KODE ETIK KONSELING

apakah klien dibantu secara perorangan atau dalam kelompok . baik yang menjadi anggota perkumpulan maupun yang bukan. 2.American personnel guidance association 1. Perilaku dengan didasari kode etik diharapkan diperlihatkan setiap saat oleh para profesional. Tanggung jawab anggota adalah menghargai integritas dan meningkatkan kesejahteraan klien.

Jika konselor tidak dapat memberikan bantuan. Hubungan yang terjadi dari informasi yang diberikan dalam rangka konseling harus rahasia 4.3. ia harus segera merujuk klien kepada ahli lain sesuai spesialisasinya untuk menangani lebih lanjut . Klien diberitahukan mengenai cara-cara bantuan yang akan diperolehnya pada saat atau sebelum konseling dimulai 5.

Perlakukan klien seperti Anda ingin diperlakukan 5. Hindari pertanyaan rinci yang tidak relevan 4. Memahami pembatasan-jangan menggali kehidupan pribadi terlalu dalam di awal konseling 3.Prinsip etika 1. Ingat akan perbedaan tiap orang dan pengaruh latar belakang budaya . Mempertahankan kerahasiaan 2.

Hadapi klien dengan tulus hati 4. Tunjukkan sikap terbuka. dengan memberikan perhatian dan melibatkan diri dalam percakapan dan masalah klien 3.SIKAP TUBUH KONSELOR 1. Sedikit membungkuk ke depan untuk mendekati klien 5. Posisi wajar dan tenang . Lakukan kontak mata sewajarnya 2.

Hindari bicara terlalu banyak 4.„JANGAN” DALAM KONSELING 1. Hindari memperoleh keterangan terlalu cepat 5. Hindari pertanyaan yang menghambat kebebasan dalam menjawab 3. Hindari pertanyaan yang jawabannya hanya “ya” atau “tidak” 2. Jangan lupa buat catatan dengan segera . Hindari kontak mata yang tidak adekuat 6.

4. rumuskan masalah Rencanakan strategi Kumpulkan fakta dan perasaan Konsolidasi dalam rangka menjajagi alternatif . 3. 2.Langkah-langkah konseling 1.