Sistem Pengindraan

Vyora Ulvyana 07 931 051

Panca Indera
Panca indera merupakan organ-organ akhir yang dikhususkan untuk menerima jenis rangsangan tertentu. Serabut saraf yang menanganinya merupakan alat perantara yang membawa kesan rasa (sensori infersion) dari organ indera menuju otak, tempat perasaan ini ditafsirkan.
Organ indera merupakan sel-sel tertentu yang dapat menerima stimulus dari lingkungan maupun dari dalam tubuh sendiri.

Organ Indera
     Mata (Indera penglihatan) Telinga (Indera pendengaran) Hidung (Indera Penciuman) Kulit (Indera Peraba) Lidah (Indera perasa)

Mata
 Mata adalah organ penglihatan yang mengirimkan impuls ke otak ketika dirangsang oleh cahaya dari suatu objek  Fungsi mata: Sebagai indera penglihatan yang menerima rangsangan berkasberkas cahaya pada retina dengan perantaraan serabut-serabutr nervous optikus, menghantarkan rangsangan ini ke pusat penglihatan pada otak untuk ditafsirkan.  Organ mata manusia dapat dibagi menjadi tiga bagian, yaitu: 1. Organ luar 2. Organ pembantu mata 3. Organ dalam

ciliary zonules 5. retina . lens cortex 11. vorticose vein 24. inferior oblique muscule 15. medial rectus muscle 17. canal of Schlemm 6. sclera 28. ciliary muscle 4. posterior compartment 2. cornea 9. fovea 27. conjunctiva 14. central retinal artery 21. optic disc 19. iris 10. bulbar sheath 25. choroid 29. anterior chamber 8. retinal arteries and veins 18. pupil 7. superior rectus muscule 30. central retinal vein 22.Struktur Mata Keterangan: 1. ora serrata 3. macula 26. dura mater 20. optical nerve 23. ciliary process 13. inferior rectus muscule 16. lens nucleus 12.

Alis mata (supersilium) Dua potong kulit tebal yang melengkung. . Kelopak mata (Palpebra) Dua lipatan kulit yang lunak (pada bagian atas dan bawah) yang melindungi mata. Cairan tersebut mangandung enzim antibakteri yang berfungsi mencuci permukan bola mata agar tetap lembap dan bersih. Organ pembantu mata  Lakrimaris gland (Kelenjar air mata) Kelenjar yang mensekresikan suatu cairan ke daerah kelopak mata bagian atas melalui saluran lakrimal.Bagian Luar Mata Mata bagian luar 1. ditumbuhi oleh rambut yang berfungsi sebagai pelindung mata dari sinar matahari yang terik dan sebagai alat kecantikan. Bagian luar Mata 2.

3. Iris berfungsi sebagai diafragma. 4. Sklera Lapisan fibrous yang elastis yang merupakan bagian dinding luar dari bola mata dan membentuk bagian putih mata. . Pupil mata akan melebar pada ruang yang gelap dan akan menipis pada ruang yang terang. dan protein. Aqueous humour Cairan yang mengisi bagian anterior mata. garam. Cairan ini terdiri dari gula. Pupil menentukan Kuantitas cahaya yang masuk ke bagian mata yang lebih dalam.Organ Dalam Mata Bagian organ dalam mata: 1. Pupil dan Iris Dari kornea. Proses melebar dan menipisnya pupil mata dipengaruhi oleh iris. Iris merupakan bagian yang berwarna pada mata. Kornea Merupakan bagian terluar dari bola mata yang berfungsi dalam menerima cahaya dari sumbernya. Fungsinya adalah menyokong dinding lensa dan memberi makan lensa serta membuang sisa metabolismenya. 2. cahaya masuk menuju pupil. dimana pada pinggir iris terdapat sebuah otot yaitu muskulus spinter pupila dan muskulus dilator pupila pada bagian agak ke pangkal iris. Bagian depan sklera tertutup oleh kantung konjungtiva.

Badan bersilia Badan bersilia merupakan lingkaran otot polos di sekeliling lensa. Fungsi lensa mata adalah mengatur fokus cahaya. sehingga cahaya jatuh tepat pada bintik kuning retina. 6. Di sini tidak terdapat reseptor sehingga tidak dapat mengirimkan impuls. Untuk melihat objek yang jauh (cahaya datang dari jauh). 8. tersusun atas lapisan pigmen dan lapisan saraf yang terdiri dari neuron sensori beserta benang-benang sarafnya (sel kerucut dan sel batang atau yang disebut dengan fotoreseptor). 5. Makula Lutea (bintik kuning) Daerah yang berwarna kuning yang terletak pada pusat retina ini merupakan daerah penglihatan yang paling baik karena pada daerah ini banyak terdapat sel kerucut. Bersama otot pada iris. lensa mata akan menipis. dikenal sebagai otot intrinsik. Sedangkan untuk melihat objek yang dekat (cahaya datang dari dekat).4. 7. Berkontraksi untuk membuat diameter lensa mengecil dan mengembung . Lensa mata Lensa mata menerima cahaya dari pupil dan meneruskannya pada retina. Retina Retina merupakan lapisan terdalam di belakang bola mata. lensa mata akan menebal. . berelaksasi saat membuat lensa membesar dan menipis. Bintik Buta atau Cakram Optik Titik pada retina tempat saraf optik meninggalkan mata.

Mukulus orbikularis okuli (otot lingkar mata) → menutup mata. 3. Mukulus rektus okuli medial (Otot di sekitar mata) → menggerakkan mata dalam. ke bawah dan ke luar. Muskulus obliques okuli superior → memutar mata ke atas. Muskulus levator palpebralis superior inferior → mengangkat kelopak mata. Muskulus rektus okuli inferior (otot di sekitar mata) → menutup mata. 6. 1. 5.Otot Mata Muskulus Okuli (otot mata) merupakan otot ekstrinsik mata yang terdiri dari 7 buah otot. . 4. Mukulus obliques okuli inferior → menggerakkan bola mata ke dalam dan ke bawah. Enam buah di antaranya melekat pada os kavum orbitalis. 2. satu buah mengangkat kelopak mata ke atas.

Katarak. disorder dan faktor usia dapat mempengaruhi mata dan struktur di sekitarnya. Rabun senja.Kelainan pada Mata Penyakit.Kelainan pada mata antara lain:   Konjungtivitis. suatu kondisi di mana seseorang tidak dapat melihat saat hari telah senja. Hipermetropy. Dapat disebabkan oleh kecelakaan. . suatu kondisi dimana lensa menjadi buram dan secara umum terjadi pada orang yang telah lanjut usia. karena cahaya jatuh di belakang retina. tidak dapat melihat benda sama sekali. yaitu peradangan pada mata yang dapat disebabkan oleh mikrooorganisme.    Buta warna. pengecilan ukuran pupil dan menurunnya daya akomodasi akibat faktor usia    Miopy. Presbiopy. rabun dekat. suatu kondisi di mana seseorang sama sekali tidak dapat membedakan warna. Kelainan ini adalah kelainan yang ditunkan dari faktor genetik. Buta. rabun jauh.karena cahaya jatuh di depan retina.

faktor usia. tiroid. Mata menurun (Kelainan saraf. tumor)  Mata merah 1. rematik. Mata berkedip secara berlebihan (kelainan saraf atau otak)  Mata juling (Kelainan saraf atau otak. dan kencing manis) 2. lupus)  Lingkaran putih di sekeliling mata menandakan kolesterol tinggi. alergi berat karena obat. tumor. Mata bengkak (ginjal. Mata tidak dapat berkedip (lepra) 5. Dengan nyeri hebat (sifilis. . tanpa nyeri (alergi ringan karena debu atau makanan. dan HIV-AIDS) 2. stroke.Deteksi Penyakit Melalui Kelainan Mata  Kelainan pada kelopak mata 1. jantung. Mata tidak bisa menutup rapat (kelainan pada saraf atau tumor) 3. sarkoidos. dan sinusitis) 4. alergi.

 Telinga menerima gelombang suara dengan frekuensi berbeda dan menghantarkan informasi tersebut ke sistem saraf pusat.  Telinga dapat dibagi menjadi menjadi tiga bagian. yaitu telinga luar. dan telinga dalam. tengah.Telinga (Auricula)  Telinga sebagai indra pendengaran merupakan mekanoreseptor karena telinga memberikan respon terhadap getaran mekanik gelombang suara yang merambat melalui udara. .

Telinga tengah terdiri dari :  Membran timpani Adalah membran fibrosa tipis yang sangat peka terhadap rasa nyeri.Bagian Telinga Telinga luar terdiri dari :  Aurikula (daun telinga) Terdiri dari tulang rawan yang elastis dan tipis yang ditutupi kulit dan memiliki otot ekstrinsik dan ekstrinsik yang dipersarafi oleh nervous fasialis  Meatus akustikus eksterna Adalah tabung berkelok-kelok yang terletak antara aurikula dan membran timpani. Terletak pada Kavum timpani. dan stapes. Fungsinya menguatkan bunyi hingga 20 kalinya dan menghantarkannya ke jendela oval.  Ossikulla Auditus Terdiri dari maleus. inkus. Fungsinya menghantarkan gelombang suara ke telinga tengah. .

Di dalamnya terdapat badan sensori yang mengirim ke otak mengenai putaran kemiringan kepala. 2. saluran setengah lingkaran. Koklea. rongga tubuler yang berbentuk spiral 3. .• Tuba audituva eustachius Saluran tulang rawan yang menghubungkan telinga tengah dengan bagian Laring bawah. Berfungsi dalam menyeimbangkan tekanan udara dalam kavum timpani dengan nasofaring. Terdiri dari : 1. Vestibulum. Kanalis semisirkularis. Telinga bagian dalam terdiri dari : • Labirintus osseus Serangkaian saluran bawah yang dilindungi cairan perilimfa. pusat labirintus osseus.

neuron bipolar yang merupakan cabang drein sentral akson bermielin yang membentuk nervus akustikus • . Ganglion spiral. • Organ korti.• Labirintus membranosus. dua kantong yang terletak di antara saluran semisirkuler dan saluran koklea. terdiri dari: Utrikulus dan sakulus. Di dalamnya terdapat endolimfa dan makula. Makula mengirimkan infirmasi ke otak tentang pergerakan kepala. organ reesptor yang menimbulkan impuls saraf akibat getaran pada membran basillaris.

Struktur Telinga .

Proses pendengaran Gelombang bunyi ↓ Menggetarkan gendang telinga ↓ osikel telinga bergetar (bunyi dikuatkan 20 kali) ↓ Jendela oval ↓ Terjadi gelombang pada perilimfa di vestibula ↓ Terjadi gelombang endolimfa di saluran koklea ↓ Rambut-rambut bergerak ↓ Impuls disampaikan ke otak .

Ketulian Penyebab ketulian : 1. Disebabkan gangguan koklea (saraf pendengaran) → tuli saraf 2.  . Disebabkan gangguan mekanisme telinga tengah untuk menghantarkan suara ke koklea → tuli hantaran   Tuli Total → Bila koklea atau saraf pendengaran rusak total Tuli konduksi → Bila koklea dan saraf masih utuh tetapi sistem osikular rusak atau mengalami ankilosis (kaku karena fibrosis atau kalsifikasi Penderita masih dapat dibuat mendengar hampir normal dengan operasi untuk membuang stapes dan menggantikannya dengan protesa logam.

berhubungan dengan selaput lendir yang melapisi rongga-rongga dan lubanglubang masuk.Kulit (Indera Peraba)  Kulit adalah lapisan jaringan yang terdapat pada bagian luar menutupi dan melindungi permukaan tubuh.  Pada permukaan kulit bermuara kelenjar keringat dan kelenjar mukosa .

Stratum granulosum Tewrdiri dari sel-sel pipih seperti kumparan. sel-selnya telah banyak kehilangan inti dan butir-butir selnya telah menjadi jernih dan tembus sinar. 2. tidak punya inti sel dan mengandung keratin. 3. . yaitu  EPIDERMIS Terdiri dari : 1. Stratum lusidum Selnya pipih. Stratum korneum Selnya mati.Bagian-Bagian Kulit Kulit terdiri dari beberapa lapis.

. Stratum basale Tersusun atas jaringan palisade dan merupakan bagian terbawah dari epidermis • DERMIS Merupakan lapisan kedua dari kulit. Bagian atas . 5. Di bawah lapisan ini terdapat selaput otot dan selanjutnya di bawahnya terdapat otot. Retikularis •SUB CUTIS Terdiri dari kumpulan sel lemak .4. Bagian bawah.2 mm. terdiri dari 5-8 lapisan. Terdiri dari : 1. pars papilaris 2. stratum spinosum Merupakan lapisan paling tebal dan dapat mencapai 0.

 Kelenjar sebaseus Kelenjar eksokrin yang menghasilkan suatu minyak yang menyebabkan epidermis dan rambut bersifat tahan air dan lemas.  Folikel Rambut Struktur silinder panjang yang berisi rambut. .Struktur Pelengkap kulit  Korpuskula meissner (reseptor sentuhan) Terdapat dalam jumlah banyak terutama pada ujung jari dan telapak tangan.  Otot Penegak rambut Otot khusus terkait dengan folikel rambut.

• Korpuskula Paccini Merupakan reseptor tekanan yang mengirimkan impuls ke otak ketika jaringan tubuh menerima tekanan yang berat. • Kelenjar keringat (kelenjar sudoriferus) Kelenjar eksokrin yang meneksresikan keringat. • Pleksus rambut Kelomok khusus ujung benang saraf.• Reseptor rasa sakit Terdapat pada hampir semua jaringan organ dalam dan kulit. .

Struktur Kulit .

kimia. termis dan mikroorganisme. temperatur dan nyeri.Fungsi Kulit  Pengatur panas  Indera peraba melalui persarafan sensoris tekanan.  Mekindungi tubuh terhadap luka.  Mengatur keseimbangan cairan melalui sirkulasi kelenjar . mekanis.

Gambar kelainan pada kulit Rash Infeksi pada kulit dengan skabies Kelainan pada kulit dapat disebabkan oleh mikroorganisme maupun faktor usia .

serabut saraf ini timbul pada bagian atas selaput lendir hidung yang dikenal dengan olfaktori.Hidung (Indera Penciuman)  Alat penciuman terdapat dalam rongga hidung dari ujung saraf nervous olfaktorius.  Reseptor penciuman merupakan kemoreseptor yang dirangsang oleh molekul larutan di dalam mukus.  Reseptor penciuman merupakan reseptor jauh (telereseptor) .

Struktur Hidung manusia Hidung mnusia terdiri dari : Rongga hidung Bulbus olfaktori Palatum lunak Nasofaring     .

sinus frontalis : rongga nasalis inferior . Konka nasalis superior 2. Konka nasalis media 3.Bagian-Bagian Hidung  Konka nasalis (rongga hidung) Terdiri dari lipatan selaput lendir. Pada bagian ini terdapat karang hidung : 1. sinus sfenoidalis : rongga tulang baji 3. konka nasalis inferior  Sinus para nasalis : rongga-rongga di sekitar rongga hidung. Terdiri dari : 1. sinus maksilaris : rongga tulang hidung 2. pada puncaknya terdapat saraf pembau.

jika tidak dapat mengalir keluar akan menjadi sinusitis . .Sinus diliputi selaput lendir. Jika terjadi peradangan pada hidung lendir-lendir dari sinus para nasalis akan keluar.

Proses penciuman Bau masuk ke rongga hidung ↓ Nervous olfaktorius dari bulbus olfaktori terangsang ↓ Traktus olfaktorius ↓ Lobus temporalis ↓ Bau diterjemahkan .

 Rasa penciuman akan hilang sama sekali akibat komplikasi dari suatu cedera kepala. .Kelainan pada penciuman  Rasa penciuman akan lemah apabila selaput lendir hidung sangat kering atau basah atau membengkak seperti pada waktu influenza.

.Beda Alat Penciuman dengan Alat Pengecapan Alat penciuman  Menentukan zat yang jauh letaknya  Menentukan banyak rasa.  Memerlukan zat kimia Alat Pengecap  Menentukan zat yang terletak di dalam rongga mulut  Hanya dapat menentukan 4 rasa  Tidak memerlukan zat kimia.

asam. asin. dan pahit Empat kesan pengecapan primer . manis.Lidah (Indera pengecap)  Pengecapan merupakan fungsi dari puting pengecap yang terdapat pada lidah  Paling sedikit terdapat empat kesan pengecapan primer yaitu.

Struktur Lidah Lidah terdiri dari :  Radiks lingua (pangkal lidah)  Dorsum lingua (Punggung lidah)  Apeks lingua (ujung lidah) Radiks lingua Dorsum lingua Apeks lingua .

yaitu: • Papila sirkumpalate Terlatak pada dasar lidah. •Papila filiformis Tersebar pada permukaan lidah dan jumlahnya paling banyak. Papila ini lebih berfungsi untuk menerima rasa sentuhan dari rasa pengecapan yang sebenarnya. 8 – 12 buah. .Papila Lidah (putting pengecap) Permukaan lidah seperti beludru yang ditutupi papila-papila lidah yang terdiri dari 3 jenis. • Papila fungiformis Menyebar pada ujung lidah dan berbentuk jamur.

. getah pencernaan akan keluar. manis. asin.Fungsi alat pengecap  Merasakan arti makanan (enak atau tidak enak)  Sebagai alat refleks Dengan adanya rasa asam. dan pahit.

 Rasa manis Disebabkan oleh bebrapa golongan zat kimia organik (contoh: gol monosakarida)  Rasa pahit Disebabkan oleh zat organik berantai panjang dan alkaloid.Sensasi rasa primer  Rasa asam Disebabkan oleh asam dan intensitas rasa sebanding dengan konsentrasi ion hidrogen. Rasa pahit dengan intensitas yang besar menyebabkan manusia dan hewan menolak makanan. Rasa pahit memiliki peran penting karena banyak racun mematikan adalah alkaloid.  Rasa asin Ditimbulkan oleh adanya garam tertentu. .

oleh kuinin 0.Ambang Rasa     Asam.01 M Manis.0009 M Asin. oleh natrium klorida 0.000008 M .01 M Pahit. oleh asam hidroklorida 0. oleh sukrosa 0.

Saliva Pada lidah terdapat saliva (ludah). hanya bekerja pada suasana asam. .Susunan saliva:  Air 70 – 99 %  Glikoprotein yang dihasilkan sublingualis.  Enzim ptialin.

 Melarutkan makanan yang kering  Mencegah karies gigi. .  Membasahi lidah dan langit-langit mulut (penting untuk proses berbicara).  Fungsi khemis : dengan menghasilkan enzim ptialin.Fungsi Saliva  Fungsi mekanis : mencampur ludah dengan makanan agar mudah dicerna.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful