P. 1
PROSES PERKEMBANGAN EMBRIO

PROSES PERKEMBANGAN EMBRIO

|Views: 86|Likes:
Published by rahmad52
embrio tumbuh dari kecil ke besar
embrio tumbuh dari kecil ke besar

More info:

Published by: rahmad52 on Mar 05, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial
List Price: $0.99 Buy Now

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
See more
See less

10/05/2013

$0.99

USD

pdf

text

original

PROSES PERKEMBANGAN EMBRIO Minggu ke-1 : Proses pembentukan antara sperma dan telur yang memberikan informasi kepada tubuh

bahwa telah ada calon bayi dalam rahim. Minggu ke-2 : Sel-sel mulai berkembang dan terbagi kira-kira dua kali sehari sehingga pada hari yang ke-12 jumlahnya telah bertambah dan membantu blastocyst terpaut pada endometrium Minggu ke-3 : Embrio terbentuk sepanjang 0,08 inci / 2 mm. Minggu ke-4 : Janin mulai membentuk struktur manusia. Saat ini telah terjadi pembentukan otak dan tulang belakang serta jantung dan aorta (urat besar yang membawa darah ke jantung). Minggu ke-5 : Terbentuk 3 lapisan yaitu ectoderm, mesoderm dan endoderm.Ectoderm adalah lapisan yang paling atas yang akan membentuk system saraf pada janin tersebut yang seterusnya membentuk otak, tulang belakang, kulit serta rambut. Lapisan Mesoderm berada pada lapisan tengah yang akan membentuk organ jantung, buah pinggang, tulang dan organ reproduktif. Lapisan Endodermyaitu lapisan paling dalam yang akan membentuk usus, hati, pankreas dan pundi kencing. Minggu ke-6 : Terbentuk kepala dan badan. Minggu ke-7 :

Minggu ke-11 : Alat kelamin luar mulai terbentuk tetapi ukurannya masih kecil. Jari kaki dan tangan mulai terbentuk termasuk telinga dan kelopak mata. Badannya juga semakin membesar untuk mengejar pembesaran kepala. Dalam proses pembentukan ini . Minggu ke-16 : Bayi telah terbentuk sepenuhnya dan membutuhkan nutrisi melalui plasenta. Bayi membesar beberapa millimeter setiap hari. Minggu ke-14 : Detak jantung bayi mulai menguat tetapi kulit bayi belum tebal karena belum ada lapisan lemak. Anggota tangan serta kaki juga terbentuk walaupun belum sempurna. Minggu ke-9 : Penyempurnaan telinga dan bayi mulai menggerakkan anggota badan. Kelopak matanya masih tertutup. Minggu ke-15 : Bayi sudah mampu menggenggam tangannya dan mengisap ibu jari. Minggu ke-10 : Payudara bayi perempuan akan sedikit membengkak karena sudah terdapat hormon estrogen dan progesteron. Minggu ke-12 : Mulai proses penyempurnaan seluruh organ tubuh.Bentuk bayi semakin jelas. Matanya juga sudah kelihatan berada dibawah membran kulit yang tipis. Minggu ke-8 : Wajah bayi sudah mulai terbentuk diantaranya pembentukan lubang hidung. Minggu ke-13 : Kepala bayi membesar dengan lebih cepat daripada yang lain. bibir. mulut serta lidah. Bayi telah mempunyai tulang yang kuat dan mulai bisa mendengar suara.

Minggu ke-23 : Tangan dan kaki bayi telah terbentuk dengan sempurna. Saluran darah di paruparu bayi sudah semakin berkembang. Minggu ke-18 : Bayi sudah bisa melihat cahaya yang masuk melalui dinding rahim ibu. Garis disekitar mulut bayi sudah mulai membentuk dan fungsi menelan sudah semakin membaik. Minggu ke-24 : Kulit bayi mulai menebal. Minggu ke-20 : Proses penyempurnaan paru-paru dan system pernafasan. Minggu ke-17 : Rambut. kening. Minggu ke-25 : Tulang bayi semakin mengeras dan bayi menjadi bayi yang semakin kuat. Pigmen kulit mulai terlihat. Sidik jari sudah mulai terbentuk. Berat bayi sudah mencapai 650-670 gram dengan tinggi badan 34-37 cm.system peredaran darah adalah yang pertama terbentuk dan berfungsi. Minggu ke-19 : Bayi mengeluarkan verniks yang berfungsi untuk melindungi kulitnya. Hormon Estrogen dan Progesteron semakin meningkat. jari juga terbentuk sempurna. Minggu ke-26 : . Minggu ke-21 : Bayi mulai membesar. Minggu ke-22 : Struktur gigi bayi mulai berkembang. bulu mata bayi mulai tumbuh dan garis kulit pada ujung jari mulai terbentuk. Indera penciuman bayi sudah semakin membaik karena di minggu ini bagian hidung bayi (nostrils) sudah mulai berfungsi.

Tulang pada tubuh bayi sudah mulai mengeras. Selain itu lapisan lemak akan semakin bertambah dibawah jaringan kulitnya. cahaya. Saat ini waktu yang terbaik bagi bunda untuk menyenteri perut dan menggerak-gerakan senter tersebut maka mata bayi sudah bisa mengikuti ke arah mana senter tersebut bersinar. Berat umum bayi seusia si kecil 870-890 gram dengan tinggi badan 36-38 cm. hanya berat badan bayilah yang akan bertambah. rasa dan bau. bayi sudah bisa mengidentifikasi perubahan suara. Kepalanya sudah mengarah ke bawah. Paru-parunya belum sempurna. Kini si kecil pun sudah mulai memproduksi air mata. namun matanya sudah mulai bisa berkedip bila melihat cahaya melalui dinding perut ibunya. sedangkan tingginya 35-38 cm. Selain itu otak bayi sudah bisa mengendalikan nafas dan mengatur suhu badan dari bayi. Minggu ke-28 : Lemak dalam badan mulai bertambah.Bayi sudah bisa mengedipkan matanya selain itu retina matanya telah mulai terbentuk. Minggu ke-31 : Perkembangan fisik bayi sudah mulai melambat pada fase ini. si kecil kemungkinan besar telah dapat bertahan hidup. Berat badan bayi 1510-1550 gram. Minggu ke-29 : Sensitifitas dari bayi semakin jelas. berat badannya 11001200 gram. namun jika saat ini ia terlahir ke dunia. Aktifitas otaknya yang berkaitan dengan pendengarannya dan pengelihatannya sudah berfungsi. Berat badan bayi sudah mencapai 750-780 gram. Walaupun gerakan bayi sudah mulai terbatas karena beratnya yang semakin bertambah. Minggu ke-27 : Indra perasa mulai terbentuk. dengan tinggi 39-40 cm. Postur dari bayi sudah semakin sempurna sebagai seorang manusia. berkembang dan mulai memadat dengan zat-zat . mungkin bunda akan merasakan anggukan kepala si kecil. Bayi juga sudah pandai mengisap ibu jari dan menelan air ketuban yang mengelilinginya. dengan tinggi badan 37-39 cm. bunda dapat memulai memperdengarkan lagu yang ringan dan mencoba untuk memberi cahaya lebih disekitar perut. cairan ketuban (amniotic fluid) di rahim bunda semakin berkurang. Minggu ke-30 : Mata indah bayi sudah mulai bergerak dari satu sisi ke sisi yang lain dan dia sudah mulai belajar untuk membuka dan menutup matanya.

Minggu ke-35 : Pendengaran bayi sudah berfungsi secara sempurna. Pada saat ini juga otak bayi sudah mulai bisa berkoordinasi antara lain. zat besi. Apabila bayinya laki-laki maka testis bayi sudah mulai turun dari perut menuju skrotum. dengan tinggi badan 40-42 cm. Berat badan bayi sudah mencapai 1700-1750 gram. Minggu ke-36 : . Minggu ke-33 : Bayi telah memiliki bentuk wajah yang menyerupai ayah dan ibunya. Lemak dari tubuh bayi sudah mulai memadat pada bagian kaki dan tangannya. Bayi sudah mulai bisa bermimpi. Bayi sudah dapat membuka dan menutup mata apabila mengantuk dan tidur. dengan tinggi badan sekitar 45-47 cm. Rambutnya pun semakin banyak dan semakin panjang. kelopak matanya juga telah terbuka dan system pendengaran telah terbentuk dengan sempurna. Kuku dari jari mungil tangan dan kaki si kecil sudah lengkap dan sempurna. Berat Badan bayi 2000-2010 gram. pada fase ini perkembangan otaknyalah yang berkembang dengan sangat pesat dengan menghasilkan bermilyar sel. Apabila diperdengarkan musik. bayi juga sudah mulai mengedipkan matanya. bayi sudah menghisap jempolnya dan sudah bisa menelan. Bayi sudah semakin membesar dan sudah mulai memenuhi rahim bunda. fosfor. Berat badan bayi 1550-1560 gram dengan tinggi 41-43 cm. Berkebalikan dengan perkembangan fisiknya.penting seperti kalsium. Otak bayi semakin pesat berkembang. Apabila bayi bunda laki-laki maka di bulan ini testisnya telah sempurna. Bayi sudah bisa mengambil nafas dalam-dalam walaupun nafasnya masih di dalam air. Tubuh bunda sedang mengirimkan antibodi melalui darah bunda ke dalam darah bayi yang berfungsi sebagai sistem kekebalan tubuhnya dan proses ini akan tetap terus berlangsung bahkan lebih rinci pada saat bunda mulai menyusui. Walaupun tulang-tulang bayi sudah semakin mengeras tetapi otot-otot bayi belum benar-benar bersatu. Berat badan bayi 1800-1900 gram. dengan tinggi badan sekitar 45-46 cm. Berat badan bayi 2300-2350 gram. dengan tinggi badan sekitar 43-45 cm. Minggu ke-34 : Kedudukan bayi berada di pintu rahim. Minggu ke-32 : Kulit bayi semakin merah. bayi akan bergerak. lapisan lemak ini berfungsi untuk memberikan kehangatan pada tubuhnya.

persendian. dan selaput otak. mata. 2. dengan tinggi 48-49 cm Minggu ke-38 hingga minggu ke-40 : Proses pembentukan telah berakhir dan bayi siap dilahirkan Penyakit Pada Sistem Reproduksi Manusia Beberapa penyakit dapat menyerang sistem reproduksi manusia. . Bakteri ini selain menimbulkan radang pada organ reproduksi (vagina. Penyakit tersebut antara lain sebagai berikut.Kulit bayi sudah semakin halus dan sudah menjadi kulit bayi. tetapi juga menyerang organorgan tubuh yang lain. Bayi sudah bisa melihat adanya cahaya diluar rahim. Saat ini paru-paru bayi sudah bekerja baik bahkan sudah siap bertemu dengan mama dan papa. Kalau tidak segera diobati. epididimis. * Terdapat nanah di ujung saluran kencing. Berat badan bayi 2400-2450 gram. dan otak. Penyakit ini terdiri atas beberapa stadium. Gonorhea (Kencing Nanah) Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Neisseria gonorrhoeae dan ditularkan terutama melalui hubungan seksual. sifilis tidak hanya menyerang organ-organ reproduksi. 1. Kuku terbentuk dengan sempurna. * Rasa terbakar pada saat buang air kecil * Pada laki-laki. wanita yang bersangkutan menjadi mandul. Bayi pada saat ini sedang belajar untuk mengenal aktifitas harian. terdapat nanah dari vagina yang mungkin dapat menyebar ke rahim dan indung telur. dengan tinggi badan 47-48 cm Minggu ke-37 : Kepala bayi turun ke ruang pelvik. juga dapat menimbulkan radang pada saluran kemih. uretra menjadi sempit sehingga sulit buang air kecil. Lapisan lemak sudah mulai mengisi bagian lengan dan betis dari bayi. Adapun tanda dan gejala-gejala penyakit ini sebagai berikut. selain itu bayi juga sedang belajar untuk melakukan pernafasan walaupun pernafasannya masih dilakukan di dalam air. misalnya hati. Akibatnva. testes menjadi rusak sehingga orang yang bersangkutan menjadi mandul. susunan saraf. * Pada wanita. Pada beberapa kasus. Penyakit ini dapat menular dari seorang ibu yang terinfeksi kepada bayi yang dilahirkannya. Sifilis Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum dan ditularkan terutama melalui hubungan seksual. Beberapa bayi menjadi buta karenanya. Ginjal dari bayi sudah bekerja dengan baik dan livernya pun telah memproduksi kotoran. saluran Fallopii. Pada stadium lanjut. penyakit ini dapat menyebabkan kemandulan. Berat badan bayi di minggu ini 27002800 gram. Bentuk bayi semakin membulat dan kulitnya menjadi merah jambu. kelenjar prostat). Rambutnya tumbuh dengan lebat dan bertambah 5cm.

tidak menyebabkan tertular. Cara pencegahan yang lain adalah tidak membiasakan bertukar handuk atau pakaian. . Bayi yang dikandung ibu penderita AIDS kemungkinan juga dapat tertular. Orang yang terinfeksi virus HIV tidak langsung menderita AIDS. bergantung pada ketahanan tubuh seseorang. oogonia (sel induk telur) di dalam ovarium mengalami perkembangan. Oogonium pada masa embrio ini memperbanyak diri secara mitosis membentuk oosit primer. 4. Akibatnya. Virus ini selain menyerang organ-organ reproduksi laki-laki dan perempuan. Candida albicans menyukai lingkungan yang mengandung gula dan hangat. Sejak masa embrio hingga dewasa. bakteri. Sebenarnya sebagian besar dapat dicegah dengan menjaga kebersihan secara umum dan kebersihan organ-organ reproduksi. 5.9. Kemudian oosit primer ini berhenti membelah hingga masa pubertas. Sampai sekarang. penyakit ini menular melalui cairan tubuh. Penyakit ini disebabkan oleh virus HIV (Human Immtmodeficiency Virus). Jamur yang menyukai tempat lembap dapat dihindari dengan selalu menjaga daerah perineum (selangkangan) selalu kering. Sekarang sudah diketahui bahwa ada hubungan antara infeksi virus herpes dan kanker leher rahim. lingkungan juga perlu dijaga kebersihannya. oosit primer mengalami meiosis I dan berhenti pada fase profase. misalnya selalu mencuci selimut atau alas tidur. penyakit mematikan ini belum ada obatnya. Rasa gatal dapat dikurangi dengan mengenakan celana dari bahan katun. Selain kebersihan diri. Perhatikan Gambar 10. juga menyerang kulit. jika terinfeksi kuman tertentu yang bagi orang biasa tidak membahayakan. Kita tidak perlu panik menghadapi penyakit ini jika mengetahui cara penularannya. Penyakit ini baru terlihat setelah enam bulan sampai lima tahun. AIDS AIDS merupakan singkatan dari Acquired Immttne Deficiency Syndrome (sindrom hilangnya kekebalan karena bentukan). Herpes Genital Penyakit ini disebabkan oleh virus herpes simpleks serotipe 2 dan ditularkan melalui hubungan seksual. AIDS dapat menular melalui transfusi darah dari penderitaAIDS. Protozoa dari jenis Trichomonas vaginalis.3. dan virus. dan berhubungan seksual dengan penderita AIDS. melalui jarum suntik yang pernah dipakai penderita AIDS. Jamur ini sering ditemukan pada perempuan hamil dan penderita diabetes melitus (kencing manis). Keputihan (Fluor Albus) Penyakit yang dialami perempuan ini disebabkan oleh berbagai parasit. PROSES PEMBENTUKAN SEL TELUR (OVUM) Proses pembentukan ovum disebut oogenesis. Saat embrio berusia 6 bulan. penderita AIDS dapat meninggal. Proses ini terjadi di dalam ovarium. Tidak seperti influenza yang penularannya melalui udara. Penyakit ini menyerang sel-sel darah putih yang merupakan bagian dari sistem kekebalan tubuh. antara lain jamur Candida albicans. Menghirup udara di sekitar penderita AIDS atau bersalaman dengan penderita AIDS. Meskipun banyak penyakit yang dapat menyerang organ-organ reproduksi.

Saat wanita mengalami pubertas. LH membuat sel-sel folikel berkembang menjadi korpus luteum. Pembelahan meiosis ini menghasilkan dua sel yang ukurannya tidak sama. Perhatikan Gambar10. Oosit sekunder dikelilingi oleh folikel. LH berfungsi memacu terjadinya ovulasi. sel-sel folikel memproduksi estrogen yang merangsang hipofisis untuk menyekresikan Luteinizing Hormone (LH). oosit sekunder dan badan polar pertama akan . oosit sekunder dilepas dari ovarium dan ditangkap oleh fimbriae dan dibawa ke oviduk. Oosit sekunderdan badan polarpertama melanjutkan pembelahan dengan melakukan meiosis II dan berhenti pada metafase II. pada saat ovulasi. Selanjutnya. Pelepasan oosit sekunder di ovarium dikenal dengan istilah ovulasi. Di bawah pengaruh FSH. Selanjutnya. Jadi. Jika terjadi pembuahan oleh spermatozoa. hipofisis akan menghasilkan Follicle Stimulating Hormone (FSH) dan oosit primer melanjutkan proses meiosis I. Hormon progesteron akan menghambat LH yang memungkinkan bertahannya korpus luteum. folikel-folikel ini membelah berkali-kali dan membentuk folikelde Graaf (folikel yang sudah masak) yang di antaranya mempunyai rongga. meiosis I selesai. Korpus luteum memproduksi hormon estrogen dan progesteron.8. Sel yang berukuran besar disebut oosit sekunder dan yang kecil disebut badan polarpertama. Saat menjelang ovulasi ini. yang dilepas bukan ovum tetapi oosit sekunder pada tahap metafase II.

Pubertas selain ditandai dengan menstruasi juga ditandai dengan aktifnya hormon seksual pada wanita. Sementara itu. . c. Sel telur yang dibuahi dan yang tidak dibuahi akan menuju uterus. ootid berdiferensiasi membentuk ovum. diantaranya: a. Hormon inilah yang memacu perubahan fisik pada wanita dan terjadinya menstruasi. mempengaruhi perkembangan alat reproduksi dan ciri kelamin sekunder misalnya. dan tiga badan polar yang menempel pada ovum akan mengalami degenerasi. Saat akan terjadi pembuahan. d. serta tumbuh rambut di ketiak dan kemaluan. Hormon gonadotropin Dihasilkan hipotalamus yang merangsang kelenjar hipofisis bagian depan (anterior) agar mengeluarkan hormon FSH dan LH. kumis. hormon progesteron dihasilkan dan akan mempengaruhi penebalan dinding uterus sehingga siap terjadi implantasi. sedangkan badan polar pertama akan menghasilkan dua badan polar kedua. pinggul mulai melebar dan membesar. Hormon Testosteron Dihasilkan oleh testis. jakun. Pembelahan oosit sekunder menghasilkan 1 ootid dan 1 badan polar kedua. PROSES PEMBENTUKAN SPERMA Proses pembentukan sperma dipengaruhi oleh beberapa hormon. Perubahan fisik tersebut di antaranya tumbuhnya payudara. FSH ( folikel stimulating hormone) Berfungsi mempengaruhi dan merangsang perkembangan tubulus seminiferus dan sel sertoli untuk menghasilkan ABP ( Androgen Binding Protein) yang memacu pembentukan sperma. dan produksi sperma. Terjadinya menstruasi pertama menandakan seorang wanita mengalami pubertas.melanjutkan tahapan meiosis II. yang berfungsi merangsang perkembangan organ seks primer pada saat embrio belum lahir.LH ( luteinizing hormone) Berfungsi merangsang sel-sel interstitial (sel leydig) agar mensekresikan hormon testosteron. Jika sel telur ini tidak dibuahi akan luruh dan dikeluarkan sebagai menstruasi (haid) bersama jaringan yang terbentuk pada dinding uterus. jambang. b. pembesaran suara.

Dari epididimis. pada bagian ujungnya terdapat akrosom yang tebentuk dari badan golgi. disebut dengan spermatid. Spermatozoa yang telah terbentuk dapat sampai ke urethra (saluran keluar pada penis) jika dibantu oleh cairan yang dihasilkan oleh vesikula seminalis. Setengah dari sel-sel spermatogonium tersebut terus melanjutkan pembelahan mitosis. 3. Oleh karena pembentukan spermatosit primer melalui pembelahan mitosis. dengan kondisi kromosom haploid (n). Sperma mendapat tambahan cairan dari kelenjar prostat. sperma meninggalkan testis melalui vas deferens. Spermatozoa bersama cairan tersebut disebut dengan istilah semen atau air mani. Jika proses pembentukan sperma telah selesai. Dari kantong sperma. Spermatogenesis dimulai dari pembelahan mitosis sel-sel induk sperma (spermatogonium) beberapa kali hingga dihasilkan lebih banyak spermatogonium. Spermatosit sekunder melanjutkan pembelahan meiosis (tahap II) menghasilkan dua sel yang juga haploid. maka hasilnya memiliki kromosom diploid (2n) sama dengan spermatogoniumnya. Cairan yang dihasilkan vesikula seminalis berfungsi membantu spermatozoa agar mudah bergerak. Ekor: sebagai alat gerak sperma agar mencapai ovum. Sehingga diperoleh 4 spermatid. Struktur sperma terdiri dari tiga bagian berikut ini: 1. Bagian tengah: terdapat mitokondria tempat berlangsungnya oksidasi sel untuk membentuk energi sehingga sperma dapat bergerak aktif. 2.Proses pembentukan sperma di dalam testis disebut dengan spermatogenesis. Cairan prostat merupakan . sperma dialirkan melalui saluran penyembur (duktus ejakulatories). Sperma yang terbentuk akan mengalir ke saluran pengumpul yang disebut dengan epididimis. Seorang laki-laki saat kopulasi dapat mengeluarkan sekitar 350-360 juta sel sperma dari 3ml air mani. dan menormalkan keasaman PH saluran reproduksi wanita pada saat kopulasi. Akrosom menghasilkan enzim yang berfungsi membantu sperma menembus sel telur. kelenjar prostat. Sel-sel spermatid ini akan berdiferensiasi menjadi spermatozoa. Sedangkan setengah yang lain membesar menjadi spermatosit primer. sehingga sel sertoli akan menghasilkan inhibin untuk memberikan umpan balik supaya hipofisis menghentikan produksi FSH dan LH . Kepala: mengandung inti sel. dan kelenjar cowper. memberi nutrient. maka protein pengikat androgen tidak diperlukan. Spermatosit primer berikutnya membelah secara meiosis (tahap I) menghasilkan spermatosit sekunder. kemudian ditampung dalam kantung sperma (vesikula seminalis).

media sperma yang memberi makan sperma dan menjaga pH sperma. .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->