P. 1
Cerita Natal

Cerita Natal

|Views: 392|Likes:
kumpulan naskah drama natal
kumpulan naskah drama natal

More info:

Categories:Types, Comics
Published by: Andres Alexsander Hutagalung on Mar 08, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/07/2015

pdf

text

original

Cerita Natal

PERSIAPAN Daftar lagu yang akan dialunkan pada saat drama berlangsung. Anda bisa mengganti setiap lagu yang ada dalam konsep ini dengan lagu-lagu yang lain. Pemeran cerita: 4 Pembaca puisi Penyanyi: Bagilah anak-anak menjadi tiga kelompok di mana masing-masing kelompok menyanyikan lagu yang berbeda, memakai baju yang berbeda pula. Kemudian mintalah seluruh anak untuk berkumpul bersama menyanyikan lagu penutupnya. Bila ada lebih dari tiga kelompok penyanyi, tambahkanlah lagu-lagu cadangan. KONSEP DRAMA Puisi I dibacakan: Pada suatu ketika, pada zaman dahulu kala. Ada kisah tentang seorang bayi, yang harus kalian tahu. Ayahnya adalah Yusuf, dan Maria adalah ibunya. Bayi ini sangat istimewa, Dialah Putra tunggal Allah. Kelompok penyanyi I menyanyikan lagu "Mary`s Boy Child". Seorang penyanyi didandani sebagai Maria dan menggendong boneka bayi, seorang lagi sebagai Yusuf dan anak-anak lain berperan sebagai bermacam-macam binatang. Puisi II dibacakan (sambil lagu "Mary`s Boy Child" tetap dialunkan): "Siapakah Anak ini?" Maria menunggang keledai, dan Yusuf berjalan menuntunnya, dan para malaikat menyertai mereka dari jauh, menyanyikan lagu-lagu pujian. Ketika mereka tiba di Betlehem, pasangan ini ditolak oleh pemilik penginapan, yang mengatakan tidak ada tempat bagi mereka. Yusuf mendesak, mengatakan bahwa istrinya perlu tempat untuk bersalin. Pemilik penginapan itu memberitahu letak sebuah kandang binatang dan jerami. Perjalanan Maria dan Yusuf berakhir di sebuah kandang yang penuh dengan jerami, di sanalah Maria melahirkan Raja kita.

1

yang lahir di hari Natal. Ingatlah kita memiliki seorang Juru Selamat.Malaikat turun dari surga. Sebuah bintang bersinar dari surga. Para malaikat itu mengabarkan kepada para gembala bahwa seorang Raja telah lahir. "Kami bawa kabar gembira!" Kelompok penyanyi II menyanyikan lagu "Hark the Herald Angels Sing". Untuk kostum bintang. PENUTUP Semua pemain menyanyikan lagu "Joy to the World". dan mereka mulai memuji. Raja yang bernama Yesus. (t/Ratri) Bukan yang Aku Inginkan 2 . menyembah dan memuji atas kelahiran-Nya. Kelompok III menyanyikan lagu "Away in a Manger" (penyanyi didandani sebagai tiga raja/majus dan sebagai bintang). gembala. yang memberi kita hidup kekal. Untuk Bayi. gunakan gabus yang sudah dibentuk bintang dan hiasi dengan bunga-bunga. (Para penyanyi didandani sebagai malaikat. Para gembala di padang yang dingin. dan kawanan domba. Juru Selamat kami di bumi! Mari rayakan Natal dengan permen dan hadiah-hadiah dan apa saja. untuk menerangi jalan para Majus menuju ke palungan Bayi itu. Dan setelah itu memberikan ucapan selamat Natal kepada semua hadirin. Puisi IV dibacakan: Dan semua yang ada di dekat-Nya.) Puisi III dibacakan: Natal yang Pertama mengabarkan kedatangan Raja segera tersiar. Anak-anak yang masih TK bisa didandani dengan kostum bintang.

yang tentu aku sudah punya tapi sekarang aku sudah bosan.. Empat macam makanan ringan untuk makan siang. Frank: (tertawa) Seperti yang aku katakan. tahun ini aku mendapat pakaian dan hanya beberapa mainan. Sangat menyenangkan! Frank: Baiklah. hanya ada beberapa game saja sekarang ini. Kamu bilang natal ini natal yang paling indah! Mary: Aku tidak mendapat banyak hadiah. Naskah Drama: Narator: Cerita ini terjadi setelah liburan Natal. Durasi: 10 menit Topik dari Alkitab: Kebahagiaan. Yuli: Ayo Mary ceritakan apa yang kamu dapat. Sayangnya. 2. Jim. Sam. kamu pasti sudah membuat harapan. 3. Parahnya. memberiku tali penyelamat (menghela nafas). kakek dan nenekku sangat memanjakan aku! Mereka memberiku video game baru. Katanya kotak itu adalah Kotak Harapan. Aku harap mereka segera membuat game baru. Ya. Empat anak sedang makan siang di kantin sekolah sambil bercerita tentang apa yang mereka dapatkan selama Natal. dan memberi. benar. Bahan-bahan: 1. Yuli: Jadi. Nenekku memberi aku suatu kotak kayu yang sudah tua. Tapi ternyata tidak ada! Sam: Hmmmm... Yuli. apa kita membuat harapan? Frank: Kakek dan nenekku sangat memanjakan aku! Menyenangkan sekali! Mary: Natal ini adalah natal yang paling indah. Frank: O ya. Seorang anak sebagai narator. ayo kita dengarkan semua cerita yang menyenangkan! Yuli: Aku yakin aku tidak mendapatkan apa yang aku inginkan untuk natal ini. apa itu? 3 . siapa yang mau mulai dulu. dan membebaskan tawanan. aku lanjutkan. sukacita.5 tahun. Sebuah meja dan empat buah kursi. 4. Target usia: 1 -. Tidak berguna. pamanku. Orang tuaku pikir hadiah yang cocok untuk anak seumuran aku adalah pakaian. tapi aku mendapat satu hadiah yang benar-benar istimewa. Empat orang anak yang memeragakan cerita.Biarlah terangmu bercahaya dalam kegelapan. apakah setiap orang mendapatkan apa yang mereka inginkan saat Natal? Sam: Ya. satusatunya harapan yang aku miliki adalah akan ada sesuatu yang lebih baik di dalamnya.

kapan saja. Sam: Hmm. hari ulang tahunku sebentar lagi. Yuli: Wow. Mary: Aku senang menceritakan isi Alkitab kepada kalian semua. Alkitab adalah yang terbaik. (t/Ratri) Andaikata Yesus Jadi Gubernur Naskah berikut ini merupakan wawancara antara seorang wartawan dengan Yesus yang diumpamakan saat itu sedang menjadi Gubernur di sebuah kota. sukacita. Saat itu semua warga kota 4 . Alkitab menunjukkan kepadaku bagaimana aku bisa menjalin hubungan yang nyata dengan Tuhan. kamu tidak akan bosan membacanya. aku tidak pernah tahu Alkitab berisi seperti itu! Frank: Alkitab lebih seperti Kotak Kesenangan daripada Kotak Harapan. Sebenarnya ini adalah hadiah yang harus terus diberikan. Aku rasa aku akan minta hadiah Alkitab.Mary: (tersenyum lebar) Sebuah Alkitab! Frank: Alkitab? Mana mungkin itu hadiah yang istimewa! Mary: Alkitab yang diberikan oleh ayah dan ibuku benar-benar indah. Ceritanya benar-benar nyata dan sangat menarik. Anak Allah mengasihi kita dan bagaimana kita bisa ke surga. betapa Yesus. Ini seperti kotak harapan yang diisi dengan kasih. kedamaian dan kebijakan.

Gubernur segera dikerumuni para wartawan yang mengucapkan selamat berkenaan dengan ulang tahunnya pada hari ini.Nya yang selalu dirayakan pada tanggal 25 Desember. iman harus disertai perbuatan.memperingati hari ulangtahun. Naskah Drama: Andaikata Yesus Jadi Gubernur Pagi tadi sejumlah wartawan ibukota menunggu kedatangan Gubernur di tangga Balai Kota. Mereka benci kepada yang memberi teguran di koran. padahal mereka menelan rumah janda-janda dan menggusur rumah orang lain seenaknya. khususnya warga gereja. apa Bapak menganggap iman itu tidak berguna? G : Maksud Saya. W : Jadi. Bagaimana perasaan Bapak? G : Biasa saja. Mereka mengesampingkan orang miskin di pintu pengadilan negeri. Mereka menerima uang suap. Yang penting biarlah keadilan bergulung-gulung seperti air dan kebenaran seperti sungai yang selalu mengalir. Dengan cepat pula para wartawan mengajukan pertanyaan kepada Gubernur yang tampaknya sudah tergesa-gesa ingin masuk. Kota ini harus bersih. Wartawan kami merekam tanya jawab antara wartawan (W) dengan Gubernur (G) sebagai berikut: W : Pak Gub. Bapak tidak setuju orang beribadah? G : Saya tidak mengatakan begitu. Seturunnya dari mobil Mercy hitam. mereka berdoa. W : Jadi. Kemarin malam saya diam di rumah. Jika iman itu tidak disertai perbuatan. dan lagu-lagu nyanyian jemaat mereka. W : Lho. W : Mengapa Bapak berkata begitu? G : Sebab Saya tahu. maka iman itu pada hakikatnya adalah mati. Mereka menjadikan orang benar terjepit. Mereka menginjakinjak orang yang kedudukannya lemah dan mengambil pajak dengan cara memeras. bahwa banyak perbuatan mereka yang jahat. Maksud saya. W : Tapi Pak. saya membenci segala kumpulan dan perayaan mereka. 5 . kemarin malam dan hari ini semua Gereja di kota ini merayakan ulang tahun Bapak. G : Mereka mengelabui mata orang dengan doa yang panjang-panjang. Jauhkan daripada Saya keramaian koor mereka. tidak mau Saya dengar. tanggal 25 Desember. W : Gereja-gereja mana saja yang kemarin malam Bapak kunjungi? G : Satu pun tidak saya kunjungi. W : Apa Bapak setuju Natal dirayakan dengan pesta? G : Asal saja semua sampah bekas pesta itu dibuang pada tempatnya. bukankah Bapak tamu VIP? G : Saya tidak senang melihat mereka yang suka duduk di sofa yang empuk dan bagus di baris terdepan. Mereka rakus.

lalu sampah itu masuk ke got dan kali.. Saya sekarang harus mendatangi beberapa kantor kelurahan di desa-desa tertinggal. kami -.. W : Menurut Bapak. W : Tapi Natal dengan biaya di atas 5 juta itu kan termasuk mewah. 155 Kelahiran Yesus Kristus 6 . Nah.tidak pernah menerima hadiah Natal. Catatan: Sebagian dari ucapan-ucapan tersebut di atas diangkat dari ayat-ayat Matius 23:6. Pakai saja pohon plastik. Memberi bingkisan Natal kepada yang lapar. sudah dulu. Yakobus 2:17. Pak! G : Ah. G : Ah.14. Volume 2003. G : Peduli amat. Kota ini perlu dihijaukan. Kisah Para Rasul 20:36. Yakobus 1:27.W : Ada gereja yang merayakan kelahiran Bapak (Natal) dengan anggaran lebih dari lima juta rupiah. Akibatnya air meluap. No.. W : Pak. Saudara ini sok beragama. karena untuk itu saya telah datang. Amsal 5:7-13. Saudara telah melakukannya untuk saya. Matius 7:3. 04 December 2003. G : Segala sesuatu yang Saudara lakukan untuk salah seorang dari warga kota yang paling hina ini. W : Pak. bukan untuk Bapak. sebab itu janganlah pohon cemara dikorbankan untuk Natal. akhir-akhir ini kota kita sering banjir. bagaimana caranya supaya lalu lintas di kota ini jangan macet? G : Jangan ada yang naik mobil.7. itu uang mereka. asal saja uang halal. yang di dalam penjara. padahal Saudara sendiri sekarang memakai baju safari yang begini mewah. Marilah kita pergi ke tempat kerja kita masing. dan asal mereka ingat memberi kepada yang susah. Matius 25:31-40.. W : Tapi.wartawan -. got dan kali jadi dangkal.masing. W : Apa pendapat Bapak tentang . Markus 1:38 Published in e-BinaAnak. Apa ini tanda akan kiamat? G : Ah. Naik unta saja. Apa hubungan banjir dengan kiamat? Banjir ini karena kita suka buang sampah sembarangan. yang sakit.. Pak. W : Tapi hadiahnya jadinya kan untuk mereka. padahal . Jangan Saudara menghakimi orang lain mewah. W : Apa Bapak setuju orang-orang merayakan Natal dengan pohon terang? G : Mengapa tidak? Asal saja jangan menebang pohon cemara.. kegiatan apa yang paling positif pada hari-hari Natal ini? G : Ibadah yang murni di hadapan Allah ialah mengunjungi yatim piatu dan janda-janda dalam kesusahan mereka. mengapa Saudara melihat selumbar di puncak Monas sedangkan bis bertingkat di dalam mata Saudara tidak Saudara ketahui. G : Adalah lebih bahagia memberi daripada menerima.

beberapa gembala. Narator mulai membacakan naskahnya di belakang panggung. pemilik penginapan. Lagu-lagu instrumental yang dipilih bisa diganti dengan lagu lain jika memang tidak memungkinkan/tidak dimiliki. PEMERAN: Peran utama: Yusuf. dan spot light diarahkan ke Maria. para prajurit.]] merupakan keterangan saja tapi bukan bagian dari naskah untuk dibaca atau diucapkan. Zakaria. O Come Emmanuel). orang kebanyakan. Peran pembantu: tetangga Elisabet dan Zakaria. Lalu tak lama kemudian spot light ganti diarahkan ke malaikat yang muncul di panggung (diusahakan dari sebuah tempat yang lebih tinggi) dan berhenti di hadapan Maria. Naskah drama ini bisa menjadi salah satu alternatif yang bisa anda pakai untuk pementasan drama natal di Sekolah Minggu anda. Sesungguhnya engkau akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia. Keterangan: Kalimat di dalam [[. Dan Tuhan Allah akan mengaruniakan kepada-Nya tahta Daud.]] MALAIKAT: "Salam. hai Maria.Berikut ini kami sajikan sebuah bahan Drama Natal yang dialognya diambil langsung dari Injil Lukas 1:39-56. ia berkata: [[Maria muncul di panggung. Ia akan menjadi besar dan akan disebut Anak Allah yang Mahatinggi. bapa leluhur-Nya. Lukas 2:1-20 dan Matius 2:1-12. dan tiga orang Majus. Apakah arti salam itu? MALAIKAT: "Jangan takut. Herodes. dan ahli Taurat. kepada seorang perawan yang bertunangan dengan seorang bernama Yusuf dari keluarga Daud. hai engkau yang dikaruniai. Yesus. berjalan perlahan-lahan. Elisabet.]] NARATOR: Dalam bulan keenam Allah menyuruh malaikat Gabriel pergi ke sebuah kota di Galilea bernama Nazaret. Ketika malaikat itu masuk ke rumah Maria." NARATOR: Maria terkejut mendengar perkataan itu. Malaikat.. Maria. sebab engkau beroleh kasih karunia di hadapan Allah. nama perawan itu Maria. KELAHIRAN YESUS KRISTUS ADEGAN 1: Pemberitahuan Tentang Kelahiran Yesus [[Musik pengiring instrumental mengalunkan lagu (O Come. lalu bertanya di dalam hatinya. Tuhan menyertai engkau. dan Ia akan menjadi raja atas kaum 7 ..

Elisabet. Musik instumental (Bring a Torch) mengalun pelan dan Narator mulai membacakan naskahnya. sebab apa yang dikatakan kepadanya dari Tuhan. jadilah padaku menurut perkataanmu itu. Musik semakin pelan dan berhenti." MARIA: "Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan. Elisabet menyambut Maria dengan memegangi perutnya. Siapakah aku ini sampai ibu Tuhanku datang mengunjungi aku? Sebab sesungguhnya. karena aku belum bersuami?" MALAIKAT: "Roh Kudus akan turun atasmu dan kuasa Allah yang Mahatinggi akan menaungi engkau. Dan berbahagialah ia. lalu mencium pipi Maria. spot light tertuju pada Maria. Dan ketika Elisabet mendengar salam Maria. Beberapa saat kemudian Maria juga meninggalkan panggung." [[Mereka berdua sangat bahagia sambil bergandengan tangan Maria dan Elizabet meninggalkan panggung. melonjaklah anak yang di dalam rahimnya dan Elisabet pun penuh dengan Roh Kudus.]] NARATOR: Berapa waktu kemudian berangkatlah Maria dan langsung berjalan ke pegunungan menuju sebuah kota di Yehuda. Anak Allah.]] ADEGAN 3: Nyanyian dan Pujian Maria 8 ." MARIA: "Bagaimana hal itu mungkin terjadi. sebab itu anak yang akan kau lahirkan itu disebut Kudus.keturunan Yakub sampai selama-lamanya dan Kerajaan-Nya tidak akan berkesudahan. yang telah percaya." [[Musik terus mengalun sampai pemeran Malaikat meninggalkan panggung. yang disebut mandul itu. anak yang di rahimku melonjak kegirangan. ketika salammu sampai kepada telingaku. Di situ ia masuk ke rumah Zakaria dan memberi salam kepada Elisabet.]] ELISABET: "Diberkatilah engkau di antara semua perempuan dan diberkatilah buah rahimmu. Elisabet memasuki panggung.]] ADEGAN 2: Maria dan Elisabet [[Panggung ditata dengan latar belakang rumah Elisabeth. ia pun sedang mengandung seorang anak laki-laki pada hari tuanya dan inilah bulan yang keenam bagi dia. [[Maria memasuki panggung dengan membawa bungkusan bekal. sanakmu itu. Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil. akan terlaksana. lalu berseru dengan suara nyaring. Dan sesungguhnya.

lalu dibungkusnya dengan lampin dan dibaringkannya dalam palungan karena tidak ada tempat bagi mereka di rumah penginapan. Yusuf sesekali berhenti menuju ke sebuah pintu (Jika memungkinkan panggung dihiasi dengan beberapa pintu rumah 9 .karena ia berasal dari keluarga keturunan Daud . Dengan tangan yang dilipat di depan dada dan kepala sedikit menengadah ke atas Maria membacakan pujiannya. dan menyuruh orang yang kaya pergi dengan tangan hampa.lahan mengitari panggung dan terlihat lelah karena Maria sedang mengandung. Demikian juga Yusuf pergi dari kota Nasaret di Galilea ke Yudea. Inilah pendaftaran yang pertama kali diadakan sewaktu Kirenius menjadi wali negeri di Siria. Ketika mereka di situ tibalah waktunya bagi Maria untuk bersalin dan ia melahirkan seorang anak laki-laki. Sesunguhnya. kepada Abraham dan keturunannya untuk selama-lamanya. karena Ia mengingat rahmatNya.]] MARIA: "Jiwaku memuliakan Tuhan. ADEGAN 4: Kelahiran Yesus [[Diiringin dengan musik instrumental lagu (Joy to the World) Masuklah beberapa prajurit yang seakan-akan sedang membaca pengumuman dari raja Herodes. dan meninggikan orang-orang yang rendah. Maka pergilah semua orang mendaftarkan diri." NARATOR: Dan Maria tinggal kira-kira tiga bulan lamanya bersama dengan Elisabet. Sementara itu Narator membacakan naskahnya. masing-masing di kotanya sendiri. Ia menolong Israel. Juruselamatku. dan nama-Nya adalah kudus. Ia memperlihatkan kuasa-Nya dengan perbuatan tangan-Nya dan mencerai-beraikan orang-orang yang congkak hatinya. hamba-Nya. seperti dijanjikan-Nya kepada nenek moyang kita. lalu pulang kembali ke rumahnya. Dan rahmat-Nya turun-temurun atas orang yang takut akan Dia. dan hatiku bergembira karena Allah. mulai dari sekarang segala keturunan akan menyebut aku berbahagia.]] NARATOR: Pada waktu itu Kaisar Agustus mengeluarkan suatu perintah. Ia menurunkan orang-orang yang berkuasa dari takhtanya. anaknya yang sulung. ke kota Daud yang bernama Betlehem .supaya didaftarkan bersama-sama dengan Maria tunangannya yang sedang mengandung. sebab Ia telah memperhatikan kerendahan hamba-Nya. musik (What Child is This) mengiringi Maria muncul ke panggung lagi (spot light ditujukan ke Maria). Ia melimpahkan segala yang baik kepada orang yang lapar. menyuruh mendaftarkan semua orang di seluruh dunia.[[Setting panggung tetap sama. karena yang Maha Kuasa telah melakukan perbuatan-perbuatan besar kepadaku. [[Lalu prajurit pergi dan masuklah Maria dan Yusuf berjalan perlahan.

Lalu kata malaikat itu kepada mereka: [[Pemeran malaikat memasuki panggung. Tuhan di kota Daud. namun pemilik penginapan menolak mereka. Setelah Yusuf dan Maria memandangi bayi lalu Maria menggendong bayi Yesus dan masuk ke belakang panggung]] ADEGAN 5: Gembala-gembala [[Adegan ke 5 disambut dengan iringan perlahan lagu (Hark the Herald Angels Sing).]] BALA TENTARA SORGA: "Kemuliaan bagi Allah di tempat yang maha tinggi dan damai sejahtera di bumi di antara manusia yang berkenan kepadaNya. Dan inilah tandanya bagimu: Kamu akan menjumpai seorang bayi dibungkus dengan lampin dan terbaring di dalam palungan. Di salah satu sudut panggung telah dihias dekorasi kandang yang telah tersedia palungan dan boneka bayi yang dibungkus lampin. Spot light pertama ditujukan kepada para gembala. gembala itu berkata seorang kepada yang lain: GEMBALA: "Marilah kita pergi ke Betlehem untuk melihat apa yang terjadi di sana seperti yang diberitahukan Tuhan kepada kita." NARATOR: Dan tiba-tiba tampaklah bersama-sama dengan malaikat itu sejumlah bala tentara sorga yang memuji Allah katanya: [[Ada beberapa malaikat menari-nari dan bernyanyi memuji Tuhan.untuk bisa diketuk oleh Yusuf) dan mengetuk rumah penginapan. Spot light diarahkan kepada Maria dan Yusuf. Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat yaitu Kristus.]] MALAIKAT: "Jangan takut. Para gembala muncul di panggung dengan membawa dombadomba dan duduk berkeliling seakan-akan ada api unggun di tengahtengah mereka. Hal ini bisa dilakukan 2 kali sampai pemilik penginapan yang ke dua menunjukkan kandangnya. Musikpengiring "Malam Kudus" (O Holy Night) mengalun lembut. lalu kepada malaikat. diiringi musik instrumental (Hark The Herald Angels Sing). sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa.]] NARATOR: Di daerah itu ada gembala-gembala yang tinggal di padang menjaga kawanan ternak mereka pada waktu malam." 10 ." NARATOR: Setelah malaikat-malaikat itu meninggalkan mereka dan kembali ke Sorga. Tiba-tiba berdirilah seorang malaikat Tuhan di dekat mereka dan kemulian Tuhan bersinar meliputi mereka dan mereka sangat ketakutan.

Mereka berkata kepadanya: AHLI TAURAT: "Di Betlehem di tanah Yudea. Maria dan Yusuf juga meninggalkan panggung. karena demikian ada tertulis [[Membuka gulungan Kitab]] dalam kitab nabi: "Dan engkau Betlehem. engkau sekali-kali bukanlah yang terkecil di antara mereka yang memerintah Yehuda. Musik lagu (O Come All ye Faithful) mengiringi Narator membaca.]] NARATOR: Lalu mereka cepat-cepat berangkat dan menjumpai Maria dan Yusuf dan Bayi itu. raja orang Yahudi yang baru dilahirkan? Kami telah melihat bintang-Nya di Timur dan kami datang untuk menyembah Dia. para gembala meninggalkan panggung. yang sedang berbaring di dalam palungan. Dan Ketika mereka melihat-Nya mereka memberitahukan apa yang telah dikatakan kepada mereka tentang Anak itu.]] NARATOR: Sesudah Yesus dilahirkan di Betlehem di tanah Yudea pada zaman raja Herodes. [[Setelah narator selesai membacakan naskahnya.[[Lalu gembala-gembala itu bergegas membawa domba-dombanya menuju ke belakang panggung. Kemudian disusul gembala-gembala yang datang untuk menyembah Yesus. Dan semua orang yang mendengarnya heran tentang apa yang dikatakan gembala-gembala itu kepada mereka. datanglah orang-orang majus dari Timur ke Yerusalem dan bertanya-tanya: [[Lalu tiga orang Majus muncul ke panggung dan memberi hormat kepada raja Herodes. yang akan menggembalakan umat-Ku Israel. Maria dan Yusuf kemudian muncul di panggung yang telah dibuat suasana kandang lagi. semuanya sesuai dengan apa yang telah dikatakan kepada mereka. dan merenungkannya.]] ADEGAN 6: Orang-orang Majus dari Timur [[Suasana panggung dihias dengan kursi kerajaan. tanah Yehuda. Maka kembalilah gembala-gembala itu sambil memuji Allah karena sesuatu yang mereka dengar dan mereka lihat. lalu dimintanya keterangan dari mereka. spot light dimatikan. Tetapi Maria menyimpan segala perkara di dalam hatinya." NARATOR: Ketika raja Herodes mendengar hal itu terkejutlah ia beserta seluruh Yerusalem.]] ORANG MAJUS: "Di manakah Dia. karena dari padamulah akan bangkit seorang pemimpin." NARATOR: 11 . di mana di hadapan Maria bayi Yesus terbaring di palungan dibungkus kain lampin. di mana Mesias akan dilahirkan. dimana ada Raja Herodes duduk dengan didampingi oleh para prajurit dan ahli Taurat yang membawa gulungan-gulungan kitab Perjanjian Lama. Maka dikumpulkannya semua imam kepala dan ahli Taurat bangsa Yahudi.

katanya: [[Herodes berdiri seakan-akan berbisik-bisik dengan orang-orang Majus." [[Musik instrumental diganti dengan (Silent Night. sangat bersukacitalah mereka. Dan lihatlah. Pemain: Narator. orang-orang Majus itu meninggalkan panggung. lalu sujud menyembah Dia. Setelah menyembah kepada bayi Yesus. kabarkanlah kepadaku supaya akupun datang menyembah Dia. sambil melihat-lihat ke atas mengamati bintang cemerlang (yang telah dipajang di sudut panggung sebelumnya). Holy Night) mulai berkumandang dengan diikuti pembacaan dari Narator. supaya jangan kembali kepada Herodes. Tepat di bawah bintang tsb.]] NARATOR: Setelah mendengar kata-kata raja itu. mungkin dengan rambut dikepang dan bintik-bintik (bisa diperankan oleh anak kecil).]] Kehadiran Natal Tujuan: Drama pendek ini bertujuan untuk menunjukkan betapa Yesus merupakan hadiah terbesar dari Allah untuk dunia. yaitu emas. bilamana bintang itu nampak. Ayah dan Ibu.]] HERODES: "Pergi dan selidikilah dengan seksama hal-hal mengenai Anak itu dan segera sesudah kamu menemukan Dia. Drama selesai. kemenyan dan mur. mengenakan piyama dan baju tidur luar. berangkatlah mereka. Tak lama kemudian orang-orang Majus itu muncul lagi ke panggung. Lalu orang-orang Majus itu memberikan persembahan mas. di mana anak itu berada.Lalu dengan diam-diam Herodes memanggil orang-orang Majus itu dan dengan teliti bertanya kepada mereka. Yusuf dan Maria. Ketika mereka melihat bintang itu. mur dan kemenyan kepada bayi Yesus. Kate. bintang yang mereka lihat di Timur itu mendahului mereka hingga tiba dan berhenti di atas tempat. para prajurit. yang sedang menggendong bayi Yesus. Maka masuklah mereka ke dalam rumah itu dan melihat Anak itu bersama Maria. gadis kecil yang agak manja. maka pulanglah mereka ke negerinya melalui jalan lain. Kemudian ia menyuruh mereka ke Betlehem.]] [[Guru bisa langsung mengajak anak-anak semua untuk menyanyikan lagu "Malam Kudus". diikuti oleh Yusuf dan Maria yang menggendong bayi Yesus. sedang duduk. Doll. ibu-Nya. demikian juga diikuti oleh Herodes. tanpa berusaha meremehkan nilai penting hadiah-hadiah yang diterima anak-anak di hari Natal. Kakek dan Nenek (peran opsional). seorang dewasa atau anak kecil yang mengenakan pakaian bayi dan dibungkus dalam kertas Natal. 12 . [[Orang-orang Majus meninggalkan panggung. Merekapun membuka tempat harta bendanya dan mempersembahkan persembahan kepada-Nya. dan ahli Taurat. Dan karena diperingatkan dalam mimpi.

. Apabila Anda mampu mengusahakannya. Boneka itu sangat pandai.) Dan boneka itu mengompol. (Kate mendekati hadiah keduanya. (Kate mengambil sebuah bingkisan kecil berbentuk bayi. (Doll menyilangkan kaki dan terlihat ingin ke toilet. seperti hadiah dari Kakek dan Nenek!" Narator: "Ini adalah sebuah hadiah yang berharga. di bawah pohon Natal.' Hadiah itu tidak dibungkus dalam kertas Natal.) Dia merasa hadiah pertama sungguh mengasyikkan..' (Kate mulai menyobek kertasnya.) Adalah sebuah perhiasan yang dipakai oleh neneknya ketika dia menikah.) Kemudian. seperti hadiah dari Ayah dan Ibu!" Narator: "Ini adalah sebuah hadiah yang mahal. "Dan aku menginginkan sebuah hadiah yang berharga. kartu Natal. Kartu itu berbunyi: 'Untuk Kate.). perhiasan.) Hadiah itu tidak terlihat mengasyikkan seperti hadiah-hadiah yang lain. dan terlihat sangat mahal. Dia membukanya dan melihat apa yang ada di dalam. dengan cinta dari Kakek dan Nenek. dan sangat berarti bagi Kate dan neneknya. pohon Natal. dengan cinta dari Ayah dan Ibu'. yang dibungkus dengan kertas yang tidak begitu terang.) Hadiah kedua yang dia dapatkan juga mengasyikkan.) Dia mendapati sebuah hadiah yang kecil. dan ayah dan ibu Kate telah menghabiskan banyak uang untuk membelinya. dan nenek Kate ingin Kate mengenakannya sekarang. Kartu itu berbunyi: 'Untuk Kate.) "Tetapi aku menginginkan hadiah yang mahal. boneka. (Kate membuka hadiah pertamanya -. Kate! Aku adalah bonekamu!" Narator: "Boneka itu meminum susu dari sebuah botol.) Kate: (Mendekati Doll dan menghentakkan kakinya ketika dia bicara. dan seluruh dunia. dan melihat kartunya. Kate melihat hadiah keduanya.. Bayi ini adalah satu-satunya Putra Allah. (Kate mengambil sebotol susu dan menaruhnya ke mulut Doll. (Kate menemukan sebuah boneka di dalam selimut dan menolaknya seolah dia tidak menyukai penampilannya. dan sekarang telah tiba! Dia berlari menuruni tangga dan membuka semua hadiahnya. Perhiasan itu sangat berharga. di dalamnya adalah sesuatu yang sangat berharga. (Kate membukanya. Kate.) Di dalamnya ada bayi kecil. serta Kakek dan Nenek berdiri di sebelah hadiah mereka masing-masing. Allah mengorbankan segala yang Dia miliki untuk memberikan hadiah ini kepada dunia!" Kate: (Menunjukkan perhiasannya.) Kemudian. (Kate memeluk Ayah dan Ibu. dengan cinta dari Allah. tetapi ketika dia membukanya. Boneka itu menyebut namanya. jika mereka ada.dan melihat kartunya. Kate melihat hadiah yang ketiga. (Kate mengangkat sebuah perhiasan dari kotak tersebut.Properti: Kertas kado untuk dua buah hadiah. kain liur dan botol minum bayi yang berisi susu untuk orang yang memerankan Doll. boneka yang dibungkus dalam selimut. Hadiah itu dibungkus dalam kertas berwarna sangat terang. tetapi ketika dia membukanya.) Boneka itu sangat mahal. dan melihat kartunya. Doll meminum beberapa teguk. Membutuhkan waktu yang lama untuk melepaskan semua kertasnya.) Dia telah menanti-nanti hari Natal selama bulan Desember. Ayah dan Ibu." Doll: "Halo.Doll -. Kate.) Narator: "Saat ini hari Natal dan Kate sangat gembira! (Kate berlari dan terkejut melihat hadiah-hadiah di bawah pohon. tetapi dibungkus dalam selimut. (Kate mulai menyobek kertasnya).) "Tetapi ia hanya seorang bayi biasa! Apa yang begitu spesial dari bayi itu?" 13 . (Kate mengenakan perhiasan itu dan memeluk Kakek dan Nenek.. Kartu itu berbunyi: 'Untuk Kate. serbet.. yang dibungkus dalam selimut." Kate: (Memegang bayi tersebut di salah satu kakinya seolah dia akan menjatuhkannya. (Hadiah-hadiah ini sudah berada di atas panggung.. di dalamnya ada boneka terbaru yang diiklankan di TV.

semakin berlebihan semakin lebih baik. Perawan Maria mengenakan jubah biru yang sudah usang. Ketika dekorasi harus digantungkan di dahan-dahan. Properti: Drama pendek ini direncanakan untuk ditampilkan di gereja-gereja yang mempunyai pohon-pohon Natal yang besar di depan.Hari Rambut Jelek Tujuan: Untuk menunjukkan arti Natal yang sebenarnya sering disembunyikan di belakang sifat hal-hal lain yang terlalu mencolok yang kita anggap 'bersifat Natal'. Prajurit Coklat yang bergaya militer dengan kertas perak di kakinya. Pemeran: Boneka Salju yang dibebani rasa murung. Semuanya mengenakan kostum yang tepat . Bapak Natal yang riang. Peri "kamp"(diperankan oleh seorang wanita atau pria yang mengenakan pakaian wanita)dan Kelinci Paskah yang gembira dan bersemangat. mereka dapat berdiri di atas kursi-kursi(pastikan aman untuk dilakukan). Hal 14 .

lihat." Maria "Aku kira aku tidak baru. kau tidak terlihat begitu bersifat Natal. kan?" Natal: "Ooh. hari yang melelahkan! Aku terus direpoti oleh jubahku ! Dan aku tidak dapat berbuat apa pun pada rambutku!" Natal: "Ho. Aku hanya punya pakaian usang ini." Boneka Salju: "Hmph..) "Oh.dikeluarkan dan digunakan sctiap tahun! (Maria masuk. Nona Muda. ya. boneka salju! Aku sangat menyukai saat ini -bergantung di pohon dan melihat semua anak membuka hadiah-hadiah mereka. Sudah lama sekali sejak aku dipakai. Itu tidak menggantikan sebelas bulan yang kita habiskan disimpan dalam kantong plastik dan dilupakan." Natal: (Menggelengkan kepalanya. Aku baru saja dikeluarkan dari sebuah kotak tua. kau tahu. dan timah untuk hiasan) dan saljumu?" Maria "Aku tidak tahu. aku tidak yakin kau akan sanggup naik ke pohon ini. aku ada di pohon setiap tahun sejak 1974!" Boneka Salju: (Dengan muram menunjuk Maria. telur-telur Paskah." (Peri masuk dengan flamboyan. (Boneka Salju dan Bapak Natal masuk. Yang berkuasa adalah peri yang duduk di puncak!" Boneka Salju: (Menginspeksi Prajurit Coklat. Di mana perada (kertas emas.. ho! Tidak perlu memberi hormat padaku. ho! Kamu harusnya senang. Para Gembala. Pak!" Natal: "Ho. tidak seperti kita -.) "Oh astaga." Boneka Salju: "Hmph. kau panci besar! Tetapi lihat saja keadaan sayapku! Tidak ada warna kemilau di mana pun!" (Kelinci Paskah berlari sambil melempar telur-telur Paskah.) Peri: "Ooh. Kita punya anggota baru! Itu prajurit coklat yang lain!" (Prajurit Coklat berbaris dan memberi hormat. tetapi sebuah tempat tidur bayi yang kecil juga dapat digunakan.) "Mereka tidak pernah bertahan lama.) "Oh.) Prajurit: (Dengan gaya ala militer. kan? Biasanya dimakan selama hari pertama setelah Natal. aku bangun tertutup berlapis-lapis barang.. Dibutuhkan juga: buku dengan tulisan `Cerita Natal' di sampulnya. Semua orang menatapnya.) 15 .. dll.) Boneka Salju: "Aku tidak percaya betapa kotornya loteng itu. boneka bayi Yesus." Natal: "Ho.) Apa kau tahu. Yah.ini juga cocok untuk aktor-aktor yang memerankan Yusuf. Bapak Natal. Dia mungkin akan mendapatkan dahan yang lebih baik daripada aku tahun ini.. melapor untuk tur tugas di pohon Natal." Boneka Salju: "Awas! Dia datang. lihat. Ada dekorasi baru. perak. Kami semua harus diinspeksi oleh peri untuk memastikan kami cukup bersifat Natal sebelum kami diberi sebuah dahan. ho. ho. Setiap tahun. yang berdiri pada satu sisi dalam sebuah adegan Kelahiran Kristus dalam ukuran yang sebenarnya. siap untuk digunakan lagi setelah disimpan lama. bahkan aku juga tidak yakin aku harus jadi apa. Begini." Natal: "Ah. prajurit! Bukan aku yang berkuasa di sini. dekorasi-dekorasi coklat itu.) "Prajurit coklat susu Cadbury. ho! Tetapi kau terlihat cantik dan bersifat Natal!" Peri: (Dengan genit.

Prajurit Coklat. stockingku pasti rusak! (Bapak Natal mulai tertawa. cepat! (Bapak Natal. kau bisa mengenakan pakaianmu yang terbaik untuk digantung di pohon Natal!" Maria (Sedih.) Kau pikir lucu ketika daun cemara sepanjang sembilan sentimeter menempel di rokmu selama dua belas hari Natal? Yah.aku ingin melihat seperti apa kalian sebelum kita semua naik ke pohon itu.) Peri: "Apa kita semua sudah siap? Setelah kita ada di atas pohon. (Bapak Natal. rapikan dirimu! (Mendatangi Maria dan melihat dia dari atas ke bawah. aku diputar-putar oleh anak laki-laki ini." Peri: "Kau terlihat sangat tidak bersifat Natal! Di mana kemilaumu? Atau jubah merahmu? Setidaknya.)Ayo. apa semua ini? Kau bukan salah satu dari dekorasi biasa kami.) Oh. aku beri tahu kau! Sekarang.) Lalu. ayo -.) "Aku minta maaf.. Boneka Salju. boneka salju! Wol kapasmu mulai kusut!" Boneka Salju: "Aku tidak semuda dulu. Kalian semua -. tuan!" Peri: "Kalau begitu.) Prajurit: "Em ." (Keluar dengan sedih dan kepala menunduk.Kelinci: "Selamat Paskah! Selamat Paskah!" Peri: "Kelinci Paskah! Maukah kau kembali ke loteng itu! Masih ada tiga bulan lagi sebelum kau keluar dari kotak!" Kelinci:(Kecewa. perada dan lampu sudah ada di atas. Prajurit coklat!" Prajurit: "Ya.." Peri: "Kalau begitu." Peri: "Dan mana kawat yang digunakan untuk menggantungmu di dahan? Baik -. kau tahu!" Peri: "Kalau begitu.aku akan mencari tahu apa yang salah. Aku rasa aku berada di tempat yang salah. aku tidak dapat melihat senyumanmu yang riang karena debu.. tidak. (Mereka mulai menggantungkan diri di dahan-dahan." Maria "Bukan.)"Oh. Maaf. berdiri di tangga dan kursi.. Kepada Maria. Seorang anak laki-laki merusaknya sebelum aku dipasang di pohon.) Dan aku akan mencari tahu di mana seharusnya kau berada!" (Keluar. mereka bisa menyalakan lampu dan akan benar-benar terasa seperti Natal!(Melihat ke pohon. lihat saja jarumjarum itu.) Dan lihat dirimu. Tuan!" Peri: "Apa seseorang menggigit kakimu?" Prajurit: "Ya. Prajurit Coklat. Aarrrgghh! (Dia mulai berputarputar dengan lebih cepat. Setiap kali aku bergerak. dan Boneka Salju mengambil posisi di dahan-dahan pohon. Tuan.) Bapak Natal! Apa kau sudah disemir tahun ini? " Natal: "Belum.tolong mengambil posisi! Cepat.) Tinggalkan aku sendirian!" 16 . dan Maria berbaris.. mengulurkan tangan mereka dan berputar ke kiri dan ke kanan dengan perlahan. berhentilah memamerkan dirimu dan pasang lagi kertas perakmu! Apa kau ingin seluruh dunia melihat bagian dalammu yang lembut? (Prajurit berusaha untuk memasang kertas perak ke kakinya dengan baik.

) Kelihatannya. tidak ada seorang pun dari kami akan berada di sini? Apa yang lebih penting daripada dekorasi yang baik di hari Natal?" Peri: (Melihat tempat tidur bayi. Jika bukan karena dirimu. kemudian berputar-putar bahkan lebih cepat ke arah yang berlawanan."(Menunjuk tempat tidur bayi.) "Yang lebih penting." (Peri masuk dengan membawa boneka bayi Yesus.) Apakah kau sudah membaca ceritanya? Natal: "Lebih bersifat Natal? Bagaimana kau bisa lebih bersifat Natal daripada Bapak Natal?" Maria (Membaca buku tersebut.) Peri:(Sangat malu.. Kau mungkin sesuatu yang berhubungan dengan festival hasil panen atau yang lainnya!" Maria "Mungkin.Natal: "Oh astaga! Kau tahu apa yang terjadi ketika mereka memutar kawatmu seperti itu?" (Prajurit akhirnya berhenti.) "Maksudmu ini adalah.aku tidak merasa kau terlihat seperti dekorasi Natal." Peri: "Ya. kau seharusnya ada di sana. adalah apa yang kita semua ingatkan kepada oranq-orang.) "Ah! Manis! Aku minta maaf! Tampaknya telah terjadi kesalahan sangat buruk!" Maria "Apa itu?" Peri: "Aku baru saja membaca buku panduan.) "Oh Tuhanku! Mereka mengharapkanku untuk melahirkan seorang bayi! Di tengah timbunan rumput kering! Bahkan tanpa epidural (penghilang rasa sakit." (Mengangkat buku berjudul `Cerita Natal'..) Boneka Salju: "Apa maksudmu.) Maria (Mengangkat boneka. Aku tidak merasa sangat bersifat Natal. tiga raja datang mengunjungiku -.aku yang mengenakan pakaian yang sudah tua dan usang ini!" Peri: "Ini untukmu. (Memberinya boneka bayi Yesus.) "Jadi -.) 17 .) Prajurit: "Aaarrghh! Tunggu saja kau! Aku akan memberimu salah cerna pada hari Natal!" Boneka Salju: (Kepada Maria.) Tampaknya." (Semua diam.. Boneka Salju. Kau tidak mempunyai daya tarik yang cukup untuk digantung di pohon bersama kami. biasanya digunakan ketika sedang melahirkan)! Dan kemudian. tidak ada seorang pun dari kami akan berada di sini!" Maria "Orang-orang akan melihatku dan berpikir tentang bagaimana seorang Penyelamat dilahirkan! Sungguh istimewa!" (Dia mendekati tempat tidur bayi. kau sebenarnya lebih bersifat Natal daripada kami semua! (Memberikan buku itu kepadanya.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->