P. 1
Laporan praktikum Destilasi.docx

Laporan praktikum Destilasi.docx

|Views: 821|Likes:
Published by Eron Jogja

More info:

Published by: Eron Jogja on Mar 07, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/05/2014

pdf

text

original

Laporan praktikum Destilasi

BAB I PENDAHULUAN A. Latar belakang Destilasi atau penyulingan adalah suatu proses pemisahan komponen yang berdasarkan pada perbedaan titik didih dimana komponen yang mempunyai titik didih yang rendah duluan keluar dibanding titik didih yang tinggi. pada proses ini terjadi proses penguapian yang diikuti pengembunan. Destilasi dilakukan untuk memisahkan suatu caran dari campurannya apabila komponen lain tidak ikut menguap (titk didih lain jauh lebih tinggi).Misalnya adalah pengolahan air tawar dari air laut. Pada percobaan ini, menggunakan proses destilasi sederhana, dimana menggunakan air sungai sebagai sampel yang akan dimurnikan. Masalah yang timbul di Masyarakat sekarang ini, masyarakat kesulitan mendapatkan air bersih. Salah satu cara untuk memperoleh air bersih yang berasal dari air laut, yaitu melakukan proses destilasi. Untuk mengetahui cara memurnikan air sungai menjadi air bersih dengan menggunakan metode destilasi sederhana, maka dilakukanlah percobaan ini. B. Rumusan Masalah Adapun rumusan masalah dari percobaan ini yaitu : 1. Bagaimana proses destilasi secara sederhana ? 2. Bagaimana cara memurnikan sampel air sungai ?

C. Tujuan Percobaan Adapun tujuan dari percobaan ini yaitu : 1. Untuk mengetahui prinsip dasar proses destilasi secara sederhana 2. Untuk memurnikan sampel air sungai. D. Manfaat Percobaan Adapun manfaat dari percobaan ini yaitu : 1. Agar mahasiswa dapat mengetahui prinsip dasar proses destilasi secara sederhana 2. Agar mahasiswa dapat mengetahui cara memurnikan sampel air sungai.

contohnya Arab Saudi.mereka mendestilasi air laut untuk mendapatkan air bersih. Air yang keruh kurang dapat menjadi biomas cukup produktif. produksi minyak wangi dan lain-lain.BAB II TINJAUAN PUSTAKA Dalam kehidupan kebutuhan akan air bersih adalah suatu hal yang pasti untuk keberlangsungan hidup baik itu manusia. Untuk mengolah air laut menjadi air minum digunakan tehnik destilasi. aliran air dari pegunungan yang diperjirakan paling bersih pun akan membawa mineral-mineral. Tidak hanya dalam kehidupan saja melainkan kebutuhan akan air bersih dibutuhkan juga dalam laboratorium. Hapir semua kegiatan yang dilakukan manusia membutuhkan air. jernih dengan suhu dibawa suhu udara sedemikian rupa sehingga minimbulkan rasa aman. Kekeruhan dapat disebabkan oleh bahan-bahan tersuspensi yang bervariasi dari ukuran koloida sampai dispersi kasar. Air bersih dibutuhkan untuk membuat suatu larutan atau melarutan suatu bahan. Pada masa sekarang ini nampaknya sulit untuk memperoleh air yang betul-betul murni. Pengukuran kekeruhan membantu menrntukan jumlah bahan kimia yang dibutuhkan dalam pengolahan air. tergantung dari derajat tubelensinya. Jadi destilasi adalah suatu proses yang sangat berguna dan tidak hanya untuk mendapatkan air bersih tapi juga dalam proses pengolahan minyak bumi. Kekeruhan mengurangi intnsitas cahaya matahai masuk kedalam air. Dalam hal lain destilasi juga digunakan untuk mendapatkan air bersih di suatu Negara. walaupun perairan itu mempunyai zat-zat makanan yang cukup. gas-gas terlarut dan zat organik dari tubuhan dan binatang yang hidup di dalam atau dekat . Industri dan lain-lain. Misalnya kita mengolah air laut untuk dijadikan air minum. atau di kenal dengan aquades. diharapkan pula zat-zat atau bahan kimia yang terdapat didalam air minum. industri. rekreasi. air bersih yang berasal dari logam lain atau yang biasa disebut air destilat. air destilat ini juga di butuhan sebagai sumber air destilata. sebaiknya zat ataupun bahan kimia dan miniral yang dibutuhkan oleh tubuh hendaknya harus terdapat dalam kadar yang wajar dalam sumber air tersebut. tidak berbau. Air minum yang baik adalah air yang tidak tercemar secara berlebihan oleh zat-zat kimia atau kiniral tertentu oleh zat-zat atau miiral-miniral yang berbahaya bagi kesehatan. pertanian. Air yang dipergunakan untuk minum sebaiknya sebaiknya air yang tidak berwarna. Air dibagi tiga golongan menurut pertukarannya yatu: Golongan A : Air yang digunakan sebagai air minum tanpak pengolahan terlebih dahulu Golongan B : Air yang dapat digunakan sebagai air baku untuk diolah sebagai air minum dan keperluan rumah tangga Golongan C : Air yang dapat digunakan untuk keperluan perikanan. pertanian dan sebagainya. peternakan. Air yang digunakan manusia adalah air permukaan tawar dan air tanah murni. hewan maupun tumbuhan. Meningkatnya kebutuhan air dengan bertambahnya jumlah penduduk didunia dan juga sebagai akibat dari peningkatan kebutuhan air untuk rumah tangga. Selain di laboratorium. Air merupakan senyawa kimia yang sangat penting bagi kehidupan umat manusia dan mahluk hidup lainnya dan fungsinya bagi kehidupan tersebut tidak akan tergantikan dengan oleh senyawa lainnya.

Jabir ibnu Hayam menjadi insprasi dalam destilasi skala mikro. Petroleum pertama kali didisetilasi oleh kimiawan muslim yang bernama Al-Razi pada abad ke-9. dengan komponenkomponennya cukup dapat menguap. virus. Bahan kimia organik (minyak. Bahan-bahan radioaktif 8. bahan organik dan sebagainya). Syarat utama dalam operasi pemisahan komponen-komponen dengan cara distilasi adalah komposisi uap harus berbeda dari komposisi cairan dengan terjadi keseimbangan larutan-larutan. kebutuhan oksigen biokimia (BOD). Bahan sedimen atau suspensi (parikel tanah. logam beracun dan senyawa lainnya). Tetapi sering hanya digunakan paramerter fisika seperti temperatu. virus. kotoran hewan dan manusia. . Destilasi dilakukan melalui tiga tahap yaitu evaporasi adalah memindahkan pelarut sebagai uap dari cairan yaitu pemisahan uap-cairan di dalam kolom dan untuk memisahkan komponen dengan titik didih lebih rendah yang lebih mudah menguap dari komponen lain yang kurang volatil dan kondenasasi dari uap. warna. Namun untuk industri dibawa oleh kimiwan muslim dalam proses mengisolasi ester untuk membuat parfum. 2. serta untuk mendapatkan fraksi pelarut yang lebih volatil. pestisida) 6. Untuk mengetahui pencemaran air sungai digunakan kombinasi parameter fisika. Pertama kali destilasi dikenalkan oleh seorang kimiawan Babilonia di Mesopotamia pad millennium ke-2 sebelum masehi. Berdasarkan teori-teori tersebut ternyata kebutuhan air bersih bukan hanya sebatas dalam kebutuhan manusia saja melainkan air bersih juga dibutuhkan dalam laboratorium khususnya kimia yang digunakan untuk mmbuat larutan atau melarutkan suatu bahan. garam. Semua komponen tersebut terdapat dalam fasa cairan dan uap. maka kita membutuhkan air yang bersih dari logam. karena penemuannya di bidang destilasi yang masih dipakai sampai sekarang. partikel tersuspensi (SS). Agen penyebab penyakit (bakteri.aliran tersebut. selain itu aktivitas manusia merupakan salah satu hal yang menyebabkan timbulnya masalah-masalah pencemaran air dalam ekosistem air. Limbah penghabis oksida (limbah rumah tangga. Bahan-bahan polutan bagi pencemaran air dalam bentuk pencemaran fisika. 3. kimia dan biologi. kimia dan biologi dibagi menjadi 8 kelompok yaitu: 1. Pada abad ke8 kimiawan muslim juga berhasil mendapatkan substan kimia yang benar-benar murni melalui proses destilasi. bensin. amonia (NH3). untuk destilasi karosin/ minyak tanah pertama ditemukan oleh Avicenna pada awal abad ke-11 Distilasi merupakan suatu perubahan cairan menjadi uap dan uap tersebut didinginkan kembali menjadi cairan. Pupuk anorganik (garam nitrat dan fosfat yang terlarut) 5. Suhu cairan yang mendidih merupakan titik didih cairan tersebut pada tekanan atmosfer yang digunakan. Pada tahun 800-an ahli kimia Persia. Panas. pasir dan bahan anorganik lainnya yag melayang dalam air) 7. protozoa atau parasit lainnya yang mencemari sungai atau sumur atau mata air. protozoa. Bahan kimia yang larut dalam air (asam. Untuk memurnikan air dari logam-logam digunakan metode destilasi. rasa dan kekeruhan air. Fasa uap terbentuk dari fasa cair melalui penguapan (evaporasi) pada titik didihnya. plastik. Polutan biologis berasal dari kotoran manusia yang mengandung bakteri. parasit). ataupun parameter kimia seperti: partikel terlarut. bau. 4. Unit operasi distilasi merupakan metode yang digunakan untuk memisahkan komponen-komponen yang terdapat dalam suatu larutan atau campuran dan tergantung pada distribusi komponen-komponen tersebut antara fasa uap dan fasa air.

sehingga arah geraknya diubah. MD biasanya berukuran 2-5 meter dalam diameter dan tinggi berkisar antara 6-15 meter. sehingga tidak dapat dilakukan dengan destilasi biasa. Dalam proses ini campuran didihkan pada kisaran suhu tertentu pada tekanan tetap. dan mengandung lebih banyak komponen yang atsiri dibandingkan cairan aslinya. terutama dalam keadaan mendidih. kenudia air hasil distilasi pertama akan didistilasi lagi. Sebagai contoh adalah cairan murni didalam suatu tempat yang tertutup. Molekul-molekul uap tersebut akan tetap berada dalam . evaporasi suatu bahan pangan dan sebagainya.Pada pemisahan campuran dari dua campuran yang menguap atau yang titik didihnya berdekatan lebih banyak persoalannya. Disini minyak serei akan dipanaskan sampai berubah fase menjadi uap sedangkan air tetap berwujud cair. Bila destilat yang mula-mula diperoleh dipanaskan lagi sampai mendidih. yang susunannya lebih banyak komponen yang sukar menguap. Bila sebagian cairan yang telah didihkan uapnya diembunkan. Uap yang dilepaskan dalam cairan tidak murni berasal dari salah satu komponen tetapi masih mengandung campuran kedua komponen dengan komposisi yang biasanya berbeda dengan komposisi cairan yang mendidih. Perbedaan sifat campuran suatu fase dengan campuran dua fase dapat dibedakan secara jelas jika suatu cairan menguap. Bagian pertama terdiri dari uap yang terembunkan disebut destilat. Pada suhu tertentu molekul-molekul cairan tersebut memiliki energi tertentu dan bergerak bebas secara tetap dan dengan kecepatan tertentu. Model ideal distilasi didasarkan pada hokum Roult dan hokum Dalton. Uap serei akan didinginkan oleh air yang berasal dari luar tabung proses ini disebut kondensasio sehingga uap serei akan mengembun dan berubah fase menjadi cair dan terbentuk rendemen. Destilasi Skala Industri. maka campuran akan terbagi menjadi dua bagian. oleh karena itu unit proses dari destilasi ini sering disebut sebagai menara destilasi (MD). masing-masing komponen akan menguap pada titik didihnya. Teori dasar destilasi yaitu perpindahan panas ke cairan yang sedang mendidih memegang peranan yang penting pada proses evaporasi dan distilasi atau juga pada proses biologi dan proses kimia lain seperti proses petroleum. Hal ini dapat diulangi lagi beberapa kali sampai akhirnya diperoleh salah satu komponen murni yang mudah menguap. Pada distilasi pertama bertujuan memisahkan senyawa organik dalam serai yang kenudian larut dalam air(air sebagai pelarut) . Tetapi setiap molekul dalam cairan hanya bergerak pada jarak pendek sebelum dipengaruhi oleh molekul-molekul lain. Masukan dari MD biasanya berupa cair jenuh (cairan yang dengan berkurang tekanan sedikit saja sudah akan terbentuk uap) dan memiliki dua arus keluaran. Metode ini merupakan termasuk unit operasi kimia jenis perpindahan massa. Cairan yang sedang dididihnya biasanya ditampung dalam bejana dengan panas yang berasal dari pipa-pipa pemanas yang horizontal atau vertikal. Kenyataan umum yang diperoleh adalah bahwa uap lebih banyak mengandung komponen yang mudah menguap (atsiri). Penerapan proses ini didasarkan pada teori bahwa pada suatu larutan. hal ini bertujuan memisahkan minyak serei dengan air. Pipa dan plat-plat tersebut dipanaskan dengan listrik. yaitu proses dimana komponen-komponennya secara bertingkat diuapkan dan diembunkan. Umumnya proses destilasi dalam skala industri dilakukan dalam menara. dengan cairan panas atau uap panas pada sisi yang lain. Suatu cara yang digunakan untuk memperoleh hasil yang lebih baik disebut destilasi bertingkat. Namun setiap molekul pada lapisan permukaan yang bergerak ke arah atas akan meninggalkan permukaan cairan dan akan menjadi molekul uap. maka uap yang baru akan lebih banyak lagi komponen yang lebih atsiri. pengendalian temperatur suatu reaksi kimia. Bagian kedua adalah cairan yang tertinggal disebut residu. arus yang diatas adalah arus yang lebih volatil (lebih ringan/mudah menguap) dan arus bawah yang terdiri dari komponen berat. Contoh proses destilasi minyak serei yaitu pada proses distilasi ini dilakukan dengan cara distilasi bertingkat.

titik didih alkohol adalah 78oC dan titik didih air adalah 100oC. sehingga mampu memisahkan dua komponen yang memiliki perbedaan titik didih yang berdekatan. Gambar 1.gerakan yang konstan.Campuran tersebut dicampurkan dalam labu didih.sedangkan sebagian air turun ke dalam labu didih. Selain itu ada pula distilasi ekstraktif dan distilasi azeotropic homogenous. dan labu penampung destilat. distilasi dengan menggunakan garam berion.yaitu memisahkan gas. Ditempatkan pada labu destilasi atau steel head dengan ujung atas reservoir HE sejajar dengan pipa penyalur uap ke kondensor.Pada suhu sekitar 78oC alkohol mulai mendidih tetapi sebagian air juga ikut menguap. Contoh destilasi bertingkat adalah pemisahan campuran alkohol-air (lihat gambar di bawah).Uap yang naik plat yang lebih tinggi lebih banyak mengandung cairan yang lebih atsiri (mudah menguap) sedangkan cairan yang yang kurang atsiri lebih banyak dalam kondensat.Proses seperti itu berulang beberapa kali (bergantung pada banyaknya plat dalam kolom). labu didih. Distilasi Fraksionasi (Bertingkat) Sama prinsipnya dengan dis. yaitu distilasi sederhana.sehingga akhirnya diperoleh alkohol yang lebih murni. dan kecepatan molekulmolekul dipengaruhi oleh suhu pada saat itu.Kolom fraksional terdiri atas beberapa plat dimana pada setiap plat terjadi pengembunan. Thermometer Biasanya digunakan untuk mengukur suhu uap zat cair yang didestilasi selama proses destilasi berlangsung. 1. distilasi uap. Alat Destilasi Sederhana Gambar di atas merupakan alat destilasi atau yang disebut destilator. kondensor.Setelah suhu kolom mencapai 78oC. Berskala suhu tinggi yang diatas titik didih zat cair yang akan didestilasi. biasanya dalam prosesnya digunakan senyawa lain yang dapat .kadar alkohol dalam uap lebih tinggi daripada kadar alkohol dalam campuran semula.sederhana.Proses berulang ini terjadi pada kolom fraksional. Untuk memisahkan dua jenis cairan yang sama sama mudah menguap dapat dilakukan dengan destilasi bertingkat. serta distilasi reaktif. Destilasi sederhana Destilasi sederhana atau destilasi biasa adalah teknik pemisahan kimia untuk memisahkan dua atau lebih komponen yang memiliki perbedaan titik didih yang jauh. Destilasi Azeotrop memisahkan campuran azeotrop (campuran dua atau lebih komponen yang sulit di pisahkan).Oleh karena alkohol lebih mudah menguap. Ada 5 jenis distilasi yang akan dibahas disini.Ketika mencapai kolom fraksionasi.Destilasi bertingkat sebenarnya adalah suatu proses destilasi berulang.bensin.alkohol tak lagi mengembun sehingga uap yang mengandung lebih banyak alkohol naik ke kolom di atasnya. Senyawa – senyawa yang terdapat dalam campuran akan menguap pada saat mencapai titik didih masing – masing. b. steel head. Yang terdiri dari thermometer. Seringnya thermometer yang digunakan harus memenuhi syarat: a.uap mengembun dan memanaskan kolom tersebut. 2. Suatu campuran dapat dipisahkan dengan destilasi biasa ini untuk memperoleh senyawa murninya. distilasi fraksionasi.bertingkat ini memiliki rangkaian alat kondensor yang lebih baik. distilasi pressureswing. hanya dis. dan sebagainya dari minyak mentah Destilasi fraksionasi 3. Labu didih berfungsi sebagai tempat suatu campuran zat cair yang akan didestilasi .Contoh lain dari Destilasi bertingkat adalah pemurnian minyak bumi. pemanas. dan distilasi vakum.minyak tanah.

Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar. Fakultas Sains dan Teknologi. Samata Gowa. dan titik didihnya cukup tinggi. motede yang digunakan adalah dengan menurunkan tekanan permukaan lebih rendah dari 1 atm. melainkan harus didestilasi dengan destilasi uap. dalam prosesnya suhu yang digunakan untuk mendistilasinya tidak perlu terlalu tinggi. atau dengan menggunakan tekanan tinggi. Destilasi uap adalah istilah yang secara umum digunakan untuk destilasi campuran air dengan senyawa yang tidak larut dalam air. teroksidasi atau mengalami reaksi pengubahan (rearranagement). Waktu dan Tempat Waktu dan tempat dilaksanakanya percobaan ini adalah sebagai berikut: Hari/Tanggal : Jumat. BAB III METODE PERCOBAAN A. Uap air yang dialirkan ke dalam labu yang berisi senyawa yang akan dimurnikan. Untuk destilasi uap. Destilasi Uap Untuk memurnikan zat/senyawa cair yang tidak larut dalam air. zat cair sudah terurai. labu yang berisi senyawa yang akan dimurnikan dihubungkan dengan labu pembangkit uap (lihat gambar alat destilasi uap). sedangkan sebelum zat cair tersebut mencapai titik didihnya. 29 April 2011 Waktu : PukuL 08.00 WITA Tempat : Laboratorium Kimia Analitik. 4.memecah ikatan azeotrop tsb. Destilasi vakum Memisahkan dua kompenen yang titik didihnya sangat tinggi.00-11. maka zat cair tersebut tidak dapat dimurnikan secara destilasi sederhana atau destilasi bertingkat. karena titik didih suatu campuran lebih rendah dari pada titik didih komponen-komponennya Destilasi Uap 5. . dengan cara mengalirkan uap air ke dalam campuran sehingga bagian yang dapat menguap berubah menjadi uap pada temperatur yang lebih rendah dari pada dengan pemanasan langsung. sehingga titik didihnya juga menjadi rendah. dimaksudkan untuk menurunkan titik didih senyawa tersebut.

pada suhu 83oC dengan waktu 21. Gelas ukur 100 mL 1 buah h. Melanjutkan pemanasan sampai pada suhu konstan dengan waktu selama 82 menit. Termometer 150oC 1 buah g. Pemanas listrik 1 buah d. Kondensor 1 buah c. kemudian mengukur volume destilasi yang diperoleh. Memanaskan labu destilasi sampai air mendidih. Labu destilasi 100 mL 1 buah b.32 menit. 6. kemudian memasukkan beberapa butir batu didih. Steel head 1 buah f. BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A.B. 3. Aquades d. Karet berlubang 1 buah 2.mendidih 94 35 . Memasang rangkaian alat desrilasi 2. Bahan a. 7. Mengisi labu destilasi dengan air sungai sebanyak 350 mL. Statif 2 buah j.32 . Alat dan Bahan 1. Aerator 1 buah e. Sampai memperoleh volume destilat sebanyak 50 mL. Air sungai c. Batuh didih C. Gelas kimia 250 mL 2 buah i. 5. Alat a.mendidih 94 82 50 mL destilat . Mengamati kenaikan temperatur pada termometer. Membaca titik didih destilasi. Botol semprot 1 buah l. Menjalankan air melalui alat pendingin (kondensor) 4. Klem 2 buah k. Prosedur kerja 1. Selang 1 buah n. Hasil Pengamatan Suhu oC Waktu (menit) Volume destilasi keterangan 83 21. Air (H2O) b. Ember 1 buah m.

Kondensor. Semua komponen tersebut terdapat dalam fasa cairan dan uap. Pada percobaan ini. dan thermometer yang digunakan harus. Pembahasan Destilasi merupakan suatu perubahan cairan menjadi uap dan uap tersebut didinginkan kembali menjadi cairan. Distilasi merupakan metode yang digunakan untuk memisahkan komponen-komponen yang terdapat dalam suatu larutan atau campuran dan tergantung pada distribusi komponen-komponen tersebut antara fasa uap dan fasa air. berfungsi sebagai penyalur uap atau gas yang akan masuk ke alat pendingin (kondensor). hal ini dikarenakan perbedaan sifat campuran suatu fase dengan campuran dua fase dapat dibedakan secara jelas jika suatu cairan menguap. dan ditempatkan pada labu destilasi atau steel head dengan ujung atas reservoir HE sejajar dengan pipa penyalur uap ke kondensor. berskala suhu tinggi yang diatas titik didih zat cair yang akan didestilasi. B. berfungsi sebagai wadah atau tempat suatu campuran zat cair yang akan di destilasi yang terdiri dari : a. BAB V PENUTUP A. 4. biasanya selalu berasa atau keset. 3. Syarat utama dalam operasi pemisahan komponen-komponen dengan cara distilasi adalah komposisi uap harus berbeda dari komposisi cairan dengan terjadi keseimbangan larutanlarutan. 6. Rangkaian alat pada destilasi adalah sebagai berikut : 1. 8 batu didih untuk. Kesimpulan Adapun keimpulan dari percobaan ini yaitu hasil destilat dari air sungai 300 mL adalah 50 mL pada suhu 94oC dengan 82 menit. yaitu celah masuk untuk aliran uap hasil reaksi dan celah keluar untuk aliran air keran 5.32 menit larutan sampel mulai mendidih. Suhu cairan yang mendidih merupakan titik didih cairan tersebut pada tekanan atmosfer yang digunakan. Labu dasar bulat. Thermometer. Labu didih. setelah itu dipanakan sampai menguap dan air didalam penampung dijalankan ke kondensor menggunakan aerator. memiliki 2 celah. Pipa dalam = pipa destilasi 7. Labu erlenmeyer khusus untuk destilasi atau refluks. kemudian menunggu sampai mendapatkan destilat yang dihasilkan. dan biasanya labu destilasinya sudah dilengkapi dengan leher yang berfungsi sebagai steel head. b. biasanya digunkan untuk mengukur suhu uap zat cair yang didestilasi selama proses destilasi berlangsung. Fasa uap terbentuk dari fasa cair melalui penguapan (evaporasi) pada titik didihnya. suhu pada labu destilat konstant pada 94oC. Steel Head. Contohnya untuk memisahkan alkohol dan air. terutama dalam keadaan mendidih dan destilat yang didapat pada air 300 ml adalah 50 mL pada suhu 94 oC dengan 82 menit.B. yang berfungsi untuk sebagai wadah sampel. Saran . Berfungsi untuk menyimbangkan panas suatu sampel bahan di dalam nya Sampel yang dianalisis yaitu air sungai. Labu destilasi. Pada saat suhu destilat mencapai 83oC dengan waktu 21. berfungsi untuk menyalurkan air kedalam kondensor dan mengeluarkan air dari dalam kondensor. dengan komponen-komponennya cukup dapat menguap. Aerator . 2. pertama – tama memasukan air kedalam labu destilasi.

com/2009/08/destilasi. (21 April 2011) . 21 Oktober 2010. Destilasi.ac.html (21 April 2011) Bambang Irawan. 2005). Kimia Fisika Untuk Paramedis.pdf. http://multiply.http://ndarucs.id/bitstream/123456789/ 1844/1/06000441. “Destilasi”.com/2010/02/distilasi. html 08 Oktober 2009.Sebaiknya pada percobaan selanjutnya. “Destilasi Uap”. Makassar: SMAK. 11 02 2010 (25 April 2011) Aditya. Riskian. Kimia Lingkungan. Andi Yogyakarta.html. pemurnian air sungai dilakukan sampai 2 kali penyulingan. Muhsin. http:// www-chem-istry:org/sect=belajar&ext=destilation07-03. Nur Alimah. DAFTAR PUSTAKA Anonim. Jakarta: UNY. 8 Juni 2010.blogspot.http://repository.blogspot. http://www. (25 April 2011) Estien Yazid. 2006) Rukaesih Acmad. “Peningkatan Mutu Minyak Nilam dengan Ekstraksi dan Destilasi PadaBerbagaiKomposisiPelarut”. Diakses pada 19 april 2011 Destilasi.19Juli2010. agar memperoleh destilat yang lebih murni.usu.com/.“Macammacamdestilasi”. http://adityabeyubay359. Kimia Lingkungan. /destilasi uap/destilasi-uap. 2004) Yulianto.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->