P. 1
Teori Tektonik Lempeng

Teori Tektonik Lempeng

|Views: 95|Likes:
Published by Pulung Nugroho
Kumpulan teori tektonik
Kumpulan teori tektonik

More info:

Published by: Pulung Nugroho on Mar 07, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/23/2013

pdf

text

original

Teori Tektonik Lempeng Pembentukan bentuk muka bumi dapat dijabarkan melalui Teori Tektonik Lempeng.

Teori ini awalnya berasal dari pengembangan hipotesa yang dikatakan oleh Alfred Wagener. Dia mengatakan bahwa dulunya ada sebuah super-kontinen, disebut Pangaea, yang pecah jutaan tahun yang lalu, kemudian benua-benua pecahannya perlahan bergerak menuju posisinya saat ini dan masih terus bergerak perlahan. Konsep ini dikemukakan menggunakan bukti-bukti yaitu yang pertama adalah kesamaan garis pantai antara Benua Amerika Selatan dengan Benua Afrika. Apabila kedua benua tersebut disatukan, maka garis pantainya akan serasi satu sama lain.

Yang kedua adaah diketemukannya fosil-fosil yang berasal dari binatang dan tumbuhan yang tersebar luas dan terpisah di beberapa benua : 1. Fosil Cynognathus, suatu reptil yang hidup sekitar 240 juta tahun yang lalu dan ditemukan di benua Amerika Selatan dan benua Afrika. 2. Fosil Mesosaurus, suatu reptil yang hidup di danau air tawar dan sungai yang hidup sekitar 260 juta tahun yang lalu, ditemukan di benua Amerika Selatan dan benua Afrika. 3. Fosil Lystrosaurus, suatu reptil yang hidup di daratan sekitar 240 juta tahun yang lalu, ditemukan di benua benua Afrika, India, dan Antartika.

suatu tanaman yang hidup 260 juta tahun yang lalu. Sepanjang tahun 1960an banyak teknologi yang mendorong untuk merevisi Hipotesis Apungan Benua tersebut.4. Selanjutnya hipotesa ini dibuktikan oleh Arthur Holmes tahun 1920. Litosfer lebih dingin dan kaku. Dia mengungkapkan bahwa mustahil apabila hewan-hewan darat menyebar melalui laut. dan Antartika. Fosil Clossopteris. India. Hipotesis itu terivisi menjadi Teori Tektonik Lempeng. Amerika Selatan. Jadi satu-satunya kesimpulan adalah seluruh daratan dunia ini bersatu dan hewan-hewan tadi menyebar . dijumpai di benua benua Afrika. Tapi pada akhirnya hipotesis ini gugur karena wagener tidak bisa menyebutkan oleh apa benua super besar dan berat ini bergerak dan apa bukti dari sumber gerak ini. PRINSIP DASAR TEORI TEKTONIK LEMPENG Bagian terluar bumi ada litosfer dan astenosfer berdasarkan perbedaan mekanis dan cara terjadinya perpindahan panas. Australia. sedangkan astenosfer lebih panas .

ide yang menjelaskan bahwa lempeng yang menunjam lebih berat daripada lempeng di atasnya. Ide ini memjelaskan bahwa hanya ada beberapa plume yang sangat besar yang menggerakkan arus konveksi ke arah atas di dalam mantel bumi. Ketiga. Ada 3 hal yang menyebabkan lempeng-lempeng ini bergerak. Ini disebut slab-push. karenanya akan menarik lempeng ini ke bawah. . Lempeng ini bergerak menumpang diatas astenosfer yang mempunyai viskoelastisitas sehingga bersifat seperti fluida. Pertama. Hal ini disebut slab-pull. sedangkan lempeng yang menunjam menggerakkan arus konveksi ke arah bawah dan menyempurnakan perputaran arus konveksi tersebut. Pergerakan lempeng biasanya bisa mencapai 10-40 mm/tahun (secepat pertumbuhan kuku jari) seperti di Mid-Atlantic Ridge. Juga karena gravitasi. ataupun mencapai 160 mm/tahun. ide tentang adanya arus konveksi yang besar di dalam mantel bumi yang menggerakkan lempeng seperti sabuk konveyor. Pada teori ini. yang mengapung di atas astenosfer. Hal tadi dapat dilihat pada gambar dibawah ini.dan cair. ide tentang adanya plume (aliran magma yang membumbung) yang bergerak ke atas. bagian atas dari lempeng di lokasi pematang terdorong ke atas. Kedua. dijelaskan bahwa permukaan bumi dibentuk oleh kepingan-kepingan litosfer. yaitu lapisan padat dari kerak bumi dan mantel bumi bagian atas.

Ketebalan kerak benua mencapai 30-50 km sedangkan kerak samudera hanya 5-10 km. sehingga timbulah gunung berapi dan busur gunung berapi. Ini .lempeng ini tebalnya sekitar 100 km dan terdiri atas mantel litosferik yang di atasnya dilapisi dengan hamparan salah satu dari dua jenis material kerak. Gerakan divergen atau memisah. yaitu daerah di mana aktivitas geologis umumnya terjadi seperti gempa bumi dan pembentukan kenampakan topografis seperti gunung. Ini apabila yang berbenturan adalah lempeng samudera dengan lempeng benua. Gerakan lempeng-lempeng tersebut ada 3 macam yaitu: 1. (lihat gambar A) 2. Tapi apabila yang tertubruk adalah sama-sama lempeng benua akan menjdi sebuah pegunungan yang tinggi. Dengan adanya jumlah magma yang banyak sehingga gaya dorong keatas oleh si magma akan menjadi sangat besar. Yang pertama adalah kerak samudera atau yang sering disebut dengan "sima". Kedua jenis kerak ini berbeda dari segi ketebalan di mana kerak benua memiliki ketebalan yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan kerak samudera. gunung berap. Ketika terbentuk rekahan maka magma keluar dari dalam bumi. Dua lempeng akan bertemu di sepanjang batas lempeng (plate boundary). seperti Cincin Api Pasifik (Pacific Ring of Fire) di Lempeng Pasifik yang paling aktif dan dikenal luas. Gerakan konvergen atau saling bertabrakan antara masing-masing lempeng. Karena bertabrakan sehingga batuan mudah hancur dan kembali menjadi magma. Kebanyakan gunung berapi yang aktif di dunia berada di atas batas lempeng. gabungan dari silikon dan aluminium. Diamana masing-masing lempeng saling menjauh dan membentuk rekahan-rekahan. Jenis yang kedua yaitu kerak benua yang sering disebut "sial". gabungan dari silikon dan magnesium.Lempeng.

Gerakan transform atau gerakan yang saling berpapasan. . Di lautan pun banyak kenampakan alam seperti di daratan. Adanya gunung laut yang tampak seprti gunung pada permukaan bumi. trench atau palung yang kenampkannya seperti jurang pada daratan. Ini dikarenakan proses lempeng tektonik yang terus digerakkan oeh proses gerak panas dari astenosfer. Menurut para ahli awalnya semua daratan ini tidak berbentuk ekstrim seperti adanya gunung dan yang lainnya. belum lagi ketebalan kerak samudera yang tipis sehingga mudah hancur. tetapi agak lebih “rata”.disebabkan karena perbedaan jenis batuan dan kekerasan batuan. (lihat gambar C) TEKTONIK LEMPENG PADA LAUT Dua pertiga permukaan bumi adalah lautan.(lihat gambar B) 3.

Proses bentukan tadi bisa kita jabarkan melalui gambar diatas. Selain itu pada daerah tumbukan massa batuan itu terus bertambah sehingga pada suatu saat akan patah dan menyebabkan batuan mencair dan magma akan terus bertambah konsentrasinya. Lalu karena gerakan magma tadi mulai menyusup lagi pada celah batuan dan mendorong kembali sehingga terbentuklah seperti punggungan atau biasa disebut mid oceanic ridge. magma tadi melelehkan batuan dan terus mendorong batuan tadi menjauh. Karena suhu yang panas. Hal ini disebabkan karena kerak samudera yang terus terbawa oleh kerak benua yang jauh lebih berat sehingga akan menujam ke dalam dan semakin dalam. Hal ini berbeda dengan yang berada di tengah laut atau ditengah kerak samudera. Ketika jarak antar lempeng sudah cukup jauh maka magma akan keluar dan mendingin. keluarnya secara perlahan ini menyebabkan magma akan langsung kering dan akan semakin menebal dan membentuk seperti gunung. Pada kerak samudera yang tipis maka gaya gerak yang dihasilkan oleh magma akan mudah meyelusup pada celah-celah batuan yang resisten batuannya kecil. Pada tempat yang bertubrukan akan terbentuk suatu palung yang sangat dalam. Gerakan diatas membentuk gambaran permukaan bumi yang berbeda. Magma akan keluar sedikit demi sedikit bahkan sangat lambat. . Dapat kita lihat bahwa lempeng oceanic dan lempeng benua saling bergerak karena adanya arus konveksi dari astenosfer. Gerakan ini ada yang memisah pada tengah laut dan ada juga yang bertubrukan di pinggir mendekati pantai. Dengan pertambahan konsentrasi magma ini maka daya desak magma untuk keluar dari permukaan bumi akan semakin besar dan karena lapisan lempeng benua tadi menipis akibat patah sehingga magma akan terus mengalir.

. Pada saat keluar tentu saja ada yang berukuran besar dan membentuk sebuah gunung api bawah laut. Kerak samudra ini selalu bertambah atau bergerak karena ada pembentukan kerak baru pada zona pemekaran samudra. Prosesnya dapat dijelaskan melalui gambar dibawah ini.LETAK BENTUKAN DASAR LAUT Dapat kita lihat gambar diatas adalah gambar lempeng-lempeng benua yang ada di seluruh dunua. Yang berwarna merah-biru dibawah ini merupakan kerak samodra. Sea mount Proses terjadinya seamount seperti yang saya jelaskan diatas adalah efek dari gerakan tektonik lempeng. divergen maupun transform. 1. 1. Entah itu mulai dari konvergen. Sesuai penjelasan diatas maka letak morfologi dasar laut tidak jauh dari tempat dimana gerakan-gerakan antar lempeng terjadi. Sedangkan yang hijau disebut kerak benua.

Ketika mendekati zona penunjaman tentusaja bagian atas dari kerak samodra ini akan bergesekan dengan kerak benua. Semeru dan gunung api yang lain yang masih aktif. Gesekan ini menimbulkan panas dan sering menyebabkan batuan pembentuk kerak samodra ini meleleh.2. sehingga membentuk seamount atau gunung laut yang seringkali berupa gundukan yang tidak lagi berupa gunung api yang aktif. tentusaja material mantel yang cair dan panas ini kehilangan suhunya. maka materialnya tidak lagi berupa material cair panas seperti sumber dapur magma. 4. 3. Semakin jauh dari zona pemekaran. Gunung api bawah laut ini terbentuk diatas kerak samodra dan terus terbawa oleh kerak samodra menuju zona penunjaman disebelah kanan. Coba bandingkan dengan gunung api di sebelah kanan (pada pinggiran kerak benua) dimana terdapat pasokan material panas hasil gesekan antara kerak samudra dengan kerak benua. Dapat kita lihat bahwa seamount berada pada diantara daerah zona tumbukan dengan mid oceanic ridge. Karena biasanya gunung laut itu tidak lagi mendapatkan pasokan panas. Palung . hingga bagian selatan Jawa. Batuan yang meleleh dan cair ini akan keluar membentuk gunung api seperti yang kita lihat di rentetan Gunung Api sepanjang bagiam barat Sumatra. Gambar dibawah ini adalah letak dimana seamount berada. Termasuk Gunung Merapi. Seamount (gunung laut) kebanyakan sudah tidak berupa gunung api aktif. (untuk membandingkan lihat gambar diatas) 2.

Palung laut juga bisa terjadi akibat menyusupnya lempeng samudera ke bawah lempeng benua. Pergerakan secara konevergen terjadi apabila dua lempeng tektonik tertelan (consumed) ke arah kerak bumi. Kedalaman palung bisa mencapai ± 7.Palung Laut (Trench / trog) Palung adalah dasar laut sangat dalam dan berdinding curam. Sedangkan deretan gunung api kemungkinan dijumpai sejajar dengan palung laut yang berdekatan dengan daratan. Di zona tunjaman inilah sering terjadi gempa. yang semakin ke dasar semakin menyempit. Dan sesuai penjelasan datas maka palung laut terletak pada daerah sekitar pertemuan lempeng konvergen . Palung-laut dalam merupakan alur atau parit yang panjang dan relatif sempit yang menggambarkan bagian terdalam dari lautan. seperti di barat pulau sumatra dan selatan pulau jawa. Beberapa diantaranya di bagian barat Samudera Pasifik. Aktivitas gunung api juga berhubungan dengan proses pembentukan palung laut. yang mengakibatkan keduanya bergerak saling menumpu satu sama lain. Aktivitas gunung api ini terjadi karena kerak bumi yang menunjam ke dalam mantel bumi mengalami penghancuran dan mencairan yang membentuk magma kembali. Proses ini disebut juga proses pergerakan lempeng secara konvergen. jadi lokasinya berada di daerah-daerah tumbukan lempeng benua dan samudera.000 meter. palung laut membentuk alur yang sejajar dengan deretan pulau-pulau gunung api (volcanic island arcs). Pada laut yang terbuka. Aktivitas gunung api juga berhubungan dengan proses pembentukan palung laut. Pada laut yang terbuka. palung laut membentuk alur yang sejajar dengan deretan pulau-pulau gunung api (volcanic island arcs). palung laut ini mempunyai kedalaman lebih dari 10 000 meter di bawah muka air laut. Aktivitas gunung api ini terjadi karena kerak bumi yang menunjam ke dalam mantel bumi mengalami penghancuran dan mencairan yang membentuk magma kembali. Fenomena ini yang menyebabkan terjadinya gempabumi. Sedangkan deretan gunung api kemungkinan dijumpai sejajar dengan palung laut yang berdekatan dengan daratan. Pada tempat ini terjadi penunjaman lempeng-lempeng kerak bumi ke dalam mantel bumi sehingga terjadi penghancuran dari kerak tersebut. Palung sempit dan tidak terlalu curam disebut trench. Fenomena ini yang menyebabkan terjadinya gempabumi. Wilayah dimana suatu lempeng samudra terdorong ke bawah lempeng benua atau lempeng samudra lain disebut dengan zona tunjaman (subduction zones).000 – 11. Pematang gunung-api (volcanic ridges) dan parit samudra (oceanic trenches) juga terbentuk di wilayah ini. Dibawah ini ada gambar palung laut. sedangkan jika lebih lebar dan curam disebut trog.

Celah yang terdapat pada tengah pematang merupakan tempat magma baru muncul dari astenosfer yang secara menerus membentuk kerak samudera baru. maka pematang tengah samudera disusun oleh lapisan-lapisan batuan beku basaltic yang belum mengalami deformasi. Meskipun demikian kenampakan pematang tengah samudera sangat berbeda dengan rangkaian pegunungan yang dijumpai di daratan. Puncak dari pematang ditandai oleh adanya celah (rift) dan dibatasi oleh pematang yang memanjang sampai ratusan kilometer. Mid Oceanic Ridge Mid Oceanic Ridge atau biasa disingkat MOR. Kebalikan dari MOR adalah zona subduksi lempeng Subduction Zone. adalah rantai gugusan gunungapi di bawah laut dimana kerak bumi baru terbentuk dari leleran magma dan aktivitas gunung berapi. terutama dekat daerah pusat.000 kilometer. . Topografi cenderung kasar. karena kenampakan topografi ini tidak sempit tetapi mempunyai lebar antara 500 sampai 5000 kilometer. Kalau rantai pegunungan di daratan disusun oleh batuan graniti dan andesitik serta batuan dan batuan metamorf yang megalami perlipatan dan penesaran. Topogarfi ini merupakan rangkaian pegunungan yang memanjang sampai sekitar 65. MOR juga berasosiasi dengan daerah divergensi lempeng tektonik yang membentuk celah di dasar laut (rift). Sebetulnya pemakaian kata pematang tidak begitu tepat. dan merupakan kenampakan topografi yang sangat menakjubkan didasar laut. Sumbu dari pematag ditandai oleh gempabumi yang terus menerus dan dicirikan oleh aliran panas yang sangat tinggi dari kerak bumi.3. Pematang tengah samudera dijumpai pada semua samudera dan merupakan 20% dari permukaan bumi. (sea floor spreading). Celah ini menggambarkan batas kerak yang divergen tempat terjadinya pemekaran lantai dasar samudera.

membentuk batas divergen.Kenampakan yang menonjol dari pematang ini disebabkan karena kerak samudera yang baru sangat panas. lapisan litosfer menipis dan terbelah. Pematang samudra (ocean ridge) pertama kali ditemukan di Samudra Atlantik. kemudian dikenal sebagai Mid-Atlantic Ridge.Pergerakan lempeng secara Divergenterjadi pada dua lempeng tektonik yang bergerak saling memberai (break apart). Pematang TengahAtlantik (Mid-Atlantic Ridge) adalah salah satu contoh divergensi yang paling terkenal. Sekarang batuan yang terbentuk tersebut terletak pada dasar samudera dan telah tertutupi oleh lapisan sedimen yang tebal. di mana pada dasarnya membagi dua cekungan laut. dan mempunyai volume yang lebih besar daripada kerak samudera yang dingin. Ketika kerak yang baru ini bergerak menjauh dari pusat pemekaran. proses ini menyebabkan pemekaran dasar laut (seafloor spreading). terjadi lah proses pendinginan yang bertahap dan terjadi pula kontraksi. Pematang ini terbentuk akibat pergerakan lempeng bumi secara divergen. Dibutuhkan waktu sekitar 100 juta tahun untuk terjadinya proses pendinginan dan kontraksi yang menyeluruh. proses ini menyebabkan terbentuknya lembah retakan (rift valley) akibat adanya celah antara kedua lempeng yang saling menjauh tersebut. . Pada lempeng samudra. Proses kontraksi panas ini semakin besar semakin menjauhi pusat pemekaran. Sedangkan pada lempeng benua. Ketika sebuah lempeng tektonik pecah. membatasi Benua Eropa dan Afrika dengan Benua Amerika . membujur dari utara ke selatan di sepanjang Samudra Atlantik.

Paparan benua (continental shelf) merupakan kelanjutan wilayah benua (kontinen). karena seringnya terjadi gempa bumi yang membawa pergerakan sedimen – sedimen ke laut dalam. Kedalaman Paparan Benua juga bervariasi. margin kontinental aktif telah sangat berkurang. [4] Meskipun Paparan Benua diperlakukan sebagai fisiografi laut suatu provinsi. Lebar rata-rata Paparan Benua adalah sekitar 80 km (50 mil). Contoh lain dari Paparan Benua adalah Dangkalan Sunda antara Kalimantan. kurang dari 20 m (66 kaki). Sedimen dari dataran tinggi menuruni lereng dan terakumulasi sebagai tumpukan sedimen di dasar lereng.5 °. Kedalamannya ±200 m. Paparan benua ini terdiri dari lereng curam suatu dataran yang diikuti oleh kenaikan secara mendatar dari dataran itu.sebenarnya continental shelf ini adalah bagian dari benua yang berdekatan dan tergenang oleh air laut(dalamnya tak lebih dari 200 m).4. [3] Kemiringannya biasanya cukup rendah. Continenyal Shelf Dasar lautan yang dangkal dan merupakan daratan yang meluas serta terdapat disepanjang pantai. Jawa. Paparan Benua ini relatif curam. tersusun dari irisan tebal sedimen yang berasal dari erosi yang panjang dari benua tetangga. Sebagian besar paparan terbentuk selama periode glasial dan berupa permukaan daratan . bantuan vertikal juga minim. yang disebut kontinental bertingkat dan daerah tebing paparan benua disebut tebing benua/kontinen. tetapi umumnya terbatas pada air dangkal dari 150 m (490 kaki). dan Sumatera yang berkedalaman ± 40 – 45 meter . Lebar Paparan Benua sangat bervariasi. tetapi sekarang relatif terendam dangkal di bawah laut dikenal sebagai rak laut dan teluk-teluk. hal ini tidak menjadikannya bagian dari cekungan laut dalam. tetapi margin dari benua. landas continental terbesar adalah Paparan Siberia di Samudra Arktik . pada urutan 0. [5] margin Pasif benua seperti terdapat di sebagian besar pantai Atlantik yang memiliki Paparan Benua luas dan dangkal .membentang hingga 1500 kilometer (930 mil) lebarnya.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->