Disusun oleh: Ratih Nurhayati

sebab perubahan itu. . itupun terbatas pada bahasa yang mempunyai tradisi tulis dan dokumen tulis. sehingga tidak mungkin diobservasi oleh seseorang yang mempunyai waktu yang relatif terbatas.Perubahan bahasa tidak dapat diamati. berlangsung dalam masa waktu yang relatif lama. yang sudah menjadi sifat hakiki bahasa. yang diketahui adalah bukti adanya perubahan bahasa. Namun.

measure. Penambahan fonem. rouge dari bahasa Prancis. . Tadinya ada menjadi tidak ada. bunyi velar frikatif /x/ tidak ada dalam system bunyi bahasa inggris. Dalam bahasa Inggris modern.1. padahal dalam bahasa Inggris kuno bunyi itu ada. lalu ketika terserap kata-kata seperti azure. 2. Bahasa Inggris kuno dan pertengahan tidak mengenal fonem /z/. maka fonem /z/ ditambahkan dalam khazanah bahasa Inggris.

fonem /f/. Sebelum berlakunya EYD. yaitu V. KV. Perubahan bunyi dalam sistem fonologi bahasa Indonesia pun dapat kita lihat.VK. KVKK telah pula menjadi pola silabel dalam bahasa Indonesia. KKVK. dan KVK. dan /s/ belum dimasukkan dalam khazanah fonem bahasa Indonesia. Bahasa Indonesia lama hanya mengenal empat pola silabel. . tetapi kini pola KKV. tetapi kini ketiga fonem itu telah menjadi bagian dalam khazanah bahasa Indonesia. /x/.

yakni dalam proses pembentukan kata.dan pe-. .Perubahan bahasa dapat juga terjadi dalam bidang morfologi. dalam bahasa Indonesia ada proses penasalan dalam proses pembentukan kata dengan prefiks me. Umpamanya.

kalimat iklan itu sangat jelek tetapi sebagian penutur bahasa Inggris mengatakan bunyi iklan itu secara gramatikal sudah benar. Hal ini karena kaum puris masih menggunakan kaidah lama yang untuk sebagian besar penutur bahasa Inggris sudah tidak berlaku.Kalimat iklan “Winston tastes good like a cigarette should” jika dinilai oleh kaum puris di Amerika. .

tetapi dewasa ini kalimat aktif transitif banyak yang tidak dilengkapi objek . setiap kata kerja aktif transitif harus selalu mempunyai objek. Umpamanya.Perubahan kaidah sintaksis dalam bahasa Indonesia juga dapat kita saksikan. atau dengan rumusan lain. setiap kata kerja aktif tansitif harus diikuti objek. atau dengan rumusan lain. menurut kaidah sintaksis yang berlakusebuah kalimat aktif transitif harus selalu mempunyai objek.

bertambahnya kosakata baru. hilangnya kosakata lama.a. c. . dan berubahnya makna kata. b.

Meluas.   Berubah total. . Menyempit.

Monolingual (B-ib) Bilingual bawahan (B-ib-B-in) Bilingual setara (B-ib-B-ib) Monolingual (B-in) Bilingual bawahan (B-in-B-ib) .

Kesinambungan . Wilayah b. Sikap d. Toleransi c.Faktor yang menyebabkan bahasa bertahan: a. Loyalitas e.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful