P. 1
Step 1 Engine Electrical bhs indo)

Step 1 Engine Electrical bhs indo)

4.6

|Views: 5,269|Likes:
Published by rrhakim

More info:

Published by: rrhakim on Mar 02, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/29/2013

pdf

text

original

seperti tampak pada gambar 3-10, dengan memasang dan memutar kawat konduksi
(armature coil) di dalam medan bermagnet (Pole core) pada kutub N dan S, maka gaya
electromotive akan diinduksikan di kawat induksi berdasarkan hukum induksi electromagnetic.
Pada saat tersebut, arah gaya electromotive-nya adalah sama dengan anak panah yang ada
pada gambar sesuai dengan kaidah aturan tangan kanan Fleming. Arah tegangan yang
dihasilkan dari putaran armature coil dirubah setiap 1/2 (180°) putaran. Pada saat armature
berputar satu putaran, maka akan dihasilkan satu siklus tegangan AC. Karena itulah,
alternator DC dibentuk melalui penghubungan commutator yang berisi commutator berbentuk
setengah lingkaran ke terminal armature coil agar bisa diputar dengan armature coil dan
menghubungkan brush pada commutator.

Gambar 3-10 Prinsip kerja alternator DC

Ketika beban dihubungkan ke brush, arus langsung (direct current) seperti tampak pada
gambar 3-11 akan mengalir. Pada alternator DC, armature coil dililitkan secara tumpang tindih
dengan neighbored coil, sehingga gaya electromotive dari masing-masing coil di-overlapped,
karena itulah output-nya sedikit.

57 Training Support & Development

Engine Electrical

Gambar 3-11 Pola output yang diselaraskan

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->