AKIDAH AKHLAK

aqidah Akhlak A. Pengertian Aqidah Akhlak 1. Pengertian Aqidah Secara etimologis (lughat), aqidah berakar kata dari kata aqada-ya’qidu-aqdan-aqidatan. Aqdan berarti simpul, ikatan, perjanjian dan kokoh. Setelah terbentuk menjadi aqidah berarti keyakinan, dapat pula diartikan AL-AQDU berarti mengingat, menyimpulkan, menggabungkan. Sebagaimana diketahui bahwa dasar pokok utama dalam Islam adalah aqidah atau keyakinan secara etimologik, aqidah berarti credo, keyakinan hidup, dan secara khusus aqidah berarti kepercayaan dalam hati, diikrarkan dengan lisan dan diamalkan dengan perbuatan.Menurut Arifin Zainal Dzamaris, aqidah istilah suatu yang dianut oleh manusia dan diyakini apakah berwujud agama atau lainnya. 1. 2. Ruang Lingkup Pembahasan Aqidah Obyek materi pembahasan mengenai aqidah pada umumnya adalah Arkan Al-Iman, yaitu: 1. Iman kepada Allah swt. 2. Uman kepada malaikat (termasuk pembahasan tentang makhluk rohani lainnya seperti Jin, iblis dan syaitan). 3. Iman kepada kitab-kitab Allah 4. Iman kepada Rasul Allah 5. Iman kepada hari akhir 6. Iman kepada taqdir Allah. Aqidah Islam berawal dari keyakinan kepada zat mutlak yang Maha Esa yang disebut Allah. Allah Maha Esa dalam zat, sifat, perbuatan dan wujudnya. Kemaha-Esaan Allah dalam zat, sifat, perbuatan dan wujdunya itu disebut tauhid. Tauhid menjadi inti rukun iman. Aqidah pokok yang perlu dipercayai oleh tiap-tiap muslimin, yang termasuk unsur pertama dari unsur-unsur keimanan ialah mempercayai: 1. Wujud (ada) Allah dan wahdaniyat (keesaannya) sendiri dalam menciptakan, mengatur dan mengurus segala sesuatu. Tidak bersekutu dengan siapapun tentang kekuasaan dan kemuliaan. Tiada menyerupainya tentang zat dan sifatnya. Hanya Dia saja yang berhak disembah, dipuja dan dimuliakan secara istimewa. Kepadanya saja boleh menghadapkan permintaan dan menundukkan diri tidak ada pencipta dan pengatur selain darinya. Firman Allah dalam QS. Al-Ikhlas (112): 1-4. Terjemahnya: Katakanlah: “Dia-lah Allah, Yang Maha Esa, Allah adalah Tuhan yang bergantung kepadaNya segala sesuatu. Dia tiada beranak dan tiada pula diperanakkan, dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia”. 1. Bahwa Tuhan memilih di antara hamba-Nya, yang dipandang layak untuk memikul risalah-Nya (putusan-Nya) kepada rasul-rasul itu disampaikan wahyu dengan perantara malaikat. Mereka berkewajiban menyeru kepada keimanan dan mengajak mengerjakan amal saleh (perbuatan baik). Karena itu wajiblah beriman kepada segenap rasul yang disebut dalam Al-Qur’an 2. Adanya malaikat yang membawa wahyu dari Allah kepada rasul-rasul-Nya juga mempunyai kitab-kitab suci yang merupakan kumpulan wahyu Ilahi dan isi risalah Tuhan. 3. Mempercayai apa yang terkandung dalam risalah itu. Di antaranya Iman kepada hari kebangkitan dan pembalasan. Juga iman kepada pokok-pokok syariat dan peraturan-peraturan yang telah dipilih Tuhan sesuai dengan keperluan hidup manusia dan selaras dengan kesanggupan mereka, sehingga tergambarlah dengan nyata keadilan, rahmat, kebesaran dan hikmat kebijaksanaan Ilahi.

Adapun penjelasan ruang lingkup pembahasan aqidah yang termasuk dalam Arkanul Iman, yaitu: 1. Iman kepada Allah swt. Pengertian iman kepada Allah ialah: a. Membenarkan dengan yakin akan adanya Allah b. Membenarkan dengan yakin keesan-Nya, baik dalam perbuatan-Nya menciptakan alam, makhluk seluruhnya, maupun dalam menerima ibadat segenap makhluknya. c. Membenarkan dengan yakin, bahwa Allah bersifat dengan segala sifat sempurna, suci dari sifat kekurangan yang suci pula dari menyerupai segala yang baharu (makhluk). Allah zat yang maha mutlak itu, menurut ajaran Islam, adalah Tuhan yang Maha Esa. Segala sesuatu yang mengenai Tuhan disebut ketuhanan. Firman Allah QS. Al-Baqarah (2): 163. Terjemahnya: Dan Tuhanmu adalah Tuhan Yang Maha Esa; tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia, Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Al-Qur’an telah memberikan petunjuk, cara bagaimana memperoleh keimanan terhadap aqidah pokok. Selanjutnya Al-Qur’an memberikan pula petunjuk sekitar ketuhanan dengan menerangkan nama. Nama dan sifat-sifat Tuhan, yang menggambarkan zat Allah, kekuasaanNya, kebijaksanaan-Nya, sifat-sifat kesempurnaan dan layak baginya wajib kita iman. Dalam mengimani Allah swt. bukan berarti Al-Qur’an memperkenalkan Allah swt. sebagai sesuatu yang bersifat ide atau material, yang tidak dapat diberi sifat atau digambaran dalam kenyataan atau dalam keadaan yang dijangkau oleh akal manusia. Karena itu Al-Qur’an menempuh cara pertengahan dalam memperkenalkan Tuhan, Dia, menurut Al-Qur’an antara lain Maha Mendengar, maha melihat, hidup, berkehendak, menghidupkan dan mematikan, Ar-Rahman. Firman Allah QS. Al-A’raf (7): 80. Terjemahnya: Ayat di atas mengajak manusia untuk berdoa/menyerunya dengan sifat-sifat-Nya, nama-nama yang terbaik itu dalam arti mengajak untuk menyesuaikan kandungan permohonan dengan sifat yang disandang Allah, sehingga jika seorang memohon rezeki ia menyeru Allah dengan sifat ar-Razak (pemberi rezeki). Dengan demikian setelah kita mengimani Allah, maka kita membenarkan segala perbuatan dengan beribadah kepadanya, melaksanakan segala perintahnya dan menjauhi segala larangannya, mengakui bahwa Allah swt. bersifat dari segala sifat, dengan ciptaan-Nya di muka bumi sebagai bukti keberadaan, kekuasaan, dan kesempurnaan Allah swt. Iman Kepada malaikat-malaikat-Nya Menurut Kamus Bahasa Indonesia, kata malaikat diartikan makhluk Allah yang taat, diciptakan dari cahaya yang mempunyai tugas khusus dari Allah. Beriman kepada malaikat ialah mempercayai bahwa Allah mempunyai makhluk yang dinamai “malaikat” yang tidak pernah durhaka kepada Allah, yang senantiasa melaksanakan tugasnya dengan sebaik-baiknya dan secermat-cermatnya. Lebih tegas, iman akan malaikat ialah beritikad adanya malaikat yang menjadi perantara antara Allah dengan rasul-rasul-Nya, yang membawa wahyu kepada rasul-rasul-Nya. Di dalam Al-Qur’an banyak ayat yang menyeru kita mengimankan sejenis makhluk yang gaib, yang tidak dapat dilihat oleh mata, tidak dapat dirasa oleh panca indera, itulah makhluk yang dinamai malaikat. Firman Allah swt. QS. Fushshilat (41): 30. Terjemahnya: Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: “Tuhan kami ialah Allah” kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka (dengan

mengatakan): “Janganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu merasa sedih; dan bergembiralah kamu dengan (memperoleh) surga yang telah dijanjikan Allah kepadamu”. Malaikat selalu memperhambakan diri kepada Allah dan patuh akan segala perintah-Nya, serta tidak pernah berbuat maksiat dan durhaka kepada Allah swt. Firman Allah swt. QS. Al-Anbiya (21): 27 Terjemahnya: Mereka itu tidak mendahului-Nya dengan perkataan dan mereka mengerjakan perintahperintahNya. Mengenai nama-nama dan tugas para malaikat tidak bisa diperkirakan sesama mereka juga ada perbedaan dan tingkatan-tingkatan, baik dalam kejadian maupun dalam tugas, pangkat dan kedudukannya baik yang berada dan tugas di alam ruh maupun ada yang bertugas di dunia. Di antara nama-nama dan tugas malaikat adalah: 1. Malaikat Jibril, bertugas menyampaikan wahyu kepada Nabi-nabi dan rasul 2. Malaikat Mikail, bertugas mengatur hal-hal yang berhubungan dengan alam seperti melepaskan angin, menurunkan hujan, menumbuhkan tumbuh-tumbuhan. 3. Malaikat Israfil, bertugas meniup terompet di hari kiamat dan hari kebangkitan nanti. 4. Malaikat Maut (Malaikal maut) bertugas mencabut nyawa manusia dan makhluk hidup lainnya. 5. Malaikat Raqib dan Atid, bertugas mencatat amal perbuatan manusia 6. Malaikat ridwan bertugas menjaga surga dan memimpin para pelayan surge 7. Malaikat Malik, bertugas menjaga neraka dan pemimpin para malaikat menyiksa penghuni neraka 8. Malaikat yang bertugas memikul Arasy 9. Malaikat yang menggerakkan hati manusia bentuk berbuat kebaikan dan kebenaran 10. Malaikat yang bertugas mendoaka orang-orang yang beriman supaya diampuni oleh Allah segala dosa-dosanya diberi ganjaran surga dan dijaga dari segala keburukan dan doa-doa lain. Dengan beriman kepada malaikat-malaikat-Nya, maka kita akan lebih mengenal kebesaran dan kekuasaan Allah swt. lebih bersyukur akan nikmat yang diberikan dan berusaha selalu berbuat kebaikan dan menjauhi segala larangannya. Karena malaikat selalu mengawasi dan mencatat amal perbuatan manusia. 1. Iman kepada kitab-kitab Allah swt. Keyakinan kepada kitab-kitab suci merupakan rukun iman ketiga. Kitab-kitab suci itu memuat wahyu Allah. Beriman kepada kitab-kitab Tuhan ialah beritikad bahwa Allah ada menurunkan beberapa kitab kepada Rasulnya, baik yang berhubungan itikad maupun yang berhubungan dengan muamalat dan syasah, untuk menjadi pedoman hidup manusia. baik untuk akhirat, maupun untuk dunia. Baik secara individu maupun masyarakat. Jadi, yang dimaksud dengan mengimani kitab Allah ialah mengimani sebagaimana yang diterangkan oleh Al-Qur’an dengan tidak menambah dan mengurangi. Kitab-kitab yang diturunkan Allah telah turun berjumlah banyak, sebanyak rasulnya. Akan tetapi, yang masih ada sampai sekarang nama dan hakikatnya hanya Al-Qur’an. Sedangkan yang masih ada namanya saja ialah Taurat yang diturunkan kepada Nabi Musa, Injil kepada Nabi Isa dan Zabur kepada Daud. Firman Allah swt. QS. Al-Furqan (25): 35 Terjemahnya: Dan sesungguhnya Kami telah memberikan Al Kitab (Taurat) kepada Musa dan Kami telah menjadikan Harun saudaranya, menyertai dia sebagai wazir (pembantu). Kitab-kitab Allah yang diturunkan sebelum kitab suci Al-Qur’an tidak bersifat universal seperti Al-Qur’an, tapi hanya bersifat lokal untuk umat tertentu. Dan tidak berlaku sepanjang masa. Oleh karena itu, tidak memberi jaminan terpelihara keaslian atau keberadaan kitab-

Al-Qur’an menyangkut segala hal. 1. Musa. Al-Qur’an adalah kitab suci umat Islam yang memuat wahyu Allah yang disampaikan oleh Malaikat Jibril kepada Nabi Muhammad selama masa kerasulannya. Perbedaan antara Nabi dan Rasul terletak pada tugas utama. Tiada pertentangan antara Al-Qur’an dengan ilmu pengetahuan 3. Al-Isra’ (17): 88 Terjemahnya: Katakanlah: “Sesungguhnya jika manusia dan jin berkumpul untuk membuat yang serupa Al Qur’an ini. Firman Allah swt. dalam QS. dan ia selalu dipelihara. . berjalan-jalan. ibadah. Muhammad) yang berkewajiban menyampaikan wahyu yang diterima kepada manusia dan menunjukkannya cara pelaksanaannya dalam kehidupan seharihari. Firman Allah QS. Terjemahnya: Muhammad itu sekali-kali bukanlah bapak dari seorang laki-laki di antara kamu. Dari berbagai penjelasan dan ayat-ayat di atas. sekalipun sebagian mereka menjadi pembantu bagi sebagian yang lain”. mati dan sifat-sifat manusia lainnya.Kesederhanaan Al-Qur’an membuatnya dipahami oleh semua orang sehingga mereka yang tidak bertakwa atau bahkan membenci Allah. Al-Ahzab (33): 40.kitab tersebut sepanjang zaman sebagaimana halnya Allah memberikan jaminan terhadap AlQur’an. Sebagaimana manusia biasa lainnya Nabi dan Rasul pun hidup seperti kebanyakan manusia yaitu makan. Al-Hijr (15): 9. Membenarkan atau menjalankan teori-teori ilmiah berdasarkan Al-Qur’an bertentangan dengan tujuan pokok atau sifat Al-Qur’an dan bertentangan pula dengan ciri khas ilmu pengetahuan. Terjemahnya: Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Qur’an. Para nabi menerima tuntunan berupa wahyu. Nabi Muhammad saw. tidur. Banyak ayat secara terperinci membahas tentang kehidupan dunia ini dan sesudahnya yang dijelaskan dengan cara yang amat masuk akal. Memahami ayat-ayat Al-Qur’an sesuai dengan penemuan-penemuan baru adalah ijtihad yang baik. kelebihan Al-Qur’an tidak dapat diragukan lagi. memandang Al-Qur’an dengan prasangka buruk akan dapat mengambil kebaikan dari ajaran yang agung. Rasul adalah utusan (Tuhan) yang berkewajiban menyampaikan wahyu yang diterima kepada umat manusia. Firman Allah QS. tasyri. akhlak demi kebahagiaan hidup. 4. maka dapat disimpulkan bahwa 1. Salah satu diantaranya adalah bahwa ia merupakan kitab yang keotentikannya dijamin Allah. Isa. niscaya mereka tidak akan dapat membuat yang serupa dengan dia. Dan adalah Allah Maha Mengetahui segala sesuatu. Al-Qur’an adalah kitab hidayah yang memberi petunjuk kepada manusia dari berbagai persoalan-persoalan aqidah. Iman kepada Nabi dan Rasul Yakin pada para Nabi dan rasul merupakan rukun iman keempat. sebagai Nabi sekaligus Rasul terakhir tidak ada lagi rangkaian Nabi dan Rasul sesudahnya. Di Al-Qur’an disebut nama 25 orang Nabi. Al-Qur’an al-karim memperkenalkan dirinya dengan berbagai ciri dan sifat. Al-Qur’an merupakan kitab suci yang mempunyai kesempurnaan di atas kitab-kitab sebelumnya atau menjadi penyempurna. minum. beberapa diantaranya berfungsi juga sebagai rasul ialah (Daud. 2. tetapi dia adalah Rasulullah dan penutup nabi-nabi. dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya. syari’ah. akan tetapi tidak mempunyai kewajiban untuk menyampaikan wahyu itu kepada umat manusia.

Iman kepada hari Akhir Rukun iman yang kelima adalah keyakinan kepada hari akhir. sebab tanpa mempercayai hari akhirat sama halnya dengan orang yang tidak mempercayai agama Islam. 1. tugas dan mukjizatnya masing-masing seperti yang diperintahkan oleh Allah. yang tidak ada keraguan terjadinya. tanpa mengurangi dan menambahnya. Pembahasan tentang hari akhir dimulai dari pembahasan tentang alam kubur karena peristiwa kematian sebenarnya sudah merupakan kiamat kecil dan juga karena orang-orang yang sudah meninggal dunia telah memasuki bagian dari proses transisi dari kehidupan di dunia menuju kehidupan di akhirat. Keyakinan kepada hari akhirat juga menolong manusia memperkembangkan kepribadiannya. peristiwa dan keadaan yang terjadi pada hari itu sesuai dengan apa-apa yang telah diberikan dalam Al-Qur’an dan sunnah Rasulullah saw. surga atau neraka. baik yang jasmani maupun yang bersifat rohani.Sebagai Nabi yang terakhir beliau telah menyempurnakan bangunan dinullah yang dimulai dikerjakan secara bertahap oleh para Nabi dan Rasul sebelumnya. Sunnah Tuhan ini mencakup dalam ciptaannya. yang ditetapkan olehnya sendiri. karena hari itu adalah hari penghabisan yang dinantikan oleh makhluk hidup dan tidak ada lagi yang hidup dan ditunggu-tunggu sesudah hari kiamat terjadi. Firman Allah SWT. Sesungguhnya Dia akan mengumpulkan kamu di hari kiamat. Firman Allah SWT. keistimewaan satu sama lain. Terjemahnya: Allah. Definisi segala ketentuan. Sunnahnya ini adalah tetap tidak berubah-ubah. Hari akhir ini ada baiknya kembali kita ingat bahwa seorang mukmin wajib beriman dengan hari akhir dengan segala proses. Menurut sebagian ahli tauhid. hari akhirat ialah hari manusia dibangkitkan dari kubur untuk digiring kepada ma’syar. Yang wajib kita imani. Seorang muslim wajib membenarkan semua Rasul dengan sifat-sifat. Makna qadar dan takdir ialah aturan umum berlakunya huykum sebab akibat. kelebihan. An-Nisa (4): 87. QS. undang-undang. yaitu hukum sebab akibat. sedangkan amal perbuatan baru sempurna dengan keyakinan tentang adanya hari akhirat. tempat mereka dikumpulkan sementara dan belum lagi ditentukan tempat mereka. harus ada suatu kehidupan baru dimana semua pihak akan memperoleh secara adil dan sempurna hasil-hasil perbuatan yang didasarkan atas pilihannya masing-masing. 1. Thaha (20): 15. tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia. Demi tegaknya keadilan. baik yang disebutkan namanya maupun yang tidak disebutkan namanya. Hari akhirat ialah hari pembalasan yang pada hari itu Allah menghitung (hisab) amal perbuatan setiap orang yang suda dibebani tanggung jawab dan memberikan putusan ganjaran sesuai dengan hasil hitungan itu. Dan siapakah orang yang lebih benar perkataan (nya) daripada Allah. Keyakinan ini sangat penting dalam rangkaian kesatuan rukun iman lainnya. Hal ini disebabkan keimanan kepada Allah menuntut amal perbuatan. Dikatakan akhirat. Tuhan selalu berbuat menurut Sunnahnya. Keimanan kepada Allah berkaitan erat dengan keimanan kepada hari akhir. peraturan dan hukum yang ditetapkan secara pasti oleh Allah SWT. Sesungguhnya hari kiamat itu akan datang Aku merahasiakan (waktunya) agar supaya tiaptiap diri itu dibalas dengan apa yang ia usahakan. kecuali dalam hal-hal khusus yang sangat jarang terjadi. . sebagai Nabi yang diutus untuk seluruh umat manusia sepanjang zaman sampai akhir kiamat. Iman kepada qada dan qadar Dalam menciptakan sesuatu. itu merupakan hari yang tidak diragukan lagi. Seorang muslim wajib beriman kepada seluruh Nabi dan Rasul-Nya yang telah diutus oleh Allah SWT. QS. untuk segala yang ada.

tingkah laku atau tabiat. Bagi akhlak standarnya adalah Al-Qur’an dan assunah. tanpa ada paksaan atau tekanan dari luar 4. mengikuti hukum sebab akibat dari Allah SWT. Al-Hijr (15): 21. Dalam pembinaan akhlak mulia merupakan ajaran dasar dalam Islam dan pernah diamalkan seseorang. Prof. ini antara lain: 1. Ibadah dalam Al-Qur’an dikaitkan dengan taqwa. KH. Firman Allah QS. 5. Mendorong manusia untuk semakin dekat dengan Allah SWT. dan bagi moral standarnya adalah adat kebiasaan yang umum berlaku di masyarakat. perbedaannya terletak pada standar masing-masing. nilai-nilai yang harus dimasukkan ke dalam dirinya dari semasa ia kecil. Menanamkan sikap tawakkal dalam diri manusia.Pengertian di atas sejalan dengan penggunaan qadar di dalam Al-Qur’an berbagai macam bentuknya yang pada umumnya mengandung pengertian kekuasaan Allah SWT. Definisi-definisi akhlak dapat dilihat pada lima ciri yang terdapat dalam perbuatan akhlak. Untuk memahami takdir. yang termasuk hukum sebab akibat yang berlaku bagi segala makhluk hidup maupun yang mati. Ibadah dalam Islam erat sekali hubungannya dengan pendidikan akhlak. manusia harus hidup dengan ikhtiar. Seorang muslim wajib beriman dengan qada dan qadar kesalahan dalam memahaminya akan melahirkan dan sikap yang salah pula dalam menempuh di kehidupan di dunia ini. perangai. Pengertian akhlak Secara etimologis (lughat) akhlaq (bahasa Arab) adalah bentuk jamak dari khulaq yang berarti budi pekerti. karena manusia hanya bisa berusaha dan berdoa. Perbuatan akhlak adalah perbuatan yang dilakukan dengan sesungguhnya. dan Kami tidak menurunkannya melainkan dengan ukuran yang tertentu. karena menyakini apapun yang terjadi adalah atas kehendak dan qadar Allah SWT. 2. dalam kehidupan sehariharinya takdir Ilahi berkaitan erat dengan usaha manusia dan diiringi dengan doa dan tawakkal. yaitu: 1. 5. Mendorong manusia untuk terus beramal dengan sungguh-sungguh untuk mencapai kehidupan baik di dunia maupun di akhirat. Perbuatan akhlak adalah perbuatan yang telah tertanam kuat dalam jiwa seseorang. Farid Ma’ruf mendefinisikan akhlak adalah kehendak jiwa manusia yang menimbulkan perbuatan dengan mudah karena kebiasaan tanpa meimbulkan pertimbangan pikiran terlebih dahulu Di samping istilah akhlak juga dikenal etika dan moral ketiga istilah ini sama-sama menentukan nilai baik dan buruk sikap perbuatan manusia. 2. orang bertaqwa adalah . Larangan Tuhan berhubungan perbuatan tidak baik. Ada beberapa hikma yang dapat dipetik dari keimanan kepada qada dan qadar. Terjemahnya Dan tidak ada sesuatupun melainkan pada sisi Kami-lah khazanahnya. dan taqwa berarti pelaksanaan perintah Tuhan dan menjauhi larangannya. 4. Perbuatan akhlak adalah perbuatan yang dilakukan ikhlas semata karena Allah swt. Perbuatan akhlak adalah perbuatan yang timbul dalam diri orang yang mengerjakannya. Mendatangkan ketenangan jiwa dan ketentraman hidup. bukan mainmain atau karena bersandiwara. Perbuatan akhlak adalah perbuatan yang dilakukan dengan mudah dan tanpa pemikiran 3. Melahirkan kesadaran bagi umat manusia bahwa segala sesuatu di dalam semesta ini berjalan sesuai dengan hukum-hukum yang telah ditetapkan pasti oleh Allah SWT. bukan karena ingin mendapat pujian. sedangkan nasibnya diserahkan kepada Allah SWT. bagi etika standarnya adalah akal pikiran. Akhlak 1. sehingga telah menjadi kepribadiannya 2. 3.

dalam QS. yaitu: 1) Akhlak terhadap Allah swt.orang yang menggunakan akalnya dan pembinaan akhlak adalah ajaran paling dasar dalam Islam. 2) Akhlak terhadap Rasulullah saw. . Prinsip akhlak dalam Islam yang paling menonjol adalah bahwa manusia dalam melakukan tindakan-tindakannya. (29): 45 Terjemahnya: “… dan dirikanlah shalat. 3) Akhlak pribadi 4) Akhlak dalam keluarga 5) Akhlak bermasyarakat 6) Akhlak bernegara. Tanggung jawab itu merupakan tanggung jawab pribadi muslim. Ia harus bertanggung jawab atas semua dilakukannya dan harus menjaga perintah dan larangan akhlak. Ruang Lingkup Akhlak Secara rinci akhlak dalam Islam dibagi menjadi beberapa bagian. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar. pendidikan akhlak al-karimah adalah faktor penting dalam pembinaan umat oleh karena itu. pembentukan akhlak al-karimah dijadikan sebagai bagian dari tujuan pendidikan. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar…”. Firman Allah swt. Akan tetapi akhlak bukalah semata-mata hanya perbuatan akan tetapi lebih kepada gambaran jiwa yang tersembunyi. dan mencapai kesempurnaan akhlak merupakan tujuan pendidikan Islam.[50] Dari dua ayat di atas sangat jelas menekankan kita untuk menjadikan akhlak sebagai landasan segala tingkah laku yang berasal dari Al-Qur’an. ia mempunyai kehendak-kehendak dan tidka melakukan sesuatu. dalam QS. 1. Pendapat Atiyah al-Abrasyi. tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Yunahar Ilyas membagi pembahasan akhlak dengan enam bagian. Sebetulnya seluruh ajaran Al-Qur’an adalah akhlak. bahwa pendidikan budi pekerti adalah jiwa dari pendidikan Islam. yaitu: 1) Akhlak manusia terhadap al-khaliq 2) Akhlak manusia terhadap dirinya sendiri 3) Akhlak manusia terhadap sesamanya 4) Akhlak manusia terhadap alam lingkungannya. Firman Allah swt. begitupun dalam kehidupan sehari-hari harus selalu menampakkan sikap perbuatan berakhlak. (3): 159 Terjemahnya: Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah-lembut terhadap mereka. Dalam persepktif pendidikan Islam.

Tujuan Penulisan Adapun tujuan penulisan makalah ini adalah : 1. Maka dari itu dalam pembelajaran. dimana pada makalah kami terdapat kesimpulan dan saran serta kata penutup. dengan adanya tela‟ah ini.Materi Akidah Akhlak MTs kelas 7 BAB I PENDAHULUAN A. B. 2. Untuk mengetahui pengertian dari Tela‟ah Penjelasan Materi Akidah Akhlak pada MTs. dimana pada makalah kami terdapat halaman judul. Secara Etimologi . BAB II KAJIAN PUSTAKA A. akidah akhlak diajarkan mulai dari tingkat dasar kepada anak-anak disekolah. Untuk mengetahui penjelasan materi akidah akhlak pada MTs. Pada Bab II makalah kami berisi tentang kajian pustaka. 2. dan tentang akhlakul karimah yang baik serta pengembangan moral siswa didik dalam kehidupan sehari-hari. Rumusan Masalah Dari latar belakang diatas. yang bisa mendidik manusia supaya menjadi manusia yang bermoral dan berakhlakul karimah. Pada Bab I pada makalah kami. kami menyusun sistematika penulisan pada makalah. yang terdiei dari hasil analisis tentang materi penjelasan akidah akhlak pada MTs dan menganalisis aspek-aspek yang terkandung dalam materi penjelasan akidah akhlak pada MTs. Manfaat Teoritis Dapat mengetahui tentang Tela‟ah Penjelasan Materi Akidah Akhlak Madrasah Tsanawiyah. b. Supaya mahasiswa dapat menjelaskan tentang materi akidah akhlak dengan baik kepada siswa didiknya kelak. 2. Bagaimana Penjelasan materi Akidah Akhlak pada MTs ? C. Manfaat untuk Guru 1. Pengertian Tela‟ah Penjelasan Materi Akidah Akhlak Madrasah Tsanawiyah a. kami pemakalah mencantumkan analisis. dimana dalam bab ini menerangkan tentang pengertian tela‟ah penjelasan materi akidah akhlak pada MTs dan penjelasan materi akidah akhlak pada tingkatan MTs. dan manfaat penulisan serta sistematika penulisan. Dan yang terakhir yang terdapat pada makalah kami yaitu daftar pustaka. Bagaimana pengertian tentang Tela‟ah Penjelasan Materi Akidah Akhlak pada MTs ? 2. Dengan adanya penjelasan mengenai Tela‟ah Penjelasan Materi Akidah Akhlak MTs. Dengan penjelasan materi akidah akhlak di tingkat MTs yang akan kami paparkan. Siswa dapat mengerti tentang pentingnya menela‟ah untuk memahami suatu materi ajar. terdapat bab pendahuluan dimana dalam bab tersebut terdapat latar belakang. maka kita dapati rumusan masalah sebagai berikut : 1. serta adanya kata pengantar dan daftar isi sebagai kata pembuka pada makalah kami. Pengertian Tela‟ah 1. rumusan masalah. Untuk memudahkan siswa dalam proses pembelajaran. Pada Bab IV makalah kami berisi tentang penutup. hal ini bisa membantu siswa didik untuk lebih mengetahui tentang materi ajar itu sendiri. E. guru akan lebih mudah untuk memberikan materi kepada peserta didik. tujuan penulisan. Manfaat Penulisan Adapun manfaat yang dapat diamlbil dari penulisan makalah ini yaitu : 1. Pada Bab III. Manfaat Praktis a. akan memudahkan guru untuk memahami tentang Tela‟ah dan Penjelasan Materi Akidah Akhlak. Manfaat untuk Mahasiswa 1. 2. D. c. Dengan adanya penjelasan ini. Mengetahui tentang penjelasan materi akidah akhlak pada madrasah tsanawiyah. Sistematika Penulisan Makalah Pada makalah yang kami buat. Latar Belakang Akidah akhlak merupakan mata pelajaran yang sangat penting bagi kehidupan manusia. Manfaat untuk Siswa 1. 2.

Secara Terminologi Tela‟ah adalah penyelidikan mengenai beberapa materi tentang kesulitan-kesulitan yang mungkin ada pada materi yang dikaji. d. Secara Etimologi Tsanawiyah adalah tengah b. dll. 2. Pengertian Akidah Akhlak 1. yang tidak tercampuri oleh keraguan dan kebimbangan. Jadi yang dimaksud dengan akidah akhlak adalah suatu kepercayaan atau keyakinan yang berupa budi pekerti atau kelakuan baik akhlak yang terpuji atau akhlakul karimah maupun yang tercela atau akhlakul madzmumah. . 2. kajian. Secara Terminologi Materi adalah sesuatu yang menjadi bahan untuk diujikan. b. e. sedangkan madrasah itu sendiri berarti tempat belajar. Pengertian Akhlak a. sehingga menjadi suatu kenyataan yang teguh dan kokoh. Secara Terminologi Akidah adalah sesuatu yang dipercayai atau diyakini atau perkara yang wajib dibenarkan oleh hati dan jiwa menjadi tenteram karenanya. Secara Terminologi Penjelasan adalah keterangan yang lebih jelas. Secara Terminologi Akhlak yaitu perilaku yang dimiliki oleh manusia. dibicarakan.Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia. baik akhlak yang terpuji atau akhlakul karimah maupun yang tercela atau akhlakul madzmumah. Pengertian Madrasah Tsanawiyah 1. pemeriksaan dan penelitian. dengan menjelaskan tentang bahan yang disampaikan yaitu yang mengenai suatu kepercayaan atau keyakinan yang berupa budi pekerti atau kelakuan baik akhlak yang terpuji atau akhlakul karimah maupun yang tercela atau akhlakul madzmumah pada lembaga pendidikan yang memberikan pendidikan dan pengajaran tingkat menengah dan menjadikan mata pelajaran agama islam sebagai mata pelajaran dasar. 2. Secara Etimologi Akhlak yaitu budi pekerti atau kelakuan. 2. b. Pengertian Materi 1. c. Secara Etimologi Materi mempunyai arti benda. Secara Terminologi Madrasah berarti lembaga pendidikan yang mempunyai porsi lebih terhadap mata pelajaran agama Islam. Secara Etimologi Akidah merupakan kepercayaan dasar atau keyakinan pokok. Pengertian Akidah a. Secara Etimologi Penjelasan berasal dari kata jelas yang berarti nyata. dipikirkan. Secara Etimologi Madrasah dilihat dari segi bahasa Arab berasal dari kata darasa yang artinya belajar. dan gamblang. Secara Terminologi Tsanawiyah adalah sebuah tingkatan yaitu tingkatan menengah dalam suatu pendidikan. uraian yang menjelaskan tentang bahan yang disampaikan. Dari pengertian diatas bisa disimpulkan bahwa yang dimaksud dengan Tela‟ah Penjelasan Materi Akidah Akhlak Madrasah Tsanawiyah adalah penyelidikan mengenai beberapa materi tentang kesulitan-kesulitan yang mungkin ada pada materi yang dikaji. b. Jadi yang dimaksud dengan Madrasah Tsanawiyah adalah lembaga pendidikan yang memberikan pendidikan dan pengajaran tingkat menengah dan menjadikan mata pelajaran agama islam sebagai mata pelajaran dasar. Tela‟ah merupakan suatu penyelidikan. 2. Pengertian Penjelasan 1. dikaryakan. Pengertian Tsanawiyah a. b. Pengertian Madrasah a.

a. surge dan neraka. Contohnya Allah SWT berfiman dalam Q. kata tersebut mempunyai arti ikatan. Islam. dan tidak tercampur sedikitpun dengan keraguan. Pengertian Iman. Penjelasan Materi Akidah Akhlak Kelas VII MTs a. an-Nisa‟/4:36 C.S. Hubungan Iman. “Apakah iman itu?” Beliau menjawab. alBaqarah/2:185. 2. Segala yang diucapkan rasulullah saw berdasarkan petunjuk wahyu dari Allah swt sebagai berikut firman-Nya dalam Q. perbuatan dan takrir (sikap diam) nabi Muhammad saw. Yang diwahyukan kepada nabi Muhammad SAW. al-An‟am/6:153.S. hisab dan mizan. al-Haqqah/69:44-46 b. al-Hasyr/59:7 c. Di dalam kitab suci Al-Qur‟an diterangkan akidah islam yang sesuai kehendak Allah swt. nabi-nabi.Ahmad nomor 16851dari Abi Malik) Menurut hadist diatas. iman meliputi enam perkara. Penjelasan Materi Akidah Akhlak MTs 1. Sebagaimana firman Allah dalam Q. Untuk menghindarkan diri dari pengaruh kehidupan yang sesat atau jauh dari petunjuk hidup yang benar. Manfaat Mempelajari Akidah Islam 1. termasuk diri kita sendiri. Memperileh ketentraman dan kebahagiaan hidup yang hakiki karena mempunyai hubungan batin yang dekat dengan Allah SWT. yaitu 1) Iman kepada Allah SWT 2) Iman kepada hari akhir (termasuk kematian dan hidup sesudah mati. Iman Pengertian iman terungkap dalam percakapan antara rasulullah SAW dan malaikat Jibril sebagai berikut. surga dan neraka. hari akhir. kitab. 2. Selamat dari pengaruh kepercayaan lain yang hanya akan membawa kerusakan dan hidup yang jauh dari kebenaran. antara lain sebagai berikut. 2. Hadist dijadikan sebagai dasar hukum kedua dengan beberapa alasan.S. Tujuan Mempelajari Akidah Islam 1.B.” (H. “ Jibril bertanya. Semester I Kelas VII Bab I : Akidah Islam A. dan Ihsan 1. DASAR-DASAR HUKUM AKIDAH ISLAM 1. Dapat memperoleh petunjuk hidup yang benar. “Aku bersaksi bahwa tiada Ilah selain Allah dan aku bersaksi bahwa Muhammad utusan Allah”. “Engkau beriman kepada Allah. kematian dan hisup sesudah mati. yang sesuai kehendak Allah SWT yang telah mencipta alam semesta. Untuk mengetahui petunjuk hidup yang benar dan dapat membedakan mana yang benar dan yang salah sehingga hidupnya diridhoi AllahSWT. Allah SWT telah member petunjuk kepada manusia agar menguti kebenaran yang disampaikan Rasulullah SAW sebagaimana firman-Nya dalam Q.S. serta takdir yangbaik maupun yang buruk….R. E. 2.S. Sebagaimana Allah SWT berfirman dalam Q. Al-Qur‟an Al-Qur‟an adalah firman Allah swt. Islam. hisab dan mizan) 3) Iman kepada malaikat 4) Iman kepada kitab-kitab Allah . Pengertian Akidah Islam Menurut Bahasa Akidah adalah kata sifat dalam bahasa Arab yang berarti dari kata aqada Menurut bahasa. B. dan Ihsan a. Akidah islam termuat didalam kedua kalimah syahadat yang artinya sebagai berikut. D. Banyak hadist yang menjelaskan maksud beberapa Al-Qur‟an yang masih bersifat global. menjadi keyakinan. termasuk masalah akida Islam. 3. PENGERTIAN AKIDAH ISLAM 1. Pengertian Akidah Islam Menurut Istilah Akidah menurut istilah adalah beberapa urusan yang harus dibenarkan oleh hati yang mendatangkan ketentraman jiwa. malaikat. Dengan perantara malaikat Jibril. Hadist Hadist ialah segala ucapan.

S. Sifat . Berusaha menghindarkan diri dari segala bentuk kemusyrikan. Dan Berusaha dengan sungguh-sungguh untuk memurnikan niat dalam beribadah hanya kepada AllahSWT. maka yakinlah bahwa Dia melihatmu. F.” (H. kita perlu memerhatikan sunnah (praktik) Rasulullah SAW sebagai pengemban amanah dari Allah SWT. jelaslah kiranya bahwa iman.R. Allah SWT bersifat Ada (wujud) Adanya Allah SWT dapat dibuktikan dengan adanya alam ini. dan ihsan. Sifat Allah SWT berbeda dengan sifat makhluk-Nya. Allah SWT berdifat Kekal (Baqa‟) Semua mahkluk ciptaan Allah SWT akan rusak. antara lain sebagai berikut. yaitu sifat wajib. 1. Semua barang yang ada di lingkungan kita pasti ada yang menbuat. Jika ada kesamaan. Sebagaimana Allah SWT berfirman dalam Q. Dia tidak memerlukan bantuan dari kekuatan lain karena mempunyai kekuatan yang ada pada diri-Nya. Hubungan Islam. Beribadah kepada Allah SWT dengan hati yang ikhlas. Bab II : Sifat-sifat Allah SWT A. sebagaimana firman Allah SWT dalam Q.5) Iman kepada rasu-rasul Allah 6) Iman kepada takdir b. sedangkan Dia sebagai pencipta tidak akan rusak. Sebagaimana Allah SWT berfirman dalam Q. Ihsan Ihsan ada dua macam. Zat dan sifat Allah tidak dapat dibayangkan oleh pikiran manusia. Sebagaimana Allah SWT berfirman dalam . yaitu persaksian bahwa tiada Ilah selain Allah dan Muhammad utusan Allah.” (H. 2. mustahil dan jaiz. islam dan ihsan (perbuatan nyata) dalam kehidupan seharihari tidak diterima Allah apabila tidak dilandasi dengan iman yang benar. Allah SWT bersifat Terdahulu (Qidam) Allah SWt adalah pencipta alam semesta.Sifat Wajib. Ihsan Untuk mengetahui hubungan iman.S. hanya sama namanya. yakni Ihsan kepada Allah dan Ihsan kepada sesame manusia. Pengakuan iman seseorang tidak ada artinya sama sekali apabila tidak dibuktikan dengan amal nyata dalam kehidupan sehari-hari. al-Bukhari nomor 48 dari Abu Hurairah) 2. Sebagaimana Allah SWT berfirman dalam Q. Islam Pengertin islam terungkap dalam hadist berikut ini “ Islam dibangun (ditegakkan) di atas lima pekara.S. Mustahil. Sifat Allah dibagi menjadi tiga macam. islam. Sebaliknya.S. baik dalam beribadah maupun perbuatan lain dalam kehidupan sehari-hari. sedangkan islam dan ihsan sebagai bukti nyata adanya keimanan tersebut. tanpa perasaan terpaksa dan terbebani. asy-Syura/42:11 e. ar-Rahman/55:26-27 d. membayar zakat.R. Islam dan ihsan berupa perbuatan nyata dalam kehidupan sehari-hari. melaksanakan haji. Dia lebih dahulu ada sebelum ala mini ada. Sifat wajib Allah SWT Yang dimaksuk sifat wajib Allah SWT ialah sifat-sifat yang pasti dimiliki oleh Allah SWT yang sesuai dengan keagungan-Nya sebagai pencipta alam seisinya. disebutkan bahwa sifat wajib Allah SWT ada 13. al-Hadid/57:3 c. dan puasa Ramadan. al-Bukhari nomor 8dan dari ibnu Umar) c. senagaimana pernyataan pada setiap melakukan shalat yang berbunyi sebagai berikut. Rasulullah SAW menyatukan ketiga hal tersebut. dan ihsan merupakan satu kesatuan yang tidak boleh dipisahkan. Allah SWY berdifat Berbeda dengan Ciptaan-Nya (Mukhalafatu lil Hawadisi) Allah SWY memiliki sifat yang sempurna dan istimewa. dan Jaiz Allah SWT Sifat-sifat Allah berarti keadaan yang berhubungan dengan zat Allah. Dengan demikian. Ali Imran/3:2 b. sesuai dengan keagungan-Nya. menegakkan shalat. Perilaku yang Sesuai dengan Nilai-NIlai Akidah Islam 1. a. Dalam praktiknya. “ Apakah Ihsan? Ihsan adalah bahwasannya engkau menyembah Allah seakan-akan engkau melihatNya (di depanmu) . Allah SWT berdifat berdiri dengan sendirinya (Qiyamuhu Binafsihi) Allah SWT sebagai pencipta alam adalah Mahakuasa. Dalam ilmu aqa‟id. Iman sebagai landasan keyakinannya. sedangkan kesempunaan-Nya tidak sama. Iman. islam. Pengertia Ihsan kepada Allah terungkap dalam hadist berikut. Apabila engkau tidak dapat melihat-Nya. Allah SWT akan kekal selamanya dan Dia tidaka akan pernah mati.

dan seterusnya. rudak d. dan mengawasi benda-benda.S. Allah SWT bersifat Hidup (Hayat) Seluruh kehidupan makhluk tunduk kepada Allah SWT. Tujuh sifat wajib yang dimaksud adalah sebagai berikut. Walaupun jumlah suara manusia ratusan juta. Firman Allah dalam Q.S. tidak satu pun yang dapat menolak. artinya lemh h. Basiran Berarti Allah maha melihat g. artinya Dia tidak terbilang dua. Allah SWT bersifat Maha Esa (Wahdaniyyah) Manusia dituntut untuk meyakini bahwa wujud Allah Naha Esa. „umyun. „adam. Fana‟.dan Allah Maha Mengetahui segala sesuati. mampu memelihara. Sifat Mustahil Allah SWT Sifat mustahil Allah berarti sifat yang secara akal tidak mungkin dimiliki Allah.S. al-Ikhlas/112:1-4 g. Ali „Imran/3:2 f. al-Baqarah/2:20 h. rtinya terpaksa i.Ali „Imran/3:2 k.Q.S. dan planet-planet lainnya.” (Q. artinya tuli l. artinya bodoh j. Qiyamuhu bigairihi. Dalam ilmu Tauhid . seperti matahari. al-Baqarah/2:265) m.S. Summun. Ta‟addud. artinya lebih dari Satu g. Allah SWT bersifat Berfirman (Kalam) Kalam berarti Allah berbicara melalui firman-Nya yang berupa wahyu.Akkah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan. Karahah. Sami‟an Berarti Allah maha mendengar f. Allah tidak akan mati dan kekal selamanya. Allah berfirman langsung. dan sanggup menghancurkannya tanpa bantuan kekuasaan lain. Hudus. artinya tidak ada b. Mautun. Allah SWT berfirman sebagai berikut.” (Q. Allah SWT bersifat Maha Mengetahui („Alim) Allah SWT adalah pencipta alam ini dan Dia mengetahui semua cptaan-Nya.S.S. artinya membutuhkan sesuatu selain diri-Nya f. “…. artinya buta . tiga.. Jahlun.” (Q. an.S. artinya mati k.Nisa‟/4:164) Adapun sebagian ulama yang menambahkan dengan tujuh sifat wajib Allah sehingga menjadi dua puluh. semua akan didengar oleh Allah. Allah SWT bersifat Maha Kuasa (Qudrah) Dia kuasa menciptakan alam. bintang. Allah SWT bersifat Maha Mendengar (Sama‟) Tidak ada sesuatu yang tidak didengar oleh Allah SWT. Mutakalliman Berarti Allah maha berbicara 2. al-Hujarat/ 49:16) j. bulan. „Aliman Berarti Allah maha menegtahui d. Allah SWT bersifat Maha Melihat (Basar) Allah yang mengatur. yang menjalankan . Muridan Berarti Allah maha berkehendak c. al-Hujarat/49:1 l. Dia yang mengatur semua kehidupan makhluk hidup. Sebagaimana Allah berfirman dalam Q. Hayyan Berarti Allah maha hidup e. Yasin/36:82 i. Sebagaimana Allah SWT berfirman dalam Q. Mumasalatu lil-hawadisi. Sebagaimana firman Allah dalam Q. Semua itu bagi Allah tidak ada yang lepas dari penglihatan-Nya. dinyatakan bahwa sifat mustahil Allah ada 13. Allah berfirman sebagai berikut. yaitu a. Qadiran Berarti Allah maha kuasa b. “….Dan kepada Musa. Sebagaimana Allah berfirman dalam Q. artinya menyerupai makhluk e. “…. artinya tidak ada c. a. Alah SWT bersifat Berkehendak (Iradah) Jika Allah berkehendak. „ajzun.. Allah berfirman sebagai berikut.S.

S. adanya Allah juga karena adanya alam. dapat diambil pokok-pokok pengertian sebagai berikut. Wujud adalah zat Allah yang mutlak atas diri-Nya. Allah menciptakan langit dan bumi dalam enam masa. Berdasarkan teori ad-Daur. 3) Masa ketiga. Maha Melihat. semua alam masih berupa asap atau kabut raksasa. al-Hadid/57:3) Allah tidak berawal dan tidak berakhir. seperti yang kita saksikan sekarang ini. Sifat Salbiyah Salbiyah berarti negative atau buruk. Sebagaimana Allah berfirman dalam Q. alam ini adalah ciptaan Allah. yakni bebas yang dimiliki-Nya sebagai Tuhan semesta alam. apapun yang diinginkan manusia tidak akan terjadi. Ihtiyajun ila Ghairihi atau qiyamuhu Ligairihi . a. Yang tergolong sifat nafsiyah adalah difat wujud. “…. “Dialah Yang Awal. Klasifikasi Sifat-Sifat Allah SWT 1. Tidak ada penolong dan pemberi syafaat selain Allah SWT.S. Yang Zahir dan Yang Batin dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu. Kebebasan untuk Mengatur Semua Makhluk Sesuai yang Dia Kehendaki Kebebasan Allah dalam mengatur semua makhlik telah ditegaskan dalam firman-Nya yang sekaligus merupakan do‟a tuntunan bagi kita.S. Hal ini sangat bertentangan dengan akal. dan wahdaniyyah. Pendapat demikian adalah mustahil karena Allah disamakan dengan makhluk ciptaan-Nya. Fana‟ Jika Allah SWT bersifat fana‟.” (Q. Allah berfirman “…tidak ada sesuatu pun yang serupa dengan Dia. b. sifat qidam menolak sifat qudum. Dia tidak akan mengalami kerusakan dan kepunahan sebagaimana makhluki-Nya. Semua urusan ada di tangan Allah dan tidak ada pihak lain yang ikut campur tangan dengan-Nya. Sifat Jaiz Allah SWT Sifat jaiz Allah berarti sifat kebebasan Allah. Oleh karena itu.m. jika Allah tidak menghendaki. Bukyun. 2) Masa kedua. berarti Allah tidak sempurna sifat-Nya. yakni 1) Masa pertama. qiyamuhu binafsihi.segala sesuatu pasti binasa. 2. baqa‟. artinya bisu 3. Sifat qidam menolak adanya sifat hudus. a. al-Qasas/28:68 Ayat di atas menjelaskan bahwa apa yang hendak diciptakan Allah tergantung pada kehendak-Nya semata. Sebagaimana Allah berfirman dalam Q. Seandainya wujud Allah disebabkan atau dicptakan oleh sesuatu selain Dia. an-Nur/24:45 b. kecuali Allah …. Sifat salbiyah berarti sifat yang tidak sesuai atau tidak layak untuk zat Allah. asap atau kabut berubah menjadi air. Sebaliknya. as-Sajadah/32:4-5 Dari kedua ayat tersebut. Manusia hanya diberi hak untuk memohon kepada-Nya. berarti Allah mengalami kerusakan dan kepunahan. sebelum Allah berarti ada kekosongan. bukan merupakan tambahan dari zat-Nya. Allah tidak akan pernah memerlukan apa yang diperlukan makhlk-Nya. B. Hudus Hudus berarti permilaan. mulai ada kehidupan di air dan di bumi. Sebagaimana Allah berfirman dalam Q. a. Dan Dia Yang Maha Mendengar. Sifat jaiz Allah ialah kebebasan untuk berbuat sesuatu atau tidak berbuat sesuatu sesuai dengan kehendak-Nya yang mutlak. Ali Imran/ 3:26 Semua perjalanan hidup yang dialami manusia ada pada kekuasaan Allah SWT.S. lalu kabut raksasa pecah dan sakah satunya menjadi bumi. Berikut ini kebebasan-kebebasan mutlak yang diiliki Allah. Allah SWT sebagai penyebab pertama adanya sesuatu dengan sendiri-Nya. Mumasalatu lil Hawadisi Jika Allah bersifat Mumasalatu lil Hawadisi yang artinya Allah serupa dengan makhluk-Nya.S. Ini berarti kekuasaan tunggal ada pada Allah. 4) Masa keempat. dan Yang Akhir.”(Q. Sifat Nafsiyah Sifat nafsiyah adalah sifat yang berhubungan dengan zat Allah semata. mukhalafatu lil hawadisi.S. jadilah apa yang dikehendaki manusia.. asy-Syura/42:11) d. Sifat salbiyah ada lima macam yang berlawanan dengan sifat qidam. c. Allah SWT berfirman. b. Naiknya seseorang ke derajat yang tinggi atas turunnya dari derajat rendah tidak terlepas darikuasa dan kehendak-Nya. al-Qasa/28:88) c. Jika Allah berawal.” (Q.S. 5) Masa kelima dan kekenam. Jika Allah mengabulkan. Kelima sifat itu adalah sebagai berikut. mulai timbul kekeringan yang akhirnya menjadi perbukitan. Kebebasan untuk Menciptakan atau tidak Menciptakan Sesuatu Sebagaimana Allah berfirman dalam Q.

maupun yang akan terjadi. b. sedang. “ Dan Dialah yang berkuasa atas hamba-hamba-Nya. Sifat wajib Allahyang tergolong dalam sifat ma‟ani ialah qudrah. Sebagaimana Allah berfirman dalam Q. Allah tidak memerlukan bantuan pihak lain dalam menciptakan alam seisinya. Allah berfirman dalam surat al.S. Sebagaimana Allah berfirman dalam Q.an-Nahl/16:40 c. sama‟. Dia dapat berfirman. hayat. Qadiran (Mahakuasa) Allah SWT bersifat qadiran yang berarti Dia Mahakuasa. Allah berfirman dalam surat an-NIsa‟/4:134. e.S. Mustahil Allah bersifat „ajzun yang berarti lemah atau tidak berdaya. Allah adalah zat yang mengatur segala-galanya karena Dialah yang berkuasa dan memiliki alam ini. Lawan katanya adalah jalun yang berarti bodoh. sedangkan kebalikannya adalah bukmun yang berarti bisu.” (Q. basar. Alla SWT berfirman. Allah berfirman dalam surat anNIsa‟/4:164 4. Allah adalah zat yang hidup dan muastahil mati. Sebagaimana Allah berfirman dalam Q. c.Ikhlas/112:1 3. . sedangkan kebalikannya adalah mautun yang berarti mati. Dan Dia Maha bijaksana. Ta‟addud Ta‟adud berarti bebilang dua. Allah berfirman dalam suratal-Hujarat/49:16.S.Jika Allah bersifat ini berarti Allah memerlukan bantuan pihak lain..An‟am/6:37. Tuhan yang satu akan menyaingi Tuhan yang lain sehingga akan mengakibatkan kehancuran.” (Q. al-Furqan/25:58 e. Sebagaimana Allah berfirman dalam Q. pasti timbul perebutan kekuasaan dan aturan-aturan yang berbeda. Allah berfirman dalam surat al. atau lebih. Muridan (Maha Berkehendak) Allah bersifat muridan yang berarti Dia Maha Berkehendak. „Ilmu Ilmu berarti mengetahui segala sesuatu. „Aliman (Maha Mengetahui) Allah bersifat „aliman yang berarti Dia Maha Mengetahui. member janji. Dengan kata lain.S. iradah. baik yang telah. al-An‟am/6:18) b. a. Hal itu menunjukkan bahwa Allah tidak mungkin brsifat bisu. Allah mengetahui segala sesuatu. Allah berfirman sebagai berikut.S. dan peringatan yang ditunjukkankepada makhluk-Nya. Iradah Allah SWT bersifat iradah yang berarti berkehendak. maupun yang akan terjadi. “…. Firman-firman-Nya tersusun dengan rapi di dalam kitab suci yang diturunkan lepda rasul-rasul-Nya. Karena Allah berbicara. Kalam Kalm berarti berbicara. Penglihatan Allah tidak dibatasi oleh alat dan waktu.S. Sama‟ Sama‟ berarti mendengar. sedang. Kebalikannya adalah „umyun yang berarti buta. Hayyan (Maha Hidup) Allah bersifat hayyan yang berarti Dia maha hidup. sedangkan kebalikannya adalah summon yang berarti tuli. mustahil bersifat karahah yang berarti dipaksa. Hayat Hayat berarti hidup. Allah berfirman dalam surat anNIsa‟/4:26. dan kalam. Maha Mengetahui. Seandainya Allah lebih dari satu. g. baik yang telah. Qudrah Allah bersifat qudrah berarti Mahakuasa. Allah berfirman dalam surat Ali Imran/3:2. adanya tujuh sifat ma‟ani berarti ada tujuh sifat ma‟nawiyah. baik yang keras maupun yang pelan. Allah Maha Mendengar segala macam bunyi dan suara makhluk. al-Hujarat/49:18 d. Sifat Ma‟ani Sifat ma‟ani adalah sifat wajib Allah yang dapat digambarkan olah akal pikiran manusia dan dapat meyakinkan orang lain karena kebenarannya dapat dibuktikan dengan panca indra.Sunnguh Allah Maha Kaya. Sifat Ma‟nawiyah Sifat ma‟nawiyah adalah sifat-sifat yang berhubungan dengan sifat ma‟ani atau merupakan kelanjutan sifat-sifat ma‟ani. Basar Basar berarti melihat sesuatu. ilmu. Ketujuh sifat ma‟nawiyah dimaksud adalah sebagai berikut. a. al-Baqarah/2:127 f. d. al-Ankabut/29:6) e. Sebagaimana Allah berfirman dalam surat al-Hujarat/49:18. tiga. Sami‟an (Maha Mendengar) Allah bersifat sami‟an yang berarti Dia Maha Mendengar.

dia (diserahkan) kepada sekutu itu. g.f. “ Aku adalah sebaik-baik sekutu (teman). b. Dapat menjaga kerutinan dalam berbuat baik. ikhlaskan amalmu karena Allah tidak akan menerima akal seseorang. Bentuk-Bentuk (Contoh) Ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya a.” (H. Allah berfirman dalam surat al-Isra‟/17:17. 5. Bab III : Akhlak Terpuji Kepada Allah SWT A. dalam hadis Qudsi Allah berfirman.i dari segala yang buruk. Merasa senang karena adanya harapan rida dari sisi-Nya. ia akan rugi sendiri. ikhlasan yang artinya memurnikan niat hanya semata-mata mencari rida Allah. Melatih diri untuk beramal baik saat tidak dilihat orang lain. Allah tidak akan menerima amal tersebut. baik dalam bentuk pelaksanaan perintah Maupin meninggalkan larangan-Nya. seorang mukmin adalah orang yang setia dan taat kepada Allah dan rasul-Nya.Bazzar) 3. 5. tetapi tidak ikhlas. Bentuk-Bentuk (contoh) Perilaku Ikhlas a. c. . Segera mempersiapkan diri untuk salat apabila sudah tiba waktunya. Tidak pernah mengeluh dan tak mengharapkan penghargaan setiap ia menjalankan tugas b. Membiasakan Diri Taat lepada Allah dan Rasul-Nya a. Perilaku Orang Yang Beriman kepada Sifat-Sifat Alla SWT 1. Tidak kecewa apabila perbuatan baiknya diremehkan orang lain. 2. Basiran (Maha Melihat) Allah bersifat basiran yang berarti Dia Maha Melihat. Taat 1. c. Memperoleh kepuasan batin karena merasa bahwa kebaikan yang dilakukan sesuai kehendak Allah yang menyuruhnya. Wahai sekalian manusia. misalnya sedekah secara sembunyisembunyi. kecuali amal yang diikhlaskan kepada-Nya. Tidak berprasangka buruk krpada Allah walaupun hanya dalam hati karena Dia Maha Mendengar terhadap segala sesuatu meskipun tidak bersuara. yukhlisu. Atau semata-mata menaati perintah-Nya. Ikhlas 1. Allah berfirman dalam surat atTaubah/9:6. Meskipun saling mencintai. Karena Islam muslimah melarang menikah dengan lelaki nonmuslim. Melatih diri agar tidak merasa bangga jika perbuatan baiknya dipuji orang. Menyembah Allah dan tidak menyekutukan-Nya denganselain Dia ksrena Dia berbeda dengan semua makhluk ciptaan-Nya. 2. Taat kepada syariat Islam dalam pembagian warisan b. Pengertian Taat Kata taat berasal dari bahasa Arab yang berarti tunduk. dan setia kepada si fulan atau Allah dan rasul-Nya. Dan berusaha tidak sombong. Memperoleh ida Allah karena telah mampu menaati perintah-Nya. Memperoleh kepuasan batin karena telah mampu melaksanakan salah satu kewajibannya lepada Allah dan Rasul-Nya. al. B. C.R. Dengan demikian. Dampak Positif Beramal secara Ikhlas a. 3. Melaksanakan sesuatu karena semata-mata melaksanakan perintah Allah dalam kandungan Surah al-Ma‟un. 4. Memperoleh kemenangan (keuntungan) yang besar sesuai firman Allah dalam surat an-Nisa‟/4:13. Sebagaimana terungkap dalam surat al-An‟am/6:162. patuh. b. Allah berfirman dalam surat an-Nisa‟/4:59. dan c. Membiasakan Diri Beramal secara Ikhlas a. Barang siapa memperskutukan Aku bersama yang lain. Pengertian Ikhlas Kata ikhlas kata ikhlas berasal dari bahasa arab akhlasa. Dampal Positif Ketaatan kepada Allah dan Rasul-NYa a. Perintah untuk Beramal secara Ikhlas Orang yang beramal baik. d. b. Mutakalliman (Maha Berbicara) Allah bersifat mutakalliman yang berarti Dia Maha Berbicara. walaupun amal baiknya tidak dilihat orang lain. Tidak suka memuji perbuatan baik yang dilakukan seseoranga karena hal itu dapat mendorong pelakunya menjadi ria. 4. 2. akhirnya Nur Hasanah menolak lamaran tersebut dengan sopan. Perintah untuk Taat kepada Allah dan Rasul-Nya Taat termasuk perkara yang diwajibkan dalam islam.

b. Hukum Bertobat Bertobat termasuk pekara yang diwajibkan dalam agama. c. 2. C. Tidak memandang remeh terhadap perbuatan dosa sekecil apapun. Harus bertekad yang sungguh-sungguh tak akan mengulangi perbuatan dosa tersebut. 2. Pengertia Tobat Kata tobat berasal dari kata taba. c. 4. Perintah untuk Memiliki Khauf Sebagaimana Allah berfirman dalam Q.” (H. 5. Perilaku Membiasakan Diri Bertobat a. termasuk belajar dan mengrjakan tudas sekolah. Muslim) Tobat nasuha harus memenuhi tiga perkara yakni : a. khaufan yang artinya takut. taubatan yang berarti kembali. baik dilihat guru maupun tidak. c. Dampak Positif Khauf a. Dapat menjaga kerutinan perbuatan baiknya karena belum yakin bahwa kebaikan yang telah lalu diterima dan diridai Allah. Memperbanyak membaca istigfar dan menemui orang yang pernah dijahtinya untuk minta maaf. 2) Hilangnya kecemasan keluarga dan masyarakat. Firman Allah dalam surat an-Nur/24:31. menyesali perbuatan dosa yang telah dilakukan. Sangat mngharapkan rida Allah sehingga hidupnya senantiasa memperoleh bimbingan dari wahyuNya. b. a. yakni takut akan murka Allah apabila terkena ancaman atau siksaNya. Takut akan dilepaskan oleh Allah hidup sendirian sehingga tersesat dari jalan yang benar. baik yang berhubunagn secara langsung kepada Allah maupun yang berhubungan dengan sesama manusia. Dampak Positif Perilaku Bertobat a. b. Berusaha menutup perbuatan dosanya dengan perbuatan baik sesuai kemampuan yang dimiliki . Takut akan mendapat siksa karena melanggar aturan-arturan-Nya. D. Contoh khauf Senantiasa meningkatkan kualitas beribadah. 3. b. Khauf 1. b. Melatih diri untuk disiplin dalam berbagai hal. Tobat 1. Harus menyesali sedalam-dalamnya atas perbuatan dosa tersebut. Mengukur dirinya dengan orang –orang yang saleh agar bersemangat untuk mengikuti amal baik seperti mereka.b. Membiasakan Diri Bersifat Khauf a. yatubu. Bai Orang lain Termasuk keluarga 1) Lambat laun dapat mengembalikan nama baik keluarga. c.S. Islam mendidik umatnya agar memiliki sifat khauf. Contoh Perilaku Tobat Kepada Allah a.R . Orang yang bertobat berarti berhenti dari perbuatan dosa yang telah dilakukan. Mengingat-ingat dosanya si masa lalu sebab belum tentu dimaafkan Allah. al-A‟raf/7:56 Yang dimaksud rasa takut dan penuh harap pada ayat di atas ialah sebagai berikut. 5. b. “ Sesungguhnya Allah Yang Mahamulia dan Mhaagungmembentangkan tangan-Nya diwaktu malam untuk menerima tobat hamba yang berbuat dosa pada siang harinya. Menyesali perbuatan yang seharusnya tidak dilakukan serta berjamji tidak akan mengulangi lagi perbuatannya. Pengertian Khauf Kata khauf berasal dari bahasa arab khafa. 4. yakhafu. Dalam sebuah hadis Rasulullah bersabda sebagai berikut. yakni tuntunan Islam. b. kemudian kembali kejalan yang benar. seperti dahulu sebelum bertobat. dan membentangkan tanganNya diwaktu siang untuk menerima tobat hamba yang berbuat dosa pada malam hrinya sehingga matahari terbit dari tempat terbenamnya (hari akhir) . 3. Bagi Pelakunya Sendiri 1) Memperoleh semangat dan gairah hidup baru karena Allah berkenan menerima tobatnya 2) Dapat memperoleh kembali jalan yang benar 3) Memperoleh simpati msyarakat lagi. Melupaka kebaikan di masa lalu karena belum tentu Allah berkenan menerimnya. Dapat meningkatkan kualitas perbuatan baiknya karena mengharapkan rida Allah. Selalu disiplin dalam mengikuti tata tertib sekolah. Harus segera menghentikan perbuatan disa yang dilakukan.

(Yang Maha Memberi Keputusan) Pada hari akhir kelak. 5. dan Dia pula mempersempit rezeki kepada hamba yang dikehendaki. Al-Basit. indah. (Yang Melimpahkan Kebaikan) Allah Maha Pengasih dan Allah juga yang Maha Melimpahkan kebaikan. al-isra‟/17:110) B.c. Segala yang dikehendaki Allah swt pasti terlaksana. 3. adalah zat Yang Maha Pengasih terhadap hamba-hamba-Nya. AlFattah. 10. 2. turunlah Ayat sbb: Yang artinya: Katakanlah: "Serulah Allah atau Serulah Ar-Rahman. Amat banyak. Semester II Kelas VII Bab IV : Asmaul Husna A. beberapa nama dan al husna yang berarti baik. tak satupun mahluk yang dapat menghalangi-Nya. (Yang Maha Bijaksana) Allah zat yang Maha Bijaksana. 7. ampunan Allah diberikan kepada siapapun yang bersalah. Al-„Adl. b. Al-Barr. 6.” Dengan adanya ucapan mereka itu. Al-Gaffar. Kala itu berkatalah mereka. Ar-Rauf. An-Nafi‟. 9. C. mengatur. Memahami Sepuluh Asma‟ul Husna Asma‟ul Husna Allah swt. Hamba yang taat selama hidupnya di dunia akan diberi balasan nikmat di jannah. “perhatikan orang yang murtad dari agamanya! Ia melarang kita menyeru dua Tuhan. dan Al-Qayyum. Allah swt akan memutuskan perkara hamba-Nya.. dan memelihara alam semesta. dia mempunyai Al asmaaul husna (nama-nama yang terbaik). (Yang Terus-menerus Mengurus) Sesuai dengan kebesaran dan kekuasaan-Nya. tak satupun mahluk yang dapat . Do‟a tersebut terdengar oleh sebagian kaum musyrikin. merasa tidak senang apabila melihat oramg lain berbuat dosa Menurut hasil tela‟ah kami tentang materi penjelasan pada semester I kelas VII MTs. 4. Pengertian Asmaul Husna 1. (Yang Melapangkan Rezeki) Allah swt. penjelasannya sudah baik. Bukti Tanda-Tanda Kebesaran Allah Melalui Pemahaman terhadap Sepuluh Asma‟ul Husna a. Arti secara bahasa dan istilah Kata asmaul husna berasal dari bahasa arab al asma‟ yang berarti nama. ) Yang Maha Pengampun) Allah adalah zat yang maha pengampun. akan tetapi terdapat kekurangan dalam penyusunannya. Allah memberlakukan hamba-Nya secara adil. Ia memberikan rezeki terhadap semua manusia. Allah tidak memerlukan bantuan dari siapapun dalam mencipta. Diakhirat kelak Allah juga berlaku adil. Sejarah diturunkannya Ayat tentang Asmaul Husna Di dalam kitab asbabunnuzul diterangkan bahwa pada suatu hari Rasulullah saw melakukan shalat di mekkah dan berdoa dengan kata-kata. kemudian memasukkan hamba-Nya ke jannah atau nar. (Yang Maha Adil) Dalam hidup didunia ini.„Azi. (Yang Memberi Manfaat) Allah swt. “ Ya Rahman. selama orang tersebut mau bertobat. asmaul husna berarti nama-nama yang indah bagi Allah. 1. (Yang Maha Perkasa) Allah maha perkasa atas segala mahluk-Nya. memohon ampun atas dosa-dosanya. mencipta segala sesuatu yang dikehendaki dan memberi manfaat atas sesuatu buat siapa yang Dia kehendaki dari hamba-hamba-Nya. baik yang taat maupun yang durhaka kepada-Nya. kebijaksanaan Allah mencakup segala hal. Sepuluh diantaranya adalah Al.(Q. Dialah yang mampu memberi manfaat dan Dialah yang mampu memberi madarat ( kerugian ) atas sesuatu. 2. Ya Rahim”. 8. Dia membentangkan rezeki (memperbanyak rezeki) yang dibutuhkan hamba-Nya. Al-Hakim. Al-„Aziz : Apapun yang dikehendaki Allah pasti terjadi.S. Menurut istilah. dengan nama yang mana saja kamu seru. ( Yang Maha Pengasih) Allah swt. namun menurut keterangan yang masyhur ada 99 macam. sedangkan hamba yang durhaka diberi balasan siksa di nar. dan dia sendiri menyeru dua Tuhan. senantiasa membentangkan rahmat-Nya (kasih sayang-Nya) untuk menerima taubat hamba yang terlanjur berbuat dosa.

Nama Asal Kejadian Sifatnya 1. Bab V : Iman Kepada Malaikat Allah SWT. Raqib dan Atid : bertugas mencatat amal perbuatan manusia selama hidup di dunia. Keyakinan tersebut dibuktikan dengan perbuatan sehari-hari. Al-„Adl : Allah adil dalam memberi rezeki terhadap hamba-Nya. yang mulia karena Allah memuliakannya. Nama-Nama Malaikat dan Tugasnya a. Pengertian Iman Kepada Malaikat Allah swt. c. Mahluk Gaib Selain Malaikat Mahluk gaib yang diciptakan Allah bermacam-macam. D. Munkar dan Nakir : bertugas menanyai manusia di alam kubur. Iblis atau Setan Iblis adalah Mahluk gaib yang dicipta Allah dari api. g. Sifat-Sifat Malaikat Allah swt. Malaikat Cahaya Selalu taat kepada Allah swt. Al-Fattah : Allah yang menentukan keberhasilan usaha manusia sesuai kehendak-Nya. B. Jin Jin adalah Mahluk Allah mahluk gaib yang diciptakan dari nyala api. dan tidak mendurhakai-Nya. Al-Qayyum : Allah swt mencipta dan mengatur alam semesta dengan sendiri-Nya. kepada para rasul-Nya. Mikail : bertugas untuk menurunkan hujan dan membagi rezeki. Al-Qur‟an menjelaskan bahwa malaikat adalah hamba Allah swt. Manusia yang memiliki kemampuan berusaha secara baik dan menggunakan teori yang baik dapat memperoleh hasil yang baik pula. dan tidak pernah menentang perintah Allah swt. 3. Jin Nyala Api Ada yang beriman dan ada pula yang kafir. h. e. Al-Hakim : Allah bijaksana dalam mencipta dan mengatur alam semesta serta memberi balasan manusia di akhirat sesuai amalnya selama hidup di dunia. tidak mengangan-angan nikmat yang diterima orang lain. c. 2. Dan tidak mendurhakai-Nya. d. Dan Makhluk Gaib selain Malaikat A. Iblis atau Setan Api Mendurhakai Allah swt. Al-Basit : Allah melapangkan dan menyempitkan rezeki kepada hamba yang di kehendaki-Nya. 2. Ar-Rauf : Allah tidak menyia-nyiakan iman hamba-Nya. Perilaku yang Mencerminkan Iman Kepada Malaikat-Malaikat Allah swt. j. f. Perilaku Orang yang Mengamalkan Asma‟ul Husna a. Al-Barr : Allah melimpahkan nikmat-Nya kepada hamba yang beriman. Adapun inti beriman kepada malaikat ialah meyakini keberadaannya sebagai mahluk ciptaaan Allah swt. Dan selalu berusaha untuk menjerumuskan manusia ke jalan yang sesat. terbukti Dia memberi bimbingan hidup berupa petunjuk agama. (seperti yang menjadi tentara Nabi Sulaiman a. tidak pernah durhaka. 3. d. i. h. Ridwan : bertugas menjaga surga. An-Nafi‟ : Hanya Allah yang dapat memberi manfaat atau madarat terhadap sesuatu buat hambaNya. Izrail : bertugas mencabut nyawa. dan Mahluk Gaib Selain . antara lain: jin. Malik : bertugas menjaga neraka.s. C. tidak pernah maksiat. 1. Bersikap qanaah. iblis atau setan. Tunduk dan rela menerima ketentuan Allah yang berlaku atas dirinya.) dan sebagian lagi kafir serta durhaka kepada Allah swt. 2. tanpa bantuan pihak lain. b. Israfil : bertugas meniup sangkakala. Dia selalu menaati perintah Allah swt. Sebagian taat kepada Allah swt. 3. 1. Sifat dasar iblis adalah sombong dan durhaka kepada Allah swt. c. Malaikat-Malaikat Allah swt. b. Tidak putus asa atas perbuatan dosa yang terlanjur dilakukan dan memohon ampunan-Nya. g. Perbedaan antara Malaikat. b. Malaikat adalah mahluk yang diciptakan Allah swt. Setan adalah mahluk yang sifatnya menggoda manusia agar terjerumus ke lembah dosa. baik di dunia maupun diakhirat dengan kenikmatan di jannah. Jibril : menyampaikan wahyu Allah swt. e. Jin. f. Al-Gaffar : Allah senantiasa membuka kesempatan bertobat bagi hamba-Nya yang berbuat salah sampai datangnya yaumus-sa‟ah.menghalangi kehendak-Nya. dan Iblis atau Setan No. Serta meyakini jenis-jenis tugas yang diamanahkan kepadanya. dari cahaya.

4. 2) Hilangnya kepercayaan dari orang lain atas dirinya 3) Tidak disenangi dalam pergaulan hidup sehari-hari. Tidak selamat dari bahaya kekafiran karena ria sangat dekat hubungannya dengan sikap kafir. Disamping itu munafik juga suka mengobral janji terhadap orang lain. Menurut hasil tela‟ah kami. Bersikap hati-hati dalam hidup ini. Islam mendidik umatnya agar perbuatan baik yang dilakukan didasari dengan niat ikhlas. Nifak 1. Nifak akan merugikan diri sendiri dan orang lain sehingga dibenci dalam kehidupan masyarakat. akan tetapi terdapat kurangnya penjelasan dalam bab IV tentang asmaul husna. dan perbuatan. Kepandaian bersilat lidah sebagai hasil dari sikapnya yang selalu mendua (bermuka dua). Pengertian Nifak Secara bahasa nifak berarti pura-pura pada agamanya. b. dalam penjelasan materinya sudah baik. . b. Ria 1. Nifak merupakan larangan agama yang harus di jauhi dalam kehidupan sehari-hari. 5.Malaikat. B. (Q. Senantiasa berusaha untuk menaati Allah swt. Larangan Berbuat Ria Ria termasuk larangan dalam islam. Adapun sikap meneladani ketaaatan malaikat kepada Allah swt. al-Ahzab/33: 70). Menghapus pahala amal baik b. 2. 5. tidak melanggar hukum Allah swt. Akibat Buruk Ria a. Bagi Diri Sendiri 1) Tercela dalam pandangan Allah swt. 4. dengan harapan agar guru menilai bahwa siswa tergolong siswa yang rajin melaksanakan tugas. berfirman yang terjemahnya “Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kamu kepada Allah dan ucapkanlah petkataan yang benar”. 3. yaitu kemantapan hati. 3) Mencemarkan nama baik keluarga dan masyarakat sekitarnya sehingga merasa malu karenanya.S. Sebaliknya. 3. antara lain meneladani sifat taat malaikat kepada Allah swt. Ciri-Ciri Sifat Nifak Perlu diketahui bahwa orang yang munafik pandai bersilat lidah dan memutar balikkan persoalan sehingga banyak orang terpedaya karenanya. dan mengagungkan-Nya. Membiasakan Diri Menghindari Sifat Nifak a. b. tidak sesuai antara ucapan dan perbuatannya. Allah swt. 4) Mempersempit jalan untuk memperoleh rezeki karena orang lain tidak mempercayai lagi. Iman terdiri dari tiga unsur. islam mewajibkan bersifat jujur atau benar. Secara istilah berarti sikap yang tidak menentu. tetapi janji-janji-Nya banyak yang di ingkari sendiri. Pengertian Ria Ria berarti beramal baik dengan tujuan memperoleh pujian dari orang lain. 2. Orang yang mempunyai sifak nifak disebut munafik. Bagi Orang Lain 1) Menimbulkan kekecewaan hati sehingga dapat merusak hubungan persahabatan yang terjalin baik. Contoh Perbuatan Ria Seorang siswa mau melaksanakan tugas piketnya secara baik sesudah guru masuk ke kelas. sebagaimana malaikat tidak maksiat kepada-Nya. walaupun sebesar apapun yang dilakukan. Bab VI : Akhlak Tercela kepada Allah SWT A. 2) Membuka peluang munculnya fitnah karena ucapan atau perbuatannya yang tidak menentu. antara lain: a. dan sesama manusia sehingga dapat menjatuhkan nama baiknya sendiri. Bersikap tawaduk kepada Allah swt. Mendapat dosa besar karena ria termasuk perbuatan syirik c. sebagaimana ketaatan malaikat kepada Allah swt. Akibat Buruk Sifat Nifak a. Mengendalikan diri agar tidak merasa bangga apabila ada orang lain memuji amal baik yang dilakukan. Melatih diri untuk beramal secara ikhlas. c. Iman kepada malaikatpun perlu dibuktikan dengan perbuatan nyata setiap hari. Pada semester II kelas VII MTs. b. yakni semata-mata mencari ridha Allah atau menaati perintah-Nya. ucapan. Perilaku Menghindari Ria a. 5) Mendapat siksa yang amat pedih kelak di hari akhir. Larangan Bersifat Nifak Islam melarang umatnya bersifat nifak.

beliau melihat api. a. maka raja pun berusaha menangkap Nabi Musa. Pada saat beliau melarikan diri ke Madyan. Kitab Zabur Dalil kebenaran Zabur antara lain : • Surat Al-Isra‟ ayat 55 “…. Suhuf adalah lembaran-lembaran yang berisi kumpulan wahyu Allah SWT. Kemudian beliau pun minta izin kepada istri dan anaknya untuk mendatangi api tersebut.s. Semester 1 Kelas VIII Bab I : Iman kepada kitab-kitan Allah SWT A. Bukti/dalil kebenaran adanya kitab-kitab Allah SWT Adapun dalil-dalil kebenaran adanya kitab-kitab suci Allah. dan Kami berikan Zabur kepada Dawud. sebagai petunjuk bagi manusia……. membenarkan (kitab-kitab) sebelumnya. 2. Kitab dan Suhuf Kitab adalah kumpulan firman Allah SWT yang diwahyukan kepada rasul-Nya.” • Surat Ibrahim ayat 1 “Alif Lam Ra. dan menurunkan Taurat dan Injil.. beliau minta izin kepada Nabi Syu‟aib a. B. dan beliau dijodohkan dengan anaknya yang bernama Safira. (yaitu) menuju jalan Tuhan Yang Maha Perkasa. Kitab Injil Dalil kebenaran Injil antara lain : • Surat Ali-Imran ayat 3 “Dia menurunkan Kitab(Al-Qur‟an) kepada (Muhammad) yang mengandung kebenaran. Fungsi Iman kepada kitab-kitab Allah SWT Fungsi iman kepada kitab-kitab Allah SWT adalah sebagai petunjuk hidup manusia di dunia. membenarkan (kitab-kitab) sebelumnya. Inti beriman kepada kitab-kitab Allah SWT. (Ini adalah) Kitab yang Kami turunkan kepadamu (Muhammad) agar engakau mengeluarkan manusia dari kegelapan kepada cahaya terang benderang dengan izin Tuhan. Kitab Turat a.” 3. 3. b. Penjelasan Materi Kelas VIII MTS a. Kitab Al-Qur‟an Dalil kebenaran Injil antara lain : • Surat Al-Baqarah ayat 185 “Bulan Ramadhan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Qur‟an. Setelah sampai beliau melihat sebuah sinar yang sangat terang. Pada saat itulah adanya pertanda dari Allah SWT.s. Meyakini kebenaran ajaran yang ada di dalamnya secara mutlak tanpa keragu-raguan sedikit pun. Kitab (Taurat) dan Kami jadikannya petunjuk bagi Bani Israil (dengan firman). dan menurunkan Taurat dan Injil. Kitab Taurat Dalil kebenaran Taurat antara lain : • Surat Al-Isra‟ ayat 2 Dan Kami berikan kepada Musa. Mengamalkan ajaran-ajaran yang ada di dalamnya dalam kehidupan sehari-hari. Macam-macam Kitab Allah SWT 1. Allah menakdirkan beliau bertemu dengan Nabi Syu‟aib a. Kami telah memberikan kelebihan kepada sebagian nabi-nabi atas sebagian (yang lain). yaitu : Iman kepada kitab-kitab Allah SWT meliputi tiga perkara pokok. Dalam perjalanan di atas bukit Tuwa. yaitu : 1.s. Beriman kepada kitab suci berarti menyakini adanya kitab tersebut serta meyakini kebenaran ajarannya. menerima wahyu .s.” • Surat Al-A‟la ayat 18-19 “Sesungguhnya ini terdapat dalam kitab-kitab terdahulu. Karena suku Qibti termasuk pendukung Raja Fir‟aun. Maha Terpuji. s.Dan sungguh. untuk kembali ke Mesir menengok orang tuanya.” 4.2. 2.”Janganlah kamu mengambil (pelinding) selain Aku.” • Surat Ali-Imran ayat 3 “Dia menurunkan Kitab(Al-Qur‟an) kepada (Muhammad) yang mengandung kebenaran. bahwa Nabi Musa a. Setelah cukup lama di Madyan. Pengertian dan Sejarah Turunnya Kitab Taurat Pada saat Nabi Musa a. antara lain sebagai berikut : 1. baik sebagai individu. Pengertian iman kepada kitab-kitab Allah SWT. maupun anggota masyarakat. anggota keluarga. (yaitu) kitab-kitab Ibrahim dan Musa.” C. Meyakini bahwa Allah SWT memiliki beberapa kitab suci yang diwahyukan kepada rasul-Nya untuk dijadikan pedoman hidup manusia. c. remaja beliau pernah memukul seorang pemuda dari suku Qibti hingga mati.a.

Membenarkan isi kitab sebelumnya. Kitab Zabur Zabur adalah nama kitab suci yang diberikan kepada Nabi Dawud a.s. serta kisah Nabi Yusuf a. Tarikh. 2. yakni mengajarkan tentang cara-cara beribadah kepada Allah. Sehingga kitab Injil diberi nama sesuai dengan pengarangnya yaitu Injil Matius. berisi cacah jiwa turunan dua belas suku bangsa Israil pada masa Nabi Musa a. Al-Huda (Petunjuk) 5.Kitab (Kitab) 2. Az-Zikr (Peringatan) 4. Isi Pokok Kitab Taurat 1. Akidah . Al. An-Nur (Cahaya) 6. yakni apabila apa yang tersebut di kitab-kitab terdahulu sesuai dengan AlQur‟an itu adalah benar.s.s. sedangkan menurut istilah yaitu firman Allah yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad SAW sebagai nabi terakhir. 4. Injil Markus. Kitab Kejadian. Dimana kedudukan Al-Qur‟an terhadap kitab-kitab yang lain adalah sebagai berikut : 1. d. 4. Akhlak karimah. Diantaranya yaitu : 1. 6. Kitab Al-Qur‟an a. baik dengan anggota keluarga dan masyarakat secara luas maupun dengan Allah sebagai penciptanya. Kitab Imamat. yakni mengajarkan hubungan antar manusia. yakni mengajarkan tentang peraturan perundang-undangan secara menyeluruh yang berkaitan dengan ibadah. 2. Al. Hikmah dan Fungsi Diturunkannya Al-Quran Hikmah diturunkannya Al-Qur‟an adalah untuk menuntun manusia ke jalan yang benar agar selamat hidup di dunia dan akhirat. Syari‟at. Menjadi batu ujian. akidah. 2.pertama dan diangkat menjadi nabi atau rasul. 4. berisi ulangan kisah dikeluarkannya Bani Isra‟il dari tanah Mesir dan himpunan syari‟at. dan Injil) Al-Quran juga mempunyai nama yang cukup banyak. 3. Zabur. b.s dan Hawa.s. Bani Israil. Dan Injil. Nyanyian perorangan sebagai ucapan syukur kepada Tuhan. yakni mengajarkan kepercayaan yang terdapat dalam rukun iman. Ibadah. Pengertian dan Nama-nama Al-Qur‟an Al-Qur‟an menurut bahasa artinya bacaan. Dalam bentuk sekarang ada sejumlah pengikut Nabi Isa yang memasukkan karangannya ke dalam kitab Injil. berisi himpunan syari‟at dalam agama Yahudi. 3. 5. 5. Kitab suci diturunkan oleh Allah kepada rasul-rasul-Nya berfungsi sebagai petunjuk atau pedoman hidup manusia.s. Kitab Injil Injil adalah kitab yang diturunkan kepada Nabi Isa a. Kitab Zabur merupakan ajaran yang berisi lima jenis nyanyian. Nyanyian kebaktian untuk memuji Tuhan. e. Pokok-pokok Kandungan Al-Qur‟an 1. Yakni membenarkan tentang ajaran mengesakan Allah SWT. berisi kisah kejadian alam semesta. Al-Qur‟an mempunyai tujuan untuk menyempurnakan kitab-kitab terdahulu (Taurat. 2. Kitab Ulangan. 3. dan muamalah. Kitab Keluaran. selama 40 hari ke Bukit Tursina atau Sinai. Kitab ini berisi tentang ajaran kepada umat Nabi Isa a. yaitu : a. Zabur. yakni mengajarkan tentang budi pekerti yang mulia. Ratapan-ratapan jamaah. yakni Taurat. tetangga. Ratapan dan doa individu.Furqan (Pembeda) 3. maupun masyarakat. Nyanyian untuk raja. berisi tentang keluarga Bani Israil dari penindasan Fir‟aun di Mesir di bawah pimpinan Nabi Musa a. Kitab Bilangan. Muamalah. untuk menjauhi kerakusan dan ketamakan duniawi.s. c. c. yakni menceritakan sejarah umat terdahulu untuk diambil pelajaran bagi umat sesudahnya. penciptaan Nabi Adam a. Kitab Injil sekarang berbeda dengan Injil asli yang diturunkan Allah kepada Nabi Isa a. Al-Bayyinah (Keterangan) b. sedangkan kitab Taurat turun ketika beliau meninggalkan kaumnya. turunnnya Nabi Adam dan Hawa ke bumu.s. b. baik dalam keluarga. Injil Lukas dan Injil Yahya. Tapi sebaliknya apabila yang disebut itu tidak sesuai dengan Al-Qur‟an itu adalah salah. . Kedudukan Al-Qur‟an terhadap kitab-kitab suci yang lain adalah sebagai penyempurna.

Al-Qur‟an menegaskan bahwa gotong-royong yang dibenarkan dalam Isalam adalah gotong-royong dalam hal kebaikan dan ketakwaan. Berusaha menjaga kesucian kitab suci dan membelanya apabila ada pihak lain yang meremehkannya. mewakilkan. yaitu Dalam surat al-Isra‟ ayat 2 “Dan Kami berikan kepada Musa. Segi Susunan Bahasanya Al-Qur‟an diturunkan dalam Bahasa Arab. e. Sebagai Petunjuk Hidup Pada hakikatnya . dan pasti Kami (pula) yang memeliharanya. Fungsi Kitab-Kitab Allah WST. Segi Misi yang diemban Kitab-kitab suci sebelum Al-Qur‟an berlaku hanya sementara dan hanya untuk umat tertentu(temporer dan local). baik dengan membaca sendiri maupun menghadiri majelis taklim. c. Allah berfirman dalam surat Ali-Imran ayat 159. Dalam bidang ibadah. tetapi sangat berbeda dengan bahasa Arab pada umumnya.Dimana telah ditegaskan dalam firman-Nya. zakat. Keindahan gaya bahasa Al-Qur‟an hanya dapat dirasakan oleh orang yang paham terhadap sastra Arab. sebagai petunjuk bagi manusia……” 2. puasa dan haji yang dinamakan dengan ibadah mahdah.” Jangan kamu mengambil (pelindung) selain Aku” Dalam surat al-Baqarah ayat 185 “Bulan Ramadhan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Qur‟an. Perilaku yang Mencerminkan Beriman kepada Kitab-kitab Allah SWT 1. Al-Qur‟an memberikan bimbingan kepada manusia agar memiliki akhlak karimah.d. b. Memiliki rasa hormat dan menghargai kitab suci sebagai kitab yang memiliki kedudukan di atas segala kitab yang lain. Perintah Bertawakal Tawakal kepada Allah termasuk perkara yang diwajibkan dalam Islam. Mau mempelajari dengan sungguh-sungguh petunjuk-petunjuk yang ada di dalamnya.Sebagai seorang muslim. d. yang berarti berserah diri. tetapi tandingan yang mereka buat tidak ada nilainya sama sekali dibanding dengan Al-Qur‟an. Dalam bidang muamalah. jika kamu orang-orang . wajib menggunakan hukum Al-Qur‟an sebagai solusi dalam menyelesaikan persoalan hidup yang dihadapi. Kitab (Taurat) dan Kami jadikannya petunjuk bagi Bani Israil (dengan firman-Nya). apabila engkau telah membulatkan tekad. Al-Qur‟an antara lain menjelaskan salat. baik itu tulisan maupun isi kandungannya sampai akhir kehidupan dunia ini. 3. Al-Qur‟an mengakui dan menghargai hak setiap manusia. Secara istilah. Dalam bidang akhlak karimah. Sedangkan Al-Qur‟an berlaku untuk selama-lamanya dan untuk semua manusia(abadi dan universal). Segi Isi Al-Qur‟an a. tawakal adalah berserah diri kepada Allah atau menyerahkan suatu urusan kepada kebijakan Allah yang mengatur segala-galanya. 2. yakni sebagai petunjuk hidup manusia. Keaslian Al-Qur‟an telah ditegaskan oleh Allah dalam firman-Nya dalam surat al-Hijr ayat 9 “Sesungguhnya Kamilah yang menurunkan Al-Qur‟an . Dalam bidang akidah. bukan dalam hal dosa dan permusuhan. Kelebihan Al-Quran dibandingkan Kitab Suci yang lain 1. yang artinya “ …Kemudian. Sebagai Hakim dalam Penyelesaian Persoalan Semua umat para nabi terdahulu wajib menggunakan hukum kitab sucinya. Tawakal 1. 3. Dan dalam surat alMaidah ayat 23 yang artinya “…dan bertawakallah kamu hanya kepada Allah. Pengertian Tawakal Kata tawakal berasal dari bahasa Arab (Tawakkala-yatawakkalu-tawakkulan). 4. E. muncul orang murtad yang mengaku sebagai nabi yang ingin membuat tandingan terhadap Al-Qur‟an. Sungguh Allah mencintai orang yang bertawakal”. Pada masa Abu Bakar as-Siddiq. semua kitab suci Allah mempunyai fungsi yang sama. D. Al-Qur‟an menegaskan bahwa satu-satunya sembahan manusia yang hak adalah Allah SWT.” 2. maka bertawakallah kepada Allah. Bab II : Akhlak Terpuji kepada Diri Sendiri A. yakni ibadah yang sudah ada aturan-aturannya secara rinci dalam agama. 1. Dalam bidang hukum. Segi Keaslian Al-Qur‟an Al-Qur‟an tidak mengalami perubahan sedikit pun. sesuai kedudukan kitab suci itu sendiri. 2.

c. b. Sabar dari Maksiat. 4. Bentuk-bentuk Ikhtiar a. 5. Mendapatkan keteguhan hati. surat Ali-Imran ayat 200 b. Sebagai muslim dan muslimat yang taat beragama. Tidak mudah putus asa. Giat bekerja dalam rangka memenuhi kebutuhan hidup. 3. Sabar dalam Ketaatan. Sabar ketika diejek oleh teman-teman. Ikhtiar 1. 3. C. Pengertian Sabar Sabarberarti tahan menderita sesuatu. Rajin belajar dan tawakal dengan berdoa kepada Allah akan menghasilkan kemudahan dalam mengerjakan soal . Keberhasilan usaha manusia ada pada kuasa dan kehendak Allah semata-mata. baik mereka(yang diminta) member atau menolaknya. Oleh sebab itu. terbukti sering mengalami kegagalan. Dapat berlaku hemat dalam membelanjakan hartanya 5. Giat dan bersemangat dalam melakukan suatu usaha. Ayah dan Ibu Ahmad adalah petani kecil. Terhormat dalam pandangan Allah dan sesame manusia karena sikapnya. dalam Firman Allah surat al-Baqarah ayat 155-156 c. Merasa batinnya puas karena dapat mencukupi kebutuhan hidupnya. Dampak Positif Tawakal a. Ia sangat mendambakan agar Ahmad kelak menjadi anak saleh yang cerdas. Perintah untuk Bersabar a. antara lain : a. b. Memperoleh kepuasan batin karena keberhasilan usahanya mendapat ridho Allah. Sabar dalam ketaatan. 3. Bentuk-bentuk Bertawakal a. Orang yang tawakal berarti menunggu keberhasilan usahanya. Membiasakan Diri Berikhtiar a. Pengertian Ikhtiar Kata ikhtiar berasal dari bahasa Arab ( ikhtara-yakhtaru-ikhtiyaaran) yang berarti memilih. b. H. karena kesabaran akan membawa hasil yang positif. tidak lekas marah. Sabar dalam menghadapi musibah. Membiasakan Diri Berperilaku Tawakal Manusia harus sadar dirinya lemah.a Yang artinya : “Sungguh. al-Bukhori nomor 1378 dari Zubair bin Awwam r.yang beriman. b. yaitu rela meninggalkan perbuatan maksiat dan tidak menyesal atau iri apabila melihat orang lain dapat bersenang-senang dalam maksiat. yaitu tabah atau kuat hati saat menerima cobaan hidup. pada waktu tawakal hendaknya memperbanyak doa kepada Allah agar usahanya berhasil baik. Oleh sebab itu. 2. setiap hari mereka selalu berdoa dan bertawakal kepada Allah semoga keluarganya hidup tentram di bawah ridho Allah. Memperoleh ketenangan jiwa karena dekat dengan Allah yang mengatur segala-galanya. manusia harus mau bertawakal kepada Allah setelah melakukan usaha secara sungguh-sungguh. Bentuk-bentuk atau Contoh Sikap Sabar a. yaitu melaksanakan tugas atau kewajiban dengan ikhlas. c. b. tidak lekas patah hati. Macam-macam Sabar Iman al-Gazali membagi kesabaran menjadi tiga macam. Sabar dalam Musibah. b. Sabar 1. dalam firman Allah surat an-Nahl ayat 126-127 4. Dampak Positif Ikhtiar a. Tekun dalam melaksanakan tugas. Sabar dari maksiat. B. dan tidak lekas putus asa. 2. Bersabar dalam hal belajar untuk meraih cita-cita dan harapan b. dalam firman Allah. Pandai-pandai memanfaatkan waktu. 4. jika sekiranya salah seorang diantara kamu membawa talinya(untuk mencari kayu bakar). Perintah untuk Berikhtiar Dalil-dalil yang mewajibkan kita berikhtiar. selalu berusaha memajukan usahanya. maka bertebaranlah kamu di bumi. kemudian ia kembali dengan membawa seikat kayu di atas punggungnya. yaitu : a. Rajin berlatih dan belajar agar bisa meraih apa yang diinginkannya. Ikhtiar diartikan berusaha karena pada hakikatnya orang yang berusaha berarti memilih. . lalu ia jual sehingga Allah mencukupi kebutuhannya(dengan hasil itu) adalah lebih baik daripada meminta-minta kepada manusia. Surat al-Jumu‟ah ayat 10 Yang artinya :”Apabila salat telah dilaksanakan. carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak agar kamu beruntung”. b.R. c.

am surat al-Baqarah ayat 155 c. Syukur 1. D. Bentuk-bentuk Qonaah a. Secara istilah. diantaranya : Surat al-Baqarah ayat 152  Surat an-Nahl ayat 114  Surat al-Ankabut ayat 17  3. antara lain : Dalam surat an-Nisa‟ ayat 32 . Pengertian Syukur Syukur berasal dari bahasa Arab yang berarti berterima kasih. Selalu ingin menang dalam pembicaraan bersama teman . Membiasakan Diri Bersikap Sabar a. Merasa cukup dengan kondisi yang pas-pasan. Mendapat jaminan tambahan nikmat Allah 5. 3. Terhindar dari sifat tamak c. Mendapat jaminan tambahan nikmat dari Allah dan terhindar dari ancaman siksa yang berat 5. 2. Memperoleh kepuasan batin karena dapat menaati salah satu kewajiban hamba terhadap Allah b. Pengertian Qonaah Kata qonaah berasal dari bahasa Arab yang berarti rela. Membiasakan Diri Bersifat Qonaah a. Selalu ingat bahwa marah tidak dapat menyelesaikan masalah b. qonaah adalah rela menerima kenyataan hidup yang dialami. berakhlak mulia c. Menyisihkan sebagian harta kita untuk diserahkan ke baitul mal b. Menyisihkan waktunya untuk membantu orang yang belum bisa membaca Al-Quran 4. Memiliki emosi yang stabil b. sikap mementingkan diri sendiri. Dampak Positif Bersyukur a. Bentuk-bentuk Ananiah a. Dalil-dalil yang mewajibkan bersyukur. dimana ayat ini berisi tentang larangan bersikap iri terhadap karunia yang diterima orang lain. sedangkan sikap iri berarti tidak suka melihat orang lain mendapatkan kesenangan. Ananiah 1. Perintah Bersyukur Mensyukuri nikmat Allah adalah kewajiban setiap muslim dan muslimat. Berhasil mengembalikan persaudaraan yang hamper rusak. suka menerima yang dibagikan kepadanya. 4.5. Perintah untuk Bersifat Qonaah Dalil tentang wajibnya memiliki sifat qonaah. kurang memerhatikan orang lain. bersyukur adalah berterima kasih kepada Allah atas karunia yang dianugerahkan kepada dirinya. Membiasakan Diri Bersyukur a. Memanfaatkan uang untuk membeli hal-hal yang bermanfaat c. Membatasi diri dan bersikap-hati-hati dalam bergaul dengan teman yang berwatak keras dan kasar. 2. Dampak Positif Qonaah a. tidak pula mengangan-angan kesenangan yang diterima orang lain. Memperbanyak bergaul dengan teman-teman yang baik. 2.asalkan mampu menyekolahkan anaknya . Menerima pemberian orang tua dengan senang hati b. Terhindar dari sifat tamak b. Menurut istilah. Sering memperhatikan orang-orang yang lebih miskin daripada kita b. b.tidak berkeluh kesah. Memiliki harapan akan masuk ke surge sesuai janji Allah da. 6. Dapat merasakan ketenteraman hidup karena merasa cukup atas karunia Allah yang dianugerahkan kepada dirinya c. Tidak sering memerhatikan orang yang lebih kaya agar kita tidak merasa kurang. Bentuk-bentuk Bersyukur a. Sudah cukup merasa senang walaupun ke sekolah dengan berjalan kaki. ananiah berarti sikap keakuan. Qonaah 1. Tidak boros dalam menggunakan uang E. Pengertian Ananiah Kata ananiah berasal dari bahasa Arab yang artinya aku. Dan Membiasakan diri berlaku hemat Bab III : Akhlak Tercela kepada Diri Sendiri A. Adapun secara istilah. Dampak Positif Sikap Sabar a.

Larangan Bersikap Ananiah Islam melarang umatnya bersikap ananiah dan mendidik umatnya agar pandai-pandai menghormati orang lain sebagaimana wajarnya. Susah diajak berbicara baik-baik d. Telah terkena sifat-sifat kafir karena putus asa dari rahmat Allah 5.”Janganlah engkau marah!”Lalu beliau mengulanginya beberapa kali. Tidak bersemangat untuk meneruskan usahanya yang gagal c. Pengertian Gadab Gadab berasal dari bahasa Arab yanga artinya merasa(perasaan) sangat tidak senang dan panas(karena dihina. Susah menerima saran dan kritik dari orang lain 3. Terisolir dari pergaulan masyarakat lingkungannya 5. Pengertian Putus Asa Putus asa berasal habis harapan. Menurunkan martabatnya sehingga lambat laun tidak disukai orang c. Wajah cemberut dan mudah terpancing emosinya c. Mengendalikan diri untuk tidak selalu menang dalam pembicaraan b. Selalu yakin bahwa Allah akan member jalan keluar atas persoalan yang dihadapi apabila dirinya dekat dengan Allah swt.at-Tirmizi nomor 1945 dari Anas bin Malik. Sesungguhnya yang berputus asa dari rahmat Allah. diantaranya : Surat Ali-Imran ayat 133-134  H. yang artinya : “Rasulullah saw…. Mudah terpancing emosinya 3. Allah berfirman dalam surat Yusuf ayat 87 yang artinya : “…dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Tidak disukai dalam pergaulan karena dia meremehkan orang lain b. Susah untuk mencapai kemajuan c. Dampak Negatif Gadab a. Adapun dalil-dalil yang melarang sifat gadab. Belajar menghargai orang lain sebagaimana dirinya ingin dihargai B. Merenungi kegagalan yang dialami orang sehingga dapat memperoleh perbandingan dari pengalaman pahit orang lain b. diperlakukan kurang baik) dan sebagainya.b. dengan mata memerah dan jarang berkedip b. 4. Menyuruh kita agar menghormati manusia(orang lain) sesuai dengan kedudukannya”.R. Putus Asa 1. Menonjolkan kemampuan dirinya di hadapan sesame manusia d. Diantaranya yaitu :  H. yang artinya : “Tidaklah seorang anak muda yang memuliakan orang tua karena ketuaannya.  H. Tampak murung dan tidak memiliki gairah untuk berusaha lagi d. 2. 2.”Janganlah engakau marah!”. Dampak Negatif Ananiah a. Bentuk-bentuk Putus Asa a. nasihatilah aku! Sabdanya. Bagi Pelakunya Sendiri . Larangan Berputus Asa Islam mendidik umatnya agar tidak putus asa dari rahmat Allah.R. Terkadang melontarkan kata-kata kasar yang tidak enak didengar 3. Tidak menganggap bahwa pendapatnya sendiri yang paling benar c. melainkan Allah akan mengadakan baginya orang yang akan memuliakan dia setelah tuanya”. Seseorang dikatakan putus asa apabila tidak lagi mempunyai harapan tentang sesuatu yang semula hendak dicapai. Merugikan diri sendiri b. 4. walaupun benar c. Pandangan mata yang tajam. tidak ada harapan lagi. Menghindari Sikap Ananiah a.Muslim dari Aisyah.R. dan sabdanya. Dampak Negatif Putus Asa a. Larangan Gadab Gadab atau marah termasuk sikap yang kurang terpuji. C. Gadab 1. al-Bukhari nomor 5651 dari Abu Hurairah  Yang artinya : “Sesungguhnya seorang lelaki berkata(meminta nasihat Rasulullah saw) “Ya Rasulullah. Kurang menghargai pendapat orang lain. MenghindarKAN Diri dari Putus Asa a. Bentuk-bentuk Gadab a. hanyalah orang-orang kafir”. Bermalas-malasan setelah mengalami kegagalan dalam suatu usaha b. 4.

Takabur adalah sikap yang amat tercela. Menyadari bahwa dirinya juga pernah berbuat salah kepada orang lain c. Benruk-bentuk Takabur a. Secara istilah. b. Tercela dalam pandangan sesame manusia. Memperbanyak lawan dan mengurangi teman 5. Perilaku Menghindari Gadab a. Giat melakukan sesuatu apabila diperkirakan akan memperoleh hasil b. Larangan bersifat tamak terungkap dalam firman Allah dalam surat al-Hadid ayat 20. Menghindarkan Diri dari Sifat Takabur a.1) Tidak dapat berfikir secara tenang dalam menghadapi persoalan 2) Mudah terkena tekanan batin 3) Susah menerima kebenaran dan saran b. 4. Mudah terjerumus ke dalam kehidupan yang sesat karena keduniaan b. akan tetapi terdapat kekurangan penjelasan dalam Bab I. Semester II Kelas VIII . diantaranya :  Surat Al-Isra‟ ayat 37. tamak. Larangan Bersikap Takabur Dalil-dalil yang menunjukkan larangan takabur. Pengertian Tamak Kata tamak berasal dari bahasa Arab yang berarti loba. pada semester I kelas VIII dalam penjelasan materinya sudah baik. Tamak 1. Enggan melakukan sesuatu yang memerlukan biaya c. ayat itu menjelaskan bahwa hidup di dunia hanyalah seperti orang yang asyik dalam permainan. Larangan Memiliki Sifat Tamak Islam mendidik umatnya agar tidak tamak terhadap keduniaan. Menghindarkan Diri dari Sifat Tamak a. karena orang yang tamak cenderung bakhil c. yang artinya :”Dan janganlah engkau berjalan di bumi ini dengan sombong karena sesungguhnya engkau tidak akan dapat menembus bumi dan tidak akan mampu menjulang setinggi gunung”. merasa dirinya benar. E. Memperbanyak bergaul dengan orang-orang saleh dan tawaduk Menurut hasil tela‟ah kami. berbangga-bangga kekayan dan anak. Marah tidak disukai dalam pergaulan D. sehingga ayat ini berisi tentang larangan secara halus agar manusia tidak terlalu tamak terhadap keduniaan. Takabur 1. baik dalam pandangan Allah maupun sesame manusia. Pengertian Takabur Kata takabur berasal dari bahasa Arab yang berarti sombong. Tidak bersedia dikritik atau diberi saran d. Dampak Negatif Tamak a. Marah tidak dapat menyelesaikan masalah secara baik d. Menyadari dengan sepenuh hati bahwa setiap orang pasti berbuat salah b. Berlagak seakan dirinya sendiri yang paling pandai dan paling benar b. Bentuk-bentuk (Ciri-ciri) Tamak a. dan rakus. Mudah terpancing emosinya c. 4. Jauh dari petunjuk agama karena waktunya habis untuk memikirkan harta 5. tamak berarti terlampau besar nafsunya terhadap keduniaan. Mengurangi perhatiannya terhadap orang yang diatasnya agar tidak terpengaruh olehnya. Tidak mau menerima kebenaran yang datang dari orang lain 3. Menimbulkan rasa tidak senang kepada pihak lain karena diremehkan b. Sering memperhatikan kehidupan orang di bawahnya agar dapat mensyukuri nikmat Allah b. Enggan mengeluarkan harta yang dimiliki untuk agama dan kemanusiaan 3. Selalu menyadari bahwa ukuran kemuliaan manusia di sisi Allah hanya ditentikan oleh kualitas takwanya b. Bagi Orang Lain 1) Tidak dapat diajak berkomunikasi secara baik 2) Menimbulkan kekhawatiran apabila melakukan hal-hal yang tidak diinginkan 5. Orang lain merasa tidak dihormati c. 2. Dampak Negatif Takabur a. 2.

Nama-Nama Rasul Allah swt. tak seorang rasul pun yang berdusta. Nabi Musa a. suatu jumlah yang besar. 2. Sifat dusta hanya dimiliki oleh manusia yang ingin mementingkan dirinya sendiri. 21257) Rasul Allah sejumlah tiga ratus lima belas orang. mereka selalu memperoleh bimbingan dari Allah swt. Dalam hadist berikut diriwayatkan tentang jumlah rasul. Amanah (Dapat dipercaya) Karena kejujuran yang dimiliki para rasul. Rasul Allah adalah manusia pilihan Allah swt.s 2. baik kepada diri sendiri maupun kepada orang lain. Antara lain : Pada firman Allah Q. b. C. d. Adapun bukti atau dalil tentang adanya rasul-rasul Allah swt.s 7. Nabi Isa a. Yunus : 47 yang artinya: ”Tiap-tiap umat mempunyai rasul. Tabligh ( Melaksanakan Tugas) Setiap rasul melaksanakan tugasnya secara baik walaupun kaumnya menentang secara terangterangan. A. Nabi Ilyas a. Nabi Ibrahim a.minum. Nabi Yusuf a.s 21.s 22. berkeluarga dan bermasyarakat. “ Seratus dua puluh empat ribu.s 14. tetapi mereka memiliki kecerdasan yang tinggi dalam menghadapi musuh-musuh.s 24.s 17. Nabi Nuh a.s 23. Serta dalam firman Allah Q. Nabi Harun a. Nabi Yunus a. setiap rasul benar ucapannya dan benar pula perbuatanna. B. diberlakukanlah hukum bagi mereka dengan adil dan (sedikitpun) tidak dizalimi”.” kemudian diantara mereka ada yang diberi petunjuk oleh Allah dan ada pula yang tetap dalam dalam kesesatan”.s 18. Nabi Dawud a.s 25.Bab IV : Iman kepada Rasul-rasul Allah swt. Dengan demikian. Nabi Lut a. Nabi Idris a.s 12. Sifat-Sifat Rasul-rasul Allah swt. “Ya Rasulallah! Berapakah jumlah para nabi?” Beliau menjawab. Ayat di atas menjelaskan bahwa setiap rasul yang diutus kepada suatu umat bertugas mengajak manusia untuk menyembah Allah dan menjauhi sembahan selain Allah. Pengertian dan Pentingnya Beriman Kepada Rasul-Rasul Allah swt. D. Kazib (dusta) Semua rasul adalah manusia yang dipilih Allah swt. Nabi Yahya a. Fatanah (Cerdas) Sesungguhnya para rasul bukan golongan kaum terpelajar. Nabi Syu‟aib a..s 19.s 20. Nabi Alyasa a.s 5. bekerja. Nabi Muhammad saw. Nabi Zulkifli a. Maka apabila rasul mereka telah datang. Adapun sifat mustahil rasul sebagai berikut: a.s 6. kami telah mengutus seorang rasul untuk tipa umat (untuk menyerukan ). Nabi Zakaria a. sehingga terhindar dari sifat tercela. Abi Zar bertanya.s 13. demikian juga . orang menaruh kepercayaan kepadanya.s 3. Ahmad No. c.s 8. misalnya makan. para rasul adalah manusia seperti kita juga.s 11.s 10. Sifat wajib Rasul Yang dimaksud sifat wajib rasul ialah sifat-sifat yang pasti dimiliki oleh para rasul.s 16. Sebagai manusia. Sidiq (Benar) Rasul selalu benar apabila berbicara dan benar pula dalam perbuatannya.” (H. yang diberi amanah untuk menyampaikan wahyu atau membimbing manusia agar hidupnya berada pada jalan yang benar. Nabi Adam a.s 4. sedangkan rasul mementingkan umatnya.s 15. Sepanjang sejarah manusia. Nabi Ayyub a. b.s 9. tidak ada yang dirugikan.R. Yang termasuk rasul dari mereka itu sebanyak tiga ratus lima belas. Nabi Saleh a.S.S. Nabi Hud a. Adapun nama-nama di dalam Al-Qur‟an ada dua puluh lima : 1. Khiyanah (Tidak Dapat Dipercaya) Sepanjang sejarah belum pernah ada seorang rasul khianat kepada umatnya. Adapun sifat wajib rasul adalah sebagai berikut: a. 1. Pada ayat diatas dijelaskan bahwa rasul berkewajiban menegakkan hukum agama (dalam menyelesaikan perkara manusia) secara adil. Sifat mustahil bagi Rasul Yang dimaksud sifat mustahil bagi ara rasul adalah sifat yang tidak mungkin dimiliki oleh rasul. Nabi Yakub a. rasul memiliki sifat-sifat seperti yang dimiliki manusia lainnya. Sebagai utusan Allah swt. Nabi Ismail a. an-Nahl : 36 yang artinya : “dan sungguh. Bukti/Dalil tentang Kebenaran Adanya Rasul-Rasul Allah swt. “sembahlah Allah dan jauhilah Tagut.Nabi Sulaiman a. Nabi Ishak a.

C. Berusaha untuk dapat menyampaikan amanah 3. Irhas Selain mukjizat. kepada orang-orang yang dikehendaki. beruah tangga. yang tidak dapat ditiru oleh siapapun. Memperoleh ajaran yang dibawah oleh Rasulullah Bab V : Mukjizat dan Kejadian Luar Biasa A. E. ia tidak dapat mengemban amanah Allah swt. Macam-Macam Mikjizat yang Dimiliki para Rasul Mukjizat dibagi menjadi dua macam. Jadi mustahil rasul memiliki sifat bodoh. misalnya saat membela diri atau menjawab tantangan orang-orang kafir.s. Mukjizat Nabi Ibrahim a. dirasakan. Rasul tidak mungkin seorang yang bodoh. dirasakan. Perilaku yang mencerminkan beriman kepada Rasul-rasul Allah swt 1. Dan mukjizat yang kedua yaitu cahaya terang yang keluar dari kedua tangan beliau. Kejadian luar biasa tersebut diberikan Allah swt. Memiliki etos kerja yang baik 4. Sifat Jaiz Rasul Yang dimaksud sifat jaiz rasul ialah sifat yang boleh ada pada diri rasul dan boleh pula tidak ada padanya. Lazimnya. Sifat jaiz rasul sama dengan sifat yang dimiliki manusia pada umumnya. Membelah bulan 2) Tentang terbenamnya kaki kuda suraqah saat mengejar Nabi Muhammad saw.s dan Nabi Muhammad saw 1. para rasul melaksanakan tugas walaupun harus menanggung resiko. Menurut istilah mukijizat berarti sesuatu yang luar bisasa yang terjadi pada diri nabi atau rasul Allah dalam rangka membuktikan bahwa dirinya dalah nabi atau rasul Allah swt. 2. Memperoleh pelajaran tentang kitab-kitab Allah 3.s Raja Namrut memerintahkan rakyatnya untuk membakar Nabi Ibrahim akan tetapi Nabi Ibrahim terselamatkan atas izin Allah dari kobaran api yang membakar Nabi Ibrahim. Baladah (Bodoh) Seorang rasul mempunyai tugas yang berat. dan berperasaan halus. Karamah. 3) Nabi Muhammad saw memerah air susu kambing Ummu Ma‟bad D. Pengertian Mukjizat Menurut bahasa. Mukjizat maknawiyah hanya dapat dimengerti dan dikenal oleh orang yang berpikiran sehat. misalnya: makan. . Mukjizat Nabi Musa a. berbudi luhur. Mukjizat Nabi Ibrahim a. 3. Mukjizat Rasulullah saw yang berupa sabda 1) Akan hancurnya kerajaan romawi 2) Lamanya jabatan khalifah sesudah beliau wafat 3) Akan dibukanya Negara Mesir b. Kitman (Tidak Menyampaikan Wahyu) Tugas rasul didunia adalah menyampaikan wahyu Allah swt. ada pula kejadian-kejadian luar biasa. d. c.s mendapat tantangan berat dari Raja Fir‟aun untuk beradu sihir. didengar. B. 3. mukjizat berarti sesuatu yang melemahkan atau mengalahkan. Maunah. diantaranya yaitu sebuah tongkat yang dapat berubah menjadi seekor ular dan dapat membela air laut merah menjadi dua bagian. Mukjizat hisiyah ditujukan kepada orang biasa yang kurang mampu menggunakan akal pikirannya secara baik. Membiasakan diri berlaku jujur 2. minum. Nabi Musa a. Dengan penuh semangat dan rasa tanggung jawab. Mukjizat Nabi Nabi Muhammad saw a. dimana pada saat itu Nabi Musa a.terhadap amanah yang diterima dari Allah swt. Jika rasul bodoh. antara lain: 1. Nabi Musa a. Jiwa menjadi bersih karena ajaran taihid yang dibahah rasul 2. dan dipegang. kepadaumat manusia sebagai pedoman hidup. Hikmah beriman kepada rasul-rasul Allah 1. Mukjizat Maknawiyah Mukjizat maknawiyah ialah mukjizat yang tidak dapat dilihat. dan bermasyarakat. didengar. Berusaha memiliki kepekaan dalam menghadapi persoalan F. 2. nabi atau rasul menampakkan mukijizatnya hanya pada saat-saat yang dibutuhkan. dan dipegang. Mukjizat Rasulullah saw yang berupa perbuatan 1) Rasulullah saw.s mendapat dua macam mukjizat. Adapun kejadian luar biasa tersebut antara lain. dicium.s Untuk menghadapi Raja Fir‟aun yang zalim. Mukjizat hisiyah Mukjizat hisiyah ialah mukjizat yang dapat dilihat.

tidak menampakkan kemampuan yang dimiliki. baik ketika beliau masi di Mekah maupun setelah hijrah ke Madinah. Pengertian dan Pentingnya Tawaduk Tawaduk berarti rendah hati. Memperoleh kepercayaan dari orang yang menduga dirinya telah berbuat baik b. Serta dalam Q. 3. Hukum Husnuzan Husnuzan kepada Allah dan rasul hukumnya wajib. sedangkan kepada sesama manusia hukumnya mubah atau jaiz (boleh dilakukan). Tidak mudah menerima suatu berita yang tidak jelas b. Dampak Positif Husnuzan a.S. 3. padahal itu belum tentu benar. Karena sebagian dari prasangka itu dosa. Bab VI : Akhlak Terpuji kepada Sesama Manusia A. bertakwa.Contohnya yaitu pada peristiwa ajaib yang terjadi pada diri Nabi Isa a. Membiasakan Diri Berperilaku Tawaduk a. dan jin. Berusaha untuk mengendalikan diri . dan beramal shaleh kepada Allah swt. 2. Berusaha untuk sering bertemu dengan semua orang B.S. Dimana Nabi Muhammad selalu selamat dari bahaya maut. hubungan persaudaraan dia dengan orang yang dicurigai menjadi jauh. Irhas dianugerahkan kepada calon nabi atau rasul Allah swt. Wali ialah orang yang beriman. Menghormati orang yang lebih tua atau yang lebih pandai daripada dirinya b. Mempererat hubungan persaudaraan antara dirinya dan orang lain b. yakni berprasangka buruk terhadap seseorang. Kejadian yang dialami Nabi Sulaiman a.S. Memperkuat hubungan persaudaraan antara keduanya 5. Pengertian dan Pentingnya husnuzan Husnuzan berarti prasangka baik. Berprasangka buruk berarti mencurigai orang lain telah berbuat yang tidak baik. Maryam. 4. Maunah diberikan kepada siapapun dan bersifat umum untuk semua manusia 3.(Q. Maunah dan Irhas 1. Benrtuk-Bentuk Perilaku Tawaduk a. 3. Perbedaan antara Karamah . 2. Kejadian yang dialami maryam binti imran Nabi Zakariyah a.s menemukan makanan setiap kali hadir di mihrab Maryam binti Imran. wali maupun manusia biasa. Sebagaimana Allah swt. Menurut ulama sufi.Luqman ayat 19. Maunah diberikan oleh Allah swt. al-Isra‟ ayat 24 yang mewajibkan tawaduk kepada kedua orang tua atas dasar rasa kasih sayang. kepada wali-Nya. Sesuai firman Allah Q. 2. Irhas Irhas ialah kejadian luar biasa yang ada pada diri calon nabi atau rasul ketika masih kecil. Perintah Bersikap Tawaduk Dalam Q.s sedang berhadapan dengan para tentaranya yang terdiri atas manusia.S. 5.1. Orang yang mencurigai seseorang (telah berbuat buruk) pasti bersikap kurang bersahabat dengan yang dicurigai. Berfirman “ Hai orang-orang yang beriman. Maunah Maunah berarti pertolongan. Tawaduk 1. jauhilah kebanyakan dari prasangka (kecurigaan). kepada siapapun yang dikehendakiNya. Kewajiban Bersikap Hati-Hati terhadap Zan Islam mendidik umatnya agar bersikap hati-hati terhadap Zan (prasangka). hewan. Lawan kata tawaduk ialah takabur. Orang yang tawaduk adalah orang yang merendahkan diri dalam pergaulan. an-Naml/27:40. keluhuran. Adapun prasangka yang tergolong perbuatan dosa ialah suuzan. Sayang kepada yang lebih muda atau lebih rendah kedudukannya 4. Dengan demikian.S. Peristiwa ajaib itu adalah beliau dapat berbicara kepada orang-orang yang melecehkan ibunya. Karamah Menurut bahasa karamah berarti kemuliaan..s ketika beliau masih bayi dalam buaian ibunya. a. b.” Ayat di atas secara tegas mewajibkan kita untuk bersikap hati-hati dalam zan.s Ketika Nabi Sulaiman a. dan anugerah. Lawan kata husnuzan ialah suuzan. Membiasakan Berperilaku Husnuzan a. Husnuzan 1. Mengangkat derajat dirinya sendiri dalam pandangan Allah maupun sesama manusia. menduga seseorang berbuat baik. E. baik kepada nabi. al-hujurat : 12). Karamah dianugerahkan kepada wali 2. Dampak Positif Perilaku Tawaduk a. karamah berarti keadaan luar biasa yang diberikan Allah swt.asy-Syu‟ara ayat 215 dan dalam Q.

Berusaha menghargai kelebihan yang dimiliki orang lain c. Pada hakikatnya. Tidak melarang tetangga apabila ingin menanam pohon dibatas kebunnya c. al-Kafirun ayat 6 yang maksudnya adalah masing-masing pihak bebas melaksanakan ajaran agama yang diyakini. Sikap ini perlu mendapatkan bimbingan secara terus-menerus dari orang dewasa. Meringankan beban hidup. al-Maidah ayat 2 mengajarkan tentang tolong-menolong dalam hal kebaikan. namun perlu dibimbing dan diarahkan. Memuaskan batin orang lain b. b.an-Nisa‟ ayat 32 printah untuk tidak boleh iri terhadap orang yang kaya. b. sikap seperti ini telah dimiliki oleh manusia sejak masih usia anak-anak. Seseorang yang sangat berambisi untuk mencapai peringkat pertama. Menyukai sesuatu untuk tetangganya. saling menghargai sesama manusia. yakni dengki. Berusaha untuk menghormati orang lain b. Iri berarti merasa tidak senang atau cemburu melihat orang lain beruntung atau mendapatkan suatu kesenangan. Apabila rasa iri tidak dapa dikendalikan lagi.S. dengki merupakan akibat dari sikap iri. dan memberi bantuan seseorang. Pengertian Hasad Kata hasad berasal dari bahasa arab yang berarti iri hati. Pengertian dan Pentingnya Taawun Kata taawun berasal dari bahasa arab yang berarti tolong menolong. Membiasakan Diri Taawun dalam Kehidupan a. Taawun 1. tapi ia gagal memperolehnya dan ia kecewa dan iri kepada temannya yang mendapat peringkat pertama. Bentuk-bentuk Perbuatan Hasad a. Terwujudnya persatuan dan kesatuan 4. naluri hidup bertaawun telah dimiliki setiap manusia sejak masih kecil. manusia perlu mengadakan kerja sama. Agar dapat memenuhi kebutuhan hidupnya. muncullah perbuatan yang amat buruk. Tasamuh disebut juga toleran. Terpenuhinya kebutuhan hidup berkat kebersamaan b. sebagaimana ia suka untuk dirinya sendiri. Pada hakikatnya. Dampak Positif Taawun a. Sikap tasamuh sangat diperlukan dalam kehidupan bertetangga dan bermasyarakat. tak mampu mencukupi kebutuhannya sendiritanpa bantuan pihak lain.b.tolong-menolong dalam berbagai hal. Mendahulukan kepentingan umum diatas kepentingan dirinya sendiri Bab VII : Akhlak Tercela Kepada Sesama Manusia A. dengki. 3. karena irinnya pak toha menaroh kotoran diwarung pak yono agar warung pak yono tidak laku. Melatih diri untuk dapat menghargai kemampuan orang lain C. Eratnya hubungan baik dengan orang lain 4. masing-masing pihak dapat terpenuhi kebutuhannya. saling menghormati.S. Adapun bentuk-bentuknya yaitu : a.S. Bersikap tasamuh berarti memberikan kesempatan kepada orang lain untuk mengambil haknya sebagaimana mestinya. 3. 3. 2. Larangan Bersifat Hasad Dalam firman Allah Q. Dengan adanya sikap taawu. Adapun bentuk-bentuknya : a. Perintah untuk Bersikap Tasamuh dan Bentuk-Bentuk Perilaku Tasamuh Dalam firman Allah Q. Perintah untuk Taawun dan Bentuk-Bentuk Taawun Dalam firman Allah Q. Tidak selalu melihat kekurangan orang lain D. . Dengan demikian. Tasamuh 1. Dampak positif Tasamuh a. Manusia adalah mahluk yang lemah. Tidak mengganggu ketenangan tetangga b. Pengertian dan Pentingnya Memiliki Sikap Tasamuh Tasamuh berarti sikap tenggang rasa. Membiasakan Diri Bersikap Tasamuh a. Memperingan tugas berat c. Kemudian orang yang iri tersebut mengambil rapot si juara pertama dan membuangnya ke tong sampah. 2. Menyadari bahwa kondisi manusia lemah sehingga membutuhkan bantuan orang lain b. Membiasakan diri rela berkorban c. Melihat warung pak yono laris tetapi warung pak toha sepi pak toha iri akan kelarisan warung pak yono. Hasad 1. menutupi aib. Mengunjungi pada saat sakit atau menerima suatu musibah. 2.

Menyadari sepenuhnya bahwa setiap manusia berpeluang untuk berbuat jahat. Jika dilihat dari caranya. Gibah 1) Menjatuhkan nama baik orang yang digunjing dalam pandangan masyarakat karena masyarakat telah menilai dia sebagai orang yang jelek (walaupun belum tentu). 3. c.4.mungkin dilakukan sekali ataupun berkalikali. 3) Menmbulkan pertikaian apabila orang yang digunjing mengerti dan tidak mampu menahan emosinya.al-Hujurat ayat 12 ayat yang berisi larangan agar kita tidak menggunjingkan seseorang. Bagi Orang Lain Hasad yang dilakukan pada seseorang akan menimbulkan kekcewaan. Membalas suatu kejahatan dengan kejahatan disebut balas dendam. b. Fitnah 1) Rusaknya kehidupan kehidupan bermasyarakat karena adanya kecurigaan antara yang satu terhadap lainnya. Akibat Buruk Dendam Semakin seseorang menyimpang sifat dendam maka semakin menambah rumitnya urusan atau masalah yang ia hadapi 4. Melatih diri bersabar terhadap sesuatu yang mengecewakan hati. B. Orang yang selalu ingin membalas kejahatan disebut pendendam. maka pembicaraan itu disebut gibah. 2) Rusaknya hubungan persaudaraan antara yang digunjing dan masyarakat lingkungannya. b. Demikian buruknya fitnah sehingga Allah menyatakan bahwa . 2) Menyiksa batinnya sendiri karena semakin banyak orang yang mendapatkan kesenangan semakin gusar hatinya. Apabila kejelekan yang dibicarakan tersebut memang dilakukan orangnya.S. maupun sesama manusia. Gibah dan Fitnah 1. Anjuran untuk Bersabar. Rajin mendatangi majelis-majelis ilmu. Rajin mendengarkan nasihat-nasihat keagamaan b. 5. Perilaku Menghindari Hasad a. gibah dan fitnah dapat dilakukan secara sembunyi-sembunyi dua orang atau lebih. an. Bagi Pelakunya Sendiri 1) Merusak pahala amal baik yang dilakukan sebelumnya. C. berarti itu disebut fitnah.Nahl ayat 126 dan Q. Perilaku Menghindari Dendam a. 2. Meltih diri untuk menerima kenyataan hidup yang dialami. Dendam 1. Pembalasan yang lebih ringan b.S. Antara lain: a. Dampak Negatif Gibah dan Fitnah a. Apabila kejelekan yang dibicarakan itu tidak benar. asy-Syura ayat 40 dimana ayat ini menerangkan untuk bersabar diri dan tidak mendendam. 2) Pecahnya persatuan masyarakat yang dapat memicu timbulnya kelompok-kelompok yang mendukung maupun yang menentang. Pengertian Dendam Dendam berarti keinginan yang keras yang terkandung dalam hati untuk membalas kejahatan. Bentuk-Bentuk Dendam Dilihat dari kadarnya. Memperbanyak bergaul dengan orang shaleh dan mengurangi bergaul dengan orang talih d. Hati yang kecewa akan mempengaruhiraut wajah (cemberut) sehingga itu akan menggangu hubungan persaudaraan. b. 2. dendam ada tiga tingkatan. Pembalasan yang seimbang c. sering kita dengar orang yang membicarakan kejelekan orang lain dengan tujuan untuk menjatuhkan nama baiknya.S. Pembalasan yang melebihi 3. Tidak Dendam Dalam firman Allah Q. terutama pengajian c. Menyadari bahwa dirinya sendiri suatu saat mungkin juga berbuat jahat sebagaimana orang lain berbuat jahat. Pengertian Gibah dan Fitnah Dalam kehidupan sehari-hari. Dampak Negatif Perbuatan Hasad a. dapat pula dilakukan secara terbuka oleh banyak orang. 4. Larangan Gibah dan Memfitnah Dalam firman Allah Q. 5. 3) Tercela dakam pandangan Allah swt. Bentuk-Bentuk Gibah dan Fitnah Gibah dan fitnah dapa dilakukan oleh dua orang atau lebih.

3) Terjadinya pertikaian antara kedua belah pihak jika masing-masing tek mampu mengendalikan dirinya. Tanda-Tanda Besar 1. 3. Matahari terbit dari arah barat. . Perilaku Menghindari Gibah dan Fitnah a. 4. b. Berusaha menghentikan atau mengalihkan pembicaraan yang cenderung menjelek-jelekkan sesorang. c. Semester I Kelas IX Bab I : Iman Kepada Hari Akhir A. melihat kesalahan sendiri di masa lalu. b. Namimah 1. 2. Para pakar ilmu antariksa menyatakan apabila kiamat disebabkan oleh padamnya matahari.fitnah lebih kejam daripada pembunuhan. Mengadakan tabayun (kejelasan suatu berita) apabila mendengar berita dari seseorang. D. tidak ada keraguan padanya. dan sungguh. B.000 karena kehilanganberat terus menerus matahari akan habis atau padam. yakni menceritakan sikap atau perbuatan seseorang (yang belum tentu benar) kepada orang lain dengan maksud agar terjadi perselisihan antara keduanya. Kelurnya dajjal. kemudian mencari jalan untuk menjelekjelekkannya kepada orang lain. Menurut hasil tela‟ah kelompok kami. juga suka mengadu domba. D. Tanda-Tanda Kecil 1. Akibat Buruk Namimah a. Bagi Pelakunya Sendiri 1) Rasa tidak tenang karena adanya kekhawatiran aka terbongkar kejahatannya .000. termasuk bumi. Hari Akhir menurut Al-Qur‟an dan Hadist Dalam surat Al-Hajj ayat 7 “dan sungguh. c. Metahari berupa bola api raksasa yang memancarkan sinar dan panas ke seluruh planet. 2. Tidak terlampau mudah menerima suatu berita apabila tidak jelas kebenarannya. akan tetapi terdapat kekurangan dalam penjelasan pada materi tentang akibat buruk sikap dendam. Menyadari sepenuhnya bahwa setiap orang memiliki kekurangan dan kelebihan. Perilaku Menghindari Namimah a. C. Pembantu melahirkan anak majikannya. 2) Rusaknya hubungan persaudaraan antara bdua pihak yang diadu domba. Keluarnya hewan yang aneh. Pengertian Namimah Namimah berarti mengadu domba. Allah akan membangkitkan siapapun yang di dalam kubur”. Bagi Orang Lain 1) Munculnya rasa benci antara kedua belah pihak yang diadu domba. Larangan Namimah Dalam firman Allah Q. Membiasakan untuk mawas diri. Karena besarnya rasa iri. 3. terutama orang yang belum jelas baik kepribadiannya. b. 3. Meluasnya perbuatan maksiat 3. 2. Mengingat-ingat kebaikan yang telah dilakukan orang lain. 5. Namimah sangat erat hubungannya dengan fitnah. kiamat akan terjadi kurang lebih 15 miliyar tahun lagi. Ilmu agama tidak dianggap penting lagi. Lazimnya orang yang suka memfitnah. Hari Akhir menurut Ilmu Pengetahuan Para pakar ilmu pengetahuan mengakui bahwa matahari merupakan sumber kehidupan untuk semua makhluk dipermukaan bumi. 2) Terancam tidak akan masuk ke jannah. setiap detik matahari kehilangan beratnya sebesar 4. Penjelasan Materi Akidah Akhlak MTs Kelas IX a.S. al-Hujurat ayat 6 yang memerintahkan kita agar tidak mudah memercayai suatu berita yang belum jelas kebenarannya. pada semester II kelas VIII pada bab VII sudah baik. Pengertian Hari Akhir Yaitu peristiwa hancurnya alam semesta. Tanda-Tanda akan Datangnya Hari Kiamat a. Bola api raksasa itu berputar terus. Bentuk-Bentuk Namimah Namimah bisa berawal dari rasa iri karena melihat seseorang (yang difitnah) memperoleh kesenangan dan keuntungan. (hari) kianat itu pasti datang. 5. b.

produktif dan inovatif a. Belajar sungguh-sungguh agar cita-cita tercapai dengan maksimal. 3. Mendiring manusia agar selalu berbuat baik.S Al-Alaq 1-5. yaitu hari pertimbangan amal. C. Menyadarkan manusia bahwa kehidupan dihari akhir adalah tujuan setiap manusia yang hidup di bumi. Surga. 3. Pentingnya Memiliki Ilmu Rasulullah bersabda: “barang siapa menginginkan kebahagiaan dunia. Pengertian dan perlunya sikap kerja keras. 4. Kerja keras berarti sungguh-sungguh. Kerja Keras 1. yaitu alam kubur. Memperbanyak amaln baik dalam rangka mencari ridlo Allah SWT. Seseoarng dikatakan bodoh apabila tidak mengetahui dalam berbagai hal. 2. Barang siapa menginginkan akhirat. Berilmu 1. yaitu tempat yang penuh derita dan siksa di hari akhir. wajib baginya mempunyai ilmu.E.Dapat membantu orang lain dalam menyelesaikan masalah.Rajin mendatangi majlis ilmu B. Rajin beribadah. Nilai-Nilai Positif (keuntungan)memiliki sikap kerja keras a. c) Perilaku orang berilmu . 4. yaitu tempat yang penuh nikmat pada haru akhir. Yaumul Hasyr. wajib baginya mempunyai ilmu. bersemangat tinggi dalam mengerjakan sesuatu. b. Perilaku yang Mencerminkan Keimanan Terhadap Hari Akhir 1. Yaumul Mizan.S Jumu‟ah: 10 “apabila salat telah dilaksanakan. Kreatif yaitu banyak akal . wajib baginya mempunyai ilmu. seseorang dikatakan berilmu apabila memiliki kepandaian sesuatu. Terpuji dalam pandangan Allah b. Fungsi Iman Kepada Hari Akhir 1. F. 2. Islam memuji sikap kerja keras dan mencela minta-minta.Dapat melaksanakan ajaran agama secara benar. G.menjaga tali silaturrahmi. maka bertebaranlah kamu dibumi. 7. Neraka. Pengertia kreatif. 2. Barang siapa menginginkan kebahagiaan keduanya. 2. . Perintah Mencari Ilmu Perintah menuntut ilmu telah ditegaskan Allah SWT dalam wahyu yang diturunkan pertama kali yaitu Q. Yaumul Ba‟as. Membiasakan diri bersikap kerja keras a.” 3. Yaumul Hisab. Bentuk-Bentuk (contoh) Sikap Kerja Keras a. 5. Selalu menyadari bahwa hasil yang diperoleh dari jerih payahnya sendiri lebih mulia dari pada menerima pemberian orang lain. Alam Ghaib yang Berhubungan dengan Hari Akhir 1. Pengertian Ilmu dan Kebodohan Kata ilmu berasal dari bahsa arab yaitu „ilmun artinya kepandaian tentang sesuatu. Terpuji dalam pandangan secara manusia 5. Produktif. dan Inovatif 1. b) Bagi orang lain . Kreatif.Memperoleh pahala disisi Allah SWT. yatu hari bangkitnya manusia dari alam kubur. 2. Alam Barzah. 6. alam yang dilalui roh manusia sejak meninggal dunia sampai terjadinya Yaumus Sa‟ah. carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak agar kamu neruntung”. 4. yaitu hari berkumpulnya manusia di padang Mahsyar. lawan katanya yaitu Jahlun yang artinya kebodohan. Perintah untuk Kerja Keras Dalam Q. Nilai-Nilai Positif Ilmu a) Bagi diri sendiri . Ayat tersebut secara tegas menyuruh kita untuk membaca (belajar).Semangat dalam menuntut ilmu . yaitu hari perhitungan amal. Bab II : Akhlak Terouji Kepada Diri Sendiri A.

Pengertian Taaruf dan Tafahum Ta‟aruf yaitu saling mengenal. 3.S Al- . b. Memiliki jiwa yang tenang. 1. 3. Ketetapan ini disebut qadha-Nya. Nilai-nilai positif dimiliki sifat kreatif. Oleh sebab itu orang yang ingin terhormat dalam pandangan Allah dan sesame manusia hendaknya memiliki akhlak karimah. Bab IV : Akhlak Karimah DALAM Pergaulan Remaja A. Akhlak Karimah dalam Pergaulan Remaja 1. produktif dan inovatif d. Penciptaan matahari ini disebut qadar. Semester II Kelas IX Bab III : Iman Kepada Qada dan Qadar A.Sal-Ahzab:36 yang artinya “dan tidaklah pantas bagi laki-laki yang mukmin dan perempuan yang mukmin. seperti terkandung dalam Q. dalam penjelasan materinya sudah baik. sebagai manusia kita dituntut untuk menjadi pribadi yang kreatif. Inovatif yaitu bersifat pembaruan 2. Berani menghadapi persoalan hidup karena yakinsenua yang dialami adalah ujian dari Alkah. Dampak Positif Orang yang Beriman kepada Qadha dan Qadar 1. Bersikap tawadhuk kepada kebesaran Allah 4. B. apabila Allah dan rasulnyatelah menetapkan suatu ketetapan. Allah berfirman dalam Q. Berjiwa qona‟ah 2. D. 2. pada semester I kelas IX. Taaruf dan Tafahum a. Melatih diri untuk sabar dan tabah dalam menghadapi ujian Allah SWT. produktif dan inovatif agar kita dapat bertahan hidup. 3. Contoh Akhlak Karimah dalam Pergaulan Remaja 1. Allah menciptakan matahari sebagai sumber energy untuk sarana kehidupan. Pengertian Iman kepada Qada dan Qadar Iman artinya percaya. ucapan dan perbuatan yang baik sesuai ajaran islam. aka nada pilihan (yang lain)bagi mereka tentang urusan mereka…. b. produktif dan inovatif. qadha artinya putusan Allahtentang suatu perkara. produktif dan inovatif Zaman semakin berkembang. Perlunya memiliki sifat kreatif. persaingan hisup semakin ketat. akan tetapi terdapat kekurangan penjelasan dalam Bab II pada materi kreatif. Berusaha mengembangkan kemampuan yang dimiliki h. 3. Produktif yaitu banyak mendatangkan hasil c. Dapat mengikuti perkembangan zaman e. Perintah untuk hidup tolong menolong dalam kebaikan dan ketakwaan seperti dalam Q. Tabah hati dalam menghadapimusibah C. b.) 2. Tawakkal yaitu berserah diri 3.b. Contoh Peristiwa yang Berhubungan dengan Qadha dan Qadar Allah SWT menetapkan harus ada kehidupan di dunia ini. Perintah untuk Memiliki Akhlak Karimah a. Memperhatikan perkembangan lmu pengetahuan dan teknoligi Menurut hasil tela‟ah kami. Kebutuhan hidup dapat tercukupi 4. Perintah untuk berbuat ihsan kepada orang tua seperti dalam Q. Perilaku yang Mencerminkan Keimanan kepada Qadha dan Qadar 1. Untuk mewujudkan kehebdak-Nya. produktif dan inovatif g. Melatih diri agar selalu mensyukuri nikmat 2. Sedangkan Tafahum yaitu saling memahami. Manusia diciptakan Allah untuk saling mengenal dan memahami. Mengembangkan Sifat Positifterhadap Qadha dab Qadar 1. Perintah untuk Mengadakan Ta‟aruf dan Tafahum. Kewajiban Beriman kepada Qadha dan Qadar Setiap muslim wajib beriman kepada Qadha dan Qadar. Ikhtiar yaitu berusaha 2. Membiasakan diri bersikap kreaif. sedangkan qadar yaitu aturan yang diciptakan Allah untukperkara tersebut. Arti Qadha dan Qadar menurut Al-Qur‟an.S alMaidah:5.S Luqman:31. Kepuasan batin f. Pengingkaran terhadap adanya qadha dan qadarberarti kafir. Pentingnya Akhlak Karimah dalam Pergauln Remaja Akhlak karimah ibarat pakaian penutup aurat. B. Pengertian Akhlak karimah Akhlak Karimah ialah segala sikap. Orang yang tak memiliki akhlak seperti orang gila yang berkeliaran di jalan tanpa pakaian sedikitpun.

S An-Nisa‟:58 dan Q. Sebaiknya dijelaskan pada Bab V agar runtut dalam penjelasan materi tentang akhlak kepada Allah swt. Ta‟awun dan Tasamuh a. pada semester II kelas IX. Selalu luwes dalam pergaulan 2. Menimbulkan perasaan puas dan terwujudnya kehidupan yang tentram. Perintah amanah dan menepati janji terdapat dalam Q. 4. d. Menurunkan martabat dirinya dalam pandangan orang lain dan rusaknya hubungan persaudaraan. Penerapan Ta‟aruf dan Tafahum a. Amanah yaitu orang yang dapat dipercaya. Ikut aktif dan mendorong setiap bentuk kerja sama 3. Hasil Tela‟ah Penjelasan Materi Akidah Akhlak MTs a. menurut hasil tela‟ah kelompok kami pada semester I kelas VII terdapat ketidak sinambungan dalam penjelasan antara Bab III semester I dan Bab VI semester II. Amanah dan Menepati janji a. Sedangkan Adil berarti tidak memihak. namun ada beberapa hal yang perlu diperjelas lagi. d. c. Dampak Positif Ta‟aruf dan Tafahu. Pengertian. Al-Anfal:27 c. Dapat saling mengenal pribadi sendiri maupun orang lain b. Perilaku Terpuji (Akhlak Karimah) dalam Kehidupan Remaja Sehari-hari 1. BAB III ANALISIS Setelah kami menela‟ah dan menjelaskan materi Akidah Akhlak MTs. Jujur berarti lurus hati. Contoh penerapan ta‟awun dan tasamuh. Dalam Q.S An-Nahl:90. Berusaha untuk bersikap jujur dan adil dalam segala hal 4. Kemudian dilanjutkan Bab VI semester II yaitu dengan materi akhlak tercela kepada Allah swt. Dimana pada Bab III semester I dengan materi akhlak terpuji kepada Allah swt. Sedangkan tasamuh adalah saling berbuat baik. Dampak positif ta‟awun dan tasamuh Terwujudnya kesatuan dan persatuan generasi muda dan tercapainya ketentraman batin. Dampak negatif khianat dan ingkar janji. kami mencoba menganalisis materi Akidah Akhlak MTs sebagai berikut: 1. Untuk itu. b.S al-Maidah:2 c. Menurut hasil tela‟ah kami. Perintah ta‟awun dan tasamuh .S. b. Saling memahami antar teman d. pada Bab IV penjelasan materinya kurang begitu jelas pada materi jujur dan adil tentang contoh penerapannya. ternyata masih ada beberapa hal yang masih perlu disesuaikan dengan materi ajar yang menurut kami sudah baik. Mendapat pahala dari Allah. 2. Dampak positif amanah dan menepati janji. c. Pengertian ta‟awun dan tasamuh Ta‟awun adalah saling menolong. Menumbuhkan kepuasan batin bagi diri sendiri dan orang yang member amanah. Berusaha menjaga amanah dengan ikhlas dan berusaha menepati janji. menambah banyak teman dan terwujudnya kerukunan hidup sesama remaja. Pada Kelas VII Madrasah Tsanawiyah 1) Semester I Kelas VII. Saling meringankan beban hidup dan mengunjungi teman yang sedang sakit. Manfaat jujur dan adil. C. Jujur dan Adil a. Perintahn untuk jujur dan adil dalam Q. 3. Hal ini kami lakukan agar .Hujarat:13. sedangkan menepati janji berarti berbuat sesuatu sesuai dengan janji yang telah diucapkan. b.

produktif dan inovatif. produktif. Dalam penyampaian materi akidah akhlak ini. sehingga siswa tidak merasa jenuh dengan materi yang ada. terdapat kekurangan dalam penjelasan pada Bab IV semester II dimana pada Bab akhlak karimah dalam pergaulan remaja dalam materi jujur dan adil terdapat kekurangan dalam penjelasan. kreatif. Padahal pada Bab IV semester II terdapat materi tentang hikmah beriman kepada Rasul-rasul Allah swt. menurut kami metode yang sesuai yaitu metode ceramah. setidaknya dapat berpengaruh pada siswa seperti mempunyai sifat yang ikhlas. dan inovatif. suri tauladan dan tanya jawab. Aspek-aspek yang terkandung didalamnya : a. Dimana pada kitab Zabur. b. Alangkah baiknya jika pada materi jujur dan adil serta amanah dan menepati janji diberi penjelasan tentang contoh penerapannya. pikiran merasa dan kehendak. Psikologi merupakan ilmu pengetahuan yang mempelajari pengalamanpengalaman yang timbul dalam diri manusia seperti perasaan panca indra. 2) Semester II Kelas IX. metode adalah istilah yang digunakan untuk mengungkapkan pengertian cara yang paling tepat dan cepat dalam melakukan sesuatu. bekerja keras. dimana pada materi dendam penjelasannya kurang jelas. menurut hasil tela‟ah kelompok kami pada semester II kelas VIII terdapat kurangnya penjelasan pada Bab VII semester II pada materi akhlak tercela kepada sesama manusia.siswa lebih mudah dalam menerima penjelasan dan bisa membedakan penjelasan tentang akhlak terpuji kepada Allah swt. dan akhlak tercela kepada Allah swt. Alangkah baiknya jika pada Bab I diberi penjelasan tentang hikmah beriman kepada kitab-kitab Allah swt. Ahmad Tafsir. padahal pada kitab Taurat diterangkan dengan jelas tentang sejarah turunnya kitab Taurat. karena dalam buku ini penjelasannya terlalu singkat. c. dimana pada bab itu menerangkan tentang sepuluh asmaul husna. dimana pada materi taaruf dan tafahum serta materi taawun dan tasamuh terdapat contoh penerapannya sedangkan pada materi jujur dan adil tidak ada penjelasan tentang contoh penerapan jujur dan adil serta pada materi amanah dan menepati janji juga tidak ada contoh penerapannya. Injil dan Al-qur‟an juga diberi penjelasan tentang sejarah turunnya kitab tersebut agar siswa lebih jelas dalam menerima materi. Menurut kami alangkah baiknya jika pada taraf MTs dijelaskan lebih jelas tentang 99 asmaul husna agar dalam penjelasan materi ini bisa memberikan penjelasan yang jelas tentang asmaul husna. Aspek Metodologi Menurut Dr. materi tentang akhlak karimah dalam pergaulan remaja bisa menjadikan siswa . Seorang guru harus pandai dalam memilih metode yang akan digunakan. menurut hasil tela‟ah kelompok kami pada semester II kelas VII terdapat kurangnya penjelasan pada Bab IV semester II. c. Injil dan Al-Quran penjelasannya kurang dari segi sejarah turunnya kitab tersebut. Dalam hal ini. 2) Semester II Kelas VIII. Alangkah baiknya jika pada kitab Zabur. dengan mudah dan jelas. Pada Bab I pula terdapat kurangnya penjelasan pada materi macam-macam kitab Allah swt. menurut hasil tela‟ah kelompok kami pada semester II kelas IX. ta‟at. Dari hasil tela‟ah kami. b. akidah akhlak mempunyai peran dalam perkembangan akhlak siswa dalam dirinya. banyak sekali metode yang dapat digunakan. hendaknya dalam penjelasannya lebih di perjelas lagi dengan membuat point tersendiri agar penjelasannya lebih jelas lagi untuk dipelajari. Dimana pada metode ceramah seorang guru dapat menerangkan materi pembelajarannya dengan cara berceramah. Agar siswa mampu memahami tentang akibat buruk sikap dendam bagi diri sendiri dan orang lain. setelah guru menerangkan materi pembelajarannya dengan cara ceramah guru bisa juga langsung menggunakan metode Tanya jawab pada proses pembelajarannya dimana siswa diberi pertanyaanpertanyaan yang menyangkut materi tersebut. alangkah baiknya bila ditambah penjelasan tentang akibat buruk dendam bagi diri sendiri dan akibat buruk dendam bagi orang lain. menurut hasil tela‟ah kelompok kami pada semester I kelas VIII terdapat kurangnya penjelasan pada Bab I semester I yaitu dengan materi beriman kepada kitab-kitab Allah swt. padahal pada tingkat MI sudah perna dijelaskan tentang asmaul husna. 2) Semester II Kelas VII. 2. atau sebaliknya siswa juga bisa bertanya kepada guru tentang materi yang belum ia pahami. Aspek Psikologi Menurut Wilhelm Wund. Pada Kelas VIII Madrasah Tsanawiyah 1) Semester I Kelas VIII. Pada Kelas IX Madsrasah Tsanawiyah 1) Semester I Kelas IX. Supaya siswa lebih jelas dalam menerima materi pembelajaran. contohnya guru menerangkan tentang materi tentang beriman kepada kitab-kitab Allah. menurut hasil tela‟ah kelompok kami pada semester I kelas IX terdapat kekurangan dalam penjelasan pada Bab II semester I pada materi kreatif. namun tidak semua metode dapat diterapkan pada tiap materi yang diajarkan. Aspek Sosial Dalam aspek ini. Dimana dengan adanya nilai-nilai akhlak yang terkandung dalam materi akidah akhlak seperti sifat-sifat terpuji kepada Allha . Dimana pada bab ini tidak ada penjelasan tentang hikmah beriman kepada kitab-kitab Allah swt.

Di harapkan bagi peserta didik dapat menjadi pribadi yang beriman dan bertakwa. Ibrahim dan H. Solo : PT. 3. Penulis telah berupaya semaksimal mungkin dengan segala kemampuan. dimana sebagai seorang siswa harus berilmu untuk mencapai pendidikan yang diharapkan serta perlunya kerja keras untuk mencapai cita-cita yang diharapkan. M. namun penulis yakin hasilnya masih jauh dari kesempurnaan. . Ibrahim dan H. dengan materi akhlak terpuji kepada diri sendiri. Darsono. Amin Ya Rabbal Alamin. M. karena dengan demikian siswa akan mengerti tentang pentingnya akidah akhlak bagi kehidupannya. Membangun Akidah dan Akhlak 1 untuk Kelas IX Madrasah Tsanawiyah. taufiq dan hidayah-Nya penulis dapat menyelesaikan penyusunan Tela‟ah Penjelasan Materi Akidah Akhlak MTs. Kata Penutup Alhamdulillah dengan segala puji syukur penulis panjatkan kehadirat Ilahi Rabbi karena berkat rahmat. T. Darsono. dengan menjelaskan tentang bahan yang disampaikan yaitu yang mengenai suatu kepercayaan atau keyakinan yang berupa budi pekerti atau kelakuan baik akhlak yang terpuji atau akhlakul karimah maupun yang tercela atau akhlakul madzmumah pada lembaga pendidikan yang memberikan pendidikan dan pengajaran tingkat menengah dan menjadikan mata pelajaran agama islam sebagai mata pelajaran dasar. Akhirnya penulis berdo‟a semoga tela‟ah penjelasan materi akidah akhlak MTs ini dapat membawa manfaat dan semoga Allah swt selalu menunjukkan kepada kita jalan yang lurus yaitu jalan orangorang yang diberi nikmat. Ag. Oleh karena itu. 2009. Aspek Pendidikan Dalam aspek ini. C. Kesimpulan 1. Departemen Pendidikan Nasional. Darsono. kritik dan saran selalu penulis harapkan khususnya kepada para pembaca. 4. Esensi pelajaran Akidah Akhlak berpengaruh di berbagai aspek penting bagi siswa. Pada penjelasan materi Akidah Akhlak MTs sudah baik. Guru juga sangat berperan aktif dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas. 1992. Abu Ahmad dan Drs. Tiga Serangkai Pustaka Mandiri. namun ada beberapa sub bab yang perlu diperbaiki dan ada sub bab yang penjelasannya perlu ditambah lagi agar siswa lebih jelas memahami materi ajar.Jepara: INISNU. kreatif. Semarang. BAB IV PENUTUP A. Solo : PT. 2009. T. A. Solo : PT. guru juga harus menguasai bahan ajar yang akan disampaikan dan penggunaan metode yang tepat dalam proses pembelajaran. Tiga Serangkai Pustaka Mandiri. Metodologi Pembelajaran PAI . Psikologi Umum Edisi Revisi. teman sebaya maupun dengan masyarakat sekitatnya. 6. Umar M. Oleh karena itu. Nur Khoiri. 4. Ibrahim dan H. Membangun Akidah dan Akhlak 1 untuk Kelas VII Madrasah Tsanawiyah. DAFTAR PUSTAKA 1. seorang siswa dapat mengambil suatu pelajaran. Jakarta : Balai Pustaka. 2011. Tela‟ah Penjelasan Materi Akidah Akhlak MTs adalah penyelidikan mengenai beberapa materi tentang kesulitan-kesulitan yang mungkin ada pada materi yang dikaji. bukan jalan orang-orang yang tersesat. Membangun Akidah dan Akhlak 1 untuk Kelas VIII Madrasah Tsanawiyah. T. baik itu dengan keluarga. Saran 1. 5.dapat berinteraksi sosial dengan siapa saja. Kamus Besar Bahasa Indonesia. 2009. produktifitas serta inovatif seorang siswa dapat mencapai pendidikan yang berakhlakul karimah. Dengan materi akhlak karimah dalam pergaulan seorang siswa diharapkan mampuh bersosialisasi dengan baik sesuai dengan tuntunan agama. Dan dengan adanya kreatifitas. berilmu. 2. Materi Akidah Akhlak perlu diajarkan pada tingkat MI maupunMTs. serta berakhlakul karimah yang baik sesuai tuntunan Agama Islam. d. 2. Drs. B. 2. 3. 2007. Tiga Serangkai Pustaka Mandiri.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful