P. 1
Materi SKI Kelas VII

Materi SKI Kelas VII

|Views: 2,683|Likes:
Published by Ali Shodikin

More info:

Published by: Ali Shodikin on Mar 09, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/04/2015

pdf

text

original

PELAJARAN 1 PENGANTAR SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM Standar Kompetensi : 1. Memahami Sejarah Kebudayaan Islam Kompetensi Dasar : 1.1.

Menjelaskan pengertian kebudayaan Islam. 1.2. Menjelaskan tujuan dan manfaat mempelajari sejarah kebudayaan Islam. 1.3. Mengidentifikasi bentuk/wujud kebudayaan Islam. Indikator : 1.1.1. Menyebutkan pengertian kebudayaan Islam 1.1.2. Menunjukkan contoh kebudayaan Islam 1.2.1. Menyebutkan tujuan mempelajari sejarah kebudayaan Islam 1.2.2. Menjelaskan manfaat mempelajari sejarah kebudayaan Islam 1.3.1. Menyebutkan contoh bentuk/wujud kebudayaan Islam 1.3.2. Membandingkan bentuk/wujud kebudayaan Islam dan non Islam A. Pengertian Sejarah Kebudayaan Islam Pengertian Sejarah :  Menurut bahasa, sejarah berarti riwayat atau kisah. Dalam bahasa Arab, sejarah disebut dengan tarikh, yang mengandung arti ketentuan masa atau waktu.  Sebagian orang berpendapat bahwa sejarah sepadan dengan kata syajarah yang berarti pohon (kehidupan).  Sedangkan menurut istilah, sejarah adalah kejadian atau peristiwa yang benar-benar terjadi di masa lampau. Pengertian Kebudayaan :  Kebudayaan berasal dari bahasa Sansakerta yaitu buddhayah yang merupakan bentuk jamak dari buddhi (budi atau akal). Budi mempunyai arti akal, kelakuan, dan norma. Sedangkan “daya” berarti hasil karya cipta manusia.  Dengan demikian, kebudayaan adalah semua hasil karya, karsa dan cipta manusia di masyarakat.  Istilah "kebudayaan" sering dikaitkan dengan istilah "peradaban". Perbedaannya : kebudayaan lebih banyak diwujudkan dalam bidang seni, sastra, religi dan moral, sedangkan peradaban diwujudkan dalam bidang politik, ekonomi, dan teknologi.  Apabila dikaitkan dengan Islam, maka Kebudayaan Islam adalah hasil karya, karsa dan cipta umat Islam yang didasarkan kepada nilai-nilai ajaran Islam yang bersumber hukum dari al-Qur'an dan sunnah Nabi. Pengertian Islam :  Islam berasal dari bahasa arab yaitu “Aslama-Yuslimu-Islaman” yang artinya selamat.  Menurut istilah, Islam adalah agama samawi yang diturunkan Allah SWT kepada nabi Muhammad SAW sebagai petunjuk bagi manusia agar kehidupannya membawa rahmat bagi seluruh alam. Kesimpulan : Sejarah Kebudayaan Islam adalah kejadian atau peristiwa masa lampau yang berbentuk hasil karya, karsa dan cipta umat Islam yang didasarkan kepada sumber nilai-nilai Islam. Unsur Pembentuk Kebudayaan Islam Diantara unsur yang menjadi bentuk Kebudayaan Islam adalah sebagai berikut:  Sistem Politik  Sistem kemasyarakatan  Ilmu Pengetahuan 1. Sistem Politik Sistem politik ini meliputi : a. Hukum Islam Kebudayaan Islam mencapai puncak kejayaan ketika diterapkannya hukum Islam. Di dalam Islam sumber hukum utama adalah Al Qur‟an dan Hadits b. Khilafah Setelah Rosulullah saw wafat , orang-orang yang diberi tanggung jawab melaksanakan hukum islam adalah para pengendali pemerintahan. Kedudukan mereka adalah sebagai kholifah atau pengganti saw.

wujud ideal (gagasan) 2. gagasan. . Pembentuk/Pelopor Kebudayaan Islam B. wujud artefak (benda) Salah satu tokoh yang dikenal sebagai sejarawan dan dijuluki Bapak Sosiologi Islam adalah Ibnu Khaldun. Kelompok Cendikiawan e. Ibnu Khaldun menulis sebuah buku yang berjudul Al‟Ibar(Sejarah umum) yang diterbitkan di Kairo tahun 1248 M. Wujud kebudayaan ini terletak di alam pemikiran warga masyarakat.  Pada saat itu banyak buku-buku dari berbagai disiplin ilmu dan kebudayaan lain diterjemahkan kedalam bhasa Arab. Ilmu Pengetahuan  Pada masa awal Perkembangan Islam. Kelompok Tokoh Agama c. Kelompok Petani 3. norma-norma. Pemikiran di bidang agama muncul ilmu Tasawuf dan ilmu tafsir. 3. ilmu pengetahuan kurang mendapat perhatian. Kelompok Pekerja dan Budak f. peraturan. dan sebagainya yang sifatnya abstrak. Jika masyarakat tersebut menyatakan gagasan mereka itu dalam bentuk tulisan. Wujud / bentuk Kebudayaan Islam Bentuk atau wujud kebudayaan Islam paling tidak dapat dibedakan menjadi tiga hal. maka lokasi dari kebudayaan ideal itu berada dalam karangan dan buku-buku hasil karya para penulis warga masyarakat tersebut. nilai-nilai. tidak dapat diraba atau disentuh.Ibnu Khaldun juga dipandang sebagai peletak dasar ilmu sosial dan politik Islam. Kelompok Militer d. 2. Kebudayaan Islam yang berWujud Ideal (Gagasan) Wujud ideal kebudayaan adalah kebudayaan yang berbentuk kumpulan ide-ide. wujud aktivitas 3. Pemikiran di bidang sosial politik muncul sistem khilafah Islam (pemerintahan Islam) yang diprakarsai oleh Nabi Muhammad dan diteruskan oleh Khulafaurrosyidin. Tulisan-tulisan dan pemikiran Ibnu Khaldun terlahir karena studinya yang sangat dalam. Kebudayaan Islam yang berwujud ideal diantaranya : 1.pengamatan terhadap berbagai masyarakat. Sistem Kemasyarakatan Terbagi dalam kelompok-kelompok berikut : a.  Ilmu Pengetahuan baru mendapat perhatian pada masa Dinasti Abbasiyah. 1. yaitu: 1. Kelompok Penguasa b. Pemikiran di bidang hukum Islam muncul ilmu fiqih.2.

filsafat. dan dapat diamati dan didokumentasikan.  Membangun kesadaran generasi muslim akan tanggung jawab terhadap kemajuan dunia Islam. Pemikiran di bidang ekonomi muncul peraturan zakat. waktu dan kejadian yang berhubungan dengan kebudayaan Islam  Mengetahui tempat-tempat bersejarah dan para tokoh yang berjasa dalam perkembangan Islam. dilihat. Contoh kebudayaan Islam yang berbentuk hasil karya di antaranya: seni ukiran kaligrafi yang terdapat di masjid-masjid. D. penggunaan bahasa Arab sebagai bahasa resmi pemerintahan Islam pada masa Dinasti Umayyah (masa khalifah Abdul Malik bin Marwan) memunculkan gerakan ilmu pengetahuan dan penterjemahan ilmu-ilmu yang berbahasa Persia dan Yunani ke dalam bahasa Arab. pajak jizyah (pajak untuk non Muslim). perbuatan. ilmu bahasa dan lain-lain. Umar bin Khattab (bidang administrasi negara dan pemerintahan Islam).  memahami berbagai hasil pemikiran dan hasil karya para ulama untuk diteladani dalam kehidupan s ehari-hari. arsitektur-arsitektur masjid dan lain sebagainya.4. dan karya semua manusia dalam masyarakat berupa benda-benda atau hal-hal yang dapat diraba. mengadakan kontak. di mana kota Baghdad dan Iskandariyah menjadi pusat ilmu pengetahuan ketika itu. Ibnu Sina dan Ibnu Rusyd (bidang filsafat). Kebudayaan Islam yang berwujud Aktivitas Aktivitas adalah wujud kebudayaan sebagai suatu tindakan berpola dari manusia dalam masyarakat. 2. C. 5. 2. 3.lingkungan negerinya serta demi Islam pada masa yang akan datang. Sebagai contoh: wujud kebudayaan ideal mengatur dan memberi arah kepada tindakan (aktivitas) dan karya (artefak) manusia. 4. antara wujud kebudayaan yang satu tidak bisa dipisahkan dari wujud kebudayaan yang lain. Manfaat Mempelajari Sejarah Kebudayaan Islam  Menumbuhkan rasa cinta kepada kebudayaan Islam yang merupakan buah karya kaum muslimin masa lalu. terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Imam Hambali. Imam Maliki (bidang ilmu fiqih). Imam Syafi'i. Sistem sosial ini terdiri dari aktivitas-aktivitas manusia yang saling berinteraksi. peraturan ghanimah (harta rampasan perang). Gerakan ilmu pengetahuan mencapai puncaknya pada masa Dinasti Abbasiyah.masyarakat. Wujud ini sering pula disebut dengan sistem sosial. Catatan : Dalam kenyataan kehidupan bermasyarakat. Pemikiran di bidang ilmu pengetahuan muncul ilmu sejarah. pemberlakuan hukum Islam seperti potong tangan bagi pencuri dan hukum razam bagi pezina. Di antara tokoh-tokoh yang berperan adalah: 1. Tujuan Mempelajari Sejarah Kebudayaan Islam  Mengetahui lintasan peristiwa. Sifatnya konkret. Imam Hanafi. 3.  Memberikan pelajaran kepada generasi muslim dari setiap kejadian untuk mencontoh/meneladani dari perjuangan para tokoh di masa lalu guna perbaikan dari dalam diri sendiri. dan didokumentasikan.  Memahami bentuk peninggalan bersejarah dalam kebudayaan Islam dari satu periode ke periode berikutnya. kedokteran. . Ibnu Khaldun (bidang sejarah yang sering disebut dengan "bapak sosiologi Islam"). Sifatnya paling konkret diantara ketiga wujud kebudayaan. pajak Kharaj (pajak bumi). 2. Kebudayaan Islam Yang Berwujud Artefak (Benda) Artefak adalah wujud kebudayaan fisik yang berupa hasil dari aktivitas. serta bergaul dengan manusia lainnya menurut pola-pola tertentu yang berdasarkan adat tata kelakuan. Contoh kebudayaan Islam yang berwujud aktivitas atau tindakan di antaranya adalah: 1.

Keraton. tari Zapin. Jelaskan pengertian sejarah secara bahasa ! 2. Sebutkan manfaat mempelajari sejarah kebudayaan Islam ! . Halal Bihalal. Istana. Apakah yang dimaksud dengan kebudayaan Islam ? 3. Berzanzi. Memupuk semangat dan motivasi untuk meningkatkan prestasi yang telah diraih umat terdahulu.  Di bidang Fisik : Masjid. Wayang. Qasidah. Jelaskan perbedaan kebudayaan dengan peradaban ! 5. Tari Saman.  Di bidang Tradisi : Aqiqah. Khitanan. Contoh Kebudayaan Islam  Di bidang Seni : Syair. Sadranan.  Di Bidang Pertunjukan : Sekaten. Babad. Sebutkan beberapa contoh bentuk kebudayaan Islam ! 4. Hikayat. Hadrah. Suluk. Evaluasi Jawablah Pertanyaan Berikut ini ! 1. F. Kaligafi. E.

melakukan takhayul.PELAJARAN 2 SEJARAH NABI MUHAMMAD SAW PERIODE MEKAH Standar Kompetensi : 2. Mendeskripsikan misi Nabi Muham-mad SAW sebagai rahmat bagi alam semesta. pembawa kedamaian.2. kehidupan mereka dibentuk berdasarkan kabilah (suku). Mengidentifikasi keberhasilan dakwah Nabi Muhammad SAW di Mekkah 2. yaitu:  Penduduk kota. keadaan wilayah di Jazirah Arab adalah tandus.3.3.  Jazirah Arab diapit oleh dua kekaisaran besar yang berada di sebelah utara. Setiap kabilah dipimpin oleh seorang Syaikh yang dipilih dari seorang anggota tertua melalui musyawarah. perkawinan dan sumpah setia.2. Disebut Jahiliyah bukan karena tidak berilmu.2.2. Mengambil hikmah dari misi Nabi Muhammad SAW sebagai rahmat bagi alam semesta.3. Selain itu.3. tetapi karena penduduknya kebanyakan suka berbuat kejahatan. sehingga hal ini melindunginya dari penjajahan dan penyebaran agama. Jadi. membunuh.3.  Secara garis besar.1. Wilayah yang dianggap cukup subur adalah daerah Yaman yang terletak di sebelah selatan.3. menyembah berhala dan lain-lain. di antaranya di bidang kesusastraan (seni). Menjelaskan keterkaitan misi dakwah Nabi Muhammad saw dengan perkembangan dakwah sekarang 2. Menjelaskan keladanan dari perjuangan Nabi dalam menghadapi masyarakat Mekkah 2. kesejahteraan.2. yaitu kekaisaran Persia yang beragama Majusi (penyembah api) dengan kitab sucinya Zend Avesta dan kekaisaran Romawi yang beragama Nasrani/kristen dengan kitab sucinya Injil. Kompetensi Dasar : 2.2. dan kemajuan masyarakat 2.1. melecehkan wanita.2. Perbuatan-perbuatan itu adalah contoh kebudayaan arab Jahiliyah yang buruk. di sebelah timur berbatasan dengan Hira. Di sebelah utara berbatasan dengan Palestina dan padang Syam. dari sebelah barat dan selatan daerah ini dikelilingi lautan. dan kemajuan masya-rakat di kaitkan dengan perkemba-ngan kondisi sekarang 2. di mana masyarakat Arab suka sekali membuat karya-karya syair (puisi) dan para penyair pada waktu itu dianggap orang yang mempunyai kedudukan tinggi. peternak dan penggembala.3.1. Furat (Euphrates) dan Teluk Persia. Akan tetapi ada beberapa kebudayaan Arab jahiliyah yang baik. Menjelaskan keterkaitan perjuangan Nabi dengan para sahabatnya A. Memahami Sejarah Nabi Muhammad SAW Periode Mekkah.  Secara umum. Masa kehidupan masyarakat Arab sebelum Islam dinamakan masa Jahiliyah (masa kebodohan). Kabilah ini dibentuk oleh kelompok-kelompok keluarga atas dasar pertalian darah (nasab). . di sebelah selatan berbatasan dengan Samudera Indonesia dan Teluk Aden. Dijla (Tigris). rata-rata pedagang dengan dua kota terkenalnya yaitu Mekkah dan Madinah.  Penduduk desa (badui). pem-bawa kedamaian. ada dua macam penduduk yang hidup di Arab ketika itu. sedangkan di sebelah barat Laut Merah.  Kehidupan penduduk Arab pada masa itu rata-rata hidup nomaden (suka berpindahpindah dan mengembara). Menjelaskan misi Nabi Muhammad SAW sebagai rahmatan lil „alamin 2.1. kesejahteraan. suka berperang.1. Keadaan Masyarakat Arab Sebelum Islam  Jazirah Arab atau semenanjung Arabia adalah daerah yang berbentuk memanjang dan tidak parallelogram. Meneladani perjuangan Nabi dan para Sahabat dalam menghadapi masyarakat Mekkah Indikator : 2. Menjelaskan hikmah dari misi Nabi Muhammad SAW sebagai rahmatan lil „alamin 2.1. Menyebutkan hikmah yang dapat diambil dari misi Nabi Muhammad SAW di Mekkah 2. Menjelaskan keladanan dari perjuangan para Sahabat dalam menghadapi masyarakat Mekkah 2. rata-rata petani. dari utara padang sahara dan dari timur padang sahara dan Teluk Persia. Mengidentifikasi cara dakwah Nabi Muhammad SAW di Mekkah 2.1.

Siti Aminah. Zaid bin Haritsah (budak yang dipelihara Nabi). suku bangsawan yang sangat berpengaruh di Arab. Zubair bin Awwam 8. beliau sering datang ke Gua Hira yang terletak di perbukitan Jabal Nur untuk bertahanuts atau melakukan pemusatan jiwa dan merenungi keadaan masyarakat arab yang masih Jahiliyah. Setelah menerima wahyu yang pertama Nabi Muhammad SAW tidak langsung bergerak untuk berda‟wah. Dia Mengajar Manusia Apa-apa Yang Belum Diketahui. . Yang mula-mula menerima dakwah beliau adalah Siti Khodijah( istrinya) Ali bin Abi Talib (anak pamannya).Arqam bin Abil Arqam dan lain-lain.  Beliau merupakan keturunan suku Quraisy. Bacalah ! Tuhan Engkaualah Yang Amat Pemurah.  Pada usia 40 tahun.  Ayahnya bernama Abdullah bin Abdul Muthalib yang wafat ketika beliau masih berada dalam kandungan ibunya. Ali bin Abi Thalib (sepupu Nabi) 4. Dia Telah Menjadikan Menusia Dari Segumpal Darah. Sa'ad bi abi Waqash 9. dan Zaed bin Harisah (pembantunya). Nabi Muhammad saw. Bilal bin Rabah (seorang budak kulit hitam) 6. Yang Mengajar Manusia Dengan Pena. turun wahyu yang kedua yaitu surat al-Mudatsir ayat 1 – 7. Abu Bakar (sahabat dekat Nabi) 3. seorang janda kaya yang berusia 40 tahun. Kerosulan Muhammad  Pada usia 25 tahun. ( Qs. Utsman bin Affan 7. 5. 3. takut dan gemetar yang akhirnya ditenangkan oleh istri beliau yaitu Siti Khadijah. Dengan turunnya wahyu yang kedua ini maka beliau memulai dakwah dengan cara sembunyi-sembunyi  Sasaran dakwahnya terbatas pada orang-orang dekat disekitar beliau .  Beliau wafat pada hari senin tanggal 12 Rabi'ul Awwal tahun 11 H bertepatan dengan 8 Juni 632 M.Khadijah (istri Nabi) 2. Kelahiran Nabi Muhammad  Muhammad SAW dilahirkan di kota Mekkah (Hijaz) pada tanggal 12 Rabiul Awwal tahun Gajah atau bertepatan tanggal 20 April 571 Masehi. 2. Kemudian beliau diasuh oleh kakeknya. Misi Nabi Muhammad SAW Sebagai Rahmatan Lil ‘Alamin 1. 1 – 5 )  Dengan turunya wahyu yang pertama manandakan bahwa Allah SWT telah mengangkat Muhammad sebagai Nabi dan Rasul Nya. Dakwah Pada Masa Awal Dakwah secara sembunyi-sembunyi. Pada malam 17 Ramadhan tahun 610 M. datanglah Malaikat Jibril menyampaikan wahyu pertama.Talhah bin Ubaidillah 10.  Kemudian setelah itu. ” Bacalah Atas Nama Tuhanmu Yang Telah Menjadikan Makhluk.Abdurrahman bin Auf 11. Kemudian selang beberapa lama beliau mendapat gelar al-Amin (orang yang dapat dipercaya). dalam kondisi bingung. Sedangkan ibunya wafat ketika beliau berumur 6 tahun. yaitu alQuran Surat al-„Alaq ayat 1-5: }{ ‫إقزأ باسن ربك الذي خلق {} خلق اإلًساى هي علق {} إقزأ وربك األكزم {} الذي علن بالقلن‬ ‫علن اإلًساى ها لن يعلن‬ Artiya.Abu Bakar (sahabat nya). gelar ini diberikan karena beliau berhasil mengatasi perselisihan para pemuka suku Quraisy dalam peletakkan Hajar Aswad (batu hitam yang suci) di dinding Ka‟bah. Dakwah ini dilakukan selama kurang lebih tiga tahun dan berhasil mengislamkan: 1. Abdul Muthalib selama dua tahun dan oleh pamannya.B. ketika sedang bertahanuts. Al-alaq. Abu Thalib. beliau menikah dengan Khadijah.

Di antara orang-orang yang hadir adalah Abu Lahab. wibawa dan pengaruh di masyarakat. 2. dan berhenti pemboikotan ini setelah papan pengumuman yang dipasang di Ka‟bah habis dimakan rayap. Nabi yang keturunan Bani Hasyim dianggap akan menundukkan dan menguasai otoritas politik dan ekonomi bangsa Arab yang saat itu dipegang oleh Bani Abdi Syam 2. Mengajarkan adanya hari kiamat.  Banyaknya para pengikut Nabi yang disiksa karena masuk Islam.  Adanya pemboikotan kaum kafir Quraisy yaitu: 1)tidak mau berbicara dengan orang Islam. Mengajak masyarakat berbuat baik dan berakhlak terpuji dan melarang berbuat kejahatan dan kerusakan. Setelah semua berkumpul. Bahkan Abu Lahab mencaci-maki dan melempari beliau dengan batu.  Adanya bujukan dari pamannya Abu Thalib (pelindung Nabi) agar menghentikan dakwah. Mengajak masyarakat untuk menegakkan keadilan dan persamaan derajat antara lakilaki dan perempuan. Zubair bin Awwam dan Abu Bakar. seperti Bilal bin Rabah. dan Umar bin Khattab.(Orang-orang yang disebutkan di atas disebut Assabiqunal Awwalun (orang-orang yang pertama masuk Islam). Bujukan ini dilakukan pamannya karena ia didesak oleh para tokoh kafir Quraisy untuk menghentikan kegiatan Nabi dalam berdakwah. Hambatan-hambatan Dakwah Nabi Di Mekkah  Banyaknya tokoh bangsawan kafir Quraisy yang menolak. Akhirnya pertemuan itu berakhir dengan kekacauan. pekerja dan orang-orang miskin 4. Dalam hal ini derajat dan kehormatan para bangsawan Arab Quraisy merasa terancam dalam hal kekuasaan. langkah pertama yang dilakukan Nabi dalam berdakwah dengan cara terang-terangan adalah mengumpulkan warga kota Mekkah di bukit Shofa. Pemboikotan ini berjalan selama 3 ( tiga ) tahun lamanya. 3)dan tidak mau menikah dengan orang Islam. adalah mengajak masyarakat untuk menjadi rahmatan lil „alamin. 2)tidak mau jual beli dengan orang Islam. intinya. tetapi Nabi malah dicemooh dan dilempari. Namun demikian. budak. Selain itu beberapa orang Quraisy juga mempunyai perasaan tidak tega melihat akibat pemboikotan tersebut. Nabi akan menghilangkan tradisi yang sudah diwarisi secara turun temurun dari nenek moyang mereka. Abu Jahal. sehingga Nabi sempat memerintahkan beberapa sahabatnya untuk hijrah ke Habasyah (Ethiopia). Di antara misi dakwah tersebut adalah: 1. yang mana setiap manusia akan diminta pertanggungjawaban selama mereka hidup di dunia. Mengajak masyarakat agar menyembah hanya kepada Allah SWT semata (tauhid) dan menyuruh mereka meninggalkan menyembah berhala. menentang dan mengancam Nabi seperti Abu Lahab. Abu Jahal dan Abu Sofyan. Dakwah ini dilakukan selama sepuluh tahun setelah turun Al-Qur‟an surat al-Hijr ayat: 94 (‫)فاصدع بوا تؤهز واعزض عي الوشزكيي‬ Dengan semangat tinggi dan pantang mundur. bujukan ini tidak berhasil karena keteguhan Nabi dalam berdakwah. . Penentangan ini dilakukan oleh mereka dengan alasan: 1. Meskipun demikian. 4. Dakwah secara terang-terangan. 3. Misi Dakwah Nabi Di Mekkah  Misi dakwah Nabi selama berada di Mekkah. Kekhawatiran akan hilangnya sistem kasta di kehidupan sosial masyarakat Arab.  Contoh Penderitaan Yang Dialami Umat Islam (Sahabat Bilal) Ketika Mereka Menyatakan dan memepertahankan Keislaman sehingga mereka disiksa oleh orangorang Kafir 5. Nabi mulai berdakwah. dakwah dengan cara ini telah memberikan hasil dengan bertambahnya jumlah pemeluk Islam dari golongan lemah seperti wanita. 3.

7. amanah (dapat dipercaya). . Tahap pertama dengan sembunyi-sembunyi guna menyusun kekuatan dan tahap kedua dengan terang-terangan (terbuka). sungguh-sungguh. Ibrah/Hikmah Dakwah Nabi Di Mekkah  kepribadian Nabi yang mempunyai sifat sidik (selalu benar).  Dalam melakukan segala sesuatu harus mempunyai perencanaan yang matang. Hal-hal Yang Perlu Diteladani Dari Perjuangan Dakwah Nabi Di Mekkah  Menampilkan sikap terpuji sebagaimana yang telah dilakukan Nabi dengan sifatsifatnya.  Dalam berdakwah. walaupun banyak ancaman yang dihadapi  Berani berkorban harta benda dan nyawa.6.  Tidak pernah menyerah dalam berdakwah. Tabligh (berani menyampaikan) dan fatonah (cerdas). selalu menggunakan siasat atau cara yang baik dan bertahap.  Berdakwah secara terbuka pada saat kedudukan makin menguat  Melukan hijrah untuk menyusun kekuatan  Menyandarkan keberhasilan kepada Alloh swt. tidak gampang menyerah dan selalu berdoa agar hasilnya dapat memuaskan  Berani berkorban dan bertanggungjawab.

2.1. Menjelaskan hikmah dari misi Nabi Muhammad SAW dalam membangun masyarakat Madinah 3. setiap orang Yatsrib yang datang ke Mekkah menyatakan masuk Islam.2. Penduduknya terdiri dari dua golongan besar yang sering bertikai dan berperang. Akhirnya.2.1. Menunjukkan semangat perjuangan Nabi dan para Sahabat di Madinah A. .2. Meneladani semangat perjuangan Nabi dan para Sahabat di Madinah Indikator : 3.3. Mengambil hikmah dari misi Nabi Muhammad SAW dalam membangun masyarakat melalui kegiatan ekonomi dan perdagangan di kaitkan dengan perkembangan kondisi sekarang 3. Penduduk Yatsrib akan setia melindungi Nabi 2.1. Menjelaskan keterkaitan misi dakwah Nabi Muhammad SAW di Madinah dengan perkembangan dakwah sekarang 3.3. sebanyak 73 orang Yatsrib pergi Haji ke Mekkah dan memohon agar Nabi bersedia memberi nasehat-nasehat agama untuk orang-orang di Yatsrib. Mendeskripsikan sejarah Nabi Muhammad SAW dalam membangun masyarakat melalui kegiatan ekonomi dan perdagangan 3. Menjelaskan semangat perjuangan Nabi di Madinah 3. Mengidentifikasi cara dakwah Nabi Muhammad SAW dalam membangun perekonomian masyarakat Madinah 3. banyak dari penduduk Yatsrib sering melaksanakan Ibadah Haji ke kota Mekkah.3. masih pada tahun 622 M. yaitu: 1.3.1.Bani Nazir 2. Perjanjian ini disebut “Perjanjian Aqabah I” yang isinya: 1. Bahkan. Memahami Sejarah Nabi Muhammad SAW Periode Madinah Kompetensi Dasar : 3.1.1. pada tahun 621 M Nabi menemui rombongan haji dari Yatsrib yang berjumlah 12 orang di bukit aqabah dan melakukan perjanjian. Mengidentifikasi keberhasilan dakwah Nabi Muhammad SAW dalam membangun perekonomian masyarakat Madinah 3. Kesempatan ini digunakan oleh Nabi untuk mengajak penduduk Yatsrib yang datang ke Mekkah untuk masuk Islam Akhirnya. Nabi dan para sahabatnya yang berasal dari Mekkah berhijrah (pindah) ke Yatsrib dan mengganti kota Yatsrib menjadi kota Madinah atau madinatul Munawaroh (kota yang bercahaya) atau juga madinatun nabi (kota Nabi). Tidak akan menyekutukan Allah 4.2. Dari sini maka lahirlah “perjanjian aqabah II” untuk menjamin keselamatan dan kelanjutan dakwah Nabi.2.3.3.PELAJARAN 3 SEJARAH NABI MUHAMMAD SAW PERIODE MADINAH Standar Kompetensi : 3.Bani Quraizah c. kota Madinah bernama kota Yatsrib. Golongan bangsa Yahudi yang terdiri dari : a. Madinah Sebelum Kedatangan Islam Sebelum Islam datang. Menceritakan sejarah Nabi Muhammad SAW dalam membangun perekonomian masyarakat Madinah 3. Kota Yatsrib termasuk daerah subur dan pusat pertanian serta merupakan jalur perdagangan ramai yang menghubungkan antara Yaman di selatan dan Syiria di Utara.Bani Qainuqa b. Rela berkorban harta dan jiwa 3. Menjelaskan semangat perjuangan para Sahabat di Madinah 3.1. Golongan bangsa Arab yang terdiri dari suku Aus dan Khazraj. Proses Masuknya agama Islam ke Madinah dan Hijrahnya Nabi ke Madinah Ketika Nabi masih berada di Mekkah. bersedia membantu menyebarkan Islam Pada tahun 622 M. Tidak membunuh dan berdusta 5.

2. penyelesaian diserahkan kepada Nabi Muhammad SAW selaku pemimpin tertinggi di Madinah. Proses penyambutan Nabi di Madinah :  Sesampainya di Madinah. Kaum Muslim dan Yahudi akan hidup berdampingan dan bebas menjalankan agamanya masing-masing. yaitu dalam memutuskan masalah harus bermusyawarah terlebih dahulu. maka yang lain wajib membantu. Mendirikan Masjid  Masjid yang pertama kali didirikan oleh Nabi di Madinah adalah Masjid Nabawi. dimulailah pembangunan jalan raya di sekitar masjid.  Persaudaraan ini didasarkan atas persaudaraan seagama dan bukan atas dasar kesukuan. Meletakkan Dasar-dasar Pemerintahan. Dalam Piagam Madinah tersebut terdapat beberapa asas. Sedangkan penduduk Mekkah yang datang ke Madinah diberi gelar kaum “Muhajirin” (pendatang). Usaha-usaha Yang Dilakukan Rosululloh Setelah Berada Di Madinah 1. sehingga lamakelamaan tempat itu menjadi pusat kota dan pemukiman serta perniagaan.Alasan Nabi Dan Para Sahabatnya Hijrah Ke Yatsrib Atau Madinah  Penduduk Kafir Quraisy kota Mekkah yang ditempati Nabi makin gencar melakukan ancaman dan siksaan  Penduduk Madinah memiliki budi pekerti dan akhlak yang baik  Madinah merupakan daerah terdekat dari Mekkah dan ayah Nabi dimakamkan di sana.  Akhirnya Nabi memberi gelar kepada penduduk Madinah dengan sebutan kaum “Anshor” (penolong). Apabila terjadi perselisihan antara keduanya. baik yang Muslim atau yang bukan Muslim. menghargai persamaan hak dan kewajiban sesama Muslim. Abu Bakar bersaudara dengan Kharija bin Zaid. dan Umar bin Khattab bersaudara dengan 'Itban bin Malik Al-Khazraji.  Pesatnya pembangunan di sekitar masjid Nabawi menyebabkan banyak pendatang dari luar Madinah.  Masjid ini dibangun di atas tanah yang dibeli Nabi dari dua orang miskin bernama Sahl bin Amr dan Suhail bin Amr. tempat untuk mempersatukan kaum Muslimin. khususnya oleh suku Aus dan Khazraj dengan mengucapkan sholawat di sepanjang jalan yang dilalui Nabi dan para sahabat. Mempersaudarakan Kaum Muhajirin dan Anshor  Cara ini dilakukan Nabi untuk mengokohkan persatuan Umat Islam di Madinah. yaitu: asas kebebasan beragama.  Dalam bidang ekonomi diterapkan asas koperasi.  Kaum Muhajirin kemudian banyak yang menjadi pedagang dan petani. Membuat perjanjian damai antara Kaum Muslimin dan Kaum Yahudi Perjanjian damai ini dilakukan untuk menciptakan rasa damai dan tenteram bagi masyarakat Madinah. Nabi dan para sahabatnya disambut dengan gembira dan suka cita oleh penduduk Madinah. namun juga berperan sebagai tempat bermusyawarah kaum Muslimin. asas persamaan. asas perdamaian dan asas musyawarah.  Pendirian masjid ini dimaksudkan selain sebagai pusat Ibadah dan dakwah Islam. 4. tidak ada .  Sebagai contoh. 3. bahkan dijadikan sebagai pusat pemerintahan. 3. Dari sini maka Nabi membuat peraturan-peraturan yang disebut dengan “Piagam Madinah” yang isinya antara lain: 1. Nabi mempersaudarakan Hamzah bin Abdul Muthalib dengan Zaid bekas budaknya. Di antaranya Abdurrahman bin Auf menjadi pedagang. Apabila salah satu pihak diperangi musuh. Ekonomi dan Kemasyarakatan  Dalam bidang pemerintahan diterapkan prinsip musyawarah (demokrasi). 2. yaitu tiap-tiap Muslim harus saling membantu. harus saling tolong menolong. asas keadilan. 4. sedangkan Umar bin Khottob dan Ali bin Abi Tholib menjadi petani. mereka dinamai Ahlus-Suffah. B.  Selanjutnya.  Dalam kehidupan bermasyarakat diterapkan asas keadilan.  Di salah satu penjuru masjid disediakan tempat tinggal untuk orang-orang miskin yang tidak mempunyai tempat tinggal.

 Bahkan Hamzah bin Abdul Mutholib (paman Nabi) terbunuh dan isi tubuhnya dikoyak-koyak oleh Hindun. ada beberapa peperangan lagi yang terjadi antara umat Islam dengan kaum kafir yaitu: 1. tetapi karena pasukan Islam meninggalkan posisi perang untuk mengambil harta rampasan perang (ghanimah). Perjuangan Nabi Muhammad SAW Dan Para Sahabat Di Madinah  Sejak hijrah ke Madinah. perdagangan dan pertanian. Perang Khaibar 2. Ia selalu melaporkan kegiatan Nabi di Madinah kepada kaum kafir Quraisy di Mekkah.  Dalam perang ini pasukan Islam hanya berjumlah 313 orang yang dipimpin oleh Nabi Muhammad SAW.  Salah seorang Yahudi Munafik yang tidak senang adalah Abdullah bin Ubay. pasukan musuh berjumlah 10. selama kurang lebih 10 tahun. Perang Tabuk. menerima dakwah Nabi tersebut.  Perang ini dimenangkan oleh umat Islam dengan korban tewas sebanyak 14 orang Muslim dan 70 orang kafir termasuk Abu Jahal. Selain tiga perang di atas.  Beberapa Peperangan Yang Terjadi Ketika Nabi Berada Di Madinah : 1. Perang Khandaq ini disebut juga perang Ahzab.perbedaan pangkat. Nabi Dan Para Sahabatnya Juga Melakukan beberapa usaha dan berhasil dengan baik Dalam Menghadapi Kaum Kafir. Korban meninggal dari pihak umat Islam adalah 70 orang. pasukan kafir Quraisy mengalami kekalahan. Nabi menemui rintangan. harus mengasihi dan memelihara anak yatim. C. tetapi 300 orang membelot karena hasutan Abdullah bin Ubay. Yaitu: . sedangkan kafir Quraisy berjumlah 23 orang.000 orang yang dipimpin Abu Sufyan. Nabi dan para sahabatnya berdakwah kepada penduduk Madinah tanpa mengenal lelah.  Pasukan Islam pimpinan Nabi pada awalnya berjumlah 1000 orang. Perang Badar  Perang ini terjadi di dekat sumber mata air milik seorang bernama Badar pada tanggal 17 Ramadhan tahun 2 H bertepatan 5 Januari 623 M. maka berdirilah kota Madinah sebagai kota terbesar di Jazirah Arab dengan kemegahan yang ditampilkannya. terutama suku Aus dan Khazraj.  Akan tetapi. sehingga pada masa-masa kemudian terjadilah banyak peperangan dengan kaum kafir Quraisy Mekkah.  Perang ini pada awalnya hampir dimenangkan oleh umat Islam. dalam perjalanan dakwahnya. Sedangkan pasukan kafir Quraisy berjumlah 3000 orang yang dipimpin Abu Sufyan dan istrinya Hindun. Dengan demikian. Di Samping Peperangan. pasukan Islam membuat parit mengelilingi perbatasan kota Madinah. Pada masa ini. 3. 2. dan tidak pernah putus asa. khususnya dari orang-orang Yahudi yang tidak senang dengan keberhasilannya. Perang Khandaq  Perang terjadi di sebelah utara Madinah pada bulan Syawal 5 H atau Maret 627 M. masyarakat Muslim berkembang menjadi masyarakat besar dan menjadi pusat untuk kegiatan perekonomian. menyantuni janda-janda. sedangkan pasukan Islam hanya berjumlah 3000 orang pimpinan Nabi dan Ali bin Abi Tholib.  Kebanyakan penduduk Madinah.  Dalam perang ini.  Atas usul dari Salman Al-Farisi (orang Persia). akhirnya pasukan Islam mengalami kekalahan. sedangkan pihak kafir Quraisy berjumlah 1000 orang yang dipimpin oleh Abu Sufyan. harta dan keturunan. Perang Uhud  Perang ini berlangsung pada bulan Sya‟ban tahun 3 H bertepatan bulan Januari 625 M di sebuah perbukitan bernama Uhud. Perang Mu‟tah 3. Akibat adanya parit ini.

baik di bidang sosial. Nabi berhasil membangun masyarakat Islam menuju pada kemajuan. dan kedamaian. 2. Fathul Makkah (penaklukan kota Mekkah)  Fathu Makkah terjadi pada bulan Ramadhan tahun 8 H atau Januari 630 M. Barang siapa yang masuk ke Masjdil Haram. 3. maka ia aman.  Maka Nabi pun berangkat dengan kaum Muhajirin untuk pergi ke Mekkah.  Nabi melakukan Hijrah ke Madinah adalah untuk menyusun kekuatan dan menarik banyak pengikut agar dakwah Islam berjalan sesuai yang diharapkan dan masyarakat Islam semakin kokoh. sehingga penduduk kota Mekkah pun banyak yang masuk Islam termasuk pemimpin kafir Quraisy Abu Sufyan ikut masuk Islam.  Saat itulah turun Qur‟an Surat An Nashr ayat 1-5  Ketika terjadi fathul Makkah ini. Umat Islam dan kaum kafir Quraisy tidak boleh saling serang selama 10 tahun.rapat maka ia aman.  Rasa berat pada diri kaum Muslimin meninggalkan kampung halaman ternyata sirna oleh keimanan mereka yang kuat dan kecintaan yang tulus terhadap Nabi Muhammad SAW. antara lain sanak famili. Hikmah Dan Teladan Dari Misi Nabi Muhammad Saw Dalam Membangun Masyarakat Madinah  Melakukan hijrah (pindah) ke tempat yang dianggap lebih memberi harapan untuk mengembangkan masyarakat Islam yang lebih maju merupakan suatu kemestian yang harus dilakukan. 2. 4. Barang Siapa yang menutup pintu rumahnya. rapat. . ekonomi maupun politik.  Penaklukkan kota Mekkah yang dilakukan Nabi dan pengikutnya itu tanpa ada pertumpahan darah dan peperangan.  Keberhasilan yang telah dicapai ini memerlukan perjuangan yang panjang dan kadang harus dilakukan dengan cara kekerasan (jihad atau berperang). 3.  Sebab utama terjadinya fathu Makkah adalah kaum Kafir Quraisy melanggar perjanjian Hudaibiyah dan menyerang kaum Muslim yang ada di Mekkah. D. harta benda dan juga kampung halaman. Hikmah Dan Teladan Yang Dapat Diambil Dan Ditiru Dari Perjuangan Nabi Di Madinah Tersebut Di Antaranya Adalah: 1. Setiap orang diberi kbebasan untuk memilih menjadi pengikut Nabi atau kaum Kafir Quraisy.1.  Perjanjian ini berlangsung pada bulan Zulkaidah tahun 6 H atau 628 M di daerah Hudaibiyah. Ketabahan dalam menerima cobaan  Nabi Muhammad SAW dan para sahabat melakukan hijrah ke Madinah merupakan akibat dari kekejaman kaum kafir Quraisy terhadap kaum Muslimin.  Asal mula terjadinya perjanjian ini adalah adanya keinginan kaum Muhajirin untuk beribadah haji dan menengok saudara mereka di Mekkah yang selama enam tahun tidak bertemu.  Akan tetapi keinginan ini dihalangi oleh kaum Kafir Quraisy. maka ia aman.  Isi Perjanjian Hudaibiyah : 1. sedangkan kaum kafir Quraisy tidak wajib mengembalikan orang Madinah yang menjadi pengikut mereka. 2. kesejahteraan. Nabi berpidato di hadapan masyarakat yang isinya : 1.  Mereka pergi berhijrah dengan meninggalkan segala yang ada di Mekkah. Mengadakan Perjanjian Hudaibiyah dengan orang-orang Kafir Qurays di Mekkah.  Dari hijrah ini. Barang siapa yang memasuki rumah Abu Sufyan. Nabi dan pengikutnya tidak diperkenankan beribadah haji pada tahun ini. sesampainya di Hudaibiyah dicegatlah Nabi dan para pengikutnya oleh kaum Quraisy.  Dari sinilah kemudian lahirlah perjanjian Hudaibiyah. Kaum Muslim wajib mengembalikan orang Mekkah yang menjadi pengikut Nabi di Madinah.

apabila kita lihat kenyataan sekarang ini banyak di antara para pemimpin negara. Hubungan Antara Misi Nabi Muhammad Di Madinah Dengan Perkembangan Masyarakat Islam Masa Sekarang Keterkaitan antara misi dakwah Nabi Muhammad SAW dengan perkembangan masyarakat Islam sekarang dapat kita lihat dari beberapa aspek. . beliau mengedepankan kepentingan umum daripada kepentingan pribadi dan keluarganya.  Selain itu. E. sehingga dalam tempo yang relatif singkat masyarakat Muslim Madinah dikagumi oleh bangsa lainnya. 3. 3. 2. Cerdas dalam mengambil keputusan  Nabi Muhammad SAW adalah orang yang memiliki kecerdasan y luar biasa dalam mengambil keputusan dan tindakan.  Akhirnya kaum Muslim di Madinah mampu mengimbangi kekuatan kaum kafir di Mekkad dan orang-orang Yahudi di Madinah. ketika mereka berada di Madinah. baik dalam hal jumlah tentara maupun persenjataan. aspek ekonomi. dalam menunaikan haji yang terakhir atau disebut dengan Haji Wada tahun 10 H (631 M) Nabi menyampaikan khotbahnya yang sangat bersejarah antara lain berisi: 1. termasuk oleh negara kita Indonesia. larangan untuk riba dan menganiaya. apapun keadaannya. antara lain : 1. Aspek Politik Pemerintahan  Nabi Muhammad SAW selain menjadi pemimpin agama. 2.  Akan tetapi.  Sebagai contoh negara kita memberlakukan kebebasan berpendapat. beliau juga menjadi pemimpin pemerintahan.  Bahkan. Gigih dan istiqamah dalam berjuang  Nabi Muhammad SAW dan para sahabatnya mendapatkan perlawanan dan tekanan yang sangat berat dari kaum kafir Quraisy Mekkah dan orang-orang Yahudidalam mensyi‟arkan dakwah Islam di Madinah.  Bahkan. Dalam kepemimpinannya. namun semangat juang mempertahankan agama dan dakwah Islam tetap kokoh tak tergoyahkan dalam jiwa-jiwa mereka. terutama negara berpenduduk mayoritas Muslim. suku bahkan perbedaan agama. Uhud dan Khandaq. tidak mampu melaksanakan sistem musyawarah secara maksimal sebagaimana yang dilakukan Nabi Muhammad SAW di Madinah.  Persaudaraan ini menjadikan masyarakat Muslim Madinah semakin berkembang dan kuat serta mampu menjadi bangsa yang besar dan bersatu dibawah bendera Islam. 2. ada beberapa peperangan yang dilalui Nabi Muhammad SAW dan para sahabat seperti perang Badar. Persamaan dan persaudaraan antar manusia harus ditegakkan. Perintah untuk memperlakukan istri dengan baik.  Sistem musyawarah atau demokrasi ini selanjutnya banyak dipakai oleh berbagai negara. menghargai dan toleran terhadap semua agama yang dianut oleh masyarakat. iman harus senantiasa melekat di hati kita. 3. yakni menganjurkan kaum Muslim di Madinah agar memperhatikan nasib saudaranya. 1. Oleh karena itu. aspek sosial kemasyarakatan. tidak serakah dan tidak mempraktekkan sistem riba dalam transaksi perdagangan. Mereka tabah dan ikhlas dalam menerima cobaan ini. aspek politik pemerintahan. beliau juga menggunakan sistem musyawarah atau demokrasi dan berlaku adil dalam memutuskan suatu perkara di masyarakat dengan tidak membedakan golongan. situasinya apakah senang atau susah.  Meskipun kaum Muslim di Madinah masih sangat minim dan kekuatan mereka tidak seimbang dibanding kekuatan kaum kafir Quraisy yang begitu besar.  Hal itu terbukti ketika beliau mampu menyatukan kaum Muhajirin dan Anshar menjadi satu saudara.  Dalam bidang ekonomi dan perdagangan. Nabi Muhammad SAW menerapkan asas koperasi.

maka pada waktu itu kewajiban membayar zakat dan pajak mulai dijalankan sebagai sumber pendapatan negara.  Perilaku-perilaku yang tidak sesuai dengan ajaran Al-Qur‟an dan ajaran sunnah Nabi ini membuktikan bahwa masih banyak orang-orang Muslim sekarang yang tidak mengenal perilaku dan akhlak Nabi Muhammad SAW.  Seluruh tugas pemerintahan dilaksanakan kaum muslimin secara bergotong royong dan sukarela.  Mereka memperoleh pendapatan dari bebagai sumber yang tidak terikat.  Jika ada salah satu warga Muslim yang sakit.Tradisi silaturahmi. Mereka masih tergantung pada kepentingan pribadi dan golongan sehingga banyak terjadi gejolak di masyarakat.  Pajak pada masa itu dipungut semata berdasarkan standar cukup atau berdasarkan kadar kebutuhan negara. khususnya di Indonesia. khususnya zakat fitrah. bahkan tidak membeda-bedakan rasa persatuan dengan penganut agama lain. pemerintahan Islam di Madinah hampir tidak memiliki sumber memasukan ataupun pengeluaran. kewajiban membayar zakat. maka Muslim lain yang mampu membantunya dengan penuh rasa ikhlas. 2.  Masyarakat Muslim Madinah yang rata-rata berprofesi sebagai pedagang dan petani sangat antusias dan menerima dengan senang hati ajakan Nabi Muhammad SAW tersebut. Akan tetapi ketika masyarakat Muslim Madinah sudah tentram dan kuat.  Dalam memajukan ekonomi masyarakat di Madinah. 3.  Akan tetapi. . khususnya perdagangan.  Penduduk Muslim Madinah pada masa kepemimpinan Nabi Muhammad SAW memiliki rasa persaudaraan dan persatuan yang kuat. banyak juga kita jumpai di masyarakat Muslim sekarang yang masih mempraktekkan sistem riba dalam kegiatan ekonomi. Rasulullah menerapkan sistem koperasi. Begitu juga jika ada Muslim yang tidak mampu mencukupi kebutuhan sehari-hari. Nabi Muhammad SAW juga melarang masyarakat Muslim Madinah melakukan praktek riba dan penipuan dalam melakukan kegiatan ekonomi.  Di samping ajakan untuk membayar zakat dan pajak. ajakan-ajakan Nabi Muhammad SAW di bidang ekonomi tersebut ternyata masih berjalan dan dapat kita jumpai di berbagai negara berpenduduk mayoritas Muslim. masih rutin dilakukan oleh sebagian besar masyarakat Muslim. Seperti : 1.  Apabila dikaitkan dengan perkembangan masyarakat Muslim sekarang.  Rasa persaudaraan sesama Muslim di Madinah tercermin dalam kehidupan sehar-hari. di antara mereka tidak ada perselisihan ataupun permusuhan. Kenyataan ini membuktikan bahwa para pemimpin Muslim di berbagai negara kurang memahami dan kurang meneladani sifat dan sikap kepemimpinan Nabi dalam membangun masyarakat. maka Muslim lain menjenguknya. 2.  Sebagai contoh.Tradisi gotong royong dalam membangun sarana ibadah atau masjid. Aspek Ekonomi.  Akhirnya para pedagang dan petani Muslim dengan kesadaran sendiri mau mengeluarkan zakat dan pajak demi terwujudnya masyarakat Madinah yang maju secara ekonomi. 3. budaya silaturahmi merupakan kebiasaan yang tertanam dalam warna kehidupan penduduk Muslim Madinah  Apabila dikaitkan dengan kehidupan masyarakat Muslim sekarang ini.Tradisi menjenguk orang sakit dan membantu orang yang terkena musibah. Sistem ekonomi ini dimaksudkan untuk membantu penduduk Muslim di Madinah yang miskin dan lemah.  Mereka tidak membedakan antara kaum Muhajirin dan kaum Anshar.  Pada tahun-tahun awal. Banyak di antara para pedagang yang terlalu tinggi mengambil keuntungan sehingga merugikan pembeli. Aspek Sosial Kemasyarakatan.  Selain itu. dapat kita jumpai berbagai tradisi yang mencerminkan kebudayaan yang berkembang pada masa Nabi Muhammad di Madinah.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->