A. Pengertian Keseimbangan Lingkungan.

Merupakan komponen-komponen yang ada terlibat dalam aksi-reaksi dan berperan sesuai kondisi keseimbangan, pemindahan energi (arus energi), dan siklus biogeokimia dapat berlangsung. Keseimbangan lingkungan dapat terganggu bila terjadi perubahan berupa pengurangan fungsi dari komponen atau hilangnya sebagian komponen yang dapat menyebabkan putusnya mata rantai dalam ekosistem. Salah satu faktor penyebab gangguan adalah polusi di samping faktorfaktor yang lain. Lingkungan dikatakan seimbang bila antara komponen biotic dan abiotiknya berada dalam komposisi yang proporsional dan stabil. Keseimbangan lingkungan tidak statis, artinya dapat terjadi penurunan dan kenaikan populasi tiap jenis tumbuhan dan hewan serta berbagai komponen abiotik. Menurut hukum minimum Liebig, untuk dapat bertahan dan hidup dalam keadaan tertentu, suatu organisme harus memiliki bahan-bahan yang penting yang diperlukan untuk pertumbuhan dan berkembang biak. Daya dukung lingkungan: kemampuan lingkungan dalam mendukung kehidupan berbagai makhluk hidup di dalamnya. Daya lenting lingkungan: kemampuan lingkungan untuk pulih kembali pada keadaan seimbang jika mengalami perubahan atau gangguan. Faktor perubahan keseimbangan lingkungan: factor manusia, factor alam, factor pembatas (factor yang mula-mula menghentikan pertumbuhan dan penyebaran dari organisme di suatu lingkungan). Kegiatan manusia mengubah lingkungan dilakukan karena adanya kebutuhan hidup. 1) industri primer, industri yang mengupayakan kebutuhan dari alam secara langsung spt pertanian. 2) Industri sekunder, industri yang mengolah industri primer spt industri makanan, tekstil, dll. 3) Industri tersier, industri yang menghasilkan jasa, seperti informasi, transportasi, perdagangan. Faktor perubahan keseimbangan lingkungan: factor manusia, factor alam, factor pembatas (factor yang mula-mula menghentikan pertumbuhan dan penyebaran dari organisme di suatu lingkungan). Kegiatan manusia mengubah lingkungan dilakukan karena adanya kebutuhan hidup. 1) industri primer, industri yang mengupayakan kebutuhan dari alam secara langsung spt pertanian. 2) Industri sekunder, industri yang mengolah industri primer spt industri makanan, tekstil, dll. 3) Industri tersier, industri yang menghasilkan jasa, seperti informasi, transportasi, perdagangan. Dampak Over Eksploitasi Ekosistem Homeostatis: kemampuan ekosistem untuk menahan berbagai perubahan dalam system secara keseluruhan. Over eksploitasi ekosistem menghasilkan pencemaran. Pencemaran disebabkan oleh limbah. Pencemaran lingkungan dapat diukur oleh parameter ualitas limbah yang digunakan untuk mengetahui tingkat pencemaran yang sudah terjadi di

B. tanah merupakan media atau matriks tempat akar tumbuhan berjangkar. BOD ditentukan dengan mengukur jumlah oksigen yang terserap oleh limbah cair akibat adanya mikroorganisme selama kurun waktu dan temperature tertentu.57. Kedua fungsi tanah di atas bisa hilang atau berkurang. antara lain sebagai berikut: a. fungsi tanah untuk pertanian ada 2. Penurunan DO dapat diakibatkan oleh pencemaran air yang mengandung bahan organic sehingga menyababkan organisme air terganggu. Berkurang atau hilangnya fungsi tanah disebut kerusakan tanah. dan tempat unsur-unsur hara pupuk dan air ditambahkan. . COD (Chemical Oxygen Demand): Jumlah oksigen yang diperlukan agar buangan yang ada dalam air dapat teroksidasi melalui reaksi kimia. c. Penurunan fungsi yang pertama dapat diperbaharui dengan cara pemupukan dan pemberian bahan organik. Proses kimiawi air hujan Air hujan merupakan faktor utama terjadinya kerusakan tanah melalui proses perubahan kimiawi dan sebagian lagi karena proses mekanis. Perubahan pH air tergantung pada polutan air tersebut. proses dinamisasi tanah sangat tergantung kepada aktivitas manusia dan vegetasi tanaman yang tumbuh. Jika di atas itu. Kerusakan tanah dapat disebabkan oleh beberapa hal. air bersifat basa. Perusakan hutan Akibat dari hutan yang rusak dapat mengurangi daya serap tanah dan mengurangi kemampuannya dalam menampung dan menahan air. Nilai BOD diperoleh dari selisih oksigen terlarut awal dengan oksigen terlarut akhir. Air yang tercemar memiliki pH antara 6. puluhan sampai ratusan tahun. Cara manusia mengelola tanah serta menentukan pilihan tanaman di suatu lahan sangat berpengaruh terhadap perubahan tanah tersebut. berkurangnya atau hilangnya fungsi yang kedua sangat sulit diperbaiki karena membutuhkan waktu yang sangat panjang. Kerusakan Tanah Pada tanah yang sudah dikelola dan dimanfaatkan untuk budidaya tanaman. DO penting dalam pengoperasian system saluran pembuangan maupun pengolahan limbah. Pada dasarnya. sehingga tanah mudah tererosi.lingkungan. Manusia dapat melakukan tindakan-tindakan yang mendorong kerusakan tanah atau sebaliknya memberi perlakuan yang akan meningkatkan tingkat kesuburan dan produktivitas tanah. air bersifat asam. pH Ukuran keasaman dan kebasaan limbah. DO (Dissolved Oxygen): Kadar oksigen yang terlarut dalam air. Pertama. tempat air tersimpan. Indicator ini umumnya berguna pada limbah industri. (biasanya 5 hari dan dalam 20o C).5. di bawah itu. tanah berperan sebagai sumber unsur hara atau makanan bagi tumbuhan. b. Kedua. Proses mekanis air hujan. Yaitu: BOD (Biochemical Oxygen Demand): Ukuran kandungan oksigen terlarut yang dibutuhkan oleh mikroorganisme dalam air untuk menguraikan bahan organic dalam air. Akan tetapi.

tumbukan hujan menyebabkan tanah akan terpercik ke permukaan dan butiran-butiran yang tercerai akan jatuh kembali ke permukaan tanah (rain-splash erosion).Air hujan yang turun sangat deras dapat mengikis dan menggores tanah di permukaannya sehingga bisa terbentuk selokan. Tanah longsor Tanah longsor adalah turunnya atau ambruknya tanah dan bebatuan ke bawah bukit. Erosi adalah terkikisnya lapisan tanah dari suatu lokasi ke lokasi lain. Bila aliran permukaan atau limpasan air hujan (surface runoff) menggerus lapisan atas secara merata. erosi sendiri bisa terjadi karena hembusan angin. Erosi dipercepat karena air bisa terjadi akibat limpasan air hujan di permukaan tanah. Namun bila aliran permukaan membentuk saluran yang lebih dalam dan tidak dapat dihilangkan dengan pengolahan tanah secara manual maka disebut erosi parit (gully erosion). Pada tanah yang berstruktur lunak atau gembur. Bila aliran permukaan membentuk aluralur kecil di atas tanah. mengganggu struktur tanah. Selain disebabkan oleh air. Pelongsoran hanya terjadi pada lapisan luar yang terlepas dari permukaan tanah. maka erosi yang terjadi disebut erosi lembar (sheet erosion). Laju kehilangan tanah pada erosi normal lebih rendah atau sama dibanding laju pembentukan tanah. Hujan mempercepat longsornya tanah karena tanah menjadi longgar dan berat. e. d. Dalam kaitannya dengan konservasi tanah. maka erosi yang dipercepat merupakan macam erosi yang perlu mendapatkan perhatian khusus. terkikisnya tanah oleh aliran air atau hempasan gelombang. Penjenuhan tanah oleh air (waterlogging) dan erosi. Erosi Di daerah tropika seperti Indonesia yang bercurah hujan tinggi. hujan lebat dapat menghanyutkan tanah berkubik-kubik. Erosi parit lebih berbahaya . misalnya tanah labil yang ada di pinggir-pinggir sungai apabila tertimpa hujan lebat akan lepas dan jatuh ke sungai. Erosi terdiri dari 2 macam. f. penyebab utama kerusakan tanah adalah erosi air. Air merupakan media utama dalam kasus erosi yang dipercepat. serta longsor. Erosi dipercepat adalah erosi yang menimbulkan kerusakan tanah dan biasanya dipicu oleh perlakuan manusia terhadap tanah tersebut. Angin yang bertiup kencang akan memindahkan lapisan tanah atas. maka dinamakan erosi alur (rill erosion). h. Aliran permukaan kemudian akan membawa butiranbutiran tanah tersebut ke tempat lain. Air hujan yang jatuh akan menumbuk permukaan tanah. g. Terkumpulnya garam di daerah perakaran (salinisasi). Kehilangan unsur hara dan bahan organik dari daerah perakaran. sehingga tidak menimbulkan kerugian atau kerusakan tanah. Erosi normal bisanya terjadi pada hutan atau tanaman yang tumbuh alami. Urutan bentuk-bentuk erosi di atas sebagaimana diilustrasikan pada Gambar 1 menunjukkan tingkat kerusakan yang ditimbulkannya. Erosi oleh air hujan Pergerakan tanah dapat disebabkan oleh air hujan. Pada daerah yang tidak bervegetasi. yaitu erosi normal dan erosi yang dipercepat. Erosi angin jarang terjadi dan pengaruhnya tidak signifikan di Indonesia. Air hujan dapat pula menghanyutkan lumpur sehingga terjadi banjir lumpur.

Bentuk erosi ini dinamakan erosi tebing sungai.050 kg kalsium (Ca). banjir dan tanah longsor. dimana bahan yang tererosi diendapkan. berkurang kemampuannya dalam menahan air. Kalau tanah tersebut terbawa sungai kemudian masuk ke bendungan atau dam. Menurut laporan Cuff (1978) erosi yang mengikis 1 cm lapisan olah tanah dalam luasan 1 ha akan membawa setara 350 kg nitrogen (N). Proses pendangkalan biasanya akan diikuti dengan eutrofikasi atau pengkayaan air dam sehingga akan ditumbuhi oleh eceng gondok dan tanaman air lainnya. erosi juga menyebabkan gangguan pada lokasi lain. Erosi lembar kalau dibiarkan kemungkinan akan berkembang menjadi erosi lembar atau erosi parit. maka hal itu dapat menyebabkan pendangkalan. maka tanah tidak tejadi lembur . Lahan-lahan yang gundul tidak mampu menangkap air hujan yang datang.000 kg kalium (K). Akibatnya. Tanah-tanah yang berada di tebing sungai akan tergerus pada bagian tepinya dan masuk ke aliran sungai. karena pada gilirannya akan semakin merusak tanah. sehingga air langsung masuk ke sungai. erosi lembar lebih merusak dibanding erosi cipratan hujan. Agar air yang terdapat pada tanah bisa di serap oleh akar-akar yang yang di hutan . serta semakin padat dan sulit ditembus akar. Banyaknya unsur hara yang hilang dari tanah yang tererosi tergantung kepada banyaknya hara yang terbawa serta besarnya erosi. Tidak menebang hutan secara liar Hutan lindung ialah hutan yang berfungsi melindungi tanah dari erosi. . tanah menjadi miskin atau berkurang kesuburannya. Longsor adalah bentuk lain dari erosi. 90 kg fosfat (P). 1. Longsor terjadi akibat meluncurnya suatu volume tanah di atas lapisan agak jenuh air dan ini bisanya terjadi pada lereng yang cukup curam. Erosi yang menggerus lapisan atas tanah berakibat buruk bagi tanah dan tanaman. Secara umum kehilangan unsur hara dapat dihitung dengan cara mengalikan kandungan unsur hara dalam tanah dengan jumlah tanah yang hilang. Erosi tebing sungai biasanya terkait dengan banjir dan tata guna lahan di bagian daerah aliran sungai. Tanah yang terbawa oleh erosi akan mengendap di tempat lain dan ini juga menjadi problem. Melindungi Tanah 1. Aliran sungai biasanya akan menyebabkan kerusakan dalam bentuk longsoran tanah. Areal Tebu yang Mengalami Longsor Disamping berakibat buruk pada tanah yang tergerus. Kehilangan unsur hara kemudian diikuti oleh penurunan produktivitas tanaman. Demikian juga. Tumbuhan yang menutupi permukaan air ini akan menghambat difusi oksigen kedalam air. maka pada kejadian longsor tanah terangkut sekaligus dalam jumlah yang besar.dibanding erosi alur. dan 1. Urutan tersebut juga menggambarkan bahwa sekecil apapun erosi yang terjadi tidak dapat dibiarkan terus berlangsung. 650 kg magnesium (Mg). Erosi air umumnya akan menghilangkan atau mengurangi lapisan atas tanah yang subur. C. Bila dalam proses erosi tanah terangkut secara bertahap. Umur pakai dam atau bendungan akan berkurang secara drastis. Input produksi yang dibutuhkan pada tanahtanah yang tererosi agar bisa mendukung pertumbuhan tanaman secara baik lebih banyak dibanding tanah yang tidak tererosi. gembur dan berkadar bahan organik tinggi. sehingga bisa merusak ekosistem dan kualitas air.

tofografi. telah banyak menutupi tanah dengan bengunan-bangunan dan aspal . yaitu: batuan induk. oksidasi-reduksi dan sebagainya. gerusan sungai. Dalam bentuk hubungan matematik dapat dinyatakan sebagai berikut: Tanah = ¦ (batuan induk. Pembentukan tanah merupakan hasil interaksi 5 faktor pembentuknya. hidratasi. Didaerah perkotaan . http://supervyanpion. Batuan induk akan hancur oleh perubahan gayagaya fisika dan kimia dari iklim seperti hujan. hidrolisis. Tanah akan selalu mengalami perubahan baik dari sifat fisika. tanah dibedakan atas tanah muda. Langkah Tanah. dan tanah tua. Pengolahan tanah dan penambahan berbagai bahan ke tanah selama budidaya tanaman ikut berkontribusi terhadap pembentukan tanah. Pembentukan tanah adalah proses yang dinamis dan akan terus berjalan seiring dengan bertambahnya waktu. dan waktu. atau hempasan laut. pembuatan aliran air di pinggiran kota membantu aliran air agar tidak terjadi nya banjir . Iklim akan mempengaruhi pelapukan batuan melalui proses-proses pelarutan.2.html . organisme. Dalam kaitannya dengan waktu. tumbuhan dan manusia. Batuan induk dalam bentuk batu. Karakteristik tanah juga berlainan antara satu tempat dengan tempat lainnya. tofografi dan waktu) Dari persamaan di atas terlihat bahwa: 1. Proses pembentukan tanah dari batuan induk ini tergantung kepada waktu dan lokasi dimana proses tersebut terjadi. makin banyak jenis tanah yang dihasilkan. Sifat-sifat tanah tergantung kepada kualitas faktor-faktor pembentuknya. 2. Maka dari itu. organisme. Tidak Menutupi tanah dengan beton. Makin banyak variasi dalam faktor pembentuk tanah. kimia maupun biologi. D.blogspot. Penghancuran batuan induk terjadi juga karena gangguan organisme seperti pelapukan oleh bakteri atau aktivitas hewan. Hal ini menyebab kan kurang nya daerah resapan air yang menyebabkan sering nya terjadi banjir . dehidratasi.com/2009/12/keseimbangan-lingkungan. tanah dewasa. perubahan suhu udara. iklim. padas dan mineral bumi lainnya merupakan bahan baku proses pembentukan tanah. iklim.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful