P. 1
Gangguan Akibat Kekurangan Yodium

Gangguan Akibat Kekurangan Yodium

1.0

|Views: 358|Likes:
Published by Upi Azza

More info:

Published by: Upi Azza on Mar 06, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/21/2014

pdf

text

original

GANGGUAN AKIBAT KEKURANGAN YODIUM (GAKY

)
BAB I PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG Masalah kekurangan konsumsi pangan bukanlah hal baru, namun masalah ini tetap aktual terutama di negara-negara berkembang seperti halnya Indonesia.Kehidupan manusia tak dapat dipisahkan dari masalah kekurangan konsumsi pangan , sehingga kita sering menemukan ketidak mampuan masyarakat dalam hal pengelolaan makanan yang baik sesuai dengan standar gizi kesehatan. Salah satu upaya yang mempunyai dampak cukup penting terhadap peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) adalah peningkatan status gizi yang merupakan salah satu faktor yang menentukan kualitas hidup dan produktivitas kerja. Masalah Gangguan Akibat Kekurangan Yodium (GAKY) khususnya Gondoktelah lama dikenal di Indonesia.Hal ini terlihat dari adanya patung-patung tokoh pewayangan yang ditampilkan dengan leher yang membesar karena Gondok.Tidak hanya dalam pewayangan dalam kehidupan nyatapun di beberapa daerah dengan mudah dapat di jumpai penderita Gondok. GAKY merupakan salah satu permasalahan gizi yang sangat serius, karena dapat menyebabkan berbagai penyakit yang mengganggu kesehatan antara lain ; Gondok, Kretenisme, Reterdasi Mental dll. Dari pemaparan diatas dapat diketahui bahwa pengaruh/dampak GAKY begitu luas, sejak masih dalam kandungan, setelah lahir sampai dewasa. Yang sangat mengkhawatirkan akibatnya pada susunan syaraf pusat, karena akan bepengaruh pada kecerdasan dan perkembangan sosial masyarakat dikemudian hari B. RUMUSAN MASALAH Dengan melihat latar belakang yang telah diuraikan di atas tentang masalah kekurangan konsumsi pangan yang merupakan salah satu permasalahan gizi yang sangat serius, maka yang menjadi rumusan masalah dalam makalah ini yaitu membahas tentangGangguan Akibat Kekurangan Yodium (GAKY). TUJUAN Mengetahui berbagai definisi yang berhubungan dengan GAKY Mengetahui faktor – faktor yang berhubungan dengan masalah GAKY Mengetahui jumlah kebutuhan iodium yang dianjurkan setiap hari Mengetahui macam-macam gangguan akibat GAKY Mengetahui upaya pencegahan dan penanggulangan terhadap GAKY

C. 1. 2. 3. 4. 5.

D. MANFAAT 1. Memberikan informasi kepada masyarakat tentang pentingnya pemberian garam beryodium

akibat kekurangan Yodium ini dapat menimbulkan penyakit. Iodium diserap sangat cepat oleh usus dan oleh kelenjar tiroid di gunakan untuk memproduksi hormon thyroid. Struktur cincinhidrofenil dari residu tirosin adalah iodinate ortho pada grup hidroksil dan berbentuk hormon dari kelenjar tiroid yang dapat dibebaskan (T3 dan T4) (Linder.ppm. Garam Beryodium adalah suatu garam yang telah diperkaya dengan KIO3(Kalium Iodat) sebanyak 30-8. Jumlah iodium yang terdapat dalam makanan sebanyak jumlah ioda dan untuk sebagian kecil secara kovalen mengikat asam amino. Keadaannya dalam tubuh mamalia hanya sebagai hormon tiroid. Tinjauan Ontologi Iodium Iodium ditemukan pada tahun 1811 oleh Courtois. 5. . 1992). GAKY merupakan suatu masalah gizi yang disebabkan karena kekurangan Yodium. Menambah pengetahuan tentang berbagai penyakit gangguan akibat kekurangan yodium Menambah pengetahuan berbagai penyebab gangguan akibat kekurangan yodium Sebagai bahan pembelajaran dalam mata kuliah Gizi dan Terapi Diet Sebagai bahan referensi bagi mahasiswa dan pihak-pihak lain yang akan melakukan penyusunan makalah dengan topic yang sama BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Iodium tersebut kemudian memasuki kelenjar tiroid untuk disimpan. Iodium adalah suatu bagian integral dari hormon tridothyronine tiroid (T3) dan thyroxin (T4). Hormon-hormon ini sangat penting selama pembentukan embrio dan untuk mengatur kecepatan metabolis dan produksi kalori atau energi disemua kehidupan. Setelah mengalami peroksidasi akan melekat dengan residu tirosin dari tiroglobulin. Yodium diperlukan tubuh dalam pembentukan hormon tiroksin untukmengatur pertumbuhan dan perkembangan mulai dari janin sampai dewasa. Hormon tiroid kebanyakan menggunakan. Dalam saluran pencernaan. Definisi Gizi adalah zat-zat yang diperoleh dari bahan makanan yang mempunyai nilai sangat penting untuk dikonsumsi oleh tubuh. 1999).2. Saluran ekskresi utama iodium adalah melalui saluran kencing (urin) dan cara ini merupakan indikator utama pengukuran jumlah pemasukan dan status iodium. Iodium merupakan sebuah anion monovalen. 4. Yodium adalah sejenis mineral yang terdapat di alam. salah satu yang sering kita kenal dan ditemui dimasyarakat adalah Gondok. Yodium merupakan zat gizi mikro yang diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup. B. Tingkat ekskresi (status iodium) yang rendah (25 – 20 mg I/g creatin) menunjukan risiko kekurangan iodium dan bahkan tingkatan yang lebih rendah menunjukan risiko yang lebih berbahaya (Brody. baik di tanah maupun di air. iodium dalam bahan makanan dikonversikan menjadi Iodida yang mudah diserap dan ikut bergabung dengan pool-iodida intra/ekstraseluler. 3.

metabolisme dan efek inhibitor pada pengeluaran thyrotropin oleh pituitary(Sauberlich. dan dari kelenjar tiroid disekresikan sekitar 80 mg yang terdapat dalam T3 dan T4. banyak dari hormon tersebut didegradasi dan iodidat dikonversikan untuk digunakan kembali kalau memang dibutuhkan (Linder. sehingga setiap tahun kirakira 400. kardiovaskular.8. melalui tiroid stimulating hormon (TSH). Kondisi ini. yang merupakan hormon tiroid. C. aliran sungai.8 . Beberapa T3 plasma dibuat dari T4 dengan jalandeiodinasi dalam jaringan non-tiroid.5 mikrogram/liter. Menurut Ganong (1989) apabila mengkonsumsi iodium 500 mg/hari. di udara kira-kira 0.jika tidak semua. Dalam sel-sel target dalam hati.7 mikrogram/meter kubik. Siklus yodium tersebut terus berlangsung selama ini. 1999). dan banjir ke laut. Ion yodida dioksidasi oleh sinar matahari menjadi elemen yodium yang sangat mudah menguap. efeknya melalui pengendalian sintesis protein.000 ton yodium hilang dari permukaan laut. karena yodium (melalui pencairan salju dan hujan) pada permukaan tanah. Selanjutya T3 dan T4 mengalami metabolisme dalam hepar dan dalam jaringan lainnya. hanya sebagian iodium (120 mg) yang masuk ke dalam kelenjar tiroid. Proses ini akan berulang terus menerus sehingga tanah yang kekurangan yodium tersebut akan terus berkurang kadar yodiumnya. Efek-efek tersebut adalah efek kalorigenik. Kembalinya yodium ke tanah sangat lambat dan dalam jumlah sedikit dibandingkan saat lepasnya. Sehingga dari hepar dikeluarkan sekitar 60 mg ke dalam cairan empedu. kemudian dibawa oleh angin. tetapi T3 lebih potensial dan “turn overnya” lebih cepat. Yodium yang berada di tanah dan lautan dalam bentuk yodida. terutama thyroid-binding-globulin (TBG). tetapi hormon yang bebas aktivitasnya pada sel-sel target. Ekologi Kekurangan Yodium Sebagian besar yodium berada di samudera / lautan. Thyroxine-terikat protein merupakan pembawa hormon tiroid utama yang beberapa di antaranya juga terikat dengan thyroxin-terikat prealbumin (Sauberlich. Tingkat bebasnya hormon-hormon tersebut dalam plasma dimonitor olehhipotalamus yang kemudian mengontrol tingkat pemecahan proteolitis T3 dan T4 daritiroglobulin dan membebaskannya ke dalam plasma darah. kemudian dikeluarkan ke dalam lumen usus dan sebagian mengalami sirkulasi yang lepas dari reabsorbsi akan diekskresikan bersama feses dan urin. Kadar yodium dalam air laut kira-kira 50 mikrogram/liter. 1999). 1992). Kebanyakan Thyroxine (T4) dan Triidothyronine (T3) diangkut dalam bentuk terikatplasma dengan protein pembawa. terutama di daerah yang bergunung-gunung di seluruh dunia. Kadar T4 plasma jauh lebih besar dari pada T3. dengan kadar dalam rentang 1. Yodium yang berada dalam atmosfer akan kembali ke tanah melalui hujan. . Sebagian besar dari kedua bentuk terikat padaprotein plasma. walau dapat juga terjadi di lembah sungai.

Tinjauan Aksiology Iodium Gangguan Akibat Kekurangan Iodium (GAKI) adalah sekumpulan gejala atau kelainan yang ditimbulkan karena tubuh menderita kekurangan iodium secara terus – menerus dalam waktu yang lama yang berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup (manusia dan hewan) (DepKes RI. 1998). Masalah Gangguan Akibat Kekurangan Iodium (GAKI) merupakan masalah yang serius mengingat dampaknya secara langsung mempengaruhi kelangsungan hidup dan kulitas manusia. E. seperti yang dialami oleh masyarakat di Hokaido (Jepang) yang mengkonsumsi ganggang laut dalam jumlah yang besar. 1996). Kelompok masyarakat yang sangat rawan terhadap masalah dampak defisiensi iodium adalah wanita usia subur (WUS) . 1994). Temuan lain oleh Dunn dan Van der Haal (1990) di Desa Jixian.Di sini tidak ada koreksi alamiah. Bila iodium dikonsumsi dalam dosis tinggi akan terjadi hambatan hormogenesis. khususnya iodinisasi tirosin dan proses coupling (Djokomoeldjanto. karena pada umumnya masalah ini sering dijumpai di daerah pegunungan seperti pegunungan Himalaya. 1988). dan defisiensi yodium akan menetap. Kodyat (1996) mengatakan bahwa pada umumnya masalah ini lebih banyak terjadi di daerah pegunungan dimana makanan yang dikonsumsinya sangat tergantung dari produksi makanan yang berasal dari tanaman setempat yang tumbuh pada kondisi tanah dengan kadar iodium rendah. Etiologi dan Patogenesis Faktor – Faktor yang berhubungan dengan masalah GAKY antara lain :  Faktor Defisiensi Iodium dan Iodium Excess Defisiensi iodium merupakan sebab pokok terjadinya masalah GAKI. populasi manusia dan hewan di daerah tersebut yang sepenuhnya tergantung pada makanan yang tumbuh di daerah tersebut akan menjadi kekurangan yodium D. 1994). meliputi pembesaran kelenjar tiroid dan berbagai stadium sampai timbul bisu-tuli dan gangguan mental akibat kretinisme (Chan et al. Iodium Excess terjadi apabila iodium yang dikonsumsi cukup besar secara terus menerus.5 % (1986). Propinsi Heilongjian (Cina) dimana pemberian iodium antara tahun 1978 dan 1986 dapat menurunkan prevalensi gondok secara drastic dari 80 % (1978) menjadi 4. Akibatnya. Alpen. anak balita dan anak usia sekolah (Jalal.  Faktor Geografis dan Non Geografis Menurut Djokomoeldjanto (1994) bahwa GAKI sangat erat hubungannya dengan letak geografis suatu daerah. Andres dan di Indonesia gondok sering dijumpai di pegunungan seperti Bukit Barisan Di Sumatera dan pegunungan Kapur Selatan. . ibu hamil . Hal ini dibuktikan oleh Marine dan Kimbell (1921) dengan pemberian iodium pada anak usia sekolah di Akron (Ohio) dapat menurunkan gradasi pembesaran kelenjar tiroid. Makin banyak tingkat kekurangan iodium yang dialami makin banyak komplikasi atau kelainan yang ditimbilkannya. Hal ini disebabkan karena kelenjar tiroid melakukan proses adaptasi fisiologis terhadap kekurangan unsur iodium dalam makanan dan minuman yang dikonsumsinya (Djokomoeldjanto.

gaplek. dan dengan palpasi tidak teraba. 1992). Grade IA . kelompok Isothiosianat (daun pepaya) dan kelompok Asam (jeruk nipis. 2. gadung.      Gejala Gejala yang sering tampak sesuai dengan dampak yang ditimbulkan . Klasifikasi 1. kecipir. Salah satunya adalah bahan pangan yang bersifat goiterogenik (Djokomoeldjanto.Daerah yang biasanya mendapat suplai makanannya dari daerah lain sebagai penghasil pangan. seperti daerah pegunungan yang notabenenya merupakan daerah yang miskin kadar iodium dalam air dan tanahnya. Menurut Chapman (1982) goitrogen alami ada dalam jenis pangan seperti kelompok Sianida (daun + umbi singkong .  Faktor Zat Gizi Lain Defisiensi protein dapat berpengaruh terhadap berbagai tahap pembentukan hormon dari kelenjar thyroid terutama tahap transportasi hormon. zat goiterogenik dapat menghambat perubahan iodium dari bentuk anorganik ke bentuk organik sehingga pembentukan hormon tiroksin terhambat (Linder. sehingga konsentrasi iodium dalam kelenjar menjadi rendah. hanya 0. F. daun ketela. namun tidak dapat dipungkiri bahwa faktor lain juga ikut berperan. dengan adanya mekanisme umpan balik pada TSH maka hormon dari kelenjar thyroid akhirnya menurun. Baik T3 maupun T4 terikat oleh protein dalam serum. Sehingga defisiensi protein akan menyebabkan tingginya T3 dan T4 bebas. Goiterogenik adalah zat yang dapat menghambat pengambilan zat iodium oleh kelenjar gondok. Grade 0 : Normal Dengan inspeksi tidak terlihat. kelompok Mimosin (pete cina dan lamtoro) . rebung.25 % T3 dalam keadaan bebas. Williams (1974) dari hasil risetnya mengatakan bahwa zat goiterogenik dalam bahan makanan yang dimakan setiap hari akan menyebabkan zat iodium dalam tubuh tidak berguna. Selain itu. seperti : Reterdasi mental Gangguan pendengaran Gangguan bicara Hipertiroid (Pembesaran Kelenjar Tiroid/Gondok) Kretinisme biasanya pada anak-anak G. baik datar maupun tengadah maksimal.  Faktor Bahan Pangan Goiterogenik Kekurangan iodium merupakan penyebab utama terjadinya gondok. 1996 dalam Koeswo. 1974). Dalam jangka waktu yang lama namun pasti daerah tersebut akan mengalami defisiensi iodium atau daerah endemik iodium (Soegianto. belimbing wuluh dan cuka). 1997). karena zat goiterogenik tersebut merintangi absorbsi dan metabolisme mineral iodium yang telah masuk ke dalam tubuh. dan terung) .3 % T4 dan 0.

Kelebihan mengkonsumsi natrium dapat memicu timbulnyaStroke yaitu pecahnya pembuluh darah pada otak yang dapat menyebabkan kematian. Grade III Kelenjar Gondok cukup besar. 5. 4. Macam-macam Gangguan Akibat GAKY Pada Fetus Abortus Steel Birth Kelainan Kematian Perinatal Kretin Neuroligi Kretin Myxedematosa Defek Psikomotor Pada Neonatal Hipotiroid Gondok Neonatal Pada Anak dan Remaja Juvenile Hipothyroidesm Gondok Gangguan Fungsi Mental Gangguan Perkembangan Fisik Kretin Myxedematosa dan Neurologi Pada Dewasa Gondok dan segala Komplikasinya Hipotiroid Gangguan Fungsi Mental Dosis Pemberian Kapsul Yodium Anak SD (daerah endemik berat) : 1 kapsul/tahun Daerah endemik sedang dan berat : Wanita Usia Subur Wus : 2 Kapsul/tahun @ 200 mg Ibu hamil : 1 Kapsul /tahun Ibu Menuyusui : 1 Kapsul selama menyusui Mengingat dalam garam beryodium terdapat unsure natriun. H. 2. . Grade II Kelenjar Gondok dengan inspeksi terlihat dalam posisi datar dan dengan palpasi teraba lebih besar dari Grade IB. 2. 3. 1. baik datar maupun penderita tengadah maksimal.Kelenjar Gondok tidak terlihat. 4. maka konsumsi garam beryodium harus dibatasi. I. dan palpasi teraba lebih besar dari ruas terakhir ibu jari penderita. 1. tetapi terlihat dengan tengadah maksimal dan dengan palpasi teraba lebih besar dari Grade IA. dapat terlihat pada jarak 6 meter atau lebih. Grade IB Kelenjar Gondok dengan inspeksi datar tidak terlihat. 3.

diperkirakan sekitar 500 mg per hari di USA (sekitar 5 kali RDA). Konsumsi iodium sangat bervariasi antar berbagai wilayah di dunia. 2. kematian perinatal (abortus) meningkat. Pada tingkat ekskresi lebih kecil daro 50 mg/g kreatinin sudah menjadi indikator kekurangan intake. Bagi ibu hamil yang mengkonsumsi iodium tidak mencukupi kebutuhan maka bayi atau janin yang dikandung akan mengalami gangguan perkembangan otak (berat otak berkurang). sedangkan bagi tubuh ibu hamil akan mengalami gangguan aktivitas kelenjar tiroid. Dampak GAKY Terhadap Pertumbuhan Pertumbuhan yang tidak normal. 2. 4. 5. 6. 3. Kebutuhan Yodium Menurut Hetzel (1989) dalam keadaan normal intake harian untuk orang dewasa berkisar 100 – 150 mg perhari. Adapun kecukupan iodium yang dianjurkan untuk orang Indonesia antara lain : Bayi (12 bulan pertama) 50 mikrogram/hari Anak (usia 2-6 tahun) 90 mikrogram/hari Anak usia sekolah (usia 7-12 tahun) 120 mikrogram/hari Dewasa (diatas usia 12 tahun) 150 mikrogram/hari Ibu hamil 175 mikrogram/hari Ibu menyusui 200 mikrogram/hari Khusus bagi kelompok ibu hamil tambahan tersebut sebagian dapat dipergunakan untuk keperluan aktivitas kelenjar tiroid dan sebagiannya lagi untuk pertumbuhan dan perkembangan janin khususnya perkembangan otak. BAB III PEMBAHASAN A. kemudian setelah bayi dilahirkan mempunyai berat lahir rendah (BBLR) dan terdapat gangguan pertumbuhan tengkorak serta perkembangan skelet. Pada keadaan yang parah terjadi kretinisme Keterlambatan perkembangan jiwa dan kecerdasan Tingkat kecerdasan yang rendah Mulut menganga dan lidah tampak dari luar Kelangsungan Hidup Neonatus dan Ibu hamil . 1993 dan WHO.J. 1994). Iodium diekskresikan melalui urin dan dinyatakan dalam mg I/g kreatinin. 1. gangguan perkembangan fetus dan pasca lahir. 1. Pada kondisi ini tubuh akan mengalami penyesuaian yang pada akhirnya akan mengalami pembesaran kelenjar tiroid yang dikenal dengan sebutan gondok (Djokomoeldjanto.

Yang sangat mencolok. Akibat lain yang lebih berat pada janin yang kekurangan yodium adalah kretin endemic. penemuan kasus ini dapat dilakukan dengan mengambil darah dari pembuluh darah balik talipusat segera setelah bayi lahir untuk pemeriksaan kadar hormon T4 dan TSH. Kretin endemik ada dua tipe. ditandai dengan retardasi mental. yang banyak didapatkan adalah tipe nervosa. Penelitian terakhir menunjukkan. yang semuanya dapat dikurangi dengan pemberian yodium.Ketika kita bicara mengenai neonatus dan ibu hamil maka terbayang proses pertumbuhan fetus intrauterin. Patofisiologi yang jelas dan tegas belum terbukti hingga sekarang. Disebut hipotiroidisme neonatal. kejadian hipotiroidisme neonatal sekitar 75-115 per 1000 kelahiran. lebih dari 50% penduduk mempunyai kadar yodium urin kurang dari 25 mg pergram kreatinin. Bilamana ibu kekurangan yodium sejak awal kehamilannya maka transfer T4 ke janin akan berkurang sebelum kelenjar tiroid janin berfungsi. kemudian terus berkembang dengan cepat sampai usia dua tahun. namun karena kekurangan yodium dalam masa ini maka juga akan berakibat pada kurangnya pembentukan hormon tiroid. dan cacat bawaan. yang umumnya mengikuti satu pola. Pada daerah dengan kekurangan yodium yang sangat berat. transfer T4 dari ibu ke janin pada awal kehamilan sangat penting untuk perkembangan otak janin. lebih-lebih mekanisme terjadinya kretin endemik baik miksudematosa maupun kretin tipe nervosa) tetapi juga penting untuk upaya pencegahan. adalah fungsi tiroid pada bayi baru lahir berhubungan erat dengan keadaan otak pada saat bayi tersebut lahir. dan hormon ini sangat penting untuk perkembangan otak normal. sehingga berakibat hipotiroidisme pada janin. bilamana ibu kekurangan yodium maka akan berakibat pada rendahnya kadar hormon tiroid pada ibu dan janin. Perkembangan otak dan intelegensi tepat mutlak perlu untuk manifestasi yang „sempurna‟ di kemudian hari. abortus. Hormon tiroid pembentukannya sangat tergantung pada kecukupan yodium. Keadaan ini akan menyebabkan besarnya angka kejadian lahir mati. . bisu tuli. otak baru mencapai sepertiga. Sumbangan pengetahuan di atas tidak hanya penting untuk memahami dan mendalami peristiwa yang terjadi di daerah dengan defisiensi berat saja (dengan adanya sindrom GAKI. Pada bayi baru lahir. Dalam trimester kedua dan ketiga kehamilan. dan kelumpuhan spastik pada kedua tungkai. janin sudah dapat membuat hormon tiroid sendiri. Jadi perkembangan otak janin sangat tergantung pada hormon tiroid ibu pada trimester pertama kehamilan. Sebaliknya yang agak jarang terjadi adalah tipe hipotiroidisme yang ditandai dengan kekurangan hormon tiroid dan kerdil. Di negara sedang berkembang dengan kekurangan yodium berat.Pada Saat Bayi Baru Lahir Yang sangat penting diketahui pada saat ini. bila didapatkan kadar T4 kurang dari 3 mg/dl dan TSH lebih dari 50 mU/mL. Perkembangan fetus ibu hipotiroidisme primer yang hamil berbeda dengan perkembangan fetus ibu hipotiroidisme yang disebabkan karena defisiensi yodium. .Pada Janin Kekurangan yodium pada janin akibat Ibunya kekurangan yodium. pada daerah yang .

kejadian gondok sangat rendah dan tidak ada kretin.   kekurangan yodium ringan. Pada Masa Anak Penelitian pada anak sekolah yang tinggal di daerah kekurangan yodium menunjukkan prestasi sekolah dan IQ kurang dibandingkan dengan kelompok umur yang sama yang berasal dari daerah yang berkecukupan yodium. Iodium dalam makanan diubah menjadi iodida dan hampir secara sempurna iodida yang dikonsumsi diserap dari sistem gastrointestinal. Keadaan ini disebut sebagai hipotiroidisme otak. Karena adanya benjolan/modul pada kelenjar tiroid yang berfungsi autonom. walaupun diberikan koreksi yodium otak tetap tidak dapat kembali normal.quot. Ini berakibat pada retardasi perkembangan fisik dan mental. dan hipertiroidisme. Ada dua tipe . Pada populasi di daerah kekurangan yodium berat ditandai dengan adanya penderita kretin yang sangat mencolok. bodoh. sebaliknya terjadi pada hati. Iodium diperlukan khususnya untuk biosintesis hormon tiroid yang beriodium. Keadaan lesu ini dapat kembali normal bila diberikan koreksi yodium. serta risiko kelainan mental sangat tinggi. ginjal dan otot..- - 3. Ini terjadi pada janin dan bayi yang otaknya masih dalam masa perkembangan. Disamping efek tersebut. karena banyak anak usia sekolah yang tidak dapat mengikuti pelajaran dan mengalami drop out. Kadar T3 otak yang rendah. didapatkan kadar T4 serum yang rendah. Terjadinya defisit IQ Point pada gilirannya akan berdampak pada program wajib belajar 9 tahun. Pada Dewasa Pada orang dewasa. Dari pengamatan ini disimpulkan. karena bisa menurunkan 11-13 nilai IQ anak. namun lain halnya bila keadaan yang terjadi di otak. bukan kadar T3 serum. hal ini merupakan tanda hipotiroidisme pada anak dan dewasa. akan menjadi normal kembali bila dilakukan koreksi terhadap kekurangan yodiumnya.. Perkembangan Intelegensia Setiap penderita Gondok akan mengalami defisit IQ Point sebesar 5 Point dibawah normal. angka kejadian hipotiroidisme neonatal turun menjadi 6 per 1000 kelahiran. akan sangat buruk akibatnya bagi kecerdasan anak. Yodium sangat erat kaitannya dengan tingkat kecerdasan anak. dapat terjadi gondok dengan segala komplikasinya. yang dapat dibuktikan pada tikus yang kekurangan yodium. Semua penelitian yang dikerjakan di daerah kekurangan yodium memperkuat adanya bukti kekurangan yodium dapat menyebabkan kelainan otak yang berdimensi luas. Faktor penentu kadar T3 otak dan T3 kelenjar hipofisis adalah kadar T4 dalam serum. Dampak yang ditimbulkan dari kekurangan konsumsi yodium yang berada dalamtubuh. yang sering terjadi adalah hipotiroidisme. Di antara penyakit akibat kekurangan iodium adalah gondok dan kretinisme. bila kekurangan yodium tidak dikoreksi maka hipotiroidisme akan menetap sejak bayi sampai masa anak. Dalam penelitian tersebut juga ditegaskan. dengan pemberian koreksi yodium akan memperbaiki prestasi belajar anak sekolah. Setiap Penderita Kretinisme akan mengalami defisit sebesar 50 Point dibawah normal. Dari sini dapat disimpulkan kekurangan yodium mengakibatkan keterampilan kognitif rendah. peningkatan ambilan kelenjar tiroid yang disebabkan oleh kekurangan yodium meningkatkan risiko terjadinya kanker kelenjar tiroid bila terkena radiasi. yang akan menyebabkan bodoh dan lesu.

remaja. Selama masa pertumbuhan dan perkembangan. atau meninggal beberapa saat setelah dilahirkan. C. hipotiroidisme akan terus „mengancam‟. yang kita tahu selama ini. Adanya perbedaan harga yang relatif besar antara garam yang beryodium dengan garam non yodium.terjadinya kretinisme. Selain akan mempengaruhi tingkat kecerdasan anak. lamban berpikir. 1. 3. gangguan fungsi mental dan fisik. Baik bayi. B. kekurangan yodium akan menyebabkan pembesaran kelenjar gondok. Meningkatkan kerjasama lintas sektoral tentang perlunya penggunaan garam beryodium dalam rumah tangga. yaitu kretinisme neurology seperti kekerdilan yang digolongkan dengan mental. Pengawasan mutu garam yodium belum dilaksanakan secara menyeluruh dan terus menerus serta belum adanya sangsi tegas bagi produksi garam non yodium. . Perkembangan Eokonomi GAKY akan mengalami gangguan metabolisme sehingga badannya akan merasa dingin dan lesu sehingga akan berakibatnya rendahnya produktivitas kerja. Bahkan. 4. 4. Karena kalau tidak. 2. 3. Adanya pengawasan mutu terhadap produksi garam beryodium oleh instansi terkait. Padahal. Ada pula kretinisme hipotiroid Lokasi dan struktur tiroid (gondok) di mana kelenjar tiroid yang terletak di bawah larynx sebelah kanan dan kiri depan trakea mengekskresi tiroksin. tidak sedikit bayi yang terganggu perkembangan sistem sarafnya sehingga mempengaruhi kemampuan psikomotoriknya. Pertumbuhan Sosial Dampak social yang ditimbulkan oleh GAKY berupa terjadinya gangguan perkembangan mental. Pendistribusian garam beryidium masih belum merata terutama untuk daerah-daerah terpencil. triiodotironin dan beberapa hormon beriodium lain yang dihubungkan dengan pertumbuhan yang kerdil dan retardasi mental yang lambat. kini disebut dengan GAKY ( Gangguan Akibat Kekurangan Yodium ). Permasalahan Masih rendahnya kesadaran masyarakat untuk menggunakan garam beryodium Masih rendahnya pengetahuan masyarakat akan manfaat garam beryodium Garam Non Yodium masih banyak beredar ditengah masyarakat. 6. 1. Misalnya saja. Semua penyakit dan berbagai kelainan lainnya yang disebabkan oleh defisiensi unsur kimia berlambang “I” ini . banyak gangguan lain yang juga bisa muncul. anak. kekurangan yodium yang dialami janin akan mengakibatkan keguguran maupun bayi lahir meninggal. kurang bergairah sehingga orang semacam ini sulit dididik dan di motivasi. 5. Pemecahan Masalah Peningkatan penyuluhan secara berkala tentang manfaat garam beryodium di masyarakat. bahkan dewasa muda tetap mempunyai peluang terserang penyakit gondok. kebutuhan tubuh akan yodium memang harus selalu dipenuhi. maupun kelainan pada system saraf. Pemberitahuan kepada masyarakat oleh petugas kesehatan tentang cara pengolahan makanan yang mengandung yodium. 4. yang akan mempengaruhi hasil pendapatan keluarga. 2. kelumpuhan dan buta tuli. 5.

GAKY merupakan masalah gizi yang serius karena dapat mengakibatkan penyakit gondok dan kreatin (ganguan pada pertumbuhan anak). Cara menyimpan garam yodium yang benar :  Disimpan dalam wadah yang kering dan tertutup rapat. Cara untuk mengetahui apakah garam yang dibeli beryodium :  Pada kemasan garam beryodium harus tertera tulisan garam beryodium. yang harus dilakukan yakni mengetahui bagaimana cara mengunakan garam beryodium dengan benar : 1.  Tutup kembali wadah dengan baik setiap kali pengambilan garam. Agar penggunaan garam bisa terserap oleh tubuh dengan baik. 6. serta kekurangan unsur yodium dalam makanan sehari-hari dapat pula menurunkan tingkat kecerdasan seseorang. asam cuka 25%. singkong segar. Kerjasama Lintas sektoral tentang pembagian garam yodium secara gratis di daerah endemik gondok. 3. Pendristribusian garam-garam beryodium ke daerah terpencil secara merata oleh instansi terkait dalam hal ini dinas perindustrian. Akibat kekurangan zat itu bisa mengakibatkan GAKY (Gangguan Akibat Kekurangan Yodium). 1. Selain mengkonsumsi garam yang beryodium setiap hari juga mereka wajib minum kapsul yodium sesuai dosis yang dianjurkan. Konsumsi garam yodium dengan cukup “Kekurangan garam beryodium tidak hanya menyebabkan penyakit gondok. Lanjut ia jelaskan bahwa. Pemberian suntikan larutan minyak beryodium kepada penderita kekurangan yodium. Dosis pemberian kapsul yodium untuk bayi berumur 0-1 tahun . D. sebaiknya jauhkan dari panas api dan hindari sinar matahari langsung. 5. Untuk memenuhi garam yodium dapat dilakukan dengan beberapa cara. 6. untuk itu konsumsi garam yodium dengan cukup.  Gunakan sendok yang kering untuk mengambil garam.  Letakkan di tempat yang sejuk. garam yang akan diuji. tetapi juga mempengaruhi kecerdasan otak anak. Peningkatan konsumsi bahan pangan yang mengandung yodium seperti sayuran dan ikan laut. Melakukan pelacakan kasus dan survey desa bermasalah secara cepat jika ditemukan kasus Gondok. 2.5. Penyuluhan tentang Yodium secara kontinue. Penanggulangan Memberikan kapsul Yodium bagi ibu hamil terutama daerah endemik gondok. tubuh manusia membutuhkan zat KIO3 (Kalium Iodat) dengan ukuran 30-80ppm.  Pengujian mutu garam beryodium secara sederhana menggunakan cairan iodina test dan tradisional menggunakan . Cek up secara teratur bagi penderita gondok jika mempunyai permasalahan dengan pembesaran kelenjar tiroid.” jelas ahli gizi yang betugas di Puskesmas Peneleh sejak tahun 2007 itu.  Pengujian mutu garam beryodium menggunakan cairan uji Iodina. 4.

karena hormon tiroidnya berlebih. berarti garam tersebut mengandung yodium. Tambahkan 2 sendok teh cuka makan berkadar 25%. Tambahkan 4-6 sendok teh munjung garam yang akan diperiksa. Kandungan yodiumnya bisa menguap jika terpapar dengan matahari. Garam yang bermutu baik akan menunjukkan warna biru keunguan. “Garam beryodium terdapat unsur natrium. Aduk sampai rata. Menyimpan garam di tempat aman Garam beryodium sebaiknya disimpan dalam wadah yang tertutup tidak tembus pandang. Juga perhatikan tempat garam sebaiknya tutup dengan rapat. jika warnanya berubah menjadi keunguan . 4. keringat berlebihan.000 kilo kalori. 3. Hiperteroid yakni kondisi suatu kelenjar tiroid yang terlalu aktif menghasilkan hormon-hormon tiroid yang beredar dalam darah dalam jumlah yang berlebihan. jika membiarkan tutup terbuka. semakin baik mutu garam. Sebab. maka konsumsi garam beryodium pun harus dibatasi. Ambil garam. dan tunggu beberapa menit. Semakin berwarna pekat. maka dianjurkan untuk mengkonsumsi garam tidak lebih dari 6 gram garam atau 2 ½ gram tiap 1. Kelebihan konsumsi natrium dapat memicu timbulnya mudah lelah. Untuk menghindari pengaruh efek samping dari konsumsi garam beryodium yang berlebihan. kehilangan berat badan serta aliran darah menstruasi tidak teratur. garam yang tak beryodium tidak akan mengalami perubahan warna setelah diperiksa dengan cairan yodina maupun cairan singkong parut. Selain itu. diparut dan diperas tanpa diberi air. gunakan tepung kanji yang dicampur dengan garam lalu teteskan dengan jeruk nipis. Tuang 1 sendok teh perasan singkong parut ke dalam gelas bersih. maka yodium bisa menguap. Semakin berwarna tua. semakin baik mutu garam. pengujian dapat dilakukan dengan mengunakan singkong parut caranya sebagai berikut : singkong (ubi kayu) segar dikupas.2. Warna yang timbul dibandingkan dengan petunjuk warna yang ada pada kit. Konsumsi yodium tidak berlebih Namun ahli gizi yang menamatkan pendidikan di Politeknik Kesehatan (Poltekes) Malang ini mengungkapkan bahwa konsumsi yodium yang berlebih bisa mengakibatkan hiperteroid. 5. pergerakan usus besar meningkat. atau satu sendok teh setiap hari. gemetaran. Sedangkan untuk ibu hamil dan ibu menyusui konsumsi 1 kapsul dalam satu tahun dan pada wanita usia 6-35 tahun minum 2 kapsul setiap tahunnya. yaitu dengan test kit yodina yang telah tersedia di Puskesmas dan apotik. kemudian tetesi dengan cairan yodina. Cara memasak garam yodium dengan benar .” jelasnya pada tim ehealth. Gejala lain yang kerap terjadi. Apabila timbul warna biru keunguan. Tujuannya untuk melindungi zat yodium agar tidak terpapar dengan matahari. cukup ½ kapsul setiap tahunnya. laki-laki berumur 6-20 tahun cukup dengan 2 kapsul pertahun. Pastikan garam mengandung yodium Cara untuk menilai mutu garam beryodium tidak sulit. “Tetapi untuk lebih simpel.” ucap laki-laki yang akrab disapa Edo ini. itu artinya mengandung yodium.

Hydrochloride Inositol 2. Cara yang biasa dilakukan oleh para ibu ketika memasak makanan garam yang dibubuhkan ke dalam makanan saat panas mendidih.Perlu anda ketahui bahwa langkah-langkah itu tidak berarti sama sekali jika cara memasaknya salah. 5 mg. gangguan ginjal. Non Farmakologi . Lysine 12. dan anemia hemolitik. dan Kelamin. Phosporus + 15 mg. Vitamin d-Panthenol 3 mg. Interaksi Obat : Probenesid meningkatkan waktu paruh amoksisilin dalam plasma. Zinc + 0. Haemosiderosis.Vitamin D 200 iu.25 mg. Alupurinol meningkatkan insiden kemerahan pada kulit. Terapi a. Dosis : 5 ml/hari. Efek Samping : Reaksi hipersensitif. Vitamin B12 5 mg. Vitamin B1 1 mg. Manganese + 0. furunkulosis. Elemental iron + 1.5 mg. Efek Samping : Reaksi hipersensitif.5 mg.  Amoksisilin Indikasi : Infeksi Saluran Nafas. b.5 mg. superinfeksi. Calsium + 20 mg. luka selulitis. Choline + 2. Karena kandungan yodiumnya akan berubah dan tidak bereaksi sebelum diserap oleh tubuh.6 gr. nicotinamide 50 mg. Potasium + 1. Vitamin B2 1 mg. calsium pantothenate. defisisensi Fe dan vitamin serta mineral. Dosis : 1x/hari 1 kapsul  Sirup vitamin Zn Kandungan : Vitamin. Magnesium + 1. karena zat yodium garam akan hilang ketika terkena panas mendidih tersebut. A 1250 iu. Kontarindikasi : Pada penderita haemochromatosis.sakit gigi dan menurunkan panas. bila diberikan dalam dosis tinggi dapat merusak hati. Vitamin C 20 iu. Vitamin B6 5 mg. Shigella. A 5000 iu. Indikasi : Sebagai suplement diet untuk profilaksis dan pengobatan. Vitamin B6 o. E. leukimia limfatik. Kemasan : Botol 60 ml. kulit.25 mg. Kemasan : Anak 20 mg/kgBB/hari tiap 8. Indikasi : Terapi defisiensi multivitamin dan mineral. gangguan gastrointestinal. Infeksi lain seperti Salmonella sp. Namun cara yang sudah dilakukan oleh para ibu-ibu tersebut salah. Vitamin B12 2 µg. Saluran Kemih.5 mg. Vitamin D 400 iu. Vitamin C 200 mg. Vitamin E 15 iu. Kontraindikasi : Hipersensitif terhadap penisilin. menurunkan efektifitas kontrasepsi oral.25 mg. kalium iodide. Vitamin B2 15 mg. zink sulfat. Suplemen vitamin untuk wanita hamil.  Recovit Kandungan : Vitamin. ferrofumarete. Alasannya jika tidak begitu masakan kurang sedap. Vitamin B1 10 mg. Farmakologi  Parasetamol Sebagai analgetik antipiretik Indikasi : Menurunkan rasa sakit kepala.

Ikan Laut 832 mg. Selain ikan laut. Soehardjo (1990) mengatakan bahwa dengan mengkonsumsi pangan yang kaya iodium dapat menekan atau bahkan mengurangi besarnya prevalensi gondok.6 . Yang dimaksud disini adalah garam beryodium dengan kadar yodium antara 30-80 ppm (part per million). F. Kandungan iodium pada jaringan hewan serta produk susu tergantung pada kandungan iodium pada pakan ternaknya. Telur 93 mg. Pangan Sumber Iodium Iodium dapat diperoleh dari berbagai jenis pangan dan kandungannya berbeda-beda tergantung asal jenis pangan tersebut dihasilkan. Kandungan iodium pada buah dan sayur tergantung pada jenis tanah. kalau rumput laut coklat diolah menjadi hidangan yang lezat. 1992). minimal sekitar 100 mg. Dengan demikian diharapkan untuk mengkonsumsi pangan yang beraneka ragam sehingga dapat memenuhi kebutuhan gizi yang dibutuhkan oleh kerja tubuh. khususnya yang berwarna coklat. dan 17 kg sedangkan target nasional yang harus dicapai . 2) kelompok produk lauk-pauk . Buah-buahan 18 mg. dkk. (1999) bahwa makanan laut dan ganggang laut adalah sumber iodium yang paling baik. Karena itu. kebutuhan yodium sekeluarga sudah dapat terpenuhi. Hal yang sama juga dikemukakan oleh Sauberlich. Berikut Gibson (1990) menyebutkan rata-rata kandungan iodium dalam bahan makanan antara lain : Ikan Tawar 30 mg. artinya sudah mencukupi. kalau kita mengkonsumsi ikan laut basah sebanyak 100 g/hari.9 . Banyaknya yodium yang dibutuhkan tubuh kita per hari. 15. Bandingkan dengan daging yang kandungan yodiumnya hanya 50 mg/kg. Kacang-kacangan 30 mg dan Sayuran 29 mg. dan telur hanya 93 mg/kg. Atau. Susu 47 mg. Di negara-negara berkembang konsumsi iodium paling banyak diperoleh dari makanan yang berasal dari laut mengingat air laut mengandung iodium cukup tinggi. yaitu sekitar 800 mg/kg. Penggunaan garam beriodium di Amerika Serikat diberikan sebagai sumber iodium penting. 1985). Di USA konsumsi garam beriodium per hari per orang mendekati 10 – 12 gram dimana garam tersebut mengandung 76 mg iodium per gram. 11. Konsumsi Pangan Sumber Iodium Konsumsi pangan merupakan faktor utama untuk memenuhi kebutuhan gizi seseorang (Harper. 1988 dan 1993 berturut-turut 9. Daging 50 mg. Menurut Nurlaila. Pangan asal laut merupakan sumber iodium alamiah.4 . Deaton and Driskel. dengan 2-5 gr/hari/orang. Sumber lain iodium adalah garam dan air yang difortifikasi (Muchtadi. dkk (1997) rumput laut dapat digunakan sebagai bahan subtitusi dalam pengembangan produk sumber iodium antara lain barupa 1) kelompok produk makanan selingan / makanan jajanan . Bahan Makanan yang cukup banyak mengandung Yodium adalah Bahan makanan yang berasal dari laut. 1978. Dalam ikan laut bisa mencapai 830 mg/kg. Kerang 798 mg. cumi-cumi juga mengandung yodium cukup tinggi. G.  Sumber yodium lain yang mudah kita temui adalah garam. Tingkat konsumsi pangan hasil laut terus meningkat dari tahun 1968. Gandum 47 mg. 3) kelompok produk sayur-sayuran. Yang paling tinggi kandungan yodiumnya adalah rumput laut (ganggang laut).

Sebagian pakar dan lembaga yang . namun TGR wanita hamil selalu lebih tinggi. tetapi faktor utama masih tetap defisiensi yodium. TGR anak sekolah yang baik (non-endemik / ringan) belum menjamin bahwa wanita hamil di daerah tersebut bebas dari rawan GAKY. Secara normal jumlah garam yang dikonsumsi per orang per hari adalah sekitar 5 – 15 gram sedangkan yang dianjurkan yaitu tidak melebihi 6 gram atau satu sendok teh setiap hari. TGR digunakan untuk menentukan tingkat endemisitas GAKY. Beberapa faktor yang dihubungkan dengan gondok ini.6%. berarti semakin tinggi proporsi rumah tangga yang mengkonsumsi garam beriodium semakin rendah TGR. Hubungan TGR Anak Sekolah dengan Konsumsi Garam Beriodium Rumah Tangga Hubungan antara TGR dan proporsi rumah tangga yang mengkonsumsi garam beriodium dalam suatu daerah adalah negatip. Tetapi masih terdapat beberapa wilayah di Indonesia seperti Sumatera Barat. Indikator TGR telah sejak lama digunakan di Indonesia dalam survei maupun sebagai dasar penetapan kebijakan program penanggulangan GAKY.sebesar 18. Total Goiter Rate (TGR) Adalah Angka prevalensi gondok yang dihitung berdasarkan semua stadium pembesaran kelenjar gondok. TGR anak sekolah untuk tingkat nasional tahun 1996/1998 adalah 9. Di Indonesia garam termasuk dalam sembilan bahan pangan pokok yang diperlukan oleh masyarakat dan oleh karena itu merupakan bahan makanan penting. I. Di USA dan Kanada peningkatan konsumsi iodium adalah dengan suplementasi. Masalah yang sering dijumpai pada palpasi kelenjar tiroid adalah inter-observervariation (variasi antar palpator) demikian juga nilai sensitivitas dan spesifisitas.8% sedangkan tahun 2003 adalah 11. H.1% sedangkan tahun 2003 Sulawesi Utara yaitu 0. Kriteria diatas didasarkan atas TGR anak sekolah. Di daerah lain ( Maluku. 1995). Sulawesi Tenggara. Hal ini disebabkan karena apa bila konsumsi garam berlebihan dapat memicu timbulnya berbagai penyakit lain seperti tekanan darah tinggi atau hipertensi (DitJen Pembinaan Kesehatan Masyarakat. Intensitas dari kekurangan yodium dapat dilihat dari pembesaran kelenjar gondok.39% dan 31. misalnya dengan garam dapur (garam beriodium) dan juga dalam medikasi dan zat-zat pendiagnosis. 1996).7%. Kalimantan Tengah dan Timur mempunyai tingkat konsumsi pangan hasil laut tinggi melebihi dua kali jumlah konsumsi target nasional (Muhammad dan Guntur. Penilaian Masalah Gaky Di Indonesia Hasil survei nasional membuktikan bahwa status GAKY di sebagian besar daerah di Indonesia membaik secara nyata. baik yang teraba (palpable) maupun yang terlihat (visible). untuk ini diperlukan tolok ukur tambahan.1%. Hal ini menandakan bahwa tingkat konsumsi ikan di Indonesia masih rendah atau di bawah tingkat konsumsi ikan tersebut. Maluku. NTT dsb) masih termasuk endemi berat. TGR tidak menunjukkan penurunan dalam 1998-2003 walaupun dilaksanakan program penanggulangan intensif. NTB. Propinsi dengan TGR tertinggi tahun 1996/1998 maupun tahun 2003 adalah Maluku yaitu 33.6 kg per kapita per tahun. Propinsi dengan TGR yang terendah tahun 1996/1998 adalah Riau yaitu 1.

Ilmu Kesehatan Masyarakat. Dosis pemberian yodium adalah sebagai berikut : a.Ibu Hamil : 1 kapsul/tahun .Ibu Menyusui : 1 kapsul/tahun 5. Daerah endemik Sedang dan Berat : . pemberian kapsul pertahun pada masyarakat yang terkena penyakit Gondok 6.Pengaruh GAKY terhadap Perkembangan Intelegensia. Iodium merupakan salah satu unsur mineral mikro yang sangat dibutuhkan oleh tubuh walaupun dalam jumlah yang relative kecil.Jakarta 1996 . Dampak GAKY terhadap permasalahan di lingkungan masyarakat : . karena dapat menyebabkan berbagai penyakit gangguan seperti Gondok.kompeten di bidang GAKY yang tidak lagi merekomendasikan penggunaan indikator TGR untuk memantau kemajuan eliminasi GAKY. Anak SD (daerah Endemik Berat) : 1 kapsul/tahun b. 2. Peran aktif mahasiswa dalam pelaksanaan program yodiumnisasi DAFTAR PUSTAKA 1.Pengaruh GAKY terhadap Kelangsungan Hidup.Prof.Pengaruh GAKY terhadap Perkembangan Ekonomi 4. Penanggulangan yang paling baik untuk gangguan akibat kekurangan yodium adalah dengan pencegahan. Diharapkan adanya peran serta aktif masyarakat dalam menggunakan garam yodium. SARAN 1. Kebutuhan Yodium orang dewasa diperkirakan 150 mikrogram/hari. bagi wanita hamil sekitar 75 mikrogram/ hari dan kebutuhan Yodium bagi ibu menyusui mencapai 200 mikrogram/hari. 3. 3. Diharapkan adanya penyebaran informasi tentang pentingnya garam beryodium oleh tenaga kesehatan kapada masyarakat. Namun apabila diabaikan dapat menimbulkan efek atau dampak yang cukup berpengaruh dalam kehidupan semua orang. KESIMPULAN 1. kreatinisme dan keterlambatan pertumbuhan dan kecerdasan. 2. B. GAKY merupakan masalah gizi yang sangat serius. . .Pengaruh GAKY terhadap Perkembangan Sosial. BAB IV PENUTUP A.Wanita Usia Subur (WUS) : 2 kapsul/tahun @ 200 mg . salah satunya dengan penyebaran informasi tentang pentingnya mengkonsumsi garam beryodium.Dr. Notoatmodjo Soekidjo. . Rineka Cipta.

Ir.B. Penilaian Status Gizi.Sc. Bandar Lampung 1998 6.2. Waspada Terhadap Kelebihan dan Kekurangan Gizi. Intan.Alfonsine C. Lisdiana. Lisdiana. Waspada Terhadap Kelebihan dan Kekurangan Gizi. Pengantar Ilmu Gizi. B. Bandar Lampung 1998 3. Ir.Gangguan Akibat Kekurangan Yodium. Nyoman I Dewa dkk. Trubus Agriwidaya.EGC Jakarta 2002 . Jakarta 1984 4. Sr. Trubus Agriwidaya. Jakarta 1996 5. DEPKES RI.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->