P. 1
Arti Garis,Warna,Bentuk

Arti Garis,Warna,Bentuk

|Views: 497|Likes:
Published by Nurifa Fitraafi

More info:

Published by: Nurifa Fitraafi on Mar 08, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/20/2015

pdf

text

original

Arti Garis, Warna & Bentuk Pada Sebuah Logo mengartikan sebuah logo Elemen Estetis Pembentuk Logo

Sebagai bagian dari perencanaan corporate identity design, logo ibarat bagian tubuh yang mampu mengutarakan isi hati produk atau perusahaan.
Dari sisi pemasaran, logo mempunyai fungsi identitas yang membedakan sebuah sebuah produk dengan produk lainnya. Kesemuanya itu tak lepas dari hakikat logo itu sendiri, sebagai sebuah karya seni rupa yang biasa berupa dwi matra (dua dimensi) atau tri matra (tiga dimensi). Sebagai karya seni rupa, sebuah logo tidak bisa lepas dari elemen-elemen senirupa dasar yang membentuknya seperti garis, bentuk, warna, ruang, tipografi dll. Seperti yang dikemukakan oleh John Murphy :

The successful designer of trademarks and logos needs to have basic intellectual and draftsmanship skills in addition to a sensitivity to the aesthetic elements of design.
Yang berarti, seorang perancang logo dan cap dagang yang sukses, perlu memiliki kepandaian dasar dan keterampilan dalam menggambar dalam hubungannya dengan kepekaan terhadap elemen estetika disain. Pada bagian ini kami menyajikan secara ringkas elemen-elemen pembentuk logo, antara lain sebagai berikut : 1. GARIS 2. BENTUK 3. WARNA 4. TIPOGRAFI 1. GARIS Pengertian garis menurut Leksikon Grafika adalah benda dua dimensi tipis memanjang. Sedangkan Lillian Gareth mendefinisikan garis sebagai sekumpulan titik yang bila dideretkan maka dimensi panjangnya akan tampak menonjol dan sosoknya disebut dengan garis. Terbentuknya garis merupakan gerakan dari suatu titik yang membekaskan jejaknya sehingga terbentuk suatu goresan. Untuk menimbulkan bekas, biasa mempergunakan pensil, pena, kuas dan

Suasana dalam garis Dalam hubungannya sebagai elemen senirupa. arah dan perlawanan. . Baik bentuk dua dimensi maupun tiga dimensi. garis merupakan elemen untuk mengungkapkan gerak dan bentuk. halus dan gemulai. sehingga diibaratkan jantungnya senirupa. sebuah kata yang samar dan jarang dipergunakan. seperti huruf paku peninggalan bangsa Phoenicia (abad 12 – 10 SM) yang berupa goresan-goresan. Bagi senirupa garis memiliki fungsi yang fundamental. Garis sering pula disebut dengan kontur.lain-lain. sudah terlihat sejak dahulu kala. nenek moyang manusia juga menggunakan garis sebagai media komunikasi. Suasana yang tercipta dari sebuah garis terjadi karena proses stimulasi dari bentuk-bentuk sederhana yang sering kita lihat di sekitar kita. garis lurus mengesankan kekuatan. Sebagai contoh adalah lukisan di dinding gua Lascaux di Prancis. atau yang sering disebut ‘line of beauty’ maka kita akan merasakan sesuatu yang lembut. Mereka menggunakan garis ini untuk membentuk obyek-obyek ritual mereka. Lengkung S : Grace. Altamira di Spanyol dan masih banyak lainnya.Disamping potensi garis sebagai pembentuk kontur. Perasaan ini terjadi karena ingatan kita mengasosiasikannya dengan bentuk-bentuk yang dominan dengan bentuk lengkung seperti penari atau gerak ombak di laut. garis memiliki kemampuan untuk mengungkapkan suasana. Diagional : Tidak stabil. Nenek moyang manusia jaman dulu. sesuatu yang bergerak atau dinamika. Zig-zag : Bergairah. yang terwakili dari bentuk garis tersebut. semangat. gerakan. Berikut kami saijkan beberapa jenis garis beserta asosiasi yang ditimbulkannya :      Horizontal : Memberi sugesti ketenangan atau hal yang tak bergerak. Selain berupa lukisan. Leang-leang di Sulawesi. Beberapa jenis garis beserta suasana yang ditimbulkannya seperti. menggunakan garis ini sebagai media ekspresi senirupa di gua-gua. dinamika atau gerak cepat. Garis lengkung mengesankan keanggunan. Sebagai contoh adalah bila kita melihat garis berbentuk ‘S’. pertumbuhan. kekuatan atau kemegahan. keanggunan. Pentingnya garis sebagai elemen senirupa. Vertikal : Stabilitas.

Rhytmic horizontals : Malas. megah. Pada proses perancangan logo. hasrat yang tumbuh. yang menamakan symbol tersebut sebagai Isotype. Rounded Archs : Lengkung bulat mengesankan kekokohan. Kemudian bahasa Isotype ini berkembang dan menjadi salah satu bahasa gambar yang mampu mewakili berbagai bentuk komunikasi. Dalam perkembangan selanjutnya bentuk-bentuk simbol ini banyak dipergunakan dalam perancangan logo dalam upayanya agar mudah diingat dan mempunyai daya komunikasi yang baik. yang mampu membentuk symbol yang memiliki pengertian khusus. Gothic Archs : Kepercayaan dan religius. bulat segi empat dan lain sebagainya. Inverted Perspective : Keluasan tak terbatas. Upward Swirls : Semangat menyala. Rhytmic Curves : Lemah gemulai. pelebaran tak terhalang. Spiral : Kelahiran atau generative forces. Concentric Arcs : Perluasan. kuat atau kekuatan yang masif. biasa berupa segi empat. Upward Spray : Pertumbuhan. Pyramide : Stabil. pertama kali diperkenalkan oleh Otto Neurath (1882 – 1945) seorang pengajar dan ilmuwan sosial. ketenangan yang menyenangkan. bentuk menempati . penurunan yang berirama. gaya berat. kebencian dan kebingungan. Penggunaan garis sebegai elemen symbol. keriangan. spontanitas. garis sesuai fungsinya yang khas. Dari definisi tersebut dapat diuraikan bahwa bentuk merupakan wujud rupa sesuatu. Diminishing Perspective : Adanya jarak. idealisme. segi tiga. 2. peletupan atau letusan. BENTUK Pengertian bentuk menurut Leksikon Grafika adalah macam rupa atau wujud sesuatu. kegembiraan dsb. kebebasan mutlak.               Bending up right : Sedih. berkobar-kobar. sangat menunjang penggunaannya sebagai elemen symbol. Radiation Lines : Pemusatan. gerakan mengembang. kejauhan. kerinduan dan sebagainya. Water Fall : Air terjun. Conflicting Diagonal : Peperangan. konflik. elip dsb. seperti bundar elips. bundar. lesu atau kedukaan. Lebih jauh lagi.

mengingat bentuk-bentuk geometris biasa merupakan simbol yang membawa nilai emosional tertentu. Sedangkan pada kebudayaan Mesir. yaitu Tuhan. Dengan kata lain. karena pada bentuk atau rupa mempunyai muatan kesan yang kasat mata. Seperti penerapan bentuk-bentuk internasional dengan target sasaran tradisional atau sebaliknya. Ada aspek lain yang mengakibatkan bahasa bentuk tidak selalu efektif. Dalam dunia metafisika segitiga merupakan lambing dari raga. Berikut kami sajikan beberapa contoh bentuk dan asosiasi yang ditimbulkannya berdasarkan buku Handbook of Design & Devices tulisan Clarence P. 2. Namun teori Plato tersebut tidaklah mesti berlaku semestinya. Selain itu segitiga merupakan perwujudan dari konsep keluarga yakni ayah. karena bentuk keris dan mandau kurang atau bahkan tidak dikenal oleh rakyat Tanzania. Segitiga. Sebuah konsep religius yang mendasarkan pada tiga unsur alam semesta. Yin Yang. bentuk logo tersebut akan lebih efektif dan komunikatif bila ditujukan pada angkatan bersenjata Republik Indonesia. Sebagai contoh adalah bila kita merancang logo armada angkatan bersenjata republik Tanzania misalnya. merupakan lambang dari konsep Trinitas. Dari contoh diatas. 1. ibu dan anak. merupakan bentuk yang termasuk dalam jenis Monad. manusia dan alam. bila target sasaran tidak terbiasa dengan bahasa kasat mata tradisional. pikran dan jiwa. segitiga digunakan sebagai simbol feminitas dan dalam huruf Hieroglyps segitiga menggambarkan bulan.posisi yang tidak kalah penting dibanding elemen-elemen lainnya. dipengaruhi oleh beberapa aspek yakni panca indra. pergunakan bahasa kasat mata internasional demikian pula sebaliknya. Hornung. kemudian muncul teori tentang frame of reference (kerangka referensi) dan field of reference (lapangan pengalaman) yang menjelaskan bahwa penerimaaan suatu bentuk pesan. dan tidak dengan Republik Dominika karena mereka tidak memiliki frame of reference dan field of reference tentang keris atau mandau dalam ingatan mereka. kurang lazim bila kita memilih bentuk keris atau mandau sebagai elemen penunjang dalam logo tersebut. Hal tersebut biasa dipahami. . pikiran serta ingatan. bahwa rupa atau bentuk merupakan bahasa dunia yang tidak dirintangi oleh perbedaanperbedaan seperti terdapat dalam bahasa kata-kata. Seperti yang diungkapkan Plato. Jadi seperti contoh masalah diatas.

WARNA Pemahaman tentang warna dibagi dalam dua bagian berdasarkan sifat warna antara lain sebagai berikut : 1. Adalah sifat cahaya yang bergantung dari panjang gelombang yang dipantulkan benda tersebut.yakni bentuk yang terdiri dari figure geometris bulat yang terbagi oleh dua bentuk bersinggungan dengan masing-masing titik pusat yang berhadapan. Warna utama dari cahaya atau spektrum adalah biru. Sebagai bagian dari elemen logo. Suatu pigmen berwarna khas karena menghisap beberapa panjang gelombang sinar dan memantulkan yang lain. tinta karet dan lenolum. Lebih lanjut dikatakan oleh Henry Dreyfuss. bahwa warna digunakan dalam simbolsimbol grafis untuk mempertegas maksud dari simbol-simbol tersebut. benda yang sama sekali tidak memantulkan terlihat hitam. hewan. Adalah sembarang zat tertentu yang memberikan warna. Warna menurut ilmu Fisika. di Jeapng disebut Futatsu Tomoe sedangkan orang Korea menyebutnya Tah Gook. warna mempunyai fungsi untuk memperkuat aspek identitas. Sebagai contoh adalah penggunaan warna merah pada segitiga pengaman. 2. Yang melambangkan kecerahan � Yin melambangkan kegelapan. Dispersi terjadi apabila sinar matahari melalui prisma kaca yang berbentuk spektrum dan kecepatan menjalarnya tergantung pada panjang gelombangnya. Benda yang memantulkan semua panjang gelombang terlihat putih. Yang memiliki posisi aktif. juga pada cat. warna memegang peran sebagai sarana untuk lebih mempertegas dan memperkuat kesan atau tujuan dari logo tersebut. Pigmen memberikan warna pada tumbuh-tumbuhan. maskulin � Yin pasif. Pigmen banyak digunakan dalam industri. plastik dan barang produksi lainnya kecuali pada tekstil yang menggunakan istilah zat celup untuk mewarnainya. yakni keseimbangan. Yang sebagai matahari �Yin sebagai bulan. Warna menurut ilmu Bahan. Yin Yang merupakan gambaran dua prinsip alam. 3. feminin. Dalam perencanaan corporate identity. warna-warna yang digunakan untuk traffic light merah . Di China bentuk seperti ini disebut Yin Yang. Yang melambangkan nirwana � Yin melambangkan dunia. kuning dan merah dengan kombinasi-kombinasi yang dapat membentuk segala warna. Kesemuanya itu melambangkan prinsip dasar kehidupan. misalnya plastik.

aktif dan vital (hidup). dengan sinarnya yang bersifat kurang dalam. merupakan warna yang paling netral dengan tidak adanya sifat atau kehidupan spesifik. mempunyai sifat keseimbangan dan selaras. Mansyur tentang warna sbb: Warna-warna itu bukanlah suatu gejala yang hanya dapat diamati saja. bersifat menaklukkan. Hijau. ekspansif (meluas). kuning untuk bersiap-siap dan hijau untuk jalan. merupakan wakil dari hal-hal atau benda yang bersifat cahaya. Merah. dapat dibagi dalam beberapa bagian yang sering dinamakan dengan sistem warna Prang System yang ditemukan oleh Louis Prang pada 1876 meliputi : 1. Kemampuan warna menciptakan impresi. disamping itu memiliki sifat tantangan. g. 2. sebagai warna yang menimbulkan kesan dalamnya sesuatu (dediepte). biru. seperti merah. momentum dan mengesankan sesuatu. adalah istilah yang digunakan untuk menunjukkan nama dari suatu warna. Dari sekian banyak warna. Putih. c. Secara psikologis diuraikan oleh J. Kuning. dominan (berkuasa).untuk berhenti. sifat yang tak terhingga dan transenden. Linschoten dan Drs. sebagai warna yang paling terang. memegang peranan penting dalam penilaian estetis dan turut menentukan suka tidaknya kita akan bermacam-macam benda. d. f. melambangkan cahaya. Hitam. mampu menimbulkan efekefek tertentu. selain hanya dapat dilihat dengan mata ternyata mampu mempengaruhi perilaku seseorang. Dari contoh tersebut ternyata pengaruh warna mampu memberikan impresi yang cepat dan kuat. kesulitan dsb. hijau dsb. Abu-abu. membangkitkan ketenangan dan tempat mengumpulkan daya-daya baru. sebagai warna yang tertua (gelap) dengan sendirinya menjadi lambang untuk sifat gulita dan kegelapan (juga dalam hal emosi). Biru. . adalah dimensi kedua atau mengenai terang gelapnya warna. warna itu mempengaruhi kelakuan. Dari pemahaman diatas dapat dijelaskan bahwa warna. mempengaruhi penilaian estetis dan turut menentukan suka tidaknya seseorang pada suatu benda. Berikut kami sajikan potensi karakter warna yang mampu memberikan kesan pada seseorang sbb : a. b. e. Hue. Value.

Sedangkan RGB Color System dipergunakan dalam industri media visual elektronika. Magenta. yang terkenal dengan nama Hieroglyphe pada sekitar abad 1300 SM. 4. Selain Prang System terdapat beberapa sistem warna lain yakni. Bentuk tipografi ini merupakan akar dari bentuk Demotia. of so arranging the letter.Contohnya adalah tingkatan warna dari putih hingga hitam. seringkali disebut dengan chroma. Diantara bermacam sistem warna diatas. memberikan penjelasan bahwa tipografi merupakan seni memilih dan menata huruf dengan pengaturan penyebarannya pada ruang-ruang yang tersedia. Substractive Color System serta Additive Color/RGB Color System. Intensity. Yellow dan Black. TIPOGRAFI Pengertian tipografi menurut buku Manuale Typographicum adalah : Typography can defined a art of selected right type printing in accordance with specific purpose . Hampir setiap bangsa di dunia menggunakannya sebagai sarana komunikasi. CMYK atau Process Color System. yang mulai ditulis dengan menggunakan pena khusus. huruf tak pernah lepas dari kehidupan keseharian. sehingga akan menolong pembaca untuk mendapatkan kenyamanan membaca semaksimal mungkin. Sejarah perkembangan tipografi dimulai dari penggunaan pictograph. Di Mesir berkembang jenis huruf Hieratia. terjadi kurang lebih pada abad ke-8 SM di Roma saat orang Romawi mulai membentuk kekuasaannya. Dari pengertian diatas. Puncak perkembangan tipografi. Bentuk tipografi tersebut akhirnya berkembang sampai di Kreta. distributing the space and controlling the type as to aid maximum the reader’s. lalu menjalar ke Yunani dan akhirnya menyebar keseluruh Eropa. Ostwald Color System. adalah dimensi yang berhubungan dengan cerah atau suramnya warna. Sebagai bagian dari kebudayaan manusia. 3. Karena bangsa Romawi tidak memiliki sistem tulisan sendiri. Munsell Color System. Schopenhauer/Goethe Weighted Color System. untuk menciptakan kesan khusus. mereka mempelajari sistem tulisan Etruska yang merupakan penduduk asli Italia serta menyempurnakannya . Bentuk bahasa ini antara lain dipergunakan oleh bangsa Viking Norwegia dan Indian Sioux. kini yang banyak dipergunakan dalam industri media visual cetak adalah CMYK atau Process Color System yang membagi warna dasarnya menjadi Cyan.

Ditambah hiasan dan ornamen. Miscellaneous Huruf jenis ini merupakan pengembangan dari bentuk-bentuk yang sudah ada. kuas atau pensil tajam dan biasanya miring ke kanan. Fase komputerisasi membuat penggunaan tipografi menjadi lebih mudah dan dalam waktu yang lebih cepat dengan jenis pilihan huruf yang ratusan jumlahnya. atau garis-garis dekoratif. Kesan yang dimiliki adalah dekoratif dan ornamental. lemah gemulai dan feminin. 3.sehingga terbentuk huruf-huruf Romawi. Sans Serif Pengertian San Serif adalah tanpa sirip/serif. Kesan yang ditimbulkannya adalah sifast pribadi dan akrab. 4. Kesan yang ditimbulakn adalah kokh. yang senantiasa harus diperhatikan adalah karakter produk yang akan ditonjolkan dan juga karakter segmen pasarnya. . Perkembangan tipgrafi saat ini mengalami perkembangan dari fase penciptaan dengan tangan (hand drawn) hingga mengalami komputerisasi. anggun. kekar dan stabil. 2. Berikut kami sajikan beberapa jenis huruf berdasarkan klasifikasi yang dilakukan oleh James Craig. 5. Script Huruf Script menyerupai goresan tangan yang dikerjakan dengan pena. antara lain sbb : 1. Seperti misalnya pada produk minyak wangi untuk wanita jarang yang menggunakan jenis huruf Egyptian karena berkesan kuat dan keras dan biasanya mempergunakan jenis huruf Roman yang bernuansa klasik dan lembut sehingga cocok dengan karakter minyak wangi dan wanita. Kesan yang ditimbulkan oleh huruf jenis ini adalah modern. Dalam pemilihan jenis huruf. Kesan yang ditimbulkan adalah klasik. kuat. Huruf Roman memiliki ketebalan dan ketipisan yang kontras pada garis-garis hurufnya. jadi huruf jenis ini tidak memiliki sirip pada ujung hurufnya dan memiliki ketebalan huruf yang sama atau hampir sama. Roman Ciri dari huruf ini adalah memiliki sirip/kaki/serif yang berbentuk lancip pada ujungnya. kontemporer dan efisien. Egyptian Adalah jenis huruf yang memiliki ciri kaki/sirip/serif yang berbentuk persegi seperti papan dengan ketebalan yang sama atau hampir sama.

PT .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->