 Home Animasi Gerak  Kata Mutiara Cinta  TV Streaming 

Dhono-wareh > Home > Biologi > Fotosintesis Sachs dan Laporan Pratikum

Fotosintesis Sachs dan Laporan Pratikum
Labels: Biologi Share Berikut artikel tentang Fotosintesis Sachs untuk lebih tahu disini saya hadirkan artikel tentang laporan praktikum dan anda bisa membacanya disitu saya rasa sudah cukup lengkap dan baik, semoga artikel Fotosintesis Sachs memberikan manfaat untuk anda dalam belajar memahami alam PERANGKAT PRAKTEK FOTOSINTESIS SACHS Fungsi Untuk menunjukkan bahwa peristiwa fotosintesis dihasilkan amilum (zat tepung) Untuk menunjukkan bahwa cahaya matahari diperlukan pada peristiwa fotosintesis Untuk menunjukkan bahwa klorofil berperan pada peristiwa fotosintesis Komponen Gelas kimia 250cc, 1 buah Kaki tiga, lampu spirtus, kasa (masing-masing 1 buah) Larutan lugol, 1 botol kecil Cawan petri, 1 buah Pinset, 1 buah Penjepit tabung reaksi, 1 buah Daun yang telah ditutupi kertas timah/karbon Larutan alkohol 70% Tabung reaksi 2 buah dan raknya Cara menggunakan 1. Bukalah kertas timah/karbon yang menutupi daun, yang telah dipasang sehari sebelumnya 2. Masukkan daun-daun itu ke dalam gelas kimia yang berisi air mendidih selama beberapa menit

1. 2. 3.

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9.

serta memelihara anaknya. seekor kucing. tingkatan organisasi makhluk hidup adalah sebagai berikut. yaitu: adaptasi morfologi. seti jenis dihadapkan pada masalah-masalah hidup yang kritis. Tingkatan Organisasi Makhluk Hidup A.3. sampai daun berwarna putih/pucat (alkohol mendidih pada 70oC) 5. Misalnya. Amati. Dalam mempertahankan hidup. Perhatikan Gambar.4. baik tumbuhan maupun hewan. bagaimanakah warna daun setelah ditetesi larutan lugol Laporan Praktikum Fotosintesis (Sachs dan Ingenhousz) Faktor Biotik Faktor biotik adalah faktor hidup yang meliputi semua makhluk hidup di bumi. saling mempengaruhi membentuk suatu sistemyang menunjukkan kesatuan. tumbuhan berperan sebagai produsen. sebatang pohon kelapa. dan adaptasi tingkah laku. dan seorang manusia. Perhatikan Gambar 6. seperti membuat sarang atau melakukan migrasi yang jauh untuk mencari makanan. sayap. Masukkan daun yang telah dicuci itu kedalam cawan petri dan tetesi dengan larutan lugol 7. . Faktor biotik juga meliputi tingkatan-tingkatan organisme yang meliputi individu. mempertahankan diri terhadap musuh alaminya. Hewan juga memperlihatkan tingkah laku tertentu. ekosistem. komunitas. sebatang pohon jambu. hewan berperan sebagai konsumen. Ada bermacam-macam adaptasi makhluk hidup terhadap lingkungannya. Struktur dan tingkah laku demikian disebut adaptasi. organisme harus memiliki struktur khusus seperti : duri. Tingkatantingkatan organisme makhluk hidup tersebut dalam ekosistem akan saling berinteraksi. Masukkan daun-daun yang telah direbus itu ke dalam tabung reaksi yang telah diisi alkohol sebanyak 1/3 tabung reaksi 4. Daun yang telah pucat itu diangkat dari tabung reaksi dan dicuci dengan air 6. adaptasi fisiologi. Secara lebih terperinci. Dalam ekosistem. seekor hewan harus mendapatkan makanan. populasi. Individu Individu merupakan organisme tunggal seperti : seekor tikus. dan biosfer. kantung. atau tanduk. Untuk mengatasi masalah tersebut. Panaskan tabung reaksi yang berisi alkohol itu dalam air panas yang ada di gelas kimia. dan mikroorganisme berperan sebagai dekomposer. Gbr.

Makanan trenggiling adalah semut. Kantong tinta Cumi-cumi dan gurita memiliki kantong tinta yang berisi cairan hitam. Akar Akar tumbuhan gurun kuat dan panjang. Perhatikan Gambar 6. memiliki daun yang berbentuk piala dengan permukaan dalam yang licin sehingga dapat menggelincirkan serangga yang hinggap. Adaptasi fsiologi Adaptasi fisiologi merupakan penyesuaian fungsi fisiologi tubuh untuk mempertahankan hidupnya. Fungsi paruh untuk mencengkeram korbannya. Lihat Gambar 6. tinta disemprotkan ke dalam air sekitarnya sehingga musuh tidak dapat melihat kedudukan cumi-cumi dan gurita.1 0). Dengan enzim yang dimiliki tumbuhan insektivora.5. 3. Kelenjar bau Musang dapat mensekresikan bau busukdengan cara menyemprotkan cairan melalui sisi lubang dubur. Moncong Trenggiling besar adalah hewan menyusui yang hidup di hutan rimba Amerika Tengah dan Selatan. Bila musuh datang. Contoh adaptasi morfologi. antara lain sebagai berikut. Perubahan warna ini dipengaruhi oleh faktor dalam berupa hormon dan faktor luar berupa suhu serta keadaan sekitarnya.7 d. Contohnya sebagai berikut : . Adaptasi tingkah laku Adaptasi tingkah laku merupakan adaptasi yang didasarkan pada tingkah laku. Gigi-gigi khusus Gigi hewan karnivora atau pemakan daging beradaptasi menjadi empat gigi taring besar dan runcing untuk menangkap mangsa. sehingga tumbuhan ini memperoleh unsur yang diperlukan.6. b. misalnya kantong semar. Sedangkan akar hawa pada tumbuhan bakau untuk bernapas. Adaptasi morfologi Adaptasi morfologi merupakan penyesuaian bentuk tubuh untuk kelangsungan hidupnya. e. Contohnya adalah sebagai berikut. a.berfungsi untuk menyerap air yang terdapat jauh di dalam tanah. c. Mimikri pada kadal Kulit kadal dapat berubah warna karena pigmen yang dikandungnya. (LihatGambar 6. Lihat Gambar 6. Hewan ini mempunyai moncong panjang dengan ujung mulut kecil tak bergigi dengan lubang berbentuk celah kecil untuk mengisap semut dari sarangnya.1. (LihatGambar 6. Daun Tumbuhan insektivora (tumbuhan pemakan serangga). c. serangga tersebut akan dilumatkan. dan serangga lain yang merayap. b.9). a.11. Hewan ini mempunyai lidah panjang dan bergetah yangdapat dijulurkan jauh keluar mulut untuk menangkap serangga. rayap. Sekret tersebut berfungsi untuk menghindarkan diri dari musuhnya. serta gigi geraham dengan ujung pemotong yang tajam untuk mencabik-cabik mangsanya. 2. Lihat Gambar 6. Paruh Elang memiliki paruh yang kuat dengan rahang atas yang melengkung dan ujungnya tajam.

serangan penyakit. Telur yang telah menetas untuk sementara tinggal di air tawar. Migrasi Ikan salem raja di Amerika Utara melakukan migrasi untuk mencari tempat yang sesuai untuk bertelur. misalnya adanya penyakit. Pertambahan atau penurunan populasi dapat menyolok bila ada gangguan drastis dari lingkungannya.12. Setelah itu ikan dewasa biasanya mati. populasi pohon kelapa dikelurahan Tegakan pada tahun 1989 berjumlah 2552 batang. misalnya tupai Virginia. tahun 1980 populasi Pinus di Tawangmangu ada 700 batang. Ikan ini hidup di laut. namun perubahan tidak selalu menyolok. Untuk mengetahui kecepatan perubahan maka kita membagi jumlah batang pohon yangberkurang dengan lamanya waktu perubahan terjadi : 700 . sehingga populasi akan menurun. Dari alam mungkin disebabkan oleh bencana alam. Imigrasi ini akan meningkatkan populasi.500 = 200batang 1990-1980 10 tahun = 20 batang/tahun Dari rumus hitungan di atas kita dapatkan kesimpulan bahwa rata-rata berkurangnya pohon tiap tahun adalah 20 batang. laju kelahiran (natalitas). Akan tetapi. imigrasi dan natalitas akan meningkatkan jumlah populasi. misalnyahewan dan manusia.a. . Hewan ini sering berbaring tidak berdaya dengan mata tertutup bila didekati seekor anjing. Kemudian pada tahun 1990 dihitung lagi ada 500 batang pohon Pinus. perlu diingat bahwa penyebab kecepatan rata-rata dinamika populasi ada berbagai hal. Perubahan ukuran dalam populasi ini disebut dinamika populasi. penyebaran umur. Natalitas danmortalitas merupakan penentu utama pertumbuhan populasi. Perhatikan Gambar 6. Imigrasi adalahperpindahan satu atau lebih organisme kedaerah lain atau peristiwa didatanginya suatu daerah oleh satu atau lebih organisme. kebakaran. ikan salem jantan mengeluarkan sperma di atas telur-telur ikan betinanya. Setiap tahun. B. didaerah yang didatangi sudah terdapat kelompok dari jenisnya. Saat di sungai. potensi biotik. sedangkan dari manusia misalnya karena tebang pilih. Dari fakta tersebut kita lihat bahwa selama 10 tahun terjadi pengurangan pohon pinus sebanyak 200 batang pohon. Populasi hewan atau tumbuhan dapat berubah. Hal ini khusus untuk organisme yang dapat bergerak. Emigrasi adalah peristiwa ditinggalkannya suatu daerah oleh satu atau lebih organisme. Dinamika populasi dapat juga disebabkan imigrasi dan emigrasi. Populasi Kumpulan individu sejenis yang hidup padasuatu daerah dan waktu tertentu disebut populasi Misalnya. Secara garis besar. sedangkan mortalitas dan emigrasi akan menurunkan jumlah populasi. Namun. dan bentuk pertumbuhan. Perubahan ini dapat dihitung dengan menggunakan rumus perubahan jumlah dibagi waktu. b. Misalnya. Setelah menjadi lebih besar mereka bergerak ke bagian hilir dan akhirnya ke laut. pada dasarnya populasi mempunyai karakteristik yang khas untuk kelompoknya yang tidak dimiliki oleh masing-masing individu anggotanya. Pura-pura tidur atau mati Beberapa hewan berpura-pura tidur atau mati. laju kematian (mortalitas). ikan salem dewasa yang berumur empat sampai tujuh tahun berkumpul di teluk disepanjang Pantai Barat Amerika Utara untuk menuju ke sungai. dan wabah hama. Karakteristik iniantara lain : kepadatan (densitas). Ukuran populasi berubah sepanjang waktu. Hasilnya adalah kecepatan perubahan dalam populasi. bencana alam.

air diperlukan dalam pertumbuhan. Tanah juga menyediakan unsur-unsur penting bagi pertumbuhan organisme. Sinar matahari juga merupakan unsur vital yang dibutuhkan oleh tumbuhan sebagai produsen untuk berfotosintesis. dan penyebaran biji. Garis lintang secara tak langsung menyebabkan perbedaan distribusi organisme di permukaan bumi. e. b. Faktor fisik utama yang mempengaruhi ekosistem adalah sebagai berikut. Bagi tumbuhan. Faktor Abiotik Faktor abiotik adalah faktor tak hidup yang meliputi faktor fisik dan kimia. Jenis tanah yang berbeda menyebabkan organisme yang hidup didalamnya juga berbeda. Suhu Suhu berpengaruh terhadap ekosistem karena suhu merupakan syarat yang diperlukan organisme untuk hidup. dan tempat hidup bagi ikan. Komunitas memiliki derajat keterpaduan yang lebih kompleks bila dibandingkan dengan individu dan populasi. misalnya tanah dan batuan. bagi hewan dan manusia. g. d. Ada organisme yang mampu hidup pada garis lintang tertentu saja. air diperlukan sebagai air minum dan sarana hidup lain.C. Sinar matahari Sinar matahari mempengaruhi ekosistem secara global karena matahari menentukan suhu. Ekosistem Antara komunitas dan lingkungannya selalu terjadi interaksi. f. Komponen penyusun ekosistem adalah produsen (tumbuhan hijau). Tanah Tanah merupakan tempat hidup bagi organisme. Angin Angin selain berperan dalam menentukan kelembapan juga berperan dalam penyebaran biji tumbuhan tertentu. karnivora. Komunitas Komunitas ialah kumpulan dari berbagai populasi yang hidup pada suatu waktu dan daerah tertentu yang saling berinteraksi dan mempengaruhi satu sama lain. Ada jenis-jenis organisme yang hanya dapat hidup pada kisaran suhu tertentu. karena ketinggian yang berbeda akan menghasilkan kondisi fisik dan kimia yang berbeda. Air Air berpengaruh terhadap ekosistem karena air dibutuhkan untuk kelangsungan hidup organisme. . konsumen (herbivora. Interaksi ini menciptakan kesatuan ekologi yang disebut ekosistem. perkecambahan. D. semua organisme merupakan bagian dari komunitas dan antara komponennya saling berhubungan melalui keragaman interaksinya. terutama tumbuhan. Dalam komunitas. c. Ketinggian Ketinggian tempat menentukan jenis organisme yang hidup di tempat tersebut. misalnya transportasi bagi manusia. dan dekomposer/pengurai (mikroorganisme). Bagi unsur abiotik lain. dan omnivora). a. Garis lintang Garis lintang yang berbeda menunjukkan kondisi lingkungan yang berbeda pula. air diperlukan sebagai pelarut dan pelapuk.

EKOSISTEM : FAKTOR BIOTIK DAN FAKTOR ABIOTIK Ekosistem adalah hubungan timbal balik (interaksi) antara makhluk hidup dan lingkungannya. Biosfer Biosfer merupakan sistem kehidupan yang paling besar karena terdiri atas gabungan ekosistem yang ada di planet bumi. yaitu faktor abiotik dan biotik. b. Ekosistem Ekosistem adalah hubungan timbal balik (interaksi) antara makhluk hidup dan lingkungannya. Suhu Suhu berpengaruh terhadap ekosistem karena suhu merupakan syarat yang diperlukan organisme untuk hidup. seekor kucing. Sinar matahari juga merupakan unsur vital yang dibutuhkan oleh tumbuhan sebagai produsen untuk berfotosintesis. b. sebatang pohon kelapa. karnivora. Sinar matahari Sinar matahari mempengaruhi ekosistem secara global karena matahari menentukan suhu. Individu Individu merupakan organisme tunggal. sebatang pohon jambu. d. FAKTOR BIOTIK Faktor biotik adalah faktor hidup yang meliputi semua makhluk hidup di bumi. tumbuhan. sedangkan faktor biotik adalah makhluk hidup yang terdiri dari manusia. kelembapan. Dalam ekosistem. Komunitas Komunitas ialah kumpulan dari berbagai populasi yang hidup pada suatu waktu dan daerah tertentu yang saling berinteraksi dan mempengaruhi satu sama lain. dan omnivora). cahaya. Contohnya kumpulan ikan lumba-lumba. produsen (tumbuhan hijau). FAKTOR ABIOTIK Faktor abiotik adalah faktor tak hidup yang meliputi faktor fisik dan kimia. ekosistem pantai dll e. dan mikroba. Ekosistem dengan berbagai komponen penyusunnya. dan topografi. Faktor biotik antara lain suhu. dan seorang manusia.Contohnya ekosistem darat. air. Faktor biotik juga meliputi tingkatan-tingkatan organisme yang meliputi : a. konsumen (herbivora. dan dekomposer/pengurai (mikroorganisme). . baik tumbuhan maupun hewan. Contohnya : seekor tikus. Contohnya komunitas ikan piranha di sungai Amazon. kumpulan pohon karet dll c. Faktor fisik utama yang mempengaruhi ekosistem adalah sebagai berikut : a. hewan. Populasi Populasi adalah kumpulan individu sejenis yang hidup pada suatu daerah dan waktu tertentu. Interaksi ini menciptakan kesatuan ekologi yang disebut ekosistem. Ada jenis-jenis organisme yang hanya dapat hidup pada kisaran suhu tertentu.

dan tempat hidup bagi ikan. Ekosistem alami. Ketinggian Ketinggian tempat menentukan jenis organisme yang hidup di tempat tersebut. e. Bagi unsur abiotik lain. hutan tropis. 2002. Ditinjau dari tempatnya. maka ekosistem digolongkan menjadi tiga jenis. yaitu ekosistem yang terbentuk secara alami (dengan sendirinya) tanpa adanya campur tangan atau rekayasa manusia. f. misalnya transportasi bagi manusia. ekosistem air tawar. dan penyebaran biji. contohnya : tambak. Air Air berpengaruh terhadap ekosistem karena air dibutuhkan untuk kelangsungan hidup organisme. Ekosistem buatan. yaitu ekosistem yang dibentuk dan diciptakan oleh manusia. Tanah Tanah merupakan tempat hidup bagi organisme.com/exact-sciences/biology/2149486-ekosistem-faktor-biotik-danfaktor/#ixzz1scsFtLDc Ekosistem adalah hubungan timbal balik antara makhluk-makhluk hidup dengan lingkungannya. Tanah juga menyediakan unsur-unsur penting bagi pertumbuhan organisme. karena ketinggian yang berbeda akan menghasilkan kondisi fisik dan kimia yang berbeda. Bagi tumbuhan. yaitu ekosistem yang berada di lautan. padang pasir. air diperlukan dalam pertumbuhan. tambak. . 2. yaitu ekosistem yang ada didaratan. Ekosistem adalah komunitas makhluk dan lingkungan fisiknya yang berinteraksi sebagai satu satuan ekologi sehingga merupakan keseluruhan kandungan biologi. yaitu : 1. dan lain sebagainya. Ada organisme yang mampu hidup pada garis lintang tertentu saja. telaga. Garis lintang Garis lintang yang berbeda menunjukkan kondisi lingkungan yang berbeda pula. Angin Angin selain berperan dalam menentukan kelembapan juga berperan dalam penyebaran biji tumbuhan tertentu. sungai. lautan.c. Sumber: http://id. Contohnya : hutan. misalnya tanah dan batuan. dan lain sebagainya. 3. d. terutama tumbuhan. g. Contohnya : kolam. yaitu : 1. padang pasir. Garis lintang secara tak langsung menyebabkan perbedaan distribusi organisme di permukaan bumi. Contohnya : sabana. perkecambahan. bagi hewan dan manusia. ekosistem air asin.shvoong. Sedangkan menurut Mien A. waduk. Ada dua macam ekosistem. akuarium. Rifai. dan tundra. ekosistem darat. air diperlukan sebagai air minum dan sarana hidup lain. Jenis tanah yang berbeda menyebabkan organisme yang hidup didalamnya juga berbeda. fisika dan kimia biotop. padang rumput. danau. 2. air diperlukan sebagai pelarut dan pelapuk.

Hal ini sangat umum di air tawar dan tanah. Dengan kata lain. dan di antara partikel sedimen. tidak bergantung pada pasangan sifat yang lain. kedua gen induk (Parent) yang merupakan pasangan alel akan memisah sehingga tiap-tiap gamet menerima satu gen dari induknya".They 450x adalah karnivora dan memangsa protozoa lainnya / bakteri . 2) Hukum Asortasi Bebas (Hukum Kedua Mendel) Hukum kedua Mendel menyatakan :"bahwa bila dua individu mempunyai dua pasang atau lebih sifat. Hukum Mendel 1) Hukum Segregasi (Hukum Pertama Mendel) Hukum segregasi bebas menyatakan :"bahwa pada pembentukan gamet (sel kelamin). biasanya sekelompok three. Seperti kerabat. maka diturunkannya sepasang sifat secara bebas. termasuk di antara stichotrichs. seperti Urocentrum. ditemukan di lumut. Hal ini dibedakan antara lain dengan cirri panjang di posterior. Stylonychia adalah genus dari Ciliata. Stylonychia memiliki silia dikelompokkan menjadi membranelles bersama mulut dan cirri tubuh.A. dan terkecil hanya dapat dilihat pada magnification.The terbesar hanya dapat dilihat pada perbesaran 25x. film permukaan. alel dengan gen sifat yang berbeda tidak saling mempengaruhi ". . Mereka juga dapat ditemukan berenang di / melalui vegetasi yang membusuk dan sampah kolam mengambang di air.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful