POLITIK HUKUM DALAM UUD 1945 PASCA AMANDEMEN Widyawati Boediningsih, SH., MH.

Abstrac Legal policy changes in the life of nation and state has happened after the amendment to UUD 1945. Legal policy changes do not only happen in the polical system, but also in the legal system and economic system. In the political system has been a change from an authoritarian political system into a democratic political system. In the legal system has been a change in the field of legislation power. The legislation power that was early on the executive has shifted to legislative. In the economic system, from the the socialist economic system has been a change into neo-socialist economic system. Keynote : Amandment of UUD 1945, legal policy, political system, legal system, social and economic system. PENDAHULUAN UUD 1945 merupakan konstitusi Negara Republik Indonesia yang telah di sahkan pada tanggal 18 Agustus 1945 dalam sidang Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI). Akan tetapi saat itu Soekarno menyatakan 1 : Undang-Undang Dasar yang dibuat sekarang ini adalah Undang-Undang Dasar Sementara. Kalau boleh saya memakai perkataan : ini adalah Undang-Undang dasar kilat. Nanti kalau kita telah bernegara di dalam suasana yang lebih tentram, kita tentu akan mengumpulkan kembali Majelis Permusyawaratan Rakyat yang dapat membuat Undang-Undang Dasar yang lebih lengkap dan lebih sempurna. Sejak merdeka, Indonesia telah memberlakukan tiga macam konstitusi dalam empat periode, yaitu periode pertama 18 Agustus 1945 sampai 27 Desember 1949 berlaku UUD 1945. Periode kedua 27 Desember 1949 sampai 17 Agustus 1950 berlaku UUD RIS. Periode ketiga 17 Agustus 1950 sampai 5 Juli 1959 berlaku UUD 1950 yang bersifat sementara. Dan periode keempat 5 Juli 1959 sampai sekarang berlaku UUD 1945.2 Setelah kembali kepada UUD 1945 sampai sekarang konstitusi Indonesia tidak lagi mengalami pergantian. Akan tetapi hanya mengalami Amandemen sebanyak empat kali, yaitu Amndemen yang pertama ditetapkan pada tanggal 19 Oktober 1999. Amandemen kedua
1

2

Khudzaifah Dimyati, Teorisasi Hukum : Stusi tentang Perkembangan Pemikiran Hukum di Indonesia 1945 – 1990, (Surakarta : Muhammadiyah University Press, 2004), hal. 153 Moh. Kusnardi dan Harmaily Ibrahim, Hukum Tata Negara Indonesia, (Jakarta : Pusat Studi Hukum Tata Negara Fakultas Hukum Universitas Indonesia dan CV. Sinar Bakti, 1988), hal. 86 - 100

17

Pada pokoknya konstitusi berisi tiga hal pokok. Ditetapkannya susunan ketatanegaraan suatu negara yang bersifat fundamental. dalam majalah Prisma No. Politik hukum di dalam batang tubuh UUD 1945 tidak hanya mengandung sistem politik. yang dimaksud Politik hukum adalah suatu pernyataan kehendak penguasa negara mengenai hukum yang berlaku di wilayah dan mengenai arah perkembangan hukum yang dibangun4. maka UUD 1945 Republik Indonesia yang dalam teori Stufenbau Hans Kelsen disebut sebagai groundnorm harus memberikan jaminan atas hak asasi manusia dan adanya pembagiaan kekuasaan dalam struktur negara untuk memberikan batasan atas kekuasaan tersebut agar tidak terjadi kekuasaan yang absolut. Mahfud MD. yaitu 3 : a. Hal 9 18 . (Bandung : Alumni Bandung). c.G. Prosedur dan Sistem Perubahan Konstitusi. Politik hukum dalah legal policy yang telah atau akan dilaksanakan secara nasional oleh pemerintah Indonesia yang meliputi5 : 1. nilai yang terkandung di dalam batang tubuh UUD 1945 mengandung sistem politik hukum bangsa Indonesia untuk mewujudkan negara ideal yang dicata-citakan. hal 3. Pembangunan hukum yang berintikan pembuatan dan pembaruan terhadap materimateri hukum agar dapat sesuai dengan kebutuhan 3 4 5 Sri Soemantri. 1987. Pembaruan dan Politik Hukum dalam Rangka Pembangunan Nasional. Moh. J.Radhie.tangal 18 Agustus 2000 dan Amandemen ketiga 10 November 2001 serta Amandemen keempat pada tanggal 10 Agustus 2002. akan tetapi juga sistem ekonomi. 1998). b. Atas dasar itulah. (jakarta : PT Pustaka LP3ES. Adanya pembagian dan pembatasan tugas dan ketatanegaraan yang juga bersifat fundamental. hal. Steenbeek. sistem hukum dan sosial. 6 Tahun II Desember 1973.M. 51 Teuku Mohammad Radhie. Dengan demikian. Politik Hukum Di Indonesia. Menurut T. Adanya jaminan terhadap hak-hak asasi manusia dan waga negaranya. Menurut Mr. sebagaimana telah dikutip oleh Sri Soemantri dalam disertasinya yang telah memberikan gambaran secara jelas apa yang seharusnya menjadi isi dari konstitusi.

105 7 Ibid.7 Apabila tolak ukurnya menggunakan konsep kedaulatan. tetapi sekaligus meletakkan kepentingan bersama diatas kepentingan pribadi.8 6 Abdul Rosyid Thalib. Jika menggunakan tolak ukur kekuasaan legislatif. (Bandung : PT. 2006). Wewenang Mahkamah Konstitusi dan Implikasinya dalam Sistem Ketatanegaraan Republik Indonesia. Kedaulatan intern tersebut terbagi antara negara-negara bagian dan kedaulatan ekstern tetap berada pada pemerintah pusat federal (the central of federal power).. maka dalam negara federal kekuasaan legislatif terbagi antara badan legislatif federal dan badan-badan legislatif dari negara-negara bagian. Untuk membedakan kedua bentuk negara tersebut dapat dilihat dari kekuasaan legislatif atau dari konsep kedaulatan maupun dari teori pemerintahan6. yaitu negara federal dan negara kesatuan. Sedangkan dalam negara kesatuan. hal. hukum seringkali menjadi cermin dari kehendak pemegang kekuasaan politik sehingga tidak sedikit orang memandang bahwa hukum sama dengan kekuasaan. Citra Aditya Bakti. PEMBAHASAN A. kedaulatan intern dan ekstern berada pada pemerintah pusat. kedaulatan terbagi atas dua aspek. Tetapi dalam prakteknya. UUD 1945 mengakui hak-hak (termasuk hak milik) dan kebebasan individu sebagai hak asasi. UUD 1945 merupakan sumber dari keseluruhan politik hukum nasional Indonesia. 106 8 Ibid. Sedangkan di dalam negara kesatuan. Dalam negara federal. Bentuk Negara Indonesia Dalam teori pemerintahan dikenal dua model bentuk negara (staatvormen). pelaksanaan ketentuan hukum yang telah ada termasuk penegasan fungsi lembaga dan pembinaan para penegak hukum.. kekuasaan legislatif yang tertinggi berada secara terpusat dalam satu badan legislatif.2. yaitu kedaulatan intern dan kedaulatan ekstern. 19 . hal.

. Bentuk Pemerintahan Indonesia Pada umumnya.9 Berdasarkan rumusan dalam UUD 1945. hal. B. dalam negara federal terbentuk melalui dua tahap. jadi pemerintahan monarki adalah negara dengan pemerintahan rakyat yang dikepali oleh seorang 9 10 Ibid. Pokok-pokok Hukum Tata Negara Indonesia.Jika menggunakan tolak ukur teori pemerintahan. Bentuk pemerintaan monarki ini terdiri dari tiga macam. hal. yang berbentuk Republik”. Bentuk negara federal tersebut akhirnya berakhir setelah terjadi pertemuan antara Dewan Perwakilan Rakyat dan Senat Republik Indonesia Serikat pada tanggal 14 Agustus 1950 yang memutuskan untuk kembali kepada bentuk negara kesatuan. Pemerintahan Monarki (kerajaan. Indonesia menerapkan bentuk negara kesatuan. monarki terbatas (konstitusional) dan monarki parlementer. 106-107 Titik Triwulan Tutik. 2006). kesultanan dan kekaisaran). yaitu bentuk pemerintahan Monarki dan bentuk pemerintahan Republik. Dasar negara Indonesia yang berbentuk kesatuan ini sebagaimana tedapat di dalam Pasal 1 ayat (1) UUD 1945. terdapat dua bentuk pemerintahan (forme de government atau regeringsvorm). ialah negara yang dikepalai oleh seorang raja dan bersifat turun temurun dan menjabat untuk seumur hidup.dalam periode 27 Desember 1949 sampai 17 Agustus 1950 – Indonesia pernah menerapkan bentuk Negara Federal. yaitu monarki mutlak (absolut).10 Monarki berasal dari bahasa latin respublica (kepentingan umum). 91 20 . yaitu “Negara Indonesia ialah Negara Kesatuan. Akan tetapi akibat desakan politik dari kolonial Belanda . Sedangkan dalam negara kesatuan adalah adanya klaim dari para pendiri negara atas seluruh wilayahnya sebagai bagian dari satu negara saat mereka mendeklarasikan kemerdekaannya. yaitu tahap pengakuan atas keberadaan negara-negara dan/atau wilayahwilayah independen dan tahap kedua adalah adanya kesepakatan antar mereka untuk membentuk negara federal. (Jakarta : Prestasi Pustaka.

Hal ini sebagaimana tedapat di dalam Pasal 1 ayat (1) UUD 1945. Undang-undang yang mengatur tindakan yang berwenang sedemikian rupa. 2004). Republik dengan sistem pemerintahan rakyat secara langsung (system referendum). Hal ini sebagaimana tersirat di dalam ketentuan Pasal 4 ayat (1) jo. hingga warga dapat mengetahui apa yang dapat diharapkan. Pasal 17 ayat (2) UUD 1945. Konsepsi Negara Hukum Indonesia Di dalam konsepsi negara hukum terdapat dua macam. a. Adanya kepastian hukum : Asas legalitas. Pertama. (Bandung : PT. Negara Indonesia berbentuk Republik. b. yaitu :12 1. Alumni.raja sebagai kepala negara yang dipilih dari dan oleh rakyat untuk suatu masa jabatan tertentu. Dan ketiga. yaitu Konsep Rechtsstaat dan Konsep Rule of Law. Kedua. Menurut Sckeltema bahwa terdapat empat unsur utama dalam negara hukum Rechtsstaat dan masing-masing unsur utama mempunyai turunannya. 91-92 Irfan Fachruddin. yaitu sebagaimana dikemukaan oleh Azhary. Republik dengan sistem pemerintahan perwakilan rakyat (system parlementer). 11 12 Undang-undang tidak boleh berlaku surut. Pemerintahan Republik ini terdapat tiga macam. hal. dimana presiden bertanggang jawab dalam penyelenggraan pemerintahan dan dalam pengangkatan dan pemberhetian para menterinya.114 21 . 113 . yaitu : “Negara Indonesia ialah Negara Kesatuan. hal. c. Republik dengan sistem pemisahan kekuasaan (system presidensiil).. Pengawasan Peradilan Administrasi terhadap Tindakan Pemerintah. Adapun sistem pemerintahannya menerapkan sistem presidensiil. Ibid. C.11 Berdasarkan ketentuan dalam UUD 1945. yang berbentuk Republik”.

Peraturan untuk badan yang berwenang ditetapkan oleh parlemen. c. Asas demokrasi : a. 3. Pengadilan yang bebas dari pengaruh kekuasaan. Dia mengemukakan tiga unsur utama The Rule of Law. b. Sedangkan Konsep The Rule of Law awalnya dikembangkan oleh Albert Venn Dicey (Inggris). Pemerintahan secara efektif dan efesien. Parlemen mengawasi tindakan pemerintah. 2.d. 3. Asas persamaan : Hak asasi dijamin oleh undang-undang. 4. b. a.. Asas pemerintah untuk rakyat : Hak asasi dengan undang-undang dasar. b. e. yaitu bahwa negara diatur oleh hukum. 2. hal. 120 22 . Supremacy of law (supremasi hukum). yaitu semua warga Negara dalam kapasitas sebagai pribadi maupun pejabat Negara tunduk kepada hukum yang sama dan diadili oleh pengadilan yang sama. seseorang hanya dapat dihukum karena mlanggar hukum. Constitution based on individual right (Konstitusi yang didasarkan pada hak- hak perorangan). a. Equality before the law (persamaan dihadapan hukum). Tindakan yang berwenang diatur di dalam undang-undang dalam arti Adanya pemisahan kekuasaan. Hak untuk memilih dan dipilih bagi warga negara. yaitu bahwa konstitusi bukanlah sumber tetapi merupakan konsekwensi dari hak-hak individual yang dirumuskan dan ditegaskan oleh pengadilan dan parlemen hingga membatasi posisi Crown dan aparaturnya. yaitu)13 : 1. 13 Ibid. materiil.

the state according to law.. 1982). Konsep rechtsstaat lahir dari perjuangan menentang absolutisme sehingga bersifat revolusioner yang bertumpu pada sistem hukum kontinental yang disebut civil law system atau modern roman law dengan karakteristik administratif. hal.. dan rule of law.. atat de droit. government of law)". 72 15 Notohamidjojo. hal. 1982). pelaksanaan demokrasi terpimpin adalah dimana kapastian hukum tidak terdapat dalam arti sepenuhnya di negeri kita.supaya tercipta suatu negara 14 Philipus M.Republik Indonesia ialah negara hukum (rehtsstaat... negara kita bukan negra hukum". Istilah negara hukum dalam kepustakaan Indonesia hampir selalu dipadankan dengan istilah-istilah asing antara lain rechts staat.Philipus M. Sebaliknya the rule of law berkembang secara evolusioner dan bertumpu pada common law system dengan karakteristik yudicial. 123 23 . (Jakarta : Ghalia Indonesia. 1970). Hadjon.. Mencari Keadilan.. (Jakarta : Ghalia Indonesia. 1987).15 Di samping itu. hal. (Surabaya : PT. 72 17 Ismail Suny. Proklamasi dan Konstitusi Indonesia.17 Demikian pendapat yang dikemukakan oleh Sunaryani Hartono yang menyamakan istilah negara hukum dengan konsep the rule of law sebgaimana nampak dalam tulisannya ". legal state. that the rule of law absent in Indonesia. Makna Negara hukum. (Jakarta : Badan Penerbit Kristen. Muhammad Yamin di dalam tulisannya menyebutkan bahwa ". Hadjon menjelaskan bahwa antara konsep rechtsstaat dan the rule of law memang terdapat perbedaan. Bina Ilmu.. Perlindungan Hukum bagi Rakyat di Indonesia. Notohamijdojo memadankan istilah negara hukum di dalam konstitusi Indonesia dengan konsep rehtsstaat sebagaimana dalam tulisannya ". 27 16 Muhammad Yamin.16 Akan tetapi Ismail Suny memadankan negara hukum dengan konsep rule of law seperti terlihat dalam tulisannya ". hal.negara hukum atau rechtsstaat".14 Konsep Negara hukum Indonesia berbeda dengan konsep rechtstaat dan rule of law karena mempunyai latarbelakang yang berbeda pula. Konsep negara hukum Indonesia adalah sebagaimana disebutkan di dalam Pasal 1 ayat (3) Amandemen ketiga UUD 1945 yang berbunyi : "Negara Indonesia adalah negara hukum".

the rule of law yang merupakan konsep yang di kenal di negara-negara Anglo-Saxon seperti Inggris. 35 Irfan Fachruddin. 18 19 20 Sunaryati Hartono. dan 4. op. hal. Di samping itu. (Bandung : Alumni. Penyelesaian sengketa secara musyawarah. hal.hukum yang membawa keadilan bagi seluruh rakyat yang bersangkutan. di antaranya pertama. Hal ini sebagaimana telah dirumuskan di dalam BAB XA Pasal 28A sampai Pasal 28J Amandemen kedua UUD 1945. Pendapat ini tentu dapat difahami mengingat saat ini terdapat 5 (lima) konsep negara hukum yang dianggap berpengaruh dan telah mempunyai isi yang berlainan.111 Ibid. sehingga tidak bisa dipadankan dengan konsep rechtsstaat atau konsep the rule of law yang telah mempunyai isi masing-masing yang berbeda.19 Menurut Philipus M. Amerika Serikat. 1976). Hubungan fungsional yang proporsional antara kekuasaan-kekuasan negara. negara hukum merupakan sebuah konsep tersendiri yang dipergunakan oleh negara Indonesia. Hadjon yang lebih mengkritik terhadap para pakar hukum yang mempersamakan istilah negara hukum dengan konsep rechtstaat dan konsep the rule of law. 3. di dalam konsep negara hukum Indonesia juga telah terdapat adanya jaminan atas perlindungan hak asasi manusia.. 110 . sedang peradilan merupakan sarana terakhir. penegakan rule of law itu harus dalam arti materiil". Apakah The Rule of Law. menurut Philipus M. cit. hal. di antaranya20 : 1. Hadjon makna yang paling tepat dalam konsep Negara hukum Indonesia adalah mengandung empat unsur. rechtsstaat yang merupakan konsp yang dikenal di Belanda. 85 24 . Keserasin hubungan antara pemerintah dan rakyat. dia menyatakan bahwa di dalam sebuah nama terkandung isi (nomen est omen). Kedua.18 Berbeda dengan pendapat di atas. Keseimbangan antara hak dan kewajiban. 2.

Pemerintahan Pusat Berdasarkan teori Trias Politika dari Montesquieu. Di dalam analisisnya Gabrial A. dan Sarajuddin.D. dan kota itu mempunyai pemerintahan daerah. 2004). 40-41 25 . Dian Aminudin. lembaga lagislatif diganti istilah rule making function dan lembaga yudikatif diganti rule adjudication function. Jika analisis tersebut dikaitkan dengan struktur pemerintahan pusat. yaitu : “Negara Kesatuan Republik Indonesia dibagi atas daerah-daerah provinsi dan daerah provinsi itu dibagi atas kebupaten dan kota. (Bandung : PT. Di dalam sistem ketatanegaraan Indonesia ini merupakan penerapan dari sistem Trias Politika yang bertujuan untuk memberikan batasan atas kekuasaan yang diberikan terhadap suatu lembaga kenegaraan. maka lembaga-lembaga negara pasca Amandemen UUD 1945 adalah sebagaimana tabel ini 21 : 21 Fakhurohman. lembaga legislatif dan lembaga yudikatif. Lembaga kenegaraan tersebut terdiri dari lembaga eksekutif. lembaga legislatif dan lembaga yudikatif. yaitu lembaga eksekutif. hal. Almond. 1. istilah eksekutif ini diganti dengan rule application function. Struktur negara Indonesia adalah di antaranya sebagaimana terdapat di dalam Pasal 18 ayat (1) Amandemen kedua UUD 1945. Struktur Negara Indonesia Struktur negara ini merupakan sistem ketatanegaraan yang diterapkan di Indonesia berdasarkan rumusan yang terdapat di dalam UUD 1945 pasca Amandemen. Berdasarkan rumusan Pasal ini sangat jelas bahwa struktur negara Indonesia terdiri dari Pemerintahan Pusat dan Pemerintahan Daerah. Memahami Keberadan Mahkamah Konstitusi di Indonesia. Di dalam Pemerintahan Daerah ini terdiri dari Pemerintahan Daerah Provinsi dan Pemerintahan Daerah Kabupaten atau Kota yang kesemuanya mempunyai struktur pemerintahan sendiri. yang tiap-tiap pronvinsi. struktur pemerintahan terdiri tiga lembaga kenegaraan. kabupaten. Citra Aditya Bakti. yang diatur dengan undang-undang”.

Organ utama (main state’s organ) adalah lembaga negara sebagai pelaksana utama dari ketiga kekuasaan negara. di antaranya MPR. ** : BPK tidak memegang fungsi legialatif. KPU.Rule Application Rule Making Function Function Presiden TNI-POLRI * BI * KPU * Keterangan : * DPR + Presiden MPR DPD BPK ** Rule Adjudication Function MA MK Komisi Yudisial *** : Merupakan lembaga negara yang independen yang dijamin oleh UUD 1945. Di dalam Amandemen UUD 1945. Kini lembaga-lembaga negara tersebut mendapatkan kewenangannya secara langsung dari UUD 1945. Menurut Jimly Ashiddiqie. lembaga negara dapat dibagi menjadi dua kategori. Namun lebih menyerupai “Dewan Kehormatan” MA yang kewenangannya diberikan oleh UUD 1945. Presiden dan Wakil Presiden. TNI. BI. dengan alasan lembaga negara yang ada sekarang ini tidak lagi mendapatkan kewenangan melalui pembagian kekuasaan dari MPR sebagai pelaksana kedaulatan rakyat sebagaimana paradigma yang dianut oleh UUD 1945 sebelum Amandemen. yaitu organ utama (main state’s organ) dan organ bantu (auxiliary state’s organ). bahwa Indonesia pasca Amandemen menganut teori pemisahan kekuasaan (separation of power). dan POLRI. *** : Pada dasarnya KY bukan lembaga yudikatif. Sedangkan organ bantu (auxiliary state’s organ) adalah lembaga negara untuk mengoptimalkan pelaksanaan dari check and balances antar lembaga negara tersebut. KY. BPK memegang fungsi pemeriksaan yang merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPR dan DPD. walaupun pada dasarnya lembaga-lembaga tersebut menjalankan fungsi eksekutif. MA serta MK. di antaranya BPK. DPR. Namun. 26 . DPD.

Konsepsi UUD 1945 pasca amandemen juga telah berubah pada konsep check and balances antar semua lembaga negara. Penerapan prinsip check and balances antara lembaga negara di Indonesia ini didasarkan pada teori yang dikembanagkan oleh James Madison yang bertumpu pada empat unsur pokok. obsolutely power corrupts absolutely. 4. MPR terdiri dari anggota DPR dan DPD sebagai representasi perwakilan kepentingan rakyat dan kepentingan daerah (Pasal 2 ayat (1)). tetapi menjadi kekuasaan DPR (Pasal 20 ayat (1)). 4. di antaranya22 : 1. 3. cit.. 22 Abdul Rosyid Thalib. dan Anggota kongres dan Presiden dipilih langsung oleh rakyat. Pemisahan kekuasaan. Hak asasi manusia. Karena bagaimanapun juga penguasa sangat rentan untuk melakukan penyalahgunaan wewenang (abuse of powers) sebagaimana yang pernah dikatakan oleh Lord Action. 2. Proses impeachment Presiden dan atau Wakil Presiden tidak lagi menjadi wewenang penuh MPR. 3. di antaranya : 1. Kekuasaan membentuk undang-undang tidak lagi berada pada Presiden. ”power tends to corrupt. op. MPR bukan lagi sebagai lembaga tertinggi negara yang melaksanakan kedaulatan rakyat. 3 27 . Kedaulatan dibagi antara pusat dan negara bagian. 2. hal. tetapi harus melalui ”Putusan MK” terlebih dahulu (Pasal Pasal 7B ayat (1)). Sebagai konsewensinya. maka dalam Amandemen UUD 1945 telah membawa perubahan terhadap pergeseran kekuasaan negara. akan tetapi telah menjadi lembaga negara setara dengan lembaga negara lainnya (Pasal 1 ayat (2)).

tetapi juga oleh MK sebagai lembaga penjaga kemurnian konstitusi (the quardian of the constitution atau waakhond van de grondwet). self determination). tetapi dipilih langsung oleh masyarakat melalui partai politik di dalam pemilihan umum (Pasal 6A ayat (1) dan (2)) 7. Penarapan sistem pemerintahan presidensiil sebagai wujud dari konsep separation of power dengan legislatif (Pasal 4 ayat (1) jo.5. Presiden dan Wakil Presiden tidak lagi dipilih oleh MPR. 2. Sengketa kewenangan lembaga negara. sehingga kewenangan MK ini adalah untuk menyelesaikan terjadinya pelanggaran terhadap hak-hak konstitusional. 104 28 . b. Pemerintahan Daerah Amandemen UUD 1945 juga telah melahirkan konsep otonomi daerah melalui pelaksanaan asas desentralisasi kekuasaan negara kepada daerah (Pasal 18 ayat (2) UUD 1945). MK berwenang untuk memeriksa Pengujian undang-undang terhadap UUD 1945. Pasal 17 ayat (2)).. Perselisihan tentang hasil pemilihan umum dan kewajiban memberikan putusan atas pendapat DPR mengenai dugaan adanya pelanggaran oleh Presiden dan / atau wakil Presiden (Pasal 24 ayat (2) jo. (Semarang : Puskodak Undip. hal. 6. 2003). Otonomi Daerah : Cappacity Building da Penguatan Demokrasi Local. Pasal 24C ayat (1) dan ayat (2)) 8. Dibentuk lembaga Komisi Yidusial yang berwenang mengusulkan pengangkatan hakim agung dan wewenang lain dalam rangka menjaga dan menegakkan kehormatan. al. 23 Edi Santoso dan et. serta prilaku hakim (Pasal 24B ayat (1)). Pemerintahan sendiri (self government). Kondisi atau ciri unik tidak dikontrol oleh pihak lain ataupun kekuatan lain. keluhuran martabat. yaitu hak untuk memerintah atau menentukan nasib sendiri (the rights of self government. Memutuskan pembubaran partai politik. Terdapat beberapa pengertian tentang otonomi daerah. Kekuasaan Kehakiman tidak lagi hanya dilaksanakan oleh MA. yaitu 23 : a.

diakui dan dijamin tidak adanya control oleh pihak lain terhadap ungsi daerah (local internal affairs) atau terhadap minoritas suatu daerah. Transfer of function. 134 29 . yaitu sebagai kelanjutan dari devolusi. self sufficiency. yaitu redistribusi tanggung jawab administratif dalam khirarki pemerintah pusat melalui pengalihan beban kerja dari pemerintah pusat ke pejabatnya sendiri di daerah. Delegasi pada organisasi parastatal. c. Pemerintahan otonomi mempunyai supremasi atau dominasi kekuasaan atau hukum yang dilaksanakan sepenuhnya oleh pemegang kekuasaan. independen dan otonom. Pemerintahan daerah mempunyai pendapatan yang cukup untuk menentukan nasib sendiri. Berdasarkan inilah. self relience). memenuhi kesejahteraan hidup maupun mwncapai tujuan hidup secara adil (self determination. b. pemerintah memberikan dan mentransfer fungsi dan tugas-tugasnya kepada masyarakat dan lembaga non pemerintah lainnya. dimana pemerintah pusat melepaskan fungsi-fungsi tertentu serta pengawasannya.c. di antaranya 24 : a. yaitu kemampuan unit pemerintah daerah yang mandiri. 24 Ibid. Pemerintahan sendiri yang dihormati. maka kebijakan relasi kekuasaan antara pusat dan daerah yang berupa otonomi daerah yang diterapkan di Indonesia adalah termasuk desentralisasi dalam bentuk devolusi. Dekonsentrasi. yaitu pelimpahan pembuatan keputusan dan manajemen untuk kepentingan khusus di bawah tanggung jawab pemerintah pusat. hal. Devolusi. e. Pengertian desentralisasi dalam beberapa literatur terdapat beberapa bentuk. d. d.

yaitu daerah Provinsi dan Daerah Kabupaten dan Kota. Keamanan. Sedangkan badan yudikatif tetap tersentral menjadi wewenang pemerintah pusat. terdapat enam urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan pemerintah pusat. bahwa daerah hanya berwenang atas beberapa urusan pemerintahan yang bukan termasuk urusan pemerintahan pusat. Di dalam daerah otonom tersebut mempunyai sistem pemerintahan.Yustisi. Moneter dan fiskal nasional. Pertahanan. Sedangkan pemerintah kabupaten atau kota hanya melaksankan asas desentralisasi. Salah satu perubahan yang sangat mendasar di dalam UU Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah ini adalah adanya pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah yang tidak lagi dipilih melalui DPRD. akan tetapi juga melaksakan asas dekonsentrasi. yaitu sistem ekonomi liberalisme dan sistem ekonomi sosialisme. akan tetapi dipilih secara langsung oleh masyarakat melalui Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (Pilkada). Berdasarkan ketentuan di atas. Perubahan ini didasarkan pada rumusan Pasal 18 ayat (4) Amandemen kedua UUD 1945. E. dan Agama. Menurut ketentuan UU Pemda. termasuk di antaranya urusan yustisi atau peradilan. Hal ini sesuai dengan ketentuan di dalam Pasal 10 ayat (3) UU Nomor 32 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (UU Pemda).Untuk melaksanakan konsep otonomi daerah tersebut maka negara kesatuan RI dibagi atas beberapa daerah otonom. Di antara urusan yang menjadi wewenang pemerintah pusat adalah Politik luar negeri. pemerintah provinsi tidak hanya melaksanakan asas desentralisasi politik atau devolusi. Sistem ekonomi liberalisme ini mencapai puncak keemasannya di Eropa 30 . yang hanya terdiri dari badan eksekutif (Kepala Daerah) dan badan legislatif (DPRD). Sehingga pemerintahan daerah hanya melaksanakan urusan pemerintahan di bidang eksekutif dan legislatif di daerah. Sistem Ekonomi Indonesia Terdapat dua sistem ekonomi dunia.

Sedangkan sistem ekonomi yang diterapkan di Indonesia pasca Amandemen UUD 1945 adalah sebagaimana terdapat di dalam rumusan Pasal 33 ayat (1) sampai ayat (5) UUD 1945. kemandirian. (5) Ketentuan lebih lanjut mengenai pelaksanaan Pasal ini diatur dengan undang-undang. (3) Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh Negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.Barat dalam tahun 1815-1914 dengan eksponennya Adam Smith di dalam bukunya yang berjudul The Wealth of Nations (1776). (4) Perekonomian nasional diselenggarakan berdasar atas demokrasi ekonomi dengan prinsip persamaan. Modernisme & Kerusakan Lingkungan. hal. 25 Adji Samerkto. Kapitalisme.25 Sistem ekonomi sosialisme yang berkembang pada abad ke-20 adalah sebagai counter dari system ekonomi liberalisme yang telah mengakibatkan gap atau disparitas ekonomi yang sangat parah di antara masyarakat Eropa Barat. yang menyatakan bahwa mekanisme pasar bebas akan menjadi jawaban untuk mencapai kesejahteraan masyarakat. efesiensi berkeadilan. serta dengan menjaga keseimbangan kemajuan dan kesatuan ekonomi nasional. (Yogyakarta : Pustaka Pelajar. v 31 . Salah satu eksponennya adalah Karl Marx dengan manifesto komunismenya. Sistem ekonomi sosialis komunisme ini menghendaki penghapusan hak milik pribadi atas alat-alat produksi dan terciptanya masyarakat tanpa kelas serta adanya campur tangan Negara secara penuh di dalam setiap sistem ekonomi. Selanjutnya kesejahteraan masyarakat akan tercapai jika tiap indvidu dapat menikmati kebebasan untuk mengemabngkan usahanya. yaitu : (1) Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan. berwawasan lingkungan. 2005. (2) Cabang-cabang produksi yang penting bagi Negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh Negara. Kemudian diteruskan oleh David Ricardo dalam bukunya Principles of Political Economy and Taxation (1817) dengan teori keunggulan komperatifnya (comperative advantage). Konsep ekonomi komunisme Karl Marx tersebut kemudian berhasil diterapkan di dalam tataran praktek oleh Lenin pada tahun 1917 – 1924 M di Uni Soviet. berkelanjutan.

sistem ekonomi Indonesia telah mengalami perubahan paradigma yang sangat mendasar. Sebelum Amandemen ini. Akan tetapi di sini negara masih mempunyai kekuasaan untuk mengatur melalui berbagai bentuk peraturan perundang-undangan. sangat jelas bagaimana politik hukumnya.Pasal 33 ayat (4) dan ayat (5) UUD 1945 ini merupakan hasil dari Amandemen keempat. Negara Indonesia menghendaki atas penerapan sistem ekonomi Neo-Sosialisme. PENUTUP Berdasarkan pembahasan di atas. maka dapat diambil kesimpulan bahwa politik hukum dalam batang tubuh UUD 1945 terdapat macam. Negara Indonesia adalah Negara Hukum 4. Adanya keterlibatan negara secara penuh atas segala cabang-cabang produksi dan penguasaan atas semua sumber daya alam merupakan ciri dari penerapan sistem ekonomi sosialisme. eksekutif dan yudikatif sesuai dengan teori separation of power dari Trias Politika dan juga prinsip 32 . sistem ekonomi Indonesia lebih mengarah pada sistem ekonomi sosialisme. yaitu melalui penambahan ayat (4) dan ayat (5) di dalam Pasal 33 UUD 1945. Akan tetapi setelah melalui Amandemen keempat. artinya melalui kedua ayat tersebut negara memberikan ruang bagi terwujudnya penerapan sistem ekonomi yang didasarkan pada mekanisme pasar. Bentuk Pemerintahan Indonesia adalah berbentuk Republik dengan sistem presidensiil 3. yaitu : 1. yaitu bahwa negara Indonesia juga telah mencitacitakan lahirnya negara demokrasi modern melalui konsep good envoirenment government. good corporate government dan civil society. Bentuk Negara Indonesia adalah Negara Kesatuan 2. Dalam rumusan ayat (4) Pasal 33 Amandemen keempat UUD 1945 tersebut. Adapun kelembagaan pemerintahan pusat terdiri dari lembaga legislative. Struktur Negara Indonesia terdiri dari Pemerintahan pusat dan pemerintahan daerah.

5. Negara masih tetap berkuasa untuk mengatur melalui beberapa produk peraturan perundang-undangan. yaitu sebagaimana rumusan di dalam ayat (4) Pasal 33 Amandemen keempat UUD 1945. Tetapi di sisi lain. Sedangkan struktur lembaga daerah hanya terdiri dari lembaga legislatif dan lembaga eksekutif dengan penyelenggaraan pemerintahan berdasarkan konsep otonomi dalam bentuk desentralisasi politik (devolusi). yang menghendaki berlakunya mekanisme pasar bebas. 6.check and balances antar lembaga Negara. Negara Indonesia mencita-citakan konsep negara demokrasi modern (good environment government. civil society dan good corporate government). 33 . Sistem Ekonomi Indonesia adalah sistem ekonomi Neo-Sosialisme.

Jakarta : Ghalia Indonesia K. Yogyakarta : Pustaka Pelajar Edi Santoso dan et. 2006. Bandung : PT. Otonomi Daerah : Cappacity Building da Penguatan Demokrasi Local. Alumni Titik Triwulan Tutik. Politik Hukum Di Indonesia. Surakarta : Muhammadiyah University Press Moh. 2003. Jakarta : Badan Penerbit Kristen Sri Soemantri. Bandung : Alumni. Memahami Keberadan Mahkamah Konstitusi di Indonesia. 2004. Apakah The Rule of Law. Mahfud MD. Citra Aditya Bakti Adji Samerkto. Teorisasi Hukum : Stusi tentang Perkembangan Pemikiran Hukum di Indonesia 1945 – 1990. Disertasi. Jakarta : Prestasi Pustaka Philipus M. Hadjon. Bina Ilmu Indonesia. Wewenang Mahkamah Konstitusi dan Implikasinya dalam Sistem Ketatanegaraan Republik Indonesia. 1970. 1998.1988.. Sinar Bakti Moh. Modernisme & Kerusakan Lingkungan. Semarang : Puskodak Undip Fakhurohman. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah 34 . Kapitalisme. 2003 Khudzaifah Dimyati. Proklamasi dan Konstitusi Indonesia. 2004.DAFTAR PUSTAKA Abdul Rosyid Thalib. 1987. 2004.C. Konstitusi-Konstitusi Modern. 1987. Kusnardi dan Harmaily Ibrahim. 1982. 1976. Mencari Keadilan. Dian Aminudin. Citra Aditya Bakti Irfan Fachruddin. Jakarta : Ghalia Indonesia Notohamidjojo. Hukum Tata Negara Indonesia. Wheare. Perlindungan Hukum bagi rakyat di Indonesia. 2005. Jakarta : Pusat Studi Hukum Tata Negara Fakultas Hukum Universitas Indonesia dan CV. Bandung : PT. 1982. Pengawasan Peradilan Administrasi terhadap Tindakan Pemerintah. Alumni Ismail Suny. Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 Indonesia. Pustaka Eureka Surabaya. al. 2006. Jakarta : PT Pustaka LP3ES Muhammad Yamin. Makna Negara hukum. Pokok-pokok Hukum Tata Negara Indonesia. Bandung : PT. dan Sarajuddin. Sunaryati Hartono. Surabaya : PT. Bandung : PT. Prosedur dan Sistem Perubahan Konstitusi.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful