S T U D I

K A S U S

Jeny Widya P PKK FTI 18 Mercubuana, Jakarta

Perubahan lahan dari pertanian ke nonpertanian terjadi paling cepat di Kecamatan Cugenang. Cipanas. lahan pertanian di Indonesia berkurang 27 ribu hektar pertahun. Cianjur. Serta berbagai permasalahan lainnya yang menyangkut kesejahteraan petani dan ketahanan pangan nasional. Jawa Barat • Dinas Pertanian Kab. Sehingga. Bagaimana pertanian bisa terus ditingkatkan kualitasnya.Konversi lahan pertanian produktif • Secara keseluruhan. dan Sukaresmi.8-1%. Penyusutan lahan yang diganti dengan kepentingan ekonomi menambah semakin buruknya daya tahan lingkungan. Pacet. Penyusutan lahan pertanian di Cianjur. tetapi juga pada komoditas lainnya. Sedangkan untuk daerah pedesaan hanya 0. kalau ketersediaan lahanpun semakin menyempit. Pangan yang sehat belum tercapai ditambah lagi dengan keterbatasan pangan. seperti kedelai. penurunan luas panen tidak hanya terjadi pada padi. Harga hasil pertanian menjadi melojak dan ini tidak sesuai dengan swasembada pertanian program pemerintah. . setiap tahunnya peralihan lahan pertanian di wilayah perkotaan mencapai angka dua sampai tiga persen.

Kerawanan pangan tidak semata-mata karena kekurangan pangan tapi juga berupa kebijakan pemerintah dalam pertanian dan pembangunan secara keseluruhan. Namun juga berpengaruh terhadap mata pencaharian penduduk dan juga ketahanan lingkungan. Demikian juga keindahan alam. Suhu udara meningkat. banjir dan longsor lebih besar. Kemungkinan erosi. . Kualitas dan kuantitas air akan berkurang drastis. Pertanian organik dan sistem terpadupun masih banyak hambatan. biodiversity dan kebudayaan perdesaan cepat punah.Konsep ketahanan pangan sejatinya mengacu pada pengertian adanya kemampuan mengakses pangan secara cukup untuk mempertahankan kehidupan yang aktif dan sehat. ketiadaan akses terhadap pangan dan ketiadaan kemampuan daya beli masyarakat. mekanisme distribusi. bahkan akan muncul disharmoni kelembagaan sosial di desa. Konversi lahan pertanian bukan hanya berpengaruh pada ketahanan pangan dan penyediaan pangan nasional. Penerapan pertanian industrial seperti revolusi industri yang mengaplikasikan berbagai bahan kimia dan teknologi pertanian rupanya membuat lahan pertanian menjadi tidak produktif dan tentunya tidak sehat bagi manusia dan lingkungan.

Landasan hukum kuat untuk mencegah konversi lahan pertanian. singkong. yaitu UU No 41/2009 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan. Bisa diatasi dengan konversi pangan beras ke bahan pangan lain seperti jagung. . Melalui UU ini. Inipun sebagai akibat karena lahan persawaahn yang tergantikan oleh kawasan industri dan pemukiman. Sudah sering terjadi kekurangan beras yang menyebabkan pemerintah harus import dari luar negeri. Komitmen itu harus benar-benar dipatuhi.Sungguh ironi bila dilihat kekayaan alam yang memadai. Kebutuhan beras meningkat tidak dibarengi dengan jumlah yang memadai.Jumlah penduduk indonesia yang semakin banyak menyebabkan semakin meningkatnya kebutuhan pangan nasional. Dalam jangka pendek. Pemenuhan kebutuhan ini membutuhkan perluasan lahan pertanian sebesar ± 12 juta hektar. pemerintah pusat dan pemerintah daerah harus bisa membuat komitmen melakukan moratorium konversi lahan. Tak lain tak bukan krena semkin berkuranganya lahan untuk menanam padi sebagai salah satu masalahnya . provinsi dan nasional (Pasal 11-17). kawasan dan lahan pertanian pangan ditetapkan (jangka panjang. menengah dan tahunan) lewat perencanaan dari kabupaten/kota.

Conclusion . . .

Thank For Your Attention Screaming by : .