P. 1
Cara Menghitung Inflasi

Cara Menghitung Inflasi

|Views: 125|Likes:
Published by Muhammad Taslim

More info:

Published by: Muhammad Taslim on Mar 08, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/29/2015

pdf

text

original

Cara Menghitung Inflasi

phammank* : Mata Kuliah Ekonomi Makro memberiku banyak pengetahuan Baru yang seperti wajib saya share bagi kawan-kawan yang mungkin tadi gak sempat nulis pas di kampus (wajar.. tulisanq gak bagus-bagus amat) maka dari ituu nechh sekarang saya sharing buat kawan-kawan supervisor..

Ekonomi Makro
1. Menurut pandangan ahli-ahli klasik, 4 faktor yang mempengaruhi pertumbuhan

ekonomi antara lain:
a. Sumber daya manusia ( human resources ), berupa : penawaran tenaga kerja,

pendidikan, disiplin, dan motivasi.
b. Sumber daya alam ( natural resources ), berupa: tanah, mineral, batu bara,

kualitas lingkungan.
c. Formasi kapital berupa :mesin, pabrik, jalan. d. Teknologi, berupa : ilmu, teknik, manajemen, kewirausahaan. 1. Ciri-ciri negara sedang berkembang adalah:

Rendahnya tingkat pendapatan per kapita Kesehatan buruk Harapan hidup yang rendah Tingkat pendidikan yang rendah Kekurangan gizi/malnutrisi.
1. 3 cara menentukan nilai sistem nilai tukar:

1. Nilai Tukar Tetap ( Fixed Exchange Rate ) Cara Kerjanya : Menurut sejarah, sistem kurs tetap yang paling penting adalah standar emas. Dalam sistem ini, setiap negara menetapkan nilai mata uangnya dalam jumlah emas yang tetap, sehingga membentuk kurs tetap diantara negara-negara berdasarkan standar emas. Nilai tukar untuk negara-negara yang berbedabeda ditentukan oleh muatan emas dalam satuan moneter mereka. 2. Nilai Tukar Mengambang ( Flexible/ Floating Exchange Rate ) Cara Kerjanya:

Cara Menghitung Inflasi : Tingkat harga ( tahun t ) – tingkat harga ( tahun t -1 )/tingkat harga ( tahun t -1 ) x 100. dan 25% untuk perawatan medis. Selanjutnya.25 x 100 ) + ( 0. maka transaksi tersebut dimasukkan dalam pos kredit dan ditandai dengan simbol tanda plus di depan nominalnya. . kita mengatur ulang harga dari masingmasing komoditas pada angka 100 sehingga perbedaan dalam unit-unit komoditas tidak akan mempengaruhi indeks harga.25 x 100 )]. dan perawatan medis naik 12% menjadi 112. harga perumahan naik 8% menjadi 108. Diandaikan pada tahun 1999 harga makanan naik 4% menjadi 104. Pada sistem semacam ini. Kredit Jika sebuah transaksi mendatangkan devisa ( foreign currency) pada negara yang bersangkutan/ transaksi yang mendatangkan valuta asing bagi negara. pada dasarnya kurs ditetapkan oleh kekuatan pasar namun pemerintah membeli atau menjual mata uang atau mengubah penawaran uang untuk mempengaruhi kurs. 3. pemerintah tidak perlu menetapkan nilai tukar ataupun mengambil langkah untuk melakukannya. Dalam neraca pembayaran Internasional ada beberapa transaksi yang dicatat. cara kerja kurs ini adalah negara-negara yang memuluskan fluktuasi kurs atau menggerakkan mata uangnya kearah yang diinginkan. Debit Jika sebuah transaksi mengandung konsekuensi membayar ke pihak lain dengan menggunakan devisa/ transaksi yang melibatkan pengeluaran valuta asing.Sebuah negara memiliki kurs tukar yang fleksibel apabila pergerakan kurs murni berasal dari pengaruh permintaan dan penawaran. konsumen membelanjakan 25% dari budget mereka untuk sandang. 50% untuk pangan. sistem kurs ini berdasar pada kurs yang ditetapkan oleh kekuatan pasar.50 x 100 ) + ( 0. Contohnya : Impor. 1. Dengan menggunakan 1998 sebagai tahun dasar. maka transaksi ini disebut sebagai debit dan ditandai dengan simbol tanda minus di depan nominalnya. 1. Contoh perhitungannya : Dari hasil survei. Contohnya : Ekspor. kita menghitung indeks harga konsumen dan angka inflasi pada tahun 1999. Atau dengan kata lain. antara lain: a. Dengan kata lain. Nilai Tukar Mengambang yang Terkendali ( Managed Exchange Rate) Cara Kerjanya: Disini. Ini menyatakan secara tidak langsung bahwa CPI juga 100 pada tahun dasar [= ( 0.

kebijakan fiskal.25 x 104 ) + ( 0.25 x 112 ) = 108 Dengan kata lain.CPI (1999) = ( 0.2005. Penawaran Agregat dalam ekonomi makro adalah : Total kuantitas barang dan jasa yang bersedia dihasilkan oleh bisnis negara dan dijual dalam suatu periode tertentu. kapasitas produktif perekonomian. maka pada tahun 1999 kemudian menjadi 108. Penawaran Agregat ( AS ) bergantung pada tingkat harga. Menurut Keynesian pengangguran terjadi karena : 1. dan ini bergantung pada tingkat harga. bisnis. Buku yang saya gunakan untuk menjawab soal-soal adalah : Samuelson Nordhaus. Angka Inflasi pada tahun 1999 kemudian menjadi : [ ( 108 – 100 ) / 100] x 100 = 8% per tahun. Permintaan Agregat ( AD ) merupakan jumlah pembelanjaan oleh para konsumen. dan faktor-faktor lain. dan tingkat biaya . dan pemerintah. 1. jika tahun 1998 merupakan tahun dasar di mana CPInya 100. seperti juga kebijakan moneter.50 x 108 ) + ( 0. 1.ECONOMICS ( Eighteenth Edition ) . Sumber-sumber Inflasi: Tingkat harga umum naik Penurunan pada 1.sedangkan Permintaan Agregat dalam ekonomi makro adalah : jumlah total yang bersedia dibelanjakan oleh sektor-sektor yang berbeda di dalam perekonomian dalam suatu periode tertentu.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->