Kelompok 1

:
Mawarti (10101001003) Etik(10101001004) Alya (10101001005) Shelia Fajriyah (10101001007) Sariana (10101001009) Ulva Yulianti (10101001015) Harun Alrasyid (10101001032) Cici Pancarini (10101001054) Enda (10101001063)

DINAMIKA KELOMPOK Presented By : Kelompok 1 Faculty Of Public Health University Of Sriwijaya 2012 Dinamika Kelompok Page 2 .

Terima kasih. Makalah ini merupakan salah satu tugas dan persyaratan untuk menyelesaikan tugas mata kuliah Dinamika Kelompok Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sriwijaya. mengingat akan kemampuan yang dimiliki penulis. Dalam penulisan makalah ini penulis menyampaikan ucapan terima kasih yang tak terhingga kepada pihak-pihak yang membantu dalam menyelesaikan makalah ini. Untuk itu kritik dan saran dari semua pihak sangat penulis harapkan demi penyempurnaan pembuatan makalah ini. semoga makalah ini dapat dimanfaatkan oleh berbagai pihak yang ingin menambah wawasannya. Indralaya. Status Dinamika Kelompok”. 2012 September Penulis Dinamika Kelompok Page 3 . Sejarah. Dalam Penulisan makalah ini penulis merasa masih banyak kekurangan-kekurangan baik pada teknis penulisan maupun materi. yang atas rahmat-Nya maka penulis dapat menyelesaikan penyusunan makalah Dinamika Kelompok yaitu membahas mengenai “Pengertian. Namun. Walaupun penulis menyadari makalh ini memilki kelebihan dan kekurangannya.KATA PENGANTAR Puji syukur penulis penjatkan kehadirat Allah SWT. Penyusun mohon untuk saran dan kritiknya.

.....................................11 II.................................................................4 BAB II PEMBAHASAN II.......................... Tujuan ....... Status Dinamika Kelompok ..........................................................DAFTAR ISI KATA PENGANTAR ..................................................1...............................................................3............. ........................2............ Sejarah Dinamika Kelompok .................................................................... ................ Pengertian Dinamika Kelompok ...................................................................................1..4 I................................................... Rumusan Masalah .........3. ..... ............1 DAFTAR ISI ......................3 I.....................2 BAB I PENDAHULUAN I................ 6 II......................................... 14 Dinamika Kelompok Page 4 ............................................ Latar Belakang ................................... ...................................... ............2.................................................................................................................................................................... ....................

.............................................................. Hal ini didasari karena adanya keterbatasan dalam diri manusia yang harus ditutupi dengan kehadiran orang lain.........16 BAB I PENDAHULUAN I.................................. Bersosialisasi disini berarti membutuhkan lingkungan sosial sebagai salah satu habitatnya maksudnya tiap manusia saling membutuhkan satu sama lainnya untuk bersosialisasi dan berinteraksi..........................15 DAFTAR PUSTAKA ................ ............. Latar Belakang Dalam suatu lingkungan.........................15 III.............1.................................................................................2.............................. Namun terkadang kebutuhan akan orang lain lebih Dinamika Kelompok Page 5 .... Kesimpulan ........... Saran .............................BAB III PENUTUP III. manusia sebagai makhluk sosial yang tak pernah terlepas dari kebutuhan akan orang lain dan lingkungan sosialnya sebagai sarana untuk bersosialisasi.................................. ........1..................... ........

maka dinamika yang dimaksud dalam hal ini. maka adanya suatu tindakan untuk membangun suatu perkumpulan yang sering kita kenal dengan nama kelompok. Melalui kelompok. Dinamika kelompok sebagai objek studi terlepas dari psikologi sosial yang selama ini menjadi pangkal tolak dalam mempelajari dinamika kelompok. manusia sering diperhadapkan akan dinamika yang ada. Oleh karena itu. Melalui potensi Dinamika Kelompok Page 6 .disebabkan karena adanya persamaan akan tujuan maupun motif yang ingin dicapai. yaitu potensi subjektif dan potensi objektif. Dinamika yang dimaksudkan dalam hal ini merupakan suatu kemampuan setiap individu untuk menangkap dan berusaha menyesuaikan diri dalam kelompok tersebut. dalam dinamika membutuhkan hubungan timbal balik antara individu maupun seluruh anggota kelompok yang ada didalamnya. Dalam kehidupan sehari-hari. Namun didalam kelompok. merupakan interaksi antara anggota kelompok yang ada didalamnya. manusia memiliki dua potensi. Dengan adanya dinamika kelompok merupakan suatu kelompok yang teratur dari dua individu atau lebih yang memiliki hubungan psikologis secara jelas antara anggota yang satu dengan yang lainnya. Keadaaan demikian dapat dimaklumi karena sejarah perkembangan dinamika kelompok berasal dari perkembangan psikologi pada umumnya dan perkembangan psikologi sosial pada khususnya. Berdasarkan hal tersebut. Kelompok merupakan suatu unit yang didalamnya terdapat individu-individu yang memiliki kesamaan tujuan/maksud yang ingin dicapai. maka setiap individu yang ada didalamnya akan mengembangkan kemampuan yang dimiliki didalam pencapaian akan tujuan. Oleh karena itu. Berdasarkan hal diatas. Hal ini yang menyebabkan kita berupaya untuk membangun suatu ikatan yang dapat menyelesaikan setiap persoalan yang dihadapi. Artinya setiap anggota kelompok yang ada didalamnya memiliki hubungan psikologis yang berlangsung dalam suatu situasi yang alami secara bersama-sama. kelompok memiliki peranan yang besar didalam pencapaian akan tujuan-tujuan tersebut.

Pengertian Dinamika Kelompok Dinamika Kelompok Page 7 . Apakah pengertian dari dinamika kelompok? I.1.subjektifnya. Bagaimanakah status dinamika kelompok? BAB II PEMBAHASAN II.  Mengetahui bagaimana status dinamika kelompok. Bagaimanakah sejarah dinamika kelompok? I.1.3. I.3. manusia dapat dipengaruhi oleh lingkungan disekitarnya. manusia dapat berlaku sebagai subjek yang mengatur dan mempengaruhi lingkungan. Tujuan  Mengetahui pengertian dari dinamika kelompok.2. dan dengan potensi objektifnya.  Memahami bagaimana sejarah dinamika kelompok. anda disatu pihak perlu melakukannya dan dipihak lain perlu diberi kesempatan untuk mengembangkan potensi dirinya. Artinya dalam proses pendidikan dan pelatihan. Proses pengisian ini akan menjadi lebih mudah dalam situasi yang memberikan kebebasan bagi individu untuk mengembangkan potensi dirinya. Rumusan Masalah I.3.3.2. I.3.

Setiap kelompok telibat adanya perubahan setiap saat baik secara besar-besaran maupun secara kecil atau perubahan itu secara cepat maupun lambat. semangat kelompok (group spirit) terus-menerus berada dalam kelompok itu. kelompok tersebut bersifat dinamis. Istilah dinamika (dynamics) berasal dari bahasa Greek. Mansri menyatakan bahwa “dinamika kelompok tercakup didalamnya. unsur-unsur apa yang mendukung terjadinya. Dinamika Kelompok Page 8 . Dengan kata lian. dalam Nandang Rusmana.Dinamika kelompok telah lama dikenal di kalangan Sosial Scientist. Kekuatan-kekutan tersebut bertujjuan untuk mengarahkan prilaku kelompok. yaitu “dynamics” yang sering diartikan dengan force atau influence. Oleh karena itu. apa dan bagaimana bentuk dari kekuatan kelompok itu. Dinamika kelompok adalah kekuatan-kekuatan dalam yang Nandang berlangsung Rusmana. Jadi. expecially to force. “Group Dynamics refers to the force operating in group”. dalam kelompok (Zaltman. Dynamic is facts or concepts which refer to condition of change. antar anggota kelompok mempunyai hubungan psikologis yang berlangsung dalam situasi yang dialami secara bersama-sama. situasi apa atau dalam keadaan bagaimana seseorang dapat mengetahui adanya dinamika kelompok itu” (masri. di mana perubahan ini menyebabkan adanya perbedaan keadaan kelompok dengan keadaan sebelumnya.1984:114).1972. Keadaan ini dapat terjadi karena selama ada kelompok.75). Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa dinamika kelompok berarti suatu kelompok yang teratur dari dua individu atau lebih yang mempunyai hubungan psikologis secara jelas antara anggota yang satu dengan yang lain. artinya setiap saat kelompok yang bersangkutan dapat berubah. Dinamika berari adanya interaksi dan interdependensi antara anggota kelompok yang satu dengan anggota kelompok yang lain secara timbal balik dan antara anggota dengan kelompok secara keseluruhan. Dinamika berarti tingkah laku masyarakat yang saling mempengaruhi satu sama lain.

Masyarakat. yang mempunyai kemampuan untuk berbuat dengan kesatuannya dengan cara dan atas dasar kesatuan persepsi”. Jadi setiap kelompok. Dari uraian di atas. dapat disimpulkan bahwa Dinamika ialah kedinamisan atau keteraturan yang jelas dalam hubungan secara psikologis. “Dynamics is facts or concepts which refer to conditions of change. Karenanya. bangsa dan sebagainya. masingmasing individu mempunyai sikap dan tingkah laku yang sama dengan anggota kelompok yang lain. Pengertian Kelompok Individu-individu merupakan suatu perkumpulan atau disebut dengan kelompok. sehingga semua anggota kelompok memiliki sikap dan tingkah laku yang seragam. maupun kehidupan kelompok yang besar seperti . Menurut Hernert Smith bahwa “kelompok adalah suatu uni yang terdapat beberapa individu. dapatlah diambil kesimpulan bahwa kelompok kumpulan individu yang mengadakan interaksi yang mendalam satu sama lain dan memiliki Dinamika Kelompok Page 9 yang menempati suatu wilayah tertentu . expecially to forces”.Pengertian Dinamika Kata Dinamika berasal dari kata Dynamics (Yunani) yang bermakna “Kekuatan” (force). Menurut Slamet Santoso (2004: 5). Dinamika berarti tingkah laku warga yang satu secara langsung mempengaruhi warga yang lain secara timbal balik. keluarga. Dinamika berarti adanya interaksi dan interdependensi antara anggota kelompok yang satu dengan anggota kelompok secara keseluruhan. Pengertian kelompok di atas secara singkat dapat diartikan bahwa kelompok adalah kumpulan dari orang-orang yang mengadakan interaksi dengan sesamanya lebih sering daripada mereka mengadakan interaksi yang bersifat perorangan. kelompok kerja. Dengan demikian bahwa kehidupan individu itu tidak terlepas dari kelompok.. baik dalam kehidupan kelompok yang kecil seperti .

5. Maslow dikenal sebagai : 1. Individu sebagai makhluk hidup mempunyai kebutuhan yang menurut A. namun potensi yang ada pada individu yang bersangkutan terbatas sehingga individu harusmeminta bantuan kepada individuu lain yang sama-sama hidup satu kelompok. Artinya. Kurt Lewin berpendapat bahwa : The essence of a group is not the similary or dissimilarity of its members but their interdependence. Dalam keadaaan seperti itu. W. Bentuk kelompok seperti keluarga. berikut ini diawali dengan proses pertumbuhan kelompokan itu sendiri. kehidupan kelompok itu berkembang dengan baik. individu memiliki potensi untuk memenuhi kenbutuhan tersebut di atas. Kebutuhan untuk melaksanakan sendiri Di lain pihak. individu berusaha mengatasi kesulitan yang ada pada dirinya melalui prinsip escapism. Kebutuhan fisik 2.kesatuan persepsi untuk bertingkah laku di dalam maupun di luar kumpulannya. Dengan keadaan seperti ini. Artinya.H Sprott memberikan pengertian kelompok sebagai beberapa orang yang bergaul satu dengan yang lain. Kebutuhan rasa aman 3. tetapi berada dalam keadaan dinamis.Y. Kebutuhan prestasi dan prestise serta. Bentuk penyerahan diri seperti ini mengakibatkan timbulnya perasaan perlunya kemesraan di dalam kehidupan bersama. 2. artinya salah satu bentuk pelarian diri dengan mengorbankan pribadinya dan mempercayakan pada orang lain yang menurut pendapatny memiliki sesuatu yang tidak ada pada dirinya. individu tidak dapat hidup tanpa kerja sama dengan individu lain. beberapa ahli mencoba memberi pengertian apa yang disebut kelompok : 1. Sudah barang tentu kehidupan kelompok tersebut tidak berada dalam keadaan statis. regu kerja atau regu belajar merupakan contoh konkret dan kelompok-kelompok tersebut saaat ini mendapat tempat yang baik di dalam masyarakat yang semakin kompleks. Agar memberi pengertian yang jelas tentang kelompok. Dinamika Kelompok Page 10 . Kebutuhan kasih sayang 4.

yaitu dinamika kelompok sebagai cabang suatu ilmu dan dinamika kelompok dalam pengertian umum. Pembentukan kelompok merupakan salah satu langkah awal terjadinya interaksi antar individu satu dengan yang lain. dapat ditarik kesimpulan bahwa kelompok adalah unit komunitas yang terdiri dari dua orang atau lebih yang memiliki suatu kesatuan tujuan dan pemikiran serta integritas antar anggota yang kuat. sebagaimana yang dikemukakan oleh Drs. Soelaiman Joesoyf. Smith menguraikan : “Kelompok adalah suatu unit yang tedapat beberapa individu yang. karena masing-masing individu mempunyai hubungan psikis secara jelas. H. yang berlangsung dalam situasi yang dialami secara Dinamika Kelompok Page 11 . Dari uraian dinamika dan kelompok itu dapatlah diambil kesimpulan. (3) kondisi bagaimana yang dapat mengubah tenaga-tenaga tersebut. karena dengan terjadinya proses pembentukan kelompok akan terpenuhi kebutuhan dalam berkelompok. Keadaan ini bisa terjadi. Pembentukan sebuah kelompok dapat diawali dengan adanya persepsi. dan tujuan yang sama dalam memenuhi kebutuhannya. Kurt Lewin sebagai perintis Ilmu Dinamika Kelompok menyatakan bahwa Ilmu Dinamika Kelompok mempelajari: (1) tenaga yang bekerja dalam kelompok. Pengertian Dinamika Kelompok Pengertian dinamika kelompok secara umum dapat dibagi menjadi dua. dalam M. perasaan atau motivasi. Oleh sebab itu.3. (2) penyebab adanya tenaga tersebut. (4) apa akibatnya terhadap individu maupun kelompok.Kosim Sirodjudin menyebutkan : “bahwa Dinamika Kelompok berarti suatu kumpulan dari dua atau lebih individu di mana perubahan individu satu dapat mempengaruhi individu lain.

Mereka membeku seperti es. proses ini disebut ”performing”. proses dinamika dalam kelompok-kelompok dapat diterangkan. Storming akan membawa perubahan pada sikap dan perilaku individu.” Sebagai suatu gambaran. merupakan bagian dari ilmu Psikologi Sosial yang mempelajari perilaku manusia dalam kelompok kecil. Proses dinamika kelompok mulai dari individu sebagai pribadi yang masuk ke dalamnkelompok dengan latar belakang yang berbeda-beda. dimulailah berbagai diskusi kelompok. Dinamika Kelompok Page 12 . Dari uraian pengertian dinamika kelompok maka dapat disimpulkan bahwa dinamika kelompok adalah: 1.bersama-sama dalam kelompok di mana mereka menjadi anggotanya. seperti apabila seseorang anggota kelompok mempelajari dua buku literatur yang ditentukan. mereka dihinggapi oleh group spirit (semangat kelompok) yang terus-menerus dan makin lama makin mendalam. Individu yang bersangkutan akan berusaha untuk mengenal individu yang lain. proses ini disebut ”storming”. Secara keseluruhan. yang kadang diskusi bisa sampai memanas. Dalam setiap kelompok harus ada aturan main yang disepakati bersama oleh semua anggota kelompok dan pengatur perilaku semua anggota kelompok. sehingga ia dapat lulus seperti teman-temannya yang lain. Di sini tampak setiap anggota kelompok meningkatkan kegiatan belajar bagi dirinya sendiri dan inilah proses dinamika yang dilaksanakan oleh setiap anggota kelompok. Dalam keadaan ini masing-masing anggota kelompok selalu memperhatikan kegiatan anggota kelompok yang lain. pada proses ini individu mengalami ”forming”. Es yang membeku lama-kelamaan mulai mencair.karena selama setiap anggota kelompok berada dalam kelompok. proses ini disebut sebagai “ice breaking”. maka yang lain berusaha mempelajari buku-buku tersebut ditambah buku-buku literatur lain sebagai penunjang. Setelah saling mengenal. setiap anggota kelompok belajar saling berusaha sekeras-kerasnya dalam menempuh tentamen. proses ini disebut ”norming”. Berdasarkan aturan inilah individu dan kelompok melakukan berbagai kegiatan. belum mengenal antar individu yangnada dalam kelompok.

Oleh karena itu. Pada masa ini ikatan persatuan dan interaksi sosial terjalin masing-masing golongan Dinamika Kelompok Page 13 . berikut ini akan di uraiakan sejarah dinamika kelompok. Kemudian berdasarkan beberapa pendapat diatas. suatu hubungan psikologis yang berlangsung secara bersama anggota kelompok. bahwa daya-daya pada individu tercermin dalam struktur masyarakat dengan karakteristik yang berbeda satu sama lain. Masing-masing struktur masyarakat tersebut merupakan kelompok yang terpisah satu sama lain dan tiaptiap golongan memiliki norma yang berfungsi sebagai pemersatu dan pedoman dengan dalam kuat. interaksi sehingga sosial antar anggota masing-masing dapat golongan. Sejarah Dinamika Kelompok Sejarah dinamika kelompok tidak terpisahkan dari perkembangan psikologi pada umumnya dan psikologi sosial pada khususnya.2. suatu cabang ilmu sosial yang mempelajari tentang tenaga-tenaga yang bekerja dalam kelompok. maka dapat disimpulkan pengertian atau hakikat dari Dinamika Kelompok itu sendiri adalah Studi tentang interaksi dan Interdependensi antara anggota kelompok yang satu dengan yang lain dengan adanya feed back dinamis atau keteraturan yang jelas dalam hubungan secara psikologis antar individu sebagai anggota kelompok dengan memiliki tujuan tertentu.2. Sejarah munculnya dinamika kelompok dapat diuraikan sebagai berikut: • Zaman Yunani Pada masa ini berkembang ajaran Plato. penyebab adanya tenaga tersebut dan akibatnya terhadap individu maupun kelompok 3. II.

Penyelidikan dilakukan terhadap adat dan bahasa rakyat dan hubungannya dengan tingkah laku masyarakat primitif. karena individu merasa tidak mempunyai pedoman dalam kehidupan. Kebebasan ini justru membawa malapetaka pada individu.mempertahankan kesatuannya dan tidak terpecah-pecah dalam kelompok/golongan yang lebih kecil. Kondisi tersebut membuat individu merasa ketakutan. Hal ini disebabkan karena adat dan bahasa rakyat menimbulkan kesamaan psikologi. pengaruh adat dan bahasa menimbulkan homogenitas pada masyarakat sehingga setiap sikap dan tingkah laku anggota masyarakat tidak berbeda satu sama lain. Terori ini berkembang. bahwa masing. • Zaman gerakan massa Adanya bentuk pemerintahan otokrasi dengan segala bentuk penekanannya mengakibatkan masyarakat menunjukkan pergolakan untuk membebaskan diri dan membentuk pemerintahan yang setiap masyarakat yang mempunyai kesamaan psikologi menjadi suku bangsa tertentu. sehingga berbagai cara mereka tempuh untuk untuk menghilangkan ketakutan dan memperoleh pedoman dalam menjalani hidup. lengkap dengan kepribadian masing- Dinamika Kelompok Page 14 . • Zaman liberalisme Pengaruh cara berfikir bebas mengakibatkan individu bebas menentukan segala sesuatu bagi dirinya dan tiap individu tidak bisa menetukan individu lain dalam kehidupan. • Zaman ilmu jiwa bangsa-bangsa Pada masa ini Moritz Lazarus dan Stanley Hall memelopori untuk mengadakan suatu penyelidikan terhadap bangsa primitive yang memiliki ciri khas di dalam kehidupannya. dan ini tercermin dalam tingkah laku. Gagasan individu yang muncul pada saat itu adalah mengadakan perjanjian social antara sesamanya dan hal tersebut dirumuskan dalam Leviathan atau Negara yang diharapkan dapat menjamin hidup mereka. Hasil penyelidikan. sehingga mereka merasa tidak memiliki kepastian.

hingga kohesi menjadi kuat. dan mereka lebih tertarik untuk mengadakan meskipun risikonya besar. yang mengakibatkan gerakan massa tersebut dala setiap individu kehilangan control diri terhadap mereka. • membawa pula adanya Zaman dinamika kelompok Erich Fromm mengawali kegiatan penyelidikannya yang disusun dalam buku Escape From Freedom untuk menunjukkan perlunya individu bekerja sama dengan individu lain. Moreno mengemukakan bahwa perlunya kelompok-kelompok kecil seperti keluarga. Apabila ditinjau. Hasil penyelidikan menunjukkan bahwa dalam gerakan massa tiombul apa yang dinamakan sugesti. Hal ini disebabkan karena terdorong oleh adanya keinginan individu untuk memperoleh kepastian dalam kehidupan ketika hasrat kepastian ini hanya diperoleh apabila masing-masing individu memiliki rasa solidaritas. Gerakan massa ini mendorong Gustave Le Bon melakukan penyelidikan secara intensif dan mendalam pada gerakan massa. tentu massa tersebut mempunyai anggota. regu belajar. para ahli mengubah arah penyelidikannya penyelidikan terhadap gejala-gejala psikis dalam situasi tertentu. Pada abad ke-20. pimpinan dan tujuan yang hal ini tidak ubahnya seperti bentuk suatu kelompok. Hal ini tidak berbeda dengan anggapan bahwa situasi sosial berarti kelompok. Edward A. makin kuat Dinamika Kelompok moralnya. ketika di dalam kelompok itu terdapat suasana saling menolong. • Zaman psikologi sosial Penyelidikan terhadap massa memberikan motivasi kepada ahli untuk mengadakan penyelidikan lebih mendalam terhadap massa. dan kelompok yang makin kuat kohesinya. Dalam meninjau situasi sosial maka situasi tersebut adalah situasi yang mengakibatkan berkumpulnyasejumlah individu pada saat tertentu. regu kerja.diinginkan. massa yang memiliki gerakan sedemikian hebat. Kurt Lewin menyimpulkan bahwa Page 15 . norma. Ross mengadakan penyelidikan terhadap hubungan psikis antara individu dengan lingkungannya. hingga timbul solidaritas dalam kehidupannya.

ahli sosiologi. II. Jadi jelaslah bahwa kelompok itu memang benar-benar mempunyai pengaruh terhadap kehidupan individu.3. Dinamika Kelompok Page 16 . Status Dinamika Kelompok Pertumbuhan dan perkembangan dinamika kelompok sangat erat hubungannya dengan psikologi sosial. ahli psikologi sosial. hal ini berpengaruh terhadap penentuan satatus dinamika kelompok. dan ahli-ahli lain untuk mencoba membawa dinamika kelompok ke dalam cabang ilmu mereka masing-masing.tingkah laku individu sangat dipengaruhi oleh kelompok yang menjadi anggotanya. ada di antara ahli psikologi. Oleh karena itu.

Bales adlah di dalam dinamika kelompok titik beratnya bukan masalah kelompok itu sendiri tetapi yang pokok adalah proses kejiwaan yang terjadi/timbul pada individu dan pengaruhnya terhadap kelompok. Cabang Psikologi Robert F. Cabang Sosiologi ` Ahli-ahli sosiologi seperti Homans.Bales di dalam buku interaction analysis memasukkan dinamika kelompok ke dalam cabang psikologi. 2. misalnya berpendapat bahwa didalam suatu kelompok pasti terdapat social distance (jarak sosial) antara anggota kelompok tersebut.1. Hal ini berarti dinamika kelompok ingin mempelajari hubungan timbal balik/saling pengaruh antara anggota di dalam kehidupan kelompok. Hal ini terdapat pada arah pilihan.Cabang Psikologi Sosial Para ahli psikologi sosial seperti Otto Klineberg berpendapat bahwa dinamika kelompok lebih ditekankan kepada peninjauan psikologi sosial karena terpenting sampai sejauh mana pengaruh interaksi sosial individu di dalam kelompok terhadap masing-masing individu sebagai angggota suatu kelompok. Alasan yang digunakan oleh Robert F. Misalnya Bales mengemukakan bagaimana pengaruh diskusi terhadap cara berpikir individu. isolasi. sikap. dan keakraban antara masingmasing anggota. Moreno. 3. Moreno dan Mitschell berpendapat bahwa masalah kelompok/grup dan struktur kelompok yang menjadi objek dinamika kelompok merupakan sebagian bahan yang menjadi objek sosiologi. BAB III PENUTUP Dinamika Kelompok Page 17 .

psikologi sosial. Karena pada dasarnya manusia saling membutuhkan baik dalam interaksi maupun dalam pembagian tugas. cabang psikologi. ilmu jiwa bangsa-bangsa. Dinamika Kelompok merupakan studi tentang interaksi dan interdependensi antara anggota kelompok yang satu dengan yang lain dengan adanya feed back dinamis atau keteraturan yang jelas dalam hubungan secara psikologis antar individu sebagai anggota kelompok dengan memiliki tujuan tertentu.2. dan pada akhirnya dinamika kelompok. Dinamika Kelompok Page 18 . Melalui dinamika kelompok setiap anggota kelompok mampu tegak sebagai perorangan yang mengembangkan pribadinya dalam hubungan dengan orang lain. Saran Sebagai seorang insan makhluk sosial yang membutuhkan orang lain. sudah seharusnya hidup bersosialisasi dengan berbagai kalangan masyarakat. III.1. Oleh sebab itu. Para ahli mencoba membawa dinamika kelompok ke dalam cabang ilmu mereka masing-masing. menjadi cabang sosiologi. Kesimpulan Kekuatan yang mendorong kehidupan kelompok dikenal dengan dinamika kelompok. gerakan massa. Artinya setiap anggota kelompok yang ada didalamnya memiliki hubungan psikologis yang berlangsung dalam suatu situasi yang alami secara bersama-sama. liberalisme. dan bahkan dapat dimanfaatkan untuk pemecahan masalah antar dua individu atau lebih yang memiliki hubungan psikologis secara jelas antara anggotayang satu dengan yang lainnnya.III. dan psikologi sosial. Sejarah munculnya dinamika kelompok dimulai dari zaman yunani. bertukar pikiran. dinamika kelompok dapat dimanfaatkan untuk saling berinteraksi.

Munir. (http://file.pdf.edu/Direktori/FIP/JUR. Baderel. Jakarta. Dinamika Kelompok. Nandang. diakses 10 September 2012). Dinamika Kelompok. Andeka 2012). (file. diakses 10 September 2012). Yoyon Bahtiar.edu/Direktori/FIP/. Universitas Sriwijaya. Sirodjudin. online diakses 9 September Ekky.ut.php? menu=bmpshort_detail2&ID=487. Bumi Aksara.pdf.T. (file. Rusmana. diakses 9 September 2012). Modul Dinamika Kelompok.pdf.pdfSEKOLAH/194505031971091MUHAMMAD_KOSIM_SIRODJUDIN/sejarah_ %26_definisi_dinkelx.upi..DAFTAR PUSTAKA A._PEND.com/2008/02/dinamikakelompok.ac.upi. Dinamika kelompok Sebagai Alat Menuju Kesuksesan Pengembangan Diri.id/puslata/online. 2004.upi. Slamet. Rocky./Modul-4-Dinamika_Kelompok. Irianto.(http://pustaka. 2008.2001.wordpress. Sejarah Dinamika Kelompok. Konsep Dasar Dinamika kelompok. Indralaya._LUARhttp://atanaamah.._PSIKOLOGI_PEND_DAN_BIMB INGAN/196005011986031NANDANG_RUSMANA/Konsep_Dasar_Dinamika_Kelompok.edu/Direktori/FIP/JUR. Muhammad Kosim. diakses 9 September 2012) Dinamika Kelompok Page 19 .files . Santosa.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful