PENILAIAN >adalah proses pengumpulan dan pengolahan informasi utk mengukur pencpaian hasil belajar peserta didik.

sistem penilaian mencakup jenis ujian, bentuk soal, dan pelaksanaanny, pengelola an dan pelaporan hasil ujian. jenis ujian adalah berbgai tagihan, seperti ulangan atau tugas2 yg harus dikerja kan peserta didik.i k tujuan penilaian - menilai kemampuan individual melalui tugas tertentu - menentukan kebutuhan pembelajaran - membantu dan mendorong siswa utk belajar - membantu dan mendorong guru utk mengajar yg lebih baik - menentukan strategi pembelajaran - akuntabilitas lembaga - meningkatkan khualitas pendidikan aspek yg diukur dalam penilaian berbasis kopetensi 1. aspek kognitif mencakup -pengaetahuan -pemahaman -aplikasi -analisis -sintesis -evaluasi 2. aspek afektif mencakup -sikap -tingkah laku -minat -emosi dan motivasi -kerjasama -koordinasi setiap siswa 3. aspek psikomotrik cakupan penilaian 1. aspek penilaian afektif terdiri dari -menerima> termasuk kesadaran, keinginan utk menerima stimulus,respon, kontrol d an seleksi gejala atau rangsangan dari luar. -menanggapi > reaksi yg diberikan adalah ketepatan reaksi,perasaaan,kepuasan dll . -menilai > kesadaran menerima norma, sistem nilai,dll -mengorganisasi > pengembangan norma dan nilai dalam organisisi sistem nilai -membentuk watak > sistem nilai yg terbentuk memperngaruhi pola kepribadian dan tingkah laku. 2. aspek psikomotorik terdiri dari -meniru -menyusun -melakukan dengan prosesur -melakukan dengan baik dan tepat -melakukan tindakan secara alami aspek2 kecakapan hidup dan penilaian 1. kesadaran diri > kesadaran diri sebagai hamba Tuhan, makhluk sosial dan makhl uk lingkungan.

kecakapan fokasional > fokasional baca > fokasional khusus 5 kecakapan komunikasi > kecakapan mendengarkan > kecakapan berbicara > kecakapan membaca > kecakapan menulis pendapat atau gagasan 5.ujian menckaup aspek kognitif.> kesadaran akan potensi diri dan dorongan utk mengembangkanny a.hasil ujian dianalisis dan ditindaklanjuti melalui program remedial atau progr am pengayaan .tes .jurnal .observasi . kecakapan akademik > mengindentifikasi variabel dan hubungan satu dengan lain nya. > kecakapan sebagai pimpinan yg berempati alur pencapaian hasil belajar siswa KD -> indikator -> penilaian hasil belajr siswa -> tuntas -> lanjut -> KD -> tak tuntas -> remedial -> tun tas -> lanjut -> KD acuan penilaian kriteria -prinsipnya semua siswa memberi kemampuan yg sama dan bisa belajar apa saja. 2. promotor dan afektif teknik penilaian .menilai semua kopetensi dasar .jika siswa dikelompokkan berdasarkan tingkat kemampuannya utk beberapa mata pe lajaran. > merumuskan hipotesis > merancang dan melaksanakan penelitian 4. kecakapan berpikir dan bernalar > menggali informasi > mengolah informasi dan mengambil keputusan dengan cerdas. instrumen penilain . > memecahkan masalah secara arif dan kreatif 3.penilaian antar teman. hny a waktu yg diperlukan utk mencapai kemampuan tertentu yg berbeda -standar ketuntasan harus ditentukan terlebih dahulu.ujian dapat dilakukan pada satu atau lebih kopetensi dasar . siswa tidak diperkenankan mengerjakan pekerjaan berikutnya. maka sebagian besar dari mereka akan mencapai ketuntasan.kriteria mutlak atau penialian acuan patokan (TAP) keberhasilan ditentukan ber dasarkan standar yg ditetapkan -kriteria mutlak atau penilaian acuan norma (TAN) keberhasilan ditentukan kelomp oknya prinsip2 penilaian hasil belajar berbasis kopetensi . .inventori .penugasan .belajar tuntas. dan diajar sesuai dengan karakteristik mereka.tes : perangkat tes berisi butir-butir soal . dan hasil yg baik. kecakapan bekerjasama > kecakapan sebagai teman kerja yg menyenangkan.penilaian diri . se belum mampu menyelesaikan pekerjaan dg prosedur yang benar. -hasil penilaian : lulus dan tak lulus . sistem penilaian berkelanjutan .

musikal . hendaknya berbentuk soal pemecahan masalah terstruktur ( untuk memudahkan for m nilai ) bentuk soal uraian .instrumen penilaian harus memenuhi persyaratan substansi kontruksi dan bahasa . sikap dan nilai 2 yg diwujudkan melalui kebiasaan berfikir dan bertindak kopetensi dasar adalah kopetensi minimal yg harus dicapai peserta didik dalam pe nguasaan konsep atau materi yg dibelajarkan kriteria ketuntasan minimal yaitu batas ketuntasan setiap mata pelajaran yang di tetapkan oleh sekolah melalui analisis indikator dg memperhatikan karakteristik peserta didik. hendaknya soal yg diuji pada level C4-C6 2.naturalis pengkuran adalah kegiatan yg sistemtik utk menentukan angka pada objek atau geja la evaluasi adalah penentuan nilai suatu program dan penentuan pencapaian tujuan su atu program kopetensi adalah kemampuan yg meliputi pengetahuan. karakteristik setiap indikator dan kondisi satuan pendidikan.persyaratan bahasa berhubungan dengan penggunaan bahasa yg baik dan benar sert a komunikatif sesuai dengan taraf perkembangan peserta didik . struktur atau tipologi soal harus mempunyai stimulus (teks atau gambar) 3.interpesonal .metamatis logik .instrument penilaian dilengkapi dengan pedoman penskoran DEFENISI-DEFENISI > sekolah atau guru adlah fasilitator yg berfungsi membantu pengoptimalan potens i peserta didik.spasial .soal utraian bebas PENULISAN SOAL PILIHAN GANDA pilihan ganda tediri atas suatu keterangan atau pemberitahuan tentang suatu peng ertian yg belum lengkap dan untuk melengkapinya harus memilih 1 dari beberapa kemungkinan jawaban yg telah disediakan. skala temantik penilaian diri : quisioner penilaian antar teman : quisioner kriteria penilaian . .intrapersonal . atau pilihan ganda terd .linguistik .sinestetik jasmani .- obsevasi : lembar pengamatan penugasan : lembar tugas inventori : skala thurstone.keterampilan. > menurut howard gardner setiap inidividu memiliki 8 jenis kecerdasan didalam di rinya yg disebut kecerdasan majemuk.persyaratan substansi merepresentasikan kopetensi yg dinilai .soal uraian terstruktur . penilaian acuan norma (PAN) merupakan acuan penapsiran hasil tes dengan berdasar kan pada acuan kurva normal penilaian acuan patokan (PAP) merupakan cara penafsiran hasil penilaian dengan b erdasarkan pada patokan tertentu secara ideal PENULISAN SOAL URAIAN (ESSAY) ketentuannya 1.

SD 3 3. diagram. hubungan antar hal ( pernyataan sebab pernyataan) 3. antara item2 yg bergabung dalam satu seri harus merupakan pengertian2 yg bena r2 homogen SOAL BENAR SALAH soal2nya berupa pernyataan2 (statement). hindarkan penyataan yg sangat umum 2. soal hendaknya tidak menjurus pada jawaban tertentu 5. hindarkan pernyataan yg berlebihan 3. soal harus sesuai dengan indikator 4. pilihan ganda biasa 2. tanpa denda PENULISAN SOAL MENJODOHKAN soal menjodohkan terdiri atas 1 seri pertanyaan mempunyai jawabannya yg tercantu m dalam seri jawaban petunjuk penyusunan: 1. kasus (dapat muncul dalam berbagai bentuk) 4. orang yg ditanya bertugas untuk menandai masing2 penyataan itu dengan melingkari jawaban yg dianggap benar kaedah penulisan 1. statement tersebut ada yg benar ada yg slah. jumlah soal benar harus sama dengan soal salah keunggulan kelemahan keunggulan . jawaban yg paling umum dimengerti oleh peserta didik 2. bentuk2 soal pilihan ganda : 1. contoh soal bentuk asosiasi petunjuk penyusunan soal 1. gunakan kata2 yg ad kaitannya. pilihan jawaban harus homogen yg logis ditinjau dari segi materi cara membuat option yg baik 1. 4. pokok soal harus dirumuskan secara jelas dan tegas 5. untuk SMA dan mahasiswa optionnya ada 5.iri dari bagian keterangan (stem) dan bagian kemungkinan jawaban atau alternatif (option). gunakan bahasa baku cara mengolah skor ada 2 macam rumus 1. asosiasi 6.banyaknya pokok bahasan ( KD dan indikator) kelemahan . kemungkinan jawaban (option) terdiri atas 1 jawaban yg benar dan beberapa pengec oh. tabel. menggunakan kata operasional C3 dan C4 2.mudah dalam pemuatan . dsb 5. gunakan kata2 yg kedengaran sama 3. dengan denda 2. untuk SMP 4. gambar. jumlah jawaban yg harus dipilih harus lebih banyak dari pada jumlah soalnya 3. seri petanyaan hendanya tidak lebih dari 10 soal 2. hindarkan pernyataan negatif ganda 4.

terdiri dari pertanyaan 2. siswa diminta untuk mengisi bagian kosong tersebut karakteristiknya 1. bagian penting dihilangkan.-terbatas mengukur pengetahuan saja .tingginya faktor menerka . terbatas mengukur kemampuan mengidentifikasi informasi sederhana (menguhubung kan 2 hal yg homogen) HIRARKI PEMBUATAN SOAL pengukuran -> pengujian -> penilaian -> evaluasi -> feedback -> perbaikan KBM .menimbulkan keraguan SOAL MENGISI SINGKAT soal diminta utk mengisi kalimat yg masih kosong. kadang2 berupa cerita. siswa diminta mengisi jawaban yg benar pada tanda titik atau kotak 3.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful