000 Total coast 20.115. maka gagasan usaha proyek tersebut layak untuk diusahakan.3139 0.1911) = 20.2 + 2394 + 2255 + 2.5656 x 0.000 32.-) Net benefit -20.7182 0.000 17.

000 x 0.7182) + (12.000 (P/F.000 (P/F.000 x 0.26112 Jadi dari hasil perhitungan di atas.3) + 14.8) + 36.18%.847.6086) + (14.000 x 0.430.18%.7) + 30.000 (P/F.10) = (10.078.3 – 57.5) + 21.18%.Nilai P penerimaan P = 10.113.18%.18%. http://theoputri.3139) + (30.3704) + (25.18%.03888 = 11.000 x 0.221.2660) + (36.2 + 7.2 + 7.2) + 12.4) + 17.217.5158) + (17.303.3 Nilai P bersih P = P penerimaan – P pengeluaran = 69.9) + 43.18%.000 (P/F.7 + 7.3 = 69.2255) + (43.000 x 0.778.18%.965.wordpress.4371) + (21.1911) = 7.6) + 25.com/2011/12/15/menghitung-nilai-npv/ KRITERIA INVESTAS Dihimpun dari berbagai sumber oleh Ecep Jalaluddin Sy SMK N 1 Mundu Cirebon .182 + 7.000 x 0.4 + 7.5 + 7980 + 8118 + 8.000 x 0.000 (P/F.18%.000 x 0.000 x 0.000 (P/F.000 (P/F. dapat di simpulkan bahwa nilai NPV tidak sama dengan nilai P (present) atau nilai sekarang dengan menggunakan rumus di atas.078.000 (P/F.000 (P/F.

modal sendiri. Menghitung Arus Uang Tunai (Cash Flow) Cash flow adalah arus seluruh pengeluaran dan penerimaan proyek pada setiap satuan waktu proyek dari keseluruhan waktu yang direncanakan. Dari perhitungan tersebut dalam cash flow ini akan diketahui Surplus minus kas (kas awal dan kas akhir) serta saldo Debet Kredit (sisa pinjaman). nilai sisa dari aktiva (Salvage value) dan kadangkadang juga dimasukan penyusutan aktiva. 2. Karena itu penentuan layak tidaknya suatu usaha yang direncanakan akan dilaksanakan atau tidak ditentukan oleh kemungkinan keuntungan finansial yang dapat diperoleh. Cash flow yang berupa penerimaan (pemasukan) disebut cash inflow / cash proceeds / cash income / cash receipts. Analisis Kriteria Investasi Kriteria investasi merupakan indeks-indeks untuk mencari suatu ukuran tentang baik tidaknya atau layak tidaknya suatu proyek (usaha). pajak terhutang. Menilai kelayakan usaha adalah cara yang ditempuh untuk menentukan layak (feasible) tidaknya suatu usaha dilaksanakan. Pada umumnya. pelunasan pajak. Sedangkan cash flow yang berupa pengeluaran disebut cash out flow / cash disbursement / cash expenditure / cash cost. Komponen dari cash outflow antara lain adalah investasi proyek. Selisih dari cash inflow dan cash out flow disebut Net cash flow atau Aliran Kas Neto/Bersih. apabila penilaian kelayakan usaha dilakukan dengan benar dan hasilnya menunjukkan bahwa usaha .1. pinjaman. Komponen cash inflow antara lain adalah hasil produksi. pelunasan pokok pinjaman dan bunga dan Replacment (penggatian aktiva).

Setiap kriteria/indeks menggunakan present value (nilai kini) yang telah didiscount dari arus manfaat (penerimaan) dan biaya selama umur proyek. Net Present Value (NPV) dari arus manfaat dan biaya. Setiap kriteria mempunyai kebaikan serta kelemahan. Ada banyak indeks kriteria Investasi yang dapat digunakan. sedangkan yang kedua terakhir (Gros B/C dan PV/K) mendapat kritik dari segi teorinnya. kecuali penilaian kelayakan usaha dilakukan dengan data yang tidak benar dan/atau karena adanya faktor-faktor yang tidak dapat terkontrol. Si penilai proyek harus memutuskan kriteria manakah yang paling tepat digunakan sesuai dengan keadaannya. maka pelaksanaannya jarang mengalami kegagalan. 2. Ada beberapa kriteria yang biasa digunakan untuk menentukan kelayakan usaha melalui analisis manfaat finansial. ketiga kriteria pertama (NPV. Internal Rate of Return (IRR) 3. Net Benefit – Cost Ratio (Net B/C) 4. Profitability Ratio (PV/K) Dari lima kriteri tersebut. Gros Benefit – Cost Ratio (Gros B/C) 5. Setiap kriteri tersebut digunakan untuk menentukan diterima tidaknya (layak tidaknya) suatu rencana proyek yang diusulkan dipandang dari aspek profitabilitas komersil. Namun tidak satupun dari berbagai kriteria tersebut disetujui orang secara universal sebagai yang bermanfaat di dalam setiap keadaan.yang direncanakan itu layak untuk dilaksanakan. Dari sekian banyak kriteria tersebut ada empat yang paling banyak digunakan. Lima kriteria Investasi yang paling banyak digunakan adalah : 1. . misalnya terjadi bencana alam. IRR dan B/C) lebih dapat dipertanggungjawabkan untuk penggunaan-penggunaan tertentu.

Penurunan nilai riil mata uang tersebut antara lain terutama disebabkan oleh inflasi.saat ini dapat membeli 2 kg beras. pembahasan konsep Nilai Waktu dan Uang merupakan hal yang penting. Sebagai contoh kalau ditawarkan kepada kita mana yang lebih suka. maka umumnya bank-bank harus memberikan suku bunga simpanan (misal deposito..saat ini atau menerima Rp 1000.5 kg beras engan kualitas yang sama.nanti tahun depan. mungkin tahun depan hanya dapat membeli 1. Contoh lain yang berhubungan dengan masalah ini adalah kalau inflasi meningkat. Peranan dan hubungan antara waktu dan uang ini menimbulkan pemikiran bahwa orang-orang lebih menghargai uang yang dimiliki sekarang dari pada masa yang akan datang. Apa peranan konsep tersebut dengan perencanaan/analisa proyek ? Inti dari perencanaan adalah menentukan apakah dan sampai berapa jauhkah proyek tersebut memberikan manfaat (penerimaan) yang lebih besar daripada biayanya kepada pemiliknya. Apabila tingkat bunga simpanan lebih rendah dari tingkat inflasi. Keputusan ini diambil tentunya karena walaupun nominal uang tersebut sama yaitu Rp 1000. Tetapi timbul pertanyaan bagaimanakah cara membandingkan biaya yang harus dikeluarkan saat ini (investasi) dengan manfaat (penerimaan) yang akan diterima baru beberapa tahun kemudian ? . menerima uang Rp 1000. tabungan) yang makin tinggi agar masyarakat tetap bersedia menyimpan uangnya di bank.. Kalau uang Rp 1000. Tentu jawabannya lebih suka menerima Rp 1000 saat ini. Waktu sangat berharga bagi manusia pada umumnya dan bagi pemikir ekonomis khususnya karena akhirnya masalah waktu tersebut mempunyai kaitan yang sangat erat dengan uang. Konsep Nilai Waktu dan Uang Untuk proyek jangka panjang..antara saat ini dan tahun depan.. maka tidak akan ada seorangpun yang bersedia menyimpan dananya di bank. Semakin tinggi tingkat inflasi semakin besar pula penurunan nilai mata uang. tetapi nilai riilnya (daya tukar) berbeda (berubah). Untuk menentukan ada tidaknya dan tingkat dari manfaat bersih itu perlu kita bandingkan arus manfaat dari proyek-proyek tersebut dengan arus biayanya.a.

+ 12 % x Rp 100.(1 + 12 %)² = Rp 100.(1 + 12 %) = Rp 112..(1 + 12 %) ( 1 + 12 %) = Rp 100. Compounding Intertest disebut juga bunga majemuk atau bunga berbunga adalah bunga yang menunjukkan bahwa bunga dari suatu pokok pinjaman akan dikenakan bunga lagi pada periode berikutnya. Untuk setiap nilai tingkat bunga “i” dan setiap jangka tahun selama bunga itu diasumsikan telah/akan didapat/dibayar. Sehubungan dengan itu.0 (1 + 0..dengan tingkat bunga 12 %/th. dalam hal ini akan dijelaskan dua pengertian penting melalui contoh-contoh. Contoh jika pokok pinjaman Rp 100. antara lain yang diterbitkan oleh Word Bank dengan judul Compounding and Discounting Table for Project Evaluation.Kalau kita perhatikan kembali contoh dari kedua kasus inflasi.44 . maka sesudah satu tahun jumlah yang harus dikembalikan adalah Rp 100...12)² = Rp 125. sehingga jumlahnya menjadi: Rp 12. Discount factor ini telah ada yang dibuat dalam tabel. maka bunga yang akan kena bunga lagi.- Rp 100.= Rp 100.- Kalau pinjaman itu akan dikembalikannya setelah dua tahun. ternyata tingkat bungalah yang memungkinkan kita untuk membandingkan arus biaya dan manfaat yang penyebarannya di dalam waktu yang tidak merata. terdapat suatu discount factor yang unik.. yakni Compounding Intertest Factor dan Discounting Factor.

Sedangkan dalam perencanaan/analisa proyek yang diketahui bukan P malainkan F (besarnya nilai di masa yang akan datang). maka perhitunan di atas dapat ditulis dengan rumus: F = P (1 + i ) n (1 + i ) n disebut Compounding Factor. yakni suatu bilangan yang kurang dari satu (1. jumlah yang harus dikembalikan disebut F (Future amount) dan tingkat bunga disebut i (interest).0) yang dapat digunakan untuk mencari nilai sekarang (P) dari nilai masa yang akan datang (F).Seandainya jumlah semula (Rp 100. jumlah tahun selama uang dipinjam disebut n. Dengan demikian untuk mencari nilai P (Nilai Sekarang= Pressent Value) rumusnya menjadi: P= F (1 + i ) n P = F (1 + i ) n 1 1 (1 + i ) n disebut Discount Factor (DF).-) disebut P (Pressent amount). yakni suatu bilangan yang lebih besar dari satu (1. Dengan demikian maka rumusnya menjadi: .0) yang dapat dipakai untuk mencari suatu jumlah yang akan datang (F) berdasarkan jumlah sekarang (P) setelah diberi bunga berbunga pada setiap akhir tahun (n).

sedang jumlah investasi adalah jumlah total dana yang dikeluarkan untuk membiayai pengadaan seluruh alat-alat produksi yang dibutuhkan dalam menjalankan suatu usaha. Arus kas bersih adalah laba bersih usaha ditambah penyusutan. Untuk menghitung NPV dari suatu usaha diperlukan data tentang: (1) jumlah investasi yang dikeluarkan.P = F x DF 1) Net Persent Value (NPV) Net Present Value (NPV) atau nilai sekarang bersih adalah analisis manfaat finansial yang digunakan untuk mengukur layak tidaknya suatu usaha dilaksanakan dilihat dari nilai sekarang (present value) arus kas bersih yang akan diterima dibandingkan dengan nilai sekarang dari jumlah investasi yang dikeluarkan. dan (2) arus kas bersih per tahun sesuai dengan umur ekonomis Rumus dari NPV adalah: n I (1 + i )t n n PVNCF ─ ─ Σ t= = Σ t=1 Σ PVI t=0 n NCF Σ t =1 (1 + i )t di mana: .

Maka i-nya kita sebut sebagai i1 dan NPV-nya kita sebuat sebagai NPV2. sehingga menghitungnya lebih mudah. maka proyek ini dikatakan menguntungkan. karena harus ada dua NPV. NPV ≥ 0 dikatakan proyek layak untuk dilaksanakan dan NPV < 0 proyek tidak layak untuk dilaksanakan. IRR biasanya sulit diselesaikan (dicari nilai i nya) secara langsung.NCF = Net Cash Flow/Arus Kas Bersih= (laba setelah pajak + penyusutan) dari tahun pertama sampai tahun ke n I n i = Pengeluaran investasi dari tahun awal (0) sampai tahun ke n = Umur ekonomis dari proyek = Tingkat Diskonto (discount factor “DF”) = tingkat bunga /social opportunity cost of capital yang ditunjuk Social Discount Rate (tingkat bunga umum) PVNCF = Present Value dari NCF PVI = Present Value dari Investasi Dalam analisis proyek. Atau dengan kata lain. 2) Internal Rate of Return IRR adalah nilai discount rate i yang membuat NPV dari proyek sama dengan nol. yakni NPV1 yang harus potitif dan NPV2 yang harus negatif. Atau IRR merupakan tingkat bunga yang menyebabkan nilai sekarang Investasi (Net Investment Present Value) sama dengan nilai sekarang penerimaan bersih (Net Benefit Present Value) di masa mendatang. apabila nilai sekarang penerimaan bersih dari masa yang akan datang lebih besar dari pada nilai sekarang Investasi. NPV1 adalah nilai NPV pada tingkat discount rate “i” yang sesuai dengan tingkat discount rate yang berlaku saat rencana usaha dibuat. begitu pula sebaliknya. Sedangkan NPV2 adalah nilai NPV pada tingkat discount .

Jika IRR lebih kecil dari social discount rate. Oleh karena itu suatu nilai IRR yang lebih besar dari / sama dengan (≥) Social Discount Rate menyatakan tanda “Go” (layak) untuk suatu proyek. Dengan telah diperolehnya dua nilai NPV yang positif dan negatif maka IRR dapat diselesaikan dengan rumus : IRR = i 1 + ( i 2 – i 1) NPV1 + NPV2 NPV1 Di mana: i 1 = Tingkat diskonto (tingkat bunga) yang menghasilkan NPV positif i 2 = Tingkat diskonto (tingkat bunga) yang menghasilkan NPV negatif Jika ternyata IRR dari suatu proyek sama dengan nilai i yang berlaku sebagai social discount rate. Sehingga untuk menentukannya biasanya didekati dengan coba-coba melalui prosedur sebagai berikut : a.rate “i” yang harus dicari sampai ditemukan NPV-nya negatif. maka nilai NPV dari proyek itu adalah sebesar nol. berarti NPV lebih kecil dari nol. lalu dihitung NPV-nya. . maka kita sebut i-nya sebagai i2 dan nilai NPV nya sebagai NPV2 b. Jika NPV yang diperoleh positif berarti nilai percobaan pemilihan i tadi belum benar. sedangkan jika IRR lebih kecil dari Social Discount Rate berarti proyek itu “No Go” (tidak layak). Pilih discount rate i yang dianggap dekat dengan discount rate i yang berlaku (biasanya naik satu tingkat discount rate). Jadi harus dipilih i yang lebih tinggi sampai diperoleh NPV negatif. Jika sudah diperoleh NPV negatif.

Analisis net B/C merupakan perbandingan antara presen value dari arus kas bersih dengan present value investasi yang dikeluarkan. Net B/C sering juga disebut sebagai profitability indeks. Jadi. Contoh Aplikasi Penilaian Kelayakan Usaha . berarti NPV = 0.3) Net Benefit – Cost Ratio (Net B/C) Net B/C adalah suatu metoda untuk melihat berapa besar benefit yang dapat diperoleh dari setiap penanaman satuan biaya. berarti NPV > 1. Dengan demikian jika Net B/C ≥ 1 berarti merupakan tanda „Go‟ (layak) untuk suatu proyek dan Net B/C < 1 berarti No Go (tidak layak). Dan jika hasilnya lebih dari satu. net B/C dihitung dengan rumus: n ∑ PVNCF t=1 Net B/C = n ∑ PVI t=1 Jika perhitungan tadi memberikan hasil = 1.

850.00.000.000.340. dan analisis manfaat finansial terhadap rencana usaha angkutan kota tersebut. Untuk maksud tersebut.00 .00.Untuk memahami bagaimana penilain kelayakan usaha diiakukan. Tingkat bunga kredit bank diketahui misalnya sebesar 19% per tahun. perkiraan arus kas. perkiraan pendapatan per tahun adalah Rp 17. b Biaya perawatan Rp 120. Setoran rata-rata per hari Rp 55. Anggaplah A sedang merencanakan untuk menjalankan usaha angkutan kota. a. . Berdasarkan data tersebut. Jadi Penyusutan kendaran per tahun = (harga beli aset . Dengan demikian.620.000.000.000. b. cermati contoh berikut dengan seksama.000. Berdasarkan data yang berhasil dikumpulkan dari beberapa pengusaha angkutan kota diperoleh data sebagai berikut: 1. Gaji sopir Rp 1.000.000.000.000)/5 = Rp 6. 2.000. 5.00 Selama 5 tahun jumlah biaya operasi dan perawatan diperkirakan tidak berubah.00. c. Bila perlu diskusikan dengan teman-teman dan minta bimbingan guru untuk memahaminya. Biaya aki Rp 80.00.00 dengan umur ekonomis seiama 5 tahun. Jumlah biaya investasi untuk satu kendaraan angkutan kota bekas siap pakai mencapai RP 39.000. Biaya ban Rp 2.800. kendaraan setelah lima tahun masih memiliki nilai sisa dengan harga jual Rp 5.nilai sisa)/umur ekonomis = (39.850.000. 3. Untuk maksud tersebut A menghitung perkiraan rugi/laba. Di samping itu berdasarkan pengalaman. Sumber dana investasi seluruhnya dibiayai dari modal sendiri.00 dan sebulan dihitung 26 hari. A berusaha memperoleh informasi lebih mendalam mengenai usaha angkutan kota tersebut. Penyusutan kendaraan dilakukan dengan menggunakan metode garis lurus. 4. A ingin mengetahui apakah rencana usaha angkutan kota tersebut layak atau tidak untuk dijalankan. Biaya operasi dan pemeliharaan per tahun mencapai Rp 4.5.160.970.00 dengan rinciannya per tahun adalah.00.000 .

Hasilnya dipaparkan melalui Tabel 1 sampai Tabel 4 sebagai berikut: TABEL 1 Perkiraan Rugi/Laba Usaha Angkutan Kota (dalam Rp 000) No Keterangan 0 1 2 Tahun 3 4 5 1 Pendapatan Usaha 17.000 17.620 17.160 4. Biaya operasional dan perawatan b.160 17.620 22.160 17.160 5.620 17.160 4. Nilai sisa 2 Jumlah Pendapatan (Bt) 3 a.160 17.160 17.160 4. Biaya penyusutan .620 a.620 17.160 4. Setoran b.160 4.

570 10.570 5.540.970 4 5 6 7 8 9 10 Jumlah Biaya (Ct) LABA KOTOR (2) – (4) Bunga Pinjaman LABA SEBELUM PAJAK Pajak LABA BERSIH ARUS KAS BERSIH (NCF) (9) + ( Penyusutan (D) ) NCF = Net Cash Flow = (Bt – Ct) + D 11.000 12.570 10.570 12.590 5.540 6.540 6. Perkiraan Arus Kas Bersih Usaha Angkutan Kota Tahun 0 1 Investasi 39.590 5.000 12.570 5.540 17.570 10.000 2 3 4 5 - .6.570 5.000.540.540.570 5.850.00 - Arus Kas Bersih (NCF) 12.970 11.570 12.570 12.000 17.540.570 - 5.570 5.590 5.590 11.570 12.000 12.540 TABEL 2.540 6.570 5.590 5.570 - 5.970 6.970 11.970 11.540.

8403 .000 17.4986 .5934 .441.850.000 12.540.494 7.000 39.796 Perhitungan NPV = n n Σ t=1 PVNCF ─ Σ PVI t=0 = 40.850.000 .349.252.260 40.4190 Value Investasi (PVI) 0 1 2 3 4 5 Jumlah 39.850.540.796 – 39. Perhitungan Net Present Value Usaha Angkutan Kota Present Tahun Investasi Arus Kas Bersih DF *) (NCF) 19% 1 12.362 8.TABEL 3.850.437.540.000 Present Value NCF {PVNCF} 10.444 7.000 .537.7061 .854.000 12.000 12.540.236 6.437.000 39.540.

- Perhitungan IRR TABEL 4 Perhitungan IRR Usaha Angkutan Kota . dari setiap Rp 1.01.pengeluaran investasi sanggup menghasilkan penerimaan kas bersih sebesar Rp 1. usaha itu layak dilanjutkan atau Go Artinya bahwa nilai sekarang penerimaan bersih dari masa yang akan datang lebih besar dari pada nilai sekarang Investasi. Perhitungan Net B/C n ∑ PVNCF t=1 Net B/C = n ∑ PVI t=1 = 39.-.796 Jadi pada tingkat bunga (DF) 19 %.000 = 1.= 587..850.796.796 Net B/C = 1. atau sebesar Rp 587.01 mengandung arti.01 40.437.

6830 .077.796 IRR = i 1 + ( i 2 – i 1) NPV1 + NPV2 NPV1 587.540.8403 .000 12.4986 .000 .854.032 Jumlah - 39.437.000 .232.576 5.3855 10.761.796 PVI 39.540.796 IRR = 19 % + (21 % .494 7.236 6.564.540.968 NPV 587.362 8.796 – ( .617.1.444 7.252.4190 10.537.670 38.5934 .349.000 12.232.850.7061 .260 40.968) .441.000 17.000 12.363.849.820 7.19 %) x 587.Ta Arus Kas hun Bersih (NCF) DF PVNCF DF PVNCF Tingkat Bunga 19% Tingkat Bunga 21 % 1 2 3 4 5 12.8264 .000 ─ 1.056 8.4665 .5644 .910 6.540.540.850.

= 19 % + (2 % x 0,3228293178) = 19 % + 0,6456586356 % = 19,65 % = 19,65 % > 19 %

Kesimpulan Berdasarkan hasil analisis manfaat finansial, yaitu dengan menggunakan ukuran atau kriteria NPV, net B/C dan IRR diperoleh hasil sebagai berikut: (1) NPV > 0 (2) Net B/C atau indeks profitabilitas > 1 (3) IRR > 19% Karena itu dapat disimpulkan bahwa, rencana usaha angkutan kota layak untuk dilaksanakan. TUGAS Cobalah Anda buat rencana usaha sesuai dengan program keahlian yang Anda dalami. Lalu hitung kelayakannya berdasarkan kriteria investasi yang telah Anda pelajari. http://wirausaha2011.blogspot.com/2011/04/kriteria-investasi.html

Analisis Kriteria Investasi
Posted on November 4, 2011 by Amalia Hana Arifa Standard

Analisis Kriteria Investasi (Studi Kelayakan Bisnis) Studi kelayakan bisnis sangat perlu dilakukan jika mendirikan suatu bisnis atau usaha. Studi kelayakan bisnis sering disebut juga sebagai feasible study. Studi ini merupakan salah satu pertimbangan dalam pengambilan keputusan, apakah menerima/menolak suatu gagasan usaha

yang direncanakan. Suatu usaha yang diusulkan/direncanakan dikatakan layak jika dalam pelaksanaannya dapat memberikan manfaat finansial maupun sosial. Dalam analisis ini, tentunya memerlukan beberapa indikator, diantaranya adalah NPV, IRR, dan Payback Period.
1. NPV

NPV (net present value) merupakan nilai dari proyek yang bersangkutan yang diperoleh berdasarkan selisih antara cash flow yang dihasilkan terhadap investasi yang dikeluarkan. NPV > 0 (nol) → usaha/proyek layak (feasible) untuk dilaksanakan. NPV < 0 (nol) → usaha/proyek tidak layak (feasible) untuk dilaksanakan. NPV = 0 (nol) → usaha/proyek berada dalam keadaan BEP dimana TR=TC dalam bentuk present value. Untuk menghitung NPV diperlukan data tentang perkiraan biaya investasi, biaya operasi, dan pemeliharaan serta perkiraan benefit dari proyek yang direncanakan. Contoh : Pimpinan perusahaan akan mengganti mesin lama dengan mesin baru karena mesin lama tidak ekonomis lagi, baik secara teknis maupun ekonomis. Untuk mengganti mesin lama dibutuhkan dana investasi sebesar Rp 75.000.000,‐. Mesin baru mempunyai umur ekonomis selama 5 tahun dengan salvage value berdasarkan pengalaman pada akhir tahun kelima sebesar Rp.15.000.000,‐. Berdasarkan pengalaman pengusaha, cash in flows setiap tahun diperkirakan sebesar Rp 20.000.000,‐ dengan biaya modal 18% per tahun. Apakah penggantian mesin ini layak untuk dilakukan apabila dilihat dari PV dan NPV? Dalam perhitungan NPV, dapat dilakukan dengan menggunakan rumus dan menggunakan cash flow diagram. Cara 1 : PV = 16.949.153 + 14.363.689 + 12.172.617 + 10.315.778 + 8.742.184 + 6.556.638 = 69.100.059 NPV = PV – OO = 69.100.059 – 75.000.000 = – 5.899.941 Cara 2 :

P = -75 + 20 (P/A,18%,5) + 15 (P/F,18%,5) = -75 + 62,544 + 6,5565 = -5,8995 juta NPV yang diperoleh bernilai negatif, maka pembelian mesin tidak feasible. 2. PV (Present Value) PV (present value) merupakan nilai sejumlah uang sekarang yang merupakan ekivalensi dari sejumlah cash flow tertentu pada periode tertentu dengan tingkat suku bunga tertentu. Fungsi ini berguna untuk menghitung nilai sekarang (present value) dari suatu deret angsuran seragam di masa yang akan datang dan suatu jumlah tunggal yang telah disama-ratakan pada akhir periode pada suatu tingkat bunga. Perbedaan utama antara fungsi PV dan NPV adalah: PV bisa digunakan pada awal atau akhir periode dari suatu aliran kas, PV mengharuskan semua nilai sama, sedangkan NPV nilai-nilai bisa bervariasi. 3. IRR IRR (internal rate of return) merupakan tingkat diskon rate yang menghasilkan NPV sama dengan nol. Jika hasil perhitungan IRR lebih besar dari discount factor, maka dapat dikatakan investasi yang akan dilakukan layak untuk dilakukan. Jika sama dengan discount factor, dikatakan investasi yang ditanamkan akan balik modal, sedangkan jika IRR lebih kecil dari discount factor maka investasi yang ditanamkan tidak layak. Contoh : soal sama dengan contoh NPV DF 18% P = P + A (P/A,i,n) + F (P/F, i, n) P = -75.000.000 + 20.000.000 (P/A, 18%, 5) + 15.000.000 (P/F, 18%, 5)

P = -75.000.000 +62.544.000 + 6.556.500 P = -5.899.500 DF 14% PV= 20.000.000 / (1 +0,14) + 20.000.000/(1 + 0,14)2 + 20.000.000/ (1 + 0,14)3+…..+ 20.000.000/(1 + 0,14)5 + 15.000.000/(1 + 0,14)5 PV = 1.754.3859 + 15.389.350 + 13.499.430 +11.841.605+10.387.373+7.790.529 PV = 76.452.146 NPV = 76.452.146 – 75.000.000 = 1. 452.146 DF 24% PV = 20.000.000/(1 +0,24) + 20.000.000/(1 + 0,24)2 + 20.000.000/(1 + 0,24)3 + ….. + 20.000.000/(1 + 0,24)5+ 15.000.000/(1 + 0,24)5 PV = 16.129.032 + 13.007.284 + 10.489.745 + 8.459.471 + 6.822.154 +5.116.616 PV = 60.024.302 NPV = 60.024.302 – 75.000.000 NPV = – 14.975.698 Sehingga dapat diambil kesimpulan, semakin besar DF, gagasan usaha tidak layak. 4. SOCC SOCC (Social Opportunity Cost of Capital) merupakan discount factor yang biasanya digunakan sebagai acuan dalam perhitungan IRR, untuk menentukan layak tidaknya gagasan usaha yang diajukan. SOCC berhubungan erat dengan IRR, yaitu jika IRR > SOCC usaha dikatakan layak, jika IRR = SOCC maka usaha mencapai BEP, dan jika IRR < SOCC maka usaha dikatakan tidak layak.
http://amaliahanaarifa.wordpress.com/2011/11/04/analisis-kriteria-investasi/

Artikel Analisis Kriteria Investasi
Analisis kriteria investasi merupakan indeks-indeks untuk mencari suatu ukuran tentang baik tidaknya atau layak tidaknya suatu proyek (usaha). Karena itu penentuan layak tidaknya suatu usaha yang direncanakan akan dilaksanakan atau tidak ditentukan oleh kemungkinan keuntungan

finansial yang dapat diperoleh. Menilai kelayakan usaha adalah cara yang ditempuh untuk menentukan layak (feasible) tidaknya suatu usaha dilaksanakan. Pada umumnya, apabila penilaian kelayakan usaha dilakukan dengan benar dan hasilnya menunjukkan bahwa usaha yang direncanakan itu layak untuk dilaksanakan, maka pelaksanaannya jarang mengalami kegagalan, kecuali penilaian kelayakan usaha dilakukan dengan data yang tidak benar dan/atau karena adanya faktor-faktor yang tidak dapat terkontrol, misalnya terjadi bencana alam. Ada beberapa kriteria yang biasa digunakan untuk menentukan kelayakan usaha melalui analisis manfaat finansial. Dari sekian banyak kriteria tersebut ada empat yang paling banyak digunakan. Setiap kriteria/indeks menggunakan present value (PV) (nilai kini) yang telah di-discount dari arus manfaat (penerimaan) dan biaya selama umur proyek. Ada banyak indeks kriteria Investasi yang dapat digunakan. Namun tidak satupun dari berbagai kriteria tersebut disetujui orang secara universal sebagai yang bermanfaat di dalam setiap keadaan. Setiap kriteria mempunyai kebaikan serta kelemahan. Si penilai proyek harus memutuskan kriteria manakah yang paling tepat digunakan sesuai dengan keadaannya. Lima kriteria Investasi yang paling banyak digunakan adalah : 1. Net Present Value (NPV) dari arus manfaat dan biaya. 2. Internal Rate of Return (IRR) 3. Net Benefit – Cost Ratio (Net B/C) 4. Gros Benefit – Cost Ratio (Gros B/C) 5. Profitability Ratio (PV/K) Dari lima kriteri tersebut, ketiga kriteria pertama (NPV, IRR dan B/C) lebih dapat dipertanggungjawabkan untuk penggunaan-penggunaan tertentu, sedangkan yang kedua terakhir (Gros B/C dan PV/K) mendapat kritik dari segi teorinya. 1. Net Persent Value (NPV) Net Present Value (NPV) atau nilai sekarang bersih adalah analisis manfaat finansial yang digunakan untuk mengukur layak tidaknya suatu usaha dilaksanakan dilihat dari nilai sekarang (present value) arus kas bersih yang akan diterima dibandingkan dengan nilai sekarang dari jumlah investasi yang dikeluarkan. Arus kas bersih adalah laba bersih usaha ditambah penyusutan, sedang jumlah investasi adalah jumlah total dana yang dikeluarkan untuk membiayai pengadaan seluruh alat-alat produksi yang dibutuhkan dalam menjalankan suatu usaha. Untuk menghitung NPV dari suatu usaha diperlukan data tentang: (1) jumlah investasi yang dikeluarkan, dan (2) arus kas bersih per tahun sesuai dengan umur ekonomis Kriteria: NPV > 0 (nol) → usaha/proyek layak (feasible) untuk dilaksanakan NPV SOCC maka proyek dikatakan layak IRR = SOCC berarti proyek pada BEP IRR 1. Dengan demikian jika Net B/C ≥ 1 berarti merupakan tanda ‗Go‘ (layak) untuk suatu proyek dan Net B/C 1 (satu) berarti proyek (usaha) layak dikerjakan Gross B/C 1 ( satu) berarti proyek ( usaha) layak dikerjakan

000.000 + 20.000 + 15. 18%.i.146 DF 24% P = 20.698 .000 + 20.000 +62. + 20.430 + 11.000.000 + 20.116.000.500 P = -5.n) + F (P/F. Contoh soal : Pimpinan perusahaan akan mengganti mesin lama dengan mesin baru karena mesin lama tidak ekonomis lagi.24)5 (1 + 0.500 DF 14% P = 20.154 + 5.000 + 20.000 (1 +0.24)5 P = 16.000.745 + 8.000 (P/A.000.000.‐ dengan biaya modal 18% per tahun.000.3859 + 15. cash in flows setiap tahun diperkirakan sebesar Rp 20.24)2 (1 + 0.007.000 + …. + 20.129.‐.899.000. 5) + 15.14) (1 + 0.14)5 P = 1.024.754.373 + 7.000.471 + 6.14)2 (1 + 0.000.000.000 + 6. n) P = -75.489.387.790.284 + 10.000 + 20.452. Apakah penggantian mesin ini layak untuk dilakukan apabila dilihat dari PV dan NPV? DF 18% P = P + A (P/A.000. 15.499..302 – 75. Berdasarkan pengalaman pengusaha. 452.000.000.459.529 P = 76.000.14)5 (1 + 0.‐.000 = 1.616 P = 60.389.000..000.000.000 + ….000.000 (P/F.000 P = – 14.24)3 (1 + 0. 5) P = -75.000 + 15.000.24) (1 + 0.000. 18%.822.975.544.605 + 10.146 – 75.841.556. baik secara teknis maupun ekonomis. Mesin baru mempunyai umur ekonomis selama 5 tahun dengan salvage value berdasarkan pengalaman pada akhir tahun kelima sebesar Rp.032 + 13.14)3 (1 + 0.000 (1 +0.PR SOCC maka proyek dikatakan layak IRR = SOCC berarti proyek pada BEP IRR < SOCC dikatakan bahwa proyek tidak layak.350 + 13. Untuk mengganti mesin lama dibutuhkan dana investasi sebesar Rp 75. i.000.

PV (Present Value) Menghitung nilai pada waktu sekarang jumlah uang yang baru akan dimiliki beberapa waktu kemudian. Anuitas dari sebuah present value sama dengan jumlah angsuran pada setiap interval. akan tergantung pada ketepatan taksiran kita atas aliran kas. NPV merupakan net benefit yang telah didiskon dengan menggunakan social opportunity cost of capital sebagai diskon faktor. tingkat suku bunga pada periode tertentu bisa per bulan ataupun per tahun. Dan apabila NPV = 0 maka investasi yang dilakukan tidak mengakibatkan perusahaan untung maupun rugi hal ini berarti bahwa jika proyek dilaksanakan atau tidak dilaksanakan tidak berpengaruh pada keuangan perusahaan. jumlah angsuran yang dilakukan. Jumlah angsuran pada setiap interval dari sejumlah pinjaman tergantung pada besar kecilnya tingkat bunga dan jangka waktu yang digunakan. Maka sebelum penghitungan/penentuan NPV hal yang paling utama adalah mengetahui atau menaksir aliran kas masuk di masa yang akan datang dan aliran kas keluar.com/2011/10/27/artikel-analisis-kriteria-investasi/ NPV (Net Present Value) Metode Net Present Value (NPV) merupakan metode penilaian investasi klasik yang sampai saat ini paling populer digunakan. misalnya dampak investasi terhadap perusahaan. Untuk menghitung PV bisa menggunakan fungsi pv() yang ada dimicrosoft excel. . Nilai sekarang dari sebuah anuitas dan identik dengan nilai awal dari penanaman modal. yaitu :     Rate. Metode ini dipakai untuk menutupi kelemahan dari metode lain. Baik tidaknya hasil analisa. Untuk menghitung nilai sekarang perlu ditentukan tingkat bunga yang relevan. Ada lima parameter yang ada dalam fungsi pv(). Apabila NPV > 0 maka investasi yang dilakukan memberikan manfaat bagi perusahaan hal ini berarti bahwa proyek dapat dilakukan. Present Value digunakan untuk untuk mengetahui nilai investasi sekarang dari suatu nilai dimasa datang. Apabila NPV < 0 maka investasi yang dilakukan akan mengakibatkan kerugian bagi perusahaan hal ini berarti proyek ditolak.wordpress. nilai akan datang yang akan dihitung nilai sekarangnya. Nper. Keputusan harus ditetapkan dengan menggunakan criteria lain. Salah satu keunggulan dari penggunaan NPV bahwa arus kas didasarkan pada konsep nilai waktu uang (time value of money). Pmt. NPV adalah selisih antara present value dari investasi dengan nilai sekarang dari penerimaan-penerimaan kas bersih di masa yang akan datang.Sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa semakin besar diskon faktor yang dikenakan. Fv. gagasan usaha (proyek) tidak layak diusahakan http://muhammadaghnifauzan. besar angsuran yang dibayarkan.

Suatu proyek/investasi dapat dilakukan apabila laju pengembaliannya (rate of return) lebih besar dari pada laju pengembalian apabila melakukan investasi di tempat lain (bunga deposito bank. jika bernilai 1 pembayaran dilakukan diawal periode. jika nilai investasi lebih kecil. dan sebaliknya. Minimum acceptable rate of return adalah laju pengembalian minimum dari suatu investasi yang berani dilakukan oleh seorang investor. kemudian di bandingkan dengan biaya investasi. atau penerimaan kas. reksadana dan lain-lain). Untuk menentukan besarnya nilai IRR harus dihitung dulu NPV1 dan NPV2 dengan cara coba‐coba. Dari percobaan tersebutmaka IRR berada antara nilai NPV positif dan NPV negative yaitu pada NPV = 0. Jika NPV1 bernilai positif maka discount factor kedua harus lebih besar dari SOCC. dengan menghitung nilai sekarang dari arus kas suatu investasi dengan menggunakan suku bunga yang wajar. maka di coba lagi dengan penghitungan suku bunga yang lebih tinggi demikian seterusnyasampai biaya investasi menjadi sama besar. Caranya. nilainya sama dengan initial investment (biaya invetasi). Metode IRR juga digunakan untuk mencari tingkat bunga yang menyamakan nilai sekarang dari arus kas yang diharapkan di masa datang. IRR (Internasional Rate of Return) IRR berasal dari bahasa inggris Internal Rate of Return disingkat IRR yang merupakan indikator tingkat efisiensi dari suatu investasi. dengan mengeluarkan investasi awal. jika bernilai 0 pembayaran dilakukan diakhir periode. Metode IRR digunakan dalam menentukan apakah investasi dilaksanakan atau tidak. maka harus di coba lagi dengan suku bunga yang lebih rendah sampai mendapatkan nilai investasi yang sama besar dengan nilai sekarang. Type. IRR adalah salah satu metode untuk mengukur tingkat investasi. IRR merupakan suku bunga yang akan menyamakan jumlah nilai sekarang dari penerimaan yang diharapkan diterima (present value of future proeed) dengan jumlah nilai sekarang dari pengeluaran untuk investasi. Apabila dengan suku bunga wajar tadi nilai investasi lebih besar. untuk itu biasanya digunakan acuan bahwa investasi yang dilakukan harus lebih tinggi dari Minimum acceptable rate of return atau Minimum atractive rate of return. Contoh soal: . IRR adalah suatu tingkat discount rate yang menghasilkan NPV = 0 (nol). Jika IRR > SOCC maka proyek dikatakan layak IRR = SOCC berarti proyek pada BEP IRR < SOCC dikatakan bahwa proyek tidak layak. Tingkat investasi adalah suatu tingkat bunga di mana seluruh net cash flow setelah dikalikan discount factor atau telah dipresent value-kan. misalnya 10 %.

000 +62.007.000 + 20.430 + 11. maka gagasan usaha (proyek) tidak layak digunakan.616 P = 60. n) P = -75. .146 DF 24% P = 20.389.14) (1 + 0.822.000 + ….471 + 6. 18%.605 + 10. 5) P = -75.000.000. + 20.000.000 (P/F.899.n) + F (P/F.000.000 + ….000.000.14)3 (1 + 0.14)5 + 6.000 P = -5.284 + 10.000.698 Kesimpulan yang dapat ditarik yaitu semakin besar diskon factor yang dikenakan.000. 15.000 + 20.i. + 20.146 – 75. 18%..499.350 + 13.000.000.14)5 (1 + 0.‐.000 P = – 14.500 P = 1.14)2 (1 + 0.000 + 20.841.‐ dengan biaya modal 18% per tahun. cash in flows setiap tahun diperkirakan sebesar Rp 20.000.373 + 7.24)3 (1 + 0.024.000 (1 +0.032 + 13.116.000.000.24) (1 + 0.754.154 + 5.000. Berdasarkan pengalaman pengusaha..‐.000 (1 +0.000. baik secara teknis maupun ekonomis.489.Pimpinan perusahaan akan menggantimesin lama dengan mesin baru karena mesin lama tidak ekonomis lagi.000.24)2 (1 + 0.000 + 15.302 – 75. Mesin baru mempunyai umur ekonomis selama 5 tahun dengan salvage value berdasarkan pengalaman pada akhir tahun kelima sebesar Rp. Apakah penggantian mesin ini layak untuk dilakukan apabila dilihat dari PV dan NPV? DF 18% P = P + A (P/A. i.529 P = 76. 5) + 15.000 + 15.745 + 8.000 (P/A.24)5 (1 + 0. Untuk mengganti mesin lama dibutuhkan dana investasi sebesar Rp 75.556.000.544.000 + 20.975. 452.000 + 20.000.000.790.500 DF 14% P = 20.387.452.000.000.3859 + 15.000.24)5 P = 16.459.129.000 = 1.

. pemeliharaan serta perkiraan manfaat/benefit dari proyek yang direncanakan. Untuk menghitung nilai sekarang perlu ditentukan tingkat bunga yang relevan.http://nursifaratnasari. Semakin besar discount rate yang dipakai.com/2011/11/03/analisis-kriteria-investasi/ astri   Beranda About Search. makin kecil NPV yang diperoleh. data tentang biaya investasi. NPV positif menunjukkan proyek layak untuk dijalankan. NPV merupakan net benefit yang telah didiskon dengan menggunakan social opportunity cost of capital (SOCC) sebagai diskon faktor. Jadi semua biaya proyek dan pendapatan ada di masa depan ditarik ke waktu sekarang.. TUGAS ANALISIS KRITERIA INVESTASI 04 Nov 2011 Tinggalkan Sebuah Komentar by lilissulastri in ekotek NPV (Net Present Value) NPV adalah selisih antara present value dari investasi dengan nilai sekarang dari penerimaanpenerimaan kas bersih di masa yang akan datang. • Gambar antara NPV terhadap discount Rumusnya mirip dengan konsep future yang ditarik ke sekarang atau P/F P = F/(1+i)^n atau dengan aliran uang Xt = cash flow tahun ke t i = suku bunga/discount rate . biaya operasi.wordpress.

atau penerimaan kas. Ada lima parameter yang ada dalam fungsi pv(). kemudian di bandingkan dengan biaya investasi.t = waktu/tahun ke t NPV sangat berguna saat aliran cashflow nya seragam namun tidak bisa digunakan jika alirannya tidak seragam. jika bernilai 0 pembayaran dilakukan diakhir periode. Type. jika nilai investasi lebih kecil. Rate. Yang sedikit belum terkenal keduanya sama-sama termasuk kelompok discounted cash flow penganut nilai . dengan menghitung nilai sekarang dari arus kas suatu investasi dengan menggunakan suku bunga yang wajar. jika bernilai 1 pembayaran dilakukan diawal periode. IRR (Internal Rate of Return) Metode IRR ini digunakan untuk mencari tingkat bunga yang menyamakan nilai sekarang dari arus kas yang diharapkan di masa datang. 4. 3. tingkat suku bunga pada periode tertentu bisa per bulan ataupun per tahun. NPV dan IRR sudah terkenal sebagai dua metode untuk menilai usul investasi. 2. Nper. dengan mengeluarkan investasi awal. Untuk menghitung PV bisa menggunakan fungsi pv() yang ada dimicrosoft excel. Apabila dengan suku bunga wajar tadi nilai investasi lebih besar. IRR adalah suatu tingkat discount rate yang menghasilkan NPV = 0 (nol). Jika IRR > SOCC maka proyek dikatakan layak IRR = SOCC berarti proyek pada BEP IRR < SOCC dikatakan bahwa proyek tidak layak. maka harus di coba lagi dengan suku bunga yang lebih rendah sampai mendapatkan nilai investasi yang sama besar dengan nilai sekarang. 5. Present Value digunakan untuk untuk mengetahui nilai investasi sekarang dari suatu nilai dimasa datang. PV (Present Value) Nilai sekarang dari sebuah anuitas dan identik dengan nilai awal dari penanaman modal. yaitu : 1. misalnya 10 %. jumlah angsuran yang dilakukan. Anuitas dari sebuah present value sama dengan jumlah angsuran pada setiap interval. nilai akan datang yang akan dihitung nilai sekarangnya. Fv. Pmt. Jumlah angsuran pada setiap interval dari sejumlah pinjaman tergantung pada besar kecilnya tingkat bunga dan jangka waktu yang digunakan. Caranya. besar angsuran yang dibayarkan. maka di coba lagi dengan penghitungan suku bunga yang lebih tinggi demikian seterusnya sampai biaya investasi menjadi sama besar. Kelemahan yang lain adalah kita tidak tahu kapan modalnya balik (terjadi BEP).

Tetapi sebenarnya telah terbukti terkandung sebuah pengecualian. 18%. baik secara teknis maupun ekonomis. dikarenakan perbedaan asumsi yang melekat terkait tingkat reinvestasi dana bebas.000.‐. dan sebaliknya.waktu dan proceeds selama total usia proyek. Dari percobaan tersebutmaka IRR berada antara nilai NPV positif dan NPV negative yaitu pada NPV = 0.000. Apakah penggantian mesin ini layak untuk dilakukan apabila dilihat dari PV dan NPV? DF 14% . Andaikan berbasis NPV usul investasi layak diterima maka demikian pula IRR. Untuk mengganti mesin lama dibutuhkan dana investasi sebesar Rp 75.000. IRR berasumsi dana bebas diinvestasikan kembali dengan tingkat rate of returnnya selama periode sisa usia. IRR akan memberikan keputusan yang sama. Berdasarkan pengalaman pengusaha.000.000. IRR dapat bertolak belakang memberikan jawaban secara khusus sering terjadi pada susunan peringkat usul investasi. Untuk kondisi seperti begitu NPV.‐ dengan biaya modal 14 %. NPV IRR akan memberikan keputusan yang sama dalam menilai usul investasi. Mengapa demikian? NPV konsisten.‐. 15. Sebaliknya NPV berpegang konsisten besarnya tingkat reinvestasi adalah tetap sebesar tingkat diskonto yang ditetapkan sebelumnya. Contoh soal: Pimpinan perusahaan akan menggantimesin lama dengan mesin baru karena mesin lama tidak ekonomis lagi. Berdasarkan kesamaan demikian. Mesin baru mempunyai umur ekonomis selama 5 tahun dengan salvage value berdasarkan pengalaman pada akhir tahun kelima sebesar Rp. NPV pada umumnya dipandang unggul ketimbang IRR. Pengecualian yang dimaksudkan tidak lain jika berkaitan dengan menilai salah satu dari dua atau lebih usul investasi bersifat mutually exclusive. Jika NPV1 bernilai positif maka discount factor kedua harus lebih besar dari SOCC. cash in flows setiap tahun diperkirakan sebesar Rp 20. Dalam paragrap pertama dikemukakan NPV. Hal tersebut. Untuk menentukan besarnya nilai IRR harus dihitung dulu NPV1 dan NPV2 dengan cara coba‐coba. dan 24% per tahun.000. NPV mempertimbangkan perbedaan skala investasi dari pernyataan secara absolute dalam rupiah tidak seperti IRR yang memiliki pernyataan berbentuk persentase sehingga skala investasi terabaikan.

000.000.000 P = – 14.745 + 8.000 + 20.000.387.000.000. 2011 by amilakhairina Standard Net Present Value .14)5 P = 1.i.24)5 (1 + 0.146 – 75.032 + 13.14) (1 + 0. Social Oppurtunity Cost Of Capital) Posted on November 3.154 + 5.000 (P/A.616 P = 60. http://lilissulastri. 18%.489.146 DF 18% P = P + A (P/A.000.000.000 + 20.000. + 20.129.790.284 + 10.500 P = -5. maka proyek ini tidak layak untuk dijalankan dan akan mengakibatkan kerugian bagi perusahaan.24) (1 + 0.P = 20.24)2 (1 + 0.007.500 DF 24% P = 20.14)2 (1 + 0.822.n) + F (P/F.529 P = 76.000.459. Internal Rate of Return.000 + 15.556.389. 5) P = -75.350 + 13.000 (1 +0.302 – 75.373 + 7.000.com/2011/11/04/tugas-analisis-kriteria-investasi/ ANALISIS KRITERIA INVESTASI (Net Present Value.000. + 20.975. 18%.wordpress.000 + 20. dapat disimpulkan juga bahwa semakin besar diskon faktor yang dikenakan.14)5 (1 + 0. Pada diskon 18% dan 24 %. n) P = -75.3859 + 15.. Selain itu.000 +62. dapat disimpulkan bahwa pada diskon 14 % nilai NPV > 0. gagasan usaha (proyek) akan mengalami kerugian bagi perusahaan sehingga tidak layak dijalankan. 452.000 + 20.000.452.000 + ….430 + 11.000 = 1.024.14)3 (1 + 0.841. i. Present Value.000 + 20.000 (1 +0.000 (P/F.000.000.24)5 P = 16.116. 5) + 15.000 + ….544.605 + 10.000.471 + 6.000 + 6.754.24)3 (1 + 0.499.000.899. nilai NPV yang diperoleh < 0..698 Berdasarkan perhitungan di atas. maka investasi pada suku bunga 14% layak dijalankan dan dapat memberikan manfaat bagi perusahaan.000 + 15.

3. jika bernilai 0 pembayaran dilakukan diakhir periode. . jumlah angsuran yang dilakukan. Fv. sedangkan NPV nilai-nilai bisa bervariasi. Pmt. besar angsuran yang dibayarkan. tingkat suku bunga pada periode tertentu bisa per bulan ataupun per tahun. 2. nilai akan datang yang akan dihitung nilai sekarangnya. 5. 4. Untuk menghitung PV bisa menggunakan fungsi pv() yang ada dimicrosoft excel. Present Value Berbeda halnya dengan NPV. Perbedaan yang mendasar antara fungsi NPV dan PV bisa terlihat dari nilai-nilai yang digunakan. PV mengharuskan semua nilai sama. Rate. atau dengan kata lain merupakan arus kas yang diperkirakan pada masa yang akan datang yang didiskonkan pada saat ini.Net Present Value atau biasa dikenal dengan NPV merupakan selisih antara pengeluaran dan pemasukan yang telah didiskon dengan menggunakan sosial opportunity cost of capital sebagai diskon faktor. Internal Rate of Return Internal rate of return (IRR) atau sering juga disebut secara singkat sebagai rate of return merupakan suatu indeks keuntungan (profitability index) yang telah dipergunakan secara luas dalam analisis investasi proyek industri. dan pemeliharaan serta perkiraan manfaat / benefit dari proyek yang direncanakan. jika bernilai 1 pembayaran dilakukan diawal periode. Dengan demikian IRR merupakan suatu interst rate yang membuat nilai NPV sama dengan nol. Dengan kata lain NPV merupakan selisih antara present value dari investasi dengan nilai sekarang dari penerimaan-penerimaan kas bersih di masa yang akan datang. Selain itu untuk menghitung NPV juga diperlukan data tentang perkiraan biaya investasi. Type. Present Value atau biasa disingkat PV digunakan untuk untuk mengetahui nilai investasi sekarang dari suatu nilai dimasa datang. yaitu : 1. tingkat bunga yang relevan juga perlu ditentukan untuk menghitung nilai sekarang. Nper. Terdapat lima parameter yang ada dalam fungsi pv(). biaya operasi. Selain itu PV juga bisa digunakan pada awal atau akhir periode dari suatu aliran kas. Kriteria NPV : NPV > 0 (nol) → usaha/proyek layak (feasible) untuk dilaksanakan NPV < 0 (nol) → usaha/proyek tidak layak (feasible) untuk dilaksanakan NPV = 0 (nol) → usaha/proyek berada dalam keadaan BEP dimana TR=TC dalam bentuk present value. IRR juga dapat didefinisikan sebagai suatu interest rate yang membuat nilai sekarang dari aliran kas proyek industri menuju nol.

000.032 + 13.000. i.154 + 5.000.000.000.000 + 20. + 20.500 P = -5.350 + 13.899.000 + 15.790.14)5 P = 1.24)2 (1 + 0.n) + F (P/F. http://amilakhairina.000.452..‐.000 + 20.605 + 10. Apakah penggantian mesin ini layak untuk dilakukan apabila dilihat dari PV dan NPV? Jawaban: DF 18% P = P + A (P/A.Social Oppurtunity Cost Of Capital SOCC (Social Oppurtunity Cost Of Capital) ini sangat berhubungan dengan IRR.146 DF 24% P = 20.000.000.698 Kesimpulan : semakin besar diskon faktor yang dikenakan.‐ dengan biaya modal 18% per tahun.000.302 – 75.14)3 (1 + 0.007.000 P = – 14.284 + 10.24)5 P = 16.3859 + 15.000.471 + 6.14)2 (1 + 0.745 + 8.000.000 + 15.com/2011/11/03/analisis-kriteria-investasi-net-present-valuepresent-value-internal-rate-of-return-social-oppurtunity-cost-of-capital/ .373 + 7.14) (1 + 0. gagasan usaha (proyek) tidak layak diusahakan.146 – 75.000.489.544.000.000. 18%.529 P = 76.387.975.024. bisa dilihat pada contoh soal dibawah : Pimpinan perusahaan akan mengganti mesin lama dengan mesin baru karena mesin lama tidak ekonomis lagi.129. apabila tetap dijalankan maka akan mengakibatkan kerugian.000 + 6.000. baik secara teknis maupun ekonomis.000 + 20.000 = 1. 452. 5) + 15.24) (1 + 0.000 (P/A.000.000 (1 +0.000 (1 +0.841.000.15.389. Untuk mengganti mesin lama dibutuhkan dana investasi sebesar Rp 75.20.000 + ….000 +62. 5) P = -75.. Berdasarkan pengalaman pengusaha.556.459.24)5 (1 + 0. 18%.000. + 20.14)5 (1 + 0.000.‐.822.499.500 DF 14% P = 20.000.116.000.i.000. Mesin baru mempunyai umur ekonomis selama 5 tahun dengan salvage value berdasarkan pengalaman pada akhir tahun kelima sebesar Rp. Untuk lebih memahami hal-hal diatas.24)3 (1 + 0.000 (P/F.754. n) P = -75. cash in flows setiap tahun diperkirakan sebesar Rp.000 + 20. hubungannya yakni sebagai berikut :    IRR > SOCC maka proyek dikatakan layak IRR = SOCC berarti proyek pada BEP IRR < SOCC dikatakan bahwa proyek tidak layak.430 + 11.616 P = 60.wordpress.000 + ….000 + 20.

Pengelompokkan aspek-aspek yang perlu dipertimbangkan dalam studi kelayakan sebuah proyek dari ketiga literatur tersebut. Karena itu perbedaan tersebut bukan suatu hal yang perlu diperdebatkan. M. Teknis. Ichsan. hukum. teknis.. keuangan. 1964 dalam Gitinger. (Suad Husnan dan Suwarsono. pada dasarnya memiliki kesamaan tujuan yaitu memberikan penilaian kelayakan/ ketidaklayakan dari sebuah proyek/ usaha dari berbagai aspek. 2. ekonomi negara. Namun dari beberapa liter atur terdapat beberapa kesamaan. Umumnya penelitian akan mengkaji aspek pasar dan pemasaran. Lingkungan. (Moch. dengan . maka terkadang juga ditambah studi tentang dampak sosial. pasar dan pemasaran. komersil. institusional-organisasional-manajerial. Aspek politik. ekonomi. sosial dan budaya. 1986). sosial. Perbedaan pengelompokan aspek-aspek yang harus dikaji disebabkan oleh apakah sebuah proyek/ usaha dinilai layak/ tidak layaknya dengan analisis ekonomi atau analisis finansial. serta aspek produksi..Aspek-aspek Studi Kelayakan 8 11 2011 3 Votes Sampai awal Tahun 2006 masih belum ada kesepakatan tentang aspek apa saja yang harus dikaji dalam sebuah studi kelayakan proyek. 2000). 2000). Aspek teknis. finansial. dkk. 3. tetapi cara pengelompokkan yang lain akan sangat berguna juga untuk didiskusikan (Ripman. Beberapa pengelompokan aspekaspek tersebut dari tiga literatur yang berbeda disajikan di bawah ini : 1. Manajerial. dan Legalitas. Keuangan. Dalam buku ini kita akan mendiskusikan lebih lanjut aspek-aspek yang perlu diperhatikan dalam studi kelayakan usaha/ bisnis peternakan yang difokuskan untuk analisis finansial. Tergantung pada besar kecilnya dana yang tertanam dalam investasi tersebut. Aspek Pasar dan Pemasaran. dan ekonomi.

analisis pasar untuk hasil proyek adalah sangat penting untuk meyakinkan bahwa terdapat suatu permintaan efektif pada tingkat harga yang menguntungkan. Kemana produk akan dijual ? 2. Dari sudut pandang output. 8. Keenam aspek tersebut dalam buku ini akan dibahas secara terperinci dalam bab-bab selanjutnya. atau diperlukan suatu proyek pemasaran yang terpisah dari proyek pengolahan atau distribusi (Austin. Aspek pasar dan pemasaran dari sudut pandang output setidaknya mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan di bawah ini : 1. lalu berapa besarnya? Apakah proyek masih dapat terus berjalan pada tingkat harga yang baru? Berapa besar porsi (share) keseluruhan pasar yang akan dikuasai proyek? Apakah tersedia fasilitas-fasilitas yang cocok untuk menangani produk baru tersebut ? 7. Apakah pasar cukup luas untuk dapat menampung produksi baru tanpa mempengaruhi harga ? 3. Mungkin harus dimasukkan juga persyaratan untuk pengolahan dalam proyek. 1981). Apakah produk yang dihasilkan proyek dimaksudkan untuk konsumsi domestik atau ekspor ? . Jika harga menunjukkan indikasi akan terpengaruh. maka dalam aspek pasar dan pemasaran terdapat dua sudut pandang yaitu sudut pandang output dan sudut pandang input. Sebuah usaha peternakan setidaknya harus mempertimbangkan enam aspek untuk setiap tahap (stage) dalam perencanaan proyek dan siklus pelaksanaannya. 5. 4. Keenam aspek tersebut adalah :       Aspek Pasar dan Pemasaran Aspek Zooteknis dan Produksi Aspek Ekonomi dan Keuangan Aspek Institusional-organisasional-manajerial Aspek Lingkungan Aspek Legalitas Aspek Pasar dan Pemasaran Aspek pasar dan pemasaran atau oleh Gitinger diistilahkan sebagai aspek komersil merupakan rencana pemasaran output yang dihasilkan oleh proyek dan rencana penyediaan input yang dibutuhkan untuk kelangsungan dan pelaksanaan proyek.mengadopsi beberapa aspek dari literatur tersebut beserta pengertian dan penjelasannya. Berdasarkan uraian tersebut. 6.

saluran distribusi dan praktek perdagangan setempat) 2.com/tag/aspek-pasar-dan-pemasaran/ Pengertian pasar (market demand) suatu produk menurut Kotler: jumlah keseluruhan yang akan dibeli oleh sekelompok konsumen tertentu dalam suatu daerah tertentu dalam waktu tertentu dalam lingkungan pemasaran tertentu dan dalam suatu program pemasaran tertentu. harga. Rencana finansial apa yang diperlukan untuk memasarkan output. produk lokal). memisahkan dan membuat deskripsi pasar. dan persyaratan khusus yang bagaimana yang diperlukan dalam proyek untuk membiaya pemasaran? http://adifirman.wordpress. Analisis pasar meliputi: 1. nilai konsumsi product ybs dan identifikasi konsumen) 3. Perkiraan pangsa pasar (mempertimbangkan tingkat permintaan. Apakah proyek menghasilkan kualifikasi atau kualitas yang diminta oleh pasar? 10. Analisis permintaan dulu dan sekarang (jumlah.9. Deskripsi pasar (luas pasar. 5. Analisis pasar kuantitatif: menghitung besarnya perkiraan penjualan 1 tahun mendatang. Perkiraan permintaan yang akan datang dari product ybs. Analisis pasar kualitatif: mengidentifikasi. info persaingan. posisi perusahaan dalam persaingan dan program pemasaran perusahaan) 1. Tujuan analisis pasar: mengetahui seberapa luas pasar product yang bersangkutan. Analisis penawaran dulu dan sekarang (impor. kualitas dan strategi pemasaran pesaing 4. penawaran. bagaimana pertumbuhan permintaannya dan berapa besar yang dapat dipenuhi oleh konsumen perusahaan. Tujuan khusus : o o mengetahui tempat dan luas daerah pemasaran mengetahui kapasitas produksi yang direncanakan . Menentukan tujuan studi : adalah mengukur dan memperkirakan permintaan untuk menilai ketepatan waktu dan harga dari proyek dalam memproduksi product.

Klasifikasi pasar ditinjau dari sifat produk: durable dan nondurable. industri. waktu yang dibutuhkan dan biaya yang dibutuhkan untuk melaksanakan studi/penelitian). Karakteristik permintaan saat ini (meliputi luas pasar. perantara dan pemerintah. saluran pemasaran dan karakteristik lainnya). meliputi rencana penelitian yang menyeluruh meliputi skedul kerja. Studi pasar formal (meliputi deskripsi metode dan tugas yang akan dilakukan untuk mendapatkan informasi yang dimaksudkan. pola pertumbuhan pasar. Tujuannya :. 2. Pasar meliputi seluruh individu dan organisasi yangs evcara riil atau potensial merupakan konsumen suatu produk. (meliputi konsumen. pangsa pasar. Studi pasar informal (wawancara dengan pihak-pihak yang berhubungan langsung dengan produk yang ada di pasar) 3. o o o o o o o mendefinisikan daerah pasar produk mendapatkan data sekunder membuat rencana survey tes lapangan dari daftar pertanyaan yang telah dibuat mengadakan survey pasar memproses data laporan akhir 4.o o o o o mengetahui modal yang ditawarkan dan jenis industri mengetahui tingkat harapan jumlah penjualan mengetahui tingkat harga mengetahui saluran distribusi mengetahui pembeli/konsumen produk yang direncanakan. produk baru atau produk yang sudah ada .

Prosedur pengukuran dan peramalan A. Data permintaan barang sejenis di luar negeri 3. Mencakup kebutuhan dan permintaan industri yang riil yang dipenuhi dan prospeknya di masa yang akan datang. pengeluaran dan tabungan masyarakat. inflasi. investasi bisnis. pengangguran. belanja pemerintah. Cara mengukur dan meramalkan permintaan : 1. - Perkiraan permintaan yang akan datang (teknik peramalan kualitatif dan kuantitatif) Merencanakan strategi pemasaran (4P) Menilai kelayakan pasar (ada tidaknya permintaan produk). B. tingkat bunga. Analisis Ekonomi makro/global : kependudukan. Menggunakan data produk pengganti . Pangsa pasar dan pola pertumbuhan. ekspor. harga yang terjadi dan pola pertumbuhan pasar. kebijakan pemerintah. Harus memperhatikan kondisi persaingan. Permintaan pasar mencakup daerah geografis.Pengukuran pasar merupakan usaha memperkirakan permintaan produk secara kuantitatif meliputi : 1. Analisis industri (permintaan seluruh perusahaan yang menghasilkan produk sejenis dengan produk proyek). kelompok konsumen dalam periode tertentu merupakan usaha mendefinisikan pasar dan luasnya (segmentasi pasar) sehingga bauran pemasaran berbeda 2. Menggunakan data ekspor impor produk PE = P+ (I-E) + D C PE = permintaan efektif P = produksi dalam negeri masa ybs I/E = Impor/ekspor DC = perubahan cadangan produk (selisih persediaan awal dan akhir) 2.

Metode tes pasar: meramalkan dan mendapatkan reaksi pembeli atas produk 2. Menggunakan data kapasitas produk lanjutan A. Metode runtut waktu Teknik Peramalan Analisis Kuantitatif dan Kualitatif Analisis Kualitatif terdiri dari Judgement forecast dan Survey  Survey pembeli (survey of Buyers intentions): Kecenderungan pembeli menghadapi keadaan tertentu Untuk barang konsumen akhir:   Skala kemungkinan pembeli (purchase probability scale) Kondisi keuangan dan perekonomian calon pembeli .4. Pengawasan peramalan. Meramal Permintaan Teknik peramalan didasarkan pada segala sesuatu yang masyarakat lakukan 1.  Pangsa Pasar yaitu bagian nyata penjualan perusahaan dalam industri yang bersangkutan di dalam pasar. Mengukur Permintaan sekarang  Pasar potensial yaitu jumlah penjualan maksimal (unit/rp) yang bisa dicapai oleh seluruh perusahaan dalam industri yang bersangkutan selama suatu waktu dan tingkat usaha pemasaran dan keadaan lingkungan tertentu. meliputi analisis penjualan masa lalu dengan melihat posisi perusahaan dalam persaingan B. Contoh: permintaan untuk makanan ringan rendah kalori = Jumlah penduduk X pendapatan perkapita X Rata-rata % pendapatan yang dibelanjakan X rata-rata % pengeluaran dibelanjakan untuk makanan ringan X % pengeluaran makanan ringan yang dibelanjakan untuk makanan ringan rendah kalori. Analisis pengukuran dan peramalan proyek. Metode: Rasio Rantai (Chain Ratio Method): mengalikan angka dasar dengan beberapa prosentase penyesuaian. Metode analisis catatan perilaku pembelian 3.

kegunaan.) pameran dagang Analisis Kuantitatif/statistik Analisis Kuantitatif : data masa lalu diasumsikan berulang kembali di masa yang akan datang meliputi : . memberi uang kepada konsumen untuk belanja di toko yang ada produk produsen) Controlled test Marketing (minimarket testing). desain dan biaya operasi. Tingkat ketidaksenangan dan kesenangan terhadap produk Untuk barang industri : fokus pada peralatan dan bahan baku dan kepabrikan lainnya  Peramalan berdasarkan pendapat tenaga pemasaran (composite of sales force opinion) Pendapat para ahli (expert opinion) Tes pasar (market test). wawancara terhadap konsumen tentang kesadaran terhadap produk. menggunakan dan membeli kembali produk secara nyata dan melihat luas permintaan   Tes pasar produk konsumen     percobaan percobaan 1 adopsi frekuensi pembelian Metodenya :  sales wave research selama beberapa kali) (konsumen diberi produk percobaan cuma-cuma  simulated store technique. mempelajari reaksi konsumen dan dealer dalam menangani.   product use test (memilih konsumen potensial untuk mencoba produk ybs. kecocokan.  Tes pasar produk industri dilakukan di lab untuk mengukur penampilan.

trend. hitung penjualan bulan Desember 2001 Jawab 1. variasi siklis. Statistik. dirumuskan: Qt-1 = a St + (1-a)Qt atau Ft = Ft-1 + a(At-1 . lalu komponen tersebut digabungkan kembali untuk menghasilkan peramalan penjualan. Analisis runtut waktu (time series analysis).30. 3. unpredicable (bencana. pola perubahan tertentu yang bersifat periodik dalam satu tahun 5. trend: kecenderungan prestasi masa lalu naik/turun yang menunjukkan aktifitas ekonomi dalam dinamika perekonomian dan merupakan keadaan jangka panjang dalam ukuran waktu menurut fenomena ekonomi. peramalan sederhana b. Komponen tidak beraturan. Variasi musim. Menghitung bulanan hasil 2) dibagi 12 = ? 4. variasi musim dan variasi tidak beraturan 2. menggunakan empat komponen.000 X 5% = ? 2.30 Teknik exponential smoothing.a. Contoh: diketahui :     Perusahaan asuransi tahun 2001 menjual polis 12.Ft-1) . Penjualan tahun berikutnya = 12.000 Tahun berikutnya diramalkan naik 5% Inflasi tahun 2002 diperkirakan 10% Index bulan Desember 1. diantaranya: runtut waktu dan regresi-korelasi. Hasil 1) dikurangi 10% x hasil 1) atau hasil 1) dikalikan 90% = ? 3. menggunakan data historis. 1. Variasi siklis/gerakan perubahan penjualan dipengaruhi oleh kegiatan ekonomi yang secara luas bersifat periodik 4. Menghitung bulan Desember dengan mengalikan hasil 3) dengan 1. kerusuhan dsb) Analisis runtut waktu terdiri dari dekomposisi rencana penjualan murni ke dalam empat komponen tersebut.

Xn) Y= a+ b1X1+b2X2 +�BkXk A = konstanta b1 = konstanta yang mengukur besarnya perubahan Y akibat terjadinya perubahan nilai 1 unit X1. Analisis Regresi-korelasi : suatu perhitungan statistik yang dibuat untuk menemukan faktor-faktor penting yang mempengaruhi suatu yang diramal dan besarnya pengaruh tersebut. analisis regresi korelasi sederhana.Xn) 1.X2. Strategi pesaing . memiliki satu variabel bebas Y = a+bX 2. variabel bebas lebih dari 1. Analisis Regresi linier berganda. 1. X2. Variabel tak bebas (Y) merupakan fungsi dari variabel bebas (X1. Permintaan bulan aktual bulan Februari 2001 adalah 153. pendapatan.�. Misalnya faktor-faktor yang mempengaruhi penjualan: harga.Contoh : pada bulan Januari 2001. Hitung perkiraan permintaan bulan Maret 2001 ? 1. penduduk dan promosi. Y = f(X1. menekankan pada kesamaan konsumen. manajer memperkirakan perminatan bulan Februari 2001 adalah 142. asumsi variabel lain tetap.�. Analisis Pesaing 1. Identitas Pesaing o Perusahaan lain memasarkan produk yang sama untuk konsumen dan harga yang sama Perusahaan lain memasarkan pada kelompok produk yang sama Persaingan sesama perusahaan yang menawarkan servis yang sama Persaingan sesama perusahaan yang memproduksi produk konsumen o o o Persaingan atas dasar konsep industri (sebuah kelompok perusahaan yang menawarkan suatu produk atau kelompok produk yang bisa saling menggantikan satu sama lain) ditekankan pada aspek elastisitas permintaan Persaingan atas dasar konsep pasar.

pembungkusan. Produk yang berujud. merupakan pelayanan yang penting bagi pembeli 2. Tujuan pesaing 3. Empat dimensi menyusun strategi produk . pelayanan. Produk yang ditawarkan kepada konsumen dapat dilihat dalam tiga tahap : 1. Kebijakan Produk Bauran produk adalah kesatuan kelompok produk dan jenisnya yang ditawarkan penjual kepada pembeli Kelompok produk (product line) adalah sekelompok produk yang sama atau hampir sama karena dijual pada kelompok konsumen yang sama. personal publising (PR) selling. pemasangan. cara pembayaran. dipasarkan melalui cara-cara yang sama dan memiliki harga yang kurang lebih sama. pemberian merek. perawatan dan pengangkutan gratis). Pola reaksi pesaing Teknik dan Usaha Memasarkan Barang/Jasa dari Proyek Marketiing Mix (bauran pemasaran) : kesatuan usaha memasarkan produk yang perusahaan gunakan untuk mencapai tujuan pemasaran di dalam mencapai target pasar. sales promotion. kredit Mengidentifikasi dan memilih dan menghubungkan berbagai perantara dan fasilitator pemasaran Advertising. Inti produk. Produk yang baik adalah bila diikuti pelayanan yang menyertai produk tersebut (jaminan. merek.2. label Potongan. berdasarkan kualitas. Marketing Mix Produk Price/harga Place/saluran distribusi Promosi Program Pemasaran Kualitas produk. penampilan dan pembungkusan 3. Kekuatan dan kelemahan pesaing 4.

Hal-hal yang dilakukan dalam perencanaan saluran distribusi : . Penentuan tujuan perusahaan 2. mencocokkan dengan kebijakan penentuan harga perusahaan dan dapat diterima oleh para distributor. Agent Middleman (perantara agen) : melakukan pencarian konsumen. Kebijakan saluran distribusi Merchant middleman (penjual perantara): perantara yang membeli produk produsen. 3. tenaga pemasaran. perceived value pricing yaitu atas dasar persepsi pembeli terhadap produk dan sealed pricing bid pricing yaitu penentuan harga untuk keperluan lelang sehingga perusahaan cenderung menentukan harga yang lebih rendah dibandingkan dengan pesaing dengan maksud memenangkan tender 6. Penelitian harga pesaing sebagai dasar penentuan harga. going rate pricing (penentuan harga berdasarkan harga pesaing). jumlah jenis dalam bauran produk 3. Memilih metode penentuan harga. seberapa jauh hubungan berbagai kelompok produk terhadap pemakai akhir. Memilih harga akhir dengan memasukkan unsur psikologi dalam penentuan harga. penentuan harga target kembali.1. misalnya metode markup. tidak mengadakan tawar menawar maupun membeli produk yang diperjualbelikan. jumlah variasi setiap produk yang ditawarkan 4. Dilihat dari konsistensi. Memperkirakan perbedaan biaya setiap tingkat keluaran (output) 4. Kebijakan Harga Enam tahap penentuan harga pertama kali : 1. pemasok dan pemerintah. Penemuan skedul permintaan yang menunjukkan jumlah yang bisa dibeli setiap periode pada setiap pilihan harga. berapa banyak kelompok produk yang akan diproduksi 2. pesaing. memiliki. mengadakan tawar menawar atas nama produsen tetapi tidak memiliki produk yang diperjualbelikan. koordinasi dengan elemen bauran pemasaran lainnya. Dilihat dari kedalaman. Fasilitator: memfasilitasi perdagangan namun tidak memiliki. Dilihat dari panjangnya. 5. kebutuhan produksi dan saluran distribusi. dan menjual kembali. Dilihat dari lebarnya.

Menentukan pelayanan yang diharapkan dari para anggota saluran distribusi. Memilih saluran komunikasi 5. Merencanakan pesan yang ingin disampaikan (isi. Identifikasi target audience yang ingin dicapai dan sifat-sfatnya termasuk image yang ingin diciptakan terhadap produk. Menentukan hak dan tanggung jawab penyalur. Mendefinisikan tujuan mengadakan komunikasi 3. 2. o o o 6. Memperkirakan anggaran promosi o the affordable method : cara menentukan anggaran promosi atas dasar kemampuan perusahaan menurut pendapat para perencana promosi the percentage of sales method. yaitu jumlah unit produk yang diterima konsumen setiap pengiriman (lot size) 2. 3. Faktorfakotr yang mempengaruhi bauran promosi adalah o jenis pasar produk .1. Tahap merencanakan dan membuat program promosi : 1. Memilih sistem saluran distribusi adalah menentukan tujuan dan batasan saluran distribusi. format dan sumber) 4. struktur. perencana promosi mendefinisikan tujuan tertentu dan menentukan tugas-tugas yang harus dijalankan sebelum menentukan anggaran promosi. untuk menentukan anggaran promosi dengan cara menentukan prosentase tertentu atas penjualan competitive parity method. Mengidentifikasi pilihan saluran distribusi yang penting yang meliputi jenis dan jumlah penyaluran. menentukan anggaran promosi atas dasar biaya promosi pesaing the objective and task method. Kebijakan Promosi Prinsip utama promosi adalah mengadakan komunikasi kepada audience. Mengalokasikan anggaran kepada tiap-tiap alat promosi (bauran promosi). intensif atau distribusi selektif. 4.

PEMASARAN didefinisikan sebagai suatu proses terjadi. Ujung tombak pada sebuah tombak menempati posisi terdepan dan analoginya pada perusahaan. para manajemen atau para pemilik organisasi proyek harus mempertimbangkan betul berbagai aspek proyek guna dipersiapkan manakala nantinya proyek diterima dan aktivitas reguler harus dikerjakan. pemasaran merupakan pos terdepan bagi setiap perusahaa Tanpa adanya aktivitas pemasaaan maka tidak akan tercipta sumber penghasilan.MEMBELI . http://www. tepat waktu dan efektifitas biaya.htm ASPEK PASAR DAN PEMASARAN ASPEK PEMASARAN PASAR didefinisikan sebagai tempat bertemunya penjual pembeli atau tempat terjadinya transaksi jual dan beli Sedang.id/html/suplemen/ekma4311/topik5. FUNGSI PEMASARAN Para manajemen perusahaan atau para manajemen atau pemilik organisasi proyek harus memperhatikan berbagai FUNGSI PEMASARAN.ut.ac. aktivitas regulernya sedang dipelajari atau dianalisis. Bagi pemilik atau manajemen organisasi proyek adalah bahwa pada perusahaan.transaksi jual dan beli. Para pemilik proyek bisnis harus memperhatikan berbagai aspek yang terkait dengan pemasaran. dibawah ini akan dijelaskan secara ringkas aspek FUNGSI PEMASARAN . Mengikuti perkembangan pasar 8. perusahaan dan memegang peran yang sangat menentukan maka pemasaran dianggap mempunyai dimensi pertama (dimensi utama). Sedangkan pada organisasi proyek . Jika sumber penghasilan tidak tercipta sedang biaya dan beban sudah terjadi maka perusahaan berarti menderita kerugian. Sedangkan beban sudah dapat diakui sebagai . Jika kita menggunakan kata pemasaran berarti kata tesebut sudah mengandung kata pasar. aktivitas sudah berjalan. Dari definisi singkat ini dapat disimpulkan bahwa pasar bersifat STATIS Sedangkan pemasaran bersifat DINAMIS. Semua komunikasi harus dikelola dan dikoordinasikan secara konsisten.o o o strategi mendorong dan menarik kesiapan pembeli daur usia produk 7. Karena pemasaran merupakan ujung tombak. Oleh karena itu. Pemasaran seringkali disebut sebagai ujung tombak perusahaan. Didalam konsep akuntansi laba akan diakui manakala transaksi penjualan telah dilakukan. kerugian tatkala sudah dikeluarkan.

dimana aktivitas regulernya belum berjalan maka kebijakan tentang pemasaran harus diperhatikan. dipersiapkan sedini mungkin. tempat dan promosi akan tetapi konsep BAURAN PEMASARAN !ni tidak mutlak harus 4 (empat) unsur sebab konsep BAURAN PEMASARAN dapat dikembangkan lag! kepada unsur yang lebih banyak.INFORMASI PASAR BAURAN PEMASARAN Konsep BAURAN PEMASARAN dikembangkan oleh Neil Borden.HARGA . Setiap variabel merupakan fokus sentral pemerhatian perusahaan didalam mendekati konsumen agar konsumen bersedia membeli produk perusahaan.TINGKATAN PRODUK . Setelah itu berkembang menjadi 5 (lima) unsur yang kernudian disusuI lagi menjadi 6 (enam) unsur.KEKUASAAN (POWER) ANALISIS PEMASARAN Didalam organisasi proyek. BAURAN PEMASARAN harus diperhatikan agar nantinya manakala melangkah atau sampai pada operasionalisasi pemasaran produk tidak akan mendapat hambatan yang cukup berarti yang nantinya akan merugikan perusahaan.PRODUK .HARGA . harga.TEMPAT .PENYIMPANAN . Konsep BAURAN PEMASARAN merupakan konsep yang harus dipakai oleh perusahaan didalam memasarkan barangnya agar memperoleh keuntungan yang maksimal.HUBUNGAN (RELASI) .STANDARNISASI .MENANGGUNG RESIKO . Oleh karena itu berbagai aspek yang berhubungan dengan pemasaran harus dianalisis. pemillknya atau yang terilbat dengan proyek telah merapunyai pengalaman yang matang. Meskipun konsep BAURAN PEMASARAN yang umum diketahui adalah 4 (empat) unsur yang meliputi produk.MENJUAL . Konsep BAURAN PEMASARAN awalnya terdiri dari 12 (dua belas) unsur yang kemudian dikondensasikan menjadi 4 (empat) unsur.PROMOSI . Kemudian konsep BAURAN PEMASARAN ini dikembangkan lebih lanjut oleh James Culliton. Biasanya proyek yang akan didirikan oleh pemillk. Meskipun .TRONSPORTASI . . Variabel yang menjadi unsur BAURAN PEMASARAN setiap saat akan selalu mengalami perubahan dan setiap perubahan harus dipelajari dan dianalisis.. Didalam organisasi proyek.PEMBEBANAN .

Bidang perencanaan yang relevan dengan Pemasaran . SEGMEN DEMOGRAFIS. Bidang perencanaan yang relevan dengan pemasaran adalah distribusi pisik. SEGMEN GEOGRAFIS. lokasi kota clan desa dan lain sebagainya. menguji bagaimana produk dapat alokasikan atau dirancang atau apakah produk baru perlu dipasarkan dan juga perfu adanya usaha terus berlanjut untuk memperkenalkan dampak negatif perusehaan setelah menemukan karakteristik produk dan karakteristik konsumen. Bidang perencanaan yang relevan dengan pemasaran adalah memilih media periklanan dan iokasi toko eceran. menempatkan produk pada posisi pemasaran yang tepat. kaku dan lain sebagainya.demiklan anallsis pemasaran sangat diperlukan sehingga kebijakan pemasaran yang akarn diputuMn nantinya dapat diterapkan didalam aktivitas reguler perusahaan. keinginan dan kemampuan konsumen. Suatu segmen yang didasarkan atas gaya hidup kepribadian. jenis kelamin. Adapun tujuan analisis pemasaran adalah mengenai kebutuhan dan keinginan konsumen. Bidang perencanaan yang relevan dengan pemasaran adalah iklan. gaya pola / gaya hidup. (3) struktur pasar persaingan (4) karakteristik konsumen dan 5) laju perubahan yang melekat pada perubahan produk dan perubahan kebutuhan. Analisis pemasaran mengestimasikan potensi pasar dengan cara memaksimalkan potensi permintaan berdasarkan jumlah konsumen sasaran. Lokasi konsumen meliputi lokasi geografis. analisis pemasaran akan ditujukan kepada berbagai aspek seperti (1) aspek kecenderungan pasar. 3. Analisis pemasaran harus menekankan kepada berbagau aktivitas yang diarahkan kepada studi yang sistematis terhadap sifat (1) kebutuhan dan keinginan konsumen. Oleh karena itu. seorang Yang bersikap sangat radikal. (2) aspek kesempatan pasar. kemampuan daya beli konsumen. memelihara produk dan manakala diperlukan melenyapkan atau menarik produk dari pasar. SEGMEN BENEFIT. (2) karakteristik produk (untuk melihat sejauh mana suatu produk telah sesuai dengan kebutuhan. (3) aspek segmentasi pasar dan (4) aspek potensi pasar. Suatu segmen yang didasarkan atas lokasi konsumen atau daerah penjualan. 4. keinginan dan spesifikasi konsumen. Analisis pemasaran sangat terkait sekali dengan aktivitas kehidupan konsumen yang begitu banyak clan luas. 2. Variabel utama segmen ini adalah derajat kesukaan konsumen atas produk yang dipasarkan. lokasi daerah pemasaran. MACAM-MACAM SEGMENTASI Segmentasi pasar dapat dibedakan atau dikelompokkan kedalam : 1. SEGMEN PSIKOGRAFIS. pendapatan ekonomi dan lain sebagainya. keras kepala. Kepribadian disini seperti gaya hidup seorang pemimpin atau pengikut. Analisis pemasaran merupakan alat yang memberikan kemampuan bagi manajemen untuk mengembangkan dan memilih strategi yang tepat untuk menyaring produk. Suatu segmen atas dasar karakteristik kependudukan seperti umur. pengembangan produk clan rancang produk. pendapatan konsumen clan karakteristik pengeluaran uang konsumen. Analisis pemasaran membantu memperkecil derajat ketidak pastian yang akan dihadapi oleh perusahaan dalam menguasai pemasaran. Suatu segmen yang didasarkan atas berbagai manfaat Yang akan diperoleh oleh para konsumen didalam mengkonsumsi produk jarang dibeli. ukuran keluarga. seorang yang mempunyai sikap introvert atau ekstrovert.

Geografis . substantiability dan dibagi berdasarkan: . SEGMEN FAKTOR PASAR.Sosiologis . promosi. SEGMEN RUANG PRODUK. industri.blogspot.Demografis . targeting dan positioning: Segmentasi Penerapan segmentasi mempunyai syarat measurability. pengepakan. Variabel utamanya adalah harga.Tren perkembangan permintaan produk Dalam pemasaran dikenal segmenting. Bidang perecanaan yang relevan dengan pemasaran adalah iklan. Konsumen yang mempunyai kesukaan yang sama atau persepsi yang sama atas suatu produk dijadikan satu kelompok kemudian diikat atau digabung menurut den. pengembangan produk clan menempatkan produk pada posisi tertentu di suatu tingkatan pemasaran. 6. dan tempat.html Aspek Pasar dan Pemasaran Dalam aspek ini beberapa hal yang diperhatikan adalah: . pengembangan produk dan menempatkan produk pada posisi tertentu tingkatan pemasaran. Pembagian pasar kedalam keiompok yang terpengaruh oleh bauran pemasaran seperti harga.com/2012/10/aspek-pemasaran-pasar-didefinisikan. kuaiitas. accessability. Variabei utamanya adaiah kesamaan kesukaan dan persepsi atas suatu produk.adalah Man.Analisis penawaran dan permintaan produk . tempat dan juga iklan.ografts. 5.Pasar dan jenis (pasar konsumen. Membagi pasar kedalam segmen menurut kesamaan atribut clan karakteristik produk yang dirasakan oleh konsumen. promosi. Bidang perencanaan yang relevan dengan pemasaran adalah strategi promosi dan alokasi sumber ekonomi untuk setiap variabel bauran pemasaran. http://webmantab. reseller) .

kjpptrisanti.php?option=com_content&view=article&id=60%3Astudikelayakan&catid=31%3Aumum-jasa-dan-pelayanan&limitstart=5 Analisis posisi PT Widya Garmen(WG) .defferentiated marketing (produk berbeda untuk pasar berbeda) . diferensiasi personil. kemenarikan struktur segmen (profitable). dan sasaran dan sumber daya yang dimiliki Alternarif pasar sasaran: . http://www..concentrated marketing (pembeli tertentu) Positioning Melakukan identifikasi keunggulan kompetitif yaitu diferensiasi produk.undiffirentiated marketing (produk tunggal) .Psikografis Targeting Ukuran dan pertumbuhan segmen. diferensiasi citra.com/index. diferensiasi jasa.

2. dan citra perusahaan. artinya pabrik kaos kaki tidaklah cukup menarik jika jumlah produksi kaos kaki yang dihasilkan tidak dalam jumlah besar. Analisis tujuh aspekCSF (Critical Success Faktor) 1. serta untuk parameter manajemen modal kerja dan manajemen pajak hanya seimbang. Parameter-parameter ini dalam rancangan Sistim Manajemen Kinerja harus dicermati untuk dipertimbangkan apakah akan menjadi variabel kunci untuk dikelola atau tidak.PT WG dapat bertahan karena produknya mendapat pesanan dari perancis. tergantung kondisi dari masing –masing perusahaan dan lingkungan industri yang ada. Sedangkan. Untuk mendirikan pabrik kaos kaki diperlukan skala ekonmomis produksi yang besar( 4 dari skala 5).Ditinjau dari aspek hambatan untuk masuk: Dari parameter skala ekonomi . pabrik membutuhkan modal yang tinggi (4 dari skala 5 ) Karena harus memiliki mesin-mesin pintal yang dapat menjaga kualitas dan kuantitas produksinya. Untuk parameter biaya simpan cukup tinggi.Ditinjau dari aspek infrastruktur perencanaan: Untuk parameter sistem perencanaan PT WG lebih lemah dibanding dengan PT Saphira. dan Belanda dalam jumlah yang besar setiap tahunnya.Kemampuan kepemimpinan. Untuk parameter sistim informasi dan komunikasi. produsen kaos kaki sebaiknya mencantumkan variabel kecepatan perputaran persediaan dalam kontrol kinerjanya. 2. . Karena makin lama kaos kaki disimpan akan menimbulkan biaya yang mahal.Dari aspek persaingan antar pesaing: Untuk parameter jumlah persaingan seimbang di Bandung produksi kaos kaki tidak terlalu besar. Pada masing-masing aspek terdapat bebarapa parameter.1.Dari aspek keuangan PT WG lemah ditinjau dari kemampuan modal.Struktur organisasi. Artinya. Budaya perusahaan. kemampuan untuk akusisi dan divestasi. Artinya persaingan antar kompetitor tidak terlalu ketat. Untuk parameter pertumbuhan industri kaos kaki dapat dikatakan lambat. Dari parameter kebutuhan modal. Dalam aspek ini hanya parameter manajemen pengendalian saja PT WG seimbang dengan PT Saphira.

Analisis persaingan tidak harus selalu diperbandingkan antara perusahaan sejenis. reputasi bagus yang sulit untuk ditaklukkan.Pemasaran dan penjualan. tetapi dapat juga diperbandingkan dengan perusahaan yang berbeda jenis. tetapi ketakutan tersebut tidak perlu berlebihan juga. dan SDM dan sistem perusahaan berkelas dunia. Ketakutan tersebut memang berdasar. Analisa dapat dilakukan untuk aspek-aspek Teknologi.penempatan.id/2012/07/26/contoh-kasus-analisis-posisi/ Contoh Kasus Manajemen Pemasaran Analisis Produk Sepatu dan Tas ELIZABETH 1. sistem perhargaan. Namun sering mereka tidak mampu menggunakan keunggulan mereka secara maksimal di lingkungan negara-negara berkembang. Sebut saja efisiensi logistik. http://pariyati. Dari hasil analisis : Persaingan akan dapat diketahui posisi perusahaan relatif terhadap kompetitor langsung. Memang benar. Ketakutan tersebut memang perlu untuk menjaga kewaspadaan.amikom.Dari aspek sumber daya manusia: PT WG seimbang dengan PT Saphira ditinjau dari parameter seleksi. Pendahuluan Banyak perusahaan-perusahaan nasional yang keder menghadapi saingansaingannya dari perusahaan multinasional.ac.3. . Operasi.blog. promosi. Perusahaan-perusahaan multinasional sering datang dengan strategi yang sudah terasah belasan atau puluhan tahun. dan hubungan perburuhan serta lemah dari sisi organisasi sumber daya manusia. raksasa-raksasa multinasional tersebut memiliki hampir semua sumber daya yang didambakan perusahaan lokal. Di negara-negara berkembang seperti Indonesia yang lalu lintasnya masih tidak karuan dengan infrastruktur yang sering di bawah standar.

ia juga bertindak sebagai tester.Label Produk Begitu produksinya jadi pilihan pasar. antara Rp 20. Bandung. Public Relations Elizabeth. para pemain lokal sering sudah mendapatkan pengetahuan tersebut secara tacit. Perusahaan ini terletak di daerah bandung tepatnya di Jalan Otto Iskandardinata. Banyaknya jumlah penduduk miskin dan berpendidikan rendah membuat pesan pemasaran harus diadaptasi sesuai tingkat pendidikan mereka. Lalu. Ini belum termasuk kondisi daerah pedalaman dan kepulauan Indonesia. Kualitas dan Analisis Produk Selain karena desainnya kreatif. Kiat Elizabeth mempertahankan kualiatas cukup unik. merek pun ditempelkan. sementara para pemain multinasional memerlukan waktu untuk merubah strategi dan paradigma mereka. memakai nama istrinya sendiri. dicabang yang kedua di Jalan Cihampelas. seperti ditirukan Dinny Nurhayati. Pasar Indonesia yang heterogen juga menyulitkan metode riset pasar yang terasah untuk negara-negara maju. dan di cabang ketiga dilantai lima di Jalan Ibu Inggit Garnasih perusahaan ini bergerak di bidang Produk sepatu dan Tas 2. kualitas dan jenis bahan serta mutu jahitannya juga terpelihara. Hal ini juga diterapkan oleh perusahaan Sepatu dan Tas yang Nama perusahaannya bernama Elizabeth yang diambil dari nama istri si pemilik perusahaan. Dalam konteks ini. Mengikuti selera kaum hawa yang doyan mengikuti . tas harga made in Elizabeth terbilang terjangkau. B. untuk produksi tas tersebut. Handoko bernama asli Lie Koen Poe. Pada 1 Januari 1968 nama itu didaftarkan sebagai merek dagang pada Direktorat Jenderal Hak Cipta.000 hingga Rp 200.000. Selain mendesain sendiri. Departemen Hukum dan HAM. Lagi pula. Elizabeth. Analisis Produk A. Kelebihan pemain lokal dan kekurangan perusahaan multinasional tersebut seharusnya dipergunakan secara maksimal oleh perusahaan-perusahaan dalam negeri. Paten dan Merk.sistem informasi logistik yang mampu memprediksi tibanya kiriman dalam hitungan menit tidak bisa diterapkan di sini.

akhirnya Elizabeth membangun sebuah pabrik di kawasan Kopo. kualitas dan jenis bahan serta mutu jahitannya juga terpelihara. Singapura. perusahaan ini juga menerima orderan tas dan sepatu yang ingin dibuat atau diambil dari yang sudah ada. Jerman. promosi yang digunakan lagi adalah dengan memasang iklan-iklan ke media lokal karena biaya promosi lebih murah E. dengan ratusan karyawan.000 hingga Rp 200. dan Amerika Serikat.perkembangan. Afrika Selatan.maka sebelum diluncurkan ke pasar Elizabeth terlebih dahulu memakai sendiri. selain membuka 20 gerai di tujuh provinsi di Tanah Air. Distribusi Untuk memenuhi toko dan pesanan. C. Belanda. Elizabeth agaknya sukses dengan prinsip itu. Promosi Promosi yang digunakan untuk memasarkan produk ini salah satunya dengan promosi lewat jalur Internet dengan target pasar sampai keluar negeri baik yang memasangkan sebagian harga barang yang dijual beserta foto-foto contoh dari produk yang akan di pasarkan dengan kualitas expor. F. Karena tiap produksinya dipersepsikan untuk dipakai sendiri. ia memilih sendiri bahan yang enak dan nyaman dipakai. Kuwait. Bandung. Baik produksi dalam negeri maupun tas-tas produk impor yang kini membanjiri pasar. antara Rp 20. Jepang. Maka. Kesesuaian Harga Harga Produk tas dan Sepatu dari perusahaan Elizabeth sangat bersaing dengan desainnya kreatif. Ia pun mampu berkembang di tengah persaingan pasar tas yang makin ramai. Lagi pula.000 desain Elizabbeth kemudian merambah ke pasar Hong Kong. Arab Saudi. sehingga semia kalangan dapat menjangkaunya baik dari kalangan kecil menengah bisa menikmati produk dari perusahaan ini D. sekitar 5. tas harga made in Elizabeth terbilang terjangkau. Prospek Prospek perusahaan Elizabeth ini memiliki prospek lebih besar lagi kalau perekonomian yang ada di indonesia lebih baik dari sekarang yang agak sulit untuk menexpor barang keluar negeri namun pasar dalam negeri lebih terbuka lebar untuk produk-produk dari perusahaan Elizaberth karena tas dan sepatu produksi Elizabeth .000. Malaysia.

com/2011/12/contoh-kasus-manajemen-pemasaran.html Aspek pasar dan pemasaran dalam studi kelayakan bisnis Posted by wahyuindra Rabu. Bentuk Pasar . http://nyaritugas. A. 28 November 2012 2 comments BAB II PEMBAHASAN Aspek Pasar Studi Kelayakan Bisnis Sebelum memasuki bisnis hendaknya dilakukan analisis terhadap pasar potensial yang akan dimasuki. Penutup Menurut saya perusahan ini sangat potensial dalam pasar lokal maupun pasar luar negeri baik dari kalangan atas maupun kalangan bawah yang masih bisa menjangkau harga produk yang di tawarkan oleh perusahaan ini dan perusahan ini masih harus mengembangkan sayapnya dengan mebuka cabang lagi di luar Negeri karena sudah sudah banyak mengexpor keluar negeri yang merupakan potensi pasar yang sangat tinggi untuk di gali dan memperoleh keutungan yang lebih besar dari yang sekarang. untuk belanja dan kemauan untuk membelanjakan.blogspot. Pengertian Pasar Pasar menurut para ahli:   Tempat pertemuan antara penjual dan pembeli Saling bertemunya kekuatan permintaan dan penawaran untuk membentuk suatu harga Pasar menurut Stanton  Kumpulan orang-orang yang mempunyai keinginan-keinginan untuk puas.digemari ibu-ibu dan remaja putri kalangan menengah atas yang merupakan target pasar yang sangat potensial 3. B. Sehingga pasar potensial bagi produk yang dihasilkan.

pasar ini mirip dengan monopoli. Mirip persaingan sempurna karena ada kebebasan untuk masuk atau keluar pasar dan barang yang dijual tidak homogen. 3.penentuan tingkat harga sangat dipengaruhi oleh pesaing. penguasaan teknik produksi tertentu.Bentuk-bentuk Pasar Produsen 1. 2. 4. Pasar Konsumen Pasaar barang dan jasa yang dibelui atau disewa perorangan atau keluarga untuk dikonsumsi sendiri. 2. Pasar Persaingan Sempurna Produsen tidak terbatas jumlahnya sehingga aktivitas persaingan tidak tampak. Pasar Dilihat Dari Sisi Konsumen 1. Monopoli bisa terjadi karena menguasai barang mentah. sehingga tindakan atau aktivitas pesaing harus dipertimbangkan. distributor. Pasar Monopoli Bentuk pasar yang dikuasai oleh seorang penjual saja. Karena barang yang heterogen dimiliki perusahaan-perusahaan yang besar saja. Pasar Industri Pasar untuk barang dan jasa yang dibeli atau disewa oleh perorangan atau organisasi untuk digunakan pada produksi barang atau jasa lain. grosir. 3. karena tidak ada barang subtitusi dan terdapat hambatan untuk masuknya pesaing dari luar. agen dan retail yang menjual kembali untuk mendapat keuntungan. Pasar Oligopoli Perluasan dari pasar monopoli (terdapat beberapa produsen). konsumen dapat menjual barang dan membeli beberapa saja tanpa ada batas asal bersedia membeli/menjual pada harga pasar. tindakan yuridis/hak paten atau karena luas pasar yang tidak terlalu besar untuk dilayani. Pasar Penjual Kembali (Reseller) Suatu pasar yang terdiri dari perorangan dan/atau organisasi yang biasa disebut pedagang menengah yang terdiri dari dealer. baik untuk dijal atau disewakan. . Pasar Persaingan Monopolistik Merupakan bentuk campuran antara persaingan sempurna dan mopnopoli.

justru sebaliknya. tentunya pasar potensial yang tersedia sangat banyak sekali dari orang yang berusia lanjut sampai dengan orang yang berusia muda. dan merupakan urutan pertama bila akan menyusun suatu laporan Studi Kelayakan Bisnis. ini ditujukan karena bila sebuah usaha sudah menjadi dominan maka tidak berarti tidak ada pesaing. C. 3. pasti akan ada pesaing. Strategi pemasaran yang akan di gunakan. Sebagai contoh : Apabila akan membuka usaha berupa warung Bakmi Jawa. Pasar Pemerintah Pasar yang terdiri dari unit-unit pemerintah yang membeli atau menyewa barang atau jasa untuk menjalankan tugas-tugas pemerintah. 2. Sebagai contoh : Apabila akan membuka usaha rumah makan bakmi jawa. Untuk mengetahui berapa market potensial yang tersedia maka dapat menggunakan informasi yang telah lalu. Pertanyaan yang mendasar : 1. dengan kata lain sang pemilik usaha sebelum membuka usahanya harus terlebih dahulu melakukan perbandingan dengan mengumpulkan informasi dari berbagai sumber yang berkaitan dengan usaha yang akan akan di lakoninya. Berapa market share yang tersedia dari seluruh pasar potensial. usahakan mempunyai tempat usaha yang terletak di tengah perkampungan dan di pinggir jalan serta memiliki cita rasa tersendiri. Oleh karena itu terdapat beberapa pertanyaan yang mendasar mengenai aspek pasar pada bisnis atau usaha yang akan di jalankan. Untuk melakukan strategi pemasaran dapat menggunakan strategi Marketing Mix yang di titik beratkan kepada Product Life Cycle atau keberlangsungan hidup produk yang di hasilkan. dan kalau pesaing ini di biarkan maka jika terdapat kesalahan dalam . dengan mengetahui perbandingan yang ada di dalam market potensial. Berapa market potensial yang tersedia.4. dengan alasan tidak semua orang yang lewat atau lingkungan sekitar akan selalu membeli bakmi jawa yang sudah di hasilkan dan merasa cocok dengan cita rasa tersebut. Pertanyaan Mendasar dalam Aspek Pasar dan Pemasaran Aspek pasar merupakan salah satu aspek yang berkenaan mengenai kondisi pasar dari bidang usaha yang di jalankan. Untuk mengetahui ini maka dapat melakukan pengamatan siapa saja yang bisa atau mungkin dapat membeli produk yang dihasilkan.

apabila ada pesaing yang membuka jenis usaha yang sama dan cita rasa yang mendekati dengan warung bakmi tersebut serta memiliki tempat yang lebih luas dan nyaman untuk menikmati makanan yang dihidangkan. 1. Apabila perusahaan menemukan suatu pasar yang menarik.pemasokan dari perusahaan yang dominan sempat mengalami keterlambatan atau hambatan. motivasi.q Dimana: Q = total permintaan pasar n = jumlah pembeli di pasar . kebiasaan dan preferensi konsumen D. Sebagai contoh : Apabila warung Bakmi jawa tadi sudah cukup terkenal dan memiliki pelanggan potensial yang sudah memenuhi target penjualan perhari. Mengukur Permintaan Pasar Saat Ini a) Mengestimasi total permintaan pasar Total permintaan suatu produk adalah total volume yang dibeli oleh sekelompok konsumen tertentu dalam suatu wilayah geografis tertentu selama jangka waktu tertentu dalam suatu lingklungan pasar tertentu.p. Salah satu persamaan untuk mengestimasi total permintaan pasar adalah persamaan: Q=n. akan tetapi tempat yang di jadikan makan tidak di renovasi. maka perlu pengestimasi besarnya pasar pada masa sekarang dan masa yang akan datang dengan cepat. sehingga saat para pelanggan tersebut menikmati makannanya sering berdesakan dan kepanasan. pangsa pasar yang kecil itu akan di manfaatkan oleh pesaing sebagai senjata untuk merebut market potensial dari usaha yang sudah dominan tersebut. Mengukur dan Meramal Permintaan   Peramalan permintaan merupakan usaha untuk mengetahui jumlah produk atau sekelompok produk di masa yang akan datang dalam kondisi tertentu. maka tidak menutup kemungkinan apabila lama kelamaan usaha bakmi jawa yang dominan tadi akan ditinggalkan oleh para pelanggan potensialnya Data-data yang diperlukan untuk mennjawab pertanyaan itu adalah :   Kecenderungan konsumsi/permintaan masa lalu dan sekarang serta variabel yang mempengaruhinya Penawaran produk sejenis dimasa lalu dan sekarang serta kecenderungannya dimasa yang akan datang termasuk kemungkinan perluasan produksi dari perusahaan pesaing Impor dan ekspor oleh negara bersangkutan Struktur persaingan (struktur biaya dalam produksi dan pemasaran) Tingkah laku.

2.p = harga rata-rata satuan q = jumlah yang dibeli oleh rata-rata pebeli per tahun b) Mengestimasi wilayah permintaan pasar Dalam wilayah yang terbaik serta mengalokasikan anggaran permasaran yang optimal dapat dilakukan dengan dua metode:  Market Build Up Digunakan terutama oleh perusahaan barang industri untuk mengidentifikasi semua pembeli potensial dalam setiap pasar dan mengestimasi pembelian potensialnya. Meramal Permintaan Mendatang  Survei niat pembeli Menanyakan kepada pembeli secara langsung untuk mendapatkan jawaban yang objektif  Pendapat para tenaga penjual Perusahaan meminta tenaga penjualnya mengestimasi penjualan produk untuk daerah masing-masing.  Market Indek Digunakan terutama oleh perusahaan barang konsumsi dengan mengidentifikasi faktor-faktor pasar yang ada korelasinya dengan potensi dan menggabungkannya dalam indek tertimbang. kemudian estimasi individu dijumlahkan untuk ramalan penjualan keseluruhan. c) Mengestimasi penjualan aktual dan pangsa pasar Dilakukan dengan mengidentifikasi para pesaing dan mengestimasi penjualan mereka.  Analisis regresi .  Pendapat para ahli Pendapat yang dihasilkan berdasar data dan analisis yang lengkap dan ilmiah baik dari para akademisi maupun para praktisi.

Dengan rumus : Y = a + bx Dimana:Y = variabel tidak bebas x = variabel bebas a = nilai tercepat (konstan) b = koefisien arah regresi harga a dihitung dengan rumus : a = ΣY (ΣX2) – ΣX – ΣXY n ΣX2 – (ΣX)2 harga b dihitung dengan rumus : b = n ΣXY – ΣX ΣY n ΣX2 – (ΣX)2 contoh : Nilai penjualan (Y) dan biaya (X) produk sepatu. Kita lakukan jika terdapat 2 variabel penelitian yang sudah diketahui mana variabel bebas dan mana variabel terikat.Seperangkat prosedur statistik untuk menemukan faktor-faktor nyata yang paling penting mempengaruhi penjual. Contoh : Jika terdapat data dari dua variabel penelitian yang sudah diketahui mana variabel bebas X dan variabel terikat Y. PT Amanda Alam tahun 2000 (dalam milyar rupiah) Y 34 38 34 40 30 X 32 36 31 38 29 Y 32 34 36 37 36 X 30 30 30 33 32 .

599 – 1.007.106.599 – (1.001 x 1105 30 x 33.112.126. 029 ΣX2 = 33.001 x 37.40 40 34 35 39 33 32 42 40 42 35 33 30 32 36 31 31 36 37 38 37 39 40 33 34 36 37 38 42 41 34 36 36 32 32 34 32 34 35 37 Besaran yang diperlukan setelah dihitung didapat : ΣY = 1.001 = -0.001)2 = 1.105 ΣX = 1.970 – 1.131.094 1.001)2 = 37.7 b = 30 x 37.001 .001 ΣXY = 37.105 1.970 – 1. didapat nilai a dan b sebagai berikut : a = 1.895 – 37.007.105 x 33.002.599 – (1.820 – 1.599 n = 30 Menentukan persamaan regresi linearnya dengan memasukkan nilai-nilai diatas kedalam persamaan.094 ΣY2 = 41.002.094 – 1.094 30 x 33.

Aspek geografis b. kemampuan keuangan.7 + 1. Agar perusahaan lebih mudah masuk ke pasar yang heterogen. Selanjutnya. Aspek demografis c. Tindak lanjut dari penentuan pasar adalah melakukan segmentasi pasar karena sifat pasar yang heterogen. Segmentasi pasar Pasar terdiri dari banyak sekali pembeli yang berbeda dalam beberapa hal.1. depresiasi. E.7 – 1. 1.segmen yang relatif homogen. Jika biaya sebesar 100 milyar. utang. SEGMENTASI-TARGET-POSISI DI PASAR Perusahaan hendaknyamengetahui pasar di mana produk/jasa yang akan diproduksi akan ditawarkan.12X Kita dapat memanfaatkan persamaan regresi diatas misalnya dengan memprediksi nilai penjualan sepatu jika biaya diberi suatu harga tertentu. Hal ini dilakukan karena perusahaan memiliki sumber daya terbatas untuk dapat memenuhi pasar walaupun telah disegmentasikan. Dalam prakteknya bisa saja terjadi. seperti pembayaran gaji. lokasi. perusahaan hendakny melakukan keputusan memilih sasaran yang lebih jelas. akan menimbulkan pendapatan negatif sebesar 0. yang didalm contoh kasus besarnya adalah 0. misalnya keinginan.= 1.3 milyar Jika biaya operasional dalam hal ini X = 0 tidak dikeluarkan.7 milyar.12 Jadi persamaan regresi linearnya adalah : Y = -0. maka diperkirakan pendapatan penjualan menjadi : Y = -0. setelah pasar yang dituju menjadi homoggen.7 milyar. dsb. hendaknya pasar tersebut dipilah-pilah sehingga membentuk segmen. Manajemen dapat melakukan pengkombinasian dari beberapa variabel untuk mendapatkan suatu cara yang paling pas dalam segmentasi pasarnya. misalnya perusahaan sama sekali tidak melakukan usaha apapun yang tentu tidak mengeluarkan biaya operasional akan tetapi akan ada biaya tetap yang harus dikeluarkan.12 (100) = 111. Beberapa aspek utama untuk mensegmentasikan pasar adalah a.7 . sikap pembelian dan praktek-praktek pembeliannya. Aspek psikografis .12X = -0.

Menetapkan pasar sasaran Setelah segmen pasar diketahui. Mengidentifikasi keunggulan kompetitif Apabila perusahaan menawarkan suatu produk yang bermutu. Jadi posisi berawal dengan mengadakan pembedaan (diferensiasi) atas tawaran pemasaran perusahaan sehingga ia akan memberikan nilai lebih besar daripada tawaran pesaing. akan tetapi belum tentu menarik dari sisi profitabilitas. Ukuran dan pertumbuhan segmen: perusahaan harus mengumpulkan dan menganalisis data tentang penjualan terakhir. Memilih keunggulan kompetitif Jika perusahaan telah menemukan beberapa keunggulan kompetitif yang potensial. Aspek perilaku 2. terdapat tiga langkah yang masing-masing dejelaskan sebagai berikut: a. Menetukan posisi pasar Untuk menetukan posisi pasar. 3. lalu pilih segmen yang diharapkan paling sesuai. proyeksi laju pertumbuhan penjualan dan margin laba yang diharapkan untuk berbagai segmen. Kemenarikan struktural segmen: suatu segmen mungkin mempunyai ukuran dan pertumbuhan yang sesuai dengan yang diharapkan. c. Perusahaan sebaiknya menentukan posisinya dengan lebih dari satu pembeda tetapi jangan pula terlalu banyak. jadi perusahaan tetap harus mempelajari daya tarik segmen dalam jangka panjang. b. ia harus menyerahkan produk yang bermutu pula. lalu memilih segmen mana uang akan dilayani. Ia harus menetapkan berapa banyak perbedaan dan perbedaan mana yang akan dipromosikan.d. . selanjutnya perusahaan perlu melakukan analisis untuk dapat memutuskan betpa segmen pasar yang akan dicakup. Sasaran dan sumber daya: perusahaan harus mempertimbangkan sasaran dan sumber dayanya dalam kaitan dengan segmen pasar.analisis dapat dilakkukan dengan menelaah tiga faktor: a. b. selanjutnya harus dipilih satu keunggulan kompetitif sebagai dasar bagi kebijakan penentuan posisinya.

juga layanan. a. ciri. Mengidentifikasi strategi pesaing Persaingan terjadi diantara tiap kelompok strategik tetapi yang lebih ketat terjadi didalam kelompok strategik yang sama. pemasok maupun dealer. produksi/operasi. strategi generik. ragam produk dari masing-masing pesaing. tujuan-tujuan. 1. dan pemasaran. F. terlebih dahulu manajemen strategi dimulai dengan visi. seperti manajemen keuangan. misi. Berikutnya. selanjutnya data itu dianalisis untuk menghasilkan informasi yang dibutuhkan untuk menilai pesaing .c. program promosi. perusahaan harus mengambil langkah-langkah untuk mewujudkan dan mengkomunikasikan posisi yang diinginkan itu kepada komsumen sasaran. distribusi. d. maka akan ditindaklanjuti dengan penentuan bauran pemasarannya. Menentukan sasaran pesaing Dengan mengetahui sasaran pesaing beserta penekanan-penekanannya dapat menunjukkan apakah mereka puas dengan situasinya sekarang serta bagaimana kemungkinan reaksinya atas berbagai tindakan kommpetitif c. dan lain lain. Perusahaan perlu menelaah semua dimensi yang mengidentifikasi kelompokkelompok strategik yang bersangkutan. seperti mutu. dan strategi utamanya. Sebelum sampai pada manajemen fungsional. Manajemen strategi perusahaan memiliki tahapan-tahapan. Mengidentifikasi pesaing: perusahaan dapat mengidentifikasikan para pesaingnnya sebagai suatu perusahaan lain yang mempunyai salah satu atau lebih ciri-ciri sebagai berikut: Perusahaan yang menawarkan produk dan harga yang sama di pasar Perusahaan yang membuat produk atau kelas produk yang sama Perusahaan lain yang membuat produk dan memasok yang sama Perusahaan yang bersaing merebut uang dari konsumen yang sama b. STRATEGI PEMASARAN Strategi pemasaran adalah Berbagai usaha yang perlu dilakukan oleh calon investor dalam mempengaruhi keputusan konsumen untuk melakukan hasil produksinya. kebijakan harga. Mewujudkan dan mengkomunikasikan posisi Setelah penentuan posisi dipilih. Menilai kekuatan dan kelemahan pesaing Sebaiknya perusahaan melakukan riset pemasaran terhadap pelanggan. Analisis persaingan Berikut ini disajikan langkah-langkah dalam menganalisis pesaing yang dikemukakan oleh kotler. setelah strategi pemasaran diketahui. SDM.

See more at: http://myworld-wahyuindra. Proses jasa itu sendiri. Kebijakan harga c.com/2012/11/aspek-pasar-dan-pemasaran-dalam-studi.html#sthash. baurannya dapat diperluas lagi dengan menambah tiga elemen lagi yaitu: a.html . Kebijakan produk b. Bauran pemasaran produk jasa Bauran pemasaran untuk produk jasa lebih luas daripada bauran produk barang seperti telah dipaparkan diatas.dpuf http://myworld-wahyuindra. Bauran pemasaran produk barang a.com/2012/11/aspek-pasar-dan-pemasaran-dalamstudi. . Untuk jasa. Bukti fisik c. Kebijakan distribusi d. Orang b.blogspot. Kebijakan promosi 3.2.Cle62F4Y.blogspot.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful