Histologi Kelenjar Adrenal Kelenjar adrenal terdiri atas korteks di sebelah luar dan medula di sebalah dalam, dikelilingi

oleh kapsul jaringan ikat tebal yang mengandung cabang pembulh darah, vena, saraf (kebanyakan tanpa mielin), dan pembuluh limfe adrenal. Septum jaringan ikat dengan pembuluh darah berjalan dari kapsul ke dalam korteks. Septum jaringan ikat lainnya membawa pembuluh darah ke medula. Kapiler sinusoid berfenestra dan pembuluh darah besar ditemukan di seluruh korteks dan medula. Korteks adrenal dibagi menjadi 3 zona konsentrik. Tepat di bawah kapsul jaringan ikat adalah zona glomerulosa. Sel di zona glomerulosa tersusun menjadi kelompok yang berbentuk lonjong dan dikelilingi oleh banyak kapiler sinusoid. Sitoplasma sel ini berwarna merah muda dan mengandung beberapa butiran lemak. Lapisan sel di tengah dan yang paling lebar adalah adalah zona fasikulata. Sel zona fasikulata tersusun dalam kolom vertical dan dalam lempengan radial. Banyaknya butiran lemak di dalam sitoplasma menyebabkan sel zona fasikulata terlihat terang atau bervakuol pada sediaan histologik normal. Kapiler sinusoid di antara kolom sel juga berjalan vertical atau radial. Lapisan sel ketiga dan paling dalam adalah zona retikularis. Lapisan sel ini berbatasan dengan medula adrenal. Sel di zona retikularis membentuk pita (korda) yang saling berhubungan dan dikelilingi oleh kapiler sinusoid. Batas medula dengan korteks tidak berbatas tegas. Sitoplasma sel sekretorik medula terlihat jernih. Setelah fiksasi jaringan dalam kalium bikromat, yaitu reaksi kromafin, graula coklat yang halus menjadi kelihatan di sel-sel medula. Granula ini menujukkan adanya katekolamin epinefrin dan norepinefrin di dalam sitoplasma. Medula juga mengadung neuron simpatis yang terlihat tunggal atau dalam kelompok kecil. Neuron memperlihatkan inti vesicular dengan nucleolus nyata dan sedikit kromafin perifer. Kapiler sinusoid mengalirkan isi medula ke dalam pembuluh darah medula.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful