POLITIK HUKUM DALAM UUD 1945 PASCA AMANDEMEN Widyawati Boediningsih, SH., MH.

Abstrac Legal policy changes in the life of nation and state has happened after the amendment to UUD 1945. Legal policy changes do not only happen in the polical system, but also in the legal system and economic system. In the political system has been a change from an authoritarian political system into a democratic political system. In the legal system has been a change in the field of legislation power. The legislation power that was early on the executive has shifted to legislative. In the economic system, from the the socialist economic system has been a change into neo-socialist economic system. Keynote : Amandment of UUD 1945, legal policy, political system, legal system, social and economic system. PENDAHULUAN UUD 1945 merupakan konstitusi Negara Republik Indonesia yang telah di sahkan pada tanggal 18 Agustus 1945 dalam sidang Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI). Akan tetapi saat itu Soekarno menyatakan 1 : Undang-Undang Dasar yang dibuat sekarang ini adalah Undang-Undang Dasar Sementara. Kalau boleh saya memakai perkataan : ini adalah Undang-Undang dasar kilat. Nanti kalau kita telah bernegara di dalam suasana yang lebih tentram, kita tentu akan mengumpulkan kembali Majelis Permusyawaratan Rakyat yang dapat membuat Undang-Undang Dasar yang lebih lengkap dan lebih sempurna. Sejak merdeka, Indonesia telah memberlakukan tiga macam konstitusi dalam empat periode, yaitu periode pertama 18 Agustus 1945 sampai 27 Desember 1949 berlaku UUD 1945. Periode kedua 27 Desember 1949 sampai 17 Agustus 1950 berlaku UUD RIS. Periode ketiga 17 Agustus 1950 sampai 5 Juli 1959 berlaku UUD 1950 yang bersifat sementara. Dan periode keempat 5 Juli 1959 sampai sekarang berlaku UUD 1945.2 Setelah kembali kepada UUD 1945 sampai sekarang konstitusi Indonesia tidak lagi mengalami pergantian. Akan tetapi hanya mengalami Amandemen sebanyak empat kali, yaitu Amndemen yang pertama ditetapkan pada tanggal 19 Oktober 1999. Amandemen kedua
1

2

Khudzaifah Dimyati, Teorisasi Hukum : Stusi tentang Perkembangan Pemikiran Hukum di Indonesia 1945 – 1990, (Surakarta : Muhammadiyah University Press, 2004), hal. 153 Moh. Kusnardi dan Harmaily Ibrahim, Hukum Tata Negara Indonesia, (Jakarta : Pusat Studi Hukum Tata Negara Fakultas Hukum Universitas Indonesia dan CV. Sinar Bakti, 1988), hal. 86 - 100

17

tangal 18 Agustus 2000 dan Amandemen ketiga 10 November 2001 serta Amandemen keempat pada tanggal 10 Agustus 2002. Hal 9 18 .G. hal 3. maka UUD 1945 Republik Indonesia yang dalam teori Stufenbau Hans Kelsen disebut sebagai groundnorm harus memberikan jaminan atas hak asasi manusia dan adanya pembagiaan kekuasaan dalam struktur negara untuk memberikan batasan atas kekuasaan tersebut agar tidak terjadi kekuasaan yang absolut. Mahfud MD. Pembaruan dan Politik Hukum dalam Rangka Pembangunan Nasional. Pada pokoknya konstitusi berisi tiga hal pokok. sistem hukum dan sosial. (jakarta : PT Pustaka LP3ES. Steenbeek. Adanya pembagian dan pembatasan tugas dan ketatanegaraan yang juga bersifat fundamental. Pembangunan hukum yang berintikan pembuatan dan pembaruan terhadap materimateri hukum agar dapat sesuai dengan kebutuhan 3 4 5 Sri Soemantri. Politik Hukum Di Indonesia.M. Menurut Mr. akan tetapi juga sistem ekonomi.Radhie. 51 Teuku Mohammad Radhie. 1987. J. Moh. Ditetapkannya susunan ketatanegaraan suatu negara yang bersifat fundamental. 6 Tahun II Desember 1973. dalam majalah Prisma No. 1998). yang dimaksud Politik hukum adalah suatu pernyataan kehendak penguasa negara mengenai hukum yang berlaku di wilayah dan mengenai arah perkembangan hukum yang dibangun4. Dengan demikian. b. hal. Politik hukum dalah legal policy yang telah atau akan dilaksanakan secara nasional oleh pemerintah Indonesia yang meliputi5 : 1. Prosedur dan Sistem Perubahan Konstitusi. Menurut T. yaitu 3 : a. Atas dasar itulah. Adanya jaminan terhadap hak-hak asasi manusia dan waga negaranya. c. Politik hukum di dalam batang tubuh UUD 1945 tidak hanya mengandung sistem politik. (Bandung : Alumni Bandung). nilai yang terkandung di dalam batang tubuh UUD 1945 mengandung sistem politik hukum bangsa Indonesia untuk mewujudkan negara ideal yang dicata-citakan. sebagaimana telah dikutip oleh Sri Soemantri dalam disertasinya yang telah memberikan gambaran secara jelas apa yang seharusnya menjadi isi dari konstitusi.

hal. Citra Aditya Bakti. yaitu negara federal dan negara kesatuan. kedaulatan terbagi atas dua aspek. pelaksanaan ketentuan hukum yang telah ada termasuk penegasan fungsi lembaga dan pembinaan para penegak hukum. UUD 1945 merupakan sumber dari keseluruhan politik hukum nasional Indonesia.8 6 Abdul Rosyid Thalib. Kedaulatan intern tersebut terbagi antara negara-negara bagian dan kedaulatan ekstern tetap berada pada pemerintah pusat federal (the central of federal power). Sedangkan di dalam negara kesatuan. 106 8 Ibid. 2006). Wewenang Mahkamah Konstitusi dan Implikasinya dalam Sistem Ketatanegaraan Republik Indonesia.. tetapi sekaligus meletakkan kepentingan bersama diatas kepentingan pribadi. kekuasaan legislatif yang tertinggi berada secara terpusat dalam satu badan legislatif. UUD 1945 mengakui hak-hak (termasuk hak milik) dan kebebasan individu sebagai hak asasi. hal. Bentuk Negara Indonesia Dalam teori pemerintahan dikenal dua model bentuk negara (staatvormen). Dalam negara federal. Tetapi dalam prakteknya. 19 . hukum seringkali menjadi cermin dari kehendak pemegang kekuasaan politik sehingga tidak sedikit orang memandang bahwa hukum sama dengan kekuasaan. Jika menggunakan tolak ukur kekuasaan legislatif. 105 7 Ibid. yaitu kedaulatan intern dan kedaulatan ekstern. Untuk membedakan kedua bentuk negara tersebut dapat dilihat dari kekuasaan legislatif atau dari konsep kedaulatan maupun dari teori pemerintahan6. (Bandung : PT.2.7 Apabila tolak ukurnya menggunakan konsep kedaulatan. maka dalam negara federal kekuasaan legislatif terbagi antara badan legislatif federal dan badan-badan legislatif dari negara-negara bagian. Sedangkan dalam negara kesatuan. PEMBAHASAN A. kedaulatan intern dan ekstern berada pada pemerintah pusat..

jadi pemerintahan monarki adalah negara dengan pemerintahan rakyat yang dikepali oleh seorang 9 10 Ibid. Indonesia menerapkan bentuk negara kesatuan. Sedangkan dalam negara kesatuan adalah adanya klaim dari para pendiri negara atas seluruh wilayahnya sebagai bagian dari satu negara saat mereka mendeklarasikan kemerdekaannya. 91 20 . Bentuk pemerintaan monarki ini terdiri dari tiga macam. Dasar negara Indonesia yang berbentuk kesatuan ini sebagaimana tedapat di dalam Pasal 1 ayat (1) UUD 1945. 106-107 Titik Triwulan Tutik. Akan tetapi akibat desakan politik dari kolonial Belanda . Pemerintahan Monarki (kerajaan. kesultanan dan kekaisaran). Pokok-pokok Hukum Tata Negara Indonesia. Bentuk negara federal tersebut akhirnya berakhir setelah terjadi pertemuan antara Dewan Perwakilan Rakyat dan Senat Republik Indonesia Serikat pada tanggal 14 Agustus 1950 yang memutuskan untuk kembali kepada bentuk negara kesatuan. hal. yaitu “Negara Indonesia ialah Negara Kesatuan. yaitu bentuk pemerintahan Monarki dan bentuk pemerintahan Republik.dalam periode 27 Desember 1949 sampai 17 Agustus 1950 – Indonesia pernah menerapkan bentuk Negara Federal. hal. yang berbentuk Republik”.. yaitu monarki mutlak (absolut). ialah negara yang dikepalai oleh seorang raja dan bersifat turun temurun dan menjabat untuk seumur hidup. monarki terbatas (konstitusional) dan monarki parlementer.Jika menggunakan tolak ukur teori pemerintahan. terdapat dua bentuk pemerintahan (forme de government atau regeringsvorm).9 Berdasarkan rumusan dalam UUD 1945. Bentuk Pemerintahan Indonesia Pada umumnya. dalam negara federal terbentuk melalui dua tahap. 2006). yaitu tahap pengakuan atas keberadaan negara-negara dan/atau wilayahwilayah independen dan tahap kedua adalah adanya kesepakatan antar mereka untuk membentuk negara federal. (Jakarta : Prestasi Pustaka. B.10 Monarki berasal dari bahasa latin respublica (kepentingan umum).

yaitu :12 1. Ibid. Republik dengan sistem pemerintahan rakyat secara langsung (system referendum). Undang-undang yang mengatur tindakan yang berwenang sedemikian rupa. Negara Indonesia berbentuk Republik. Hal ini sebagaimana tersirat di dalam ketentuan Pasal 4 ayat (1) jo. 113 . hal. 11 12 Undang-undang tidak boleh berlaku surut. Adanya kepastian hukum : Asas legalitas. yaitu : “Negara Indonesia ialah Negara Kesatuan. Pengawasan Peradilan Administrasi terhadap Tindakan Pemerintah. 91-92 Irfan Fachruddin. Republik dengan sistem pemerintahan perwakilan rakyat (system parlementer). Pasal 17 ayat (2) UUD 1945.. yang berbentuk Republik”. Pertama. b. Republik dengan sistem pemisahan kekuasaan (system presidensiil). 2004). c. Menurut Sckeltema bahwa terdapat empat unsur utama dalam negara hukum Rechtsstaat dan masing-masing unsur utama mempunyai turunannya. a. Adapun sistem pemerintahannya menerapkan sistem presidensiil. Alumni.11 Berdasarkan ketentuan dalam UUD 1945. C. Kedua. (Bandung : PT.114 21 . Hal ini sebagaimana tedapat di dalam Pasal 1 ayat (1) UUD 1945. dimana presiden bertanggang jawab dalam penyelenggraan pemerintahan dan dalam pengangkatan dan pemberhetian para menterinya. Pemerintahan Republik ini terdapat tiga macam. Konsepsi Negara Hukum Indonesia Di dalam konsepsi negara hukum terdapat dua macam. hal. hingga warga dapat mengetahui apa yang dapat diharapkan. Dan ketiga. yaitu Konsep Rechtsstaat dan Konsep Rule of Law. yaitu sebagaimana dikemukaan oleh Azhary.raja sebagai kepala negara yang dipilih dari dan oleh rakyat untuk suatu masa jabatan tertentu.

Parlemen mengawasi tindakan pemerintah. 13 Ibid. 4. Pengadilan yang bebas dari pengaruh kekuasaan.d. Sedangkan Konsep The Rule of Law awalnya dikembangkan oleh Albert Venn Dicey (Inggris). a. seseorang hanya dapat dihukum karena mlanggar hukum. c.. yaitu semua warga Negara dalam kapasitas sebagai pribadi maupun pejabat Negara tunduk kepada hukum yang sama dan diadili oleh pengadilan yang sama. Supremacy of law (supremasi hukum). b. materiil. yaitu bahwa negara diatur oleh hukum. Hak untuk memilih dan dipilih bagi warga negara. 2. Asas pemerintah untuk rakyat : Hak asasi dengan undang-undang dasar. 3. b. a. 2. e. Peraturan untuk badan yang berwenang ditetapkan oleh parlemen. hal. Equality before the law (persamaan dihadapan hukum). 3. 120 22 . Dia mengemukakan tiga unsur utama The Rule of Law. Constitution based on individual right (Konstitusi yang didasarkan pada hak- hak perorangan). Tindakan yang berwenang diatur di dalam undang-undang dalam arti Adanya pemisahan kekuasaan. b. Pemerintahan secara efektif dan efesien. Asas persamaan : Hak asasi dijamin oleh undang-undang. Asas demokrasi : a. yaitu)13 : 1. yaitu bahwa konstitusi bukanlah sumber tetapi merupakan konsekwensi dari hak-hak individual yang dirumuskan dan ditegaskan oleh pengadilan dan parlemen hingga membatasi posisi Crown dan aparaturnya.

dan rule of law. Perlindungan Hukum bagi Rakyat di Indonesia..17 Demikian pendapat yang dikemukakan oleh Sunaryani Hartono yang menyamakan istilah negara hukum dengan konsep the rule of law sebgaimana nampak dalam tulisannya ". Hadjon menjelaskan bahwa antara konsep rechtsstaat dan the rule of law memang terdapat perbedaan.. Muhammad Yamin di dalam tulisannya menyebutkan bahwa ".. (Surabaya : PT. 1970). legal state. Konsep negara hukum Indonesia adalah sebagaimana disebutkan di dalam Pasal 1 ayat (3) Amandemen ketiga UUD 1945 yang berbunyi : "Negara Indonesia adalah negara hukum". that the rule of law absent in Indonesia.supaya tercipta suatu negara 14 Philipus M. hal. (Jakarta : Ghalia Indonesia.16 Akan tetapi Ismail Suny memadankan negara hukum dengan konsep rule of law seperti terlihat dalam tulisannya ". negara kita bukan negra hukum". Bina Ilmu.Republik Indonesia ialah negara hukum (rehtsstaat. Mencari Keadilan. 72 17 Ismail Suny. 123 23 . Makna Negara hukum. 1987). Sebaliknya the rule of law berkembang secara evolusioner dan bertumpu pada common law system dengan karakteristik yudicial. government of law)". Notohamijdojo memadankan istilah negara hukum di dalam konstitusi Indonesia dengan konsep rehtsstaat sebagaimana dalam tulisannya ". pelaksanaan demokrasi terpimpin adalah dimana kapastian hukum tidak terdapat dalam arti sepenuhnya di negeri kita. Proklamasi dan Konstitusi Indonesia.. atat de droit. Hadjon.Philipus M. (Jakarta : Badan Penerbit Kristen. 72 15 Notohamidjojo. hal. (Jakarta : Ghalia Indonesia.14 Konsep Negara hukum Indonesia berbeda dengan konsep rechtstaat dan rule of law karena mempunyai latarbelakang yang berbeda pula.negara hukum atau rechtsstaat". 1982).. 27 16 Muhammad Yamin. Istilah negara hukum dalam kepustakaan Indonesia hampir selalu dipadankan dengan istilah-istilah asing antara lain rechts staat. hal... hal. the state according to law.15 Di samping itu.. Konsep rechtsstaat lahir dari perjuangan menentang absolutisme sehingga bersifat revolusioner yang bertumpu pada sistem hukum kontinental yang disebut civil law system atau modern roman law dengan karakteristik administratif. 1982).

Hal ini sebagaimana telah dirumuskan di dalam BAB XA Pasal 28A sampai Pasal 28J Amandemen kedua UUD 1945. sedang peradilan merupakan sarana terakhir. cit. 3. 35 Irfan Fachruddin.111 Ibid. 18 19 20 Sunaryati Hartono. rechtsstaat yang merupakan konsp yang dikenal di Belanda. (Bandung : Alumni. hal. op. Di samping itu. Apakah The Rule of Law. Amerika Serikat. Hadjon makna yang paling tepat dalam konsep Negara hukum Indonesia adalah mengandung empat unsur. Penyelesaian sengketa secara musyawarah.18 Berbeda dengan pendapat di atas. sehingga tidak bisa dipadankan dengan konsep rechtsstaat atau konsep the rule of law yang telah mempunyai isi masing-masing yang berbeda. dan 4. 2. Keseimbangan antara hak dan kewajiban. negara hukum merupakan sebuah konsep tersendiri yang dipergunakan oleh negara Indonesia. Hubungan fungsional yang proporsional antara kekuasaan-kekuasan negara. menurut Philipus M. penegakan rule of law itu harus dalam arti materiil". di antaranya pertama. hal. Hadjon yang lebih mengkritik terhadap para pakar hukum yang mempersamakan istilah negara hukum dengan konsep rechtstaat dan konsep the rule of law. Kedua. dia menyatakan bahwa di dalam sebuah nama terkandung isi (nomen est omen).hukum yang membawa keadilan bagi seluruh rakyat yang bersangkutan. Keserasin hubungan antara pemerintah dan rakyat. di dalam konsep negara hukum Indonesia juga telah terdapat adanya jaminan atas perlindungan hak asasi manusia. hal. 1976). 110 . the rule of law yang merupakan konsep yang di kenal di negara-negara Anglo-Saxon seperti Inggris. Pendapat ini tentu dapat difahami mengingat saat ini terdapat 5 (lima) konsep negara hukum yang dianggap berpengaruh dan telah mempunyai isi yang berlainan. di antaranya20 : 1. 85 24 ..19 Menurut Philipus M.

struktur pemerintahan terdiri tiga lembaga kenegaraan. Di dalam Pemerintahan Daerah ini terdiri dari Pemerintahan Daerah Provinsi dan Pemerintahan Daerah Kabupaten atau Kota yang kesemuanya mempunyai struktur pemerintahan sendiri. (Bandung : PT. Di dalam analisisnya Gabrial A. hal. maka lembaga-lembaga negara pasca Amandemen UUD 1945 adalah sebagaimana tabel ini 21 : 21 Fakhurohman. istilah eksekutif ini diganti dengan rule application function. Dian Aminudin. Citra Aditya Bakti. Pemerintahan Pusat Berdasarkan teori Trias Politika dari Montesquieu. lembaga lagislatif diganti istilah rule making function dan lembaga yudikatif diganti rule adjudication function. 2004). lembaga legislatif dan lembaga yudikatif. Struktur negara Indonesia adalah di antaranya sebagaimana terdapat di dalam Pasal 18 ayat (1) Amandemen kedua UUD 1945. Lembaga kenegaraan tersebut terdiri dari lembaga eksekutif. yang diatur dengan undang-undang”. dan Sarajuddin. Almond. dan kota itu mempunyai pemerintahan daerah. yaitu : “Negara Kesatuan Republik Indonesia dibagi atas daerah-daerah provinsi dan daerah provinsi itu dibagi atas kebupaten dan kota. yaitu lembaga eksekutif. 40-41 25 . Berdasarkan rumusan Pasal ini sangat jelas bahwa struktur negara Indonesia terdiri dari Pemerintahan Pusat dan Pemerintahan Daerah. yang tiap-tiap pronvinsi. Struktur Negara Indonesia Struktur negara ini merupakan sistem ketatanegaraan yang diterapkan di Indonesia berdasarkan rumusan yang terdapat di dalam UUD 1945 pasca Amandemen. kabupaten. Jika analisis tersebut dikaitkan dengan struktur pemerintahan pusat. Memahami Keberadan Mahkamah Konstitusi di Indonesia. lembaga legislatif dan lembaga yudikatif. Di dalam sistem ketatanegaraan Indonesia ini merupakan penerapan dari sistem Trias Politika yang bertujuan untuk memberikan batasan atas kekuasaan yang diberikan terhadap suatu lembaga kenegaraan. 1.D.

Sedangkan organ bantu (auxiliary state’s organ) adalah lembaga negara untuk mengoptimalkan pelaksanaan dari check and balances antar lembaga negara tersebut. BI. TNI. 26 . dengan alasan lembaga negara yang ada sekarang ini tidak lagi mendapatkan kewenangan melalui pembagian kekuasaan dari MPR sebagai pelaksana kedaulatan rakyat sebagaimana paradigma yang dianut oleh UUD 1945 sebelum Amandemen. Organ utama (main state’s organ) adalah lembaga negara sebagai pelaksana utama dari ketiga kekuasaan negara. Namun. KY. *** : Pada dasarnya KY bukan lembaga yudikatif. di antaranya BPK. walaupun pada dasarnya lembaga-lembaga tersebut menjalankan fungsi eksekutif.Rule Application Rule Making Function Function Presiden TNI-POLRI * BI * KPU * Keterangan : * DPR + Presiden MPR DPD BPK ** Rule Adjudication Function MA MK Komisi Yudisial *** : Merupakan lembaga negara yang independen yang dijamin oleh UUD 1945. dan POLRI. Menurut Jimly Ashiddiqie. di antaranya MPR. MA serta MK. Namun lebih menyerupai “Dewan Kehormatan” MA yang kewenangannya diberikan oleh UUD 1945. lembaga negara dapat dibagi menjadi dua kategori. DPD. Di dalam Amandemen UUD 1945. Kini lembaga-lembaga negara tersebut mendapatkan kewenangannya secara langsung dari UUD 1945. BPK memegang fungsi pemeriksaan yang merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPR dan DPD. ** : BPK tidak memegang fungsi legialatif. Presiden dan Wakil Presiden. bahwa Indonesia pasca Amandemen menganut teori pemisahan kekuasaan (separation of power). yaitu organ utama (main state’s organ) dan organ bantu (auxiliary state’s organ). DPR. KPU.

maka dalam Amandemen UUD 1945 telah membawa perubahan terhadap pergeseran kekuasaan negara.. MPR terdiri dari anggota DPR dan DPD sebagai representasi perwakilan kepentingan rakyat dan kepentingan daerah (Pasal 2 ayat (1)). Karena bagaimanapun juga penguasa sangat rentan untuk melakukan penyalahgunaan wewenang (abuse of powers) sebagaimana yang pernah dikatakan oleh Lord Action. Hak asasi manusia. 4. akan tetapi telah menjadi lembaga negara setara dengan lembaga negara lainnya (Pasal 1 ayat (2)).Konsepsi UUD 1945 pasca amandemen juga telah berubah pada konsep check and balances antar semua lembaga negara. hal. 4. ”power tends to corrupt. obsolutely power corrupts absolutely. cit. di antaranya22 : 1. dan Anggota kongres dan Presiden dipilih langsung oleh rakyat. Kekuasaan membentuk undang-undang tidak lagi berada pada Presiden. op. tetapi harus melalui ”Putusan MK” terlebih dahulu (Pasal Pasal 7B ayat (1)). 2. Proses impeachment Presiden dan atau Wakil Presiden tidak lagi menjadi wewenang penuh MPR. di antaranya : 1. 2. Sebagai konsewensinya. 22 Abdul Rosyid Thalib. Penerapan prinsip check and balances antara lembaga negara di Indonesia ini didasarkan pada teori yang dikembanagkan oleh James Madison yang bertumpu pada empat unsur pokok. MPR bukan lagi sebagai lembaga tertinggi negara yang melaksanakan kedaulatan rakyat. Pemisahan kekuasaan. Kedaulatan dibagi antara pusat dan negara bagian. 3 27 . 3. tetapi menjadi kekuasaan DPR (Pasal 20 ayat (1)). 3.

Pasal 24C ayat (1) dan ayat (2)) 8. Kondisi atau ciri unik tidak dikontrol oleh pihak lain ataupun kekuatan lain. sehingga kewenangan MK ini adalah untuk menyelesaikan terjadinya pelanggaran terhadap hak-hak konstitusional. Pemerintahan sendiri (self government). serta prilaku hakim (Pasal 24B ayat (1)). MK berwenang untuk memeriksa Pengujian undang-undang terhadap UUD 1945. yaitu 23 : a. 23 Edi Santoso dan et. Terdapat beberapa pengertian tentang otonomi daerah. (Semarang : Puskodak Undip. 104 28 . Penarapan sistem pemerintahan presidensiil sebagai wujud dari konsep separation of power dengan legislatif (Pasal 4 ayat (1) jo. Otonomi Daerah : Cappacity Building da Penguatan Demokrasi Local. Memutuskan pembubaran partai politik. Presiden dan Wakil Presiden tidak lagi dipilih oleh MPR. 2003). 6.5. b. tetapi juga oleh MK sebagai lembaga penjaga kemurnian konstitusi (the quardian of the constitution atau waakhond van de grondwet). Perselisihan tentang hasil pemilihan umum dan kewajiban memberikan putusan atas pendapat DPR mengenai dugaan adanya pelanggaran oleh Presiden dan / atau wakil Presiden (Pasal 24 ayat (2) jo.. Dibentuk lembaga Komisi Yidusial yang berwenang mengusulkan pengangkatan hakim agung dan wewenang lain dalam rangka menjaga dan menegakkan kehormatan. keluhuran martabat. 2. Sengketa kewenangan lembaga negara. Pemerintahan Daerah Amandemen UUD 1945 juga telah melahirkan konsep otonomi daerah melalui pelaksanaan asas desentralisasi kekuasaan negara kepada daerah (Pasal 18 ayat (2) UUD 1945). self determination). hal. Kekuasaan Kehakiman tidak lagi hanya dilaksanakan oleh MA. al. Pasal 17 ayat (2)). tetapi dipilih langsung oleh masyarakat melalui partai politik di dalam pemilihan umum (Pasal 6A ayat (1) dan (2)) 7. yaitu hak untuk memerintah atau menentukan nasib sendiri (the rights of self government.

Pengertian desentralisasi dalam beberapa literatur terdapat beberapa bentuk. Dekonsentrasi. di antaranya 24 : a. memenuhi kesejahteraan hidup maupun mwncapai tujuan hidup secara adil (self determination. 134 29 . d. Berdasarkan inilah. Devolusi. self relience). pemerintah memberikan dan mentransfer fungsi dan tugas-tugasnya kepada masyarakat dan lembaga non pemerintah lainnya. 24 Ibid. hal. Pemerintahan sendiri yang dihormati. Pemerintahan otonomi mempunyai supremasi atau dominasi kekuasaan atau hukum yang dilaksanakan sepenuhnya oleh pemegang kekuasaan. independen dan otonom. Delegasi pada organisasi parastatal. Pemerintahan daerah mempunyai pendapatan yang cukup untuk menentukan nasib sendiri. Transfer of function. dimana pemerintah pusat melepaskan fungsi-fungsi tertentu serta pengawasannya. maka kebijakan relasi kekuasaan antara pusat dan daerah yang berupa otonomi daerah yang diterapkan di Indonesia adalah termasuk desentralisasi dalam bentuk devolusi.c. c. yaitu kemampuan unit pemerintah daerah yang mandiri. yaitu sebagai kelanjutan dari devolusi. yaitu pelimpahan pembuatan keputusan dan manajemen untuk kepentingan khusus di bawah tanggung jawab pemerintah pusat. diakui dan dijamin tidak adanya control oleh pihak lain terhadap ungsi daerah (local internal affairs) atau terhadap minoritas suatu daerah. d. self sufficiency. yaitu redistribusi tanggung jawab administratif dalam khirarki pemerintah pusat melalui pengalihan beban kerja dari pemerintah pusat ke pejabatnya sendiri di daerah. e. b.

termasuk di antaranya urusan yustisi atau peradilan. Keamanan. Sistem ekonomi liberalisme ini mencapai puncak keemasannya di Eropa 30 . Di dalam daerah otonom tersebut mempunyai sistem pemerintahan.Yustisi. pemerintah provinsi tidak hanya melaksanakan asas desentralisasi politik atau devolusi. E. akan tetapi dipilih secara langsung oleh masyarakat melalui Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (Pilkada). Menurut ketentuan UU Pemda. Berdasarkan ketentuan di atas. bahwa daerah hanya berwenang atas beberapa urusan pemerintahan yang bukan termasuk urusan pemerintahan pusat. Salah satu perubahan yang sangat mendasar di dalam UU Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah ini adalah adanya pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah yang tidak lagi dipilih melalui DPRD. Pertahanan. yaitu sistem ekonomi liberalisme dan sistem ekonomi sosialisme. Sedangkan pemerintah kabupaten atau kota hanya melaksankan asas desentralisasi. yaitu daerah Provinsi dan Daerah Kabupaten dan Kota. Di antara urusan yang menjadi wewenang pemerintah pusat adalah Politik luar negeri. akan tetapi juga melaksakan asas dekonsentrasi. Perubahan ini didasarkan pada rumusan Pasal 18 ayat (4) Amandemen kedua UUD 1945. Sehingga pemerintahan daerah hanya melaksanakan urusan pemerintahan di bidang eksekutif dan legislatif di daerah.Untuk melaksanakan konsep otonomi daerah tersebut maka negara kesatuan RI dibagi atas beberapa daerah otonom. dan Agama. Sistem Ekonomi Indonesia Terdapat dua sistem ekonomi dunia. Moneter dan fiskal nasional. yang hanya terdiri dari badan eksekutif (Kepala Daerah) dan badan legislatif (DPRD). Sedangkan badan yudikatif tetap tersentral menjadi wewenang pemerintah pusat. Hal ini sesuai dengan ketentuan di dalam Pasal 10 ayat (3) UU Nomor 32 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (UU Pemda). terdapat enam urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan pemerintah pusat.

Kapitalisme.Barat dalam tahun 1815-1914 dengan eksponennya Adam Smith di dalam bukunya yang berjudul The Wealth of Nations (1776). efesiensi berkeadilan.25 Sistem ekonomi sosialisme yang berkembang pada abad ke-20 adalah sebagai counter dari system ekonomi liberalisme yang telah mengakibatkan gap atau disparitas ekonomi yang sangat parah di antara masyarakat Eropa Barat. 2005. (3) Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh Negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat. (Yogyakarta : Pustaka Pelajar. berwawasan lingkungan. Konsep ekonomi komunisme Karl Marx tersebut kemudian berhasil diterapkan di dalam tataran praktek oleh Lenin pada tahun 1917 – 1924 M di Uni Soviet. kemandirian. Kemudian diteruskan oleh David Ricardo dalam bukunya Principles of Political Economy and Taxation (1817) dengan teori keunggulan komperatifnya (comperative advantage). Selanjutnya kesejahteraan masyarakat akan tercapai jika tiap indvidu dapat menikmati kebebasan untuk mengemabngkan usahanya. (2) Cabang-cabang produksi yang penting bagi Negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh Negara. Modernisme & Kerusakan Lingkungan. yaitu : (1) Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan. serta dengan menjaga keseimbangan kemajuan dan kesatuan ekonomi nasional. Sedangkan sistem ekonomi yang diterapkan di Indonesia pasca Amandemen UUD 1945 adalah sebagaimana terdapat di dalam rumusan Pasal 33 ayat (1) sampai ayat (5) UUD 1945. hal. (4) Perekonomian nasional diselenggarakan berdasar atas demokrasi ekonomi dengan prinsip persamaan. Salah satu eksponennya adalah Karl Marx dengan manifesto komunismenya. yang menyatakan bahwa mekanisme pasar bebas akan menjadi jawaban untuk mencapai kesejahteraan masyarakat. (5) Ketentuan lebih lanjut mengenai pelaksanaan Pasal ini diatur dengan undang-undang. v 31 . berkelanjutan. 25 Adji Samerkto. Sistem ekonomi sosialis komunisme ini menghendaki penghapusan hak milik pribadi atas alat-alat produksi dan terciptanya masyarakat tanpa kelas serta adanya campur tangan Negara secara penuh di dalam setiap sistem ekonomi.

yaitu bahwa negara Indonesia juga telah mencitacitakan lahirnya negara demokrasi modern melalui konsep good envoirenment government. Struktur Negara Indonesia terdiri dari Pemerintahan pusat dan pemerintahan daerah. Bentuk Negara Indonesia adalah Negara Kesatuan 2. Akan tetapi setelah melalui Amandemen keempat. Negara Indonesia adalah Negara Hukum 4. Adapun kelembagaan pemerintahan pusat terdiri dari lembaga legislative. Adanya keterlibatan negara secara penuh atas segala cabang-cabang produksi dan penguasaan atas semua sumber daya alam merupakan ciri dari penerapan sistem ekonomi sosialisme. yaitu melalui penambahan ayat (4) dan ayat (5) di dalam Pasal 33 UUD 1945. PENUTUP Berdasarkan pembahasan di atas. good corporate government dan civil society. Negara Indonesia menghendaki atas penerapan sistem ekonomi Neo-Sosialisme. eksekutif dan yudikatif sesuai dengan teori separation of power dari Trias Politika dan juga prinsip 32 .Pasal 33 ayat (4) dan ayat (5) UUD 1945 ini merupakan hasil dari Amandemen keempat. Sebelum Amandemen ini. Dalam rumusan ayat (4) Pasal 33 Amandemen keempat UUD 1945 tersebut. sangat jelas bagaimana politik hukumnya. Bentuk Pemerintahan Indonesia adalah berbentuk Republik dengan sistem presidensiil 3. Akan tetapi di sini negara masih mempunyai kekuasaan untuk mengatur melalui berbagai bentuk peraturan perundang-undangan. artinya melalui kedua ayat tersebut negara memberikan ruang bagi terwujudnya penerapan sistem ekonomi yang didasarkan pada mekanisme pasar. sistem ekonomi Indonesia telah mengalami perubahan paradigma yang sangat mendasar. maka dapat diambil kesimpulan bahwa politik hukum dalam batang tubuh UUD 1945 terdapat macam. sistem ekonomi Indonesia lebih mengarah pada sistem ekonomi sosialisme. yaitu : 1.

yang menghendaki berlakunya mekanisme pasar bebas. Tetapi di sisi lain. Negara masih tetap berkuasa untuk mengatur melalui beberapa produk peraturan perundang-undangan. Sistem Ekonomi Indonesia adalah sistem ekonomi Neo-Sosialisme. Negara Indonesia mencita-citakan konsep negara demokrasi modern (good environment government. yaitu sebagaimana rumusan di dalam ayat (4) Pasal 33 Amandemen keempat UUD 1945. 6. 5. civil society dan good corporate government). 33 .check and balances antar lembaga Negara. Sedangkan struktur lembaga daerah hanya terdiri dari lembaga legislatif dan lembaga eksekutif dengan penyelenggaraan pemerintahan berdasarkan konsep otonomi dalam bentuk desentralisasi politik (devolusi).

Pokok-pokok Hukum Tata Negara Indonesia. Mahfud MD. Alumni Titik Triwulan Tutik. Apakah The Rule of Law. Citra Aditya Bakti Irfan Fachruddin.C. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah 34 . 2003. 1970. Jakarta : Ghalia Indonesia K. Jakarta : Badan Penerbit Kristen Sri Soemantri. Politik Hukum Di Indonesia. 2004. Bandung : PT. Pengawasan Peradilan Administrasi terhadap Tindakan Pemerintah. 1998. Semarang : Puskodak Undip Fakhurohman. 2004. dan Sarajuddin. Jakarta : PT Pustaka LP3ES Muhammad Yamin. Sunaryati Hartono.1988. Prosedur dan Sistem Perubahan Konstitusi. Makna Negara hukum. 2003 Khudzaifah Dimyati. Proklamasi dan Konstitusi Indonesia. Wewenang Mahkamah Konstitusi dan Implikasinya dalam Sistem Ketatanegaraan Republik Indonesia. Jakarta : Pusat Studi Hukum Tata Negara Fakultas Hukum Universitas Indonesia dan CV. Hadjon. al. Jakarta : Prestasi Pustaka Philipus M. 1987. Bandung : PT. Otonomi Daerah : Cappacity Building da Penguatan Demokrasi Local. Modernisme & Kerusakan Lingkungan. Dian Aminudin. Bandung : PT. 1982. Wheare. Memahami Keberadan Mahkamah Konstitusi di Indonesia. Bina Ilmu Indonesia. Surabaya : PT. 2006. 2004. 1982. 2006. Perlindungan Hukum bagi rakyat di Indonesia.. Pustaka Eureka Surabaya. Citra Aditya Bakti Adji Samerkto. 2005. Alumni Ismail Suny. Hukum Tata Negara Indonesia. Jakarta : Ghalia Indonesia Notohamidjojo. Bandung : Alumni. Bandung : PT. Konstitusi-Konstitusi Modern. 1976. Teorisasi Hukum : Stusi tentang Perkembangan Pemikiran Hukum di Indonesia 1945 – 1990. Kusnardi dan Harmaily Ibrahim. Yogyakarta : Pustaka Pelajar Edi Santoso dan et. Disertasi. Surakarta : Muhammadiyah University Press Moh. Mencari Keadilan. 1987. Kapitalisme. Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 Indonesia. Sinar Bakti Moh.DAFTAR PUSTAKA Abdul Rosyid Thalib.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful