BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA

2.1 2.1.1

Olahraga Definisi Menurut kamus lengkap bahasa Indonesia, penerbit Gitamedia Press, kata

olahraga merupakan kata kerja yang diartikan gerak badan agar sehat. Sedang menurut para pakar olahraga, adalah sebuah aktivitas manusia yang bertujuan untuk mencapai kesejahteraan (sejahtera jasmani dan sejahtera rohani) manusia itu sendiri. Makna olahraga menurut ensiklopedia Indonesia adalah gerak badan yang dilakukan oleh satu orang atau lebih yang merupakan regu atau rombongan. Sedangkan dalam Webster’s New Collegiate Dictonary (1980) yaitu ikut serta dalam aktivitas fisik untuk mendapatkan kesenangan, dan aktivitas khusus seperti berburu atau dalam olahraga pertandingan (athletic games di Amerika Serikat).

2.1.2

Karakteristik Olahraga

Terdapat beberapa karakteristik olahraga yang saling berkait rapat. Antaranya adalah : 2.1.2.1 Keseimbangan Keseimbangan adalah kemampuan untuk mempertahankan kesetimbangan tubuh ketika di tempatkan di berbagai posisi. Definisi menurut O’Sullivan, keseimbangan adalah kemampuan untuk mempertahankan pusat gravitasi pada bidang tumpu terutama ketika saat posisi tegak. Selain itu menurut Ann Thomson, keseimbangan adalah kemampuan untuk mempertahankan tubuh dalam posisi kesetimbangan maupun dalam keadaan statik atau dinamik, serta menggunakan aktivitas otot yang minimal.

Universitas Sumatera Utara

Kekuatan otot dipengaruhi oleh : usia. Kemampuan untuk menyeimbangkan massa tubuh dengan bidang tumpu akan membuat manusia mampu untuk beraktivitas secara efektif dan efisien.2. kelelahan. Ini penting untuk meningkatkan kondisi fisik secara keseluruhan. Keseimbangan melibatkan berbagai gerakan di setiap segmen tubuh dengan di dukung oleh sistem muskuloskleletal dan bidang tumpu. berdiri diatas papan keseimbangan). Universitas Sumatera Utara . jenis kelamin. Keseimbangan terbagi atas dua kelompok. cerebellum. Merupakan faktor yang penting pada olahraga senam dan atletik terutama jenis lompat. yaitu keseimbangan statis : kemampuan tubuh untuk menjaga kesetimbangan pada posisi tetap (sewaktu berdiri dengan satu kaki. sensorik. sistem pensarafan dan otot (Depkes. lingkungan. keseimbangan dinamis adalah kemampuan untuk mempertahankan kesetimbangan ketika bergerak. 1996:4). usia. 1996:3). Dipengaruhi juga oleh faktor lain seperti. Keseimbangan merupakan interaksi yang kompleks dari integrasi/interaksi sistem sensorik (vestibular. sendi.2 Kekuatan otot Kekuatan otot adalah kontraksi maksimal yang dihasilkan oleh otot untuk membangkitkan tegangan terhadap suatu tahanan.1. kognisi. dan somatosensorik termasuk proprioceptor) dan muskuloskeletal (otot. motivasi. area asosiasi) sebagai respon terhadap perubahan kondisi internal dan eksternal. visual. aktivitas fisik. basal ganglia. organ keseimbangan pada telinga. Kesimbangan bergantung pada kemampuan koordinasi dari indera penglihatan. pengaruh obat dan pengalaman terdahulu. suhu otot (Depkes.Keseimbangan juga bisa diartikan sebagai kemampuan relatif untuk mengontrol pusat massa tubuh (center of mass) atau pusat gravitasi (center of gravity) terhadap bidang tumpu (base of support). 2. dan jar lunak lain) yang dimodifikasi/diatur dalam otak (kontrol motorik. Keseimbangan juga merupakan kemampuan untuk mempetahankan sikap tubuh yang tepat pada saat melakukan gerakan.

2. Gerakan yang tidak disertai koordinasi yang baik akan menyebabkan pengeluaran tenaga yang berlebihan sehingga cepat lelah. diabetes mellitus.3 Koordinasi Merupakan hubungan yang harmonis dari berbagai faktor yang terjadi pada suatu gerakan sehingga gerakan tersebut menjadi efesien dan efektif. Dengan demikian pasokan darah keseluruh tubuh menjadi lancar. dan kegemukan dapat diturunkan dengan menjalankan olahraga yang tepat takaran. 2. Umumnya yang banyak dibahas adalah daya tahan kardiovaskular dan otot. Jantung orang yang tidak berolahraga (tidak terlatih) biasanya dalam satu kali denyutan volume darah yang dapat dipompakan 70 cc sedangkan bagi yang terlatih dapat mencapai 200 cc. Di samping itu. LDL. 2. 1996:3). ini dipengaruhi oleh kekuatan kontraksi otot jantung terutama ventrikel. olahraga dapat memperbaiki profil lemak darah. aktivitas fisik (Dangsina Moeloek. Rai Wahyuni (2009). Daya tahan kardiovaskular merupakan faktor utama dalam kesegaran jasmani.4 Daya Tahan Daya tahan menyatakan keadaan yang menekankan pada kapasitas melakukan kerja secara terus menerus dalam suasana aerobik. atau bahkan bisa menimbulkan cedera (Depkes. Faktor ini sangat diperlukan dalam seluruh aktivitas olahraga maupun dalam aktivitas sehari-hari. Olahraga juga dapat memperbaiki HDL. Olahraga juga dapat memperlancar pemasokan darah ke seluruh tubuh Keadaan jantung pada orang yang berolahraga (terlatih) jauh berbeda dengan orang yang tidak berolahraga.3 Manfaat Olahraga Menurut dr. Karena meningkatnya volume darah yang dapat dipompakan dalam satu kali denyutan (stroke volume). Daya tahan kardiovaskular dipengaruhi oleh: keturunan. yaitu menurunkan kadar total kolestrol.1. 1984:5). usia. dan trigliserida.1. berbagai faktor risiko seperti hipertensi. durasi.1.2. dan frekuensinya. Universitas Sumatera Utara . yaitu jenis kolestrol yang kadarnya sukar dinaikkan. tidak mengenai sasaran secara tepat.2. jenis kelamin.

Di samping itu.2. Tekanan darah adalah ukuran dari tekanan sistolik yang berpengaruh pada darah karena kontraksi otot jantung dan kekuatan atau tekanan diastolik pada dinding pembuluh darah yang lebih kecil yang mengalirkan darah dan yang mempercepatkan jalan darah pada waktu jantung mengendur antar denyut (Tom Smith. Tekanan darah tinggi (hipertensi) termasuk penyakit yang ditakuti. 1991). 2004:13) Dikatakan normal bila tekanan darah sistolik kurang dari 130 mmHg dan yang diastolik kurang dari 85 mmHg. Penyakit ini disebut silent killer karena sering tidak memberikan gejala apa-apa. yang dipengaruhi oleh kontraksi pada ventrikel kiri.2 2. dapat terhindar dari hilangnya hormon testoteron. dan viskositas serta volume darah.1 Tekanan Darah Definisi Menurut Stedman’s Medical Dictionary for the Health Professions and Nursing. Tekanan darah adalah kekuatan darah mengalir di dinding pembuluh darah yang keluar dari jantung (pembuluh arteri) dan kembali ke jantung (pembuluh balik) (Lanny Sustrani. maka termasuk tinggi. elastisitas dinding arteri. resistensi pada arteriol dan kapilari. 2007). Apabila tekanan darah sistoliknya 140 mmHg atau lebih dan diastoliknya 90 mmHg atau lebih. olahraga juga dapat memperbaiki kesehatan seksual. tekanan darah adalah tekanan pada darah dalam arteri sistemik. Universitas Sumatera Utara . Dengan tetap aktif melakukan olahraga yang memacu fungsi kardiovaskuler serta melakukan latihan beban. yang akan terjadi karena bertambahnya berat badan (di atas berat badan ideal) karena berat badan mempengaruhi prokdusi hormon tersebut.139 mmHg dan diastoliknya 85 . Normal tinggi jika tekanan darah darah sistoliknya 130 .89 mmHg. 2. Dengan olahraga juga dapat memperbaiki aliran darah menuju daerah genital sehingga organ tersebut dapat menjalankan fungsinya dengan baik (Bafirman.

terhambat sampai ke jaringan tubuh yang membutuhkannya (Lanny Sustrani. Lung and Blood Institute (NHLBI) dari National Institute of Health (NIH).3 Tekanan Darah Tinggi (Hipertensi) Menurut National Heart. dan berkeringat dingin. Sedangkan menurut Leonarld Marvyn (1992:14) tekanan darah rendah adalah baik selama darah dapat dipompakan atau terbawa kesegala jaringan dalam tubuh. yaitu : 2. penglihatan kurang jelas apabila merubah posisi. Tekanan darah tinggi adalah suatu gangguan pada pembuluh darah yang mengakibatkan suplai oksigen dan nutrisi.1 Tekanan Darah Normal Tekanan darah dikatakan normal apabila tekanan sistoliknya 120-140 mmHg manakala tekanan diastoliknya 80-90 mmHg (WHO). Tekanan darah rendah sering terjadi pada waktu setelah sakit atau semasa penyembuhan. cepat lelah. and Blood Institute (NHLBI). yang dibawa oleh darah. mendefinisikan tekanan darah normal adalah tekanan sistolik kurang dari 120 mm Hg dan tekanan diastolik kurang dari 80 mm Hg. hipertensi adalah suatu keadaan apabila tekanan darahnya melebihi normal. Menurut National Heart.2. 2. Lung.2. 2004:12) Universitas Sumatera Utara .2.2. yaitu tekanan sistoliknya 140 mmHg atau lebih tinggi manakala tekanan diastoliknya 90 mmHg atau lebih tinggi.2. Tekanan darah rendah yaitu catatan ukuran tekanan darah dibawah tekanan darah normal (Tom Smith.2 Jenis-jenis Tekanan Darah Terdapat tiga jenis tekanan darah. 2.2 Tekanan Darah Rendah (Hipotensi) Hipotensi adalah suatu keadaan di mana tekanan darah lebih rendah dari normal. 1991:6).2. yaitu mencapai nilai rendah 90/60 mmHg.2. Antara gejala klinis yang bisa dilihat akibat hipotensi adalah sering pusing.2.

Gejala hipertensi itu antara lain: sakit kepala. Universitas Sumatera Utara . Hipertensi ini bisa menyebabkan komplikasi seperti gagal jantung dan strok. hipertensi dibagi menjadi tekanan darah normal. hidung berdarah. dan hipertensi sangat berat seperti pada Tabel 2.1 Klasifikasi Tekanan Darah Sistolik <130 131-159 160-179 180-209 >210 Diastolik <85 86-99 100-109 110-119 >120 Keterangan Normal Hipertensi Ringan Hipertensi Sedang Hipertensi Berat Hipertensi Sangat Berat Sumber : Iman Suharto. telinga berdenging. mudah lelah. dan hipertensi derajat 2. sering buang air kecil. 2004:12). Gejala penyakit ini bisa diketahui setelah timbul komplikasi pada organ lain.hipertensi derajat 1. prehipertensi. wajah memerah. Tabel 2.1. vertigo (Lanny Sustrani. terutama di malam hari. (2001:55) Menurut The Seventh Report Of The Joint National Committee On Prevention. Pada umumnya gejala hipertensi tidak diketahui dengan pasti. hipertensi berat. Evaluation And Treatment Of High Blood Pressure (JNC 7). jantung berdebar-debar.Tekanan darah tinggi berlaku apabila tekanan darah melebihi 140/90 mmHg.klasifikasi tekanan darah pada dewasa terbagi menjadi kelompok normal. sulit bernafas setelah bekerja keras atau beban berat. penglihatan kabur. hipertensi sedang. Detection. Menurut Iman Suharto (2001). hipertensi ringan.

segera setelah latihan selesai. Universitas Sumatera Utara . tekanan darah sistolik dapat naik menjadi 150 .120 menit. lama kelamaan penurunan tekanan darah tadi berlangsung lebih lama. Sebaliknya. 2.2 Klasifikasi Tekanan Darah Menurut JNC 7 Klasifikasi Tekanan Darah Normal Pre Hipertensi Hipertensi Derajat 1 Derajat 2 140 – 159 atau 90 – 99 >160 atau >100 Tekanan Sistolik dan Diastolik (mmHg) <120 dan < 80 120-139 atau 80-89 Sumber : The Seventh Report Of The Joint National Committee On Prevention. Detection. Itulah sebabnya latihan olahraga secara teratur akan dapat menurunkan tekanan darah. berenang. bersepeda.3 Faktor Mempengaruhi Tekanan Darah Antara faktor yang mempengaruhi tekanan darah adalah : 2.2. tekanan darah akan turun sampai di bawah normal dan berlangsung selama 30 . tekanan darah akan naik cukup banyak. penurunan itu akan nyata sekali.120 mmHg.Tabel 2. Kalau dilakukan berulang-ulang. Misalnya selama melakukan latihan-latihan fisik yang keras. Penurunan ini terjadi karena pembuluh darah mengalami pelebaran dan relaksasi.3. joging. Pada penderita hipertensi.200 mmHg dari tekanan sistolik ketika istirahat sebesar 110 . atau mengikuti aktivitas erobik lainnya.1 Olahraga Saat berolahraga jalan cepat. Evaluation And Treatment Of High Blood Pressure (JNC) (2003).2.

2. dengan cara memompa bola karet ditiupkan udara kedalamnya sambil memegang nadi sampel. yaitu : 2.4 Pengukuran Tekanan Darah Pengukuran tekanan darah dapat dilakukan dengan dua metode.2. kualitas tidur sangatlah penting dalam mempertahankan kesehatan. Jika asupan garam kurang dari 3 gram sehari prevalensi hipertensi persentasenya rendah.2. Cara pengukurannya sebagai berikut: manset dibalutkan pada lengan sampel.1 Cara Perabaan (Palpasi) Pengukuran tekanan darah secara palpasi hanya dapat menetapkan sistolik saja. baik pada pasien dewasa maupun pada pasien anak dan remaja. pada suatu tekanan tertentu dimana nadi tidak teraba lagi tekanan manometer diturunkan perlahan-lahan dengan jari tetap meraba nadi. dokter jantung perlu memberikan perhatian khusus terhadap pasien yang mengalami gangguan tidur. karena gangguan tidur dianggap sebagai salah satu faktor risiko hipertensi.2 Konsumsi Garam Pembatasan garam dapat menurunkan tekanan darah serta dapat mencegah kenaikan tekanan darah terkait dengan bertambahnya usia.2.2. tetapi jika asupan garam 5-15 gram per hari akan meningkatkan prevalensi menjadi 15-20% (Sudjaswadi Wiryo Widagdo.3 Tidur yang Cukup Menurut Dr Susan Redline dari Case Western Reserve (2008). pada suatu Universitas Sumatera Utara . yaitu metode lansung dengan menggunakan jarum atau kanula yang dimasukkan ke dalam pembuluh darah dan dihubungkan dengan manometer. 2. 2. dapat menjadi salah satu faktor meningkatnya risiko penyakit kardiovaskular. selain modifikasi gaya hidup (pengaturan diet dan olah raga). 2002:19).4. Jadi. Metode Tidak Lansung dengan menggunakan sphygmomanometer atau tensimeter.3.3. Kualitas dan kuantitas tidur dapat mempengaruhi proses hemostasis dan bila proses ini terganggu. Tekanan darah dapat diukur dengan dua cara.

Fase II: suara menjadi lebih keras dan diikuti oleh desingan seperti tiupan.2 Cara Pendengaran (Auskultasi) Cara auskultasi memerlukan tensimeter dan stetoskop dalam pemeriksaan. menyerupai suara pertama jantung yang lemah. Sesudah itu ujung stetoskop diletakan pada Fossa cubiti. Udara dikeluarkan secara perlahan-lahan. 2005:11). dkk. dan desingan mulai hilang. sehingga suatu saat terdengar suara yang dapat dibedakan dalam lima fase. Fase III: suara menjadi maksimal. 2. dkk. Cara pengukurannya adalah pompakan udara kedalam manset sehingga kolom air raksa naik dan tangan pemeriksa yang meraba nadi sudah tidak merasakan denyut nadi lagi. yaitu: fase I: suara gelombang nadi yang pertama yang melalui manset. Fase IV: sekonyong-konyong suara menjadi kurang nyata. Fase V: suara hilang (Oktia Woro K.H. 2005:11). menjadi suara tertutup. Universitas Sumatera Utara .H.4.saat tertentu akan teraba nadi lagi ini disebut tekanan sistolik dengan mencatat berapa nilai dalam mmHg (Oktia Woro K.2.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful