Bab 8 Konsep Nilai Waktu dari Uang

A. Nilai yang Akan Datang Uang yang akan datang dari satu jumlah uang atau suatu seri pembayaran pada waktu sekarang, yg dievaluasi dengan suatu tingkat bunga tertentu.

FV = P0+ SI= P0+ P0(i)(n) B. Nilai Sekarang Nilai sekarang merupakan nilai sejumlah uang yang saat ini dapat dibungakan untuk memperoleh jumlah yang lebih besar di masa mendatang. Misalkan P adalah nilai sekarang dari uang sebanyak A pada t tahun yang akan datang. Bila kemudian diumpamakan tingkat bunga adalah r, maka bunga yang dapat diperoleh dari P rupiah adalah :

I=P.r.t

dan uang setelah t tahun menjadi :

P + P.r.t = P (1 + rt)

Karena A adalah nilai uang sebanyak P pada t tahun mendatang, maka : P (1 + rt) = A atau

P = A/I + rt

Menghitung nilai pada waktu sekarang jumlah uang yang baru akan dimiliki beberapa waktu kemudian :

PV = FV / (1+i)n

Istilah yang digunakan : Pv Fv I n An SI P0 = Present Value (Nilai Sekarang) = Future Value (Nilai yang akan datang) = Bunga (i = interest / suku bunga) = tahun ke= Anuity = Simple interest dalam rupiah = pokok/jumlah uang yg dipinjam/dipinjamkan pada periode waktu

C. Nilai Masa Datang dan Nilai Sekarang Nilai ini merupakan jumlah uang yang diterima saat ini ( periode awal) atas dasar tingkat bunga tertentu dari suatu jumlah yang akan diterima untuk beberapa waktu yang akan datang. D. Annuitas 1. Anuitas biasa Anuitas biasa merupakan anuitas yang pembayaran atau penerimaannya terjadi pada akhir periode. 2. Anuitas terhutang Anuitas terhutang adalah anuitas yang pembayarannya dilakukan pada setiap awal interval. Awal interval pertama merupakan perhitungan bunga yang pertama dan awal interval kedua merupakan perhitungan bunga kedua dan seterusnya. 3. Nilai sekarang anuitas Nilai sekarang anuitas adalah nilai hari ini dari pembayaran sejumlah dana tertentu yang dilakukan secara teratur selama waktu yang telah ditentukan.Perhitungan nilai sekarang anuitas juga akan memberikan hasil yang berbeda jika anda melakukan investasi pada awal atau akhir tahun. 4. Nilai sekarang dari anuitas terhutang Nilai sekarang dari anuitas terhutang berguna untuk mengukur setiap pembayaran yang maju satu periode atau pembayaran pada awal tahun. 5. Anuitas abadi

Anuitas abadi adalah serangkaian pembayaran yang sama jumlahnya dan diharapkan akan berlangsung terus menerus. 6. Nilai sekarang dan seri pembayaran yang tidak rata Persamaan umum berikut ini bisa digunakan untuk mencari nilai sekarang dari seri pembayaran yang tak rata. Nilai sekarang anuitas abadi = PMTt adalah pembayaran ditahun t. Sehingga menjadi : PV= PMTt(PVIFr,t)

7. Periode kemajemukan tengah tahunan atau periode lainnya Bunga majemuk tahunan adalah proses aritmatika untuk menentukan nilai akhir dari arus khas atau serangkaian arus kas apabila suku bunga ditambahkan satu kali dalam setahun. Sedangkan bunga majemuk setengah tahunan adalah proses aritmatika untuk menentukan nilai akhir dari arus khas atau serangkaian arus kas apabila suku bunga ditambahkan dua kali dalam setahun. 8. Amortisasi pinjaman Salah satu penerapan penting dari bunga majemuk adalah pinjaman yang dibayarkan secara dicicil selama waktu tertentu. Termasuk didalamnya adalah kredit mobil, kredit kepemilikan rumah, kredit pendidikan, dan pinjaman-pinjaman bisnis lainnya selain pinjaman jangka waktu sangat pendek dan obligasi jangka panjang. Jika suatu pinjaman akan dibayarkan dalam periode yang sama panjangnya ( bulanan, kuartalan atau tahunan ), maka pinjaman ini disebut juga sebagai pinjaman yang diamortisasi. Referensi :  http://imadeadyanta.blogspot.com/2010/11/materi-7-14-materi-8-tentang-konsep_18.html  http://id.wikipedia.org/wiki/Anuitas  http://candygloria.wordpress.com/2010/12/15/konsep-nilai-waktu-dari-uang/  http://aindua.wordpress.com/2010/11/17/konsep-nilai-waktu-dari-uang/
http://septaskundarian2.blogspot.com/2013/01/bab-8-konsep-nilai-waktu-dari-uang.html

Konsep Nilai Waktu dari Uang
Konsep Nilai Waktu Uang Investasi pada umumnya memerlukan jangka waktu yang panjang, untuk itu perlu dinilai apakah investasi tersebut dapat memberikan seberapa besar kelayakannya. Untuk itu perlu konsep nilai

yaitu bunga biasa ‖simple interest‖ dan bunga majemuk‖compount interest ‖ 1.Bunga Biasa Bunga biasa adalah perhitungan bunga yang sederhana dengan menggunakan formula sebagai berikut. Apabila sejumlah uang yang diinginkan A pada waktu 1 tahun lagi dan PV menunjukkan jumlah . I=pin Keterangan : P = jumlah atau nilai sekarang F = jumlah atau nilai yang akan datang i = tingkat bunga pada suatu periode n = waktu Bila seseorang meminjam sejumlah uang P dengan bunga i maka uang yang harus dikembalikan adalah F (harga yang akan datang) = P + i = P + P i n P(1+in) Bunga Majemuk Bunga yang didapat pada suatu periode dibungakan lagi sehingga berlipat (majemuk) Bila dilihat dengan rumus menjadi Tahun pertama = F1 = P ( 1 + i ) Tahun kedua = F2 = F1 ( 1 + i ) = P (1+i)(1+i) = P (1+i)2 Tahun ketiga = F3 = F2 ( 1 + i ) = P (1+i)3 …………………….. Tahun ke-n = Fn = P (1+i)n B. (1997) ada dua macam bunga.Nilai Sekarang Nilai sekarang ‖present value‖ menunjukkan berapa nilai uang pada saat ini untuk nilai tertentu di masa yang akan datang.wak tu uang ‖time value of money ‖ dan beberapa metode penilaiannya.K. Nilai waktu uang pada dasarnya membahas tentang bunga ‖interest‖ menurut Riggs dkk yang dikutip Robert J.

Manakala usulan investasi diharapkan menghasilkan aliran kas yang jumlah setiap tahunnya sama maka metode ini dapat ditetapkan secara sederhana dengan cara membagi pengeluaran investasi awal dibagi jumlah aliran kas masuk Metode periode pengembalian mempunyai keuntungan tertentu. MIRR METODE INTUISI Seringkali keputusan investasi yang dibuat oleh manajer didasarkan atas intuisi. Metode nilai bersih sekarang (net present value) 5. Tidak sedikit dari para manajer ini datang kepada para dukun atau paranormal ataupun para kiai. Metode periode pengembalian (payback period method) Ini merupakan metode yang paling sederhana dan paling banyak dipakai dalam mengukur tingkat kewajaran atau kelayakan suatu proyek investasi. Dalam perusahaan yang menengah dan besar maka sangat sulit menerapkan konsep intuisi ini dan merupakan metode yang sulit untuk dibenarkan. Metode tingkat kembalian internal. dan 7. Intuisi 2. Metode ini tidak memasukkan unsur nilai waktu uang di dalam perhitungannya. Metode rata-rata tingkat pengembalian akuntansi (average annual accounting rate of return) 4. Periode pengembalian didefinisikan sebagai banyaknya periode (tahun) yang diperlukan untuk menutup pengeluaran investasi yang dilakukan. diantara-nya mudah menghitung . Faktor kunci keputusan mereka adalah derajat kepentingan atau kemampuan untuk menangguhkan proyek investasi. Sikap seperti ini sering dilakukan oleh perusahaan yang relatif masih kecil.uang yang ditabung serta i merupakan tingkat bunga. maka A = PV ( 1 + i ) PV = A : (1+i) TEKNIK ANALISIS INVESTASI Pada umumnya di dalam menganalisis suatu investasi dikenal ada 7(tujuh) model. Indek provitabilitas (provitability index) 6. Banyak sekali manajer yang menyadari evaluasi subjektif mengenai berbagai alternatif dari pada membuat analisis keputusan kuantitatif yang terperinci. di antaranya : 1. Metode periode pengembalian (payback period) 3.

yang menyatakan bahwa uang sekarang lebih jauh lebih berharga dan bermanfaat dari uang di masa yang akan datang (future value). Untuk menerapkan metode nilai bersih sekarang dan metode tingkat kembali internal maka diperlukan beberapa langkah. Jika perekonomian suatu negara dalam situasi dan kondisi penerapan kebijaksanaan uang ketat. Menetapkan tarif bunga (diskonto) yang tepat. kira-kira berapa prosen suatu tarif bunga (diskonto) atau tarif diskonto itu dianggap layak dan wajar. 3. Metode Nilai Bersih Sekarang (Net Present Value Method) Jika pada 3 (tiga) metode pertama tidak memperhitungkan pengaruh waktu terhadap nilai uang maka pada pembahasan NPV ini dan selanjutnya pengaruh waktu terhadap nilai uang sudah dimasukkan ke dalam perhitungan. akan tetapi sayang mempunyai beberapa kelemahan dan kesukaran seringkali muncul ketika dihadapkan kepada proyek investasi yang dilematis. Penetapan tarif bunga (diskonto) yang terlalu besar akan menyebabkan ditolaknya suatu usulan proyek padahal pihak lain menerimanya dan mengoperasionalkannya secara berhasil. Kesalahan di dalam menentukan tarif bunga (diskonto) akan berakibat cukup serius terhadap diterima atau ditolaknya suatu usulan proyek investasi yang akan kita lakukan. Dari uraian di atas telah disebutkan. yaitu: Langkah pertama. dalam hal ini tidak sesuai dengan prinsipyang sudah diakui oleh umum. 2. di mana ini menyamakan uang yang akan diterima di masa yang akan datang uang pada saat ini. Sedangkan menetapkan tarif bunga (diskonto) yang terlalu rendah akan menyebabkan suatu usulan proyek investasi diterima padahal pihak lain menolaknya. Dua metode yang paling banyak dipakai di dalam mengevaluasi manfaat ekonomis suatu usulan proyek investasi adalah metode periode pengembalian dan metode rata-rata tahunan tingkat kembali akuntansi. Untuk memberikan jalan keluar dari kelemahan dari dua metode tersebut di atas maka diperkenalknlah metode nilai bersih sekarang (net present value method) dan tingkat kembali internal (internal rate of return) suatu perusahaan. Sulitnya menerapkan periode pengembalian yang diinginkan. Metode ini mengabaikan nilai waktu dari uang (time value of money). Metode ini mengabaikan seluruh arus kas yang akan diterima setelah periode pengembalian telah sesuai dengan dana yang telah dikeluarkan dengan demikian dianggap gagal mempertimbangkan kondisi perekonomian usulan investasi. Metode ini sangat tepat digunakan oleh proyek investasi yang mempunyai masa manfaat relatif pendek. Menetapkan tarif bunga (diskonto) yang tepat kelihatannya mudah akan tetapi sebetulnya melalui proses perenungan dan pemikiran yang cukup panjang. sementara metode periode pengembalian mempunyai keuntungan akan tetapi juga kelemahan yaitu : 1. maka proyek yang tingkat periode pengembaliannya yang terpendeklah yang dipilih sebab akan menghasilkan tingkat kembali investasi yang lebih besar meskipun sangat terkait sekali dengan kesediaan dana. Diperlukan perses penjaringan dan pembandingan yang hati-hati.dan mudah dimengerti. Tarif bunga (diskonto) akan menggambarkan tingkat kembali minimal yang akan diterima. .

Karena farif bunga (diskonto) merupakan titik tolak diterima atau ditolaknya suatu proyek investasi maka penetapan tarif bunga (diskonto) ini merupakan proses pengambilan keputusan yang paling rumit. kepada derajat ketidakpastian suatu proyek investasi serta tingkat inflasi yang sedang melanda suatu negeri. Pengeluaran proyek Investasi yang dikeluarkan perusahaan seringkali tidak satu kali melainkan beberapa kali selama periode tertentu.Menghitung nilai sekarang dari aliran kas masuk bersih yang merupakan hasil diharapkan dari diterimanya suatu proyek investasi. tarif bunga (diskonto) yang tepat sangat tergantung. + ———— – Io (1+k)1 (1+k)2 (1+k)n n ΔCFt NPV = Σ ———— – Io t=1 (1+k)n di mana : NPV = Net Present Value ( Nilai Bersih sekarang) CFt = Arus kas pada tahun ke-t Io = Pengeluaran awal K = biaya modal . Mengurangkan nilai sekarang dari pengeluaran proyek investasi dari nilai sekarang aliran kas masuk bersih. misal selama satu tahun. Langkah kedua. . Langkah ketiga. dan Langkah keempat. Menghitung nilai sekarang dari pengeluaran proyek investasi. yang secara matematis dapat ditulis dengan rumus sebagai berikut: ΔCF1 ΔCF2 ΔCFn NPV = ———— + ———— + . . Perbedaan atau selisih ini disebut dengan istilah nilai sekarang bersih (net present value). Karena pengeluaran kas seringkali beberapa kali maka perlu ditarik ke awal periode. sehingga analisis akan dimulai dari titik awal yang sama.Meskipun demikian.

+ ————– – Io = 0 (+IRR)1 (1+IRR)2 (1+IRR)n n ΔCFt . maka proyek diterima Jika NPV < 0. Tingkat kembali internal (internal rate of return) didefinisikan sebagai tingkat diskonto riil yang terjadi karena adanya serangkaian aliran kas masuk terhadap pengeluaran awal investasi. bedanya dalam metode tingkat kembali investai.n = umur proyek t = 1. (IRR). Jika pada metode‖ nilai sekarang bersih (net present valtie) tingkat bunga (diskonto) ditetapkan terlebih dahulu. maka proyek ditolak TINGKAT KEMBALIAN INTERNAL (INTERNAL RATE OF RETURN) Diantara semua analisis investasi yang ada. Persamaan untuk menghitung IRR adalah sebagai berikut : ΔCF1 ΔCF2 ΔCFn ————– + ————– + . akan ditolak manakala IRR < COC. Rumus yang digunakan sama dengan nilai sekarang bersih (NSB). Sehingga suatu proyek investasi diterima manakala IRR> COC. nilai i (bunga) tidak diketahui dan harus dicari. dengan adanya serangkaian aliran kas masuk dan pengeluaran investasi awal akan diketahui tingkat bunga (diskonto) riilnya. Dengan kata lain. analisis inilah yang paling sulit. .2.4 dst Pada metode NPV (nilai bersih sekarang) ini tolok ukur yang digunakan adalah sebagai berikut : Jika NPV ≥ 0. sama dengan nilai sekarang pengeluaran awal investasi. akan tetapi untuk perusahaan menengah ke atas. Keputusan mengenai diterima atau ditolaknya proyek investasi tergantung kepada berapa tingkat bunga (diskonto) yang diinginkan. tingkat kembali internal adalah tingkat bunga (diskonto) yang akan menyebabkan nilai sekarang bersih sama dengan 0 (nol) sebab jika nilai sekarang bersih sama dengan nol. Jika terdapat berbagai proyek eksklusif satu sama lain maka yang akan diterima adalah proyek investasi yang mempunyai tingkat bunga (diskonto) yang tertinggi. yang dipilih. maka pada metode tingkat kembali investasi ini. maka nilai sekarang aliran kas masuk akan.3. justru analisis inilah yang paling banyak digunakan. Biasanya tingkat kembali investasi (IRR) diperbandingan dengan beban modal (BM = cost of capital). .

harga Jazz rally ke 220 an juta. bisa itu turun maupun naik. Nah begitulah kira-kira analogi nya. sekitar 185 an juta an lah.Σ ———— – Io = 0 t=1 (1+k)n Maka Nilai IRR ini dapat diperkirakan dengan formula sebagai berikut: NPV1 IRR = i1 + ———————. Pada tahun 2009 harga mobil Honda Jazz RS masih di kisaran di bawah 200 jutaan. Ada peningkatan harga / selisih sekitar 35 jutaan.com/2011/10/konsep-nilai-waktu-dari-uang_30. .com http://harisman.blogspot.com wilkipedia. Coba bayangkan dalam tempo kurang lebih jalan 3 tahun uang kita sejumlah 185 an juta tidak akan bisa membeli Honda Jazz RS tahun 2011. bahwa nilai uang pada Masa Sekarang (Present Value) tidaklah sama dengan nilai Masa Datang (Present Value).html Konsep Nilai Waktu Uang ( Time Value of Money) 2013-01-08 20:37:00 Nilai Uang dapat berubah seiring berjalannya waktu.i1) sumber : google. nah 2 tahun kemudian tepat nya di tahun 2011. pada umum nya sih nilai nya turun dari tahun ke tahun :).ngeblogs.com/ http://denobisnis.. (i2 .

35. Uang sejumlah Rp. Rumus : Dimana : FV : Future Value atau Nilai Masa Datang Po : Nilai Pokok i : Nilai Pendapatan dari Bunga Rumus untuk menghitung Nilai Pendapatan dari Bunga adalah Dimana : r : Tingkat Bunga t : Jumlah Periode Waktu .000 selama 1 tahun dengan suku bunga 7% p. Analoginya ketika meminjamkan sejumlah uang. dimana ada penambahan sebesar RP. berdasarkan konsep ini lah maka banyak orang berusaha melakukan Hedging (mempertahankan daya beli uang tersebut).000 tersebut adalah bunga (7%p. 500. Bunga Periode Tunggal ini menggunakan hitungan yang sangat sederhana. Bisa dengan meng investasikan uang tersebut dengan harapan mendapatkan return (imbal-hasil) dengan jumlah tertentu untuk mempertahankan nilai / daya beli uang yang di investasikan tersebut. yaitu bunga Periode Tunggal (Simple Interest) dan bunga Periode Majemuk.Nah. 1 tahun kemudian uang tersebut akan kembali menjadi 535.000. 35.000. kita sebut sajah Rp.a. Salah satu contoh hedging adalah deposito dengan imbal-hasil berupa kupon/bunga.a) yang di bayarkan. Bunga yang akan di bahas disini ada 2 jenis. Bunga Periode Tunggal atau Simple di peroleh pada setiap akhir periode (jangka waktu tertentu) yang tidak mempengaruhi besarnya modal. Perhitungan bunga setiap periode selalu dihitung berdasarkan besarnya modal di awal (tetap).

500.000. dengan bunga 7% p. Dengan bertambahnya modal awal tiap periode. 535.07) = Rp. 35.07 x 1 = Rp.000 Perhitungan online simple interest dapat di coba disini Bunga Periode Majemuk (Compound Interest) Dalam perhitungan Bunga Periode Majemuk (Compound Interest) ini bunga yang di peroleh pada akhir periode kemudian di Investasikan Kembali (Reinvestment) hingga modal awal bertambah tiap periode berakhir.521. atau sering di sebut bunga-berbunga.Implementasi contoh diatas : i = Rp. 500.5 merupakan return (imbal hasil) selama 3 tahun. Maka rumusnya adalah : Asumsikan di pinjam selama 3 tahun. 500.000 (1 + 0. maka uang tersebut akan menjadi Rp.000 x 0. bunga juga akan ikut bertambah.000 Rumus diatas dapat di singkat menjadi Sehingga : FV = Rp. 500. Sebagai contoh duit yang di pinjamkan sebesar Rp. dimana uang sejumlah 112.35.000 maka FV = Rp.5. .521. 612.a.000 + Rp.

Karenanya. 500. Dus.07)3 = Rp.000 (1 + 0. Soalnya. Mana yang lebih berharga uang Rp 1. Waktu adalah uang.000 yang Anda terima tahun depan? Berdasarkan konsep nilai waktu uang. time is money.5 Atau lebih jelas lihat tabel di bawah ini: Tahun Nilai 1 2 3 Rp. 572.5 http://blog. faktor waktu juga bisa mempengaruhi nilai uang yang kita miliki.000 yang Anda terima sekarang lebih berharga.1 Pengertian dari “ KONSEP NILAI WAKTU DARI UANG “. mari kita ambil contoh. Dalam hal ini.rajim.Perhitungannya FV : Rp. “Konsep ini ADALAH KONSEP YANG MEMPERHATIKAN WAKTU DALAM MENGHITUNG NILAI UANG. 612. Anda harus memperhatikan faktor waktu dan bunga. Karena itulah muncul konsep nilai waktu uang atau time value of money. tentu saja uang Rp 1. 612.521. Anda tentu sudah sering mendengar pepatah ini. ARTINYA UANG YANG DIMILIKI SESEORANG PADA HARI INI TIDAK AKAN SAMA NILAINYA DENGAN SATU TAHUN YANG AKAN DATANG “ . NILAI waktu uang atau time value of money adalah konsep yang menjabarkan bahwa uang yang tersedia pada saat ini lebih berharga dibandingkan uang dalam jumlah sama yang tersedia di masa yang akan datang.450 Rp. Setiap investor mesti memahami konsep ini karena ia menjadi salah satu dasar dalam investasi dan manajemen keuangan. ada faktor bunga yang bisa membuat uang yang telah kita terima menjadi berbiak. uang itu dapat menghasilkan bunga selama satu tahun ke depan. ia akan semakin berharga. Bahkan. 535.com/artikel/konsep-nilai-waktu-uang-time-value-of-money KONSEP NILAI WAKTU DARI UANG BAB 1 Konsep Nilai Waktu dari Uang 1. Sebab.000 yang Anda terima sekarang dan uang Rp 1. Anda membiakkan uang itu di deposito yang . 1.2 Contoh dari faktor waktu dan bunga Biar lebih jelas.000 Rp.521. semakin cepat uang itu kita terima. Anda harus hati-hati saat membandingkan nilai uang yang Anda terima dalam waktu yang berbeda. Misalnya. waktu memang berharga. Ya.

Pada akhir tahun. Tapi. saat ini.000 yang kita terima di saat ini. Misalnya. bagaimana jika yang dibandingkan adalah uang Rp 1. Yakni. Semakin tinggi bunga. Inilah yang disebut bunga majemuk (compound interest).050 yang diterima satu tahun lagi? Untuk membandingkan kedua angka yang berbeda itu. Sebaliknya.? Untuk membandingkan nilai sejumlah uang yang kita terima saat ini dengan nilainya jika kita terima di masa yang akan datang. kita bisa menggunakan rumus: PV (1+i)n. Rp 1. Jika kita menggunakan waktu yang akan datang. Tentu saja semuanya bergantung pada bunga yang berlaku.Nah. Nah. Huruf n adalah jumlah periode sedangkan huruf i adalah tingkat bunga tiap periode (dalam persen).000 saat ini akan setara nilainya dengan Rp 1. Anda akan menerima Rp 1. uang itu diinvestasikan atau didepositokan di bank dengan tingkat bunga tertentu. berdasarkan dua konsep itu.000 di masa depan. jika bunga yang berlaku lebih dari 5%. akan setara dengan uang Rp 1. ada dua konsep yang sering dipergunakan. makin rendah nilai Rp Rp 1.000 x (1+10%)].050 yang kita terima satu tahun lagi. kita harus mencermati tingkat bunga yang berlaku di pasar. Sebaliknya. berarti kita harus membungakan uang yang diterima sekarang. Makin tinggi bunga. Sebab. nilai uang yang kita terima saat ini akan semakin berharga. kita harus mencari kesetaraan nilai uang itu pada waktu yang sama. akan bernilai Rp 1. Misalkan. Dengan bunga yang berlaku 10% per tahun. kita juga bisa menghitung nilai tunai sekarang dari sejumlah uang yang akan diterima dalam suatu periode di masa yang akan datang. Dus. kita harus mendiskon atau memotong uang yang akan diterima setahun lagi menggunakan faktor bunga.100 [1. Tapi. bilang tingkat bunga adalah 5% per tahun. asumsinya. present value adalah kebalikan dari future value. Artinya. uang tunai senilai Rp 1. Nah.100 satu tahun mendatang. Dengan kata lain.000 yang diterima saat ini dan uang Rp 1. kita bisa menghitung nilai di masa mendatang dari sejumlah uang tunai saat ini. UNTUK menghitung nilai waktu uang (time value of money). makin tinggi nilai uang Rp 1.000 itu sudah berkembang menjadi Rp 1. ia akan terus bunga. dengan bunga yang tinggi. Tentu saja. artinya nilai Rp 1. Kita bisa menggunakan waktu sekarang atau waktu satu tahun lagi.memberikan bunga 5% per tahun. Berarti tahun depan. dalam menghitung nilai masa mendatang yang melibatkan investasi dalam beberapa tahun itu. Rp . Nah.050 yang akan diterima satu tahun mendatang. rumusnya menjadi: FV/(1+i)n. jika kita menggunakan masa sekarang. uang itu bisa berbiak lebih dengan cepat.100 itu terus disimpan di dalam bank dalam beberapa periode.050. jika perhitungan itu melibatkan periode yang lebih dari satu periode.050 yang kita terima setahun mendatang.100 itu. uang itu akan berbiak menjadi Rp 1. makin tinggi bunga. konsep nilai tunai atau present value (PV) dan nilai di masa mendatang atau future value (FV). Selain itu.100/(1+10%].000 [1. nilai tunai Rp 1. uang Rp 1. seperti bunga deposito perbankan.000 saat ini Anda simpan di bank dengan bunga 10% per tahun. jika Rp 1.

FUTURE VALUE : nilai uang diwaktu akan datang dari sejumlah uang saat ini atau serangkaian pembayaran yang dievaluasi pada tingkat bunga yang berlaku. Suatu jumlah uang tertentu yang diterima waktu yang akan datang jika dinilai sekarang maka jumlah uang tersebut harus didiskon dengan tingkat bunga tertentu (discount factor). Dengan demikian setahun yang akan datang. Ini merupakan inti dari nilai waktu dari uang (time value of money).1. Misalkan uang Rp. PRESENT VALUE : nilai saat ini dari jumlah uang di masa datang atau serangkaian pembayaran yang dinilai pada tingkat bunga yang ditentukan. 100. Begitu juga sebaliknya. 100. 100. karena Rp.000 sekarang akan menjadi Rp.000 ditambah pendapatan bunga selama satu tahun atas investasinya itu. 100. Konsep nilai waktu uang diperlukan oleh manajer keuangan dalam mengambil keputusan ketika akan melakukan investasi pada suatu aktiva dan pengambilan keputusan ketika akan menentukan sumber dana pinjaman yang akan dipilih. Jadi uang sebesar Rp. ia akan dapat menanamkannya untuk memperoleh pendapatan bunga selama satu tahun. maka ia tentu akan memilih uang tersebut sekarang karena jika ia memilih menerima uang tersebut sekarang. 100. 100. Oleh karena itu.000 sekarang dapat berbeda dengan Rp.000 ditambah bunga 25% sama dengan Rp. 80. 100.000 yang kita terima saat ini lebih tinggi Rp 1. ia akan menerima Rp. 125. 100. nilai waktu memegang peranan penting .000 sekarang sama dalam nilai waktu Rp.000 setahun kemudian adalah sama dengan Rp. 80.000/ 1250) sekarang.000 setahun kemudian pada tingkat suku bunga 25%. Pvo = Po = FVn / ( 1 + i ) n atau Po = FVn [1/(1 + i)n]Ø . Jika tingkat bunga majemuk sebesar 25% setahun. didalam pengambilan keputusan jangka panjang.050 yang kita terima satu tahun lagi. maka investasi Rp.000 (Rp.000 setahun kemudian. Ia akan memegang prinsip bahwa jumlah uang yang akan datang harus lebih daripada jumlah sekarang. Konsep Nilai Waktu Uang Suatu jumlah uang tertentu saat ini dinilai untuk waktu yang akan datang maka jumlah uang tersebut harus digandakan dengan tingkat bunga tertentu ( Compound factor) 1. seseoraang akan lebih menyukai menerima uang segera daripada ditunda kemudian hari dan ia akan mau menukarkan sejumlah uangnya sekarang dengan jumlah uang yang sama pada masa yang akan datang. Rp.000. 2. 100. 125.000 yang akan diterima satu tahun yang akan datang. Jika seseorang disuruh untuk memilih apakah Rp.? Time Value of Money adalah nilai waktu dari uang.000 lebih baik diterima sekarang atau satu tahun kemudian.

(1+i) n ] = A1 [ 1 – {1/ (1+ i)n /i } ]SPVAn = A1 [( Anuitas nilai masa datang adalah sebagai nilai anuaitas majemuk masaØ depan dengan pembayaran atau penerimaan periodik dan n sebagai jangka waktu anuitas. Secara esensi maka strategi ini sangat cocok bagi mereka yang memiliki perspektif perencanaan jangka panjang dan memiliki pemasukan regular setiap bulan dan sebagian dialokasikan untuk tujuan masa depan. Konsep nilai waktu uang sangat relevan dengan keputusan investasi jangka panjang. Strategi ini dilakukan dengan menginvestasi dana secara sistimatik dan berkesinambungan dalam jangka panjang. Setiap harinya kita selalu dihadapi oleh pilihan-pilihan seputar keuangan. ANNUITY : suatu rangkaian pembayaran uang dalam jumlah yang sama yang terjadi dalam periode waktu tertentu. Jumlah dana yang diterima satu tahun yang akan datang . Anuitas nilai sekarang adalah sebagai nilai i anuitas majemuk saat iniØ dengan pembayaran atau penerimaan periodik dan n sebagai jangka waktu anuitas. terutama yang berkaitan dengan keuangan (uang). Bila dilihat dalam waktu panjang. tapi satu hal yang menjadi rahasia terbesar dalam mengelola keuangan adalah kekuatan waktu dalam mengembangkan uang kita (nilai waktu terhadap uang). Investasi pada aktiva tetap biasanya hasil pengembaliannya tidak sekaligus. misalnya investasi pada aktiva tetap. Jadi pertimbangkan baik-baik keputusan keuangan yang akan diambil. Keputusan itu terlihat adalah keputusan saat itu. Dengan keterbatasan penghasilan bulanan dan aset diawal tentunya kita harus menyisihkan dana secara regular dari pendapatan kita setiap bulannya. Lebih tepatnya. FVn = Po ( 1 + i ) n Dimana: FVn = future value tahun ke-n Po = pinjaman atau tabungan pokok i = tingkat suku bunga/ keuntungan disyaratkan n = jangka waktu Keputusan keuangan yang diambil pasti berpengaruh terhadap kuangannya untuk di masa datang. kita mungkin tidak mengingat semua keputuan kecil yang kita ambil selama hidup kita. FVn = Po [ 1 + (i) (n) ] BUNGA MAJEMUKØBunga yang dibayarkan (dihasilkan) dari pinjaman (investasi) ditambahkan terhadap pinjaman pokok secara berkala. melainkan bertahap dalam beberapa periode.3. tapi keputusan yang Kita ambil sekarang akan berdampak dalam jangka panjang. Keputusan besar. Strategi ini dikenal dengan sebutan strategi dollar cost averaging. (1+i) n – 1 ] / iSFVAn = A1 [( Dimana : A1 : Pembayaran atau penerimaan setiap periode : Bunga BUNGA adalah sejumlah uang yang dibayarkan atau dihasilkan sebagai kompensasi terhadap apa yang dapat diperoleh dari penggunaan uang BUNGA SEDERHANAØBunga yang dibayarkan hanya pada pinjaman atau tabungan atau investasi pokoknya saja.

Namun uang satu juta di masa sekarang jelas sudah tidak ada apaapanya. Coba bayangkan ketika anda memiliki uang satu juta rupiah di tahun 1970. namun di balik angka yang besar itu kenyataannya justru kerugian yang kita dapatkan. Tahukah anda bahwa nilai uang yang sekarang tidak akan sama dengan nilai di masa depan. Nilai masa depan anuitas memberikan nilai dari sebuah perencanaan tabungan yang dilakukan secara tetap baik besaran dan waktunya selama jangka waktu tertentu. Contoh kasusnya adalah jika kita berinvestasi 10 juta rupiah untuk jangka waktu 20 tahun dengan total pengembalian atau return sebesar 50 juta rupiah. misalnya cicilan bulanan kredit mobil atau rumah dan pembayaran biaya kontrak rumah bulanan. Jika kita melakukan investasi. dalam pengambilan keputusan investasi pada aktiva tetap nilai waktu uang sangat penting untuk dipertimbangkan. namun kini sebutan tersebut perlahan menghilang dan digantikan dengan sebutan milyuner. Dengan uang sebesar itu anda sudah bisa hidup mewah bagaikan milyuner di masa kini. maka konsep nilai waktu uang harus benarbenar dipahami dan dimengerti sedalam mungkin. Jangan sampai kita tertipu oleh angka-angka yang fantastis. Sehubungan dengan itu. Tahun 1990 uang satu juta sudah mengalami penurunan namun nilai wah dari uang satu juta masih termasuk lumayan dan dapat menghidupi keluarga secara wajar. Beberapa contoh dari perhitungan anuitas dalam keuangan individu. Rumus Menghitung Nilai Waktu Uang 1. Arus kas ini bisa merupakan arus kas masuk sebagai pengembalian atas investasi maupun arus keluar yang dialokasikan sebagai tujuan investasi. Jika kita lihat dari nilai sekarang 50 juta adalah angka yang fantastis dibandingkan dengan 10 juta. Namun setelah 20 tahun berikutnya belum tentu nilai 50 juta lebih baik dibandingkan dengan nilai 10 juta saat ini. Contoh Anuitas Anuitas merupakan satu arus (stream) kas yang tetap setiap periodenya. Ini berarti uang yang saat ini kita pegang lebih berharga nilainya dibandingkan dengan nilainya nanti di masa mendatang.nilainya lebih besar daripada jumlah dana yang sama tetapi diterima lima atau sepuluh tahun yang akan datang. Orang yang kaya di jaman dulu disebut juga dengan sebutan jutawan. Rumus Nilai Masa Depan FV = Ko (1 + r) ^n Keteragan : FV = Future Value / Nilai Mendatang Ko = Arus Kas Awal r = Rate / Tingkat Bunga ^n = Tahun Ke-n (dibaca dan dihitung pangkat n) Contoh : Jika kita menabung 1 juta rupiah dengan bunga 10% maka setelah satu tahun kita akan mendapat : .

000 rupiah 2. Rumus Nilai Sekarang PV = Kn / (1 + r) ^n Keterangan : PV = Present Value / Nilai Sekarang Kn = Arus kas pada tahun ke-n r = Rate / Tingkat bunga ^n = Tahun Ke-n (dibaca dan dihitung pangkat n) Contoh : Jika di masa yang akan datang kita akan punya saldo sebesar 1.000.nilainya lebih tinggi daripada Rp 30. Jadi uang sekarang Rp 30. Contoh 1 : Uang sekarang Rp 45..FV = 1. maka uang kita saat ini adalah sebesar : PV = 1.com/2012/01/konsep-nilai-waktu-dari-uang. Contoh 2 : Uang sekarang Rp 30..000 (1 + 0.100.000 rupiah Tambahan : 1 / (1 + r) ^n disebut juga sebagai discount factor.000.000.000 2.1) ^1 PV = 1.000. sehingga uang tersebut akan menjadi Rp 33. kenapa : 1.1) ^1 FV = 1. Karena kalau kita memiliki uang Rp 30.000 pada akhir tahun depan.100. akan lebih terasa manfaatnya saat membutuhkannya tahun ini daripada tahun depan.000 / (1 + 0.000 sekarang dapat disimpan di Bank dengan mendapatkan bunga misal 10 % / tahun.000 pada akhir tahun. Jadi bukan nilai uangnya yang berbeda melainkan nilai waktu dari uangya. maka nilai uangtahun sekarang adalah lebih tingi dari pada uang yang akan kita terima pada akhir tahun depan.blogspot.nilainya akan sama dengan Rp45.000 nilainya sama dengan Rp 33. ISTILAH YANG DIGUNAKAN : Pv = Present Value (Nilai Sekarang) Fv = Future Value (Nilai yang akan datang) I = Bunga (i = interest / suku bunga) n = tahun keAn = Anuity SI = Simple interest dalam rupiah P0 = pokok/jumlah uang yg dipinjam/dipinjamkan pada periode waktu http://fihrisanirahmah.1 juta hasil berinvestasi selama satu tahun.000 pada akhir kalau kita tidak memperhatikan nilai waktu uang.html BAB 8 KONSEP NILAI WAKTU DARI UANG ..

NILAI YANG AKAN DATANG Future value (terminal value) adalah nilai uang yang akan datang dari satu jumlah uang atau suatu seri pembayaran pada waktu sekarang. ISTILAH YANG DIGUNAKAN : Pv = Present Value (Nilai Sekarang) Fv = Future Value (Nilai yang akan datang) I = Bunga (i = interest / suku bunga) n = tahun keAn = Anuity SI = Simple interest dalam rupiah P0 = pokok/jumlah uang yg dipinjam/dipinjamkan pada periode waktu NILAI MASA DATANG FV = Ko (1 + r) ^n Keteragan : FV = Future Value / Nilai Mendatang Ko = Arus Kas Awal r = Rate / Tingkat Bunga . yg dievaluasi dengan suatu tingkat bunga tertentu. FV = P0+ SI= P0+ P0(i)(n) NILAI SEKARANG PV = Kn / (1 + r) ^n Keterangan : PV = Present Value / Nilai Sekarang Kn = Arus kas pada tahun ke-n r = Rate / Tingkat bunga ^n = Tahun Ke-n (dibaca dan dihitung pangkat n).

Rumus: Sn = a [(1 + i)n-1 + … + (1 + i)1 + (1 + i)0+ Di mana: a adalah jumlah modal (uang) pada awal periode Sn adalah jumlah yang diterima pada akhir periode Nilai Tunai Anuitas. ANNUITAS Yaitu suatu pembayaran berkala dari suatu jumlah yang tetap selama waktu tertentu. Yaitu nilai saat ini dari anuitas yang akan diterima di waktu yang akan datang selama periode tertentu.^n = Tahun Ke-n (dibaca dan dihitung pangkat n).+1 + … + * ------. Yaitu nilai anuitas yang akan diterima di waktu yang akan datang untuk periode tertentu. Nilai Majemuk Anuitas.]n (1 + i) (1 + i) · Amortisasi Pinjaman. Rumus: Sn a = —————– CVIF a Di mana: CVIF adalah compound value interest factor (jumlah majemuk dari suku bunga selama periode ke n)· Penerimaan Tahunan dari Anuitas Rumus: Nilai Tunai Anuitas . Rumus: 1 1 NT An = a [ ------. Yaitu pembayaran tahunan untuk mengakumulasikan sejumlah dana (uang) di waktu yang akan datang.

Nilai Tunai dari Penerimaan Yang Tidak Sama Rumus: Periode Penerimaan Faktor Bunga (1) 1 2 n A B C (2) PV IF th ke1 PV IF th ke2 PV IF th ken (3) = (2).+ Nilai tunainya ANUITAS BIASA Anuitas biasa (ordinary) adalah anuitas yang pembayaran atau penerimaannya terjadi pada akhir periode.i.(3) = (2).n ) ( 1 + i ) . dan jangka waktu: B = f (P.n ) ( 1 + i ) Rumus dasar present value anuitas terhutang adalah : PVn = PMT ( PVIFAi. Besar kecilnya jumlah bunga yang diterima kreditor tergantung pada besar kecilnya principal (modal). Awal interval pertama merupakan perhitungan bunga yang pertama dan awal interval kedua merupakan perhitungan bunga kedua dan seterusnya.(3) Nilai (4) ————. di mana: B= Bunga P= Principal (modal) i = interest rate (tingkat bunga) n = jangka waktu. interest rate (tingkat bunga).a = ———————— PVIF Anuitas Di mana: PVIF adalah nilai sekarang dari tingkat bunga yang akan diterima selama periode tertentu. ANUITAS TERHUTANG Anuitas terhutang adalah anuitas yang pembayarannya dilakukan pada setiap awal interval. Rumus dasar future value anuitas terhutang adalah : FVn = PMT ( FVIFAi.(3) = (2).n).

Sedangkan bunga majemuk setengah tahunan adalah proses aritmatika untuk menentukan nilai akhir dari arus khas atau serangkaian arus kas apabila suku bunga ditambahkan dua kali dalam setahun.Perhitungan nilai sekarang anuitas juga akan memberikan hasil yang berbeda jika anda melakukan investasi pada awal atau akhir tahun .t) PERIODE KEMAJEMUKAN TENGAH TAHUNAN ATAU PERIODE LAINNYA . Sehingga menjadi: PV= PMTt(PVIFr. menjadi : PV anuitas = nilai investasi x Faktor PV Nilai sekarang dari anuitas terhutang Nilai sekarang dari anuitas terhutang berguna untuk mengukur setiap pembayaran yang maju satu periode atau pembayaran pada awal tahun dengan menggunakan formulasi : .An (Anuitas Terhutang) = PMT ( PVIFAk. Nilai sekarang anuitas abadi = PMTt adalah pembayaran ditahun t. PV ( anuitas abadi ) = pembayaran / Tingakat suku bunga = PMT / i Periode Kemajemukan tengah tahunan atau periode lainnya Bunga majemuk tahunan adalah proses aritmatika untuk menentukan nilai akhir dari arus khas atau serangkaian arus kas apabila suku bunga ditambahkan satu kali dalam setahun. NILAI SEKARANG DAN SERI PEMBAYARAN YANG TIDAK RATA Persamaan umum berikut ini bisa digunakan untuk mencari nilai sekarang dari seri pembayaran yang tak rata. menjadi : PV anuitas = nilai investasi x Faktor PV x ( 1 + r ) Jika dilakukan pada akhir tahun .Nilai sekarang anuitas Nilai sekarang anuitas adalah nilai hari ini dari pembayaran sejumlah dana tertentu yang dilakukan secara teratur selama waktu yang telah ditentukan.n ) ( 1 + k ) Anuitas abadi Anuitas abadi adalah serangkaian pembayaran yang sama jumlahnya dan diharapkan akan berlangsung terus menerus. dimana rumus perhitungannya adalah : Jika dilakukan pada awal tahun .

000. Konsep future value akan dibedakan menjadi beberapa bagian berikut ini. AMORTISASI PINJAMAN Amortisasi adalah pengurangan nilai aktiva tidak berwujud.000.00 (satu juta rupiah) saat ini akan lebih berharga dibandingkan uang sebesar Rp 1.00 (satu juta rupiah) tiga tahun yang akan datang. Mengapa demikian? Karena Opportunity Cost dari menerima uang sebesar Rp 1.blogspot. Kita mengetahui bahwa mendapatkan uang sebesar Rp 1. dan lain-lain. Perhitungan future value dengan bunga tunggal fv = pv(1+i)n .000.html Bab 8 Konsep Nilai Waktu dari Uang BAB 8 KONSEP NILAI WAKTU DARI UANG 1.000. Secara bertahap dalam jangka waktutertentu pada setiap periode akuntansi. Sedangkan bunga majemuk setengah tahunan adalah proses aritmatika untuk menentukan nilai akhir dari arus khas atau serangkaian arus kas apabila suku bunga ditambahkan dua kali dalam setahun. hak cipta.com/2012/01/bab-8-konsep-nilai-waktu-dari-uang.000.Bunga majemuk tahunan adalah proses aritmatika untuk menentukan nilai akhir dari arus khas atau serangkaian arus kas apabila suku bunga ditambahkan satu kali dalam setahun. http://ulfahk.000. Nilai Yang Akan Datang (Future Value) Nilai yang akan datang adalah sejumlah nilai yang didapatkan atas bunga atau kemajemukan nilai pada masa sekarang. yaitu : A.00 (satu juta rupiah) di masa yang akan datang adalah bunga yang kita dapatkan bila kita memiliki uang sejumlah tersebut saat ini. seperti merek dagang. Pengurangan ini dilakukan dengan mendebit akun beban amortisasi terhadap akun aktiva.

Perhitungan future value dengan bunga majemuk fv = pv(1+i/m)mn dimana fv = nilai future value pv = nilai sekarang i n = bunga = tahun m = periode dimajemukkan C. 2.dimana fv = nilai future value pv = nilai sekarang i n = bunga = tahun B. Nilai masa datang dan nilai sekarang A. Nilai Sekarang (Present Value) .n) Perhitungan diatas sering digunakan oleh para investor ketika menghitung investasinya dimasa yang akan datang. Kalangan lembaga keuangan juga sering menggunakan konsep penghitungan seperti ini. Perhitungan future value dengan bunga majemuk dalam waktu yang sangat panjang fv = pv(ei.

Present Value (nilai sekarang) merupakan kebalikan dari compound value (nilai majemuk) adalah besarnya jumlah uang. pada permulaan periode atas dasar tingkat bunga tertentu dari jumlah uang yang baru akan diterima beberapa waktu/periode yang akan datang. B. Nilai Masa Datang FV = Ko (1 + r)n dimana : FV = Future Value / Nilai Mendatang Ko = Arus Kas Awal r = Rate / Tingkat Bunga . menghitung waktu lamanya investasi ditanamkan pada sebuah bisnis dan lain sebagainya. Perhitungan present value dengan bunga tunggal pv = fv / (1+i)n dimana pv = nilai sekarang fv = nilai future value i n = bunga = tahun Perhitungan present value tersebut di atas dapat digunakan pada beberapa model perhitungan investasi seperti menghitung uang hasil investasi atau bisnis yang akan diterima beberapa tahun lagi dengan nilai saat ini. Tingkat diskonto (discount rate) adalah tingkat pengembalian atas suatu investasi beresiko sama yang akan didiskontokan.Nilai sekarang adalah nilai sekarang dari pembayaran masa depan.Yang dilakukan adalah dengan pemajemukan terbalik.

ANUITAS BIASA (ORDINARY) Adalah anuitas yang pembayaran atau penerimaannya terjadi pada akhir periode.n = Tahun Ke-n 3. Contohnya adalah bunga yang diterima dari obligasi atau dividen tunai dari suatu saham preferen. Anuitas (Annuities) Anuitas dalam teori keuangan adalah suatu rangkaian penerimaan atau pembayaran tetap yang dilakukan secara berkala pada jangka waktu tertentu. Rumus dasar future value anuitas biasa adalah sebagai berikut : FVn = PMT1 + in – 1 i Dimana : FVn = Future value (nilai masa depan dari anuitas pada akhir tahun ke-n) PMT = Payment (pembayaran anuitas yang disimpan atau diterima pada setiap periode) i = Interest rate (tingkat bunga atau diskonto tahunan) n = Jumlah tahun akan berlangsungnya anuitas Rumus dasar present value anuitas biasa adalah sebagai berikut : PVn = FVn1 – 1 ( 1 + i ) n i Dimana : PVn = Present value (nilai sekarang dari anuitas pada akhir tahun ke-n) . A.

Awal interval pertama merupakan perhitungan bunga yang pertama dan awal interval kedua merupakan perhitungan bunga kedua dan seterusnya. ANUITAS TERHUTANG Anuitas terhutang adalah anuitas yang pembayarannya dilakukan pada setiap awal interval.B.n ) ( 1 + i ) Rumus dasar present value anuitas terhutang adalah : PVn = PMT ( PVIFAi. NILAI SEKARANG ANUITAS Adalah sebagai nilai anuitas majemuk saat ini dengan pembayaran atau penerimaan periodik dan n sebagai jangka waktu anuitas PV = PMT Dimana : PV PMT n i = Nilai sekarang anuitas masa depan = Pembayaran anuitas yang disimpan atau diterima di akhir tahun = Jumlah tahun berlangsungnya anuitas = Tingkat diskonto tahunan (bunga) .n ) ( 1 + i ) C. Rumus dasar future value anuitas terhutang adalah : FVn = PMT ( FVIFAi.

sisanya adalah anuitas 4 tahun dengan pembayaran pertama yang diterima setelah tahun ke-2: Pvanuitas = $ 200(PVIFA(6%. NILAI SEKARANG DAN SERI PEMBAYARAN YANG TIDAK RATA Dalam pengertian anuitas tercakup kata jumlah yang tetap.5tahun)).34 Langkah 2. Dicari dulu anuitas 5 tahun.5tahun)).D.9434) = $ 94. yaitu sejak pertama kali setiap tahun investasi ini akan membayarkan jumlah dolar yang sama.1tahun)) Pvanuitas = $ 200(PVIFA(6%.2124-0. Cari nilai sekarang dari $ 100 yang akan diterima di tahun 1: $100 (0.9434) Pvanuitas= $653. Persamaan umum berikut ini bisa digunakan untuk mencari nilai sekarang dari seri pembayaran yang tak rata: Nilai Sekarang Anuitas Abadi = Pembayaran/Tingkat Diskonto = PMT/r Langkah 1.$ 200 (PVIFA(6%. dengan kata lain anuitas adalah arus kas yang sama di setiap periode. E.1tahun) Pvanuitas= $ 200(4. Diketahui bahwa dari 2 tahun sampai tahun 5 akan diterima anuitas sebesar $ 200 setahun. kemudian kurangi dengan anuitas 1 tahun. ANUITAS ABADI Anuitas abadi (perpetuity) adalah suatu anuitas yang berlanjutuntuk selamanya .$ PVIFA(6%.80 .

10 = $1413.24 F. G. Sedangkan bunga majemuk setengah tahunan adalah proses aritmatika untuk menentukan nilai akhir dari arus khas atau serangkaian arus kas apabila suku bunga ditambahkan dua kali dalam setahun. atau tahunan ).34 + $ 653. Digunakan untuk menghitung pembayaran pinjaman atau angsuran sampai jatuh tempo.Langkah 3. Sumber : . Cari nilai sekarang dari $1000 yang akan diterima di tahun ke-7 $1000(0.80 + $ 665. kuartalan. Jumlahkan komponen-komponen yang diperoleh dari langkah 1 hingga langkah 3 tersebut: $ 94. dengan pembayaran periodik yang sama jumlahnya. Pinjaman yang dilunasi dengan cara ini .10 Langkah 4. AMORTISASI PINJAMAN Merupakan suatu pinjaman yang akan dibayarkan dalam periode yang sama panjangnya ( bulanan. PERIODE KEMAJEMUKAN TENGAH TAHUNAN ATAU PERIODE LAINNYA Bunga majemuk tahunan adalah proses aritmatika untuk menentukan nilai akhir dari arus khas atau serangkaian arus kas apabila suku bunga ditambahkan satu kali dalam setahun. disebut pengangsuran pinjaman di amortisasi.6651) = $ 665.

com www. nilai saat ini yang akan dihitung nilai akan datangnya.  Future Value Future Value (FV) digunakan untuk menghitung nilai investasi yang akan datang berdasarkan tingkat suku bunga dan angsuran yang tetap selama periode tertentu.com http://ocw.gunadarma. jumlah angsuran yang dilakukan Pmt. jika bernilai 1 pembayaran dilakukan diawal periode. yaitu :      Rate.com http://innecintya.blogspot. Ada lima parameter yang ada dalam fungsi fv(). Untuk menghitung FV bisa menggunakan fungsi fv() yang ada dimicrosoft excel.google. jika bernilai 0 pembayaran dilakukan diakhir periode.ac. Nper.com/2013/01/bab-8-konsep-nilai-waktu-dari-uang. Manajer keuangan juga perlu memahami konsep nilai waktu uang yang diperlukan dalam mengambil keputusan ketika akan melakukan investasi pada suatu aktiva dan pengambilan keputusan ketika akan menentukan sumber dana pinjaman yang akan dipilih. penilaian surat berharga.id http://nugrohoedy007. merupakan contohcontoh teknik dan analisis yang memerlukan pemahaman konsep nilai waktu uang. analisis keputusan investasi (penganggaran modal). tingkat suku bunga pada periode tertentu bisa per bulan ataupun per tahun. Banyak keputusan dan teknik dalam manajemen keuangan yang memerlukan pemahaman nilai waktu uang. Type.http://yunitha-kusumawaty.html Nilai Waktu Uang Nilai waktu uang merupakan konsep sentral dalam manajemen keuangan. Pv. Biaya modal.blogspot. besar angsuran yang dibayarkan. analisis alternatif dana. . Pemahaman nilai waktu uang sangat penting dalam studi manajemen keuangan.blogspot.

bunga bank pertahun 6%. tidak ada angsuran yang dikeluarkan tiap tahunnya Pv = -50000000. dibagi 12 karena angsuran 250.000. dengan asumsi pemerintah mampu mempertahankan inflasi satu digit.19 Contoh 2: Setiap bulan kita menabung dibank sebesar 250. nilai yang ditabungkan setiap bulan. berapa uang yang akan kita dapat 20 tahun yang akan datang?.047.000. masukkan nilai untuk parameter-parameter yang ada sebagai berikut:    Rate = 6%/12.612. dikali 12 karena angsuran dilakukan per bulan Pmt = -250000. berapa biaya masuk perguruan tinggi 20 tahun yang akan datang. masukkan nilai untuk parameter-parameter yang ada sebagai berikut :      Rate = 8% Nper = 20 Pmt = 0. dengan asumsi tidak ada potongan bunga dan biaya administrasi.000. saldo awal tabungan kita adalah 10. misal 8% per tahun. minus sebagai tanda cashflow kita mengeluarkan uang   Pv = -50000000. dengan menggunakan fungsi fv().000. dengan menggunakan fungsi fv().857.000 dilakukan perbulan Nper = 20×12 = 240.Contoh 1: Biaya masuk perguruan tinggi saat ini adalah Rp50. minus sebagai tanda cashflow bahwa kita mengeluarkan uang Type = 0 Dari masukan diatas maka akan didapat nilai 148.55 .000. minus sebagai tanda cashflow bahwa kita mengeluarkan uang Type = 0 Dari masukan diatas maka akan didapat nilai 233.268.

Nper. jika bernilai 0 pembayaran dilakukan diakhir periode. Contoh : Saat pensiun 25 tahun lagi saya ingin punya uang 1. Pmt.000. misal 8% per tahun. Fv. Ada lima parameter yang ada dalam fungsi pv().000.017. nilai akan datang yang akan dihitung nilai sekarangnya. berapakah nilai uang 1. jika ada yang bersatuan tahun maka harus dikonversi ke satuan bulan. Type. tidak ada angsuran yang dikeluarkan tiap tahunnya Fv = 1000000000 Type = 0 Dari masukan diatas maka akan didapat nilai -146. jika bernilai 1 pembayaran dilakukan diawal periode.000.904.000 saat ini. yaitu :      Rate. besar angsuran yang dibayarkan.Yang perlu diperhatikan dalam penggunakan fungsi fv() adalah satuan untuk parameter rate. dengan menggunakan fungsi pv() masukkan nilai untuk parameter-parameter yang ada sebagai berikut :      Rate = 8% Nper = 25 Pmt = 0.000.000. nper dan pmt haruslah sama.  Present Value Present Value digunakan untuk untuk mengetahui nilai investasi sekarang dari suatu nilai dimasa datang. tingkat suku bunga pada periode tertentu bisa per bulan ataupun per tahun.91 . jika satuannya bulan maka harus bulan semua. jumlah angsuran yang dilakukan. Untuk menghitung PV bisa menggunakan fungsi pv() yang ada dimicrosoft excel. dengan asumsi pemerintah mampu mempertahankan inflasi satu digit.

Kenapa minus, sekali lagi itu sebagai tanda cash flow, untuk mendapatkan uang 1.000.000.000 25 tahun lagi maka saya harus mengeluarkan uang sebesar 146,017,904.91 saat ini atau dengan kata lain uang 1.000.000.000 25 tahun lagi sama nilainya dengan uang 146,017,904.91 saat ini, dengan asumsi inflasi konsisten sebesar 8% setiap tahun selama 25 tahun. Sama halnya dengan fungsi fv(), fungsi pv() harus menggunakan satuan yang sama untuk parameter rate, nper dan pmt, jika bersatuan tahun maka harus tahun semua, jika ada yang bersatuan bulan maka harus dikonversi ke satuan tahun.

 Net Present Value (NPV)
NPV merupakan selisih antara pengeluaran dan pemasukan yang telah didiskon dengan menggunakan social opportunity cost of capital sebagai diskon faktor, atau dengan kata lain merupakan arus kas yang diperkirakan pada masa yang akan datang yang didiskontokan pada saat ini.Untuk menghitung NPV diperlukan data tentang perkiraan biaya investasi, biaya operasi, dan pemeliharaan serta perkiraan manfaat/benefit dari proyek yang direncanakan.

Rumus yang digunakan
Arus kas masuk dan keluar yang didiskonkan pada saat ini (present value (PV)). yang dijumlahkan selama masa hidup dari proyek tersebut dihitung dengan rumus:

Rt/(1+i)t
dimana: t - waktu arus kas i - adalah suku bunga diskonto yang digunakan - arus kas bersih (the net cash flow) dalam waktu t

Arti perhitungan NPV
Pada tabel berikut ditunjukkan arti dari perhitungan NPV terhadap keputusan investasi yang akan dilakukan.

Bila... NPV > 0

Berarti... investasi yang dilakukan memberikan manfaat bagi perusahaan

Maka... proyek bisa dijalankan

NPV < 0

investasi yang dilakukan akan mengakibatkan kerugian bagi perusahaan

proyek ditolak

NPV = 0

investasi yang dilakukan tidak mengakibatkan perusahaan untung ataupun merugi

Kalau proyek dilaksanakan atau tidak dilaksanakan tidak berpengaruh pada keuangan perusahaan. Keputusan harus ditetapkan dengan menggunakan kriteria lain misalnya dampak investasi terhadap positioning perusahaan.

Untuk lebih jelas ada baiknya dilihat dengan contoh perhitungan dibawah ini. Suatu proyek dengan dengan investasi sebesar Rp. 7,000 juta dan tingkat bunga yang relevan sebesar 18%. Proyek ini diharapkan akan menghasilkan nilai sebesar Rp. 9,000 juta. Maka berapakah besarnya net present value yang akan dihasilkan? PVpenerimaan = 9.000 / ( 1 + 0.18 )1 = Rp. 7,627 juta PVinvestasi = 7.000 / ( 1 + 0.18 )0 = Rp. 7,000 juta Maka Net Present Value yang dihasilkan adalah NPV = PVinvestasi + PVpenerimaan NPV = – 7,000 + 7,627 = Rp. 627 juta Sehingga didapatlah rumus sebagai berikut: NPV = Ao + (A1 / (1 + r))

dimana, Ao = nilai awal investasi; A1 = nilai penerimaan dari investasi; r = tingkat suku bunga yang relevan. Berkaitan dengan investasi (modal) yang akan ditanamkan, maka diperlukan pedoman untuk dapat dengan bijak menilai investasi tersebut. Dan pedoman tersebut yang dapat dipakai sebagai panduan adalah:
 Terima investasi yang diharapkan bilamana memberikan NPV positif.  Terima investasi yang memberikan IRR yang lebih besar daripada tingkat keuntungan yang diisyaratkan.

Tentu saja penyajian konsep ini berlaku bilamana kondisi pasar uang dan pasar modal yang sempurna dengan catatan:
 Tingkat suku bunga yang ada adalah stabil dan sama, tidak berfluktuatif.  Tidak adanya pihak yang dominan untuk mempengaruhi pasar.  Kondisi diluar transaksi keuangan yang ada adalah stabil.

 Internal Rate of Return
IRR berasal dari bahasa Inggris Internal Rate of Return disingkat IRR yang merupakan indikator tingkat efisiensi dari suatu investasi. Suatu proyek/investasi dapat dilakukan apabila laju pengembaliannya (rate of return) lebih besar dari pada laju pengembalian apabila melakukan investasi di tempat lain (bunga deposito bank, reksadana dan lain-lain). IRR digunakan dalam menentukan apakah investasi dilaksanakan atau tidak, untuk itu biasanya digunakan acuan bahwa investasi yang dilakukan harus lebih tinggi dari Minimum acceptable rate of return atau Minimum atractive rate of return. Minimum acceptable rate of return adalah laju pengembalian minimum dari suatu investasi yang berani dilakukan oleh seorang investor. Cara perhitungan IRR

Besarnya nilai sekarang dihitung dengan menggunakan pendekatan sebagai berikut: NPV= ∑Nn=0 Cn/(1+r)n Contoh Bila suatu investasi mempunyai arus kas sebagaimana ditunjukkan dalam tabel berikut Tahun (n) 0 Arus (Cn) -4000 1 1200 2 1410 3 1875 .Posisi IRR ditunjukkan pada grafik NPV (r) ( dengan label 'i' pada grafik) IRR [1]merupakan suku bunga yang akan menyamakan jumlah nilai sekarang dari penerimaan yang diharapkan diterima (present value of future proeed) dengan jumlah nilai sekarang dari pengeluaran untuk investasi.

3%.bunga rendah) atau disederhanakan IRR=Ir + (NPV Ir/NPV Ir .adibmubarrok.wikipedia. Misalnya pada 20 % akan memberikan NPV sebesar -429.71 %. yaitu dengan mencoba suku bunga yang diperkirakan akan memberikan nilai NPV positif misalnya 10 % yang akan memberikan NPV sebesar 382 dan dilanjutkan dengan perhitungan NPV yang negatif. angka ini bisa diperbaiki kalau rentang bunga tinggi dengan bunga rendah lebih kecil.4 1050 Kemudian IRR dihitung dari NPV= -4000 + 1200/(1+r)1 + 1410/(1+r)3 + 1875/(1+r)3 + 1050/(1+r)4 = 0. Perhitungan IRR praktis Untuk mempermudah perhitungan IRR.com/2008/06/future-value-dan-present-value/ http://belajarmanagement.org/wiki/NPV http://sulistyo-widodo. Dalam kasus ini hasilnya adalah 14.wikipedia.NPV pada bunga tinggi)* ( bunga tinggi .NPV It) * (It .html .blogspot. Sumber: http://www. Dengan menggunakan rumus sebagai berikut : IRR= Bunga rendah + (NPV/ NPV pada bunga rendah .Ir) dari data di atas akan diperoleh IRR Sebesar 14.org/wiki/IRR http://id.com/2012/04/nilai-waktu-uang.wordpress.com/2009/07/29/konsep-net-present-value-dan-aplikasinya/ http://id. angka ini sedikit berbeda dari hasil hitungan di atas karena merupakan perhitungan empiris.

dan konversi bunga kredit. Bunga flat atau bunga tetap adalah perhitungan bunga yang paling mudah ditemui dan paling mudah dihitung. dan bunga efektif. Padahal bila dihitung-hitung bunga flat bisa dua kali lebih besar dibanding bunga efektif atau bunga anuitas. yaitu bunga flat. Dalam perhitungan bunga flat. Untuk lebih jelas. bunga kredit dan cicilan pokok yang dibayar setiap bulannya tetap atau flat. Untuk bunga efektif agar pembayaran lebih mudah biasanya dimodifikasi menjadi bunga anuitas. cicilan pokok dan bunga per bulannya tetap. dll. silakan lakukan simulasi di perbandingan bunga kredit. suku bunga flat terkesan lebih rendah dibanding suku bunga efektif. Namun yang perlu diwaspadai. kredit tanpa agunan (KTA). kredit multiguna. Misal: P = pokok pinjaman i = suku bunga per tahun t = lama kredit dalam bulan Maka: .Cara Menghitung Bunga Flat Posted on 2 Agustus 2012 by admin — 3 Comments ↓ Bunga Flat Ada dua teknik utama dalam menghitung bunga kredit. kredit kendaraan bermotor. Bunga flat biasanya dipakai untuk kredit konsumer berjangka pendek seperti kartu kredit. Perhitungan Bunga Flat Prinsip dari bunga flat adalah.

000. Keuntungan Perhitungan Bunga Flat   Mudah dihitung Setiap bulan pokok cicilan.com/cara-menghitung-bunga-flat/ ..000. kadang “menipu” konsumen karena terkesan lebih rendah Bunga total yang dibayar lebih banyak daripada dengan bunga efektif http://www..dengan jangka waktu kredit 24 bulan.000.000.000.Angsuran per bulan = Cicilan pokok + Bunga = Rp 610.000. Bank pemberi KTA tersebut memberikan bunga setahunnya 11%.000.- Kalkulator Bunga Flat Kalkulator Suku Bunga Flat Untuk simulasi bunga flat lebih lanjut silakan gunakan kalkulator bunga flat.000..Bunga = Rp 12. bunga dan angsurannya tetap Kerugian Perhitungan Bunga Flat   Suku bunga flat.i = 11% t = 24 bulan Cicilan pokok = Rp 12.000./ 24 = Rp 500.000.x 11% / 12 = Rp 110.simulasikredit.Cicilan pokok per bulan = P / t Bunga per bulan = P x i / 12 Total bunga yang harus dibayar = P x i / 12 x t Contoh kasus: Adi mendapatkan kredit KTA sebesar Rp 12. Berapakah angsuran per bulan yang harus dibayar? P = Rp 12.000.

Misal: P = pokok pinjaman i = suku bunga per tahun t = lama kredit dalam bulan Maka: Cicilan pokok per bulan = P / t Bunga bulan ke z = (P .1) x Cicilan pokok )) x i / 12 Contoh kasus: .Cara Menghitung Bunga Efektif Posted on 2 Agustus 2012 by admin — 1 Comment ↓ Selain bunga flat. perhitungan bunga yang banyak dipakai adalah bunga efektif. dan bunga per bulan dihitung dari sisa cicilan yang belum dibayar. maka angsuran per bulannya jadi semakin sedikit. adalah cicilan pokok per bulannya tetap. Bunga efektif biasanya dipakai untuk kredit berjangka menengah sampai panjang misalnya KPR. Jadi bila kita sudah mencicil beberapa kali. Perhitungan Bunga Efektif Prinsip dari perhitungan bunga efektif.((z . dll. Bunga hanya dihitung dari sisa pinjaman yang belum dikembalikan. kredit usaha. maka bunga dihitung dari sisa pinjaman yang belum dicicil. Karena bunga yang dibayar semakin mengecil. Bunga efektif banyak dipakai karena dirasa lebih fair perhitungan bunganya.

.676..33 = Rp 1.67 = Rp 1.000.000.000.000.000.000)) x 14% / 12 = + Rp 688.(0 x Rp 1..Bunga bulan ke-1 = (Rp 60.67 Cicilan bulan ke-3 = Rp 1.33 Rp Rp Rp .666.000.67 .333. silakan buka kalkulator bunga efektif.000.688./ 60 = Rp 1.333.(10 x Rp 1...000..000..000.dan seterusnya . Berapakah angsuran yang harus dibayar Budi? P = Rp 60...Cicilan bulan ke-1 = Rp 1.000.000.000.dengan bunga kredit efektif 14% per tahun....000.000. Bunga bulan ke-11 = (Rp 60.000.= Rp 1.33 Cicilan bulan ke-2 = Rp 1.000..+ Rp 700.000.000.333.583.000.000.Bunga bulan ke-3 = (Rp 60.000)) x 14% / 12 = + Rp 583.Budi meminjam uang di bank sebesar Rp 60..676.666.583.(1 x Rp 1.333.000.33 Rp Kalkulator Bunga Efektif Kalkulator Bunga Efektif Untuk melakukan simulasi bunga efektif.000)) x 14% / 12 = 700..000.i = 14% t = 60 bulan Cicilan pokok per bulan = Rp 60.(2 x Rp 1.000.000)) x 14% / 12 = + Rp 676.688.000. Kelebihan Bunga Efektif   Bunga tiap bulannya berkurang Bunga dihitung secara fair karena dihitung berdasar sisa pinjaman yang kita pakai .33 Cicilan bulan ke-11 = Rp 1.000.333.000.666.000.33 = Rp 1.000.000.333.700. Bank memberikan kredit dengan jangka waktu 60 bulan.000.Bunga bulan ke-2 = (Rp 60.

com/cara-menghitung-bunga-efektif/ Bagaimana Cara Menghitung Bunga Bank? Browser anda tidak mendukung iFrame Rabu. di setiap bank menawarkan bunga yang bervariasi. Atas bunga tabungan yang diperoleh akan dikenakan pajak sesuai ketentuan berlaku. 4. . Suku bunga tabungan dapat berubah sewaktuwaktu. Hal-hal yang perlu diperhatikan 1. karena itu suku bunga ini disebut suku bunga mengambang atau floating rate. 2. Beberapa bank menetapkan suku bunga tabungan tetap untuk jangka waktu tertentu (fixed rate). Dengan mengetahui cara perhitungan bunga tabungan. 31 Oktober 2012 14:10 wib Image : Corbis. karena metode perhitungan yang berbeda akan menghasilkan jumlah bunga tabungan yang juga berbeda. Namun. Ketika membuka rekening tabungan. memang ada baiknya Anda mengetahui cara menghitung bunga tabungan. bahwa bunga yang diberikan kepada saya setiap bank berbeda-beda. saya baru mengetahui.Kekurangan Bunga Efektif  Bunga efektif lebih sulit dihitung daripada bunga flat http://www. Namun.simulasikredit. 3. Saya menyadari. Jawaban Ibu Nur Layla. Jawa Timur. yang saya ingin tahu adalah bagaimana cara menghitung bunga di masing-masing bank. tanyakan metode perhitungan bunga yang diberlakukan oleh bank tersebut. Anda dapat memperhitungkan berapa saldo minimum tabungan yang harus Anda pelihara agar pokok simpanan tidak terpotong oleh biaya administrasi bank. Sebelum Anda menabung. Apakah ada standar tertentu yang menjadi patokan pembayaran bunga kepada nasabah? Nur Layla Afriyanti Sumenep.com Saya merupakan salah satu nasabah di beberapa bank swasta.

Bunga dihitung dengan rumus : saldo terendah. dikalikan hasil pembagian jumlah hari dalam satu bulan per 365. c.33. bunga = 3 persen Saldo Rp5 juta ke atas.19 = 821.616.1 Juta x 3 % x 1 365 Tgl 3 : Rp. dikalikan suku bunga tahunan. dikalikan hasil penjumlahan hari dalam bulan berjalan per 365. dibagi dengan jumlah hari dalam bulan tersebut Bunga dihitung dengan rumus : Saldo rata-rata harian.19 = 82. dikalikan suku buga tabungan per tahun. seperti dikutip dari edukasi perbankan Bank Indonesia.1 Juta x 3 % x 1 365 Tgl 2 : Rp. bunga tabungan Anda selama bulan Juni adalah Rp. bunga dalam satu bulan dihitung berdasarkan saldo rata-rata dalam bulan berjalan. Kendati demikian. Bunga tabungan dalam bulan berjalan dihitung dengan menjumlahkan hasil perhitungan bunga setiap harinya.1 Juta x 3 % x 1 365 Tgl 4 : Rp.44 .92 Berdasarkan cara perhitungan di atas.19 = 82. Berdasarkan saldo rata-rata Pada metode ini. namun ada pula yang menerapkan jumlah bunga 360 hari.okezone.1 Juta x 3 % x 1 365 Tgl 5 : Rp. Misalkan bunga tabungan yang berlaku adalah sebagai berikut : Saldo di bawah Rp5 juta.com/read/2012/10/31/192/711651/bagaimana-cara-menghitung-bunga-bank . Berdasarkan saldo terendah Pada metode ini.Beberapa bank menerapkan jumlah hari dalam satu tahun 365 hari. bunga dalam satu bulan dihitung berdasarkan saldo terendah dalam bulan tersebut. Saldo harian.6 juta x 5 % x 1 365 dan seterusnya = 82. b. Pada metode ini bunga dihitung dari saldo harian.19 = 82. Saldo rata-rata dihitung berdasarkan jumlah saldo akhir tabungan setiap hari dalam bulan berjalan. http://economy. yaitu: a. secara umum ada 3 metode penghitungan bunga tabungan. bunga = 5 persen Cara perhitungan bunga: Tgl 1 : Rp.

95% per bulan atau 35.000.14/34/DASP/2012. English Simulasi Perhitungan Bunga Transaksi Kartu Kredit* Simulasi Perhitungan Bunga Transaksi Kartu Kredit Sesuai dengan Peraturan Bank Indonesia dan Surat Edaran No.25.90.842.763.- No 1 2 3 4 Keterangan Pembelian Biaya Bunga Biaya Pembayaran Materai Rp Rp Rp Rp Jumlah 126.84.588. Mulai Tgl Berhenti 29 Dec 12 16 Jan 13 16 Jan 13 16 Jan 13 5 Feb 13 5 Feb 13 5 Feb 13 5 Feb 13 Jumlah Hari 39 21 21 21 Besar Biaya Bunga Rp 4. efektif 1 Januari 2013. Tanggal Billing Tanggal Jatuh Tempo : 12 Februari 2013 : 6 Maret 2013 Suku Bunga (%) Jumlah hari dalam 1 tahun Saldo Awal Jumlah yang dibayar 35. suku bunga terbaru 2.5.96Rp 103.Rp 1.Rp 123.111. berlaku untuk semua tipe Kartu Kredit yang diterbitkan oleh HSBC Indonesia.- Tgl.419.4% per tahun untuk pembelanjaan ritel dan penarikan uang tunai.759.- .You are not logged on.68.117.000.40% per tahun 360 1.6.280.

. bunga dihitung dari plafond pinjaman.40. bunga yang dibebankan juga semakin kecil sehingga angsuran juga semakin kecil.16 Jan 13 5 Feb 13 12 Feb 13 Biaya Bunga 21 7 Rp 18.5 Tagihan Saldo Awal Tagihan Setelah 6 Pembayaran 7 Rp 911.id/1/2/personal_in_ID/kartu-kredit/info-kartu/simulasi-perhitungan-bunga Metode Perhitungan Bunga Kredit Posted on Jumat.Rp 7. Ada juga metode anuitas yang merupakan modifikasi dari metode efektif. flat dan efektif.08.4%x21/360) 5 (911545x35. dimana SP adalah saldo pokok bulan sebelumnya. Dengan metode anuitas.6 Feb 13 1 (126.73.Rp 33.4%x21/360) 6 (1117588x35. Angsuran pokok akan semakin besar dan bunga semakin kecil sehingga angsuran akan bernilai tetap.280x35.9+18823. Dengan metode flat.. Pada metode flat. t adalah jumlah tahun jangka waktu kredit dan jb adalah jumlah bulan jangka waktu kredit. .96+103.84+1419. 360 adalah jumlah hari dalam setahun. bank akan menghitung angsuran pokok dan bunga sehingga didapatkan nilai angsuran yang harus dibayar tiap bulan. 16 Mei 2008 | 63 Komentar Metode perhitungan bunga dikenal 2 cara.4%x21/360) 7 (4842.25+123.hsbc. bunga dihitung dari prosentasi bunga dikali pokok pinjaman/plafond.co. Perbedaannya dengan metode efektif adalah angsuran/cicilannya akan tetap sepanjang jangka waktu kredit. Karena saldo pokok terus berkurang tiap bulan.4+7692.545.692.4%x21/360) 3 (5000x35.4%x39/360) 2 (68763x35.73) http://www. bunga dihitung prosentase bunga dikali saldo pokok pinjaman bulan sebelumnya. i adalah suku bunga per tahun. Dapat ditulis sebagai: SP * i * (30/360) . Atau ditulis sebagai: (P * i * t) : jb .4%x21/360) 4 (6000x35. 30 adalah jumlah hari dalam sebulan.117. dimana P adalah plafon. i adalah suku bunga per tahun.823. Sedangkan pada metode efektif bunga dihitung dari sisa kredit.588 .006. Dengan metode efektif.- Rp 1.

Jumlah total angsuran yang dibayar dengan flat paling tinggi dibanding anuitas dan efektif.4000000.com/2008/05/16/metode-perhitungan-bunga-kredit/ KONSEP NILAI WAKTU DARI UANG DAN EKIVALENSI PERUMUSAN BUNGA A. Sifat Suku Bunga Selain metode perhitungan bunga. Metode anuitas dan flat memberikan nilai angsuran yang tetap selama kredit. . Di perbankan dikenal sifat bunga yang mengambang (floating) dan bunga tetap (fixed). namun dibalik angka yang besar itu kenyataannya justru kerugian yang kita dapatkan. yang harus kita pahami secara mendalam yaitu prinsip konsep nilai waktu dari uang dan mampu menganalisa secara mendalam. Kita sepakat bahwa bahwa nilai nominal uang dimasa sekarang berbeda dimasa mendatang dan sebelumnya. BI Rate adalah patokan yang ditetapkan pemerintah untuk besaran bunga bank.00/bulan. misalnya digunakan plafond kredit 24juta dengan jangka waktu 2 tahun dan bunga 10% setahun. Dengan bunga mengambang. Sedangkan dengan bunga tetap. Disadur secara bebas dari program edukasi masyarakat Bank Indonesia. suku bunga akan berubah ubah sesuai kodisi di pasar.(ir/wp) http://indrariawan. suku bunga akan tetap selama jangka waktu kredit atau sepanjang waktu tertentu yang disepakati. Konsep Nilai Waktu Dari Uang Setelah saya meulis artikel sebelumya yaitu fungsi dari cash flow yang intinya hampir sama dengan konsep nilai waktu dari uang.00/bulan mungkin nilainya berubah apakah nilai nominalnya berkurang atau meningkat. Jika kita hidup pada tahun 1980-an munkin kita sudah menjadi seorang miyuner dengan gaji yang sama yaittu sebesar Rp.4000000. Sebagai contoh jika kita digaji sebesar Rp. Namun jika kita hidup pada tahun 2030 dengan gaji yang sama sebesar Rp. Jika kita ingin menginvestasikan uang kita. Asumsinya tidak ada perubahan persen bunga selama jangka waktu kredit.Untuk simulasi. Suku bunga umumnya akan spread beberapa persen di atas BI Rate.4000000. Dengan menggunakan perhitungan bunga didaptkan hasil seperti screenshotberikut: Dari simulasi nampak bahwa metode efektif memberikan nilai total angsuran yang paling kecil. ada lagi yang harus dipahami nasabah atau calon debitur yaitu sifat suku bunga.00/bulan pada tahun 2010 mungkin nilai nominalnya cukup untuk menghidupi kita.wordpress. Jangan kita tertipu dengan angka yang fantastis.

200 juta adalah angka yang fantastis dibandingkan dengan Rp. Berikut adalah standar notasi-notasi faktor yang digunakan pada konsep nilai waktu dari uang: Berikut adalah perhitungan menggunakan notasi standar: . • G =Gradient yaitu pembayaran yang terjadi berkali-kali tiap tahun naik dengan kenaikan yang sama atau menurun secara seragam. 200 juta belum tentu nilai nominalnya sebesar Rp.100 juta untuk jangka waktu 15 tahun dengan total pengembalian Rp.Sebagai contoh kasus. • A =Annual cash flow adalah pembayaran seri (tabungan) yaitu pembayaran yang terjadi berkali-kali tiap tahun dalam jumlah yang sama besar dilakukan tahun ke-1 sampai tahun ke-n sebesar A.100 juta. Jika kita lihat nilai sekarang Rp.200 juta. • n = periode (bias periode tahun atau bulan) • P = Present value (present worth) adalah nilai uang pada saat dimulai proyek (pada saat sekarang) yaitu pembayaran yang hanya berlangsung sekali pada tahun ke-0. Berikut adalah notasi-notasi yang digunakan dalam konsep nilai waktu dari uang: • i = interest / bunga (%). 100 juta saat ini. Namun setelah 15 tahun Rp. • F = Future value (future worth) adalah pembayaran yang hanya berlangsung sekali pada tahun ke – n (sembarang). 200 juta lebih baik dibandingkan Rp. jika kita ingin menginvestasikan uang sebesar Rp.

Bagaimana caranya Putri membayar hutang dalam waktu 4 musim? Solusi: Pengembalian uang sejumlah $12000. Hanya saja si pengambil keputusan ‗putri‘ harus mengetahui kondisi ekonominya sendiri. Cara 1 : setiap akhir musim akan dibayar sebagian pokok pinjaman dan bunganya.dipinjam dengan perjanjian akan dikembalikan dalam waktu 4 musim (tahun) dengan bunga 7%per musimnya.B. Atau menghitung jumlah akhir pada akhir periode dari sejumlah uang yang dimiliki sekarang. • Bunga tunggal (simple interest) adalah bunga yang dihitung dari pokoknya saja (sisa pokok yang belum dibayarkan). karena jumlah . Putri meminjam uang di bank sebesar $12000. (Modal Pokok + Bunga pada periode tersebut). • Nilai Majemuk (coumpaund value / ending amount) dari sejumlah uang merupakan penjumlahan dari uang pada permulaan periode. • Bunga dibagi menjadi dua yaitu bunga tunggal (simple interest) dan bunga majemuk (compound interest). Berikut adalah contoh soal beserta jawaban dari ekivalensi: 1..dalam 4 musim dapat dilakukan dengan beberapa cara.. Ekivalensi Perumusan Bunga • Bunga adalah jumlah yang dibayarkan akibat kita menggunakan uang pinjaman. • Suku bunga adalah ratio antara jumlah bunga yang dibayarkan terhadap jumlah pinjaman.

maka pokok yang dikembalikan setiap akhir tahun adalah $ 12000. Rencana pengembalian adalah sebagai berikut: Dengan cara ini putri meminjam sebesar $12000 dikembalikan sebesar $14100 Cash flownya: .-..pinjaman $12000../ 4 = $ 3000.

Cara 2: setiap musim hanya dibayar bunganya saja. Rencana pengembalian adalah sebagai berikut: . sedangkan pokok dikembalikan pada akhir pinjaman.

Dengan cara ini putri meminjam sebesar $12000 dikembalikan sebesar $15360 Cash flownya : .

Rencana pengembalian adalah sebagai berikut: Dengan cara ini putri meminjam sebesar $12000 dikembalikan sebesar $15729. baik bunga maupun pokok dibayar pada akhir musim.552 Cash flownya: .Cara 3: Setiap musim tidak bayar apa-apa.

Namun itu tergantung si pengambil keputusan dan kondisi ekonominya.Dari ketiga cara tersebut cara pertama adalah pengembalian uang yang paling murah karena setiap akhir musim akan dibayar sebagian pokok pinjaman dan bunganya. jika ingin mendownload artikel "KONSEP NILAI WAKTU DARI UANG DAN EKIVALENSI PERUMUSAN BUNGA" silahkan download dibawah ini: .

ASPEK-ASPEKNYA DAN METODE MEMPEROLEH GAGASAN “ Posted by | Posted in Uncategorized | Posted on 13-06-2012 0 PENGERTIAN EVALUASI PROYEK.http://atterratotus. Lakukan pengamatan dan pendalaman mengenai seluk-beluk bisnis tersebut. Tujuannya adalah untuk mengetahui apakah suatu proyek dapat dilaksanakan dengan berhasil. merupakan pengkajian suatu usulan proyek (atau bisnis). keluarga. apakah dapat dilaksanakan (go project) atau tidak (no go project). ASPEK-ASPEKNYA DAN METODE MEMPEROLEH GAGASAN Evaluasi Proyek/studi kelayakan proyek (atau studi kelayakan bisnis pada proyek bisnis).Dari mana gagasan usaha itu muncul? Gagasan bisnis akan lebih mudah kita dapat apabila kita peka dan peduli terhadap diri kita sendiri. Sedangkan GAGASAN adalah ide-ide yang muncul dalam sebuah kegiatan. .Peduli kepada diri sendiri adalah bagaimana kita mengenali kemampuan. untuk mendapatkan Gagasan Usaha dibutuhkan rasa “sensitivitas” tinggi terhadap keadaan sekitar dan kejelian terhadap permintaan pasar. lakukan langkah sebagai berikut: a. Hal-hal yang Perlu Dipertimbangkan dalam Menetukan Gagasan Usaha Setelah mendapatkan gagasan bisnis dan sebelum memulai bisnis.blogspot. Hal-hal yang harus diperhatikan pada langkah ini adalah: 1. bakat.com/2009/12/konsep-nilai-waktu-dari-uang-dan.) Bagaimana proses produksinya. bahkan internasional).) Bagaimana kita mendapatkan bahan bakunya. dengan berdasarkan berbagai aspek kajian. teman. Banyak wiraswastawan yang berhasil karena dia dapat memanfaatkan kemampuan/minat/bakat yang dimilikinya sendiri dikombinasikan dengan kejelian melihat peluang pasar. minat. sehingga dapat menghindari keterlanjuran investasi modal yang terlalu besar untuk kegiatan yang ternyata tidak menguntungkan. dan lingkungan masyarakat sekitar (mulai setingkat RT hingga nasional. 2. dan lain sebagainya.html tugas online spm”PENGERTIAN EVALUASI PROYEK.

sebelum dijual cobalah berikan secara gratis kepada tetangga dan lingkungan sekitar. ataupun penyalur produk. brosur. enakkah. Juga pikirkan strategi pemasaran yang akan dijalankan misalnya dengan selebaran. 4. pegawai. packaging produk. Misalnya kita membuat kue. proses produksi. mailling list. baik sebagai penanam modal. Tentunya dalam jumlah yang terbatas yang sesuai dengan kemampuan kita. 5.) Pengamatan terhadap pengusaha yang sukses yang menjalank b.) Siapa calon pelanggan kita dan bagaimana karakteristiknya.) Bagaimana Pola pemasaran dan penjualannya. dsb. dapat dibedakan 4 jenis evaluasi proyek: • Evaluasi terhadap usulan proyek yang akan didirikan (pre-project evaluation). katalog. orang-orang yang akan diajak bekerja sama. sehingga produk kita benar-benar siap diluncurkan dengan skala yang lebih besar c. kurang manis atau bentuknya kurang menarik? Jadikan kritikan dan saran sebagai masukan berharga untuk melakukan perbaikan sedikit demi sedikit.3. • Evaluasi terhadap proyek yang telah dioperasionalisasikan (on-going project evaluation). Dilihat dari kapan evaluasi dilakukan pada proyek.) Dimana kita akan memasarkan dan menjualnya. organisasi sosial. modal tambahan yang diperlukan. Perencanaan ini bisa mencakup antara lain penetapan nama produk. melalui website. Susunlah rencana usaha. • Evaluasi terhadap proyek yang sedang dibangun (on-construction project evaluation). • Evaluasi terhadap proyek yang telah berakhir (post-project evalution study) . Mintalah pendapat dari tetangga atau lingkungan sekitar mengenai produk yang kita buat tersebut. atau iklan di media. jalur distribusi yang dipilih. 6. Lakukan Uji Coba dengan Cara Tes Pasar Manfaat uji coba pasar adalah untuk mendapatkan umpan balik terhadap calon konsumen mengenai produk yang kita tawarkan.

menyangkut bukan hanya kebutuhan • Hasil kegiatan proyek tersebut serta biaya-biaya yang harus ditanggung • Akibat-akibat yang bermanfaat ataupun yang tidak dari adanya proyek tersebut. lembaga kredit ekspor barang modal. b. Tingkat ketidakpastian proyek: semakin sulit memperkirakan penghasilan penjualan. biaya. beserta jadwal masing-masing kegiatan Beberapa faktor menentukan intensitas studi evaluasi proyek: a. Besarnya dana yang ditanamkan: semakin besar dana yang ditanamkan. perusahaan leasing. yakni studi kelayakan proyek. Lembaga-Lembaga yang Membutuhkan Evaluasi Proyek: • Pemilik proyek (investor) dan calon mitra usaha • Pihak penyedia pembiayaan (bank kreditur. intensitas studi akan semakin mendalam. dan lain-lain. maka biasanya studi evaluasi proyek akan semakin hatihati. Kemungkinan keputusan dari tahap ini adalah pembatalan rencana investasi. atau meneruskan evaluasi rencana investasi proyek ke tahap berikutnya.Hal-Hal yang Perlu Diketahui dalam Evaluasi Proyek: • Ruang Lingkup Kegiatan Proyek • Cara kegiatan proyek dilakukan • Evaluasi terhadap aspek-aspek yang menentukan keberhasilan seluruh proyek • Sarana yang diperlukan oleh proyek. underwriter bila melalui bursa efek. semakin hati-hati dan mendalam studi evaluasi proyek tersebut. dan lembaga donor yang mungkin ikut membiayai proyek) • Pemerintah Dua tahap Evaluasi Kelayakan untuk meminimalkan biaya dan efektifitas kegiatan : • Evaluasi Pendahuluan (Preliminary study atau Pre-evaluation study) Tujuannya : untuk mengetahui faktor-faktor pengambat kritis (critical factors) yang dapat menghambat jalannya operasi bisnis proyek yang akan dibangun. c. Kompleksitas elemen-elemen yang mempengaruhi proyek: semakin kompleks faktor-faktor yang mempengaruhi proyek. • Langkah-langkah rencana untuk mendirikan proyek. revisi rencana investasi. perusahaan modal ventura. • Evaluasi Kelayakan Proyek (Project Feasibility Study) . aliran kas.

IKHTISAR / EXECUTIVE SUMMARY Deskripsi Obyek penelitian. Anggota tim peneliti. teknis dan teknologis (3)Aspek manajemen dan sumberdaya manusia (4) aspek keuangan dan ekonomi B. dan lingkungan. ASPEK PASAR • Bertujuan untuk mengetahui permintaan terhadap barang dan jasa yang dihasilkan oleh proyek. dan Rekomendasi hasil studi. • Mengukur dan Meramal Permintaan dan Penawaran: Penjelasan kondisi permintaan dan penawaran produk sejenis. dewasa. Waktu penelitian. DESAIN STUDI KELAYAKAN DAN ASPEK-ASPEK EVALUASI PROYEK Evaluasi Proyek mengkaji kelayakan proyek dari berbagai komponen proyek: pasar. Ringkasan hasil studi. • Menentukan ciri-ciri pasar yang akan dipilih (target market). pertumbuhan permintaan dan market share dari proyek terhadap seluruh industri. Bab 3. • Bentuk Pasar: Penjelasan aspek pasar produsen dan konsumen yang dipilih. ASPEK PEMASARAN • Adalah kegiatan untuk menjual produk dan menciptakan hubungan jangka panjang (yang saling menguntungkan) dengan pelanggan. Berikut desain studi kelayakan: Bab 1. bertumbuh. atau menurun. • Menentukan strategi untuk dapat meraih dan memuaskan pasar. . Bab 2. internal perusahaan.Fokus utama studi kelayakan proyek paling sedikit terpusat pada empat aspek: (1) Aspek pasar dan pemasaran terhadap barang atau jasa yang akan dihasilkan proyek (2)Aspek produksi. baik pada saat ini maupun prediksi masa mendatang. • Luas pasar. • Kondisi persaingan antar produsen dan siklus hidup produk: introduksi.

Pemilihan strategi produksi. Bab 5. Manajemen Persediaan. termasuk struktur. Rencana kualitas. ASPEK TEKNIS DAN TEKNOLOGI • Menentukan strategi dan teknologi produksi/operasi yang akan dipilih: A. H. E. B. Pengorganisasian.Bab 4. ASPEK MANAJEMEN • Menentukan manajemen baik dalam konstruksi proyek maupun saat operasional rutin proyek yaitu dari : A. D. G. Perencanaan kegiatan. terdiri dari : A. termasuk struktur. 2. 3. bentuk dan prestasi organisasi. termasuk penentuan sistem pengendalian yang efektif. waktu. Pemilihan teknologi. Pengendalian. Pemilihan dan perencanaan produk yang akan diproduksi. termasuk penentuan sistem pengendalian yang efektif. Pelatihan dan pengembangan F. B. keuangan dan produk. I. Rekrutmen. Pengendalian. 4. J. Analisis pekerjaan C. waktu. bentuk dan prestasi organisasi. Pengawasan kualitas produk. C. Pengarahan dan motivasi. termasuk kepemimpinan. Rencana kapasitas produksi. Pengorganisasian. SDM. Pembangunan Proyek: 1. 3. Operasionalisasi Proyek 1. SDM. Prestasi kerja G. Perencanaan kegiatan. seleksi dan orientasi D. Bab 6. Perencanaan letak pabrik. 2. Perencanaan jumlah produksi. Perencanaan SDM B. F. Kompensasi H. Perencanaan tata letak (layout). 4. Perencanaan karir . keuangan dan produk. termasuk kepemimpinan. Produktivitas E. ASPEK SUMBERDAYA MANUSIA • Menentukan peran SDM baik dalam konstruksi proyek maupun saat operasional rutin proyek • Menjelaskan kajian terhadap sepuluh tahapan Manajemen SDM bagi dua kegiatan utama proyek. Pengarahan dan motivasi.

Investasi per tenaga kerja. Aspek Lingkungan Alam D. . . analisa keuangan kemampulabaan.Mempelajari hubungan antar industri.Mempelajari impor. dari segi : A. Biaya Modal (Cost of Capital) C. ASPEK KEUANGAN • Menentukan pengaturan rencana keuangan: penghitungan perkiraan jumlah dana yang dibutuhkan. ASPEK EKONOMI. Analisis Kepekaan (Sensitivity Analysis) D.Mempelajari ketrampilan tenaga kerja. sosial dan politik daerah dan negara diperkirakan akan mempengaruhi rencana proyek.Eksploitasi kemajuan iptek. Keselamatan dan kesehatan kerja J. . Aspek Politik BAB 8. Pemberhentian BAB 7. . SOSIAL. Kelayakan Finansial Proyek C.Mempelajari industri. dsb yang terdiri dari : A. Aspek Ekonomi (Sisi Rencana Pembangunan Nasional/Daerah. Aspek Sosial C. IDENTIFIKASI KESEMPATAN BERUSAHA Langkah-langkah yang dapat digunakan untuk identifikasi kesempatan usaha dapat dilakukan dengan modus-modus berikut: .Menilai rencana/ program pembangunan. Kebutuhan Dana dan Sumber Dana B.I. . . Distribusi Nilai Tambah.Menyelidiki keberadaan material lokal. struktur pembiayaan yang paling menguntungkan. . B. DAN POLITIK • Menjelaskan Pengaruh bagiamana kondisi lingkungan perekonomian. aliran kas.

id/2012/06/13/tugas-online-spmpengertian-evaluasi-proyekaspek-aspeknya-dan-metode-memperoleh-gagasan/ Metode Penyusutan dan Amortisasi Fiskal Published by admin on August 27th. Besarnya biaya penyusutan ini sangat tergantung pada metode penyusutan yang digunakan. untuk harta berwujud bangunan. dengan syarat dilakukan secara taat asas. http://ciciyusmiati1. terdapat dua alternatif metode penyusutan. Dalam praktek akuntansi terdapat beberapa macam metode penyusutan. yaitu metode penyusutan garis lurus. Dengan demikian. ketentuan Pajak Penghasilan memberikan alternatif pilihan metode penyusutan yaitu menggunakan metode saldo menurun (declining balance method).esaunggul. penambahan. dapat juga dilakukan dalam bagian-bagian yang menurun selama masa manfaat. kecuali tanah yang berstatus hak milik. Sementara itu. dan pada akhir masa manfaat nilai sisa buku disusutkan sekaligus.Melakukan pengamatan ditempat lain.blog. 2012 06:47 AM | Pajak Penghasilan. atau perubahan harta berwujud. hanya ada satu metode penyusutan. untuk harta berwujud selain bangunan. hak guna usaha. Hal ini berdasarkan ketentuan Pasal 11 ayat (2) UU PPh yang menyatakan bahwa penyusutan atas pengeluaran harta berwujud selain bangunan. hak guna bangunan. menagih.ac. pendirian.. SPT Tahunan Salah satu faktor yang menentukan penghitungan PPh terutang dalam SPT Tahunan adalah biaya penyusutan dan amortisasi atas pengeluaran untuk perolehan harta berwujud (tangible assets) dan harta tak berwujud (intangible assets). PPh Badan. yang dimiliki dan digunakan untuk mendapatkan. Namun demikian. yang dihitung dengan cara menerapkan tarif penyusutan atas nilai sisa buku. perbaikan. untuk harta berwujud selain bangunan. Metode Penyusutan Pada dasarnya dalam ketentuan Pajak Penghasilan. dan hak pakai. Pasal 11 ayat (1) UU PPh menyatakan bahwa penyusutan atas pengeluaran untuk pembelian. Penggunaan salah satu metode penyusutan tersebut harus dilakukan secara taat asas. Menurut ketentuan . Perhitungan Pajak. dan memelihara penghasilan yang mempunyai masa manfaat lebih dari 1(satu) tahun dilakukan dalam bagian-bagian yang sama besar selama masa manfaat yang telah ditentukan bagi harta tersebut. Metode Amortisasi Amortisasi merupakan pengalokasian biaya perolehan harta tak berwujud yang memiliki masa manfaat lebih dari satu tahun selama masa manfaat harta tak berwujud. yaitu metode garis lurus dan metode saldo menurun. Wajib Pajak menggunakan metode penyusutan garis lurus (straight line method).

Perubahan metode amortisasi harus mendapat persetujuan dari Direktur Jenderal Pajak. 2. dan hak pengusahaan sumber alam serta hasil alam lainnya yang mempunyai masa manfaat lebih dari 1 (satu) tahun. yaitu:     Metode Garis Lurus Metode Saldo Menurun Metode Jumlah Angka Tahun Metode Unit Input . Faktor-faktor yang mempengaruhi depresiasi adalah: 1. pola penggunaan aktiva tetap. http://spt-pajak. 2. Terdapat beberapa metode depresiasi. dilakukan dengan menggunakan metode satuan produksi paling tinggi 20% (dua puluh persen) setahun. dikapitalisasi dan kemudian diamortisasi. Pengeluaran yang dilakukan sebelum operasi komersial yang mempunyai masa manfaat lebih dari 1 (satu) tahun. 4. 3. 3. cost dari aktiva tetap. hak pengusahaan hutan. Amortisasi atas pengeluaran untuk memperoleh hak penambangan selain yang dimaksud pada ayat (4).Pasal 11A ayat (1) Undang-undang Pajak Penghasilan. Pengeluaran untuk biaya pendirian dan biaya perluasan modal suatu perusahaan dapat dibebankan pada tahun terjadinya pengeluaran atau diamortisasi. nilai residu. Amortisasi atas pengeluaran untuk memperoleh hak dan pengeluaran lain yang mempunyai masa manfaat lebih dari 1 (satu) tahun di bidang penambangan minyak dan gas bumi dilakukan dengan menggunakan metode satuan produksi.html Metode Depresiasi Depresiasi bukanlah teknik untuk menilai aktiva tetap dan dengan melakukan depresiasi tidaklah otomatis perusahaan menyisihkan uang untuk membeli aktiva tetap. Beberapa ketentuan lain tentang amortisasi adalah sebagai berikut: 1. metode amortisasi yang diperkenankan adalah:   dilakukan dalam bagian-bagian yang sama besar selama masa manfaat (metode garis lurus/straight line method) dalam bagian-bagian yang menurun selama masa manfaat (metode saldo menurun/declining balance method) Wajib Pajak dapat memilih salah satu metode amortisasi di atas dan dilakukan secara konsisten atau taat asas. dan 4.com/metode-penyusutan-dan-amortisasi-fiskal. umur ekonomis aktiva tetap.

Selanjutnya besarnya penyusutan satu tahun dihitung dengan cara mengalikan % penyusutan dengan nilai buku. 2013.000.000. Dengan demikian jika ada mesin umurnya 5 tahun. besarnya penyusutan tahun 2012 dapat dihitung sebagai berikut: (16.000) = Rp 3.000. Metode Unit Output  Metode Garis Lurus Dengan metode ini penyusutan tahunan dapat ditentukan dengan dua cara.000 – 1. kemudian penyusutan tahunan diperoleh dengan cara mengalikan % tersebut dengan cost yang disusutkan sebagai berikut: 1.000.400.000)/5 = Rp 3.000) = 2 x (100% : 5) = 40% = 40% x Nilai Buku = 40% x Rp 16.00 dan masa manfaat ditentukan 5 tahun dengan nilai sisa Rp 1.000.Dihitung penyusutan = 20% x (16. biasanya dua kali prosentase penyusutan metode garis lurus.000 – 3.000.00.00.000 . karena akumulasi penyusutannya belum ada.000) = 40% x Nilai buku awal tahun 2002 = 40% x (Rp 16. jadi = 100% : 5 = 20%.  Ditentukan % penyusutan.000.   Metode Saldo Menurun Pertama.000 Penyusutan tahun 2014 = 40% x Nilai buku awal tahun 2003 = 40% x (16.000 Penyusutan tahun 2013 = Rp 3. maka tarif/prosentase penyusutan tahunannya adalah 2 x 100% : 5 = 40%.400.000.000.Prosentase penyusutan tahunan = 100% : umur.000. tentukan prosentase penyusutan.000 –6.000 dan ditaksir dapat digunakan selama 5 tahun.000.000. yaitu:  (cost-nilai residu) : umur Misalkan nilai sebuah peralatan yang diperoleh tahun 2012 senilai Rp 16.000.000 – Rp 6. dan 2014 dapat dihitung sebagai berikut : Tarif/prosentase penyusutan Penyusutan tahun 2012 = Rp 6.400. maka nilai bukunya adalah sebesar harga perolehannya.000.840. Nilai buku adalah saldo rekening aktiva tetap dikurangi dengan saldo rekening akumulasi penyusutan.00. Misalkan ada sebuah mesin dibeli tanggal 2 Januari 2012 dengan harga Rp 16. Penyusutan tahun 2012.000-1.000. Setelah itu ditentukan nilai buku pada awal tahun. Untuk tahun pembelian. 2.840.000.

000) 4/15 (16.000 x = Rp 16. oleh karenanya pembilangnya adalah 5. (1 – 0.000 jam.00.000. 2015.000.4) 3   Metode Jumlah Angka-angka Tahun Alokasi cost aktiva tetap dilakukan berdasarkan angka tahun penggunaan.000.304. Pada awal penggunaan sisa umurnya masih lima tahun.000 dan ditaksir dapat digunakan selama 100.000.000. maka tahun penggunaannya adalah tahun ke 1.000 – 1.000) 3/15 (16.216 = Rp 3.282.000 = Rp 1. maka penyusutan tahun 2012 adalah: . maka pada awal tahun kedua sisa umurnya adalah empat tahun sehingga pembilangnya adalah 4.000. Sementara itu pembilangnya adalah sisa umur dari masing awal tahun penggunaan.5.000 2.600.000 x 0.000 – 1. Misalkan sebuah mesin dibeli pada tanggal 2 Januari 2012 dengan harga Rp 16.000.000 jam dengan nilai residu Rp 1.000.000 x (1 – 0.4. 2014.000. Misalkan ada sebuah mesin dibeli tanggal 2 Januari 2012 dengan harga Rp 16.000 3. 2013. Penyusutan tahun 2014 adalah 40% x Rp 3. dan 2016 dapat dihitung sebagai berikut: Tahun ke 1 2 3 4 5 Perhitungan 5/15 (16.000.2.000.000.000.000.000. Penyusutan tahun 2012.000.000) 2/15 (16.3.00. keempat.000.456.000. Jumlah dari angka-angka tersebut akan dijadikan penyebut.000 – 1.000 – 1.4) n Nilai buku akhir tahun ke-3 = Rp 16. Selama tahun 2012 digunakan selama 5.000 1.000 Penyusutan tahunan dapat dicari dengan rumus lain yaitu menentukan Nilai Buku pada akhir tahun ke-n = cost x (1 – tarif)n = Rp 16.000 – 1.000) Jumlah 5. Setelah digunakan 1 tahun. Demikian seterusnya untuk tahun ketiga.000.000.456.000.000) 1/15 (16. dan seterusnya.000.000.= Rp 2.000 ditaksir masa manfaat 5 tahun dengan nilai residu Rp 1.000 4.000.000  Metode Unit Input Alokasi cost aktiva tetap ke beban penyusutan tahunan digunakan jumlah input yang dikeluarkan (misalnya jam mesin) dalam suatu tahun dibandingkan dengan taksiran input (jam mesin) yang harus dikeluarkan sampai aktiva tetap tersebut diafkir.000. Jika umur aktiva tetap adalah 5 tahun.

000) = Rp 1.blogspot. alangkah bagusnya jika di daur ulang.000 http://accounting-08. ada kalanya suatu aktiva tidak memiliki nilai residu karena aktiva tersebut tidak dijual pada masa penarikannya alias di jadikan besi tua. Misalkan sebuah mesin dibeli pada tanggal 2 Januari 2012 dengan harga Rp 16.000 – Rp 1.000/200.000. Apa Itu Penyusutan (depresiasi) aktiva tetap ? .000. dimana aktiva tetap akan mengalami ke-aus-an atau penurunan fungsi.000. hingga habis terkorosi.000.000) x (Rp 16.html Metode Penyusutan (Depresiasi) Aktiva Tetap Oleh Admin KeuLSM / Senin 21 Januari 2013 / 39 Tanggapan Nilai residu tidak selalu ada.000) = Rp 750. Tentu saja ini tidak dianjurkan.com/2012/03/metode-depresiasi.000 unit maka penyusutan tahun 2012 adalah: (20. Selama tahun 2012 digunakan selama 20.000 – Rp 1.000) x (Rp 16.000  Metode Unit Output (Hasil) Alokasi cost aktiva ke beban penyusutan tahunan menggunakan jumlah produk yang dihasilkan dalam suatu tahun dibandingkan dengan taksiran output (jumlah produk) yang akan dihasilkan sampai aktiva tetap tersebut diafkir.(5.000/100.000.000.500.000 dan ditaksir dapat digunakan untuk membuat produk sebanyak 200.000.000 unit dengan nilai residu Rp 1. Salah satu konsekwensi atas penggunaan aktiva tetap Penyusutan (depresiasi) merupakan salah satu konsekwensi atas penggunaan aktiva tetap.

Logika umum : Penyusutan merupakan cadangan yang nantinya digunakan untuk membeli aktiva baru untuk menggantikan aktiva lama yang sudah tidak produktif lagi . yang belum membaca. yaitu : . Suatu aktiva dikatakan masih memiliki umur fungsional apabila aktiva tersebut masih memberikan kontribusi bagi perusahaan. Accumulated Depreciation = xxxx Saat pencatatan : Biasanya dicatat (dibukukan) pada saat penutupan buku (entah : akhir bulan. Nilai Residu (Salvage Value) Merupakan taksiran nilai atau potensi arus kas masuk apabila aktiva tersebut dijual pada saat penarikan/penghentian (retirement) aktiva. Harga Perolehan (Acquisition Cost) Harga Perolehan adalah faktor yang paling berpengaruh terhadap biaya penyusutan. Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Biaya Penyusutan 1. tergantung berbagai faktor (lebih rincinya. . Cost/Exepenses yang diperhitungkan (dibebankan) dalam Harga Pokok produksi atau biaya operasional akibat pengunaan aktiva di dalam proses produksi dan operasional perusahaan secara umum. Nilai residu tidak selalu ada. 3. akan tetapi belum tentu masih memiliki umur fungsional. akhir tahun buku). alangkah bagusnya jika di daur ulang. Tentu saja ini tidak dianjurkan. silahkan [-baca-] 2. hingga habis terkorosi. atau . aktiva tetap memiliki 2 jenis umur. Depreciation = xxxx [-Credit-]. ada kalanya suatu aktiva tidak memiliki nilai residu karena aktiva tersebut tidak dijual pada masa penarikannya alias di jadikan besi tua. Suatu aktiva dikatakan masih memiliki umur fisik apabila secara fisik aktiva tersebut masih dalam kondisi baik (walaupun mungkin sudah menurun fungsinya). Walaupun secara fisik suatu aktiva masih dalam kondisi sangat baik. lanjutkan ke sub pokok bahasan berikut ini…).Umur Fungsional : Umur yang dikaitkan dengan kontribusi aktiva tersebut dalam penggunaanya. Mengenai “Harga Perolehan” telah kita bahas secara rinci pada artikel sebelumnya. Pencatatan (Jurnal) Atas Penyusutan : Bentuk Jurnalnya : [-Debit-]. Umur Ekonomis Aktiva (Economical Life Time) Sebagian besar. akhir kwartal. Bandingkan dengan yang dibawah ini : Logika Akuntansi : Penyusutan (Depreciation) adalah Harga Perolehan Aktiva Tetap yang di alokasikan ke dalam Harga Pokok Produksi atau Biaya Operasional akibat penggunaan aktiva tetap tersebut. Bisa saja aktiva tersebut tidak difungsikan lagi akibat perubahan model atas produk yang dihasilkan.Umur fisik : Umur yang dikaitkan dengan kondisi fisik suatu aktiva. kondisi ini biasanya terjadi pada aktiva mesin atau peralatan yang dipergunakan untuk membuat suatu . Besar-nya : Dicatat sebesar nilai penyusutannya.

produk. yang dijadikan bahan perhitungan adalah umur fungsional yang biasa dikenal dengan umur ekonomis. yang mana untuk mengakomodasi situasi ini biasanya dipergunakan metode penyusutan yang paling sesuai. Atau aktiva tersebut sudah tidak sesuai dengan jaman (not fashionable). Formula : . Berikut adalah 2 metode penyusutan yang paling banyak dipergunakan. 1. Nilai residu tidak selalu ada. 4. metode garis lurus dipergunakan untuk menyusutkan aktiva-aktiva yang fungsionalnya tidak terpengaruh oleh besar kecilnya volume produk/jasa yang dihasilkan. kondisi ini biasanya terjadi pada jenis aktiva yang bersifat dekoratif (misalnya : furniture/mebeler. Untuk penerapan ―Matching Cost Principle‖. Metode-metode Penyusutan (Depreciation Method) Ada berbagai metode penyusutan. ada kalanya suatu aktiva tidak memiliki nilai residu karena aktiva tersebut tidak dijual pada masa penarikannya alias di jadikan besi tua.Dalam penentuan beban penyusutan. Tentu saja ini tidak dianjurkan. alangkah bagusnya jika di daur ulang. Metode ini termasuk yang paling luas dipakai. Pola Penggunaan Aktiva Pola penggunaan aktiva berpengaruh terhadap tingkat ke-aus-an aktiva. hingga habis terkorosi. hiasan dinding. peralatan kantor. Metode Garis Lurus (Straight Line Method) Konsep dasarnya : Metode ini menganggap aktiva tetap akan memberikan kontribusi yang merata (tanpa fluktuasi) disepanjang masa penggunaannya. karena paling mudah dan paling relevan dengan perlakuan akuntansi. hanya beberapa metode saja yang biasa dipergunakan. sehingga aktiva tetap akan mengalami tingkat penurunan fungsi yang sama dari periode ke periode hingga aktiva diarik dari penggunaannya. dsb). Misalnya : bangunan.

000 ditaksir memiliki umur ekonomis 8 tahun.000.Atau dengan menggunakan rate prosentase. Tambahan informasi : Perusahaan menggunakan metode garis lurus. dihitungan dengan cara : Depreciation Cost = 12/12 x [(Rp 8.000. Beban penyusutan untuk tahun 2007.000-150.250. dan apabila nanti ditarik diperkirakan besi tuanya dapat dijual seharga Rp 150.000) : 8] = Rp 981. dengan formula : Contoh Kasus : Sebuah mesin diperoleh pada tanggal 1 Januari 2007 dengan harga Rp 8.- .000.

maka dihitung dengan cara = 11/12 x [(Rp 8.000. INILAH YANG DISEBUT NILAI RESIDU (Salvage Value) dimana jika aktiva tersebut dijual pada akhir penggunaannya .000 . maka dihitung 10/12 x [(Rp 8. terlihat masih ada NILAI BUKU (Book Value) aktiva sebesar Rp 150. Depreciation = Rp 981.000) : 8] Jika diperoleh pada tanggal 20 Pebruari 2007.000.150.150. maka variable nilai residu tidak diperhitungkan (lihat formula di atas). Pada tabel pertama (dengan memperkirakan adanya salvage value). maka tabel ―Jadwal Penyusutan Aktiva ‖ selama umur ekonomisnya. Accumulated Depreciation = Rp 981.000) : 8] …….250. Atas pembebanan penyusutan ini dicatat sebagai berikut : [-Debit-].[-Credit-].250.dan seterusnya Jika tanpa nilai residu.Jika aktiva tersebut diperoleh di awal tahun (01~14 Januari). di akhir tahun ke-8.Jika aktiva tetap tersebut diperoleh pada tanggal 05 Pebruari 2007.000 .000. akan menjadi sebagai berikut : Bandingkan kedua tabel di atas : Bagian mana yang berbeda ?.

000. perhatikan perhitungan dibawah : .000 setiap tahunnya. dan akan mengalami tingkat penurunan fungsi yang semakin besar di periode berikutnya seiring dengan semakin berkurangnya umur ekonomis atas aktiva tersebut. yaitu jenis aktiva mesin produksi. Metode ini sesuai jika dipergunakan untuk jenis aktiva tetap yang tingkat kehausannya tergantung dari volume produk yang dihasilkan. Formula : Contoh Kasus : Mempergunakan contoh kasus sebelumnya…. 2. pada akhir tahun ke-8. Di sisi lain.000 per tahunnya. biaya penyusutan yang dibebankan tidak sepenuhnya Rp 1. Metode Saldo Menurun (Declining Balance Method) Konsep Dasarnya : Aktiva tetap dianggap akan memberikan kontribusi terbesar pada periode diawal-awal masa penggunaanya.nanti diperkirakan akan laku seharga Rp 150. NILAI BUKU (Book Value) benar-benar Nihil (nol). Pada tabel kedua (dengan tidak memperkirakan adanya salvage value). Di sisi lainnya. Cari ―rate penyusutan (d%)‖ terlebih dahulu.-.. artinya : perusahaan memperkirakan aktiva tersebut tidak akan menghasilkan arus kas (tidak bisa dijual) pada akhir masa penggunaannya nanti. penyusutan dibebankan sepenuhnya Rp 1.000.000.

jika kita perhatikan pada kolom ―Depreciation (penyusutan) nampak bahwa dengan menggunakan metode Saldo Menurun. dapat dilihat bahwa dengan menggunakan Metode Saldo menurun (Declining Balance Method). dimana suatu aktiva (khusunya mesin produksi) dianggap memberikan best performance diawal-awal penggunaannya.000. yaitu sebesar 39%. Hanya saja. Jurnal pembebanan penyusutan pada methode ini sama saja dengan metode garis lurus. ―Jadwal Penyusutan‖ menggunakan Declining Balance Method dapat dibuat. salvage value di akhir tahun ke delapanpun hasilnya kurang lebih sama dengan jika menggunakan Metode Garis Lurus (Straight Line Method) yaitu Rp 150. Hal ini didasari oleh konsep yang dianut oleh metode ini. harga perolehan yang dialokasikan ke dalam penyusutan (dibebankan pada Harga Pokok Penjualan) dialokasikan sebagian besar pada awal-awal penggunaan aktiva tersebut.Dengan menggunakan rate di atas. seperti dibawah : Memperhatikan table di atas. Catatan Penting : .

Jika perusahaan mengganggap perlu melakukan perubahan atas metode penyusutan yang diterapkan. Rumus fungsi Metode Penyusutan Jumlah Angka Tahun : = SYD ( Cost . . Cost : harga perolehan Salvage : nilai sisa Life : umur aktiva 3. maka secara otomatis akan dihitung nilai penyusutannya. yang terpenting : (-).com/article/artikel-akuntansi/penyusutan-depresiasi-aktivatetap/#sthash. Salvage . Adapun formula rumus fungsi dari beberapa metode penyusutan sebagai berikut.Dimungkinkan untuk menggunakan metode yang manapun untuk jenis aktiva yang manapun.com/article/artikel-akuntansi/penyusutan-depresiasi-aktiva-tetap/ Rumus-rumus Fungsi Excel Berbagai Metode Penyusutan Rumus-rumus Fungsi Excel Berbagai Metode Penyusutan Oleh : Syarifuddin Dalam excel tersedia beberapa formula rumus fungsi berkaitan dengan penyusutan.See more at: http://keuanganlsm. hendaknya diterapkan secara konsisten. Life ) 2. Metode apapun yang dipergunakan. (-).dpuf http://keuanganlsm. Life .v76fyOS0. Periode ) . Salvage . Anda tinggal memasukkan data-data berkaitan dengan sebuah aktiva. hendaknya dicantumkan dalam penjelasan atas sistem akuntansi yang dipergunakan pada laporan keuangan. 1. disertai dengan alasannya. Rumus fungsi Metode Penyusutan Garis Lurus : = SLN ( Cost .

Periode . Life . Rumus fungsi Metode Penyusutan Saldo Menurun Ganda : = DDB ( Cost .time series model yang tidak emperhatikan sebab akibat atau hanya memperhatikan kecendrungan dari masa lalu 2. Rumus fungsi Metode Penyusutan Saldo Menurun : = DB ( Cost . Cost : harga perolehan Salvage : nilai sisa Life : umur aktiva Periode : periode yang dicari 5. Month) 6. Salvage . Life .4. Cost : harga perolehan Salvage : nilai sisa Life : umur aktiva Periode : periode yang dicari Factor : faktor http://xclmedia. Factor ) 8.pendekatan yang memperhatikan sebab akibat atau pendekatan yang menjelaskan terjadinya suatu keadaan oleh sebab2 tertentu .net/rumus-rumus-fungsi-berbagai-metode-penyusutan.html metode pengukuran dan ramalan permintaan (studi kelayakan bisnis) pengukuran dan peramalan permintaan merupakan pokok pokok bahasan pertama yang dilakukan dari keseluruhan aspek pasar hal ini dilakukan untuk keperluan melihat peluang peluang pemasaran yang tersedia dan menentukan sebagoan daripadanya untuk proyek yang diusulkan pengukuran permintaan adalah usaha untuk mengetahui permintaan atas suatu produk atau sekelompok produk dimasa yang lalu ataupun dimasa sekarang dalam satu set kondisi tertentu sedangkan peramalan permintaan merupakan usaha untuk mengetahu jumlah produk dimasa yang akan datang dalam kendala satu set kondisi tertentu pendekatan peramalan metode kuantitatif 1. Periode . Cost : harga perolehan Salvage : nilai sisa Life : umur aktiva Periode : periode yang dicari Mont : jumlah bulan dalam setahun 7. Salvage .

jadi bisa sharing iya toh.com/2010/12/kerangka-dasar-sistematika-dalam-studi. Sesuai yang saya dapat di perkuliahan (sok rajin. analisa industri 3.biaya yang tersedia 5. tingkah laku data 3. analisa ekonomi 2. Aspek teknis dan teknologis d.google. pengawasan hasil peramalan kendala pemilihan teknik peramalan beberapa kendala yang perlu diperhatikan adalah sebagai berikut 1. Kan yang baca juga lebih banyak lagi.prosedur peramalan tahapan prosedur peramalan 1. kemudahan penerapan https://sites. Aspek pasar dan strategi pemasaran c... Aspek manajemen dan operasi e. Aspek finansial dan ekonomis g. kuliah segala. waktu yang hendak diinput 2. tingkat ketepatan yang diinginkan 6.blogspot.).. haha)... (hallah bhasa apaan dah.. Pendahuluan b. jadi tidak ada salahnya toh menuliskannya di blog. Kesimpulan dan rekomendasi http://fastkaya. karena menulis di buku udah sangat sering. analisa peramalan permintaan 5. Baiklah disini saya akan sharing tentang pendahuluan studi kelayakan bisnis. analisa penjualan masa lalu 4.com/site/roomofdhika/home/metode-pengukuran-dan-ramalan-permintaan-studikelayakan-bisnis Kerangka Dasar (Sistematika) dalam Studi Kelayakan Bisnis Kerangka dasar (sistematika) di dalam studi kelayakan bisnis meliputi aspek-aspek berikut: a. tipe model 4.html Studi Kelayakan Bisnis Pernah saya berfikir ingin menuliskan materi kuliah di blog. Aspek lingkungan f. .

untuk menentukan layak atau tidaknya suatu bisnis dijalankan. Studi kelayakan bisnis merupakan penelitian terhadap rencana bisnis yang tidak hanya menganalisis layak atau tidak layak bisnis dibangun. .tujuan utama dilakukan studi kelayakan bisnis ini tentunya yang akan berdiri bisa berjalan sesuai harapan baik dalam jangka pendek atau panjang serta untuk mengukur seberapa besar potensi usaha tersebut baik dalam situasi mendukung maupun situasi yang tidak mendukung. Nah. Beberapa persiapan sebelum menjalankan studi kelayakan bisnis: 1. dimana itu semua digunakan untuk dasar penelitian studi kelayakan dan hasilnya digunakan untuk mengambil keputusan apakah suatu proyek atau bisnis dapat dikerjakan atau ditunda dan bahkan tidak dijalankan. tetapi juga saat dioperasionalkan secara rutin dalam rangka pencapaian keuntungan yang maksimal untuk waktu yang tidak ditentukan.tidak teliti. o Pihak Kreditor Sebelum memberikan kredit pihak bank perlu mengkaji studi kelayakan bisnis dan mempertimbangkan bonafiditas dan tersedianya agunan yang dimilliki.Pengertian Studi Kelayakan Bisnis menurut Kasmir dan Jakfar (2003) adalah suatu kegiatan yang mempelajari secara mendalam tentang suatu kegiatan atau usaha yang akan dijalankan. karena investor memiliki kepentingan langsung tentang keuntungan yang akan diperoleh dan jaminan modal yang akan ditanamkan. Faktor yang membuat studi kelayakan bisnis ini mengalami kesalahan diantaranya: data dan informasi yang didapat kurang lengkap. pelaksanaan pekerjaan salah. aspek pasar dan pemasaran. Pengumpulan data dan informasi Pengolahan data Analisis data Pengammbilan keputusan Manfaat studi kelayakan bisnis: o Pihak Investor Sebelum menanamkan modalnya di perusahaan yang akan dijalankan investor akan mempelajari laporan studi kelayakan bisnis yang telah dibuat. salah perhitungan. sedangkan menurut wikipedia pengertian dari studi kelayakan bisnis adalah penelitian yang menyangkut berbagai aspek. baik itu dari aspek hukum. 2. kondisi lingkungan sekitar maupun unsur sengaja oleh pembuatnya. aspek teknis dan teknologi sampai dengan aspek manajemen dan keuangannya. 3. 4. sosial ekonomi dan budaya.

Penyusunan studi kelayakan bisnis perlu dianalisis manfaat yang akan didapat dan biaya yang ditimbulkan proyek terhadap perekonomian nasional. Penemuan Ide Agar dapat menghasilkan ide proyek yang dapat menghasilakan produk laku untuk dijual dan menguntungkan diperlukan penelitian yang terorganisasi dengan baik serta dukungan sumber daya yang memadai. Tahapan studi kelayakan bisnis Dalam melaksanakan studi kelayakan bisnis ada beberapa tahapan studi yang hendaknya dikerjakan. rental motor. rental computer. dipilih dengan memperhatikan:    ide proyek sesuai dengan kata hatinya pengambil keputusan mampu melibatkan diri dalam hal-hal yang sifatnya teknis keyakinan akan kemampuan proyek menghasilakan laba. karena sedapat mungkin proyek dibuat demi tercapainya tujuan-tujuan nasional. rencana pendanaan dari investor dan kreditor.o Pihak Manajemen Perusahaan Sebagai leader manajemen perusahaan juga memerlukan studi kelayakan bisnis untuk mengetahui dana yang dibutuhkan. karena sedapat mungkin proyek dibuat demi tercapainya tujuan-tujuan nasional. berikut beberapa tahapannya: 1. Tahap Penelitian . Misalnya beberapa ide proyek yang lolos setelah dipilih adalah ide mengenai bisnis rental gaun pengantin. o Pihak Pemerintah dan Masyarakat Perusahaan yang akan berdiri harus memperhatikan kebijakan-kebijakan yang ditetapkan oleh pemerintah agar dapat diprioritaskan untuk dibantu oleh pemerintah. Jika ide proyek lebih dari satu. 2. berapa yang dialokasikan dari modal sendiri. o Bagi Tujuan Pembangunan Ekonomi Penyusunan studi kelayakan bisnis perlu dianalisis manfaat yang akan didapat dan biaya yang ditimbulkan proyek terhadap perekonomian nasional.

dilakukan penelitian yang lebih mendalam dengan metode ilmiah:      mengumpulkan data mengolah data menganalisis dan menginterpretasikan hasil pengolahan data menyimpulkan hasil membuat laporan hasil Misalnya: berdasarkan contoh diatas telah ditentukan 3 macam ide proyek. misalnya. Ada 3 macam evaluasi:    mengevaluasi usaha proyek yang akan didirikan mengevaluasi proyek yang akan dibangun mengevaluasi bisnis yang sudah dioperasionalkan secara rutin Setalah dilakukan evaluasi terhadap ketiga ide proyek diatas. Dalam evaluasi bisnis yang akan dibandingkan adalah seluruh ongkos yang akan ditimbulkan oleh usulan bisnis serta manfaat atau benefit yang akan diperkirakan akan diperoleh. . yaitu rental motor dan rental computer. 3. perlu dilakukan pemilihan rencana bisnis yang mempunyai skor tertinggi jika dibanding usulan lain berdasar kriteria penilaian yang telah ditentukan. 4. misalkan ide proyek rental motor. Dilakukan evaluasi terhadap kedua ide proyek. Tahap Evaluasi yaitu membandingkan sesuatu dengan satu atau lebih standar atau kriteria yang bersifat kuantitatif atau kualitatif.Setelah ide proyek terpilih. Selanjutnya. ketiga ide proyek dikaji melalui aspeknya secara cukup luas dan mendalam untuk mendapatkan masukan untuk mengevaluasi ide-ide tersebut. ternyata hanya dua ide proyek yang dianggap fisibel. ternyata pengambilan keputusan hanya mampu mengerjakan satu ide proyek.hal yang dibandingkan dalam evaluasi bisnis adalah seluruh ongkos yang akan ditimbulkan oleh usulan bisnis serta manfaat atau benefit yang diperkirakan akan diperoleh. Tahap Pengurutan Usulan yang Layak Jika terdapat lebih dari satu usulan rencana bisnis yang dianggap layak.

ketersediaan dana dan sumber daya lain serta kesiapan manajemen. Setelah proyek selesai dikerjakan tahap selanjutnya adalah melaksanakan operasional bisnis secara rutin. Sebagai misal. jumlah dan kualifikasi tenaga perencana. Aspek-Aspek Studi Kelayakan Bisnis Proses analisis setiap aspek saling keterkaitan antara satua spek dan aspek lainnya sehingga hasil analisis aspek-aspek tersebut menjadi terintegrasi. 6. Tahap Rencana Pelaksanaan Setelah rencana bisnis dipilih perlu dibuat rencana kerja pelaksanaan pembangunan proyek. hendaknya dia memanfaatkan hasiol analissis aspek-aspek lain. Tahap Pelaksanaan Dalam realisasi pembangunan proyek diperlukan manajemen proyek. Misalnya. Mulai dari penentuan jenis pekerjaan. dalam operasional perlu kajian-kajian untuk mengevaluasi bisnis dari fungsi keuangan. Agar selalu bekerja secara efektif dan efisien dalam rangka meningkatkan laba perusahaan. ketika seorang peneliti tengah menganalisis aspek keuangan. maka pelaksanaan untuk membangun proyek bisnis rental motor serta rencana operasional rutinnya perlu disiapkan.5. Hasil evaluasi dapat dijadikan sebagai feedback bagi perusahaan untuk mengkaji ulang proses bisnis ini secara terus-menerus. produksi dan operasi. Untuk lebih jelas lihat gambar berikut. pemasaran. setelah yang dipilih adalah rencana bisnis rental motor. walaupun tetap dimungkinkan mencari data yang dibutuhkan sesuai dengan kebutahannya langsung dari lapangan. .

Kajian untuk mengetahui konsumen potensial. sebaiknya proses studi kelayakan untuk pendirian dihentikan. Jika menurun. target. dan market-share dari produk bersangkutan. Jika tidak. aspek ini bertanggung jawab dalam menentukan ciri-ciri pasar yang akan dipilih. kecuali jika tujuan objek studi adalah pengembangan. antara lain: o o o o Produk yang dihasilkan perusahaan harus marketable. Kecenderungan permintaan atas produk yang akan dihasilkan harus menunjukkan adanya kenaikan. Aspek Teknis dan Teknologi . Pada dasarnya. Aspek internal Perusahaan Didalam aspek internal perusahaan terbagi atas beberapa aspek: Aspek pemasaran Kegiatan perusahan yang bertujuan menjual barang atau jasa yang di produksi perusahaan kepasar. seperti perihal sikap. Pembahasan aspek-aspek studi kelayakan diawali dengan aspek pasar dan pemasaran. Jika ada ditinjau dari aspek hukum. 2.    Penentuan segmen. Oleh karena itu. perilaku. serta kepuasaan mereka atas produk. Kandungan material produk tidak mengandung unsur yang dilarang negara ataupun agama. Aspek Pasar Pengkajian aspek pasar penting dilakukan karena tidak ada proyek bisnis yang berhasil tanpa adanya permintaan atas barang/jasa yang dihasilkan proyek tersebut. tidak akan direkomendasikan dan harus dihentikan. dan posisi produk pada pasarnya. Menentukan strategi kebijakan dan program pemasaran yang akan dilaksanakan. pertumbuhan permintaan. Aspek teknis dan kronologis sangat ditentukan oleh hasil rekomendasi aspek pasar. sebaiknya kegiatananalisis studi kelayakan dihentikan.1. analisis aspek pasar bertujuan antara lain untuk mengetahui berapa besar luas pasar. Alasannya mengapa aspek ini diletakkan pada awal pembahasan sistematika studi kelayakan. Analisis kelayakan dari aspek ini yang utama dalam hal. terutama yang berkaitan dengan pemilihan alat dan mesin.

perlu dikaji mengenai kapasitas produksi. jenis teknologi yang dipakai. lalu dari kesimpulan itu. Aspek manajemen Studi aspek manajemen dilaksanakan dua macam Manajemen saat pembangunan proyek bisnis dan Manajemen saat bisnis dioperasionalkan secara rutin. yaitu:  Data awal aspek pasar dan pemasaran berupa: proyeksi penjualan/permintaan. pemakaian peralatan dan mesin. Bahkan terjadi. dan anggaran (biaya) pemasaran. banyak terjadi. Aspek Sumber Daya Manusia Aspek ini membutuhkan daya imajinasi tinggi untuk membayangkan bentuk organisasi apa yang akan dibangun kelak ketika berdiri. lokasi pabrik. dapat dibuat rencana jumlah biaya pengadaan harta tetapnya. Berdasarkan analisis ini pula dapat diketahui rancangan awal penaksiran biaya investasi termasuk start up cost/pra operasional proyek yang akan dilaksanakan. misalnya. . Untuk bisnis industri manufaktur. dan tata-letak pabrik yang paling menguntungkan. Aspek Keuangan Berkaitan dengan sumber dana yang akan diperoleh dan proyeksi pengembaliannya dengan tingkat biaya modal dan sumber dana yang bersangkutan. harga produk. bahwa proyek-proyek bisnis gagal dibangun maupun dioperasionalkan bukan disebkan karena aspek lain. Ada beberapa sumber data penting yang akan digunakan.  Aspek teknis merupakan aspek yang berkenaan dengan pengoperasian dan proses pembangunan proyek secara teknis setelah proyek/bisnis tersebut selesai dibangun/didirikan. tetapi karena lemahnya manajemen. selanjutnya dianalisis proses pengadaan sumber daya manusianya untuk menduduki dan memegang bagian dan fungsi organisasi sesuai dengan yang direncanakan. Setelah gambaran organisasi terbentuk dengan segala kelengkapannya. Studi aspek teknis dan teknologi akan mengungkapkan kebutuhan apa yang diperlukan dan bagaimana secara teknis proses produksi akan dilaksanakan.

berupa: rencana lokasi baik sewa maupun beli. dll. DikNas dll). peralatan. teknologi yang digunakan. biaya perizinan prinsip (misal. TKL. DepHub. berupa: biaya notaris. Seperti seberapa besar tingkat pendapatan per kapita penduduk. DepHut. adanya jalur komunikasi. Apakah dengan keberadaan proyek wilayah menjadi semakin ramai. biaya pelatihan. pendidikan masyarakat setempat. DepKeh. bahan pembantu). dan rencana pengadaan mesin. • Surat izin . dan lain-lain. berupa: rencana biaya perekrutan. • rekomendasi dari RT / RW / Kecamatan Izin usaha : • Akte pendirian perusahaan dari notaris setempat PT/CV atau berbentuk badan hukum lainnya.   Data operasi dan produksi. DepAg. DepDag. Data personalia. Apakah proyek dapat merubah atau justru mengurangi income per capita panduduk setempat. biaya upah tetap. Aspek ekonomi dan budaya Berkaitan dengan dampak yang diberikan kepada masyarakat karena adanya suatu proyek tersebut :    Dari sisi budaya. Legalitas. Dari sudut ekonomi. biaya perizinan operasional (Pemda). harga pokok produksi (bahan baku. tunjangan-tunjangan. • bukti pembayaran PBB yang terakhir. pendapatan nasional atau upah rata-rata tenaga kerja setempat atau UMR. Dan dari segi sosial . kebiasaan adat setempat. DepKeu. lalulintas semakin lancer. penerangan listrik dan lainnya. Aspek Hukum dan Legalitas Berkaitan dengan keberadaan secara legal dimana proyek akan dibangun yang meliputi ketentuan hukum yang berlaku termasuk : Perijinan : o o Izin lokasi : • sertifikat (akte tanah). DepKes. • Surat tanda daftar perusahaan. • NPWP (nomor pokok wajib pajak). Mengkaji tentang dampak keberadaan peroyek terhadap kehidupan masyarakat setempat.

Hasil studi kelayakan bisnis Hasil studi kelayakan bisnis berupa dokumentasi lengkap dalam bentuk tertulis yang diperlihatkan bagaimana rencana bisnis memiliki nilai-nilai positif bagi aspek-aspek yang diteliti.com/2012/02/pengenalan-studi-kelayakan-bisnis. karena setiap proyek yang dijalankan akan memiliki dampak yang sangat besar terhadap lingkungan di sekitarnya. sehingga akan dinyatakan sebagai proyek bisnis yang layak.html Pengukuran & Peramalan Permintaan . • SIUP setempat. flora dan fauna yangada di sekitar usaha secara keseluruhan. http://putrajatim. antara lain:     Dampak terhadap air Dampak terhadap tanah Dampak terhadap udara Dampak terhadap kesehatan manusia Pada akhirnya pendirian usaha akan berdampak terhadap kehidupan fisik. yaitu: o o o o Badan hukum apa yang paling sesuai untuk dijadikan bentuk formal badan usaha yang akan didirikan Komoditas usaha termasuk jenis barang dagangan (komiditas) yang diperbolehkan atau dilarang undang-undang Cara berbisnisnya melanggar hukum agama atau tidak Teknis operasional mendapatkan izin dari instansi/ departemen/dinas terkait atau tidak.tempat usaha dari pemda setempat • Surat tanda rekanan dari pemda setempat. • Surat tanda terbit yang dikeluarkan oleh Kanwil Departemen Penerangan Beberapa faktor yang dijadikan dasar dalam penilaian kelayakan. Aspek Dampak Lingkungan eksternal Aspek dampak lingkungan merupakan analisis yang paling dibutuhkan pada saat ini.blogspot.

diantaranya adalah moving average dan smoothing (penghalusan).pendekatan yang memperhatikan sebab akibat (cause. yakni model yang tidak memperhatikan hubungan sebab akibat atau dengan kata lain hasil peramalannya hanya memperhatikan kecenderungan dari data masa lalu yang tersedia. Walau peramalan ini tidak bersifat mutlak akan terjadi. Pendekatan yang kedua adalah. Metode Time Series Metode dalam pengukuran dan peramalan permintaan yang di dasarkan pada data dan keadaan dimasa lalu. Dengan kata lain hubungan sebab akibat yang terjadi bukan hubungan deterministic. 1. . ada suatu cara/alat yang bisa kita gunakan untuk mengukur dan meramalkan sesuatu yang akan terjadi. Tapi dengan adanya metode ini sedikit banyak membantu dalam pengambilan keputusan dalam proyek yang akan dilaksanakan.effect method) atau pendekatan yang menjelaskan terjadinya suatu keadaan (explanatory method) oleh sebab-sebab tertentu. Tentu saja tidak semua variable penyebab/penjelas mampu dirangkum secara keseluruhan melainkan hanya beberapa diantaranya yang secara teoritik dinyatakan merupakan variable penjelas utama tercakup dalam model persamaan. Metode Regresi Korelasi Metode ini mendasarkan diri pada hubungan sebab akibat atas terjadinya variasi dari suatu variable dan hubungan sebab akibat tersebut Nampak dalam fungsi persamaan regresi. Akan tetapi perlu disimak terlebih dahulu sebenarnya untuk apa pengukuran dan peramalan permintaan ini. Sesuai dengan judulnya. Oleh karena itu metode ini dapat cukup akurat bila keadaan dimasa datang tidak berbeda jauh dengan keadaan masa lalu. Beberapa dari metode ini masih dapat memberikan hasil peramalan yang memadai. melainkan hubungan stokastik.METODE PENGUKURAN DAN PERAMALAN PERMINTAAN Ada beberapa metode yang dapat dipilih untuk melakukan pengukuran dan peramalan dalam studi kelayakan proyek.. Pertama dengan pendekatan Time series. Pada dasarnya terdapat dua pendekatan utama dalam peramalan dengan metode kuantitatif. namun beberapa metoda lain tidak dapat memberikan hasil yang akurat. 2.

yaitu tahun persiapan Rp 20.000. Jumlah biaya operasi dan pemeliharaan berdasarkan rekapitulasi dari berbagai biaya pada tahun kedua sebesar Rp 5.000. apakah rencana pembukaan industri yang mengolah hasil pertanian tersebut layak untuk dikembangkan bila dilihat dari segi NPV denga diskon factor sebesar 18%? Untuk menghitung nialai NPV proyek tersebut digunakan rumus sebagai berikut: NPV= 11.Sedangkan korelasi merupakan alat pembantu yang berguna untuk mengetahui sejauh mana intensitas hubungan yang terjadi antara variable-variable yang bersangkutan http://suko-iswahyudi. diketahui: Dana investasi :Rp 35. Karena dapat catatan untuk memperhatikan cash flow-nya maka dihitung mengunakan cash flow diagram Perhitungan juga dapat dilihat mengunakan perhitungan dalam tabel 1.000.html Analisis Kriteria Investasi Dengan Menghitung Nilai NPV Posted on December 15.sedangkan pada tahun-tahun berikutnya seperti pada tabel 1.115.dialokasikan selama 2 tahun. maka gagasan usaha proyek tersebut layak untuk diusahakan.com/2010/12/pengukuran-peramalan-permintaan. .000. Catatan:   Perkiraan cash in flow dan cash out flow yang menyangkut proyeksi harus mendapat perhatian.000.. Berdasarkan data diatas. 2011 by theoputri Standard RUMUS => NPV = (å PV Pendapatan ) – (å PV Pengeluaran) Berdasarkan hasil penelitian yang digunakan untuk membangun industri pengolahan pertanian.000 Nilai NPV adalah 11..000.. Benefit dari kegiatan industri ini adalah jumlah produksi dari pengolahan hasil-hasil pertanian.dan tahun pertama Rp 15.000.000.000.000.blogspot.pertahun dan untuk tahun-tahun berikutnya seperti pada tabel 1. Perkiraan beefit harus diperhitungkan dengan menggunakan berbagai variabel (perkembangan proyeksi sejenis dimasa yangakan datang.-.115. Kegiatan produksi dimulai pada tahun kedua dengan jumlah penghasilan Rp 10.000 dengan nilai NPV ini adalah lebih dari satu. perubahan konsumen). Kegiatan pabrik dimulai setelah tahun kedua dari pengembangan kontruksi. perubahan teknologi.

000 12.6086 0.000 x 0.4) + 8.000 Benefit 10.73 dengan nilai NPV ini adalah lebih dari satu.000 7.000 (P/A.18%.2660) + (10.000 9.965. maka gagasan usaha proyek tersebut layak untuk diusahakan.3704 0.10) = 20.000 15.18%.000 + (15.591 3.5158) + (8.000 6. 18% 1.03888 .000 17.000 6.186 5.8475 0.000 26.2) + 6000 (P/A.5656 x 0.1) + 5.000 7. Di atas adalah hasil dari NPV.000 17.000 8.000 21.000 (P/F.000 6.863 6.8) + 10.7182) + (6.18%.000 (P/F.18%.000.652.8475) + (5.5158 0.73 Nilai NPV adalah 11.2255) + (11.000 Total coast 20.F.586 5.18%.000 11.2255 0.000 + 15.1 = 57.18%.500 5.000 (P/F.000 30.3139 0.2660 0.126 4.000 6.Tabel 1.000 9.102.000 D.000 x 0.652 4.000 -15.1911) = 20.000 14.3139) + (9.000 7.000 25.000 8.371 5.2) (P/F.2) (P/F.115 11.000 x 1.7) + 9.1911 NPV Present value -20.000 + 12.0000 0.000 (P/F.000 (dalam Rp.-) Net benefit -20.000 7.000 32.500 5.000 x 1.336 5.18%.7182) + (7.500 Biaya Operasi 5.5 + 3591 + 6.5656 x 0.000 11.000 (P/F.000 43.000 15.000 6.2 + 2394 + 2255 + 2.9) + 11.000 10.115.: persiapan perhitungan NPV Thn Investasi 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 20.712.000 21.115.18%.000 x 0.7182 0.000 x 0.000 8. Dibawah ini akan membuktikan dengan cash flow bahwa nilai NPV sama dengan nilai P Perhitungan nilai NPV sama dengan nilai P yang dicari dengan cash flow Nilai P pengeluaran P = 20.746.2) + 7.48352 + 5.18%.18%.000 x 0.000 -12.511.000 14.713 3.4371 0.000 10.000 x 0.75536 + 2.000 10.000 36.000 (P/F.

778.3) + 14.000 x 0.5 + 7980 + 8118 + 8.7182) + (12.18%.2 + 7.000 x 0.000 (P/F.4371) + (21.303.000 x 0.000 x 0.9) + 43.18%.113.03888 = 11.182 + 7.4 + 7.2) + 12.078.10) = (10.1911) = 7.4) + 17.000 (P/F.3 = 69.18%.com/2011/12/15/menghitung-nilai-npv/ KRITERIA INVESTAS Dihimpun dari berbagai sumber oleh Ecep Jalaluddin Sy SMK N 1 Mundu Cirebon .847.000 (P/F.18%.000 x 0.26112 Jadi dari hasil perhitungan di atas.965.wordpress. http://theoputri.5158) + (17.2660) + (36.3704) + (25.000 x 0.18%.18%.221.430.18%. dapat di simpulkan bahwa nilai NPV tidak sama dengan nilai P (present) atau nilai sekarang dengan menggunakan rumus di atas.000 (P/F.217.000 (P/F.000 (P/F.Nilai P penerimaan P = 10.7) + 30.5) + 21.7 + 7.6) + 25.18%.2255) + (43.000 x 0.000 (P/F.000 (P/F.000 x 0.3 – 57.3139) + (30.6086) + (14.078.000 (P/F.000 x 0.3 Nilai P bersih P = P penerimaan – P pengeluaran = 69.18%.8) + 36.2 + 7.

nilai sisa dari aktiva (Salvage value) dan kadangkadang juga dimasukan penyusutan aktiva. Komponen dari cash outflow antara lain adalah investasi proyek. apabila penilaian kelayakan usaha dilakukan dengan benar dan hasilnya menunjukkan bahwa usaha .1. Dari perhitungan tersebut dalam cash flow ini akan diketahui Surplus minus kas (kas awal dan kas akhir) serta saldo Debet Kredit (sisa pinjaman). Komponen cash inflow antara lain adalah hasil produksi. pajak terhutang. Karena itu penentuan layak tidaknya suatu usaha yang direncanakan akan dilaksanakan atau tidak ditentukan oleh kemungkinan keuntungan finansial yang dapat diperoleh. Sedangkan cash flow yang berupa pengeluaran disebut cash out flow / cash disbursement / cash expenditure / cash cost. Menilai kelayakan usaha adalah cara yang ditempuh untuk menentukan layak (feasible) tidaknya suatu usaha dilaksanakan. Analisis Kriteria Investasi Kriteria investasi merupakan indeks-indeks untuk mencari suatu ukuran tentang baik tidaknya atau layak tidaknya suatu proyek (usaha). Cash flow yang berupa penerimaan (pemasukan) disebut cash inflow / cash proceeds / cash income / cash receipts. Selisih dari cash inflow dan cash out flow disebut Net cash flow atau Aliran Kas Neto/Bersih. pinjaman. 2. modal sendiri. pelunasan pokok pinjaman dan bunga dan Replacment (penggatian aktiva). Pada umumnya. pelunasan pajak. Menghitung Arus Uang Tunai (Cash Flow) Cash flow adalah arus seluruh pengeluaran dan penerimaan proyek pada setiap satuan waktu proyek dari keseluruhan waktu yang direncanakan.

Internal Rate of Return (IRR) 3. sedangkan yang kedua terakhir (Gros B/C dan PV/K) mendapat kritik dari segi teorinnya. Setiap kriteria mempunyai kebaikan serta kelemahan. 2. misalnya terjadi bencana alam. Lima kriteria Investasi yang paling banyak digunakan adalah : 1. Net Present Value (NPV) dari arus manfaat dan biaya. maka pelaksanaannya jarang mengalami kegagalan. Dari sekian banyak kriteria tersebut ada empat yang paling banyak digunakan. Ada beberapa kriteria yang biasa digunakan untuk menentukan kelayakan usaha melalui analisis manfaat finansial. Gros Benefit – Cost Ratio (Gros B/C) 5. IRR dan B/C) lebih dapat dipertanggungjawabkan untuk penggunaan-penggunaan tertentu. Setiap kriteria/indeks menggunakan present value (nilai kini) yang telah didiscount dari arus manfaat (penerimaan) dan biaya selama umur proyek. Ada banyak indeks kriteria Investasi yang dapat digunakan. Si penilai proyek harus memutuskan kriteria manakah yang paling tepat digunakan sesuai dengan keadaannya. . kecuali penilaian kelayakan usaha dilakukan dengan data yang tidak benar dan/atau karena adanya faktor-faktor yang tidak dapat terkontrol. Profitability Ratio (PV/K) Dari lima kriteri tersebut.yang direncanakan itu layak untuk dilaksanakan. Net Benefit – Cost Ratio (Net B/C) 4. Setiap kriteri tersebut digunakan untuk menentukan diterima tidaknya (layak tidaknya) suatu rencana proyek yang diusulkan dipandang dari aspek profitabilitas komersil. Namun tidak satupun dari berbagai kriteria tersebut disetujui orang secara universal sebagai yang bermanfaat di dalam setiap keadaan. ketiga kriteria pertama (NPV.

antara saat ini dan tahun depan. menerima uang Rp 1000.saat ini dapat membeli 2 kg beras. pembahasan konsep Nilai Waktu dan Uang merupakan hal yang penting.nanti tahun depan.. Apa peranan konsep tersebut dengan perencanaan/analisa proyek ? Inti dari perencanaan adalah menentukan apakah dan sampai berapa jauhkah proyek tersebut memberikan manfaat (penerimaan) yang lebih besar daripada biayanya kepada pemiliknya. Kalau uang Rp 1000. Semakin tinggi tingkat inflasi semakin besar pula penurunan nilai mata uang.. maka umumnya bank-bank harus memberikan suku bunga simpanan (misal deposito. tabungan) yang makin tinggi agar masyarakat tetap bersedia menyimpan uangnya di bank. Keputusan ini diambil tentunya karena walaupun nominal uang tersebut sama yaitu Rp 1000. mungkin tahun depan hanya dapat membeli 1.. Tetapi timbul pertanyaan bagaimanakah cara membandingkan biaya yang harus dikeluarkan saat ini (investasi) dengan manfaat (penerimaan) yang akan diterima baru beberapa tahun kemudian ? . Contoh lain yang berhubungan dengan masalah ini adalah kalau inflasi meningkat.saat ini atau menerima Rp 1000. maka tidak akan ada seorangpun yang bersedia menyimpan dananya di bank.a. Penurunan nilai riil mata uang tersebut antara lain terutama disebabkan oleh inflasi. Konsep Nilai Waktu dan Uang Untuk proyek jangka panjang. tetapi nilai riilnya (daya tukar) berbeda (berubah). Apabila tingkat bunga simpanan lebih rendah dari tingkat inflasi.5 kg beras engan kualitas yang sama. Sebagai contoh kalau ditawarkan kepada kita mana yang lebih suka. Tentu jawabannya lebih suka menerima Rp 1000 saat ini.. Waktu sangat berharga bagi manusia pada umumnya dan bagi pemikir ekonomis khususnya karena akhirnya masalah waktu tersebut mempunyai kaitan yang sangat erat dengan uang. Peranan dan hubungan antara waktu dan uang ini menimbulkan pemikiran bahwa orang-orang lebih menghargai uang yang dimiliki sekarang dari pada masa yang akan datang. Untuk menentukan ada tidaknya dan tingkat dari manfaat bersih itu perlu kita bandingkan arus manfaat dari proyek-proyek tersebut dengan arus biayanya.

Contoh jika pokok pinjaman Rp 100.- Kalau pinjaman itu akan dikembalikannya setelah dua tahun. ternyata tingkat bungalah yang memungkinkan kita untuk membandingkan arus biaya dan manfaat yang penyebarannya di dalam waktu yang tidak merata. yakni Compounding Intertest Factor dan Discounting Factor. Discount factor ini telah ada yang dibuat dalam tabel.= Rp 100. terdapat suatu discount factor yang unik. dalam hal ini akan dijelaskan dua pengertian penting melalui contoh-contoh. maka bunga yang akan kena bunga lagi.0 (1 + 0. maka sesudah satu tahun jumlah yang harus dikembalikan adalah Rp 100.+ 12 % x Rp 100.(1 + 12 %)² = Rp 100.- Rp 100.dengan tingkat bunga 12 %/th.Kalau kita perhatikan kembali contoh dari kedua kasus inflasi. antara lain yang diterbitkan oleh Word Bank dengan judul Compounding and Discounting Table for Project Evaluation. Untuk setiap nilai tingkat bunga “i” dan setiap jangka tahun selama bunga itu diasumsikan telah/akan didapat/dibayar.44 .... Sehubungan dengan itu.(1 + 12 %) ( 1 + 12 %) = Rp 100.. sehingga jumlahnya menjadi: Rp 12..12)² = Rp 125. Compounding Intertest disebut juga bunga majemuk atau bunga berbunga adalah bunga yang menunjukkan bahwa bunga dari suatu pokok pinjaman akan dikenakan bunga lagi pada periode berikutnya.(1 + 12 %) = Rp 112.

Sedangkan dalam perencanaan/analisa proyek yang diketahui bukan P malainkan F (besarnya nilai di masa yang akan datang). jumlah tahun selama uang dipinjam disebut n. yakni suatu bilangan yang kurang dari satu (1.0) yang dapat digunakan untuk mencari nilai sekarang (P) dari nilai masa yang akan datang (F).-) disebut P (Pressent amount). jumlah yang harus dikembalikan disebut F (Future amount) dan tingkat bunga disebut i (interest). yakni suatu bilangan yang lebih besar dari satu (1. maka perhitunan di atas dapat ditulis dengan rumus: F = P (1 + i ) n (1 + i ) n disebut Compounding Factor. Dengan demikian maka rumusnya menjadi: . Dengan demikian untuk mencari nilai P (Nilai Sekarang= Pressent Value) rumusnya menjadi: P= F (1 + i ) n P = F (1 + i ) n 1 1 (1 + i ) n disebut Discount Factor (DF).0) yang dapat dipakai untuk mencari suatu jumlah yang akan datang (F) berdasarkan jumlah sekarang (P) setelah diberi bunga berbunga pada setiap akhir tahun (n).Seandainya jumlah semula (Rp 100.

sedang jumlah investasi adalah jumlah total dana yang dikeluarkan untuk membiayai pengadaan seluruh alat-alat produksi yang dibutuhkan dalam menjalankan suatu usaha. dan (2) arus kas bersih per tahun sesuai dengan umur ekonomis Rumus dari NPV adalah: n I (1 + i )t n n PVNCF ─ ─ Σ t= = Σ t=1 Σ PVI t=0 n NCF Σ t =1 (1 + i )t di mana: . Untuk menghitung NPV dari suatu usaha diperlukan data tentang: (1) jumlah investasi yang dikeluarkan.P = F x DF 1) Net Persent Value (NPV) Net Present Value (NPV) atau nilai sekarang bersih adalah analisis manfaat finansial yang digunakan untuk mengukur layak tidaknya suatu usaha dilaksanakan dilihat dari nilai sekarang (present value) arus kas bersih yang akan diterima dibandingkan dengan nilai sekarang dari jumlah investasi yang dikeluarkan. Arus kas bersih adalah laba bersih usaha ditambah penyusutan.

apabila nilai sekarang penerimaan bersih dari masa yang akan datang lebih besar dari pada nilai sekarang Investasi. 2) Internal Rate of Return IRR adalah nilai discount rate i yang membuat NPV dari proyek sama dengan nol. IRR biasanya sulit diselesaikan (dicari nilai i nya) secara langsung. sehingga menghitungnya lebih mudah.NCF = Net Cash Flow/Arus Kas Bersih= (laba setelah pajak + penyusutan) dari tahun pertama sampai tahun ke n I n i = Pengeluaran investasi dari tahun awal (0) sampai tahun ke n = Umur ekonomis dari proyek = Tingkat Diskonto (discount factor “DF”) = tingkat bunga /social opportunity cost of capital yang ditunjuk Social Discount Rate (tingkat bunga umum) PVNCF = Present Value dari NCF PVI = Present Value dari Investasi Dalam analisis proyek. Atau IRR merupakan tingkat bunga yang menyebabkan nilai sekarang Investasi (Net Investment Present Value) sama dengan nilai sekarang penerimaan bersih (Net Benefit Present Value) di masa mendatang. Sedangkan NPV2 adalah nilai NPV pada tingkat discount . Maka i-nya kita sebut sebagai i1 dan NPV-nya kita sebuat sebagai NPV2. begitu pula sebaliknya. NPV1 adalah nilai NPV pada tingkat discount rate “i” yang sesuai dengan tingkat discount rate yang berlaku saat rencana usaha dibuat. karena harus ada dua NPV. yakni NPV1 yang harus potitif dan NPV2 yang harus negatif. maka proyek ini dikatakan menguntungkan. NPV ≥ 0 dikatakan proyek layak untuk dilaksanakan dan NPV < 0 proyek tidak layak untuk dilaksanakan. Atau dengan kata lain.

Oleh karena itu suatu nilai IRR yang lebih besar dari / sama dengan (≥) Social Discount Rate menyatakan tanda “Go” (layak) untuk suatu proyek. Sehingga untuk menentukannya biasanya didekati dengan coba-coba melalui prosedur sebagai berikut : a. sedangkan jika IRR lebih kecil dari Social Discount Rate berarti proyek itu “No Go” (tidak layak). berarti NPV lebih kecil dari nol. Jika IRR lebih kecil dari social discount rate. . Jadi harus dipilih i yang lebih tinggi sampai diperoleh NPV negatif.rate “i” yang harus dicari sampai ditemukan NPV-nya negatif. maka kita sebut i-nya sebagai i2 dan nilai NPV nya sebagai NPV2 b. Pilih discount rate i yang dianggap dekat dengan discount rate i yang berlaku (biasanya naik satu tingkat discount rate). Jika sudah diperoleh NPV negatif. lalu dihitung NPV-nya. Dengan telah diperolehnya dua nilai NPV yang positif dan negatif maka IRR dapat diselesaikan dengan rumus : IRR = i 1 + ( i 2 – i 1) NPV1 + NPV2 NPV1 Di mana: i 1 = Tingkat diskonto (tingkat bunga) yang menghasilkan NPV positif i 2 = Tingkat diskonto (tingkat bunga) yang menghasilkan NPV negatif Jika ternyata IRR dari suatu proyek sama dengan nilai i yang berlaku sebagai social discount rate. maka nilai NPV dari proyek itu adalah sebesar nol. Jika NPV yang diperoleh positif berarti nilai percobaan pemilihan i tadi belum benar.

berarti NPV > 1. Jadi. Contoh Aplikasi Penilaian Kelayakan Usaha . berarti NPV = 0. Net B/C sering juga disebut sebagai profitability indeks. net B/C dihitung dengan rumus: n ∑ PVNCF t=1 Net B/C = n ∑ PVI t=1 Jika perhitungan tadi memberikan hasil = 1.3) Net Benefit – Cost Ratio (Net B/C) Net B/C adalah suatu metoda untuk melihat berapa besar benefit yang dapat diperoleh dari setiap penanaman satuan biaya. Dengan demikian jika Net B/C ≥ 1 berarti merupakan tanda „Go‟ (layak) untuk suatu proyek dan Net B/C < 1 berarti No Go (tidak layak). Analisis net B/C merupakan perbandingan antara presen value dari arus kas bersih dengan present value investasi yang dikeluarkan. Dan jika hasilnya lebih dari satu.

000. A berusaha memperoleh informasi lebih mendalam mengenai usaha angkutan kota tersebut.nilai sisa)/umur ekonomis = (39.000. Untuk maksud tersebut A menghitung perkiraan rugi/laba. Berdasarkan data yang berhasil dikumpulkan dari beberapa pengusaha angkutan kota diperoleh data sebagai berikut: 1.000.000. a.620.000 . Jadi Penyusutan kendaran per tahun = (harga beli aset . 3. perkiraan arus kas.850.00 Selama 5 tahun jumlah biaya operasi dan perawatan diperkirakan tidak berubah. Setoran rata-rata per hari Rp 55.800.000. Dengan demikian. . Penyusutan kendaraan dilakukan dengan menggunakan metode garis lurus. cermati contoh berikut dengan seksama.000)/5 = Rp 6. c.000. Gaji sopir Rp 1.00 dengan umur ekonomis seiama 5 tahun. Biaya operasi dan pemeliharaan per tahun mencapai Rp 4. Anggaplah A sedang merencanakan untuk menjalankan usaha angkutan kota. Berdasarkan data tersebut. b Biaya perawatan Rp 120.00.00. perkiraan pendapatan per tahun adalah Rp 17. Untuk maksud tersebut. kendaraan setelah lima tahun masih memiliki nilai sisa dengan harga jual Rp 5. b. 2. A ingin mengetahui apakah rencana usaha angkutan kota tersebut layak atau tidak untuk dijalankan.000.5.000. Jumlah biaya investasi untuk satu kendaraan angkutan kota bekas siap pakai mencapai RP 39. Sumber dana investasi seluruhnya dibiayai dari modal sendiri.160. Biaya aki Rp 80. Bila perlu diskusikan dengan teman-teman dan minta bimbingan guru untuk memahaminya.00.00 dan sebulan dihitung 26 hari.000. 5.000.00.340. dan analisis manfaat finansial terhadap rencana usaha angkutan kota tersebut. 4.Untuk memahami bagaimana penilain kelayakan usaha diiakukan. Tingkat bunga kredit bank diketahui misalnya sebesar 19% per tahun.970.000.000.850. Biaya ban Rp 2.00 dengan rinciannya per tahun adalah.00 . Di samping itu berdasarkan pengalaman.00.

Biaya operasional dan perawatan b.Hasilnya dipaparkan melalui Tabel 1 sampai Tabel 4 sebagai berikut: TABEL 1 Perkiraan Rugi/Laba Usaha Angkutan Kota (dalam Rp 000) No Keterangan 0 1 2 Tahun 3 4 5 1 Pendapatan Usaha 17.160 4.160 4.000 17.160 17.160 17. Setoran b.160 4. Nilai sisa 2 Jumlah Pendapatan (Bt) 3 a.160 17.160 5.620 22.160 4. Biaya penyusutan .620 17.620 a.620 17.160 4.620 17.160 17.

540.570 5.970 6.6.590 5.970 11.570 12.970 11.590 5.590 5.570 - 5.570 - 5.570 5.570 10.540 TABEL 2.00 - Arus Kas Bersih (NCF) 12.000 12.850.590 11.570 12.570 5.570 12.540 6.970 11.000 12.570 10.570 5.540.540.570 5.540 6.540.590 5.570 5.000 2 3 4 5 - .000 12.540.970 4 5 6 7 8 9 10 Jumlah Biaya (Ct) LABA KOTOR (2) – (4) Bunga Pinjaman LABA SEBELUM PAJAK Pajak LABA BERSIH ARUS KAS BERSIH (NCF) (9) + ( Penyusutan (D) ) NCF = Net Cash Flow = (Bt – Ct) + D 11.570 12. Perkiraan Arus Kas Bersih Usaha Angkutan Kota Tahun 0 1 Investasi 39.540 17.540 6.000.570 10.000 17.

000 12.000 Present Value NCF {PVNCF} 10.850.349.4190 Value Investasi (PVI) 0 1 2 3 4 5 Jumlah 39.540.540.252.850.7061 .000 39.TABEL 3.5934 .8403 .000 .540.537.540.4986 .437.796 Perhitungan NPV = n n Σ t=1 PVNCF ─ Σ PVI t=0 = 40.000 39.000 .260 40.494 7.796 – 39.540.000 12.444 7.437.850. Perhitungan Net Present Value Usaha Angkutan Kota Present Tahun Investasi Arus Kas Bersih DF *) (NCF) 19% 1 12.854.000 12.441.362 8.850.000 17.236 6.

01 40. atau sebesar Rp 587.01 mengandung arti.850.796.pengeluaran investasi sanggup menghasilkan penerimaan kas bersih sebesar Rp 1. usaha itu layak dilanjutkan atau Go Artinya bahwa nilai sekarang penerimaan bersih dari masa yang akan datang lebih besar dari pada nilai sekarang Investasi..= 587.01.- Perhitungan IRR TABEL 4 Perhitungan IRR Usaha Angkutan Kota .437. Perhitungan Net B/C n ∑ PVNCF t=1 Net B/C = n ∑ PVI t=1 = 39.-.796 Net B/C = 1.000 = 1. dari setiap Rp 1.796 Jadi pada tingkat bunga (DF) 19 %.

362 8.537.236 6.077.260 40.000 17.349.796 PVI 39.437.000 12.Ta Arus Kas hun Bersih (NCF) DF PVNCF DF PVNCF Tingkat Bunga 19% Tingkat Bunga 21 % 1 2 3 4 5 12.6830 .363.4986 .7061 .540.494 7.796 – ( .8403 .19 %) x 587.576 5.540.968) .850.850.441.4190 10.444 7.5644 .232.796 IRR = i 1 + ( i 2 – i 1) NPV1 + NPV2 NPV1 587.540.564.5934 .000 12.820 7.1.8264 .617.854.910 6.000 .761.968 NPV 587.252.000 ─ 1.849.032 Jumlah - 39.232.000 12.796 IRR = 19 % + (21 % .540.4665 .540.3855 10.056 8.670 38.000 .

= 19 % + (2 % x 0,3228293178) = 19 % + 0,6456586356 % = 19,65 % = 19,65 % > 19 %

Kesimpulan Berdasarkan hasil analisis manfaat finansial, yaitu dengan menggunakan ukuran atau kriteria NPV, net B/C dan IRR diperoleh hasil sebagai berikut: (1) NPV > 0 (2) Net B/C atau indeks profitabilitas > 1 (3) IRR > 19% Karena itu dapat disimpulkan bahwa, rencana usaha angkutan kota layak untuk dilaksanakan. TUGAS Cobalah Anda buat rencana usaha sesuai dengan program keahlian yang Anda dalami. Lalu hitung kelayakannya berdasarkan kriteria investasi yang telah Anda pelajari. http://wirausaha2011.blogspot.com/2011/04/kriteria-investasi.html

Analisis Kriteria Investasi
Posted on November 4, 2011 by Amalia Hana Arifa Standard

Analisis Kriteria Investasi (Studi Kelayakan Bisnis) Studi kelayakan bisnis sangat perlu dilakukan jika mendirikan suatu bisnis atau usaha. Studi kelayakan bisnis sering disebut juga sebagai feasible study. Studi ini merupakan salah satu pertimbangan dalam pengambilan keputusan, apakah menerima/menolak suatu gagasan usaha

yang direncanakan. Suatu usaha yang diusulkan/direncanakan dikatakan layak jika dalam pelaksanaannya dapat memberikan manfaat finansial maupun sosial. Dalam analisis ini, tentunya memerlukan beberapa indikator, diantaranya adalah NPV, IRR, dan Payback Period.
1. NPV

NPV (net present value) merupakan nilai dari proyek yang bersangkutan yang diperoleh berdasarkan selisih antara cash flow yang dihasilkan terhadap investasi yang dikeluarkan. NPV > 0 (nol) → usaha/proyek layak (feasible) untuk dilaksanakan. NPV < 0 (nol) → usaha/proyek tidak layak (feasible) untuk dilaksanakan. NPV = 0 (nol) → usaha/proyek berada dalam keadaan BEP dimana TR=TC dalam bentuk present value. Untuk menghitung NPV diperlukan data tentang perkiraan biaya investasi, biaya operasi, dan pemeliharaan serta perkiraan benefit dari proyek yang direncanakan. Contoh : Pimpinan perusahaan akan mengganti mesin lama dengan mesin baru karena mesin lama tidak ekonomis lagi, baik secara teknis maupun ekonomis. Untuk mengganti mesin lama dibutuhkan dana investasi sebesar Rp 75.000.000,‐. Mesin baru mempunyai umur ekonomis selama 5 tahun dengan salvage value berdasarkan pengalaman pada akhir tahun kelima sebesar Rp.15.000.000,‐. Berdasarkan pengalaman pengusaha, cash in flows setiap tahun diperkirakan sebesar Rp 20.000.000,‐ dengan biaya modal 18% per tahun. Apakah penggantian mesin ini layak untuk dilakukan apabila dilihat dari PV dan NPV? Dalam perhitungan NPV, dapat dilakukan dengan menggunakan rumus dan menggunakan cash flow diagram. Cara 1 : PV = 16.949.153 + 14.363.689 + 12.172.617 + 10.315.778 + 8.742.184 + 6.556.638 = 69.100.059 NPV = PV – OO = 69.100.059 – 75.000.000 = – 5.899.941 Cara 2 :

P = -75 + 20 (P/A,18%,5) + 15 (P/F,18%,5) = -75 + 62,544 + 6,5565 = -5,8995 juta NPV yang diperoleh bernilai negatif, maka pembelian mesin tidak feasible. 2. PV (Present Value) PV (present value) merupakan nilai sejumlah uang sekarang yang merupakan ekivalensi dari sejumlah cash flow tertentu pada periode tertentu dengan tingkat suku bunga tertentu. Fungsi ini berguna untuk menghitung nilai sekarang (present value) dari suatu deret angsuran seragam di masa yang akan datang dan suatu jumlah tunggal yang telah disama-ratakan pada akhir periode pada suatu tingkat bunga. Perbedaan utama antara fungsi PV dan NPV adalah: PV bisa digunakan pada awal atau akhir periode dari suatu aliran kas, PV mengharuskan semua nilai sama, sedangkan NPV nilai-nilai bisa bervariasi. 3. IRR IRR (internal rate of return) merupakan tingkat diskon rate yang menghasilkan NPV sama dengan nol. Jika hasil perhitungan IRR lebih besar dari discount factor, maka dapat dikatakan investasi yang akan dilakukan layak untuk dilakukan. Jika sama dengan discount factor, dikatakan investasi yang ditanamkan akan balik modal, sedangkan jika IRR lebih kecil dari discount factor maka investasi yang ditanamkan tidak layak. Contoh : soal sama dengan contoh NPV DF 18% P = P + A (P/A,i,n) + F (P/F, i, n) P = -75.000.000 + 20.000.000 (P/A, 18%, 5) + 15.000.000 (P/F, 18%, 5)

P = -75.000.000 +62.544.000 + 6.556.500 P = -5.899.500 DF 14% PV= 20.000.000 / (1 +0,14) + 20.000.000/(1 + 0,14)2 + 20.000.000/ (1 + 0,14)3+…..+ 20.000.000/(1 + 0,14)5 + 15.000.000/(1 + 0,14)5 PV = 1.754.3859 + 15.389.350 + 13.499.430 +11.841.605+10.387.373+7.790.529 PV = 76.452.146 NPV = 76.452.146 – 75.000.000 = 1. 452.146 DF 24% PV = 20.000.000/(1 +0,24) + 20.000.000/(1 + 0,24)2 + 20.000.000/(1 + 0,24)3 + ….. + 20.000.000/(1 + 0,24)5+ 15.000.000/(1 + 0,24)5 PV = 16.129.032 + 13.007.284 + 10.489.745 + 8.459.471 + 6.822.154 +5.116.616 PV = 60.024.302 NPV = 60.024.302 – 75.000.000 NPV = – 14.975.698 Sehingga dapat diambil kesimpulan, semakin besar DF, gagasan usaha tidak layak. 4. SOCC SOCC (Social Opportunity Cost of Capital) merupakan discount factor yang biasanya digunakan sebagai acuan dalam perhitungan IRR, untuk menentukan layak tidaknya gagasan usaha yang diajukan. SOCC berhubungan erat dengan IRR, yaitu jika IRR > SOCC usaha dikatakan layak, jika IRR = SOCC maka usaha mencapai BEP, dan jika IRR < SOCC maka usaha dikatakan tidak layak.
http://amaliahanaarifa.wordpress.com/2011/11/04/analisis-kriteria-investasi/

Artikel Analisis Kriteria Investasi
Analisis kriteria investasi merupakan indeks-indeks untuk mencari suatu ukuran tentang baik tidaknya atau layak tidaknya suatu proyek (usaha). Karena itu penentuan layak tidaknya suatu usaha yang direncanakan akan dilaksanakan atau tidak ditentukan oleh kemungkinan keuntungan

finansial yang dapat diperoleh. Menilai kelayakan usaha adalah cara yang ditempuh untuk menentukan layak (feasible) tidaknya suatu usaha dilaksanakan. Pada umumnya, apabila penilaian kelayakan usaha dilakukan dengan benar dan hasilnya menunjukkan bahwa usaha yang direncanakan itu layak untuk dilaksanakan, maka pelaksanaannya jarang mengalami kegagalan, kecuali penilaian kelayakan usaha dilakukan dengan data yang tidak benar dan/atau karena adanya faktor-faktor yang tidak dapat terkontrol, misalnya terjadi bencana alam. Ada beberapa kriteria yang biasa digunakan untuk menentukan kelayakan usaha melalui analisis manfaat finansial. Dari sekian banyak kriteria tersebut ada empat yang paling banyak digunakan. Setiap kriteria/indeks menggunakan present value (PV) (nilai kini) yang telah di-discount dari arus manfaat (penerimaan) dan biaya selama umur proyek. Ada banyak indeks kriteria Investasi yang dapat digunakan. Namun tidak satupun dari berbagai kriteria tersebut disetujui orang secara universal sebagai yang bermanfaat di dalam setiap keadaan. Setiap kriteria mempunyai kebaikan serta kelemahan. Si penilai proyek harus memutuskan kriteria manakah yang paling tepat digunakan sesuai dengan keadaannya. Lima kriteria Investasi yang paling banyak digunakan adalah : 1. Net Present Value (NPV) dari arus manfaat dan biaya. 2. Internal Rate of Return (IRR) 3. Net Benefit – Cost Ratio (Net B/C) 4. Gros Benefit – Cost Ratio (Gros B/C) 5. Profitability Ratio (PV/K) Dari lima kriteri tersebut, ketiga kriteria pertama (NPV, IRR dan B/C) lebih dapat dipertanggungjawabkan untuk penggunaan-penggunaan tertentu, sedangkan yang kedua terakhir (Gros B/C dan PV/K) mendapat kritik dari segi teorinya. 1. Net Persent Value (NPV) Net Present Value (NPV) atau nilai sekarang bersih adalah analisis manfaat finansial yang digunakan untuk mengukur layak tidaknya suatu usaha dilaksanakan dilihat dari nilai sekarang (present value) arus kas bersih yang akan diterima dibandingkan dengan nilai sekarang dari jumlah investasi yang dikeluarkan. Arus kas bersih adalah laba bersih usaha ditambah penyusutan, sedang jumlah investasi adalah jumlah total dana yang dikeluarkan untuk membiayai pengadaan seluruh alat-alat produksi yang dibutuhkan dalam menjalankan suatu usaha. Untuk menghitung NPV dari suatu usaha diperlukan data tentang: (1) jumlah investasi yang dikeluarkan, dan (2) arus kas bersih per tahun sesuai dengan umur ekonomis Kriteria: NPV > 0 (nol) → usaha/proyek layak (feasible) untuk dilaksanakan NPV SOCC maka proyek dikatakan layak IRR = SOCC berarti proyek pada BEP IRR 1. Dengan demikian jika Net B/C ≥ 1 berarti merupakan tanda ‗Go‘ (layak) untuk suatu proyek dan Net B/C 1 (satu) berarti proyek (usaha) layak dikerjakan Gross B/C 1 ( satu) berarti proyek ( usaha) layak dikerjakan

000.489.000 +62.556.000 (1 +0.000.000 (P/A.000 + 20.000. Apakah penggantian mesin ini layak untuk dilakukan apabila dilihat dari PV dan NPV? DF 18% P = P + A (P/A.000.389.544.499. Contoh soal : Pimpinan perusahaan akan mengganti mesin lama dengan mesin baru karena mesin lama tidak ekonomis lagi.500 DF 14% P = 20.000 + 15.745 + 8.000 + 20.i.616 P = 60.790.PR SOCC maka proyek dikatakan layak IRR = SOCC berarti proyek pada BEP IRR < SOCC dikatakan bahwa proyek tidak layak.154 + 5.000 = 1.459.14)3 (1 + 0.000.14)5 (1 + 0.350 + 13.000.146 – 75.822.000 P = – 14.452.000.14)2 (1 + 0.975. Untuk mengganti mesin lama dibutuhkan dana investasi sebesar Rp 75.24)5 (1 + 0.24)2 (1 + 0.899.373 + 7.000.n) + F (P/F.007.129. 5) + 15.24)5 P = 16.000.000 + ….000 + 15.387.000.000.000.24) (1 + 0.000.605 + 10.24)3 (1 + 0.000.. Berdasarkan pengalaman pengusaha. i.146 DF 24% P = 20.841.284 + 10.000 + 20.000.302 – 75.000 + 6.000.032 + 13.‐.430 + 11.14)5 P = 1.000.000 + 20. 15.754.000 + ….14) (1 + 0. 18%. + 20. 18%.000 (P/F.‐ dengan biaya modal 18% per tahun.000.000.000. 5) P = -75. Mesin baru mempunyai umur ekonomis selama 5 tahun dengan salvage value berdasarkan pengalaman pada akhir tahun kelima sebesar Rp.000.000 + 20.024.000 (1 +0. cash in flows setiap tahun diperkirakan sebesar Rp 20.116.529 P = 76. n) P = -75.3859 + 15.471 + 6. baik secara teknis maupun ekonomis. 452. + 20..500 P = -5.000.698 .‐.

Untuk menghitung PV bisa menggunakan fungsi pv() yang ada dimicrosoft excel.com/2011/10/27/artikel-analisis-kriteria-investasi/ NPV (Net Present Value) Metode Net Present Value (NPV) merupakan metode penilaian investasi klasik yang sampai saat ini paling populer digunakan. Apabila NPV > 0 maka investasi yang dilakukan memberikan manfaat bagi perusahaan hal ini berarti bahwa proyek dapat dilakukan. NPV merupakan net benefit yang telah didiskon dengan menggunakan social opportunity cost of capital sebagai diskon faktor. NPV adalah selisih antara present value dari investasi dengan nilai sekarang dari penerimaan-penerimaan kas bersih di masa yang akan datang. tingkat suku bunga pada periode tertentu bisa per bulan ataupun per tahun. yaitu :     Rate. Salah satu keunggulan dari penggunaan NPV bahwa arus kas didasarkan pada konsep nilai waktu uang (time value of money). Metode ini dipakai untuk menutupi kelemahan dari metode lain. PV (Present Value) Menghitung nilai pada waktu sekarang jumlah uang yang baru akan dimiliki beberapa waktu kemudian. Jumlah angsuran pada setiap interval dari sejumlah pinjaman tergantung pada besar kecilnya tingkat bunga dan jangka waktu yang digunakan. Baik tidaknya hasil analisa. Dan apabila NPV = 0 maka investasi yang dilakukan tidak mengakibatkan perusahaan untung maupun rugi hal ini berarti bahwa jika proyek dilaksanakan atau tidak dilaksanakan tidak berpengaruh pada keuangan perusahaan. Present Value digunakan untuk untuk mengetahui nilai investasi sekarang dari suatu nilai dimasa datang. Maka sebelum penghitungan/penentuan NPV hal yang paling utama adalah mengetahui atau menaksir aliran kas masuk di masa yang akan datang dan aliran kas keluar. Nilai sekarang dari sebuah anuitas dan identik dengan nilai awal dari penanaman modal.wordpress. Untuk menghitung nilai sekarang perlu ditentukan tingkat bunga yang relevan. Nper. Pmt. Anuitas dari sebuah present value sama dengan jumlah angsuran pada setiap interval. akan tergantung pada ketepatan taksiran kita atas aliran kas. nilai akan datang yang akan dihitung nilai sekarangnya. . jumlah angsuran yang dilakukan. besar angsuran yang dibayarkan.Sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa semakin besar diskon faktor yang dikenakan. Ada lima parameter yang ada dalam fungsi pv(). gagasan usaha (proyek) tidak layak diusahakan http://muhammadaghnifauzan. Apabila NPV < 0 maka investasi yang dilakukan akan mengakibatkan kerugian bagi perusahaan hal ini berarti proyek ditolak. Keputusan harus ditetapkan dengan menggunakan criteria lain. Fv. misalnya dampak investasi terhadap perusahaan.

Jika IRR > SOCC maka proyek dikatakan layak IRR = SOCC berarti proyek pada BEP IRR < SOCC dikatakan bahwa proyek tidak layak. jika bernilai 1 pembayaran dilakukan diawal periode. Jika NPV1 bernilai positif maka discount factor kedua harus lebih besar dari SOCC. Minimum acceptable rate of return adalah laju pengembalian minimum dari suatu investasi yang berani dilakukan oleh seorang investor. untuk itu biasanya digunakan acuan bahwa investasi yang dilakukan harus lebih tinggi dari Minimum acceptable rate of return atau Minimum atractive rate of return. IRR adalah suatu tingkat discount rate yang menghasilkan NPV = 0 (nol). Apabila dengan suku bunga wajar tadi nilai investasi lebih besar. Dari percobaan tersebutmaka IRR berada antara nilai NPV positif dan NPV negative yaitu pada NPV = 0. reksadana dan lain-lain). Caranya. maka di coba lagi dengan penghitungan suku bunga yang lebih tinggi demikian seterusnyasampai biaya investasi menjadi sama besar. maka harus di coba lagi dengan suku bunga yang lebih rendah sampai mendapatkan nilai investasi yang sama besar dengan nilai sekarang. dengan mengeluarkan investasi awal. Metode IRR digunakan dalam menentukan apakah investasi dilaksanakan atau tidak. IRR merupakan suku bunga yang akan menyamakan jumlah nilai sekarang dari penerimaan yang diharapkan diterima (present value of future proeed) dengan jumlah nilai sekarang dari pengeluaran untuk investasi. nilainya sama dengan initial investment (biaya invetasi). Contoh soal: . Type. dengan menghitung nilai sekarang dari arus kas suatu investasi dengan menggunakan suku bunga yang wajar. Suatu proyek/investasi dapat dilakukan apabila laju pengembaliannya (rate of return) lebih besar dari pada laju pengembalian apabila melakukan investasi di tempat lain (bunga deposito bank. atau penerimaan kas. jika bernilai 0 pembayaran dilakukan diakhir periode. Metode IRR juga digunakan untuk mencari tingkat bunga yang menyamakan nilai sekarang dari arus kas yang diharapkan di masa datang. kemudian di bandingkan dengan biaya investasi. Untuk menentukan besarnya nilai IRR harus dihitung dulu NPV1 dan NPV2 dengan cara coba‐coba. jika nilai investasi lebih kecil. misalnya 10 %. dan sebaliknya. Tingkat investasi adalah suatu tingkat bunga di mana seluruh net cash flow setelah dikalikan discount factor atau telah dipresent value-kan. IRR (Internasional Rate of Return) IRR berasal dari bahasa inggris Internal Rate of Return disingkat IRR yang merupakan indikator tingkat efisiensi dari suatu investasi. IRR adalah salah satu metode untuk mengukur tingkat investasi.

000.544.000.302 – 75.000.389.000 (P/F. 18%.‐.499.24)2 (1 + 0.000 + ….14)2 (1 + 0.000.529 P = 76.007.899.000.Pimpinan perusahaan akan menggantimesin lama dengan mesin baru karena mesin lama tidak ekonomis lagi. maka gagasan usaha (proyek) tidak layak digunakan.000 + ….790.24) (1 + 0.000 (1 +0.i.000.000.698 Kesimpulan yang dapat ditarik yaitu semakin besar diskon factor yang dikenakan.822.000.14)3 (1 + 0.452.616 P = 60.000 + 20. cash in flows setiap tahun diperkirakan sebesar Rp 20. 452.146 DF 24% P = 20.745 + 8.350 + 13.841.000 + 20.032 + 13..000 + 15.000.000.605 + 10.000.556.024.n) + F (P/F.000 + 15.489. .000. Untuk mengganti mesin lama dibutuhkan dana investasi sebesar Rp 75.500 DF 14% P = 20.000 + 20.975.000.24)5 P = 16.373 + 7.430 + 11.24)3 (1 + 0.387. + 20.‐ dengan biaya modal 18% per tahun.000.000.459.146 – 75.000..154 + 5.000 = 1.000.14)5 + 6.000 + 20.3859 + 15.500 P = 1. 18%.000 P = – 14.000 + 20.24)5 (1 + 0.284 + 10.000 P = -5. Apakah penggantian mesin ini layak untuk dilakukan apabila dilihat dari PV dan NPV? DF 18% P = P + A (P/A.129.14)5 (1 + 0.000 (P/A.754.471 + 6.000.000. i. 15.000.000. n) P = -75. Mesin baru mempunyai umur ekonomis selama 5 tahun dengan salvage value berdasarkan pengalaman pada akhir tahun kelima sebesar Rp.14) (1 + 0.000 +62. 5) + 15.‐. 5) P = -75. baik secara teknis maupun ekonomis. + 20.116.000 (1 +0.000. Berdasarkan pengalaman pengusaha.

pemeliharaan serta perkiraan manfaat/benefit dari proyek yang direncanakan. NPV merupakan net benefit yang telah didiskon dengan menggunakan social opportunity cost of capital (SOCC) sebagai diskon faktor.. biaya operasi. Untuk menghitung nilai sekarang perlu ditentukan tingkat bunga yang relevan. data tentang biaya investasi. • Gambar antara NPV terhadap discount Rumusnya mirip dengan konsep future yang ditarik ke sekarang atau P/F P = F/(1+i)^n atau dengan aliran uang Xt = cash flow tahun ke t i = suku bunga/discount rate . Jadi semua biaya proyek dan pendapatan ada di masa depan ditarik ke waktu sekarang. Semakin besar discount rate yang dipakai.wordpress.http://nursifaratnasari..com/2011/11/03/analisis-kriteria-investasi/ astri   Beranda About Search. NPV positif menunjukkan proyek layak untuk dijalankan. makin kecil NPV yang diperoleh. TUGAS ANALISIS KRITERIA INVESTASI 04 Nov 2011 Tinggalkan Sebuah Komentar by lilissulastri in ekotek NPV (Net Present Value) NPV adalah selisih antara present value dari investasi dengan nilai sekarang dari penerimaanpenerimaan kas bersih di masa yang akan datang.

Apabila dengan suku bunga wajar tadi nilai investasi lebih besar. Pmt. Untuk menghitung PV bisa menggunakan fungsi pv() yang ada dimicrosoft excel.t = waktu/tahun ke t NPV sangat berguna saat aliran cashflow nya seragam namun tidak bisa digunakan jika alirannya tidak seragam. IRR adalah suatu tingkat discount rate yang menghasilkan NPV = 0 (nol). 3. maka di coba lagi dengan penghitungan suku bunga yang lebih tinggi demikian seterusnya sampai biaya investasi menjadi sama besar. kemudian di bandingkan dengan biaya investasi. Caranya. NPV dan IRR sudah terkenal sebagai dua metode untuk menilai usul investasi. nilai akan datang yang akan dihitung nilai sekarangnya. Yang sedikit belum terkenal keduanya sama-sama termasuk kelompok discounted cash flow penganut nilai . yaitu : 1. Nper. 4. besar angsuran yang dibayarkan. tingkat suku bunga pada periode tertentu bisa per bulan ataupun per tahun. Rate. 2. 5. IRR (Internal Rate of Return) Metode IRR ini digunakan untuk mencari tingkat bunga yang menyamakan nilai sekarang dari arus kas yang diharapkan di masa datang. Kelemahan yang lain adalah kita tidak tahu kapan modalnya balik (terjadi BEP). PV (Present Value) Nilai sekarang dari sebuah anuitas dan identik dengan nilai awal dari penanaman modal. Ada lima parameter yang ada dalam fungsi pv(). jika bernilai 0 pembayaran dilakukan diakhir periode. dengan mengeluarkan investasi awal. Anuitas dari sebuah present value sama dengan jumlah angsuran pada setiap interval. jumlah angsuran yang dilakukan. Fv. atau penerimaan kas. misalnya 10 %. jika bernilai 1 pembayaran dilakukan diawal periode. Type. Jika IRR > SOCC maka proyek dikatakan layak IRR = SOCC berarti proyek pada BEP IRR < SOCC dikatakan bahwa proyek tidak layak. dengan menghitung nilai sekarang dari arus kas suatu investasi dengan menggunakan suku bunga yang wajar. jika nilai investasi lebih kecil. Present Value digunakan untuk untuk mengetahui nilai investasi sekarang dari suatu nilai dimasa datang. maka harus di coba lagi dengan suku bunga yang lebih rendah sampai mendapatkan nilai investasi yang sama besar dengan nilai sekarang. Jumlah angsuran pada setiap interval dari sejumlah pinjaman tergantung pada besar kecilnya tingkat bunga dan jangka waktu yang digunakan.

Tetapi sebenarnya telah terbukti terkandung sebuah pengecualian.000.000. Untuk menentukan besarnya nilai IRR harus dihitung dulu NPV1 dan NPV2 dengan cara coba‐coba. Mengapa demikian? NPV konsisten.waktu dan proceeds selama total usia proyek.000.‐.000. 15.000. Pengecualian yang dimaksudkan tidak lain jika berkaitan dengan menilai salah satu dari dua atau lebih usul investasi bersifat mutually exclusive. Mesin baru mempunyai umur ekonomis selama 5 tahun dengan salvage value berdasarkan pengalaman pada akhir tahun kelima sebesar Rp. IRR akan memberikan keputusan yang sama.000. Andaikan berbasis NPV usul investasi layak diterima maka demikian pula IRR. Untuk mengganti mesin lama dibutuhkan dana investasi sebesar Rp 75. Hal tersebut. Untuk kondisi seperti begitu NPV.‐ dengan biaya modal 14 %.‐. Berdasarkan pengalaman pengusaha. cash in flows setiap tahun diperkirakan sebesar Rp 20. NPV IRR akan memberikan keputusan yang sama dalam menilai usul investasi. dan sebaliknya. IRR berasumsi dana bebas diinvestasikan kembali dengan tingkat rate of returnnya selama periode sisa usia. baik secara teknis maupun ekonomis. NPV pada umumnya dipandang unggul ketimbang IRR. dikarenakan perbedaan asumsi yang melekat terkait tingkat reinvestasi dana bebas. Sebaliknya NPV berpegang konsisten besarnya tingkat reinvestasi adalah tetap sebesar tingkat diskonto yang ditetapkan sebelumnya. NPV mempertimbangkan perbedaan skala investasi dari pernyataan secara absolute dalam rupiah tidak seperti IRR yang memiliki pernyataan berbentuk persentase sehingga skala investasi terabaikan. Contoh soal: Pimpinan perusahaan akan menggantimesin lama dengan mesin baru karena mesin lama tidak ekonomis lagi. Berdasarkan kesamaan demikian. dan 24% per tahun. IRR dapat bertolak belakang memberikan jawaban secara khusus sering terjadi pada susunan peringkat usul investasi. Apakah penggantian mesin ini layak untuk dilakukan apabila dilihat dari PV dan NPV? DF 14% . 18%. Dari percobaan tersebutmaka IRR berada antara nilai NPV positif dan NPV negative yaitu pada NPV = 0. Jika NPV1 bernilai positif maka discount factor kedua harus lebih besar dari SOCC. Dalam paragrap pertama dikemukakan NPV.

14)3 (1 + 0.14)5 P = 1.841.387. nilai NPV yang diperoleh < 0.500 P = -5.000 P = – 14.452.000.754. 2011 by amilakhairina Standard Net Present Value .000 (P/A.000 = 1.489.284 + 10.790.000.499.000.000. + 20. Internal Rate of Return.wordpress..000 + 20.616 P = 60.000.000 + ….000 + ….24)5 (1 + 0.24)3 (1 + 0.com/2011/11/04/tugas-analisis-kriteria-investasi/ ANALISIS KRITERIA INVESTASI (Net Present Value.556.975.605 + 10.822. Present Value. 5) + 15.000 (1 +0.000 (1 +0. 452.24)5 P = 16.n) + F (P/F. 5) P = -75.P = 20.14)5 (1 + 0.24)2 (1 + 0.000 + 15.000 + 20.116.000.000 + 6.000 + 20.000 + 20.007.000 + 20.. Social Oppurtunity Cost Of Capital) Posted on November 3. 18%.024.000.000 +62. gagasan usaha (proyek) akan mengalami kerugian bagi perusahaan sehingga tidak layak dijalankan. dapat disimpulkan bahwa pada diskon 14 % nilai NPV > 0.146 DF 18% P = P + A (P/A.698 Berdasarkan perhitungan di atas.544.154 + 5.500 DF 24% P = 20.302 – 75.14) (1 + 0.000 + 15. + 20.i.000.146 – 75.000. maka investasi pada suku bunga 14% layak dijalankan dan dapat memberikan manfaat bagi perusahaan. Selain itu. 18%.000.471 + 6.373 + 7.24) (1 + 0.430 + 11.000. maka proyek ini tidak layak untuk dijalankan dan akan mengakibatkan kerugian bagi perusahaan.000.899.529 P = 76.459. http://lilissulastri.032 + 13.000.350 + 13.3859 + 15. Pada diskon 18% dan 24 %. dapat disimpulkan juga bahwa semakin besar diskon faktor yang dikenakan.389. n) P = -75.000.000.14)2 (1 + 0.745 + 8.129.000. i.000 (P/F.

Net Present Value atau biasa dikenal dengan NPV merupakan selisih antara pengeluaran dan pemasukan yang telah didiskon dengan menggunakan sosial opportunity cost of capital sebagai diskon faktor. jika bernilai 1 pembayaran dilakukan diawal periode. Pmt. . Selain itu untuk menghitung NPV juga diperlukan data tentang perkiraan biaya investasi. besar angsuran yang dibayarkan. Nper. sedangkan NPV nilai-nilai bisa bervariasi. jumlah angsuran yang dilakukan. biaya operasi. Dengan demikian IRR merupakan suatu interst rate yang membuat nilai NPV sama dengan nol. atau dengan kata lain merupakan arus kas yang diperkirakan pada masa yang akan datang yang didiskonkan pada saat ini. 3. Perbedaan yang mendasar antara fungsi NPV dan PV bisa terlihat dari nilai-nilai yang digunakan. Untuk menghitung PV bisa menggunakan fungsi pv() yang ada dimicrosoft excel. Terdapat lima parameter yang ada dalam fungsi pv(). Rate. nilai akan datang yang akan dihitung nilai sekarangnya. Fv. tingkat suku bunga pada periode tertentu bisa per bulan ataupun per tahun. PV mengharuskan semua nilai sama. 5. jika bernilai 0 pembayaran dilakukan diakhir periode. Internal Rate of Return Internal rate of return (IRR) atau sering juga disebut secara singkat sebagai rate of return merupakan suatu indeks keuntungan (profitability index) yang telah dipergunakan secara luas dalam analisis investasi proyek industri. yaitu : 1. 2. dan pemeliharaan serta perkiraan manfaat / benefit dari proyek yang direncanakan. Present Value Berbeda halnya dengan NPV. Type. Kriteria NPV : NPV > 0 (nol) → usaha/proyek layak (feasible) untuk dilaksanakan NPV < 0 (nol) → usaha/proyek tidak layak (feasible) untuk dilaksanakan NPV = 0 (nol) → usaha/proyek berada dalam keadaan BEP dimana TR=TC dalam bentuk present value. Present Value atau biasa disingkat PV digunakan untuk untuk mengetahui nilai investasi sekarang dari suatu nilai dimasa datang. Selain itu PV juga bisa digunakan pada awal atau akhir periode dari suatu aliran kas. tingkat bunga yang relevan juga perlu ditentukan untuk menghitung nilai sekarang. IRR juga dapat didefinisikan sebagai suatu interest rate yang membuat nilai sekarang dari aliran kas proyek industri menuju nol. Dengan kata lain NPV merupakan selisih antara present value dari investasi dengan nilai sekarang dari penerimaan-penerimaan kas bersih di masa yang akan datang. 4.

24) (1 + 0.975.000 + 15.024.556. 5) + 15.000. Apakah penggantian mesin ini layak untuk dilakukan apabila dilihat dari PV dan NPV? Jawaban: DF 18% P = P + A (P/A.000 + 20. i.000. bisa dilihat pada contoh soal dibawah : Pimpinan perusahaan akan mengganti mesin lama dengan mesin baru karena mesin lama tidak ekonomis lagi.146 – 75. apabila tetap dijalankan maka akan mengakibatkan kerugian.605 + 10. 452.529 P = 76.698 Kesimpulan : semakin besar diskon faktor yang dikenakan.000. Mesin baru mempunyai umur ekonomis selama 5 tahun dengan salvage value berdasarkan pengalaman pada akhir tahun kelima sebesar Rp.000.284 + 10.000 + ….754.000 (P/A.000 + 6.000.350 + 13.000 = 1.489.000 + 20.302 – 75.000.24)2 (1 + 0. 18%.‐ dengan biaya modal 18% per tahun.000.n) + F (P/F.000 + 20.000 + ….000.000.20.000.499.000.i.007.841. + 20.146 DF 24% P = 20. Berdasarkan pengalaman pengusaha.373 + 7.000.Social Oppurtunity Cost Of Capital SOCC (Social Oppurtunity Cost Of Capital) ini sangat berhubungan dengan IRR..500 DF 14% P = 20.15. 18%.387. baik secara teknis maupun ekonomis. Untuk mengganti mesin lama dibutuhkan dana investasi sebesar Rp 75.616 P = 60.24)5 (1 + 0.000 (P/F.544.000.000 + 20. 5) P = -75. cash in flows setiap tahun diperkirakan sebesar Rp.154 + 5.‐.000.500 P = -5.459.430 + 11.24)3 (1 + 0. gagasan usaha (proyek) tidak layak diusahakan.000.129.389.000 (1 +0.000 +62.000 (1 +0.000.000.14)5 (1 + 0.14)3 (1 + 0.000. n) P = -75.745 + 8.000 P = – 14.000.000.wordpress.000 + 15.790. http://amilakhairina.3859 + 15.24)5 P = 16.032 + 13. hubungannya yakni sebagai berikut :    IRR > SOCC maka proyek dikatakan layak IRR = SOCC berarti proyek pada BEP IRR < SOCC dikatakan bahwa proyek tidak layak.14)2 (1 + 0.116.14) (1 + 0.‐.452. + 20.com/2011/11/03/analisis-kriteria-investasi-net-present-valuepresent-value-internal-rate-of-return-social-oppurtunity-cost-of-capital/ .000.471 + 6.822.000.899. Untuk lebih memahami hal-hal diatas..14)5 P = 1.000 + 20.

sosial dan budaya. Pengelompokkan aspek-aspek yang perlu dipertimbangkan dalam studi kelayakan sebuah proyek dari ketiga literatur tersebut. Tergantung pada besar kecilnya dana yang tertanam dalam investasi tersebut. maka terkadang juga ditambah studi tentang dampak sosial. ekonomi. 2000). ekonomi negara. Ichsan. Aspek teknis. tetapi cara pengelompokkan yang lain akan sangat berguna juga untuk didiskusikan (Ripman. Aspek Pasar dan Pemasaran. keuangan. pada dasarnya memiliki kesamaan tujuan yaitu memberikan penilaian kelayakan/ ketidaklayakan dari sebuah proyek/ usaha dari berbagai aspek. Beberapa pengelompokan aspekaspek tersebut dari tiga literatur yang berbeda disajikan di bawah ini : 1. hukum. 2000). sosial. teknis.Aspek-aspek Studi Kelayakan 8 11 2011 3 Votes Sampai awal Tahun 2006 masih belum ada kesepakatan tentang aspek apa saja yang harus dikaji dalam sebuah studi kelayakan proyek. M. Namun dari beberapa liter atur terdapat beberapa kesamaan. Dalam buku ini kita akan mendiskusikan lebih lanjut aspek-aspek yang perlu diperhatikan dalam studi kelayakan usaha/ bisnis peternakan yang difokuskan untuk analisis finansial.. 2. Manajerial. Lingkungan.. Teknis. Umumnya penelitian akan mengkaji aspek pasar dan pemasaran. finansial. Aspek politik. (Suad Husnan dan Suwarsono. serta aspek produksi. dan Legalitas. (Moch. Perbedaan pengelompokan aspek-aspek yang harus dikaji disebabkan oleh apakah sebuah proyek/ usaha dinilai layak/ tidak layaknya dengan analisis ekonomi atau analisis finansial. 3. institusional-organisasional-manajerial. Karena itu perbedaan tersebut bukan suatu hal yang perlu diperdebatkan. komersil. dengan . dkk. pasar dan pemasaran. 1986). dan ekonomi. 1964 dalam Gitinger. Keuangan.

Berdasarkan uraian tersebut. Sebuah usaha peternakan setidaknya harus mempertimbangkan enam aspek untuk setiap tahap (stage) dalam perencanaan proyek dan siklus pelaksanaannya. 4. Kemana produk akan dijual ? 2. 6. Aspek pasar dan pemasaran dari sudut pandang output setidaknya mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan di bawah ini : 1. 8. atau diperlukan suatu proyek pemasaran yang terpisah dari proyek pengolahan atau distribusi (Austin. Mungkin harus dimasukkan juga persyaratan untuk pengolahan dalam proyek. Jika harga menunjukkan indikasi akan terpengaruh.mengadopsi beberapa aspek dari literatur tersebut beserta pengertian dan penjelasannya. 5. analisis pasar untuk hasil proyek adalah sangat penting untuk meyakinkan bahwa terdapat suatu permintaan efektif pada tingkat harga yang menguntungkan. 1981). Keenam aspek tersebut dalam buku ini akan dibahas secara terperinci dalam bab-bab selanjutnya. Dari sudut pandang output. maka dalam aspek pasar dan pemasaran terdapat dua sudut pandang yaitu sudut pandang output dan sudut pandang input. Apakah pasar cukup luas untuk dapat menampung produksi baru tanpa mempengaruhi harga ? 3. lalu berapa besarnya? Apakah proyek masih dapat terus berjalan pada tingkat harga yang baru? Berapa besar porsi (share) keseluruhan pasar yang akan dikuasai proyek? Apakah tersedia fasilitas-fasilitas yang cocok untuk menangani produk baru tersebut ? 7. Apakah produk yang dihasilkan proyek dimaksudkan untuk konsumsi domestik atau ekspor ? . Keenam aspek tersebut adalah :       Aspek Pasar dan Pemasaran Aspek Zooteknis dan Produksi Aspek Ekonomi dan Keuangan Aspek Institusional-organisasional-manajerial Aspek Lingkungan Aspek Legalitas Aspek Pasar dan Pemasaran Aspek pasar dan pemasaran atau oleh Gitinger diistilahkan sebagai aspek komersil merupakan rencana pemasaran output yang dihasilkan oleh proyek dan rencana penyediaan input yang dibutuhkan untuk kelangsungan dan pelaksanaan proyek.

Apakah proyek menghasilkan kualifikasi atau kualitas yang diminta oleh pasar? 10. info persaingan. Tujuan khusus : o o mengetahui tempat dan luas daerah pemasaran mengetahui kapasitas produksi yang direncanakan .wordpress. kualitas dan strategi pemasaran pesaing 4. Perkiraan permintaan yang akan datang dari product ybs. nilai konsumsi product ybs dan identifikasi konsumen) 3.9. Analisis penawaran dulu dan sekarang (impor. Analisis pasar kuantitatif: menghitung besarnya perkiraan penjualan 1 tahun mendatang. harga. Analisis permintaan dulu dan sekarang (jumlah. penawaran. memisahkan dan membuat deskripsi pasar. posisi perusahaan dalam persaingan dan program pemasaran perusahaan) 1. dan persyaratan khusus yang bagaimana yang diperlukan dalam proyek untuk membiaya pemasaran? http://adifirman. Analisis pasar meliputi: 1. bagaimana pertumbuhan permintaannya dan berapa besar yang dapat dipenuhi oleh konsumen perusahaan. Tujuan analisis pasar: mengetahui seberapa luas pasar product yang bersangkutan. Rencana finansial apa yang diperlukan untuk memasarkan output. Perkiraan pangsa pasar (mempertimbangkan tingkat permintaan.com/tag/aspek-pasar-dan-pemasaran/ Pengertian pasar (market demand) suatu produk menurut Kotler: jumlah keseluruhan yang akan dibeli oleh sekelompok konsumen tertentu dalam suatu daerah tertentu dalam waktu tertentu dalam lingkungan pemasaran tertentu dan dalam suatu program pemasaran tertentu. Menentukan tujuan studi : adalah mengukur dan memperkirakan permintaan untuk menilai ketepatan waktu dan harga dari proyek dalam memproduksi product. 5. Analisis pasar kualitatif: mengidentifikasi. produk lokal). saluran distribusi dan praktek perdagangan setempat) 2. Deskripsi pasar (luas pasar.

pola pertumbuhan pasar. Studi pasar formal (meliputi deskripsi metode dan tugas yang akan dilakukan untuk mendapatkan informasi yang dimaksudkan.o o o o o mengetahui modal yang ditawarkan dan jenis industri mengetahui tingkat harapan jumlah penjualan mengetahui tingkat harga mengetahui saluran distribusi mengetahui pembeli/konsumen produk yang direncanakan. Studi pasar informal (wawancara dengan pihak-pihak yang berhubungan langsung dengan produk yang ada di pasar) 3. (meliputi konsumen. 2. meliputi rencana penelitian yang menyeluruh meliputi skedul kerja. Tujuannya :. waktu yang dibutuhkan dan biaya yang dibutuhkan untuk melaksanakan studi/penelitian). industri. produk baru atau produk yang sudah ada . Karakteristik permintaan saat ini (meliputi luas pasar. perantara dan pemerintah. pangsa pasar. saluran pemasaran dan karakteristik lainnya). Klasifikasi pasar ditinjau dari sifat produk: durable dan nondurable. Pasar meliputi seluruh individu dan organisasi yangs evcara riil atau potensial merupakan konsumen suatu produk. o o o o o o o mendefinisikan daerah pasar produk mendapatkan data sekunder membuat rencana survey tes lapangan dari daftar pertanyaan yang telah dibuat mengadakan survey pasar memproses data laporan akhir 4.

Harus memperhatikan kondisi persaingan. investasi bisnis. inflasi. kelompok konsumen dalam periode tertentu merupakan usaha mendefinisikan pasar dan luasnya (segmentasi pasar) sehingga bauran pemasaran berbeda 2.Pengukuran pasar merupakan usaha memperkirakan permintaan produk secara kuantitatif meliputi : 1. ekspor. pengeluaran dan tabungan masyarakat. Menggunakan data produk pengganti . Pangsa pasar dan pola pertumbuhan. Menggunakan data ekspor impor produk PE = P+ (I-E) + D C PE = permintaan efektif P = produksi dalam negeri masa ybs I/E = Impor/ekspor DC = perubahan cadangan produk (selisih persediaan awal dan akhir) 2. Mencakup kebutuhan dan permintaan industri yang riil yang dipenuhi dan prospeknya di masa yang akan datang. Analisis Ekonomi makro/global : kependudukan. belanja pemerintah. Data permintaan barang sejenis di luar negeri 3. - Perkiraan permintaan yang akan datang (teknik peramalan kualitatif dan kuantitatif) Merencanakan strategi pemasaran (4P) Menilai kelayakan pasar (ada tidaknya permintaan produk). Permintaan pasar mencakup daerah geografis. harga yang terjadi dan pola pertumbuhan pasar. kebijakan pemerintah. Analisis industri (permintaan seluruh perusahaan yang menghasilkan produk sejenis dengan produk proyek). pengangguran. Cara mengukur dan meramalkan permintaan : 1. tingkat bunga. Prosedur pengukuran dan peramalan A. B.

Metode analisis catatan perilaku pembelian 3. Metode tes pasar: meramalkan dan mendapatkan reaksi pembeli atas produk 2. Contoh: permintaan untuk makanan ringan rendah kalori = Jumlah penduduk X pendapatan perkapita X Rata-rata % pendapatan yang dibelanjakan X rata-rata % pengeluaran dibelanjakan untuk makanan ringan X % pengeluaran makanan ringan yang dibelanjakan untuk makanan ringan rendah kalori. Analisis pengukuran dan peramalan proyek. Metode: Rasio Rantai (Chain Ratio Method): mengalikan angka dasar dengan beberapa prosentase penyesuaian. Menggunakan data kapasitas produk lanjutan A. Meramal Permintaan Teknik peramalan didasarkan pada segala sesuatu yang masyarakat lakukan 1. Metode runtut waktu Teknik Peramalan Analisis Kuantitatif dan Kualitatif Analisis Kualitatif terdiri dari Judgement forecast dan Survey  Survey pembeli (survey of Buyers intentions): Kecenderungan pembeli menghadapi keadaan tertentu Untuk barang konsumen akhir:   Skala kemungkinan pembeli (purchase probability scale) Kondisi keuangan dan perekonomian calon pembeli . Pengawasan peramalan. Mengukur Permintaan sekarang  Pasar potensial yaitu jumlah penjualan maksimal (unit/rp) yang bisa dicapai oleh seluruh perusahaan dalam industri yang bersangkutan selama suatu waktu dan tingkat usaha pemasaran dan keadaan lingkungan tertentu. meliputi analisis penjualan masa lalu dengan melihat posisi perusahaan dalam persaingan B.  Pangsa Pasar yaitu bagian nyata penjualan perusahaan dalam industri yang bersangkutan di dalam pasar.4.

mempelajari reaksi konsumen dan dealer dalam menangani. kegunaan. wawancara terhadap konsumen tentang kesadaran terhadap produk.  Tes pasar produk industri dilakukan di lab untuk mengukur penampilan.) pameran dagang Analisis Kuantitatif/statistik Analisis Kuantitatif : data masa lalu diasumsikan berulang kembali di masa yang akan datang meliputi : . desain dan biaya operasi. memberi uang kepada konsumen untuk belanja di toko yang ada produk produsen) Controlled test Marketing (minimarket testing). menggunakan dan membeli kembali produk secara nyata dan melihat luas permintaan   Tes pasar produk konsumen     percobaan percobaan 1 adopsi frekuensi pembelian Metodenya :  sales wave research selama beberapa kali) (konsumen diberi produk percobaan cuma-cuma  simulated store technique.   product use test (memilih konsumen potensial untuk mencoba produk ybs. Tingkat ketidaksenangan dan kesenangan terhadap produk Untuk barang industri : fokus pada peralatan dan bahan baku dan kepabrikan lainnya  Peramalan berdasarkan pendapat tenaga pemasaran (composite of sales force opinion) Pendapat para ahli (expert opinion) Tes pasar (market test). kecocokan.

menggunakan data historis. variasi siklis. trend: kecenderungan prestasi masa lalu naik/turun yang menunjukkan aktifitas ekonomi dalam dinamika perekonomian dan merupakan keadaan jangka panjang dalam ukuran waktu menurut fenomena ekonomi.000 Tahun berikutnya diramalkan naik 5% Inflasi tahun 2002 diperkirakan 10% Index bulan Desember 1. unpredicable (bencana.30.Ft-1) . Menghitung bulanan hasil 2) dibagi 12 = ? 4. 3. 1. hitung penjualan bulan Desember 2001 Jawab 1. peramalan sederhana b. Contoh: diketahui :     Perusahaan asuransi tahun 2001 menjual polis 12. dirumuskan: Qt-1 = a St + (1-a)Qt atau Ft = Ft-1 + a(At-1 . Variasi siklis/gerakan perubahan penjualan dipengaruhi oleh kegiatan ekonomi yang secara luas bersifat periodik 4. Statistik. menggunakan empat komponen.a. lalu komponen tersebut digabungkan kembali untuk menghasilkan peramalan penjualan. kerusuhan dsb) Analisis runtut waktu terdiri dari dekomposisi rencana penjualan murni ke dalam empat komponen tersebut. Analisis runtut waktu (time series analysis). variasi musim dan variasi tidak beraturan 2. Variasi musim.30 Teknik exponential smoothing. Menghitung bulan Desember dengan mengalikan hasil 3) dengan 1.000 X 5% = ? 2. Hasil 1) dikurangi 10% x hasil 1) atau hasil 1) dikalikan 90% = ? 3. Penjualan tahun berikutnya = 12. trend. Komponen tidak beraturan. diantaranya: runtut waktu dan regresi-korelasi. pola perubahan tertentu yang bersifat periodik dalam satu tahun 5.

�. Strategi pesaing .Contoh : pada bulan Januari 2001. Variabel tak bebas (Y) merupakan fungsi dari variabel bebas (X1. asumsi variabel lain tetap.X2. 1. manajer memperkirakan perminatan bulan Februari 2001 adalah 142. analisis regresi korelasi sederhana. X2. Analisis Regresi-korelasi : suatu perhitungan statistik yang dibuat untuk menemukan faktor-faktor penting yang mempengaruhi suatu yang diramal dan besarnya pengaruh tersebut. Y = f(X1. penduduk dan promosi.�. menekankan pada kesamaan konsumen.Xn) 1. Analisis Pesaing 1. Misalnya faktor-faktor yang mempengaruhi penjualan: harga. pendapatan. Xn) Y= a+ b1X1+b2X2 +�BkXk A = konstanta b1 = konstanta yang mengukur besarnya perubahan Y akibat terjadinya perubahan nilai 1 unit X1. Hitung perkiraan permintaan bulan Maret 2001 ? 1. Identitas Pesaing o Perusahaan lain memasarkan produk yang sama untuk konsumen dan harga yang sama Perusahaan lain memasarkan pada kelompok produk yang sama Persaingan sesama perusahaan yang menawarkan servis yang sama Persaingan sesama perusahaan yang memproduksi produk konsumen o o o Persaingan atas dasar konsep industri (sebuah kelompok perusahaan yang menawarkan suatu produk atau kelompok produk yang bisa saling menggantikan satu sama lain) ditekankan pada aspek elastisitas permintaan Persaingan atas dasar konsep pasar. variabel bebas lebih dari 1. Permintaan bulan aktual bulan Februari 2001 adalah 153. Analisis Regresi linier berganda. memiliki satu variabel bebas Y = a+bX 2.

Pola reaksi pesaing Teknik dan Usaha Memasarkan Barang/Jasa dari Proyek Marketiing Mix (bauran pemasaran) : kesatuan usaha memasarkan produk yang perusahaan gunakan untuk mencapai tujuan pemasaran di dalam mencapai target pasar. kredit Mengidentifikasi dan memilih dan menghubungkan berbagai perantara dan fasilitator pemasaran Advertising. sales promotion. pembungkusan. Produk yang baik adalah bila diikuti pelayanan yang menyertai produk tersebut (jaminan.2. cara pembayaran. penampilan dan pembungkusan 3. Empat dimensi menyusun strategi produk . berdasarkan kualitas. pelayanan. merek. Tujuan pesaing 3. dipasarkan melalui cara-cara yang sama dan memiliki harga yang kurang lebih sama. Inti produk. perawatan dan pengangkutan gratis). Produk yang ditawarkan kepada konsumen dapat dilihat dalam tiga tahap : 1. merupakan pelayanan yang penting bagi pembeli 2. Produk yang berujud. Kekuatan dan kelemahan pesaing 4. Kebijakan Produk Bauran produk adalah kesatuan kelompok produk dan jenisnya yang ditawarkan penjual kepada pembeli Kelompok produk (product line) adalah sekelompok produk yang sama atau hampir sama karena dijual pada kelompok konsumen yang sama. personal publising (PR) selling. pemasangan. Marketing Mix Produk Price/harga Place/saluran distribusi Promosi Program Pemasaran Kualitas produk. label Potongan. pemberian merek.

Penemuan skedul permintaan yang menunjukkan jumlah yang bisa dibeli setiap periode pada setiap pilihan harga. going rate pricing (penentuan harga berdasarkan harga pesaing). Penelitian harga pesaing sebagai dasar penentuan harga. Kebijakan saluran distribusi Merchant middleman (penjual perantara): perantara yang membeli produk produsen. koordinasi dengan elemen bauran pemasaran lainnya. Dilihat dari lebarnya. tenaga pemasaran. Memilih harga akhir dengan memasukkan unsur psikologi dalam penentuan harga. Dilihat dari kedalaman. 3.1. Fasilitator: memfasilitasi perdagangan namun tidak memiliki. Dilihat dari panjangnya. pemasok dan pemerintah. seberapa jauh hubungan berbagai kelompok produk terhadap pemakai akhir. memiliki. Hal-hal yang dilakukan dalam perencanaan saluran distribusi : . Penentuan tujuan perusahaan 2. penentuan harga target kembali. Dilihat dari konsistensi. mencocokkan dengan kebijakan penentuan harga perusahaan dan dapat diterima oleh para distributor. misalnya metode markup. Memilih metode penentuan harga. dan menjual kembali. jumlah jenis dalam bauran produk 3. pesaing. kebutuhan produksi dan saluran distribusi. tidak mengadakan tawar menawar maupun membeli produk yang diperjualbelikan. Kebijakan Harga Enam tahap penentuan harga pertama kali : 1. mengadakan tawar menawar atas nama produsen tetapi tidak memiliki produk yang diperjualbelikan. perceived value pricing yaitu atas dasar persepsi pembeli terhadap produk dan sealed pricing bid pricing yaitu penentuan harga untuk keperluan lelang sehingga perusahaan cenderung menentukan harga yang lebih rendah dibandingkan dengan pesaing dengan maksud memenangkan tender 6. 5. berapa banyak kelompok produk yang akan diproduksi 2. Agent Middleman (perantara agen) : melakukan pencarian konsumen. Memperkirakan perbedaan biaya setiap tingkat keluaran (output) 4. jumlah variasi setiap produk yang ditawarkan 4.

perencana promosi mendefinisikan tujuan tertentu dan menentukan tugas-tugas yang harus dijalankan sebelum menentukan anggaran promosi. 3. Identifikasi target audience yang ingin dicapai dan sifat-sfatnya termasuk image yang ingin diciptakan terhadap produk. Faktorfakotr yang mempengaruhi bauran promosi adalah o jenis pasar produk . Memperkirakan anggaran promosi o the affordable method : cara menentukan anggaran promosi atas dasar kemampuan perusahaan menurut pendapat para perencana promosi the percentage of sales method. Kebijakan Promosi Prinsip utama promosi adalah mengadakan komunikasi kepada audience. Mengalokasikan anggaran kepada tiap-tiap alat promosi (bauran promosi). struktur. Menentukan hak dan tanggung jawab penyalur. 4. Mengidentifikasi pilihan saluran distribusi yang penting yang meliputi jenis dan jumlah penyaluran. o o o 6. Merencanakan pesan yang ingin disampaikan (isi.1. format dan sumber) 4. intensif atau distribusi selektif. menentukan anggaran promosi atas dasar biaya promosi pesaing the objective and task method. yaitu jumlah unit produk yang diterima konsumen setiap pengiriman (lot size) 2. Mendefinisikan tujuan mengadakan komunikasi 3. 2. Memilih sistem saluran distribusi adalah menentukan tujuan dan batasan saluran distribusi. Tahap merencanakan dan membuat program promosi : 1. Memilih saluran komunikasi 5. untuk menentukan anggaran promosi dengan cara menentukan prosentase tertentu atas penjualan competitive parity method. Menentukan pelayanan yang diharapkan dari para anggota saluran distribusi.

dibawah ini akan dijelaskan secara ringkas aspek FUNGSI PEMASARAN . perusahaan dan memegang peran yang sangat menentukan maka pemasaran dianggap mempunyai dimensi pertama (dimensi utama). para manajemen atau para pemilik organisasi proyek harus mempertimbangkan betul berbagai aspek proyek guna dipersiapkan manakala nantinya proyek diterima dan aktivitas reguler harus dikerjakan.ut. pemasaran merupakan pos terdepan bagi setiap perusahaa Tanpa adanya aktivitas pemasaaan maka tidak akan tercipta sumber penghasilan.htm ASPEK PASAR DAN PEMASARAN ASPEK PEMASARAN PASAR didefinisikan sebagai tempat bertemunya penjual pembeli atau tempat terjadinya transaksi jual dan beli Sedang.ac. http://www. tepat waktu dan efektifitas biaya. Mengikuti perkembangan pasar 8. aktivitas regulernya sedang dipelajari atau dianalisis. aktivitas sudah berjalan. PEMASARAN didefinisikan sebagai suatu proses terjadi. Ujung tombak pada sebuah tombak menempati posisi terdepan dan analoginya pada perusahaan. Bagi pemilik atau manajemen organisasi proyek adalah bahwa pada perusahaan. kerugian tatkala sudah dikeluarkan. FUNGSI PEMASARAN Para manajemen perusahaan atau para manajemen atau pemilik organisasi proyek harus memperhatikan berbagai FUNGSI PEMASARAN. Jika kita menggunakan kata pemasaran berarti kata tesebut sudah mengandung kata pasar.o o o strategi mendorong dan menarik kesiapan pembeli daur usia produk 7. Jika sumber penghasilan tidak tercipta sedang biaya dan beban sudah terjadi maka perusahaan berarti menderita kerugian.id/html/suplemen/ekma4311/topik5. Sedangkan beban sudah dapat diakui sebagai . Para pemilik proyek bisnis harus memperhatikan berbagai aspek yang terkait dengan pemasaran. Sedangkan pada organisasi proyek .transaksi jual dan beli.MEMBELI . Semua komunikasi harus dikelola dan dikoordinasikan secara konsisten. Didalam konsep akuntansi laba akan diakui manakala transaksi penjualan telah dilakukan. Karena pemasaran merupakan ujung tombak. Dari definisi singkat ini dapat disimpulkan bahwa pasar bersifat STATIS Sedangkan pemasaran bersifat DINAMIS. Pemasaran seringkali disebut sebagai ujung tombak perusahaan. Oleh karena itu.

Didalam organisasi proyek.STANDARNISASI .MENANGGUNG RESIKO .HUBUNGAN (RELASI) . Setiap variabel merupakan fokus sentral pemerhatian perusahaan didalam mendekati konsumen agar konsumen bersedia membeli produk perusahaan. dipersiapkan sedini mungkin.HARGA . Kemudian konsep BAURAN PEMASARAN ini dikembangkan lebih lanjut oleh James Culliton.TRONSPORTASI . Konsep BAURAN PEMASARAN awalnya terdiri dari 12 (dua belas) unsur yang kemudian dikondensasikan menjadi 4 (empat) unsur. Meskipun .TEMPAT .TINGKATAN PRODUK ..PROMOSI . Meskipun konsep BAURAN PEMASARAN yang umum diketahui adalah 4 (empat) unsur yang meliputi produk. Variabel yang menjadi unsur BAURAN PEMASARAN setiap saat akan selalu mengalami perubahan dan setiap perubahan harus dipelajari dan dianalisis.KEKUASAAN (POWER) ANALISIS PEMASARAN Didalam organisasi proyek.PEMBEBANAN . harga. Biasanya proyek yang akan didirikan oleh pemillk.PENYIMPANAN .INFORMASI PASAR BAURAN PEMASARAN Konsep BAURAN PEMASARAN dikembangkan oleh Neil Borden. Konsep BAURAN PEMASARAN merupakan konsep yang harus dipakai oleh perusahaan didalam memasarkan barangnya agar memperoleh keuntungan yang maksimal. BAURAN PEMASARAN harus diperhatikan agar nantinya manakala melangkah atau sampai pada operasionalisasi pemasaran produk tidak akan mendapat hambatan yang cukup berarti yang nantinya akan merugikan perusahaan.HARGA . Oleh karena itu berbagai aspek yang berhubungan dengan pemasaran harus dianalisis. pemillknya atau yang terilbat dengan proyek telah merapunyai pengalaman yang matang. .PRODUK . Setelah itu berkembang menjadi 5 (lima) unsur yang kernudian disusuI lagi menjadi 6 (enam) unsur.MENJUAL . dimana aktivitas regulernya belum berjalan maka kebijakan tentang pemasaran harus diperhatikan. tempat dan promosi akan tetapi konsep BAURAN PEMASARAN !ni tidak mutlak harus 4 (empat) unsur sebab konsep BAURAN PEMASARAN dapat dikembangkan lag! kepada unsur yang lebih banyak.

pengembangan produk clan rancang produk. Kepribadian disini seperti gaya hidup seorang pemimpin atau pengikut. seorang Yang bersikap sangat radikal. menguji bagaimana produk dapat alokasikan atau dirancang atau apakah produk baru perlu dipasarkan dan juga perfu adanya usaha terus berlanjut untuk memperkenalkan dampak negatif perusehaan setelah menemukan karakteristik produk dan karakteristik konsumen. kaku dan lain sebagainya. SEGMEN BENEFIT. Analisis pemasaran merupakan alat yang memberikan kemampuan bagi manajemen untuk mengembangkan dan memilih strategi yang tepat untuk menyaring produk. lokasi daerah pemasaran. keinginan dan kemampuan konsumen. keinginan dan spesifikasi konsumen. Variabel utama segmen ini adalah derajat kesukaan konsumen atas produk yang dipasarkan. pendapatan ekonomi dan lain sebagainya. pendapatan konsumen clan karakteristik pengeluaran uang konsumen. ukuran keluarga. SEGMEN GEOGRAFIS. Oleh karena itu. (2) aspek kesempatan pasar. (3) aspek segmentasi pasar dan (4) aspek potensi pasar. 3. Analisis pemasaran sangat terkait sekali dengan aktivitas kehidupan konsumen yang begitu banyak clan luas. Suatu segmen yang didasarkan atas berbagai manfaat Yang akan diperoleh oleh para konsumen didalam mengkonsumsi produk jarang dibeli. SEGMEN DEMOGRAFIS. 4. MACAM-MACAM SEGMENTASI Segmentasi pasar dapat dibedakan atau dikelompokkan kedalam : 1. keras kepala. Suatu segmen atas dasar karakteristik kependudukan seperti umur. Analisis pemasaran harus menekankan kepada berbagau aktivitas yang diarahkan kepada studi yang sistematis terhadap sifat (1) kebutuhan dan keinginan konsumen. menempatkan produk pada posisi pemasaran yang tepat.demiklan anallsis pemasaran sangat diperlukan sehingga kebijakan pemasaran yang akarn diputuMn nantinya dapat diterapkan didalam aktivitas reguler perusahaan. Bidang perencanaan yang relevan dengan Pemasaran . Analisis pemasaran membantu memperkecil derajat ketidak pastian yang akan dihadapi oleh perusahaan dalam menguasai pemasaran. Adapun tujuan analisis pemasaran adalah mengenai kebutuhan dan keinginan konsumen. Bidang perencanaan yang relevan dengan pemasaran adalah distribusi pisik. Lokasi konsumen meliputi lokasi geografis. 2. gaya pola / gaya hidup. (2) karakteristik produk (untuk melihat sejauh mana suatu produk telah sesuai dengan kebutuhan. lokasi kota clan desa dan lain sebagainya. analisis pemasaran akan ditujukan kepada berbagai aspek seperti (1) aspek kecenderungan pasar. jenis kelamin. memelihara produk dan manakala diperlukan melenyapkan atau menarik produk dari pasar. Bidang perencanaan yang relevan dengan pemasaran adalah iklan. Bidang perencanaan yang relevan dengan pemasaran adalah memilih media periklanan dan iokasi toko eceran. Suatu segmen yang didasarkan atas lokasi konsumen atau daerah penjualan. kemampuan daya beli konsumen. SEGMEN PSIKOGRAFIS. Suatu segmen yang didasarkan atas gaya hidup kepribadian. seorang yang mempunyai sikap introvert atau ekstrovert. (3) struktur pasar persaingan (4) karakteristik konsumen dan 5) laju perubahan yang melekat pada perubahan produk dan perubahan kebutuhan. Analisis pemasaran mengestimasikan potensi pasar dengan cara memaksimalkan potensi permintaan berdasarkan jumlah konsumen sasaran.

targeting dan positioning: Segmentasi Penerapan segmentasi mempunyai syarat measurability. SEGMEN RUANG PRODUK. dan tempat. Konsumen yang mempunyai kesukaan yang sama atau persepsi yang sama atas suatu produk dijadikan satu kelompok kemudian diikat atau digabung menurut den. 5.Demografis . Bidang perencanaan yang relevan dengan pemasaran adalah strategi promosi dan alokasi sumber ekonomi untuk setiap variabel bauran pemasaran.com/2012/10/aspek-pemasaran-pasar-didefinisikan.Geografis . SEGMEN FAKTOR PASAR. Variabei utamanya adaiah kesamaan kesukaan dan persepsi atas suatu produk.html Aspek Pasar dan Pemasaran Dalam aspek ini beberapa hal yang diperhatikan adalah: .Tren perkembangan permintaan produk Dalam pemasaran dikenal segmenting. reseller) . Membagi pasar kedalam segmen menurut kesamaan atribut clan karakteristik produk yang dirasakan oleh konsumen. pengepakan. pengembangan produk clan menempatkan produk pada posisi tertentu di suatu tingkatan pemasaran. tempat dan juga iklan. kuaiitas. pengembangan produk dan menempatkan produk pada posisi tertentu tingkatan pemasaran.ografts.Pasar dan jenis (pasar konsumen. accessability. substantiability dan dibagi berdasarkan: .adalah Man. 6.Sosiologis .blogspot. Pembagian pasar kedalam keiompok yang terpengaruh oleh bauran pemasaran seperti harga. promosi. industri. promosi. Variabel utamanya adalah harga.Analisis penawaran dan permintaan produk . Bidang perecanaan yang relevan dengan pemasaran adalah iklan. http://webmantab.

kjpptrisanti.com/index. diferensiasi personil. dan sasaran dan sumber daya yang dimiliki Alternarif pasar sasaran: .undiffirentiated marketing (produk tunggal) .Psikografis Targeting Ukuran dan pertumbuhan segmen.php?option=com_content&view=article&id=60%3Astudikelayakan&catid=31%3Aumum-jasa-dan-pelayanan&limitstart=5 Analisis posisi PT Widya Garmen(WG) . kemenarikan struktur segmen (profitable).. diferensiasi citra. diferensiasi jasa.concentrated marketing (pembeli tertentu) Positioning Melakukan identifikasi keunggulan kompetitif yaitu diferensiasi produk.defferentiated marketing (produk berbeda untuk pasar berbeda) . http://www.

Budaya perusahaan. produsen kaos kaki sebaiknya mencantumkan variabel kecepatan perputaran persediaan dalam kontrol kinerjanya. Dalam aspek ini hanya parameter manajemen pengendalian saja PT WG seimbang dengan PT Saphira. artinya pabrik kaos kaki tidaklah cukup menarik jika jumlah produksi kaos kaki yang dihasilkan tidak dalam jumlah besar. Analisis tujuh aspekCSF (Critical Success Faktor) 1.Struktur organisasi. Karena makin lama kaos kaki disimpan akan menimbulkan biaya yang mahal. Artinya persaingan antar kompetitor tidak terlalu ketat. . 2. Parameter-parameter ini dalam rancangan Sistim Manajemen Kinerja harus dicermati untuk dipertimbangkan apakah akan menjadi variabel kunci untuk dikelola atau tidak.Ditinjau dari aspek hambatan untuk masuk: Dari parameter skala ekonomi . Untuk parameter sistim informasi dan komunikasi.Kemampuan kepemimpinan. 2.Dari aspek keuangan PT WG lemah ditinjau dari kemampuan modal. Untuk parameter pertumbuhan industri kaos kaki dapat dikatakan lambat. Untuk mendirikan pabrik kaos kaki diperlukan skala ekonmomis produksi yang besar( 4 dari skala 5).Dari aspek persaingan antar pesaing: Untuk parameter jumlah persaingan seimbang di Bandung produksi kaos kaki tidak terlalu besar. Pada masing-masing aspek terdapat bebarapa parameter. serta untuk parameter manajemen modal kerja dan manajemen pajak hanya seimbang.1.Ditinjau dari aspek infrastruktur perencanaan: Untuk parameter sistem perencanaan PT WG lebih lemah dibanding dengan PT Saphira. Sedangkan. kemampuan untuk akusisi dan divestasi. Untuk parameter biaya simpan cukup tinggi. tergantung kondisi dari masing –masing perusahaan dan lingkungan industri yang ada. Dari parameter kebutuhan modal. dan Belanda dalam jumlah yang besar setiap tahunnya. pabrik membutuhkan modal yang tinggi (4 dari skala 5 ) Karena harus memiliki mesin-mesin pintal yang dapat menjaga kualitas dan kuantitas produksinya.PT WG dapat bertahan karena produknya mendapat pesanan dari perancis. dan citra perusahaan. Artinya.

id/2012/07/26/contoh-kasus-analisis-posisi/ Contoh Kasus Manajemen Pemasaran Analisis Produk Sepatu dan Tas ELIZABETH 1.penempatan. . sistem perhargaan. Ketakutan tersebut memang berdasar. Di negara-negara berkembang seperti Indonesia yang lalu lintasnya masih tidak karuan dengan infrastruktur yang sering di bawah standar. Analisis persaingan tidak harus selalu diperbandingkan antara perusahaan sejenis.ac.blog.3. Sebut saja efisiensi logistik. http://pariyati. Memang benar. Operasi. Analisa dapat dilakukan untuk aspek-aspek Teknologi. dan hubungan perburuhan serta lemah dari sisi organisasi sumber daya manusia. Dari hasil analisis : Persaingan akan dapat diketahui posisi perusahaan relatif terhadap kompetitor langsung. Namun sering mereka tidak mampu menggunakan keunggulan mereka secara maksimal di lingkungan negara-negara berkembang.amikom. promosi. Ketakutan tersebut memang perlu untuk menjaga kewaspadaan.Pemasaran dan penjualan.Dari aspek sumber daya manusia: PT WG seimbang dengan PT Saphira ditinjau dari parameter seleksi. tetapi dapat juga diperbandingkan dengan perusahaan yang berbeda jenis. raksasa-raksasa multinasional tersebut memiliki hampir semua sumber daya yang didambakan perusahaan lokal. Pendahuluan Banyak perusahaan-perusahaan nasional yang keder menghadapi saingansaingannya dari perusahaan multinasional. Perusahaan-perusahaan multinasional sering datang dengan strategi yang sudah terasah belasan atau puluhan tahun. tetapi ketakutan tersebut tidak perlu berlebihan juga. dan SDM dan sistem perusahaan berkelas dunia. reputasi bagus yang sulit untuk ditaklukkan.

B. Lalu.Label Produk Begitu produksinya jadi pilihan pasar. Pasar Indonesia yang heterogen juga menyulitkan metode riset pasar yang terasah untuk negara-negara maju. memakai nama istrinya sendiri. Banyaknya jumlah penduduk miskin dan berpendidikan rendah membuat pesan pemasaran harus diadaptasi sesuai tingkat pendidikan mereka. Public Relations Elizabeth. Ini belum termasuk kondisi daerah pedalaman dan kepulauan Indonesia. dan di cabang ketiga dilantai lima di Jalan Ibu Inggit Garnasih perusahaan ini bergerak di bidang Produk sepatu dan Tas 2. seperti ditirukan Dinny Nurhayati. Kualitas dan Analisis Produk Selain karena desainnya kreatif.000 hingga Rp 200. Kiat Elizabeth mempertahankan kualiatas cukup unik. Perusahaan ini terletak di daerah bandung tepatnya di Jalan Otto Iskandardinata. untuk produksi tas tersebut. Hal ini juga diterapkan oleh perusahaan Sepatu dan Tas yang Nama perusahaannya bernama Elizabeth yang diambil dari nama istri si pemilik perusahaan. tas harga made in Elizabeth terbilang terjangkau. Elizabeth. Dalam konteks ini.sistem informasi logistik yang mampu memprediksi tibanya kiriman dalam hitungan menit tidak bisa diterapkan di sini. dicabang yang kedua di Jalan Cihampelas. Paten dan Merk. Analisis Produk A. para pemain lokal sering sudah mendapatkan pengetahuan tersebut secara tacit. Bandung. ia juga bertindak sebagai tester. Mengikuti selera kaum hawa yang doyan mengikuti . Selain mendesain sendiri.000. Handoko bernama asli Lie Koen Poe. Kelebihan pemain lokal dan kekurangan perusahaan multinasional tersebut seharusnya dipergunakan secara maksimal oleh perusahaan-perusahaan dalam negeri. Departemen Hukum dan HAM. merek pun ditempelkan. kualitas dan jenis bahan serta mutu jahitannya juga terpelihara. antara Rp 20. sementara para pemain multinasional memerlukan waktu untuk merubah strategi dan paradigma mereka. Lagi pula. Pada 1 Januari 1968 nama itu didaftarkan sebagai merek dagang pada Direktorat Jenderal Hak Cipta.

Kesesuaian Harga Harga Produk tas dan Sepatu dari perusahaan Elizabeth sangat bersaing dengan desainnya kreatif. dengan ratusan karyawan. promosi yang digunakan lagi adalah dengan memasang iklan-iklan ke media lokal karena biaya promosi lebih murah E. Singapura. selain membuka 20 gerai di tujuh provinsi di Tanah Air. akhirnya Elizabeth membangun sebuah pabrik di kawasan Kopo. Jepang. Promosi Promosi yang digunakan untuk memasarkan produk ini salah satunya dengan promosi lewat jalur Internet dengan target pasar sampai keluar negeri baik yang memasangkan sebagian harga barang yang dijual beserta foto-foto contoh dari produk yang akan di pasarkan dengan kualitas expor. Afrika Selatan. Bandung. Arab Saudi. Distribusi Untuk memenuhi toko dan pesanan. Prospek Prospek perusahaan Elizabeth ini memiliki prospek lebih besar lagi kalau perekonomian yang ada di indonesia lebih baik dari sekarang yang agak sulit untuk menexpor barang keluar negeri namun pasar dalam negeri lebih terbuka lebar untuk produk-produk dari perusahaan Elizaberth karena tas dan sepatu produksi Elizabeth . C. F. Jerman. Ia pun mampu berkembang di tengah persaingan pasar tas yang makin ramai. kualitas dan jenis bahan serta mutu jahitannya juga terpelihara. tas harga made in Elizabeth terbilang terjangkau. antara Rp 20. ia memilih sendiri bahan yang enak dan nyaman dipakai. Malaysia. Lagi pula.000 hingga Rp 200. Karena tiap produksinya dipersepsikan untuk dipakai sendiri. Baik produksi dalam negeri maupun tas-tas produk impor yang kini membanjiri pasar.perkembangan. dan Amerika Serikat. perusahaan ini juga menerima orderan tas dan sepatu yang ingin dibuat atau diambil dari yang sudah ada.maka sebelum diluncurkan ke pasar Elizabeth terlebih dahulu memakai sendiri.000. Elizabeth agaknya sukses dengan prinsip itu. Kuwait. Belanda. Maka. sehingga semia kalangan dapat menjangkaunya baik dari kalangan kecil menengah bisa menikmati produk dari perusahaan ini D. sekitar 5.000 desain Elizabbeth kemudian merambah ke pasar Hong Kong.

Penutup Menurut saya perusahan ini sangat potensial dalam pasar lokal maupun pasar luar negeri baik dari kalangan atas maupun kalangan bawah yang masih bisa menjangkau harga produk yang di tawarkan oleh perusahaan ini dan perusahan ini masih harus mengembangkan sayapnya dengan mebuka cabang lagi di luar Negeri karena sudah sudah banyak mengexpor keluar negeri yang merupakan potensi pasar yang sangat tinggi untuk di gali dan memperoleh keutungan yang lebih besar dari yang sekarang. Sehingga pasar potensial bagi produk yang dihasilkan. http://nyaritugas. Bentuk Pasar . Pengertian Pasar Pasar menurut para ahli:   Tempat pertemuan antara penjual dan pembeli Saling bertemunya kekuatan permintaan dan penawaran untuk membentuk suatu harga Pasar menurut Stanton  Kumpulan orang-orang yang mempunyai keinginan-keinginan untuk puas.blogspot. untuk belanja dan kemauan untuk membelanjakan.html Aspek pasar dan pemasaran dalam studi kelayakan bisnis Posted by wahyuindra Rabu.digemari ibu-ibu dan remaja putri kalangan menengah atas yang merupakan target pasar yang sangat potensial 3. B. 28 November 2012 2 comments BAB II PEMBAHASAN Aspek Pasar Studi Kelayakan Bisnis Sebelum memasuki bisnis hendaknya dilakukan analisis terhadap pasar potensial yang akan dimasuki.com/2011/12/contoh-kasus-manajemen-pemasaran. A.

Pasar Penjual Kembali (Reseller) Suatu pasar yang terdiri dari perorangan dan/atau organisasi yang biasa disebut pedagang menengah yang terdiri dari dealer. distributor. 3. 3. . sehingga tindakan atau aktivitas pesaing harus dipertimbangkan. Pasar Industri Pasar untuk barang dan jasa yang dibeli atau disewa oleh perorangan atau organisasi untuk digunakan pada produksi barang atau jasa lain. tindakan yuridis/hak paten atau karena luas pasar yang tidak terlalu besar untuk dilayani. pasar ini mirip dengan monopoli. grosir. Pasar Persaingan Sempurna Produsen tidak terbatas jumlahnya sehingga aktivitas persaingan tidak tampak. Mirip persaingan sempurna karena ada kebebasan untuk masuk atau keluar pasar dan barang yang dijual tidak homogen. baik untuk dijal atau disewakan. 4. Pasar Oligopoli Perluasan dari pasar monopoli (terdapat beberapa produsen). Pasar Persaingan Monopolistik Merupakan bentuk campuran antara persaingan sempurna dan mopnopoli. Pasar Dilihat Dari Sisi Konsumen 1.Bentuk-bentuk Pasar Produsen 1. agen dan retail yang menjual kembali untuk mendapat keuntungan.penentuan tingkat harga sangat dipengaruhi oleh pesaing. Karena barang yang heterogen dimiliki perusahaan-perusahaan yang besar saja. Pasar Monopoli Bentuk pasar yang dikuasai oleh seorang penjual saja. 2. karena tidak ada barang subtitusi dan terdapat hambatan untuk masuknya pesaing dari luar. konsumen dapat menjual barang dan membeli beberapa saja tanpa ada batas asal bersedia membeli/menjual pada harga pasar. Pasar Konsumen Pasaar barang dan jasa yang dibelui atau disewa perorangan atau keluarga untuk dikonsumsi sendiri. Monopoli bisa terjadi karena menguasai barang mentah. 2. penguasaan teknik produksi tertentu.

Berapa market share yang tersedia dari seluruh pasar potensial. usahakan mempunyai tempat usaha yang terletak di tengah perkampungan dan di pinggir jalan serta memiliki cita rasa tersendiri. Pertanyaan Mendasar dalam Aspek Pasar dan Pemasaran Aspek pasar merupakan salah satu aspek yang berkenaan mengenai kondisi pasar dari bidang usaha yang di jalankan. dan merupakan urutan pertama bila akan menyusun suatu laporan Studi Kelayakan Bisnis. tentunya pasar potensial yang tersedia sangat banyak sekali dari orang yang berusia lanjut sampai dengan orang yang berusia muda. dengan mengetahui perbandingan yang ada di dalam market potensial. Pasar Pemerintah Pasar yang terdiri dari unit-unit pemerintah yang membeli atau menyewa barang atau jasa untuk menjalankan tugas-tugas pemerintah. 3. dengan kata lain sang pemilik usaha sebelum membuka usahanya harus terlebih dahulu melakukan perbandingan dengan mengumpulkan informasi dari berbagai sumber yang berkaitan dengan usaha yang akan akan di lakoninya. justru sebaliknya. ini ditujukan karena bila sebuah usaha sudah menjadi dominan maka tidak berarti tidak ada pesaing. C. Berapa market potensial yang tersedia. Oleh karena itu terdapat beberapa pertanyaan yang mendasar mengenai aspek pasar pada bisnis atau usaha yang akan di jalankan. Untuk mengetahui berapa market potensial yang tersedia maka dapat menggunakan informasi yang telah lalu. Sebagai contoh : Apabila akan membuka usaha berupa warung Bakmi Jawa.4. dan kalau pesaing ini di biarkan maka jika terdapat kesalahan dalam . pasti akan ada pesaing. Untuk mengetahui ini maka dapat melakukan pengamatan siapa saja yang bisa atau mungkin dapat membeli produk yang dihasilkan. Strategi pemasaran yang akan di gunakan. Pertanyaan yang mendasar : 1. Sebagai contoh : Apabila akan membuka usaha rumah makan bakmi jawa. Untuk melakukan strategi pemasaran dapat menggunakan strategi Marketing Mix yang di titik beratkan kepada Product Life Cycle atau keberlangsungan hidup produk yang di hasilkan. dengan alasan tidak semua orang yang lewat atau lingkungan sekitar akan selalu membeli bakmi jawa yang sudah di hasilkan dan merasa cocok dengan cita rasa tersebut. 2.

Salah satu persamaan untuk mengestimasi total permintaan pasar adalah persamaan: Q=n. Apabila perusahaan menemukan suatu pasar yang menarik. pangsa pasar yang kecil itu akan di manfaatkan oleh pesaing sebagai senjata untuk merebut market potensial dari usaha yang sudah dominan tersebut. maka perlu pengestimasi besarnya pasar pada masa sekarang dan masa yang akan datang dengan cepat. kebiasaan dan preferensi konsumen D. sehingga saat para pelanggan tersebut menikmati makannanya sering berdesakan dan kepanasan. akan tetapi tempat yang di jadikan makan tidak di renovasi. Sebagai contoh : Apabila warung Bakmi jawa tadi sudah cukup terkenal dan memiliki pelanggan potensial yang sudah memenuhi target penjualan perhari. maka tidak menutup kemungkinan apabila lama kelamaan usaha bakmi jawa yang dominan tadi akan ditinggalkan oleh para pelanggan potensialnya Data-data yang diperlukan untuk mennjawab pertanyaan itu adalah :   Kecenderungan konsumsi/permintaan masa lalu dan sekarang serta variabel yang mempengaruhinya Penawaran produk sejenis dimasa lalu dan sekarang serta kecenderungannya dimasa yang akan datang termasuk kemungkinan perluasan produksi dari perusahaan pesaing Impor dan ekspor oleh negara bersangkutan Struktur persaingan (struktur biaya dalam produksi dan pemasaran) Tingkah laku. 1. Mengukur Permintaan Pasar Saat Ini a) Mengestimasi total permintaan pasar Total permintaan suatu produk adalah total volume yang dibeli oleh sekelompok konsumen tertentu dalam suatu wilayah geografis tertentu selama jangka waktu tertentu dalam suatu lingklungan pasar tertentu.pemasokan dari perusahaan yang dominan sempat mengalami keterlambatan atau hambatan.q Dimana: Q = total permintaan pasar n = jumlah pembeli di pasar . Mengukur dan Meramal Permintaan   Peramalan permintaan merupakan usaha untuk mengetahui jumlah produk atau sekelompok produk di masa yang akan datang dalam kondisi tertentu.p. motivasi. apabila ada pesaing yang membuka jenis usaha yang sama dan cita rasa yang mendekati dengan warung bakmi tersebut serta memiliki tempat yang lebih luas dan nyaman untuk menikmati makanan yang dihidangkan.

 Analisis regresi . c) Mengestimasi penjualan aktual dan pangsa pasar Dilakukan dengan mengidentifikasi para pesaing dan mengestimasi penjualan mereka.p = harga rata-rata satuan q = jumlah yang dibeli oleh rata-rata pebeli per tahun b) Mengestimasi wilayah permintaan pasar Dalam wilayah yang terbaik serta mengalokasikan anggaran permasaran yang optimal dapat dilakukan dengan dua metode:  Market Build Up Digunakan terutama oleh perusahaan barang industri untuk mengidentifikasi semua pembeli potensial dalam setiap pasar dan mengestimasi pembelian potensialnya. kemudian estimasi individu dijumlahkan untuk ramalan penjualan keseluruhan.  Market Indek Digunakan terutama oleh perusahaan barang konsumsi dengan mengidentifikasi faktor-faktor pasar yang ada korelasinya dengan potensi dan menggabungkannya dalam indek tertimbang.  Pendapat para ahli Pendapat yang dihasilkan berdasar data dan analisis yang lengkap dan ilmiah baik dari para akademisi maupun para praktisi. Meramal Permintaan Mendatang  Survei niat pembeli Menanyakan kepada pembeli secara langsung untuk mendapatkan jawaban yang objektif  Pendapat para tenaga penjual Perusahaan meminta tenaga penjualnya mengestimasi penjualan produk untuk daerah masing-masing. 2.

Seperangkat prosedur statistik untuk menemukan faktor-faktor nyata yang paling penting mempengaruhi penjual. Kita lakukan jika terdapat 2 variabel penelitian yang sudah diketahui mana variabel bebas dan mana variabel terikat. PT Amanda Alam tahun 2000 (dalam milyar rupiah) Y 34 38 34 40 30 X 32 36 31 38 29 Y 32 34 36 37 36 X 30 30 30 33 32 . Dengan rumus : Y = a + bx Dimana:Y = variabel tidak bebas x = variabel bebas a = nilai tercepat (konstan) b = koefisien arah regresi harga a dihitung dengan rumus : a = ΣY (ΣX2) – ΣX – ΣXY n ΣX2 – (ΣX)2 harga b dihitung dengan rumus : b = n ΣXY – ΣX ΣY n ΣX2 – (ΣX)2 contoh : Nilai penjualan (Y) dan biaya (X) produk sepatu. Contoh : Jika terdapat data dari dua variabel penelitian yang sudah diketahui mana variabel bebas X dan variabel terikat Y.

40 40 34 35 39 33 32 42 40 42 35 33 30 32 36 31 31 36 37 38 37 39 40 33 34 36 37 38 42 41 34 36 36 32 32 34 32 34 35 37 Besaran yang diperlukan setelah dihitung didapat : ΣY = 1.895 – 37.105 1. 029 ΣX2 = 33.599 n = 30 Menentukan persamaan regresi linearnya dengan memasukkan nilai-nilai diatas kedalam persamaan.002.970 – 1.094 – 1.970 – 1.105 ΣX = 1.001 .002.094 1.001 = -0.131.599 – 1.126.001 ΣXY = 37.001 x 1105 30 x 33.001 x 37.094 30 x 33.094 ΣY2 = 41.7 b = 30 x 37.599 – (1.599 – (1.001)2 = 37.007.007.112.001)2 = 1.106. didapat nilai a dan b sebagai berikut : a = 1.820 – 1.105 x 33.

12 Jadi persamaan regresi linearnya adalah : Y = -0.segmen yang relatif homogen. setelah pasar yang dituju menjadi homoggen. sikap pembelian dan praktek-praktek pembeliannya.7 milyar.= 1. Aspek psikografis . misalnya keinginan. SEGMENTASI-TARGET-POSISI DI PASAR Perusahaan hendaknyamengetahui pasar di mana produk/jasa yang akan diproduksi akan ditawarkan. Jika biaya sebesar 100 milyar. seperti pembayaran gaji.3 milyar Jika biaya operasional dalam hal ini X = 0 tidak dikeluarkan. Tindak lanjut dari penentuan pasar adalah melakukan segmentasi pasar karena sifat pasar yang heterogen. Segmentasi pasar Pasar terdiri dari banyak sekali pembeli yang berbeda dalam beberapa hal.12 (100) = 111. E.1. Agar perusahaan lebih mudah masuk ke pasar yang heterogen. utang. hendaknya pasar tersebut dipilah-pilah sehingga membentuk segmen.12X = -0.12X Kita dapat memanfaatkan persamaan regresi diatas misalnya dengan memprediksi nilai penjualan sepatu jika biaya diberi suatu harga tertentu. 1. Dalam prakteknya bisa saja terjadi. misalnya perusahaan sama sekali tidak melakukan usaha apapun yang tentu tidak mengeluarkan biaya operasional akan tetapi akan ada biaya tetap yang harus dikeluarkan. Selanjutnya.7 . maka diperkirakan pendapatan penjualan menjadi : Y = -0.7 – 1. depresiasi. dsb. Beberapa aspek utama untuk mensegmentasikan pasar adalah a.7 milyar.7 + 1. yang didalm contoh kasus besarnya adalah 0. Aspek geografis b. lokasi. Manajemen dapat melakukan pengkombinasian dari beberapa variabel untuk mendapatkan suatu cara yang paling pas dalam segmentasi pasarnya. perusahaan hendakny melakukan keputusan memilih sasaran yang lebih jelas. kemampuan keuangan. Hal ini dilakukan karena perusahaan memiliki sumber daya terbatas untuk dapat memenuhi pasar walaupun telah disegmentasikan. akan menimbulkan pendapatan negatif sebesar 0. Aspek demografis c.

Aspek perilaku 2. proyeksi laju pertumbuhan penjualan dan margin laba yang diharapkan untuk berbagai segmen. b. Menetapkan pasar sasaran Setelah segmen pasar diketahui. lalu memilih segmen mana uang akan dilayani. Sasaran dan sumber daya: perusahaan harus mempertimbangkan sasaran dan sumber dayanya dalam kaitan dengan segmen pasar. terdapat tiga langkah yang masing-masing dejelaskan sebagai berikut: a. Perusahaan sebaiknya menentukan posisinya dengan lebih dari satu pembeda tetapi jangan pula terlalu banyak. Memilih keunggulan kompetitif Jika perusahaan telah menemukan beberapa keunggulan kompetitif yang potensial. selanjutnya harus dipilih satu keunggulan kompetitif sebagai dasar bagi kebijakan penentuan posisinya. b. lalu pilih segmen yang diharapkan paling sesuai. Ukuran dan pertumbuhan segmen: perusahaan harus mengumpulkan dan menganalisis data tentang penjualan terakhir.analisis dapat dilakkukan dengan menelaah tiga faktor: a. Ia harus menetapkan berapa banyak perbedaan dan perbedaan mana yang akan dipromosikan. Kemenarikan struktural segmen: suatu segmen mungkin mempunyai ukuran dan pertumbuhan yang sesuai dengan yang diharapkan. jadi perusahaan tetap harus mempelajari daya tarik segmen dalam jangka panjang. akan tetapi belum tentu menarik dari sisi profitabilitas. Menetukan posisi pasar Untuk menetukan posisi pasar. .d. ia harus menyerahkan produk yang bermutu pula. selanjutnya perusahaan perlu melakukan analisis untuk dapat memutuskan betpa segmen pasar yang akan dicakup. Jadi posisi berawal dengan mengadakan pembedaan (diferensiasi) atas tawaran pemasaran perusahaan sehingga ia akan memberikan nilai lebih besar daripada tawaran pesaing. 3. Mengidentifikasi keunggulan kompetitif Apabila perusahaan menawarkan suatu produk yang bermutu. c.

ciri. produksi/operasi. Mengidentifikasi strategi pesaing Persaingan terjadi diantara tiap kelompok strategik tetapi yang lebih ketat terjadi didalam kelompok strategik yang sama. SDM. 1. Berikutnya. Mewujudkan dan mengkomunikasikan posisi Setelah penentuan posisi dipilih. Perusahaan perlu menelaah semua dimensi yang mengidentifikasi kelompokkelompok strategik yang bersangkutan. dan lain lain. STRATEGI PEMASARAN Strategi pemasaran adalah Berbagai usaha yang perlu dilakukan oleh calon investor dalam mempengaruhi keputusan konsumen untuk melakukan hasil produksinya. pemasok maupun dealer. dan strategi utamanya. Mengidentifikasi pesaing: perusahaan dapat mengidentifikasikan para pesaingnnya sebagai suatu perusahaan lain yang mempunyai salah satu atau lebih ciri-ciri sebagai berikut: Perusahaan yang menawarkan produk dan harga yang sama di pasar Perusahaan yang membuat produk atau kelas produk yang sama Perusahaan lain yang membuat produk dan memasok yang sama Perusahaan yang bersaing merebut uang dari konsumen yang sama b. Menentukan sasaran pesaing Dengan mengetahui sasaran pesaing beserta penekanan-penekanannya dapat menunjukkan apakah mereka puas dengan situasinya sekarang serta bagaimana kemungkinan reaksinya atas berbagai tindakan kommpetitif c. Menilai kekuatan dan kelemahan pesaing Sebaiknya perusahaan melakukan riset pemasaran terhadap pelanggan. seperti manajemen keuangan. distribusi. ragam produk dari masing-masing pesaing. Sebelum sampai pada manajemen fungsional. terlebih dahulu manajemen strategi dimulai dengan visi. juga layanan. setelah strategi pemasaran diketahui. maka akan ditindaklanjuti dengan penentuan bauran pemasarannya. Manajemen strategi perusahaan memiliki tahapan-tahapan. perusahaan harus mengambil langkah-langkah untuk mewujudkan dan mengkomunikasikan posisi yang diinginkan itu kepada komsumen sasaran. F. Analisis persaingan Berikut ini disajikan langkah-langkah dalam menganalisis pesaing yang dikemukakan oleh kotler. a. dan pemasaran. tujuan-tujuan.c. d. misi. kebijakan harga. seperti mutu. selanjutnya data itu dianalisis untuk menghasilkan informasi yang dibutuhkan untuk menilai pesaing . program promosi. strategi generik.

blogspot.See more at: http://myworld-wahyuindra.com/2012/11/aspek-pasar-dan-pemasaran-dalam-studi.dpuf http://myworld-wahyuindra. .html#sthash. Orang b. Kebijakan promosi 3. Bukti fisik c. Kebijakan distribusi d.Cle62F4Y. Untuk jasa.html .blogspot.2. Proses jasa itu sendiri. Kebijakan harga c. Bauran pemasaran produk barang a. Bauran pemasaran produk jasa Bauran pemasaran untuk produk jasa lebih luas daripada bauran produk barang seperti telah dipaparkan diatas. baurannya dapat diperluas lagi dengan menambah tiga elemen lagi yaitu: a.com/2012/11/aspek-pasar-dan-pemasaran-dalamstudi. Kebijakan produk b.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful