P. 1
Pedoman HID 2011

Pedoman HID 2011

|Views: 106|Likes:
Published by Lea Syah

More info:

Published by: Lea Syah on Mar 07, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/10/2013

pdf

text

original

PROGRAMPAMSIMAS

PEDOMAN UMUM
PELAKSANAAN HIBAH INSENTIF DESA
PROGRAM PAMSIMAS
BAB I. PENDAHULUAN
Pedoman Umum Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
menyajikan kerangka konsep, tujuan, strategi, sasaran dan pelaksanaan
Pada dasarnya pelaksanaan program Hibah Insentif Desa ini
kebutuhan masyarakat (Demand Responsi
Program Pasmimas baik desa
dilaksanakan selama 3 (tiga) tahun dari 2010 sampai
Sumber pendanaan HID-Program Pamsimas
Rupiah Murni.Setiap aspek dari pedoman ini
APBN-Rupiah Murni. Sekitar 3749
dievaluasi untuk mendapatkan sekurang
Pedoman Umum ini harus dibaca sebagai
Pedoman Pengelolaan Program
Teknis lainnya yang telah diperbarui
transparansi proses seleksi dan penetapan desa penerima Hibah Insentif Desa berdasarkan daftar pa
yang dibuat oleh masing-masing
Tim Konsultan PMAC, DMAC dan Fasilitator Masyarakat
peran yang sangat penting dalam me
- PMAC membantu PPMU memberikan informasi yang benar pada saat tahap proses
perangkingan.
- DMAC membantu DPMU mengumpulkan data program di desa serta memberikan informasi yang
benar pada saat tahap proses pra
pengawasan; memberikan pendampingan kepada FM
- Fasilitator Masyarakat (FM
RKM HID; membuat laporan kegiatan
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
PELAKSANAAN HIBAH INSENTIF DESA
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa (HID)Program PAMSIMAS
konsep, tujuan, strategi, sasaran dan pelaksanaan program Hibah Insentif Desa
Pada dasarnya pelaksanaan program Hibah Insentif Desa ini juga dilakukan melalui p
Demand Responsive Approach); dan terbuka untuk semua
desa regular maupun replikasi yang memenuhi persyaratan
) tahun dari 2010 sampai dengan 2012.
Program Pamsimas iniada 2 yaitu: (1)Trust Fund (TF) AusAID
etiap aspek dari pedoman ini berlaku terhadap HID yang didanai oleh
749 desa sasaran yang terealisasi pada tahun 2008
sekurang-kurangnya500 desa HID dan tidak lebih 1000 desa HID
harus dibaca sebagai satu kesatuan dengan versi terbaru dari dokumen
gram [PMM], Pedoman Pelaksanaan di tingkat Masyarakat [VIM]
yang telah diperbarui. CPMU bertanggungjawab untuk pengamanan integritas dan
transparansi proses seleksi dan penetapan desa penerima Hibah Insentif Desa berdasarkan daftar pa
masing Panitia Seleksi Provinsi (PPMU).
PMAC, DMAC dan Fasilitator Masyarakat Keberlanjutan (FM-K dan
peran yang sangat penting dalam menentukan keberhasilan capaian program HID ini
PMAC membantu PPMU memberikan informasi yang benar pada saat tahap proses
DMAC membantu DPMU mengumpulkan data program di desa serta memberikan informasi yang
benar pada saat tahap proses pra-seleksidan seleksi; membantu DPMU melakukan pemantauan dan
pengawasan; memberikan pendampingan kepada FM-HID.
Fasilitator Masyarakat (FM-K dan FM-HID) membantu dalam proses perencanaan dan pelaksanaan
; membuat laporan kegiatan HIDdi desa.
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
1
PAMSIMAS ini disusun untuk
program Hibah Insentif Desa.
dilakukan melalui pendekatan berbasis
semua desa-desa sasaran
yang memenuhi persyaratan. Program HID akan
Trust Fund (TF) AusAIDdan (2) APBN-
terhadap HID yang didanai oleh TF AusAID maupun
2008-2010 akan diseleksi dan
tidak lebih 1000 desa HID.
kesatuan dengan versi terbaru dari dokumen-dokumen
M], Pedoman Pelaksanaan di tingkat Masyarakat [VIM] serta Petunjuk
CPMU bertanggungjawab untuk pengamanan integritas dan
transparansi proses seleksi dan penetapan desa penerima Hibah Insentif Desa berdasarkan daftar panjang
K dan FM-HID) mempunyai
nentukan keberhasilan capaian program HID ini, dimana :
PMAC membantu PPMU memberikan informasi yang benar pada saat tahap proses verifikasi dan
DMAC membantu DPMU mengumpulkan data program di desa serta memberikan informasi yang
; membantu DPMU melakukan pemantauan dan
HID) membantu dalam proses perencanaan dan pelaksanaan
PROGRAMPAMSIMAS
BAB II. TINJAUAN UMUM PROGRAM
Secara konseptual Program Pamsimas telah memikirkan upaya
program/kegiatan perluasan (scalling up
maupun tingkat kabupaten/kota
aparatur pemerintah daerah (SKPD
agar mampu mendukung program/kegiatan perluasan dan pengarusutamaan dimaksud
Di tingkat desa, keberlanjutan Program Pamsimas menjadi tangung jawab
masyarakat. Ada 5 aspekkeberlanjutan Sarana Air Minum dan Sanitasi (SAMS) yang menjadi perhatian
Program Pamsimas, yaitu:
1) Aspek Teknis : yaitu sarana dan prasarana y
masyarakat sehingga memberikan manfaat secara terus menerus.
2) Aspek Keuangan: yaitu masyarakat secara swadaya mampu membiayai pengelolaan sarana dan
prasarana yang ada bahkan untuk rencana pengembangannya
air minum dari masyarakat dan/atau sumber lain.
3) Aspek Lingkungan: yaitu
masyarakat, melalui perubahan prilaku hidup yang bersih dan sehat.
4) Aspek Kelembagaan: yaitu adanya kelembagaan yang eksis dan
sarana dan prasarana yang sudah terbangun, serta mewujudkan sasaran program
5) Aspek Sosial: yaitu terjaminnya kesetaraan gender dan keberpihakan kepada masyarakat miskin
dalam mendapatkan akses air minum dan sanitasi
Program Hibah Insentif Desa merupakan salah satu upaya program Pamsimas untuk mendorong
berjalannya upaya keberlanjutan di tingkat desa.
yang bertujuanmemberikan insentif
maupun desa replikasi) Pamsimas
standard kinerja dalam pengembangan
minum dan sanitasi yang tertuang dalam RKM mereka untuk mengembangkan lebih jauh kesehatan
lingkungan dan pengembangan ekonomi mereka
Sebagai suatu reward/insentif
sasaranProgram Pamsimas
seleksimaupun tahap seleksi.
Setiap desa HID akan mendapat dana sebesar
juta rupiah. Bantuan HID akan diberikan dalam bentuk “Blok Grant” dan akan digunakan untuk
meningkatkan dan memperluas cakupan layanan air minum dan sanitasi yang berbasis masyarakat
sebagaimana yang telah direncanakan dalam PJM ProAksi.
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
ROGRAM
septual Program Pamsimas telah memikirkan upaya-upaya keberlanjutan
scalling up) dan pengarusutamaan (mainstreaming
maupun tingkat kabupaten/kota.Untuk itu Program Pamsimas memberikan penguatan kapasitas kepada
(SKPD yang terkait)maupun kelompok masyarakat (BP
agar mampu mendukung program/kegiatan perluasan dan pengarusutamaan dimaksud
Di tingkat desa, keberlanjutan Program Pamsimas menjadi tangung jawab
Ada 5 aspekkeberlanjutan Sarana Air Minum dan Sanitasi (SAMS) yang menjadi perhatian
: yaitu sarana dan prasarana yang ada mampu dioperasikan dan dipelihara oleh
masyarakat sehingga memberikan manfaat secara terus menerus.
: yaitu masyarakat secara swadaya mampu membiayai pengelolaan sarana dan
prasarana yang ada bahkan untuk rencana pengembangannya, melalui pengumpulan iuran
masyarakat dan/atau sumber lain.
: yaitu terpeliharanya lingkungan sumber air baku
masyarakat, melalui perubahan prilaku hidup yang bersih dan sehat.
aitu adanya kelembagaan yang eksis dan berkualitas
sarana dan prasarana yang sudah terbangun, serta mewujudkan sasaran program
: yaitu terjaminnya kesetaraan gender dan keberpihakan kepada masyarakat miskin
dalam mendapatkan akses air minum dan sanitasi.
Program Hibah Insentif Desa merupakan salah satu upaya program Pamsimas untuk mendorong
berjalannya upaya keberlanjutan di tingkat desa. Hibah Insentif Desa adalah salah satu
insentif atau penghargaan pada sejumlah desa
Pamsimasyang telah melaksanakan program dengan baik
pengembangan hygiene, menggerakkan masyarakat dan
minum dan sanitasi yang tertuang dalam RKM mereka untuk mengembangkan lebih jauh kesehatan
lingkungan dan pengembangan ekonomi mereka.
insentif maka Hibah Insentif Desa ini akan ditawarkan kepada
Program Pamsimas berdasarkan kriteria yang sudah ditentukan
Setiap desa HID akan mendapat dana sebesarminimal 100 juta rupiah sampai dengan
. Bantuan HID akan diberikan dalam bentuk “Blok Grant” dan akan digunakan untuk
meningkatkan dan memperluas cakupan layanan air minum dan sanitasi yang berbasis masyarakat
sebagaimana yang telah direncanakan dalam PJM ProAksi.
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
2
keberlanjutan yang terwujud dalam
mainstreaming) baik ditingkat desa
memberikan penguatan kapasitas kepada
maupun kelompok masyarakat (BP-SPAMS) desa sasaran
agar mampu mendukung program/kegiatan perluasan dan pengarusutamaan dimaksud.
Di tingkat desa, keberlanjutan Program Pamsimas menjadi tangung jawab pemerintah desa dan
Ada 5 aspekkeberlanjutan Sarana Air Minum dan Sanitasi (SAMS) yang menjadi perhatian
ang ada mampu dioperasikan dan dipelihara oleh
: yaitu masyarakat secara swadaya mampu membiayai pengelolaan sarana dan
lui pengumpulan iuranatau tariff
terpeliharanya lingkungan sumber air baku dan lingkungan hidup
berkualitas mampu mengelola
sarana dan prasarana yang sudah terbangun, serta mewujudkan sasaran program Pamsimas.
: yaitu terjaminnya kesetaraan gender dan keberpihakan kepada masyarakat miskin di
Program Hibah Insentif Desa merupakan salah satu upaya program Pamsimas untuk mendorong
Hibah Insentif Desa adalah salah satu sub-komponen D
penghargaan pada sejumlah desa (baik desa reguler
dengan baik dan melampaui
hygiene, menggerakkan masyarakat dan mencapai target air
minum dan sanitasi yang tertuang dalam RKM mereka untuk mengembangkan lebih jauh kesehatan
ditawarkan kepadaseluruh desa
kriteria yang sudah ditentukan baik pada tahappra-
sampai dengan maksimal 200
. Bantuan HID akan diberikan dalam bentuk “Blok Grant” dan akan digunakan untuk
meningkatkan dan memperluas cakupan layanan air minum dan sanitasi yang berbasis masyarakat
PROGRAMPAMSIMAS
Dana HID tidak diizinkan penggunaannya untuk:
1) Rehabilitasi Fisik.
2) Pengadaan sambungan rumah
3) Pembangunan sarana sanitasi rumah tangga
4) Perbaikan sarana sanitasi sekolah.
5) Pembangunan pos atau kantor bagi LKM/BP
6) Pengadaan atau pembebasan lahan.
Dari 500 target desa HID, sekitar 116 desa HID akan dibiaya melalui
desa HID lainnya akan dibiayai melalui rupiah murni (APBN). Dalam hal pendanaan, kontribusi dari
masyarakat dan pemerintah kabupaten/kota bukan menjadi
tambah bagi desa dalam persaingan.
Desa-desa yang terpilih (desa penerima HID), melalui LKM akan menyiapkan dokumen perencanaan dan
pelaksanaan yang disebut Rencana Kerja Masyarakat untuk Hibah Insentif Desa (RKM
penyusunannya dilakukan dengan proses yang sama seperti pada Program
menunjukkan secara keseluruhan skema proses seleksi
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
nggunaannya untuk:
Pengadaan sambungan rumah
Pembangunan sarana sanitasi rumah tangga (sanitasi individu).
Perbaikan sarana sanitasi sekolah.
Pembangunan pos atau kantor bagi LKM/BP-SPAMS.
atau pembebasan lahan.
Dari 500 target desa HID, sekitar 116 desa HID akan dibiaya melalui dana Trust Fun
desa HID lainnya akan dibiayai melalui rupiah murni (APBN). Dalam hal pendanaan, kontribusi dari
masyarakat dan pemerintah kabupaten/kota bukan menjadi suatu persyaratan, namun akan memberi nilai
tambah bagi desa dalam persaingan.
desa yang terpilih (desa penerima HID), melalui LKM akan menyiapkan dokumen perencanaan dan
pelaksanaan yang disebut Rencana Kerja Masyarakat untuk Hibah Insentif Desa (RKM
penyusunannya dilakukan dengan proses yang sama seperti pada Program Pamsimas reguler.
menunjukkan secara keseluruhan skema proses seleksi dan penetapan desa HID.
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
3
dana Trust Fund (TF) dan sekitar 384
desa HID lainnya akan dibiayai melalui rupiah murni (APBN). Dalam hal pendanaan, kontribusi dari
suatu persyaratan, namun akan memberi nilai
desa yang terpilih (desa penerima HID), melalui LKM akan menyiapkan dokumen perencanaan dan
pelaksanaan yang disebut Rencana Kerja Masyarakat untuk Hibah Insentif Desa (RKM-HID) yang
Pamsimas reguler. Gambar 1
HID.
PROGRAMPAMSIMAS
Catatan:
1) PPMU melakukan verifikasi terhadap
seleksi, dan seleksi(penilaian);
2) Verifikasi CPMU hanya akan dilakukan jika
HID (longlist) yang diajukan oleh PPMU.
3) Hasil verifikasi tingkat provinsi oleh PPMU : desa yang tidak memenu
proses seleksi tahun berikutnya
Proses pemilihan desa penerima HID secara garis besar dibagi menjadi 3 (tiga) tahap, yaitu:
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
PPMU melakukan verifikasi terhadap longlist kab/kota yang diajukan oleh DPMU
(penilaian); dan serta kelengkapan dokumen/data masing
Verifikasi CPMU hanya akan dilakukan jika dirasa terdapat kejanggalan terhadap usulan calon desa
yang diajukan oleh PPMU.
Hasil verifikasi tingkat provinsi oleh PPMU : desa yang tidak memenuhi kriteria seleksi dapat mengikuti
proses seleksi tahun berikutnya tetapi hanya diperkenankanmakasimal 2 ( dua) kali.
Proses pemilihan desa penerima HID secara garis besar dibagi menjadi 3 (tiga) tahap, yaitu:
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
4
yang diajukan oleh DPMU hasil dari proses pra-
masing-masing desa.
terdapat kejanggalan terhadap usulan calon desa
riteria seleksi dapat mengikuti
dua) kali.
Proses pemilihan desa penerima HID secara garis besar dibagi menjadi 3 (tiga) tahap, yaitu:
PROGRAMPAMSIMAS
1) Tahap Pra-Seleksi dan Seleksi tingkat Kabupaten
DPMU (dengan mengaktifkan peran BPMD, DinKes, Bappeda dan DinasPU) dan DMAC (hanya
memberi pertimbangan dan menyediakan data aktual), dan mengikutsertakan Fasilitator HID (jik
Hasilnya adalah longlist desa HID kabupaten/kota.
2) Tahap Verifikasi dan perangkingan
yang terdiri dari PPMU dan PMAC.
3) Tahap Penetapan desa tingkat pusat
desa penerima HID.
2.1 Tahap Pre-Seleksi dan Seleksi di tingkat kabupaten/kota
Proses pemilihan desa HID dimulai dengan adanya Surat Ketua CPMU kepada Ketua PPMU untuk
menyiapkan longlist desa HID
seleksi dan seleksi terhadap desa
memenuhi syarat untuk masuk
perangkingan terhadap desa yang memenu
seleksi/penilaian.
PPMU juga meminta DPMU (dibantu oleh DMAC) untuk mengumpulkan data
LKM dan BP-SPAMS sebagai dasar
tingkat provinsi.
Ada tujuh (7) kriteria yan digunakan
masuk ke dalam daftar panjang
- Pernah tidaknya berpartisipsi dalam seleksi HID sebelumnya
- Jangka waktu berdirinya BPSPAMS
- Cakupan layanan air bersih saat ini
- Persentase realisasi RKM
- Adanya ketersediaan sumber air untuk pengembangan layanan
- Dusun sudah SBS (STOP dari Buang Air Besar Sembarangan)
- Tidak ada penyalahgunaan dana masyarakat
Kinerja desa-desa calon penerima HID
diberikan angka 1 apabila memenuhi kriteria
Desa yang memenuhi syarat ke
yang memenuhi seluruh (tujuh) kriteria diatas.
sumber data, dan keterangan.
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
dan Seleksi tingkat Kabupaten/kota, dilaksanakan di tingkat kabupaten/kota oleh
DPMU (dengan mengaktifkan peran BPMD, DinKes, Bappeda dan DinasPU) dan DMAC (hanya
memberi pertimbangan dan menyediakan data aktual), dan mengikutsertakan Fasilitator HID (jik
Hasilnya adalah longlist desa HID kabupaten/kota.
dan perangkingan tingkat propinsi, dilakukan di tingkat provinsi oleh Panitia Seleksi
yang terdiri dari PPMU dan PMAC.Hasilnya adalah longlist desa HID provinsi.
a tingkat pusat, dilakukan di tingkat pusat oleh CPMU
dan Seleksi di tingkat kabupaten/kota
Proses pemilihan desa HID dimulai dengan adanya Surat Ketua CPMU kepada Ketua PPMU untuk
per provinsi. Selanjutnya PPMU menyurati DPMU untuk melakukan pre
terhadap desa-desa reguler dan replikasi (sesuai Tabel 4)untuk menentukan desa yang
memenuhi syarat untuk masuk kedalam daftar panjang desa calon penerima HID.
perangkingan terhadap desa yang memenuhi syarattersebut dengan menggunakan kriteria
PPMU juga meminta DPMU (dibantu oleh DMAC) untuk mengumpulkan data-data yang dibutuhkan dari
dasar dalam melakukan verifikasi dan menyusun daftar panjang (
riteria yan digunakan dalam pre-seleksi desa untuk menentukan kelayakan desa untuk
masuk ke dalam daftar panjang kabupaten/kota:
berpartisipsi dalam seleksi HID sebelumnya
Jangka waktu berdirinya BPSPAMS
Cakupan layanan air bersih saat ini
Persentase realisasi RKM
Adanya ketersediaan sumber air untuk pengembangan layanan
Dusun sudah SBS (STOP dari Buang Air Besar Sembarangan)
ada penyalahgunaan dana masyarakat
desa calon penerima HID dinilai dengan menggunakan angka 0 (nol) dan 1 (satu)
memenuhi kriteria pre-seleksi dan angka 0 apabila desa
Desa yang memenuhi syarat ke tahap seleksi/penilaian untuk masuk dalam daftar panjang adalah desa
yang memenuhi seluruh (tujuh) kriteria diatas.Tabel 1 berikut ini menunjukkan indikator penilaian, kriteria,
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
5
, dilaksanakan di tingkat kabupaten/kota oleh
DPMU (dengan mengaktifkan peran BPMD, DinKes, Bappeda dan DinasPU) dan DMAC (hanya
memberi pertimbangan dan menyediakan data aktual), dan mengikutsertakan Fasilitator HID (jika ada).
, dilakukan di tingkat provinsi oleh Panitia Seleksi
Hasilnya adalah longlist desa HID provinsi.
pusat oleh CPMU. Hasilnya adalah daftar
Proses pemilihan desa HID dimulai dengan adanya Surat Ketua CPMU kepada Ketua PPMU untuk
PPMU menyurati DPMU untuk melakukan pre-
untuk menentukan desa yang
alon penerima HID. DPMU melakukan
i syarattersebut dengan menggunakan kriteria
data yang dibutuhkan dari
dan menyusun daftar panjang (longlist) di
desa untuk menentukan kelayakan desa untuk
dengan menggunakan angka 0 (nol) dan 1 (satu). Desa
apabila desa tidak memenuhi kriteria.
dalam daftar panjang adalah desa
Tabel 1 berikut ini menunjukkan indikator penilaian, kriteria,
PROGRAMPAMSIMAS
Penjelasan Indikator Kriteria Pra
1) Partisipasi dalam Seleksi HID:
diperbolehkan mengikuti
dibuktikan dari hasil berita acara praseleksi tahun sebelumnya serta SK
Desa Penerima HID Pamsimas.
2) Keberadaan BP-SPAMS:
pertimbangan bahwa dalam waktu 6 (enam) bulan sudah terbentuk aturan
organisasi.
No Indikator Penilaian
1 Partisipasi dalam Seleksi
HID
2 Keberadaan BP-SPAMS
3 Cakupan Layanan air bersih
saat ini
4 Realisasi RKM
5 Ketersediaan Sumber Air
untuk pengembangan
layanan
6. Dusun sudah SBS (STOP
dari Buang Air Besar
Sembarangan)
7. Tidak ada penyalahgunaan
dana masyarakat
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
Tabel 1. Kriteria Pra-Seleksi Desa
Penjelasan Indikator Kriteria Pra-Seleksi:
Partisipasi dalam Seleksi HID: desa reguler dan desa replikasi yang belum pernah mendapat HID
diperbolehkan mengikuti proses pre-seleksi namun maksimal hanya 2 (dua) kali.Hal ini dapat
dibuktikan dari hasil berita acara praseleksi tahun sebelumnya serta SK-
Desa Penerima HID Pamsimas.
SPAMS: disyaratkan minimal sudah terbentuk selama 6
pertimbangan bahwa dalam waktu 6 (enam) bulan sudah terbentuk aturan
Penilaian Kriteria Sumber Data
Partisipasi dalam Seleksi Belum
pernah
mendapat
HID
Berita Acara
Pra-Seleksi
Kab/kota
Setiap desa hanya
diperbolehkan ikut maksimal
2 (dua) kali dan belum
pernah
SPAMS minimal 6
bulan
Berita Acara :
Pembentukan
BP-SPAMS
BP-SPAMS sudah berdiri /
terbentuk minimal 6 bulan
lamanya.
air bersih ≤ 70% Field Book /
Data Lapangan
Perbandingan jumlah total yg
dilayani / jumlah total
penduduk, maksimal
mencapai 70%
100% MIS Modul 4
(431/411)
Perbandingan usulan dalam
RKM / realisasi RKM
Ketersediaan Sumber Air > 0.4 ltr / dtk Data
Ketersediaan
Sumber Air pada
Dinas PU / Data
Lapangan
Untuk memastikan bahwa
ada potensi pengembangan
hingga mencapai >75%
cakupan layanan
STOP N ≥ 1 (satu)
dusun atau
lebih
(dalam satu
desa sasaran
penerima
manfaat)
MIS
ataudataDinas
Kesehatan
Kab/Kota
1. Mnimal 1 (satu) dusun di
desa sasaran penduduknya
sudah stop BABS
2. Status stop BABS sudah
berlangsung minimal 6
(enam) bulan.
penyalahgunaan Tidak ada Laporan BPKP
Data
penyalahgunaan
dana di PPM
Keterlibatan dalam
penyimpangan dan
penyalahgunaan dana BLM.
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
6
r dan desa replikasi yang belum pernah mendapat HID
seleksi namun maksimal hanya 2 (dua) kali.Hal ini dapat
-CPMU tentang Penetapan
disyaratkan minimal sudah terbentuk selama 6 (enam) bulan dengan
pertimbangan bahwa dalam waktu 6 (enam) bulan sudah terbentuk aturan-aturan sebagai suatu
Keterangan
Setiap desa hanya
diperbolehkan ikut maksimal
2 (dua) kali dan belum
pernah mendapat HID.
SPAMS sudah berdiri /
terbentuk minimal 6 bulan
lamanya.
Perbandingan jumlah total yg
dilayani / jumlah total
penduduk, maksimal
mencapai 70%
Perbandingan usulan dalam
RKM / realisasi RKM
Untuk memastikan bahwa
ada potensi pengembangan
hingga mencapai >75%
cakupan layanan
. Mnimal 1 (satu) dusun di
desa sasaran penduduknya
sudah stop BABS
. Status stop BABS sudah
berlangsung minimal 6
(enam) bulan.
Keterlibatan dalam
penyimpangan dan
penyalahgunaan dana BLM.
PROGRAMPAMSIMAS
3) Cakupan Layanan Air Minum saat ini:
kekurangan cakupan akses/layanan air minum di desa
Rp.100 - 200 juta, diharapkan dapat meningkatkan minimal 30% cakupan akses/layanan AM, yang
dihitung dari jumlah total penduduk
4) Realisasi Target Layanan RKM: k
memenuhi target layanan yang tertuang dalam RKM Reguler
sanitasi maupun air minum, jika masih ada yang belum selesai
diikutsertakan dalam proses
5) Ketersediaan Sumber Air:
akan menjamin efektifnya dana HID dalam meningkatkan cakupan akses/layanan air minum bagi
penduduk. Untuk itu, data potensi sumber air harus akurat atau dapat
debit di sumbernya.
6) Dusun sudah STOP dari Buang Air Besar Sembarangan
BABS (minimal 1 (satu) dusun) di desa
tersebut sudah berlangsung sela
7) Tidak ada penyalahgunaan dana masyarakat:
panjang harus bebas dari p
desa.
Selanjutnya, DPMU dibantu dengan DMAC melakukan
panjang penerima HID. Ada 6 kriteria
daftar panjangkabupaten/kota:
- Kinerja Pembukuan LKM
- Kualitas SPAMS
- Operasional dan Pemeliharaan
- Pencapaian SBS (ODF)
- Pengembangan Cakupan Layanan SPAMS
- Program Kerja LKM dalam pelaksanaan PJM Proaksi
Setiap kriteria mempunyai bobot yang berbeda
memberi peringkat penilaian terhadap indikator kinerja yang ditetapkan.
pengembangan cakupan layanan dan akses air minum dan sanitasi serta keberlanjutan pemanfaatan
sarana dan prasarana, diberikan bobot yang tinggi karena
penentuan kinerja LKM dan BPSPAMs
keterangan.
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
Cakupan Layanan Air Minum saat ini: dana HID diharapkan dapat memenuhi 100% dari
kekurangan cakupan akses/layanan air minum di desa penerima HID.Dana BLM
200 juta, diharapkan dapat meningkatkan minimal 30% cakupan akses/layanan AM, yang
dihitung dari jumlah total penduduk desa yang bersangkutan.
Realisasi Target Layanan RKM: kriteria ini untuk memastikan bahwa desa
memenuhi target layanan yang tertuang dalam RKM Reguler/replikasi
sanitasi maupun air minum, jika masih ada yang belum selesai
diikutsertakan dalam proses pre-seleksi.
Ketersediaan Sumber Air: potensi sumber air baku yang memadai (kapasitas, kualitas, kontinuitas)
akan menjamin efektifnya dana HID dalam meningkatkan cakupan akses/layanan air minum bagi
penduduk. Untuk itu, data potensi sumber air harus akurat atau dapat pula dilakukan pengukuran
Dusun sudah STOP dari Buang Air Besar Sembarangan (SBS): harus ada dusun yang sudah Stop
BABS (minimal 1 (satu) dusun) di desa penerima manfaat / sasaran Pamsimas, dan status S
tersebut sudah berlangsung selama minimal 6 (enam) bulan.
Tidak ada penyalahgunaan dana masyarakat: desa yang layak untuk masuk kedalam daftar
panjang harus bebas dari penyimpangan/penyalahgunaan terkait pengelolaan dana masyarakat
Selanjutnya, DPMU dibantu dengan DMAC melakukan seleksi/penilaian desa untuk masuk ke dalam daftar
panjang penerima HID. Ada 6 kriteria seleksi/penilaian yang digunakan untuk menentukan rangking dalam
Kinerja Pembukuan LKM
Operasional dan Pemeliharaan
Pencapaian SBS (ODF)
Pengembangan Cakupan Layanan SPAMS
dalam pelaksanaan PJM Proaksi
riteria mempunyai bobot yang berbeda-beda. Tujuan pemberian bobot tersebut adalah untuk
memberi peringkat penilaian terhadap indikator kinerja yang ditetapkan.
pengembangan cakupan layanan dan akses air minum dan sanitasi serta keberlanjutan pemanfaatan
diberikan bobot yang tinggi karena dianggap mempunyaiperanan
penentuan kinerja LKM dan BPSPAMs. Tabel 2 berikut ini menunjukkan indikator
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
7
dana HID diharapkan dapat memenuhi 100% dari
penerima HID.Dana BLM-HID sebesar
200 juta, diharapkan dapat meningkatkan minimal 30% cakupan akses/layanan AM, yang
riteria ini untuk memastikan bahwa desa yang diusulkan sudah
/replikasi baik untuk kesehatan,
sanitasi maupun air minum, jika masih ada yang belum selesai (100%) maka tidak bisa
potensi sumber air baku yang memadai (kapasitas, kualitas, kontinuitas)
akan menjamin efektifnya dana HID dalam meningkatkan cakupan akses/layanan air minum bagi
pula dilakukan pengukuran
harus ada dusun yang sudah Stop
sasaran Pamsimas, dan status SBS
esa yang layak untuk masuk kedalam daftar
enyimpangan/penyalahgunaan terkait pengelolaan dana masyarakat
desa untuk masuk ke dalam daftar
yang digunakan untuk menentukan rangking dalam
Tujuan pemberian bobot tersebut adalah untuk
memberi peringkat penilaian terhadap indikator kinerja yang ditetapkan. Untuk kriteria terkait
pengembangan cakupan layanan dan akses air minum dan sanitasi serta keberlanjutan pemanfaatan
mempunyaiperanan penting dalam
indikator penilaian, bobot, dan
PROGRAMPAMSIMAS
Tabel 2.
No. Indikator Penilaian
1 Kinerja Pembukuan LKM
2 Kualitas SPAMS
3 Operasional dan
Pemeliharaan
4 Pencapaian SBS (ODF)
5 Pengembangan Cakupan
Layanan SPAMS
6 Program Kerja LKM (PJM
Proaksi)
Penjelasan Indikator Penilaian:
1) Kinerja Pembukuan LKM:
Pengukuran Kinerja LKM dapat dilihat pada
2) Kualitas SPAMS: (1). Indik
lebih menjamin efektivitas pemanfaatan dana HID.(2) Kualitas air yang didistribusikan ke
masyarakat memenuhi syarat kualitas air minum dari Kementerian Kesehatan.
3) Operasi dan Pemeliharaan:
melakukan sosialisasi sehingga masyarakat mau mengumpulkan iuran; (2) kemampuan BP
SPAMS menghitung iu
berkembang.
4) Pencapaian SBS (ODF)
dengan jumlah dusun intervensi Pamsimas. S
kesehatan di masyarakat.
5) Pengembangan Cakupan Layanan SPAMS:
terhadap BP-SPAMS.
6) Program Kerja LKM:
bertambahnya penerima manfaat Pamsimas.
Kinerja dari enam indikator di atas dapat dibedakan kedalam 5 derajat indikator yaitu (1) buruk; (2) kurang;
(3) cukup; (4) baik; dan (5) sangat baik.
sama antar satu desa dengan desa lainnya u
menunjukkan indicator penilaian kiner
terhadap indicator yang mempunyai lebih dari satu sub
untuk indicator no 6, PJM Proaksi, utk sub indicator target cakupan pelayanan=4 (baik) dan untuk sub
indicator jumlah kegiatan PJM proaksi yang masuk kedalam
indicator no 6, adalah 3.5 (= 4+3 /2).
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
Tabel 2. Kriteria Seleksi Desa dan Pembobotannya
Bobot Keterangan
Kinerja Pembukuan LKM 1.0 Mengukur Pengelolaan keuangan LKM dan kemampuan
pengelolaan.
3.0 Mengukur kondisi dan keberfungsian sarana : indik
utama dari keberlanjutan sarana.
2.0 Menunjukkan kemampuan keuangan BP
maupun untuk pengembangannya ke depan.
2.0 Status SBS (ODF) menunjukkan kemajuan status
kesehatan di masyarakat: salah satu contributor utama
dalam pencapaian tujuan Pamsimas.
Pengembangan Cakupan 1.0 Pengembangan cakupan layanan SPAMS: indikasi terhadap
kepercayaan dan kepuasan terhadap BP
(PJM 1.0 Mengukur kemampuan LKM dalam melaksanakan PJM
ProAKSI dan bertambahnya penerima manfaat Pamsimas.
Penjelasan Indikator Penilaian:
Kinerja Pembukuan LKM: Ada 13aspek pengukuran kinerja pembukuan LKM
Pengukuran Kinerja LKM dapat dilihat pada Appendix D.
ndikator keberlanjutan sarana, kelengkapan dan keberfungsian SAMS akan
lebih menjamin efektivitas pemanfaatan dana HID.(2) Kualitas air yang didistribusikan ke
t memenuhi syarat kualitas air minum dari Kementerian Kesehatan.
Operasi dan Pemeliharaan: ada 2 (dua) hal yang akan dinilai yaitu (1) kemampuan BP
melakukan sosialisasi sehingga masyarakat mau mengumpulkan iuran; (2) kemampuan BP
SPAMS menghitung iuran dan mengelolanya.Hal ini dapat menunjukkan kemampuan untuk
Pencapaian SBS (ODF): persentase jumlah dusun yang sudah mencapai 100% SBS dibandingkan
dengan jumlah dusun intervensi Pamsimas. Status SBS (ODF) menunjukan kemajuan status
n di masyarakat.
Pengembangan Cakupan Layanan SPAMS: indikasi terhadap kepercayaan dan kepuasan
Program Kerja LKM: Mengukur kemampuan LKM dalam melaksanakan PJM
bertambahnya penerima manfaat Pamsimas.
Kinerja dari enam indikator di atas dapat dibedakan kedalam 5 derajat indikator yaitu (1) buruk; (2) kurang;
(3) cukup; (4) baik; dan (5) sangat baik. Sumber data dari setiap indikator harus berasal dari data yang
dengan desa lainnya untuk menjaga kekonsistenan dalam penilaian.
menunjukkan indicator penilaian kinerja, sub indicator, derajat indicator, dan sumber data. Penilaian
terhadap indicator yang mempunyai lebih dari satu sub-indikator adalah penjumlahan rata
PJM Proaksi, utk sub indicator target cakupan pelayanan=4 (baik) dan untuk sub
indicator jumlah kegiatan PJM proaksi yang masuk kedalam PJM Desa = 3 (cukup). Maka total
indicator no 6, adalah 3.5 (= 4+3 /2).
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
8
Keterangan
ngan LKM dan kemampuan
dan keberfungsian sarana : indikator
Menunjukkan kemampuan keuangan BP-SPAMS: saat ini
maupun untuk pengembangannya ke depan.
menunjukkan kemajuan status
kesehatan di masyarakat: salah satu contributor utama
dalam pencapaian tujuan Pamsimas.
Pengembangan cakupan layanan SPAMS: indikasi terhadap
kepercayaan dan kepuasan terhadap BP-SPAMS.
Mengukur kemampuan LKM dalam melaksanakan PJM-
ProAKSI dan bertambahnya penerima manfaat Pamsimas.
aspek pengukuran kinerja pembukuan LKM. Instrumen
ator keberlanjutan sarana, kelengkapan dan keberfungsian SAMS akan
lebih menjamin efektivitas pemanfaatan dana HID.(2) Kualitas air yang didistribusikan ke
t memenuhi syarat kualitas air minum dari Kementerian Kesehatan.
ada 2 (dua) hal yang akan dinilai yaitu (1) kemampuan BP-SPAMS
melakukan sosialisasi sehingga masyarakat mau mengumpulkan iuran; (2) kemampuan BP-
ran dan mengelolanya.Hal ini dapat menunjukkan kemampuan untuk
persentase jumlah dusun yang sudah mencapai 100% SBS dibandingkan
menunjukan kemajuan status
indikasi terhadap kepercayaan dan kepuasan
Mengukur kemampuan LKM dalam melaksanakan PJM-ProAKSI dan
Kinerja dari enam indikator di atas dapat dibedakan kedalam 5 derajat indikator yaitu (1) buruk; (2) kurang;
ator harus berasal dari data yang
tenan dalam penilaian. Tabel 3
indicator, dan sumber data. Penilaian
umlahan rata-rata. Misalnya:
PJM Proaksi, utk sub indicator target cakupan pelayanan=4 (baik) dan untuk sub
3 (cukup). Maka totalnilai untuk
PROGRAMPAMSIMAS
(1) Buruk
2 Kualitas SPAMS
Kelengkapan bangunan
pokok dan fungsi
Bangunan tidak
lengkap/sesuai
rencana (RKM) dan
tidak berfungsi
Jumlah pelanggan yang
membayar iuran / Jumlah
pelanggan pada bulan
sebelumnya
n < 20%
Cost recovery
Iuran terkumpul
hanya cukup untuk
biaya operasional
tapi tidak termasuk
honor petugas
4 Pencapaian ODF
Dusun ODF / Dusun
intervensi Pamsimas
ODF < 20%
Target Cakupan/Penerima
manfaat PJMProAksi
< 50% Masyarakat
Desa
Jumlah kegiatan PJM
Proaksi yang masuk dalam
PJM/RKP Desa
0
6
ProgramKerja LKM(PJM
Proaksi)
Pengembangan Cakupan
Layanan SPAMS
No Sub Indikator
Indikator kinerja
pembukuan yang
dilakukan
Jumlah pelanggan
berkurang
O&M
Tabel 3: Derajat Indikator Kriteria Seleksi Desa HID
1
3
5
Indikator Penilaian Kinerja
0-4 Kinerja Pembukuan LKM
Jumlah Pelanggan dibulan
terakhir (n) / jumlah
pelanggan di bulan n-2
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
9
(1) Buruk (2) Kurang (3) Cukup (4) Baik (5) Sangat baik
Bangunan tidak
lengkap/sesuai
rencana (RKM) dan
tidak berfungsi
Bangunan
lengkap/sesuai RKM
tapi belumberfungsi
dan membutuhkan
perbaikan/penamba
han s.d 50% dari
sistem(mis: keliru
perhitungan/desain)
Bangunan
lengkap/sesuai RKM
tapi belumberfungsi
dan membutuhkan
perbaikan/penambah
an s.d 25% (mis:
belum tersedia
energi)
Bangunan
lengkap/sesuai
RKMdan sudah
berfungsi tapi
belumoptimal
(mis: tekanan
kurang, salah
penempatan
sarana,)
Bangunan lengkap
dan sudah berfungsi
secara optimal
n < 20% 20%< n s 40% 40%< n s 60% 60%< n s 80% 80%< n s 100%
Iuran terkumpul
hanya cukup untuk
biaya operasional
tapi tidak termasuk
honor petugas
Iuran terkumpul
hanya cukup untuk
biaya operasi
termasuk honor
petugas
Iuran terkumpul
hanya cukup untuk
biaya operasional
(termasuk honor
petugas) dan
pemeliharaan rutin
Iuran terkumpul
hanya cukup
untuk seluruh
biaya operasional
dan pemeliharaan
(termasuk
pergantian jika
diperlukan)
Iuran terkumpul
hanya cukup untuk
biaya operasional,
pemeliharaan, dan
ada sisa kas untuk
penggantian
mesin/alat dan
pengembangan
sarana
(penyusutan)
ODF < 20% 20%< ODF s 40% 40%< ODF s 60% 60%< ODF s 80% 80%< ODF s 100%
50% Masyarakat
Desa
50° s n < 60%
Masyarakat Desa
60°s n < 70%
Masyarakat Desa
70°s n < 80%
Masyarakat Desa
80°s n s 100%
Masyarakat Desa
< 25%
25° s n < 40% dari
kegiatan PJMProaksi
40°s n < 60% dari
kegiatan PJM
Proaksi
60°s n s 100% dari
kegiatan PJM
Proaksi
Jumlah pelanggan
di atas 20%
Jumlah pelanggan
tetap
0%< jumlah
pelanggan s 10%
10%< jumlah
pelanggan s 20%
Jumlah pelanggan
berkurang
13
Tabel 3: Derajat Indikator Kriteria Seleksi Desa HID
9-10 11-12
Derajat Indikator
5-8
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
Survey Lokasi terhdap 1sarana air
minumdan 1 sarana sanitasi
Pembukuan BPSPAM
Pembukuan BPSPAM
SIMmodul 7
Dokumen PJMProAksi (Survey)
Dokumen PJM/RKP Desa
Sumber Data
Pembukuan BPSPAM
Data website Indikator pengukuran
kinerja pembukuan yang dilakukan
oleh fasilitator
PROGRAMPAMSIMAS
2.2 Tahapan Verifikasi di
Selanjutnya PPMU menerima daftar panjang dari setiap kabupaten
meminta DPMU (dibantu oleh DMAC)
SPAMS untuk dasar melakukan
Data-data tersebut adalah :
- Berita Acara dan Peraturan Desa atau Surat Keputusan Kepala Desa tentang pembentukan BP
SPAMs
- Laporan IMAS
- RKM Program Pamsimas
- PJM ProAKSI dan/atau Rencana Kerja BP
- Pembukuan BP-SPAMS
- Dokumen serah terima pengelolaan asset
- Laporan pelaksanaan kegiatan Tahun
- Data SIM Modul 7
- Penilaian Kinerja Pembukuan LKM
PPMU akan membentuk Panitia Seleksi untuk me
terbaik calon penerima HID berdasarkan urutan (rangking) tingkat provinsi
desa terbaik (rangking teratas)
6).
Dalam hal proses verifikasi dan penilaian/perangkingan desa terbaik di tingkat provinsi memerlukan
penjelasan lebih lanjut dari CPMU maka rapat verifikasi tersebut dapat mengundang implementing agency
di tingkat CPMU Pamsimas.
Panitia Seleksi adalah anggota PPM
BPMD/BAPERMAS) dibantu oleh tenaga ahli/konsultan PMAC yang ada di provinsi yang bersangkutan.
Dalam kondisi tertentu Panitia Seleksi dari PPMU mempunyai hak suara/pilih, namun PMAC tidak memiliki
hak suara/pilih.Panitia Seleksi HID disyahkan dengan Surat Keputusan Ketua PPMU provinsi yang
bersangkutan.
2.3 Penetapan Hibah Insentif Desa
Penetapan Desa Penerima HID Pamsimas adalah CPMU Pamsimas. Dalam proses penetapannya Ketua
CPMU akan mengundang w
KonsultanCMAC untuk verifikasi usulan
Beberapa faktor kunci yang dapat menjadi dasar pertimbangan bagi CPMU dalam menentukan atau
menetapkan Hibah Insentif Desa, yaitu:
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
Tahapan Verifikasi di tingkat Propinsi
Selanjutnya PPMU menerima daftar panjang dari setiap kabupaten/kota dibawahnya, selain itu PPMU juga
(dibantu oleh DMAC) untuk mengumpulkan data-data yang dibutuhkan dari LKM dan BP
melakukan verifikasi dan menyusun daftar panjang (longlist)
Berita Acara dan Peraturan Desa atau Surat Keputusan Kepala Desa tentang pembentukan BP
M Program Pamsimas
dan/atau Rencana Kerja BP-SPAM
SPAMS
Dokumen serah terima pengelolaan asset
Laporan pelaksanaan kegiatan Tahunan(2008, 2009 dan 2010)
Penilaian Kinerja Pembukuan LKM
PPMU akan membentuk Panitia Seleksi untuk memverifikasi dan menyusun daftar panjang (
terbaik calon penerima HID berdasarkan urutan (rangking) tingkat provinsi. Kemudian
desa terbaik (rangking teratas) disampaikan kepada CPMU, disertai dengan Berita Acara Verifikasi (form
hal proses verifikasi dan penilaian/perangkingan desa terbaik di tingkat provinsi memerlukan
penjelasan lebih lanjut dari CPMU maka rapat verifikasi tersebut dapat mengundang implementing agency
Panitia Seleksi adalah anggota PPMU (lintas sektor: Bapeda, Dinas PU, Dinas Kesehatan, dan
BPMD/BAPERMAS) dibantu oleh tenaga ahli/konsultan PMAC yang ada di provinsi yang bersangkutan.
Dalam kondisi tertentu Panitia Seleksi dari PPMU mempunyai hak suara/pilih, namun PMAC tidak memiliki
k suara/pilih.Panitia Seleksi HID disyahkan dengan Surat Keputusan Ketua PPMU provinsi yang
Penetapan Hibah Insentif Desa di Tingkat Pusat
Penetapan Desa Penerima HID Pamsimas adalah CPMU Pamsimas. Dalam proses penetapannya Ketua
wakil CPMU dari masing-masing kementerian serta Tenaga Ahli /
verifikasi usulan Longlist Calon Desa HID dari setiap provinsi
Beberapa faktor kunci yang dapat menjadi dasar pertimbangan bagi CPMU dalam menentukan atau
menetapkan Hibah Insentif Desa, yaitu:
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
10
dibawahnya, selain itu PPMU juga
dibutuhkan dari LKM dan BP-
longlist) di tingkat provinsi.
Berita Acara dan Peraturan Desa atau Surat Keputusan Kepala Desa tentang pembentukan BP-
menyusun daftar panjang (longlist) desa
emudian 10% dari jumlah
disertai dengan Berita Acara Verifikasi (form
hal proses verifikasi dan penilaian/perangkingan desa terbaik di tingkat provinsi memerlukan
penjelasan lebih lanjut dari CPMU maka rapat verifikasi tersebut dapat mengundang implementing agency
U (lintas sektor: Bapeda, Dinas PU, Dinas Kesehatan, dan
BPMD/BAPERMAS) dibantu oleh tenaga ahli/konsultan PMAC yang ada di provinsi yang bersangkutan.
Dalam kondisi tertentu Panitia Seleksi dari PPMU mempunyai hak suara/pilih, namun PMAC tidak memiliki
k suara/pilih.Panitia Seleksi HID disyahkan dengan Surat Keputusan Ketua PPMU provinsi yang
Penetapan Desa Penerima HID Pamsimas adalah CPMU Pamsimas. Dalam proses penetapannya Ketua
masing kementerian serta Tenaga Ahli /
Calon Desa HID dari setiap provinsi.
Beberapa faktor kunci yang dapat menjadi dasar pertimbangan bagi CPMU dalam menentukan atau
PROGRAMPAMSIMAS
a) Jumlah desa sasaran (yang telah selesai implementasi) dan kabupaten/kota di masing
provinsi;
- Mengingat bahwa jumlah kabupaten/kota penerima Pamsimas di masing
sama, maka CPMU dapat
dengan mempertimbangkan jumlah desa implementasi yang sudah selesai difasilitasi.
b) Daftar panjang dan peringkat
- Mengingat penyusunan longlist usulan desa HID dilakukan di tingkat provinsi dan sangat
tergantung dari kondisi di masing
sama memiliki nilai yang berbeda.
c) Pertimbangan perencanaan dan penganggaran di tingkat pusat.
- Berdasarkan anggaran yang teralokasi CPMU berhak menentukan prioritas provinsi dalam
pelaksanaan Desa HID dengan mempertimbangkan
- Penentuan penerimaan besaran dana HID didasarkan kepada jumlah cakupan kepala
keluarga (KK) penerima manfaat air bersih
- Kelompok 1: Untuk desa dengan cakupan
HID sebesar 200 juta rupiah.
- Kelompok 2: Untuk desa dengan cakupan
sebesar 150 juta rupiah. Untuk
- Kelompok 3: Untuk penerima manfaat dibawah 1
100 juta rupiah.
- Prioritas pendanaan dalam setiap kelompok diberikan kepada
manfaat yang paling tinggi
2.4 Kerangka Waktu Pelaksanaan
Kerangka waktu pelaksanaan HID dibagi menjadi2 bagian, yaitu
pembagian target realisasi desa HID per tahun
pelaksanaan HID yaitu mulai dari proses pra
dijelaskan dengan Gambar 2.
Rencana pelaksanaan HID Program Pamsimas terhadap 500 desa akan dilaksanakan mulai tahun
anggaran 2010 sampai dengan 2012. Adapun target desa HID pertahun serta sumber pembiayaannya
dapat dilihat pada Tabel 4 berikut ini.
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
Jumlah desa sasaran (yang telah selesai implementasi) dan kabupaten/kota di masing
mlah kabupaten/kota penerima Pamsimas di masing
dapat menetapkan jumlah desa HID dalam satu provinsi secara proporsional
dengan mempertimbangkan jumlah desa implementasi yang sudah selesai difasilitasi.
peringkat per provinsi yang disusun secara kompetitif.
Mengingat penyusunan longlist usulan desa HID dilakukan di tingkat provinsi dan sangat
tergantung dari kondisi di masing-masing daerah, maka akan ada kemungkinan rangking yang
yang berbeda. Dalam hal ini CPMU memilih nilai yang tertinggi.
Pertimbangan perencanaan dan penganggaran di tingkat pusat.
Berdasarkan anggaran yang teralokasi CPMU berhak menentukan prioritas provinsi dalam
pelaksanaan Desa HID dengan mempertimbangkan hasil penilaian yang disampaikan provinsi.
Penentuan penerimaan besaran dana HID didasarkan kepada jumlah cakupan kepala
keluarga (KK) penerima manfaat air bersih.
Untuk desa dengan cakupan lebih dari 200 KK penerima manfaat, besaran dana
HID sebesar 200 juta rupiah.
Untuk desa dengan cakupan antara 101 KK s/d 200 KK, besaran dana HID
sebesar 150 juta rupiah. Untuk
ntuk penerima manfaat dibawah 100 KK, besaran dana yang diperole
n dalam setiap kelompok diberikan kepada desa dengan
manfaat yang paling tinggi
Kerangka Waktu Pelaksanaan
Kerangka waktu pelaksanaan HID dibagi menjadi2 bagian, yaitu (1) kerangka waktu
pembagian target realisasi desa HID per tahun, dijelaskan dengan Tabel 4; dan (2) kerangka waktu
pelaksanaan HID yaitu mulai dari proses pra-seleksi sampai proses penyelesaian dan serah terima proyek
Rencana pelaksanaan HID Program Pamsimas terhadap 500 desa akan dilaksanakan mulai tahun
anggaran 2010 sampai dengan 2012. Adapun target desa HID pertahun serta sumber pembiayaannya
berikut ini.
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
11
Jumlah desa sasaran (yang telah selesai implementasi) dan kabupaten/kota di masing-masing
mlah kabupaten/kota penerima Pamsimas di masing-masing provinsi tidak
menetapkan jumlah desa HID dalam satu provinsi secara proporsional
dengan mempertimbangkan jumlah desa implementasi yang sudah selesai difasilitasi.
Mengingat penyusunan longlist usulan desa HID dilakukan di tingkat provinsi dan sangat
masing daerah, maka akan ada kemungkinan rangking yang
Dalam hal ini CPMU memilih nilai yang tertinggi.
Berdasarkan anggaran yang teralokasi CPMU berhak menentukan prioritas provinsi dalam
hasil penilaian yang disampaikan provinsi.
Penentuan penerimaan besaran dana HID didasarkan kepada jumlah cakupan kepala
KK penerima manfaat, besaran dana
00 KK, besaran dana HID
KK, besaran dana yang diperoleh adalah
desa dengan jumlah KK penerima
kerangka waktu pencapaian yaitu
; dan (2) kerangka waktu
seleksi sampai proses penyelesaian dan serah terima proyek,
Rencana pelaksanaan HID Program Pamsimas terhadap 500 desa akan dilaksanakan mulai tahun
anggaran 2010 sampai dengan 2012. Adapun target desa HID pertahun serta sumber pembiayaannya
PROGRAMPAMSIMAS
Tabel 4. Rencana R
SUMBER DANA
Trust Fund- AusAID
APBN-Rupiah Murni
Siklus waktu pelaksanaan kegiatan
diharapkan terlaksanana dalam satu tahun yang sama. Keseluruhan rencana pelaksanaan HID mulai dari
seleksi desa sampai proses serah terima, dapat dilihat pada Gambar 2.
Jadwal pelaksanaan program HID tipikal
proses penetapan desa HID di pusat secara garis besar dapat dijabarkan sebagai berikut:
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
Rencana Realisasi Pelaksanaan HID Program Pamsimas
Target Desa HID
2010 2011
30 desa ± 86 desa
Desa 2008 Desa 2008 dan 2009
Siklus waktu pelaksanaan kegiatan hibah insentif desa ini adalah maksimal 12 (dua belas) bulan dan
diharapkan terlaksanana dalam satu tahun yang sama. Keseluruhan rencana pelaksanaan HID mulai dari
seleksi desa sampai proses serah terima, dapat dilihat pada Gambar 2.
HID tipikal mulai dari proses pra seleksi di tingkat kabupaten/kota sampai
proses penetapan desa HID di pusat secara garis besar dapat dijabarkan sebagai berikut:
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
12
ealisasi Pelaksanaan HID Program Pamsimas
Target Desa HID
2012
Desa 2008 dan 2009
± 384 desa
Desa 2009 dan 2010
hibah insentif desa ini adalah maksimal 12 (dua belas) bulan dan
diharapkan terlaksanana dalam satu tahun yang sama. Keseluruhan rencana pelaksanaan HID mulai dari
mulai dari proses pra seleksi di tingkat kabupaten/kota sampai
proses penetapan desa HID di pusat secara garis besar dapat dijabarkan sebagai berikut:
PROGRAMPAMSIMAS
Tabel 5.
Kegiatan Tipikal Pelaksanaan HID
A. Proses Pra Seleksi, Seleksi
Provinsi
- Penyampaian surat
calon desa HIDdari masing
- Penyampaian surat
seleksi dan seleksi calon desa HID kab
- DPMU mengumpulkan data desa serta
mendapatkan desa-
penilaian untuk mendapatkan longlist kab/kota. Menyampaikan ke PPMU
- PPMU melakukan verifikasi terhadap hasil seleksi yang dilakukan DPMU
- PPMU dan DPMU bersama
penyusunan longlist
dengan rangking terbaik
B. Penetapan Desa HID –
- CPMU melakukan verifikasi terhadap usulan PPMU
- CPMU menetapkan desa penerima HID
- CPMU mengumumkan
serta menginformasikan
- DPMU memberitahukan LKM untuk mempersiapkan penyusunan RKM
HID
C. Penyusunan dan Pelaksanaan
- Persiapan dan Penyusunan RKM
- Evaluasi RKM-HID
- Persetujuan dan Penandatanganan SPPB
- Pelaksanaan RKM-HID
- Serah kelola Aset
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
Tabel 5. Kegiatan Tipikal Pelaksanaan HID
Kegiatan Tipikal Pelaksanaan HID
, Seleksi dan Penyusunan Longlist - Kab/Kota dan
surat dari CPMU ke PPMU untuk mempersiapkan longlist
dari masing-masing provinsi.
surat dari PPMU ke DPMU untuk melakukan proses pra
calon desa HID kab./kota.
mengumpulkan data desa serta melakukan pra-seleksi untuk
-desa yang layak, selanjutnya melakukan seleksi
penilaian untuk mendapatkan longlist kab/kota. Menyampaikan ke PPMU
PPMU melakukan verifikasi terhadap hasil seleksi yang dilakukan DPMU
PPMU dan DPMU bersama-sama melakukan perangkingan dan
longlist, selanjutnya PPMU menyampaikan 10% dari desa
dengan rangking terbaik/teratas kepada CPMU.
CPMU, Pusat
CPMU melakukan verifikasi terhadap usulan PPMU
CPMU menetapkan desa penerima HID
CPMU mengumumkan desa penerima HID kepada PPMU dan DPMU
nginformasikan kepada WB
mberitahukan LKM untuk mempersiapkan penyusunan RKM
Pelaksanaan RKM-HID – Kab/Kota dan Desa
Penyusunan RKM-HID
Penandatanganan SPPB-HID
HID
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
13
Perkiraan
Kebutuhan
Waktu
Perkiraan
selesai
Kab/Kota dan 8minggu
longlist Minggu ke-1
lakukan proses pra- Minggu ke-2
penilaian untuk mendapatkan longlist kab/kota. Menyampaikan ke PPMU.
Minggu ke-6
PPMU melakukan verifikasi terhadap hasil seleksi yang dilakukan DPMU. Minggu ke-7
desa
Minggu ke-8
4 minggu
Minggu ke-09
Minggu ke-10
penerima HID kepada PPMU dan DPMU Minggu ke-11
mberitahukan LKM untuk mempersiapkan penyusunan RKM- Minggu ke-12
21 minggu
Minggu ke-17
Minggu ke-18
Minggu ke-19
Minggu ke-33
Minggu ke-33
PROGRAMPAMSIMAS
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
Gambar 2. Jadwal Pelaksanaan Program HID
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
14
Jadwal Pelaksanaan Program HID
PROGRAMPAMSIMAS
2.5 Manajemen Proyek
CPMU bertanggung jawab untuk
HIDsecara tepat waktu dan berkualitas, dan melaksanakan manajemen proyek, keuangan dan manajemen
resikonya serta pelaporan secara memadai atas pembelanjaan hibah.
PPMU bertanggung jawab untuk melakukan proses seleksi yang adil dan transparan, untuk memastikan
bahwa desa dengan kinerja terbaik
harus membangun suasana kompetisi diantara DPMU dengan mendorong pemerintah daerah masing
masing untuk mendukung baik dalam bentuk
mereka jika terpilih, sebagai per
DPMU memililiki peranan penting guna memastikan bahwa hanya
diusulkan ke Panitia Seleksi Provinsi
dan seleksi memungkinkan DPMU memberikan dukungan kepada desa
Hal-hal yang sudah diatur dalam pengelolaan pelaksanaan proyek Pamsimas saat ini juga diterapkan
dalam program HID ini. Dana hibah yang disetujui sebagaimana yang tertuang dalam SPPB
disalurkan kepada LKM melalui Rekening Khusus dengan dua
dana HID dapat dilihat padabagian 3.2 dan
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
bertanggung jawab untuk memantau dan mendorong stakeholder terkait melaksanakan
tepat waktu dan berkualitas, dan melaksanakan manajemen proyek, keuangan dan manajemen
resikonya serta pelaporan secara memadai atas pembelanjaan hibah.
bertanggung jawab untuk melakukan proses seleksi yang adil dan transparan, untuk memastikan
baik yang terpilih untuk diusulkan menerima hibah insentif desa. PPMU juga
harus membangun suasana kompetisi diantara DPMU dengan mendorong pemerintah daerah masing
baik dalam bentuk keuangan maupun non-keuangan terhadap
sebagai pertimbangan dalam penentuan rangking.
memililiki peranan penting guna memastikan bahwa hanya desa-desa yang
anitia Seleksi Provinsi, untuk dirangking menjadi daftar longlist provinsi
memungkinkan DPMU memberikan dukungan kepada desa-desa terbaiknya
hal yang sudah diatur dalam pengelolaan pelaksanaan proyek Pamsimas saat ini juga diterapkan
dalam program HID ini. Dana hibah yang disetujui sebagaimana yang tertuang dalam SPPB
disalurkan kepada LKM melalui Rekening Khusus dengan dua (2) kali pembayaran. Mekanisme penarikan
bagian 3.2 dan Appendix C.
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
15
dan mendorong stakeholder terkait melaksanakan program
tepat waktu dan berkualitas, dan melaksanakan manajemen proyek, keuangan dan manajemen
bertanggung jawab untuk melakukan proses seleksi yang adil dan transparan, untuk memastikan
menerima hibah insentif desa. PPMU juga
harus membangun suasana kompetisi diantara DPMU dengan mendorong pemerintah daerah masing-
ngan terhadap desa nominasi
yang memenuhi kriteria yang
provinsi. Proses pra-seleksi
desa terbaiknya.
hal yang sudah diatur dalam pengelolaan pelaksanaan proyek Pamsimas saat ini juga diterapkan
dalam program HID ini. Dana hibah yang disetujui sebagaimana yang tertuang dalam SPPB-HID akan
i pembayaran. Mekanisme penarikan
PROGRAMPAMSIMAS
BAB III. PELAKSANAAN PROYEK
Tanggal efektif berlakunya program
Perjanjian Pemberian Bantuan
(Kabupaten/Kota) mewakili pemerintah
hanya akan ditanda-tangani jika RKM
Panitia Evaluasi, diperbaiki oleh
Selanjutnya LKM segera menyusun jadwal pelaksanaan
diselesaikan dalam tahun anggaran
[Gambar 2], dengan memperhatikan waktu dan sumber daya yang ada
unit pelaksana (satlak).
Program HID harus dilakukan sesuai dengan Pedoman Pengelolaan Proyek / Project Management Manual
[PMM] dan Manual Pelaksanaan tingkat Masyarakat / Village Implementation Manual [VI
secara khusus disebut atau diubah dalam Petunjuk Pelaksanaan HID
PAMSIMAS versi terbaru harus diterapkan
Tabel 6. Daftar Petunjuk Teknis Program PAMSIMAS yang digunakan dalam HID
Kontribusi dari Pemerintah kabuapten
didorong tetapi tidak
disampaikan/dilampirkanpemerintah daerah
Fasilitator Masyarakat untuk HIbah Insentif Desa (FM
(WSS) yang dipekerjakan secara purna waktu dengan pengalaman luas di bidang pemberdayaan
masyarakat akan ditugaskan untuk membantu
kegiatan bidang pemberdayaan masyarakat serta kesehatan, FM
dari Tim Fasilitator Keberlanjutan yang lain.
3.1 Perjanjian Pemberian Hibah
Pembuatan dan penandatanganan Surat Perjanjian Pemberian Bantuan Hibah Insentif Desa (
antara PPK Pamsimas Satker PIP
segera dilaksanakan setelah DPMU
1 Perencanaan Kegiatan Pamsimas Tingkat Masyarakat
2 Pelaksanaan Kegiatan Pamsimas Tingkat Masyarakat
3 Pemeliharaan dan Keberlanjutan Program Tingkat Masyarakat
4 Pengadaan Barang dan Jasa Tingkat Masyarakat
5 Pengamanan Lingkungan dan Sosial
6 Pemantauan
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
PELAKSANAAN PROYEK
program HIDdi desa adalah tanggal saat penandatanganan kesepakatan Surat
Perjanjian Pemberian Bantuan Hibah Insentif Desa (SPPB-HID) antara PPK Pamsimas
mewakili pemerintah daerahdan Koordinator LKM mewakili desa terpilih
jika RKM-HID(yang disusun mengacu kepada PJM ProAKSI)
diperbaiki oleh LKM dan diterima oleh DPMU.
menyusun jadwal pelaksanaan Rencana Kerja Masyarkat [RKM]
an dalam tahun anggaran bersangkutan dan dalam jadwal pelaksanaan
, dengan memperhatikan waktu dan sumber daya yang ada dan kapasitas
dilakukan sesuai dengan Pedoman Pengelolaan Proyek / Project Management Manual
Pelaksanaan tingkat Masyarakat / Village Implementation Manual [VI
secara khusus disebut atau diubah dalam Petunjuk Pelaksanaan HID ini, maka Petunjuk Teknis
harus diterapkan – pada tahapan/proses seperti pada Tabe
Daftar Petunjuk Teknis Program PAMSIMAS yang digunakan dalam HID
abuapten/kota dan kontribusi dana tunai masyarakat atau lainnya sangat
tidak bersifat wajib. Pernyataan adanya dukungan ini dapat
/dilampirkanpemerintah daerah pada saat pengajuan longlist desa HID Kab/kota.
untuk HIbah Insentif Desa (FM-HID) adalah fasilitator dengan spesifikasi t
(WSS) yang dipekerjakan secara purna waktu dengan pengalaman luas di bidang pemberdayaan
masyarakat akan ditugaskan untuk membantu LKM/BP-SPAMS selama pelaksanaan proyek
kegiatan bidang pemberdayaan masyarakat serta kesehatan, FM-HID akan mend
Fasilitator Keberlanjutan yang lain.
Pemberian Hibah
Pembuatan dan penandatanganan Surat Perjanjian Pemberian Bantuan Hibah Insentif Desa (
Satker PIP (Kabupaten/Kota) dan Koordinator LKM atas nama masyarakat
DPMU menerima RKM-HID final.
Perencanaan Kegiatan Pamsimas Tingkat Masyarakat
Pelaksanaan Kegiatan Pamsimas Tingkat Masyarakat
Pemeliharaan dan Keberlanjutan Program Tingkat Masyarakat
Pengadaan Barang dan Jasa Tingkat Masyarakat
Pengamanan Lingkungan dan Sosial
Pemantauan, Evaluasi dan Pelaporan
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
16
adalah tanggal saat penandatanganan kesepakatan Surat
PPK PamsimasSatker PIP
LKM mewakili desa terpilih. SPPB-HID
(yang disusun mengacu kepada PJM ProAKSI) telah di evaluasi
Rencana Kerja Masyarkat [RKM] HID,untuk
dan dalam jadwal pelaksanaan HID secara keseluruhan
dan kapasitas BP-SPAMSsebagai
dilakukan sesuai dengan Pedoman Pengelolaan Proyek / Project Management Manual
Pelaksanaan tingkat Masyarakat / Village Implementation Manual [VIM]. Jika tidak
, maka Petunjuk Teknis (PT)
Tabel 6 berikut :
Daftar Petunjuk Teknis Program PAMSIMAS yang digunakan dalam HID
dan kontribusi dana tunai masyarakat atau lainnya sangat
Pernyataan adanya dukungan ini dapat
desa HID Kab/kota.
HID) adalah fasilitator dengan spesifikasi teknik
(WSS) yang dipekerjakan secara purna waktu dengan pengalaman luas di bidang pemberdayaan
selama pelaksanaan proyek. Untuk
HID akan mendapat dukungan/bantuan
Pembuatan dan penandatanganan Surat Perjanjian Pemberian Bantuan Hibah Insentif Desa (SPPB-HID)
atas nama masyarakat dapat
Pemeliharaan dan Keberlanjutan Program Tingkat Masyarakat
PROGRAMPAMSIMAS
Kesepakatan (SPPB) ini maksimum
harus telah selesai selambatnya
telah dipenuhi selambatnya tanggal 31 Desember pada tahun yang sama .
Dana HID akan disalurkan kepada
tidak terbelanjakan akan ditamb
3.2 Pencairan Dana dan Pengelolaan Keuangan
Dana HID akan dikelola dan disalurkan
ke rekening khusus LKM untuk HID
Proses penarikan dana dapat dilihat pada
Persyaratan penarikan dana HID adalah sebagai berikut:
Pembayaran 1 [T1] lima puluh [
Pembayaran 2 [T2] lima puluh [
dipertanggungjawabkan oleh LKM
Penarikan uang dari rekening khusus baru dapat dilakukan jika terdapat 3 specimen tanda
Koordinator LKM, Bendahara LKM dan
adalah seorang wanita.
Dokumen dan administrasi yang diperlukan untuk
regular sebagaimana ditetapkan dalam P
pengelolaan keuangan, prosedur pembukuan serta pelaporan, adalah:
- Petunjuk Teknis Pengadaan Barang dan Jasa ditingkat masyarakat
- Petunjuk Teknis Pengelolaan Keuangan
- Petunjuk Teknis Pemantauan, Evaluasi dan Pelaporan
3.3 Pendampingan Masyarakat
Untuk mendukung keberlanjutan di tingkat masyarakat, maka Satker PKP
Fasilitator Masyarakat Keberlanjutan yang terdiri dari Fasilitator
Fasilitator Masyarakat HID (FM
menyediakan dukungan yang berkualitas, saran dan pendampingan
dan melaksanakan RKM-HID. Setiap F
perencanaan/penyusunan RKM
Fasilitator Masyarakat HID akan memberikan bantuan teknis, saran/nasehat, dan pendampingan kepada
masyarakat untuk memastikan bahwa H
pemanfaatan yang berkelanjutan.
diperlukan, sedangkan Tim PMAC akan melakukan
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
ini maksimum berlaku untuk jangka waktu enam (6) bulan, tetapi pekerjaan fisik
selambatnya bulan Desember, dan persyaratan administrasi yang bersifat wajib harus
telah dipenuhi selambatnya tanggal 31 Desember pada tahun yang sama .
akan disalurkan kepada LKM melalui anggaran Satker PIP Kab./Kota
tidak terbelanjakan akan ditambahkan dan dikembalikan untuk alokasi HID tingkat provinsi.
dan Pengelolaan Keuangan
Dana HID akan dikelola dan disalurkan secara langsung dari Satker PIP PPK Pamsimas
untuk HID dalam 2 tahap,yaitu tahap I sebesar 50% dan
Proses penarikan dana dapat dilihat pada Appendix C.
Persyaratan penarikan dana HID adalah sebagai berikut:
puluh [50 %]yaitusetelah penandatanganan SPPB HID
puluh [50 %]yaitu setelah 90% dari T1 terbelanjakan
dipertanggungjawabkan oleh LKM;
Penarikan uang dari rekening khusus baru dapat dilakukan jika terdapat 3 specimen tanda
Bendahara LKM dan Ketua BP-SPAMS, dan sangat disarankan satu dari ketiganya
yang diperlukan untuk penarikan dana HID harus mengikuti
regular sebagaimana ditetapkan dalam PMM. Petunjuk/Pedoman Teknis yang paling relevan dalam hal
lolaan keuangan, prosedur pembukuan serta pelaporan, adalah:
Pengadaan Barang dan Jasa ditingkat masyarakat.
Pengelolaan Keuangan
Petunjuk Teknis Pemantauan, Evaluasi dan Pelaporan
ampingan Masyarakat
Untuk mendukung keberlanjutan di tingkat masyarakat, maka Satker PKP
Keberlanjutan yang terdiri dari Fasilitator Masyarakat Keberlanjutan
(FM-HID). Satker PKP-AM Provinsiakan menugaskan
menyediakan dukungan yang berkualitas, saran dan pendampingan kepada masyarakat
Setiap FM-HID akan bekerja di satu desa HID mulai dari tahap persiapan,
perencanaan/penyusunan RKM-HID sampai pada pelaksanaan HID tersebut selesai
HID akan memberikan bantuan teknis, saran/nasehat, dan pendampingan kepada
masyarakat untuk memastikan bahwa Hibah tersebut dilaksanakan secara tepat
pemanfaatan yang berkelanjutan. DPMU dan Tim DMAC akan menyediakan dukungan teknis yang
PMAC akan melakukan pendampingan yang intensif bagi
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
17
untuk jangka waktu enam (6) bulan, tetapi pekerjaan fisik
, dan persyaratan administrasi yang bersifat wajib harus
Kab./Kota. Setiap anggaran yang
tingkat provinsi.
PPK Pamsimas Kabupaten/Kota
dan tahap II sebesar 50%.
HID;
elah 90% dari T1 terbelanjakan dan
Penarikan uang dari rekening khusus baru dapat dilakukan jika terdapat 3 specimen tanda-tangan yaitu:
t disarankan satu dari ketiganya
harus mengikuti aturan PAMSIMAS
Petunjuk/Pedoman Teknis yang paling relevan dalam hal
Untuk mendukung keberlanjutan di tingkat masyarakat, maka Satker PKP-AM akan merekrut Tim
Keberlanjutan (FM-K) dan
akan menugaskan seorang FM-HID untuk
masyarakat dalam menyusun
mulai dari tahap persiapan,
selesai.
HID akan memberikan bantuan teknis, saran/nasehat, dan pendampingan kepada
bah tersebut dilaksanakan secara tepat mutu, waktu, efektif dan
DMAC akan menyediakan dukungan teknis yang
intensif bagi FM-HID.
PROGRAMPAMSIMAS
Peran FM-HID sangat penting dalam menentukan keberhasilan prog
pengembangan suatu model
kota/kabupaten, provinsi maupun di tingkat nasional
Fokus utama tugas FM-HID adalah memfasilitasi LKM dan
melaksanakan program hibah insentif desa. F
terdapat lebih dari 1 desa sasaran HID dalam 1 kabupaten/kota maka
orang FM-HID. Dalam melaksan
bidang teknik.
Secara rinci tugas FM-HID mencakup hal
1) Memfasilitasi LKM dan BPSPAM dalam melakukan persiapan rencana kegiatan HID mulai
penyusunan RKM hingga serah
harus dikoordinasikan dan disepakati bersama antara F
Satker PIP Kabupaten/Kota;
2) Melakukan kajian kebutuhan peningkatan kapasitas yang dibutuhkan dan mendukung per
LKM/BP-SPAMS untuk mengelola pelaksanaan kegiatan HID;
3) Memberikan bimbingan kepada LKM maupun BPSPAMS selaku pelaksana kegiatan dalam
merealisasikan usulan rencana kegiatan dalam
pelaksanaannya;
4) Mengisi dan mengupdate data MIS secara tepat waktu dan menyerahkan laporan deskriptif
kepada Fasilitator Keberlanjutan (F
5) Membantu DPMU penyiapan laporan pelaksanaan kegiatan HID
6) Menyerahkan laporan,
secara tepat waktu;Laporan yang harus diserahkan oleh FM
(1) Laporan Bulanan/
Laporan ini harus diserahkan akhir bulan pada bulan yang bersangkutan kepada
Teknik dan DMAC, berisi penjelasan progress kegiatan utama sesu
ditetapkan, sesuai dengan ’
(2) Laporan Triwulanan/
Laporan ini harus diserahkan paling lambat akhir bulan pada periode
Teknik dan DMAC, berisi penjelasan pencapaian progress pelaksanaan berhubungan
dengan indikator kinerja utama (Key Performance Indicator), sesuai dengan skema dan
input yang diharapkan untuk input Laporan Progre
mengenai issue penting yang terjadi dalam program dan memberikan rekomendasi terkait
aspek teknis proyek sebagai pembelajaran
(3) Laporan Khusus
Laporan ini dimasukan sewaktu
atas permintaan pengendali program.
Persyaratan Kualifikasi
FM- HID yang dibutuhkan harus memenuhi kriteria di bawah ini :
- Lulusan Universitas Sarjana/S1 dibidang Teknik Sipil/Lingkungan, serta berusia maksimal 30 tahun;
- Dapat berasal dari luar kabupaten/kota tempat
kabupaten/kota daerah penugasan.
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
sangat penting dalam menentukan keberhasilan program
model “best practice”menggerakkan/mobilisasi masyarakat
maupun di tingkat nasional.
HID adalah memfasilitasi LKM dan Satlak (BPSPAMS)
program hibah insentif desa. FM-HID bertugas hanya pada 1 desa sasaran HID. Dalam hal
terdapat lebih dari 1 desa sasaran HID dalam 1 kabupaten/kota maka setiap desa
HID. Dalam melaksanakan tugasnya, FM-HID akan melaporkan kegiatannya kepada FM
HID mencakup hal-hal sebagai berikut:
Memfasilitasi LKM dan BPSPAM dalam melakukan persiapan rencana kegiatan HID mulai
penyusunan RKM hingga serah terima prasarana terbangun kepada BP
harus dikoordinasikan dan disepakati bersama antara F-HID, DMAC dan PPK Pamsimas pada
Satker PIP Kabupaten/Kota;
Melakukan kajian kebutuhan peningkatan kapasitas yang dibutuhkan dan mendukung per
untuk mengelola pelaksanaan kegiatan HID;
Memberikan bimbingan kepada LKM maupun BPSPAMS selaku pelaksana kegiatan dalam
merealisasikan usulan rencana kegiatan dalam RKM-HID berikut penyusunan laporan
date data MIS secara tepat waktu dan menyerahkan laporan deskriptif
asilitator Keberlanjutan (FK) Bidang Teknik dan Koordinator Fasilitator.
penyiapan laporan pelaksanaan kegiatan HID (fisik dan non fisik)
data MIS dengan data yang akurat, dan laporan deskriptif kepada DMAC
Laporan yang harus diserahkan oleh FM-HID yaitu:
Laporan Bulanan/Monthly Reports
Laporan ini harus diserahkan akhir bulan pada bulan yang bersangkutan kepada
DMAC, berisi penjelasan progress kegiatan utama sesu
sesuai dengan ’field-book’ dan ’log-book’ MIS Pamsimas.
Laporan Triwulanan/Quarterly Progress Reports,
Laporan ini harus diserahkan paling lambat akhir bulan pada periode
dan DMAC, berisi penjelasan pencapaian progress pelaksanaan berhubungan
dengan indikator kinerja utama (Key Performance Indicator), sesuai dengan skema dan
input yang diharapkan untuk input Laporan Progres MIS.Selain itu lapora
mengenai issue penting yang terjadi dalam program dan memberikan rekomendasi terkait
aspek teknis proyek sebagai pembelajaran.
Laporan Khusus
Laporan ini dimasukan sewaktu-waktu berdasarkan kebutuhan dan kondisi yang terjadi dan
aan pengendali program.
ID yang dibutuhkan harus memenuhi kriteria di bawah ini :
Lulusan Universitas Sarjana/S1 dibidang Teknik Sipil/Lingkungan, serta berusia maksimal 30 tahun;
Dapat berasal dari luar kabupaten/kota tempat penugasan, namun harus pernah tinggal di
kabupaten/kota daerah penugasan.
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
18
ram HID,termasuk dalam
mobilisasi masyarakat baik di tingkat
dalam merencanakan dan
pada 1 desa sasaran HID. Dalam hal
setiap desa didampingi oleh 1 (satu)
HID akan melaporkan kegiatannya kepada FM-K
Memfasilitasi LKM dan BPSPAM dalam melakukan persiapan rencana kegiatan HID mulai dari
terima prasarana terbangun kepada BP-SPAMS. Jadwal tentative
, DMAC dan PPK Pamsimas pada
Melakukan kajian kebutuhan peningkatan kapasitas yang dibutuhkan dan mendukung perkuatan
Memberikan bimbingan kepada LKM maupun BPSPAMS selaku pelaksana kegiatan dalam
berikut penyusunan laporan
date data MIS secara tepat waktu dan menyerahkan laporan deskriptif
Bidang Teknik dan Koordinator Fasilitator.
(fisik dan non fisik);
dan laporan deskriptif kepada DMAC
Laporan ini harus diserahkan akhir bulan pada bulan yang bersangkutan kepada FM-K
DMAC, berisi penjelasan progress kegiatan utama sesuai output yang telah
MIS Pamsimas.
Laporan ini harus diserahkan paling lambat akhir bulan pada periode triwulan kepada FM-K
dan DMAC, berisi penjelasan pencapaian progress pelaksanaan berhubungan
dengan indikator kinerja utama (Key Performance Indicator), sesuai dengan skema dan
MIS.Selain itu laporan ini berisi
mengenai issue penting yang terjadi dalam program dan memberikan rekomendasi terkait
waktu berdasarkan kebutuhan dan kondisi yang terjadi dan
Lulusan Universitas Sarjana/S1 dibidang Teknik Sipil/Lingkungan, serta berusia maksimal 30 tahun;
penugasan, namun harus pernah tinggal di
PROGRAMPAMSIMAS
3.4 Keberlanjutan Program
Fasilitator akan memberikan perhatian khusus pada hal
bagi keberhasilan pelaksanaan program
tindak anti korupsi, pengadaan barang dan jasa, pemelih
operasional dan pemeliharaan.
Penjaminandan Kontrol Kualitas
Seorang Fasilitator akan ditugaskan
program HID.
Salah satu indikator kinerja Fasilitator yang akan diperhitungkan adalah penyampaian laporan kemajuan
bulanan secara tepat waktu, dimana akan disertakan daftar periksa pemastian kualitas
terkait dengan ketidaksesuaian diketahui
melakukan langkah koreksi yang diperlukan .
Dengan ditugaskannya satu orang fasilitator secara
dapat lebih meningkat, terutama pada kualitas pekerjaan dan peningkatan kapasitas dan kemampuan
SPAMS dalam hal pengoperasian dan pemeliharaan
Rencana Tindak Anti-Korupsi
Sampai dengan 80% dari anggaran RKM di
kandungan pembelian materia
memerangi korupsi dan penyuapan adalah dengan memastikan bahwa semua proses dilakukan sesu
dengan peraturan dan pedoman
akan ditolerir dan mengakibatkan pemberian HID dibatalkan/dihentikan.
Pengadaan Barang dan Jasa
Proses pengadaan barang dan jasa pada kegiatan HID
pengadaan Barang dan Jasa di tingkat Masyarakat
mendapat perhatian khusus dari CPMU
keterbukaan serta seluruh petunjuk
diterima.
Safeguard Lingkungan dan Sosial
Pada umumnya dampak sosial dan lingkungan dari program PAMSIMAS diklasifikasikan beresiko rendah
Namun dampak potensial dari kegiatan proyek harus dianalisis
harus diidentifikasi dan diantisipasi. Perhatian khusus harus diberikan pada aspek
berpengaruh pada keberlangsungan
 Perhatian khusus pada kestabilan tanah atau ketisakstabilannya pada penempatan pra
 Sejarah kekeringan yang parah dan kejadian banjir harus diverifikasi
 Pengelolaan daerah tangkapan dan potensi salah kelola oleh pihak lain;
 Akuisisi tanah dan isu pemindahan penduduk;
 Potensi masalah penggunaan
untuk irigasi dan industri
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
Keberlanjutan Program
Fasilitator akan memberikan perhatian khusus pada hal-hal terkait isu keberlanjutan
naan program HID, termasuk memastikan kualitas dan
tindak anti korupsi, pengadaan barang dan jasa, pemeliharaan lingkungan dan so
Penjaminandan Kontrol Kualitas
itator akan ditugaskandi desa untuk mendukung LKM/BP-SPAMS
ator kinerja Fasilitator yang akan diperhitungkan adalah penyampaian laporan kemajuan
bulanan secara tepat waktu, dimana akan disertakan daftar periksa pemastian kualitas
dengan ketidaksesuaian diketahui, fasilitator harus segera mengingatkan
melakukan langkah koreksi yang diperlukan .
Dengan ditugaskannya satu orang fasilitator secara penuh waktu, diharapkan keberlangsungan program
dapat lebih meningkat, terutama pada kualitas pekerjaan dan peningkatan kapasitas dan kemampuan
pengoperasian dan pemeliharaan.
Korupsi
Sampai dengan 80% dari anggaran RKM diperkirakan akan dibelanjakan untuk pekerjaan fisik dengan
kandungan pembelian material yang tinggi dari pihak ketiga. Cara paling praktis dan nyata
memerangi korupsi dan penyuapan adalah dengan memastikan bahwa semua proses dilakukan sesu
raturan dan pedoman. Penyimpangan atau pelanggaran prosedural yang cukup serius tidak
akan ditolerir dan mengakibatkan pemberian HID dibatalkan/dihentikan.
Proses pengadaan barang dan jasa pada kegiatan HID harus mengacu kepada P
dan Jasa di tingkat Masyarakat Program Pamsimas Reguler.
mendapat perhatian khusus dari CPMU dan Bank Dunia. Jika prinsip-prinsip
serta seluruh petunjuk teknis pelaksana sudah diterapkan maka hasil apapun harus dapat
ngkungan dan Sosial
ial dan lingkungan dari program PAMSIMAS diklasifikasikan beresiko rendah
dampak potensial dari kegiatan proyek harus dianalisis, tanpa memperhatikan
harus diidentifikasi dan diantisipasi. Perhatian khusus harus diberikan pada aspek
berpengaruh pada keberlangsungan, seperti :
Perhatian khusus pada kestabilan tanah atau ketisakstabilannya pada penempatan pra
Sejarah kekeringan yang parah dan kejadian banjir harus diverifikasi melalui orang
Pengelolaan daerah tangkapan dan potensi salah kelola oleh pihak lain;
nah dan isu pemindahan penduduk;
Potensi masalah penggunaan bersama air yang diketahui, terhadap kuantitas dan kualitas air
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
19
hal terkait isu keberlanjutan – yang paling kritis
an kualitas dan kontrol kualitas, rencana
araan lingkungan dan sosial, isue gender,
SPAMS selama pelaksanaan
ator kinerja Fasilitator yang akan diperhitungkan adalah penyampaian laporan kemajuan
bulanan secara tepat waktu, dimana akan disertakan daftar periksa pemastian kualitas / QA. Apabila isue
, fasilitator harus segera mengingatkan BP-SPAMS dan
waktu, diharapkan keberlangsungan program
dapat lebih meningkat, terutama pada kualitas pekerjaan dan peningkatan kapasitas dan kemampuan BP-
perkirakan akan dibelanjakan untuk pekerjaan fisik dengan
. Cara paling praktis dan nyata untuk
memerangi korupsi dan penyuapan adalah dengan memastikan bahwa semua proses dilakukan sesuai
Penyimpangan atau pelanggaran prosedural yang cukup serius tidak
mengacu kepada Petunjuk Teknis
Program Pamsimas Reguler. Kegiatan ini akan
prinsip keadilan, persaingan dan
sudah diterapkan maka hasil apapun harus dapat
ial dan lingkungan dari program PAMSIMAS diklasifikasikan beresiko rendah.
memperhatikan besar atau kecilnya
harus diidentifikasi dan diantisipasi. Perhatian khusus harus diberikan pada aspek-aspek yang
Perhatian khusus pada kestabilan tanah atau ketisakstabilannya pada penempatan prasarana;
orang-orang berusia lanjut;
adap kuantitas dan kualitas air, misal
PROGRAMPAMSIMAS
Diharapkan bahwa hal-hal terkait dengan pemeliharaan lingkungan dan so
dalam program HID sesuai dengan Petunjuk Teknis tentang Pengamanan Lingkunan dan Sosial
Isu Gender
Kecuali jika menyatu dalam program, isu gende
memasukan isu gender disetiap tahapan dalam pro
bahwa program HID mempunyai dampak yang positif
masyarakat.
Operasional dan Pemeliharaan
Pengembangan kemampuan BP
yang benar] dan kapasitasnya [untuk melakukan segala sesuatu dengan benar] harus disatukan dengan
seksama dalam rencana kerja. Peningkatan kapasitas
memelihara fasilitas air minum dan sanitasi yang telah diperluas hingga menambah tingkat
kepelayanannya adalah salah satu indik
pemeliharaan secara umum akan me
3.5 Sosialisasi Program
Konsep HID telah diperkenalkan
Oktober 2009 dan Juni 2010, serta dalam kegiatan roadshow pada bulan Juli
sosialisasi HIDakan ditampilkan dan
informasi bagi para stakeholders
dalam pengembangan masyarakat, dalam mendukung program CSR mereka.
3.6 Management Information
Mekanisme dan prosedur untuk
diatur dengan lengkap dalam PMM, VIM dan Petunjuk Teknis yang diterbitkan (versi
Fasilitator HID yang direkrut diwajibkan
selama periode pelaksanaan HID
dalam Pemantauan, Evaluation
3.7 Koordinasi Pengelolaan
Hibah Insentif Desaini harus dilihat sebagai satu kesatuan dalam
Oleh karena itu semua pihak/pemangku kepentingan baik
kerja serta koordinasi di tingkat
serta konsultan advisori, DMAC, PMAC dan CMAC masing
program HID dalam lingkup kerja mereka.
Di tingkat masyarakat, LKM akan menunjuk
keanggotaan Satlak merupakan kelompok pengguna sarana dalam BP
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
hal terkait dengan pemeliharaan lingkungan dan sosial ditelaah secara seksama
sesuai dengan Petunjuk Teknis tentang Pengamanan Lingkunan dan Sosial
Kecuali jika menyatu dalam program, isu gender sering tidak dikelola sungguh
isu gender disetiap tahapan dalam proses perencanaan dan pelaksanaan
ID mempunyai dampak yang positif dan berkelanjutan bagi kaum perempuan di dalam
Operasional dan Pemeliharaan
BP-SPAM dalam pemeliharaan dan operasionalnya [untuk melakukan hal
yang benar] dan kapasitasnya [untuk melakukan segala sesuatu dengan benar] harus disatukan dengan
seksama dalam rencana kerja. Peningkatan kapasitas BP-SPAMS untuk mengelola, mengoperasikan dan
inum dan sanitasi yang telah diperluas hingga menambah tingkat
h satu indikator kunci kinerja dan akuntabilitas fasilitator. Kegiatan operasi dan
pemeliharaan secara umum akan mengikuti Petunjuk Teknis untuk O&M.
telah diperkenalkan kepada pemangku kepentingan saat workshop r
, serta dalam kegiatan roadshow pada bulan Juli-September
akan ditampilkan dan dapat didownload dari website PAMSIMAS
informasi bagi para stakeholders.Program HID menyediakan peluang bagi keterlibatan se
dalam pengembangan masyarakat, dalam mendukung program CSR mereka.
anagement Information System dan Monitoring Pelaksanaan Kegiatan
Mekanisme dan prosedur untuk kegiatan monitoring dan evaluasi pelaksanaan program
diatur dengan lengkap dalam PMM, VIM dan Petunjuk Teknis yang diterbitkan (versi
wajibkan melakukan pemantauan dan pengawasan dilapangan secara rutin
selama periode pelaksanaan HID.Pelaksanaan monitoring dan evaluasi akan mengikuti Petunjuk Teknis
Evaluation dan Pelaporan [versi terbaru].
Koordinasi Pengelolaan Proyek
Hibah Insentif Desaini harus dilihat sebagai satu kesatuan dalam Program Pamsimas secara keseluruhan.
Oleh karena itu semua pihak/pemangku kepentingan baik unit pengelola proyek yang ada dan pengaturan
di tingkat Kabupaten/kota [DPMU], provinsi [PPMU] dan di tingkat pusat
, DMAC, PMAC dan CMAC masing-masing akan memasukkan pengelolaan
dalam lingkup kerja mereka.
LKM akan menunjuk Satlak sebagai satuan pelaksana kegiatan
keanggotaan Satlak merupakan kelompok pengguna sarana dalam BP-SPAMS.
---------------oo00oo--------------
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
20
ial ditelaah secara seksama
sesuai dengan Petunjuk Teknis tentang Pengamanan Lingkunan dan Sosial.
r sering tidak dikelola sungguh-sungguh. RKM-HID akan
sanaan untuk memastikan
dan berkelanjutan bagi kaum perempuan di dalam
operasionalnya [untuk melakukan hal
yang benar] dan kapasitasnya [untuk melakukan segala sesuatu dengan benar] harus disatukan dengan
untuk mengelola, mengoperasikan dan
inum dan sanitasi yang telah diperluas hingga menambah tingkat
ator kunci kinerja dan akuntabilitas fasilitator. Kegiatan operasi dan
kepada pemangku kepentingan saat workshop regional pada bulan
September 2010. Material
dari website PAMSIMAS dan menjadi sumber
menyediakan peluang bagi keterlibatan sektor swasta
Pelaksanaan Kegiatan
aan program Pamsimastelah
diatur dengan lengkap dalam PMM, VIM dan Petunjuk Teknis yang diterbitkan (versi terbaru).
melakukan pemantauan dan pengawasan dilapangan secara rutin
Pelaksanaan monitoring dan evaluasi akan mengikuti Petunjuk Teknis
Program Pamsimas secara keseluruhan.
unit pengelola proyek yang ada dan pengaturan
[DPMU], provinsi [PPMU] dan di tingkat pusat [CPMU]
masing akan memasukkan pengelolaan
pelaksana kegiatanHID. Unsur
PROGRAMPAMSIMAS
Appendix A
Appendix B
Appendix C
Appendix D
Appendix E
Formulir Penilaian Desa
Kerangka Acuan Panitia Seleksi
Provinsi
Mekanisme Pencairan Dana HID
Instrumen Pengukuran Kinerja LKM
Format Surat Menyurat Proses Seleksi
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
Daftar Appendix
Formulir Penilaian Desa Calon Penerima HID …………………………...
Kerangka Acuan Panitia Seleksi
Provinsi……………………………….…
Mekanisme Pencairan Dana HID…………………………………………..
Instrumen Pengukuran Kinerja LKM ………………………………………
Format Surat Menyurat Proses Seleksi …………………………………..
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
21
…………………………...
…………………………………………..
………………………………………
…………………………………..
23
24
27
28
29
PROGRAMPAMSIMAS
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
22
Appendix A
PROGRAM PAMSIMAS
PEMBENTUKAN PANITIA SELEKSI HIBAH INSENTIF DESA
I. PENDAHULUAN
Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) merupakan upaya
penyediaan akses air minum dan sanitasi bagi masyarakat yang berpenghasian rendah terutama di daerah
pedesaan dan pinggiran kota. Dalam hal ini Program Pamsimas memberikan dana s
Rp.192.500.000,- Disamping itu pemerintah daerah kabupaten/kota menye
sebesar Rp. 27.500.000,- serta masyarakat desa menyediakan dana pendukung dalam bentuk incash (Rp.
11.000.000,-) dan inkind (Rp. 44.000.000,
proses perencanaan, persiapan dan pe
masyarakat lebih menghargai dan merasa memiliki sarana prasarana yang dibangun serta ikut berperan
aktif dalam menjamin keberlanjutannya.
Untuk mendukung keberlanjutan pemanfaatan sarana yang terban
Sarana Penyediaan Air Minum dan Sanitasi (BP
diharapkan juga ada rencana pengembangan yaitu perluasan cakupan layanan di masyarakat. Dalam hal
ini BP-SPAMS jelas tidak dapat bekerj
dukungan dari Pemerintah Desa dan LKM sebagai badan pembina.
Pada tahun 2009, Program Pamsimas mendapat dukungan dana dari AusAID dalam
satu pemanfaatan dana hibah tersebut ada
(HID).Hibah Insentif Desa hanya diberikan kepada desa
pengelolaan maupun pengembangan sarana serta peningkatan layanan kepada masyarakat. Setiap desa
yang terpilih dengan kinerja terbaik akan diberikan dana pengembangan sebesar
200.000.000.
Mengingat dana Hibah Insentif Desa (HID) tersebut tidak diberikan kepada semua desa maka untuk
menilai secara objektif desa yang memiliki kinerja terbaik perlu dibentuk Panitia Seleksi HID. Keberadaan
Panitia Seleksi HID adalah ditingkat provinsi. Kompetisi dilakukan antara desa penerima Program
Pamsimas dalam satu wilayah provinsi. Pada Tahun Anggaran 2010, desa
berkompetisi adalah desa-desa penerima program Pamsimas tahun 2008
mendapatkan HID hanya 30 desa
2008 dan 2009 yang belum pernah mengikuti proses seleksi pada ta
2012, HID akan dikompetisikan oleh desa
HID dan didanai melalui APBN.
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
KERANGKA ACUAN KEGIATAN
PEMBENTUKAN PANITIA SELEKSI HIBAH INSENTIF DESA
PROGRAM PAMSIMAS
Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) merupakan upaya
akses air minum dan sanitasi bagi masyarakat yang berpenghasian rendah terutama di daerah
pedesaan dan pinggiran kota. Dalam hal ini Program Pamsimas memberikan dana s
Disamping itu pemerintah daerah kabupaten/kota menyediakan dana pendukung
serta masyarakat desa menyediakan dana pendukung dalam bentuk incash (Rp.
) dan inkind (Rp. 44.000.000,-). Dengan adanya keterlibatan masyarakat desa baik dalam
proses perencanaan, persiapan dan pelaksanaan, maupun dalam menyediakan dana maka diharapkan
masyarakat lebih menghargai dan merasa memiliki sarana prasarana yang dibangun serta ikut berperan
aktif dalam menjamin keberlanjutannya.
Untuk mendukung keberlanjutan pemanfaatan sarana yang terbangun maka dibentuk Badan Pengelola
Sarana Penyediaan Air Minum dan Sanitasi (BP-SPAMS). Selain itu dengan adanya BP
diharapkan juga ada rencana pengembangan yaitu perluasan cakupan layanan di masyarakat. Dalam hal
SPAMS jelas tidak dapat bekerja sendiri, harus ada kebersamaan di dalam masyarakat serta
dukungan dari Pemerintah Desa dan LKM sebagai badan pembina.
Pada tahun 2009, Program Pamsimas mendapat dukungan dana dari AusAID dalam
satu pemanfaatan dana hibah tersebut adalah untuk mendukung Sub-komponen 4.
(HID).Hibah Insentif Desa hanya diberikan kepada desa yang mempunyai kinerja sangat baik dalam hal
pengelolaan maupun pengembangan sarana serta peningkatan layanan kepada masyarakat. Setiap desa
terpilih dengan kinerja terbaik akan diberikan dana pengembangan sebesar Rp 100.000.000
Mengingat dana Hibah Insentif Desa (HID) tersebut tidak diberikan kepada semua desa maka untuk
desa yang memiliki kinerja terbaik perlu dibentuk Panitia Seleksi HID. Keberadaan
Panitia Seleksi HID adalah ditingkat provinsi. Kompetisi dilakukan antara desa penerima Program
Pamsimas dalam satu wilayah provinsi. Pada Tahun Anggaran 2010, desa-
desa penerima program Pamsimas tahun 2008 dan 2009
mendapatkan HID hanya 30 desa. Pada tahun 2011 desa-desa yang berkompetisi adalah semua desa
2008 dan 2009 yang belum pernah mengikuti proses seleksi pada tahun 2010. Sedangkan pada tahun
, HID akan dikompetisikan oleh desa-desa sasaran 2009 dan 2010 yang belum pernah ikut seleksi
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
23
Appendix B
PEMBENTUKAN PANITIA SELEKSI HIBAH INSENTIF DESA
Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) merupakan upaya
akses air minum dan sanitasi bagi masyarakat yang berpenghasian rendah terutama di daerah
pedesaan dan pinggiran kota. Dalam hal ini Program Pamsimas memberikan dana sPanitiaulan sebesar
diakan dana pendukung
serta masyarakat desa menyediakan dana pendukung dalam bentuk incash (Rp.
). Dengan adanya keterlibatan masyarakat desa baik dalam
laksanaan, maupun dalam menyediakan dana maka diharapkan
masyarakat lebih menghargai dan merasa memiliki sarana prasarana yang dibangun serta ikut berperan
gun maka dibentuk Badan Pengelola
SPAMS). Selain itu dengan adanya BP-SPAMS
diharapkan juga ada rencana pengembangan yaitu perluasan cakupan layanan di masyarakat. Dalam hal
a sendiri, harus ada kebersamaan di dalam masyarakat serta
Pada tahun 2009, Program Pamsimas mendapat dukungan dana dari AusAID dalam bentuk Hibah. Salah
komponen 4.1 Hibah Insentif Desa
yang mempunyai kinerja sangat baik dalam hal
pengelolaan maupun pengembangan sarana serta peningkatan layanan kepada masyarakat. Setiap desa
Rp 100.000.000 s/d Rp.
Mengingat dana Hibah Insentif Desa (HID) tersebut tidak diberikan kepada semua desa maka untuk
desa yang memiliki kinerja terbaik perlu dibentuk Panitia Seleksi HID. Keberadaan
Panitia Seleksi HID adalah ditingkat provinsi. Kompetisi dilakukan antara desa penerima Program
-desa Pamsimas yang
dan 2009 namun yang
desa yang berkompetisi adalah semua desa
Sedangkan pada tahun
yang belum pernah ikut seleksi
PROGRAM PAMSIMAS
II. TUJUAN DAN SASARAN
Tujuan dari pembentukan Panitia Seleksi Hibah Insentif Desa ini
terhadap desa-desa yang diajukan oleh kabupaten/kota dalam rangka kompetisi untuk mendapatkan dana
hibah insentif desa Program Pamsimas.
Sasaran yang diharapkan dari pembentukan Panitia Seleksi ini adalah
calon desa dengan kriteria terbaik dari desa
desa regular maupun desa replikasi.
III. PENTINGNYA PANITIA SELEKSI HID
Alasan penting/perlunya Panitia Seleksi HID dibentuk
1). Untuk meminimalkan aspek subjektifitas dan intervensi dalam penentuan desa penerima HID.
2). Untuk lebih menjamin proses pemilihan dilakukan secara adil dan
3). Untuk memastikan (verifikasi) keabsahan, kelengkapan desa
IV. PEMBENTUKAN PANITIA SELEKSI HID
1) Proses Pembentukan
Sosialisasi mengenai Hibah Insentif Desa tel
Koordinasi Regional dan dilanjutkan melalui kegiatan Roadshow. Direktur PAM DJCK melalui
Ketua CPMU akan menyurati PPMU meminta agar membentuk Panitia Seleksi Hibah Desa serta
memulai proses seleksi.
Bersama dengan surat Ketua CPMU terlampir Pedoman Umum Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
yang berisi antara lain (1) Kerangka Acuan Kegiatan
Format Surat Perjanjian Pemberian Bantuan HID, dan (4) Proses Pencairan dana dari rekening
khusus LKM.
Yang menjadi Panitia Seleksi adalah anggota PPMU
Kesehatan, dan BPMD/BAPERMAS)
yang bersangkutan. Dalam kondisi tertentu Panitia Seleksi dari PPMU mempunyai hak suara/pilih,
namun PMAC tidak memiliki hak suara/pilih.
Panitia Seleksi HID disyahkan dengan Sur
bersangkutan.
2) Struktur Organisasi dan Tugas Panitia Seleksi
Adapun struktur organisasi dan tugas Panitia Seleksi HID adalah sebagai berikut :
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
TUJUAN DAN SASARAN
Tujuan dari pembentukan Panitia Seleksi Hibah Insentif Desa ini adalah untuk melakukan proses seleksi
desa yang diajukan oleh kabupaten/kota dalam rangka kompetisi untuk mendapatkan dana
Program Pamsimas.
Sasaran yang diharapkan dari pembentukan Panitia Seleksi ini adalah tersusunnya daftar panjang
desa dengan kriteria terbaik dari desa-desa yang sudah pernah mendapat Program Pamsimas
desa regular maupun desa replikasi.
PENTINGNYA PANITIA SELEKSI HID
perlunya Panitia Seleksi HID dibentuk adalah:
Untuk meminimalkan aspek subjektifitas dan intervensi dalam penentuan desa penerima HID.
oses pemilihan dilakukan secara adil dan kompetitif.
Untuk memastikan (verifikasi) keabsahan, kelengkapan desa-desa yang diusulkan oleh DPMU.
PEMBENTUKAN PANITIA SELEKSI HID
Sosialisasi mengenai Hibah Insentif Desa telah dimulai oleh CPMU dalam kegiatan Rapat
Koordinasi Regional dan dilanjutkan melalui kegiatan Roadshow. Direktur PAM DJCK melalui
Ketua CPMU akan menyurati PPMU meminta agar membentuk Panitia Seleksi Hibah Desa serta
Bersama dengan surat Ketua CPMU terlampir Pedoman Umum Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
) Kerangka Acuan Kegiatan Panitia Seleksi HID, (2
Format Surat Perjanjian Pemberian Bantuan HID, dan (4) Proses Pencairan dana dari rekening
Yang menjadi Panitia Seleksi adalah anggota PPMU (lintas sektor: Bapeda, Dinas PU, Dinas
BPMD/BAPERMAS) dibantu olehtenaga ahli/konsultan PMAC yang ada di provinsi
yang bersangkutan. Dalam kondisi tertentu Panitia Seleksi dari PPMU mempunyai hak suara/pilih,
tidak memiliki hak suara/pilih.
Panitia Seleksi HID disyahkan dengan Surat Keputusan Ketua PPMU Pamsimas
Struktur Organisasi dan Tugas Panitia Seleksi
Adapun struktur organisasi dan tugas Panitia Seleksi HID adalah sebagai berikut :
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
24
ntuk melakukan proses seleksi
desa yang diajukan oleh kabupaten/kota dalam rangka kompetisi untuk mendapatkan dana
tersusunnya daftar panjang nama
ernah mendapat Program Pamsimas, baik
Untuk meminimalkan aspek subjektifitas dan intervensi dalam penentuan desa penerima HID.
diusulkan oleh DPMU.
h dimulai oleh CPMU dalam kegiatan Rapat
Koordinasi Regional dan dilanjutkan melalui kegiatan Roadshow. Direktur PAM DJCK melalui
Ketua CPMU akan menyurati PPMU meminta agar membentuk Panitia Seleksi Hibah Desa serta
Bersama dengan surat Ketua CPMU terlampir Pedoman Umum Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
2) Formulir Penilaian (3)
Format Surat Perjanjian Pemberian Bantuan HID, dan (4) Proses Pencairan dana dari rekening
(lintas sektor: Bapeda, Dinas PU, Dinas
PMAC yang ada di provinsi
yang bersangkutan. Dalam kondisi tertentu Panitia Seleksi dari PPMU mempunyai hak suara/pilih,
Pamsimas provinsi yang
Adapun struktur organisasi dan tugas Panitia Seleksi HID adalah sebagai berikut :
PROGRAM PAMSIMAS
1). Ketua, 1 orang
Tugas: mengkoordinasikan proses pemilihan desa HID ke semua pihak terkait; dan memimpin
proses perangkingan
HID sesuai dengan petunjuk umum pelaksanaan.
2). Sekretaris, 1 orang
Tugas: menyiapkan proses surat menyurat terkait dengan proses
perangkingan/longlist
Panitia Seleksi; mendokumentasikan proses dan hasil kegiatan
menyiapkan laporan proses
3). Anggota 3 orang (termasuk
Tugas: membantu proses , melakukan verifikasi
atau kurang sesuai, sampai pen
Masa tugas Panitia Seleksi HID adalah kurang lebih satu setengah bulan terhitung dari
diterbitkannya SK-PPMU terhadap Panitia Seleksi sampai
dan pembuatan laporan pelaksanaan
3). Tugas Panitia seleksi adalah:
a). Melakukan verifikasi usulan DPMU tentang desa penerima HID;
b). Melakukan perangkingan desa
c). Menyampaikan dan melaporkan hasil
4) Jadwal Kegiatan
Panitia Seleksi menyusun jadwal kegiatan sesuai dengan kondisi dimasing
setelah dibentuk oleh Ketua
Jadwal kegiatan kiranya dapat disusun secara efektif dengan mengacu kepada Pedoman Umum
Pelaksanaan HID ini dan tidak mengabaikan
5). Pelaporan
Panitia wajib membuat laporan pelaksanaan seleksi HID di wilayahnya masing
disampaikan kepada PPMU
V. PENUTUP
Segala pembiayaan yang dibutuhkan oleh Panitia Seleksi Hibah Inse
proses verifikasi dan perangkingan
Pamsimas yang bersangkutan.
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
Tugas: mengkoordinasikan proses pemilihan desa HID ke semua pihak terkait; dan memimpin
desa-desa nominasi; dan memastikan semua proses penentuan desa
HID sesuai dengan petunjuk umum pelaksanaan.
Tugas: menyiapkan proses surat menyurat terkait dengan proses
rangkingan/longlist desa penerima HID tingkat provinsi; menyusun jadwal rencana kerja
Panitia Seleksi; mendokumentasikan proses dan hasil kegiatan, data-data desa nominasi; dan
proses verifikasi dan perangkingan tersebut.
termasuk PMAC)
Tugas: membantu proses , melakukan verifikasi desa-desa nominasi dan
atau kurang sesuai, sampai penyusunan rangking/longlist desa penerima HID
Masa tugas Panitia Seleksi HID adalah kurang lebih satu setengah bulan terhitung dari
PPMU terhadap Panitia Seleksi sampai tersusunnya daftar 10% desa terbaik
pelaksanaan kepadaPPMU Pamsimas.
Tugas Panitia seleksi adalah:
a). Melakukan verifikasi usulan DPMU tentang desa penerima HID;
b). Melakukan perangkingan desa-desa nomimatif.
c). Menyampaikan dan melaporkan hasil verifikasi dan perangkingan kepada PPMU.
Panitia Seleksi menyusun jadwal kegiatan sesuai dengan kondisi dimasing
Ketua PPMU.
Jadwal kegiatan kiranya dapat disusun secara efektif dengan mengacu kepada Pedoman Umum
dan tidak mengabaikan setiap proses/tahapan.
Panitia wajib membuat laporan pelaksanaan seleksi HID di wilayahnya masing
PMU Pamsimas.
Segala pembiayaan yang dibutuhkan oleh Panitia Seleksi Hibah Insentif Desa dalam melakukan
verifikasi dan perangkingan desa HID tingkat provinsi menjadi tanggung jawab PPMU
yang bersangkutan.
----------oo0oo--------
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
25
Tugas: mengkoordinasikan proses pemilihan desa HID ke semua pihak terkait; dan memimpin
desa nominasi; dan memastikan semua proses penentuan desa
Tugas: menyiapkan proses surat menyurat terkait dengan proses verifikasi dan
; menyusun jadwal rencana kerja
data desa nominasi; dan
dan data yang diragukan
enerima HID tingkat provinsi.
Masa tugas Panitia Seleksi HID adalah kurang lebih satu setengah bulan terhitung dari
tersusunnya daftar 10% desa terbaik
dan perangkingan kepada PPMU.
Panitia Seleksi menyusun jadwal kegiatan sesuai dengan kondisi dimasing-masing daerah segera
Jadwal kegiatan kiranya dapat disusun secara efektif dengan mengacu kepada Pedoman Umum
Panitia wajib membuat laporan pelaksanaan seleksi HID di wilayahnya masing-masing dan
ntif Desa dalam melakukan
menjadi tanggung jawab PPMU
PROGRAM PAMSIMAS
Mekanisme Pencairan Dana HID
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
Mekanisme Pencairan Dana HID
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
26
Appendix C
PROGRAM PAMSIMAS
Nama LKM :
Desa/Kel. :
No Aspek Pengukuran
Kebijakan Keuangan
1 Semua Kebijakan disusun LKM berdasarkan AD/ART
2 LKM menyusun dan menetapkan RKM I & II
3 Semua penerimaan dan pengeluaran keuangan diketahui oleh ketua
LKM
Sistem Akuntansi
4 Seluruh transaksi penerimaan dan pengeluaran dicatat dan diarsipkan
sesuai tanggal transaksi
5 Pencatatan dilakukan tepat waktu dan laporan ditutup tanggal 25
setiap bulan
6 Rekening Bank menggunakan nama Lembaga bukan nama pribadi
7 Specimen Rekening Bank di tandatangani 3 orang dari LKM
8 Saldo buku kas sama dengan jumlah dana tunai ditangan bendahara
Buku Kas :
- Tanggal : .................................
- Jumlah : Rp. ...........................
Uang Tunai Di Bendahara:
- Tanggal : ...............................
- Jumlah : Rp. ..........................
9 Saldo buku bank sama dengan saldo di rekening bank
10 Dana Kas (tunai) di tangan Bendahara, tidak boleh
Pelaporan dan Monitoring
11 Laporan keuangan & RKM di pasang di papan informasi pada tempat
yang strategis
12 LKM melakukan pengeluaran dana berdasarkan RPD yang telah
disetujui
13 LKM membuat pembukuan Laporan
(LPD) berdasarkan atas RPD
Total Skor (TS)
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
Instrumen Pengukuran Kinerja
Sekretariat – LKM
Kecamatan :
Kab/Kota :
Aspek Pengukuran Nilai
Semua Kebijakan disusun LKM berdasarkan AD/ART
LKM menyusun dan menetapkan RKM I & II
pengeluaran keuangan diketahui oleh ketua
Seluruh transaksi penerimaan dan pengeluaran dicatat dan diarsipkan
Pencatatan dilakukan tepat waktu dan laporan ditutup tanggal 25
Rekening Bank menggunakan nama Lembaga bukan nama pribadi
Specimen Rekening Bank di tandatangani 3 orang dari LKM
Saldo buku kas sama dengan jumlah dana tunai ditangan bendahara
Tanggal : .................................
Rp. ...........................
Tanggal : ...............................
Jumlah : Rp. ..........................
Saldo buku bank sama dengan saldo di rekening bank
Dana Kas (tunai) di tangan Bendahara, tidak boleh lebih dari Rp. 2 juta
Laporan keuangan & RKM di pasang di papan informasi pada tempat
LKM melakukan pengeluaran dana berdasarkan RPD yang telah
LKM membuat pembukuan Laporan Pertanggung-jawaban Dana
(LPD) berdasarkan atas RPD
Total Skor (TS)
....................................., ......
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
27
AppendixD
Catatan
....................................., ...... - .................... – 20.....
PROGRAM PAMSIMAS
Format Surat-Menyurat Proses
Form 1 Surat CPMU
Form 2 Surat PPMU
HID Tingkat Kab/Kota
Form 3 Surat DPMU ke Panitia Seleksi: Penyampaian
Form 4 Berita Acara Pra
Form 5 Berita Acara
Form 6 Berita Acara Penyusunan Longlist Desa
provinsi
Form 7 Surat PPMU ke CPMU : Penyampaian Longlist
Form 8 Surat CPMU ke
Penerima
Form 9 Berita Acara Penetapan Desa Penerima HID
Form 10 Surat DPMU ke LKM : untuk menyusun RKM
Form 11 Surat Perjanjian Pemberian Bantuan Hibah Insentif Desa, SPPB
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
Menyurat Proses Seleksi
CPMU ke PPMU permintaan daftar Long-list Calon Desa HID
PPMU keDPMU permintaandaftar long-listing Desa Calon Penerima
Tingkat Kab/Kota
Surat DPMU ke Panitia Seleksi: Penyampaian Longlist Desa Penerima HID
Berita Acara Pra-Seleksi
Berita Acara Seleksi/Penilaian
Berita Acara Penyusunan Longlist Desa Calon Penerima HID, Tingkat
Surat PPMU ke CPMU : Penyampaian Longlist Desa Provinsi
Surat CPMU ke PPMU dan DPMU : Penyampaian Hasil Penetapan Desa
Penerima HID
Berita Acara Penetapan Desa Penerima HID
Surat DPMU ke LKM : untuk menyusun RKM-HID
Surat Perjanjian Pemberian Bantuan Hibah Insentif Desa, SPPB
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
28
Appendix E
Calon Desa HID
Desa Calon Penerima
Longlist Desa Penerima HID
Calon Penerima HID, Tingkat
Desa Provinsi
DPMU : Penyampaian Hasil Penetapan Desa
Surat Perjanjian Pemberian Bantuan Hibah Insentif Desa, SPPB-HID
PROGRAM PAMSIMAS
Nomor :
Lampiran : 1 (satu) berkas
Perihal : Permintaan Daftar Longlist Desa
Calon Penerima Hibah Insentif Desa
Program Pamsimas
Dalam rangka mendukung keberlanjutan Program Pamsimas khususnya pasca konstruksi
sebagai penghargaan kepada desa
Hibah Insentif Desa (HID). Tujuan pemberian dana HID ini adalah untuk men
dan kualitas sistem penyediaan air minum dan sanitasi di desa yang bersangkutan.
Dana HID ini bersifat sebagai penghargaan bagi desa yang berkinerja sangat baik
jumlah desa penerima HID ini sangat terbatas maka pro
kompetisi dimana tahap pra-seleksi dan
perangkingan yang menghasilkan daftar panjang
Sehubungan dengan hal tersebut di atas, dimintakan kepada seluruh PPMU Pamsimas di masing
masing provinsi agar segera membentuk Panitia Seleksi
seleksi dan seleksi desa di tingkat kabupaten/kota. Bersama ini
Umum Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
Diharapkan seluruh PPMU di wilayah kerja Program Pamsimas sudah mengirimkan
dari daftar longlist desa calon penerim
kami selambat-lambatnya…(tgl/bln/thn)
SEKRETARIAT PROGRAM PAMSIMAS PUSAT
Jl. Penjernihan II Nomor
JAKARTA PUSAT, 10210
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
KOP SURAT CPMU
Tempat……….tgl/bln/thn......
Kepada Yth.:
Para Ketua PPMU Pamsimas Provinsi
Permintaan Daftar Longlist Desa
Calon Penerima Hibah Insentif Desa di-
Program Pamsimas Tempat
Dalam rangka mendukung keberlanjutan Program Pamsimas khususnya pasca konstruksi
sebagai penghargaan kepada desa-desa yang kinerja pengelolaannya sangat baik akan diberikan dana
Hibah Insentif Desa (HID). Tujuan pemberian dana HID ini adalah untuk meningkatkan cakupan layanan
dan kualitas sistem penyediaan air minum dan sanitasi di desa yang bersangkutan.
sifat sebagai penghargaan bagi desa yang berkinerja sangat baik
sangat terbatas maka proses pemilihannya dilakukan dengan sistem
seleksi dan penilaian akan dimulai di tingkat kabupaten/kota sampai
yang menghasilkan daftar panjang dilakukan di tingkat provinsi.
Sehubungan dengan hal tersebut di atas, dimintakan kepada seluruh PPMU Pamsimas di masing
masing provinsi agar segera membentuk Panitia Seleksi HID dan meminta DPMU
tingkat kabupaten/kota. Bersama ini terlampir kami sampaikan Pedoman
Umum Pelaksanaan Hibah Insentif Desa (HID) Program Pamsimas, untuk menjadi acuan pelaksanaan.
PPMU di wilayah kerja Program Pamsimas sudah mengirimkan
daftar longlist desa calon penerima HIDdilampiri Berita Acara verifikasi dan perangkingan
…(tgl/bln/thn)…., melalui Surat, Email dan Fax ke alamat:
SEKRETARIAT PROGRAM PAMSIMAS PUSAT
Jl. Penjernihan II Nomor 27 B, Pejompongan
SAT, 10210
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
29
FORM 1
Tempat……….tgl/bln/thn......
ara Ketua PPMU Pamsimas Provinsi
Dalam rangka mendukung keberlanjutan Program Pamsimas khususnya pasca konstruksi maka
desa yang kinerja pengelolaannya sangat baik akan diberikan dana
ingkatkan cakupan layanan
sifat sebagai penghargaan bagi desa yang berkinerja sangat baik, dan mengingat
dilakukan dengan sistem
tingkat kabupaten/kota sampai tahap
Sehubungan dengan hal tersebut di atas, dimintakan kepada seluruh PPMU Pamsimas di masing-
meminta DPMU melakukan proses pra-
kami sampaikan Pedoman
Program Pamsimas, untuk menjadi acuan pelaksanaan.
PPMU di wilayah kerja Program Pamsimas sudah mengirimkan 10% desa terbaik
dilampiri Berita Acara verifikasi dan perangkingan kepada
PROGRAM PAMSIMAS
Email: pamsimas_jkt@yahoo.co.id
Nomor FAX : 021 - 57853268
Demikian disampaikan dan atas
Tembusan: Kepada Yth.
1. Direktur PAM Ditjen CK-Kementerian PU
2. Kepala Satker Pembinaan Pamsimas
3. KaSatker PKP-AM Provinsi
4. Team Leader CMAC Program Pamsimas
5. Team Leader PMAC Program Pamsimas
6. Arsip
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
pamsimas_jkt@yahoo.co.id
57853268
atas kerjasama serta perhatiannya diucapkan terima kasih.
KETUA CPMU PROGRAM PAMSIMAS
(………………………………….
Kementerian PU, sebagai laporan.
Kepala Satker Pembinaan Pamsimas
Program Pamsimas
Team Leader PMAC Program Pamsimas
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
30
perhatiannya diucapkan terima kasih.
KETUA CPMU PROGRAM PAMSIMAS
………………………………….)
PROGRAM PAMSIMAS
Nomor :
Lampiran : 1 (satu) berkas
Perihal : Permintaan daftar
Calon Penerima HID, Tk. Kab/Kota
Tahun Anggaran 20…….
Sesuai dengan Surat Ketua CPMU Program Pamsimas Nomor…….tanggal…..perihal
bersama ini dimintakan perhatian Saudara untuk hal
1. Dalam rangka mendukung keberlanjutan Program Pamsimas khususnya pasca konstruksi
sebagai penghargaan kepada desa
dana Hibah Insentif Desa (HID). Tujuan pemberian dana HID ini adalah untuk meningkatkan cakupan
layanan dan kualitas sistem penyediaan air minum dan sanitasi di de
2. Dana HID ini sifatnya sebagai penghargaan bagi desa yang berkinerja sangat baik
desa penerima HID sangat terbatas maka proses pemberiannya
Proses pra-seleksi dan seleksi dimulai
perangkingan dilakukan di tingkat provinsi.
mempertimbangkan dan menetapkan desa
3. Sehubungan dengan hal tersebut, kepada seluruh Ketua DPMU
Provinsi………… agar segera melakukan proses
seluruh SKPD dalam DPMU.T
Desa Program Pamsimas untuk menjadi acuan pelaksana
4. Pada …(tgl/bln/thn)…………, se
Provinsi………dengan membawa Berita Acara Pra Seleksi
kabupaten/kota beserta fotocopy
a. Berita Acara dan/atauPeraturan Desa
pembentukan BP-SPAMs
b. Laporan IMAS
c. RKM Program Pamsimas Tahun
tsb)…….
d. PJM ProAKSI dan/atau Rencana Kerja BP
e. Pembukuan BPSPAMS
f. Dokumen serah terima pengelolaan asset
g. Laporan pelaksanaan kegiatan
h. Data SIM Modul 7
i. Penilaian Kinerja Pembukuan LKM
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
KOP SURAT PPMU
Tempat……….tgl/bln/thn......
Kepada Yth.:
Para Ketua DPMU Kab./Kota
daftar Longlist Desa Program PAMSIMAS
Calon Penerima HID, Tk. Kab/Kota di-
Tahun Anggaran 20……. Provinsi …………..
Sesuai dengan Surat Ketua CPMU Program Pamsimas Nomor…….tanggal…..perihal
bersama ini dimintakan perhatian Saudara untuk hal-hal sebagai berikut:
Dalam rangka mendukung keberlanjutan Program Pamsimas khususnya pasca konstruksi
sebagai penghargaan kepada desa-desa yang kinerja pengelolaannya sangat baik akan diberikan
dana Hibah Insentif Desa (HID). Tujuan pemberian dana HID ini adalah untuk meningkatkan cakupan
layanan dan kualitas sistem penyediaan air minum dan sanitasi di desa yang bersangkutan.
Dana HID ini sifatnya sebagai penghargaan bagi desa yang berkinerja sangat baik
desa penerima HID sangat terbatas maka proses pemberiannya dilakukan dengan sistem kompetisi.
seleksi dimulai di tingkat kabupaten/kota,sedang prosesverifikasi dan
dilakukan di tingkat provinsi. CPMU mempunyai hak dan kewenangan penuh untuk
bangkan dan menetapkan desa-desa penerima HID.
Sehubungan dengan hal tersebut, kepada seluruh Ketua DPMU Program Pamsimas di lingkup
agar segera melakukan prosespra-seleksi dan seleksi desa
.Terlampir disampaikan Pedoman Umum Pelaksanaan Hibah Insentif
Desa Program Pamsimas untuk menjadi acuan pelaksanaan.
, seluruh DPMU diundang ke Sekretariat PPMU Program Pamsimas
Provinsi………dengan membawa Berita Acara Pra Seleksi dan Penilaian/perangkingan tingkat
fotocopy dokumen pendukungnya, yaitu:
Peraturan Desa dan/atau Surat Keputusan Kepala Desa tentang
RKM Program Pamsimas Tahun (2008/2009 (tergantung tahun penerimaan Pamsimas di desa
PJM ProAKSI dan/atau Rencana Kerja BP-SPAM
men serah terima pengelolaan asset
Laporan pelaksanaan kegiatan Tahun 2009 dan 2010
Penilaian Kinerja Pembukuan LKM
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
31
FORM 2
Tempat……….tgl/bln/thn......
Para Ketua DPMU Kab./Kota
Program PAMSIMAS
…………..
Sesuai dengan Surat Ketua CPMU Program Pamsimas Nomor…….tanggal…..perihal …………..,
Dalam rangka mendukung keberlanjutan Program Pamsimas khususnya pasca konstruksi maka
desa yang kinerja pengelolaannya sangat baik akan diberikan
dana Hibah Insentif Desa (HID). Tujuan pemberian dana HID ini adalah untuk meningkatkan cakupan
sa yang bersangkutan.
Dana HID ini sifatnya sebagai penghargaan bagi desa yang berkinerja sangat baik. Mengingat jumlah
dengan sistem kompetisi.
,sedang prosesverifikasi dan
CPMU mempunyai hak dan kewenangan penuh untuk
Program Pamsimas di lingkup
seleksi desa, dengan melibatkan
disampaikan Pedoman Umum Pelaksanaan Hibah Insentif
DPMU diundang ke Sekretariat PPMU Program Pamsimas
dan Penilaian/perangkingan tingkat
atau Surat Keputusan Kepala Desa tentang
(2008/2009 (tergantung tahun penerimaan Pamsimas di desa
PROGRAM PAMSIMAS
Demikian disampaikan atas kerjasamanya diucapkan terima kasih.
Tembusan: Kepada Yth.
1. Ketua CPMU Program Pamsimas
2. Ketua TKK Program Pamsimas Provinsi………
3. KaSatker PKP-AM Dinas PU Provinsi…….
4. Team Leader PMAC Program Pamsimas
5. Arsip
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
Demikian disampaikan atas kerjasamanya diucapkan terima kasih.
KETUA PPMU PAMSIMAS
PROVINSI ………
(Nama jelas……..)
Ketua CPMU Program Pamsimas
Ketua TKK Program Pamsimas Provinsi………
AM Dinas PU Provinsi…….
Team Leader PMAC Program Pamsimas
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
32
KETUA PPMU PAMSIMAS
(Nama jelas……..)
PROGRAM PAMSIMAS
Nomor :
Lampiran : 3 (tiga) berkas
Perihal : Penyampaian Longlist Desa
Penerima Hibah Insentif Desa
Program PAMSIMAS TA 2011
Setelah melakukan preseleksi / prapenilaian yang dilanjutkan dengan pengisian Formulir Penilaian
Seleksi Desa terhadap desa-desa sasaran Program Pamsimas tahun………., bersama ini kami sampaikan
nama desa-desa CALON penerima HID
No. NAMA DESA
1. Desa…….Kec……….. LKM/BP
2. Desa…….Kec……….. LKM/BP
3. Desa…….Kec……….. LKM/BP
… …………………………………………….
Bersama ini terlampir kami sampaikan Berita Acara Pra Seleksi dan
dokumen pendukung dari masing
lebih lanjut bagi Panitia Seleksi Provinsi untuk menyusun
Demikian kami sampaikan, atas kerjasamanya kami ucapkan terima kasih.
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
KOP SURAT- DPMU
Tempat……….tgl/bln/thn
Kepada Yth.:
Panitia Seleksi HID Program Pamsimas
Longlist Desa Provinsi……..
Penerima Hibah Insentif Desa di-
Program PAMSIMAS TA 2011 ----------------------
Setelah melakukan preseleksi / prapenilaian yang dilanjutkan dengan pengisian Formulir Penilaian
desa sasaran Program Pamsimas tahun………., bersama ini kami sampaikan
CALON penerima HID dari kabupaten/kota……….,sebanyak ……desa, yaitu:
NAMA DESA NILAI
Desa…….Kec……….. LKM/BP-SPAMs……. …….
Desa…….Kec……….. LKM/BP-SPAMs……. …….
Desa…….Kec……….. LKM/BP-SPAMs……. …….
……………………………………………. …….
kami sampaikan Berita Acara Pra Seleksi dan Berita Acara Penilaian
dokumen pendukung dari masing-masing desa untuk dapat dijadikan bahan verifikasi dan
lebih lanjut bagi Panitia Seleksi Provinsi untuk menyusun Longlist Desa HID Provinsi
Demikian kami sampaikan, atas kerjasamanya kami ucapkan terima kasih.
KETUA DPMU PROGRAM PAMSIMAS
Kab/Kota………
(….NAMA JELAS…)
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
33
FORM 3
Tempat……….tgl/bln/thn
Panitia Seleksi HID Program Pamsimas
Setelah melakukan preseleksi / prapenilaian yang dilanjutkan dengan pengisian Formulir Penilaian
desa sasaran Program Pamsimas tahun………., bersama ini kami sampaikan
……….,sebanyak ……desa, yaitu:
Tahun
Pelaksanaan
………..
………..
………..
………..
Berita Acara Penilaian serta
masing desa untuk dapat dijadikan bahan verifikasi dan perangkingan
Provinsi.
KETUA DPMU PROGRAM PAMSIMAS
Kab/Kota………
(….NAMA JELAS…)
PROGRAM PAMSIMAS
Tembusan: Kepada Yth.
1. Ketua TKK Kab./Kota…….
2. Para Kepala Desa Calon Penerima HID Program Pamsimas
3. Para Ketua LKM Calon Penerima HID Program Pamsimas
4. Konsultan DMAC
5. Arsip
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
Para Kepala Desa Calon Penerima HID Program Pamsimas
Para Ketua LKM Calon Penerima HID Program Pamsimas
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
34
PROGRAM PAMSIMAS
Pada hari ini, …(tg/bln/thn)…., telah dilakukan
2008 dan 2009 Program Pamsimas, yang didasarkan
1. Desa yang bersangkutan belum pernah
2. Keberadaan LKM dan BP-SPAMs (sudah berjalan lebih dari 6 bulan)
3. Catatan terhadap realisasi cakupan layanan
4. Catatan Realisasi Sarana Air Minum dan Sanitasi pada RKM (sudah terbangun 100%);
5. Ketersediaa dan potensi sumberdaya air
belum);
6. Status Desa/Dusun stop BABS
7. Catatan pelanggaran/kasus penyimpangan terkait dana masyarakat
Pamsimas (ada atau tidak);
Berdasarkan hal-hal tersebut di atas,
seleksi/penilaian penerima Hibah Insentif Desa (HID) Program Pamsimas tahun
Kabupaten/Kota…………….adalah seb
No. NAMA DESA
1. DESA………Kec…..…….
2. DESA………Kec…..…….
3. DESA………Kec…..…….
4. DESA………Kec…..…….
5. DESA………Kec…..…….
… ……
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
DPMU Kabupaten
BERITA ACARA PRA-SELEKSI
Nomor……../……/……/……….
Pada hari ini, …(tg/bln/thn)…., telah dilakukan pra-penilaian / pra-seleksi terhadap desa
Program Pamsimas, yang didasarkan pada :
elum pernah mendapat HID;
SPAMs (sudah berjalan lebih dari 6 bulan);
Catatan terhadap realisasi cakupan layanan sampai saat ini (≤ 70%);
Sarana Air Minum dan Sanitasi pada RKM (sudah terbangun 100%);
potensi sumberdaya air yang masih dapat dikembangkan (
Status Desa/Dusun stop BABS
/kasus penyimpangan terkait dana masyarakat pada masa pelaksanaan Program
hal tersebut di atas, desa-desa yang memenuhi kriteria
penerima Hibah Insentif Desa (HID) Program Pamsimas tahun
adalah sebanyak……..desa, sebagai berikut :
NAMA LKM/BP-SPAMs Tahun Pelaksanaan
BP-SPAMs……..LKM………..
BP-SPAMs……..LKM……….
BP-
SPAMs…….LKM…………
BP-
SPAMs…….LKM…………
BP-SPAMs…….LKM………..
…….
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
35
FORM 4
seleksi terhadap desa-desa sasaran
Sarana Air Minum dan Sanitasi pada RKM (sudah terbangun 100%);
yang masih dapat dikembangkan (sudah maksimal atau
a masa pelaksanaan Program
desa yang memenuhi kriteria untuk mengikuti
penerima Hibah Insentif Desa (HID) Program Pamsimas tahun …… dari
Tahun Pelaksanaan
……………
……………..
…………….
………………
……………
……………
PROGRAM PAMSIMAS
Demikian Berita Acara ini dibuat dengan sebenarnya tanpa ada paksaan dari pihak manapun.
NAMA
1)………………………………..
2)………………………………..
3)……………………………….
4)……………………………….
5)……………………………….
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
Demikian Berita Acara ini dibuat dengan sebenarnya tanpa ada paksaan dari pihak manapun.
DPMU PROGRAM PAMSIMAS
KABUPATEN/KOTA………..
INSTANSI TANDA-TANGAN
1)……………………………….. Dinas PU ……………………..
2)……………………………….. Dinas Kesehatan …………………….
3)………………………………. Bappeda …………………….
4)………………………………. BPMD …………………….
5)………………………………. DMAC …………………….
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
36
Demikian Berita Acara ini dibuat dengan sebenarnya tanpa ada paksaan dari pihak manapun.
TANGAN
……………………..
…………………….
…………………….
…………………….
…………………….
PROGRAM PAMSIMAS
Lampiran Berita Acara Pre-seleksi
Nomor :……………
Tanggal : ……..……..
NAMA
1)………………………………..
2)………………………………..
3)……………………………….
4)……………………………….
5)……………………………….
No. NAMA DESA
P
a
r
t
i
s
i
p
a
s
i
d
a
l
a
m
s
e
l
e
k
s
i
H
I
D
(
m
e
n
d
a
p
a
t
H
I
D
)
1. DESA………Kec….. 1
2. DESA………Kec….. 0
3. DESA………Kec….. ……
4. DESA………Kec…..

……
5. DESA………Kec….. ……
….. ………………….. ……
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
seleksi/Pra-Penilaian Desa Penerima HID Kabupaten/Kota……..
DPMU PROGRAM PAMSIMAS
KABUPATEN/KOTA………..
INSTANSI TANDA-TANGAN
1)……………………………….. Dinas PU ……………………..
2)……………………………….. Dinas Kesehatan …………………….
3)………………………………. Bappeda …………………….
4)………………………………. BPMD …………………….
5)………………………………. DMAC …………………….
INDIKATOR PENILAIAN KINERJA *)
H
I
D
(
m
e
n
d
a
p
a
t
H
I
D
)
K
e
b
e
r
a
n
d
a
a
n
B
P
-
S
P
A
M
S
t
e
l
a
h
b
e
r
o
p
e
r
a
s
i
m
i
n
i
m
a
l
6
b
u
l
a
n
C
a
k
u
p
a
n
L
a
y
a
n
a
n
(

7
0
%
)
S
a
r
a
n
a
S
A
M
S
s
e
s
u
a
i
R
K
M
(
s
u
d
a
h
1
0
0
%
)
P
o
t
e
n
s
i
S
u
m
b
e
r
d
a
y
a
A
i
r
>
0
.
4
l
t
r
p
e
r
d
t
k
D
u
s
u
n
S
t
o
p
B
A
B
S
(
m
i
n
i
m
a
l
1
d
u
s
u
n
)
C
a
t
a
t
a
n
P
e
l
a
n
g
g
a
r
a
n
/
k
a
s
u
s
p
e
n
y
i
m
p
a
n
g
a
n
1 1 1 1 1 1
1 1 1 1 0 0
…… …… …… …… …… …. ……
…… …… …… …… ……
….
……
…… …… …… …… …… …. ……
…… …… …… …… …… …. ……
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
37
Desa Penerima HID Kabupaten/Kota……..
TANGAN
……………………..
…………………….
…………………….
…………………….
…………………….
STATUS
**)
k
a
s
u
s
p
e
n
y
i
m
p
a
n
g
a
n
t
e
r
k
a
i
t
d
a
n
a
m
a
s
y
a
r
a
k
a
t
Memenuhi
Tidak
memenuhi
…… ………
……
…………
…… …………
…… ………dst
PROGRAM PAMSIMAS
Catatan:
*) : setiap indikator diberikan nilai
**): Memenuhi bila semua indikator mendapat nilai 1 (atau tdak ada nilai 0)
Tidak Memenuhi bila tidak semua indikator mendapat nilai 1 (atau ada nilai 0)
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
ator diberikan nilai 1: bila kriteria terpenuhi (blm pernah mendapat HID
pelanggaran/penyimpangan; minimal 1 dusun atau 75%
penduduk sudah stop BABS, atau masih ada potensi
pengembangan SD Air)
0: bila kriteria tidak terpenuhi (sudah pernah
terjadi pelanggaran/penyimpangan; belum ada dusun atau lebih
25% penduduk yg blm stop BABS, atau sudah tidak ada
pengembangan SDA/ sdh maksimal)
bila semua indikator mendapat nilai 1 (atau tdak ada nilai 0)
bila tidak semua indikator mendapat nilai 1 (atau ada nilai 0)
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
38
(blm pernah mendapat HID;atau tidak terjadi
minimal 1 dusun atau 75%
atau masih ada potensi
(sudah pernah mendapat HID; atau
belum ada dusun atau lebih
sudah tidak ada potensi
PROGRAM PAMSIMAS
BERITA ACARA SELEKSI
Pada hari ini, …(tg/bln/thn)…., telah dilakukan
desa sasaran 2008 dan 2009 Program Pamsimas
oleh DPMU dengan memakai Formulir Penilaian Desa Calo
Pamsimas.
Rekapitulasi hasil penilaian terhadap desa
No. Nama Desa
1. DESA………Kec…..…….
2. DESA………Kec…..…….
3. DESA………Kec…..…….
4. DESA………Kec…..…….
5. DESA………Kec…..…….
… ……
Keterrangan *) formulir penilaian masing
Demikian Berita Acara Penilaian
manapun.
NAMA
1)………………………………..
2)………………………………..
3)……………………………….
4)……………………………….
5)……………………………….
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
DPMU Kabupaten
BERITA ACARA SELEKSI/PENILAIAN
Nomor……../……/……/……….
Pada hari ini, …(tg/bln/thn)…., telah dilakukan Seleksi/Penilaian tingkat kabupaten/kota
desa sasaran 2008 dan 2009 Program Pamsimas yang telah lulus tahap pre-seleksi. Penilaian dilakukan
oleh DPMU dengan memakai Formulir Penilaian Desa Calon Penerima Hibah Insentif Desa Program
Rekapitulasi hasil penilaian terhadap desa-desa dimaksud adalah sebagai berikut:
Nama LKM/BP-SPAMS Tahun Pelaksanaan
BP-SPAMs……..LKM…… ………
BP-SPAMs……..LKM…… ………
BP-SPAMs…….LKM…… ………
BP-SPAMs…….LKM…… ………
BP-SPAMs…….LKM…… ………
……. ………
formulir penilaian masing-masing desa terlampir.
Penilaian ini dibuat dengan sebenarnya tanpa ada paksaan dari pihak
DPMU PROGRAM PAMSIMAS
KABUPATEN/KOTA………..
INSTANSI TANDA-TANGAN
1)……………………………….. Dinas PU ……………………..
2)……………………………….. Dinas Kesehatan …………………….
3)………………………………. Bappeda …………………….
4)………………………………. BPMD …………………….
5)………………………………. DMAC …………………….
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
39
FORM 5
tingkat kabupaten/kota terhadap desa-
seleksi. Penilaian dilakukan
n Penerima Hibah Insentif Desa Program
desa dimaksud adalah sebagai berikut:
Tahun Pelaksanaan Nilai*)
…….
…….
…….
…….
…….
…….
ini dibuat dengan sebenarnya tanpa ada paksaan dari pihak
TANGAN
……………………..
…………………….
…………………….
…………………….
…………………….
PROGRAM PAMSIMAS
PENYUSUNAN LONGLIST
Pada hari ini, …(tg/bln/thn)…., telah dilakukan
kabupaten/kota di lingkup wilayah Provinsi………Verifikasi dilakukan terhadap kebenaran
penilaian dan kelengkapan dokumen
Berdasarkan hasil verifikasi,Panitia Seleksi Provinsi ……..
perwakilan DPMUmenetapkan hasil perangkingan / longlist sebagai berikut:
No. KABUPATEN KECAMATAN
1 2
1. ………..
2. ………..
3. ………..
4. ………..
5. ………..
6. ………..
7. ………..
….. ………..
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
Panitia Seleksi Tingkat Provinsi
BERITA ACARA
YUSUNAN LONGLIST DESA CALON PENERIMA HID PROVINSI …….
TAHUN ANGGARAN ………
Nomor……../……/……/……….
Pada hari ini, …(tg/bln/thn)…., telah dilakukan verifikasi dan perangkingan terhadap
kabupaten/kota di lingkup wilayah Provinsi………Verifikasi dilakukan terhadap kebenaran
penilaian dan kelengkapan dokumen pendukung.
,Panitia Seleksi Provinsi …….. kemudian bersama-
menetapkan hasil perangkingan / longlist sebagai berikut::
KECAMATAN DESA NILAI
3 4 5
……….. ………….. …………..
……….. ………….. …………..
……….. ………….. …………..
……….. ………….. …………..
……….. ………….. …………..
……….. ………….. …………..
……….. ………….. …………..
……….. ………….. …………..
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
40
FORM 6
PROVINSI …….
terhadap Longlist Desa HID
kabupaten/kota di lingkup wilayah Provinsi………Verifikasi dilakukan terhadap kebenaran pelaksanaan
-sama dengan seluruh
NILAI RANGKING
6
………….. ………….
………….. ………….
………….. ………….
………….. ………….
………….. ………….
………….. ………….
………….. ………….
………….. ………….
PROGRAM PAMSIMAS
Demikian Berita Acara ini dibuat dengan sebenarnya tanpa ada paksaan dari pihak manapun.
HIBAH INSENTIF DESA PROGRAM PAMSIMAS
NAMA
1. Ketua …………………
2. Sekretaris ………………
3. Anggota 1)…………………
2)…………………
3)…………………
Ketua DPMU KAB./KOTA…
(……………………..)
Ketua DPMU KAB./KOTA…
(……………………..)
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
Demikian Berita Acara ini dibuat dengan sebenarnya tanpa ada paksaan dari pihak manapun.
PANITIA SELEKSI
HIBAH INSENTIF DESA PROGRAM PAMSIMAS
PROVINSI ………..
NAMA INSTANSI TANDA-TANGAN
………………… …………. ………………………
………………… …………. ………………………
1)………………… …………. ………………………
2)………………… …………. ………………………
3)………………… …………. ……………………….
MENGETAHUI/MENYETUJUI:
Ketua DPMU KAB/KOTA….. Ketua DPMU KAB/KOTA…….
(………………………..) (…………………………)
Ketua DPMU KAB/KOTA….. Ketua DPMU KAB/KOTA…….
(………………………..) (…………………………)
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
41
Demikian Berita Acara ini dibuat dengan sebenarnya tanpa ada paksaan dari pihak manapun.
TANGAN
………………………
………………………
………………………
………………………
……………………….
Ketua DPMU KAB/KOTA…….
(…………………………)
Ketua DPMU KAB/KOTA…….
(…………………………)
PROGRAM PAMSIMAS
Lampiran 1. Berita Acara Verifikasi dan Perangkingan
Provinsi……
Nomor :……………..
Tanggal :……………..
Catatan: Kolom 3 dan 4 diisi dengan “lengkap” atau “tidak lengkap”
Kolom 5 diisi dengan “benar” atau “tidak benar”
Kolom 8 diisi dengan penjelasan kapan dilengkapi atau nilai yang benar berapa!
No.
NAMA
DESA/LKM/BP-
SPAMS
Kelengkapan
Dokumen Pra
Seleksi
( diisi sesuai
jumlah dok.yang
lengkap)
1 2 3
1. DESA…….. ………………
2. DESA…….. ………………
3. DESA……. ………………
4 DESA……. ………………
5 DESA……. ………………
6 DESA……. ………………
7 DESA……. ………………
8 DESA……. ………………
…. DESA……. ………………
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
Verifikasi dan Perangkingan Longlist Desa Calon Penerima HID
Kolom 3 dan 4 diisi dengan “lengkap” atau “tidak lengkap”
Kolom 5 diisi dengan “benar” atau “tidak benar”
Kolom 8 diisi dengan penjelasan kapan dilengkapi atau nilai yang benar berapa!
VERIFIKASI
NILAI
(sesuai
Formulir
Penilaian)
Kelengkapan
Dokumen Pra-
Seleksi
Kelengkapan
Dokumen
Seleksi/Penilaian
Cara
Penilaian
( diisi sesuai
jumlah dok.yang
lengkap)
( diisi sesuai
jumlah dok.yang
lengkap)
4 5 6
……………… ……………… ……………… …………
……………… ……………… ……………… …………
……………… ……………… ……………… …………
……………… ……………… ……………… …………
……………… ……………… ……………… …………
……………… ……………… ……………… …………
……………… ……………… ……………… …………
……………… ……………… ……………… …………
……………… ……………… ……………… …………
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
42
Penerima HID
Kolom 8 diisi dengan penjelasan kapan dilengkapi atau nilai yang benar berapa!
NILAI
(sesuai
Formulir
Penilaian)
Rangking Ket.
7 8
…………
…………
…………
…………
…………
…………
…………
…………
…………
PROGRAM PAMSIMAS
HIBAH INSENTIF DESA PROGRAM PAMSIMAS
Ketua DPMU KAB./KOTA…
(……………………..)
Ketua DPMU KAB./KOTA…
(……………………..)
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
PANITIA SELEKSI
HIBAH INSENTIF DESA PROGRAM PAMSIMAS
PROVINSI ………..
Ketua Panitia
(……………………)
MENGETAHUI/MENYETUJUI:
DPMU KAB./KOTA… Ketua DPMU KAB/KOTA….. Ketua DPMU KAB/KOTA…….
(………………………..) (…………………………)
DPMU KAB./KOTA… Ketua DPMU KAB/KOTA….. Ketua DPMU KAB/KOTA…….
(………………………..) (…………………………)
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
43
DPMU KAB/KOTA…….
(…………………………)
DPMU KAB/KOTA…….
(…………………………)
PROGRAM PAMSIMAS
Nomor :
Lampiran :
Perihal : Penyampaian Longlist
Calon Penerima Hibah Insentif Desa
Provinsi…………
Sehubungan dengan Surat Ketua CPMU Program Pamsimas Nomor…..tanggal….perihal…..
ini kami sampaikan hal-hal sebagai berikut:
1. Dari hasil pre-seleksi dan seleksi/penilaian
yang memenuhi kriteria untuk menjadi nominasi tingkat provinsi adalah sebanyak
rincian sebagai berikut:
a. dari Kab/Kota………sebanyak …….desa;
b. dari Kab/Kota ……..sebanyak……..desa;
c. dari Kab/Kota ……..sebanyak……..desa;
d. ..…dst.
2. Sesuai dengan Pedoman Umum Pelaksanaan Hibah Insentif Desa kami
perangkingan terhadap usulan kabupaten/kota Pamsimas di lingkup provinsi……. dengan hasilnya
adalah longlist provinsi. Terlampir kami sampaikan
3. Tabel berikut ini adalah 10% desa terbaik/yang mempunyai rangking tertinggi, sebagai berikut:
No. Kabupaten/Kota
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
KOP SURAT PPMU
Tempat……tanggal….
Kepada Yth.:
………………
Longlist Desa Ketua CPMU Program Pamsimas
Penerima Hibah Insentif Desa di-
Provinsi………… ---------------------
Surat Ketua CPMU Program Pamsimas Nomor…..tanggal….perihal…..
hal sebagai berikut:
dan seleksi/penilaian yang dilakukan di tingkat kab/kota, jumlah desa sasaran
yang memenuhi kriteria untuk menjadi nominasi tingkat provinsi adalah sebanyak
dari Kab/Kota………sebanyak …….desa;
dari Kab/Kota ……..sebanyak……..desa;
Kab/Kota ……..sebanyak……..desa;
Sesuai dengan Pedoman Umum Pelaksanaan Hibah Insentif Desa kami telah melakukan verifikasi
perangkingan terhadap usulan kabupaten/kota Pamsimas di lingkup provinsi……. dengan hasilnya
lampir kami sampaikan Berita Acara verifikasi dan perangkingan.
Tabel berikut ini adalah 10% desa terbaik/yang mempunyai rangking tertinggi, sebagai berikut:
Kabupaten/Kota Kecamatan/Desa Nama LKM
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
44
FORM 7
Tempat……tanggal….
Ketua CPMU Program Pamsimas
Surat Ketua CPMU Program Pamsimas Nomor…..tanggal….perihal….., bersama
yang dilakukan di tingkat kab/kota, jumlah desa sasaran
yang memenuhi kriteria untuk menjadi nominasi tingkat provinsi adalah sebanyak …….desa, dengan
telah melakukan verifikasi dan
perangkingan terhadap usulan kabupaten/kota Pamsimas di lingkup provinsi……. dengan hasilnya
Berita Acara verifikasi dan perangkingan.
Tabel berikut ini adalah 10% desa terbaik/yang mempunyai rangking tertinggi, sebagai berikut:
Rangking
PROGRAM PAMSIMAS
4. Selanjutnya kami mohon CPMU dapat segera menetapkan desa
provinsi kami.
Demikian disampaikan, kiranya Bapak/Ibu Ketua CPMU dapat
Penetapannya, dan atas kerjasamanya
Tembusan: Kepada Yth.
1. Ketua Panitia Koordinasi Provinsi (TKP) Program Pamsimas Provinsi……….
2. Para Ketua DPMU Program Pamsimas kab./kota
3. Para Ketua TKK Program Pamsimas dilingkup provinsi …….
4. KaSatker PKP-AM Provinsi ………
5. Team Leader (TL) PMAC Program Pamsimas Provinsi ……
6. Arsip
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
Selanjutnya kami mohon CPMU dapat segera menetapkan desa-desa penerima HID di wilayah
Demikian disampaikan, kiranya Bapak/Ibu Ketua CPMU dapat menyetujui dan mengeluarkan SK
nya, dan atas kerjasamanya kami ucapkan terima kasih.
KETUA PPMU PAMSIMAS
Selaku Ketua Panitia Seleksi HID
PROVINSI ………
(Nama jelas……..)
Koordinasi Provinsi (TKP) Program Pamsimas Provinsi……….
Para Ketua DPMU Program Pamsimas kab./kota dilingkup provinsi ……..
Para Ketua TKK Program Pamsimas dilingkup provinsi …….
AM Provinsi ………
Team Leader (TL) PMAC Program Pamsimas Provinsi ……
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
45
desa penerima HID di wilayah
menyetujui dan mengeluarkan SK
KETUA PPMU PAMSIMAS
Selaku Ketua Panitia Seleksi HID
(Nama jelas……..)
PROGRAM PAMSIMAS
Nomor :
Lampiran :
Perihal : Penyampaian Hasil Penetapan Desa
Penerima Hibah Insentif Desa
Program Pamsimas
Tahun Anggaran
Sehubungan dengan hasil seleksi dan peniliaian terhadap desa
Insentif Desa Program Pamsimas
menerima daftar panjang (Longlist)
Berdasarkan Longlist dimaksud, maka untuk pelaksanaan Hibah Insentif Desa (HID) Tahun ……
kami menetapkan desa penerima HID adalah sejumlah …….. desa,
…..provinsi.
Rincian Selengkapnya terdapat dalam
penetapan Desa Penerima HID Pamsimas
Untuk itu, dimintakan kepada KaSatker PIPPPK Pamsimas Kabupaten/Kota…….. agar segera
menindaklanjuti dengan mobilisasi F
Rencana Kerja Masyarakat HID. S
membuat Surat Perjanjian Pemberian Bantuan Hibah Insentif Desa (SPPB
KaSatker PIP PPK Pamsimas kab./kota yang bersangkutan.
Demikian disampaikan, atas kerjasamanya diucapkan terima kasih.
Tembusan: Kepada Yth.
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
KOP SURAT CPMU
Tempat……tanggal….
Kepada Yth.:
1. Ketua PPMU Pamsimas Provinsi
Penyampaian Hasil Penetapan Desa 2. KaSatker PKP
Penerima Hibah Insentif Desa 3. Ketua DPMU Pamsimas
Program Pamsimas 4. KaSatker PIP/PPK Pamsimas
Tahun Anggaran 2011 di-
TEMPAT
Sehubungan dengan hasil seleksi dan peniliaian terhadap desa-desa nominasi penerima
Insentif Desa Program Pamsimas yang dilakukan di tingkat kabupaten/kota dan di provinsi, kami telah
(Longlist) desa-desa calon penerima HID.
Berdasarkan Longlist dimaksud, maka untuk pelaksanaan Hibah Insentif Desa (HID) Tahun ……
kami menetapkan desa penerima HID adalah sejumlah …….. desa, di……Kab/Kota yang tersebar di
terdapat dalam Surat Keputusan CPMU PAMSIMAS No……
Pamsimas Tahun 20…..(terlampir)
Untuk itu, dimintakan kepada KaSatker PIPPPK Pamsimas Kabupaten/Kota…….. agar segera
menindaklanjuti dengan mobilisasi FasilitatorHID ke desa bersangkutan untuk membantu desa menyusun
. Setelah RKM-HID dievaluasi dan dapat diterima maka
membuat Surat Perjanjian Pemberian Bantuan Hibah Insentif Desa (SPPB-HID) antara LKM dengan
Pamsimas kab./kota yang bersangkutan.
Demikian disampaikan, atas kerjasamanya diucapkan terima kasih.
KETUA CPMU PAMSIMAS
(Nama jelas……..)
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
46
FORM 8
Tempat……tanggal….
Ketua PPMU Pamsimas Provinsi
KaSatker PKP-AM Provinsi
Ketua DPMU Pamsimas Kab/Kota
KaSatker PIP/PPK Pamsimas Kab/Kota
desa nominasi penerima Hibah
yang dilakukan di tingkat kabupaten/kota dan di provinsi, kami telah
Berdasarkan Longlist dimaksud, maka untuk pelaksanaan Hibah Insentif Desa (HID) Tahun ……
di……Kab/Kota yang tersebar di
CPMU PAMSIMAS No…… tentang
Untuk itu, dimintakan kepada KaSatker PIPPPK Pamsimas Kabupaten/Kota…….. agar segera
desa bersangkutan untuk membantu desa menyusun
HID dievaluasi dan dapat diterima maka dilanjutkan dengan
HID) antara LKM dengan
KETUA CPMU PAMSIMAS
(Nama jelas……..)
PROGRAM PAMSIMAS
1. Direktur PAM, DJCK Kementerian Pekerjaan
2. KaSatker Pembinaan Pamsimas
3. Wakil Ketua1,2,3,4 CPMU Pamsimas
4. Team LeaderCMAC Pamsimas
5. Team Leader PMAC Pamsimas Provinsi
6. Arsip
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
Direktur PAM, DJCK Kementerian Pekerjaan Umum.
embinaan Pamsimas
Ketua1,2,3,4 CPMU Pamsimas
Team LeaderCMAC Pamsimas
Team Leader PMAC Pamsimas Provinsi
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
47
PROGRAM PAMSIMAS
PENETAPAN DESA PENERIMA HIBAH INSENTIF DESA PROGRAM PAMSIMAS
Pada hari ini, …(tg/bln/thn)…., kami
Anggaran 201… sebagai berikut:
No. NAMA DESA/LKM
1. ………..
2 ………..
3 ………..
4 ………..
…. ………..
…. ………..
86. ………..
Demikian Berita Acara ini dibuat dengan sebenarnya tanpa ada paksaan dari pihak manapun.
NAMA
…………………
…………………
…………………
…………………
…………………
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
BERITA ACARA
PENETAPAN DESA PENERIMA HIBAH INSENTIF DESA PROGRAM PAMSIMAS
TAHUN ANGGARAN 20…..
kami telah menetapkan Desa Penerima HID Program Pamsimas Tahun
PROVINSI/KABUPATEN/KOTA
………………… ………………….
………………… ………………….
………………… ………………….
………………… ………………….
………………… ………………….
………………… ………………….
………………… ………………….
Demikian Berita Acara ini dibuat dengan sebenarnya tanpa ada paksaan dari pihak manapun.
CPMU PROGRAM PAMSIMAS
Ketua,
NAMA/NIP
MENGETAHUI:
INSTANSI TANDA-TANGAN
Wakil CPMU-PU ………………………
Wakil CPMU-Bangda ………………………
Wakil CPMU-PMD ………………………
Wakil CPMU-KEMKES ………………………
TL-CMAC ………………………
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
48
FORM 9
PENETAPAN DESA PENERIMA HIBAH INSENTIF DESA PROGRAM PAMSIMAS
a Penerima HID Program Pamsimas Tahun
BESAR DANA HID
………………….
………………….
………………….
………………….
………………….
………………….
………………….
Demikian Berita Acara ini dibuat dengan sebenarnya tanpa ada paksaan dari pihak manapun.
TANGAN
………………………
………………………
………………………
………………………
………………………
PROGRAM PAMSIMAS
Nomor :
Lampiran :
Perihal : Penyusunan RKM
Hibah Insentif Desa
Program PAMSIMAS
Dengan hormat,
Berdasarkan Surat Keputusan Ketua
No……tanggal…….tentang……menetapkan bahwa
Insentif Desa adalah :
Desa…………….Kec………….Kab……………
dengan Nilai BLM
Sehubungan dengan hal tersebut dimintakan kepa
Rencana Kerja Masyarakat dengan
Penyusunan RKM akan difasilitasi oleh Fasilitator
dibahas/mendapat masukan dari masyarakat melalui suatu rapat pleno tingkat desa. RKM HID kiranya
sudah selesai disusun paling lambat tanggal …… 2010 untuk dievaluasi di tingkat kabupaten, dan
dilanjutkan dengan penandatanganan Surat Perjanjian Pe
(SPPB-HID).
Demikian disampaikan atas kerjasamanya diucapkan terima kasih.
Tembusan: Kepada Yth.
1. Ketua Bappeda Kab./Kota…….
2. Ketua CPMU Pamsimas
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
KOP SURAT DPMU
Tempat……….
Kepada Yth.:
Koordinator LKM …………
Penyusunan RKM Desa……..Kec……………..
Hibah Insentif Desa Kabupaten………………….
Program PAMSIMAS di-
……………………………
Surat Keputusan Ketua CPMU Program Pamsimas
menetapkan bahwa salah satu desa yang berhak mendapatkan Hibah
Desa…………….Kec………….Kab……………
dengan Nilai BLM-HID sebesar Rp……….
Sehubungan dengan hal tersebut dimintakan kepada LKM desa…… untuk segera menyusun
Rencana Kerja Masyarakat dengan tata cara mengikuti Program Pamsimas regular.
Penyusunan RKM akan difasilitasi oleh Fasilitator Masyarakat Hibah Insentif Desa
dibahas/mendapat masukan dari masyarakat melalui suatu rapat pleno tingkat desa. RKM HID kiranya
paling lambat tanggal …… 2010 untuk dievaluasi di tingkat kabupaten, dan
dilanjutkan dengan penandatanganan Surat Perjanjian Pemberian Bantuan Hibah Insentif Desa
Demikian disampaikan atas kerjasamanya diucapkan terima kasih.
KETUA DPMU PROGRAM PAMSIMAS
KABUPATEN/KOTA………
(Nama jelas……..)
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
49
FORM 10
Koordinator LKM …………
Desa……..Kec……………..
Kabupaten………………….
……………………………
CPMU Program Pamsimas
desa yang berhak mendapatkan Hibah
desa…… untuk segera menyusun
Program Pamsimas regular.
Masyarakat Hibah Insentif Desa dan harus
dibahas/mendapat masukan dari masyarakat melalui suatu rapat pleno tingkat desa. RKM HID kiranya
paling lambat tanggal …… 2010 untuk dievaluasi di tingkat kabupaten, dan
mberian Bantuan Hibah Insentif Desa
KETUA DPMU PROGRAM PAMSIMAS
KABUPATEN/KOTA………
(Nama jelas……..)
PROGRAM PAMSIMAS
3. Kasatker Pembinaan Pamsimas
4. Ketua PPMU Pamsimas Provinsi……..
5. Ketua TKK Pamsimas Kab/kota…..
6. Arsip
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
embinaan Pamsimas
Ketua PPMU Pamsimas Provinsi……..
Ketua TKK Pamsimas Kab/kota…..
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
50
PROGRAM PAMSIMAS
Surat Perjanjian Pemberian Bantuan
SURAT PERJANJIAN PEMBERIAN BANTUAN
PROGRAM PAMSIMAS TAHUN ANGGARAN …….
Nomor :
Tanggal:
Pada hari ini .............. tanggal ................. bulan ................ tahun dua ribu
tangan di bawah ini :
I. Nama : ………………….
Jabatan : Pejabat yang Melakukan Tindakan yang Mengakibatkan Pengeluaran Anggaran
Belanja / Pejabat Pembuat Komitmen Satker SNVT / SKS Pamsimas kab./kota
......................... provinsi ..............., berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pekerjaan
Umum Nomor
Program Pamsimas yang selanjutnya disebut sebagai PIHAK PERTAMA
II. Nama : ……………………
Jabatan : Koordinator Lembaga Keswadayaan Masyarakat (LKM) desa/ kelurahan
..........................., kecamatan ........................, kab./ kota ............................,
berdasarkan Akta Notaris ..................................
.........................., bertindak untuk dan atas nama masyarakat desa/ kelurahan
..........................., selanjutnya disebut sebagai PIHAK KEDUA
Kedua belah pihak berdasarkan:
1. Surat Kuasa Penggunaan Anggaran (SKPA)
……..tanggal……..tahun………
2. Surat Keputusan Ketua CPMU
Pamsimas tahun 2010.
3. Rencana Kerja Masyarakat untuk Hibah Insentif Desa
4. Surat persetujuan/rekomendasi
................. nomor .................. tanggal ...................
5. Pedoman Pelaksanaan Pamsimas di Tingkat Masyarakat (VIM)
6. Pedoman Umum Pelaksanaan Hibah Insentif Desa.
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
Surat Perjanjian Pemberian Bantuan – SPPB
SURAT PERJANJIAN PEMBERIAN BANTUAN - HIBAH INSENTIF DESA
PROGRAM PAMSIMAS TAHUN ANGGARAN …….
(SPPB-HID)
Pada hari ini .............. tanggal ................. bulan ................ tahun dua ribu sepuluh
………………….
Pejabat yang Melakukan Tindakan yang Mengakibatkan Pengeluaran Anggaran
Belanja / Pejabat Pembuat Komitmen Satker SNVT / SKS Pamsimas kab./kota
......................... provinsi ..............., berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pekerjaan
omor ………………..tanggal ……..2010, bertindak untuk dan atas nama
rogram Pamsimas yang selanjutnya disebut sebagai PIHAK PERTAMA
……………………
Koordinator Lembaga Keswadayaan Masyarakat (LKM) desa/ kelurahan
..........................., kecamatan ........................, kab./ kota ............................,
berdasarkan Akta Notaris .................................. Nomor ...................
.........................., bertindak untuk dan atas nama masyarakat desa/ kelurahan
..........................., selanjutnya disebut sebagai PIHAK KEDUA
Surat Kuasa Penggunaan Anggaran (SKPA) dari Satker Pembina
……..tanggal……..tahun………
Ketua CPMUNomor ……….tentang Penetapan Desa/Kelurahan Lokasi
untuk Hibah Insentif Desa (RKM-HID) beserta lampirannya.
Surat persetujuan/rekomendasi TKK untuk RKM-HID desa/ kel. ......... kecamatan ...... kab./ kota
................. nomor .................. tanggal ...................
Pedoman Pelaksanaan Pamsimas di Tingkat Masyarakat (VIM).
Pedoman Umum Pelaksanaan Hibah Insentif Desa.
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
51
FORM 11
HIBAH INSENTIF DESA
sepuluh, kami yang bertanda
Pejabat yang Melakukan Tindakan yang Mengakibatkan Pengeluaran Anggaran
Belanja / Pejabat Pembuat Komitmen Satker SNVT / SKS Pamsimas kab./kota
......................... provinsi ..............., berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pekerjaan
, bertindak untuk dan atas nama
rogram Pamsimas yang selanjutnya disebut sebagai PIHAK PERTAMA
Koordinator Lembaga Keswadayaan Masyarakat (LKM) desa/ kelurahan
..........................., kecamatan ........................, kab./ kota ............................,
omor ...................., tanggal
.........................., bertindak untuk dan atas nama masyarakat desa/ kelurahan
Pembinaan PamsimasNomor
tentang Penetapan Desa/Kelurahan Lokasi HID
) beserta lampirannya.
desa/ kel. ......... kecamatan ...... kab./ kota
PROGRAM PAMSIMAS
Dengan ini menyatakan setuju dan sepakat untuk hal
1) Pihak Pertama, sepakat untuk melakukan perjanjian pemberian/penerimaan bantuan dengan nilai
sebesar (antara Rp. 100.0
membayar kegiatan yang tertuang dalam Rencana Kegiatan Masyarakat
(RKM-HID).Sesuai dengan RABkegiatan dalam RKM
adalah …… (……..) harikalender
2) Pembayaran oleh Pihak Pertama kepada Pihak Kedua
dilakukan dengan 2 (dua) tahap.
3) Ketentuan lain yang merupakan kesepakatan yang harus dipenuhi oleh kedua belah pihak dapat
dilihat pada lampiran syarat
tidak terpisahkan dalam perjanjian ini.
4) Perjanjian pemberian bantuan ini ditandatangani oleh kedua belah pihak di ......................... pada
hari dan tanggal tersebut di atas.
5) Surat perjanjian ini dinyatakan berlaku sejak tanggal di tanda tangani.
6) Kedua belah pihak telah menyepakati perjanjian ini dilaksanakan sesuai dengan hukum yang
berlaku di Indonesia.
Pihak Pertama,
Pejabat Pembuat Komitmen
Satker PIP Kab./ Kota ...............
(.................................................)
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
nyatakan setuju dan sepakat untuk hal-hal sebagai berikut:
, sepakat untuk melakukan perjanjian pemberian/penerimaan bantuan dengan nilai
000.000 sampai dengan Rp. 200.000.000)….. kepada
membayar kegiatan yang tertuang dalam Rencana Kegiatan Masyarakat
).Sesuai dengan RABkegiatan dalam RKM-HID.Total waktu penyelesaian kegiatan
) harikalender.
oleh Pihak Pertama kepada Pihak Kedua sebagaimana disebut pada butir 1),
dilakukan dengan 2 (dua) tahap.
Ketentuan lain yang merupakan kesepakatan yang harus dipenuhi oleh kedua belah pihak dapat
dilihat pada lampiran syarat-syarat perjanjian pemberian bantuan yang merupakan bagian yang
terpisahkan dalam perjanjian ini.
Perjanjian pemberian bantuan ini ditandatangani oleh kedua belah pihak di ......................... pada
hari dan tanggal tersebut di atas.
Surat perjanjian ini dinyatakan berlaku sejak tanggal di tanda tangani.
h pihak telah menyepakati perjanjian ini dilaksanakan sesuai dengan hukum yang
Pihak Kedua,
Pejabat Pembuat Komitmen Pamsimas Koord. LKM ds./ kel. ......................
Kab./ Kota ...............
(.................................................) (................................................)
Mengetahui,
Kepala Satker PIP
Kabupaten/Kota ……………
(................................................)
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
52
, sepakat untuk melakukan perjanjian pemberian/penerimaan bantuan dengan nilai
kepada Pihak Kedua guna
membayar kegiatan yang tertuang dalam Rencana Kegiatan Masyarakat Hibah Insentif Desa
.Total waktu penyelesaian kegiatan
sebagaimana disebut pada butir 1),
Ketentuan lain yang merupakan kesepakatan yang harus dipenuhi oleh kedua belah pihak dapat
syarat perjanjian pemberian bantuan yang merupakan bagian yang
Perjanjian pemberian bantuan ini ditandatangani oleh kedua belah pihak di ......................... pada
h pihak telah menyepakati perjanjian ini dilaksanakan sesuai dengan hukum yang
Koord. LKM ds./ kel. ......................
(................................................)
PROGRAM PAMSIMAS
PERJANJIAN
I. DEFINISI
Dalam perjanjian pemberian bantuan
sebagai berikut :
1. Perjanjian Pemberian Bantuan
Pihak Pertama mewakili pemberi bantuan dengan Pihak Kedua sebagai penerima bantuan
dana hibah insentif desa
belah pihak, termasuk seluruh lampiran dan
2. Nilai Perjanjian berarti nilai harga yang dibayarkan kepada pihak Kedua sesuai perjanjian
pemberian bantuan;
3. Pekerjaan berarti pekerjaan/ kegiatan yang tersebut pada uraian kegiatan, meliputi; 1)
Peningkatan kapasitas k
kesehatan di masyarakat dan sekolah melalui promosi
hidup bersih dan sehat (PHBS), dan 3)
Sarana Air Minum dan San
4. LKM berarti koordinator LKM desa/kelurahan ............................ yang dipilih oleh masy
setempat sebagai Pihak Kedua;
5. Barang-barang berarti semua peralatan, mesin, atau bahan lainnya dimana pihak
penjual/supplier diminta untuk menyerahkan/memasok kepada pembeli sesuai kontrak;
6. PPK kabupaten/kota ................................berarti Pejabat Pembuat Komitmen dari Satker
PAMSIMAS di kabupaten/kota, yang diangkat dengan SK Bupati/Walikota kabupaten
................. no ............ tanggal............ sebagai Pihak Pertama;
7. Fasilitator Masyarakat (FM)
Sarana Air Minum dan Sanitasi (WSS), d
pemberdayaan masyarakat dan kesehatan,
Provinsi untuk memfasilitasi masyarakat dalam pelaksanaan seluruh kegiatan
Desa di tingkat masyarakat;
8. Koordinator Fasilitator Kabupaten (DCF) adalah kordinator TFM dengan la
Pemberdayaan Masyarakat (CD), direkrut oleh Satker SNVT / SKS PAMSIMAS Provinsi untuk
mengkoordinir kegiatan fasilitasi masyarakat dalam pelaksanaan seluruh kegiatan PAMSIMAS
di tingkat kabupaten/ kota;
9. Konsultan Manajemen Advisory Provinsi (P
Teknik Air Minum dan Sanitasi (WSS) dan Konsultan Kesehatan (HH); direkrut oleh Satker
SNVT / SKS PAMSIMAS (Provinsi / Pusat) untuk memberikan bimbingan teknis sarana air
minum dan sanitasi, dan kesehatan di ti
10. DPMU adalah unit pengelola program PAMSIMAS di tingkat kabupaten/kota
II. Tugas LKM sebagai Pihak Kedua
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
SYARAT-SYARAT UMUM
PERJANJIAN PEMBERIAN BANTUAN HIBAH INSENTIF DESA
PROGRAM PAMSIMAS
Dalam perjanjian pemberian bantuan Hibah Insentif Desa ini beberapa istilah diinterpretasikan
Perjanjian Pemberian BantuanHibah Insentif Desa berarti persetujuan yang dibuat antara
Pihak Pertama mewakili pemberi bantuan dengan Pihak Kedua sebagai penerima bantuan
insentif desa sebagaimana tertulis dalam formulir yang ditandatangani oleh kedua
belah pihak, termasuk seluruh lampiran dan referensi dokumen yang dimasukkan;
berarti nilai harga yang dibayarkan kepada pihak Kedua sesuai perjanjian
berarti pekerjaan/ kegiatan yang tersebut pada uraian kegiatan, meliputi; 1)
Peningkatan kapasitas keterampilan dan kelembagaan masyarakat, 2) Peningkatan derajat
kesehatan di masyarakat dan sekolah melalui promosi – penyuluhan
hidup bersih dan sehat (PHBS), dan 3) Peningkatan cakupan layanan dan akses sistem
Sarana Air Minum dan Sanitasi masyarakat dan sekolah;
berarti koordinator LKM desa/kelurahan ............................ yang dipilih oleh masy
setempat sebagai Pihak Kedua;
barang berarti semua peralatan, mesin, atau bahan lainnya dimana pihak
diminta untuk menyerahkan/memasok kepada pembeli sesuai kontrak;
PPK kabupaten/kota ................................berarti Pejabat Pembuat Komitmen dari Satker
PAMSIMAS di kabupaten/kota, yang diangkat dengan SK Bupati/Walikota kabupaten
..... no ............ tanggal............ sebagai Pihak Pertama;
Masyarakat (FM) untuk Hibah Insentif Desa terdiri dari seorang
Sarana Air Minum dan Sanitasi (WSS), dengan kemampuan dan pengalama dibidang
masyarakat dan kesehatan, direkrut oleh Satker SNVT / SKS PAMSIMAS
Provinsi untuk memfasilitasi masyarakat dalam pelaksanaan seluruh kegiatan
di tingkat masyarakat;
Koordinator Fasilitator Kabupaten (DCF) adalah kordinator TFM dengan la
Pemberdayaan Masyarakat (CD), direkrut oleh Satker SNVT / SKS PAMSIMAS Provinsi untuk
mengkoordinir kegiatan fasilitasi masyarakat dalam pelaksanaan seluruh kegiatan PAMSIMAS
di tingkat kabupaten/ kota;
Konsultan Manajemen Advisory Provinsi (PMAC) di kabupaten/kota terdiri dari Konsultan
Teknik Air Minum dan Sanitasi (WSS) dan Konsultan Kesehatan (HH); direkrut oleh Satker
SNVT / SKS PAMSIMAS (Provinsi / Pusat) untuk memberikan bimbingan teknis sarana air
minum dan sanitasi, dan kesehatan di tingkat kabupaten/kota;
DPMU adalah unit pengelola program PAMSIMAS di tingkat kabupaten/kota
Tugas LKM sebagai Pihak Kedua
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
53
HIBAH INSENTIF DESA
ini beberapa istilah diinterpretasikan
berarti persetujuan yang dibuat antara
Pihak Pertama mewakili pemberi bantuan dengan Pihak Kedua sebagai penerima bantuan
sebagaimana tertulis dalam formulir yang ditandatangani oleh kedua
referensi dokumen yang dimasukkan;
berarti nilai harga yang dibayarkan kepada pihak Kedua sesuai perjanjian
berarti pekerjaan/ kegiatan yang tersebut pada uraian kegiatan, meliputi; 1)
eterampilan dan kelembagaan masyarakat, 2) Peningkatan derajat
penyuluhan – pelatihan perilaku
Peningkatan cakupan layanan dan akses sistem
berarti koordinator LKM desa/kelurahan ............................ yang dipilih oleh masyarakat
barang berarti semua peralatan, mesin, atau bahan lainnya dimana pihak
diminta untuk menyerahkan/memasok kepada pembeli sesuai kontrak;
PPK kabupaten/kota ................................berarti Pejabat Pembuat Komitmen dari Satker
PAMSIMAS di kabupaten/kota, yang diangkat dengan SK Bupati/Walikota kabupaten/kota
seorang Fasilitator Teknik
engan kemampuan dan pengalama dibidang
direkrut oleh Satker SNVT / SKS PAMSIMAS
Provinsi untuk memfasilitasi masyarakat dalam pelaksanaan seluruh kegiatan Hibah Insentif
Koordinator Fasilitator Kabupaten (DCF) adalah kordinator TFM dengan latar belakang
Pemberdayaan Masyarakat (CD), direkrut oleh Satker SNVT / SKS PAMSIMAS Provinsi untuk
mengkoordinir kegiatan fasilitasi masyarakat dalam pelaksanaan seluruh kegiatan PAMSIMAS
MAC) di kabupaten/kota terdiri dari Konsultan
Teknik Air Minum dan Sanitasi (WSS) dan Konsultan Kesehatan (HH); direkrut oleh Satker
SNVT / SKS PAMSIMAS (Provinsi / Pusat) untuk memberikan bimbingan teknis sarana air
DPMU adalah unit pengelola program PAMSIMAS di tingkat kabupaten/kota
PROGRAM PAMSIMAS
1. Bersama masyarakat melaksanakan kegiatan yang telah dituangkan dalam RKM
dengan Pedoman Pelaksanaan PAMSIMAS dan spesif
Masyarakat;
2. Mengatur pengadaan dan pengelolaan dana tunai
3. Pelaksanaan kegiatan tersebut termasuk :
- Membentuk unit pelaksanaan
minum dan sanita
menetapkan personil dan/atau tukang yang ditugaskan untuk melaksanakan setiap
kegiatan tersebut diatas.
- Melakukan pembelanjaan dana guna pengadaan bahan dan material yang diperlukan.
III. Penggunaan Dana dalam Pembelanjaan
1. Dana hibah dari program PAMSIMAS hanya boleh digunakan untuk membiayai kegiatan
masyarakat yang telah direncanakan bersama dan dituangkan dalam RKM
Penggunaan di luar kegiatan yang telah disepakati dengan alasan apap
2. Bila terdapat penggunaan untuk berbagai hal di luar rencana kegiatan yang telah dituangkan
dalam RKM-HID, maka penggunaan tersebut masuk kategori pengeluaran yang tidak dapat
dibiayai oleh dana hibah PAMSIMAS. Pihak kedua wajib mengemb
yang tidak dapat dibiayai oleh dana hibah program PAMSIMAS tersebut kepada pihak kesatu.
3. Apabila pelaksanaan kegiatan telah mencapai 100% dan terdapat sisa dana RKM, maka LKM
mengajukan usulan “amandemen” Surat Perjanjian Pemberian
PAMSIMAS kabupaten/ kota dengan melampirkan rincian Rencana Pengembangan dari sisa
dana tersebut.
4. Semua bahan-bahan, alat
pekerjaan tersebut harus disediakan oleh pihak kedua
5. Fasilitator Masyarakat Keberlanjutan, khususnya Fasilitator Masyarakat Hibah Insentif Desa
(FM-HID) yang untuk selanjutnya disebut Fasilitator Masyarakat.
mendampingi dan membantu pihak kedua dalam proses pengadaan agar
sesuai kebutuhan seperti penentuan jenis dan spesifikasi barang yang akan dibeli, tata cara
transaksi dan kewajaran harga.
IV. Tenaga Pelaksana
1. Pada prinsipnya pelaksana kegiatan pada tingkat desa dilakukan oleh masyarakat (partisipasi
masyarakat) melalui suatu wahana kelembagaan masyarakat yang dibentuk masyarakat
sendiri yaitu disebut
SPAMS).
2. Proses partisipasi masyarakat tersebut diharapkan menjadi wujud pemberdayaan dan
memberi kesepakatan agar masyarakat menjadi pelaku dalam menangani kegiatan yang
mereka inginkan.
3. Tenaga inti pelaksana yang diperlukan dalam pelaksanaan (misalnya tukang batu, tukang
pasang pipa) adalah dari masyarakat setempat. Fasilitator Masyarakat bertugas u
memberikan bimbingan dan pelatihan kepada mereka.
4. Tenaga inti diberi upah (insentif) sesuai dengan norma yang wajar di desa tersebut, berapa
besarnya upah yang wajar tersebut ditetapkan bersama oleh Unit Kerja LKM bersama
Fasilitator Masyarakat.
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
Bersama masyarakat melaksanakan kegiatan yang telah dituangkan dalam RKM
dengan Pedoman Pelaksanaan PAMSIMAS dan spesifikasi teknis, dengan bantuan Fasilitator
Mengatur pengadaan dan pengelolaan dana tunai dan bahan lokal.
Pelaksanaan kegiatan tersebut termasuk :
Membentuk unit pelaksanaan (BP-SPAMS) untuk kegiatan fisik (pembangunan sarana air
minum dan sanitasi), kegiatan kesehatan masyarakat dan sekolah; pengelolaan dana;
menetapkan personil dan/atau tukang yang ditugaskan untuk melaksanakan setiap
kegiatan tersebut diatas.
Melakukan pembelanjaan dana guna pengadaan bahan dan material yang diperlukan.
Penggunaan Dana dalam Pembelanjaan
Dana hibah dari program PAMSIMAS hanya boleh digunakan untuk membiayai kegiatan
masyarakat yang telah direncanakan bersama dan dituangkan dalam RKM
Penggunaan di luar kegiatan yang telah disepakati dengan alasan apapun tidak dibenarkan.
Bila terdapat penggunaan untuk berbagai hal di luar rencana kegiatan yang telah dituangkan
, maka penggunaan tersebut masuk kategori pengeluaran yang tidak dapat
dibiayai oleh dana hibah PAMSIMAS. Pihak kedua wajib mengembalikan semua pengeluaran
yang tidak dapat dibiayai oleh dana hibah program PAMSIMAS tersebut kepada pihak kesatu.
Apabila pelaksanaan kegiatan telah mencapai 100% dan terdapat sisa dana RKM, maka LKM
mengajukan usulan “amandemen” Surat Perjanjian Pemberian Bantuan kepada PPK
PAMSIMAS kabupaten/ kota dengan melampirkan rincian Rencana Pengembangan dari sisa
bahan, alat-alat dan segala sesuatunya yang diperlukan dalam melaksanakan
pekerjaan tersebut harus disediakan oleh pihak kedua.
Fasilitator Masyarakat Keberlanjutan, khususnya Fasilitator Masyarakat Hibah Insentif Desa
HID) yang untuk selanjutnya disebut Fasilitator Masyarakat. Fasilitator masyarakat harus
mendampingi dan membantu pihak kedua dalam proses pengadaan agar
sesuai kebutuhan seperti penentuan jenis dan spesifikasi barang yang akan dibeli, tata cara
transaksi dan kewajaran harga.
Pada prinsipnya pelaksana kegiatan pada tingkat desa dilakukan oleh masyarakat (partisipasi
arakat) melalui suatu wahana kelembagaan masyarakat yang dibentuk masyarakat
disebut Badan Pengelola Sarana Penyediaan Air Minum dan Sanitasi (BP
Proses partisipasi masyarakat tersebut diharapkan menjadi wujud pemberdayaan dan
kesepakatan agar masyarakat menjadi pelaku dalam menangani kegiatan yang
Tenaga inti pelaksana yang diperlukan dalam pelaksanaan (misalnya tukang batu, tukang
pasang pipa) adalah dari masyarakat setempat. Fasilitator Masyarakat bertugas u
memberikan bimbingan dan pelatihan kepada mereka.
Tenaga inti diberi upah (insentif) sesuai dengan norma yang wajar di desa tersebut, berapa
besarnya upah yang wajar tersebut ditetapkan bersama oleh Unit Kerja LKM bersama
Fasilitator Masyarakat.
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
54
Bersama masyarakat melaksanakan kegiatan yang telah dituangkan dalam RKM-HID, sesuai
ikasi teknis, dengan bantuan Fasilitator
untuk kegiatan fisik (pembangunan sarana air
si), kegiatan kesehatan masyarakat dan sekolah; pengelolaan dana;
menetapkan personil dan/atau tukang yang ditugaskan untuk melaksanakan setiap
Melakukan pembelanjaan dana guna pengadaan bahan dan material yang diperlukan.
Dana hibah dari program PAMSIMAS hanya boleh digunakan untuk membiayai kegiatan
masyarakat yang telah direncanakan bersama dan dituangkan dalam RKM-HID.
un tidak dibenarkan.
Bila terdapat penggunaan untuk berbagai hal di luar rencana kegiatan yang telah dituangkan
, maka penggunaan tersebut masuk kategori pengeluaran yang tidak dapat
alikan semua pengeluaran
yang tidak dapat dibiayai oleh dana hibah program PAMSIMAS tersebut kepada pihak kesatu.
Apabila pelaksanaan kegiatan telah mencapai 100% dan terdapat sisa dana RKM, maka LKM
Bantuan kepada PPK
PAMSIMAS kabupaten/ kota dengan melampirkan rincian Rencana Pengembangan dari sisa
alat dan segala sesuatunya yang diperlukan dalam melaksanakan
Fasilitator Masyarakat Keberlanjutan, khususnya Fasilitator Masyarakat Hibah Insentif Desa
Fasilitator masyarakat harus
mendampingi dan membantu pihak kedua dalam proses pengadaan agar barang yang dibeli
sesuai kebutuhan seperti penentuan jenis dan spesifikasi barang yang akan dibeli, tata cara
Pada prinsipnya pelaksana kegiatan pada tingkat desa dilakukan oleh masyarakat (partisipasi
arakat) melalui suatu wahana kelembagaan masyarakat yang dibentuk masyarakat
Badan Pengelola Sarana Penyediaan Air Minum dan Sanitasi (BP-
Proses partisipasi masyarakat tersebut diharapkan menjadi wujud pemberdayaan dan
kesepakatan agar masyarakat menjadi pelaku dalam menangani kegiatan yang
Tenaga inti pelaksana yang diperlukan dalam pelaksanaan (misalnya tukang batu, tukang
pasang pipa) adalah dari masyarakat setempat. Fasilitator Masyarakat bertugas untuk
Tenaga inti diberi upah (insentif) sesuai dengan norma yang wajar di desa tersebut, berapa
besarnya upah yang wajar tersebut ditetapkan bersama oleh Unit Kerja LKM bersama
PROGRAM PAMSIMAS
5. Bila ada bagian pelaksanaan tertentu ternyata tidak terdapat tenaga di desa yang
bersangkutan, maka Unit Kerja LKM bersama Fasilitator Masyarakat dapat menggunakan
tenaga yang dibutuhkan dari tempat lain (artinya desa lain, kecamatan, kabupaten, dsb).
Fasilitator Masyarakat bertugas untuk membantu dan mendampingi Unit Kerja LKM dalam
identifikasi tenaga yang dibutuhkan dan melakukan perundingan mengenai harga yang wajar.
Penggunaan tenaga luar tersebut berbasis upah harian atau borongan.
6. Sedangkan kebutuhan
galian, dsb) akan ditangani masyarakat sendiri secara gotong royong
V. Administrasi dan Pelaporan
1. Unit pengelola keuangan harus melakukan pencatatan, penyusunan dan penyimpanan
dokumen pendukung untuk pengeluaran dana. Yang termasuk dokumen pendukung
diantaranya adalah kwitansi, bon, nota, bukti pembayaran, faktur, dsb.
2. Seluruh catatan dan dokumen pendukung penggunaan dana tersebut harus tersedia pada
waktu diadakan pemeriksaan oleh pihak Proyek
PAMC, DMAC, BPKP atau misi World Bank).
3. Catatan dan dokumen pendukung bersifat transparan sehingga masyarakat dapat melihat dan
memeriksanya.
4. Fasilitator Masyarakat bertugas untuk memberikan dukungan dan bimbingan kepada
dalam urusan administrasi dan pelaporan tersebut.
5. Pihak kedua berkewajiban untuk melaporkan kemajuan kegiatan setiap bulan sesuai dengan
pedoman pelaksanaan PAMSIMAS di tingkat masyarakat berupa laporan kegiatan dan biaya
dan ditempel pada papan inform
6. Pihak kedua harus menyebarluaskan ikatan perjanjian pengadaan barang dan jasa pengerjaan
antara LKM dengan sub pemasokan/sub kontraktor melalui papan informasi.
VI. Pembayaran kepada Pihak II
Bantuan dana diberikan dalam bentuk dana hibah
rekening LKM. Rata-rata alokasi dana hibah untuk tiap desa/kelurahan
(seratus juta rupiah) sampai dengan
terdiri dari 2 tahap yaitu tahap I sebesar
dana (APBN atau TF AusAID)
yang ada dalam isi buku Pedoman Umum Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
VII. Sumber Pembiayaan
Jumlah bantuan yang dise
(APBN atau Trust Fund AusAIDN
VIII. Amandemen Perjanjian Pemberian Bantuan
Amandemen Perjanjian Pemberian Bantuan adalah ketentuan mengenai perubahan Perjanjian
Pemberian Bantuan. Perubahan Perjanjian Pemberian Bantuan dapat terjadi apabila :
1. Perubahan pekerjaan karena disebabkan oleh sesuatu hal yang dilakukan oleh DPMU dan
LKM sehingga mengubah lingkup pekerjaan dalam Perjanjian Pemberian Bantuan.
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
ada bagian pelaksanaan tertentu ternyata tidak terdapat tenaga di desa yang
bersangkutan, maka Unit Kerja LKM bersama Fasilitator Masyarakat dapat menggunakan
tenaga yang dibutuhkan dari tempat lain (artinya desa lain, kecamatan, kabupaten, dsb).
or Masyarakat bertugas untuk membantu dan mendampingi Unit Kerja LKM dalam
identifikasi tenaga yang dibutuhkan dan melakukan perundingan mengenai harga yang wajar.
Penggunaan tenaga luar tersebut berbasis upah harian atau borongan.
Sedangkan kebutuhan tenaga lain yang sifatnya pembantu umum (seperti tenaga angkut,
galian, dsb) akan ditangani masyarakat sendiri secara gotong royong.
Administrasi dan Pelaporan
Unit pengelola keuangan harus melakukan pencatatan, penyusunan dan penyimpanan
g untuk pengeluaran dana. Yang termasuk dokumen pendukung
diantaranya adalah kwitansi, bon, nota, bukti pembayaran, faktur, dsb.
Seluruh catatan dan dokumen pendukung penggunaan dana tersebut harus tersedia pada
waktu diadakan pemeriksaan oleh pihak Proyek PAMSIMAS (CPMU/ PPMU/ DPMU, CMAC/
MAC, BPKP atau misi World Bank).
Catatan dan dokumen pendukung bersifat transparan sehingga masyarakat dapat melihat dan
Fasilitator Masyarakat bertugas untuk memberikan dukungan dan bimbingan kepada
dalam urusan administrasi dan pelaporan tersebut.
Pihak kedua berkewajiban untuk melaporkan kemajuan kegiatan setiap bulan sesuai dengan
pedoman pelaksanaan PAMSIMAS di tingkat masyarakat berupa laporan kegiatan dan biaya
dan ditempel pada papan informasi.
Pihak kedua harus menyebarluaskan ikatan perjanjian pengadaan barang dan jasa pengerjaan
antara LKM dengan sub pemasokan/sub kontraktor melalui papan informasi.
Pembayaran kepada Pihak II
Bantuan dana diberikan dalam bentuk dana hibah insentif desa yang dicairkan langsung ke
rata alokasi dana hibah untuk tiap desa/kelurahan antara Rp.100.000.000,
(seratus juta rupiah) sampai dengan maksimal sebesar Rp.200.000.000,-
2 tahap yaitu tahap I sebesar 50 % dan tahap II sebesar 50%,
atau TF AusAID). Ketentuan pembayaran ini tertuang dalam persyaratan pencairan
Pedoman Umum Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
Jumlah bantuan yang disepakati dalam :SPPB sebesar maksimal Rp. …………..
Trust Fund AusAIDNomor 094792).
Amandemen Perjanjian Pemberian Bantuan
Amandemen Perjanjian Pemberian Bantuan adalah ketentuan mengenai perubahan Perjanjian
ubahan Perjanjian Pemberian Bantuan dapat terjadi apabila :
Perubahan pekerjaan karena disebabkan oleh sesuatu hal yang dilakukan oleh DPMU dan
LKM sehingga mengubah lingkup pekerjaan dalam Perjanjian Pemberian Bantuan.
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
55
ada bagian pelaksanaan tertentu ternyata tidak terdapat tenaga di desa yang
bersangkutan, maka Unit Kerja LKM bersama Fasilitator Masyarakat dapat menggunakan
tenaga yang dibutuhkan dari tempat lain (artinya desa lain, kecamatan, kabupaten, dsb).
or Masyarakat bertugas untuk membantu dan mendampingi Unit Kerja LKM dalam
identifikasi tenaga yang dibutuhkan dan melakukan perundingan mengenai harga yang wajar.
tenaga lain yang sifatnya pembantu umum (seperti tenaga angkut,
Unit pengelola keuangan harus melakukan pencatatan, penyusunan dan penyimpanan
g untuk pengeluaran dana. Yang termasuk dokumen pendukung
Seluruh catatan dan dokumen pendukung penggunaan dana tersebut harus tersedia pada
PAMSIMAS (CPMU/ PPMU/ DPMU, CMAC/
Catatan dan dokumen pendukung bersifat transparan sehingga masyarakat dapat melihat dan
Fasilitator Masyarakat bertugas untuk memberikan dukungan dan bimbingan kepada LKM
Pihak kedua berkewajiban untuk melaporkan kemajuan kegiatan setiap bulan sesuai dengan
pedoman pelaksanaan PAMSIMAS di tingkat masyarakat berupa laporan kegiatan dan biaya
Pihak kedua harus menyebarluaskan ikatan perjanjian pengadaan barang dan jasa pengerjaan
antara LKM dengan sub pemasokan/sub kontraktor melalui papan informasi.
yang dicairkan langsung ke
antara Rp.100.000.000,-
-(dua ratus juta rupiah),
dan tahap II sebesar 50%, berasal dari sumber
. Ketentuan pembayaran ini tertuang dalam persyaratan pencairan
Pedoman Umum Pelaksanaan Hibah Insentif Desa.
………….. (……..rupiah) dari
Amandemen Perjanjian Pemberian Bantuan adalah ketentuan mengenai perubahan Perjanjian
ubahan Perjanjian Pemberian Bantuan dapat terjadi apabila :
Perubahan pekerjaan karena disebabkan oleh sesuatu hal yang dilakukan oleh DPMU dan
LKM sehingga mengubah lingkup pekerjaan dalam Perjanjian Pemberian Bantuan.
PROGRAM PAMSIMAS
2. Perubahan jadwal pelaksanaan
3. Perubahan harga Perjanjian Pemberian Bantuan akibat adanya perubahan pekerjaan dan
perubahan pelaksanaan pekerjaan.
Amandemen bisa dilaksanakan apabila disetujui oleh Pihak Satker dan LKM.
IX. Sanksi dan Pemutusan P
Apabila terbukti bahwa pelaksanaan RKM
Perjanjian Pemberian Bantuan
pengerjaan, manajemen pelaksanaan, administrasi dan keuangan sert
diluar ketentuan Perjanjian Pemberian Bantuan
penyimpangan atas mutu pekerjaan, jadwal pelaksanaan, administrasi keuangan dan
penyalahgunaan dan lainnya
1. Pemberian teguran-teguran dan peringatan
2. Penangguhan pembayaran
3. Pemberian perintah perbaikan/penggantian
4. Pemutusan Perjanjian Pemberian Bantuan
Dalam hal terjadi pemutusan Perjanjian Pemberian Bantuan, maka :
a. Pihak Kedua harus memper
penyimpangan Perjanjian Pemberian Bantuan
Pihak Pertama dana sebesar Nilai Kegiatan yang belum teralisir.
b. Bila Pihak Kedua tidak dapat melaksanakan kewajibanny
dilakukan tindakan hukum sesuai peraturan perundang
X. Transparansi
1. LKM/BP-SPAMS beserta TFM dan Koordinator Fasilitator Kabupaten wajib memberikan
penjelasan tentang pelaksanaan Program PAMSIMAS kepada seluruh komponen masyarakat.
2. LKM/BP-SPAMS wajib memasang Papan Informasi dengan isi sesuai dengan petunjuk
pelaksanaan operasional ti
a. Susunan Organisasi Lembaga Keswadyaan Masyarakat (LKM)
b. Peta Sosial dan Sarana yang dibangun
c. Ringkasan Rencana Kerja Masyarakat
d. Surat Perjanjian Pemberian Bantuan
e. Gambar Teknis Rinci Sarana yang dibangun
f. Jadwal pelaksanaan
g. Realisasi pencairan dana
h. Kemajuan pelaksanaan kegiatan dan biaya
i. Hak dan kewajiban masyarakat
j. Kontrak LKM dengan Sub pemasok/Sub Kontraktor
XI. Sub Pemasok / Sub Kontraktor
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
Perubahan jadwal pelaksanaan pekerjaan akibat adanya perubahan pekerjaan.
Perubahan harga Perjanjian Pemberian Bantuan akibat adanya perubahan pekerjaan dan
perubahan pelaksanaan pekerjaan.
Amandemen bisa dilaksanakan apabila disetujui oleh Pihak Satker dan LKM.
Sanksi dan Pemutusan Perjanjian
Apabila terbukti bahwa pelaksanaan RKM-HID tidak sesuai dengan ketentuan
Perjanjian Pemberian Bantuan HID yang antara lain meliputi : bahan, peralatan, tenaga kerja, cara
pengerjaan, manajemen pelaksanaan, administrasi dan keuangan serta tindakan lainnya yang
diluar ketentuan Perjanjian Pemberian Bantuan HID yang mengakibatkan terjadinya
penyimpangan atas mutu pekerjaan, jadwal pelaksanaan, administrasi keuangan dan
an lainnya. Maka Pihak Pertama berhak mengajukan :
teguran dan peringatan-peringatan secara tertulis
Penangguhan pembayaran
Pemberian perintah perbaikan/penggantian
Pemutusan Perjanjian Pemberian Bantuan
Dalam hal terjadi pemutusan Perjanjian Pemberian Bantuan, maka :
Pihak Kedua harus mempertanggungjawabkan kepada Pihak Pertama atas penyimpangan
penyimpangan Perjanjian Pemberian Bantuan HID tersebut dengan mengembalikan kepada
Pihak Pertama dana sebesar Nilai Kegiatan yang belum teralisir.
Bila Pihak Kedua tidak dapat melaksanakan kewajibannya sesuai butir (a) tersebut maka akan
dilakukan tindakan hukum sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.
beserta TFM dan Koordinator Fasilitator Kabupaten wajib memberikan
penjelasan tentang pelaksanaan Program PAMSIMAS kepada seluruh komponen masyarakat.
wajib memasang Papan Informasi dengan isi sesuai dengan petunjuk
pelaksanaan operasional tingkat desa yang berisi :
Susunan Organisasi Lembaga Keswadyaan Masyarakat (LKM)
Peta Sosial dan Sarana yang dibangun
Ringkasan Rencana Kerja Masyarakat-HID
Surat Perjanjian Pemberian Bantuan-HID
Gambar Teknis Rinci Sarana yang dibangun
pelaksanaan
Realisasi pencairan dana
Kemajuan pelaksanaan kegiatan dan biaya
Hak dan kewajiban masyarakat
Kontrak LKM dengan Sub pemasok/Sub Kontraktor
Sub Pemasok / Sub Kontraktor
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
56
pekerjaan akibat adanya perubahan pekerjaan.
Perubahan harga Perjanjian Pemberian Bantuan akibat adanya perubahan pekerjaan dan
Amandemen bisa dilaksanakan apabila disetujui oleh Pihak Satker dan LKM.
tidak sesuai dengan ketentuan-ketentuan
yang antara lain meliputi : bahan, peralatan, tenaga kerja, cara
a tindakan lainnya yang
yang mengakibatkan terjadinya
penyimpangan atas mutu pekerjaan, jadwal pelaksanaan, administrasi keuangan dan
tanggungjawabkan kepada Pihak Pertama atas penyimpangan-
tersebut dengan mengembalikan kepada
a sesuai butir (a) tersebut maka akan
undangan yang berlaku.
beserta TFM dan Koordinator Fasilitator Kabupaten wajib memberikan
penjelasan tentang pelaksanaan Program PAMSIMAS kepada seluruh komponen masyarakat.
wajib memasang Papan Informasi dengan isi sesuai dengan petunjuk
Susunan Organisasi Lembaga Keswadyaan Masyarakat (LKM) dan BP-SPAMS
PROGRAM PAMSIMAS
1. Pada dasarnya Pihak Kedua boleh bekerja sama dengan Sub
pekerjaan yang tidak dapat dikerjakan sendiri oleh masyarakat.
2. Apabila suatu bagian pekerjaan diserahkan pekerjaannya kepada Sub Pemasok/Sub
Kontraktor maka harus mendapat persetujuan dari Pihak Pertama lebih dahulu sebelum
pekerjaannya dimulai.
3. Untuk bagian kerjaan oleh Sub Pemasok/Sub Kontraktor atas sepengetahuan Pihak Pertama,
Pihak Kedua harus melakukan koordinasi yang baik dan penuh tanggung jawab.
4. Pihak Kedua bertanggung jawab penuh atas pekerjaan dari Sub Pemasok/Sub Kontrak
segala sesuatu yang menyangkut hubungan antara Pihak Kedua dengan Sub Pemasok/Sub
Kontraktor.
XII. Jangka Waktu Pelaksanaan
1. Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan sampai selesai 100% yang disebut dalam butir II di atas
ditetapkan selama 120 hari kalender
ditandatangani.
2. Waktu penyelesaian tersebut dalam ayat satu di atas tidak dapat diubah oleh Pihak Kedua,
kecuali adanya keadaan memaksa yang diatur dalam butir XII perjanjian ini, atau adanya
perintah penambahan
XIII. Keadaan Memaksa (Force Majeure)
1. Yang dimaksud dengan “keadaan memaksa” adalah peristiwa
- Bencana Alam
- Kebakaran
- Perang, huru-hara, pemberontakan, pemogokan dan
Yang masing-masing mempunyai akibat langsung sehingga tertundanya penyelesian kegiatan
ini.
2. Bila terjadi keadaan memaksa tersebut maka segala kerugian yang
itu, akan ditanggung oleh kedua belah pihak secara musyawarah dan
XIV. Penyelesaian Perselisihan
1. Apabila Panitiabul perbedaan pendapat atau perselisihan mengenai pelaksanaan ketentuan
perjanjian pemberian bantuan, maka kedua belah pihak akan mengutamakan penyelesaian
secara musyawarah.
2. Apabila kedua belah pihak
dalam ayat 1., maka berbeda pendapat atau perselisihan tersebut diselesaikan melalui panitia
perdamaian yang dibentuk oleh kedua bel
- Seorang wakil dari Pihak Pertama
- Seorang wakil dari Pihak Kedua
- Seorang wakil yang ditunjuk dan disetujui oleh kedua bel
3. Apabila tidak dapat diperoleh penyelesaian sebagaimana yang dimaksud dalam ketentuan
ayat 1. dan 2. di atas, maka masalahnya akan
belah pihak memilih domisili di Pengadilan Negeri Kabupaten/ Kota ...........................
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
Pada dasarnya Pihak Kedua boleh bekerja sama dengan Sub Pemasok/Kontraktor untuk
pekerjaan yang tidak dapat dikerjakan sendiri oleh masyarakat.
Apabila suatu bagian pekerjaan diserahkan pekerjaannya kepada Sub Pemasok/Sub
Kontraktor maka harus mendapat persetujuan dari Pihak Pertama lebih dahulu sebelum
annya dimulai.
Untuk bagian kerjaan oleh Sub Pemasok/Sub Kontraktor atas sepengetahuan Pihak Pertama,
Pihak Kedua harus melakukan koordinasi yang baik dan penuh tanggung jawab.
Pihak Kedua bertanggung jawab penuh atas pekerjaan dari Sub Pemasok/Sub Kontrak
segala sesuatu yang menyangkut hubungan antara Pihak Kedua dengan Sub Pemasok/Sub
Jangka Waktu Pelaksanaan
Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan sampai selesai 100% yang disebut dalam butir II di atas
ditetapkan selama 120 hari kalender terhitung sejak tanggal Surat Perjanjian ini
Waktu penyelesaian tersebut dalam ayat satu di atas tidak dapat diubah oleh Pihak Kedua,
kecuali adanya keadaan memaksa yang diatur dalam butir XII perjanjian ini, atau adanya
perintah penambahan pekerjaan yang harus disetujui oleh Pihak Pertama secara tertulis.
Keadaan Memaksa (Force Majeure)
Yang dimaksud dengan “keadaan memaksa” adalah peristiwa-peristiwa seperti berikut :
hara, pemberontakan, pemogokan dan epidemi
masing mempunyai akibat langsung sehingga tertundanya penyelesian kegiatan
Bila terjadi keadaan memaksa tersebut maka segala kerugian yang Panitia
itu, akan ditanggung oleh kedua belah pihak secara musyawarah dan mufakat.
Penyelesaian Perselisihan
bul perbedaan pendapat atau perselisihan mengenai pelaksanaan ketentuan
perjanjian pemberian bantuan, maka kedua belah pihak akan mengutamakan penyelesaian
h pihak tidak memperoleh penyelesaian menurut cara yang ditetapkan
dalam ayat 1., maka berbeda pendapat atau perselisihan tersebut diselesaikan melalui panitia
perdamaian yang dibentuk oleh kedua belah pihak terdiri dari 3 (tiga) orang wakil, yaitu :
dari Pihak Pertama
Seorang wakil dari Pihak Kedua
Seorang wakil yang ditunjuk dan disetujui oleh kedua belah pihak.
Apabila tidak dapat diperoleh penyelesaian sebagaimana yang dimaksud dalam ketentuan
ayat 1. dan 2. di atas, maka masalahnya akan diselesaikan melalui Pengadilan Negeri
belah pihak memilih domisili di Pengadilan Negeri Kabupaten/ Kota ...........................
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
57
Pemasok/Kontraktor untuk
Apabila suatu bagian pekerjaan diserahkan pekerjaannya kepada Sub Pemasok/Sub
Kontraktor maka harus mendapat persetujuan dari Pihak Pertama lebih dahulu sebelum
Untuk bagian kerjaan oleh Sub Pemasok/Sub Kontraktor atas sepengetahuan Pihak Pertama,
Pihak Kedua harus melakukan koordinasi yang baik dan penuh tanggung jawab.
Pihak Kedua bertanggung jawab penuh atas pekerjaan dari Sub Pemasok/Sub Kontraktor dan
segala sesuatu yang menyangkut hubungan antara Pihak Kedua dengan Sub Pemasok/Sub
Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan sampai selesai 100% yang disebut dalam butir II di atas
terhitung sejak tanggal Surat Perjanjian ini
Waktu penyelesaian tersebut dalam ayat satu di atas tidak dapat diubah oleh Pihak Kedua,
kecuali adanya keadaan memaksa yang diatur dalam butir XII perjanjian ini, atau adanya
pekerjaan yang harus disetujui oleh Pihak Pertama secara tertulis.
peristiwa seperti berikut :
masing mempunyai akibat langsung sehingga tertundanya penyelesian kegiatan
Panitiabul akibat keadaan
mufakat.
bul perbedaan pendapat atau perselisihan mengenai pelaksanaan ketentuan
perjanjian pemberian bantuan, maka kedua belah pihak akan mengutamakan penyelesaian
tidak memperoleh penyelesaian menurut cara yang ditetapkan
dalam ayat 1., maka berbeda pendapat atau perselisihan tersebut diselesaikan melalui panitia
h pihak terdiri dari 3 (tiga) orang wakil, yaitu :
Apabila tidak dapat diperoleh penyelesaian sebagaimana yang dimaksud dalam ketentuan
diselesaikan melalui Pengadilan Negeri, kedua
belah pihak memilih domisili di Pengadilan Negeri Kabupaten/ Kota ...........................
PROGRAM PAMSIMAS
4. Semua biaya yang diperlukan untuk menyelesaikan hal yang dimaksud dalam ayat 1, 2, dan 3
menjadi beban bagi kedua be
XV. Bea Meterai dan Pajak (PPN)
Bea materai dari Surat Perjanjian ini dibebankan kepada kedua belah pihak, dimana nilai
pembayaran sampai dengan Rp. 5.000.000,
pembayaran di atas Rp. 5.000.000,
XVI. Lain-lain
Segala sesuatu yang belum diatur dalam Perjanjian Pemberian Bantuan
perubahan-perubahan yang dipandang perlu oleh kedua belah pihak akan diatur lebih lanjut dalam surat
perjanjian tambahan (addendum) dan merupakan perjanjian yang tidak terpisahkan dari surat perjanjian ini
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
Semua biaya yang diperlukan untuk menyelesaikan hal yang dimaksud dalam ayat 1, 2, dan 3
menjadi beban bagi kedua belah pihak.
Bea Meterai dan Pajak (PPN)
Bea materai dari Surat Perjanjian ini dibebankan kepada kedua belah pihak, dimana nilai
pembayaran sampai dengan Rp. 5.000.000,- bea materai sebesar Rp. 3.000,
pembayaran di atas Rp. 5.000.000,- bea materai sebesar Rp. 6.000,-
Segala sesuatu yang belum diatur dalam Perjanjian Pemberian Bantuan Hibah Insentif Desa
perubahan yang dipandang perlu oleh kedua belah pihak akan diatur lebih lanjut dalam surat
ndum) dan merupakan perjanjian yang tidak terpisahkan dari surat perjanjian ini
---ooo0ooo---
Pedoman Umum
Pelaksanaan Hibah Insentif Desa
58
Semua biaya yang diperlukan untuk menyelesaikan hal yang dimaksud dalam ayat 1, 2, dan 3
Bea materai dari Surat Perjanjian ini dibebankan kepada kedua belah pihak, dimana nilai
bea materai sebesar Rp. 3.000,- dan nilai
Hibah Insentif Desa ini atau
perubahan yang dipandang perlu oleh kedua belah pihak akan diatur lebih lanjut dalam surat
ndum) dan merupakan perjanjian yang tidak terpisahkan dari surat perjanjian ini

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->